P. 1
Peluang Kerja & Bisnis Teknologi Informasi Dan Komunikasi

Peluang Kerja & Bisnis Teknologi Informasi Dan Komunikasi

|Views: 592|Likes:
Published by Yahya Nursalim

More info:

Published by: Yahya Nursalim on Jan 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

03/05/2013

pdf

Peluang Kerja & Bisnis

Teknologi Informasi dan Komunikasi

Tip Mencari Kerja Mengintip Aneka Profesi TIK 13 Keahlian Paling Dicari Belajar & Bekerja di Luar Negeri Tip Jadi Entrepreneur Programmer

InfoKomputer PCplus

GROUP OF MAGAZINE – KOMPAS GRAMEDIA

DAFTAR ISI
Mencari Kerja
21 Tips Pakai Twitter untuk Mencari Kerja Ketika Panggilan Tak Kunjung Datang 10 Tips Biar CV Dilirik Mudahnya Bikin Resume Pakai Docs Jaring Peluang Kerja via Internet 3 8 10 13 18

Profesi
10 Profesi Sekuriti Informasi Paling Seru 9 Profesi TI Paling Cihuy Ketika Ber-Facebook & Twitter Jadi Profesi 6 Profesi TI Paling Berbahaya Asyiknya Jadi Game Tester Profesi Bagi yang Ingin Berekspresi Melirik Profesi Si Pengelola Database Melirik Profesi Pembuat Perangkat Lunak Mengenal Profesi Tukang Jaringan Suka Duka Jadi System Engineer 21 24 27 30 33 36 39 41 43 45 47 50

Keahlian
13 Keahlian TI Paling Dicari di 2011 Yuk Selidiki Kejahatan Ala CSI

Belajar & Bekerja di LN
Menuntut Ilmu hingga ke Jerman 5 Tips Sukses Kerja di Luar Negeri 53 56 59

Karier
Supaya Tetap Eksis di Karier

Gaya Kerja
Sukses Ngantor dari Luar Kantor 62

Wirausaha
Tren E-Commerce Lokal, Pajang Barang, Uang pun Datang Jadi Freelance, Programmer Bisa Lebih Kaya 9 Tips Jadi Entrepreneur Programmer 12 Tips Sukses Punya Toko Online 65 73 75 78

Tip

Untuk menuju ke halaman yang halaman dan klik OK.

Anda kehendaki: Klik menu View > Go To > Page... Isikan nomor

Mencari Kerja

21 Tips Pakai Twitter untuk Mencari Kerja
Kamu sedang memulai karier atau berpikir untuk pindah pekerjaan? Jika kebetulan kamu juga seorang pengguna Twitter, ketahuilah bahwa layanan microblogging ini adalah sarana yang cukup oke untuk mencari pekerjaan.
Nggak percaya? Simak deh tip-tip di bawah ini untuk memudahkan kamu menggaet pekerjaan via Twitter.

1 Pakai nama asli
Tentunya kamu menggunakan nama asli ketika melamar pekerjaan, bukan? Nah, pastikan kamu juga melakukan hal yang sama di Twitter. Pasang nama depan dan nama belakangmu di profil dan jika memungkinkan, gunakan namamu sebagai username Twitter.

2 Buat bio menarik
Orang yang sama sekali belum mengenal kamu tentu akan menilai kamu pertama kali berdasarkan informasi yang kamu tuliskan di bio Twitter kamu. Jika sedang mencari pekerjaan, tuliskan bio yang informatif dan semenarik mungkin untuk memperbesar peluang kamu mendapatkannya. Jangan sampai menuliskan hal-hal yang hanya akan membuat kamu dianggap tidak serius atau tidak profesional.

3 Dandani background
Kesan pertama lainnya yang bisa kamu ciptakan adalah background Twitter kamu. Buat seprofesional mungkin, jangan sampai terlihat kekanak-kanakan. Manfaatkan layanan macam TwitBacks di www.twitbacks.com.

PCplus

4 Tweet sebelum follow
Usahakan selalu berbagi hal-hal yang berguna sebelum kamu mulai mem-follow teman, rekan kerja, dan para relasi di industri yang kamu geluti. Dengan begitu, kamu memberikan alasan bagi mereka untuk mem-follow kamu juga.

5 Cari peluang
Jangan sekadar berharap sebuah peluang atau kesempatan akan jatuh ke pangkuan kamu. Cari! Manfaatkan fitur pencarian di Twitter untuk melongok pekerjaan yang sesuai dengan bidang/minat kamu.

6 Pakai ribbon Hire Me!
Sematkan ribbon (semacam notifikasi) yang mengumumkan keinginanmu perihal mencari pekerjaan, sehingga bahkan ketika kamu sedang tidak nge-tweet soal itu, follower kamu tahu apa yang sedang kamu cari. Contoh ribbon semacam ini adalah yang ditawarkan oleh Twibbon di http://twibbon.com/join/Hire-Me-3.

7 Siapkan resume

Simpan kopi dari resume kamu di online. Jadi jika mendadak kamu kontak dengan seseorang yang ingin melihatnya, kamu dapat langsung mengirimkannya via tweet. Tool seperti VisualCV (www.visualcv.com) menawarkan layanan semacam ini.

8 Follow perusahaan target
Jika kamu sudah mengincar perusahaan tertentu yang ingin dilamar, dan mereka punya Twitter khusus, follow mereka dan para pegawai yang ada di sana sekalian. Kamu akan dapat terkoneksi lebih baik dari sebelumnya dan informasi yang kamu peroleh via Twitter-Twitter mereka akan membuat kamu terlihat lebih menonjol dibandingkan kandidat lainnya.

9 Berbagi di banyak jaringan
Integrasikan Twitter, Facebook, YouTube, dan LinkedIn sehingga kontakkontak kamu di semua jaringan mengetahui apa yang kamu lontarkan. Jika bisa, manfaatkan tool-tool yang dapat mendorong update yang kamu buat dari satu layanan ke layanan yang lain. PCplus

10 Follow para tokoh
Follow para tokoh yang rajin nge-tweet di industri yang (ingin) kamu geluti untuk belajar dari sana dan mengambil manfaat dari jaringan mereka.

11 Deskripsikan kemampuan
Bergabunglah ke dalam arus deras Twitter dengan mendeskripsikan kemampuan spesifi k yang kamu miliki. Gambarkan dengan jelas—jangan membuat orang bertanya-tanya dalam hati tapi malas bertanya langsung.

12 Gunakan hashtag
Cari hashtag untuk acara-acara yang akan terjadi di industri kamu, topik yang sedang hangat, dan lainnya untuk dapat nimbrung ke dalam pembicaraan serta melihat-lihat siapa saja yang harus kamu follow di Twitter.

13 Follow akun lowongan kerja
Cari akun-akun Twitter spesifik yang menawarkan update ketersediaan lowongan pekerjaan baru. Beberapa contohnya adalah @jobsdbindonesia, @bilaboong, @infokerja, dan @lowongankerja.

14 Minta bantuan
Jika ada teman atau kontak yang bekerja di perusahaan yang ingin kamu lamar, tidak ada salahnya meminta mereka memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kesempatan kamu diterima.

15 Jangan “jualan” saja
Jangan terang-terangan mempromosikan diri kamu, apalagi setiap saat. Luangkan waktu juga untuk me-retweet dan berinteraksi dengan teman-teman.

16 Buat imej yang baik
Manfaatkan bio kamu untuk menggaet pekerjaan, pakai avatar yang terlihat profesional (lupakan gaya alay), dan tweet tentang usahamu mencari pekerjaan. Sekalian taruh link ke resume online kamu jika perlu.

17 Buat dirimu layak di-follow
Jangan nge-tweet dengan bahasa yang tidak sopan atau membosankan. Bagi update menarik dan berguna dengan para follower kamu dan fokuskan dirimu untuk berinteraksi dengan mereka.

18 Praktekkan SEO
Profil Twitter dan tweet kamu akan diindeks oleh Google dan mesin pencari lainnya, jadi, setiap kali menaruh informasi di sana, pikirkan tentang bagaimana kamu dapat membuatnya ditemukan dengan lebih baik.

19 Retweet berita industri
Tweet-lah tentang berita dan hal-hal yang penting, dan kamu akan satu langkah lebih dekat untuk mencapai tujuan kamu.

PCplus

20 Jangan mengeluh
Pernah membaca tweet-tweet orang tentang keluhan mereka menganggur atau pekerjaan mereka yang membosankan? Tidak enak bukan membacanya? Jadi hindarilah nge-tweet tentang hal-hal tersebut dan simpan keluhanmu untuk dirimu sendiri.

21 Cari saran pencarian kerja
Carilah postingan dari tokoh-tokoh di dunia karier dan orang-orang yang dapat membantu kamu mencari pekerjaan di Twitter. PC+

Tips bagi Pengguna LinkedIn
Kamu juga pengguna LinkedIn? Simak beberapa kiat berikut ini untuk mengoptimalkannya sebagai tool untuk mendapatkan pekerjaan.

1 Cek tab Jobs
LinkedIn punya fitur yang didedikasikan untuk pekerjaan, lho. Di sini para perusahaan memasang lowongan kerja dan berharap para pencari kerja macam dirimu melihatnya dan ternyata merupakan kandidat yang ideal.

2 Lengkapi profilmu
Makin lengkap profi l LinkedIn kamu, makin banyak pekerjaan yang dapat disarankan oleh LinkedIn untukmu. Profi l yang komplet juga pastinya akan lebih menarik dilihat orang sehingga mereka dapat menemukan sebanyak mungkin apa yang ingin mereka ketahui tentang kamu. Di bagian hal apa yang membuat kamu tertarik, jangan ragu memilih ‘career opportunities’!

3 Ikut grup
Kamu akan memperoleh lebih banyak traffic ke profilmu jika orang tahu kamu ada. Salah satu cara untuk memastikannya adalah bergabung ke grup-grup dan nimbrung dalam diskusidiskusi mereka. Kamu juga bisa memulai diskusi dengan meminta saran yang terkait dengan pencarian pekerjaan kamu.

4 Cari koneksi
Connections di LinkedIn adalah semacam Friends di Facebook dan Follower di Twitter. Kamu PCplus

dapat mengundang orang untuk menjadi Connection kamu atau mengundang dirimu sendiri. Tapi jika ada orang yang sangat menarik, jangan menunggu diundang. Kirimkan undangan kamu ke mereka.

5 Berbagi update
Seperti jejaring sosial lainnya, kamu juga bisa berbagi update di LinkedIn. Manfaatkan fitur tersebut untuk memastikan Connections kamu up-to-date dengan pekerjaan sukarela kamu, kemampuan kamu yang terus bertambah, dan aktivitas jejaring kamu. Biarkan mereka tahu kamu adalah orang yang aktif dan kreatif selagi mencari kerja dan tunjukkan antusiasme dan komitmen kamu untuk mencapai tujuan yang tepat.

6 Rekomendasi
Bagaimana cara mendapatkannya? Minta! Di halaman profil, klik link ‘Get Recommended’ dan isi formulirnya. PC+
(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Mencari Kerja

Ketika Panggilan Tak Kunjung Datang
Dari puluhan surat lamaran yang kamu kirim, belum ada satu pun balasan yang melayang kembali ke tangan kamu. Kalaupun ada, mungkin pula kamu merasa tidak terlalu cocok dengan jawaban dan tawaran yang datang. Alhasil, sampai sekarang kamu pun masih berstatus pengangguran atau, sedikit lebih manis, pengangguran terselubung.

Jangan berkecil hati dulu. Ini musim penghujan. Mungkin Bapak Pos lupa bawa jas hujan sehingga harus berteduh dulu supaya surat panggilan untuk kamu tidak basah dalam perjalanan. Atau mungkin perusahaan yang kamu lamar sedang menunggu waktu yang benarbenar tepat untuk memanggilmu—mereka tidak mau kamu harus datang wawancara ke kota besar saat liburan sekolah, saat harga tiket melambung dan susah diperoleh. Selama menanti yang belum pasti, bukan berarti kamu harus merasa stres dan tertekan. Kamu kudu tetap menghidupkan semangat dan bara di dalam dada. Karena memang, pelangi baru tampak setelah badai. Lagipula, selama masa penantian itu, banyak lho yang bisa kamu lakukan. Apa misalnya? Buka pikiran kamu untuk hal-hal berikut.

Update Informasi Sudah menaruh curriculum vitae (CV) secara online di blog, Linkeldin, atau Facebook? Cek kembali dokumen-dokumen dan informasi-informasi yang kamu sampaikan di sana. Karena, siapa tahu, seorang manajer di luar sana sedang mencari tahu informasi tentang kamu di Internet. Dan tentunya, sebuah CV yang baru saja diperbarui 2-3 hari yang lalu terasa lebih segar ketimbang sebuah curriculum vitae yang sudah 3 bulan tersimpan di Internet.
Selain itu, selama masa penantian, mungkin kamu telah melakukan sesuatu, mendapatkan beberapa pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang baru. Nah, informasi seperti itu tentu mempunyai nilai tersendiri untuk mengangkat curriculum vitae kamu. Jadi, jangan sampai CV yang kamu gunakan untuk melamar suatu perusahaan Agustus lalu misalnya, masih sama dengan yang kamu pakai sekarang.

Jangan Pernah Menganggur Kalau kamu merasa depresi, mungkin karena kamu terlalu banyak memikirkan status saat ini. Alih-alih menghabiskan waktu untuk berpikir, merenung, dan melamun, habiskanlah waktu kamu itu untuk melakukan hal-hal yang berguna.
Kamu bisa melakukan banyak hal. Mengambil kursus singkat untuk menambah skill, PCplus

mengerjakan proyek pribadi, magang, bekerja sosial, atau malah justru memanfaatkan waktu yang ada saat ini untuk berjalan-jalan atau menjalankan hobi. Dengan terus menyibukkan diri dan melakukan sesuatu, kamu akan mendapat pikiran positif bahwa periode menganggur kamu saat ini ada hikmahnya juga.

Bangunlah Networking Membangun sebuah jejaring (networking) mempunyai dua aspek, yakni memperkuat jejaring yang sudah ada dan memperlebar jejaring tersebut. Pada saat waktu luang, cobalah menghubungi teman-teman lama, saling menceritakan keadaan masing-masing dan tidak usah malu untuk mengisahkan status kamu saat ini. Pastikan orang-orang yang mengenal kamu secara baik—dan mengenal kamu sebagai orang baik-baik—mengetahui status kamu saat ini. Siapa tahu, pekerjaan kamu akan datang lewat orang-orang ini.
Selain itu, kamu juga perlu memperlebar jejaring yang sudah dimiliki. Semakin luas networking kamu, berarti semakin lebar pula pandangan kamu terhadap lowongan-lowongan yang tersedia. Kamu bisa memperluas jejaring kamu itu dengan berkenalan dengan orang-orang baru melalui banyak cara. Misalnya, kamu bisa bergabung dengan berbagai komunitas, baik maya maupun nyata, apakah itu komunitas profesional, hobi, alumni, dan lain sebagainya. Singkatnya, jangan pernah berkecil hati. Kalau sekarang kamu sedang menganggur, bukan berarti tidak ada pekerjaan di luar sana untuk kamu. Kamu hanya belum bertemu dengan pekerjaan yang tepat. Dengan tetap berusaha ditambah sedikit bersabar, segera kamu akan bertemu dengan pekerjaan yang kamu impikan. Teruslah berpikir positif.

Memanfaatkan Waktu Luang
Terus-menerus meresapi bahwa sekarang kamu masih menganggur hanya akan membawa dampak buruk bagi kondisi kejiwaan kamu. Stres dan depresi justru akan makin membebani langkah kamu dalam mencari pekerjaan. Akibatnya, semangat kamu akan menurun dan justru malah ogah-ogahan untuk mencari kesempatan. Agar tidak terus terbebani pikiran seperti itu, kamu perlu memanfaatkan dengan baik masamasa menunggu ini. Daripada bengong, kamu dapat mencoba melakukan banyak hal yang berguna, baik untuk diri kamu sendiri maupun untuk orang lain di sekitar kamu. Salah satu hal positif yang bisa kamu lakukan adalah mengikuti kursus singkat untuk menambah keahlian. Kamu bisa mengambil program kursus seperti belajar pemrograman atau jaringan. Kursus singkat seperti itu bisa mengubah ilmu teori kamu dari universitas menjadi keahlian praktik yang nyata. Selain mengikuti kursus yang terkait dengan pekerjaan, kamu juga bisa mengikuti kursus yang sifatnya melengkapi keahlian kamu seperti kursus bahasa. Selama masa menunggu, kamu juga bisa mengerjakan proyek pribadi. Mungkin kamu mempunyai rancangan software atau website? Nah, sekarang adalah saat yang tepat untuk mewujudkannya. Saat mengerjakan proyek pribadi, kamu bisa menuangkan segala idealisme kamu di situ tanpa harus dibatasi oleh orang lain. Dan tentunya, selain menambah skill, hasil dari proyek pribadi itu bisa jadi salah satu portofolio kamu. Pilihan lainnya yang bisa sangat menyenangkan untuk dicoba adalah melakukan proyek sosial. Di Indonesia, di banyak tempat, keahlian di bidang TI masih banyak dicari. Dan kebanyakan LSM atau lembaga sosial lainnya biasanya sangat membutuhkan orang yang punya keterampilan di bidang ini namun seringkali tidak punya cukup uang untuk membayar mereka. Kalau hal semacam ini terasa muluk-muluk untuk dilakukan, kamu bisa juga melakukan “kerja sosial” hanya dengan membantu memperbaiki PC teman atau tetangga kamu yang rusak. Jangan pernah meremehkan hal seperti ini, karena hal-hal baik kadang datang dari tempat yang tidak terduga. Mungkin saat kerja sosial tersebut, kamu malah bertemu dengan orang yang kenal dengan manajer sebuah perusahaan yang sedang membutuhkan orang dengan latar belakang TI. (M. Andi Miftachul H.)

PCplus

Mencari Kerja

10 Tips Biar CV Dilirik
Kamu termasuk orang yang malas membuat atau memperbarui CV? Ingatlah bahwa CV adalah mekanisme yang tak ternilai harganya untuk menciptakan kesan positif kepada perusahaan yang kamu lamar.

Di sinilah fondasi di mana persepsi mereka akan didasarkan, jadi sangat penting untuk meluangkan waktu dan memastikan CV kamu telah mengandung semua hal yang dibutuhkan bagi pihak perekrut untuk memutuskan apakah mereka akan mengundang kamu untuk wawancara atau tidak. Apa saja yang diperlukan untuk membuat CV yang pasti dilirik pihak perekrut? Simak 10 tips yang PCplus kompilasikan berikut ini.

1 Tulis dengan runut dan jelas
Kamu mungkin punya banyak keahlian dan segudang prestasi untuk ditulis di curriculum vitae (CV). Tapi jika CV kamu itu tidak mampu menampilkannya dengan jelas mengenai kapan, di mana, dan bagaimana kamu telah menggunakan ilmu dan pengalaman kamu itu terkait dengan posisi pekerjaan yang pernah kamu pegang, pihak perusahaan tetap akan ragu apakah kamu bakal cocok menempati lowongan mereka. Jadi, tuliskan tanggal dengan jelas dan tuangkan semua pengalaman kamu secara detail sesuai dengan tugas atau proyek yang pernah kamu jalankan.

2 Buat sesuai posisi yang dilamar
Jika kamu menjual mobil dan ada orang bilang ingin membeli sedan, tentunya kamu tidak akan mengirimkan brosur mobil SUV kepadanya. Nah, CV kamu adalah brosur mobil kamu, dan setiap lowongan pekerjaan adalah permintaan dari si pembeli. Yakinlah bahwa orang yang melamar posisi pekerjaan yang sama dengan kamu tidak sedikit jumlahnya. Jadi jika kamu tidak menyampaikan informasi yang diminta dengan tepat dan jelas kepada pihak perekrut PCplus

perihal kemampuan dan pengalaman kamu, jangan harap mereka akan mampu “menebaknya” dari CV kamu yang kurang informatif.

3 Konsisten
Bayangkan pihak perekrut mesti menyortir minimal 100 CV setiap harinya sehingga mereka harus melakukannya dengan cepat. Bantulah mereka menavigasi CV kamu dengan kecepatan yang memungkinkan mereka tahu di mana mereka berada secara visual. Enggak susah, kok. Pilihlah beberapa jenis font, ukuran teks serta indent, dan pasang masing-masing sesuai bagian yang spesifik di CV kamu. Pastikan kamu konsisten ketika menggunakan heading dan indent sehingga pihak perekrut tahu persis apa yang sedang mereka baca.

4 Komunikasi
Baik di CV berbahasa Indonesia maupun Inggris, pastikan kamu menggunakan bahasa yang baku, bukan bahasa bisnis atau TI. Baca kembali CV kamu setelah selesai dibuat. Apakah kedengarannya terlalu teknis, atau malah terlalu informal, seperti mengobrol dengan teman? Kamu boleh saja pakai bahasa yang teknis, tapi gunakan bahasa yang bisa dibaca dengan mudah dan memberikan informasi yang jelas—hindari membuat ratusan poin satu baris.

5 Hindari klise
Kemampuan komunikasi yang kuat, dinamis, cerdas, pekerja keras, berorientasi pada karier, mampu bekerja dalam tim. Mungkin semua hal tersebut memang menggambarkan diri kamu, tapi semuanya sangat klise dan bisa dibilang telah dipakai di 90% CV. Singkatnya, berbagai keunggulan tersebut telah dianggap kata belaka dan hilang maknanya. Fokuslah pada apa yang benar-benar kamu kerjakan, hindari klise yang mendeskripsikan soft skill yang juga diakui oleh semua orang.

6 Perhatikan layout
Sesuatu yang rapi dan enak dilihat selalu menimbulkan kesan pertama yang lebih baik. Hindari ketidakseragaman, ketidakjelasan, dan alur informasi yang tidak terstruktur dengan baik di CV kamu kalau tidak ingin pihak perekrut meliriknya selama beberapa detik lalu memutuskan untuk malas membacanya. Susun informasi di bawah bagian yang diberi label dengen jelas, dengan riwayat pendidikan dan pekerjaan terdokumentasi dalam urutan kronologi terbalik— yang terbaru di posisi teratas. Detail kontak harus selalu terlihat jelas di bagian paling atas CV. Cara paling efektif untuk menampilkan CV kamu adalah dengan poin bulat, heading tebal, dan garis bawah. Metode simpel ini dapat membantu CV kamu terlihat terstruktur dan jelas.

7 Cek dan cek lagi
Tidak perlu ditekankan lagi pentingnya memeriksa CV kamu lagi dan lagi, terutama dalam hal ejaan dan grammar. Kesalahan sekecil apapun sebisa mungkin dihindari alias harus sempurna —jangan sekadar mengandalkan pemeriksa ejaan otomatis di aplikasi Office. Cara termudah untuk mencegah mengirimkan CV yang mengandung salah ketik adalah meminta orang lain untuk membacanya.

8 Jelaskan kekosongan di riwayat pekerjaan
Tidak sedikit orang yang membiarkan riwayat pekerjaannya bolong-bolong alias ada kekosongan di waktu-waktu tertentu dan ini kerap membuat pihak perekrut mempertanyakan mengapa demikian. Jika CV kamu kebetulan seperti ini, jelaskan apa yang terjadi selama waktu kosong tersebut—apakah kamu saat itu sedang backpacking ke Eropa atau sengaja rehat sejenak dari karier. Ingat, karier yang terlihat terfragmen akan sulit menciptakan kesan yang positif. Kalau pekerjaan kamu sebelumnya adalah kontrak yang tidak berlanjut, pastikan kamu dapat menjelaskan alasannya dengan baik.

PCplus

9 Tentukan metode aplikasi
Microsoft Word adalah aplikasi yang paling sering dipakai untuk membuat CV atau resume, dan ada perusahaan yang memang meminta kamu untuk hanya mengirimkan tipe file .doc. Tapi jika kamu termasuk orang yang kreatif dan ingin memamerkan kemampuan desain kamu, pertimbangkan untuk membuatnya di software lain seperti Adobe InDesign dan menyimpannya sebagai PDF.

10 Tentukan format
Ada dua jenis CV yang paling umum dipakai orang: fungsional dan kronologis. CV tipe kronologis adalah yang paling sering diadopsi orang dan akan mendaftar pekerjaan apa saja yang pernah kamu lakukan sebelumnya. Ini jenis CV yang paling sesuai jika kamu memiliki sejarah karier yang kuat dan meningkat secara senioritas. Sedangkan CV fungsional lebih berbasis pada kemampuan dan lebih cocok bagi kamu yang memiliki riwayat karier kurang menonjol atau ingin banting setir ke profesi baru. PC+

CV Sempurna Ala Web Designer
Bagi kamu yang berkarier di bidang desain, CV atau resume yang mesti disiapkan tentunya mesti lebih eye catching. Cobalah beberapa tips berikut ini untuk membuatnya.

1 Buat seringkas mungkin, maksimal satu halaman. 2 Mentang-mentang designer, jaga CV kamu supaya tetap simpel. Banyak orang yang
mendesain resume mereka secara berlebihan sehingga justru dianggap kurang kompeten.

3 Buat sesempurna mungkin. Seorang Web designer profesional akan sangat memerhatikan
detail, jadi pastikan setiap piksel super-sempurna.

4 Seseorang baru dianggap memahami prinsip dasar desain jika menggunakan grid (garis
bantu). Pastikan kamu memakainya di resume kamu.

5 Selalu tambahkan URL proyek online-mu di CV. Jika pihak perekrut akan melihat resume
kamu sebagai PDF, link URL tersebut ke proyekmu supaya mudah dicek.

6 Hindari memakai template yang mungkin dipakai orang lain juga. Sebagai seorang Web
designer, tentunya kamu juga tidak ingin menggunakan sebuah template untuk portfolio website kamu, bukan?

7 Jangan ragu untuk menunjukkan kepribadianmu. Buktikan kepada pihak perekrut bahwa
kamu punya kemampuan yang unik, selera humor yang tinggi, dan selera style yang baik. (Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Mencari Kerja

Mudahnya Bikin Resume Pakai Docs
Bingung apa yang akan kamu ketikkan di resume saat akan mengirimkan lamaran kerja? Jangan khawatir. Kamu punya akun Facebook, kan? Lho, apa hubungannya?
Ingat Docs.com? Layanan yang dibuat bersama-sama oleh Microsoft FUSE Labs dan Facebook ini, selain menyediakan aplikasi penyuntingan dokumen online serupa dengan Google Docs dan membuat album foto berdasarkan foto-foto yang kamu upload di Facebook, juga punya satu fasilitas lain. Yaitu, bikin resume dengan cepat dan mudah. Caranya, ia akan mengumpulkan seluruh data dari informasi profil yang sudah kamu berikan di akun situs jejaring sosial itu. Menggunakan fitur yang namanya Resume di Docs, pembuatan resume bisa kamu selesaikan dalam hitungan detik saja. Syaratnya, tentu koneksi Internet kamu kudu lancar. Begini caranya.

1 Dari halaman
utama Docs.com, klik ikon Resume di sebelah kanan layar, di bagian Instant Docs Made with Facebook.

2 Setelah itu, Resume akan
meminta kamu menghubungkan Docs dengan Facebook. Klik saja pada tombol Connect with Facebook.

PCplus

3 Berikutnya akan muncul
jendela pop up yang meminta kamu untuk mengetikkan e-mail dan password yang biasa kamu pakai untuk login ke situs jejaring sosial tersebut.

4 Setelah terhubung, sekarang
bagianpengaturan resume yang akan kamu buat. Atur siapa yang bisa melihat resume itu nanti, tentukan apakah resume itu akan kamu pasang di profil Facebook kamu, serta tentukan pula siapa yang boleh mengeditnya. Kalau sudah, klik Create.

PCplus

5 Akan muncul jendela
pop up yang akan meminta izin kamu agar Docs bisa mengirim email ke alamat kamu serta mengakses informasi profil kamu agar resume bisa dibuat. Klik Allow.

6 Setelah itu, Docs
akan mengambil datadata dari profil Facebook kamu dan menyusun resume secara otomatis. Setelah selesai, ia akan langsung menampilkannya. Klik Edit Document kalau kamu ingin menambah atau mengubah informasi yang dikumpulkan secara otomatis itu.

7 Kamu bisa mengedit
file dokumen resume itu layaknya mengedit menggunakan Microsoft Word biasa. Kamu bisa mengubah font, layout, nama dokumen, dan setting lainnya. Setelah selesai, klik Finish Editing.

PCplus

8 Selesai editing, resume kamu sudah
siap.

9

Klik pada resume yang kamu buat barusan kalau kamu mau mengirimkan alamat URL resume itu lewat e-mail ke perusahaan yang kamu tuju. Kamu juga bisa mengunduh file resume itu kalau kamu mau mengirimkannya dalam bentuk attachment di e-mail.

10 Kalau kamu buka
halaman Facebook kamu, maka resume yang barusan kamu buat juga ditampilkan di sana. Teman-teman atau orang yang kamu perkenankan untuk melihatnya dapat membaca resume kamu.

PCplus

Sekarang kamu sudah punya resume sederhana. Saran PCplus, lengkapi informasi di profil akun Facebook kamu dengan informasi yang detail, up-to-date, dan akurat—tentunya supaya Docs bisa membuatkan resume yang komprehensif. Coba, deh.

(Mohammad)

PCplus

Mencari Kerja

Jaring Peluang Kerja via Internet
Internet telah menjadi sarana mengirimkan aplikasi lamaran kerja, mencari lowongan pekerjaan hingga mempromosikan diri supaya dilirik klien.

Ketika hendak melamar pekerjaan ke suatu perusahaan, kita bakal membuat surat lamaran kerja, dilengkapi Curriculum Vitae (CV), dan fotokopi berbagai dokumen sebagai bukti/syarat administrasi, lalu mengirimkannya melalui kantor pos. Tetapi itu kejadian beberapa tahun lalu. Coba perhatikan surat kabar akhir pekan sekarang ini—biasanya, iklan lowongan pekerjaan dipasang di koran yang terbit di hari Sabtu atau Minggu. Kalau dulu alamat pengiriman surat aplikasi lamaran adalah suatu alamat kantor perusahaan atau kotak pos, sekarang banyak perusahaan memanfaatkan Internet atau website resmi mereka sebagai sarana menampung surat lamaran. Jadi si surat lamaran tinggal dicemplungkan melalui alamat e-mail. Ini bukan berarti cara mengirimkan surat lamaran pekerjaan melalui kantor pos tidak efektif, lho. Kita juga harus menyadari bahwa akses Internet masih belum merata, sehingga peluang mengirimkan surat secara konvensional masih ada. Ibarat orang dari Jakarta mau pergi ke Bandung, saat ini kita enggak harus melewati jalur Puncak, tapi bisa melalui rute tol Cipularang. Nah, Internet pun memberikan kamu alternatif mengajukan surat lamaran untuk menjaring profesi atau perusahaan idaman. Bagaimana caranya supaya kamu bisa mendapatkan pekerjaan idaman memanfaatkan Internet? Coba simak beberapa tips berikut ini.

1 Simpan CV dalam bentuk soft copy
Untuk memudahkan divisi Sumber Daya Manusia (HRD) men-download CV kamu, siapkan Curriculum Vitae (CV) dan pas foto dalam bentuk file komputer alias soft copy. Buatlah CV dalam bentuk file PDF atau Word. Usahakan ukurannya enggak lebih dari 100KB. Siapkan pula pas foto dalam format JPG atau JPEG dengan ukuran tidak lebih dari 200KB. Biasanya, kelengkapan administrasi seperti fotokopi ijazah, transkrip nilai, atau kartu tanda penduduk (KTP) baru diminta oleh perusahaan bersamaan dengan pemanggilan wawancara kerja. Tetapi, ada baiknya jika kamu telah mempersiapkan diri dengan memindai semua dokumen tersebut serta sertifikat lainnya yang mendukung kredibilitas kamu—seperti sertifikat kursus bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya, kursus komputer, akuntansi komputer, dan lain sebagainya. Lalu masukkan semua file soft copy ini (surat lamaran kerja, CV, pas foto, dan hasil pemindaian) ke dalam flash disk. Bentuknya yang ringkas dan mudah dimasukkan ke dalam tas PCplus

atau saku akan memudahkan kamu membawanya ke mana-mana sekiranya mendadak dibutuhkan. Jika perlu hard copy-nya, kamu tinggal pergi ke warung Internet (warnet) terdekat untuk mencetaknya atau mengirimkannya via e-mail.

2 Ikuti milis lowongan kerja
Ikutilah milis yang mengkhususkan diri pada iklan lowongan pekerjaan seperti lowongan@yahoogroups.com. Jika sudah berkarier atau memiliki pekerjaan spesifik, ikuti pula milis profesi. Menjadi anggota milis tidak hanya bermanfaat untuk membangun jejaring (networking), menambah pergaulan, atau diskusi ilmu sesuai bidang pekerjaan bersama teman satu profesi. Kadang, di dalam milis juga beredar informasi lowongan pekerjaan yang terkait dengan bidang yang kamu geluti saat ini.

3 Kunjungi situs lowongan kerja
Di media Internet, banyak tersedia website lowongan kerja atau semacam headhunter. Coba klik JOBindo.com, jobsdb.com, karir.com, atau gunakan mesin pencari dengan kata kunci “situs lowongan kerja”. Selain itu, kini sejumlah kampus juga telah menyediakan career center atau situs lowongan kerja bagi para alumninya. Career center mencoba menjembatani hubungan antara perusahaan dan para pencari kerja yang notabene alumni kampus yang bersangkutan. Coba deh hubungi pihak terkait di kampus kamu dan siapkan CV dalam bentuk soft copy.

4 Manfaatkan blog pribadi
Saat ini sudah jamak seseorang memiliki blog. Isi blog bisa beragam, mulai dari curhat, puisi, opini pribadi, hingga acara jalan-jalan berikut foto-foto perjalanannya pun dipajang. Tapi sadarkah kamu bahwa dengan membuat blog, kamu bisa memasarkan diri sendiri? Misalnya, jika berprofesi sebagai penulis, web designer, atau fotografer, buatlah sebuah account khusus yang berisikan portofolio karya-karya kamu yang telah dipublikasikan maupun yang belum. Cantumkan pula alamat e-mail yang bisa dihubungi. Siapa tahu salah seorang pengunjung website kamu adalah calon klien potensial yang naksir dengan hasil karya yang kamu pajang di situ.

5 Mulutmu harimaumu
Ingat pepatah lama: “Mulutmu harimaumu”? Jangan keenakan mencantumkan “What’s On Your Mind” di Facebook atau nge-tweet di Twitter, sampai-sampai segala caci-maki tentang orang lain, pekerjaan, atau kantor tempat kamu mengais rezeki kamu tumpahkan tanpa basa-basi. Sudah ada kejadian seseorang dipecat dari pekerjaan di kantornya gara-gara mengeluh tentang suasana kerja, atau mengumbar kejelekan seseorang. Daripada sibuk mengeluh, lebih baik ambil kursus untuk menambah keterampilan kerja. Setuju?

Tips
Ketika melamar suatu pekerjaan atau membuat CV, ada hal-hal yang sebaiknya kamu terapkan, supaya pekerjaan idaman sudah pasti ada di genggaman.

Jujur
Jangan pernah mencantumkan hal-hal yang tidak benar alias bohong atau yang tidak pernah kamu lakukan ke dalam CV hanya agar terdengar hebat. Ingatlah, sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya pasti akan jatuh juga.

Bahasa yang sopan dan lugas
Biarpun pergaulanmu oke, gunakanlah bahasa yang sopan, singkat, dan to the point (alih-alih bahasa gaul). Tidak perlu terlalu panjang sampai bertele-tele jadinya. Untuk diskusi lebih lanjut, cantumkan bahwa kamu bersedia dihubungi melalui e-mail terpisah atau pertemuan wawancara. PCplus

Attachment
Kadang, karena sesuatu hal, lampiran (attachment) yang kamu sertakan di e-mail tidak bisa dibuka. Sebagai antisipasi, selain memasukkan Application Letter (Surat Pengantar) dan CV ke dalam satu attachment, sertakan pula resume ke dalam satu surat pengantar di bagian pesan.

Jangan melamar dobel untuk satu perusahaan
Hindari melamar untuk dua posisi yang berbeda di satu perusahaan. Mentang-mentang melamar di Internet tinggal klak-klik saja, resikonya kamu terkesan sekadar coba-coba dan tidak punya pendirian.

Skripsi di perusahaan
Magang atau mengerjakan tugas akhir (skripsi) di perusahaan bisa kamu cantumkan sebagai nilai tambah di kolom Pengalaman Kerja. Ini penting, khususnya bagi kamu yang baru lulus kuliah dan sudah tidak sabar untuk segera terjun ke dunia kerja. (Dewi R. Lestari)

PCplus

Profesi

Sertifi kasi Sekuriti

10 Profesi Sekuriti Informasi Paling Seru

Profesi di bidang sekuriti informasi mungkin kurang familiar buat kamu. Tapi kalau menyebut istilah “hacker” (lazim diterjemahkan sebagai peretas), mungkin kamu akan langsung ngeh.
Ya, berkat kepopuleran serial televisi luar negeri yang sering menampilkan aksi seorang hacker membongkar password, profesi tersebut bisa dibilang telah dianggap teramat keren oleh banyak orang. Cukup dengan sedikit klak-klik di keyboard, informasi yang diinginkan bisa diperoleh dan si penjahat pun tertangkap. Berminat bekerja di bidang ini dan dianggap keren oleh orang-orang di sekitar kamu? Yuk, tengok karier apa saja yang bisa kamu tekuni jika tertarik dengan bidang sekuriti informasi.

1 Information Security Analyst
Pekerjaan ini akan menuntut kamu untuk menilai keefektifan aturan sekuriti informasi dan menunjukkan kelemahan atau kurangnya kontrol untuk mengurangi risiko. Seorang analis sekuriti akan bekerjasama dengan setiap departemen di perusahaan untuk merekomendasikan berbagai perbaikan dan membuat dokumen desain mendetail bagi mereka untuk menjalankannya.

2 Incident Responder
Seorang Incident Responder bertugas mengamati sistem komputer dari pelanggaran sekuriti, melaporkan dan mendokumentasikan pelanggaran tersebut, dan menjalankan aksi balasan yang sesuai untuk mengatasinya. Pun kamu harus melakukan tindakan perlindungan dan perbaikan ketika suatu insiden sekuriti terjadi.

3 Network Security Engineer
Orang yang bekerja di bidang ini memperbaiki sistem sekuriti jaringan keamanan dan menyiapkan laporan mendalam tentang protokol komunikasi, bertanggungjawab membangun, memelihara, dan komputer, mengkonfigurasi hardware dan software sekuriti. Kamu harus memiliki pengetahuan yang network routing, packet, dan penyaringan konten.

4 Chief Information Security Officer (CISO)
Tanggungjawab pemangku jabatan ini sangat besar. Seluruh sistem sekuriti komputer perusahaan dipegang oleh seorang CISO. Pun kamu harus mengawasi semua orang di perusahaan yang bertugas mengamankan sekuriti digital, mulai dari System Security Officer sampai vendor software dan hardware. CISO juga bertugas mengidentifikasi tujuan proteksi digital perusahaan dan menentukan alokasi sumberdaya berdasarkan area prioritas, serta mengawasi investigasi pelanggaran sekuriti dan perencanaan respons insiden.
PCplus

5 Information Security Architect
Mereka adalah orang-orang yang tidak hanya perlu mengawasi setiap bagian teknologi yang dipakai di dalam arsitektur bisnis, tapi juga memahami bagaimana dan mengapa semua komponen tersebut berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan perusahaan. Para arsitek terlibat di tahap-tahap awal dari semua proyek TI untuk mendesain dan menjalankan aturan-aturan sekuriti yang dibutuhkan untuk melindungi integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan informasi dalam basis end-to-end.

6 Forensic Analyst
Seorang analis forensik bertugas menganalisa sistem komputer untuk mengidentifikasi siapa yang bertanggungjawab terhadap penyalah-gunaan suatu sistem, atau untuk mendeteksi apakah aplikasi tertentu telah digunakan untuk tindak kejahatan. Tugasnya tidak hanya sampai di situ. Kamu juga bertanggungjawab menjaga, mendokumentasikan, dan menafsirkan bukti komputer dengan mematuhi aturan dan pedoman hukum.

7 System, Network & Web Penetration Tester
Profesi ini melibatkan aksi mempenetrasi sistem, jaringan, dan aplikasi untuk mendeteksi kelemahan mereka sehingga perusahaan dapat memperbaiki kekurangan yang ada dan meningkatkan keamanan. Seorang tester harus mampu mengidentifikasi celah sekuriti dan mengusulkan solusi yang masuk akal, serta mengemukakan saran tentang bagaimana caranya mengalokasikan sumberdaya sekuriti dengan lebih baik. Karier sekuriti informasi jenis ini biasa dikenal juga sebagai white-hat hacking, ethical hacking, dan pentesting.

8 Information Security Forensics Expert
Menganalisa akibat dari suatu pelanggaran sekuriti sistem oleh hacker untuk menentukan bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan bagian mana dari sistem perusahaan yang mungkin telah terkena adalah tugas pemeluk profesi ini. Ia haruslah seseorang yang memiliki keahlian forensic & reverse engineering yang terus meng-update diri mengenai metode terkini dari eksploitasi kelemahan sistem.

9 Malware Analyst
Sudah bisa ditebak dari namanya, tugas seorang Malware Analyst menganalisa software berbahaya macam virus dan spyware. Kamu harus dapat menentukan bagaimana mereka menyerang sistem komputer dan bagaimana penyebarannya serta menentukan signature yang dapat mengindikasikan kehadiran mereka di suatu sistem. Tak pelak lagi, profesi ini menuntut pengetahuan yang mendalam tentang bahasa-bahasa pemrograman tingkat rendah maupun tinggi.

10 Computer Crime Investigator
Mungkin profesi ini bisa dibilang merupakan pekerjaan sekuriti informasi berdaya tarik paling tinggi. Kamu akan membantu polisi dan penyelidik forensik membongkar kejahatan yang melibatkan komputer. Seorang Computer Crime Investigator biasa memanfaatkan teknologi canggih untuk menganalisa bukti kejahatan. Pun kamu akan membantu penegak hukum memulihkan data yang terhapus, tersembunyi, atau terenkripsi dari suatu hard drive yang mungkin berguna untuk mendukung penyelidikan.

Tentang Sertifikasi Sekuriti
Kamu serius ingin menekuni bidang sekuriti? Yuk, tengok sertifikasi sekuriti apa saja yang paling populer dan banyak diminta perusahaan dari pelamar.
PCplus

• CISSP (Certified Information Systems Security Professional) Dikeluarkan oleh International Information Systems Security Certification Consortium atau biasa dikenal sebagai (ISC)2, CISSP secara umum disebut-sebut sebagai titel sekuriti yang paling sulit digaet dan paling dihargai orang. Seberapa sulit? Kamu bahkan tidak memenuhi syarat jika belum memiliki pengalaman yang spesifik terhadap sekuriti selama 5 tahun. Pun harus ada dukungan dari seseorang yang dapat mengkonfirmasi pengalaman dan kualifikasi kamu. Bahkan jika kamu sukses lulus ujian, kamu dapat tetap diaudit. Ini artinya (ISC)2 akan menyelidiki dan memastikan kamu benar-benar memiliki pengalaman sesuai pernyataan kamu sebelumnya. Oh ya, kamu juga harus memperpanjang sertifikasi ini setiap tiga tahun. • SSCP (Systems Security Certified Practitioner) Adik dari CISSP ini juga dikeluarkan oleh (ISC)2. Idem dengan CISSP, sertifikasi ini mengharuskan kamu lulus ujian dan hal-hal seperti dukungan seseorang dan kemungkinan diaudit. Perbedaan utamanya adalah dasar pengetahuan kamu lebih sedikit dan kamu hanya memerlukan pengalaman sekuriti selama satu tahun. Ujiannya juga lebih mudah. • GIAC (Global Information Assurance Certification) Dikeluarkan oleh SANS Institute, GIAC memiliki beberapa tingkat. Yang pertama adalah sertifikasi Silver yang menuntut kamu melalui ujian tunggal. Di atasnya adalah sertifikasi Gold. Tingkat ini meminta kamu menuliskan makalah teknis sesuai keahlian kamu supaya bisa lulus ujian. Yang ketiga adalah sertifi kasi Platinum yang membutuhkan praktek di lab selama dua hari setelah kamu menggaet sertifikasi Gold. • CISM (Certified Information Security Manager) CISM dikeluarkan oleh Information Systems Audit & Control Association (ISACA). Syarat pengalamannya sama dengan CISSP, yakni 5 tahun. Pun ada satu ujian yang harus kamu lalui. Bedanya, kamu harus melakukan semacam pendidikan lanjutan setiap tahun untuk CISM. • CompTIA Security+ Dikeluarkan oleh CompTIA, ujian untuk sertifikasi ini terdiri dari 100 pertanyaan yang mesti diselesaikan dalam 90 menit. Tidak ada syarat pengalaman apapun, meskipun CompTIA merekomendasikan pengalaman sekuriti selama dua tahun atau lebih. PC +

(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Profesi

9 Profesi TI Paling Cihuy
Profesi di kancah teknologi informasi (TI) tidak hanya programmer, network engineer, atau technical support, lho. Ada banyak pekerjaan menarik terkait komputer yang mungkin tidak terpikirkan oleh kamu, tapi sesungguhnya ada dan seru sekali dijalani.

Nggak percaya? Coba tengok daftar beberapa profesi berbau teknologi paling mengasyikkan yang PCplus kompilasi dari berbagai sumber berikut ini. Siapa tahu bisa jadi inspirasi dan motivasi bagi kamu untuk serius di kancah TI.

1 Chief Technology Officer untuk Pemerintah AS
Selama kampanye pemilihan presiden, Barack Obama berjanji akan menciptakan posisi Chief Technology Officer (CTO) di pemerintahannya jika ia terpilih. Tiga bulan setelah ia duduk di Gedung Putih, Presiden Obama meminta Aneesh Chopra, yang sebelumnya menjabat sebagai Secretary of Technology di Virginia, untuk mengisi posisi tersebut. Sang CTO bertugas mulai dari mempromosikan inovasi teknologi di AS hingga meningkatkan pertahanan negara melawan serangan di dunia maya yang dapat, di antaranya, melemahkan ekonomi negara adidaya tersebut. Obama sendiri berharap, dengan mempromosikan teknologi di AS, Chopra dapat membantu menciptakan ribuan pekerjaan baru di sektor teknologi. Lahirnya posisi CTO ini merupakan momen bersejarah di AS. Sebelumnya, keterlibatan pemerintah AS dalam bidang inovasi teknologi sebagian besar terbatas pada militer saja. Secara tradisional, pemerintah mengandalkan sektor swasta untuk mendorong inovasi. Nah, sebagai CTO, Chopra akan berusaha menjaga AS di baris depan pengembangan teknologi.

2 Chief Internet Evangelist Google
Vint Cerf adalah satu dari beberapa jenius yang mengerjakan proyek ARPANET. Berkat usaha PCplus

merekalah tercipta jaringan komputer yang menyediakan pondasi bagi Internet sekarang ini. Cerf bekerja sangat dekat dengan Robert Kahn untuk mengembangkan protokol-protokol TCP/IP — rangkaian aturan yang menetapkan bagaimana informasi melintas antarjaringan komputer. Setelah membantu mendesain cikal-bakal internet ini, Cerf kemudian bekerja sebagai eksekutif di beberapa perusahaan TI sebelum akhirnya mendarat di Google. Dan tugasnya selaku Chief Internet Evangelist adalah menyingkap teknologi-teknologi internet baru dan mencari cara-cara untuk memasukkannya ke dalam apapun yang Google lakukan.

3 Senior Vice President Industrial Design Apple
Tidak perlu diragukan lagi: Apple mereguk kesuksesan dari membuat produk-produk yang seksi. Lihat saja iMac yang ramping dan mengkilap itu, atau iPhone yang luar biasa populer itu. Memang, banyak faktor yang berkontribusi atas kesuksesan lini iMac, iPhone, iPad, dan produk Apple lainnya. Tapi desain pastinya ada di posisi teratas. Dan untuk desain tersebut yang berjasa adalah Jonathan Ive. Ive membentuk studio desainnya sendiri yang bernama Tangerine di awal 1990-an. Salah satu klien terpenting Tangerine adalah Apple. Nah, pada tahun 1992, Ive pindah dari Inggris ke Cupertino, California untuk bergabung dengan tim Apple secara penuh. Saking pentingnya desain bagi Apple, ketika Steve Jobs memutuskan untuk mengurangi keterlibatannya dengan perusahaan tersebut untuk memulihkan kesehatannya, banyak jurnalis teknologi berasumsi bahwa Ive akan menggantikan posisi Jobs sebagai CEO baru. Ive sendiri cenderung menjauh dari wawancara dan pusat perhatian. Ia lebih suka karyanya yang menjadi bintang utama.

4 Computer Games Tester
Bagi orang yang doyan nge-game, apalagi hal yang paling asyik dilakukan selain dibayar untuk menghabiskan waktu mencicipi game-game terbaru? Tidak sedikit lho orang yang beruntung melakukannya untuk memungkinkan perusahaan meluncurkan game-game anyar senilai jutaan dollar AS dengan bug seminimal mungkin. Computer games tester (penguji game komputer), atau yang dikenal dengan nama resmi Quality assurance tester, mendapatkan penghasilan dari mencoba menyelesaikan game sambil mencari-cari kesalahan yang mungkin terlihat sepele seperti salah eja atau dinding yang bisa ditembus. Pekerjaan ini tidak mudah lho, karena membutuhkan kombinasi bermain yang ahli dan mata yang cermat terhadap detail. Oh ya, staf redaksi dan kontributor di media khusus game atau komputer (termasuk Tabloid PCplus) juga ada yang dibayar khusus buat nge-game. Bedanya dengan game tester yang bekerja di perusahaan game, mereka tidak mencari-cari kesalahan melainkan menjajal asyiktidaknya si game untuk kemudian di-review dan dikritisi di media. Salah satu contoh hasilnya ya artikel game yang nongol di PCplus.

5 Gadget Reviewer
Pekerjaan ini mungkin impian bagi para penggemar gadget. Hampir setiap hari, akan ada kurir yang membawakan berbagai macam perangkat teknologi baru, apakah itu kamera, netbook, atau ponsel kepada si reviewer Gadget yang kemudian akan merangkai kata setelah mengujinya untuk dimuat di website, majalah, koran, atau tabloid. Staf redaksi, staf lab uji, dan kontributor PCplus termasuk orang-orang yang beruntung ini. Biasanya, produk yang “dipinjami” oleh vendor kepada PCplus belum dirilis di pasar secara resmi sehingga para reviewer-lah orang-orang pertama yang menjajalnya duluan. Vendor yang basisnya di luar negeri seperti Taiwan sekalipun rela lho mengirimkan produknya untuk diuji. Dan jika si gadget kebetulan belum hadir secara resmi di Indonesia tapi teramat populer, seperti iPad, PCplus sengaja membelinya supaya bisa me-review-nya secara langsung. PCplus

6 Inferno Artist
Nama tenarnya sih “Visual effect artist”. Titel “artist” adalah kunci profesi ini, karena pekerjaan tersebut benar-benar merupakan kombinasi antara seni dan teknologi. Para Inferno artist-lah yang berjasa menciptakan efek-efek CGI (computer-generated imagery) di film-film Hollywood yang umumnya memakai software Inferno keluaran Autodesk.

7 Control Systems Engineer Formula One
Sebagai olahraga berteknologi tinggi, balapan Grand Prix mempekerjakan ratusan pakar komputer berkemampuan sangat tinggi pula. Dan salah satu di antaranya yang beruntung ikutan keliling dunia bersama tim Formula One adalah Control Systems Engineer yang memiliki tanggung-jawab sangat besar untuk memastikan pengemudi dan mesin bekerja sebagai satu unit.

8 Technology Evangelist
Kamu tentunya punya gadget dan aplikasi idaman. Nah, seorang evangelist teknologi profesional dibayar untuk membagi antusiasme tersebut dengan siapa saja yang mau mendengarkan atau membaca blog mereka. Orang pertama yang menjabat profesi menarik ini disebut-sebut adalah Mike Boich yang mempromosikan komputer Macintosh untuk Apple Inc. Terkait erat dengan penjualan dan training, seorang evangelist harus mampu meyakinkan seorang pembeli potensial atau pengguna untuk bermigrasi dari metode lama ke metode baru.

9 Entrepreneur
Siapa milyuner termuda di dunia tahun ini? Menurut daftar Forbes, nomor satunya adalah Mark Zuckerberg yang baru berusia 25 tahun. Tahu kan siapa dia? Sumber kekayaan Zuckerberg yang berasal dari AS ini adalah Facebook dengan total nilai US$4 milyar. Padahal Zuckerberg baru memulai bisnis entrepreneur-nya pada tahun 2004. Yoshikazu Tanaka yang kini berusia 33 tahun juga masuk daftar milyuner dunia termuda Forbes. Berkebangsaan Jepang, kekayaan Tanaka yang totalnya mencapai US$1,4 milyar juga berasal dari jejaring sosial. Ia adalah pendiri GREE (gree.jp) yang performanya baru-baru ini telah melampaui mixi, jejaring sosial raksasa di Jepang, dan memimpin pasar di negara tersebut. Pengguna GREE per Juli 2010 mencapai 21,25 juta, sementara anggota mixi tercatat 21,02 juta. Intinya, berkecimpung di kancah TI tidak hanya mengasyikkan, tapi juga bisa bikin kaya. Zuckerberg dan Tanaka telah membuktikannya. Berkat keberanian memulai bisnis di jejaring sosial alias menjadi entrepreneur, mereka sukses menjadi milyuner di usia demikian muda. Contoh tersukses tentunya adalah Bill Gates yang masih menjadi orang terkaya di Amerika dan orang kedua terkaya di dunia tahun ini berkat perusahaan Microsoft-nya dengan total kekayaan US$53 milyar. PC+
(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Profesi

Ketika Ber-Facebook & Twitter Jadi Profesi
Dicari: Social Media Specialist. Persyaratan: pria/wanita; pendidikan min. S1; berpengalaman dalam Facebook, Twitter, dan social media sejenisnya; memiliki kemampuan dalam menulis artikel; memiliki hobi berkomunitas di dunia online. Job type: full-time. Salary: gaji pokok, komisi yang sangat menarik + tunjangan.

Begitu isi salah satu lowongan kerja yang di-posting oleh suatu perusahaan yang bergerak di bidang jasa website dan multimedia di sebuah situs terkenal. Dan kalau dijelajahi di Internet, banyak lho iklan sejenis yang menawarkan pekerjaan bertajuk Social Media Specialist. Dilihat dari contoh lowongan di atas, persyaratannya juga enggak sulit. Siapa sih yang sekarang ini enggak doyan beraktivitas di media sosial macam Facebook dan Twitter? Atau senang berbagi pikiran di blog? Atau rajin nimbrung di komunitas online? Mungkin semua pembaca telah melakukan semuanya. Jadi, apakah itu berarti kamu cocok jadi seorang Social Media Specialist? Yuk, cek apa sebenarnya profesi ini dan kemampuan apa saja yang dibutuhkan untuk menjalaninya.

Tugas Bervariasi Belakangan ini, social media makin diperhitungkan peranannya di kancah bisnis. Tak heran, makin banyak saja perusahaan yang menggaji staf khusus untuk menanganinya. Gampangnya, bisa dibilang tugas seorang Social Media Specialist full-time (penuh waktu) adalah selalu aktif dan mengikuti berbagai perkembangan di Twitter, Facebook, dan tool-tool di social media lainnya.
Tapi di luar itu, job description-nya sangat bervariasi. Inilah kira-kira beberapa kemampuan yang harus kamu miliki jika ingin sukses menjalankan profesi menarik tersebut.

1 Profil kuat
Seorang Social Media Specialist harus telah memiliki profil yang kuat di beberapa situs populer seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn. Dan profil-profil tersebut harus dapat menunjukkan PCplus

keaktifan dan profesionalitas kamu.

2 Terbuka & selalu belajar
Kamu harus rajin memonitor tren-tren terbaru, memakai tool-tool termutakhir dengan membaca situs-situs macam Mashable.com. Cari tahu apa yang orang-orang sedang gunakan dan bagaimana mereka memanfaatkannya. Sangat penting bagi seorang Specialist untuk selalu mengetahui perkembangan terkini.

3 Punya kemampuan teknis
Kemampuan teknis sangat penting untuk memastikan kamu dapat memakai social media secara efektif. Banyak dari tool-tool tersebut saling terintegrasi, jadi akan sangat baik jika kamu memiliki keterampilan komputer di atas rata-rata.

4 Pengembangan strategi
Selain sekadar mengetahui tentang berbagai tool, seorang Specialist juga harus mengerti mengapa mereka harus digunakan. Putuskan tool mana yang cocok dipakai oleh perusahaan dan terapkan strategi social media tersebut ke dalam strategi untuk bisnis sebagai satu kesatuan.

5 Pelihara hubungan
Bagian dari memelihara akun-akun yang sudah ada berarti menuntut kamu untuk rajin berinteraksi dengan “friend” dan “follower” di situs-situs tersebut. Juga, jika seseorang berkomentar di blog tentang produk/layanan perusahaan misalnya, seorang Specialist harus siap meresponnya.

6 Ukur hasil
Rajin-rajinlah mengukur hasil “kerja” kamu dengan tool macam Google Analytics. Tinjau apa yang sedang dikerjakan dan apa saja yang butuh diperbaiki. Perhatikan di mana pelanggan kamu menghabiskan sebagian besar waktu mereka dan pastikan kamu menghabiskan waktu di tempat yang sama.

Persiapan Sebelum Melamar
Tertarik menjadi seorang Social Media Specialist? Siapkan beberapa hal berikut ini sebelum melamar.

1 Adaptasi resume & cover letter
Buktikan apa saja yang telah kamu capai dan sampaikan dengan baik dalam waktu kurang dari 5 detik. Hindari menggunakan format resume/cover letter yang standar. Manfaatkan layanan semacam magntize.com untuk memperkenalkan diri kamu secara praktis. Singkatnya, adaptasi resume “normal” kamu untuk posisi social media yang kamu lamar dengan membuatnya sesingkat dan se-up-to-date mungkin tanpa melupakan hal-hal pokok.

2 Buktikan keaktifan
Buktikan bahwa kamu memang aktif di kancah social media. Kamu tidak mesti memiliki 10 ribu follower di Twitter, tapi tunjukkan bagaimana caranya kamu mengumpulkan follower kamu. Bersiaplah memaparkan metodologi social media kamu dalam suatu wawancara, dan sebutkan beberapa keunggulan kamu dengan jelas ketika memperkenalkan diri.

3 Pastikan aman
Apapun yang kamu posting, semua teman-teman kamu, grup, dan afiliasi yang kamu geluti PCplus

harus berstatus “aman”. Misalnya, jangan sampai pihak perusahaan menemukan bahwa salah satu friend di Facebook kamu adalah seorang preman (yang belum bertobat) atau kamu adalah bagian dari asosiasi penggemar minuman keras. Transparansi memang patut dihargai, tapi jangan biarkan itu jadi alasan bagi perusahaan untuk menolak lamaran kamu.

4 Selalu terbaru
Buktikan kesuksesan yang kamu raih baru-baru ini. Setahun yang lalu, atau beberapa bulan yang lalu, bak berabad-abad di dunia digital yang bergerak dengan super cepat ini. Ingatlah, perusahaan tertarik dengan apa yang kamu lakukan kemarin, bukan tahun lalu.

5 Pasang avatar yang bagus
Avatar yang kamu pasang harus menggambarkan diri kamu. Buatlah profesional (tapi tetap kreatif) dan pastikan memang terlihat seperti kamu. Jangan, misalnya, menggunakan gambar yang sudah kamu pakai lebih dari setahun. Dan jagalah senetral mungkin. Ketika sedang melamar profesi ini, penting untuk memiliki daya tarik secara umum. Simpan dulu “keaslian” dirimu sampai (atau setelah) kamu diundang untuk wawancara.

6 Aktif secara konsisten
Pastikan kamu beraktivitas di social media secara rutin dengan membuat posting-an rutin. Jangan, misalnya, mem-posting seminggu sekali lalu mendadak membuat 20 update dalam satu waktu (khususnya jika update tersebut muncul tepat sebelum jadwal interview kamu).

7 Seimbang
Boleh saja kamu luar biasa aktif di social media, tapi jangan sampai di kehidupan nyata justru sebaliknya. Manfaatkan jejaring sosial sebaik mungkin tapi jangan hidup di dalamnya. Tunjukkan bahwa kamu juga “gaul” di dunia nyata.

8 Tahu banyak hal
Saat ini, siapapun yang berkiprah di social media harus mampu juga memanfaatkan tool Photoshop, mengedit audio/video secara simpel, dan memahami apa itu embedding code. Singkatnya, jadilah seorang multimedia master.

9 Mampu berkomunikasi
Meskipun judulnya social media, tetap saja ada paradigma bisnis lama yang harus dilakukan. Jadi, selain mampu memenuhi deadline, pastikan kamu juga siap mendiskusikan bisnis di ruang konferensi perusahaan. Jadi selain merasa nyaman beraktivitas secara online dari rumah, kamu juga mesti pandai berkomunikasi dengan klien dan kolega.

Social Website Analyzer
Bagaimana menilai pengaruh suatu social media? Tool bertajuk Social Website Analyzer ini bisa kamu jajal. Kamu tinggal memasukkan alamat situsmu lalu layanan ini akan mengungkap datadata menarik seperti informasi umum situs, ranking traffic dan grafiknya, grafik Quantcast traffic, dan social media presence.
(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Profesi

6 Profesi TI Paling Berbahaya
Profesi TI tidak semata-mata hanya nongkrong di depan komputer dengan manisnya. Ada pula yang, saking berbahayanya, sampai bisa mengancam keselamatan jiwa.
Pekerjaan apa yang menurut kamu paling berbahaya di dunia ini? Mungkin profesi seperti stuntman film atau bodyguard sempat terlintas di benak kamu. Tapi tahukah kamu, pekerjaan apa yang masuk kategori “most dangerous” di dunia TI? Ah, masa sih profesi TI yang rata-rata berkutat dengan komputer di ruang ber-AC itu ada yang dibilang berbahaya? Coba deh simak daftar menarik yang dikutip dari PC World berikut ini. Ada beberapa bidang di kancah TI yang selain mengancam jiwa pelakunya, juga berpotensi bikin stres yang pada akhirnya bisa menyebabkan kematian (setidaknya bagi jiwa)—mulai dari mereka yang adrenalinnya kerap terpacu karena memanjat ribuan kaki menara komunikasi, sampai orang-orang yang mesti “tahan” mengonsumsi konten Internet yang tidak senonoh. Daripada penasaran, ini dia daftar komplet pekerjaan TI yang paling berbahaya di dunia.

1 Penyaring konten internet
Hal paling menjijikkan/memilukan/tak tertahankan apa yang pernah kamu lihat di Internet? Nah, bayangkan kamu mesti menontonnya (apakah itu kejahatan penuh dendam, penyiksaan, atau kejahatan terhadap anak) setiap hari mulai dari jam 9 pagi sampai 5 sore. Itulah pekerjaan yang dilakukan seorang moderator konten Internet. Mereka dibayar untuk menyaring materi semacam itu supaya kamu tidak perlu mendadak melihatnya (pop-up) di situs jejaring sosial atau berbagi-foto. Asal tahu saja, permintaan untuk orang yang melakukan profesi ini makin tinggi lho, didukung oleh semakin banyaknya layanan berbasis Web yang memungkinkan pengguna mem-posting gambar secara instan dari perangkat genggam. “Tidak semua orang bisa melakukan pekerjaan ini,” ungkap Stacey Springer, Vice President Operations Caleris—perusahaan asal West Des Moines, Iowa, AS. Ada 55 pegawai content moderation di Caleris yang setiap harinya mesti memindai hingga 7 juta gambar untuk sekitar 80 klien berbeda. “Ada saja orang yang sulit memisahkan urusan pekerjaan dan pribadi jika mereka mempunyai anak dan kemudian harus melihat gambar-gambar buruk tentang anak atau melihat penyiksaan terhadap binatang.” Saking berbahayanya profesi ini, para reviewer konten di Caleris mendapatkan konseling gratis selain asuransi kesehatan.

2 Buruh pabrik perakitan elektronik
Kok pekerjaan merakit elektronik bisa dianggap berbahaya? Kalau kamukebetulan sedang bertandang ke Shenzen, China, coba tengok jaring-jaring penyelamat di sekitar asrama salah satu pabrik elektronik di sana. Perangkat itu dipasang karena sudah ada 10 pegawainya yang nekat loncat bunuh diri sejak bulan Januari. Tahun lalu, ada seorang karyawan berusia 25 tahun yang bunuh diri setelah dikabarkan dipukuli di pabrik Hon Hai akibat menghilangkan prototipe iPhone 4. Foxconn, perusahaan yang berjasa membuat iPhone, iPad, dan elektronik lainnya besutan

Apple, Dell, dan HP, dituding telah menyiksa para buruhnya demi mengejar deadline. Memang, rantai kejadian yang menyebabkan pegawainya memutuskan untuk bunuh diri bisa jadi sangat kompleks. Tapi para kelompok HAM ramai mengkritik Foxconn dan manufaktur lainnya karena dianggap telah menciptakan lingkungan yang tidak tertahankan dan penuh tekanan bagi para pekerjanya—khususnya pendatang muda dari wilayah desa. Untuk memperbaiki keadaan, Foxconn dikabarkan telah menaikkan upah, menjanjikan tes psikologi bagi para pegawai, dan mencoba melakukan berbagai perubahan untuk meningkatkan mood mereka. Perusahaan tersebut juga berencana menambah jumlah tenaga kerjanya dari 900.000 menjadi 1,3 juta tahun depan. Asal tahu saja, bukan hanya tekanan psikologis yang menjadi momok mengerikan di pabrik-pabrik elektronik. Organisasi-organisasi buruh dan HAM juga menyoroti kondisi di mana para pekerja yang menguji microchip dan merakit LCD untuk Samsung telah terekspos radiasi yang menyebabkan kanker.

3 Kru perbaikan kabel internet bawah laut
Berkat kabel-kabel yang terbentang di lautan, orang bisa terkoneksi secara online lintas benua. Ya, alih-alih satelit di angkasa, kabel-kabel inilah yang berjasa menyediakan lebih dari 99% konektivitas Internet di dunia. Jadi bagaimana kalau ada kabel yang rusak akibat gempa bawah laut atau jangkar yang menyangkut? Itulah tugas para kru yang gagah berani ini. Ada sekitar 70 kapal di seluruh dunia yang bertugas melakukan instalasi dan perbaikan fiber optic. Beberapa di antaranya bisa dipanggil 24 jam sehari. Setiap kapal memiliki kru sekitar 50 orang—termasuk insinyur instalasi-kabel dan pengontrol mesin-mesin yang dioperasikan dengan remote—yang bisa menghabiskan waktu mingguan bahkan bulanan di laut. Adalah para robot yang menaruh dan mengubur kabel-kabel di dasar laut yang kedalamannya bisa mencapai 16 ribu kaki di bawah permukaan laut. Tapi tetap butuh tangan-tangan manusia di dek kapal untuk menarik kabel-kabel berat itu ke kapal, memperbaiki, lalu menjatuhkannya. Meskipun mereka menggunakan sarung tangan karet, ada saja peluang mereka tersengat oleh kabel yang beroperasi dengan 10 ribu volt. Dan asal tahu saja, melihat langsung si laser dari kabel yang terpotong bisa membakar retina kamu dalam hitungan detik, lho. Dan jangan lupa, para kru juga berisiko terpeleset, tersandung, atau jatuh di dek yang basah.

4 Pemanjat menara komunikasi
Di AS, ada sekitar 11 ribu orang yang menginstal dan memperbaiki menara komunikasi. Di tahun 2006, 18 di antaranya meninggal saat bertugas. Tak heran jika kepala Occupational Safety and Health Administration menyebut profesi tersebut sebagai pekerjaan paling berbahaya di Amerika pada tahun 2008. Tinggi menara komunikasi bisa mencapai 2 ribu kaki. Berbagai pembenahan memang telah dilakukan, tapi pekerjaan apapun di ketinggian yang ekstrim tetap melibatkan resiko jatuh. Hal fatal cenderung terjadi ketika para pekerja tidak menggunakan peralatan keselamatan yang benar atau mereka terdiskoneksi meski hanya sebentar. Ketika seseorang berada di posisi 30 sampai 2 ribu kaki di udara, jeda semacam itu bisa membuat tugas-tugas rutin—seperti menguji antena—jadi mematikan.

5 Pekerja daur ulang limbah elektronik tidakresmi
Ketika orang-orang di negara maju mengirimkan komputer tua atau monitor CRT untuk didaur ulang, ada saja kemungkinan barang tersebut berakhir di tempat pembuangan sampah di belahan dunia lain alih-alih diproses secara aman di lokasi terdekat. Hardware bekas dari negara-negara industri seringkali melanglang buana hingga ribuan mil ke negara-negara berkembang di Asia dan Afrika. Nah, orang-orang di sana—berharap bisa mendapatkan uang—kemudian akan mengoleksi mesin-mesin tersebut dan menghancurkannya menggunakan alat-alat kasar untuk mengambil emas, perak, dan logam berharga lainnya dari papan sirkuit. Tanpa disadari, mereka berpeluang kontak langsung dengan bahan-bahan berbahaya seperti timbal, cadmium, berilium, dan merkuri. Ada pula yang terekspos dengan efek kimia yang lebih berbahaya ketika mereka merendam papan sirkuit di asam atau membakar kabel PVC untuk mengambil tembaga.

Oh ya, tahanan di sejumlah penjara AS yang bekerja di operasi daur ulang limbah elektronik— dengan gaji sampai US$1.25 per jam—dikabarkan juga terekpos senyawa kimia berbahaya yang sama, lho.

6 Pekerja infrastruktur di zona perang
Melakukan pekerjaan berbahaya di situasi damai memang tidak mudah. Tapi bagaimana kalau kamu mesti menyelesaikan pekerjaan mudah tapi berpotensi ditembak sniper atau kena ledakan bom? Itulah risiko yang mesti diambil para pekerja infrastruktur komunikasi di zona konflik Irak dan Afganistan setiap harinya. Menurut data bulan September 2009, setidaknya ada 3 insinyur telekomunikasi di antara 533 kontraktor pribadi asing yang meninggal di Irak sejak konflik berawal di sana. Sedangkan 2 insinyur TI tercatat termasuk dalam 146 kontraktor pribadi asing yang tewas di Afganistan. (Keshie Hernitaningtyas)

Profesi

Asyiknya Jadi Game Tester
Tertarik dibayar untuk main game alias menjadi game tester? Simak wawancara PCplus dengan orang yang benar-benar menjalaninya.

Berikut wawancara dengan salah satu game tester bernama Ferry. Ia bekerja di perusahaan game developer lokal, Agate Studio. Simaklah agar kamu bisa mendapatkan lebih banyak gambaran tentang pekerjaan unik ini langsung dari orang yang telah menjalaninya. PCplus: Boleh tahu tanggal lahir kamu? Ferry: 6 Oktober 1986. Sudah berapa lama jadi game tester? Baru sekitar 3 bulan. Gimana ceritanya sampai kamu bisa berkarier sebagai game tester? Awalnya saya bekerja sebagai game designer. Tapi karena kebutuhan perusahaan, saya kemudian ditunjuk untuk menjadi game tester. Modal apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang game tester? Yang paling penting adalah kesabaran. Bermain game yang sama berkali-kali, mencari “bug” yang belum tentu ada berulang-ulang, membutuhkan kesabaran yang cukup tinggi. Kedua adalah ketelitian. Kita harus selalu teliti di setiap saat game tersebut berlangsung. Ceritain donk apa saja yang kamu lakukan sewaktu menguji sebuah game? Mulai dari proses awal sampai selesai. Pertama-tama tentu saja mengenal game tersebut lebih dahulu, dengan cara mengobrol dengan anggota tim, membaca Design Document, memainkan game tersebut. Setelah itu barulah mencari bug sesuai dengan permintaan tim (kalau ada permintaan khusus). Setelah

PCplus

selesai mencari bug, saya memberikan list-list bug beserta buktinya (gambar). Jika tim masih sibuk dengan perbaikan bug, saya akan mencari bug kembali kalau-kalau ada 1 hingga 2 bug yang terlewat saat itu. Begitulah berulang-ulang hingga game tersebut telah rilis. Menurut kamu, seberapa besar peran game tester untuk mendukung kesuksesan sebuah game? Sangat besar, karena tester ditugaskan khusus untuk mencari bug, maka hasilnya pun akan maksimal. Di Indonesia ada nggak ya sekolah/kursus untuk menjadi game tester? Di Indonesia tidak ada tempat yang mendidik game tester. Biasanya belajar otodidak (sering membaca artikel dan belajar dari pengalaman). Menurut kamu, gimana prospek profesi ini di Indonesia? Banyak lowongan/peluangnya? Dilihat dari cukup banyaknya game developer di Indonesia, prospek menjadi game tester cukup baik. Lowongannya juga cukup banyak. Penghasilannya bagaimana? Perbandingan gaji seorang game tester di Indonesia dan di luar negeri seperti apa? Untuk saat ini, perbandingan penghasilan game tester luar negeri dan Indonesia masih sangat jauh. Kalau dilihat dari jenjang karier, seorang game tester yang sudah berpengalaman biasanya naik ke posisi apa ya? Biasanya naik ke posisi QA (Quality Assurance) atau Lead Tester. Tapi tidak menutup kemungkinan juga bisa menjadi seorang Game Designer. Game apa saja yang sudah pernah kamu uji? Untuk saat ini, baru game-game yang dibuat oleh Agate Studio saja. Game apa saja (dalam negeri dan luar negeri) yang menurut kamu paling sempurna kualitasnya? Game favorit kamu apa ya? Final Fantasy Series, Rainbow Six Vegas, Assassin’s Creed, dan banyak lagi. Game favorit saya antara lain adalah Final Fantasy 7 dan Brigandine.

FAQ Tentang Game Tester
• Apa syarat utama untuk menjadi game tester? Tentunya harus menyukai game! Tidak mungkin kamu bisa menjadi seorang game tester yang hebat jika tidak bisa bermain game dengan sangat baik. Tapi ingat, kecepatan menyelesaikan suatu game tingkat tinggi bukan satu-satunya hal yang mesti kamu miliki jika ingin menjadi game tester. Variasi juga sangat penting. Jika kamu hanya senang memainkan satu jenis game, misalnya game olahraga atau horor, kesempatan kamu mendapatkan pekerjaan di perusahaan game yang mapan akan semakin kecil, karena mereka mencari orang yang mampu berpindah dari memainkan game simulasi realita ke role-playing fantasi dengan mulus. • Kalau saya sudah memiliki syarat di atas, apalagi? Tantangan berikutnya adalah menemukan perusahaan game yang mau menerima kamu. Nyaris mustahil ada perusahaan yang mau membayar kamu untuk mengetes game jika kamu tidak punya pengalaman. Bagaimana caranya mendapatkan pengalaman? Ya jadilah game tester cuma-cuma. Hubungi beberapa perusahaan game dan jelaskan bahwa kamu ingin memperoleh pengalaman menguji game mereka untuk memulai kariermu. Dan kamu tidak minta dibayar. Jika kamu terlihat tulus dan menyenangkan, pihak perusahaan bisa jadi akan mengirimkan sebuah game ke kamu atau memasukkanmu ke dalam daftar game tester potensial mereka. • Apa saja pekerjaan yang tersedia untuk seorang game tester? Satu, game tester yang bekerja langsung dengan para programmer. Ia biasanya diberi tugas kecil saat fase pertama pengujian untuk memastikan pekerjaan si programmer hasilnya baik. PCplus

Supaya bisa bekerjasama dengan baik, game tester tipe ini lazimnya mesti lulusan perguruan tinggi, punya spesialisasi di pemrograman, desain grafis, atau memiliki cukup pengalaman. Dua, game tester final dan reviewer. Kedua tipe game tester ini bekerja setelah pemrograman utama beres. Seorang game tester final kudu melakukan pengecekan akhir dan memastikan si game mudah dimainkan oleh orang awam—karena itulah biasanya mereka dipisahkan dari para programmer. Sedangkan reviewer (atau disebut juga beta tester) biasanya bekerja untuk perusahaan review. Mereka akan mendapatkan game sebelum dijual di toko-toko dan memainkannya untuk melihat dengan kritis seberapa bagus kualitasnya—apakah itu grafis, soundtrack, atau bagian lain. • Benarkah semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan jasa outsource untuk menguji game mereka? Banyak memang perusahaan yang menyadari bahwa menyerahkan tugas pengujian game kepada pihak outsourcing ternyata jauh lebih hemat biaya dan mengurangi stres. • Memangnya mereka tidak khawatir game tersebut bocor jika dipegang pihak ketiga? Awalnya memang para perusahaan game cemas produk mereka bocor duluan sebelum waktunya oleh perusahaan yang mereka tunjuk sebagai tester. Tapi kini mereka makin menyadari bahwa sekuriti yang ditawarkan oleh pihak ketiga tersebut bisa jadi malah jauh lebih ketat ketimbang perusahaan mereka sendiri. • Apa keuntungan lainnya menyewa pihak ketiga untuk menguji game? Perusahaan yang berkecimpung secara khusus di game tester lazimnya mampu menyediakan orang yang sangat kompeten di bidang tersebut. Bahkan, mereka kadang menyediakan pula pelatihan bagi para game tester untuk menjaga kualitas. Mereka sangat menyadari bahwa nilai perusahaan mereka akan semakin tinggi jika game tester mereka terlatih baik dan mampu menjelaskan secara tepat kondisi suatu game dalam bahasa teknis. • Sebaiknya melamar sebagai game tester ke perusahaan game developer atau perusahaan game tester (pihak ketiga)? Banyak orang yang langsung melamar ke perusahaan game developer untuk memulai kariernya. Pilihan yang baik memang, tapi tidak sedikit pula yang menyadari bahwa perusahaan game tester menawarkan jauh lebih banyak. Misalnya saja, mereka biasanya menyediakan pelatihan dan menawarkan pengalaman yang lebih luas bagi para pegawainya di mana mereka tidak hanya mengutak-atik game tapi juga program-program komputer. Kekurangan perusahaan game tester ini adalah sebagian besar meminta para pegawainya datang ke kantor setiap hari untuk membantu menfasilitasi proses dan meminimalisir kemungkinan bocornya suatu game.
(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Profesi

Profesi Bagi yang Ingin Berekspresi
Bagi kamu yang tertarik berkarier di bidang TI, profesi sebagai desainer grafis pastinya sudah tidak asing lagi. Atau malah sudah jadi pekerjaan idamanmu? Tidak salah pilih, memang.
Sebagai salah satu pekerjaan yang banyak dilakukan di komputer, desainer grafi s termasuk karier yang makin hari makin kompetitif saja. Selain pendapatan yang diperoleh cukup besar, fleksibilitas juga menjadi keunggulan utamanya. Kamu bisa bekerja full-time di rumah, studio kecil, atau agensi besar. Mau gaji ekstra? Jadilah freelance dengan bekerja dari rumah. Singkatnya, profesi ini pas bagi kamu yang kreatif dan ingin mengekspresikan diri sekaligus mendapatkan penghasilan yang besar. Karena bidang desain grafis berkembang sangat cepat dan kompetitif, mulailah sedini mungkin. Banyak yang mulai mengambil proyek saat kuliah, tapi tidak sedikit lho orang yang telah menjadi freelancer dan membuat website sejak berusia belasan tahun. Tapi berapapun umur kamu, coba simak tips berikut ini untuk membantu mendongkrak kariermu sebagai desainer grafis.

1 Ambil gelar desain grafis
Meski tidak serta-merta jadi jaminan sukses, banyak perusahaan yang menganggap penting gelar desain grafis dari perguruan tinggi. Berbekal ijazah tersebut, kesempatan kamu menggaet pekerjaan full-time jadi lebih besar. Jika kamu telah membekali diri dengan portofolio yang keren, referensi bagus, dan pengalaman sebagai freelance, peluang kamu tentu tidak kecil. Tapi jika ada kesempatan untuk meraih gelar, ambil saja.

2 Gaet sertifikat
Tidak punya waktu atau uang untuk kuliah? Ada banyak kok sekolah yang menyediakan kursus desain singkat dalam satu tahun atau bahkan via online. Sertifikat yang akan kamu peroleh memang tidak sementereng gelar dari perguruan tinggi, tapi akan sangat membantu jika kamu tidak mempunyai latar belakang pendidikan lain.

3 Cari tahu spesialisasimu
Banyak pekerjaan di desain grafis yang cenderung terspesialisasi, seperti desain identitas, pemaketan, majalah, dan lain-lain. Nah, temukanlah keahlian spesifik yang paling kamu sukai dan asah terus. Tapi pelajari juga bidang lainnya supaya orang mengenalmu sebagai desainer multi-talenta.

4 Asah kemampuan fotografi
Kemampuan untuk mengabadikan proyek-proyekmu sendiri di kehidupan nyata akan sangat membantu saat kamu mesti menampilkan portofolio. Dan tentunya ini juga bisa menjadi keahlian ciamik yang bisa kamu tambahkan di CV.

5 Pelajari HTML, XHTML, dan CSS
Makin hari, karier desain Web makin bercampur saja dengan desain grafis. Tidak sedikit lowongan pekerjaan untuk desainer grafis yang meminta pelamarnya memiliki pengalaman desain Web walau sedikit dan banyak pula pekerjaan yang mengharuskan kamu mengetahui bagaimana mengkode situs dengan baik. PCplus

6 Kuasai Adobe Suite
Sebagai seorang desainer grafis, kamu akan sering sekali menggunakan program semacam Photoshop, Illustrator, dan InDesign. Nah, menguasai semua software ini akan membantumu menjadi desainer yang lebih produktif dan kreatif. Oh ya, pastikan kamu juga menguasai shortcut-shortcut keyboard.

7 Think outside the box
Mentang-mentang selalu bekerja di depan komputer, jangan sampai kamu melupakan kerja kreatif yang sebenar-benarnya: menggambar dengan tangan! Penting lho, sesekali membuat sketsa sesuatu di atas kertas dan berpikir di luar boks komputer.

8 Ekspresikan kreativitasmu
Kadang kala, karena tuntutan bos/klien, desain bisa jadi sangat “korporat” dan dibatasi, padahal desainer adalah orang yang kreatif secara alami. Supaya tidak stres dan segar lagi, sesekali latih otot-otot kreatif kamu. Buat proyek pribadi, pekerjaan tak berbayar, atau proyek lainnya yang memberikan kamu kemerdekaan lebih dalam berkreasi sehingga kamu tidak selalu merasa terkungkung dan dipenjara.

9 Buat portofolio website
Waktu sangatlah berharga dan Web telah makin menjadi standar industri. Karena itulah kamu membutuhkan suatu portofolio Web. Ingat, banyak perekrut yang tidak punya waktu untuk melongok portofolio cetak kamu dan akan meminta URL website atau e-mail pekerjaanmu dalam format PDF. Apalagi jika kamu berencana menjadi seorang freelancer.

10 Buat sendiri sistem identitas pribadi
Memiliki kartu bisnis, resume, letterhead, dan sejenisnya akan membantu memberi kesan profesional dan betapa seriusnya kamu terhadap kariermu. Luangkan waktu yang banyak untuk membuatnya karena orang akan menilai kamu dan kemampuanmu berdasarkan kualitas sistem identitas pribadi tersebut.

11 Jadilah freelancer
Menjadi freelancer akan menambahkan pengalaman yang luar biasa, terutama tentang cara menghadapi klien. Kamu akan belajar dengan cepat bagaimana mengurus klien-klien dengan kepribadian berbeda, bagaimana melindungi diri sendiri, multi-tasking, dan sebagainya.

12 Manfaatkan kontes desain
Ada banyak sekali kontes desain di Internet, hadiahnya pun menggiurkan. Dengan mengikutinya, kamu tidak hanya mempopulerkan dirimu sendiri (jika menang), tapi juga bisa menambah portofolio dan pendapatan. Rajin-rajinlah menyambangi blog desain untuk mendapatkan informasi mengenai kontes desain terkini.

13 Mengumpulkan sumber desain gratisan
Web penuh dengan sumber cuma-cuma yang tak terkira jumlahnya, seperti font gratisan, vector artwork, tekstur, pola, elemen desain, dan banyak lagi. Mulailah mengunduh, periksa syarat pemakaian, dan simpan semuanya secara terorganisir—kamu tidak akan pernah tahu kapan kamu akan membutuhkannya. PC+

PCplus

Ruang Ide
Butuh inspirasi? Coba tengok situs-situs berikut ini untuk menyegarkan kembali kreativitasmu.

Inspirasi desain • Kuler —browse, membuat, dan berbagi kombinasi warna dengan desainer lain.

• Ads of the World —komunitas dan kumpulan iklan yang memamerkan hasil karya paling oke dan menarik dari seluruh dunia. • ArtzMania —pameran seni dari desainer global. • AIGA —pameran portofolio desainer grafis dari AIGA. • Design Snips —koleksi desain nan keren. • deviantART —berisi berbagai macam kreativitas amatir dan profesional. • Netdiver —dibuat untuk mengajar, mendukung, dan merangsang kreativitas untuk proyek desain. • Threadless T-shirts —komunitas seniman yang mendesain artwork untuk t-shirt. • IconBuffet —menawarkan berbagai macam ikon menarik. • The Little Chimp Society —portal berita ilustrasi. • PDF Mag —basis info untuk majalah PDF dari seluruh dunia.

Stok foto • Flickr • Stock Xchng • AMG Media • Amazing Textures • Burning Well • GeekPhilosopher • Stock Vault
(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Profesi

Melirik Profesi Si Pengelola Database
Kamu tergolong orang yang teliti dan enggak alergi melihat daftar? Mungkin profesi yang satu ini cocok buat kamu.
Hampir setiap hari kita berhubungan dengan database, meskipun mungkin secara tidak sengaja. Mulai dari daftar nama mahasiswa di sebuah kampus perguruan tinggi, daftar nama pelanggan, daftar undangan, dan lain sebagainya merupakan suatu database. Nah, kali ini kita akan membicarakan salah satu profesi di kancah TI yang terkait dengan bidang tersebut. Database administrator (DA), namanya. Sesuai namanya, seorang database administrator antara lain bertugas membuat, mengonfigurasikan, dan mengelola database. Pekerjaannya berhubungan erat dengan profesi programmer, karena database yang sudah dibuat oleh DA akan digunakan oleh programmer di dalam program aplikasi buatannya. Dalam skala kecil, kita bisa membuat database menggunakan program seperti Access, Foxpro, dan dBase. Namun, jika berhubungan dengan DBA, database yang akan dikelola merupakan database dalam skala besar yang digunakan oleh perusahaan.

Komunikasi Harus Oke Apa saja keahlian yang dibutuhkan oleh seorang database administrator (DA)? Rentang tanggung jawab profesi ini cukup luas, lho. Ia harus berhubungan dengan user, programmer, system analyst, manajer teknologi informasi, sampai dengan project manager. Oleh karena itu, kemampuan berkomunikasi yang baik, baik lisan maupun tulisan, sangatlah penting supaya ia mampu menangkap apa kebutuhan si user dan menerjemahkannya menjadi database yang benar.
Keahlian lainnya yang perlu dipunyai DA adalah kemampuan TI dasar. Ia kudu menguasai setidaknya satu database tertentu, seperti SQL Server yang jalan di atas sistem operasi Windows; database Oracle yang jalan di atas sistem operasi UNIX, Linux; atau Windows serta DB2 yang jalan di atas berbagai platform (contoh: UNIX, Windows, dan AS/400). Selain itu, seorang DA juga harus menguasai sistem operasi di mana database yang diperlukan akan dijalankan. Bisa saja database tersebut dijalankan di atas berbagai macam sistem operasi seperti Windows, Linux, atau UNIX. Kemampuan lainnya yang diperlukan oleh seorang DA adalah pemahaman terhadap proses bisnis perusahaan. Di dalam satu perusahaan ada banyak sistem yang satu sama lain saling berhubungan—sebut saja sistem personalia atau sumber daya manusia (SDM), sistem akuntansi dan keuangan, sistem marketing dan penjualan, sistem produksi, dan sistem manajemen mutu. Agar bisa menerjemahkan keinginan user menjadi sebuah database yang efektif dan efisien, DA tentu harus tahu bagaimana cara sistem ini bekerja supaya database yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan user.

PCplus

Non-TI Lebih Beragam
Kamu tertarik bekerja sebagai database administrator di perusahaan TI? Keputusan yang bagus, karena kamu bisa mendapatkan banyak pengalaman mengimplementasikan teknologi jaringan terbaru kepada perusahaan pelanggan. Pun kamu bisa meraih banyak kesempatan untuk mengikuti pelatihan menggunakan teknologi terbaru di training center. Sedangkan jika kamu bekerja di perusahaan non-TI atau end user, pekerjaan yang dilakukan umumnya tidak sesibuk di perusahaan TI. Pasalnya, setelah sistem yang ada terbentuk, kamu tinggal melakukan pengawasan dan perawatan terhadap fasilitas yang ada. Tapi, tak bisa dipungkiri, pilihan yang tersedia di perusahaan non-TI lebih banyak. Ada banyak perusahaan di berbagai industri yang bisa menjadi tempat kerja seorang DA. Sebut saja industri kimia, penerbangan, pertambangan dan energi, kesehatan, perbankan, bangunan dan konstruksi, telekomunikasi, transportasi, asuransi, hingga media. Psst, bidang yang menawarkan kompensasi yang lumayan bagus adalah pertambangan dan energi, telekomunikasi, dan asuransi. Apalagi jika kamu bekerja di perusahaan multinasional. Gaji yang bisa diperoleh seorang DA umumnya cukup besar—bisa mencapai 7-10 juta rupiah sebulan. Apalagi jika kamu telah memegang sertifikasi internasional. Jangan lupa, pintar-pintarlah bernegosiasi saat wawancara kerja. Semakin baik kamu menjual diri, semakin besar kesempatan kamu diterima bekerja dengan gaji besar.

Gaetlah Sertifikasi Agar lebih mantap berkarier sebagai DA, sebaiknya kamu mengambil beberapa sertifikasi internasional di bidang tersebut. Sebagai informasi, sebagian besar sertifikasi untuk database administrator ini dikeluarkan oleh vendor TI seperti Microsoft, IBM, dan Oracle. Oracle misalnya, merupakan perangkat lunak database yang bisa berjalan di berbagai platform seperti UNIX, Windows, dan Linux.
Oleh sebab itu, sertifikasi database dari Oracle layak diambil. Kamu bisa mengambil sertifikasi Oracle Certified Associate (OCA) untuk level pemula. Jika sudah lebih mahir, coba deh ambil sertifikasi Oracle Certified Professional (OCP). Kamu tergolong ahli? Sertifikasi Oracle Certified Master (OCM) layak dilirik. Jika ingin membuat database di atas sistem operasi Windows, pilih saja yang disediakan oleh Microsoft yakni Microsoft Certified Database Administrator (MCDBA). Selain itu, kamu juga bisa mengambil sertifikasi internasional milik IBM yang mengeluarkan database IBM DB2 yang berjalan di atas berbagai platform (UNIX, Windows, dan AS/400). Tapi, kalau masih tergolong pemula, coba ambil dulu sertifikasi DB2 Database Associate. Kalau sudah jago, baru jajal sertifikasi DB2 Database Administrator.
(Nanang Sadikin)

PCplus

Profesi

Melirik Profesi Pembuat Perangkat Lunak
Di dunia TI, ada yang namanya perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat lunak alias program alias aplikasi juga punya yang namanya “tukang”. Nah, profesi tukang yang kerjaannya bikin program ini dikenal sebagai programmer.
Di iklan lowongan kerja, istilah “programmer” bisa jadi berganti nama menjadi software developer, software engineer, atau application developer— terserah saja si perusahaan mau menyebutnya apa. Yang pastinya sama adalah pekerjaannya, yaitu membuat program aplikasi alias software. Umumnya, programmer adalah orang yang punya latar belakang TI alias lulus dari jurusan Teknik Informatika. Tapi pada prakteknya sih enggak selalu begini, karena tidak sedikit pula programmer, seperti beberapa rekan penulis, yang berasal dari jurusan Matematika, IPA, atau bahkan Ekonomi Akuntansi.

Anggap Batu Loncatan Pilihan kerja bagi seorang programmer ada dua: kerja di perusahaan TI atau di perusahaan non-TI. Jika memilih untuk bekerja di perusahaan TI, maka pilihan yang tepat adalah perusahaan yang produknya berupa software. Ada banyak lho perusahaan lokal di Indonesia yang merupakan software development company, sebut saja BaliCamp, Mitra Is, Intimedia, Plasmedia, Jatis, dan CPSSoft. Sedangkan perusahaan luar negeri yang merupakan software company antara lain adalah Microsoft, SAP, Oracle, dan JD Edwards.
Besar-kecilnya gaji yang diperoleh seorang programmer tergantung pada banyak hal: pengalaman, keahlian, sertifikasi yang dimiliki, perusahaan (lokal atau luar), serta kemampuan kamu untuk bernegosiasi. Pengalaman memang guru yang terbaik. Jika kamu telah menyandang pengalaman 3 hingga 4 tahun sebagai programmer, gaji yang bisa kamu gaet tentunya akan lebih besar ketimbang fresh graduate. Pengalaman berbanding lurus dengan keahlian. Semakin banyak pengalaman kamu, tentunya (diharapkan) kamu juga semakin ahli. Kasus dan masalah yang muncul akan mengasah kemampuan kamu dengan sendirinya. Untuk programmer pemula, tawaran bekerja dari perusahaan manapun sebaiknya diambil saja—entah itu perusahaan lokal maupun perusahaan multinasional. Anggap saja sebagai batu loncatan untuk karier selanjutnya yang lebih baik. Kalau sudah berpengalaman, kamu kemudian bisa pilih-pilih— tentu saja ambillah tawaran yang terbaik. Menurut pengalaman beberapa rekan penulis, perusahaan multinasional menawarkan kompensasi yang lebih baik, apalagi jika kamu memiliki sertifikasi internasional. Jangan lupa, pintar-pintarlah membawa diri saat wawancara kerja, terutama saat melakukan negosiasi. Semakin baik kamu menjual diri, semakin besar kesempatan untuk diterima.

Kuasai Bahasa Pemrograman Keahlian apa saja yang harus dimiliki oleh seorang programmer? Kemampuan mendasar yang wajib dikuasai adalah bahasa pemrograman seperti bahasa C, C++, C#, Java, Delphi, dan Visual Basic .NET. Bahasa C dan C++ merupakan bahasa yang banyak digunakan untuk
PCplus

membuat aplikasi dan digunakan oleh hampir semua platform, seperti UNIX, Linux, Windows, bahkan pada mainframe atau mini komputer. Bahasa C# merupakan varian terbaru dari bahasa C yang mendukung pemrograman berorientasi objek. Saat ini, sudah ada bahasa Delphi yang merupakan turunan dari bahasa Pascal dan telah mendukung pemrograman visual dan berorientasi objek. Jika kamu banyak membuat program yang berjalan di atas sistem operasi Windows, maka Visual Basic .Net merupakan pilihan yang tepat. Sedangkan jika kamu kepingin membuat aplikasi yang bisa berjalan di atas smartphone, ponsel, Web, dan berbagai sistem operasi, Java adalah pilihan bahasa yang paling tepat. Keahlian lainnya yang perlu dimiliki oleh seorang programmer adalah menguasai konsep Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD). Kedua hal ini penting karena pemrograman menuntut kerja yang sistematis, apalagi jika kamu membuat perangkat lunak aplikasi yang banyak berhubungan dengan database seperti software untuk sistem Human Resources (HR) atau SDM, Customer Relationship Management (CRM), Supply Chain Management (SCM), atau aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP) yang kompleks.

Macam-macam Sertifikasi Agar lebih mantap dalam berkarier sebagai programmer, sebaiknya kamu mengambil beberapa sertifikasi internasional. Kebanyakan sertifikasi untuk programmer ini dikeluarkan oleh vendor TI seperti Microsoft dan Sun Microsystem. Sekadar informasi, saat ini Sun telah diakuisisi oleh Oracle, raja database dunia. Ini berarti keuntungan bagi Oracle yang akan menambah daftar produk aplikasinya. Kelebihan lainnya yang dimiliki oleh Sun - Oracle adalah software yang diproduksinya bisa berjalan di berbagai platform seperti UNIX, Windows, serta LINUX. Oleh karena itu, sertifikasi pemrograman dari Sun layak diambil.
Ingin membuat aplikasi di atas sistem operasi Windows? Microsoft mengeluarkan sertifikasi internasional untuk bidang pemrograman ini. Sebut saja Microsoft Certified Solution Developer (MCSD), Microsoft Certified Application Developer (MCAD), dan Microsoft Certified Professional Developer (MCPD). MCSD ditujukan bagi para programmer yang menggunakan Microsoft .NET Framework 1.0 and 1.1 untuk membangun suatu aplikasi. Sedangkan MCAD diperuntukkan bagi programmer yang membangun aplikasi menggunakan Web Services Microsoft .NET Framework 1.0 and 1.1. Kamu menggunakan teknologi Microsoft .NET Framework 2.0 atau 3.5 dan Microsoft Visual Studio 2005 atau 2008? Silakan mengambil sertifikasi Microsoft Certified Professional Developer (MCPD). Selain itu, ada pula sertifikasi Microsoft Certified Technology Specialist (MCTS) untuk aplikasi Windows atau Web. Sun juga mengeluarkan berbagai jenis sertifikasi untuk bahasa pemrograman Java. Bagi para pemula yang baru belajar, cobalah mengambil sertifikasi Sun Certified Java Associate (SCJA). Jika sudah lebih mahir, kamu bisa melanjutkannya dengan mengambil sertifikasi Sun Certified Java Programmer (SCJP). Buat para programmer yang sudah mencapai taraf master, sertifikasi Sun Certified Java Developer (SCJD), Sun Certified Web Component Developer (SCWCD), Sun Certified Business Component Developer (SCBCD), Sun Certified Developer For Java Web Services (SCDJWS), dan Sun Certified Mobile Application Developer (SCMAD) bisa ditengok. Tingkat tertinggi untuk sertifikasi Java di atas level master adalah Sun Certified Enterprise Architect (SCEA). (Nanang Sadikin)

PCplus

Profesi

Mengenal Profesi Tukang Jaringan
Tukang jaringan? Apaan, tuh? Teruskan membaca biar enggak penasaran.

Di negara kita yang tercinta ini, profesi apa sih yang tidak disebut sebagai “tukang”? Ada tukang kayu, tukang batu, tukang roti, sampai tukang sayur. Bahkan, dalam sinetron si Doel Anak Sekolahan, istilah “tukang insinyur” jadi populer juga. Nah, di bidang teknologi informasi (TI), ada juga istilah “tukang jaringan” alias network engineer. Pekerjaannya banyak berhubungan dengan perangkat keras jaringan komputer, seperti switch, hub, router, packet shaper, WAN Accelerator, dan modem. Orang seperti ini jarang sekali berhubungan dengan user—pekerjaannya antara lain adalah memasang dan mengonfigurasikan perangkat jaringan seperti switch dan router.

Banyak Lowongan di Negeri Tetangga Ada dua pilihan pekerjaan bagi seorang Network Engineer: bekerja di perusahaan TI atau bekerja di perusahaan non-TI. Kalau kamu memilih untuk bekerja di perusahaan jenis pertama, kamu bisa menggaet banyak pengalaman mengimplementasikan teknologi jaringan terbaru kepada perusahaan pelanggan. Pun kamu bisa memperoleh banyak kesempatan untuk mengikuti pelatihan di training center. Sedangkan jika bekerja di perusahaan non-TI atau end user, pekerjaan yang dilakukan umumnya tidak sesibuk di perusahaan TI. Setelah jaringan yang ada terbentuk, kamu tinggal melakukan pengawasan dan perawatan terhadap fasilitas yang ada.
Dibandingkan dengan Systems Engineer, gaji seorang Network Engineer bisa lebih tinggi. Berbekal pengalaman 3-4 tahun, kamu bisa mendapatkan gaji sampai 5 juta rupiah. Jika kebetulan kamu telah menyandang sertifikasi internasional, pendapatan bulanan kamu bisa lebih tinggi lagi. Saran penulis, bekerjalah di perusahaan multinasional. Saat ini, ada banyak lowongan bagi Network Engineer—yang memiliki pengalaman dan sertifikasi internasional—untuk bekerja di negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Brunei, dan Australia. Ada pula tawaran untuk bekerja di Timur Tengah. Kalau kemampuan bahasa PCplus

Inggris kamu bagus, tidak ada salahnya mengambil tawaran tersebut. Pasalnya, gaji yang kamu peroleh bisa 3 sampai 4 kali lipat penghasilan yang kamu terima di dalam negeri.

Berpotensi Bikin Stres Keahlian mendasar apa yang harus dimiliki oleh seorang tukang jaringan? Pengetahuan tentang protocol TCP/IP adalah hal yang harus dikuasai secara mutlak. Kamu wajib hafal di luar kepala mengenai bagaimana mengalokasikan IP Address beserta subnet mask-nya.
Selain itu, seorang Network Engineer juga kudu memahami bagaimana cara kerja berbagai routing protocol seperti Routing Information Protocol (RIP), Open Shortest Path First (OSPF), dan Border Gateway Protocol (BGP). Selain itu, tentu saja, tukang jaringan harus tahu betul perihal bagaimana cara mengonfigurasikan perangkat jaringan seperti router, switch, modem, packet shaper, WAN Accelerator, dan load balancer. Pun ia mesti memahami tentang media akses jaringan layaknya perangkat cabling. Cara memasang cabling UTP dengan konektor RJ 45 juga harus kamu kuasai. Tak hanya sampai di situ, pengetahuan tentang teknologi fiber optic dan media komunikasi jaringan (melalui satelit, cabling, gelombang radio, fiber optic, dan sebagainya) harus pula dipahami. Meskipun tekanan yang dialami oleh tukang jaringan tidak sebesar IT Support, toh pekerjaan ini cukup berpotensi menimbulkan stres. Tekanan yang datang bisa jadi berasal dari atasan yang kepingin proyek pemasangan jaringan yang sedang digarap cepat selesai. Selain itu, tekanan juga bisa datang dari customer atau pelanggan perusahaan— misalnya karena si customer ingin jaringannya cepat selesai dipasang supaya proses bisnisnya bisa berjalan. Maklum saja, mereka pastinya sudah mengeluarkan banyak dana untuk membangun infrastruktur tersebut. Bijaksanalah memilih sesuai kemampuan, karena jika bekerja di perusahaan non-TI, beban stres ini tidak akan seberat jika kamu bekerja di vendor TI.

Sertifikasi Agar lebih mantap berkarier sebagai Network Engineer, sebaiknya kamu mengambil beberapa sertifikasi internasional untuk bidang jaringan ini—bisa berasal dari vendor TI maupun nonvendor. Contoh sertifikasi yang dikeluarkan dari pihak yang bukan vendor adalah Network+ yang dikeluarkan oleh Computing Industry Association (CompTIA). Sedangkan sertifikasi jaringan yang dikeluarkan oleh perusahaan vendor TI antara lain berasal dari Cisco, 3COM, dan Avaya.
Ada beberapa sertifikasi internasional untuk tukang jaringan yang disediakan oleh 3COM. Sertifikasi tersebut antara lain adalah 3Com Certified Enterprise LAN Expert, 3Com Certified WAN Expert, 3Com Certified IP Telephony Expert, 3Com Certified Security Expert, dan 3Com Certified Wireless Expert. Silakan pilih mana bidang jaringan yang ingin kamu tekuni. Tertarik fokus ke bidang wireless? Tengoklah sertifikasi yang dirilis oleh Certified Wireless Network Professional (CWNP) seperti Certified Wireless Technology Specialist (CWTS), Certified Wireless Network Administrator(CWNA), Certified Wireless Security Professional (CWSP), Certified Wireless Network Expert (CWNE), dan Certified Wireless Network Trainers (CWNT). Di kancah jaringan, nama Cisco System tidak perlu disangsikan lagi. Maklum saja, sebagian besar perusahaan telah menggunakan produk jaringan dari perusahaan ini. Cisco menawarkan berbagai jenjang sertifikasi untuk tukang jaringan. Secara garis besar, ada dua bidang yang patut jadi perhatian yakni implementasi dan desain. Bagi kamu yang baru belajar jaringan, sertifikasi yang ditawarkan adalah Cisco Certified Network Associate (CCNA) untuk implementasi dan Cisco Certified Design Associate (CCDA) untuk desain. Jika ingin naik tingkat, silakan ambil sertifikasi Cisco Certified Network Professional (CCNP) dan Cisco Certified Design Professional (CCDP). Kamu seorang profesional ahli? Cisco Certified Internetwork Expert (CCIE) pastinya cocok buat kamu. Bagi kamu yang telah memiliki pengalaman sebagai seorang Network Engineer, minimal selama 3-4 tahun, kamu bisa meningkatkan karier dengan melamar jabatan Project Manager untuk implementasi proyek jaringan di perusahaan lain. Pun kamu bisa melamar sebagai IT Manager atau karier menjanjikan lainnya di bidang manajemen TI.
(Nanang Sadikin)

PCplus

Profesi

Suka Duka Jadi Systems Engineer
Bagi kamu yang tertarik bekerja di kancah TI, pasti sudah enggak asing lagi dengan profesi bernama Systems Engineer.

Dialah yang melaksanakan implementasi infrastruktur TI di suatu perusahaan dari hulu sampai ke hilir. Mulai dari perencanaan, implementasi, hingga perawatan atau maintenance infrastruktur TI, digarap olehnya. Menginstal server, memasang perangkat rack, storage, backup, firewall, router, modem, dan berbagai perangkat TI lainnya merupakan pekerjaan yang sering dilakoni oleh seorang Systems Engineer. Baiknya sih, kalau kamu ingin berkarier di bidang ini, bekerjalah di perusahaan TI. Kenapa? Karena kamu akan memperoleh banyak pengalaman dengan mengimplementasikan berbagai infrastruktur TI di perusahaan pelanggan. Alhasil, kamu bisa belajar banyak tentang berbagai macam platform seperti Windows, Linux, Unix, dan AS/400. Pun kamu dapat belajar perihal Messaging System, Firewall, Database Server, Network Management, Portal, ERP, dan berbagai aplikasi perusahaan lainnya.

Sampai 5 Juta Sudah tahu job description-nya, sekarang mari bicara soal upah. Gaji seorang Systems Engineer, yang memiliki pengalaman kerja 1 hingga 2 tahun, berkisar 3 juta rupiah. Kalau pengalaman kamu lebih dari 3 tahun, upah yang digaet bisa mencapai 4-5 juta rupiah. Sudah punya sertifikasi internasional? Wah, kamu bisa meminta gaji yang lebih tinggi lagi.
Tapi, harap diingat, besar-kecilnya standar gaji perusahaan satu dengan lainnya bisa berbeda. Lazimnya sih, upah yang ditawarkan oleh perusahaan nasional lebih kecil dibandingkan perusahaan multinasional. Berdasarkan pengalaman penulis, kenaikan gaji tidak akan begitu signifikan jika kamu masih berada di perusahaan yang sama. Meskipun setiap tahun gaji kamu naik, besarnya enggak seberapa. Jadi, kalau kepingin gaji yang lebih gede, sampai dua atau tiga kali lipat misalnya, kamu kudu melamar ke perusahaan lain—tentunya berbekal pengalaman, keahlian, sertifikasi, dan ijazah.

Menguasai OS Keahlian dasar yang perlu kamu miliki sebagai seorang Systems Engineer adalah sistem operasi jaringan. Kamu mesti menguasai cara menginstal dan mengonfigurasikan OS Windows, Linux, dan UNIX. Untuk Windows, kamu kudu menguasai Windows 2000 Server, Windows Server 2003 R2, dan Windows Server 2008. Sedangkan untuk sistem operasi Linux, paling tidak kamu harus menguasai RedHat, Fedora, CentOS, Ubuntu, dan Suse Linux. Umumnya sih, jika sudah menguasai satu Linux, kamu akan lebih mudah pindah ke distro Linux lainnya. Sistem
PCplus

operasi UNIX, yang mirip Linux, memiliki beberapa varian—di antaranya Solaris, IBM AIX, HP/UX, dan SCO. Cukup satu saja yang kamu kuasai, sisanya kemudian bisa dipelajari sendiri. Selain sistem operasi, kamu juga mesti menguasai aplikasi enterprise lainnya seperti Desktop Management dan Systems Management. Beberapa aplikasi yang termasuk kategori ini adalah HP Open View, Symantec Altiris, LAN Desk, Fujitsu System Walker, dan Microsoft Systems Center. Aplikasi Antivirus serta Messaging System seperti Microsoft Exchange Server dan Lotus Domino juga kudu kamu taklukkan. Keahlian lainnya yang harus kamu “pegang” adalah perangkat firewall dan proxy server. Firewall, bak tembok raksasa Cina, berfungsi untuk menghalau serangan dari jaringan eksternal ke dalam. Sedangkan proxy berguna mempercepat akses Internet di jaringan LAN. Kedua perangkat ini bisa berbentuk box appliance maupun perangkat lunak yang diinstal di atas sistem operasi. Urusan perangkat lunak proxy dan firewall, Microsoft punya yang namanya ISA Server. Sedangkan soal perangkat keras firewall, ada Adaptive Security Appliance (ASA) keluaran Cisco. Selain itu, ada juga NetScreen yang dirilis oleh Juniper, Fortigate oleh Fortinet Inc., dan Watchguard. Sedangkan salah satu proxy yang berbentuk boks adalah Bluecoat.

Sertifikasi Internasional Selain training dan pengalaman, nilai lebih seorang Systems Engineer adalah sertifikasi internasional. Nah, kalau kamu berminat, contoh sertifikasi yang bisa kamu ambil adalah Microsoft Certified Systems Administrator (MCSA) dan Microsoft Certified Systems Engineer (MCSE). Saat ini, sudah tersedia pula sertifikasi terbaru untuk Windows Server 2008 yakni Microsoft Certified Technology Specialists (MCTS) dan Microsoft Certified IT Professional (MCITP) Enterprise Administrator. Selain itu, sertifikasi lainnya yang layak kamu pertimbangkan adalah Linux, seperti RedHat Certified Engineer (RHCE), Linux+ dari CompTIA, Linux Certified Engineer (LCE), dan Linux Certified Administrator (LCA).
Untuk sistem operasi UNIX, kamu bisa mengambil sertifikasi internasional dari Sun Microsystems. Jika masih di level pemula, ambillah Sun Certified Solaris Associate (SCSAS). Tingkat selanjutnya adalah Sun Certified System Administrator (SCSA), dilanjutkan dengan Sun Certified Network Administrator (SCNA) dan Sun Certified Security Administrator (SCSECA) sebagai level tertinggi. Saran penulis, sebelum ikut ujian untuk mengambil sertifikasi apapun, ambillah training dulu dan kuasai beberapa kasus lapangan. Ini penting supaya hasil ujian sertifikasi kamu tidak sia-sia—maklum, biayanya cukup mahal. Setelah memiliki pengalaman sekitar dua tahun sebagai Systems Engineer, silakan melamar pekerjaan lain untuk meningkatkan gaji atau meng-upgrade karier sebagai Project Manager. Jika pengalaman kamu meliputi IT Support sampai Systems Engineer dengan durasi 5 tahun, kamu juga bisa coba melamar pekerjaan sebagai IT Supervisor.

Working under Pressure Sanggup bekerja di bawah tekanan—begitu salah satu kriteria yang sering tertera di iklan lowongan kerja. Syarat ini juga berlaku untuk profesi Systems Engineer. Tekanan karena harus menyelesaikan implementasi suatu proyek TI mesti siap kamu hadapi. Saat sistem telah berjalan, tekanan yang dihadapi lain lagi. Jika sistem tiba-tiba bermasalah, user yang menggunakannya tentunya tidak senang, sehingga timbullah tekanan di departemen TI untuk memulihkannya. (Nanang Sadikin)

PCplus

Keahlian

13 Keahlian TI Paling Dicari di 2011
Apa saja kemampuan yang wajib kamu miliki supaya mampu bersaing di kancah TI tahun 2011? Yuk, simak 13 keahlian paling dicari yang PCplus kutip dari Computerworld berikut ini.

1. Programming & Application Development
Supaya mampu bertahan dan berkembang di pasar yang demikian dinamis, perusahaan butuh bermanuver dengan cepat serta memanfaatkan TI untuk menumbuhkan bisnisnya melalui produk dan inovasi baru. Di sinilah kemampuan untuk mengembangkan pemrograman dan aplikasi dibutuhkan. “Perusahaan mulai menaikkan upah di bidang ini, yang berarti mereka mencari kemampuan yang lebih di area tersebut untuk kepentingannya,” ungkap David Foote (CEO & Chief Research Officer Foote Partners LLC).

2. Project Management
Kathleen Kay (Senior VP Business Technology Services Comerica Bank) memiliki sekitar 140 proyek TI di agendanya dan membutuhkan orang-orang kompeten untuk menjalankannya. “Kami sangat serius soal berinvestasi di orang-orang kami sendiri dan memastikan mereka terus mengasah kemampuan supaya tidak ketinggalan dengan teknologi yang terus berkembang,” tuturnya.

3. Help Desk/Technical Support
Menurut Microsoft, baru 20% pelanggan mereka yang bermigrasi ke Windows 7 per Juli 2010. “Berarti sisanya mencapai 80%. Mereka harus mau pindah. Ini bukan soal pilihan,” ungkap Dave Willmer (Executive Director Robert Half Technology). Ini bisa jadi salah satu alasan mengapa kemampuan help desk dan technical support akan menjadi prioritas tinggi di 2011. Merekalah garda terdepan perusahaan macam Microsoft yang berperan penting membujuk para pelanggan untuk mau berubah pikiran.

4. Networking
“Jaringan terkait erat dengan virtualisasi,” tutur Willmer. “Menemukan seseorang dengan pengalaman macam virtualisasi dan kemampuan untuk mengubah lingkungan nonvirtual menjadi lingkungan virtual mungkin adalah alasan terkuat mengapa kemampuan jaringan

sangat sulit ditemukan.” Sulit ditemukan berarti saingan sedikit dan kesempatan dengan masa depan cerah terbuka lebar untuk kamu terjun ke dalamnya.

5. Sekuriti
“Sekuriti adalah satu-satunya bidang keahlian bersertifikat TI yang tidak pernah mengalami kuartal negatif selama masa resesi,” ungkap Foote. “Kami tidak pernah mengalami periode tiga-bulan di mana ada kehilangan atau pengurangan orang-orang ini.” Tingginya permintaan untuk kemampuan yang satu ini didorong oleh kebutuhan untuk memenuhi regulasi dan banyaknya konsumen yang meminta tool dengan fitur-fitur sekuriti built-in. Kemampuan sekuriti yang layak disimak termasuk keahlian dalam manajemen identitas dan akses, penilaian ancaman dan kerentanan, enkripsi, menghindari kehilangan data, analisa insiden, audit, biometrik, penyaringan konten Web, keamanan sistem voice-over-IP, dan dukungan e-discovery untuk proses pengadilan.

6. Data Center
“Storage alias ruang simpan menjadi semakin penting seiring beralihnya kita ke network attached storage (dan storage-area networks),” ujar Suzanne Gordon (CIO SAS Institute Inc.). Menurutnya, menemukan orang dengan keahlian di bidang storage tertentu sangatlah penting. “Tapi mereka harus juga mampu mundur sebentar dan melihatnya secara strategis: apakah kita telah menempatkan hal yang benar di tempat yang benar, dan mengeluarkan uang yang tepat untuk keamanan dan backup jenis data yang berbeda?”

7. Web 2.0
Pekerja TI dengan kemampuan Web generasi mendatang juga akan sangat dibutuhkan di tahun 2011. Sebut saja keahlian di bidang Adobe Flex, JavaScript, Adobe Flash, AJAX, dan JavaScript Object Notation. Di industri layanan keuangan misalnya, “Produk Web dan mobile sangat besar perannya,” tutur Kay. “Kami punya beberapa proyek yang sedang berjalan yang memanfaatkan fungsionalitas Web dan mobile.”

8. Telekomunikasi
Di Palmetto Health, Columbia, S.C., Michelle Edwards (Senior VP & CIO) sedang mencari staf dengan kemampuan terkait unified communications. Penyedia layanan kesehatan ini membutuhkan orang yang dapat mendesain sebuah infrastruktur dan mengintegrasikan berbagai tool komunikasi, termasuk instant messaging, telepon IP, dan remote access. “Di sebuah rumah sakit, yang sangat dibutuhkan adalah layanan pasien, on-call, dan remote. Kami ingin memastikan kami memahami semua kebutuhan tersebut serta tetek-bengek sekuriti yang melingkupinya,” sahut Edwards.

9. Business Intelligence
Data yang terus bertambah banyak dan departemen TI yang terus mencari cara untuk turut berkontribusi terhadap keuntungan perusahaan membuat kemampuan business intelligence menjadi kebutuhan penting. Palmetto Health menggunakan sistem EHR dan staf mereka dapat meng-input informasi dengan sangat baik, “Tapi kami belum dapat mengoptimalkan data tersebut dan membuatnya berguna,” tutur Edwards. “Kami telah terdesak untuk bekerja dengan lebih baik dengan mempresentasikan informasi yang kami tangkap dan membaginya melalui jaringan tukar-informasi kesehatan tingkat kota.”

10. Collaboration Architecture
Keahlian yang satu ini sangat dibutuhkan di Campbell Soup Co., begitu kata Donna Braunschweig (Senior Director IT, Enterprise Portfolio & Strategy). “Perusahaan kami terus mencari cara untuk membantu meningkatkan pengalaman end-user dengan memahami bagaimana hal-hal seperti portal, Web, dan audio dapat berintegrasi, dan mereka butuh terlihat seperti apa supaya memiliki kolaborasi yang lebih baik antarperusahaan,” tutur Braunschweig. Meskipun sebagian besar tool kolaborasi Campbell disediakan oleh operator, Braunschweig menyatakan bahwa perusahaannya tetap memerlukan pegawai yang dapat mengelola vendor-

vendor tersebut dan memahami teknologi.

11. Ketajaman Bisnis & Komunikasi
Kemampuan ini tidak akan menjadi profesi spesifik, tapi banyak perusahaan di tahun 2011 yang akan mencari pegawai TI yang mengerti bisnis dan dapat mengkomunikasikan konsep teknis kepada unit-unit bisnis dan pelanggan. Campbell misalnya, membutuhkan pegawai yang memiliki empat jenis kompetensi: ketajaman bisnis dan finansial, kedalaman fungsional, naluri kepemimpinan, dan pola pikir global. ”Kadang-kadang orang berpikir TI itu hanya sekadar kemampuan teknis, padahal tidak demikian,” tutur Braunschweig. Di HealthAlliance, Thompson merekrut staf-staf TI yang dapat berkomunikasi dengan baik, baik oral maupun tulisan. “Saya juga mau mendapatkan referensi seseorang yang tahu bagaimana caranya berbicara tentang masalah TI kepada orang-orang yang tidak mengerti komputer,” tambahnya.

12. Menganalisa Data
Menurut periset pasar IDC, pada tahun 2020, jumlah data yang dihasilkan tiap tahun diperkirakan akan mencapai 35 zettabyte, atau sekitar 35 juta petabyte. “Data segitu cukup untuk memenuhi setumpuk DVD dari bumi sampai ke bulan dan kembali lagi,” tutur John Gantz (Chief Research Officer IDC). Permintaan akan tinggi untuk pekerja TI dengan kemampuan yang tidak hanya menganalisa jumlah data yang memusingkan, tapi juga bekerja dengan unit-unit bisnis untuk mendefinisikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana mendapatkannya.

13. Memahami Risiko
Kemampuan menajemen risiko akan terus diperlukan, khususnya di saat di mana bisnis berjibaku dengan kompleksitas TI yang terus berkembang. Pikirkan masalah-masalah TI dalam skala usaha BP untuk menghentikan tumpahan minyak di Teluk Meksiko, atau usaha Toyota untuk memperbaiki akselerasi mendadak di beberapa mobilnya. Nah, perusahaan mencari pekerja-pekerja TI dengan keahlian manajemen risiko untuk memprediksikan dan bereaksi terhadap tantangan-tantangan semacam itu.

(Keshie Hernitaningtyas)

Keahlian

Yuk, Selidiki Kejahatan Ala CSI
Istilah “forensik” mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Tapi bagaimana dengan computer forensic? Mari kenali lebih dekat profesi ala CSI ini.
Computer forensic (CF) merupakan salah satu cabang ilmu forensik—ilmu yang menganalisa (dari sisi sains) orang, tempat, dan benda untuk mengumpulkan bukti-bukti selagi menyelidiki suatu kejahatan, yang kemudian akan membantu membuktikan tidak bersalah atau bersalahnya seseorang di pengadilan. Bagi kamu yang rajin nonton serial CSI yang populer itu, seluk-beluk profesi ini tergambar cukup jelas di sana.

Cyber Cop untuk Cyber Crime Nah, computer forensic, yang kadang disebut juga digital forensic, memiliki tujuan yang sama. Sebelum ilmu ini dikenal, para penyelidik (baca: detektif) menyadari adanya kebutuhan untuk mengembangkan tool dan proses spesifik untuk mencari bukti di komputer tanpa mempengaruhi/mengganggu informasi yang ada di dalamnya. Mereka kemudian bekerjasama dengan ahli komputer untuk mendiskusikan prosedur dan tool yang dibutuhkan untuk mengambil bukti dari suatu komputer. Sejak saat itu, perlahan tapi pasti, dikembangkanlah prosedur yang kini menjadi bidang bernama computer forensic.
Teknik ilmu yang satu ini dipakai untuk mencari, mengamankan, dan menganalisa informasi yang ada di sistem komputer untuk menemukan bukti potensial yang akan digunakan di pengadilan. Aktivitas seperti menyelidiki dan mengungkap bukti aktivitas ilegal yang dilakukan di komputer atau yang biasa disebut “cyber crime” (contoh: penipuan kartu kredit, pencurian properti intelektual, pedofilia, terorisme, dan hacking terhadap sistem komputer) adalah bagian dari pekerjaan seorang CF. Kerap dijuluki “Cyber Cop” atau “Digital Detective”, para pakar computer forensic—yang biasanya merupakan konsultan, bukan pegawai tetap—juga dapat ditugaskan menyelidiki bukti kejahatan yang tidak secara langsung dilakukan melalui komputer, apabila si tersangka diduga telah menyimpan bukti di perangkat ruang simpan data.

Sertifikasi Banyak Meskipun tergolong baru, bidang computer forensic terus berkembang dengan cepat, didukung oleh kejahatan komputer yang terus bertambah. Saking mengkhawatirkannya, kejahatan jenis ini disebutsebut telah menyebabkan kerugian sampai milyaran USD setiap tahunnya.
Bagi kamu yang berminat merintis karier di kancah ini, lazimnya sih kamu akan membutuhkan gelar computer forensic atau yang terkait dengan itu (contoh: ilmu komputer, criminal justice, atau insinyur) ditambah dengan pelatihan yang diperoleh sewaktu menyelesaikan pendidikan formal ataupun sertifikasi non-gelar. Sertifikasi untuk computer forensic tidak sedikit, lho. Salah satunya yang terbilang paling PCplus

dikenali adalah Certified Information System Security Professional (CISSP) yang ditawarkan oleh suatu organisasi non-profit bernama International Information Systems Security Certification Consortium atau (ISC)2. Di samping itu, sertifikasi lainnya di kancah ini adalah Certified Computer Examiner (CCE), Certified Forensics Analyst, Advanced Information Security (AIS; untuk anti-hacking), Experienced Computer Forensic Examiner (ECFE), dan Computer Hacking Forensic Investigator (CHFI).

Teknis dan Analitis Bekal kemampuan teknis maupun analitis adalah suatu keharusan bagi seorang CF. Keahlian dan pengetahuan perihal perangkat ruang simpan komputer, sistem operasi, bahasa pemrograman, dan aplikasi software kudu kamu kuasai. Selain itu, kamu juga harus memiliki ilmu dan kemampuan di beberapa bidang lainnya seperti format file; driver software; networking, routing, protokol komunikasi dan sekuriti; kriptologi; reverse software engineering; teknik investigasi; serta tool untuk computer forensic seperti password cracker, e-mail converter, dan aplikasi software (seperti EnCase atau Forensic Toolkit).
Seperti profesi lainnya, computer forensic juga menawarkan banyak spesialisasi. Sebagai contoh, jika kamu ingin menfokuskan diri pada menyediakan bukti kejahatan komputer ke pihak yang berwajib, pelajarilah lebih mendalam perihal legalitas pencarian dan penangkapan serta teknik yang disetujui untuk mengumpulkan bukti. Lebih tertarik membantu bank mengamankan jaringan komputer mereka? Belajarlah tentang bisnis perbankan dan finansial. Pekerjaan di bidang computer forensic, baik sebagai konsultan maupun karyawan, biasanya tersedia di kepolisian, militer, agensi intelejen pemerintah, serta perusahaan sekuriti pribadi dan konsultan. Titelnya bervariasi, mulai dari Computer Forensic Analyst sampai Vulnerability Security Research Engineer. Profesi ini memang belum populer di tanah air, tapi justru jadi kesempatan emas bagi kamu untuk unjuk gigi. Lagipula, kapan lagi bisa jadi CSI sungguhan?

Apa Saja yang Dipakai?
Inilah beberapa program dan perangkat computer forensic yang memungkinkan investigasi komputer dapat dijalankan:

1 Disk imaging software untuk merekam struktur dan isi suatu hard drive. Dengan perangkat
lunak ini, penyelidik tidak hanya dapat mengkopi informasi yang ada di drive, tapi juga menjaga supaya file-file di dalamnya tetap terorganisir dan terhubung satu sama lain.

2. Tool write software atau hardware untuk mengkopi dan merekonstruksi hard drive bit demi
bit. Kedua tool ini berguna mencegah adanya informasi yang berubah. Beberapa tool mengharuskan detektif untuk memindahkan dulu hard drive dari komputer si tersangka sebelum melakukan proses pengkopian.

3 4 5

Program file recovery untuk melakukan pencarian dan memulihkan data yang terhapus. Program ini akan mencari data yang telah dihapus dari komputer tapi belum overwritten. Kadang hasil yang diperoleh adalah file yang tidak lengkap, sehingga bisa jadi lebih sulit untuk dianalisa. Program untuk menjaga informasi di RAM komputer. Beda dengan data di hard drive, informasi di RAM cenderung tetap ada setelah seseorang mematikan komputer. Tanpa software yang tepat, data ini bisa hilang dengan mudah. Software analisis untuk memeriksa dengan teliti semua informasi di hard drive—untuk mencari konten spesifik. Karena komputer masa kini dapat menyimpan informasi hingga bergigabyte, sangat sulit dan makan waktu untuk mencari file komputer secara manual. Ada beberapa program analisis yang dapat mencari dan mengevaluasi cookies Internet sehingga bisa memberitahu penyelidik tentang aktivitas si tersangka di dunia maya.

6

Software untuk encryption decoding dan password cracking untuk mengakses data terproteksi. PCplus

Apa Saja yang Dilakukan?
Secara umum, inilah langkah-langkah investigasi di computer forensic:

1 Mengamankan sistem subyek dari kemungkinan rusak/terkena efek operasi penyelidikan. 2 Membuat salinan dari hard drive komputer (jika memungkinkan). 3 Mengidentifikasi dan memulihkan semua file—termasuk yang telah dihapus. 4 Mengakses/mengkopi file-file tersembunyi, terproteksi, dan temporer. 5 Mempelajari bagian spesial dari drive (contoh: hasil dari file-file yang sebelumnya terhapus). 6 Menyelidiki data/setting dari aplikasi/program yang terinstal. 7 Menilai pentingnya sistem komputer tersebut sebagai satu kesatuan, termasuk strukturnya. 8 Mempertimbangkan faktor-faktor umum yang terkait dengan aktivitas penggunanya. 9 Membuat laporan secara detail.
(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Belajar & Bekerja di LN

Menuntut Ilmu hingga ke Jerman
Bermimpi bisa sekolah dan bekerja di luar negeri secara gratis? Yuk, belajar dari pengalaman kontributor PCplus yang satu ini.
Pada dasarnya, komputer telah menjadi bagian dari hidup saya sejak lama. Sejak sekolah menengah, zamannya DOS dan Windows 3.1, saya senang sekali mengoprek benda yang satu ini. Para “pendekar” informatika, seperti Bill Gates, Steve Jobs, dan Linus Torvalds, adalah idola-idola saya. Namun belakangan passion itu mulai menguap, karena ternyata ilmu komputer memerlukan dasar ilmu matematika yang kuat, padahal matematika bukanlah kekuatan utama saya. Dengan pertimbangan bahwa ilmu kimia saya jauh lebih kuat daripada matematika, saya memutuskan untuk mendaftarkan diri ke FMIPA Kimia UI sewaktu UMPTN. Saya beruntung bisa diterima, dan mulai tenggelam dengan rutinitas kuliah— mendalami cabang-cabang ilmu kimia, seperti Kimia Anorganik, Organik, Analitik, Kimia Fisik, dan Biokimia. Selain ilmu komputer, saya juga sangat tertarik pada aplikasi ilmu murni di bidang medis, dan hal ini memotivasi saya untuk mengambil penelitian mengenai biokimia. Akhirnya saya selesaikan S1 setelah melakukan penelitian mengenai enzim. Setelah lulus, saya mengkonsentrasikan diri untuk mengambil magister, sehingga sengaja tidak mencari pekerjaaan tetap dan cukup puas menjadi guru privat sekolah menengah dan pekerja tidak tetap di LSM. Memang sudah pendirian saya dari awal, bahwa sekolah harus setinggi mungkin, baru setelah itu memikirkan karier. Kemudian saya diterima di program magister ilmu kimia di UI untuk memperdalam ilmu biokimia. Sembari menjalani proses kuliah, saya ditawari menjadi asisten di laboratorium bioinformatika yang baru saja dibuka. Menjadi asisten di lab dan mengerjakan proyek-proyek di sana membuat saya mendapatkan cukup penghasilan untuk menutupi biaya hidup. Bagi yang belum tahu, bioinformatika adalah ilmu gabungan antara biologi dan teknik informatika singkatnya, biologi molekuler secara komputasi. Di Indonesia, ilmu ini relatif baru dan memang saat itu belum banyak ahlinya.

Beasiswa ke Jerman Setelah lulus dari program magister dengan menyelesaikan penelitian di bidang bioinformatika, akhirnya saya memutuskan untuk bekerja secara tidak tetap di laboratorium bioinformatika di Departemen Kimia UI. Ada keyakinan yang sangat kuat, bahwa saya masih bisa mendalami lagi ilmu bioinformatika ini.
Saya pun mencoba mendaftar ke program beasiswa DAAD (Dinas Pertukaran Akademis Jerman) dengan harapan bisa melanjutkan studi ke negerinya BMW tersebut. Tak terbayangkan betapa senangnya hati ini ketika lolos dan akan dikirim ke Jerman untuk studi. Sebelum berangkat ke Jerman, saya mengikuti kursus Bahasa Jerman di Goethe Institut selama beberapa bulan dan 4 bulan kursus intensif di kota Marburg, Jerman—semua atas sponsor DAAD. Asyiknya, sewaktu kursus di Goethe Institut Jakarta, saya berkenalan dengan rekanrekan dari perguruan tinggi dan institusi selain UI, seperti dari UGM, IPB, ITB, UNSOED, UNHAS, PCplus

Satya Wacana, UNEJ, UNIBRAW, UDAYANA, Departemen ESDM, dan lainnya. Sampai sekarang pun hubungan kami masih kompak. Sewaktu di Jerman dan memulai kursus bahasa di Marburg, saya juga berkenalan dengan teman-teman dari negara lain, seperti dari Eks Soviet, Amerika Latin, dan AS. Benar-benar pengalaman yang luar biasa.

Bekerja, Bukan Studi Saya diterima untuk bekerja sebagai mahasiswa S3 Bioinformatika di Departemen Ilmu Komputer, Universitas Leipzig. Mengapa saya memakai kata “bekerja”, bukan studi? Karena di Eropa, terutama Jerman, menjadi mahasiswa doktoral itu adalah pekerjaan, bukan studi. Memang sudah umum di sana bahwa menjadi mahasiswa doktoral adalah salah satu pekerjaan yang dilamar oleh lulusan program master. Di Eropa, jika lab tersebut memiliki cukup proyek, maka mahasiswanya akan digaji oleh lab tersebut sebagai asisten peneliti. Namun lab-lab tersebut tentu akan lebih senang jika sang mahasiswa dibiayai oleh beasiswa eksternal, karena itu bisa menghemat devisa dari lab tersebut untuk menggaji sang mahasiswa.
Sebagai salah satu universitas tertua di Jerman (tepatnya 600 tahun), Uni Leipzig dikenal memiliki tradisi riset yang panjang. Oswald dan Heisenberg, peraih Nobel sains, berasal dari Uni Leipzig. Saya merasa beruntung bisa diterima studi di sana. Lebih beruntung lagi, ternyata keseluruhan program doktoral diberikan dalam bahasa Inggris, demikian pula dengan seminar dan konferensi yang diselenggarakan. Saya pun salut dengan kemampuan berbahasa Inggris orang Jerman (di universitas) yang menurut saya sangat baik.

Tidak Mudah Tahun pertama saya di Leipzig tidak bisa dibilang mudah. Penyebabnya sih tidak rumit. Latar belakang pendidikan saya selama ini adalah ilmu kimia, sementara saya bekerja di Departemen ilmu komputer. Akhirnya, selama setahun, saya harus mengikuti kuliah Bachelor dan Master di bidang Ilmu Komputer, walaupun tidak wajib ikut ujian. Jadi jika sebelumnya saya mendalami ilmu komputer secara otodidak, kali ini saya harus menguasainya secara akademis.
Adaptasi seperti ini biasa terjadi jika kelompok riset dan peneliti memiliki latar belakang akademis yang berbeda. Akhirnya saya berhasil melampaui masa adaptasi tersebut dan telah menghasilkan beberapa publikasi internasional. Pekerjaan saya di Uni Leipzig bisa dilihat di webblog personal saya.

Siapa pun Bisa Jika ingin studi ke luar negeri, ada beberapa persyaratan yang harus dipertimbangkan. Misalnya, penguasaan TOEFL, rekomendasi dari pembimbing, dan proposal penelitian yang bagus. Tiga hal itu sebenarnya merupakan persyaratan administrasi utama dari setiap lamaran beasiswa, plus beberapa tambahan yang sifatnya khusus.
Apabila menjadikan Uni Leipzig sebagai contoh, sebenarnya persyaratan kemampuan bahasa Inggris yang diperlukan untuk menjadi mahasiswa doktoral tidaklah rumit. Mereka tidak mematok secara kuantitatif bahwa kamu harus memiliki TOEFL berapa, yang penting bukti penguasaan bahasa Inggris saja sudah cukup. Namun, untuk mendaftarkan diri ke program beasiswa DAAD, kamu harus berbekal Internet-based TOEFL (IBT). Tapi tidak ada alasan untuk minder dalam mempraktikkan bahasa Inggris. Rekomendasi pembimbing juga merupakan hal yang sangat penting. Dalam konteks ini, hubungan baik PCplus

dengan pembimbing harus tetap dijaga. Usahakan jangan sampai terjadi konflik yang akhirnya merusak hubungan baik. Bekerjalah dengan sepenuh hati, terutama ketika menyelesaikan tugas akhir. Proposal penelitian pada dasarnya digunakan pihak sponsor beasiswa untuk melihat seberapa jauh kompetensi kita di bidang tersebut. Untuk kancah Bioinformatika, menurut saya, potensi aplikasinya luar biasa—yang perlu dioptimalkan adalah bagaimana membangun “link and match” dengan pihak industri. Hal ini sudah lama diselesaikan di negara maju dan menjadi tantangan kita di Indonesia untuk membereskannya. Saya pribadi sangat yakin bahwa orang Indonesia memiliki semua potensi untuk memasuki pasar global. Kita hanya perlu lebih percaya diri dan yakin akan kemampuan kita. Jadi siapapun, termasuk kamu, memiliki kesempatan yang besar untuk melanjutkan studi ke luar negeri. PC+
(Arli Aditya Parikesit) Penulis adalah Peneliti di Departemen Kimia FMIPA UI dan Kandidat Doktor bidang Bioinformatika Departemen Ilmu Komputer, Universitas Leipzig, Jerman.

PCplus

Belajar & Bekerja di LN

5 Tips Sukses Kerja di Luar Negeri
Berminat memanfaatkan ijazah TI kamu untuk mencari rezeki di luar negeri? Simak tips dari PCplus berikut ini.

Profesi di bidang teknologi informasi (TI) bisa dibilang sangat menjanjikan. Di dalam negeri misalnya, pekerjaan ini memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan profesi lainnya. Karena itu, jangan heran jika jurusan TI di perguruan tinggi negeri ataupun swasta seperti Teknik Informatika, Teknik Komputer, Manajemen Sistem Informasi, dan sejenisnya menjadi jurusan favorit bagi sebagian besar lulusan sekolah menengah. Lulusannya pun menjadi rebutan banyak perusahaan. Dan, jika cukup beruntung, alumnus jurusan ini bisa berkarier dengan cemerlang di sektor publik maupun swasta baik di dalam maupun luar negeri. Jika kamu punya nilai lebih di bidang TI dan siap mental, kamu bisa mencoba berkarier di luar negeri. Kenapa? Karena selain menambah pengalaman hidup, kamu juga akan mendapatkan wawasan yang luas. Setelah pulang ke Indonesia, kamu pun bisa lebih mengembangkan diri, entah dengan menjadi wiraswasta atau berkarier di perusahaan besar lainnya. Nah, kalau sudah mantap ingin meniti karier di luar negeri, berikut ini beberapa hal yang perlu kamu siapkan.

1 Bahasa Asing
Bahasa asing jelas merupakan kemampuan yang mutlak harus kamu kuasai. Kenapa? Ya karena yang akan kamu hadapi adalah orang asing yang tidak bisa berbicara bahasa Indonesia — kalau pun ada yang bisa, paling serba pas-pasan. Sebagai bahasa pergaulan internasional, bahasa Inggris mesti kamu pelajari dengan baik. Kalau kamu bekerja di negara seperti Hong Kong, Malaysia, atau Singapura yang memiliki banyak penduduk beretnis Tionghoa, maka bahasa Mandarin wajib pula kamu kuasai selain Inggris. Ingin diterima bekerja di Jepang? Pelajarilah bahasa ibu mereka. Atau ngebet ingin berkarier di Timur Tengah? Asahlah bahasa Arab kamu.

2 Keahlian TI
Kamu mesti menjadi seorang yang ahli di bidang TI yang menjadi minat dan bakat kamu. Atau, paling tidak, kamu harus dalam taraf mahir atau ahli di tingkat 8-10 jika menggunakan skala 1PCplus

10. Misalnya, kamu ingin menjadi konsultan perangkat lunak Enterprise Resource Planning (ERP). Kamu harus mahir urusan modul-modul perangkat lunak ERP dari A-Z. Sebagai contoh, kamu kudu menguasai modul Finance and Accounting, Human Resource, Sales and Distribution, Business Information Warehouse, Project Management, dan sebagainya. Untuk mendapatkan keahlian ini, kamu bisa mengambil kelas di training center, atau on the job training alias langsung praktek sambil kerja, atau belajar dari teman atau kenalan yang ahli.

3 Sertifikasi Internasional
Jika memiliki sertifikasi, maka kemampuan dan keahlian kamu sebagai seorang profesional TI akan diakui secara global. Walaupun kamu kuliah di sebuah perguruan tinggi yang tidak terkenal misalnya, kesempatan untuk berkarier di luar negeri akan terbuka lebar karena sertifikasi tersebut berfungsi bak visa TI di luar negeri. Kompetensi kamu telah diakui setingkat dengan profesional TI dari negara lain. Saran penulis, ambillah semua sertifikasi internasional dari berbagai vendor yang berhubungan satu sama lain. Misalnya, jika kamu ingin berkarier sebagai seorang profesional open source yang menggunakan sistem operasi Linux, gaetlah sertifikasi dari vendor Linux seperti RedHAT, CompTIA, NOVELL, SAIR, dan LPI.

4 Budaya
Ini termasuk persiapan yang sifatnya nonteknis. Tapi tetap sangat perlu disiapkan dengan matang. Ingatlah selalu bahwa budaya di negara lain sangatlah berbeda dengan budaya di negara kita sendiri. Jangan sampai setelah pindah kerja ke luar negeri kamu terkena culture shock alias kejutan budaya. Di negara lain seperti negara tetangga kita Singapura, perbedaan yang langsung terasa adalah ketertiban umum dan disiplin. Di sana, peraturan sangat ditegakkan. Orang tidak bisa membuang sampah sembarangan. Pun terdapat larangan makan, minum, dan merokok di sembarang tempat. Jika dilanggar, denda yang dikenakan sangat besar, selain kurungan penjara tentunya. Juga jangan berharap bisa menemukan pedagang kaki lima seperti yang lazim kita temui di ibukota. Hal lainnya yang mungkin terasa berbeda saat kita bekerja di luar negeri adalah makanan. Di Indonesia, kita tidak akan sulit menemukan makanan yang sesuai dengan selera kita. Tapi di luar negeri, agak sulit mencari makanan yang cocok dengan lidah orang Indonesia. Alih-alih gado-gado, nasi padang, atau nasi uduk, paling kamu hanya akan menemukan makanan fast food seperti roti, pizza, ayam goreng, dan kentang. Ada juga makanan khas India yang berkare atau Chinese food. Kalau tidak terbiasa, mungkin perut tidak cocok. Efeknya jadi diare atau mual. Soal tempat tinggal juga bisa jadi masalah. Di luar negeri, kebanyakan orang tinggal di apartemen yang ruangannya serba terbatas. Enggak heran, orang mudah menjadi bosan saat berada di apartemen. Pulang ke apartemen hanya jika ingin beristirahat. Jika ingin mencari hiburan, mereka biasanya pergi ke pusat perbelanjaan yang banyak terdapat di tengah kota. Tapi apartemen punya kelebihan lain yaitu fasilitas yang cukup lengkap. Ada TV kabel, internet, kolam renang, dan pusat kebugaran. Singkatnya, siapkan mental kamu untuk menghadapi segala perbedaan budaya ini jika ingin bekerja di luar negeri.

5 Dana Segar
Hal ini mutlak diperlukan sebagai persiapan kamu bekerja di luar negeri. Dalam satu dua bulan ke depan, kamu tentunya belum mendapatkan gaji. Nah, dana ini diperlukan untuk memenuhi biaya hidup kamu sehari-hari. Biaya makan, transportasi, dan tempat tinggal tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Pun dana ini diperlukan sejak kamu memutuskan untuk bekerja di luar negeri. Kamu akan membutuhkan biaya untuk mengurus paspor, visa kerja, tiket pesawat, biaya fiskal, dan membeli perlengkapan lainnya seperti koper dan baju musim dingin. PCplus

Persiapkan dana ini dengan matang. Jika perlu, siapkan dua kali lipat dari hasil hitunghitungan kamu. Jangan sampai kamu terlunta-lunta di negeri orang. Yang paling aman sih kamu berangkat dengan menggunakan jasa immigration services yang siap mengurus semua dokumen untuk bekerja secara resmi di luar negeri, seperti work permit, green card, atau permanent residence. Akhir kata, selamat berburu kerja di luar negeri!
(Nanang Sadikin)

PCplus

Karier

Supaya Tetap Eksis di Karier
Milikilah keunikan dan nilai penciptaan, peraluas jejaring dan tingkatkan kemampuan komunikasi untuk bekal berkarier di dunia kerja.
Siapa tidak tahu Coca-Cola? Merek minuman berkarbonasi ini diperkenalkan pertama kali pada 1886 oleh seorang ahli farmasi asal Atlanta, AS, dan hingga kini konsumen tetap menyukainya meski usia sang produk sudah lebih dari satu abad. Amalia Maulana, pendiri sekaligus Managing Director Etnomark Consulting, menjelaskan ini artinya Coca-Cola mampu menjadi relevan karena produknya terus disukai dan menjadi bagian dari masyarakat. Hal ini dikemukakan Amalia saat berbicara di seminar yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, pada Mei lalu. Dalam seminar yang diikuti oleh dosen/staf akademik tersebut, ia menganalogikan dosen harus seperti produsen yang memahami konsumen (consumer insight) agar mereka memiliki kekinian. Ini bisa diperoleh melalui kreativitas dan mengajar dalam dua arah. “Dosen jangan memberikan materi yang itu-itu saja mentang-mentang mahasiswa tahun ini berbeda dengan (tahun) lalu,” kata sang dosen senior STIKOM LSPR Jakarta.

Kekinian Apa yang dinyatakan oleh Amalia tidak hanya berguna bagi para dosen, tapi juga dapat diterapkan di segala profesi. Menjadi relevan atau mempunyai kekinian bisa diperoleh melalui kreativitas. Selalu ada ide-ide segar untuk terus menyesuaikan diri dengan zaman.
Perhatikan iklan lamaran kerja di surat kabar atau media lainnya. Rata-rata perusahaan menetapkan kriteria usia peserta, nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), menguasai aplikasi komputer dan memiliki kemampuan bahasa Inggris baik pasif maupun aktif sebagai syarat pelamar. Pada awalnya, kamu bersama rekan-rekan sesama karyawan baru memiliki kualifikasi sama seperti yang disyaratkan di dalam iklan lamaran kerja. Tetapi perusahaan ibarat pengguna jasa/produk yang kamu tawarkan, sehingga kamu perlu menjaga kenapa kamu diperlukan. Karier kamu selanjutnya ditentukan oleh apakah kamu terus mengasah keterampilan atau mengelola kecerdasan emosional (EQ) di dalam pekerjaan. Apapun karier yang kamu tekuni, ada beberapa poin yang berlaku dalam pengembangan karier agar kita melangkah lebih baik: miliki keunikan atau perbedaan (unique/distinctive), value creation, jejaring (networking), dan komunikasi.

Unik & Berbeda Indonesia memiliki 2.773 perguruan tinggi. Jika tiap tahunnya universitas meluluskan 4,5 juta
PCplus

sarjana baru, bisa dibayangkan kamu bersaing dengan berapa puluh ribu pelamar sesama sarjana Strata-1? Selain berpredikat minimal “sangat memuaskan”, kamu perlu memiliki sesuatu yang unik (unique) dan berbeda (distinctive). Sesuatu yang unik ini misalnya keahlian bahasa asing atau keterampilan bersertifikat. Jika kamu seorang mahasiswa Teknik Informatika, tentu tahu bahwa, seiring meningkatnya penggunaan Internet, semakin besar pula risiko jaringan komputer terpapar piranti lunak perusak (malware) yang bertujuan memasukkan virus atau mencuri identitas. Ini berarti seorang ahli keamanan jaringan semakin dibutuhkan. Coba ikuti seminar atau pelatihan yang berkaitan dengan bidang ini. Mumpung masih berstatus “pelajar”, biasanya ada harga khusus untuk mengikuti pelatihan/seminar.

Pegangan Penting
Miliki nilai-nilai ini untuk dapat memenangkan persaingan di dunia kerja:

• Value Creation Penciptaan nilai (value creation) artinya kita harus menciptakan produk atau layanan yang baik kepada customer. Supaya bisa mengerti apa yang dikehendaki oleh pengguna jasa kita, maka kita harus terus mengembangkan diri dan wawasan. Sudah pasti kamu harus mengikuti isu yang berkembang di industri tempat bekerja atau profesi yang kamu tekuni. Media informasi ini bisa diperoleh melalui buku, rajin mencari informasi di media massa atau Internet, ataupun bergabung ke dalamkomunitas terkait. • Jejaring (Networking) Bangunlah jejaring (networking), baik di tempat kerja maupun relasi pribadi. Misalkan, jejaring di kantor akan mempengaruhi kesuksesan pekerjaan dan koordinasi antarsemua pihak. Sedangkan relasi pribadi bisa dengan mengikuti komunitas yang kini bermunculan melalui milis Internet. • Komunikasi (Communication) Bukan berarti si pendiam harus menjadi tukang ngobrol, tapi ini lebih kepada kemauan. Teknik berkomunikasi, yang terdiri dari empat unsur (keterampilan berbicara, membaca, menulis, dan mendengarkan-aktif) bisa dipelajari melalui buku pengembangan diri atau pengalaman.
Beberapa teknik berkomunikasi yang perlu dipelajari adalah tidak memotong pembicaraan lawan bicara, mampu membaca bahasa tubuh orang lain—seringkali tekanan suara dan bahasa tubuh mengungkapkan emosi dengan lebih efektif daripada kata-kata—dan punya rasa empati. Bekerja di perusahaan maupun menjadi wirausaha, di masa sekarang ini, berarti kamu dituntut tidak hanya mampu berkomunikasi dengan rekan-rekan satu tim, melainkan juga antarrekan beda departemen yang berbeda latar belakang pendidikan. Dan seorang (calon) wirausaha harus mampu menerapkan teknik komunikasi dan presentasi. Bagaimana orang mau menggunakan jasa/produk yang kamu miliki jika kamu tidak mampu menjelaskan keunggulan produk tersebut? PC+

Asah Kemampuan Berinteraksi
Sebuah riset yang diterbitkan oleh National Association of Colleges and Employers Amerika Serikat pada 2002 menunjukkan bahwa para pimpinan perusahaan semakin mementingkan kemampuan interaksi sosial dari para karyawannya ketimbang nilai akademiknya. Survei yang melibatkan lebih dari 400 pimpinan perusahaan menempatkan “kemampuan komunikasi” sebagai hal utama yang perlu dimiliki oleh karyawannya. Sedangkan berada pada peringkat berikutnya berturut-turut adalah memiliki kejujuran/integritas, kerjasama, interpersonal, beretika, mempunyai motivasi dan inisiatif, serta mampu beradaptasi. Selain itu, sarjana perguruan tinggi yang menjadi pegawai di perusahaan juga diharapkan memiliki daya analisis, rasa percaya diri, dan, sudah tentu di era teknologi informasi seperti sekarang ini, membutuhkan individu yang bisa mengoperasikan komputer.

PCplus

Nah, mumpung masih sekolah atau di perguruan tinggi, jangan hanya belajar, tapi aktif pula mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Ini akan menjadi ruang latihan berdiskusi, belajar bersosialisasi dan mengasah keterampilan. Belakangan ini sering diulas istilah entrepreneur (wirausaha) dan tentang perlunya membangun semangat entrepreneurship (kewirausahaan). Yang dimaksud dengan wirausaha ini bukan sekadar menjadi pengusaha atau menciptakan lapangan pekerjaan sendiri ketimbang mencari pekerjaan di perusahaan. Akan tetapi semangat wirausaha yang perlu dimiliki generasi masa kini dan diterapkan dalam berkarya. Dalam bukunya berjudul “Why We Want You to be Rich”, miliarder Donald Trump mengatakan, orang kreatif tidak perlu dimotivasi oleh orang lain. Jadi mereka bisa memotivasi diri sendiri dan kreatif. Selain itu, sikap wirausaha yang layak dimiliki adalah mempunyai kemauan, tekad yang bulat, serta keberanian mengambil peluang. PC+

(Dewi R. Lestari)

PCplus

Gaya Kerja

Sukses Ngantor dari Luar Kantor
Di tengah kehidupan yang cukup bikin stres di daerah perkotaan, ada sebuah budaya kerja yang menarik, yaitu bekerja dari rumah.
Kemacetan sepanjang perjalanan pulang dan pergi ke tempat kerja serta biaya penyediaan kantor dan pemeliharaan serta sewa yang cukup mahal membuat metode bekerja dari rumah (small office home office alias SOHO) menjadi salah satu alternatif yang menarik untuk dilakukan. Selain menjanjikan efisiensi dan produktivitas yang tetap tinggi, bekerja dari rumah memberikan insentif agar para pegawai profesional dapat senantiasa dekat dengan keluarga sambil konsisten berprestasi dalam karier profesionalnya ataupun bisnis yang ditekuni. Tentunya dengan tetap menjaga agar kedekatan dengan keluarga tidak menimbulkan kontra produktif dan mengganggu profesionalisme dalam bekerja. Bagi para pelaku bisnis, entrepreneur, ataupun selfemployee, mungkin bukan suatu hal yang sukar dipraktekkan jika menetapkan keputusan untuk melakukan pekerjaan dari rumah karena mereka dapat sepenuhnya mengendalikan pekerjaan. Lain halnya dengan para pegawai profesional disebuah perusahaan. Umumnya, sebuah perusahaan menetapkan para pegawainya untuk datang setiap hari kerja ke kantor. Padahal, stres yang mesti mereka alami selama di perjalanan dan stres di kantor dapat mereduksi tingkat produktivitas kerja mereka. Belum lagi biaya pengadaan kantor yang tidak murah di kota besar.

Work Isn’t A Place Ada suatu ungkapan menarik yang mungkin pernah kamu dengar: Work is an activity, it isn’t a place. Jadi pekerjaan itu sebetulnya adalah sebuah kegiatan yang tidak dibatasi oleh tempat, sehingga fokus hendaknya tidak diletakkan pada tempat atau aksesori, tapi lebih kepada produktivitas dan keseimbangan dalam bekerja.
Di negara-negara maju, konsep Small Office Home Office banyak diterapkan termasuk di perusahaan-perusahaan. Mereka membuat sistem yang memungkinkan para pegawainya tidak harus “ngantor” setiap hari, tanpa menghilangkan produktivitas serta mengurangi kualitas pekerjaan. Di beberapa tempat di Indonesia atau di perusahaan-perusahaan tertentu, model bekerja seperti ini juga sudah mulai diadopsi untuk diaplikasikan. Berkat kehadiran teknologi informasi yang sudah semakin handal dan memanfaatkan Web 2.0, bekerja dari rumah sebetulnya memang sudah cukup ideal untuk dilakukan. Pekerjaan dapat dikolaborasikan melalui e-mail, blog, Wiki, atau bahkan melalui situs jejaring sosial (perusahaan-perusahaan tertentu telah membuat situs jejaring sosial internal mereka sendiri). Sedangkan untuk berkomunikasi secara langsung antarkaryawan dan manajemen, dapat melalui telepon, VoIP, Instant Messaging, e-mail, telepresence, dan teleconference.

Faktor Pendukung Nah, untuk bisa mengoptimalkan bekerja dari rumah atau tempat lainnya yang bukan kantor,
PCplus

ada hal-hal tertentu yang perlu disiapkan dan ditekankan dulu. Mari samakan pikiran bahwa bekerja dari rumah itu bukan berarti bersantai-ria dan berleha-leha, tapi lebih merupakan kebebasan. Kebebasan untuk mengambil tanggungjawab terhadap profesi serta keleluasaan untuk mengatur jadwal pekerjaan agar dapat seimbang dengan aktivitas kehidupan lainnya. Beberapa faktor yang dapat mendukung keberhasilan bekerja dengan Small Office Home Office adalah sebagai berikut. • Punya motivasi yang kuat dan target yang jelas. • Memiliki infrastruktur teknologi dan telekomunikasi yang memadai. • Menyediakan software pendukung, baik untuk komunikasi, conference, sampai pelayanan terhadap pelanggan. Pun menyediakan IT Support yang tetap terjaga dan handal. • Merancang kebijakan aturan lingkungan kerja di rumah (work @home policy) yang jelas, benar, dan konsisten. • Menerapkan disiplin jam kerja (business hour). • Menjalankan periode transisi untuk membangun kenyamanan dalam bekerja. • Melaksanakan executive meeting setiap pagi melalui conference call. • Menyediakan morning report harian termasuk karyawan non-eksekutif. • Melakukan review harian terhadap kondisi infrastruktur teknologi. • Menjalankan mekanisme control untuk menjaga kualitas produk/ layanan kepada pelanggan. Dari sisi pelaku, bekerja dari rumah juga memerlukan semangat, antusiasme, tanggungjawab, dan disiplin yang tinggi. Karena mereka pada dasarnya sedang melakukan pekerjaan secara professional, bukan untuk bersantai di rumah. Pada kondisi ini, poin nomor satu memegang peranan penting agar tetap produktif tanpa harus satu ruangan dengan bos.

Tips Bekerja dari Rumah Hindari hal-hal yang mungkin dapat mengganggu pekerjaan. Gangguan-gangguan tersebut dapat diantisipasi sebelumnya. Berikut tips-tips dari mereka yang sudah pernah melakukan pekerjaan dari rumah. • Usahakan memiliki tempat bekerja yang khusus di rumah sehingga tidak terlalu terganggu oleh aktivitas para penghuni rumah lainnya. • Sosialisasikan kondisi bekerja di rumah dengan para anggota keluarga lainnya (suami, istri, anak). • Menyediakan perangkat kerja yang mendukung (kecuali jika sudah disediakan kantor) seperti: telepon, komputer, jaringan Internet, keperluan arsip dokumen yang sifatnya kondisional sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. • Menetapkan jam kerja yang disiplin serta penuh tanggungjawab.
Selain kelebihan dari sisi efisiensi serta kedekatan dengan keluarga, ada juga kekurangan yang mesti dihadapi para pegawai atau pengusaha yang bekerja dari rumah. Salah satunya yang dirasakan oleh para perusahaan yang menggunakan model lingkungan kerja SOHO ini adalah kurangnya interaksi sosial secara langsung di antara para pegawainya. Padahal, umumnya di kota-kota besar, tempat pekerjaan adalah salah satu tempat untuk bergaul dengan frekuensi interaksi sosial yang besar. Jalan tengahnya, ya lakukan pertemuan, meeting, atau agenda acara yang melibatkan pertemuan secara langsung di antara pegawai dengan periode tertentu sehingga dapat memecah “kekurangan” tidak adanya interaksi sosial secara langsung. Atau sekali-kali lakukan “event” bersama nonformal yang memungkinkan para pegawai atau relasi bisnis bertemu muka dalam suasana yang non-formal. Konsep melakukan pekerjaan dari rumah bagi para pegawai dan pekerja profesional adalah salah satu cara untuk tetap produktif secara efisien dan tetap menyeimbangkan peran dalam keluarga masing-masing. Walaupun mungkin tidak semua jenis pekerjaan bisa dilakukan dengan model seperti ini.

PCplus

Faktor kedisiplinan, mentalitas kerja, teknologi yang mendukung, serta visi dan kebijakan pihak manajemen merupakan unsur-unsur utama yang akan menentukan keberhasilan metode bekerja di rumah. Karena menurut penulis, cara ini cukup berhasil menjaga keseimbangan antara produktivitas pekerjaan secara profesional dan tanggung jawab dalam keluarga.
(Wage Indrya N)

PCplus

Wirausaha

Tren E-Commerce Lokal PAJANG BARANG, UANG PUN DATANG
Jika selama ini Anda memanfaatkan Internet hanya sebagai wahana kegiatan konsumtif, coba sekarang gunakan sebagai penambah pendapatan Anda.
Ya, kebanyakan orang memang berselancar di dunia maya untuk sekadar membaca berita, membuka jejaring sosial, mengecek surat, atau mengunduh musik dan film. Semua bersifat pasif dan, pada umumnya, tidak produktif. Produktif di sini bermakna menghasilkan imbalan berupa materi. Ya, di ranah ini, aktivitas Anda pun bisa mendatangkan gelontoran uang. Caranya, mulailah membuka bisnis online. Apa saja dapat didagangkan di dunia maya selama Anda memang punya produknya. Gaun malam atau kerajinan tangan, pempek kapal selam sampai kapal selam sungguhan. Kalau barang jualan sudah ada, saatnya memasarkan. Berpromosi lewat Facebook atau Twitter boleh saja. Tapi, cara tersebut kerap kontraproduktif karena dianggap mengganggu. Beriklan di forum seperti Kaskus pun sah-sah saja. Walau sebenarnya, itu telah menyimpang dari hakikat sebuah forum sebagai ajang diskusi. Solusinya, pakailah situs atau blog toko virtual milik Anda sendiri. Cara ini akan terlihat lebih elegan dan profesional. Namun, bagaimana jika Anda tidak paham atau tidak punya waktu membuatnya? Jangan khawatir. Sudah banyak situs perantara yang bisa membantu berjualan di Internet. Lebih asyik lagi, layanan yang akrab disebut e-commerce ini dilakoni pula oleh para pengembang lokal. Selain mempunyai antarmuka (baca: bahasa) yang lebih mudah dimengerti, situs ecommerce lokal semestinya lebih paham budaya jual beli dalam negeri. Hal ini tentunya penting, mengingat transaksi di ranah maya belum terlalu populer di sini. Siapa sajakah para pemain e-commerce lokal dan bagaimana jenis-jenis layanan yang ditawarkan? Anda dapat mencermati hasil wawancara InfoKomputer dengan beberapa di antara mereka. Setelah itu, silakan tentukan situs yang paling sesuai dengan selera dan kebutuhan, lalu buka etalase.

(Erry FP)

InfoKomputer

Tokopedia: Enam Miliar Setahun
Jika berbicara situs e-commerce lokal, pasti tidak bisa lepas dari nama Tokopedia. Mengusung konsep online marketplace, situs yang didirikan William Tanuwijaya dan Leontinus ini sebetulnya masih berusia muda. Pada 17 Agustus lalu, usia mereka baru genap satu tahun. Namun, jangan pandang sebelah mata terhadap kebeliaan Tokopedia. Dalam waktu satu tahun tersebut, mereka telah berhasil menjaring 44.785 anggota (per 16 Agustus 2010). Sebanyak 4.659 di antaranya aktif membuka toko dan berjualan. Statistik lain, per bulan rata-rata Tokopedia mencatat 500 juta pengunjung dan tiga juta pageviews. Jumlah transaksinya? Kini, totalnya mencapai angka enam miliar rupiah. Angka yang fantastis. Kunci sukses Tokopedia terletak pada rasa aman dan nyaman yang diberikan kepada para pengguna. Bagi pembeli, sistem Rekening Bersama (escrow) yang diterapkan Tokopedia mampu meminimalkan risiko penipuan. “Pembayaran dilakukan lewat kami. Uang itu kami tahan dulu hingga barang diterima oleh pembeli,” papar William. “Pembeli pun bisa melacak pesanan mereka,” tambahnya. Di sisi lain, penjual juga mendapatkan pengalaman berdagang yang lebih simpel. Tinggal buat akun, pajang produk, pasang foto dan harganya, lantas tunggu calon pembeli datang. “Mereka tidak perlu pusing dengan pemprograman web dan SEO. Semuanya sudah tinggal dipakai,” ucap William. William merupakan lulusan Teknik Informatika Binus. Ia pun sempat menggawangi salah satu forum jual beli online. Di forum tersebut, William pernah memperoleh laporan dari seorang anggota yang tertipu Rp12 juta. Orang itu sudah mentransfer uang, tapi barang yang ia pesan tidak kunjung datang. “Saya tidak berdaya membantu,” ujar William. Latar belakang itulah yang ia bawa saat mengembangkan Tokopedia. Sampai saat ini, Tokopedia belum mengenakan biaya bagi seluruh pengguna. Tapi pada masa depan, William berencana menarik komisi atas setiap transaksi yang berhasil. “Sumber pemasukan lain bisa diperoleh dari feature khusus berbayar bagi penjual serta tentunya dari iklan,” ungkapnya.

InfoKomputer

TokoBagus: Iklan Baris Elekronik
Lahir di Belanda, berbisnis di Bali. Demikian yang dilakukan Arnold Sebastian Egg dan Remco Lupker. Melalui TokoBagus, dua ekspatriat asal negeri keju ini melayani kebutuhan pengguna internet tanah air terhadap belanja online. Inisiatif lahir dari kepala Arnold. Ketika berkunjung ke Bali beberapa tahun silam, ia melihat potensi untuk mengembangkan situs e-commerce di Indonesia. “Bentuk wilayah kepulauan dengan penduduk menyebar dianggap sesuai dengan konsep bisnis online yang tak terbatas ruang, waktu, dan tempat,” Ichwan Sitorus (Corporate Communications TokoBagus) menjelaskan. Diluncurkan tahun 2005, TokoBagus memilih konsep situs classified ads alias iklan baris. Tentu bukan dalam format konvensional seperti di media cetak atau ala Google AdWords. Karena berwujud situs, TokoBagus bisa menyajikan iklan secara lebih menarik. “Beberapa kelebihan TokoBagus bagi penjual adalah keanggotaan gratis, fasilitas kanal promosi di jaringan Google, Yahoo!, dan Facebook, serta jendela online chat via Y!M dan Skype,” kata Ichwan. Menariknya, penjual dapat memantau kinerja iklan yang ia pasang. Layaknya iklan baris di koran, TokoBagus membagi-bagi iklan ke dalam banyak klasifikasi. Pengunjung dapat mencari barang yang diinginkan dengan mudah. Mereka juga bisa memilah iklan berdasarkan lokasi penjual. Caranya? Cukup klik pada peta yang ada di halaman muka. Lima tahun berdiri, TokoBagus saat ini memiliki tak kurang dari 700 ribu anggota. Domisilinya tersebar di seluruh nusantara. Sayang, besar transaksi dan jumlah item yang terjual selama ini tidak tercatat. “Yang kami tahu, empat kategori paling laris adalah otomotif, busana, properti, dan gadget,” tutur Ichwan. Selama ini, TokoBagus hanya berperan sebagai media promosi. Proses transaksi dilakukan langsung antara penjual dan pembeli. Lalu, bagaimana cara menjaga rasa aman pembeli dalam berbelanja? “Kami memiliki feature Verified Member,” jawab Ichwan. Feature ini meliputi mekanisme verifikasi tertentu oleh TokoBagus guna memastikan keberadaan si penjual di dunia nyata. Tapi, ke depan, mereka juga berencana menerapkan sistem escrow (perantara pembayaran) dalam transaksi online.

InfoKomputer

BukaLapak: Pasar Sepeda
Sepeda sepertinya sedang menjadi hot item masa kini. Di tengah kemacetan dan polusi kota-kota besar, sejumlah orang berpaling kepada modus transportasi roda dua ini. Selain lebih lincah, sepeda dianggap sebagai kendaraan yang ramah lingkungan serta menyehatkan. Bahkan, bersepeda akhirnya menjelma jadi gaya hidup urban. Mungkin alasan ini pula yang menyebabkan jual beli sepeda menjadi marak, termasuk di ranah maya. Di situs pasar online BukaLapak, nyaris separuh barang yang dipajang berupa sepeda berikut pernakperniknya. “Hampir setiap hari terdapat 100 lebih barang untuk kategori sepeda,” kata Achmad Zaky (cofounder BukaLapak). Bahkan, Zaky mengklaim, situs miliknya merupakan pasar sepeda online paling lengkap di Indonesia. Zaky dan Nugroho Heru Cahyono (co-founder lain BukaLapak) sebetulnya tidak mengkhususkan BukaLapak sebagai tempat berniaga sepeda. Cuma kebetulan, mereka hobi bersepeda. Teman-teman di komunitasnya ternyata sangat tertarik dengan konsep pasar virtual BukaLapak. Ditambah lagi, belum ada situs lokal yang kuat di bidang itu. Akhirnya, “pasar sepeda” pun terbentuk. Ketika pertama dikembangkan Desember 2009, Zaky dan Nugroho memiliki ide untuk membuat pasar online yang sederhana dan memudahkan. Bila dilihat dari segi antarmuka, BukaLapak memang lebih sederhana dibanding situs serupa lainnya. Kotak pencarian barang lebih simpel serta bisa disaring berdasarkan kategori dan kota penjual. Pembeli dan penjual pun boleh tawar-menawar secara tertutup lewat fasilitas real-time chat. Menyoal proses transaksi, Zaky mengaku, lebih banyak pengguna yang memakai sistem COD (cash on delivery). Artinya, pembayaran baru dilakukan ketika barang telah diterima pembeli. Namun, karena banyak masalah penipuan, BukaLapak akhirnya menyediakan layanan rekening bersama. “Tapi, sifatnya tidak wajib dan hanya dikenakan biaya tertentu,” alumni Teknik Informatika ITB ini menambahkan. Sejak diluncurkan Maret 2010, BukaLapak kini sukses memiliki sekitar 10 ribu anggota. Zaky tidak menjelaskan rencana monetisasi dalam waktu dekat. Ia lebih mengutamakan pengayaan feature dan perbaikan pengalaman pengguna. “BukaLapak.com dibangun atas dasar value (nilai). Saat ini, kami masih berfokus ke arah sana,” ujarnya.

InfoKomputer

DinoMarket: Kaya Aplikasi
Pasar Indonesia, terutama di kota-kota besar, sangat fasih akan tren digital. Menjelajah internet sudah jadi kebiasan sehari-hari, khususnya akses dari ponsel cerdas (smartphone). Tidak mengherankan kalau BlackBerry, iPhone, dan ponsel Android makin laris. Fenomena ini tidak luput dari pengamatan Victor Wiguna, pendiri rumah pengembangan aplikasi Veelabs. Mengikuti tren dan kebutuhan gaya hidup digital masyarakat, ia berinisiatif membuat akses mobile untuk DinoMarket, portal e-commerce miliknya. DinoMarket sebetulnya sudah lahir sejak dua tahun lalu. Tapi, mungkin karena ketika itu gaung ecommerce masih sayupsayup, namanya belum begitu terdengar. Popularitas DinoMarket baru terangkat sejak awal 2010 berkat promosi yang lebih gencar. Bersamaan dengan itu, mereka memperkenalkan dua aplikasi mobile untuk iPhone dan BlackBerry. “Kami portal jual beli pertama di Indonesia yang menyediakan akses via aplikasi BlackBerry, iPhone, serta situs versi mobile,” klaim Ajeng Resti (Marketing Staff Veelabs). Masih menurut Ajeng, penilaian terhadap situs e-commerce tak bisa hanya diukur dari jumlah hits atau urutan ranking. Soalnya, parameter yang dipakai cuma mengukur akses melalui desktop. Padahal, kini sudah banyak orang yang berniaga lewat mobile internet. “Buktinya, dari hampir 100 ribu anggota DinoMarket, pertumbuhan akses versi mobile sangat pesat,” tukas Ajeng. Proses berjualan di DinoMarket tergolong simpel. Cukup 15 menit waktu yang diperlukan penjual untuk registrasi, membuat lapak online dengan subdomain sendiri, lalu mengunggah detail barang dagangan. Jangan lupa, lengkapi foto atau video produk. Selanjutnya, tinggal tunggu calon pembeli datang berkunjung dan menawar. Uniknya, proses tawar-menawar dapat dilakukan via online chatting sehingga lebih interaktif. Kalau harga cocok, pembeli tinggal mengirimkan sejumlah uang ke rekening pemilik lapak dan barang pun akan dikirimkan, sesuai perjanjian. Secara garis besar, konsep DinoMarket sebenarnya lebih bersifat wahana beriklan dibanding pasar online. Pasalnya, transaksi masih dilakukan secara tradisional di luar sistem DinoMarket. Akan tetapi, pada situsnya, terdapat banner yang menyebut kehadiran platform pembayaran khusus. Seperti apa dan kapan? Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut.

InfoKomputer

KrazyMarket: Sasar Pehobi
Pernah tahu komunitas penggila dan kolektor barang-barang tertentu, seperti pengumpul prangko, uang kuno, pernak-pernik superhero, dan barang antik. Jumlahnya tidak terlalu banyak. Tapi, pada umumnya, mereka merupakan tipikal orang-orang yang gigih dalam melengkapi barang koleksi atau memenuhi kebutuhan hobinya. Mereka rela merogoh kocek dalam-dalam. Dalam dunia bisnis, komunitas pehobi semacam ini tergolong sebagai pasar di ceruk sempit (niche market). Mereka inilah yang disasar Philippe Do melalui usaha ecommerce KrazyMarket yang telah ada sejak 2008. Jumlah anggotanya kini mencapai 15 ribuan dengan total transaksi sekitar Rp5 miliar. Secara sekilas, tampilan KrazyMarket tidaklah jauh berbeda dengan situs e-commerce lainnya. Perbedaan baru terlihat jika meneliti daftar kategori barang jualan terpopuler. Seluruhnya berhubungan dengan benda-benda yang kerap jadi bahan koleksi. “Produk paling laku saat ini antara lain kamera Lomo, kamera Polaroid, sepeda lipat, perangkat airsoft gun, dan action figure,” ungkap Philippe. Selain itu, Philippe juga punya niat mulia. Ia ingin membantu para anggota komunitas dalam menjalankan hobinya. “Rasanya puas kalau melihat pengguna KrazyMarket bisa mendapat barang yang tidak ada di tempat lain,” ia mengakui. Menariknya, pembeli produk-produk yang dijual di KrazyMarket meluas sampai ke mancanegara. Biasanya, mereka berburu barang antik atau kerajinan tangan. “Bayangan saya,” kata Philippe, “KrazyMarket bisa memfasilitasi kolektor dari Jepang yang ingin membeli barang antik dari penjual di Turki.” Untuk fasilitas pendukung, KrazyMarket menyediakan sistem escrow bernama ShopSafe. Pembayaran dilakukan pembeli ke rekening KrazyMarket. Uang baru ditransfer ke penjual bila barang telah sampai ke pembeli. Ada juga EasySell untuk membantu penjual yang sedang dilanda kesibukan. Menanggapi iklim persaingan bisnis e-commerce di Indonesia, Philippe mengaku tidak khawatir. Baginya, masih ada cukup tempat bagi semua untuk bertumbuh.

InfoKomputer

Kemana.com: Amazon Indonesia
Kemana.com memilih konsep berbeda. Alih-alih bermain di ranah pasar virtual dan parade iklan, situs ini mengambil peran sebagai peritel online. Uraian proses bisnis Kemana kira-kira sebagai berikut. Tim Kemana menghimpun barang dari banyak pemasok, memajangnya di etalase maya, lantas melakukan transaksi penjualan online. Masih belum paham? Untuk contoh konkretnya, bayangkan Amazon.com. “Saat ini, kami bekerja sama langsung dengan para pemasok dan menangani secara penuh hal-hal yang berkaitan dengan IT dan imagery (gambar),” Antonius Purwanto (Marketing Manager Kemana.com) membeberkan. Hal tersebut dipandang penting sebagai bentuk kendali mutu terhadap barang-barang yang dijual. Deretan produk yang ditawarkan Kemana memang luas. Kategori populer seperti peralatan elektronik, ponsel, dan pakaian sudah pasti ada. Yang cukup menarik adalah perhiasan dan dekorasi rumah bikinan perajin lokal. Misalnya, kalung perak asal Bali dan patung kayu asal Jawa Timur. Kemana bukan hanya mengandalkan koleksi barang dagangan. Kenyamanan dan keamanan pembeli pun diutamakan. Pertama, sistem belanja online yang sistematis dan rapi. Kedua, tersedia tiga alternatif pembayaran, yaitu transfer bank/ATM, kartu kredit, dan PayPal. Ketiga, perlindungan transaksi oleh teknologi Secure Socket Layer (SSL) terenkripsi 256-bit dari VeriSign dan McAfee. Guna menjamin pengantaran barang, Kemana juga memiliki jasa kurir terintegrasi dengan layanan RPX. Melihat tampilan situs Kemana, nuansa global langsung terasa. Lihat saja feature dwibahasa (Indonesia – Inggris) serta layanan mata uang Rupiah dan USD. “Pengguna situs ini memang tidak hanya berasal dari Indonesia, tapi juga berdomisili di benua Amerika, Eropa, dan Asia,” ungkap Antonius. Kemana sepertinya telah disiapkan pendirinya, Christopher Benz (warga negara AS), untuk mendunia. Sebagai informasi, Benz ialah empunya CraftNetwork, web etalase produkproduk seniman pulau dewata. Menurut Antonius, industri e-commerce di tanah air punya potensi berkembang pesat. Syaratnya, pengguna internet Indonesia harus diyakinkan akan keamanan bertransaksi di dunia maya. “Adalah sangat penting, Kemana dan situs e-commerce lain mampu menunjukkan kepada masyarakat, belanja online itu aman.” pungkasnya.

InfoKomputer

Juale: Pilih Edukasi
Mayoritas pelakon e-commerce lokal mengedepankan kata “gratis” sebagai salah satu daya tarik. Lain halnya dengan Juale. Situs ini memilih untuk menarik bayaran dari para pengguna. Besarnya pun lumayan, antara 1 – 5 juta rupiah per tahun. Terlihat mahal? Tengok dulu sederet keuntungan yang akan diterima. Sebuah domain utama (.com, .net, .org), storage sampai 500MB, bandwidth hingga 30Gb/bulan, akun e-mail, juga strategi SEO untuk toko online anggota. Belum lagi dukungan teknis dan konsultasi bisnis dari Virtual Consulting milik Nukman Luthfie. Rasanya sangat setimpal, bukan? “Juale memang membidik segmen pasar yang berbeda dengan pemain e-commerce lokal lainnya,” ungkap Ivan Laksana (co-founder Juale). Secara gamblang, ia memaparkan, Juale diperuntukkan bagi pengusaha sungguhan, bukan yang berniat coba-coba. Anggotanya harus sudah memiliki toko offline dan berminat menumbuhkan bisnis lewat kanal online. “Oleh karenanya, kami memberi nama domain penuh kepada pemilik toko. Bukan subdomain yang menumpang ke Juale.com,” ujar Ivan. Dengan harapan, sang pemilik bakal lebih bertanggung jawab mengurusi toko online-nya. Bila dagangannya sukses, otomatis nama si toko yang terangkat, bukan Juale. “Juale berperan bak pusat pertokoan yang menyewakan gerai, bukan pasar swalayan yang sebatas kanal distribusi,” ia beranalogi. Menilik konsep bisnis yang berbeda ini, bisa dimaklumi kalau Juale baru memperoleh sekitar 1200 anggota. Padahal, sepuluh bulan sudah usia Juale. “Pertumbuhan kami memang lambat,” Ivan mengakui. Kebiasaan masyarakat Indonesia yang lebih gemar layanan gratis Ivan sebut sebagai tantangan utama. Hal itulah yang sedang dididik tim Juale kepada para pebisnis, khususnya UKM. Caranya melalui seminar dan workshop ke berbagai daerah. Delapan kota telah mereka sambangi, antara lain Bogor, Bandung, dan Medan. Mereka pun bermitra dengan pemda, Dekranasda, kampus, dan media. Bagi Ivan, edukasi yang dilakukan tim Juale adalah bagian dari usaha membantu orang banyak. “Kami ini membangun jiwa socialpreneur,” sebutnya di ujung wawancara.

InfoKomputer

Wirausaha

Jadi Freelance, Programmer Bisa Lebih Kaya
Istilah freelance pasti sudah sering kamu dengar. Bagaimana jika kamu menjadi freelance programmer?

Sudah ada sejak abad pertengahan, tepatnya lahir di Inggris, “free lance” adalah julukan bagi tentara bayaran yang kerap membawa “lance” alias tombak panjang sebagai perlengkapan. Mereka bebas bekerja untuk siapa saja yang bisa membayar mereka dengan tarif tertinggi. Nah, dari situlah kemudian lahir pekerjaan yang disebut freelance dan populer hingga kini. Bagi perusahaan modern, mempekerjakan seorang freelance dianggap sangat menguntungkan karena mereka tidak perlu membayar biaya ekstra seperti asuransi dan pajak. Pun mereka tidak mesti menyediakan tempat bagi si freelancer karena ia bisa melakukannya di rumah. Tidak wajib hadir di kantor memang merupakan salah satu keuntungan terbesar freelancer, mengingat kemacetan yang tak pernah ada habisnya. Selain itu, freelancer bisa mengerjakan proyek dari beberapa perusahaan sekaligus jika mau. Jadi jangan heran kalau pendapatan freelancer bisa jauh lebih gede dibandingkan karyawan biasa.

Tidak Perlu Pro Ada banyak sekali jenis pekerjaan freelance. Sebut saja freelance Web, desain, editor atau jurnalis, fotografer, penerjemah, dan komputer. Kamu enggak perlu jadi seorang profesional berkemampuan tinggi untuk menjalankan profesi ini, tapi konsekuensinya tentu bayaranmu juga tidak akan semenarik mereka yang ahli. Eh, jangan patah arang dulu, karena kamu bisa mulai dari pekerjaan freelance yang mudah untuk meningkatkan kemampuanmu.
Tertarik menjadi freelancer di bidang komputer, khususnya programming? Ketahui dulu apa saja yang biasa mereka kerjakan. Seorang freelance programmer bertugas menerjemahkan perintah ke dalam bahasa yang dimengerti komputer, atau dikenal sebagai kode. Sekali si kode diketikkan dan dibaca oleh komputer, hasilnya kemudian ditayangkan untuk dilihat oleh siapapun. Nah, supaya proses ini bisa berjalan, freelance programmer mesti menulis sebuah program, mengujinya beberapa kali, dan memeliharanya setelah si program aktif dan berjalan.

Prospek Cerah
Kenapa profesi freelance menarik bagi programmer? Karena berarti mereka bisa bekerja tidak hanya untuk satu perusahaan di suatu kantor. Mereka dapat bekerja dari rumah dan mengabdi untuk beberapa perusahaan dalam satu waktu. Pun kehidupan freelance menawarkan fleksibilitas jadwal kerja dan tarif per jam yang lebih tinggi.
Internet telah memainkan peranan yang penting di kehidupan semua orang, sehingga pemrograman juga menjadi krusial sekaligus kompleks. Dengan terus bertambahnya pengguna Internet, berarti semakin banyak program harus ditulis, semakin banyak website yang mesti dibangun, dan semakin banyak aplikasi yang dibutuhkan. Sementara itu, perusahaan harus berusaha untuk menghemat pengeluaran sebisa mungkin sembari terus mendorong eksistensinya

PCplus

di dunia maya. Karena itu, masa depan profesi pemrograman freelance sangatlah cerah.

Nah, tips-tips berikut ini akan berguna untuk memulai karier di kancah tersebut.

1

Kunjungi forum webmaster

Forum-forum webmaster adalah situs Web interaktif yang meng-host banyak pemilik website berbeda yang membutuhkan programmer komputer. Untuk menggaet pekerjaan freelance di forum tersebut, berinteraksilah dan sebarkan pengetahuanmu di subjek yang sedang dibicarakan dan lamarlah lowongan programming komputer freelance apapun yang di-posting di sana.

2

Jelajahi iklan di Internet Dunia maya merupakan sumber iklan untuk pekerjaan pemrograman komputer freelance. Daftarkan dirimu di RSS feed untuk semua kota besar dan rajin-rajinlah memonitor iklan-iklan yang menawarkan pekerjaan yang tepat buat kamu.

3

Pandai-pandailah menjual diri Ingat, klien potensial bisa ada di mana saja. Kamu bisa menghubungi mereka via telepon, bertemu langsung di acara networking lokal, atau pasang iklan di koran atau website yang kamu tahu klien targetmu pasti akan melihatnya. Pastikan kamu siap memamerkan kemampuanmu ke mereka dan sudah punya ide-ide yang akan dibicarakan sehingga terlihat cukup berpengalaman.

4

Miliki skill yang sedang populer

Jika kamu mempunyai kemampuan yang saat ini sedang dibutuhkan banyak orang, pastinya kamu akan lebih sering digaet klien. Untuk freelance programmer, minimal kamu mesti tahu tiga bahasa pemrograman dan tiga atau lebih bahasa markup dan scripting. Contoh: ASP.NET, C#, VISUAL BASIC.NET, dan SQL SERVER. Yang lainnya adalah PHP, MYSQL, HTML, XHTML, dan CSS. Pun kamu mesti rajin mempelajari program baru dan tahu cara mengoperasikan program software desain grafis, animasi, dan industri tingkat lanjut.

5

Asah pengetahuan dan keahlian Sebagai seorang freelance programmer, tentu pihak klien akan menganggap kamu sebagai seorang konsultan dan pakar. Jadi kamu harus sanggup menjawab berbagai pertanyaan pintar/sulit yang dapat muncul selama proyek berlangsung. Rajin-rajinlah mengunjungi forum dan komunitas online untuk mempelajari hal-hal baru. Keahlian teknis yang kuat akan terbayar nanti melalui rekomendasi dan testimoni mantan klien kamu.
Fakta menarik, dari semua freelancer di seluruh dunia, hanya 10-20% di antaranya adalah programmer. Jadi ingatlah bahwa profesi ini tidak hanya banyak dibutuhkan tapi pelakunya juga tidak banyak. Memang ada tipe lain dari freelance komputer seperti pengisi data, freelance desain Web, pelengkap survei, penulis artikel, dan penguji software baru, website, atau game. Tapi mereka semua tidak dibayar setinggi programmer karena kemampuan tambahan yang dibutuhkan memang tidak sebanyak profesi yang satu ini.

2 Kategori Programmer
Meskipun freelance programmer yang sangat sukses lazim bisa melakukan banyak hal, umumnya programmer terbagi menjadi dua kategori. Yang pertama adalah programmer aplikasi yang kerjanya menulis, menguji, dan memelihara program untuk software spesifik. Banyak programmer yang masuk dalam kategori ini. Jenis programmer kedua yang lebih tidak populer adalah programmer sistem yang bertugas menulis program untuk seluruh sistem komputer—biasanya termasuk database besar atau sistem yang berada dalam satu jaringan.

(Keshie Hernitaningtyas)

PCplus

Wirausaha

9 Tips Jadi Entrepreneur Programmer
Berminat jadi programmer tapi tidak bekerja untuk orang lain? Simak tipsnya berikut ini.
Di dunia TI, programmer mungkin merupakan profesi yang paling dikenal orang. Pekerjaan ini pada dasarnya adalah menulis script bahasa pemrograman untuk menghasilkan aplikasi yang memiliki fungsi dan manfaat tertentu. Saat ini, ada banyak sekali jenis bahasa pemrograman yang beredar dan dipakai orang. Seorang programmer tidak wajib menguasai semuanya, tapi mereka diharapkan untuk, setidaknya, ahli dalam satu bahasa dan memahami sisanya, meski tidak mendalam. Kamu tertarik menjadi programmer atau malah telah menjabat posisi ini? Persaingan di kancah ini pastinya cukup sengit, mengingat makin banyak perguruan tinggi yang menawarkan program studi komputer. Singkatnya, untuk memenangkan persaingan, kemampuan programming yang canggih saja tidak cukup. Kamu perlu melengkapinya dengan keterampilan yang lain, misalnya marketing. Banyak kasus menunjukkan bahwa seorang programmer bisa sekaligus berperan sebagai system analyst dan marketer. Bagi seorang programmer pemula, perpaduan antara tiga peran tersebut sangat diperlukan. Selain bekerja di perusahaan, seorang programmer juga bisa menjadi seorang entrepreneur, lho. Cocok bagi kamu yang kurang nyaman diperintah orang dan ingin memiliki usaha sendiri. Modal apa saja yang dibutuhkan untuk menjadi seorang entrepreneur programmer? Simak beberapa tips berikut ini.

1 Skill programming
Kemampuan programming ini bisa kamu peroleh melalui jalur akademik formal (kampus, politeknik, dan lainnya) ataupun informal (kursus, otodidak, dan lainnya). Kedua jalur ini memiliki keunggulan dan keterbatasan masing-masing—hal yang perlu dipikirkan solusinya untuk mengatasi setiap keterbatasan, baik bagi programmer yang belajar secara formal maupun informal. Yang terpenting, keuletan dan dasar logika dan algoritma kamu harus terus diasah.

2 Jiwa wirausaha
Seorang wirausaha memiliki banyak sifat yang patut direfleksikan oleh seorang programmer. Mulai dari jiwa kreativitas dan inovatif, pantang menyerah, berani mengambil risiko, memperbanyak relasi, berorientasi ke depan, analisa pasar, pelayanan yang bersahabat, menikmati kegagalan, dan sumber inisiatif. Berbagai sifat tersebut, jika diimplementasikan dan disinergikan ke dalam proses pembelajaran programming, akan sangat membantu memasarkan karya kamu.

PCplus

3 Kepribadian & profesionalisme
Kepribadian adalah kumpulan dari berbagai tingkah laku dan kebiasaan seseorang. Hal ini merupakan unsur yang sangat penting untuk menjaga kepercayaan dan kepuasan konsumen. Sedangkan profesionalisme bermakna terjun seratus persen ke dalam profesi yang kita geluti, baik dalam hal mutu, proses konsultasi, maupun maintenance.

4 Analisa sistem & skill menulis proposal
Kemampuan menganalisa sistem yang hendak dibangun berdampak pada tingkat pemanfaatan aplikasi kamu. Satu saja hal kecil dalam sistem yang kamu lewatkan bisa mengakibatkan hasil akhir yang kurang komprehensif dan terintegrasi. Kejelian analisa sistem dan alternatif solusi akan berpengaruh pada kehandalan dan ketangguhan aplikasi kamu. Hasil analisa tersebut kemudian akan disajikan ke dalam bentuk proposal proyek. Karena itu, kemampuan dalam hal merumuskan proposal menjadi hal yang juga penting.

5 Portofolio yang rapi dan lengkap
Portofolio harus selalu di-upgrade karena di situlah barometer produktivitas kamu. Dan, jangan lupa, kualitas proyek juga akan menambah value dari tingkat penerimaan dan harga karya kamu selanjutnya. Portofolio juga menggambarkan tingkat pengalaman kamu.

6 Sertifikasi programming
Sertifikasi berfungsi sebagai bukti formal dari kemampuan yang kamu miliki. Biasanya, suatu pelatihan atau pembimbingan juga menyediakan sertifikasi. Kamu juga bisa mengambil sertifikasi yang bertaraf internasional, seperti Cisco, Sun Microsystem, Oracle, dan Java.

7 Relasi yang tepatguna
Sebaiknya hindari melakukan seleksi relasi yang “ngawur”. Artinya, kamu harus mempunyai penilaian dan prospek yang bisa dihasilkan dari relasi kamu tersebut. Tapi hal ini hanya dalam kaitan profesi saja, lho. Tidak berlaku untuk urusan persahabatan, kekeluargaan, dan pertetanggaaan.

8 Komunitas
Komunitas di sini bisa secara online (komunitas dunia maya)—yang berupa forum diskusi, grup Facebook, atau lainnya—atau komunitas riil seperti kelompok belajar, badan usaha, dan grup wirausaha. Dengan berkomunitas, selain belajar bersosialisasi, kamu juga akan memupuk kemampuan bekerjasama dalam tim, mengelola konflik, memperbanyak relasi, serta mengupgrade ilmu programming. Dengan bertanya atau memberikan jawaban, berarti kamu telah mengalirkan ilmu yang kamu miliki dan menjadikannya bermanfaat bagi orang lain.

9 Skill produksi & marketing
Seorang entrepreneur yang programmer atau programmer yang entrepreneur sebaiknya memiliki skill produksi (coding) dan pemasaran (marketing) software. Kenapa? Supaya software yang dibuatnya bisa menghasilkan pemasukan sekaligus terjamin kualitasnya.

Software Gratisan & Komersial
Secara umum, ada dua jenis software di dunia ini, yaitu yang gratisan dan komersial. Software yang berstatus cuma-cuma berarti bebas dipakai tanpa harus mengeluarkan biaya dan bisa dilihat source-nya. Sedangkan software komersial memerlukan pembayaran dalam pemanfaatannya. Manakah yang harus kita prioritaskan? Menurut penulis, Indonesia membutuhkan programmer yang menghasilkan dua jenis software di atas secara seimbang. Software gratisan dijadikan sebagai alat untuk membantu sesama, PCplus

mengurangi pembajakan, serta knowledge sharing (education), sedangkan software komersial sebagai jalan untuk mencari rezeki. Sasaran aplikasinya pun berbeda. Free software ditujukan untuk kalangan lembaga sosial/nonprofit dan masyarakat menengah ke bawah yang aplikasinya bersifat keseharian, konsumsi pribadi, dan sederhana. Sedangkan commercial software menarget lembaga-lembaga yang memiliki kekuatan finansial yang memadai. Jika dimanfaatkan dengan benar, dua software ini akan saling menguatkan dan mendukung satu sama lain. Kekuatan amal baik akan menghasilkan efek hikmah yang tak terduga, yakni portofolio sang programmer yang terus bertambah, sarana promosi yang viralis, trust dan branding semakin kuat, serta, yang tidak kalah penting, berkah untuk usaha kamu. Dampak lainnya, profesi programmer akan menjadi terhormat dan tidak dipandang sebelah mata. Dan dengan semakin berlimpahnya software di bumi (digital) nusantara ini, mimpi bersama untuk berswasembada software sangatlah mungkin bisa terwujud.
(Slamet Arif Billah)

PCplus

Wirausaha

12 Tips Sukses Punya Toko Online
Tertarik berjualan di dunia maya? Atau sedang mencari inspirasi untuk mulai berbisnis? Simak tips dari salah satu pebisnis toko online berikut ini.

Salah satu usaha yang banyak dilirik oleh para pebisnis di Internet adalah toko online. Selain dapat dimulai dengan modal relatif kecil, segmen market-nya bisa sangat luas karena menggunakan media Internet yang tanpa batas. Namun, meski terlihat sederhana dan mudah, nyatanya tidak sedikit pelakunya yang gagal mencoba usaha ini karena beberapa sebab. Kamu termasuk salah seorang yang gagal berusaha di bisnis online atau baru mulai mencoba? Beberapa tips di bawah ini mungkin berguna buat kamu.

1

Seorang ahli marketing sejati akan mengatakan bahwa pada dasarnya segala sesuatu itu dapat dijual, bahkan produk yang kualitasnya paling buruk sekalipun. Jadi, jika kamu gagal memasarkan sesuatu, jangan salahkan produknya. Bisa jadi cara kamu memasarkannya yang kurang tepat—entah itu salah segmen, salah waktu, salah media promosi, atau salah memasang harga.

2 Salah perhitungan adalah sebab paling umum yang dibuat oleh para pebisnis toko

online. Umumnya, mereka cenderung terlalu optimis, menganggap bisnis di kancah ini serba mudah, serba murah, dan serba enaknya saja.

3 Meski memang tampaknya menyenangkan setelah beberapa bulan atau tahun, ketahuilah
bahwa membuat dan mengelola toko online itu sama rumitnya dengan mengurus toko konvensional. Yang membedakan keduanya hanyalah media interaksi, karakteristik dan perilaku pelanggan, serta cara bertransaksi.

4 Jika kamu enggak punya pengalaman berjualan sebelumnya, membuka toko online bisa jadi
awal yang baik, murah, dan cukup kecil risikonya. Jika kamu gagal di kesempatan pertama, pastikan kamu mendapatkan “sesuatu” sebagai modal di usaha berikutnya. Salah satunya, tampunglah semua komentar, keluhan, bahkan caci-maki dari para pembeli kamu. Sediakanlah kanal yang “aktif” untuk berkomunikasi, baik itu e-mail, Instant Messenger (IM), dan nomor ponsel.

5 Demi meningkatkan kualitas layanan, posisikanlah diri kamu sebagai pembeli dan cobalah
berpikir seperti mereka. Jika kamu memiliki seorang karyawan, tak ada salahnya kamu berpura-pura menjadi pembeli untuk menguji kesiapan layanan toko online kamu dalam PCplus

menangani sebuah pesanan, keluhan, dan sebagainya.

6

Dalam bisnis toko online, kepercayaan dari pelanggan harus selalu dijaga. Sekali saja kamu tidak berhasil meyakinkan pembeli bahwa barang pesanannya akan sampai ke tempat tujuan, ia akan emoh bertransaksi di toko kamu. Salah satu triknya, sediakan kesempatan untuk berdiskusi, misalnya via telepon atau Skype, IM, atau, jika memungkinkan, bertatap muka secara langsung.

7

Internet adalah media yang cepat, jadi pastikan setiap produk kamu sampai sesegera mungkin dan sesuai dengan keinginan pembeli. Pastikan bahwa kamu telah mengenal kualitas distribusi atau kurir yang digunakan untuk mengantarkan barang. Dengan begitu, kamu bisa memberikan informasi ke pembeli perihal berapa lama sebuah pesanan akan tiba di tempat mereka.

8

Banyak orang yang memulai toko online dengan perencanaan yang terlalu ambisius. Ada yang berani menumpuk banyak barang dan menjualnya seperti layaknya memiliki toko tradisional. Ingatlah bahwa berjualan secara online itu harus perlahan namun pasti. Kamu bisa saja tidak memiliki produk sama sekali, “pinjam” saja dulu dari distributor. Bagaimana cara meminjamnya? Di sinilah dibutuhkan kelihaian kamu untuk bernegosiasi dengan mereka. Bahkan ada orang yang bisa melakukan peminjaman dengan konsep konsinyasi tanpa modal uang sepeser pun.

9 Pintar-pintarlah memberi “value” pada barang yang kamu tawarkan kepada calon pembeli.
Beri alasan kuat mengapa mereka harus membeli produk tersebut di toko kamu. Sebelumnya, tentu kamu perlu mengenal dulu kebutuhan dan prospek si produk di pasaran, termasuk hal berbeda apa yang bisa kamu tawarkan.

10

Jika kebetulan kamu menjual produk yang sangat populer, BlackBerry misalnya, kamu enggak perlu lagi menggelar promosi tentang itu. Fokuslah pada apa saja keuntungan si pembeli jika membeli handheld tersebut di toko online kamu. Bentuknya bisa berupa diskon, purnajual, atau bonus-bonus menarik seperti instalasi aplikasi, theme, dan sebagainya.

11 Produk yang kamu jual belum populer di pasaran? Maka porsi penyampaian pesan kepada
calon pembeli mengenai mengapa mereka memerlukan produk tersebut harus lebih besar alihalih mengapa mereka harus membelinya di toko kamu. Seringkali, model tutorial, tips, dan sejenisnya lebih “mengena” ketimbang promosi produk secara langsung.

12

Cobalah untuk selalu bersabar dan konsisten memberikan informasi baru kepada calon pelanggan. Kenapa kudu sabar? Karena apa yang kamu rintis saat ini baru dapat kamu nikmati hasilnya beberapa hari, minggu, atau bulan lagi.
(Aditya Hartanto)

PCplus

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->