P. 1
Fisika

Fisika

|Views: 23|Likes:
Published by erik_ananta
fisika
fisika

More info:

Published by: erik_ananta on Jan 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2012

pdf

text

original

Elastisitas adalah sifat benda yang setelah diberi gaya dan kemudian gaya dihilangkan tetap dapat kembali

ke bentuk semula. Apabila batas elastisitas tercapai dalam konstanta Young atau Modulus Young, maka benda akan mencapai batas deformasi yang berarti tidak dapat kembali ke bentuk semula (disebut plastis).Elastisitas benda kemudian dinyatakan dalam tegangan, regangan, dan menjadi dasar fenomena benda yang disebut pegas sebagaimana Hukum Hooke. Penggambaran elastisitas sebagai sifat yang dimiliki benda merupakan faktor penentu terjadinya gerak periodik atau gerak harmonik. Gerak Harmonik tersebut dimanifestasikan melalui benda yang dinamakan pegas. Modulus Elastisitas Kebanyakan benda adalah elastis sampai ke suatu gaya besarnya tertentu. Hal ini dinamakan batas elastis. Jika gaya yang diberikan pada benda lebih kecil dari batas elastisnya, maka benda tersebut akan kembale ke bentuk semulanya jika gaya tersebut dihilangkan. Tetapi jika gaya yang diberikan melampaui batas elastis, benda tak akan kembali ke bentuk semula, melainkan secara permanen berubah bentuk. Modulus Elastisitas atau Modulus Young didefinisikan sebagai berikut: Dimana : Modulus Elastisitas atau Modulus young tegangan,regangan

Dengan demikian, Modulus Young juga dapat disebut perbandingan antara tegangan dan regangan. Hokum Hooke Percobaan yang kita lakukan pada dasarnya adalah untuk mengetahui hubungan kuantitatif antara gaya yang dikerjakan pada pegas dengan pertambahan panjangnya. Setiap panjang pegas ketika diberi gaya tarik dengan panjang awalnya disebut pertambahan panjang. Jika dibuat grafik gaya terhadap perubahan panjang, maka akan didapat grafik berbentuk garis linear. Hukum Hooke berbunyi : ³ Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastis pegas, maka pertambahan panjangnya akan sebanding dengan gaya tariknya´. Pernyataan ini dikemukakan oleh Robert Hooke, seorang arsitek yang ditugaskan membangun kembali gedung-gedung di London yang mengalami kebakaran pada tahun 1666.

Oleh karena itu, pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Hooke Hukum Hooke dapat dirumuskan sebagai berikut: Tetapan Gaya Benda Elastis Kita telah mengetahui hubungan antara gaya tarik ( F ) dengan Modulus Elastis ( E ) yang dinyatakan dalam persamaan : Dengan mengolah persamaan diatas, sehingga gaya tarik ( F ) berada diruas kiri, dan diidentikkan dengan persamaan hukum Hooke, maka kita memperoleh rumus umum tetapan gaya benda elastic Kesimpulan :Dari data

pengamatan dan hasil perhitunagn data, dapat disimpulkan bahwa : 1. Modulus Young berbanding lurus dengan gaya yang diberikan dan perubahan kedudukan kawat penunjuk. Dan berbanding terbalik dengan luas penampang dan panjang batang. Sesuai dengan rumus Modulus Elastis E = (F.l)/(A. l)
2. Benda elastis adalah benda yang akan berubah bentuk jika diberikan gaya dan akan kembali kebentuk semula jika gaya luar yang diberikan dihilangkan. 3. Benda yang tidak memiliki sifat elastik, tidak akan kembali kebentuknya semula jika gayanya dihilangkan. 4. Benda non-elastik disebut plastik. 5. Bila gaya yang diberikan pada suatu benda elastis melebihi batas keelastisitasannya, maka benda tersebut akan berubah bentuk secara permanen, atau patah. 6. Batang kuningan lebih elastis dari batang kayu. 7. Modulus Yong bergantung pada jenis benda dan bukan bergantung pada bentuk dan ukuran benda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->