P. 1
Mekanisme Terjadinya Nyeri

Mekanisme Terjadinya Nyeri

|Views: 7,316|Likes:

More info:

Published by: Hapsari Dyah Paramita on Jan 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2013

pdf

text

original

Mekanisme Terjadinya Nyeri

polobye, 29/03/11 Nyeri merupakan suatu mekanisme perlindungan tubuh untuk melindungi dan memberikan tanda bahaya tentang adanya gangguan di tubuh. Mekanisme nyeri adalah sebagai berikut rangsangan diterima oleh reseptor nyeri, di ubah dalam bentuk impuls yang di hantarkan ke pusat nyeri di korteks otak. Setelah di proses dipusat nyeri, impuls di kembalikan ke perifer dalam bentuk persepsi nyeri. Rangsangan yang diterima oleh reseptor nyeri dapat berasal dari berbagai faktor dan dikelompokkan menjadi beberapa bagian, yaitu:

1. Rangsangan Mekanik : Nyeri yang di sebabkan karena pengaruh mekanik seperti tekanan, tusukan jarum, irisan pisau dan lain-lain. 2. Rangsangan Termal : Nyeri yang disebabkan karena pengaruh suhu, Rata-rata manusia akan merasakan nyeri jika menerima panas diatas 45 C, dimana mulai pada suhu tersebut jaringan akan mengalami kerusakan 3. Rangsangan Kimia : Jaringan yang mengalami kerusakan akan membebaskan zat yang di sebut mediator yang dapat berikatan dengan reseptor nyeri antaralain: bradikinin, serotonin, histamin, asetilkolin dan prostaglandin. Bradikinin merupakan zat yang paling berperan dalam menimbulkan nyeri karena kerusakan jaringan. Zat kimia lain yang berperan dalam menimbulkan nyeri adalah asam, enzim proteolitik, Zat P dan ion K+ (ion K positif ).

Proses Terjadinya Nyeri Reseptor nyeri dalam tubuh adalah ujung-ujung saraf telanjang yang ditemukan hampir pada setiap jaringan tubuh. Impuls nyeri dihantarkan ke Sistem Saraf Pusat (SSP) melalui dua sistem Serabut. Sistem pertama terdiri dari serabut Aδ bermielin halus bergaris tengah 2-5 µm, dengan kecepatan hantaran 6-30 m/detik. Sistem kedua terdiri dari serabut C tak bermielin dengan diameter 0.4-1.2 µm, dengan kecepatan hantaran 0,5-2 m/detik. Serabut Aδ berperan dalam menghantarkan "Nyeri cepat" dan menghasilkan persepsi nyeri yang jelas, tajam dan terlokalisasi, sedangkan serabut C menghantarkan "nyeri Lambat" dan menghasilkan persepsi samarsamar, rasa pegal dan perasaan tidak enak. Pusat nyeri terletak di talamus, kedua jenis serabut nyeri berakhir pada neuron traktus spinotalamus lateral dan impuls nyeri berjalan ke atas melalui traktus ini ke nukleus posteromidal ventral dan posterolateral dari talamus. Dari sini impuls diteruskan ke gyrus post sentral dari korteks otak. Klasifikasi Nyeri Nyeri dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria antara lain a. Klasifikasi nyeri berdasarkan waktu, dibagi menjadi nyeri akut dan nyeri kronis - Nyeri Akut adalah Nyeri yang terjadi secara tiba-tiba dan terjadinya singkat contoh nyeri trauma - Nyeri Kronis adalah nyeri yang terjadi atau dialami sudah lama contoh kanker b. Klasifikasi nyeri berdasarkan Tempat terjadinya nyeri

Perubahan vaskular Respon vaskular pada tempat terjadinya cedera merupakan suatu yang mendasar untuk reaksi inflamasi akut. 2. atau zatzatmikrobiologik (penyebab infeksi) Mekanisme terjadinya Inflamasi dapat dibagi menjadi 2 fase yaitu: 1. contoh nyeri karena trauma di hati atau paruparu. . 20/04/11 Pengertian inflamasi adalah respon kompleks dari tubuh terhadap suatu yang tidak menyenangkan. Klasifikasi Nyeri Berdasarkan Persepsi Nyeri . Kimiawi (histamin . Dinding pembuluh menjadi longgar susunannya sehingga memungkinkan sel darah putih keluar melalui dinding pembuluh. Akibatnya bagian tersebut menjadi merah dan panas. Perubahan aliran darah karena terjadi dilatasi arteri lokal sehingga terjadi pertambahan aliran darah (hypermia) yang disusul dengan perlambatan aliran darah. contoh Nyeri karena tertusuk .. mudah dilihat dan mudah ditangani. c. Penyebab inflamasi dapat disebabkan oleh mekanik (tusukan). bersifat tajam.Nyeri Reperred : nyeri yang dirasakan jauh dari lokasi nyeri. 1999). Mekanisme Inflamasi polobye. Sel darah putih bertindak sebagai sistem pertahanan untuk menghadapi serangan benda-benda asing.Nyeri Nosiseptis adalah Nyeri yang kerusakan jaringannya jelas .Nyeri Visceral adalah nyeri yang terkait kerusakan organ dalam. Perubahan ini meliputi perubahan aliran darah dan permeabilitas pembuluh darah. ada juga yang memberikan definisi inflamasi adalah respon protektif normal terhadap lukajaringan yang disebabkan oleh trauma fisik. Cairan inilah yang menjadi dasar terjadinya pembengkakan.Nyeri Somatik adalah Nyeri yang dirasakan hanya pada tempat terjadinya kerusakan atau gangguan. zat kimia yang merusak. Sel darah putih akan berkumpul di sepanjang dinding pembuluh darah dengan cara menempel. contohnya Nyeri yang diakitbatkan oleh kelainan pada susunan saraf. Pembengkakan menyebabkan terjadinya tegangan dan tekanan pada sel syaraf sehingga menimbulkan rasa sakit (Mansjoer.Nyeri neuropatik adalah nyeri yang kerusakan jaringan tidak jelas. Pembentukan cairan inflamasi Peningkatan permeabilitas pembuluh darah disertai dengan keluarnya sel darah putih dan protein plasma ke dalam jaringan disebut eksudasi. contoh nyeri angina. t e r m a l .

. yaitu: a. NSAIDs (Non Steroidal Anti Inflammatory Drugs) juga dikenal dengan AINS (Anti Inflamasi Non Steroid) NSAIDs bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase tetapi tidak enzim lipoksigenase. Obat AntiInflamasi pada umumnya bekerja pada Enzim yang membantu terjadinya inflamasi. Kalor (panas) dikarenakan lebih banyak darah yang disalurkan pada tempat peradangan dari pada yang disalurkan ke daerah normal. contohnya gologan Prednisolon b. 2. Naproxen). Turunan Asam Asetat (Indomethacin). Contoh Obat AntiInflasmasi golongan NSAIDs adalah Turunan Asam Propionat (Ibuprofen. Tumor (pembengkakan) pengeluaran ciran-cairan ke jaringan interstisial. Termal (suhu). Rubor (kemerahan) terjadi karena banyak darah mengalir ke dalam mikrosomal lokal pada tempat peradangan. 5. Namun Pada umumnya Obat AntiInflamasi bekerja pada Enzim Siklooksigenase (COX) baik COX1 maupun COX2. Glukokortikoid (Golongan Steroidal) yaitu anti inflamasi steroid. 3. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Functio laesa (perubahan fungsi) adalah terganggunya fungsi organ tubuh Obat anti inflamasi dapat dikelompokkan menjadi 2 kelompok utama. asam lambung berlebih bisa menyebabkan iritasi). Turunan Asam Enolat (Piroxicam). Dolor (Nyeri) dikarenakan pembengkakan jaringan mengakibatkan peningkatan tekanan lokal dan juga karena ada pengeluaran zat histamin dan zat kimia bioaktif lainnya.menyebabkan alerti. Anti Inflamsi steroid memiliki efek pada konsentrasi. distribusi dan fungsi leukosit perifer serta penghambatan aktivitas fosfolipase. 4. Tanda-tanda inflamasi (peradangan) adalah 1. dan Mikroba (infeksi Penyakit.

fenasetin Analgesik – AntiInflamasi contoh ibuprofen. 3. Analgesik – Antipiretik Contoh parasetamol. Bila pernah lalu apa penyebabnya? Penyebabnya adalah karena tubuh memiliki analgesik atau pereda nyeri sendiri. Obat ini digunakan untuk membantu meredakan sakit. salah satu komponen obat yang kita minum biasanya mengandung analgesik atau pereda nyeri. Penggolongan ini membedakan analgesik menjadi: 1. Biasanya analgesik di golongkan menjadi beberapa kelompok. morphine . asam mefenamat Analgesik – Antiinflamasi kuat contoh Aspirin. Natrium Salisilat Tubuh kita sendiri sebenarnya memiliki analgesik alami Tubuh. Analgesik Sentral Yaitu analgesik yang menduduki reseptor miu contohnya tramadol. antara lain: 1. pernahkan anda mengalami luka namun tak langsung terasa sakit. Dalam kasus ini analgesik tersebut adalah Endorfin. sadar tidak sadar kita sering mengunakannya misalnya ketika kita sakit kepala atau sakit gigi. lalu apa definisi analgesik itu. Selain antibiotik kita juga sering mendengar atau menggunakan analgesik / analgetik. analgesik juga di golongkan berdasar tempat kerjanya. 2. 03/03/11 Definisi Analgesik atau analgetik.Gambar Mekanisme Terjadinya Inflamasi Definisi Dan Penggolongan Analgesik polobye. definisi dan penggolongan analgesik. Selain digolongkan berdasarkan efeknya. Analgesik adalah obat yang Digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakit.

Aminoglikosid merupakan produk streptomises atau fungus lainnya. Efek antimikroba Kloramfenikol bekerja dengan jalan menghambat sintesis protein kuman. bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri. Kanamisin. Yang dihambat adalah reaksi transpeptidase tahap ketiga dalam rangkaian reaksi pembentukan dinding sel.bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri. Analgesik Perifer Yaitu analgesik yang bekerja pada saraf perifer contohnya paraset Antibiotika dapat digolongkan sebagai berikut : 1. Tobramisin. 4. Antibiotika golongan aminoglikosid. Antibiotika golongan sefalosforin. bekerja dengan menghambat sintesis peptidoglikan serta mengaktifkan enzim autolisis pada dinding sel bakteri. Micromomospora purpures untuk Gentamisin dan Asilasi kanamisin A untuk Amikasin. Aminoglikosid dari sejarahnya digunakan untuk bakteri gram negatif. misalnya pada terapi Tuberkulosis atau endokarditis bakterial subakut. Seperti Streptomyces griseus untuk Streptomisin. Streptomyces kanamyceticus untuk Kanamisin. Seperti antibiotik Betalaktam lain. Resistensi terhadap Streptomisin dapat cepat terjadi. akan tetapi karena harganya masih mahal banyak dipakai golongan Aminoglikosid. Antibiotika golongan makrolida. Kloramfenikol Kloramfenikol diisolasi pertama kali pada tahun 1947 dari Streptomyces venezuelae. Sefalosforin Sefalosporin termasuk golongan antibiotika Betalaktam. Netilmisin dan Amikasin terutama tertuju pada basil gram negatif yang aerobik (yang hidup dengan oksigen). Aminoglikosid Aminoglikosid merupakan senyawa yang terdiri dari 2 atau lebih gugus gula amino yang terikat lewat ikatan glikosidik pada inti heksosa. Efek toksis Kloramfenikol pada sel mamalia terutama terlihat pada sistem hemopoetik/darah dan diduga berhubungan dengan mekanisme kerja Kloramfenikol. Masalah resistensi merupakan kesulitan utama dalam penggunaan Streptomisin secara kronik. Aminoglikosid pertama yang ditemukan adalah Streptomisin. Antibiotika lain untuk bakteri gram negatif adalah golongan Sefalosporin generasi 3 yang lebih aman. Streptomyses fradiae untuk Neomisin. sedangkan resistensi terhadap Aminoglikosid lainnya terjadi lebih berangsur-angsur. Yang dihambat adalah enzim peptidil transferase yang berperan sebagai katalisator untuk membentuk ikatan-ikatan peptida pada proses sintesis protein kuman. Antibiotika golongan klorampenikol.Sefalosporin aktif terhadap kuman gram positif maupun garam negatif. 3. Aktivitas bakteri Aminoglikosid dari Gentamisin. Streptomyces tenebrarius untuk Tobramisin. mekanisme kerja antimikroba Sefalosporin ialah dengan menghambat sintesis dinding sel mikroba.2. Antibiotika golongan Makrolida mempunyai persamaan yaitu terdapatnya cincin Lakton yang . tetapi spektrum masing-masing derivat bervariasi. bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri. Karena ternyata Kloramfenikol mempunyai daya antimikroba yang kuat maka penggunaan Kloramfenikol meluas dengan cepat sampai pada tahun 1950 diketahui bahwa Kloramfenikol dapat menimbulkan anemia aplastik yang fatal. 2.

Penisilin akan menghasilkan efek bakterisid (membunuh kuman) pada mikroba yang sedang aktif membelah. chrysogenum yang menghasilkan Penisilin lebih banyak. dan bersifat bakteriostatik atau bakterisid tergantung dari jenis kuman dan kadar obat Makrolida. Sebagai contoh terlihat pada struktur dari golongan Makrolida . serta memperpanjang masa kerja obat. Levofloksasin. Pada tahun 1928 di London. Antibiotika golongan penisilin. Golongan Makrolida menghambat sintesis protein kuman dengan jalan berikatan secara reversibel dengan Ribosom subunit 50S. 7. kejang 6. Yang termasuk golongan ini antara lain adalah Spirofloksasin. Karena itu penggunaan obat Kuinolon lama ini terbatas sebagai antiseptik saluran kemih saja. · Nyeri tenggorokan atau lidah. Penisilin yang digunakan dalam pengobatan terbagi dalam Penisilin alam dan Penisilin semisintetik. Penisilin lain hilang aktivitasnya bila dipengaruhi enzim Betalaktamase (Penisilinase) yang memecah cincin Betalaktam. 1. Kuinolon Asam Nalidiksat adalah prototip antibiotika golongan Kuinolon lama yang dipasarkan sekitar tahun 1960. tetapi eliminasinya melalui urin berlangsung terlalu cepat sehingga sulit dicapai kadar pengobatan dalam darah. bekerja dengan menghambat sintesis peptidoglikan serta mengaktifkan enzim autolisis pada dinding sel bakteri. Pada awal tahun 1980.besarnya dalam rumus molekulnya. Penisilin semisintetik diperoleh dengan cara mengubah struktur kimia Penisilin alam atau dengan cara sintesis dari inti Penisilin. Pefloksasin. Aktivitas dan Mekanisme Kerja Penisilin Penisilin menghambat pembentukan Mukopeptida yang diperlukan untuk sintesis dinding sel mikroba. halusinasi. memperbaiki penyerapannya di saluran cerna. diperkenalkan golongan Kuinolon baru dengan atom Fluor pada cincin Kuinolon ( karena itu dinamakan juga Fluorokuinolon). Norfloksasin. bekerja dengan menghambat satu atau lebih enzim topoisomerase yang bersifat esensial untuk replikasi dan transkripsi DNA bakteri. Penisilin Penisilin merupakan kelompok antibiotika Beta Laktam yang telah lama dikenal. muntah. Antibiotika golongan beta laktam golongan lain. Antibiotika golongan kuinolon. Perubahan struktur ini secara dramatis meningkatkan daya bakterinya. Sekarang ini antibiotika Makrolida yang beredar di pasaran obat Indonesia adalah Eritomisin. memperlebar spektrum antibakteri. Eritromisin di bawah ini. Mikroba dalam keadaan metabolik tidak aktif (tidak membelah) praktis tidak dipengaruhi oleh Penisilin. Kemudian digunakan P. Oleh karenanya penting untuk menghabiskan antibiotika yang diresepkan dokter anda. · Mudah marah. kalaupun ada pengaruhnya hanya bakteriostatik (menghambat perkembangan). Alexander Fleming menemukan antibiotika pertama yaitu Penisilin yang satu dekade kemudian dikembangkan oleh Florey dari biakan Penicillium notatum untuk penggunaan sistemik. diare. Moksifloksasin. Efek Samping Penisilin · Reaksi hipersensitif. Roksitromisin. Walaupun obat ini mempunyai daya antibakteri yang baik terhadap kuman gram negatif. mulai ruam dan gatal sampai serum sickness dan reaksi alergi sistemik yang serius. Terhadap mikroba yang sensitif. Golongan Kuinolon ini digunakan untuk infeksi sistemik. Spiramisin. 2. Beberapa Penisilin akan berkurang aktivitas mikrobanya dalam suasana asam sehingga Penisilin kelompok ini harus diberikan secara parenteral. Klaritromisin dan Azithromisin 5. Ofloksasin. bekerja dengan menghambat sintesis peptidoglikan. . lidah terasa berbulu lembut.

10. Sulfometoksazol menghambat masuknya molekul PABA ke dalam molekul Asam folat dan Trimetropim menghambat terjadinya reaksi reduksi dari Asam dihidrofolat menjadi Tetrahidrofolat. Kemudian ditemukan Oksitetrasiklin dari Streptomyces rimosus. Aktivitas kombinasi antimikroba Kotrimoksazol berdasarkan atas kerjanya pada dua tahap yang berurutan dalam reaksi enzimatik untuk membentuk Asam tetrahidrofolat. tinidazol. Golongan Tetrasiklin menghambat sintesis protein bakteri pada ribosomnya. Lornefloksasin. Pemisahan ini akan selalu menyebabkan puntiran berlebihan pada double helix DNA sebelum titik pisah. Setelah antibiotika Tetrasiklin masuk ke dalam ribosom bakteri. metronidazol.Sparfloksasin. colistin. Hambatan mekanik ini dapat diatasi kuman dengan bantuan enzim DNA girase. kedua ialah sistem transportasi aktif. bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri. 8. Penemuanan kombinasi antimikroba ini merupakan kemajuan penting dalam usaha meningkatkan efektivitas klinik antimikroba. fosfomycin. Tetrasiklin merupakan antibiotika yang memberi harapan dan sudah terbukti menjadi salah satu penemuan antibiotika penting. Antibiotika golongan tetrasiklin. Peranan antibiotika golongan Kuinolon menghambat kerja enzim DNA girase pada kuman dan bersifat bakterisidal. sehingga kuman mati. vancomycin dan linezolid. teicoplanin. Seperti infeksi pada saluran nafas. namun terdapat perbedaan kuantitatif dari aktivitas masing-masing derivat terhadap kuman tertentu. Klindamisin Klindamisin digunakan untuk infeksi bakteri anaerob.Trimetropi m menghambat enzim Dihidrofolat reduktase mikroba secara sangat selektif. sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak. Hanya mikroba yang cepat membelah yang dipengaruhi antibiotika Tetrasiklin. Mekanisme Kerja Kuinolon Pada saat perkembang biakkan kuman ada yang namanya replikasi dan transkripsi dimana terjadi pemisahan double helix dari DNA kuman menjadi 2 utas DNA. Tetrasiklin sendiri dibuat secara semisintetik dari Klortetrasiklin. karena enzim tersebut juga terdapat pada sel manusia. tetapi juga dapat diperoleh dari spesies Streptomyces lain. Tetrasiklin Tetrasiklin pertama kali ditemukan oleh Lloyd Conover. septikemia. Kombinasi ini lebih dikenal dengan nama kotrimoksazol. Sediaan topikalnya dalam bentuk Klindamisin posfat digunkan untuk jerawat yang parah. maka antibiotika Tetrasiklin berikatan dengan ribosom 30s dan menghalangi masuknya komplek tRNA-asam amino pada lokasi asam amino. Paling sedikit terjadi 2 proses dalam masuknya antibiotika Tetrasiklin ke dalam ribosom bakteri gram negatif. Flerofloksasin dan Gatifloksasin. Berita tentang Tetrasiklin yang dipatenkan pertama kali tahun 1955. Pada umumnya efek antimikroba golongan Tetrasiklin sama (sebab mekanisme kerjanya sama). Antibiotika golongan tetrasiklin yang pertama ditemukan adalah Klortetrasiklin yang dihasilkan oleh Streptomyces aureofaciens. pertama yang disebut difusi pasif melalui kanal hidrofilik. Kombinasi antibakteri Kombinasi Antimikroba Karena kerja dari dua antimikroba Trimetropim dan Sulfametoksazol dalam menghambat reaksi enzimatik obligat berurutan sehingga kombinasi antimikroba ini memberikan efek sinergi. dan peritonitis. Hal ini penting. Klindamisin juga dapat digunakan untuk infeks pada tulang yang disebabkan staphylococcus aureus. Mekanisme Kerja Tetrasiklin Golongan Tetrasiklin termasuk antibiotika yang bersifat bakteriostatik dan bekerja dengan jalan menghambat sintesis protein kuman. Berikut informasi detail dari antibiotika golongan lain : 1. . 9. Untuk pasien yang sensitif terhadap penisilin Klindamisin juga dapat digunkan untuk infeksi bakteri aerobik. Antibiotika golongan lain Antiobiotika golongan lain yang ada di Indonesia adalah : Klindamisin.

Vancomycin juga digunakan untuk penderita dengan gangguan hati (mis demam rematik) atau prosthetic (artificial) hati yang alergi dengan penisilin. 3. Dengan cara tersebut dinding bakteri menjadi lemah sehingga bakteri mati. 7. termasuk merusak pendengaran dan ginjal. Dinding sel sangat vital untuk mempertahankan pada lingkungan normal di dalam tubuh di mana bakteri hidup. Mekanisme kerjanya dengan cara masuk ke dalam sel mikroba dan berikatan dengan DNA. Linezolid Linezolid digunakan untuk mengobati infeksi termasuk pneumonia. Colistin Colistin digunakan dalam bentuk sulfat atau kompleks sulfomethyl.Teicoplanin bekerja dengan mengunci formasi dari peptidoglikan.Dengan kondisi khusus.infeksi saluran kemih dan infeksi pada kulit dan darah. Vancomycin Vancomycin bekerja dengan membunuh atau menghentikan perkembangan bakteri.Dengan cara ini mikroba tidak dapat berkembang biak. tulang. Tinidazol Tinidazol merupakan kelompok antibiotika azol. bubuk dan tetes mata. Kadangkala digabung dengan antibiotika lain. . trikomonasis. 6. Efek samping ini akan sering terjadi pada pasien yang berumur lanjut. Walaupun demikian. Tablet Colistin sulfat digunakan untuk mengobati infeksi usus atau untuk menekan flora di kolon. lambiasis dan amubiasis hati. Bakteri memiliki dinding sel luar yang dipertahankan oleh molekul peptidoglikan. Teicoplanin Teicoplanin merupakan kelompok antibiotika dari glikopeptida.Cara kerja dengan menghentikan perkembang biakan bakteri. Vancomycin digunakan untuk mengobati infeksi pada beberapa bagian tubuh. Bakteri ini biasanya menginfeksi lambung. 5. antibiotika ini juga dapat digunakan untuk mencegah endocarditis pada pasien yang telah melakukan operasi gigi atau operasi saluran nafas atas (hidung atau tenggorokan). colistimetate. Linezolid termasuk golongan antibiotika oxazolidinon. otak dan paru-paru. Tinidazol adalah antibiotika khusus yang digunakan untuk menghentikan penyebaran bakteri anaerob. Colistimethat digunakan untuk sedian parenteral dan dalam bentuk aerosol untuk pengobatan infeksi paru-paru. Colistin sulfat juga digunakan dalam bentuk krim kulit.Klindamisin efektif untuk infeksi yang disebabkan mikroba sebagai berikut : · Bakteri aerobik gram positif seperti golongan Staphylococus dan Streptococus (pneumococcus) · Bakteri anaerobik gram negatif termasuk golongan Batericoides dan Fusobacterium 2. Secara sistemik metronidazol digunakan untuk infeksi anaerobik. 4. Teicoplanin tidak dapat diserap di lambung sehingga hanya diberikan dengan cara infus atau injeksi. obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping yang serius. Metronidazol Metronidazol efektif untuk bakteri anaerob dan protozoa yang sensitif karena beberapa organisme memiliki kemampuan untuk mengurangi bentuk aktif metronidazol di dalam selnya. Vancomycin diberikan dalam bentuk injeksi untuk infeksi serius kalau obat lain tidak berguna. Teicoplanin digunakan untuk infeksi serius pada hati dan darah. amubiasis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->