Domain: Bacteria Phylum: Proteobacteria Class: Gammaproteobacteria Order: Enterobacteriales Family: Enterobacteriaceae Genus: Escherichia Species: Eschericia coli

Kingdom: Bacteria Phylum: Proteobacteria Class: Gamma Proteobacteria Order: Chromatiales Family: Halothiobacillaceae Genus: Halothiobacillus

http://hsilkma.blogspot.com/2008/03/batuk.html (batuk) http://turunberatbadan.com/1555/virus-influenza/ (virus influenza) http://turunberatbadan.com/1555/virus-influenza/ (penyebab batuk) http://mawarmawar.wordpress.com/2009/02/27/penyakit-yang-disebabkan-oleh-bakteri/ (penyakit yang disebabkan oleh bakteri)

STEP 1 1. infeksi : suatu kerusakan yang di sebabkan oleh suatu ... mikro organisme 2. batuk : reflek pertahanan tubuh usaha untuk mengeluarkan partikel asing pada saluran respirasi

virus dan bakteri 6. tbc. siklus hidup 10. kausatif : terapi penyembuhan tang berfokus pada penyebab penyakit 4. kenaikan suhu nya lambat virus. dari mana tempat agen agen. berkembang biak. bakteri 2. bakteri: tidak mempunyai nukleus 7.reflek batuk STEP 3 1. -komplikasi dari batuk 13. alergi. batuk asthma. jenis jenis batuk 4. batuk produktif dan batuk non produktif batuk akut . bakteri. agen infeksi : suatu organisme dalam tubuh yang dapat menyebabkan gejala klinis / suatu penyakit STEP 2 1: penyebab batuk 2. iritasi. -terapi dari batuk 11. perbedaan gejala batuk yang di sebabkan oleh bakteri . bagaimana agen agen itu menyebabkan batuk 9. partikel asing. agen agen penyebab batuk 6. fase inspirasi : inspirasi yang cepat dan singakat kompresi : penutupan epiglotis secara reflek ekspirasi: udara keluar dan menggetarkan jaringan . sub akut dan batuk kronis 4. -contoh penyakit yang di timbulkan dari agen agen 12. cacing . dan karakteristiknya 8. dan virus 5. 2. mikroba..3. -batuk mengi . batuk rejan. batuk psikogenik 14. virus 5. LO 3. mekanisme batuk 3. beri keterangan dari gambar yang ada . gambar1. kenaikan suhunya cepat karna yg di serang /? 5. bagaimana ciri ciri dan jenis agen yang bisa menyebabkan penyakit 7.

Fase inspirasi Pada fase inspirasi glotis secara refleks terbuka lebar akibat kontraksi otot abduktor kartilago aritenoidea.Tumor laring .Aspirasi Penyakit Paru Obstruktif . atau serat afferen cabang faring dari nervus glosofaringeus dapat menimbulkan batuk.Rokok .Penyakit kolagen .Tumor paru Psikogenik http://hsilkma. Masuknya udara ke dalam paru dengan jumlah banyak memberikan keuntungan yaitu akan memperkuat fase ekspirasi sehingga lebih cepat dan kuat serta memperkecil rongga udara yang tertutup sehingga menghasilkan mekanisme pembersihan yang potensial. Inspirasi terjadi secara dalam dan cepat.Asap .html 2.Bronkitis kronis . Batuk juga timbul bila reseptor batuk di lapisan faring dan esofagus.Retensi sekret bronkopulmoner .Bronkiektasis Penyakit Paru Restriktif .Firbrosis kistik .Brokitis akut .Laringitis akut . Beberapa penyebab batuk Iritan .Perikarditis Tumor .Gas di tempat kerja Mekanik .Pleuritis . sehingga udara dengan cepat dan dalam jumlah banyak masuk ke dalam paru. rongga pleura dan saluran telinga luar dirangsang.SO2 .Pneumonia .Asma .1.Emfisema . perut dan diafragma. bronkus besar. . Pada dasarnya mekanisme batuk dapat dibagi menjadi empat fase yaitu : Fase iritasi Iritasi dari salah satu saraf sensoris nervus vagus di laring.Penyakit granulomatosa Infeksi . Hal ini disertai terfiksirnya iga bawah akibat kontraksi otot toraks.Benda asing dalam saluran nafas .blogspot. trakea. sehingga dimensi lateral dada membesar mengakibatkan peningkatan volume paru.Pneumokoniosis .Post nasal drip .com/2008/03/batuk.

Suara batuk sangat bervariasi akibat getaran sekret yang ada dalam saluran nafas atau getaran pita suara. Obat batuk yang digunakan harus sesuai dengan jenis batuk. bronkus. Hindari tempat yang berdebu atau pun makanan dan minuman yang dapat merangsang tenggorokan. Kemudian dari sini oleh serabut-serabut afferen nervus vagus. trakea. sehingga terjadilah pengeluaran udara dalam jumlah besar dengan kecepatan yang tinggi disertai dengan pengeluaran bendabenda asing dan bahan-bahan lain. lambung. karina dan daerah percabangan bronkus. Cara lain adalah minum obat batuk. dan juga rangsangan dari telinga melalui cabang Arnold dari nervus vagus. Batuk berdahak akibat infeksi bisa juga diobati dengan antibiotik. Fase ekspirasi/ ekspulsi Pada fase ini glotis terbuka secara tiba-tiba akibat kontraksi aktif otot ekspirasi. bronkus.otot-otot interkostal. pleura. Gerakan glotis.5 detik setelah glotis terbuka . Serabut afferen terpenting ada pada cabang nervus vagus yang mengalirkan rangsang dari laring. di dekat pusat pernafasan dan pusat muntah. diafragma. menyalurkan rangsang dari faring dan nervus frenikus menyalurkan rangsang dari perikardium dan diafragma. sinus paranasalis. perikardial.com/2008/03/batuk. Batuk berdahak karena virus dapat diobati dengan obat anti jamur. Sementara batuk berdahak karena asma dapat diobati dengan obat asma seperti obat inhalasi (inhaler). Reseptor bahkan juga ditemui di saluran telinga. Nervus trigeminus menyalurkan rangsang dari sinus paranasalis. trakea.Fase kompresi Fase ini dimulai dengan tertutupnya glotis akibat kontraksi otot adduktor kartilago aritenoidea. Di daerah efektor ini mekanisme batuk kemudian terjadi. nervus fasialis. dan diafragma. nervus trigeminus. nervus glosofaringeus. Tapi tidak boleh sembarangan. Ada dua cara mengobati batuk berdahak ini. yaitu ekspektoran (pengencer dahak) dan antitusif (penekan batuk). http://hsilkma. Pada fase ini tekanan intratoraks meninggi sampai 300 cmH2O agar terjadi batuk yang efektif. hilus.html Batuk dimulai dari suatu rangsangan pada reseptor batuk. dan di pleura. yaitu dengan obat dan tanpa obat. Hindari juga udara malam karena suhunya yang dingin. nervus frenikus. Pengobatan. trakea. dan suntik. Batuk dapat terjadi tanpa penutupan glotis karena otot-otot ekspirasi mampu meningkatkan tekanan intratoraks walaupun glotis tetap terbuka. Obat batuk dapat dibagi menjadi 2 kelompok. bronkus. dan lain-lain. Tekanan pleura tetap meninggi selama 0. otot-otot pernafasan dan cabang-cabang bronkus merupakan hal yang penting dalam fase mekanisme batuk dan disinilah terjadi fase batuk yang sebenarnya. trakea. Efektor ini berdiri dari otot-otot laring. dan lainlain menuju ke efektor. Gunanya adalah untuk membantu mengencerkan dahak dan mengurangi iritasi atau rasa gatal. Bila batuk berdahak sudah akut. nervus interkostalis dan lumbar. 10. Jumlah reseptor akan semakin berkurang pada cabang-cabang bronkus yang kecil.blogspot.com/1555/virus-influenza/ . Setelah itu ada kemoterapi dan sinar http://turunberatbadan. glotis tertutup selama 0.2 detik. Oleh serabut afferen rangsang ini dibawa ke pusat batuk yang terletak di medula. nervus hipoglosus. dan sejumlah besar reseptor di dapat di laring. Yang terletak di dalam rongga toraks antara lain terdapat di laring. Batuk berdahak yang masih ringan dapat dikurangi dengan cara sering minum air putih. lambung. Reseptor ini berupa serabut saraf non mielin halus yang terletak baik di dalam maupun di luar rongga toraks. perlu dipikirkan untuk melakukan operasi. obat makan.

Asma diobati dengan bronkodilator atau kortikosteroid. Pengobatan spesifik batuk tergantung dari etiologi atau mekanismenya. Peninggian tekanan ini diperlukan untuk menghasilkan batuk yang efektif. kelelahan. Komplikasi Batuk Pada waktu batuk tekanan intratoraks meninggi sampai 300 mmHg. Komplikasi lainnya adalah pneumotoraks dan emfisema. muntah. Refluks gastroesofageal diatasi dengan meninggikan kepala. Syncope terjadi beberapa detik setelah batuk paroksismal. Batuk pada bronkitis kronis diobati dengan menghentikan merokok. tidak berfungsi baik dan potensial dapat menimbulkan komplikasi. modifikasi diet. Tiga bentuk penatalaksanaan batuk adalah : Tanpa pemberian obat Penderita-penderita dengan batuk tanpa gangguan yang disebabkan oleh penyakit akut dan sembuh sendiri biasanya tidak perlu obat. sehingga pengobatan spesifik tidak dapat diberikan. Pengobatan simtomatik Diberikan baik kepada penderita yang tidak dapat ditentukan penyebab batuknya maupun kepada penderita yang batuknya merupakan gangguan.Penatalaksanaan Batuk Penatalaksanaan batuk yang paling baik yang paling baik adalah pemberian obat spesifik terhadap etiologinya. Pengobatan Simptomatik Pengobatan simptomatik diberikan apabila : Penyebab batuk yang pasti tidak diketahui. sistem kardiovaskular dan susunan saraf pusat. Batuk tidak berfungsi baik dan komplikasinya membahayakan penderita. Pengobatan Spesifik Apabila penyebab batuk diketahui maka pengobatan harus ditujukan terhadap penyebab tersebut. komplikasi muskuloskletal. hidung dan anus serta henti jantung. polipektomi. sarkoidosis diobati dengan kortikosteroid dan batuk pada gagal jantung kongestif dengan digoksin dan furosemid. patah tulang iga. antasid dan simetidin. obat semprot hidung dan kombinasi antihistamin-dekongestan. nafsu makan menurun.Hal ini menyebabkan curah jantung menurun dan kadang-kadang berkibat rendahnya tekanan arteri sehingga terjadi kehilangan kesadaran. post nasal drip karena alergi atau rinitis non alergi ditanggulagi dengan menghindari lingkungan yang mempunyai faktor pencetus dan kombinasi antihistamin-dekongestan. dapat pula terjadi pneumoperitonium dan pneumoretropritonium tapi ini sangat jarang. Dapat pula terjadi gejala konstitusi antara lain insomnia. menghilangkan rambut dari saluran telinga luar. Pada sistim saraf pusat dapat terjadi cough syncope. Antibiotik diberikan pada pneumonia. Pengobatan spesifik juga dapat berupa tindakan bedah seperti reseksi paru pada kanker paru. akibat peningkatan tekanan intratoraks terjadi refleks vasodilatasi arteri dan vena sistemik. . Dengan evaluasi diagnosis yang terpadu. 12. ruptur otot rektus abdominalis. robekan vena subkonjungtiva. . Komplikasi kardiovaskular dapat berupa bradikardi. 11. Pengobatan spesifik Pengobatan ini diberikan terhadap penyebab timbulnya batuk. Di paru dapat timbul pneumomediastinum. Post nasal drip karena sinusitis diobati dengan antibiotik. tetapi hal ini dapat mengakibatkan komplikasi pada paru. pada hampir semua penderita dapat diketahui penyebab batuk kroniknya.muskuloskelet.

Komplikasi lainnya adalah inkontinensia urin. hernia dan prolaps vagina.suhu tubuh meninggi dan sakit kepala. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful