A. B.

Judul Percobaan Penyepuhan besi menggunakan tembaga Tujuan Percobaan Mengamati proses penyepuhan besi menggunakan tembaga dengan prinsip elektrolisis Landasan Teori Elektrolisis merupakan reaksi redoks tidak spontan yang dapat berlangsung dengan energi, sedangkan sel elektrolisis merupakan sel yang merubah energi listrik menjadi energi kimia, berupa reaksi redoks yang tidak spontan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari sel elektrolisis banyak di terapkan manusia diantaranya adalah produksi zat atau bahan, pemurnian logam, proses penyepuhan (pelapisan logam) dll Proses penyepuhan (elektropanting) dilakukan untuk melindungi logam terhadap korosi selain untuk memperindah penampilan. Cara penyepuhan dilakukan dengan menempatkan logam yang akan dilapisi pada katode dan logam pelapisnya di anida. Garam yang larut dari logam pelapisnya digunakan sebagai elektrolit. Penyepuhan besi (Fe) menggunakan tembaga (Cu), dilakukan dengan cara meletakan logam Fe sebagai katode dan meletakan logam (Cu) sebagai anode. Kemudian dihubungkan dengan arus searah menggunakan elektrolit CuSO4 sebagai garam dari logam pelapisnya. Reaksi yang terjadi sebagai berikut: Katode : Cu2+ + 2eAnode : Cu Redoks : Cu (di anode) Cu Cu2+ + 2eCu (di katode)

C.

D.

Alat dan Bahan Alat 1) Sel konduktivitas 2) Pipa U 3) Statif dan klem 4) Catu daya Bahan 1) Larutan CuSO4 2) Paku (Fe) 3) Tembaga (Cu)

E.

Langkah kerja 1) Menyiapkan larutan CuSO4 0,01 M 2) Mengamplas paku dantembaga hingga bersih 3) Memasang pipa U pada penjepit statif 4) Memasukan larutan CuSO4 pada pipa U 5) Meletakan paku (Fe) pada salah satu sisi tabung reaksi dan menghubungkannya dengan kutub negatif pada sumber arus 6) Meletakan tembaga (Cu) pada salah satu sisi tabung reaksi dan menghubungkannya dengan kutub positif pada sumber arus 7) Mengamati perubahan yang terjadi

F.

Data Percobaan Perubahan yang terjadi Katode Perlahan paku terlapisi tembaga Anode Logam tembaga perlahan melebur

sebagaimana reaksi yang yang terjadi secara teoritis pada katode 2.2006.Unggul.Jakarta:Erlangga. hanya mengamati perubahan yang terjadi pada kedua logam yakni besi dan tembaga G.Nur dkk.kemudian ion Cu2+ yang akan tereduksi menjadi logam Cu yang akan melapisi besi Simpulan Setelah kami menganalisis data percobaan .Jakarta:Grasindo. Analisis Data Dari data percobaan diatas kami dapat menganalisis bahwa: 1.KIMIA untuk SMA/MA kelas XII.Bandung:CV.2009. Daftar Pustaka Purba .2007.KIMIA untuk SMA kelas XII. Purwadi. Harnanto. 2.2006.2006.KIMIA untuk SMA/MA kelas XII. Sumarna. .Jakarta:PT. kami dapat menyimpulkan bahwa: 1.Ari dan Ruminten.Omay. Sudarmo.Jakarta:Bumi Aksara.Aris dkk.Semarang:Aneka Ilmu.Keterangan: penulis tidak menghitung data secara kualitatif.SAINS KIMIA 3A. Chasanah. Peluruhan logam Cu pada anode terjadi karena Cu logam inert yang dapat teroksidasi menjadi ion Cu2+. yang membentuk Cu solid pada katode yang melapisi besi. Terlapisinya besi oleh tembaga karena pergerakan ion Cu2+ yang tereduksi di katode.MACANAN JAYA CEMERLANG. H.KIMIA untuk SMA/MA kelas XII.1999.KIMIA untuk SMA/MA kelas XII.KIMIA untuk SMA kelas XII.2007. Ratih dkk. I.REGINA.Surakarta:Erlangga.Michael.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful