Untuk materi ini mempunyai 2 Kompetensi Dasar yaitu: Kompetensi Dasar : 1.

Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya 2. Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran

Daftar isi
[sembunyikan]
y

y

y

1 STATISTIKA o 1.1 Pengumpulan Data o 1.2 Penyajian Data  1.2.1 Penyajian Data Menggunakan Tabel  1.2.2 Penyajian Data Menggunakan Diagram 2 Ukuran Pemusatan o 2.1 Mean (Rataan Hitung) o 2.2 Modus o 2.3 Median o 2.4 Kuartil o 2.5 Histogram dan Poligon Frekuensi o 2.6 Pengertian Sampel dan Populasi 3 Referensi

STATISTIKA
Pernah dengar kata statistika? Pasti pernah dong. Bagi kalian yang duduk di kelas 9 semester ganjil ini, pas banget tuh sedang belajar statistika di kelas. Apakah kalian sudah memahami materi statistika yang kalian pelajari? Coba ungkapkan dengan bahasamu sendiri, apa sih statistika itu? Trus, kamu tahu ga bedanya statistika dan statistik? (eit..jawabannya bukan ada yang diakhiri huruf ³a´ dan yang tidak lo...). kalo kalian belum tahu, wajar sih karena memang tidak semua orang mendalami bidang kajian ini walaupun peranannya dalam kehidupan kita sangat penting. Yuk kita diskusi lebih banyak tentang istilah-istilah dalam statistika dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal pertama agar bisa memahami materi statistika, tentu saja kalian harus tahu pengertian statistika itu sendiri. Salah satu definisi menyebutkan bahwa statistika adalah metode ilmiah untuk menyusun, meringkas, menyajikan dan menganalisa data, sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan yang benar dan dapat dibuat keputusan yang masuk akal berdasarkan data tersebut.

seperti jumlah keluarga yang mempunyai 4 anak dan keluarga yang mempunyai anak lebih dari 3. Data kuantitatif terdiri atas data diskrit dan data kontinu. median. misalnya data jumlah penduduk dan data jumlah anak dalam keluarga. mencacah. Pertama kita hendak membuat tabel. modus dan lain-lain. tiap-tiap baris pada kolom nilai atau data hanya memuat satu nilai atau data. diagram batang. misalnya tabel frekuensi.data terkecil Penyajian Data Penyajian Data Menggunakan Tabel Tabel Frekuensi Data Tunggal Penyajian data tunggal dalam bentuk tabel dinamakan distribusi frekuensi data tunggal. Kolom kedua adalah turus. . yaitu cara mencacah data menggunakan simbol I. data tersebut disajikan dalam tabel frekuensi data tunggal. Kolom pertama adalah datanya. Juga kita akan melihat diagram atau grafik yang dapat memberi gambaran mengenai keseluruhan data itu. histogram. setiap menemukan data yang bersesuaian dengan data yang diperoleh. Pada tabel frekuensi data tunggal. Data berbentuk bilangan disebut data kuantitatif sedangkan data yang berbentuk bukan bilangan disebut data kualitatif. Pengumpulan Data Data adalah sesuatu yang dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan. yaitu jumlah turus atau simbol I pada data tertentu. Tabel dibagi menjadi 3 kolom. Jangkauan = data terbesar . Kolom ketiga adalah frekuensi. misalnya data tinggi badan dan data berat badan.Data diskrit adalah data yang diperoleh dengan membilang.Jika suatu kesimpulan data sudah dihimpun. Pada sensus penduduk suatu desa didapatkan data jumlah anak yang dimiliki oleh tiap keluarga sebagai berikut. 1 2 4 2 4 3 4 4 3 2 5 3 4 4 4 3 5 1 4 2 4 6 4 4 3 5 6 2 6 3 5 3 1 4 4 4 2 3 4 1 Data di atas belum tersusun secara teratur sehingga sulit untuk mengetahui informasi data itu. misalnya diagram lambang (piktogram). Agar lebih mudah dipahami. Agar pembahasan lebih jelas. diagram lingkaran. Adapun data kontinu adalah data yang diperoleh dari hasil mengukur. Kemudian kita hendak menghitung karakteristik data yang dapat mencakup semua data itu. pada statistika deskriptif kita hendak menyimpulkan data itu dalam beberapa hal. tabel frekuensi kumulatif dan lain-lain yang mengatur data kasar itu. misalnya rata-rata. ogive dan lain-lain. atau menghitung. perhatikan contoh berikut.

3. Kelas interval : pengelompokan beberapa nilai atau data. Perhatikan contoh berikut. 44 75 82 82 54 70 90 59 85 57 70 65 92 83 89 79 73 49 91 82 99 57 67 89 91 52 52 53 96 64 64 52 74 73 73 50 Dari data terlihat bahwa nilai teninggi dan terendah mempunyai range (angkauan) yang besar. tiap-tiap baris pada kolom nilai atau data memuat beberapa nilai atau data. 2. Jika data tersebut disajikan menggunakan tabel frekuensi data tunggal menjadi tidak praktis maka perlu disajikan menggunakan pengelompokan data.44 = 55.Jumlah anak 1 2 3 4 5 6 jumlah y Turus Frekuensi //// 4 ////// 6 //////// 8 /////////////// 15 //// 4 /// 3 40 Tabel Frekuensi Data yang Dikelompokkan Penyajian data berkelompok dalam bentuk tabel dinamakan distribusi frekuensi data berkelompok. Dengan pengertian istilah-istilah di atas diperoleh tabel frekuensi data yang dikelompokkan untuk nilai ulangan matematika siswa kelas IX adalah sebagai berikut. Panjang interval : banyaknya data pada suatu kelas interval. Panjang interval untuk semua kelas interval pada suatu tabel harus sama. Nilai 44-51 52-59 60-67 Turus /// //////// //// Frekuensi 3 8 4 . yaitu 99 . Istilah-istilah yang harus dipahami dalam pembuatan tabel frekuensi data yang dikelompokkan adalah sebagai berikut. 1. Nilai ulangan Matematika siswa kelas IX suatu SMP adalah sebagai berikut. Banyak kelas interval : banyaknya pengelompokan dari seluruh data atau nilai yang ada. Pada tabel frekuensi data berkelompok.

d. 2. Daerah lingkaran menggambarkan keseluruhan data. Diagram garis digunakan untuk mengetahui pertumbuhan/perkembangan suatu hal secara kontinu. Sumbu mendatar (horizontal) menunjukkan jenis kategorinya. Diagram Batang Diagram batang adalah cara menyajikan data dalam bentuk batang-batang. Diagram Lingkaran Penyajian data juga dapat dilakukan dengan menggunakan lingkaran. Tiap batang lebarnya sama. Skala sumbu mendatar tidak harus sama dengan skala sumbu tegak. Letak batang yang satu dengan yang lain dibuat terpisah. di mana besar sudut pusat dari juring sesuai dengan perbandingan setiap data terhadap keseluruhan data. Penyajian Data Menggunakan Diagram a. Data disajikan dengan menggunakan juring atau sektor. banyak kelas interval (pengelompokan) b. = 1. Cara ini paling sederhana dan jelas untuk menyajikan suatu data. Tabel frekuensi di atas a. yaitu banyak kelas interval = I + 3. Piktogram Piktogram adalah suatu cara untuk menampilkan besar data menggunakan gambar yang sesuai dengan datanya. sedangkan sumbu tegak (vertikal) menunjukkan frekuensinya. Diagram Garis Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data yang diperoleh dari waktu ke waktu secara teratur dalam interval waktu tertentu. sedangkan tinggi batang menyatakan frekuensi dari data yang bersangkutan. Ukuran Pemusatan . Salah satu kelemahan dalam penggunaan piktogram adalah sulitnya membedakan setengah dan satu pertiga gambar atau jumlahnya tidak dapat diwakili dengan satu unit gambar sehingga penggunaan piktogram sangat terbatas. Banyak kelas interval dapat ditentukan menggunakan aturan Sturgess. data terkecil dan terbesar harus masuk dalam kelas interval. Untuk membuat diagram batang diperlukan sumbu mendatar dan sumbu tegak yang berpotongan tegak lurus.68-75 76-83 84-91 92-99 jumlah ////// ///// /////// /// 6 5 7 3 36 memiliki 7.3 log n dengan n adalah banyak data. Pada penyajian data dalam bentuk tabel frekuensi data yang dikelompokkan. c. b. panjang kelas interval (banyak data pada satu interval) = 8.

ada yang muncul sekali ada yang muncul lebih dari sekali. Modus dapat ada ataupun tidak ada. Jika banyak data genap. Misalkan suatu data tinggi badan beberapa siswa (dalam cm) adalah sebagai berikut. Data yang paling sering muncul disebut modus. maka median adalah nilai tengah dari data yang telah diurutkan. Ada beberapa jenis ukuran pemusatan (ukuran tendensi sentral). 6. yaitu x1. x3. Pengeritan lain adalah nilai tengah dari data yang telah diurutkan menurut besarnya.Ukuran pemusatan sekelompok data adalah nilai atau data yang dapat mewakili sekelompok data tersebut atau sering juga disebut rata-rata.xn maka mean dari data tersebut dapat dirumuskan sebasai berikut. median adalah nilai paling tengah dari data yang sudah diurutkan. . Pengertian lain adalah nilai data yang sering muncul (mempunyai frekuensi terbesar). Modus adalah data yang paling sering muncul atau frekuensinya paling tinggi. Median Median adalah nilai yang terletak di tengah dari data yang terurut. Modus Data yang kalian peroleh biasanya bervariasi. 5 n=8 Jawab : Rata-rata = 5+6+7+8+9+9+12+13 = 8. Kalaupun ada dapat lebih dari satu. Mean biasanya dilambangkan dengan Jika data terdiri atas n. 13.625 . Median adalah nilai tengah setelah data terurut naik. Dengan demikian. 9. 8. antara lain mean. Mean (Rataan Hitung) Mean dari sekumpulan data adalah jumlah seluruh data dibagi banyaknya data. 150 disebut ukuran pemusatan dari data tinggi badan siswa.. 12. 135 140 150 150 150 155 157 160 Dari data di atas tampak bahwa sebagian besar tinggi siswa di sekitar 150. Jika banyak data ganjil. Nilai rata-rata pada umumnya mempunyai kecenderungan terletak di tengah-tengah dalam suatu kelompok data yang disusun terurut atau dengan kata lain mempunyai kecenderungan memusat. dan median. x2. median adalah mean dari dua bilangan yang di tengah setelah data diurutkan. 9. Contoh: Diketahui data 7.. modus. Dengan ketentuan: Jika banyak data ganjil.

Untuk menentukan nilai-nilai kuartil.8 Median Data diurutkan terlebih dahulu menjadi 5 6 7 8 9 9 12 13 median = 8 + 9 = 8. kita tentukan nilai kuartil tengah (Q2) terlebih dahulu. sedangkan tingginya sama dengan frekuensi masing-masing kelas interval. sedangkan Q3 adalah median dari seluruh data di sebelah kanan Q2 Selain dengan cara di atas. Nilai Q1 adalah median dari data sebelah kiri Q2. Histogram dan Poligon Frekuensi Histogram dan Poligon Frekuensi adalah dua grafik yang menggambarkan distribusi frekuensi. terdapat beberapa ukuran pemusatan lagi. Contoh suatu data terurut seperti berikut. Kuartil adalah nilai ukuran yang membagi data yang sudah terurut menjadi empat bagian yang sama. Data yang terdapat pada batas pengelompokan pertamadisebut kuartil bawah (Q1).5 2 Modus = 9 (sering banyak muncul) Kuartil Selain ketiga ukuran pemusatan data di atas. . dan batas pengelompokan ketiga disebut kuartil atas (Q3). Salah satunya adalah kuartil. batas pengelompokan kedua disebut kuartil tengah (Q2). Selanjutnya. batas pengelompokan kedua disebut kuartil tengah (Q2). nilai kuartil dapat ditentukan dengan menggunakan rumus berikut. digunakan untuk mencari Q1. Histogram terdiri dari persegi panjang yang alasnya merupakan panjang kelas interval. seluruh data yang berada di sebelah kiri Q2. dan batas pengelompokan ketiga disebut kuartil atas (Q3). Data yang terdapat pada batas pengelompokan pertamadisebut kuartil bawah (Q1). Nilai Q2 adalah median dari data tersebut.

Poligon Frekuensi adalah suatu garis putus putus yang menghubungkan titik tengah ujung batang histogram. ³ucok ingin membeli jeruk pada suatu kios buah di pasar. Dalam hal ini. ucok dapat mencicipi salah satu jeruk yang ada dalam keranjang untuk memastikan semua jeruk dalam keranjang rasanya manis´. Agar yakin semua jeruk yang dibelinya manis. Populasi adalah himpunan semua objek yang akan diteliti. Biasanya ditambah dua segmen garis lain yang menghubungkan titik tengah ujung batang pertama dan terakhir dengan titik tengah kelas yang paling ujung dimana frekuensinya bernilai nol. Untuk memahami pengertian populasi dan sampel. ucok tidak ingin mencicipi satu per satu jeruk yang ada di situ. sedangkan sampel adalah himpunan bagian dari populasi yang dijadikan pengamatan. jeruk yang dicicipi ucok disebut sampel dan semua jeruk dalam keranjang disebut populasi. sedangkan seluruh objek tersebut dinamakan populasi. perhatikan contoh berikut. jika objek yang diteliti terlalu banyak atau terlalu luas maka sering kali orang menggunakan sebagian saja dari seluruh objek yang diteliti sebagai wakil. . Sebagai objek yang dipilih itu disebut sampel. Pengertian Sampel dan Populasi Dalam pengumpulan data.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful