Bioteknologi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa

Kristal insulin. Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.[1] Dewasa ini, perkembangan bioteknologi tidak hanya didasari pada biologi semata, tetapi juga pada ilmu-ilmu terapan dan murni lain, seperti biokimia, komputer, biologi molekular, mikrobiologi, genetika, kimia, matematika, dan lain sebagainya.[1] Dengan kata lain, bioteknologi adalah ilmu terapan yang menggabungkan berbagai cabang ilmu dalam proses produksi barang dan jasa. -benaBioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.[2] Di bidang medis, penerapan bioteknologi pada masa lalu dibuktikan antara lain dengan penemuan vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun masih dalam jumlah yang terbatas akibat proses fermentasi yang tidak sempurna. Perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur.[1] Dengan alat ini, produksi antibiotik maupun vaksin dapat dilakukan secara massal. Pada masa ini, bioteknologi berkembang sangat pesat, terutama di negara negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi semisal rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain. [3] Teknologi ini memungkinkan kita untuk memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.[4] Penelitian di bidang pengembangan sel induk juga memungkinkan para penderita stroke ataupun penyakit lain yang mengakibatkan kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.[4] Di bidang pangan, dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa, serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.[5] Penerapan bioteknologi pada masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. Sebagai contoh, pada penguraian minyak bumi

teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru.[2] Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Sebagai contoh.yang tertumpah ke laut oleh bakteri. Bioteknologi secara umum berarti meningkatkan kualitas suatu organisme melalui aplikasi teknologi. Bukti bahwa bangsa Babilonia. Produk bioteknologi. antara lain[2]: • • • • • • Jagung resisten hama serangga Kapas resisten hama serangga Pepaya resisten virus Enzim pemacu produksi susu pada sapi Padi mengandung vitamin A Pisang mengandung vaksin hepatitis [sunting] Garis waktu bioteknologi Peragian merupakan model aplikasi awal dari bioteknologi • 8000 SM Pengumpulan benih untuk ditanam kembali. .sifat yang menguntungkan bagi manusia.[2] Perubahan sifat Biologis melalui rekayasa genetika tersebut menyebabkan "lahirnya organisme baru" produk bioteknologi dengan sifat . Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut. dan Romawi melakukan praktik pengembangbiakan selektif (seleksi artifisal) untuk meningkatkan kualitas ternak. Mesir.

fermentasi anggur. membuat tempe dengan bantuan ragi. pertama menggunakan kata bioteknologi. 1992 FDA menyetujui makanan GM pertama dari Calgene: tomat "flavor saver".[9] 1980 Bioteknologi modern dicirikan oleh teknologi DNA rekombinan.[10] Cakupannya meliputi seluruh spektrum pengobatan manusia. E. 1665 Penemuan sel oleh Robert Hooke(Inggris) melalui mikroskop. • Bioteknologi merah (red biotechnology) adalah cabang ilmu bioteknologi yang mempelajari aplikasi bioeknologi di bidang medis. membuat roti. 1975 Metode produksi antibodi monoklonal dikembangkan oleh Kohler dan Milstein. coli. insinyur Hongaria. 1880 Mikroorganisme ditemukan.[8] 1919 Karl Ereky. diagnosis.• • • • • • • • • • • • • • • 6000 SM Pembuatan bir. Vavilov menciptakan penelitian komprehensif tentang pengembangbiakan hewan. 2000 Perampungan Human Genome Project [sunting] Jenis Bioteknologi memiliki beberapa jenis atau cabang ilmu yang beberapa diantaranya diasosikan dengan warna.[10] . mulai dari tahap preventif. Model prokariotnya. 1500 Pengumpulan tumbuhan di seluruh dunia.[6] 1800 Nikolai I. 1978 Para peneliti di AS berhasil membuat insulin dengan menggunakan bakteri yang terdapat pada usus besar. penggunaan sel induk untuk pengobatan regeneratif. salah satu produk bioteknologi putih konvensional. dalam bentuk manusia. yaitu:[10] Bir. digunakan untuk memproduksi insulin dan obat lain. 4000 SM Bangsa Tionghoa membuat yogurt dan keju dengan bakteri asam laktat.[7] 1865 Gregor Mendel menemukan hukum hukum dalam penyampaian sifat induk ke turunannya. 1856 Gregor Mendel mengawali genetika tumbuhan rekombinan. dan pengobatan. Sekitar 5% pengidap diabetes alergi terhadap insulin hewan yang sebelumnya tersedia). 1970 Peneliti di AS berhasil menemukan enzim pembatas yang digunakan untuk memotong gen gen. serta terapi gen untuk mengobati penyakit genetik dengan cara menyisipkan atau menggantikan gen abnomal dengan gen yang normal. Contoh penerapannya adalah pemanfaatan organisme untuk menghasilkan obat dan vaksin.

enzim-enzim juga organisme-organisme yang lebih baik telah tercipta untuk memudahkan proses produksi dan pengolahan limbah industri. rekayasa genetika melakukan modifikasi pada mahluk hidup melalui transfer gen dari suatu organisme ke organisme lain. Mentrasfer gen tersebut ke organisme baru.[10] Salah satu contoh yang paling tua adalah akuakultura. Memodifikasi gen sehingga fungsi biologisnya lebih baik. dan pembuatan bir dengan khamir. 3. binatang-binatang telah digunakan sebagai "bioreaktor" untuk menghasilkan produk penting contohnya kambing. domba.[10] Dengan memanipulasi mikroorganisme seperti bakteri dan khamir/ragi. Perkembangan bioteknologi akuatik termasuk rekayasa genetika untuk menghasilkan tiram tahan penyakit dan vaksin untuk melawan virus yang menyerang salmon dan ikan yang lain. bahan pangan dengan kandungan gizi lebih tinggi dan tanaman yang menghasilkan obat atau senyawa yang bermanfaat. Prosedur pembentukan organisme transgenic ada dua. yaitu: 1. Isolasi gen. Pelindian (bleaching) minyak dan mineral dari tanah untuk meningkakan efisiensi pertambangan. 4. sapi. (diperkirakan 30% ikan yang dikonsumsi di seluruh dunia dihasilkan oleh akuakultura). Membentuk sekuen gen yang diinginkan yang ditandai dengan penanda yang spesifik . Melalui proses introduksi gen 2. bioteknoogi telah berperan dalam menghasilkan tanaman tahan hama.[10] Bioteknologi hijau (green biotechnology) mempelajari aplikasi bioteknologi di bidang pertanian dan peternakan. menumbuhkan ikan bersirip atau kerang-kerangan dalam kondisi terkontrol sebagai sumber makanan. Membentuk produk organisme transgenik. Secara umum. Sementara itu.• • • Bioteknologi putih/abu-abu (white/gray biotechnology) adalah bioteknologi yang diaplikasikan dalam industri seperti pengembangan dan produksi senyawa baru serta pembuatan sumber energi terbarukan.[10] Bioteknologi biru (blue biotechnology) disebut juga bioteknologi akuatik/perairan yang mengendalikan proses-proses yang terjadi di lingkungan akuatik. Contoh lainnya adalah salmon transgenik yang memiliki hormon pertumbuhan secara berlebihan sehingga menghasilkan tingkat pertumbuhan sangat tinggi dalam waktu singkat. di bidang peternakan.[10] Di bidang pertanian. 2. dan ayam telah digunakan sebagai penghasil antibodi-protein protektif yang membantu sel tubuh mengenali dan melawan senyawa asing (antigen). Melalui proses mutagenesis [sunting] Proses introduksi gen Beberapa langkah dasar proses introduksi gen adalah[2]: 1.[11][12] [sunting] Rekayasa genetika Rekayasa genetika adalah prosedur dasar dalam menghasilkan suatu produk bioteknologi. Prosedur rekayasa genetika secara umum meliputi[2]: 1.

Selain contoh tersebut. Beberapa contoh mutagen yang umum dipakai adalah sinar gamma (mutagen fisika) dan etil metana sulfonat (mutagen kimia). sebagai contoh 100 tahun lalu lintah umum digunakan untuk merawat penyakit dengan cara membiarkan lintah menyedot darah pasien bloodletting| bloodletting.2. Hal ini dipercaya dapat menghilangkan darah yang sudah terjangkit penyakit. Aplikasi Terapeutik Sel Stem Embrionik pada Berbagai Penyakit Degeneratif. Agen mutagenesis ini biasanya dikenal dengan istilah mutagen. stem cell selalu berada dalam keadaan tidak terdiferensiasi sampai ada sinyal tertentu yang mengarahkannya berdiferensiasi menjadi sel jenis tertentu.[5] [sunting] Human Genome Project Human Genome Project adalah usaha international yang dimulai pada tahun 1990 untuk mengidentifikasi semua gen (genom) yang terdapat pada DNA dalam sel manusia dan memetakan lokasinya pada tiap kromosom manusia yang berjumlah 24. Dalam Cermin Dunia Kedokteran. Uji coba kultur tersebut di lapangan dan di [sunting] Mutagenesis Memodifikasi gen pada organisme tersebut dengan mengganti sekuen basa nitrogen pada DNA yang ada untuk diganti dengan basa nitrogen lain sehingga terjadi perubahan sifat pada organisme tersebut. Mentransformasi sekuen gen yang sudah ditandai ke jaringan 3. Mengkultur jaringan yang sudah mengandung gen yang ditransformasikan 4. [sunting] Sel Punca Sel punca adalah jenis sel khusus dengan kemampuan membentuk ulang dirinya dan dalam saat yang bersamaan membentuk sel yang terspesialisasi. Pada zaman sekarang. Kemampuannya untuk berproliferasi bersamaan dengan kemampuannya berdiferensiasi menjadi jenis sel tertentu inilah yang membuatnya unik . Cermin Dunia Kedokteran .[12] Proyek ini memiliki potensi tak terbatas untuk perkembangan di bidang pendekatan diagnostik untuk mendeteksi penyakit dan pendekatan molekuler untuk menyembuhkan penyakit genetik manusia [12] [sunting] Aplikasi di Bidang Medis Aplikasi dari bioteknologi medis sudah berlangsung lama. Karakteristik biologis dan diferensiasi stem cell fokus pada mesenchymal stem cell. terdapat banyak aplikasi bioteknologi di bidang medis sebagai berikut. contoh: semula sifatnya tidak tahan hama menjadi tahan hama. meskipun kebanyakan sel dalam tubuh seperti jantung maupun hati telah terbentuk khusus untuk memenuhi fungsi tertentu. lintah ditemukan memiliki enzim pada kelenjar salivanya yang dapat menghancurkan gumpalan darah yang bila tidak dihancurkan dapat menyebabkan strok dan serangan jantung.

Aplikasi terapeutik sel stem embrionik pada berbagai penyakit degeneratif. Sejauh ini percobaan telah berhasil dilakukan pada mencit . Cermin Dunia Kedokteran .Aplikasi dari sel punca diantaranya adalah pengobatan infark jantung yaitu menggunakan sel punca yang berasal dari sumsum tulang untuk mengganti sel-sel pembuluh yang rusak (neovaskularisasi). Hal ini dilakukan untuk menghindari reaksi penolakan yang dapat terjadi seperti pada transplantasi pankreas dari binatang. Selain itu. sel punca diduga dapat digunakan untuk pengobatan diabetes tipe I dengan cara mengganti sel pankreas yang sudah rusak dengan sel pankreas hasil diferensiasi sel punca.