1. PENGANTAR SEJARAH PERADABAN A.

ARTI SEJARAH, PERADABAN DAN ISLAM Sejarah adalah riwayat tentang kejadian-kejadian masa lampau yang benar-benar terjadi (fakta), yang diceritakan atau tertulis dan dapat dibuktikan kebenarannya. Sejarah juga berarti asal-usul, tempat sebuah kejadian itu bermula. Atau juga berarti peristiwa masa lampau yang dialami oleh manusia. Sementara, peradaban adalah cipta, rasa, dan karsa manusia yang berasal dari akal budi baik lahir atapun bathin. Peradaban berasal dari kebudayaan dan merupakan hasil pengolahan akal budi manusia. Dimana hasil pikir dan pengolahannya dimaksudkan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia. Pengertian sejarah oeradababn islam adalah kejadian-kejadian masa lampau yang merupakan produk budaya yang di hasilkan oleh orang-orang islam di bawah naugan pemerintah islam. Atau sikap khusus yang berangkat dari dasar dan nilai-nilai ajaran islam. Sejarah peradaban islam tidak hanya berupa peninggalan-peninggalan masa lampau. Melainkan juga pemikiran-pemikiran masa lalu yang masih ada dan bisa kita pelajari saat ini. Peradaban islam bernula ketika agama islam diturunkan kedunia melalui nabi Muhammad, sejak itulah peradaban islam lahir dan menancapkan diri dalam sejarah dunia. Nabi muhammad membawa ajaran islam dengan nilai-nilai yang telah disampaikan kepada manusia membawa sepanjang masa kenabiannya. Baik berupa kitab suci (al-qur’an) atupun melalui tingkah laku dan pentunjuk-petunjuk beliau. Islam adalah agama yang damai, agama penuh cinta kasih yang diturunkan kepada manusia sebagai petunjuk bagaimana seharusnya menjalani kehidupan ini. Setelah nabi muhammad wafat, estafet peradaban islam dipegang oleh khulafaur rasyidin yaitu empat sahabat Nabi muhammad yang tidak diragukan lagi loyalitasnya kepada agama islam. Masa khulafaur rasyidin dimulai oleh Abu Bakar yang berkuasa tahun 632-634 M, lalu diteruskan Umar ibn Khathab, Ustman ibn Affan, dan Ali ibnu Abi Thalib.

Setelah periode itu, peradaban islam terus berlanjut dan kekuasaan islam mengalami banyak pergantian pucuk kepempimpinan. Peradaban islam terus berjalan hingga akhirnya islam sampai kepada masa kita saat ini. Sejarah Peradaban Islam adalah perjalanan yang sangat berliku dan tidak lepas dari kondisi sosial politik yang terjadi pada tiap-tiap periode. Islam mengelami pasang surut dalam perjalanannya. Islam pernah mengalami masa kejayaan dan masa kekemasan, tetapi Islam juga pernah mengalami kemerosotan yang tajam di masa yang silam. Dan sejarah peradaban Islam ada untuk mengingatkan kita dan juga sebagai pembelajaran bagi kita bahwa Islam pernah berkuasa di dunia, dan agar menjadi pelecut semangan bagi kita untuk menggapai masa kejayaan tersebut dengan usaha kita. B. DISKURSUS KEBUDAYAAN DAN PERADABAN A. Pengertian Peradaban Kata Peradaban seringkali diberi arti yang sama dengan kebudayaan. Tetapi dalam B. Inggris terdapat perbedaan pengertian antara kedua istilah tersebut. Istilah Civilization untuk peradaban dan Culture untuk kebudayaan. Demikian pula dalam B. Arab dibedakan antara kata Tsaqafah (kebudayaan), kata Hadharah (kemajuan), dan Tamaddun (peradaban) Menurut A.A. Fyzee, peradaban (civilization) dapat diartikan dalam

hubungannya dengan kewarganegaraan karena berasal dari kata civies (Latin) atau civil (Inggris) yang berarti seorang warganegara yang berkemajuan. Dalam hal ini peradaban diartikan dalam dua cara: (1) proses menjadi berkeadaban, dan (2) suatu masyarakat manusia yang sudah berkembang atau maju. Suatu peradaban ditunjukkan dalam gejala-gejala lahir, mis. Memiliki kota-kota besar, masyarakat telah memiliki keahlian di dalam industri (pertanian, pertambangan, pembangunan, pengangkutan dsb), memiliki tertib politik dan kekuasaan, dan terdidik dalam kesenian yang indah-indah.

Adapun kebudayaan diartikan bersifat sosiologis di satu sisi dan antropologis di sisi lain. Istilah kebudayan (culture) pada dasarnya diartikan sebagai cara mengerjakan tanah, memelihara tumbuh2an, diartikan pula melatih jiwa dan raga manusia. Dalam latihan ini memerlukan proses dan mengembangkan cipta, karsa, dan rasa manusia. Maka culture adalah civilization dalam arti perkembangan jiwa. Peradaban Islam memiliki tiga pengertian yang berbeda. Pertama, kemajuan dan tingkat kecerdasan akal yang dihasilkan dalam suatu periode kekuasaan Islam mulai dari periode Nabi Muhammad Saw. sampai perkembangan kekuasaan sekarang; kedua, hasil-hasil yang dicapai oleh umat Islam dalam lapangan kesusasteraan, ilmu pengetahuan dan kesenian; ketiga, kemajuan politik atau kekuasaan Islam yang berperan melindungi pandangan hidup Islam terutama dalam hubungannya dengan ibadah-ibadah, penggunaan bahasa, dan kebiasaan hidup kemasyarakatan. B. Meraih Kejayaan Islam dengan Iptek Berdasarkan penjelasan Ibnu Khaldun tentang kebangkitan suatu peradaban, jika umat Islam ingin membangun kembali peradabannya, mereka harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi¹. Tanpa ini, kebangkitan Islam hanya akan menjadi utopia belaka. Menurut Ibnu Khaldun, wujud suatu peradaban merupakan produk dari akumulasi tiga elemen penting yaitu, kemampuan manusia untuk berfikir yang menghasilkan sains dan teknologi, kemampuan berorganisasi dalam bentuk kekuatan politik dan militer, dan kesanggupan berjuang untuk hidup. Jadi kemampuan berfikir merupakan elemen asas suatu peradaban. Suatu bangsa akan beradab (berbudaya) hanya jika bangsa itu telah mencapai tingkat kemapuan intelektual tertentu. Sebab kesempurnaan manusia ditentukan oleh ketinggian pemikirannya. Suatu peradaban hanya akan wujud jika manusia di dalamnya memiliki pemikiran yang tinggi sehingga mampu meningkatkan taraf kehidupannya. Suatu pemikiran tidak dapat tumbuh begitu saja tanpa sarana dan prasarana ataupun suprastruktur dan infra-struktur yang tersedia. Dalam hal ini pendidikan merupakan sarana penting bagi tumbuhnya pemikiran, namun yang lebih mendasar lagi dari pemikiran adalah struktur ilmu pengetahuan yang berasal dari pandangan hidup.

sedangkan yang mengarahkan seseorang untuk memberi respon seseorang terhadap situasi yang sedang dihadapinya adalah faktor ilmu pengetahuan. Menurut satu versi. ulama menentukan berbagai cara dalam memahami maksud-maksud Allah. Dalam memahami Al-Quran. peradaban adalah kebudayaan yang sudah berkembang dan maju. yang membacanya bernilai ibadah. tidak berubah menurut . sejatinya faktor materi dan ekonomi menentukan setting kehidupan manusia. pembangunan kembali peradaban Islam harus dimulai dari pembangunan ilmu pengetahuan Islam. ia dapat disebut sebagai “kebudayaan” karena produk pemikiran ulama (manusia).A. Orang mungkin memprioritaskan pembangunan ekonomi dari pada ilmu. Namun. Dalam proses sejarah. ia pun dapat disebut sebagai peradaban karena prosedur tersebut termasuk maju (terutama dari segi semangat memahami dan menjalankan kitab suci) dan dilakukan oleh ulama pada jamannya. Disamping itu. HUBUNGAN AL-QURAN DAN HADITS DENGAN PERADABAN Dalam keyakinan ummat islam bahwa Al-Quran adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad S. sebab ekonomi akan berperan meningkatkan taraf kehidupan. dan hal itu tidak sepenuhnya salah.W.1 C. dan sifat yang disandarkan kepada Nabi Muhammad S. Dari sini.W. sebagian umat islam tidak sreg (keberatan) apabila ilmu quran (ulum quran) disebut sebagai kebudayaan atau peradaban. Prosedur penafsiran Al-Quran merupakan produk pemikiran ulama dalam rangka memahami kandungan makna Al-Quran. ulama kemudian dikelompokkan kedalam berbagai aliran sesuai dengan kecenderungan. perbuatan (Fi’li). kita melihat peran vital pendidikan sebagai jalan kebangkitan peradaban Islam. Effat Sharqawi menjelaskan bahwa kebudayaan adalah bentuk ungkapan tentang semangat mendalam suatu masyarakat. agama dan budaya adalah dua bidang yang dapat dibedakan tapi tidak dapat dipisahkan.Maka dari itu. Qawl). ketetapan ( taqri).A. Disamping Al-Quran. Akan tetapi. Oleh keran itu. Oleh karena itu. Menurut Nuchcolis Madjid. Disisi lain. Hadits adalah sabda (perkataan. sebagian ulama cenderung pada pendekatan kualitas keutamaan struktural. Agama bernilai mutlak. ulama dalam berbagai generasi berusaha menangkapkan maksud Allah yang terdapat dalam kitab-Nya. Karena banyaknya cara yang digunakan oleh ulama dalam emahami Al-Quran.

Kelompok kedua ini bersifat relatif. Budaya dapat berupa ekspresi hidup keagamaan. memerlukan pennjelasan tentang arti dan cara pelaksanaannya. nisbi. mutlak benar. Ajaran dasar yang demikian terdapat dalam kitabkitab suci. Oleh karena itu. agama berdasarkan budaya. Sejarah lisan dengan demikian memiliki dua fungsi. urbanisasi dan sebagainya. namun tidak pernah terjadi sebaliknya.Sejarah Sosial Merupakan penulisan sejarah yang berkaitan dengan tema .perubahan waktu dan tempat. Ajaran – ajaran yang terdapat dalam kitab.kitab suci itu. dapat berubah dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat. kekal. Tetapi budaya. agam adalh primer. pada hakikatnya tidaklah absolut tidak mutlak benar. kekerasan. Pertama. Penjelasan-penjelasan mereka terhadap ajaran dasar agam adalah kelompok kedua dari ajaran agama. dan budaya adalah sekunder. pelacuran. karena merupakan wahyu. Kelompok kedua. Sementara kebanyakan budaya berdasarkan agama. dan dapat diubah sesuai dengan perkembangan zaman.jenis penulisan sejarah 1. perbanditan. karena merupakan penjelasan dan dengan demikkian hasil pemikiran pemuka atau ahli agama. Kelompok pertama. migrasi. Jenis . ajaran dasar yang diwahyukan Tuhan melalui para RasulNya kepada masyarakat manusia. pertama ia sebagai . perlawanan terhadap kolonial. Penjelasan-penjelasan ini diberikan oleh [emuka-pemuka atau ahli-ahli agama. agama pada hakikatnya mengandung dua kelompak ajaran.tema sosial seperti kemis kinan. bersifat absolut. pertumbuhan penduduk.Sejarah Lisan Merupakan upaya mengetahui kejadian masa lalu yang dilakukan dengan teknik wawan cara pada tokoh atau pelaku sejarah yang berkaitan dengan kejadian atau metode ( cara penulisan sejarah) dan kedua sebagai sumber sejarah. kriminalitas. tema tertentu. tidak berubah dan tidak bisa diubah. dan tidak kekal. 2. berubah.2 Dalam pandangan Harun Nasution. METODOLOGI PENULISAN SEJARAH I. sekalipun berdasarkan agama.3 D.dari Tuhan.

Sejarah Kota Sebagaimana sejarah sosial. dan ekonomi petanian. Diantara bidang kajian yang termasuk dalam sejarah kota antara lain.Sejarah Ekonomi Sejarah ekonomi merupakan salah satu unit penulisan sejarah yang mempelajari berbagai faktor yang menentukan jalannya perkembangan perekonomian (produksi. transformasi atau perubahan sosial ekonomi masyarakat kota (termasuk di dalamnya adalah industrialisasi dan urbanisasi). sistem sosial dalam masyarakat kota. gerakan-gerakan wanita.Sejarah Lokal Beberapa tema yang merupakan objek penulisan sejarah lokal adalah dinamika masyarakat pedesaan. 5.Sejarah Kebudayaan Merupakan kajian historis yang membahas tentang pola-pola kehidupan (morfologi budaya) dan kesenian. 6. problem-problem sosial seperti masalah kepadatan dan heterogenitas.3. Sejarawan banyak yang memasukkan sejarah kota juga dalam sejarah sosial atau sejarah lokal. biografi tokoh wanita. masyarakat petani. permasalahan yang menjadi bidang kajian sejarah kota juga sangat luas. . 4. interaksi antar suku bangsa dalam masyarakat majemuk. perkembangan ekologi (lingkungan) kota. revolusi nasional di tingkat lokal. sejarah keluarga dimana peran wanita disini sangat dominan. tentang budaya wanita.Sejarah Pedesaan Sejarah pedesaan adalah sejarah yang secara khusus meneliti tentang desa atau pedesaan. dan biografi tokoh-tokoh lokal. 7. dan mobilitas sosial masyarakat perkotaan. sejarah wanita dapat dimasukkan dalam sejarah sosial.Sejarah Wanita Bidang kajian dari sejarah wanita ini antara lain meliputi: tentang peranan wanita dalam berbagai sektor sosial-ekonomi. distribusi dan konsumsi) suatu masyarakat. 8. dan tema tentang kelompok-kelompok wanita. Sebagai spesialisasi dalam kajian sejarah.

petualangan. 11. pembunuhan. aborsi. 10. pelacuran. Misalnya biografi Ki Hajar Dewantoro. budaya populer (budaya pop). sejarah awal lahirnya agama-agama dunia.Sejarah Politik Sejarah politik merupakan sejarah yang mengkaji tentang masalah-masalah pemerintahan. serta pengaruh pemikiran tersebut pada masyarakat bawah.Sejarah Pemikiran Sejarah pemikiran dapat didefinisikan sebagai the study of the role of ideas in historical events and process. peninggalan (bangunan. kenegaraan (termasuk partai-partai politik) dan power (kekuasaan). kaum anarkis. pertenungan. fenomena bunuh diri. Perbedaannya dengan penulisan sejarah lain (sejarah kualitatif) dengan demikian terletak pada penggunaan data sejarah. kontrarevolusioner. pemberontakan ulama dan lain sebaginya. penindasan perempuan. konflik desa-kota. maka sejarah kuantitatif datanya berupa angka-angka (misalnya: angka kejahatan. . 12. yang berpengaruh pada kejadian bersejarah. dan perkataan (sejarah lisan). jumlah murid). 13. Secara lebih kongkrit sejarah pemikiran mencakup studi tentang pemikiran-pemikiran besar. gerakan-gerakan keagamaan. aliran-aliran keagamaan pada agama-agama tertentu. statistik (misalnya: harga sembako. perpajakan) dan sensus (misalnya: penduduk.Biografi Merupakan sejarah tentang perjalanan hidup seseorang. ketidakwarasan (gila). Soeharto dan lain sebagainya.Sejarah Agama Kajian dalam sejarah agama antara lain meliputi. orang-orang militan. homoseksualitas. Kalau sejarah kualitatif datanya berupa deskripsi (berita). ternak). 14. kriminalitas. perbanditan.9.Sejarah Mentalitas Tema-tema yang menjadi objek studi sejarah mentalitas antara lain meliputi mentalitas revolusioner.Sejarah Kuantitatif Sejarah kuantitatif adalah penggunaan metode kuantitatif (teknik matematika) dalam penulisan sejarah. dan kematian. perbuatan. foto). pikiran.

Begitu juga dengan aturanaturan yang diberikan oleh Islam. dan persiapan menuju agama monothisme. Sebelum datangnya Islam . tetapi menjadi jalur perdagangan dunia yang penting. Peradaban Arab Sebelum Islam Komunitas penduduk arab mekkah ketika itu menganut agam bermacam-macam antara lain yang terkenal adalah penyembah berhala ( paganism). Mekkah bukan saja menjadi pusat perdagangan lokal. perdagangan. system klan yang mulai melinggar.2. mekkah adalah seperti wilayah Arabia lainnya kota dengan penduduk dengan masyarakat (pastoral) pengembala. PERADABAN ISLAM RASULULLAH PERIODE MAKKAH ( 610-622 M ) A. mereka sangat menaruh perhatian terhadap sastra. perdagangan menjadi sangat esensial dan di beri prestasi lebih oleh masyarakat. Yang menghubungkan antar utara (syam) dan selatan (yaman) antara timur ( Persia) dan Utara ( abensia dan mesir). Ada banyak kata-kata dalam Al-Quran dari imajinasi perdagangan ajritsawab dan lain sebagainya. Mekkah adalah kota yang memikat para pedagang dari banyak penjuru Arabia Maupun diluar Arabia. seperti berhala yang ada di makkah . Beberapa faktor membawa beberapa perubahan social. Namun demikian adapula yang masih menganut dengan agama masehi dan yahudi. dan parasastrawan di akui kredibilitas oleh bangsa arab ketika itu. Masyarakat makkah di akui sebagai pedagang eceran yang handal di bandingkan dengan masyarakat kala itu. bukan dalam hal lain seperti ekonomi. Dalam bidang sastra. Sedangkan agama yahudi banyak dianut oleh para imigran dari yasrib. najran. Tampaknya apresiasi orang arab ini tidak bias disingkikan oleh agama islam. perdagangan merupakan salah satu hal yang banyak di atur di dalam Al-Quran. Agama masehi ini banyak dianut oleh penduduk yang banyak berasal dari yaman. . dan syam. dalam hal perekonomian dan sastra bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. dan sastra. Sebab. Demikianlah keadaan bangsa Arab menjelang lahirnya Muhammad yang membawa ajaran Islam di tentang masyarakat yang biasa disebut dengan masyarakat zaman jahiliyyah. Disamping itu ada pula agama yang di anut oleh orang Persia. yaitu zaman kegelapan dan kebodohan dalam hal moral dan etika.

Di sini …beliau ingin melihat bagaimana pandangan masyarakat Quraisy terhadap dan …kepribadian beliau. DAKWAH MAKKAH NABI MUHAMMAD Allah menegaskan bahwa Muhammad S. Adapun metode yang di lakukan nabi pada tahapan ini adalah: a. di lakukan selama dua kali untuk …menjelaskan bahwa beliau di utus oleh Allah.orang yang masuk islam pada masa ini adalah orang-orang yang terdekat dengan rasulullah. masalah social juga mendapat perhatian pada dakwah di makkah. dan orang . Mereka masuk islam secara rahasia dan rasulullah membimbing mereka pun dengan rahasia pula. dan teman dekat rasulullah yaitu abu bakar as-siddiq.A. selanjutnya zaid bin haritsah. . b. 2. Undangan terbuka kepada seluruh masyarakat Quraisy di bukit shafa. .orang yang di anggap mampu memegang rahasia. ali bin abi thalib. Di antara pendahulu kaum muslimin yang masuk islam pada masa ini adalah bilal bin rabah. Orang yang pertama kali masuk islam adalah istrinya sendiri yaitu khadijah. abu ubaidah bin abil arqam. Rasulullah memulai aktifitasnya tentunya dibawah bimbingan Allah. Sebagai contoh Allah menegaskan kaum muslimin untuk memerdekakan hamba sahaya yang mana perbudakan dimasa itu sangat subur. qudamah dan lain-lain.Tahapan terang-terangan terhadap penduduk Makkah Dakwah terang-terangan terhadap penduduk Makkah di mulai sejak turunnya ayat 214 surat asy-syu’ara’ yang artinya: “dan berilah peringatan kepada kaum kerabatmu yang terdekat”.B. Beliau mengambil langkah-langkah bertahap dalam pencapaian dakwah : 1. Dan untuk mencetak manusia yang berakhlak seperti tertuang dalam tugas yang diemban beliau. Tahapan dakwah secara rahasia selama 3 tahun Orang . Menyatakan sikap tegas terhadap hakikat ajaran yang di bawa …mengecam keyakinan keliru yang tersebar di masyarakat.W di utus untuk menebar rahmat bagi sekalian alam. Selain akidah.. Mengundang bani hasyim kerumahnya.. c. utsman bin madz’un dan dua saudaranya. dan juga memerhatikan anak yatim dan orang fakir yang sangat miskin.

Seluruh kehidupan sosial arab terjerumus kedalam kenistaan dan pelanggaran-pelangggaran. berjudi dan berzina merupakan sesuatu yang umum pada bangsa arab saat itu. Mereka tidak mempunyai hak sosial dan hukum. Dengan kata lain. menja . PEMBENTUKAN SISTEM SOSIAL DI MEKKAH Nabi Muhammad tidak hanya menjadi pendiri suatu agama baru. Bai’at Aqobah II (tahun ke-13 kenabian). setiap melewati suatu kabilah beliau selalu …menyeru kepada islam meskipun tidak ada satu orang pun yang merespon. Semua laki-laki. mabuk-mabukan.kabilah. Di antara kabilah yang di datangi …adalah bani kilab. Pada waktu munculnya Nabi Muhammad SAW bangsa arab sedang melewati suatu masa kebodohan. wanita. bani hanifah akan tetapi mereka menolak dengan kasar. c. jumlah peserta bai’at 12 orang. d. b. Serta raja dan rakyatnya mempunyai hak yang sama di hadapan Allah dan di hadapan hukum. jumlahnya 70 orang laki-laki dan 2 … orang perempuan. Menyuruh sebagian kaum muslimin untuk melakukan hijrah ke habasyah …dengan tujuan untuk menyelamatkan sebagian iman kaum muslimin dari …fitrah. tetapi juga seorang (reformer) bagi suatu tatanan social yang besar... dan hamba sahaya.d. majikan. Penyembahan berhala-berhala. semuanya mempunyai hak-hak yang sama. dia menciptakan kerukunan kembali di antara agamaagama dunia yang berselisih dengan menetapkan kebijakan toleransi beragama. Menawarkan islam pada kabilah . dan kaum wanita adalah kaum yang paling rendah derajatnya di dalam masyarakat arab. 3. Di antara hasil dakwah gerilya rasulullah tersebut adalah masuk islamnya …enam orang prnduduk yasrib. e. Pembunuhan bayi perepuan merupakan mode yang digemari bangsa arab. Melakukan pembinaan dan pengaderan intensif di rumah arqam bin abil …arqam. Bai’at aqobah I (tahun ke-12 kenabian). f. Di samping usaha menegakkan persamaan dan hak keharmonisa sosial. Tahapan dakwah di luar Makkah Dalam tahapan ini rasulullah melakukan beberapa langkah dalam lankan anktifitas dakwahnya antara lain: a. Setelah pulang ke madinah mereka mendakwah …kan islam kepada kaum mereka. Melakukan perjalanan ke thaif. e. Hijrah ke madinah C.

Mere¬ka mendapat instruksi: “Keluarkan Muhammad dan rumahnya dan langsung pengal tengkuknya dengan pedangmu!” Ketiga Pada malam pengepungan itu Nabi saw. Nabi keluar dari rumahnya tanpa diketahui oleh satu orang pun dari para algojo yang mengepung rumahnya sejak senja hari. kedua. 3. Para sahabat segera berangkat menuju Madinah secara diam-diam. kini kaum wanita dan laki-laki memperoleh tempat yang sama dalam melaksanakan hak-hak hukum. Namun Umar bin Khattab justru mengumumkan terlebih dahulu rencananya untuk berangkat ke pengungsian kepada orang-orang kafir Makkah. agar tidur (berbaring) di tempat tidur Nabi dan. ARTI HIJRAH NABI KE MADINAH Beberapa Peristiwa Penting Pertama Tersebarnya berita tentang masuk Islamnya sekelompok penduduk Yatsrib (Madinah).a. membuat orang-orang kafir Quraisy semakin meningkatkan tekanan terhadap orang – orang Mukmin di Makkah. menyerahkan kembali semua harta titipan penduduk Makkah yang ada di tangan Rasulullah saw. Mereka merumuskan cara yang diambil untuk membunuh Rasululah saw. Lalu Nabi saw. PERADABAN ISLAM RASULULLAH PERIODE MAKKAH ( 622-636 M ) A. Seperti kaum wanita yang dulunya dianggap berbeda. pergi menuju rumah Abu Bakar yang sudah . Pertimbangannya ialah. besuk pagi saya akan hijrah. Ali r.Nabi Muhammad SAW menghasilkan perubahan yang menyeluruh. Keputusan bersama ini segera dilaksanakan dan para algojo telah berkumpul di sekeliling rumah Nabi saw. bermusyawarahlah kaum kafir Quraisy di Darun Nadwah. Kedua Setelah mengetahui kaum Muslimin yang hijrah ke Madinah itu disambut baik dan mendapat penghormatan yang memuaskan dari penduduk Yatsib. Kelak satusatunya pilihan yang mungkin ambil oleh Bani Manaf ialah rela menerima diat (denda pembunuhan) atas terbunuhnya Nabi. yang diketahui belum berangkat bersama rombongan para sahabat. memerintahkan kaum Mukminin agar hijrah ke kota Madinah. kepada para pemiliknya. “Siapa di antara kalian yang bersedia berpisah dengan ibunya. bersama-sama. keluarga besar Nabi (Bani Manaf) tidak akan berani berperang melawan semua suku yang telah mengu¬tus algojonya masing-masing. Nabi saw. agar tidak dihadang oleh musuh.” Tidak seorang pun berani menghadang Umar. Rapat memutuskan untuk mengumpulkan seorang algojo dari setiap kabilah guna membunuh Nabi saw. silakan hadang aku besok di lembah anu. beliau meme¬rintahkan dua hal: pertama. tidak tidur. Ia berseru.. Kepada keponakannya.

Kesatuan umat Islam. Mereka tidak dapat melihat apa yang ada dalam gua. Tetapi mereka gagal menemukan Nabi saw. Saripatinya adalah sebagai berikut: 1. Hanya Ali dan keluarga Abu Bakar saja yang tahu keberangkatan Nabi saw. dari kepungan yang ketat itu membuat kalangan Quraisy hiruk pikuk mencari. Waktu itulah Abu Bakar merasa sangat khawatir akan keselamatan Nabi. 4. dan … permusuhan. ditemani Abu Bakar berangkat bersama penunjuk jalan menelusuri jalan Madinah-Yaman hingga sampai di Gua Tsur. tanpa mengenal perbedaan. . Persamaan hak dan kewajiban. “Hai Abu Bakar. Aisyah dan Asma. Setibanya tim pelacak itu di sana. merumuskan piagam yang berlaku bagi seluruh kaum Muslimin dan orang-orang Yahudi. Setiap malam mereka ditemani oleh Abdullah bin Abu Bakar yang ber¬tindak sebagai pengamat situasi dan pemberi informasi. Abu Bakar menyewa Abdullah bin Uraiqith Ad-Daily untuk menunjukkan jalan yang tidak biasa menuju Madinah. Nabi dan Abu Bakar berhenti di situ dan penunjuk jalan disuruh kembali secepatniya guna menyampaikan pesan rahasia Abu Bakar kepada putranya. Kemudian Nabi saw. Nabi berkata kepadanya. Keempat Rasulullah dan Abu Bakar berangkat pada hari Kamis tanggal 1 Rabi’ul Awwal tahun kelima puluh tiga dari kelahiran Nabi saw. alangkah bingungnya mereka ketika melihat mulut gua itu tertutup jaring laba-laba dan sarang bunung. Gotong royong dalam segala hal yang tidak termasuk kezaliman. kita ini berdua dan Allah-lah yang ketiganya. dan Abu Bakar malam itu menuju Yatsib. dosa. dan Abu Bakar bersembunyi di gua itu. 2. Jalan Makkah-Madinah dilacak. Sebelumnya dua anak Abu Bakar. tetapi orang yang di dalamnya dapat melihat jelas rombongan yang berada di luar.menyiapkan dua tunggangan (kendaraan) lalu segera berangkat. Isinya mencakup tentang perikemanusiaan. keadilan sosial. Abdullah.” Selanjutnya Nabi saw. Piagam inilah yang oleh Ibnu Hisyam disebut sebagai undang-undang dasar negara dan pemerintahan Islam yang pertama. Mereka menduga Nabi pasti bersembunyi di Gua Tsur. gotong royong untuk kebaikan masyarakat. Tiga malam lamanya Nabi saw. Itu pertanda tidak ada orang yang masuk ke dalam gua itu. telah menyiapkan bekal secukupnya untuk perjalanan itu. Kemudian mereka menelusuri jalan Yaman-Madinah. 3. dan lain-lain. toleransi beragama. Kompak dalam menentukan hubungan dengan orang-orang yang memusuhi umat. Kelima Lolosnya Nabi saw.

ketidaktahuan. sementara mereka sendiri memusuhi dan berambisi untuk membunuh Nabi. tentulah mereka mampu melakukan itu. Kedua Ketika ajakan ke arah kebenaran dan perbaikan sudah dapat dibendung. tamatlah riwayat dakwah yang dilakukannya. Hanya kebodohan. ia lebih mementingkan keselamatan Nabi Muhammad saw. dan memang onang-orang jahat selalu merasa takut kehilangan hidup (nyawa). dan berusaha membunuh Nabi. Mereka memperkirakan dengan terbunuhnya sang pemimpin. menghalangi dakwah Nabi. Sebaliknya ia berterus terang tanpa gentar sedikitpun terhadap musuh. Membangun suatu masyarakat dalam suatu sistern yang sebaik-baiknya. tentulah orangorang jahat berpikir untuk membunuh pemimpin dakwah itu. adalah menunjukkan kepercayaan mereka akan kelurusan dan kesucian pribadi Nabi. selamatnya pemimpin berarti selamatnya dakwah. Seandainya orang-orang kafir Quraisy sepakat untuk membunuh Umar. BEBERAPA PELAJARAN Pertama Seorang yang Mukmin yang percaya akan kemampuannya tentu tidak akan sembunyi-sembunyi beramal. Apa yang telah dilakukan oleh Ali yang tidur di tempat Nabi merupakan pengorbanan jiwa raga guna menyelamatkan diri Nabi. Keempat Dititipkannya harta benda milik orang-orang Musyrik kepada Nabi saw. Akan tetapi hal itu tidak merisaukan diri Ali sama sekali. Seba. Akan tetapi sikap Umar yang berani itulah yang membuat gentarnya kafir Quraisy. Dalam kasus ini ada pelajaran. sebagaimana yang dilakukan Umar bin Khattab sewaktu dia akan hijrah. Pemikiran semacam ini selalu ada dalam benak orang-orang yang memusuhi kebaikan dari zaman dulu sampai sekarang. apalagi pendukung-pendukungnya sudah dapat menyelamatkan diri. dan keterikatan mereka pada tradisi dan kepercayaan yang salah sajalah yang membuat mereka memusuhi. keberanian bisa membuat musuh merasa ngeri dan gentar.5. Pada malam itu sangat besar kemungkinan Ali terbunuh karena algojo-algojo yang melakukan pengepungan itu tentu akan menduga Ali itulah Nabi. Mereka juga mengerti benar bahwa Nabi jauh lebih hebat dan lebih bersih hatinya daripada diri mereka sendiri. Ketiga Prajurit yang sungguh-sungguh ikhlas untuk menyerukan kebaikan tentulah bersedia menyela-matkan pemimpinnya sekalipun dengan mengorbankan jiwanya sendiri. Sebab. selurusnya …dan sekokoh-kokohnya. .

betapa keterlibatan anak muda seperti Ali bin Abu Talib dan Asma’ binti Abu Bakar. Beberapa kali perjanjian telah dibuat. Abdullah bin Uraiqit sebagai pemandu jalan. keterlibatan seorang lelaki yang bukannya beragama Islam. sehingga ia mengambil jalan lain. Lama sebelum terjadinya hijrah. Ia mampu menimbulkan perpecahan di kalangan musuh yang bertengkar dengan arah yang diambil oleh nabi. adalah satu strategi untuk mengelabuhi musuh. Begitu juga usaha nabi dan Abu Bakar. juga membuktikan Islam tidaklah memusuhi semua orang-orang bukan Islam. tidaklah dapat dianggap sebagai tindakan penakut atau tidak berkorban jiwa. Bahkan. doa dan tawakal. Hijrah juga mengandung unsur kebijaksanaan. yang sengaja mengambil haluan ke arah selatan Mekah dan bukannya arah Utara sebagaimana biasa. kemudian menuju Tihama berdekatan pantai Laut Merah. sesudah mereka dianiaya (ditindas oleh musuhmusuh Islam). Ia menunjukkan. adalah bukti bahwa remaja adalah aset yang mampu menyumbang kepada kebangkitan Islam.w. Itulah dinamakan konsep usaha.” Sambutan tahun Hijriah mestilah difahami dari kaca mata yang Islam kehendaki. Bukan hanya dengan dendangan nasyid ataupun pengkisahan peristiwa Hijrah saja. kepala negara. perencanaan dan strategi. para sahabat telah diminta berhijrah terlebih dahulu sedang nabi masih di rumahnya. Bahkan mereka yang baik boleh diangkat sebagai kawan. nabi juga merencanakan beberapa strategi lain. Kemudian. Nabi Muhammad SAW sudah mengatur strategi dengan penduduk Madinah. Islam mementingkan kebijaksanaan dalam .Kelima Berpikirnya seorang pemimpin dakwah. Kemudian. Ia menyebabkan musuh-musuh memberikan tumpuan kepada nabi dan sekaligus tidak begitu mengganggu hijrah para sahabat.t lewat surah an-Nahl ayat 41 yang bermaksud: “Dan orangorang yang berhijrah kerena Allah. sehingga mengaburkan pihak musuh. keyakinan dan keberanian. Coba kita fikirkan. Siapakah yang akan tidur di tempat tidur nabi. Hakikatnya hijrah mengandung arti : pengorbanan. kekuatan. atau pemimpin suatu pergerakan untuk menyelamatkan diri dari ancaman musuh. nabi mengatur kaedah paling baik dalam melaksanakan hijrah. Itulah roh atau semangat hijrah yang tidak akan padam hingga kini. keikhlasan. siapa yang akan menjadi pemandu dan apakah kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi. Firman Allah s. namun akhirnya meletakkan penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Sejarah mencatat. Kami akan menempatkan mereka di dunia ini pada tempatnya yang baik. sehinggalah nabi benar-benar meyakini kesanggupan mereka untuk menjadi ‘mitra kerja’ dan ‘pengikut’ yang setia. akan tetapi yang lebih utama adalah mengerti maksud dan kehendak hijrah.

Periode Makkah merupakan peletakan dasar-dasar agama tauhid dan pembentukan akhlak mulia. tanpa memberikan perubahan yang signifikan dalam hidup dan kehidupan kita. Tetapi. Parasejarawan membagi periode awal Islam menjadi periode Makkah dan Madinah. Periode Madinah menandai kemunculan Islam sebagai sebuah kekuatan sosial dan politik. Muhammad SAW tidak lagi hanya tampil sebagai seorang rasul yang menyerukan agama Islam. B.rancangan. hijrah mampu memberikan pedoman buat kita sepanjang zaman sebagai momentum kebangkitan Islam. Keunikan politik Muhammad SAW di zamannya yaitu kemampuannya menggabungkan kepemimpinan politik dan militer. Umat Islam juga sewajarnya menobatkan Tahun Islam ini sebagai mukaddimah membaharui azam dan cita-cita." (al-Anfal: 74) Jelaslah. Muhammad SAW merupakan seorang pemimpin politik karena mempunyai kapasitas dalam mengatur dan mengelola masyarakat muslim yang dipusatkan di Madinah. Jadi selain sebagai kepala Negara . Dengan demikian pembentukan sebuah masyarakat Islami telah dimulai. Apakah sepanjang tahun lalu sudah terealisasi segala azam dan cita-cita itu ataukah masih banyak bersifat angan-angan kosong belaka. Siapakah yang dapat menyangkal. Ini kerena. hijrah hanya tinggal catatan sejarah belaka. berkat keazaman dari Rasulullah SAW melaksanakan hijrah. hijrah juga menunjukkan Islam mampu menyatukan semua umat walaupun berbeda keturunan. dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin). DASAR POLITIK NEGARA MADINAH Politik diartikan sebagai seni mengatur dan memerintah masyarakat. hijrah telah menyatukan kaum Anshar dan Muhajirin: "Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah. sebab di samping sebagai seorang rasul beliau adalah kepala masyarakat politik muslim pertama dengan Madinah sebagai pusat pemerintahan. sebagai pemimpin dari sebuah komunitas peradaban baru berpusat di Madinah. Di samping itu. sejak itu wahyu yang turun tidak lagi terbatas pada seputar ke-Esaan Tuhan tetapi mulai mencakup ajaran lainnya yang berhubungan dengan pengaturan kehidupan masyarakat. mereka Itulah orang-orang yang benar-benar beriman. jika kita mau menggali makna hijrah yang hakiki. Wallahu A’lamu bishowab. Jika tidak. maka kita mendapat kebaikannya hingga kini. Agak sulit memisahkan Muhammad SAW dari kepemimpinan politik. mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia. Syaratnya.

ketika Persia berhasil mengalahkan Romawi di wilayah Syria kaum musyrik Makkah bergembira karena mempunyai keterikatan emosional sebagai sesama kaum musyrik. Kemampuan ini sangat langka ditemukan di antara pemimpin-pemimpin besar dunia. Jazirah Arab pada waktu itu dijadikan sebagai daerah pemisah antara Romawi dan Persia. Administrasi pemerintahan baru diciptakan pada periode Madinah. Beliau pernah bermaksud meminta suaka politik ke Thaif. Demi keselamatan warga (kaum muslim) dari tekanan kaum musyrik Quraisy. Beliau tidak membangun kerajaan. Muhammad SAW mengungsikan sejumlah sahabat ke negeri Habsyah (Etiopia) dua kali. Dengan demikian mereka tidak terikat dengan hukum kerajaan sebagai mana masyarakat di Romawi dan Persia. Jadi periode Makkah adalah sebagai pembentukan masyarakat warga tanpa mempunyai wilayah (land) dan pemerintahan (administration).beliau merupakan seorang jenderal yang menguasai taktik peperangan. Sementara di tanah Arab sendiri terdapat beberapa penguasa kecil yang wilayahnya tidak terlalu besar. Pada waktu itu disekitar dunia Arab ada beberapa kerajaan seperti Romawi dan Persia. tetapi menemui kegagalan karena penolakan penduduk di sana. Masyarakat yang hidup di jazirah Arab terdiri dari berbagai suku-suku besar yang terbagi lagi ke beberapa suku-suku yang lebih kecil. Meskipun demikian mereka memiliki adat kebiasaan yang disepakati bersama oleh semua suku. Kerajaan-kerajaan Romawi dan Persia tidak tertarik dengan semenanjung Arab yang tandus. Sebaliknya kaum Muslim lebih mengharapkan kemenangan Romawi karena Negara tersebut menganut agama Nasrani. Sebagai contoh. Membentuk suatu system pemerintahan yang baru di Mekah juga tidak memungkinkan. Masyarakat Quraisy sangat keras memegang adat kebiasaan yang sudah diwarisi secara turun temurun. melainkan sebuah Negara (state) dengan prinsip – prinsip baru yang berbeda dengan tradisi yang ada. Membentuk wilayah dalam periode Makkah tidak strategis dan sulit untuk dilakukan karena dominasi musyrikin yang begitu kuat. Namun dari segi politik dan administrasi pemerintahan mereka tetap merdeka. Di antara mereka ada yang memihak Romawi dan yang lain memihak Persia. Ajaran-ajaran . Mereka hidup menurut aturan-aturan yang hanya mengikat terhadap anggota masing-masing. Unsur Negara yang beliau fokuskan pertama kali adalah membentuk warga sebagai power-base. Dalam bersikap terhadap dua Negara besar Romawi dan Persia masing-masing suku memiliki kecenderungan yang berbeda. Wahyupun turun merespon peristiwa ini sebagaimana tercatat dalam surah ar-Rum (30) ayat 1-5 Strategi politik Muhammad berbeda dengan pemimpin politik di masanya.

Muhammad SAW berdakwah kepada jemaah dari Yatsrib dan disambut dengan positif. Mereka bersedia membela Muhammad SAW dan sahabat-sahabatnya dengan jiwa dan harta mereka. Hal ini perlu dilanjutkan dengan membentuk sebuah komunitas yang Islami dengan tatanan sosial yang lebih baik. Setelah melaksanakan dakwah selama 10 tahun kepada penduduk Makkah dan tidak mendapat respon positif yang signifikan. Di antara para jemaah haji tersebut berasal dari Yatsrib. Dalam periode Makkah yang ditekankan adalah pembentukan karakter warga Negara yang akan didirikan. Sementara periode Madinah adalah peletakkan fondasi administrasi pemerintahan dan hal-hal kenegaraan lainnya. Mereka berjanji akan datang lagi di musim haji berikutnya dan meminta Muhammad SAW mengirimklan salah seorang sahabatnya untuk mengajarkan Islam kepada penduduk Yatsrib. Diceritakan. Muhammad SAW telah cukup membentuk keimanan dan mental yang tangguh di antara pengikutnya. (Mubarok. Oleh karena itu masyarakat Muslim awal itu memerlukan suatu daerah yang mampu memberikan perlindungan bagi mereka sekaligus tempat untuk membentuk kawasan percontohan komunitas Muslim yang ideal. Muhammad SAW hijrah ke Yatsrib yang kemudian berganti nama menjadi AlMadinah Al-Munawwarah (kota yang bercahaya). Secara bahasa Madinah mempunyai akar kata dengan tamaddun (peradaban). namun juga merupakan . Penggunaan nama Madinah mengisyaratkan adanya visi politik menjadikan daerah tersebut sebagai salah satu pusat peradaban manusia yang baru.Setelah mendapat izin dari Allah SWT. Muhammad SAW mengutus Mus’ab bin Umair sebagai duta Islam pertama dan ia cukup berhasil dalam menjalankan misinya. Hijrah bukan hanya bermakna menghindar dari siksaan. Jaih. Pada tahun berikutnya penduduk Yatsrib datang dengan jumlah yang lebih banyak dan mengikrarkan janji setia kepada Muhammad SAW dan memintanya untuk pindah ke Yatsrib. Muhammad SAW mulai berdakwah kepada para jemaah haji yang berziarah ke Ka’bah selama musim-musim haji. fitnah dan cacian belaka. suatu daerah sebelah utara Makkah. Dengan demikian berakhirlah periode Makkah dan dimulailah periode Madinah.Islam yang diturunkan pada periode ini juga lebih banyak tentang pembentukan karakter masyarakat yang berkeadaban(civilized society). pada suatu musim haji. 2004: 29) Pergantian nama dari Yatsrib menjadi Madinah merupakan suatu keputusan politik yang tepat. Dengan demikian Madinah dapat diartikan sebagai sebuah tempat peradaban yang lazim diterjemahkan dengan kota.

golongan Muhajirin. Nabi membuat perjanjian di antara suku-suku yang ada di Madinah dan menghasilkan konstitusi tertulis pertama dalam sejarah umat manusia yaitu piagam Madinah (The charter of Medina). dan masalah yang beliau hadapi dari setiap golongan tersebut tidak sama. Beliau menghadapi berbagai masalah dari setiap golongan.Kemunculan komunitas Madinah berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah konsolidasi internal umat dan komunitas Madinah. Mereka tidak memiliki tempat tinggal untuk berlindung. Pertama. Juga mengupayakan pengaturan hubungan antara kelompok Muslim dan Non-Muslim khususnya Yahudi. Nabi membentuk Ummah yang disepakati oleh empat macam komunitas : Yahudi. Masyarakat yang ditemui Rasulullah SAW di Madinah ada tiga golongan. Tahap ini dimulai dengan usaha mempersatukan umat Islam yang terdiri atas berbagai suku. Kedua. Mereka tidak memerlukan selain rasa aman setelah sejak lama terlibat konflik sesame mereka. Berdasarkan pasal pertama konstitusi tersebut. setidaknya ada dua hal yang dilakukan oleh Muhammad SAW sebagai pemimpin. kaum Musyrik. yang datang ke Madinah tanpa memiliki apa-apa. Pertambahan jumlah penduduk yang mendadak sedikit banyaknya mengguncang perekonomian Madinah. berbagai kekuatan yang memusuhi Islam melakukan semacam embargo ekonomi sehingga persediaan (supply) barang berkurang dan keadaan pun semakin gawat. Peristiwa hijrah ini tercatat sebagai lembaran terpenting dalam peradaban Islam pada zaman nabi di Madinah. Anshor dan Muhajir yakni Negara persemakmuran. Dalam keadaan demikian. dan kelompok yang berbeda-beda. melalui penyusunan dan penandatanganan Piagam Madinah(IH/622M). Nasrani. Jumlah mereka tidak sedikit. mengirimkan ekspedisiekspedisi kaum Muslim Muhajirin untuk menghadang dan menakut-nakuti kafilah dagang Makkah. yaitu mereka yang berada di dalam negeri mereka sendiri bersama harta mereka. Pertama. golongan Anshar. setiap hari terus bertambah sebab setiap orang yang beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya diizinkan untuk berhijrah dan menetap di Madinah. Golongan-golongan tersebut adalah para shahabat. dan tidak memiliki pekerjaan untuk menyambung hidup. Dalam kondisi yang kritis tersebut.suatu strategi untuk mendirikan masyarakat baru di dalam negeri yang aman. bani. Kedua. membuat kebijakan politik ekonomi yang berisikan aturanaturan tentang perekonomian. . Kaum Muslim sendiri terdiri dari dua golongan. Pada waktu itu Madinah bukanlah negeri yang kaya. dan orang-orang Yahudi. Setiap golongan memiliki kondisi yang berbeda dengan golongan lain.

Adapun faktor utama hijrahnya Nabi Muhammad ke Yastrib bukan semata-mata karena siksaan kaum Quraisy. ekonomi dan kemasyarakatan bagi negeri Madinah yang baru dibentuk.pemimpinnya dan memberi keputusan hukum segala perkara yang dihadapkan …. Penduduk Madinah semuanya sepakat mengangkat Muhammad SAW sebagai …. Adanya undangan resmi dari masyarakat Yatsrib sebanyak dua kali.kepadanya 5. atau konstitusi pertama di dunia. . Yang lain adalah prinsip musyawarah untuk memecahkan segala persoalan dengan dalil al-Qur’an “ Dan bermusyawarahlah di antara mereka dalam suatu urusan”(Q. maka Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk Hijrah ke Yastrib. yang membedakan di antara mereka hanyalah taqwa kepada Allah. PIAGAM MADINAH Piagam Madinah merupakan produk yang lahir dari rahim peradaban Islam. di samping itu penduduk Mekah tidak banyak berubah.S.Dalam piagam Madinah setiap kelompok menyepakati 5 perjanjian : 1. Tiap kelompok dijamin kebebasan dalam beragama 2. ihtikar. al-Syura. Dalam perinsip keadilan diakui adanya kesamaan derajat antara manusia yang satu dengan manusia yang lain. Tiap kelompok berhak menghukum anggota kelompoknya yang bersalah 3. Kebijakan tersebut di antaranya melarang riba. Meletakkan landasan berpolitik.Dasar berpolitik negeri Madinah adalah prinsip keadilan yang harus dijalankan kepada setiap penduduk tanpa pandang bulu.42:38) C. Diterbitkannya Piagam Madinah diawali dengan adanya sejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Yatsrib. Piagam Madinah yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW merupakan kosntitusi termodern di zamannya. Tiap kelompok harus saling membantu dalam mempertahankan Madinah baik yang …muslim maupun yang non muslim 4. melainkan dalam rang Nabi Muhammad SAW memenuhi undangan masyarakat Yastrib untuk datang ke Yatsrib sebagai pendamai. Sementara perekonomian Madinah dikuasai oleh orang Yahudi yang terkenal mahir dalam melakukan aktivitas perekonomian. adil dan berkeadaban. tadlis dan market inefficiency. gharar. Bagi para sejarahwan dan sosiolog ternama Barat. Piagam Madinah diakui sebagai bentuk perjanjian dan kesepakatan bersama bagi membangun masyarakat Madinah yang plural.

dan kemasyarakatan bagi Negeri Madinah yang baru terbentuk. Penduduk Madinah semuanya sepakan mengangkat Muhammad sebagai pemimpinnya dan memberi keputusan hukum segala perkara yang dihadapkan padanya. Adapun yang lainnya adalah prinsip musyawarah untuk memecahkan segala persoalan dengan dalil al- . 4. Mereka diwakili oleh tiga kelompok besar. Tiap kelompok harus saling membantu dalam mempertahankan Madinah. Nabi Muhammad SAW membuat perjanjian di antara suku-suku yang ada di sana yang menghasilkan konstitusi tertulis pertama dalam sejarah umat manusia.Peristiwa hijrah terebut tercatat sebagai salah satu lembaran terpenting dalam peradaban Islam pada zaman Nabi Muhammad SAW di Madinah. orang Arab yang belum masuk Islam dan kaum Yahudi dari Bani Nadir dan Bani Quraizah. Anshar. Dasar berpolitik negeri Madinah adalah prinsip keadilan yang harus dijalankan kepada setiap penduduk tanpa pandang bulu. Pada piagam Madinah tertuang 5 (lima) perjanjian sebagai hasil kesepakatan di antara mereka. baik yang muslim maupun yang non muslim. Adapun yang membedakan di antara mereka hanyalah takwa kepada Allah. Pada prinsip keadilan diakui adanya kesamaan derajat antara manusia yang satu dengan manusia yang lain. Adapun isi dari perjanjian yang telah mereka sepakati ialah sebagai berikut: 1. Nabi membentuk ummah yang disepakati empat komunitas: Yahudi. Masyarakat Madinah pada waktu itu terdiri atas 12 (dua belas) kelompok yang mengadakan perjanjian dan dituangkan dalam Piagam Madinah. yakni kaum muslim. Tiap kelompok dijamin kebebasannya dalam beragama. 5. dan Muhajir – negara persemakmuran-. 2. Berdasarkan pasal pertama konstitusi tersebut. Meletakkan landasan berpolitik. Nasrani. ekonomi. Tiap kelompok berhak menghukum anggota kelompoknya yang bersalah. yaitu Piagam Madinah (The Charter of Medina). 3.

Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu disebut Khalifah Rasulillah (Pengganti Rasul Allah) yang dalam perkembangan selanjutnya disebut khalifah saja. 4. Musyawarah itu berjalan cukup alot karena masing-masing pihak. Mereka memusyawarahkan siapa yang akan dipilih menjadi pemimpin. samasama merasa berhak menjadi pemimpin umat Islam. yaitu pada masa pemerintahan Abu Bakar. (Q. sehingga masing-masing pihak menerima dan membaiatnya. KHALIFAH ABU BAKAR AS-SIDDIQ (632 – 634 M) Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu menjadi khalifah hanya dua tahun. tidak lama setelah beliau wafat. akhirnya. 42:38). S. Khalifah adalah pemimpin yang diangkat sesudah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wasallam wafat untuk menggantikan beliau Shallallahu ‘Alaihi wasallam melanjutkan tugas-tugas sebagai pemimpin agama dan kepala pemerintahan. Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib Radhiallahu Ta’ala anhum ajma’in dimana sistem pemerintahan yang diterapkan adalah pemerintahan yang islami karena berundang-undangkan dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Pada tahun 634 M ia meninggal dunia. PERIODE KHULAFAUR RASYIDIN ( 632 – 661 M ) Khulafaur Rasyidin merupakan para pemimpin ummat Islam setelah Nabi Muhammad SAW wafat. dengan semangat ukhuwah Islamiyah yang tinggi. Namun. Masa sesingkat itu habis untuk menyelesaikan persoalan dalam negeri terutama tantangan yang disebabkan oleh suku-suku bangsa Arab yang tidak mau tunduk lagi kepada pemerintah Madinah sepeninggal Rasulullah Shallallahu . Rupanya. Karena itulah. Al-Syura.Qur’an. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wasallam nampaknya menyerahkan persoalan tersebut kepada kaum muslimin sendiri untuk menentukannya. Sebagai pemimpin umat Islam setelah Rasul. belum lagi jenazahnya dimakamkan. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wasallam tidak meninggalkan wasiat tentang siapa yang akan menggantikan beliau sebagai pemimpin politik umat Islam setelah beliau wafat. sejumlah tokoh Muhajirin dan Anshar berkumpul di balai kota Bani Sa’idah. Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu terpilih. Umar bin Khattab. I. baik Muhajirin maupun Anshar. semangat keagamaan Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu mendapat penghargaan yang tinggi dari umat Islam. Musyawarah pula dilakukan di antara mereka ketika sedang menyelesaikan suatu urusan.

Nampaknya. Ke Syria dikirim ekspedisi di bawah pimpinan empat panglima yaitu Abu Ubaidah ibnul Jarrah.‘Alaihi wasallam. dengan sendirinya batal setelah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wasallam wafat. ia bermusyawarah dengan para pemuka sahabat. Irak. Selain menjalankan roda pemerintahan. dan melalui gurun pasir yang jarang dijalani. Yazid ibn Abi Sufyan dan Syurahbil Radhiallahu Ta’ala anhu ajma’in. Meskipun demikian. ia sampai ke Syria. Pada saat Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu meninggal dunia. Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu menyelesaikan persoalan ini dengan apa yang disebut Perang Riddah (perang melawan kemurtadan). Ketika Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu sakit dan merasa ajalnya sudah dekat. eksekutif dan yudikatif terpusat di tangan khalifah. seperti juga Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wasallam. sebagaimana pada masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam. dan kerajaan Hirah. Kebijaksanaan Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu tersebut ternyata diterima masyarakat yang segera secara beramai- . barulah Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu mengirim kekuatan ke luar Arabia. Khalid ibn Al-Walid Radhiallahu ‘anhu adalah panglima yang banyak berjasa dalam Perang Riddah ini. kemudian mengangkat Umar ibn Khatthab Radhiallahu ‘anhu sebagai penggantinya dengan maksud untuk mencegah kemungkinan terjadinya perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam. Amr ibnul ‘Ash. sementara barisan depan pasukan Islam sedang mengancam Palestina. Umar ibn Khatthab al-Faruq Radhiallahu ‘anhu. Khalid ibn Walid Radhiallahu ‘anhu diperintahkan meninggalkan Irak. Khalid ibn Walid Radhiallahu ‘anhu dikirim ke Iraq dan dapat menguasai wilayah al-Hirah di tahun 634 M. bersifat sentral. Ia diganti oleh “tangan kanan” nya. Mereka menganggap bahwa perjanjian yang dibuat dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wasallam. Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu selalu mengajak sahabat-sahabat besarnya bermusyawarah. Setelah menyelesaikan urusan perang dalam negeri. kekuasaan yang dijalankan pada masa Khalifah Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu. kekuasaan legislatif. Karena sikap keras kepala dan penentangan mereka yang dapat membahayakan agama dan pemerintahan. Untuk memperkuat tentara ini. Karena itu mereka menentang Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu. Khalifah juga melaksanakan hukum yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Sebelumnya pasukan dipimpin oleh Usamah ibn Zaid Radhiallahu ‘anhu yang masih berusia 18 tahun.

Iskandariah/Alexandria. Pada masanya mulai diatur dan ditertibkan sistem pembayaran gaji dan pajak tanah. Untuk menentukan penggantinya. Dengan demikian. ibu kota Syria. Umar juga mendirikan Bait al-Mal. Kufah. budak dari Persia bernama Abu Lu’lu’ah. seluruh daerah Syria jatuh ke bawah kekuasaan Islam. Masa jabatannya berakhir dengan kematian. Dengan demikian. Damaskus. Enam orang tersebut adalah Usman. Dia dibunuh oleh seorang majusi. wilayah kekuasaan Islam sudah meliputi Jazirah Arabia. Administrasi pemerintahan diatur menjadi delapan wilayah propinsi: Makkah. Umar Radhiallahu ‘anhu menyebut dirinya Khalifah Rasulillah (pengganti dari Rasulullah). ibu kota Mesir. Pengadilan didirikan dalam rangka memisahkan lembaga yudikatif dengan lembaga eksekutif. Palestina. ekspansi diteruskan ke Mesir di bawah pimpinan ‘Amr ibn ‘Ash Radhiallahu ‘anhu dan ke Irak di bawah pimpinan Sa’ad ibn Abi Waqqash Radhiallahu ‘anhu. dan Mesir. sebagian besar wilayah Persia. Palestina. Umar Radhiallahu ‘anhu memerintah selama sepuluh tahun (13-23 H/634-644 M). Dari sana serangan dilanjutkan ke ibu kota Persia. jawatan kepolisian dibentuk. jatuh tahun 635 M dan setahun kemudian. Al-Qadisiyah. Beberapa departemen yang dipandang perlu didirikan. Syria. dan membuat tahun hijiah. . dan Mesir. II. Demikian pula jawatan pekerjaan umum. Umar Radhiallahu ‘anhu segera mengatur administrasi negara dengan mencontoh administrasi yang sudah berkembang terutama di Persia. Ia juga memperkenalkan istilah Amir al-Mu’minin (petinggi orang-orang yang beriman). Untuk menjaga keamanan dan ketertiban. KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB ( 634 – 644 M ) Di zaman Umar Radhiallahu ‘anhu gelombang ekspansi (perluasan daerah kekuasaan) pertama terjadi. Umar Radhiallahu ‘anhu tidak menempuh jalan yang dilakukan Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu. Dengan memakai Syria sebagai basis. Jazirah Basrah. pada masa kepemimpinan Umar Radhiallahu ‘anhu. sebuah kota dekat Hirah di Iraq. Syria. Madinah. jatuh pada tahun 637 M. Pada tahun 641 M. Karena perluasan daerah terjadi dengan cepat. Ali. Dia menunjuk enam orang sahabat dan meminta kepada mereka untuk memilih salah seorang diantaranya menjadi khalifah. Mesir jatuh ke bawah kekuasaan Islam. Moshul dapat dikuasai.ramai membaiat Umar Radhiallahu ‘anhu . setelah tentara Bizantium kalah di pertempuran Yarmuk. ditaklukkan tahun 641 M. al-Madain yang jatuh pada tahun itu juga. menempa mata uang.

Ekspansi Islam pertama berhenti sampai di sini. Utsman Radhiallahu ‘anhu dibunuh oleh kaum pemberontak yang terdiri dari orang-orang yang berhasil dihasut oleh Abdullah bin Saba’ itu. Dia tidak dapat berbuat banyak dan terlalu lemah terhadap keluarganya. Dialah pada dasarnya yang dianggap oleh orang-orang tersebut yang menjalankan pemerintahan. Pemerintahan Usman Radhiallahu ‘anhu berlangsung selama 12 tahun. melalui proses yang agak ketat dengan Ali ibn Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu. . Ibnu Saba’ ini gemar berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya untuk menyebarkan fitnah kepada kaum muslimin yang baru masa keislamannya. Rhodes. Abdurrahman ibn ‘Auf Radhiallahu Ta’ala anhu ajma’in. Salah satu faktor yang menyebabkan banyak rakyat berburuk sangka terhadap kepemimpinan Utsman Radhiallahu ‘anhu adalah kebijaksanaannya mengangkat keluarga dalam kedudukan tinggi. III. Itu semua akibat fitnah yang ditebarkan oleh Abdullah bin Saba’. Harta kekayaan negara. Setelah banyak anggota keluarganya yang duduk dalam jabatan-jabatan penting. Dia juga tidak tegas terhadap kesalahan bawahan. Tunisia. pada paruh terakhir masa kekhalifahannya muncul perasaan tidak puas dan kecewa di kalangan umat Islam terhadapnya. Transoxania. Cyprus. Ini karena fitnah dan hasutan dari Abdullah bin Saba’ Al-Yamani salah seorang yahudi yang berpura-pura masuk islam. Kepemimpinan Utsman Radhiallahu ‘anhu memang sangat berbeda dengan kepemimpinan Umar Radhiallahu ‘anhu. Yang terpenting diantaranya adalah Marwan ibn Hakam Rahimahullah. Zubair. dan Tabaristan berhasil direbut. KHALIFAH USMAN BIN AFFAN ( 644 – 656 M ) Di masa pemerintahan Utsman Radhiallahu ‘anhu (644-655 M). sedangkan Utsman Radhiallahu ‘anhu hanya menyandang gelar Khalifah. Usman Radhiallahu ‘anhu laksana boneka di hadapan kerabatnya itu. Setelah Umar Radhiallahu ‘anhu wafat. tim ini bermusyawarah dan berhasil menunjuk Utsman Radhiallahu ‘anhu sebagai khalifah.Thalhah. Armenia. dan bagian yang tersisa dari Persia. Akhirnya pada tahun 35 H/1655 M. Sa’ad ibn Abi Waqqash. oleh kerabatnya dibagi-bagikan tanpa terkontrol oleh Usman Radhiallahu ‘anhu sendiri.

Setelah menduduki jabatan khalifah. pertempuran yang dahsyat pun berkobar. Alasan mereka. Ali ibn Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu menghadapi pemberontakan Thalhah. Ali Radhiallahu ‘anhu tidak mau menghukum para pembunuh Utsman Radhiallahu ‘anhu . dan berhasil mengalahkan lawannya. dan memakai kembali sistem distribusi pajak tahunan diantara orang-orang Islam sebagaimana pernah diterapkan Umar Radhiallahu ‘anhu. masjid-masjid dan memperluas masjid Nabi di Madinah. dan mereka menuntut bela terhadap darah Utsman Radhiallahu ‘anhu yang telah ditumpahkan secara zhalim. Zubair dan Aisyah. Tidak lama setelah itu. Dia yakin bahwa pemberontakan-pemberontakan terjadi karena keteledoran mereka. karena Aisyah Radhiallahu ‘anha dalam pertempuran itu menunggang unta. Namun ajakan tersebut ditolak. Ali Radhiallahu ‘anhu menon-aktifkan para gubernur yang diangkat oleh Ustman Radhiallahu ‘anhu. Zubair dan Thalhah terbunuh. yang didukung oleh sejumlah bekas pejabat tinggi yang merasa kehilangan kedudukan dan kejayaan. Akhirnya. KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB ( 656 – 661 ) Setelah Utsman Radhiallahu ‘anhu wafat. Mu’awiyah Radhiallahu ‘anhu. jembatan-jembatan. Tidak ada masa sedikit pun dalam pemerintahannya yang dapat dikatakan stabil. masyarakat beramai-ramai membaiat Ali ibn Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu sebagai khalifah. Dia juga membangun jalan-jalan. IV. Setelah berhasil memadamkan pemberontakan . Bersamaan dengan itu. Selama masa pemerintahannya. Dia mengirim surat kepada Thalhah dan Zubair Radhiallahu ‘anhu ajma’in agar keduanya mau berunding untuk menyelesaikan perkara itu secara damai. Dia juga menarik kembali tanah yang dihadiahkan Utsman Radhiallahu ‘anhu kepada penduduk dengan menyerahkan hasil pendapatannya kepada negara. sedangkan Aisyah Radhiallahu ‘anha ditawan dan dikirim kembali ke Madinah. Ali Radhiallahu ‘anhu sebenarnya ingin sekali menghindari perang.Padahal Utsman Radhiallahu ‘anhu yang paling berjasa membangun bendungan untuk menjaga arus banjir yang besar dan mengatur pembagian air ke kota-kota. ia menghadapi berbagai pergolakan. Perang ini dikenal dengan nama Perang Jamal (Unta). kebijaksanaan-kebijaksanaan Ali Radhiallahu ‘anhu juga mengakibatkan timbulnya perlawanan dari para gubernur di Damaskus. Ali Radhiallahu ‘anhu memerintah hanya enam tahun.

Akibatnya. Kedudukan sebagai khalifah kemudian dijabat oleh anaknya al-Hasan bin Ali Radhiallahu ‘anhuma selama beberapa bulan. Pasukannya bertemu dengan pasukan Mu’awiyah Radhiallahu ‘anhu di Shiffin. tahun persatuan itu. penyerahan itu juga menyebabkan Mu’awiyah Radhiallahu ‘anhu menjadi penguasa absolut dalam Islam. sementara posisi Mu’awiyah Radhiallahu ‘anhu semakin kuat. orang-orang yang keluar dari barisan Ali Radhiallahu ‘anhu. Keadaan ini tidak menguntungkan Ali Radhiallahu ‘anhu. dikenal dalam sejarah sebagai tahun jama’ah (‘am jama’ah)! Dengan demikian berakhirlah masa yang disebut dengan masa Khulafa’ur Rasyidin. Ali Radhiallahu ‘anhu terbunuh oleh salah seorang anggota Khawarij yaitu Abdullah bin Muljam. karena al-Hasan Radhiallahu ‘anhuma menginginkan perdamaian dan menghindari pertumpahan darah. Munculnya kelompok al-khawarij menyebabkan tentaranya semakin lemah. maka alHasan Radhiallahu ‘anhuma menyerahkan jabaran kekhalifahan kepada Mu’awiyah Radhiallahu ‘anhu . dan dimulailah kekuasaan Bani Umayyah dalam sejarah politik Islam. Spanyol. Nama dinasti ini dirujuk kepada .Zubair. serta dari 756-M sampai 1031-M di Cordova. Namun. Syi’ah (pengikut Abdullah bin Saba’ al-yahudi) yang menyusup pada barisan tentara Ali Radhiallahu ‘anhu. bahkan menyebabkan timbulnya golongan ketiga. al-Khawarij. Thalhah dan Aisyah. Dan akhirnya penyerahan kekuasaan ini dapat mempersatukan umat Islam kembali dalam satu kepemimpinan politik. Pertempuran terjadi di sini yang dikenal dengan nama perang shiffin. dan al-Khawarij (orang-orang yang keluar dari barisan Ali). 5. di ujung masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu umat Islam terpecah menjadi tiga kekuatan politik. Pada tanggal 20 ramadhan 40 H (660 M). tapi tahkim ternyata tidak menyelesaikan masalah. Ali Radhiallahu ‘anhu bergerak dari Kufah menuju Damaskus dengan sejumlah besar tentara. yaitu Mu’awiyah. BANI UMAYYAH ( 661 – 750 M ) Bani Umayyah adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafa arRasyidin yang memerintah dari 661-M sampai 750-M di Jazirah Arab dan sekitarnya. Perang ini diakhiri dengan tahkim (arbitrase). Tahun 41 H (661 M). di bawah Mu’awiyah ibn Abi Sufyan Radhiallahu ‘anhu Di sisi lain.

Pemerintahan Dinasti Umayah(41132H). karena Bani Umayyah tidak memperoleh popularitas di lingkungan penduduk Arab. tidak seperti layaknya Bani Hasyim yang berhasil memperoleh popularitas di lingkungan penduduk Arab. Nama dinasti ini dirujuk kepada Umayyah bin ‘Abd asy-Syams. SEJARAH KELAHIRAN DINASTI UMAYAH Bani Umayyah adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafa arRasyidin yang memerintah dari 661-M sampai 750-M di Jazirah Arab dan sekitarnya. kakek buyut dari khalifah pertama Bani Umayyah. Spanyol. akhirnya. menurut ahli sejarah. Walau demikian. kenyataannya Bani Umayyah tidak berhasil. mengundurkan diri dari gelanggang politik. Langkah penting Hasan bin Ali ini dapat dikatakan . Bani Umayyah memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi penguasa yang sudah terpendam sejak dulu. ambisi untuk menjadi penguasa dari keturunan Bani Umayyah ini tercapai juga oleh keturunan Bani Umayyah yang bernama Mu’awiyah bin Abi Sufyan.Umayyah bin ‘Abd asy-Syams. sebagai penganti Ali. Terbentuknya Dinasti ini dan Muawiyah memangku jabatan khalifah secara resmi. dan menyerakan kekuasaan sepenuhnya kepada Muawiyah. Peristiwa itu terjadi setelah Hasan bin Ali yang dibaiat oleh pengikut setia Ali menjadi khalifah. Bani Umayyah berkuasa setelah kepemimpinan Khulafa ar-Rasyidin. ia tidak ingin lagi terjadi pertumpahan darah yang lebih besar. Sebagai akibat ambisi yang tidak kesampaian. yaitu Mu’awiyah bin Abu Sufyan atau kadangkala disebut juga dengan Mu’awiyah. Ia adalah pendiri dan Khalifah pertama Dinasti ini. setelah pihaknya dinyatakan oleh Majelis Tahkim sebagai pemenang. Kondisi ini justru semakin menyudutkan citra Umayyah di mata masyarakat Arab. kakek buyut dari khalifah pertama Bani Umayyah. maka terjadilah persaingan antara Umayyah dengan pamannya Hasyim bin Abd al-Manaf. serta dari 756-M sampai 1031-M di Cordova. yaitu Mu’awiyah bin Abu Sufyan atau kadangkala disebut juga dengan Mu’awiyah. A. Sebab. terhormat dan mempunyai kekayaan yang melimpah. terjadi pada tahun 660 M/40 H pada saat Umayah memproklamirkan diri menjadi khalifah di Iliyah (Palestina). Namun. Ambisi ini ada karena Bani Umayyah menganggap keturunan mereka berasal dari golongan bangsawan.

politikus. untuk memperkuat posisinya dipuncak pimpinan. tetapi juga bisa bersifat toleran dan lapang dada. Ia juga dikenal seorang negarawan yang ahli bersiasat. dan administrator bergabung ke dalam sistemnya pada zamannya. Rujuk dan perdamaian antara Hasan dan Muawiyah setelah Muawiyah bersedia memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Hasan. Muawiyah dikenal sebagai seorang politikus dan administrator yang pandai. dan bila mereka kendorkannya akan kukencangkan. Untuk mencapai cita-citanya karena pertimbangan politik dan tuntunan situasi. Persetujuan Muawiyah ini diimbangi oleh Hasan dengan membaiatnya. dan tidak pula kupergunakan cambukku kalau perkataan saja sudah memadai. Hal ini dapat dilihat dalam ucapannya yang terkenal sebagai prinsip yang ia terapkan dalam memimpin: “Aku tidak mempergunakan pedangku kalau cambuk saja sudah cukup. Muawiyah dinilai berhasil merekrut para pemuka masyarakat. piawai dalam merancang taktik dan strategi. Muawiyah juga dikenal berwatak keras dan tegas. Yaitu Muawiyah harus menjamin keamanan dan keselamatan jiwa dan harta keturunan Ali dan pendukungnya. Karenanya peristiwa itu dalam sejarah Islam dikenal dengan tahun persatuan (am al-jama’at). Yaitu episode sejarah yang mempersatukan umat kembali berada dibawah kekuasaan seorang khalifah.sebagai usaha rekonsiliasi umat Islam yang terpecah belah. tiadalah akan putus rambut itu. Umar bin Khattab sendiri pernah menilainya sebagai seorang yang cakap dalam urusan politik pemerintahan. Tabel Khalifah-Khalifah Dinasti Umayyah No Nama Khalifah Memerintah Lama Mulai Selesai 1 Mu’awiyah bin Abi Sofyan 19 th 3 bln 41 H / 661 M 60 H / 681 M 2 Yazid bin Mu’awiyah 3 th 6 bln 60 H / 681 M 64 H / 683 M 3 Mu’awiyah bin Yazid 6 bln 64 H / 683 M 64 H / 684 M 4 Marwan bin Hakam 9 bl 18 hari 64 H / 684 M 65 H / 685 M . Dengan kemampuan tersebut dan bakat kepemimpinan yang dimilikinya. andaikata aku dengan orang lain memperebutkan sehelai rambut. Rakyat juga menunjukkan ketaatan dengan membaiatnya. disamping kegigihan dan keuletan serta kesediaanya menempuh segala cara dalam berjuang. Pernyataan ini diterima Muawiyah dan dibuat secara tertulis. cerdas dan jujur. karena bila mereka mengencangkannya aku kendorkan.

POLA PEMERINTAHAN DINASTI UMAYAH Sejalan dengan watak dan prinsip Muawiyah tersebut serta pemikirannya yang perspektif dan inovatif. ia membuat berbagai kebijaksanaan dan keputusan politik dalam dan luar negeri. dan menumpas kaum pemberontak. Karena letaknya jauh dari Kufah pusat kaum Syiah pendukung Ali. Muawiyah memberi penghargaan kepada orang-orang yang berjasa dalam perjuangannya mencapai pundak kekuasaan. Al-Mughirah bin Syu’bah juga ia diangkat menjadi Gubernur diwilayah Persia. Kedua. Lebih dari itu. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan politik dan alasan keamanan. Ia menumpas kaum Khawarij yang merongsong wibawa kekuasaannya dan mengkafirkannya. sehingga mereka berpihak kepadanya. pemindahan pusat pemerintahan dari Madinah ke Damaskus. Seperti Amr bin Ash ia angkat kembali menjadi Gubernur di Mesir. dan jauh dari Hijaz tempat tinggal mayoritas Bani Hasyim dan Bani Umayah. Golongan ini menunduhnya . Ia juga memperlakukan dengan baik dan mengambil baik para sahabat terkemuka yang bersikap netral terhadap berbagai kasus yang ditimbul waktu itu. Menumpas orang-orang yang beroposisi yang dianggap berbahaya jika tidak bisa dibujuk dengan harta dan kedudukan. Ketiga. Dan jejak ini diteruskan oleh para penggantinya dengan menyempurnakannya. Pertama. sehingga bisa terhindar dari konflik yang lebih tajam antara dua bani itu dalam memperebutkan kekuasaan.5 Abdul Malik bin Marwan 21 th 8 bln 65 H / 685 M 86 H / 705 M 6 Walid bin Abdul Malik 9 th 7 bln 86 H / 705 M 96 H / 715 M 7 Sulaiman bin Abdul Malik 2 th 8 bln 96 H / 715 M 99 H / 717 M 8 Umar bin Abdul Aziz 2 th 5 bln 99 H / 717 M 101 H / 720 M 9 Yazid bin Abdul Malik 4 th 1 bln 101 H / 720 M 105 H / 724 M 10 Hisyam bin Abdul Malik 19 th 9 bln 105 H / 724 M 125 H / 743 M 11 Walid bin Yazid 1 th 2 bln 125 H / 743 M 126 H / 744 M 12 Yazid bin Walid 6 bln 126 H / 744 M 126 H / 744 M 13 Ibrahim bin Yazid 4 bln 126 H / 744 M 127 H / 744 M 14 Marwan bin Muhammad 5 th 10 bln 127 H / 745 M 132 H / 750 M B. Damaskus yang terletak diwilayah Syam (Suria) adalah daerah yang berada di bawah gengaman pengaruh Muawiyah selama 20 tahun sejak ia diangkat menjadi Gubernur di distirk itu sejak zaman Khalifah Umar bin Khatab.

darat. Uzbek. Keenam. Mereka diberi gaji yang cukup. Ketiga angkatan ini bertugas menjamin stabilitas keamanan dalam negeri dan mendukung kebijaksanaan politik luar negeri yaitu memperluas wilayah kekuasaan. Palestina. Daerah-daerah yang dikuasai umat Islam dizaman Dinasti ini meliputi Spanyol. dua kali lebih besar dari pada yang diberi pada yang diberikan Umar kepada tentaranya. Bersatunya berbagai suku bangsa di bawah naungan Islam melahirkan benih-benih peradaban baru yang bercorak Islam. Afrika Utara. dan ke Perancis di zaman Khalifah Umar bin Abd al-Aziz. Majusi) yang memperoleh privilege di dalam pemerintahan banyak merugikan kepentingan umat Islam bahkan menganggap rendah mereka. Didalam Al-Qur’an memang terdapat peringatan-peringatan yang tidak membolehkan orang-orang mukmin merekrut orang-orang non-muslim sebagai teman kepercayaan dalam mengatur urusan orang-orang mukmin. Mereka merekrut orang-orang non-musim sebagai pejabat-pejabat dalam pemerintahan. Kelima. membangun kekuatan militer yang terdiri dari tiga angakatan. seperti Khalifah Abd alMalik ke Timur. . Semenanjung Arabia. administrator. Benih-benih peradaban baru itu kelak berkembang pesat di zaman Dinasti Abbasiyah sehingga Dunia Islam menjadi pusat peradaban dunia selama berabad-abad. Karena orang-orang non-Muslim (Yahudi. seperti penasehat. Perluasan wilayah dizaman Dinasti ini merupakan ekspansi besar kedua setelah ekspansi besar pertama di zaman Umar bin Khattab. Khalifah al-Walid ke Barat. Suria. daerah yang sekarang disebut Pakistan. Rurkmenia. dokter dan dikesatuan-kesatuan tentara. Persia. Irak.tidak mau berhukum kepada Al-Qur’an dalam mewujudkan perdamaian dengan Ali diperang Shiffin melainkan ia mengikuti ambisi hawa nafsu politiknya. Afganistan. Keempat. sehingga Dinasti ini berhasil membangun Negara besar di zaman itu. baik Muawiyah maupun para penggantinya membuat kebijaksanaan yang berbeda dari zaman Khulafa al-Rasyidin. sekalipun Bani Umayah lebih memusatkan perhatiannya kepada pengembangan kebudayaan Arab. laut dan kepolisian yang tangguh dan loyal. Tapi di zaman Khulafaur Umar bin Abd al-Aziz kebijaksanaan itu ia hapuskan. Nasrani. meneruskan wilayah kekuasaan Islam baik ke Timur maupun ke Barat. sebahagian dari Asia Kecil. dan Kirgis di Asia Tengah dan pulau-pulau yang terdapat di Laut Tengah. Perluasan wilayah ini diteruskan oleh para penerus Muawiyah.

minta izin berbicara dengan memuji Allah dan menyatakn. dan Abdullah bin Zubeir. Muawiyah mengadakan pembaharuan dibidang administrasi pemerintahan dan melengkapinya dengan jabatan-jabatan baru yang dipengaruhi oleh kebudayaan Byzantium.Ketujuh. dan akan mengancam stabilitas keamanan kalau ia tidak mengangkat putra mahkota sebagai penggantinya. Husein bin Ali. kecuali Gubernur Ahnaf bin Qais. Keputusan ini direkayasa oleh Muawiyah seolah-seolah mendapatkan dukungan dari para pejabat penting pemerintah. Bahkan kalangan tokoh masyarakat Madinah mengadakan dialog dengan Muawiyah. Kedelapan. Muawiyah tidak mengubris saran ini. Lebih dari itu Muawiyah telah melanggar asas musyawarah yang diperintahkan oleh AlQur’an agar segala urusan diputuskan melalui musyawarah. Kepada para Gubernur lain diminta oleh Muawiyah agar membenarkan ucapan Dhahhak. Ia memanggil para Gubernur datang ke Damaskus agar mereka membuat semacam “kebulatan tekad” mendukung keputusannya. Walaupun Muawiyah mengubah system pemerintahan menjadi monarki. menjadi putra Mahkota untuk menggantikannya sebagai Khalifah sepeninggalnya nanti. Mereka menyarankan agar ia mengikuti jejak Rasulullah atau Abu Bakar dan atau Umar dalam urusan Khalifah tidak mendahulukan kabilah dari umat. Alasan yang dikemukakan karena ia khawatir akan timbul kekacauan. Yazid. setelah ia (Muawiyah) berpidato dan memberi nasehat dalam suatu pertemuan. namun dinasti ini tetap memakai gelar khalifah. Ia meminta salah seorang gubernur yang bernama Al-Dhahhak bin Qais al-Fahri agar. Karena itu keputusan politik Muawiyah itu mendapat protes dari umat Islam golongan Syi’ah. pendukung Ali. Dengan demikian ia mempelopori meninggalkan tradisi di Zaman Khulafa al-Rasyidin dimana Khalifah ditetapkan melalui pemilihan oleh umat. Abd al-Rahman bin Abi Bakar. Bahkan Muawiyah menyebut dirinya sebagai . Kebijaksanaan dan keputusan politik penting yang dibuat oleh Khalifah Muawiyah adalah Mengubah system pemerintahan dari bentuk Khalifah yang bercorak Demokratis menjadi system Monarki dengan mengankat putranya. Mereka memenuhi perintah itu. Yazid adalah orang yang pantas memangku jabatan khalifah setelah Muawiyah. Ini berarti suksesi kepemimpinan berlansung secara turun-temurun yang diikuti oleh para pengganti Muawiyah.

Amir al-Mu’minin. katib al-jund (sekretaris militer) katib al-syurthat (sekretaris kepolisian) dan katib al-qadhi (panitera). al-hajib dan diwan. dibagi menjadi beberapa wilayah provinsi. Dan status jabatan Khalifah diartikan sebagai “Wakil Allah” dalam mempimpin umat dengan menggantikannya kepada Al-Qur’an (surat al-Baqarah ayat 30). sebagaimana pada periode Negara madinah. seorang hajib (pengawal) dan pejabat-pejabat penting lain. Gubernur didampingi oleh seorang atau beberapa katib (sekretaris). Katib alrasail dianggap paling penting posisinya. Atas dasar ini Dinasti menyatakan bahwa keputusan-keputusan khalifah didasarkan atas perkenaan Allah. Siapa yang menentangnya adalah kafir. yaitu muzin untuk memberitahukan waktu shalat kepada khalifah. Pejabat pendapatan dan qadhi diangkat oleh khalifah dan bertanggung jawab kepadanya. Lembaga al-katib terdiri dari katib al-rasail (Sekretaris Negara). dan shahib al-tha’am. Karenanya siapa saja boleh bertemu dan berbicara langsung dengan khalifah tanpa melalui birokrasi. Lembaga al-syurthat yang dipimpin oleh shihab al-syurthat bertugas memilihara keamanan masyarakat dan Negara. shahib al-syurthat (pejabat kepolisian). Di tingkat pemerintahan pusat dibentuk beberapa lembaga dan departemen. alkatib. Wilayah kekuasaan yang luas itu. katib al-kharaj (sekretaris Pendapatan Negara). Para katib betugas mengurus administrasi Negara secara baik dan rapih untuk mewujudkan kemaslahatan Negara. yaitu shahib al-kharaj (pejabat pendapatan). Pengelolaan administrasi pemerintahan dan struktur pemerintahan Dinasti Bani Umayah merupakan penyempurnaan dari pemerintahan Khulafaur Rasyidin yang diciptakan oleh Khalifah Umar. dan qadhi (kepala keagamaan dan hakim). . Karena itu pejabatnya selalu orang terpercaya dan pandai serta dari keluarga kerajaan. Shahib al-barid (pejabat pos) yang membawa berita-berita penting untuk khalifah. Tapi ada tiga orang yang boleh langsung bertemu dengan khalifah tanpa hijab. Al-Hanib (pengawal dan kepala rumah tangga istana) bertugas mengatur para pejabat atau siapapun yang ingin bertemu dengan khalifah. Lembaga ini belum dikenal dizaman Negara Madinah. Setiap provinsi dikepalai oleh Gubernur dengan gelar wali atau amir yang diangkat oleh Khalifah. petugas yang mengurus hal-ihwal makanan di istana.

jizyah. Diwan al-Khatim. para katib dan para saksi. Sidang ini dihadiri oleh lima unsur lengkap. Pejabat badan al-hisbat disebut al-muhtasib. para hakim. tugasnya menangani krimininal yan perlu penyelesaian segera. departemen pencatatan yang bertugas menyalin dan meregistrasi semua keputusan khalifah atau peraturan-peraturan pemerintah untuk dikirim kepada pemerintahan di daerah. Kebijaksanaan ini mendorong seorang ulama. fa’I dan ghanimah dan sumber lain.Lembaga lain adalah dibidang pelaksanaan hukum. Diwan al-Rasail. para fuqaha. al-hisbat dan al-mazhalim. departemen yang mengurus surat-surat Negara dari Khalifah kepada para Gubernur atau menerima surat-surat dari Gubernur. Karena badan ini bertugas meninjau kembali akan kebenaran dan keadilan keputusan-keputusan hukum yang dibuat oleh qadhi dan muhtasib. pegawai Negara yang melakukan pelanggaran. Departemen ini memiliki dua sekretariat. 2). Diwan al-Kharaj. Khalifah Al-Walid. 1). Tapi pada masa Khalifah Abd al-Malik diadakan arabisasi. peradilan bebas tetap dilaksanakan. yaitu Al-Nizham al-qadhai terdiri dari tiga bagian. Pengaruhnya berlanjut sampai sekarang. Misalnya Mesir dan Irak menggunakan bahasa Pahlawi dan Kpti. Didalam tubuh organisasi pemerintahan Dinasti Umayah juga dibentuk beberapa diwan atau departemen. yang dipimpin oleh qadhi al-mazhalim. sebagaimana pada periode Negara Madinah. Pejabat badan al-mazhalim disebut qadhi al-mazhalim atau shahib al-mazhalim. dan untuk daerah menggunakan bahasa Yunani dan bahasa Persia. Semua pemasukan keuangan yang diperoleh dari . Politik arabisasi ini berlanjut pada masa putranya. untuk menyususn Al-Kitab yang selanjutnya menjadi pegangan dalam soal tata bahasa Arab. kini menggunakan bahasa Arab. Bila ada suatu kasus perkara yang keputusannya dianggap perlu ditinjau kembali baik perkara seorang rakyat maupun pejabat yang menyalagunakan jabatannya. untuk pusat menggunkan bahsa Arab. Kedudukan badan ini lebih dari al-qadha dan al-hisbat. usyur. zakat. Berarti pemerintahan Dinasti Umayah. sibawaih. Badan ini bebas dari pengaruh penguasa dalam menetapkan keputusan hukum terhadap para pejabat. yaitu al-qadha. badan ini menyelenggarakan mahkamat al-mazhalim yang mengambil tempat di masjid. yaitu penggunaan bahasa Arab sebagai linguafranca dan bahsa ilmu pengetahuan untuk seluruh wilayah pemerintahan. yaitu para pembantu sebagai juri. Badan al-qadha dipimpin oleh seorang qadhi yang bertugas membuat fatwa-fatwa hukum dan peraturan yang digali langsung dari al-Qur’an. Sunnah Rasul. yaitu hanya menggunakan bahasa Arab dalam suratsurat Negara. dan Damaskus bahasa Greek. 3). atau Ijmak dan atau Ijtihad.

Personilnya mayoritas orang-orang Arab. Dengan demikian Spanyol menjadisasaran ekspansi selanjutnya.sumber-sumber itu disimpan di Baitul Mal (kantor perbendaharaan Negara. yaitu pada tahun 711 M setelah Aljazair dan Maroko dapat ditaklukan Thariqbin Ziyad. C. Diwanul al-jund. 4). Musa bin Nushair dengan membawa pasukannya menyeberangi selat yang memisahkan antara Maroko dan benua Eropa dan mendarat disuatu tempat yang sekarang dikenal dengan nama Gibraltar ( Jabal Thariq ). 5). Kordova dengan cepat dapat dikuasai. menyusul kota-kota lain seperti Sevilla. Sind dan daerah Punjab sampai ke Maltan. Bukhara. Muawiyah dapat menguasai daerah Khurasan sampai kesungai Oxus dan Afganistan sampai ke Kabul. dan ketertiban. Konstatinopel. Pasukan Islam memperoleh kemenangan dengan mudah Karena men dapat dukungan dari rakyat setempat yang sejak lama menderita akibat kekejaman penguasa. departemen pertahanan yang bertugas mengornisir militer. pasukan Islam . Selain Thariq bin Zayid dan Musa bin Nushair pahlawan yang berjasa menaklukan Spanyol adalah Tharifbin Malik yang dapat disebut sebagai pahlawan perintis membuka jalan ke Spanyol. Tunisia dapat ditaklukan. Dia mengirim tentaranya menyeberangi sungai Oxus dan dapat berhasil menaklukan Balkan. pemimpin pasukan Islam atas perintah gubernur Afrika Utara. Ekspansi ke timur yang dilakukan oleh Muawiyah kemudian dilanjutkan oleh Khalifah Abdul Malik. sehingga khalifah dapat mengetahui apa yang terjadi di daerah dan memudahkannya untuk mengontrol jalannya pemerintahan di daerah. Di zaman Umar bin Abdul Aziz. EKSPANSI WILAYAH Di zaman Muawiyah. tercatat suatu ekspedisi militer dari AfrikaUtara menuju wilayah barat daya benua Eropa. Ibukota Spanyol. Diwan al-Barid. tentara spanyol dapat dikalahkan. keamanan. Tentaranya bahkan sampai ke India dan dapat menguasai Balukhistan. Ekspansi ke wilayah Barat secara besar-besaran dilanjutkan dizaman Walid bin Abdul Malik. Masa pemerintahan Walid adalah masa ketentraman. Di sebelah timur. Elvira dan Toledo yang dijadikan ibukota Spanyol yang baru setelah jatuhnya Kordova. angkatan lautnya melakukan serangan-serangan ke ibukota Byzantium. Pada masa pemerintahan yang berjalan kurang lebih 10 tahun. Ferghana dan Samarkand. departemen pelayanan pos bertugas melayani informasi tentang berita-berita penting di daerah kepada pemerintahan pusat dan sebaliknya.

teguh pendirian. meliputi Spanyol. Saedinia. Poiters. baik dari kalangan pendukung Ali maupun kalangan pendukung keluarga Abbas. Kuffah merupakan wilayah penduduknya menganut aliran Syi’ah. Sebelum berdirinya dinasti Abbasiyah terdapat tiga poros utama yang merupakan pusat kegiatan. Persia. Afghanistan. yaitu Humaimah. Khurasan memiliki warga yang pemberani. Afrika Utara. Dengan keberhasilan ekspansi kebeberapa daerah baik wilayah timur atau barat. Al-Ghofiqi terbunuh dan tentaranya mundur ke Spanyol. yaitu selama lima abad dari tahun 132656 H(750-1258 M). Melalui daerah tersebut.Berdirinya pememrintahan ini dianggap sebagai kemenangan pemikiran yang pernah dikumandangkan oleh Bani Hasyim (Alawiyyun) setelah meninggalnya Rasulullah SAW dengan mengatakan bahwa yang berhak berkuasa adalah keturunan Rasulullah dan anak-anaknya. Uzbek. Di samping daerah-daerah tersebut diatas. Rhodes. wilayah kekuasaan Islam masa Bani Umayyah ini betul-betul sangat luas. ia men coba menyerang Tours. . pendukung Ali bin Abi Thalib. antara satu dengan yang lain memiliki kedudukan tersendiri dalam memainkan perannya untuik menegakkan kekuasaan keluarga besar paman Rasulullah SAW. dan disanalah diharapakan dakwah kaum Abbasiyah mendapat dukungan. pulau-pulau yang terdapat di laut tengah juga jatuh ke tangan pemerintah Bani Umayyah seperti pulau Mayorca. kuat fisik. dan sekaligus sebagai khalifah pertama. Palestina. Kirgis dan Asia Tengah.berusaha menaklukan Perancis melalui pegunungan Pyrenia dipimpin oleh Abdul Rahmanbin Abdullah Al-Ghofiqi. yang selalu bergolak dan ditindas oleh Bani Umayah. Jazirah Arab. BANI ABBASIYAH ( 750 – 1258 M ) A.Dari nama inilah disandarkan pada tiga tempat pusat kegiatan. Creta. Palestina. Keuasaan Dinasti Abbasiyah berlangsung dalam rentang waktu yang panjang. Humaimah merupkan tempat bermukim keluarga Bani Hasyim. tidak mudah terpengaruh nafsu dan tidak mudah bingung terhadap kepercayaan yang menyimpang. Corsica. Selanjutnya sebagian Asia Kecil. Syiria. Kuffah. ia mulai dengan menyerang Bordeaux. PENDIRIAN Dinasti Abbasiyah didirikan pada tahun 132 H/750 M. Turkmenia. oleh Abdul Abbas AsSaffah. 6. dan Khurasan. Abbah bin Abdul Muthalib. Cyprus dan sebagian Sicillia.

POLA PEMERINTAHAN Sistem Pemerintahan Bani Abbasiyah Orang Abbasiyah mengklaim dirinya sebagai pengusung konsep sejati kekhalifahan. Akan tetapi. Dalam menjalankan pemerintahan. wilayah Al-Fayyum tahun 132 H/750 M dibawah pimpinan Shalih bin Ali. Dengan demikian. Marwan bin Muhammad bersama pasukanya yang melarikan diri. ditaklukan oleh Abbasiyah dan di usir ke Wasit. Khalifah itu melarikan diri hingga ke Fustat di Mesir. Ibrahim akhirnya ditangkap oleh pasukan dinasti bani Umayah dan dipenjarakan di Haran. dan akhirnya terbunuh di Busir.Dan dari sinilah awal berdirinya dinasti Arab Islam kedua yang sangat besar dan lama. Harran dan menyebrangi Sungai Eufrat samapi ke Damaskus.yaitu gagasan Negara Teokrasi yang menggantikan pemerinthan sekuler ( Mulk ) Dinasti Umayah. Penguasa Umayah di kufah. B.Hal tersebut mengisyaratkan bahwa mereka lebih mengutamakan kekuatan dalam menjalankan kebijakanya.Propaganda Abbasiyah dilaksanakan dengan strategi yang cukup matang sebagai gerakan rahasia.dewan penyelidik keluhan adalah sejenis pengadilan tingkat banding atau pengadilan tinggi untuk menangani kasus-kasus yang diputuskan secara keliru pada departemen administrative dan politik. salah seorang paman Abul Abbas diperintahkan untuk mengejar khalifah Umayah terakhir. Abdullah bin Ali. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Islam.yang kemudian menjadi julukanya. dimana akhirnya dapat ditaklukan di dataran rendah Sungai Zab. Imam Ibrahim pemimpin Abbasiyah yang berkeinginan mendirikan kekuasaan Abbasi yang gerakanya diketahui oleh Khalifah Umayah terakhir. Abu Salamah selanjutnya berkemah di kufah yang telah ditaklukan pada tahun 132 H. yaitu Abu Abbas Ash-Shaffah dengan pusat kekuasaan awalnya di Kuffah. Dinasti Abbasiyah memiliki kantor pengawas yang pertama kali dikenalkan oleh Al Mahdi. dewan korespondensi atau kantor arsip yang menangani semua surat resmi dokumen politik serta instruksi dan ketetapan khalifah . disisi singgasana khalifah tergelar karpet yang digunakan sebagai tempat eksekusi.Khalifah Abbasiyah pertama itu menyebut dirinya as-saffah. maka tumbanglah kekuasaan dinasti Umayah dan berdirilah Dinasti Abbasiyah yang dipimpin oleh khalifah pertamanya.Penumpah darah. Pengejaran dilanjutkan ke Mausul. Yazid bin Umar bin hubairah. Dalam khotbah penobatanya. Marwan bin Muhammad.Selama Bani Abbasiyah berkuasa pola pemerintahan yang .

Puncak kejayaan Dinasti Abbasiyah terjadi pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid( 786-809 M) dan anaknya Al Makmun ( 813-833 M). Bagdad. berasal dari Balkh. sekretaris Negara. pada masa Al-Manshur. Al Manshur memindahkan ibu kota Negara ke kota yang baru di bangunnya. dan luas wilayahnya mulai dari Afrika Utara hingga Ke India.Pada mulanya. Persia.diterapkan berbeda-beda sesuai dengan pola pemerintahan dan perubahan politik.rahman sebagai hakim pada lembaga kehakiman Negara. . tahun 762 M. Dia juga membentuk lembaga protocol Negara. sehingga administrasi kenegaraan dapat berjalan lancer. Dia menujuk Muhammad ibn Abd Al. Wazir pertama yang diangkat adalah Khalid bin Barmak. kekayaan melimpah. Jawatan pos yang sudah ada sejak masa dinasti Bani Umayah ditingkatkan perananya dengan tambahan tugas. Para direktur jawatan pos bertugas melaporkan tingkah laku Gurbernur setempat kepada khalifah. untuk lebih memantapkan dan menjaga stabilitas Negara yang baru berdiri itu. C. dan kepolisisan Negara disamping membenahi angkatan bersenjata.Disinilah letak perbedaan pokok antara dinasti Umayah dan dinasti Abbasiyah. Di ibukota yang baru ini Al Manshur melakukan konsolodasi dan penertiban pemerintahanya. dekat bekas ibukota Persia. EKPANSI WILAYAH Dinasti Abbasiyah lebih menekankan pembinaan peradaban dan kebudayaan Islam dari pada perluasan wilayah. Negara dalam keadaan makmur. Namun. Di bidang pemerintahan ia menciptakan tradsi baru dengan mengangkat Wazir sebagai koordinator departemen. jawatan pos ditugaskan untk menghimpun seluruh informasi di daerah-daerah. ibu kota Negara adalah Al-Hasyimiyah. dekat Kufah. Dia mengangkat sejumlah personal untuk menduduki jabatan dilembaga eksekutif dan yudikatif. keamanan terjamin walaupun ada juga pembertontakan. Ctesiphon. Ketika ArRasyid memerintah. Kalau dulu hanya sekedar untuk menantar surat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful