LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI UJI MAKANAN

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2010/2011 UJI MAKANAN Disusun oleh : KELOMPUK II 1. Chatro Destandra 2. Novita Laras A. 3. Etik Purwanti 4. Doni Alif P. ( 22 ) ( 06 ) ( 13 ) ( 02)

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 SEMIN GUNUNGKIDUL 2011
I. JUDUL Uji Makanan

II.

TUJUAN Mengetahui kandungan nutrisi yang terdapat pada bahab makanan.

III. DASAR TEORI Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dana nutrisi. Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan.Tanpa makanan, makhluk hidup akan sulit dalam mengerjakan aktifitas sehariharinya.Makanan dapat membantu kita dalam mendapatkan energi,membantu pertumbuhan

lemak. Tubuh menggunakan karbohidrat seperti layaknya mesin mobil menggunakan bensin.baik otak maupun tubuh kita. Banyak karbohidrat yang merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta bercabang-cabang. baik otak maupun badan. dan lemak akan memecah menjadi glukosa yang sangat berguna bagi tubuh kita saat kita membutuhkan energi. karbohidrat. KARBOHIDRAT Karbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar senyawa organik yang tersusun hanya dari atom karbon. dan oksigen. serta lignin. berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh.Memakan makanan yang bergizi akan membantu pertumbuhan kita. karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh.Lemak digunakan oleh tubuh kita sebagai cadangan makanan dan sebagai cadangan energi. Berikut zat-zat yang terkandung dalam makanan yang diperlukan oleh tubuh. AMILUM Pati atau amilum (CAS# 9005-25-8) adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air.Protein digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan kita. berwujud bubuk putih. hidrogen. Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh.Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi.badan dan otak. karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber).Karbohidrat merupakan sumber tenaga yang kita dapatkan sehari-hari. tawar dan tidak berbau. dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak. Glukosa.Protein. Selain sebagai sumber energi.Lemak akan digunakan saat tubuh kekurangan karbohidrat. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka . pektin. seperti selulosa. dan lain-lain adalah salah satu contoh gizi yang akan kita dapatkan dari makanan.Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana. Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan. karbohidrat yang paling sederhana mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Setiap jenis gizi yang kita dapatkan mempunyai fungsi yang berbeda. Selain itu. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi tenaga untuk menjalankan sel-sel tubuh.

amilosa dan amilopektin. seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot.panjang. yang mengkonversinya menjadi glukosa. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus. dalam komposisi yang berbeda-beda. Amilosa memberikan warna ungu pekat pada tes iodin sedangkan amilopektin tidak bereaksi. Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan lebih banyak energi. Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. gula lain yang dihasilkan dari pemecahan karbohidrat. Pati tersusun dari dua macam karbohidrat. yang menyediakan 4 kalori (17 kilojoule) energi pangan per gram. Meskipun lemak simpanan dapat juga menjadi sumber energi cadangan. . Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi. Fruktosa dan galaktosa. lemak tak pernak secara langsung dikonversi menjadi glukosa. Pemecahan karbohidrat (misalnya pati) menghasilkan mono. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis. langsung diangkut PROTEIN Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomermonomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. jaringan ini sangat tergantung pada glukosa. glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid. sistem kendali dalam bentuk hormon. hidrogen. yang menyimpannya sebagai glikogen ("pati hewan") dan sel lemak. oksigen. GULA (GLUKOSA) Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia. glukosa segera terlibat dalam produksi ATP. Molekul protein mengandung karbon.dan disakarida. Karena pada sistem saraf pusat tidak ada metabolisme lipid. pembawa energi sel. Hewan dan manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting. sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi ke hati. nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Amilosa memberikan sifat keras (pera) sedangkan amilopektin menyebabkan sifat lengket. Di sisi lain. Melalui glikolisis. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak. Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. terutama glukosa. yang menyimpannya sebagai lemak. Penjelasan untuk gejala ini belum pernah bisa tuntas dijelaskan.

(HN-CO-) 2 N-. lemak terdiri atas unsur-unsur karbon. reagen Benedict biru mengandung tembaga (II) ion (Cu 2 + ) yang berkurang menjadi tembaga (I) (Cu + ). Hal ini didasarkan pada pereaksi biuret . kita coba Benediktus akan mendeteksi kehadiran aldehid (kecuali yang aromatik). Jadi biuret dimetil adalah CH 3 HN-CO-NR'-CO-NHCH 3 . uji biuret sebuah uji kimia untuk protein dan polipeptida . atau zat-zat denganikatan peptida . Ini adalah hasil dari kondensasi dua molekul urea dan merupakan kotoran yang bermasalah di berbasis pupuk urea. Hal Ini termasuk semua monosakarida dan disakarida . Stanley Rossiter Benediktus. Putih solid ini larut dalam air panas. LEMAK Lemak sama dengan minyak. Uji dan reagen tidak benar-benar mengandung biuret. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Jadi. dan oksigen Dalam pengujisn makanan diperlukan reagen sebagai berikut : BIURET Biuret adalah senyawa kimia dengan rumus kimia H 2 NC (O) NHC (O) NH 2 . itu adalah alpha-hydroxy-keton. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan. Istilah biuret juga menggambarkan keluarga senyawa organik dengan gugus fungsional . termasuk yang terjadi di ketoses tertentu. Benedict's reagen digunakan sebagai ujian bagi kehadiran mengurangi gula . protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof). dan memberikan tes positif karena dikonversi ke aldoses glukosa dan mannose oleh dasar dalam reagen. Sebagai salah satu sumber gizi. Ini adalah diendapkansebagai merah tembaga (I) oksida yang tidak larut dalam air. dan alpha-hydroxy-keton . di mana glukosa memiliki elektron untuk diberikan. laktosa dan maltosa . Berbagai turunan organik yang mungkin. tembaga(salah satu kandungan di reagen benedict) akan menerima elektron tersebut dan mengalami reduksi sehingga terjadilah perubahan warna. larutan biru yang mengubah violet pada kontak dengan protein.3 kalori. lepas dari wujudnya yang padat maupun cair. Bahkan lebih umum. 1 gram lemak menghasilkan 9. mereka dinamakan demikian karena baik biuret dan protein memiliki respon yang sama untuk menguji.hara. BENEDICT reagen Benedict adalah bahan kimia pereaksi bernama setelah seorang kimiawan Amerika. hidrogen. meskipun ketose fruktosa tidak sepenuhnya mengurangi gula. Cara kerja Benedict Ketika reagen benedict dicampurkan dan dipanaskan dengan glukosa. Selama .

digunakan di berbagai bidang. Solusi Lugol terdiri dari 5 g yodium (I2) dan 10 g kalium iodida (KI) dicampur dengan air suling yang cukup untuk membuat larutan coklat dengan total volume 100 mL dan kadar yodium total 150 mg / mL. Ketika Cu mengalami reduksi. lebih disukai untuk tujuan ini. IV. Hal ini tidak boleh disamakan dengan tingtur solusi yodium. larutan yodium Lugol sering digunakan sebagai antiseptik dan desinfektan. Solusi ini digunakan sebagai tes indikator keberadaan pati dalam senyawa organik. juga dikenal sebagai solusi Lugol. yaitu setelah dokter Prancis JGALugol. pertama kali dibuat pada tahun 1829. Telah digunakan lebih jarang untuk mengisi kekurangan yodium Namun. Nama lain untuk solusi Lugol adalah I2KI (iodine-potassium iodide). Indikator ini. yang terdiri dari unsur iodium.. dan berair yodium Solusi BCP.proses ini CU2+ tereduksi menjadi CU+. Lugol diperoleh dari ahli kimia dan apoteker yang berlisensi untuk mempersiapkan dan mengeluarkan solusi. Karena glukosa mampu mereduksi Cu pada benedict. juga disebut noda. maka glukosa disebut sebagai gula pereduksi. dan sebagai reagen untuk deteksi pati di laboratorium rutin dan tes medis. ALAT DAN BAHAN Alat : . Iodida kalium murni. LUGOL Lugol yodium. untuk desinfeksi darurat air minum. glukosa memberikan salah satu elektronnya dan dioksidasi. dengan yang bereaksi dengan memutar sebuah dark-blue/black. Markodine. Kalium iodida menerjemahkan yodium SD larut dalam air melalui pembentukan triiodida (I3) ion. solusi Strong (sistemik). solusi Lugol mengandung alkohol. mengandung ion iodida relatif jinak tanpa unsur iodium lebih toksik. dan garam iodida dilarutkan dalam air dan alkohol. merupakan solusi dari unsur iodium dan iodida kalium dalam air.

e. Gelas ukur Bahan : 1. Rak tabung reaksi 10. Lumpang porselin 4. Menyiapkan alat dan bahan yang di perlukan. Mengamati perubahan warna yang terjadi. biuret. c. Memasukkan data pada table pengamatan. 3. Menempatkan bahan makanan di lumpang proselin. Pipet tetes 3. Pembakar spritus 6. b. Melakukan uji makanan. Pemes/pisau 7. pisang ambon. Mengocok tabung reaksi tersebut hinggga ada perubahan warna menjadi ungu. Reagen (lugol. kunung telur) V. Kertas buram 3. Papan proselin 8. Memasukkan aquades secukupnya untuk memudahkan penumbukan. Menghaluskan bahan yang diuji dengan menggunakan lumpang proselin dan penumbuk. Penjepi tabung reaksi 2. 4. c. Spatula/pengaduk 9. Bahan makanan yang ingin di uji ( Santen kelapa. putih telur. . Percobaan 1 : Uji amilum a. maka bahan makanan tersebut mengandung protein. d. tepung kanji. d. benedict) 2. 2. Letakkan ±2mL hasil tumbukan pada tabung reaksi. Percobaan 2 : Uji protein a. b.1. Bahan makanan tersebut ditetesi reagen lugol sebanyak 2 tetes. Tetesi tabung reaksi tersebut dengan reagen biuret sebanyak 10 tetes. LANGKAH KERJA 1. Tabung reaksi 5. singkong.

e. Memasukkan data kedalam table pengamatan. f. c. VI. Apabila ada noda transparan. d. Memasukkan data pada table pengamatan. DATA PENGAMATAN Dari percobaan di atas diperoleh hasil sebagai berikut : No Bahan makanan Noda Perubahan Warna Kandungan Makanan . dan lakukan hal yang sama dengan bahan makanan yang lain 6. maka bahan makanan tersebut mengandung lemak. dan lakukan hal yang sama dengan bahan makanan yang lain.f. Tetesi tabung reaksi tersebut dengan reagen benedict sebanyak 10 -15 tetes. b. Memanaskan kertas buram pada pembakar sepritus. Percobaan 4 : Uji Lemak. e. a. Letakkan ±2mL hasil tumbukan pada tabung reaksi. Memasukkan aquades secukupnya untuk memudahkan penumbukan. Mengusap bahan yang akandi uji pada kertas buram. b. a. Panaskan tabung reaksi d atas pembakar sepritus. d. Melakukan hal yang sama pada bahan makanan yang lain. 5. c. Memasukkan data kedalam table pengamatan. Percobaan 3 : Uji glokusa. Menghaluskan bahan yang diuji dengan menggunakan lumpang proselin dan penumbuk.

Bila makanan yang kita tetesi lugol menghitam. antara lain : Lugol digunakan untuk menguji apakah suatu makanan mengandung karbohidrat(amilum) atau tidak. Hal itu terjadi karena ada ikatan protein dengan biuret yang menghasilkan dasar reaksi sebagau berikut : kompleks koordinasi antara Cu 2+ dgn gugus -C=O dan NH ikatan peptida dalam larutan alkalis. Bila bahan makanan itu mengandung protein maka setelah bereaksi dengan biuret akan menghasilkan warna ungu/ warna lembayung. akan membentuk warna lembayung. PEMBAHASAN Pada kegiatan praktikum ini kita menggunakan reagen yang digunakan untuk mengetahui kandungan makanan. Semakin hitam berarti makanan tersebut banyak kandungan karbohidratnya.yg di uji Lugol Santan Kelapa Singkong Tempe Tepung kanji Pisang ambon Putih telur Kuning telur Benedict Merah bata Merah bata Ungu kehitaman Biru Merah bata Biru hijau Biuret Amilum Glukosa Lemak Potein `1 2 Ungu Biru ke hitaman Kuning Biru ke hitaman Kuning Putih kekuning2an Kuning Ungu Biru Ungu Ungu Biru Ungu ungu ¥ ¥ ¥ ¥ ¥ ¥ 3 ¥ ¥ ¥ ¥ ¥ ¥ ¥ ¥ 4 5 6 7 VII. maka makanan tersebut mengandung karbohidrat. . Biuret adalah reagen yang digunakan untuk menguji kandungan protein.

. glukosa memberikan salah satu elektronnya dan dioksidasi.  Uji protein.  Pada uji protein. Hal itu berarti pisang tidak mengandung amilum.  Pada uji glokusa santan kelapa mengandung glokusa karena setelah ditetesi denan reagen benedict dan memanaskannya di atas pembakar spritus berubah warna menjadi merah bata. Pada pengujian lemak ini makanan yang sudah di tumbuk di oleskan pada kertas buram setelah itu di panaskan di atas pembakar sepritus sehingga kandungan air mudah mongering. Hal itu terjadi Ketika reagen benedict dicampurkan dan dipanaskan dengan glukosa. di mana glukosa memiliki elektron untuk diberikan. jika ada noda transparan maka bahan makanan tersebut mengandung lemak. santan kelapa mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna menjadi ungu. santan kelapa tidak mengandung amilum karena setelah ditetesi reagen lugol santan berubah menjadi ungu. Kertas buram adalah bahan penguji pada kandungan lemak. hal itu menunjukkan bahwa santan kelapa mengandung lemak. Karena glukosa mampu mereduksi Cu pada benedict. Selama proses ini CU2+ tereduksi menjadi CU+. pisang di tetesi dengan reagen lugol dan tidak menghasilkan warna biru kehitaman.Benedict adalah reagen yang digunakan untuk menguji kandungan glokusa pada bahan makanan jika hasil reaksi tersebut menghasilkan warna merah bata. Sesuai pernyataan di atas di peroleh hasil pengujian sebagai berikut : Uji santan kelapa  Pada uji amilum. Ketika Cu mengalami reduksi. pisang ambon setelah di tetesi dengan reagen biuret retnyata tidah menghasilkan perunahan warna. maka glukosa disebut sebagai gula pereduksi. tembaga(salah satu kandungan di reagen benedict) akan menerima elektron tersebut dan mengalami reduksi sehingga terjadilah perubahan warna. senten kelapa dioleskan pada kertas buram dan memanaskannya diatas pembakar spritus dan mengakibatkan noda tramparan pada kertas buram tersebut. Uji Pisang Ambon  Pada uji amilum.  Uji lemak. Dan menghasilkan warna merah bata. Hal itu berarti pisang ambon tidak mengandung protein. Karena kertas buram mudah menyerap air/minyak jadi sangat cocok untuk pengujian ini.

putih telur yang dioleskan pada kertas buram dan dipanaskan pada pembakar spritus tidak meninggalkan noda transparan.  Uji glukosa.  Uji lemak. Maka kuning telur mengandung lemak. kuning telur di tetesi dengan reagen lugol bereaksi dan menghasilkan warna putih kekuning-kuniangan. Uji Tempe  Uji amilum. kuning telur mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna menjadi ungu. karena bila memiliki amilum setelah di uji seharusnya memiliki warna biru kehitaman. putih telur di tetesi dengan reagen lugol bereaksi dan menghasilkan warna putih kekuning-kuniangan. pisang ambon yang ditetesi dengan reagen benedict dan memanaskannya di atas pembakar spritus reaksinya berubah warna menjadi merah bata. putih telur ditetesi benedict kemudian di panggang di atas pembakar spritus ternyata tidak mengakibatkan perubahan warna atau bisa disebut putih telur tidak mengandung glukosa. tempe di tetesi dengan reagen lugol bereaksi dan menghasilkan warna putih kekuning-kuniangan. Hal itu berarti tidak menunjukkan bahwa kuning telur memiliki amilum. tempe mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna menjadi ungu.  Uji lemak. Hal itu berarti tidak menunjukkan bahwa putih telur memiliki amilum karena bila memiliki amilum setelah di uji seharusnya memiliki warna biru kehitaman. Maka putih telur tidak mengandung lemak. putih telur mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna menjadi ungu. Maka pisang ambon tidak mengandung lemak. pisang ambon yang dioleskan pada kertas buram dan dipanaskan pada pembakar spritus tidak meninggalkan noda transparan. kuning telur ditetesi benedict kemudian di panggang di atas pembakar spritus ternyata tidak mengakibatkan perubahan warna atau bisa disebut kuning telur tidak mengandung glukosa. karena bila memiliki amilum setelah di uji seharusnya memiliki warna biru kehitaman. Uji Putih Telur  Uji amilum.  Uji protein.  Uji glukosa. Hal itu berarti tidak menunjukkan bahwa tempe memiliki amilum. Maka pisang ambon mengandung glukosa.  Uji protein. kuning telur yang dioleskan pada kertas buram dan dipanaskan pada pembakar spritus meninggalkan noda transparan. .  Uji lemak.  Uji protein. Uji Kuning Telur  Uji amilum. Uji glokusa.

singkong yang dioleskan pada kertas buram dan dipanaskan pada pembakar spritus tidak meninggalkan noda transparan. singkong ditetesi benedict kemudian di panggang di atas pembakar spritus ternyata mengakibatkan perubahan warna dari biru menjadi merah bata. Reagen benedict digunakan untuk mengetahui bahwa makanan yan mengandung glukosasedangkan kertas buram digunakan unuk mengetahui bahwa makanan yang mengandung lemak. Maka tempe tidak mengandung lemak Uji Singkong  Uji amilum. tempe mengandung protein karena setelah ditetesi reagen biuret warna menjadi ungu. tempe ditetesi benedict kemudian di panggang di atas pembakar spritus ternyata tidak mengakibatkan perubahan warna atau bisa disebut tempe tidak mengandung glukosa.  Uji glukosa. singkong tidak mengandung protein karena setelah di tetesi dengan reagen biuret berubah warna menjadi biru. Maka tepung kanji tidak mengandung lemak.  Uji lemak. VIII. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Setelah kami melakukan praktikum dapat disimpulkan bahwa : Reagen lugol digunakan untuk mengetahui bahwa makanan yang mengandung amilim. Uji tepung kanji  Uji amilum.  Uji lemak. tepung kanji ditetesi benedict kemudian di panggang di atas pembakar spritus ternyata tidak mengakibatkan perubahan warna atau bisa disebut tempe tidak mengandung glukosa. . singkong mengandung amilum karena setelah ditetesi reagen lugol berubah warna menjadi biru kehitaman.  Uji glukosa. tepung kanji yang ditetesi dengan lugol berubah warna menjadi biru kehitaman.  Uji lemak. Reagen biuret digunakan untuk mengetahui bahwa makanan yang mengandung protein. tepung kanji yang dioleskan pada kertas buram dan dipanaskan pada pembakar spritus tidak meninggalkan noda transparan.  Uji protein.  Uji protein. Maka singkong tidak mengandung lemak. Uji glukosa. tempe yang dioleskan pada kertas buram dan dipanaskan pada pembakar spritus tidak meninggalkan noda transparan. Hal itu menunjukkan bahwa tepung kanji mengandung amilum.

bahan makanan yang didenan reagen benedict dsn memanaskannya diatas pembakar spritus dan warna menjadi merah bata. B. Sebahan mengandung lemak. tempe. Bahan makanan yang ditetesi dengan reagen biuret dan mengocoknya. tetapi banyak yang mempunyai lebih dari dua nutrisi. Bahan makanan yang mengandung protein :santan kelapa. singkong dan pisang ambon. berubah warna menjadiungu. putih telur dan kuning telur. Seperti santan kelapa terdapat glokusa. dan tepung kanji. maka bahan makanan tersebut mengandung protein. makanan yang dioleskan pada kertas buram dan memanaskannya pada pembakar spritus.Bahan makanan yang apabila ditetesi dengan lugol berubah warna menjadi biru kehitaman berarti bahwa makanan tersebut mengandung amlum. Saran Pada setiap materi pembelajaran yang memungkinkan untuk diadakan praktikum mohon untuk dilakukan praktikum untuk membuktikan kesesuaian materi dengan teori-teori yang ada pada setiap bab. maka bahan makanan tersebut mengandung glikosa. Sedangkan bahan yang mengandung lemak antara lain : santan kelapa dan kuning telur. Dalam satu bahan makanan tidak hanya mengandung nutrisi. protein dan lemak. Bahan makanan yang mengandung glokusa : Santan kelapa. jika meninggalkan bekas noda tranparan maka bahan makanan tersebut . Bahan makanan yang mengandung amilum yaitu : singkong dan tepung kanji.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful