P. 1
Survei Kelurahan Tanah Kali Kedinding II

Survei Kelurahan Tanah Kali Kedinding II

|Views: 1,068|Likes:

More info:

Published by: Rizki Adriadi Ghiffari on Jan 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2014

pdf

text

original

Kata Pengantar

Segala puji atas kehadirat Allah SWT. yang telah menciptakan kita dengan penuh kasih sayang dan telah menunjukkan syariat Islam yang sempurna dan indah ini. Shalawat dan salam penyusun panjatkan kepada Nabi Muhammad saw. yang selalu menjunjung tinggi akhlak mulia. Penulis berharap makalah yang berjudul “Laporan Survei Fasilitas dan Utilitas Kelurahan Tanah Kali Kedinding” ini bermanfaat bagi pembaca. Mohon maaf kepada pembaca atas segala kekurangan dalam penulisan makalah ini karena penyusun masih dalam tahap belajar.

Tak lupa penyusun ucapkan terimakasih kepada pembaca. Semoga Allah memberkati pembaca dan makalah ini sehingga bermanfaat.

Surabaya, November 2011

Penyusun

1

Daftar Isi
Kata Pengantar Daftar Isi BAB I Pendahuluan
1.1 Tujuan 1.2 Latar Belakang

1 2

3 3 4 6 14 16 19 21 23

BAB II Data 2.1 Fasilitas Kota 2.2 Utilitas Kota BAB III Masalah 3.1 Fasilitas Kota 3.2 Utilitas Kota BAB IV Potensi 4.1 Fasilitas Kota 4.2 Utilitas Kota BAB V Penutup 5.1 Kesimpulan Lampiran

2

Bab I PENDAHULUAN
1.1 Tujuan Mengetahui berbagai potensi dan masalah dari fasilitas dan utilitas yang terdapat pada kelurahan Tanah Kali Kedinding.

1.2 Latar Belakang Kebanyakan orang yang mengetahui atau tinggal disuatu tempat, kurang memahami hal-hal yang ada di sektitar mereka. Sebagian dari mereka hanya mementingkan adanya kelengkapan fasilitas dan utilitas yang tersedia di kelurahan tersebut seperti fasilitas kesehatan,fasilitas peribadatan, fasilitas pendidikan, fasilitas pemerintahan, fasilitas olahraga, fasilitas sosial, dan fasilitas keamananan serta utilitas yang berupa jaringan air bersih, jaringan telepon, tempat pembuangan sementara, sanitasi lingkungan dan jaringan listrik yang tersedia guna memenuhi kebutuhan warga. Namun, tidak memperhatikan hal-hal yang terdapat pada fasilitas dan utilitas tersebut. Seperti potensi-potensi dan juga masalah-masalah yang dapat timbul dari fasilitas dan utilitas tersebut.

3

Bab II DATA
2.1. Fasilitas Kota
2.1.1. Fasilitas Kesehatan

Wilayah Kecamatan Kenjeran Kelurahan Tanah Kali Kedinding, memiliki aspek kesehatan yang cukup baik. Dapat ditemukan banyak praktek dokter dan bidan. Namun jarang ditemukan. Praktek dokter umum, dokter gigi, dan bidan mendominasi sarana kesehatan di kelurahan Tanah Kali. Beberapa diantaranya adalah praktek Dr. Murtiningrum, Dr. M. Alfian, Dr. Siani Ningsih, Dr. Lina, Dr. Ahmad Niam, dan Dr. Christina Gunarsih. Dan juga terdapat praktek bidan Dr. Diah S.P, Amd Keb. di Jalan Tanah Merah II/64F Surabaya. 2.1.2. Fasilitas Peribadatan Pada kelurahan Tanah Kali Kedinding kecamatan Kenjeran tempat peribadatan umat muslim lebih mendominasi. Terdapat empat musholla yang di antaranya saling berdekatan yaitu musholla At-Taubah dan musholla Al-Ali Nur Halimah yang terdapat di Jalan Kedinding Tengah gang 2. Di kelurahan Tanah Kali Kedinding juga terdapat lima masjid, yang dua di antaranya merupakan fasilitas peribadatan yang disediakan oleh sekolah dasar yaitu Masjid Taufiqurrohman dan pondok pesantren yaitu masjid Al-Fitrah. Untuk fasilitas peribadatan selain muslim, terdapat ssebuah gereja yaitu GBT Immanuel di Jalan Tanah Merah Sayur. 2.1.3. Fasilitas Pendidikan Fasilitas pendidikan yang dimaksud adalah sarana ruang belajar di sekolah dengan tingkatan Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Atas/Madrasah 4

Aliyah, dan Pondok Pesantren. Perhitungan kebutuhan fasilitas pendidikan berdasarkan standar sarana lingkungan pada Petunjuk Perencanaan Kawasan Pendidikan Perumahan Kota dan proporsi penduduk berdasarkan usia sekolah.

2.1.4. Fasilitas Olahraga Pada Kecamatan Kenjeran Kelurahan Tanah Tali Kedinding terdapat satu tempat fasilitas olahraga, yaitu GOR PB PRATAMA yang terletak di Jalan Tambak Wedi Barat no. 6. GOR ini adalah satu-satunya fasilitas olahraga yang terdapat di Kelurahan Tanah Kali Kedinding. 2.1.5. Fasilitas Sosial Di daerah Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, terdapat beberapa sarana sosial seperti Rumah Susun, dan Pemakaman Umum. Rumah Susun yang terdapat di kelurahan ini bernama Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) Tanah Merah. Gedung berlantai lima tersebut berlokasi di Jalan Tanah Merah V. Dengan adanya rumah susun di kelurahan ini tentu dapat mempertahankan lingkungan yang baik serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan rumah. Untuk pemakaman umum, terdapat makam di tiga lokasi yang berbeda, yaitu Makam Islam dan Pemakamam Umum di Kalilom Lor RW 3. Jarak antar 2 makam ini tidak berjauhan, hanya berbeda beberapa gang saja, serta yang ketiga adalah Pemakaman Umum di Tanah Merah RW 4. 2.1.6. Fasilitas Keamanan Fasilitas keamanan lingkungan merupakan salah satu unsur dari fasilitas lingkungan dimana fasilitas keamanan ini berfungsi untuk menjaga stabilitas keamanan dan mengayomi masyarakat khususnya masyarakat di kelurahan tanah kali kedinding guna menciptakan kondisi masyarakat yang aman, tenteram dan dapat tercipta kerukunan antar warga di kelurahan tanah kali kedinding itu sendiri. Didalam Kelurahan Tanah Kali Kedinding sendiri terdapat tiga jenis fasilitas keamanan antara lain Polsekta Kenjeran yang terletak di Jalan Nambangan 07, Surabaya , poskamling yang tersebar hampir di seluruh RW di Kelurahan Tanah Kali Kedinding serta pos hansip yang hanya ada di beberapa RW saja.

5

Aparat kepolisian di sektor Kenjeran ini termasuk dalam wilayah kelurahan Tanah Kali Kedinding hal ini dapat terlihat dari letaknya yang berdekatan dengan kantor kelurahan Tanah Kali Kedinding dan kantor kecamatan Kenjeran. Sehingga aparat kepolisian ini tidak hanya menjaga keamanan di wilayah kelurahan Tanah Kali Kedinding saja melainkan juga bertugas menjaga keamanan di wilayah kecamatan Kenjeran. 2.1.7. Fasilitas Pemerintahan dan Bangunan Umum Fasilitas pemerintahan di kelurahan Tanah Kali kedinding,kenjeran Surabaya meliputi Kantor kecamatan, Kantor Kelurahan dan Kantor Samsat sedangkan Fasilitas bangunan umum meliputi Balai RW, kantor pegadaian dan BUMN. Lokasi kantor kecamatan dan kantor kelurahan terletak berdampingan yaitu di jalan kedung cowek no.348 jadi tepat dipinggir jalan raya besar akses jalan menuju tol suramadu .sedangkan kantor Samsat terletak di Jalan kedung cowek no.373., kantor samsat ini terletak diperbatasan kelurahan Tanah Kali Kedinding.Tiga fasilitas pemerintahan ini menunjang kesejahteraan warganya dengan melayani segala kebutuhan warga seperti pembuatan Kartu Tanda Penduduk , pembuatan SIM dan lain-lain. Keberadaan kantor pemerintahan juga mengontrol kondisi dan meemajukan kelurahan Tanah Kali Kedinding. Lokasi Fasilitas bangunan umum yaitu kantor pegadaian yang kami temukan di dua tempat di jalan kedinding Lor dan di jalan tanah merah yang letaknya cukup strategis dipinggir jalan besar untuk memudahkan masyarakat di kelurahan tanah kali kedinding. Bangunan umum lainnya yaitu BUMN Al-Fithrah yang terletak di jalan kedinding lor no 30 yang letaknya tidak berjauhan dari kantor pegadain yang menyediakan kebutuhan untuk warga keluarahan ini yaitu Alat tulis, pulsa,air mineral, alat2 listrik,dan juga sembako. Gedung pertemuan guna memenuhi kebutuhan warga yaitu balai RW dan yang kami temukan terdapat empat balai RW yaitu Balai RW I, Balai RW II, Balai RW IV dan Balai RW IX letak Balai RW ini cukup terpencil dan gedung yang ada juga sederhana. Lokasi Balai RW I di Jalan kedinding lor yang berdekatan dengan kantor pegadaian dan BUMN. Balai RW II di jalan kedinding tengah, Balai RW IV di jalan tanah merah I no 28 dan terakhir Balai RW IX yang terletak di jalan Tanah merah utara. Sebenarnya dikelurahan ini terdapat 12 RW dan kemungkinan terdapat 12 Balai RW juga tetapi kami hanya menemukan empat karena letaknya yang sangat terpencil.

6

2.2. Utilitas Kota
2.2.1. Jaringan Air Bersih Semua wilayah di kawasan kelurahan Tanah Kali Kedinding terdapat suplai utilitas air bersih, di jalan yang kurang lebar, terdapat pipa dibawah tanah. Pada dasarnya, besarnya pipa tersebut disesuaikan dengan lebarnya jalan. Jaringan PDAM atau pipa jaringan air minum mengalir dari pipa utama atau pipa yang terdapat di jalan besar dilanjutkan menuju pipa yang lebih kecil yang terdapat di jalan kecil.

2.2.2. Jaringan Telepon Mayoritas warga kelurahan Tanah Kali Kedinding kecamatan Kenjeran tidak menggunakan jaringan telepon rumah karena mereka merasa lebih fleksibel dengan menggunakan telepon genggam. 2.2.3. Tempat Pembuangan Sementara Pada Kecamatan Kenjeran Kelurahan Tanah Tali Kedinding terdapat satu Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang terletak di Jalan Tambak Wedi Barat no. 65. TPS ini terletak dekat dengan perumahan warga dan juga berada di sekitar pintu air. Hampir seluruh sampah yang dihasilkan oleh Kelurahan Tanah Kali Kedinding di kumpulkan di TPS ini. 2.2.4. Sanitasi Lingkungan Air limbah atau air buangan adalah sisa air yang dibuang yang berasal dari rumah tangga, industri maupun tempat-tempat umum lainya, dan pada umumnya mengandung bahan-bahan atau zat-zat yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia serta mengganggu lingkungan hidup. Batasan lain mengatakan bahwa air limbah adalah kombinasi dari cairan dan sampah cair yang berasal dari daerah pemukiman, perdagangan, perkantoran dan industri, bersama-sama dengan air tanah, air permukaan dan air hujan yang mungkin ada (Haryoto Kusnoputranto, 1985). Dari batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa air buangan adalah air yang tersisa dari kegiatan manusia, baik kegiatan rumah tangga maupun kegiatan lain seperti 7

industri, perhotelan, dan sebagainya. Meskipun merupakan air sisa, namun volumenya besar, karena lebih kurang 80% dari air yang digunakan bagi kegiatankegiatan manusia sehari-hari tersebut dibuang lagi dalam bentuk yang sudah kotor (tercemar). Selanjutnya air limbah ini akhirnya akan mengalir ke sungai dan laut dan akan digunakan oleh manusia lagi. Oleh sebab itu, air buangan ini harus dikelola atau diolah secara baik. Air limbah ini berasal dari berbagai sumber, secara garis besar dapat dikelompokan sebagai berikut : 1. Air buangan yang bersumber dari rumah tangga (domestic wastes water), yaitu air limbah yang berasal dari pemukiman penduduk. Pada umumnya air limbah ini terdiri dari ekskreta (tinja dan air seni), air bekas cucian dapur dan kamar mandi, dan umumnya terdiri dari bahan-bahan organic. 2. Air buangan industri (industrial wastes water), yang berasal dari berbagai jenis industri akibat proses produksi. Zat-zat yang tergantung di dalamnya sangat bervariasi sesuai dengan bahan baku yang dipakai oleh masing-masing industri, antara lain : nitrogen, logam berat, zat pelarut dan sebagainya. Oleh sebab itu pengolahan jenis air limbah ini, agar tidak menimbulkan polusi lingkungan memnjadi rumit. 3. Air buangan kotapraja (municipal wastes water), yaitu air buangan yang berasal dari daerah : perkantoran, perdagangan, hotel, restoran, tempat-tempat ibadah, dan sebagainya. Pada umumnya zat-zat yang terkandung dalam jenis air limbah ini sama dengan air limbah rumah tangga. Karakteristik air limbah perlu dikenal, karena hal ini akan menentukan cara pengolahan yang tepat, sehingga tidak mencemari lingkungan hidup. Secara garis besar karakteristik air limbah ini digolongkan menjadi sebagai berikut: 1. Karakteristik fisik Sebagian besar terdiri dari air dan sebagian kecil terdiri dari bahan-bahan padat dan suspensi. Terutama air limbah rumah tangga, biasanya berwarna suram seperti larutan sabun, sedikit berbau. Kadang-kadang mengandung sisa-sisa kertas, berwarna bekas cucian beras dan sayur, bagian-bagian tinja, dan sebagainya.

8

2. Karakter kimiawi Biasanya air buangan ini mengandung campuran zat-zat kimia anorganik yang berasal dari air bersih serta bermacam-macam zat organik berasal dari penguraian tinja, urine dan sampah-sampah lainya. Oleh sebab itu, pada umumnya bersifat basah pada waktu masih baru, dan cenderung ke asam apabila sudah memulai membusuk. Substansi organic dalam air buangan terdiri dari dua gabungan, yakni: a. Gabungan yang mengandung nitrogen, misalnya: urea, protein, amine, dan asam amino. b. Gabungan yang tak mengandung nitrogen, misalnya: lemak, sabun, dan karbuhidrat, termasuk selulosa. 3. Karakteristik bakteriologis Kandungan bakteri pathogen serta organisme golongan coli terdapat juga dalam air limbah tergantung darimana sumbernya, namun keduanya tidak berperan dalam proses pengolahan air buangan. Sesuai dengan zat-zat yang terkandung di dalam air limbah ini, maka air limbah yang tidak diolah terlebih dahulu akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup antara lain : a. menjadi transmisi atau media penyebaran berbagai penyakit, terutama: kholera, typhus abdominalis, desentri baciler. b. Menjadi media berkembang biaknya mikroorganisme pathogen. c. Menjadi temoat-tempat berkembang biaknya nyamuk atau tempat hidup larva nyamuk. d. Menimbulkan bau yang tidak enak serta pandangan yang tidak sedap. e. Merupakan sumber pencemaran air permukaan, tanah, dan lingkungan hidup lainya. f. Mengurangi produktivitas manusia, karena orang bekerja dengan tidak nyaman, dan sebagainya. 9

Pegolahan air limbah dimaksudkan untuk melindungi lingkungan hidup terhadap pencemaran air limbah tersebut. Secara ilmiah sebenarnya lingkungan mempunyai daya dukung yang cukup besar terhadap gangguan yang timbul karena pencemaraan air limbah tersebut. Namun demikian, alam tersebut mempunyai kemampuan yang terbatas dalam daya dukungnya, sehingga air limbah perlu dibuang. Beberapa cara sederhana pengolahan air buangan antara lain sebagai berikut : 1. Pengeceran (dilution) Air limbah diencerkan sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah, kemudian baru dibuang ke badan-badan air. Tetapi, dengan makin bertambahnya penduduk, yang berarti makin meningkatnya kegiatan manusia, maka jumlah air limbah yang harus dibuang terlalu banyak, dan diperluka air pengenceran terlalu banyak pula, maka cara ini tidak dapat dipertahankan lagi. Disamping itu, cara ini menimbulkan kerugian lain, diantaranya : bahaya kontaminasi terhadap badan-badan air masih tetap ada, pengendapan yang akhirnya menimbulkan pendangkalan terhadap badanbadan air, seperti selokan, sungai, danau, dan sebagainya. Selanjutnnya dapat menimbulkan banjir. 2. Kolam Oksidasi (Oxidation ponds) Pada prinsipnya cara pengolahan ini adalah pemanfaatan sinar matahari, ganggang (algae), bakteri dan oksigen dalam proses pembersihan alamiah. Air limbah dialirkan kedalam kolam berbentuk segi empat dengan kedalaman antara 1-2 meter. Dinding dan dasar kolam tidak perlu diberi lapisan apapun. Lokasi kolam harus jauh dari daerah pemukiman, dan didaerah yang terbuka, sehingga memungkinkan memungkinkan sirkulasi angin dengan baik.

3. Irigasi Air limbah dialirkan ke parit-parit terbuka yang digali, dan air akan merembes masuk kedalam tanah melalui dasar dan dindindg parit tersebut. Dalam keadaan tertentu air buangan dapat digunakan untuk pengairan ladang pertanian atau perkebunan dan sekaligus berfungsi untuk pemupukan. Hal ini terutama dapat dilakukan untuk air limbah dari rumah tangga, perusahaan susu sapi, rumah potong hewan, damn lain10

lainya dimana kandungan zat-zat organik dan protein cukup tinggi yang diperlukan oleh tanam-tanaman.

2.2.5. Jaringan Listrik Pada kelurahan Tanah Kali Kedinding terdapat tiga jenis jaringan listrik yaitu: a. Saluran udara tengangan tinggi (SUTT)

SUTT adalah saluran udara tegangan tinggi yang menggunakan kawat telanjang sebagai penghantar di udara dan bertegangan di atas 35 KV sampai 245 KV sesuai standar di bidang ketenagalistrikan. SUTT yang melewati Kelurahan Tanah Kali Kedinding memiliki tegangan 70 KV dan melintas dari arah tenggara yang berbatasan dengan kelurahan Bulak hingga barat laut yang berbatasan dengan kelurahan Sidotopo Wetan.

b.

Saluran udara tegangan Menengah (SUTM)

SUTM yang berada di kelurahan Tanah Kali Kedinding memiliki tegangan 20 KV dan tersebar di jalan-jalan utama, namun beberapa juga berada di jalan-jalan perumahan, yaitu pada jalan Kedinding lor 2. Pada SUTM yang berada di Tanah Kali Kedinding memiliki bentuk trafo/transformator yang beragam yaitu berbentuk tabung dan kotak.

11

c.

Saluran udara tegangan rendah (SUTR) SUTR berada di hampir seluruh jalan yang berada di Tanah Kali Kedinding dan memiliki tegangan 220 V.

Sisanya adalah sambungan pelanggan yang terhubung dengan SUTR terdekat. Untuk lebih jelasnya mengenai jaringan distribusi listrik pada kelurahan Tanah Kali Kedinding, dapat dilihat pada gambar 2.1.

2.2.6. Sistem Drainase Pada kelurahan tanah Kali Kedinding terdapat terdapat tiga jenis saluran drainase, yaitu:

a.

Saluran drainase primer

12

Saluran drainase primer berada tepat disebelah barat dan timur Tanah Kali Kedinding dan kedua-duanya mengalir ke arah utara. Kedua sungai ini merupakan salah satu saluran drainase utama kota Surabaya.

b.

Saluran drainase sekunder

Terdapat cukup banyak saluran drainase sekunder pada kelurahan Tanah Kali Kedinding dan terhubung langsung ke saluran drainase primer yang ada di sebelah barat dan timur kelurahan tanah Kali Kedinding.

c.

Saluran drainase tersier

Saluran drainase primer adalah saluran drainase yang menghubungkan sistem drainase pada rumah-rumah warga dengan saluran drainase sekunder. Saluran drainase tersier terdapat di seluruh jalan di Tanah Kali Kedinding.

13

Selengkapnya mengenai sistem saluran drainase secara yang terdapat di kelurahan Tanah Kali Kedinding secara spesifik beserta arah alirannya dapat dilihat di gambar.

BAB III MASALAH
3.1. Fasilitas Kota
3.1.1. Fasilitas Kesehatan

Masalah yang terdapat pada kelurahan Tanah Kali Kedinding dalam sarana kesehatan adalah kurangnya keberadaan apotek untuk menebus obat. Walaupun sebagian besar praktek dokter juga terdapat tempat penjualan obat, namun hal tersebut dapat mempersulit penduduk dalam mendapatkan obat yang sesuai. Hal ini juga dapat mengakibatkan penduduk salah menebus obat atau mendapatkan obat yang salah sehingga tingkat kesehatan menurun. 14

3.1.2. Failitas Peribadatan Kondisi masjid dan musholla yang tidak setiap saat digunakan terdapat beberapa kerusakan bangunan seperti pada Musholla Al-Furqan yang terdapat genangan di dalam bangunan setelah hujan seharian sehingga mengganggu kegiatan ibadah. 3.1.3. Fasilitas Pendidikan Sebagian besar fasilitas pendidikan di Kelurahan Tanah KaliKedinding ini adalah Kelompok Belajar dan Taman Kanak-kanak, sedangkan untuk tingkatan Sekolah Dasar jumlahnya hanya ada 4 sekolah, Sekolah Menengah Pertama hanya ada 1 dan tidak ada fasilitas pendidikan untuk tingkatan Sekolah Menengah Atas. Hal ini akan sangat menyusahkan bagi penduduk yang berusia sekolah menengah dalam menempuh pendidikan di tingkat tersebut. Akibatnya akan muncul banyak pengangguran karena putus sekolah. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan mampu membangun fasilitas pendidikan tingkat menengah di daearah Kelurahan Tanah Kalikedinding tersebut. 3.1.4. Fasilitas Olahraga Fasilitas olahraga di Kelurahan Tanah Kali Kendinding termasuk minim. Hanya terdapat satu fasilitas olahraga dari seluruh wilayah kelurahan, yaitu GOR PB PRATAMA. Hal ini membuat warga tidak mempunyai cukup tempat untuk melakukan aktifitas olahraga. Ditambah lagi dengan kondisi GOR yang kurang terawat membuat GOR ini tidak begitu populer bagi warga Kelurahan Tanah Kali Kedinding. 3.1.5. Fasilitas Sosial Masalah dalam sarana sosial yang ada di Kelurahan Tanah Kali Kedinding yaitu pada Rusunawa Tanah Merah, lokasi pada rusunawa ini sedikit kumuh. Sehingga dikhawatirkan warga yang tinggal di rusunawa dan sekitarnya dapat terjangkit penyakit, seperti demam berdarah, malaria, diare, dan bermacam-macam penyakit kulit. Keadaan yang kumuh tersebut membuat penghuni maupun warga sekitar merasa tidak nyaman. Selain itu, listrik di rusunawa ini sering padam dan membuat warga kesusahan. Masalah lainnya yaitu kebocoran yang terjadi di dalam tembok karena adanya saluran yang pecah. Hal itu membuat air merembes ke beberapa lantai di gedung bertingkat lima ini. Karena rembesan tersebut, semen menjadi menggelembung dan air menetes ke penghuni yang ada di lantai bawahnya.

15

Untuk Pondok Pesantren Al-Fithrah tidak temukan masalah pada sarana sosial tersebut. Pengelolaan dalam pondok pesantren ini sudah cukup baik. Selain itu lokasi pondok pesantren tersebut juga bersih dan nyaman. Masalah yang kami temukan untuk sarana sosial pemakaman umum yaitu terbatasnya lahan, sehingga dalam beberapa tahun ke depan lahan untuk pemakaman ini diperkirakan tidak dapat mencukupi kebutuhan warga untuk pemakaman. 3.1.6. Fasilitas Keamanan Kurangnya partisipasi warga dalam menjalankan program siskamling ini dapat dilihat dari sepinya pos-pos siskamling yang terdapat di sejumlah RW misalnya di RT 01 RW 01 Kelurahan Kedinding Tengah. Selain itu kegiatan siskamling ini juga sudah mulai menurun, warga mulai jarang meronda dan hanya meronda pada hari-hari tertentu. Banyaknya poskamling yang tidak terurus juga merupakan permasalahan yang ada di kelurahan tanah kali kedinding ini sehingga warga merasa tidak nyaman saat berada di poskamling tersebut.

3.1.7. Fasilitas Pemerintahan dan Bangunan Umum Masalah yang terdapat dalam Fasilitas pemerintahan adalah kondisi bangunan kantor kecamatan yang kurang baik dan tidak teratur. Sehingga kantor ini terlihat apa adanya.Padahal letak kantor ini dipinggir jalan raya besar yang sering dilalui kendaraan sebagai akses jalan ke tol suramadu tetapi bangunannya tidak terlihat jelas plang nama kantor kecamatannya pun tertutup oleh pohon.Dan juga letak kantor kelurahan tanah kali kedinding yang berdampingan tetapi tidak ada pembatas antara keduanya. Masalah pada fasilitas bangunan umum ada pada balai RW yang ukurannya kecil bahkan ada yang terlihat pengap seperti balai RW IX yang mengurangi kenyamanan bagi warganya.apalagi fungsi balai RW yang biasanya juga digunakan sebagai posyandu bisa dibayangkan apabila warga yang datang banyak.Begitu juga keberadaan RW IV yang letaknya berdampingan dengan sebuah Taman KanakKanak yang dapat mengganggu kelangsungan kegiatan antara keduanya.Letak balai-balai RW inipun terpencil kemungkinan balai RW lain yang tidak kami temukan memiliki ukuran yang lebih kecil.

16

3.2. Utilitas Kota
3.2.1. Jaringan Air Bersih Jaringan air bersih di daerah kelurahan Tanah Kali Kedinding terkadang masih mengeluarkan air yang kurang jernih sehingga meragukan tingkat kesterilannya. Walaupun air bersih pada daerah ini memiliki aliran yang lancar dan cukup deras, namun dengan adanya air yang kurang bersih, dapat menimbulkan bibit penyakit. 3.2.2. Jaringan Telepon Sebagian besar kabel telepon tidak teratur saling bertumpuk. Pada saat musim hujan yang disertai angin, kabel telepon sering terputus sehingga telepon tidak dapat digunakan sampai menunggu petugas datang untuk membetulkan. Dan karena sebagian besar warga tidak menggunakan telepon rumah, penyebaran jaringan telepon belum merata.

3.2.3. Tempat Pembuangan Sementara Kondisi TPS di Kelurahan Kali Kedinding sangat memprihatinkan. Karena tempatnya yang sangat kecil, sehingga banyak sampah yang tidak tertampung dan akhirnya terbuang ke kali. Akibatnya kali menjadi tercemar dan mampet. Kebersihan di sekitar TPS buruk, bau menyengat tercium dari kali dan sekitar tempat pengumpulan sampah plastik. 3.2.4. Sanitasi Lingkungan Berdasarkan data diatas, masalah sanitasi lingkungan di kelurahan Tanah Kali Kedinding sama seperti data tersebut , antara lain : 1. Kurangnya kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya 2. Masih banyaknya fasilitas MCK yang tidak memadai, tidak sesuai dengan syarat yang ditentukan oleh dinas kesehatan. 3. Banyaknya warga yang terserang penyakit diare dan gangguan pencernaan lainnya. 4. Limbah-limbah pabrik yang dibuang sembarangan tanpa memerdulikan konservasi lingkungan tersebut mengingat banyaknya pabrik yang berdiri di kelurahan Tanah Kali Kedinding. 17

5. Masih minimnya saluran-saluran pembuangan yang terawatt 6. Banyaknya sampah yang menumpuk di saluran-saluran pembuangan 7. Pengelolaan air bersih yang masih bergantung pada sungai-sungai sekitar. 8. Saluran-saluran pembuangan di kelurahan Tanah Kali Kedinding ini menimbulkan bau yang menyengat. 3.2.5. Jaringan Listrik Masalah mengenai distribusi listrik di Tanah Kali Kedinding adalah adanya kekhawatiran warga terhadap isu-isu mengenai radiasi medan listrik dari saluran udara tegangan tinggi SUTT yang melintas diatas rumah-rumah mereka, meskipun hingga sekarang tidak terbukti akibatnya. Salah satu penyebab kekhawatiran masyarakat terhadap SUTT adalah kurangnya pengenalan dan pemahaman mereka tentang keberadaan SUTT itu sendiri. Ada beberapa kelompok masyarakat yang resah terhadap SUTT. Pertama adalah masyarakat yang benar-benar mengerti tentang bahaya SUTT. Kelompok masyarakat ini memiliki pemahaman tentang posisi dan bahaya SUTT terhadap masyarakat sekitar. Berapa jarak minimal seharusnya antara SUTT dan posisi rumah tinggal penduduk dan benda lainnya. Kelompok yang kedua adalah masyarakat yang tidak mengerti sama sekali tentang SUTT, tetapi sanggup melakukan aksi penolakan terhadap SUTT melalui demonstrasi dengan pernyataan-pernyataan yang berlebihan. Kelompok ini dapat melakukan apa saja untuk menyatakan rasa kekhawatirannya, dan biasanya digerakkan oleh suatu kelompok dan mempunyai tujuan tertentu. Saat tujuannya tercapai, maka aksinya dapat berhenti seketika. Kelompok lainnya adalah kelompok yang mengerti tentang SUTT tetapi bersikap masa bodoh. Mereka tahu keberadaan SUTT, tetapi mau membangun rumah tinggal yang bertentangan dengan peraturan keberadaan SUTT.

3.2.6. Sistem Drainase Keadaan yang sangat memprihatinkan terjadi pada beberapa saluran drainase sekunder dan tersier yang berada dalam kondisi kurang terawat sehingga air tidak dapat mengalir secara maksimal pada beberapa saluran drainase sekunder dan tersier. Ditambah dengan topografi kelurahan Tanah Kali Kedinding yang datar, sehingga aliran air secara gravitasi berjalan tidak maksimal. Selain itu, manajemen sampah yang tidak bagus dapat menyebabkan tersumbatnya sistem drainase, yang bisa menyebabkan meluapnya air akibat berkurangnya debit air yang dapat 18

ditampung dan disalurkan oleh drainase. Pertambahan jumlah penduduk juga menjadi masalah sendiri bagi daya tampung drainase. Meningkatnya jumlah penduduk berarti bertambahnya infrastruktur, yang diiringi oleh bertambahnya jumlah limbah yang dikeluarkan ke lingkungan.

BAB IV POTENSI
4.1. Fasilitas Kota
4.1.1. Fasilitas Kesehatan Dengan terdapatnya banyak praktek dokter di kawasan kelurahan Tanah Kali Kedinding, membuat masyarakat yang tinggal di daerah kelurahan tersebut memiliki kesehatan yang lebih terjamin. Dengan adanya berbagai sarana kesehatan yang

19

tersebar, memudahan para penduduk untuk berobat dan mendapatkan perawatan yang baik dari dokter tersebut hingga sehat kembali. 4.1.2. Fasilitas Peribadatan Sebagai sarana peribadatan, masjid dan musholla di kelurahan Tanah Kali Kedinding dapat dimanfaatkan secara optimal karena letaknya yang cukup strategis. Hampir di setiap gang utama terdapat musholla sehingga semakin banyak warga yang dapat melakukan sholat berjamaah dan menumbuhkan masyarakat religius. 4.1.3. Fasilitas Pendidikan Pemerataan penyebaran fasilitas pendidikan di Kelurahan Tanah Kalikedinding ini sudah cukup merata, sehingga mudah dijangkau oleh setiap penduduknya yang berusia sekolah. Sebagian besar fasilitas pendidikan Kelompok Belajar dan Taman Kanak-kanak di Kelurahan Tanah Kalikedinding ini berlatar belakang sekolah Islam, sehingga mampu mengajarkan akhlak dan moral yang baik kepada siswa-siswinya sejak usia dini. Selain itu juga menambah ilmu pengetahuan agama yang cukup kepada siswa-siswinya dengan harapan mampu mencetak generasi masa depan yang unggul serta berakhlak mulia. 4.1.4. Fasilitas Olahraga Fasilitas olahraga yang hanya terdapat satu membuat warga hanya mempunyai GOR PB PRATAMA sebagai satu-satunya pilihan untuk melakukan aktifitas olahraga. Sehingga, seluruh warga Tanah Kali Kedinding sering melakukan aktifitas olahraga bersama-sama di GOR ini. Hal ini membuat mereka lebih mengenal antara satu dengan yang lain walaupun letak rumah mereka berjauhan. Dengan begitu kekerabatan antar warga Kelurahan Tanah Kali Kedinding menjadi lebih bak. 4.1.5. Fasilitas Sosial Potensi yang terdapat dari sarana sosial di Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, yaitu adanya sarana Rusunawa Tanah Merah yang dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan dasar masyarakat akan tempat tinggal. Masyarakat juga bisa menyewa rusun tersebut dengan harga yang relatif murah. Sehingga warga dengan kelas ekonomi menengah ke bawah juga dapat ikut menyewa dan menikmati sarana sosial rumah susun tersebut. Selain itu, dengan pembangunan rumah susun yang bisa menampung banyak orang, dapat menghemat pemakaian lahan.

20

Kemudian potensi dari adanya Pondok Pesantren Al-Fithrah di Kelurahan Tanah Kali Kedinding adalah dapat memberikan pengaruh yang baik bagi lingkungan warga di sekitarnya. Selain itu dengan adanya pondok pesantren ini dapat memenuhi kebutuhan pendidikan tentang agama. Pondok pesantren juga dapat menciptakan manusia-manusia berakhlak baik yang nantinya dapat berguna dalam membantu pembangunan negara. 4.1.6. Fasilitas Keamanan Upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Tanah Kali Kedinding dilakukan oleh aparat kepolisian Sektor Kenjeran dengan berpatroli setiap hari menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua serta melakukan pengaturan lalu lintas pada setiap traffic light di jalan-jalan utama atau jalan berkepadatan kendaraan yang tinggi. Selain itu, saat ini dikembangkan pula tugas polisi wisata dan on line services untuk menerima pengaduan, dan informasi dari masyarakat. Beberapa program yang sudah dilaksanakan di setiap RW dicantumkan di poskamling guna menunjukkan kegotong-royongan serta keadaan di wilayah RW tersebut.

4.1.7. Fasilitas Pemerintahan dan Bangunan Umum Potensi fasilitas pemerintahan di kelurahan ini adalah adanya kantor SAMSAT yang tidak terdapat dikelurahan lain dengan begitu memudahkan warga kelurahan tanah kali kedinding untuk mengurus STNK,tanda nomor kendaraan bermotor, pajak kendaraan bermotor dan lain-lain.Keberadaan kantor SAMSAT ini sangat menguntungkan bagi warga kelurahan tanah kali kedinding. Juga adanya Kantor kecamatan kenjeraan yang keberadaanny di kelurahan tanah kali kedinding sehingga kelurahan Tanah kali kedinding menjadi kelurahan yang terpusat daripada kelurahan-kelurahan lain di kecamatan kenjeran. Begitupula Potensi fasilitas bangunan umum dengan keberadaan BUMN yang

memudahkan penyediaan keperluan bagi warga kelurahan Tanah Kali Kedinding seperti alat tulis,pulsa,air mineral,alat-alat listrik dan juga sembako yang tidak dimiliki oleh kelurahan tetangganya. Sehingga keperluan warga tidak terbengkala dan dapat memenuhi kebutuhannya dengan baik. Keberadaan Balai RW yang dimiliki tiap RW memudahkan warganya untuk mengadakan pertemuan sehingga komunikasi dan 21

silaturahmi

warga

berjalan

dengan

baik.Juga

adanya

kantor

pegadaian

mempermudah jasa penyaluran kredit kepada warga apalagi kantor pegadaian terdapat dua di kelurahan ini.

4.2. Utilitas Kota
4.2.1. Jaringan Air Bersih Jaringan air bersih yang terdapat di daerah Kelurahan Tanah Kali Kedinding, memiliki potensi yang cukup baik. Aliran air mengalir lancar di daerah tersebut dan selalu ada saat penduduk membutuhkan air bersih. 4.2.2. Jaringan Telepon Dengan adanya telepon rumah, memperlancar komunikasi antar warga. Telepon rumah juga lebih irit tetapi tidak fleksibel. 4.2.3. Tempat Pembuangan Sementara Satu-satunya TPS yang terdapat di Kelurahan Tanah Kali Kedinding ini terletak di dekat pemukiman warga. Warga banyak yang memanfaatkannya dengan melakukan usaha pengumpulan sampah plastik. Disekitar TPS paling tidak terdapat lima tempat pengumpulan sampah plastik yang cukup besar. Hal ini menjadi sebuah peluang bagi warga Kelurahan Tanah Kali Kedinding untuk mengembangkan usaha ini, mengingat pada zaman sekarang banyak perusahaan yang membutuhkan sampah plastik sebagai bahan dasar produknya dengan metode daur ulang. Bahkan tempattempat pengumpulan sampah plastik ini bisa berkembang menjadi tempat pengolahan sampah plastik.

4.2.4. Sanitasi Lingkungan Dengan adanya sanitasi lingkungan di Kelurahan Tanah Kali Kedinding dapat membantu kualitas kesehatan warga karena sanitasi lingkungan dapat berfungsi sebagai aturan untuk membangun sebuah rumah dan lingkungan yang sehat. 4.2.5. Jaringan Listrik Oleh karena distribusi listrik pada Tanah Kali Kedinding terdiri atas jenis-jenis saluran dengan tegangan yang beragam, terutama peran jaringan SUTT, sehingga distribusi listrik di kelurahan ini menjadi lebih efisien. 22

4.2.6. Sistem Drainase Oleh karena kelurahan Tanah kali kedinding dilewati oleh dua saluran drainase primer sekaligus di sebelah timur dan barat, maka membuat aliran sistem drainase cukup baik dan jarang terjadi genangan air atau banjir, dan walaupun terjadi genangan, lama genangannya kurang dari 2 jam.

BAB V PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Fasilitas dan utilitas yang tersedia di kelurahan Tanah Kali Kedinding memiliki berbagai macam potensi yang dapat menunjang kesejahteraan warga di kelurahan tersebut. Keberadaan fasilitas dan utilitas di kelurahan ini sudah cukup lengkap sehingga kebutuhan warga dapat terpenuhi.

23

Selain memiliki potensi, fasilitas dan utilitas di Kelurahan Tanah Kali Kedinding ini masih memiliki berbagai masalah yang bisa menghambat fungsi dan potensi dari fasilitas dan utilitas itu sendiri.

24

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->