P. 1
Perbedaan Antara Workshop Dan Seminar

Perbedaan Antara Workshop Dan Seminar

|Views: 30|Likes:
Published by Relcky Saragih

More info:

Published by: Relcky Saragih on Jan 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2012

pdf

text

original

PERBEDAAN ANTARA WORKSHOP DAN SEMINAR – MINE CLOSURE INDONESIA WORKSHOP 1 HARI (23 MARET 2009) – Di Kampus UPN “Veteran”

Yogyakarta Workshop dipimpin oleh : Bp. Ir. Gilbert M. Nisahpih MM. & Bp. Ir. Sujatmiko. Narasumber: - Bp. Achmad Ichwan (PT Billiton Indonesia) – Tambang Batubara - Bp. David Sompie (PT Newmont Minahasa Raya) – Tambang Emas Didalam workshop ini akan dibahas secara detail Peraturan Menteri No. 18 Tahun 2008 tentang Reklamasi dan Penutupan Tambang. Bp. Gilbert terlebih dahulu akan memperkenalkan kepada semua peserta tentang gambaran Sistem Manajemen Lingkungan secara umum di operasional perusahaan tambang Indonesia. Yang akan dipakai adalah sistem manajemen ISO 14001, namun disesuaikan dengan implementasi di Perusahaan Tambang. (Catatan : Gilbert memiliki pengalaman 18 tahun bekerja di perusahaan tambang, baik di PT Indominco Mandiri Bontang (coal mining), PT Freeport Indonesia - Papua, PT Barrick Gold Corporation – Aceh & Kalteng maupun di beberapa perusahaan di Banpu Indonesia. Gilbert adalah orang tambang pertama di Indonesia yang bersertifikasi Lead Auditor Internasional ISO 9001 (Quality Management System), ISO 14001 (Environmental Management System) dan OHSAS 18001 (Health & Safety Management System). Ia menjadi Koordinator pada saat PT Indominco Mandiri menjadi perusahaan tambang pertama di Indonesia yang mampu lulus dan bersertifikat standard Internasional Integrasi ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001. Pada 10 tahun terakhir karirnya dihabiskannya untuk membangun sistem manajemen QHSE di perusahaan-perusahaan tambang. Saat ini Gilbert menjabat sebagai Corporate Strategic Head PT ITS Consultant (Konsultan Sistem Manajemen QHSE yang fokus untuk perusahaan tambang). Kemudian workshop akan dilanjutkan dengan pemaparan dan penjelasan oleh Pak Sujatmiko, tentang apa, bagaimana dan mengapa ditetapkannya Per Men No. 18 Tahun 2008 tersebut. Dalam hal ini akan dibahas secara lebih detail, tentang policy dan strategi implementasi Per Men No 18 tersebut di lapangan. Pasal per pasal akan dibahas, termasuk beberapa pasal yang kemungkinan berpotensi overlap dengan beberapa peraturan lainnya. (Catatan : Bp. Ir. Sujatmiko saat ini menjabat sebagai Kasubdit Lingkungan, Dir. Teknik & Lingkungan Dirjen Minerbapabum. Bp. Sujatmiko termasuk aktif dalam ikut membidani lahirnya Per Men No. 18 ini. Beliau juga aktif ikut membantu dan menopang Bp. Dr. Witoro Soelarno, pada saat Bp. Witoro meraih gelar doktoral nya di Universitas Indeonesia, dengan topik POST MINING). Pada Session ke-2 (siang hari), workshop akan masuk pada sesi ROLE PLAY dan SIMULASI. Dimana akan disimulasikan, bagaimana implementasi Per Men No. 18 tersebut di lapangan. Akan dilihat, apa saja strategi yang cocok, juga akan terlihat permasalahan-permasalahan yang ada, terkait dengan kepentingan banyak stakeholders, termasuk pembahasan bagaimana pemecahan dan jalan keluar terbaiknya. Akan ada 2 kasus yang dibahas. Untuk kasus tambang batubara, akan dibantu dan difasilitasi oleh Bp. Achmad Ichwan (Environmental Manager – PT Billiton Indonesia). Sedangkan untuk kasus tambang emas akan dibantu dan difasilitasi oleh Bp. David Sompie (Site Manager PT Newmont Minahasa Raya). SEMINAR 2 HARI (24 & 25 MARET 2009) - Di Hotel Inna Garuda (Jl. Malioboro Yogyakart) Seminar adalah ajang bertukar pengalaman, bertukar informasi, sharing pendapat dan menambah ilmu pengetahuan tenang Mine Closure, baik policy maupun strategi implementasi di lapangan dan semua permasalahan yang ada. Dalam seminar, kita tidak akan mengelaborasi setiap aspek Mine Closure sampai detail, namun akan membahas “banyak topik, banyak pengalaman, banyak aspek mine closure dan banyak pengetahuan” dalam waktu singkat dengan pembahasan yang bersifat umum. Catatan : Workshop dan seminar ini juga merupakan ajang untuk “mencerdaskan kehidupan bangsa”, dimana akan diikutsertakan para mahasiswa (melalui seleksi) dan para dosen sebagai undangan, agar mereka dapat lebih tahu, lebih mengerti dan lebih mengenal tentang dunia tambang dan operasionalnya. (Penjelasan oleh : Gilbert MN – Ketua Panitia Penyelenggara)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->