P. 1
Pola_Tata_Kelola_BLU_UB

Pola_Tata_Kelola_BLU_UB

|Views: 1,337|Likes:
Published by Nurul F Apriliani

More info:

Published by: Nurul F Apriliani on Jan 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2013

pdf

text

original

Sections

  • BAB I. PENDAHULUAN
  • A. Pengertian Tata Kelola
  • B. Prinsip Tata Kelola yang Baik
  • C. Tujuan Penerapan Tata Kelola
  • D. Klausula Tentang Perubahan Tata Kelola
  • BAB II. ORGANISASI DAN TATA LAKSANA
  • A.  Struktur Organisasi UB Saat Ini
  • 1. Dewan Penyantun
  • Tugas Dewan Penyantun
  • 3. Pimpinan Universitas
  • 5. Jurusan atau Bagian
  • 6. Program Studi
  • 7. Laboratorium dan Studio
  • 9. Direktur Pasca sarjana
  • 11. Unit Pelaksana Teknis
  • 12. Pusat Jaminan Mutu
  • B.  Perubahan Struktur Organisasi UB Setelah Menjadi BLU
  • C. Tugas Pokok dan Wewenang dalam Organisasi BLU
  • 1. Dewan Pengawas
  • 2. Unsur Pimpinan
  • 3. Senat Universitas
  • 4. Unsur Pelaksana Akademik
  • 7. Unsur Penunjang
  • 8. Institusi Fungsional
  • 9. Unsur Pelayanan Umum
  • D. Prosedur Kerja
  • E. Ketersediaan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia
  • 1. Ketersediaan Sumberdaya Manusia
  • 2. Pengembangan Sumberdaya Manusia
  • BAB III. AKUNTABILITAS
  • A. Akuntabilitas Program
  • 1. Bidang Akademik
  • 2. Bidang Administrasi Umum
  • 3. Bidang Kemahasiswaan
  • 4. Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Kerjasama
  • B. Akuntabilitas Kegiatan
  • C. Akuntabilitas Keuangan
  • BAB IV. TRANSPARANSI
  • A. Penyelenggaraan Sistem manajemen berbasis TIK untuk peningkatan Transparansi
  • B. Penyebarluasan Informasi melalui Website dan Media Cetak
  • D. Audit Internal
  • BAB V. ETIKA DAN INTEGRITAS
  • A.  Menjaga Komitmen Etika Akademik
  • B. Pengertian Integritas Akademik
  • C. Pengertian Kebebasan Akademik dan Otonomi Keilmuan
  • D. Pengertian Loyalitas kepada Universitas
  • E. Pengertian Gratifikasi
  • F.  Kewajiban Menghindari Suap
  • G.  Perlindungan Aset dan Informasi
  • H.  Kesadaran terhadap Efisisensi Biaya
  • I.  Membangun Integritas Pelaporan
  • J.  Larangan Aktivitas Politik
  • K.  Pemeliharaan Nama Baik Universitas
  • L.  Pengenaan Sanksi
  • BAB VI. DAFTAR REFERENSI RUJUKAN
  • BAB VII. PENUTUP
  • Lampiran 1. Statuta UB
  • Lampiran 2. Organisasi dan Tata Kerja UB

Departemen Pendidikan Nasional  Universitas Brawijaya  Malang ‐ 2008 

KATA PENGANTAR 
Kata Pengantar dari Rektor 
Dewasa  ini,  seiring  dengan  perubahan  pesat  pada  konstelasi  komunitas  global,  Universitas  Brawijaya  (UB)  menghadapi  banyak  permasalahan  yang  berkaitan  dengan  manajemen  keuangannya.  Sistem  keuangan  yang  ada  sekarang  tidak  sesuai  dengan  tuntutan upaya  perkembangan  sistem  yang  transparan  dan akuntabel  yang  sangat  penting  dalam  rangka  membangun  organisasi  yang  efektif  dan  efisien,  memperoleh  dukungan  masyarakat,  dan  mendapatkan  posisi  sebagai  kekuatan  moral  yang  diperhitungkan.  Kesimpulan  umum  tentang  keadaan  organisasi  tersebut  di  atas  adalah  sebuah  hasil  dari  kajian evaluasi diri yang dipakai sebagai landasan utama bagi UB untuk mengajukan sebuah  perubahan  dalam  sistem  keorganisasian  dan  telah  disetujui  oleh  Direktorat  Jendral  Pendidikan  Tinggi  menjadi  Perguruan  Tinggi  BHMN  melalui  SK  Dirjen  Dikti  Nomor:  4022/D/T/2007  tertanggal  29  Nopember  2007.  Namun  demikian  karena  permasalahan  Perundangan tentang BHMN yang tidak kunjung selesai, maka UB melalui Rapat Pleno Senat  pada  17  Maret  2008,  menetapkan untuk  membuat usulan  menjadi  Badan  Layanan  Umum  (BLU)  yang  telah  memliki  dasar  hukum  yang  lebih  jelas.  Pada  dasarnya,  usulan  ini  merupakan  upaya  UB  memperoleh  status  hukum  sebagai  Badan  yang  lebih  otonom  khususnya dalam pengelolaan keuangannya.  Badan  Layanan  Umum  pada  prinsipnya  adalah  Enterprising  the  government  yang  merupakan  paradigma  baru  yang  menjadi  jiwa  pengelolaan  keuangan  sektor  publik.  Undang‐Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang menekankan basis  kinerja  dalam  penganggaran,  memberikan  landasan  yang  penting  bagi  orientasi  baru  tersebut  di  Indonesia.  Selanjutnya,  Undang‐Undang  Nomor  1  Tahun  2004  tentang  Perbendaharaan  Negara  membuka  koridor  baru  bagi  penerapan  basis  kinerja  ini  di  lingkungan  instansi  pemerintah.  Dalam  pasal  68  dan  pasal  69  Undang‐Undang  Nomor  1  Tahun  2004  disebutkan  bahwa  instansi  pemerintah  yang  tugas  pokok  dan  fungsinya  memberikan  pelayanan  kepada  masyarakat,  termasuk  pelayanan  pendidikan  yang  diselenggarakan  oleh  UB,  dapat  menerapkan  pola  pengelolaan  keuangan  yang  fleksibel  dengan  menonjolkan  produktivitas,  efisiensi,  dan  efektivitas.  Instansi  demikian,  dengan  sebutan  umum  sebagai  Badan  Layanan  Umum,  diharapkan  menjadi  implementasi  konkrit  dari  sistem  penerapan  manajemen  keuangan  berbasis  kinerja.  Dengan  pengelolaan  keuangan  dalam  pola  BLU,  fleksibilitas  diberikan  dalam  rangka  pelaksanaan  anggaran,  termasuk  pengelolaan  pendapatan  dan  belanja,  pengelolaan  kas,  dan  pengadaan 

barang/jasa.  Seiring  dengan  itu,  perlu  sistem  kendali  ketat  dalam  perencanaan  dan  penganggarannya, serta dalam pertanggungjawabannya.  Sehubungan dengan hal‐hal tersebut di atas, UB bermaksud menerapkan Pengelolaan  Keuangan  Badan  Layanan  Umum  (PK‐BLU)  dengan  menyusun  dokumen  Pola  Tata  Kelola  sebagaimana  dipersyaratkan  dalam  pasal  4  ayat  4  Peraturan  Pemerintah  Nomor  23  Tahun  2005  tentang  Pengelolaan  Keuangan  Badan  Layanan  Umum.  Untuk  ini  UB  menyatakan diri  untuk  bersedia  menjalani  audit  keuangan  oleh  auditor  independen  sesuai dengan  standar  Sistem Akuntansi Indonesia.  Pola  Tata  Kelola  juga  telah  dibenahi  untuk  diseuaikan  dengan  harapan  bahwa  penerapan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum tidak sekedar sebagai format baru  dalam pengelolaan keuangan UB, tetapi diharapkan dapat menyuburkan perwadahan baru  bagi  pembaharuan  manajemen  keuangan  sektor  publik  demi  meningkatkan  pelayanan  UB  kepada masyarakat.  Selaku Rektor UB, saya menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada segenap pihak  yang  telah  terlibat  dalam  persiapan  dokumen‐dokumen  tersebut.  Saya  juga,  sangat  menghargai  partisipasi  segenap  elemen  Universitas  dan  juga  dukungan  mereka  dalam  rencana perubahan organisasi ini.    Malang, 25 Juli 2008  Rektor Universitas Brawijaya,    Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito                                       NIP. 130 704 136 

ii 

  Jurusan atau Bagian  _______________________________________________________________ 10  6.  Ketersediaan Sumberdaya Manusia ___________________________________________________ 43  2.  Direktur Pasca sarjana______________________________________________________________ 12  10.  Dewan Pengawas  _________________________________________________________________ 15  2.  Unsur Pelaksana Akademik __________________________________________________________ 24  5.  Pengembangan Sumberdaya Manusia _________________________________________________ 47  BAB III.  Lembaga  ________________________________________________________________________ 11  9.   Struktur Organisasi UB Saat Ini_________________________________________________ 4  1.  Unit Pelaksana Teknis ______________________________________________________________ 12  12.  Lembaga  ________________________________________________________________________ 29  6.  B.  Pimpinan Universitas  _______________________________________________________________ 8  4.  Senat Universitas__________________________________________________________________ 22  4.  Unsur Pelayanan Administrasi  ________________________________  Error! Bookmark not defined.  Unsur Pelayanan Umum ____________________________________________________________ 42  D.  Unsur Pelaksana Administrasi ________________________________________________________ 30  7.  A.  C.  Fakultas __________________________________________________________________________ 9  5.  Unsur Penunjang __________________________________________________________________ 34  9.  Senat ____________________________________________________________________________ 6  3.   Perubahan Struktur Organisasi UB Setelah Menjadi BLU ___________________________ 13  C.  Tugas Pokok dan Wewenang dalam Organisasi BLU _______________________________ 15  1.  Prosedur Kerja _____________________________________________________________ 42  E.  PENDAHULUAN  __________________________________________ 1  Pengertian Tata Kelola  _______________________________________________________ 1  Prinsip Tata Kelola yang Baik __________________________________________________ 1  Tujuan Penerapan Tata Kelola _________________________________________________ 2  Klausula Tentang Perubahan Tata Kelola_________________________________________ 2  BAB II.  Laboratorium dan Studio  ___________________________________________________________ 11  8.  Pusat Jaminan Mutu _______________________________________________________________ 12  B.  8.  Program Studi ____________________________________________________________________ 11  7.  Unsur Pimpinan ___________________________________________________________________ 17  3.  Biro  ____________________________________________________________________________ 12  11.  D.  Institusi Fungsional ________________________________________________________________ 39  10.DAFTAR ISI    KATA PENGANTAR ________________________________________________ i  Kata Pengantar dari Rektor _________________________________________________________ i  DAFTAR ISI _____________________________________________________ iii  BAB I.  Ketersediaan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia ___________________________ 43  1.  AKUNTABILITAS _________________________________________ 51  iii  .  ORGANISASI DAN TATA LAKSANA____________________________ 3  A.  Dewan Penyantun __________________________________________________________________ 6  2.

  3. Organisasi dan Tata Kerja UB ____________________________ 93  iv  . TRANSPARANSI ___________________________________________ 63  A.  F.A.  B. Rapat Periodik. DAFTAR REFERENSI RUJUKAN _______________________________ 74  BAB VII.   K. Selebaran dan  Media Massa  __________________________________________________________________ 67  D.  Penyebarluasan Informasi melalui Sosialisasi.   J.   H.  2.  1.  4. Statuta UB ___________________________________________ 76  Lampiran 2.  ETIKA DAN INTEGRITAS ___________________________________ 69  A.  3.   I.   Menjaga Komitmen Etika Akademik  ___________________________________________ 69  Pengertian Integritas Akademik _______________________________________________ 69  Pengertian Kebebasan Akademik dan Otonomi Keilmuan __________________________ 69  Pengertian Loyalitas kepada Universitas ________________________________________ 70  Pengertian Gratifikasi _______________________________________________________ 70  Kewajiban Menghindari Suap _________________________________________________ 71  Perlindungan Aset dan Informasi ______________________________________________ 71  Kesadaran terhadap Efisisensi Biaya  ___________________________________________ 71  Membangun Integritas Pelaporan _____________________________________________ 72  Larangan Aktivitas Politik ____________________________________________________ 72  Pemeliharaan Nama Baik Universitas  __________________________________________ 72  Pengenaan Sanksi __________________________________________________________ 73  BAB VI.  C.   L.  4.  Akuntabilitas Program  ______________________________________________________ 51  Bidang Akademik __________________________________________________________________ 51  Bidang Administrasi Umum__________________________________________________________ 52  Bidang Kemahasiswaan _____________________________________________________________ 52  Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Kerjasama _____________________________________ 52  Akuntabilitas Kegiatan  ______________________________________________________ 54  Bidang Akademik __________________________________________________________________ 54  Bidang Administrasi Umum__________________________________________________________ 54  Bidang Kemahasiswaan _____________________________________________________________ 54  Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Kerjasama _____________________________________ 55  Akuntabilitas Keuangan  _____________________________________________________ 57  BAB IV.  Audit Internal  _____________________________________________________________ 67  BAB V.  Penyebarluasan Informasi melalui Website dan Media Cetak _______________________ 65  C. Brosur.  1.  C.  Penyelenggaraan Sistem manajemen berbasis TIK untuk peningkatan Transparansi_____ 64  B.   B.  E. PENUTUP _______________________________________________ 75  Lampiran 1.   G.  2.  D.

 pola tata  kelola merupakan peraturan internal universitas yang menetapkan:  1.  yaitu  kesesuaian  pengelolaan  Universitas  terhadap  peraturan  perundang‐undangan yang berlaku dan prinsip‐prinsip organisasi yang sehat. mencakup kebijakan.  Pengertian Tata Kelola  Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 119/PMK. serta efisiensi biaya.  Akuntabilitas.  Prinsip Tata Kelola yang Baik  Dalam  sebuah  Badan  Layanan  Umum  pengelolaan  organisasi  berbasis  kinerja  hanya  dapat  dilakukan  bila  organisasi  dilaksanakan  atas  dasar  prinsip‐prinsip  Tata  Kelola  yang  menjamin terselenggaranya praktek‐praktek baik (good Practices) sebagai berikut:  1.  2.BAB I.  Kemandirian. B.  dan  periodisasi  pertanggungjawaban  program. yaitu keadaan pengelelolaan Universitas tanpa benturan kepentingan dan  pengaruh/tekanan  dari  pihak  manapun  yang  tidak  sesuai  dengan  kepentingan  organisasi maupun peraturan perundang‐undangan.  Akuntabilitas.  yaitu  mempertanggungjawabkan  pengelolaan  sumberdaya  serta  pelaksanaan  kebijakan  yang  dipercayakan  kepada  Universitas  dalam  mencapai  tujuan  yang telah ditetapkan secara periodik.  dan  keuangan  dalam  rangka  mencapai tujuan yang telah ditetapkan.  dengan  menerapkan  asas  keterbukaan  yang  dibangun  atas  dasar  kemudahan memperoleh informasi bagi yang membutuhkan.  pengelompokan  fungsi  yang  logis. 2.  prosedur  kerja.  PENDAHULUAN  A.  yaitu  mengikuti  asas  keterbukaan  agar  informasi  mengenai  Universitas  secara langsung dapat diterima bagi pihak‐pihak yang membutuhkan.  Responsibilitas.05/2007 pasal 5. mekanisme/prosedur. 4.  kegiatan. media pertanggungjawaban.   1 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . 5.  ketersediaan  dan  pengembangan  sumberdaya  manusia. Organisasi  dan  tata  laksana. Transparansi.  yaitu  keadilan  dan  kesetaraan  dalam  memenuhi  hak‐hak  stakeholder  Universitas  yang  timbul  berdasarkan  perjanjian  maupun  peraturan  perundang‐ undangan yang berlaku.  Transparansi. 3.  mencakup  struktur  organisasi.     3.  Kewajaran.

  relevansi.  Tujuan Penerapan Tata Kelola  Tata  Kelola  UB  diupayakan  memenuhi  prinsip‐prinsip  Tata  Kelola  yang  menjamin  terselenggaranya  praktek‐praktek  baik.  Dalam  hal  Implementasi  sistem  Tata  Kelola. Status sebagai BLU diharapkan dapat memberikan  peluang  lebih  baik  bagi  UB  untuk  melakukan  pembenahan  Tata  Kelola  yang  mendorong  peningkatan  kualitas  layanan  dengan  menumbuh‐kembangkan  efisiensi.  agar  dapat  mendorong  pengelolaan  Universitas  menjadi  lebih  profesional.  UB  memerlukan  landasan  hukum  untuk  melakukan transformasi keorganisasian.   Perubahan  Tata  Kelola  Universitas  untuk  memperbaiki  mekanisme  kerja  khususnya  terkait  dengan  isu‐isu  krusial  tersebut  di  atas.C.  leadership  dapat  tumbuh  di  semua  jenjang  posisi  dalam  organisasian.  setiap  pihak  dalam  organisasi  UB  harus  dapat  secara  mudah  didorong  agar  memiliki  kesadaran  atas  adanya  tanggung  jawab  sosial  Universitas  terhadap  stakeholder.  Dalam  hal  pengelolaan  arus  informasi.  akuntabilitas.  Outcome  yang  diharapkan  adalah  ketercapaian  misi  dan  visi  UB  serta  peningkatan  peran  UB  dalam  mendukung  kemajuan  bangsa  dan  negara  serta  mampu  mengangakat  kualitas  kinerja  akademik  yang  diperhitungkan  pada  tataran  persaingan  global.  Diharapkan  dengan  menjadi  BLU.  terdapat  beberapa  potensi  yang  memungkinkan  terjadinya  inefisiensi  pengelolaan  sumberdaya.   Pola  Tata  Kelola  Universitas  ini  akan  direvisi  apabila  terjadi  perubahan  terhadap  Statuta  Universitas  Brawijaya  (UB)  maupun  perundang‐undangan  yang  terkait  dengan  pola  tata  kelola universitas.  pengendalian  kegiatan  maupun  pengelolaan  asset  khususnya  keuangan  dan  sumberdaya  manusia  terdapat  sejumlah  titik‐titik  pokok  yang  memerlukan  perbaikan  mendesak.  Dalam  struktur  pengelolaan  UB  sebagaimana  saat  ini.  Klausula Tentang Perubahan Tata Kelola  .  Perbaikan  perlu  dilakukan  terutama  menyangkut  kejelasan  prosedur  dan  kewenangan  administrasi  dengan  posisi  pengelolaan  kegiatan  akademik.  serta  disesuaikan  dengan  fungsi.  tanggung  jawab.  dan  kewenangan  organ universitas serta perubahan lingkungan universitas.     2 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 D.  Untuk  tujuan ini  perbaikan  sistem  informasi  dan  kejelasan  Manual  Keja  mutlak  diperlukan  agar  dapat  mendorong  organ‐organ  Universitas  memiliki  kapasitas  dan  kecepatan  yang  memadai  dalam  membuat  perencanaan  dan  keputusan.  berdaya  dalam  mengemban  fungsi  misi  dan  visinya.  transparansi.

  Upaya  pembenahan  telah  diupayakan  sejak  sepuluh  tahun  terakhir. Usulan menjadi BLU  ini dikemas dengan memperhatikan ketentuan‐ketentuan pemerintah terkait dengan fungsi  ketiga  departemen  pemerintahan  tersebut  diatas.  UB  dipimpin  oleh  Rektor  yang  berada  di  bawah  koordinasi.  Namun  demikian  surat  ijin  dari  Direktur  Jendral  DIKTI  tersebut  belum  dapat  direalisasikan  karena  sistem  perundangan  untuk  itu  belum  memungkinkan.  dan  pada  tahun  2003.  mengusulkan  menjadi  Badan  Layanan  Umum  yang  telah  memiliki  landasan  hokum  yang  memadai  untuk  melakukan  berbagai  perubahan  keorganisasian  sesuai  dengan  perkembangan yang dikehendaki seperti tersebut di atas.    Pengusulan  menjadi  BLU  dilakukan  dengan  memperhatikan  situasi  internal  maupun  eksternal UB termasuk semua sistem perundangan yang terkait dengan UB. Saat ini.  UB  mengusulkan  ke  pemerintah  untuk  menjadi  Perguruan  Tinggi  BHMN. Dalam organisasi  UB saat ini segala hal menyangkut pengelolaan keuangan diatur selayaknya sebuah instansi  (jawatan)  pemerintah  yang  seringkali  tidak  bersesuaian  dengan  tuntutan  situasi  eksternal  sehingga  sering  mengalami  berbagai  kesulitan  dalam  memenuhi  kepentingan  pengelolaan  universitas dalam menjalankan misinya. sebagai  sebuah  instansi  pemerintah. dan bertanggung jawab kepada Menteri Pendidikan Nasional.  dan  pada  tahun  2007.BAB II.  Berbagai  usulan  perubahan  sistem  pengelolaan  organisasi  tersebut  dikembangkan  dengan  mengacu  pada  ketentuan  perundangan  yang  berlaku. dan pembinaan  di bidang pengelolaan keuangan dilaksanakan oleh Menteri Keuangan.  dan  Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara untuk aspek SDM.  Untuk  ini  UB  berusaha  melakukan  berbagai  pembenahan  Tata  Laksana  (sistem  pengelolaan)  dengan  terlebih  dahulu  melakukan  evaluasi  diri  secara  menyeluruh. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.  dilanjutkan  ke  perolehan  ijin  Menteri  Keuangan  untuk  asapek  keuangan.  Semua  perubahan  sistem  organisasi  termasuk  tata  Kelola  harus  memperoleh  persetujuan  dari  ketiga  departemen  tersebut  di  atas.  Untuk bidang kepegawaian di bawah pembinaan Menteri Aparatur Negara.  atas  saran  dari  Direktur  Jendral  DIKTI. Perkembangan pengelolaan ke arah organisasi yang  lebih  otonom  merupakan  tuntutan  situasi  yang  tidak  terhindarkan.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   3 .  Langkah  pertama  adalah  mendapatkan  ijin  dari  Menteri  Pendidikan  Nasional.  hal‐hal  yang  menyangkut  penyelenggaraan  UB  secara  fungsional dibina oleh Menteri Pendidikan Nasional cq. ORGANISASI DAN  TATA LAKSANA  Saat  ini  UB  adalah  Perguruan  Tinggi  Negeri  (PTN)  yang  berada  di  lingkungan  Departemen  Pendidikan  Nasional.  Untuk  itulah  UB.  Departemen  Pendidikan  Nasional  untuk  berubah  status  menjadi  Perguruan  Tinggi  Badan  Hukum  Milik  Negara  (PT  BHMN).  telah  berhasil  memperoleh  ijin  dari  Direktorat  Pendidikan  Tinggi  (DIKTI).

  Untuk  selanjutnya  untuk  lebih  memantapkan  sistem  jaminan  mutu.      4 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  017A/SK/2005  tentang  Pusat  jaminan  Mutu  (PJM).  f.  b.  d.  Melalui  persetujuan  rapat  Senat  Universitas.  Kemudian.A.  Dewan Penyantun  Unsur pimpinan: rektor dan pembantu rektor  Senat universitas  Unsur pelaksana akademik: fakultas dan lembaga  Unsur pelaksana khusus: program pasca sarjana  Unsur pelaksana administrasi: biro  Unsur penunjang: unit pelaksana teknis (UPT)  Rincian  tugas.  g. Organisasi Universitas  Barwijaya (lihat gambar  1) terdiri dari:  a.  maka  pada  tahun  2003  dibentuk  Tim  Benefit  dan  Monitoring  Evaluation  (BME)  dengan  SK  Rektor  No.  Dari  kegiatan  implementasi  Monev  PHK  yang  lebih  bersifat  quality  control.  struktur  organisasi  UB  dipaparkan  dalam  Gambar  1.  c.   Struktur Organisasi UB Saat Ini   Organisasi  UB  saat  ini  ditetapkan  berdasarkan  atas  Keputusan  Menteri  Pendidikan  nasional no: 080/0/2002 tentang Statuta UB.  Universitas  Brawijaya  telah  berupaya  meningkatkan  mutu.  berkembang  menjadi  kegiatan  yang  lengkap  dengan  quality  assurance  dan  quality  improvement  bidang  akademik  termasuk  akreditasi  program  studi  (PS).  diterbitkanlah  SK  Rektor  No.  Awal dari upaya  yang dilakukan  adalah  ketika  pada  tahun  2002.  yang  kelembagaan dan  tugasnya  direvisi  kembali pada  tanggal  13 Pebruari 2006.  022/SK/2003.   Selama  ini.  Universitas  Brawijaya  sedang  memproses  draft  naskah  usulan  pembaharuan  OTK  yang  nantinya  akan  disampaikan  kepada  Menteri  Pendidikan  Nasional  sesuai  dengan  tuntutan  penyempurnaan struktur organisasi UB PK‐BLU.  e.  relevansi  dan  efisiensi  layanan.  Salah  satunya  adalah  sebuah  Tata  Kelola  untuk  mengembangkan  sistem  penjaminan  mutu. melalui SK Rektor nomor: 023A/SK/2006.   Secara  garis  besar.  fungsi  dan  hal‐hal  lain  yang  menyangkut  detail  rinciannya  ditetapkan  dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 080/0/2002 tentang Organisasi  Tata  Kerja  (OTK).  Implementasi  dari  SK  Rektor  ini  telah  mendorong  upaya‐upaya  penyehatan institusi dengan mendorong perluasan ruang lingkup sistem penjaminan mutu.    Untuk  itu.  OTK  diusulkan  kembali  setelah  ada  bagian  yang  diperbaharui  sesuai  dengan  perkembangan  yang  terjadi  di  UB.  Rektor  membentuk  Tim  Monitoring  dan  Evaluation  (Monev)  dengan  tugas  melaksanakan  sistem  pembinaan dan pemantauan Program Hibah Kompetisi (PHK) yang diperoleh pendanaannya  dari  Dirjen  DIKTI.  karena  kegiatan  Tim  Monev  internal  dirasa  masih  terbatas.

 Struktur Organisasi UB  yang ada saat ini (2008)    Di bidang administrasi umum. 4. 3.  masih  banyak  aspek  lain  khususnya  aspek  pengelolaan  keuangan  dan  asset. Kerjasama dan  Sistem Informasi (BAPSI) Program P ascasarjana 1. 3. 4.  Selain  itu. 7. Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) 3. Universitas saat ini sedang merencanakan pembentukan  Satuan  Pengendali  Internal  (SPI)  yang  merupakan  aparat  intern  Universitas  untuk  membantu Pimpinan Universitas dalam mendukung terciptanya sistem pengendalian kinerja  administrasi  yang  efektif  di  lingkungan  Universitas. Fakultas/Program Fakultas Hukum (FH) Fakultas Ekonomi (FE) Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Fakultas Pertanian (FP) Fakultas Peternakan (FPt) Fakultas Teknik (FT) Fakultas Perikanan  dan Ilmu  Kelautan (FPIK) 8. Bidang Administrasi dan Keuangan III. Lembaga Pengabdian kepada  Masyarakat (LPM) 3. Fakultas Kedokteran (FK) 9. Pusat Pengembangan E‐Learning (PPE) 7. Program Bahasa dan Sastra Lembaga 1.  Kedua  hal  ini  mengalami  berbagai  kendala  dalam  implementasi  perbaikannya. Lembaga Penelitian (Lemlit) 2.  Sistem  penganggaran  yang  harus  dilakukan  dengan  mekanisme  tata  kelola  sebagai instansi pemerintah tidak lagi sesuai dengan tuntutan kinerja UB yang menghadapi  persaingan  global. Fakultas Matematika dan Ilmu  Pengetahuan Alam (FMIPA) 10. 2. 5. Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dewan Penyantun Pusat Jaminan Mutu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Perpustakaan Mata Kuliah Umum (MKU) Pusat Komputer (Puskom) Unit Pengkajian dan Penerapan Teknologi Informasi  (UPPTI) 6. Fakultas  Ilmu Sosial (FIS) 12. Lembaga Pengkajian dan  Pengambangan Pendidikan (LP3)   Gambar 1.  Setiap  perubahan  dalam  pola  tata  kelola  harus  dikonsultasikan  kepada  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   5 .      Bidang Akademik II. Biro Administrasi Perencanaan.  Untuk  menginisiasi  ini  sudah  ditunjuk  staf ahli Pembantu Rektor II untuk mengembangkan SPI di lingkungan UB. Laboratorium Sentral Ilmu Hayati (LSIH) 1. 5. 2. Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan  (BAAK) 2.  namun  ternyata  tidak  sepenuhnya  memiliki  landasan  dalam  statuta  terkait  dengan  statusnya  sebagai  PTN. Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) 11. Meskipun hal‐hal  semacam  ini  memiliki  dasar  pemikiran  yang  benar  dari  prinsip‐prinsip  keorganisasian. Biro 1.Senat Universitas R E K T O R Pembantu Rektor : I. 6.

  Dekan.  mendorong  partisipasi  masyarakat  dalam  2.Mendiknas  dan  harus  memenuhi  ketentuan  peraturan  kepegawaiaan  dari  Kementerian  Aparatur  Negara  (Menpan)  menyebabkan  kapasitas  UB  dalam  merespon  tuntutan  jaman  dan perubahan masyarakat menjadi kurang cepat.  Ketua  Jurusan.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 2) 3) 4)   6 .   Organisasi Dewan Penyantun   Dewan  penyantun dipimpin  oleh  seorang  ketua  dan  dibantu  oleh  seorarig  sekretaris  yang dipilih dari para anggotanya.  a) Organisasi Senat   1) Senat  Universitas  terdiri  atas  wakil  Guru  Besar.  Sekretaris  atau  Pembantu  Dekan  Fakultas.  sedangkan  Senat  Fakultas adalah perwakilan tertinggi di tingkat Fakultas.   c).   Membantu memecahkan permasalahan universitas.  didampingi  oleh  seorang  Sekretaris  yang  dipilih  diantara  para  anggota Senat.  Dekan.  Senat  Universitas  adalah  perwakilan  tertinggi  di  tingkat  Universitas.  Senat  Fakultas  terdiri  dari  Guru  Besar.  b).   1.  Rektor.  Anggota  dewan  penyantun  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  rektor  atas  persetujuan  senat universitas.  Menampung  aspirasi  dan  pengembangan universitas.   Membina  dan  meningkatkan  hubungan  baik  antara  masyarakat.  Pembantu  Rektor.  Ketua  Jurusan  dan  Wakil Dosen   Senat  baik  di  tingkat  Universitas  maupun  Fakultas  diketuai  oleh  salah  satu  anggota.  Tata cara pemilihan serta persyaratan Perwakilan unsur Guru Besar dan wakil  dosen non guru besar ditetapkan dengan surat Keputusan Senat Universitas  Pemililihan  wakil  dosen  dilakukan  dengan  pemilihan  langsung  oleh  seluruh  dosen biasa pada fakultas atau jurusan yang bersangkutan.  dan  wakil  dosen. Senat   Senat  merupakan  badan  normatif  dan  perwakilan  di  Universitas  yang  menjalankan  fungsi  membangun  dan  menjaga  penegakan  nilai‐nilai  dan  etika  akademik. Masa jabatan Dewan Penyantun adalah 4 tahun dan  dapat diangkat kembali untuk masa jabatan 4 tahun berikutnya  Tugas Dewan Penyantun    a).  instansi  pemerintah dan badan swasta dengan universitas. Dewan Penyantun  Dewan  Penyantun  adalah  dewan  yang  beranggotakan  tokoh‐tokoh  masyarakat.

  Menetapkan ketentuan mengenai laporan dan akuntabilitas pejabat/pegawai  yang  berada  di  bawah  pejabat  yang  bertanggung  jawab  secara  langsung  kepada Rektor.  serta  penambahan  dan/atau  penutupan  laboratorium/studio pada setiap jurusan.  Senat  Universitas  menetapkan  penjabaran  pelaksanaan  prinsip  manajemen  berbasis kinerja dan tata kelola Universitas yang baik.  Senat  fakultas  memberikan  pertimbangan  atas  calon Dekan untuk diajukan kepada Rektor untuk diangkat menjadi Dekan  Senat  Universitas  memberikan  pertimbangan  atas  para  calon  Pembantu  Rektor atau Pembantu/sekretaris Dekan untuk Senat fakultas. yang kemudian  diajukan kepada Rektor untuk diangkat menjadi Pembantu Rektor.  Merumuskan  kebijakan  penilaian  prestasi  akademik  dan  kecakapan  serta  kepribadian sivitas akademika.  Merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan perguruan tinggi.  Memberikan  pertimbangan  dan  persetujuan  atas  program  kerja  selama  periode  jabatan  dan  program  kerja  tahunan  Universitas  yang  diajukan  oleh  Rektor atau Dekan.  Mengusulkan  kepada  Rektor  mengenai  program  perkembangan  dalam  jabatan  dan  kriteria  untuk  promosi  serta  menetapkan  prioritas  pembinaan  tenaga kependidikan dengan memperhatikan pengembangan kelembagaan.  Melaksanakan  pemilihan  Rektor  atau  Dekan  berdasarkan  tata  tertib  pemilihan yang telah ditetapkan.b) Tugas Senat   1) Mengusulkan  perubahan  statuta  Universitas  kepada  Menteri  Pendidikan  Nasional  dan  memberikan  persetujuan  mengenai  hal‐hal  yang  belum  diatur  dalam statuta dengan peraturan tersendiri yang ditetapkan oleh Rektor.  Memberikan  pertimbangan  terhadap  calon  Direktur  dan  Kepala  Lembaga  yang akan diangkat dengan penetapan SK Rektor  Senat  Universitas  memberikan  persetujuan  mengenai  pendirian  lembaga‐ lembaga  nonstruktural  serta  memberikan  pertimbangan  atas  pengangkatan  pejabat lembaga non‐struktural yang dilakukan oleh Rektor.  Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan Universitas.  Memberikan pertimbangan teknis terhadap pelaksanaan kebijakan akademik  dan  pengembangan  Universitas.  2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) 12) 13) 14) 15)   7 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Senat Universitas memberikan pertimbangan atas calon Rektor yang diajukan  kepada  Menteri  Pendidikan Nasional  untuk diangkat oleh  Presiden  Republik  Indonesia  menjadi  Rektor.  Menetapkan  aturan  mengenai  tata  tertib  pelaksanaan  pencalonan  dan  pemilihan Rektor atau Dekan.  termasuk  akreditasi  internal  Universitas  dalam hal pembukaan dan/atau penutupan jurusan/program studi yang telah  ditetapkan  oleh  Senat  Universitas.

  Senat bersidang sekurang‐kurangnya 2 (dua) kali dalam satu tahun.  18) Menetapkan  kode  etik  Universitas  dan  kepengurusan  Dewan  Kehormatan  Kode Etik.  3) f) Pembiayaan  Segala  biaya  yang diperlukan  dalam  rangka pelaksanaan  tugas  Senat  dibebankan  pada anggaran Universitas.  23) Menetapkan  lebih  lanjut  tugas‐tugas  dan  kewenangan  lainnya  dari  Senat  sepanjang tidak bertentangan dengan jiwa dan semangat Statuta Universitas.  Rektor  adalah  pimpinan  dan  penanggung  jawab  utama  Universitas.  kebebasan  akademik.  19) Menetapkan  ketentuan  mengenai  prosedur  Pengendalian  dan  sanksi  bagi  mahasiswa.  21) Menjabarkan  Statuta  Universitas  ke  dalam  rincian  tugas  unit  dan  uraian  jabatan di semua jenjang struktur organisasi Universitas.  c) Tanggung Jawab Senat   Senat  baik  di  tingkat  Universitas  maupun  Fakultas  mempunyai  tanggung  jawab  menjaga nilai‐nilai dan etika akademik serta menetapkan standar mutu akademik   d) Masa Tugas anggota Senat  Masa tugas anggota Senat dari unsur wakil guru besar dan wakil dosen adalah 4  (empat) tahun. dan otonomi keilmuan pada Universitas.  22) Membentuk  komisi‐komisi  yang  beranggotakan  anggota  Senat  dan  apabila  dianggap perlu dapat ditambah dengan anggota lain.  dosen.16) Menilai pertanggungjawaban  Rektor atau  Dekan  atas  pelaksanaan  kebijakan  yang telah ditetapkan.  17) Merumuskan  peraturan  pelaksanaan  integritas  akademik.  atau  pegawai  yang  diduga  melanggar  ketentuan  dalam  kode etik.  Rektor    8 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 2) . Pimpinan Universitas  Pimpinan Universitas terdiri dari Rektor yang dibantu oleh beberapa orang Pembantu  Rektor.   3.  Pengambilan  keputusan  dalam  rapat  Senat  dilakukan  dengan  musyawarah  untuk mencapai mufakat atau melalui pemungutan suara.  e) Penyelenggaran Rapat/Sidang  1) Senat  Universitas  maupun  Fakultas  dapat  menyelenggarakan  rapat‐rapat  khusus sesuai dengan bidang/pokok pembahasan tertentu yang dihadiri oleh  anggota Senat Universitas tertentu pula.  20) Mengukuhkan pemberian  gelar  Doktor  Kehormatan  oleh  Universitas  kepada  seseorang yang memenuhi persyaratan.

Fakultas     Fakultas adalah unit pelaksana akademik meliputi kegiatan Pendidikan.  Dekan  dan pembantu  dekan diangkat dan  diberhentikan  oleh  rektor melalui pertimbangan senat fakultas.  dan  Pembantu  Rektor  Bidang  Kemahasiswaa.   e).diangkat  dan  diberhentikan oleh Menteri  Pendidikan  Nasional  melalui  pertimbangan  Senat  Universitas  dengan  cara  pungutan  suara  dalam  forum  Pleno  Rapat  Senat  Universitas.  dan  melakukan  pembinaan  kepada  mahasiswa. Penelitian dan  Pengabdian Masyarakat.  kebun  percobaan. Rektor  dalam  melaksanakan  tugas  bertanggung  jawab  di  bidang  akademik  kepada  Menteri  Pendidikan Nasional.  Pembantu  Rektor  Bidang  Administrasi  Umum. serta hubungan dengan lingkungannya .  studio. Masa jabatan dekan dan pembantu dekan  adalah 4 tahun.    Unsur  pelaksana  akademik:  jurusan.  pengabdian  kepada  masyarakat.  taman.  Senat Fakultas  c).   Unsur pimpinan: Dekan dan Pembantu Dekan  b). Menteri Lain atau pimpinan Lembaga Pemerintah lain.    Dekan  mempunyai  tugas  mengatur  penyelenggaraan  pendidikan.  a) Pimpinan Fakultas   Dekan adalah  pemimpin  dan  penanggung  jawab uiarna  fakultas.  laboratorium.  dan  bentuk  penunjang  lainnya  yang  diperlukan  fakultas. dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari  dua kali masa jabatan berturut‐turut.  penelitian.    terutama    yang  menyangkut bidang tanggung jawabnya. Masa jabatan Rektor adalah 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali  dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut‐turut.  ternak. badan  swasta dan  masyarakat    untuk    memecahkan    persoalan    yang    timbul.   Unsur pelaksana adminlstrasi: bagian Tata Usaha.  Organisasi fakultas terdiri dari:  a).      9 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .   Rektor  dalam  melaksanakan  tugas  sehari‐hari  dibantu  oleh  Pembantu  Rektor  Bidang  Akademik.  b) Membina   dan   melaksanakan   kerja   sama  dengan  instansi.  tambak.  Bilamana  Rektor  berhalangan  tidak  tetap.  4.  fasiiitas  kesehatan  lain. di bidang administrasi dan keuangan kepada Menteri Pendidikan  Nasional.   Unsur  penunjang:  ruang  baca.  rumah  sakit.  dosen  dan  tenaga  kependidikan  fakultas.  Pembantu  Rektor  Bidang Akademik bertindak sebagai Pelaksana Harian Rektor.  kelompok  dosen  d).  bengkel.   penelitian   dan   pengabdian  kepada  masyarakat.  Tugas  a) Memimpin   penyelenggaraan   pendidikan.

    Senat fakultas mempunyai tugas pokok:  a).  Ketua    10 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  serta bertanggung jawab langsung  kepada  dekan.   c).   Menilai pertanggungjawaban  dan  pelaksanaan  kebijakan  yang  telah  diditetapkan  oleh dekan.  Jurusan  atau  bagian  dipimpin  oleh  seorang  ketua  dan  didampingi  seorang  sekretaris  yang  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  rektor  atas  usul  dekan.   f).   Memberikan    pertimbangan    dan    persetujuan    rencana    anggaran  pendapatan  dan  belanja  fakultas  yang  diajukan  oleh  dekan  h.   Memberikan  pertimbangan  atas  dosen  yang  dicalonkan  memangku  jabatan  fungsional akademik lebih tinggi.   j).   Merumuskan  kebijakan  penilaian  prestasi  akademik.  5.  dan  pendidikan  profesional  (vokasional).  Keanggotaan  senat  fakultas terdiri atas dosen tetap dengan jabatan guru besar.  Tatacara  pengambilan  keputusan  dalam  rapat  senat'  diatur  dalam  tatatertib  rapat  senat.    Tatacara  pertimbangan  senat  fakultas  dalam  hal  pengangkatan  dan  pemberhentian  Dekan.  pembantu  dekan.b) Senat Fakultas  Senat  fakultas  merupakan  badan  normatif  tertinggi  di  fakultas.  senat  fakultas  dapat  membentuk  komisi‐komisi  yang  beranggotakan  anggota  senat.  Senat  fakultas  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor atas usulan Dekan selaku Ketua Senat.  Merumuskan norma.   g). Jurusan atau Bagian  Jurusan  atau  bagian  merupakan  unit  peiaksana  akademik  yang  melaksanakan  pendidikan  akademik  pada  program  sarjana  dan  program  pascasarjana  pendidikan  profesi.   b).   d).    Memberikan  pertimbangan  untuk  dosen  yang  diangkat  sebagai  pembantu  dekan.  Dalam  melaksanakan  tugasnya.ketua jurusan/bagian  dan sekretaris jurusan/bagian. pimpinan fakultas.   etika   dan   tolok ukur penyelenggaraan fakultes.  Keanggotaan  s  Ketua  senat  fakultas  adalah  dekan dan didampingi  oleh‐  seorang  sekretaris  yang  dipilih  dari  para  anggota  senat.  kecakapan  dan  kepribadian  sivitas akademika.  kebijakan  akademik  dan  pengembangan  fakultas.   e).  Memiiih  dan  memberikan  pertimbangan  atas  dosen  yang  diusulkan  mendapat  tugas  tambahan  sebagai  dekan. ketua  jurusan  dan  sepuluh  orang  wakil  dosen.   Merumuskan  baku  mutu  pendidikan.  ketua  dan  sekretaris  jurusan/bagian   serta  pengusulan  kenaikan  jabatan  fungsional  akademik  diatur  dalam  keputusan  senat universitas.   i).    Mengusulkan  pemberian  gelar  doktor  kehormatan  bagi  seseorang  yang  memenuhi  persyaratan      sesuai      dengan      peraturan      atau  ketentuan  yang  berlaku.

  Pimpinan lembaga diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali  untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan.  laboratorium/studio.  serta  bentuk‐bentuk  lain  yang  dianggap  perlu  seperti dimaksud pada ayat (4) diatur melalui Keputusan Rektor. dan menilai pelaksanaan kegiatan tri dharma perguruan tinggi  yang  diselenggarakan  oleh  pusat‐pusat  pengkajian.  program  studi  reguler  dan  ekstensi.    11 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . laboran.  profesi  dan  profesional  (vokasional).  Di  dalam  lembaga  dibentuk  pusat‐pusat  secara  fungsional  sesuai  dengan  kebutuhan.  7. Laboratorium dan Studio  Laboratorium  atau  studio  adalah  wadah  bagi  sivitas  akademika  melakukan  pengembangan ilmu melalui penelitian dan melakukan praktek belajar.  Tatacara  pembentukan  bengkel. Dalam satu laboratorium  dapat dibentuk lebih  dari  satu  keiompok  dosen.  Program  studi  pascasarjana  yang  bersifat  lintas  jurusan  dapat  diselenggarakan  di  bawah  fakultas  yang  memiliki/menggunakan  sumber  daya  terbanyak  dan/atau  berada  di  bawah  tanggung jawab program pascasarjana selaku unit pelaksana khusus. Program Studi  Program studi merupakan penyelenggaraan program‐program pendidikan tinggi yang  diselenggarakan  atas  dasar  suatu  kurikulum.jurusan/bagian mengkoordinasikan semua program siudi terkait untuk menjamin baku  mutu  pendidikan.  sarjana  dan  pascasarjana  serta  profesi.  Program‐program  pendidikan  tinggi  berupa:  program  studi  diploma. Laboratorium  atau studio dipimpin oleh seorang ketua laboratorium/studio yang ditunjuk atas dasar  kompetensi  bidang  ilmunya  serta  kemampuannya  melakukan  pengembangan  ilmu.  penelitian  dan/atau  pusat  pelayanan. Laboratorium beranggotakan  kelompok dosen.  Laboratorium  didukung  oleh  tenaga  penunjang  akademik  yang  terdiri  dari  peneliti.  serta  ikut  serta  mengusahakan  dan  mengendalikan  administrasi  sumber  daya  yang  diperlukan.  Tugas  seorang  ketua  laboratorium  atau  studio  adalah  melakukan  pengelolan  laboratorium atau studio.  Pimpinan  lembaga  bertanggung  jawab  kepada  rektor.  program  studi  akademik. melakukan koordinasi serta memimpin pengembangan ilmu  pada bidang kajian tertentu melalui kegiatan penelitian.  dapat  diselenggarakan  di  fakultas/jurusan  yang  memenuhi  syarat.  serta  bentuk  lain  yang  dianggap  perlu  untuk  menyelenggarakan  pendidikan  oleh  fakultas.  Jurusan  atau  bagian  dalam  melaksanakan  tugasnya  membentuk  bengkel. dan tenaga adrninistrasi.  laboratorium/studio. Lembaga  Lembaga  merupakan  unsur  pelaksana  akademik  di  universitas  yang  melakukan  koordinasi.  8.  6. teknisi. memantau.

  dan  pengabdian  kepada  masyarakat  yang  berada  di  tingkat  Universitas  dan  fakultas.  dapat  diangkat  kembali  dengan  ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut‐turut.  Direktur  program  pascasarjana  diangkat  untuk  masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali  masa  jabatan.  Pusat  Komputer.  umum. dan   c).  dan  dibentuk  atas  instruksi  Direktorat  Jendral  Pendidikan  Tinggi.  PJM  memiliki  tugas  melaksanakan  monitoring  dan  evaluasi  kegiatan  akademik  yang  diselenggarakan  oleh  Universitas.  penelitian.  dan  unsur  atau  bentuk  penunjang  lain  yang  diperlukan  guna  menyelenggarakan  pendidikan di Universitas.Lembaga terdiri atas:  a). Unit Pelaksana  Teknis  dapat  terdiri:  Perpustakaan.  Biro  dipimpin  seorang  kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh Rektor serta bertanggung jawab kepada  Rektor.    Tenaga kependidikan  9.   11.  perencanaan  dan  sistem  informasi.  Direktur  program pascasarjana  melakukan  koordinasi  terhadap  semua  program studi pascasarjana untuk menjamin baku mutu pendidikan.  10.  PJM  diketuai  oleh  seorang  Ketua  dibantu  seorang  sekretaris.  Di  dalam  biro  dibentuk  bagian‐bagian  sesuai  dengan  perkembangan  administrasi.  Unit  Pelaksana  Teknis  (UPT)  dipimpin  oleh  seorang  Kepala  yang  diangkat  dan  diberhentikan  serta  bertanggung  jawab  kepada  Rektor  dengan  masa  jabatan  adalah  4  (empat)  tahun.     12 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .   Pimpinan yang terdiri dari ketua dan sekretaris   b). Unit Pelaksana Teknis   Unit Pelaksana Teknis adalah unsur penunjang dan merupakan perangkat pelengkap di  bidang  pendidikan.  kemahasiswaan.   12.  PJM  merupakan  unit  yang  tidak  tercantum  dalam  statuta  universitas. Biro  Biro adalah unsur pelaksana administrasi universitas yang bertugas menyelenggarakan  pelayanan  teknis  administrasi  yang  terdiri  dari  administrasi  akademik.  keuangan. Direktur Pasca sarjana  Direktur  program  pascasarjana  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  rektor  setelah  mendapat  pertimbangan  senat  universitas.  Pusat  Pembinaan  Agama. Pusat Jaminan Mutu  Pusat Jaminan Mutu (PJM) adalah unit pelaksana penjaminan mutu penyelenggaraan  kegiatan  akademik.   Tenaga ahli.  Direktur  program  pascasarjana  bertanggung  jawab  kepada  rektor.

  pengawasan. Ka. prog Pasca sarjana Fakultas /Program. LMKU Ka.  dengan  demikian  Biro  Administrasi  Umum dan Keuangan akan dipecah menjadi Biro Administrasi Umum dan Biro Administrasi  Keuangan.  Ka. LSIH Ka.  Ka.  PR‐III:  Pembantu  Rektor  Bidang   Kemahasiswaan.  LP3:  Kepala  Lembaga  Pengkajian  dan  Pengembangan  Pendidikan.  sebagai  berikut:  Struktur Organisasi  UB PKBLU Senat  Universitas PR‐I REKTOR PR‐II Pemimpin BLU Ka. BAPSI Dewan  Pengawas PR‐III Institusi Fungsional Ka.  Ka. SPI Ka.  P erubahan Struktur Organisasi UB Setelah Menjadi BLU  Organisasi  UB  BLU dikembangkan dari  organisasi  yang  saat  ini ada.  Ka. BAU Ka.  Penguatan  dalam  akuntabilitas  dan  transparansi  organisasi  menjadi  tujuan  utama  dalam  pembenahan  organisasi.  Ka. Pusat Bahasa Ka.  Perubahan  ini  sudah  dikonsultasikan  dan  disetujui  oleh  Senat  Universitas  dan  dalam  tahap  diajukan  ke  Biro  Hukum  dan  Organisasi  Sekretariat  Jenderal  Departemen  Pendidikan  Nasional.  Perubahan paling  mendasar  dilakukan  untuk  membenahi  aspek  pengelolaan  keuangan. BAAK Ka.  akan  dimintakan  pengesahannya  ke  Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara.PJM:  Kepala  Pusat  Jaminan  Mutu. LPPM Ka. LMKU: Kepala Unit Layanan Mata Kuliah Umum.  monitoring dan evaluasi.  Ka.BAPSI:  Kepala  Biro  Administrasi  Perencanaan  dan  Sistem  Informasi. InBis Lembaga Ka Asrama Ka PPA Ka Penerbitan Ka. LP3 Ka.  Ka. Perpus takaan Ka. Ka. PJM Ka. Struktur Organisasi Badan Layanan Umum UB (BLU‐UB)  Keterangan:  PR‐I:  Pembantu  Rektor  Bidang  Akademik.  UTIK:  Kepala  Unit Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi.  Dalam  rangka  implementasi  Pengelolaan  Keuangan  Badan  Layanan  Umum  (PK‐BLU).  UIBPM:  Kepala Unit Inkubator Bisnis dan Pelayanan Masyarakat.  LPPM:  Kepala  Lembaga  Penelitian  dan  Pengabdian  kepada  Masyarakat.  Ka.PPA: Kepala Pusat Pembinaan Agama.BAAK:  Kepala  Biro  Administrasi  Akademik  dan  Kemahasiswaan. BAK Biro.  Ka.    13 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . Pusat Usaha Komersial Unsur Penunjang Unsur Pelayanan Umum Dekan FH Dekan FE Dekan FIA Dekan FP Dekan FT Dekan FPt Dekan FK Dekan FPIK Dekan FMIPA Dekan FTP Dekan FIS Kaprog Bahasa Dir.  maka  organisasi  UB  perlu  disesuaikan  berdasarkan  Peraturan  Pemerintah  Republik  Indonesia  Nomor  23  Tahun  2005  tentang  Pengelolaan  Keuangan  Badan  Layanan  Umum. Unsur Pelaksana Akademik Telah ada saat ini Ditata sesuai kebutuhan BLU Baru dibentuk pada saat BLU   Gambar 2.BAK:  Kepala  Biro  Administrasi  Keuangan.  LSIH:  Kepala  Laboratorium  Sentral  Ilmu  Hayati.  Dalam  hal  ini  akan  dilakukan  penguatan  pada  posisi  pejabat  keuangan. Sedangkan bagian lain hanya akan berubah secara minor atau tidak  dilakukan  perubahan  sama  sekali.BAU:  Kepala  Biro  Administrasi  Umum.  PR‐II:  Pembantu  Rektor  Bidang  Administrasi  Umum. UTIK Ka.  Untuk  selanjutnya.B.  Ka.SPI:  Kepala  Satuan  Pengendali  Internal.  Ka. Unsur Pelaksana Administrasi Ka.

g. ada pula  perbaikan minor untuk tujuan peningkatan efektivitas kinerja. Dewan Pengawas   Unsur Pimpinan (Rektor dan Pembantu Rektor)  Senat Universitas  Unsur Pelaksana Akademik  1) Fakultas  2) Pascasarjana  3) Lembaga  Unsur Pelaksana Administrasi  1) Biro Administrasi Keuangan  2) Biro Administrasi Umum  3) Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan  4) Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi  Unsur Penunjang  1) Perpustakaan  2) Laboratorium Sentral Ilmu Hayati  3) Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi  4) Unit Inkubator Bisnis   5) Unit Layanan Mata Kuliah Umum  6) Pusat Bahasa  7) Pusat Usaha Komersial  Institusi Fungsional  1) Pusat Jaminan Mutu  2) Satuan Pengendali Internal  Unsur‐unsur lain  1) Unit Pembinaan Agama  2) Unit Penerbitan  3) Asrama  4) Unit‐unit lain yang diperlukan  e. Selain unit‐unit baru  tersebut yang merupakan perubahan mendasar dibandingkan organisasi UB lama.  Di  harapkan  organisasi  UB‐BLU  nantinya mampu secara cermat melakukan Rancangan Bisnis Anggaran.Unit‐unit  yang  secara  khusus  dibuat untuk  mengawasi  jalannya organisasi  atas  nama  stake  holder  adalah Dewan  Pengawas. f. h.  Unit‐unit  tersebut  diharapkan  dapat  membantu  penguatan  akuntabilitas  dan  transparansi untuk membangun kesehatan organisasi dan perbaikan layanan.   Organisasi  UB  yang  baru  seperti  yang  digambarkan  di  atas  memperlihatkan  bahwa  pejabat dalam organisasi Universitas terdiri atas enam penggolongan jabatan yaitu:  a. Pembenahan  di bidang pengelolaan keuangan dirancang dengan memperkuat Biro Administrasi Keuangan  sebagai  penanggung  jawab  utama  pengelolaan  keuangan. b.  Satuan  Pengendali  Internal  (SPI)  dan  Pusat  Jaminan  Mutu  (PJM)  adalah  unit  di  bawah  pimpinan  untuk  membantu  melakukan  monitoring  dan  evaluasi. c.   14 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . d.

  Mengikuti  perkembangan  kegiatan  Universitas.  3) Dewan  Pengawas  melaporkan  pelaksanaan  tugasnya  kepada  Menteri  Pendidikan  Nasional  dan  Menteri  Keuangan  secara  berkala  paling  sedikit  1  (satu) kali dalam satu semester dan sewaktu‐waktu apabila diperlukan.  memberikan  pendapat  dan  saran  kepada  Menteri  Pendidikan  Nasional  dan  Menteri  Keuangan  mengenai  setiap  masalah  yang  dianggap  penting  bagi  pengurusan  Universitas.  Melaporkan kepada Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Keuangan  apabila terjadi gejala menurunnya kinerja Universitas.05/2007. dan  Memberikan  nasihat  kepada  Rektor  dalam  melaksanakan  pengurusan  Universitas.  Rencana  Strategis  Universitas. atau tanggapan atas laporan keuangan.    a) Tugas dan Kewajiban  1) Dewan  Pengawas  bertugas  melakukan  pengawasan  terhadap  pengurusan  Universitas yang dilakukan oleh Rektor mengenai pelaksanaan Rencana Bisnis  dan  Anggaran  Universitas. saran.  Pembentukan  Dewan  Pengawas  dilakukan  karena  UB  telah  memenuhi  ketentuan  minimum  realisasi  nilai  omzet  tahunan dan nilai aset menurut neraca (lihat buku RSB). Pejabat Keuangan.  Senat  dan Pejabat Pengelola Universitas sangat perlu.   Pembentukan  Tata  cara.  tugas  dan  fungsi  serta  pembentukan  Dewan  Pengawas  ditetapkan  dalam  Statuta  Universitas  dengan  mengacu  pada  ketentuan  Peranturan  Menteri  Keuangan  nomor:  109/PMK.   Memberikan masukan. Pejabat Teknis dan Pejabat  Fungsional.C.  2) Dewan Pengawas berkewajiban:  Memberikan  pendapat  dan  saran  kepada  Menteri  Pendidikan  Nasional  dan  Menteri  Keuangan  mengenai  Rencana  Bisnis  dan  Anggaran  yang  diusulkan oleh Rektor.          15 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . Dewan Pengawas  Dewan  Pengawas  adalah  Satuan  Fungsional  yang  bertugas  melakukan  pengawasan  terhadap pengurusan BLU.  1. Demikian pula pemisahan fungsi dan tugas  pokok pengelola yang terdiri atas Pemimpin.  sesuai  dengan  ketentuan peraturan perundang‐undangan yang berlaku.  Tugas Pokok dan Wewenang dalam Organisasi BLU  Pemisahan  fungsi  dan  tugas  pokok  yang  tegas  antara  unsur  Dewan  Pengawas.

  setelah  masa  jabatan  anggota  Dewan  Pengawas berakhir.  4) Dewan  Pengawas  dipimpin  oleh  seorang  Ketua  dan  dibantu  oleh  seorang  Sekretaris yang dipilih dari para anggotanya.  dan  tenaga  ahli  yang sesuai dengan kegiatan Universitas.b) Keanggotaan  1) Anggota  Dewan  Pengawas  diusulkan  oleh  Senat  Universitas  dan  ditetapkan  dengan keputusan Menteri Pendidikan Nasional dengan Persetujuan Menteri  Keuangan.  Tidak melaksanakan tugas dengan baik.  Melakukan tindak pidana.  2) Anggota  Dewan  Pengawas  Universitas  terdiri  dari  unsur‐unsur  pejabat  dari  Departemeni  Pendidikan  Nasional  dan  Departemen  Keuangan.    16 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  3) Pemberhentian  anggota  Dewan  Pengawas  sebelum  habis  masa  jabatannya  dilakukan apabila anggota Dewan Pengawas terbukti:  4) Anggota  Dewan  Pengawas  dapat  diberhentikan  dari  jabatannya  karena  hal‐ hal sebagai berikut:  Berhenti atas permintaan sendiri.  dan  sebanyak‐ banyaknya dua kali masa jabatan.  2) Anggota  Dewan  Pengawas  dapat  diberhentikan  sebelum  habis  masa  jabatannya  oleh  Menteri  Pendidikan  Nasional  atas  persetujuan  Menteri  Keuangan.  3) Keanggotaan  Dewan  Pengawas  diusulkan  oleh  Senat  Universitas  dan  ditetapkan  oleh  Menteri  Pendidikan  Nasional  setelah  memperoleh  persetujuan Menteri Keuangan  4) Masa  jabatan  anggota  Dewan  Pengawas  ditetapkan  selama  5  (lima)  tahun  dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan berikutnya.  d) Pemberhentian  1) Anggota  Dewan  Pengawas  diberhentikan  oleh  Menteri  Pendidikan  Nasional  sesuai  dengan  kewenangannya.  Tidak dapat melaksanakan tugas secara terus‐menerus.  serta  tenaga  ahli yang sesuai dengan kegiatan Universitas.  2) Anggota Dewan Pengawas sebanyak 5 (lima) orang terdiri atas unsur pejabat  Departemen  Pendidikan  Nasional.  Departemen  Keuangan.  c) Pembentukan/Pengangkatan  1) Dewan  Pengawas  Universitas  dibentuk  dengan  keputusan  Menteri  Pendidikan Nasional atas persetujuan Menteri Keuangan.  5) Pengangkatan anggota Dewan Pengawas tidak bersamaan waktunya dengan  pengangkatan Pejabat Pengelola Universitas.  3) Masa  jabatan  anggota  Dewan  Pengawas  ditetapkan  selama  5  (lima)  tahun  dan  dapat  diangkat  kembali  untuk  masa  jabatan  berikutnya.

  Masa  jabatan  Rektor  dan  Pembantu  Rektor  adalah  4  (empat)  tahun  dan  dapat  diangkat  kembali  dengan  ketentuan  tidak  boleh lebih  dari  2  (dua)  kali  masa  jabatan  berturut‐turut.  Dalam melaksanakan tugasnya Rektor  dibantu oleh beberapa Pembantu Rektor. dan dimuat dalam RBA Universitas.Tidak melaksanakan ketentuan perundang‐undangan. dan tenaga penunjang akademik.  e) Penggantian  1) Apabila  terdapat  anggota  Dewan  Pengawas  yang  diberhentikan.  mahasiswa.  Terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan Universitas. Unsur Pimpinan  Rektor adalah pemimpin dan penanggung jawab utama Universitas. dan orang yang tidak pernah dipidana penjara.        17 .  Rektor dalam melaksanakan tugasnya berpedoman pada ketentuan yang berlaku.  g) Pembiayaan  Segala biaya  yang diperlukan  dalam  rangka  pelaksanaan  tugas  Dewan  Pengawas  dibebankan pada anggaran Universitas.  tenaga  administrasi.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Rektor  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Presiden  berdasarkan  pertimbangan  Senat  Universitas.  pengabdian  kepada  masyarakat.  penelitian.   2.  dan  melakukan  pembinaan  terhadap  dosen.  f) Standar Kompetensi Anggota Dewan Pengawas  1) Memiliki dedikasi dan memahami masalah‐masalah yang berkaitan dengan  kegiatan Universitas.  2) Masa  jabatan  anggota  Dewan  Pengawas  pengganti  ditetapkan  selama  sisa  masa jabatan anggota Dewan Pengawas yang diganti.  dapat  dilakukan  penggantian  anggota  Dewan  Pengawas  dengan  tetap  memenuhi  ketentuan. serta dapat menyediakan waktu yang cukup untuk  melaksanakan tugasnya.  2) Mampu melaksanakan perbuatan hukum dan tidak pernah dinyatakan pailit  atau tidak pernah menjadi anggota Direksi atau Komisaris atau Dewan  Pengawas yang dinyatakan bersalah sehingga menyebabkan suatu badan  usaha pailit.  Rektor  berfungsi  mengatur  penyelenggaraan  pendidikan.  Pembantu  Rektor  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  atas  pertimbangan  Senat  Universitas.

  3) Melakukan  pembinaan  terhadap  Dosen.  Tenaga Administrasi.  11) Mengusulkan  calon  pejabat  keuangan  dan  pejabat  teknis  sesuai  dengan  ketentuan yang berlaku. dan Mahasiswa  4) Melakukan kerja sama dengan pihak lain.  13) Melakukan  perjanjian  hutang‐piutang  dalam  jumlah  tertentu  atas  nama  Universitas  14) Mewakili Universitas di dalam dan di luar pengadilan untuk kepentingan dan  tujuan Universitas.  e) Berpendidikan Doktor/Strata Tiga (S‐3).  8) Menyelenggarakan pencatatan dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan  standar akuntansi keuangan yang diterima umum.  f) Menduduki jabatan fungsional serendah‐rendahnya Lektor Kepala.  Tenaga  Penunjang  Akademik.  penelitian.  5) Menyusun  Rencana  Strategis  yang  hendak  dicapai  dalam  waktu  5  (lima)  tahun.  9) Menyiapkan Rencana Strategis Bisnis BLU  10) Menyiapkan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) tahunan Universitas.  seperti  Pembantu  Rektor/Dekan/  Kepala Pusat/Pembantu Dekan/Ketua Jurusan atau Jabatan Struktural yang  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   18 . kecuali apabila:  • Terjadi perkara di depan pengadilan antara Universitas dengan Pimpinan  bersangkutan.  • Pimpinan  yang  bersangkutan  mempunyai  kepentingan  yang  bertentangan dengan kepentingan Universitas.  g) Pernah  memangku  jabatan  tambahan.  pengabdian  kepada masyarakat.  7) Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan kepada Menteri Pendidikan  Nasional dan Menteri Keuangan.  d) Memiliki track record dan kepribadian yang baik.a) Tugas  1) Mengkoordinasikan  penyelenggaraan  pendidikan.  12) Menyampaikan pertanggungjawaban kinerja operasional dan keuangan BLU.  6) Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Universitas.  2) Mengelola  seluruh  kekayaan  Universitas  dan  memanfaatkannya  secara  optimal untuk kepentingan Universitas.  b) Berusia  maksimal  60  tahun  pada  saat  yang  bersangkutan  diusulkan  menjadi Rektor.  b) Standar Kompetensi  1) Rektor  a) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  c) Sehat  jasmani  dan  rohani  yang  dibuktikan  dengan  surat  keterangan  dari  dokter.

  • Pelaksanaan efektivitas.  c) Sehat  jasmani  dan  rohani  yang  dibuktikan  dengan  surat  keterangan  dari  dokter pemerintah.  • Peningkatan kualitas dosen dan staf.  2) Rektor dan para Pembantu Rektor tidak boleh merangkap jabatan.  2) Pembantu Rektor  a) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  • Peningkatan kreativitas.  seperti  Dekan/Kepala  Pusat/Pembantu Dekan/Ketua Jurusan atau jabatan struktural yang setara  dengan jabatan tersebut. islami.  baik  di  dalam  maupun  luar  Universitas. dan ilmiah. baik langsung ataupun tidak langsung. dan kewenangan di Universitas.  j) Memiliki  visi. dan akuntabilitas program.  i) Pimpinan harus cakap melaksanakan perbuatan hukum.  • Penciptaan suasana lingkungan kampus yang asri. dan/atau    19 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  dan  program  yang  jelas  dan  dapat  diterapkan. baik di dalam maupun luar Universitas.  menawarkan.  h) Bersedia dicalonkan menjadi Rektor secara tertulis. prestasi. efisiensi.  diantaranya meliputi:  • Peningkatan  mutu  lulusan  Universitas  selama  periode  kepemimpinannya ke depan. yang:  • diyakini  atau  diinterpretasikan  oleh  pihak  lain  memiliki  keterkaitan  fungsi. dan akhlak mulia mahasiswa. tanggung jawab.  baik  menurut  garis lurus maupun garis ke samping atau hubungan semenda (menantu atau  ipar).  g) Menyatakan  bersedia  dan  dapat  bekerjasama  dangan  Rektor  secara  tertulis.  3) Rektor  dan  para  Pembantu  Rektor  dilarang  melakukan  transaksi  yang  mempunyai  benturan  kepentingan  dan  mengambil  keuntungan  pribadi  dari  kegiatan  Universitas  yang  dikelolanya  selain  gaji  dan  fasilitas  sebagai  Pimpinan Universitas berdasarkan ketentuan yang berlaku.  misi.  atau  memberikan  sesuatu  yang  berharga  dari/kepada  pihak  ketiga.setara  dengan  jabatan‐jabatan  tersebut.  e) Menduduki jabatan fungsional serendah‐rendahnya Lektor Kepala.  d) Berpendidikan serendah‐rendahnya Doktor/Strata (S‐3).  b) Berusia maksimal 61 tahun pada saat yang bersangkutan dilantik menjadi  Pembantu Rektor.  f) Pernah  memangku  jabatan  tambahan.  4) Rektor  dan  para  Pembantu  Rektor  beserta  keluarganya  dilarang  menerima.  c) Kriteria Benturan Kepentingan (Conflict of Interest)  1) Antara Rektor dan para Pembantu Rektor serta antar Pembantu Rektor tidak  boleh  ada  hubungan  keluarga  sedarah  sampai  derajat  ketiga.

  mengkoordinasikan.  6.  3.    20 .  Staf  Ahli  PR  I  Bidang  Data. Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia. Inventarisasi  dan  menganalisis  data  bidang‐bidang  kerjasama  yang  telah.  d) Staf Ahli Pimpinan  Kebijakan  pembentukan.  memantau  dan  mengevaluasi kegiatan‐kegiatan:  1. Perencanaan strategis dan operasional di tingkat universitas. Evaluasi system penerimaan mahasiswa baru.  ataupun  pengambilan  keputusan  di  Universitas  yang  bertentangan  dengan  peraturan  perundang‐undangan dan nilai‐nilai etika.  Bidang  Kesejahteraan  dan  Soft  Skill.• mengarahkan  suatu  tindakan  pemihakan  secara  tidak  wajar  kepada  pihak‐pihak  tertentu.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Staf  Ahli  PR  I  Bidang  Kerjasama  mempunyai  tugas  membantu  PR  I  dalam  melaksanakan.  Bidang  Penalaran.  Bidang  Pemberdayaan  Aset  dan  Ventura. Inventarisasi  kegiatan  pendidikan.  3.  Bidang  Penempatan  Tenaga Kerja Alumni). Perencanaan.  memantau  dan  mengevaluasi  kegiatan‐ kegiatan:  1.  4.  Perencanaan  dan  Pengembangan  mempunyai  tugas  membantu  PR  I  dalam  melaksanakan.  Staf  Pembantu  Rektor  I  (Bidang  Akademik.  Staf  Ahli  PR  I  Bidang  Akademik  mempunyai  tugas  membantu  PR  I  dalam  melaksanakan.  Bidang  Kerjasama.  penelitian  dan  pengabdian  kepada  masyarakat.  Bidang  Satuan Pengendalian Internal).  menkoordinasikan.  Staf  ahli  adalah  Staf  Rektor.  memantau  dan  mengevaluasi  kegiatan‐ kegiatan:  1. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan proses belajar mengajar setiap semester.  2. penelitian  dan pengabdian kepada masyarakat. Bidang  Logistik  dan  Pembangunan.  Staf  Ahli  ini  didasarkan  pada  kenyataan  bahwa  mayoritas  tenaga  kependidikan  yang  ada  saat  ini  dinilai  belum  memiliki  kompetensi sesuai yang dituntut dalam sistem manajemen baru. Pengandalian  standarisasi  dan  atau  baku  mutu  pendidikan  akademik  dan  professional.  perlakuan  istimewa. Kerjasama  dengan  instansi  serta  lembaga  swadaya  masyarakat  di  dalam  dan  atau di luar negeri.  5. pelaksanaan. Staf Pembantu Rektor III (Bidang Minat dan Bakat.  Staf  Pembantu  Rektor  II  (Bidang Keuangan/akuntan. pengembangan dan evaluasi pendidikan.  2. Penyelenggaraan hubungan masyarakat.  mengkoordinasikan. Penelaahan pembukaan program studi baru di berbagai strata.  sedang dan akan dilaksanakan.  Bidang  Perencanaan  dan  Pengembangan).

Pengelolaan anggaran Universitas.  2.  3.  mengkoordinasikan. Pengkoordinasian  penyusunan  Daftar  Usulan  Kegiatan  (DUK). Pengurusan ketatausahaan.    21 . Bersama‐sama PR I dan PR III serta pimpinan Fakultas merencanakan anggaran  universitas.  mengkoordinasikan.  3. Pengurusan kerumahtanggaan dan pemeliharaan ketertiban.  Staf  Ahli  PR  II  Bidang  Keuangan  mempunyai  tugas  membantu  PR  II  dalam  melaksanakan.  mengkoordinasikan.  Daftar  Isian  Proyek(DIP) serta Daftar Isian Kegiatan (DIK) setiap unit kerja.  3.  memantau  dan  mengevaluasi kegiatan‐kegiatan:  1.  4.  mengkoordinasikan.  Kepegawaian dan Kerumahtanggaan serta publikasinya. Pembinaan  kemahasiswaan  berkaitan  dengan  peningkatan  iklim  pendidikan  yang kondusif dalam kampus.  memantau  dan  mengevaluasi  kegiatan‐ kegiatan:  1.  2.  4. Monitoring dan evaluasi system kinerja pegawai.  Staf  Ahli  PR  II  Bidang  Pengembangan  sumberdaya  Manusia  mempunyai  tugas  membantu  PR  II  dalam  melaksanakan. Kenaikan Pangkat Dosen dan Tenaga Kependidikan serta promosi jabatan.2.  2.  Sistem  Pendataan  Akademik.  Staf Ahli PR III Bidang Penalaran Mahasiswa mempunyai tugas membantu PR III  dalam melaksanakan.  2.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Staf  Ahli  PR  III  Bidang  Pengembangan  Soft  Skill  Mahasiswa  mempunyai  tugas  membantu  PR  III  dalam  melaksanakan. Pengelolaan data yang menyangkut bidang administrasi umum. Pengembangan daya penalaran mahasiswa yang sudah diprogramkan. Pembinaan kepegawaian dan kesejahteraan. Pengembangan kualitas pegawai (dosen dan staf administrasi).  3.  Keuangan.  3.  memantau  dan  mengevaluasi  kegiatan‐kegiatan  Pembinaan  mahasiswa  oleh  Himpunan  Mahasiswa  dan  alumni  terutama  berkaitan  dengan  peningkatan  kemampuan  mahasiswa mempersiapkan diri untuk berwirausaha dan bersaing di bursa kerja. Pengkoordinasian  hasil  Laporan  Kinerja  Instansi  Pemerintah  (LAKIP)  di  lingkungan unit kerja. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program Universitas. Sistem  Informasi  Manajemen. mengkoordinasikan.  Staf  Ahli  PR  II  Bidang  Ventura  dan  Pengelolaan  Aset  mempunyai  tugas  membantu  PR  II  dalam  melaksanakan. Pelaksanaan kegiatan ilmiah mahasiswa.  4. memantau dan mengevaluasi kegiatan‐ kegiatan:  1.  memantau  dan  mengevaluasi  kegiatan‐kegiatan:   1. Pengelolaan aset universitas.

  Pembantu  Rektor.  Rektor. Olahraga dan kegiatan seni.  didampingi  oleh  seorang  Sekretaris  yang  dipilih  diantara  para  anggota Senat.4.  b) Tugas Senat   1) Mengusulkan  perubahan  Statuta  Universitas  kepada  Menteri  Pendidikan  Nasional.  megkoordinasikan. Kesejahteraan  mahasiswa  serta  usaha  bimbingan  dan  penyuluhan  bagi  mahasiswa.  Dekan. Peningkatan  kerjasama  dengan  semua  pihak  dalam  setiap  usaha  kemahasiswaan.  Dekan.  Anggota  Senat  Universitas  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  sebagai  Ketua  Senat sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.  Staf  Ahli  PR  III  Bidang  Minat  dan  Kesejahteraan  Mahasiswa  mempunyai  tugas  membantu  PR  III  dalam  melaksanakan. Senat Universitas   Senat  merupakan  badan  normatif  dan  perwakilan  di  Universitas  yang  menjalankan  fungsi  membangun  dan  menjaga  penegakan  nilai‐nilai  dan  etika  akademik.  pimpinan  Universitas.  3.  Ketua  Senat  adalah  Rektor  dan  didampingi  oleh  seorang  Sekretaris  yang  dipilih  di  antara anggota Senat Universitas.  Dekan. Pembinaan Unitas yang berkaitan dengan bidang minat dan bakat. Ketua Jurusan. Senat Fakultas terdiri dari Guru Besar.  Sekretaris  atau  Pembantu  Dekan  Fakultas. Peningkatan  kerjasama  dengan  semua  pihak  dalam  setiap  usaha  kemahasiswaan.  memantau  dan  mengevalusi kegiatan‐kegiatan:  1.  3) Tata cara pemilihan serta persyaratan Perwakilan unsur Guru Besar dan wakil  dosen non guru besar ditetapkan dengan surat Keputusan Senat Universitas  4) Pemililihan  wakil  dosen  dilakukan  dengan  pemilihan  langsung  oleh  seluruh  dosen biasa pada fakultas atau jurusan yang bersangkutan.  4.  Ketua  Jurusan  dan  Wakil  Dosen   2) Senat  baik  di  tingkat  Universitas  maupun  Fakultas  diketuai  oleh  salah  satu  anggota.  a) Organisasi Senat   1) Senat  Universitas  terdiri  atas  wakil  Guru  Besar.  2.  Senat  Universitas merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi di Universitas.    22 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Keanggotaan  Senat  Universitas  terdiri  dari  para  Dosen  biasa  bergelar  guru  besar.  3.  dan  2  (dua)  orang  Dosen  tetap  dari  masing‐masing  Fakultas. dan wakil dosen.

  termasuk  akreditasi  internal  Universitas  dalam hal pembukaan dan/atau penutupan jurusan/program studi yang telah  ditetapkan  oleh  Senat  Universitas. Direktur.  kecakapan.  Memberikan  pertimbangan  dan  persetujuan  atas  program  kerja  selama  periode  jabatan  dan  program  kerja  tahunan  Universitas  yang  diajukan  oleh  Rektor atau Dekan.  Menegakkan norma yang berlaku bagi sivitas akademika.  Memberikan pertimbangan untuk Dosen yang diusulkan menjadi guru besar.  Senat  fakultas  memberikan  pertimbangan  atas  calon Dekan untuk diajukan kepada Rektor untuk diangkat menjadi Dekan  Senat  Universitas  memberikan  pertimbangan  atas  para  calon  Pembantu  Rektor atau Pembantu/sekretaris Dekan untuk Senat fakultas. dan tolok ukur penyelenggaraan Universitas.  Senat Universitas memberikan pertimbangan atas calon Rektor yang diajukan  kepada  Menteri  Pendidikan Nasional  untuk  diangkat  oleh  Presiden  Republik  Indonesia  menjadi  Rektor.   Merumuskan norma.  Senat  Universitas  memberikan  persetujuan  mengenai  pendirian  lembaga‐ lembaga  nonstruktural  serta  memberikan  pertimbangan  atas  pengangkatan  pejabat lembaga non‐struktural yang dilakukan oleh Rektor.  . etika.dan  kepribadian sivitas akademika.   Memberikan  pertimbangan  dan  persetujuan  rencana  anggaran  pendapatan  dan belanja Universitas yang diajukan oleh Rektor.  serta  penambahan  dan/atau  penutupan  laboratorium/studio pada setiap jurusan.  Memberikan pertimbangan teknis terhadap pelaksanaan kebijakan akademik  dan  pengembangan  Universitas.  Memilih  dan  memberikan  pertimbangan atas  Dosen  yang diusulkan  menjadi  Rektor  Memberikan  pertimbangan  untuk  Dosen  yang  diusulkan  menjadi  Pembantu  Rektor.  Mengukuhkan  pemberian  gelar  doktor  kehormatan  dan  guru  besar  bagi  seseorang yang memenuhi persyaratan.  Merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik.   Menilai  pertanggungjawaban  dan  pelaksanaan  kebijakan  yang  telah  dijalankan oleh Rektor. yang kemudian  diajukan kepada Rektor untuk diangkat menjadi Pembantu Rektor.  Merumuskan  kebijakan  penilaian  prestasi  akademik.2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) 12) 13) 14) 15) 17) 18) 19)   23 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 16) Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan Universitas.  Mengusulkan  kepada  Rektor  mengenai  program  perkembangan  dalam  jabatan  dan  kriteria  untuk  promosi  serta  menetapkan  prioritas  pembinaan  tenaga kependidikan dengan memperhatikan pengembangan kelembagaan.  Senat  Universitas  menetapkan  penjabaran  pelaksanaan  prinsip  manajemen  berbasis kinerja dan tata kelola Universitas yang baik. atau Ketua Lembaga.

  25) Membentuk  komisi‐komisi  yang  beranggotakan  anggota  Senat  dan  apabila  dianggap perlu dapat ditambah dengan anggota lain.    24 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  f) Pembiayaan  Segala  biaya  yang diperlukan  dalam  rangka pelaksanaan  tugas  Senat  dibebankan  pada anggaran Universitas.  22) Menetapkan  kode  etik  Universitas  dan  kepengurusan  Dewan  Kehormatan  Kode Etik. Unsur Pelaksana Akademi k  a) Fakultas  Organisasi Fakultas terdiri atas.  e) Penyelenggaran Rapat/Sidang  1) Senat  Universitas  maupun  Fakultas  dapat  menyelenggarakan  rapat‐rapat  khusus sesuai dengan bidang/pokok pembahasan tertentu yang dihadiri oleh  anggota Senat Universitas tertentu pula.  3) Senat bersidang sekurang‐kurangnya 2 (dua) kali dalam satu tahun.  26) Menetapkan  lebih  lanjut  tugas‐tugas  dan  kewenangan  lainnya  dari  Senat  sepanjang tidak bertentangan dengan jiwa dan semangat Statuta Universitas.  2) Pengambilan  keputusan  dalam  rapat  Senat  dilakukan  dengan  musyawarah  untuk mencapai mufakat atau melalui pemungutan suara.   4.  23) Menetapkan  ketentuan  mengenai  prosedur  Pengendalian  dan  sanksi  bagi  mahasiswa.  dosen.20) Menetapkan ketentuan mengenai laporan dan akuntabilitas pejabat/pegawai  yang  berada  di  bawah  pejabat  yang  bertanggung  jawab  secara  langsung  kepada Rektor.  c) Tanggung Jawab Senat   Senat  baik  di  tingkat  Universitas  maupun  Fakultas  mempunyai  tanggung  jawab  menjaga nilai‐nilai dan etika akademik serta menetapkan standar mutu akademik   d) Masa Tugas anggota Senat  Masa  tugas  anggota  Senat dari  unsur  wakil  guru besar  dan  wakil dosen adalah  4  (empat) tahun.  kebebasan  akademik.  atau  pegawai  yang  diduga  melanggar  ketentuan  dalam  kode etik.  1) Pimpinan Fakultas: Dekan dan Pembantu Dekan.  21) Merumuskan  peraturan  pelaksanaan  integritas  akademik.  2) Senat Fakultas.  24) Menjabarkan  Statuta  Universitas  ke  dalam  rincian  tugas  unit  dan  uraian  jabatan di semua jenjang struktur organisasi Universitas. dan dimuat dalam RBA Universitas. dan otonomi keilmuan pada Universitas.

  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat.  tambak.  fasilitas  kesehatan  lain.  dan  bentuk  penunjang  lainnya  yang  diperlukan  Fakultas.  Untuk  ini  di  dalam  Fakultas  ada  Gugus  Jaminan  Mutu.  Pimpinan Fakultas Senat  Fakultas DEKAN Pembantu Dekan/Sekretaris  Fakultas GJM GJM Organisasi Fakultas  pelaksana akademik Ketua Program Studi Ketua Jurusan Ketua Jurusan Ketua Jurusan UJM Ketua Jurusan Ketua Program Studi Ketua Laboratorium   Gambar 7.  Fakultas adalah pelaksana kegiatan akademik yang meliputi kegiatan pendidikan. penyelenggaraan kegiatan akademik dapat dilakukan  oleh jurusan.  kebun  percobaan. Dalam  satu Fakultas atau satu Jurusan.  kegiatan  pengabdian  masyarakat  serta  tempat  praktek  mahasiswa.  Sebagai  pelaksana kegiatan.  Unsur Pelaksana Administrasi: bagian tata usaha. bengkel. studio.  Dalam  hal  keluasan  bidang  ilmu.  kelompok dosen.3) 4) Unsur Pelaksana akademik antara lain jurusan.  rumah  sakit. Fakultas atau jurusan merupakan penjamin terselenggaranya  kegiatan  sesuai  dengan  standar  kerja  yang  telah  ditetapkan  oleh  universitas. dapat menyelenggarakan lebih dari satu Program  Studi (Lihat gambar 6 ).  dan  di  Jurusan  ada  Unit    25 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Ketua Jurusan Ketua Laboratorium .  Struktur Organisasi Fakultas    Untuk  menjalankan  fungsi  akademiknya. Dalam satu Fakultas dapat terdiri dari lebih dari satu Jurusan.  Fakultas  atau  Jurusan  memiliki  laboratorium  atau  studio  yang  merupakan  wadah  untuk  mengembangkan  ilmu. dalam suatu Fakultas.   Unsur  penunjang:  ruang  baca.  Fakultas  menyelenggarakan  kegiatan  akademik  dalam  suatu  lingkup  bidang  ilmu  tertentu. laboratorium.  ternak.  taman.

  4) Ketua  Senat  Fakultas  adalah  Dekan  dan  didampingi  oleh  seorang  Sekretaris  yang dipilih dari para anggota Senat Fakultas.  Dekan  dibantu  oleh  beberapa  orang  Pembantu Dekan.  6) Masa jabatan Dekan dan Pembantu Dekan adalah 4 (empat) tahun.  2) Keanggotaan  Senat  Fakultas  terdiri  atas  dosen  biasa  dengan  jabatan  guru  besar.  3) Keanggotaan  Senat  Fakultas  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  atas  usulan Dekan selaku Ketua Senat. dan dapat  diangkat  kembali  dengan  ketentuan  tidak  boleh  lebih  dari  dua  kali  masa  jabatan berturut‐turut.  6) Tata cara pengambilan keputusan dalam Rapat Senat diatur dalam tata tertib  Rapat Senat Fakultas.   Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Pimpinan Fakultas  1) Dekan adalah pemimpin dan penanggung jawab utama Fakultas.  7) Senat Fakultas mempunyai tugas pokok:  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   26 .  Ketua  Jurusan  dan  Sekretaris  Jurusan  adalah  Pimpinan  Jurusan.  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat).  5) Dalam  melaksanakan  tugasnya. Ketua Jurusan dan 10 (sepuluh) orang wakil Dosen.  2) Dekan  mempunyai  tugas  mengatur  penyelenggaraan pendidikan.  Senat  Fakultas  dapat  membentuk  komisi‐ komisi yang beranggotakan anggota Senat Fakultas.  4) Dalam  melaksanakan  tugasnya.  Baik  Pimpinan  fakultas  maupun  Pimpinan  Jurusan  dalam  menjalankan  kegiatan  wajib  memperhatikan  pendapat  Senat  Fakultas  yang  merupakan  lembaga  normatif  di  tingkat  Fakultas.  pengabdian  kepada  masyarakat.  3) Dekan  dalam  melaksanakan  tugasnya  berpedoman  pada  peraturan  atau  ketentuan yang berlaku.Jaminan  Mutu  yang  masing‐masing  bekerja  atas  nama  Dekan dan  Ketua Jurusan  untuk  melakukan  monitoring  dan  evaluasi  terhadap  pelaksanaan  kegiatan  akademik. dosen dan tenaga administrasi Fakultas. pimpinan Fakultas.  Dalam  satu  Fakultas  terdapat  satu  atau  lebih  Pembantu  Dekan  atau hanya seorang Sekretaris Fakultas tergantung dari kebutuhan.  dan  melakukan  pembinaan  kepada  mahasiswa.  5) Dekan dan Pembantu Dekan diangkat dan diberhentikan oleh Rektor melalui  pertimbangan Senat Fakultas.  Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Senat Fakultas  1) Senat Fakultas merupakan badan normatif tertinggi di Fakultas.  Laboratorium  dipimpin  oleh  seorang  tenaga  akademik  yang  memiliki  kompetensi  paling  tinggi  di  dalam  komunitas  akademik di laboratorium tersekait.   Laboratorium  adalah  wadah  bagi  sekelompok  akademisi  dalam  satu  atau  lebih  disiplin  ilmu  tertentu  untuk  menjalankan  kegiatan  akademik  (pendidikan.  penelitian.

  4) Jurusan  atau  Bagian  dalam  melaksanakan  tugasnya  membentuk  bengkel. kebijakan akademik dan  pengembangan Fakultas. Ketua dan Sekretaris  Jurusan/Bagian serta pengusulan kenaikan jabatan fungsional akademik  diatur dalam Peraturan Senat Universitas.  Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Program Studi:    27 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .   Merumuskan norma.  serta bertanggung jawab langsung kepada Dekan.   Tata cara pertimbangan Senat Fakultas dalam hal pengangkatan dan  pemberhentian Dekan. kecakapan dan  kepribadian sivitas akademika.   Memberikan pertimbangan atas dosen yang dicalonkan memangku  jabatan fungsional akademik lebih tinggi.  serta  bentuk  lain  yang  dianggap  perlu  untuk  menyelenggarakan  pendidikan  oleh  Fakultas. Ketua Jurusan/Bagian dan Sekretaris Jurusan/Bagian.  profesi  dan  vokasional.  5) Tata cara pembentukan bengkel.   Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik.  2) Jurusan  atau  Bagian  dipimpin  oleh  seorang  Ketua  dan  didampingi  seorang  Sekretaris  yang  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  atas  usul  Dekan. serta bentuk‐bentuk lain yang dianggap perlu seperti dimaksud  pada Ayat (4) dalam pasal ini diatur melalui keputusan Rektor.  program  studi  akademik. Pembantu Dekan.  laboratorium/studio.  Memilih dan memberikan pertimbangan atas Dosen yang diusulkan  mendapat tugas tambahan sebagai Dekan.  Memberikan pertimbangan dan persetujuan rencana anggaran  pendapatan dan belanja Fakultas yang diajukan oleh Dekan.   Menilai pertanggungjawaban dan pelaksanaan kebijakan yang telah  ditetapkan oleh Dekan.  3) Ketua Jurusan/Bagian mengkoordinasikan semua program studi terkait untuk  menjamin baku mutu pendidikan. program studi reguler  dan ekstensi.Merumuskan baku mutu pendidikan. atau pendidikan vokasional.  Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Jurusan/Bagian:  1) Jurusan atau Bagian merupakan unit pelaksana akademik yang melaksanakan  pendidikan  akademik  pada  program  sarjana  dan  program  pascasarjana  pendidikan profesi. etika dan tolok ukur penyelenggaraan Fakultas.   Mengusulkan pemberian gelar doktor kehormatan bagi seseorang yang  memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang  berlaku.   Memberikan pertimbangan untuk Dosen yang diangkat sebagai  Pembantu Dekan. laboratorium/studio.

    28 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  6) Laboratorium  didukung  oleh  tenaga  penunjang  akademik  yang  terdiri  dari  peneliti. teknisi.  2) Laboratorium  atau  studio  dipimpin  oleh  seorang  ketua  laboratorium/studio  yang  ditunjuk  atas  dasar  kompetensi  bidang  ilmunya  serta  kemampuannya  melakukan pengembangan ilmu.  melakukan  koordinasi  serta  memimpin  pengembangan ilmu pada bidang kajian tertentu melalui kegiatan penelitian.  komitmen pada  kualitas  tinggi  lulusan  dan  hasil  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat.  2) Kelompok  Dosen  dipimpin  oleh  seorang  ketua  kelompok  yang  bertugas  melakukan  koordinasi  dan  memimpin  aktivitas  pendidikan. diantaranya  meliputi :  Peningkatan  mutu hasil  Tri  Dharma  Perguruan Tinggi  di  Fakultas  selama  periode kepemimpinannya kedepan.  sarjana  dan  pascasarjana  serta  profesi.  5) Dalam satu laboratorium dapat dibentuk lebih dari satu kelompok dosen.  dan  pengabdian kepada masyarakat.  Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Kelompok Dosen:  1) Kelompok  Dosen  adalah  sekelompok  Dosen  yang  mempunyai  kompetensi  pada bidang ilmu/kajian tertentu di dalam satu laboratorium/studio/Jurusan/  Fakultas. dan integritas akademik maupun pribadi.  Berikut adalah ketentuan‐ketentuan tentang Laboratorium/Studio:  1) Laboratorium  atau  studio  adalah  wadah  bagi  sivitas  akademika  melakukan  pengembangan ilmu melalui penelitian dan melakukan praktik belajar.  kreativitas.  5) Bersedia dicalonkan.  3) Berpendidikan minimal Strata Tiga (S3). laboran.  Program‐program  pendidikan  tinggi  berupa:  program  studi  diploma.1) 2) Program  Studi  merupakan  penyelenggaraan  program‐program  pendidikan  tinggi yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum.  6) Memiliki  wawasan  kependidikan.  3) Tugas seorang ketua laboratorium atau studio adalah melakukan pengelolaan  laboratorium  atau  studio.  4) Laboratorium beranggotakan kelompok dosen. dan mencalonkan diri menjadi Dekan secara tertulis.  dan  akhlak  mulia  sivitas  akademika.  2) Berusia maksimal 61 tahun pada saat dicalonkan. misi dan program yang jelas dan dapat diterapkan.  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  prestasi.  penelitian.  dapat  diselenggarakan  di  Fakultas/Jurusan  yang memenuhi syarat.  kemampuan  manajerial  yang  efektif. dan tenaga administrasi.  7) Memiliki visi.  Peningkatan  kualitas.  4) Memiliki kepangkatan akademik serendah‐rendahnya Lektor.

  b) Direktur Program Pascasarjana  1) Program  Pascasarjana berfungsi  mengkoordinasikan  administrasi  pendidikan  semua program studi Pascasarjana. dan akuntabel.  komitmen pada  kualitas  tinggi  lulusan  dan  hasil  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat. dan mencalonkan diri menjadi Dekan secara tertulis.  6) Memiliki  wawasan  kependidikan.  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  3) Penyelenggaraan  Program  Pascasarjana  dapat  dilaksanakan  pada  Jurusan  yang memenuhi syarat.  5) Bersedia dicalonkan. Lembaga  Lembaga terdiri atas:  (a) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan   (b) Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3)  Lembaga  Penelitian  dan  Pengabdian  kepada  Masyarakat  terdiri  atas  2  (dua)  bidang:  Bidang Penelitian dan Bidang Pengabdian kepada Masyarakat. efisien.  4) Program  Pascasarjana  yang  bersifat  lintas  jurusan  dapat  berada  di  bawah  Fakultas  yang  memiliki  sumber  daya  terbanyak  yang  digunakan  dalam  penyelenggaraannya.  kemampuan  manajerial  yang  efektif. diantaranya  meliputi :  • Peningkatan mutu hasil Tri Dharma Perguruan Tinggi di Fakultas selama  periode kepemimpinannya kedepan.  5) Program Pascasarjana dipimpin oleh seorang Direktur.  dan  akhlak  mulia  sivitas  akademika. transparan.  kreativitas.  3) Berpendidikan minimal Strata Tiga (S3).  • Peningkatan  kualitas.  2) Program Pascasarjana berfungsi untuk menjamin baku mutu pendidikan.  dan  menilai  pelaksanaan  kegiatan  Tri  Dharma    29 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  4) Memiliki kepangkatan akademik serendah‐rendahnya Lektor.  prestasi. misi dan program yang jelas dan dapat diterapkan.  • Pelaksanaan program yang efektif.  5. efisien.  2) Berusia maksimal 61 tahun pada saat dicalonkan.  memantau.  7) Memiliki visi. transparan. dan akuntabel. dan integritas akademik maupun pribadi.  Lembaga  merupakan  unsur  pelaksana  akademis  di  Universitas  yang  bertugas  melakukan  koordinasi.  6) Direktur  Pascasarjana  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  untuk  masa  jabatan  4  (empat)  tahun  dan  dapat  diangkat  kembali  untuk  sebanyak‐ banyaknya dua kali masa jabatan.Pelaksanaan program yang efektif.

  Pimpinan lembaga diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali  untuk sebanyak‐banyaknya 2 (dua) kali masa jabatan.  Ketua  Bidang.  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Melakukan pengelolaan hutang dan piutang.  aset  tetap.  Organisasi  BAK  diperkuat  dengan  pembentukan  sub‐bagian  baru  yang  sebelumnya  belum  ada  seperti  Sub‐bag  Akuntansi. dan atau  pusat  pelayanan  serta  ikut  serta  mengusahakan  dan  mengendalikan  administrasi  sumber daya yang diperlukan.  Sekretaris.  BAUK  dipecah  menjadi  BAK  dan  BAU  (Biro  Administrasi  Umum).  4) Memiliki  rekam  jejak  kegiatan  penelitian  dan  pengabdian  masyarakat  yang  memadai  untuk  dipandang  mampu  menjalankan  pembinaan  dan  pengambilan kebijakan di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat  5) Memiliki kemampuan manajerial di bidang Sumber Daya Manusia  6) Menduduki jabatan fungsional serendah‐rendahnya Lektor Kepala.  3) Berpendidikan minimal strata tiga (S‐3).  Direktur  Lembaga  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  berdasarkan  atas  pertimbangan Senat Universitas.  dan  Kepala  Pusat  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  atas usul Direktur Lembaga.  Bagian  keuangan ini  sebelumnya  hanya  setingkat  Kepala  Bagian  yang  tergabung  dalam  Biro  Administrasi  Umum  dan  Keuangan  (BAUK).  Menyiapkan dokumen pelaksanaan anggaran Universitas.   Melakukan pengelolaan pendapatan dan belanja.  Lembaga dipimpin oleh seorang Kepala dan dibantu oleh seorang Sekretaris.  dan  investasi  Universitas.  Kepala  Biro  Administrasi  Keuangan  merupakan  pejabat  keuangan  Universitas  yang  berfungsi  sebagai  penanggung jawab keuangan dengan tugas dan kewajiban sebagai berikut:  1) 2) 3) 4) 5) 6) Mengkoordinasikan penyusunan rencana strategis bisnis (RBA).  Lembaga  dapat  membentuk  pusat‐pusat  kajian  secara  fungsional  sesuai  dengan  kebutuhan.  Dalam  organisasi  BLU.  Menyelenggarakan pengelolaan kas. penelitian.    6.perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh pusat‐pusat pengkajian.  Menyusun  kebijakan  pengelolaan  barang.    30 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  2) Berusia maksimal 61 tahun. Unsur  Pelak sana A dminis tr as i  a) Biro Administrasi Keuangan (BAK)  Biro Administrasi Keuangan (BAK) adalah Biro baru dengan tugas khusus di bidang  keuangan.

Anggaran dan Perbendaharaan Ka.Ur.     31 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  9) Memiliki kemampuan menyelenggarakan akuntansi dan penyusunan laporan  keuangan. PNBP Ka.Ur.Bag. barang.  8) Menyelenggarakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan. diutamakan bidang akuntansi atau keuangan.Ur.    Ka. SPFP. pencatatan  dan  pendokumentasian aset tetap. dan dokumen.  6) Mampu menyelenggarakan pengelolaan kas dan hutang. Hutang dan Perpajakan Ka. dan piutang.  aset  tetap. Akuntansi Ka.Sub.  b) Biro Administrasi Umum (BAU)  Tugas dan Fungsi Biro Administrasi Umum:  1) Melakukan  pengelolaan  peralatan  dan  gedung. SPIP Ka.  keamanan.  8) Memiliki  kemampuan  menyelenggarakan  sistem  informasi  manajemen  keuangan. Dana Hibah Kompetisi   Gambar 3. Monitoring Ka. Dana Kerjasama Ka.Ur. dan inventaris Universitas.BAK Kabag.  3) Berijazah minimal S1.  4) Mampu  mengkoordinasikan  penyusunan  anggaran  dan  penyiapan  dokumen  pelaksanaan anggaran.  2) Berumur maksimal 60 Tahun. Pelaporan Akuntansi Ka. Akuntansi Keuangan Ka.Bag.Sub. Aset Ka.Sub.Sub.Bag.   3) Menjalankan  pengelolaan basis  data  serta  sistem  informasi.  kebersihan  dan  keindahan kampus.  7) Memiliki  kemampuan  dalam  menyusun  kebijakan  pengelolaan  barang.Bag. Akuntansi Manajemen Kabag.Ur.  5) Mampu melakukan pengelolaan pendapatan dan belanja. SPP.Bag.Ur.Ur. APBN Ka.7) Menyelenggarakan sistem informasi manajemen keuangan. DPP Ka.   2) Bertanggung jawab dalam pengadaan dan perawatan aset tetap dan barang.Sub. Struktur Organisasi Biro Administrasi Keuangan BLU‐UB    Standar Kompetensi:  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kepegawaian KasubBag UHTL KasubBag Rumah Tangga KasubBag Tata Usaha KasubBag Pengelolaan dan Pemeliharaan Aset KasubBag Gedung KasubBag Peralatan KasubBag Sarana Lain KasubBag Dosen KasubBag Tenaga Administrasi KasubBag Pengembangan SDM Ka. Mutasi Ka.Ur.  3) Berlatar belakang minimum sarjana S1 diutamakan bidang manajemen   4) Memiliki  kemampuan  untuk  mengkoordinasikan  penyelenggaraan  administrasi di bidang umum. Pengadaan Kabag. Umum Kabag.Ur. kemahasiswaan dan alumni  4) Melakukan  monitoring  dan  evaluasi  terhadap  penyelenggaraan  kegiatan  akademik  5) Mengkoordinasikan survei tentang alumni   6) Memeberikan  layanan  informasi  tentang  pekerjaan.  2) Berumur maksimal 60 Tahun.Ur. Inventarisasi. Kebersihan.  mengkoordinasikan  kegiatan bursa kerja dan bertindak sebagai Job Placement Centre       32 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .Ur. Data & Statistik Ka.BAU berkas  Kabag.   c) Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)  Tugas dan Fungsi Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan  1) Menjalankan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD)  2) Memberikan layanan registrasi mahasiswa.Ur. Keindahan & Pertamanan Ka.Ur.Ur. Telepon dan Jaringan TI Ka. Struktur Organisasi Biro Administrasi Umum BLU‐UB    Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pengembangan Karir Ka. Jalan Ka. Listrik. Keamanan Ka.Ur. Pendidikan& Latihan   Gambar 4.    Ka.Ur. Gedung. Kendaraan Ka.4) Melakukan  sistem  informasi  termasuk  pendokumentasian  kepegawaian termasuk rekam jejak kinerja dan karier karyawan. pengadaan dan kepegawaian.Ur. Gudang & Penghapusan Ka. pengelolaan dan pencatatan data  akademik   3) Menyiapkan  dan  mengarsipkan  dokumen  akademik  (pendidikan.  penelitian.  dan pengabdian masyarakat.

  6) Melaksanakan kegiatan kehumasan.  Kemahasiswaan KaBag.  Domestik Ka.  5) Melaksanakan  administrasi  berkaitan  dengan    kerjasama  dalam  dan  luar  negeri.Ur. Struktur Organisasi Biro Administrasi Akademik dan  Kemahasiswaan BLU‐UB    Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Akademik KaBag.  3) Berlatar belakang minimum sarjana S1 diutamakan bidang manajemen   4) Memiliki  kemampuan  untuk  mengkoordinasikan  penyelenggaraan  administrasi di bidang akademik. Alumni  dan JPC KaSubBag Penerimaan  dan  Promosi KaSubBag Registrasi  dan  Statistik KaSubBag KaSubBag Monev dan  Sarana  Akreditasi Pendidikan KaSubBag Minat dan  Penalaran KaSubBag Kesejahteraan KaSubBag Ketrampilan  Hidup KaSubBag Alumni KaSubBag Job  Placement  Center Ka.Ur.  Mhs.  Asing   Gambar 5.  2) Berumur maksimal 60 Tahun.   2) Melaksanakan administrasi sistem informasi . BAAK KaBag.  4) Mengumpulkan. kemahasiswaandan kealumian.  3) Menyusun   rencana   dan program kerja yang berkaitan dengan perencanaan  dan sistem informasi Universitas . mengolah dan menganalisis data di bidang perencanaan dan  sistem informasi Universitas .Ka.     d) Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI)  Tugas dan Fungsi Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI)  1) Melaksanakan administrasi perencanaan akademik .  Mhs.        33 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

Perencanaan Akademik Ka.  skripsi.  referensi  dan  hasil‐hasil  karya  akdemik  dalam  bentuk  buku.Ur. Dalam  Negeri Ka. Data Ka.  kerjasama  dan  kehumasan. Hubungan  Masyarakat KaSubBag Perencanaan  dan  Pengembangan KaSubBag Sistem Informasi KaSubBag Kerjasama KaSubBag Protokoler KaSubBag Kehumasan Ka. Pelayanan  Informasi Ka. Struktur Organisasi Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem  Informasi BLU‐UB    Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  UPT  Perpustakaan  memiliki  tugas  untuk  mengelola  dan  pelayanan  kepustakaan.Ur.  mikrofilm.Ur. Unsur Penunjang  a) Perpustakaan  Perpustakaan  adalah  tempat  pelayanan  informasi  ilmiah  bagi  sivitas  akademika  yang  dapat  berupa  sebagai  bahan  pustaka.  tesis.  Direktur Perpustakaan  diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat  kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan.  perangkat  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   34 .Ka.  sistem  informasi.  jurnal  ilmiah.Ur.  Perpustakaan berfungsi mendukung kegiatan Universitas.  7. Perencanaan. Perencanaan Fisik Ka.  majalah.Ur. Luar Negeri   Gambar 6.BAPSI KaBag.  dan  disertasi  tersimpan  dalam  bentuk  hasil  cetak. Perpustakaan dipimpin  oleh  seorang  Kepala  yang  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  serta  bertanggung jawab kepada Rektor.Ur.  maupun  dalam  media  elektronik.  3) Berlatar belakang minimum sarjana S1 diutamakan bidang manajemen   4) Memiliki  kemampuan  untuk  mengkoordinasikan  penyelenggaraan  administrasi  di  bidang  perencanaan.  2) Berumur maksimal 60 Tahun.  Kerjasama dan Sistem  Informasi KaBag.

  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Laboratorium Sentral Ilmu Hayati dapat bekerja sama dengan Lembaga Penelitian  dan  Pengabdian  kepada  Masyarakat.  3) Berpendidikan minimal strata dua (S2).  Direktur  Laboratorium  Sentral  Ilmu  Hayati  diangkat untuk  masa  4  (empat)  tahun  dan dapat diangkat kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan.  Program  Studi.  2) Berusia maksimal 55 tahun.  2) Berusia maksimal 60 tahun.  5) Memenuhi persyaratan keahlian yang ditetapkan oleh Rektor.  LSIH  bertanggungjawab  terhadap  kemajuan  kegiatan  penelitian  dengan  melibatkan  teknologi  tinggi  untuk  meningkatkan  reputasi  Universitas  dalam  pengembangan  ilmu‐ilmu  hayati  di  lingkup  nasional  dan  global.  4) Menduduki  jabatan  fungsional  serendah‐rendahnya  Pustakawan  Madya  (untuk Perpustakaan Pusat).  Laboratorium Sentral Ilmu Hayati dipimpin oleh seorang Kepala yang diangkat dan  diberhentikan oleh Rektor serta bertanggung jawab kepada Rektor.  Peternakan.  Perikanan.  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Devisi Hayati Pertanian. Devisi hayati Perikanan serta Devisi Teknologi pangan. Laboratorium Sentral lainnya dapat   dibentuk berdasarkan kebutuhan.  UPT  Perpustakaan  bertugas  untuk  mengembangkan jaringan layanan Pustaka dan informasi ilmiah di dalam kampus  maupun dengan melakukan jalinan kerja dengan perpustakaan di luar UB.  LSIH  terdiri  atas  enam  Divisi  yang  masing‐masing  mewakili  enam  disiplin  Ilmu  dari  enam  Fakultas. Devisi Biomedik.  dan  lembaga  lain  di  luar  Universitas. Devisi  Hayati Peternakan.lunak  (soft  copy)  maupun  dokumen  paten.  3) Berpendidikan strata tiga (S‐3).  Kedokteran  dan  Teknologi  Pangan)  yang  memerlukan  fasilitas  berteknologi  tinggi  dan  mahal.  Devisi‐divisi  tersebut  adalah  Devisi Biologi Molekuler dan Sel.  b) Laboratorium Sentral Ilmu Hayati  Laboratorium  Sentral  Ilmu  Hayati adalah  tempat  pelayanan  kegiatan  ilmiah  bagi  sivitas  akademika  dan  mempunyai  tugas  melakukan  koordinasi  penelitian  dalam  ilmu‐ilmu hayati dengan Program Studi.  Laboratorium Sentral Ilmu Hayati melakukan kegiatan penelitian dengan teknologi  tinggi yang berskala nasional dan atau global.    35 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Direktur  LSIH  memiliki  tugas  untuk  menjalankan  kegiatan  penelitian  dan  melakukan  koordinasi  penelitian  di  bidang  ilmu‐ilmu  hayati  (Biologi  Pertanian.

  Unit  Inkubator  Bisnis  dan  Pelayanan  Masyarakat  dipimpin  oleh  seorang  Kepala  yang  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  serta  bertanggung  jawab  kepada  Rektor. inovatif dan  integritas  pribadi  tinggi.  Unit  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  dapat  bekerja  sama  dengan  unit  dan  lembaga lain di dalam dan di luar Universitas.    36 . Divisi Jaringan dan Pelayanan serta Devisi Bisnis dan layanan eksternal.  Direktur  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  diangkat  untuk  masa  4  (empat)  tahun  dan  dapat  diangkat  kembali  untuk  sebanyak‐banyaknya  dua  kali  masa  jabatan.  Memiliki Pemahaman dan Penguasaan pengetahuan di bidang tugasnya  Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi  Unit  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  berfungsi  membantu  Universitas  melakukan  kegiatan  akademik  dan  non  akademik  di  bidang  teknologi  informasi  dan komunikasi.  Direktorat  TIK  juga  bertugas  melakukan  layanan  kepada  pihak‐pihak  eksternal  yang  memerlukan  jasa  konsultasi  maupun  jasa  lainnya  terkait  dengan  TIK.  Direktorat  TIK  terdiri  atas  tiga  Divisi  yaitu  Divisi  Pengembangan  Aplikasi.  layanan  akademik  serta  sistem  komunikasi.  3) Berpendidikan minimal strata dua (S2).  Unit  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  dipimpin  oleh  seorang  Kepala  yang  diangkat dan diberhentikan oleh Rektor serta bertanggung jawab kepada Rektor.  Memiliki kemampuan entrepreunership dan mengembangkan usaha  Memiliki  program  pencapaian visi dan  misi  Universitas  yang  jelas  dan  dapat  diterapkan  untuk  meningkatkan  mutu  kinerja  organisasi  (efektif.  2) Berusia maksimal 55 tahun.  Direktur  TIK  bertanggung‐jawab  terhadap  keamanan  data  elektronik  dan  terselenggaranya  sistem  layanan  TIK  dengan  kualitas  tinggi  seiiring  dengan  perkembangan  TIK  di  dunia  internasional  yang  sangat  cepat.  Direktur  TIK  memiliki  tugas  untuk  menyenggarakan  penerapan  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  untuk  kepentingan  manajemen  internal.4) 5) 6) 7) c) Memiliki  kemampuan  manajerial  yang  efektif.   Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  4) Memenuhi persyaratan keahlian yang ditetapkan oleh Rektor.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 d) Unit Inkubator Bisnis dan Pelayanan Masyarakat  Unit Inkubator Bisnis dan Pelayanan Masyarakat berfungsi membantu Universitas  melakukan kegiatan pendidikan kewirausahaan dan kegiatan  bisnis.  kredibel dan akuntabel).  efisien.

 Devisi Bisnis dan Devisi Inkubator Bisnis.Direktur  Inkubator  Bisnis  dan  Pelayanan  Masyarakat  diangkat  untuk  masa  4  (empat)  tahun  dan  dapat  diangkat  kembali  untuk  sebanyak‐banyaknya  dua  kali  masa jabatan.  5) Usaha‐usaha komersial bertanggung jawab kepada Rektor   6) Rektor atas persetujuan Dewan Pengawas menetapkan bentuk organisasi dan  sistem menejemen usaha‐usaha komersial akademik  7) Pembentukan  usaha‐usaha  komersial  akademik  dan  penetapan  personalia  pengelola  diatur  dalam  Statuta  Universitas  dan  lebih  lanjut  diatur  dalam  Keputusan Rektor.  INBIS  terdiri  atas  tiga  divisi  yaitu:  Devisi  Pendidikan Entreperneurship.  3) Memberikan  implikasi  langsung  atau  tidak  langsung  untuk  pengembangan  pendidikan Universitas.  Pusat  INBIS  dan  layanan  Masyarakat  juga  diberi  tugas  untuk  mengembangkan  pendidikan entrepreunership di dalam kampus terkait dengan keinginan UB untuk  menjadi  entrepreunerial  University.  serta  melaksanakan  inkubator  bisnis  untuk  hasil‐hasil karya sivitas akademika agar lebih mudah dan lebih memiliki nilai bagi  peningkatan  peran  UB  di  masyarakat.  4) Adanya  transparansi  keuangan  dan  kebijakan  pengembangan  usaha  komersial akademik pada Universitas.  Pusat  INBIS  dan  Layanan  Masyarakat  memiliki  tugas  mengembangkan  kegiatan  bisnis  terkait  dengan  kegiatan  akademik  dan  hasil‐hasilnya  sebagai  upaya  universitas meningkatkan fungsi Universitas di masyarakat sekaligus dalam rangka  meningkatkan pendapatan  di luar  subsidi  pemerintah  dan  biaya pendidikan  dari  mahasiswa.  2) Berusia maksimal 55 tahun.  Pertimbangan  pembentukan  dan  rambu‐rambu  Pusat  INBIS  dan  Layanan Masyarakat adalah sebagai berikut:  1) Meningkatkan nilai komersial hasil‐hasil karya akademik.  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  4) Memenuhi persyaratan keahlian yang ditetapkan oleh Rektor.          37 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  3) Berpendidikan minimal strata dua (S2).  Unit Inkubator Bisnis dan Pelayanan Masyarakat dapat bekerja sama dengan unit  dan lembaga lain di dalam dan di luar Universitas.  2) Menghasilkan keuntungan yang sepenuhnya untuk kepentingan–kepentingan  akademik Universitas.

  Unit Layanan Mata Kuliah Umum dipimpin oleh seorang Kepala yang diangkat dan  diberhentikan oleh Rektor serta bertanggung jawab kepada Rektor.  Ketua Unit Layanan Mata Kuliah Umum diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan  dapat diangkat kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan.  Rincian  tugas  Pusat  Bahasa  dan  syarat  menjadi  Direktur  Inkubator  Bisnis  dan  Pelayanan Masyarakat diatur dalam Organisasi dan Tata Kerja Universitas.  Pusat  Usaha  Komersial  dapat  bekerja sama dengan unit dan lembaga lain di dalam dan di luar Universitas.  4) Memenuhi persyaratan keahlian yang ditetapkan oleh Rektor.  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.  2) Berusia maksimal 60 tahun.  g) Pusat Usaha Komersial  Pusat  Usaha  Komersial  berfungsi  membantu  Universitas  melakukan  kegiatan   bisnis  dan  dipimpin  oleh  seorang  Kepala  yang  diangkat  dan  diberhentikan  oleh  Rektor  serta  bertanggung  jawab  kepada  Rektor.  f) Pusat Bahasa  Pusat  Bahasa  berfungsi  membantu  Universitas  melakukan  kegiatan  peningkatan  kemampuan berbahasa dan pelayanan sertifikasi bahasa.  Pusat Bahasa dipimpin oleh seorang Kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh  Rektor serta bertanggung jawab kepada Rektor.  4) Memenuhi persyaratan keahlian yang ditetapkan oleh Rektor.e) Unit Layanan Mata Kuliah Umum  Unit  Layanan  Mata  Kuliah  Umum  berfungsi  membantu  Universitas  melakukan  kegiatan akademik untuk mata kuliah tertentu yang bersifat lintas fakultas.    Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   38 .  3) Berpendidikan minimal strata dua (S2).  Rincian  tugas  Unit  Layanan  Mata  Kuliah  Umum  dan  syarat  menjadiKetua  Unit  Mata Kuliah Umum diatur dalam Organisasi dan Tata Kerja Universitas.  3) Berpendidikan minimal strata dua (S2).  2) Berusia maksimal 60 tahun.  Direktur  Pusat  Bahasa diangkat  untuk  masa  4  (empat)  tahun  dan dapat  diangkat  kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan.  Pusat  Bahasa dapat bekerja  sama  dengan unit  dan  lembaga lain  di  dalam  dan  di  luar Universitas.  Standar Kompetensi  1) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

  8. Untuk ini  PJM  bertanggungjawab  terhadap  pembuatan  Manual  Mutu.  7) Berpendidikan minimal strata dua (S2).  Pertimbangan  pembentukan dan rambu‐rambu Pusat Usaha Komersial adalah sebagai berikut:  1) Menghasilkan  keuntungan  yang  sepenuhnya  untuk  kepentingan–kepentingan  Universitas.Kepala  Pusat  Usaha  Komersial  diangkat  untuk  masa  4  (empat)  tahun  dan  dapat  diangkat kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan.  2) Adanya  transparansi  keuangan dan  kebijakan  pengembangan usaha  komersial  akademik pada Universitas.  Pusat  Jaminan  Mutu  dipimpin  oleh  seorang  Kepala  yang  diangkat  dan  diberhentikan oleh Rektor serta bertanggung jawab kepada Rektor.  4) Kepala Pusat  Usaha Komersial bertanggung jawab kepada Rektor   5) Rektor  atas  persetujuan Dewan  Pengawas  menetapkan bentuk organisasi  dan  sistem menejemen usaha‐usaha komersial   6) Pembentukan  usaha‐usaha  komersial  dan  penetapan  personalia  pengelola  diatur  dalam  Statuta  Universitas  dan  lebih  lanjut  diatur  dalam  Keputusan  Rektor.  3) Pengelolaan usaha‐usaha komersial dilakukan secara terpisah dengan kegiatan  akademik.  8) Memenuhi persyaratan keahlian yang ditetapkan oleh Rektor.  Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Akademik.  6) Berusia maksimal 55 tahun.  PJM memiliki tugas Melakukan evaluasi kegiatan.  Ketua  Pusat  Jaminan  Mutu  diangkat  untuk  masa  4  (empat)  tahun  dan  dapat  diangkat kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan.  Manual  Prosedur. dan menyusun laporan kegiatan  akademik dalam rangka memberikan jaminan mutu lulusan Universitas. Institusi Fungsional  a) Pusat Jaminan Mutu (PJM)  Pusat  Jaminan  Mutu  adalah  Institusi  Fungsional  yang  bertugas  mendukung  kegiatan Universitas dalam memberikan jaminan mutu lulusan Universitas.  Standar Kompetensi  5) Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. PJM melaksanakan audit sistem dan kepatuhan secara  rutin  terhadap  seluruh  kegiatan‐kegiatan  akademik  di  seluruh  unit  kerja  di    39 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Pusat Usaha Komersial memiliki tugas mengembangkan kegiatan bisnis yang tidak  terkait  dengan  kegiatan  akademik  sebagai  upaya  meningkatkan  pendapatan  di  luar  subsidi  pemerintah  dan  biaya  pendidikan  dari  mahasiswa.  Sejalan dengan fungsinya.

  serta  informasi  relevan  lainnya  sesuai  dengan  tugas  yang  ditetapkan  oleh  Rektor.  e) Membantu  menciptakan  sistem  pengendalian  intern  yang  efektif  di  Universitas dan memastikan bahwa pengendalian intern telah tersebut telah  dipatuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan langkah‐langkah perbaikan. dukungan. maupun kerjasama dari personel unit kerja  yang terkait.  mengevaluasi.  catatan‐catatan.  b) Menetapkan  ruang  lingkup  kerja  dan  menerapkan  teknik‐teknik  audit  yang  diperlukan untuk mencapai efektivitas sistem pengendalian intern.  Standar Kompetensi  a) Memiliki pendidikan dan pengetahuan menilai di bidang tatalaku akademik.  b) Memberikan  rekomendasi  perbaikan  untuk  mencapai  sasaran  Universitas  secara ekonomis.  bekerja sama dengan unit kerja terkait.  d) Menangani  permasalahan  yang  berkaitan  dengan  indikasi  terjadinya  KKN  (kolusi.  Kewenangan  a) Mendapatkan akses secara penuh dan tidak terbatas terhadap unit‐unit kerja  Universitas.  Selanjutnya  menyampaikan  laporan  hasil  audit  beserta  rekomendasi  yang  diusulkan  secara  tertulis  kepada  Rektor.  Kepala  Satuan  Pengendali  Internal  diangkat  untuk  masa  4  (empat)  tahun  dan  dapat diangkat kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan  Fungsi dan Tugas  a) Membantu Rektor dalam melakukan pengawasan internal Universitas.  d) Mendapatkan  kerjasama  penuh  dari  seluruh  unsur  Pejabat  Pengelola  Universitas.  dokumen.  c) Memperoleh bantuan.  Satuan  Pengendali  Internal  dipimpin  oleh  seorang  Kepala  yang  diangkat  dan  diberhentikan oleh Rektor serta bertanggung jawab kepada Rektor.  c) Membantu efektivitas penerapan pola tata kelola di Universitas.  serta  memantau.  dan  nepotisme)  yang  menimbulkan  kerugian  Universitas.  aset  Universitas. dan efektif.  personel.  e) Mendapatkan  dukungan  sumberdaya  yang  memadai  untuk  keperluan  pelaksanaan tugasnya.  aktivitas.  b) Memiliki reputasi kerja dengan kualifikasi DP3 sangat baik.  b) Satuan Pengendali Intern (SPI)  Satuan Pengendali Internal adalah Institusi Fungsional yang bertugas mendukung  kegiatan Universitas dalam pengawasan internal Universitas. tanggapan terhadap laporan.  korupsi. efisien. terutama dari unit kerja yang diaudit.lingkungan  Universitas.  dan  menganalisis  tindak  lanjut  atas  rekomendasi  yang  telah  disetujui oleh Rektor.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   40 .

  • Melakukan kajian terhadap kecukupan pelaksanaan manajemen risiko (risk  management) di lingkungan Universitas.  serta  informasi  relevan  lainnya  sesuai  dengan  tugas  yang  ditetapkan  oleh  Rektor.  d) Mendapatkan  kerjasama  penuh  dari  seluruh  unsur  Pejabat  Pengelola  Universitas.  dan  program  Universitas  yang  mencakup:  • Audit  atas  keuangan  dan  ketaatan  pada  peraturan  perundangundangan  yang berlaku.  keuangan. dukungan.f) Melakukan penilaian terhadap sistem pengendalian intern yang berlaku serta  pelaksanaannya  di  semua  kegiatan. dan langkah‐langkah perbaikan.  e) Mendapatkan  dukungan  sumberdaya  yang  memadai  untuk  keperluan  pelaksanaan tugasnya.  dan  menganalisis  tindak  lanjut  atas  rekomendasi hasil audit yang telah disetujui oleh Rektor.  • Penilaian  tentang  daya  guna  dan  kehematan  dalam  penggunaan  sarana  dan prasarana Universitas. sepanjang hal tersebut diperlukan dalam pelaksanaan tugasnya. maupun kerjasama dari personel unit kerja  yang terkait.  catatan‐catatan.  aktivitas.  • Menyampaikan  laporan  hasil  audit  beserta  rekomendasi  yang  diusulkan  secara tertulis kepada Rektor.  • Memantau.  mengevaluasi.  Standar Kompetensi  a) Memiliki  pendidikan  dan  pengetahuan  yang  memadai  di  bidang  akuntansi.  fungsi. terutama dari unit kerja yang diaudit.  manajemen  dan  atau  teknik  operasional  di  bidang  kegiatan  Universitas.  aset  Universitas.  • Penilaian  atas  pendayagunaan  dan  pengembangan  sumber  daya  manusia  di Universitas.  dokumen.  c) Memperoleh bantuan.  baik  dari  dalam  maupun  luar  Universitas.  .    41 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Kewenangan  a) Mendapatkan akses secara penuh dan tidak terbatas terhadap unit‐unit kerja  Universitas.  • Penilaian  tentang  hasil  guna  atau  manfaat  yang  direncanakan  dari  suatu  kegiatan atau program Universitas.  f) Mendapatkan  bantuan  dari  tenaga  ahli. tanggapan terhadap laporan.  personel.  • Menyusun peraturan  Universitas  di bidang audit  serta  pedomanpedoman  yang  berkaitan  dengan  kelengkapan  prosedur  untuk  kelancaran  pelaksanaan tugas.  b) Menetapkan  ruang  lingkup  kerja  dan  menerapkan  teknik‐teknik  audit  yang  diperlukan untuk mencapai efektivitas sistem pengendalian intern.  • Mengadakan koordinasi dengan auditor eksternal.

  Bidang  Sumberdaya Manusia.    D.  Unsur Pelayanan Umum dipimpin oleh seorang Kepala yang diangkat dan diberhentikan  oleh Rektor serta bertanggung jawab kepada Rektor.  d) Secara  terus‐menerus  mengembangkan  pengetahuan  dan  keahlian  dalam  rangka menjamin kualitas hasil audit dan rekomendasi.  dan  Bidang  Sarana  dan  Prasarana. dan unit‐unit lain yang diperlukan. Pusat Pembinaan Agama.  Asrama.  Kepala Unsur Pelayanan Umum diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat  kembali untuk sebanyak‐banyaknya dua kali masa jabatan  Rincian tugas Unsur Pelayanan Umum diatur dalam Organisasi dan Tata Kerja Universitas.  9.  Standar Kompetensi  a) Minimal bergelar sarjana  b) Memiliki pengalaman kerja yang cukup di bidang yang akan dipimpinnya  c) Memiliki  pengetahuan  dan/atau  pengalaman  di  bidang  kegiatan  Universitas  untuk dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.  Bidang  Keuangan.  Dokumen SOP yang  ada  dalam  dokumen  lampiran  (Lampiran  terpisah  dalam  Dokumen  Standart  Operating  Procedure  yang  disertakan  dalam  proposal  ini).    Dalam  dokumen  tersebut  meliputi  SOP  Bidang  Akademik.              42 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Unsur Pelayanan Umum terdiri atas Penerbitan. Prosedur Kerja  Prosedur  kerja  di  berbagai  unit  di  Universitas  Brawijaya  yang  telah  dibakukan  dituangkan dalam bentuk dokumen standart operating procedur (SOP). Sekolah.  c) Memiliki  pengetahuan  dan/atau  pengalaman  di  bidang  kegiatan  Universitas  untuk dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas. Unsur Pelayanan Umum   Unsur Pelayanan Umum adalah unit  yang bertugas mendukung kegiatan Universitas  dalam pelayanan umum yang tidak terkait dengan tugas utama Universitas.b) Memiliki pengetahuan dan/atau pengalaman di bidang audit.

350 1.434  19  22  23  18  21  22  17  19  20  16  18  20  1419  17  18  19    43 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .271  1.  Ratio Jumlah Mahasiswa/Dosen  Ratio  Uraian  Jumlah Mahasiswa Diploma  Jumlah Mahasiswa S‐1  Jumlah Mahasiswa Pascasarjana  Jumlah Mahasiswa Keseluruhan  Jumlah Dosen  Ratio Jumlah Mahasiswa S‐1 / Dosen  Ratio Jumlah Mahasiswa Diploma dan S‐1 / Dosen  Ratio Jumlah Mahasiswa Keseluruhan / Dosen  2003/  2004/  2005/  2006/  2007/  2004  2005  2006  2007  2008  3.388  23.508  1978  22.884  1.271 1. Keter s ediaan Sum ber daya Manus ia  UB  saat  ini  memiliki  1419  orang  dosen  dan  739  orang  tenaga  non‐dosen.959  23.251  2.224  1.E.348  27472  1.200 1.735  3.  Ketersediaan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia  1. Jumlah Dosen UB Tahun 2003‐2008  Dengan  jumlah  dosen  sebagaiman  tergambar  dalam  grafik  di atas  maka  rasio  dosen  per mahasiswa selama kurun waktu 2003‐2008 adalah sebagaimana tercantum dalam  tabel di bawah ini:  Tabel 1.398  1.398 1.877  2.931  22.556  23807  1.915  1.100 1.419 1.234 1.094  28.419 2003 2004 2005 2006 2007 2008 * *Prognosa untuk tahun 2008  Gambar 8.400 1.150 1.892  2.434 1.250 1.157  28.  Perkembangan jumlah dosen disajikan pada grafik di bawah ini:  Perkembangan Jumlah Dosen 1.300 1.450 1.581  28.274  1687  28.

    terutama  doktor  dan  master    terus  meningkat. Jumlah  dosen  yang  bergelar  doktor  juga  menunjukkan  peningkatan  yang  signifikan.  Kualifikasi  dosen  berdasar  tingkat  pendidikan.  Peningkatan kualifikasi dosen dapat dilihat pada grafik di bawah ini:    Perkembangan Jumlah Dosen menurut Jenjang  Pendidikan Tertinggi 1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 160 724 340 2003 207 799 265 2004 257 737 259 763 264 809 320 S‐3 819 280 2008 *   S‐2 S‐1 404 2005 414 2006 346 2007 *Prognosa untuk tahun 2008  Gambar 9.  Jumlah Dosen UB berdasarkan Jabatan Fungsional  Tahun  2003‐2008    44 .  Jumlah Dosen UB berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun  2003‐2008    1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 Perkembangan Jumlah Dosen berdasar Jabatan  Fungsional 93 79 502 87 494 351 348 217 78 2003 Guru Besar Lektor Kepala Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 94 504 117 501 124 496 502 352 269 217 2006 339 309 153 2007 352 302 145 2008 Lektor Asisten Ahli 361 231 235 94 2004 Tenaga Pengajar 221 2005 *   *Prognosa untuk tahun 2008  Gambar 10.

 wafat  dsb Aktif   *Prognosa untuk tahun 2008  Gambar 12.  Perkembangan  jumlah guru besar dapat dilihat pada grafik di bawah ini:    Perkembangan Jumlah Guru Besar 180 160 120 100 80 60 40 20 0 2003 2004 2005 2006 2007 2008 140 33 17 20 24 31 79 87 97 94 115 124 Non‐ Aktif. Jumlah Guru Besar UB Tahun 2003‐2007    45 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 36 .  golongan  III  menunjukkan  peningkatan  sejalan  dengan  bertambahnya dosen baru (Gambar 11). Jumlah Dosen berdasarkan golongan kepangkatan   Jumlah  dosen  berdasar  jabatan  fungsional  menunjukkan  dosen  yang  mempunyai  jabatan  fungsional  lektor  menduduki  peringkat  tertinggi  (  Gambar  10).  sedangkan  berdasar  kepangkatan.  1600 1400 1200 1000 800 600 400 200 0 Perkembangan Jumlah Dosen berdasarkan Golongan  Kepangkatan 583 521 569 585 589 612 Gol. IV 703 702 815 851 830 807 Gol.  Jumlah  guru  besar  juga  menunjukkan  hal  yang  menggembirakan. III 2003 2004 2005 2006 2007 2008 *   * Prognosa untuk tahun 2008  Gambar 11.

  Laboran. Pendidikan 2003 2004 2005 2006 2007 2008* 1  2  3  4  5  6  7  Total SD  SLTP  SLTA  DIP/SM  Sarjana  Magister  Doktor  75  69  357  73  143  8   ‐  725 75     61   69           66   358  71  142  8   ‐  723    347      60      173      18    ‐  725     61       66       333       71       178       19    ‐  728 60  70  329  72  180  25   ‐  736    58     66      322      75      188      27    ‐  736 * Prognosa untuk tahun 2008  Perkembangan  jumlah  tenaga  kependidikan  yang  telah  berstatus    PNS  tahun  2007  mencapai 736 orang dengan rincian 173 orang Teknisi/Laboran. Golongan 2003 2004 2005 2006 2007 2008 1  2  3  4  Golongan I  Golongan II  Golongan III  Golongan IV  Total 13  328  363  21  725 13  324  364  22  723 2  308  386  31  727 2  308  387  31  728 10  320  379  27  736 10  315  381  30  736 *Prognosa untuk tahun 2008    46 .  namun  jumlah  tersebut  masih  dirasa  kurang.  Berdasar  golongan  kepangkatan.  Perkembangan  Tenaga  Kependidikan  (termasuk  Tenaga  Administrasi.  Laboran. namun masih terdapat sekitar 12% dosen  yang berkualifikasi S‐1. Teknisi dan Pustakawan) berdasar pendidikan  No.  Idealnya  seluruh  dosen UB sudah bergelar S‐2 dan atau S‐3.  tenaga kependidikan terbanyak pada golongan III dan golongan II (Tabel 2). 24 orang Pustakawan  dan  sisanya  539  orang  adalah  staf  administrasi.Memang  peningkatan  jumlah  kualifikasi  dosen  terus  menunjukkan  indikator  yang  menggembirakan.  Perkembangan  Tenaga  Kependidikan  (termasuk  Tenaga  Administrasi.   Sedangkan kualifikasi tenaga kependidikan terlihat pada Tabel 2 di bawah ini:    Tabel 2. Teknisi dan Pustakawan) berdasar Golongan Kepangkatan  No.    Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Tabel 3.

   Sedangkan  pertumbuhan  jumlah  mahasiswa  S‐1  yang  lulus  diperkirakan  naik  sebesar  4%  di  tahun  2010  dan  7%  di  tahun  2013.685  250  7.001  26.688  2.920  3.120  3.435  7. dan mahasiswa terdaftar disajikan dalam  Tabel  23.  Jumlah mahasiswa baru. dan Total Mahasiswa  Jika  mempertimbangkan  pencapaian  rasio  jumlah  dosen  dan  mahasiswa  sebesar  1:25 dan rata‐rata AEE 17% untuk S‐1.791  500  27.853  2012  8.517  2.  Total  Jumlah  yang  lulus  untuk  semua  strata  di  tahun  2011  menurun  hingga  2%  yang  diakibatkan  penutupan beberapa program studi D‐3.515  7. jumlah lulusan dan jumlah total mahasiswa UB Tahun 2009-2013 Tahun  Mahasiswa Baru  • Diploma  • Sarjana  • Pasca Sarjana & Spesialis  Mahasiswa Lulus  • Diploma  • Sarjana  • Pasca Sarjana & Spesialis  Total Jumlah Mahasiswa  • Mahasiswa diploma  • Mahasiswa S‐1  • Mahasiswa Pasca & Spesialis  2009  7.320  34.765  250  7.335  350  5.800  1.  Peningkatan  jumlah  mahasiswa  baru  selain  disebabkan  pembukaan  program  studi  baru  juga  disebabkan semakin menariknya UB melalui peningkatan kualitas dan banyaknya  beasiswa yang ditawarkan. 45% untuk S‐2.265  7.436  218  30.896  1.  Jumlah  mahasiswa  baru.040  30.100  32.  Dengan  adanya  peningkatan  kualitas  UB  melalui  pengelolaan  sistem  keuangan  berdasarkan  BLU  maka  diharapkan  jumlah  mahasiswa  baru  akan  meningkat.185  33.015  250  6.000  825  29.755  300  6.  Jumlah  total  mahasiswa  tiap  tahun  didapat  dari  jumlah  mahasiswa  tahun  sebelumnya  ditambah  dengan  mahasiswa  baru  dikurangi  jumlah  lulusan.103  2013  8.751  1.200  1. Proyeksi jumlah MABA.378  2010  8.298    47 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . Pengem bangan Sum ber daya Manus ia  a) Proyeksi kebutuhan SDM  Proyeksi Mahasiswa Baru.000  1.  jumlah  lulusan. jumlah lulusan.120  880  5.000  1.200  1.603  2011  8.950  350  5.350  6.351  250  6.500  1.045  6.2.191  418  28.  Pertumbuhan  pertumbuhan  lulusan  ini  seiring  dengan  perbaikan  AEE  dan  menurunnya  masa  studi  yang  diakibatkan  oleh  membaiknya  proses  belajar  mengajar.920  2.500  1.595  770  5. Jumlah Lulusan.410  1.  dan  total  jumlah  mahasiswa  disajikan  dalam tabel di bawah ini:  Tabel 4.870  350  6. 20% untuk S‐3  maka jumlah  mahasiswa  baru  yang  dapat  diterima  oleh  UB  mencapai  8500‐9000  per  tahun  seiring  juga  peningkatan  jumlah  dosen  yang  dimiliki  UB.541  318  30.

 Saat ini di UB terdapat 192 orang  yang sedang studi lanjut baik di dalam negeri maupun luar negeri.  2) Meningkatkan  profesionalisme  dosen  dengan  cara  meningkatkan  jumlah  dosen melanjutkan studi S2 dan S3.587  514   Tahun  Jumlah dosen (orang)  Jumlah Dosen bergelar Doktor  (orang)  Jumlah Dosen berpendidikan S2  (orang)  Persentase Dosen bergelar Doktor  dan Master terhadap total dosen (%)  Jumlah Gurubesar (orang)  Persentase Gurubesar  terhadap  total dosen (%)  Jumlah Tenaga Kependidikan  keseluruhan (orang)  Jumlah Tenaga Administrasi (orang)  Jumlah Teknisi/Laboran (orang)  Jumlah Pustakawan (orang)  842  82  128  9  874  86  146  10  936  90  165  11  931  90  186  12  994  95  190  12  750  550  175  25  750  542  180  28  750  535  185  30  770  547  190  33  786  551  200  35    b) Program Pengembangan SDM  Program  pengembangan  sumber  daya  manusia  bagi  dosen  dan  tenaga  kependidikan UB dilakukan dengan upaya‐upaya sebagai berikut:  1) Upaya  pengadaan  tenaga  dosen  sesuai  dengan  tuntutan  rasio  kecukupan  dosen  terhadap  mahasiswa  pada  setiap  jurusan  atau  program  studi  yang  dikembangkan  melalui  rekrutmen  tenaga  dosen  yang  memiliki  kualifikasi  minimum  S2.435  340   2010  1.457  384   2011  1.   Tabel 5.    48 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .550  464   2013  1.  Proyeksi jumlah dosen dan tenaga kependidikan UB Tahun 2009‐2013  2009  1.  kemampuan  berbahasa  Inggris  dan  memiliki  nilai  TPA  tinggi  serta lulus test sesuai persyaratan sebagai PNS.500  414   2012  1.    Untuk  itu.  Dosen muda yang berumur kurang dari  35  tahun  disyaratkan  untuk  melanjutkan  studi  di  Luar  Negeri.  Sedangkan  untuk  tenaga  kependidikan  UB  hanya  akan  menambah  tenaga  kependidikan  utamanya  untuk  bidang  keuangan  seiring  dengan  meningkatnya  tuntutan  kualitas  sistem  keuangan  dan  pelayanan  program  kelas  berbahasa Inggris.  UB  juga  akan  memperbanyak  kerjasama  beasiswa  dengan  universitas  dan  lembaga penyedia beasiswa di luar negeri. laboratorium dan perpustakaan.  Seiring  dengan  meningkatnya  jumlah  mahasiswa  maka UB akan meningkatkan jumlah dosen terutama dosen‐dosen untuk program  studi  baru.Jumlah Dosen dan Tenaga Kependidikan  UB  memiliki  sasaran  untuk  mempertahankan  rasio  dosen  dengan  mahasiswa  sebesar  1  :  21  selama  5  tahun.  selain  UB  menyediakan  sebagian  dana  untuk  melanjutkan  studi  bagi  dosen.

   c) Pola Rekruitmen Dosen  dan  tenaga  kependidikan  Universitas  Brawijaya  dapat  terdiri  dari  negeri  sipil  dan/atau  tenaga  profesional  nonpegawai  negeri  sipil  sesuai  dengan  kebutuhan universitas.   4) Mengirim dosen untuk  melakukan berbagai  macam  pelatihan/seminar/short  course  dan  lain  sebagainya.  Pelatihan  dan  seminar  untuk  meningkatkan  kompetensi/keahlian  bidang  ilmu  dosen. termasuk didalamnya  Formasi untuk UB  5) Sekjen  Depdiknas  kemudian  menerbitkan  Surat  Edaran  tentang  Petunjuk  Teknis  Pelaksanaan  Pengadaan  CPNS  Tahun  berjalan  di  lingkungan  Depdiknas  untuk pelamar umum.  laboran.  pengabdian  kepada  masyarakat.   Dalam  Surat  Edaran  telah  tercantum  Formasi  tingkat  Golongan  baik  untuk  Dosen  maupun  tenaga  kependidikan.  laboratorium  dan  teknisi.    Kebijakan  staffing  akan  didasarkan pada kompetensi dan keahlian.    Diharapkan  akan  terjadi peningkatan  kemampuan mengajar dosen.   7) Meningkatkan  pendidikan  dan  keterampilan  staf  administrasi  melalui  studi  lanjut ke S‐2 bagi staf administrasi yang memenuhi syarat.    Pelatihan  juga  ditujukan  untuk  proses sertifikasi dosen.  3) Semua  usulan  dari  berbagai  satker  termasuk  UB  oleh  Mendiknas  kemudian  direkap dan diusulkan ke Menpan  4) Menpan membuat keputusan Formasi PNS untuk Diknas.  pengetahuan  tentang  entrepreneurship.  teknisi  dan pustakawan)  yang PNS didasarkan kepada peraturan yang berlaku.  Dosen dan Tenaga Kependidikan PNS  Rekruitmen  Dosen  dan  tenaga  kependidikan  (staf  administrasi. publikasi ilmiah dan paten yang dilakukan oleh  dosen.  6) Meningkatkan  mutu  staf  administrasi  melalui  pelatihan/kursus  bidang  keahlian  administrasi.  Tahapannya  rekruitmen  PNS  untuk  tenaga  dosen  maupun  tenaga  kependidikan  sebagai berikut:  1) Awalnya  UB  akan  menerima  pemberitahuan  dari  DepDiknas  berupa  Surat  Edaran  Sekjen  tentang  Penyusunan  Rencana  Kebutuhan  Ketenagaan  tahun  berjalan. sedangkan untuk pelamar honorer mengacu pada acuan  tahun  2005‐2005  yang  telah  diajukan  sebelumnya.  ketrampilan  komputer  dan  pembelajaran  multimedia bagi dosen.  Pembuatan  usulan mengacu pada Restra Bisnis.  5) Melakukan  pelatihan  di  bidang  penelitian.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   49 .  2) Berdasar  surat  tersebut  membuat  usulan  kepada  Mendiknas.3) Mengembangkan  sistem  karir  dosen  dan  peningkatan  percepatan  proses  kenaikan jabatan dosen.

  13) Calon  PNS  yang  telah  mendapatkan  NIP  ini  kemudian  dipanggil  untuk  ditempatkan diunit yang telah ditetapkan sebelumnya.    50 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  terst  praktek.    serta    test  lainnya  diperlukan  sesuai  bidang  keahlian  yang  dibutuhkan.  Dari  analisis  kebutuhan  tersebut  Rektor  kemudian  membentuk  Tim  Rekruitmen.   7) UB  mengumumkan  di  Papan  Pengumuman  di  lingkungan  Kampus  dan  di  Website untuk penerimaan CPNS dari Pelamar Umum  8) Seleksi  dilakukan  berdasar  ketentuan  Surat  Edaran  tersebut  (point  5)  dengan  diadakan ujian tulis serentak se Indonesia.  Diknas  c/q  UB  mengumumkan kelulusan tahap I.   Pengumuman  lowongan  dilakukan  secara  terbuka  melalui  website  UB.   10) Berdasarkan  kedua  nilai  tersebut  (nilai  tulis  dan  substansi).  media  cetak dan papan pengumuman di kampus.6) Berdasar  Acuan  Surat  Edaran point  5.  14) Rekruitmen Calon PNS ini memakan waktu sekitar 3 bulan. yang bersangkutan dipanggil dan dibuatkan kontrak.  dengan materi Test  Pengetahuan  Umum  (TPU)  dan  Test  Bakat  Scholastik  (TBS).  Wawancara  menyangkut  personality (psikotest) dan gaji yang diinginkan. Masa percobaan  berlaku  selama  3  bulan  dan  masa  kontrak  berlaku  satu  tahun  dan  terus  diperpanjang bila masih dibutuhkan.  UB  mengadakan  Rapat  Pimpinan untuk  memutuskan  sebaran  formasi  per  Fakultas  dengan  mengacu  pada  Renstra  Bisnis.  hasilnya  diolah  di  Jakarta  9) Test  materi  substansi dilakukan  di  masing‐masing  unit  kerja di lingkungan  UB  dan hasilnya diolah di UB.  pengalaman  kerja.  Tenaga Profesional   Tenaga  profesional  nonpegawai negeri  sipil  selanjutnya  disebut  sebagai  Pegawai  BLU.  test  tertulis.  11) Mereka  yang  lulus  tahap  I  kemudian  diadakan  test  wawancara  di  UB  dan  hasilnya dikirimkan ke Depdiknas Jakarta untuk diproses dan mereka yang lulus  diumumkan sebagai tahap final. kemudian dikirim ke Diknas Jakarta.  terutama  mengacu  pada  Renstra  Bisnis.   Seleksi  dilakukan  berdasarkan  keahlian  yang  dibutuhkan.    Analisis  kebutuhan  berdasar  pada  Rapat  Pimpinan  Universitas  dengan  mempertimbangkan jumlah.  12) Mereka  yang  lulus  tahap  final  kemudian  diproses  kelengkapan  berkasnya  di  Depdiknas  Jakarta  untuk  bersama‐sama  diajukan  untuk  mendapatkan  NIP  ke  Badan Kepegawaian Negara dan ditetapkan dalam SK Calon PNS. Apabila dinyatakan lulus pada test  yang kedua.  Test  berikutnya  berupa  wawancara  bila  test  tulis  dan  test  praktek  dan  test  lainnya  dinyatakan  lulus.    Rekruitmen  akan  dilakukan  sesuai  dengan  kebutuhan  universitas  dan  bersifat secara terbuka. spesifikasi tenaga yang dibutuhkan dan ketersediaan  dana  serta  mengacu  pada  perencanaan. termasuk di UB.   Rekruitmen  tenaga  profesional    didasarkan  kepada  analisis  kebutuhan.

    51 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .   Pertanggungjawaban program berupa laporan triwulanan dan laporan tahunan yang terdiri  dari  laporan  keuangan  dan  kinerja  operasional  dilakukan  oleh  Penanggungjawab  Program  Kegiatan.  Akuntabilitas Program  Sebagai  perwujudan  akuntabilitas  program.   A. dirancang susunan program sebagai berikut:  1.  Bila  ada  tanda‐tan     Untuk  mengimplementasikan  berbagai  kebijakan  yang  telah  ditetapkan  oleh  pimpinan UB.  AKUNTABILITAS  Akuntabilitas  di  lingkungan  Universitas  pada  dasarnya  merupakan  pertanggung‐ jawaban  pengelolaan  sumberdaya  serta  pelaksanaan  kebijakan  yang  dipercayakan  kepada  Universitas dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara periodik sesuai dengan visi  dan  misi  Universitas. Bidang Akademik  •   Pemberian  beasiswa  untuk  tenaga  pengajar  dan  penelitian  untuk  mengikuti  pendidikan  S2  dan  S3.  penyelenggaraan  berbagai  kegiatan  workshop  maupun  pelatihan pengembangan sumber daya manusia (SDM).  Program  yang  telah  disusun.BAB III.  Laporan  tersebut  selanjutnya  menjadi  bahan  evaluasi  kinerja  Universitas  dan  dikompilasi  menjadi  Laporan  Akuntabilitas  Kinerja  Instansi  Pemerintah  (LAKIP)  yang  merupakan  pertanggungjawaban  Pimpinan  UNIVERSITAS  kepada  Menteri  Pendidikan  Nasional.  Evaluasi  triwulanan  wajib  dilakukan  untuk  melihat  kesesuaian  kegiatan  dengan  perencanaan  dan  juga  melihat  potensi  kegagalan  atau  keberhasilan  program. diperlukan parameter/indikator kinerja setiap program.  Akuntabilitas  yang  dimaksud  meliputi  akuntabilitas  program.  akuntabilitas kegiatan dan akuntabilitas keuangan.  kemudian  ditetapkan  batas  waktu  pencapaian  program  dan harus  diacu  serta  dijabarkan lebih lanjut  menjadi  kegiatan  yang  akan  dilaksanakan  oleh  setiap  unit  kerja.  Program  disusun berdasarkan aspirasi‐aspirasi dari masing‐masing unit kerja Universitas.  Rektor  dan  Pembantu  Rektor  sebagai  Pemimpin  Universitas  menyusun  Rencana  Strategis  Universitas  (RENSTRA)  2006‐2011  dengan  mengacu  kepada  Rencana  Strategis  Direktorat  Jenderal  Pendidikan  Tinggi  yaitu  Kerangka  Pengembangan  Pendidikan  Tinggi  Jangka  Panjang  (KPPTJP)  2003‐2010.  Untuk  mengukur  tingkat  keberhasilan program. Selanjutnya  aspirasi  dari  masing‐masing  unit  tersebut  ditampung  dan  diseleksi  sesuai  dengan  strategi  pengembangan  Universitas  dari  hasil  Evaluasi  Diri.

  •   Pengadaan dan pengembangan sarana serta pasarana pendidikan.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 •   Peningkatan kegiatan kesenian. olah raga dan jurnalistik untuk meningkatkan minat  dan bakat mahasiswa.  •   Menggalang  kerjasama  dengan  berbagai  perguruan  tinggi  dan  lembaga‐lembaga  eksternal yang saling menguntungkan. Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Ker jasama  •   Pembinaan  terhadap  lembaga‐lembaga  struktural  dan non  struktural  agar  mampu  menjadi pusat penelitian baik nasional maupun internasional.  •   Pemberian beasiswa untuk membantu peningkatan kesejahteraan mahasiswa.  •   Pembentukan iklim pergaulan mahasiswa yang beretika.  •   Peningkatan kesejahteraan pegawai.  2.  •   Penyelenggaraan  kegiatan‐kegiatan  pengabdian  masyarakat  yang  berkualitas  oleh  mahasiswa. Bidang Kemahasiswaan  •   Peningkatan  kualitas  pelayanan  kemahasiswaan  melalui  pegawai  yang  berdisiplin  tinggi dan sistem pelayanan yang cepat.  •   Pembentukan tradisi keilmuan di kalangan mahasiswa di Iingkungan kampus.•   Penyempurnaan kurikulum dan penerbitan buku ajar.  •   Peningkatan sarana dan prasarana kebersihan kampus.  •   Peningkatan  jumlah  administrasi  yang  berkualitas  melalui  program  pendidikan  strata dan kegiatan‐kegiatan workshop maupun penelitian pengembangan sumber  daya manusia (SDM).  4.  3.      52 .  •   Penyusunan format kurikulum untuk program studi‐program studi baru.  •   Peningkatan kualitas hasil penelitian. bermoral dan mempunyai  integritas yang baik di Iingkungan kampus.  •   Pembangunan  jaringan  perpustakaan  riset  dengan  koleksi  pustaka  yang  lengkap  sebagai basis penelitian dan proses pendidikan. Bidang Administrasi Umum  •   Pengembangan  Sistem  Informasi  Manajemen  Perguruan  Tinggi  (SIMPERTI)  yang  berbasis teknologi komputer.

 triwulanan.   Pelaksanaan (actuating)  Pelaksanaan program dilakukan dengan menunjuk penanggung jawab program (sesuai  dengan DIPA UB).  dan  Pembantu  Rektor  Bidang  Kemahasiswaan  untuk  program  bidang  Kemahasiswaan. untuk menjalankan sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan dalam  Rapat Pimpinan dan melaporkannya kepada Rektor.  UB  juga  akan  menyusun  Laporan  Kinerja  sesuai  dengan  PP  8  Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintahan.Mekanisme manajemen dalam melaksanakan akuntabilitas program adalah sebagai berikut:  1.  Rektor  beserta Senat dan Rapat Kerja Universitas yang bertujuan membahas dan menetapkan  Garis Besar Akademik yang selanjutnya akan disampaikan ke fakultas dan program studi  untuk  dijabarkan  dan  dikembangkan  menjadi  bahan  ajar  dan  silabus  yang  akan  disampaikan kepada mahasiswa.    53 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Hasil  pemantauan  ini  secara  triwulanan  akan  dilaporkan  ke  BAPPENAS dan Departemen Pendidikan Nasional.  setelah  menjadi  BLU. Pelaporan program dan unit‐unit  pelaksana  ditujukan  ke  Bagian  Perencanaan  untuk  dikompilasikan  dan  dilaporkan  menjadi  Laporan  Akuntahilitas  Kinerja  Instansi  (LAKIP)  dan  dilaporkan  ke  Departemen  Pendidikan Nasional serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.  2.  Pembantu  Rektor  Bidang  Administrasi  Umum  untuk  program  bidang  administrasi  umum. semesteran dan tahunan.  4.  5.   Pengukuran (measurement)  Pencapaian  program  diukur  berdasarkan  persentasi  realisasi  capaian  program  oleh  masing‐masing unit serta peningkatan kinerja layanan.   Pelaporan (reporting)  Pelaporan  program  dilakukan  oleh  penanggung  jawab  program  secara  periodik. semesteran dan tahunan dan penanggung jawab program masing‐ masing  unit  kepada  Pembantu  Rektor  Bidang  Akademik  untuk  program  bidang  akademik. triwulanan.   Pemantauan (controlling)  Pemantauan dilakukan secara teratur dan berkesinambungan yang dilaksanakan secara  bulanan.   Perencanaan (planning)  Di  bidang  akademik  perencanaan  program  dilakukan  melalui  Rapat  Pimpinan. Tiap akhir tahun.  Sedangkan untuk perencanaan di bidang non akademik. UB menetapkan bahwa setiap  usulan  program  yang  berasal  dari  masing‐masing  unit  di  universitas  disampaikan  kepada  Bagian  Perencanaan  yang  selanjutnya  akan  dibahas  oleh  Pembantu  Rektor  Bidang  Administrasi  Umum  dan  diajukan  ke  Rektor  untuk  disetujui  dan  dilaksanakan.  Program tersebut harus tercantum dalam DIPA Universitas Brawijaya.  3.  yaitu  secara bulanan.

  d.  Pemberian  beasiswa  program  pendidikan  strata  dan  kegiatan‐kegiatan  workshop  maupun  pelatihan  pengembangan  sumber  daya  manusia  (SDM)  bagi  tenaga  kependidikan.  Akuntabilitas Kegiatan  Akuntabilitas  kegiatan  mencakup  mekanisme/prosedur  pencapaian  tujuan  yang  di  dalamnya  mengandung  kebijakan‐kebijakan  mulai  dari  perencanaan  sampai  dengan  pertanggung‐jawaban. Bidang Administrasi Umum  a. Bidang Kemahasiswaan  a.  Penyelenggaraan workshop/peneltian pengembangan sumber daya manusia (SDM)  bagi tenaga pengajar dan peneliti.  b.  Untuk  membuat  SOP  ini  UB  mendapatkan  dukungan  dari  Program  IMHERE  yang  merupakan  program DIKTI dengan skema pendanaan Bank Dunia.  c.  Pembangunan jaringan pustaka riset dan penambahan koleksi pustaka.  Pembangunan sarana dan prasarana pendidikan.  d.B.  Pemberian insentif bagi pegawai.  Peningkatan kualitas pelayanan kemahasiswaan  b.  3.  f.  Akuntabilitas  kegiatan  merupakan  uraian  kegiatan  UB  sebagai  pengimplementasian dan program yang telah ditetapkan.  Akuntabilitas  juga  dibangun  dengan  penetapan  Standard  Layanan  Minimu  serta  Target  kerja  dari  setiap  kegaiatan. Bidang Akademik  a.  e.  Menyelenggarakan bantuan beasiswa S2 dan S3 bagi tenaga pengajar.  c. Penyelenggaraan pembinaan kehidupan ilmiah mahasiswa di lingkungan kampus.  2.  Pemasangan  jaringan  perangkat  keras  (hardware)  dan  perangkat  lunak  (software)  untuk melengkapi pelayanan akademik dan non akademik.  Penyelenggaraan kegiatan‐kegiatan pengabdian kepada masyarakat.  b.  Perekrutan tenaga pengajar dan tenaga kependidikan yang berkualitas.    Untuk  mengukur  dan  menjamin  keterlaksanaan dan mempertanggungjawabkan kegiatan‐kegiatan ini UB telah menetapkan  Standard  Operating  Procedure  (SOP)(terlampir).    54 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Pemeliharaan sarana dan prasarana kampus. sebagai berikut:  wujud  1.  Pembuatan  SOP  melibatkan  banyak  pihak  mulai  dari  unit  Pelaksana  tingkat  pusat  sampai  dengan  Fakultas  dan  Jurusan.

  e. dan non akademik dibagi dalam 3 (tiga)  jenis kegiatan yaitu kegiatan rutin.  Selain  itu  dalam  tahap  pelaksanaan  ini  juga    55 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Pembahasan  tersebut  di  tiap  level  ditujukan  untuk  memastikan  skala  prioritas  kegiatan  sesuai  dengan  program  kerja  dan  rencana  strategis universitas.c. olah raga dan jurnalistik. Selain itu pembahasan tersebut juga digunakan untuk memastikan  bahwa anggaran disusun secara realistis dan bertanggungjawab.  Pemberian beasiswa untuk mahasiswa S1.     2. Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Ker jasama  a.    Mekanisme manajemen dalam melaksanakan akuntabilitas kegiatan adalah sebagai berikut:  1.  b. Sehingga satu  rupiah anggaran yang dikeluarkan oleh universitas akan dapat dipertanggungjawabkan  dan digunakan untuk mencapai visi universitas.   Setiap  kegiatan  yang  tertuang  dalam  RKA  juga  harus  menunjukkan  indikator  kinerja  seperti input.  tujuan.  Selanjutnya  RKA  tersebut  dibahas di  Departemen  Keuangan untuk menentukan pagu anggaran.   UB  menerapkan  system  bottom‐up  dalam  sistem  perencanaannya. proses.  Perintisan  kerjasama  perguruan  tinggi  dan  lembaga‐lembaga  eksternal  yang  saling  menguntungkan. Setiap kegiatan yang direncanakan juga  harus  mencantumkan  rasionalisasi  (alas  an  mengapa  kegiatan  direncanakan).  Pembinaan moral dan integritas mahasiswa di lingkungan kampus.  baik  yang  berhubungan  dengan  metode.  Kegiatan‐kegiatan  diajukan  oleh  unit‐unit/lembaga‐lembaga  beserta  anggaranya  yang  disertai  oleh  proposal/TOR/RAB  dan  disesuaikan  dengan  satuan  biaya  yang  telah  ditentukan.  dan  universitas  yang  dikoordinir  oleh  bagian  perencanaan  dan  berkoordinasi  dengan  bagian  keuangan. dan output terukur untuk masing‐masing kegiatan.  fakultas.  penggunaan  anggaran  maupun  penempatan  sumber  dayanya.  penanggungjawab. sehingga dapat diterbitkan DIPA.  Pembinaan kegiatan kesenian. insidentil dan kontraktual.  Pelaksanaan (actuating)  Kegiatan  dilaksanakan  oleh  unit  yang  mengajukan  proposal.     Anggaran yang terdapat dalam RKA kemudian diajukan oleh rektor kepada Departemen  Pendidikan Nasional  untuk disetujui.  Kegiatan  ersebut  dituangkan  dalam  RKA  yang  akan  dibahas  mulai  dari  tingkat  unit  (jurusan).  d.  Pembinaan terhadap lembaga‐lembaga struktural dan non struktural.  Perencanaan (planning)  Perencanaan kegiatan dalam bidang akademik.  Kegiatan  yang  dilaksanakan  oleh  unit‐unit  harus  disesuaikan  dengan  RKA  dan  DIPA  yang  telah  disahkan.  teknis  pelaksanaan. dan mekanisme pelaporan.  4.

   5. sedangkan untuk kegiatan kontraktual dapat dimonitoring sesuai dengan  termin  yang  diajukan.  Satuan  Pengawas  Internal  (SPI)  juga  melakukan  monitoring  pelaksanaan  kegiatan  terutama  dalam  aspek  keuangan.    3.    Kegiatan  yang  bersifat  rutin  dilaporkan  setiap  bulan  oleh  pelaksana  kegiatan  kepada  penanggung  jawab  kegiatan  (pimpinan  unit/lembaga).  Proses  pengukuran  kinerja  ini  merupakan  proses  membandingkan  rencana  dengan  realisasi  atau  capaian.  Untuk  kegiatan yang sifatnya rutin dilakukan secara periodik (bulanan.  Sedangkan pemantauan  pelaksanaan  kegiatan  akadamik  dilakukan oleh  Pusat Jaminan  Mutu (PJM).  Selain  itu  tiap  unit/lembaga  diwajibkan  membuat  Laporan  Akuntabilitas  Kinerja  Instansi  Pemerintah  (LAKIP)  untuk  setiap  bulan.  Pengukuran (measurement)  Setiap kegiatan yang telah dilaksanakan harus diukur kinerjanya baik input.  6  bulanan.  Pelaporan  ini  dilakukan  oleh  pelaksana  kegiatan  kepada  penaggung  jawab  kegiatan  (pimpinan  unit/lembaga). dan  output  sebagaimana  telah  tercantum  dalam  perencanaan. proses.  sedangkan  monevin  kegiatan non‐akademik dilakukan oleh pimpinan unit/lembaga masing‐masing.  Untuk  kegiatan  akademik.  Setiap  bulan.  Sedangkan  kegiatan  yang  dilaporkan  secara  kontraktual  dapat  dilaporkan sesuai dengan termin dan prestasi pekerjaan oleh pelaksana kegiatan.  pimpinan  unit/lembaga  wajib  memberikan  Laporan  Perkembangan  Pelaksanaan  Kegiatan  (baik  kegiatan  insidentil.  Pelaporan (reporting)  Pelaporan  untuk  kegiatan  yang  bersifat  insidentil  dilakukan  1  (satu)  minggu  setelah  kegiatan  diselesaikan.   Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   56 .   4.   Setiap  laporan  kegiatan  diatas  juga  harus  ditembuskan  ke  Satuan  Pengawas  Internal  (SPI).dilakukan  proses  monitoring  dan  evaluasi  (Monevin). semesteran  dan tahunan).  Laporan  kegiatan  ini  disebut  Laporan  Pelaksanaan  Kegiatan  (LPK).  Pemantauan (controlling)  Pemantauan  kegiatan  secara  keuangan  dilakukan  dengan  melaporkan  Surat  Pertanggung  Jawaban  1  (satu)  minggu  setelah  kegiatan  selesai  dilaksanakan.    Laporan  Perkembangan  Pelaksanaan  Kegiatan  ini  kemudian  dikonsolidasi  ditingkat  universitas  dan  dilaporkan  ke  Departemen  Pendidikan  Nasional.  LAKIP  tiap  unit  ini  kemudian  dikompilasi di tingkat universitas dan dilaporkan ke Departemen Pendidikan Nasional.  3  bulanan.  rutin.  Monevin  dilakukan  oleh  Pusat  Jaminan  Mutu  Akademik  (PJM).  Setiap  gap/variance harus dapat dijelaskan mengapa terjadi. triwulanan. sehingga perbaikan kinerja dapat  dilakukan secara terus menerus.  dan  tiap  tahun.  SPI  melakukan  review  atau  audit setiap unit kerja.  maupun  kontraktual)  kepada  pimpinan  Universitas  yang  dikoordinir  oleh  Bagian  Perencanaan  Universitas.

  Sistem  tersebut tidak dirancang untuk dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang cepat.   Manajemen  keuangan  dan  sistem  akuntansi  UB  yang  ada  saat  ini  dikembangkan  berdasarkan  beragam  peraturan  atau  regulasi  untuk  perguruan  tinggi  negeri.  dan  baru  dapat digunakan  setelah  melalui prosedur pengusulan  yang  sering kali  memakan  waktu  cukup  lama.  Sementara  laporan‐ laporan  lain  yang  dihasilkan  dari  sistem  yang  ada  merupakan  laporan  baku  untuk  sebuah  PTN.  Detail  prosedur  terkait  dengan  pengelolaan  keuangan  dan  aset  dapat  dilihat dalam Lampiran 3. 2003 tentang keuangan negara. Laporan Realisasi Anggaran  2.   Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Pertama.  Sehingga  instansi  pemerintah. Kedua undang‐undang  tersebut mengharuskan semua dana yang diperoleh Universitas harus masuk ke kas negara.  laporan  tiap  segmen  (segmented  reporting).    57 .  dan  terutama  jika  terjadi  perubahan  status  organisasi  yang  mendasar  seperti  dari  PTN  menuju  PK  BLU.  misalnya.  Berdasar  assessment  yang  telah  dilaksanakan. Catatan (pengungkapan/penjelasan) atas Laporan Keuangan  5. pada tahun 2005  ini  telah  dilaksanakan  pembaharuan  dalam  sistem  akuntansi  dan  keuangan  instansi  pemerintah  yaitu  mengacu  pada  PP  24/2005.  PK  BLU  dituntut  untuk  dapat  menyajikan  laporan  keuangan  konsolidasi secara periodik. yang setidaknya terdiri dari:  1.  sistem  yang  ada  belum  dapat  digunakan  untuk  menghasilkan  laporan  keuangan sebagaimana disebutkan di atas dengan tepat waktu. Laporan Aktivitas  Disamping  laporan‐laporan  di  atas.  termasuk  UB  telah  mengimplementasikan  SAI  (Sistem  Akuntansi  Instansi)  dan  Sistem  Akuntansi  Aktiva  Tetap (SAAT)/Sistem Akuntansi Barang Milik Negara (SABMN).  terdapat  pula  laporan  keuangan  lain  yang  bermanfaat  bagi  kepentingan  manajemen  Universitas.  Contoh  kendala  dalam  manajemen  keuangan  Universitas  adalah  konsekuensi  dari implementasi  UU  nomor  20  th.  Laporan  ini  dapat  memberikan  gambaran  tentang  keadaan  keuangan dari  masing‐masing unit  yang  terdapat di lingkungan  Universitas  sehingga  dapat  memberikan gambaran kinerja unit/segmen organisasi tertentu.  UB  memang  tidak  dituntut  untuk  membuat  dan  mempublikasikan  laporan  keuangan  selengkap  yang  disebutkan  di  atas.C.  Dengan  statusnya  sebagai  perguruan  tinggi  negeri.  terdapat  setidaknya  tiga  kelemahan  pokok dari sistem yang ada.   Implementasi  SAI  di  UB  telah  mampu  menghasilkan  Neraca  dan  laporan‐laporan  lain  yang  diperlukan  secara  periodik.  misalnya  laporan‐ laporan  tersebut  belum  dilengkapi  dengan  pengungkapan  (disclosure).  1997  tentang  PNBP  (Penerimaan  Negara  Bukan Pajak) serta UU nomor 17 th. Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows)  4.  walaupun  masih perlu  disempurnakan. Memang. Neraca (balance sheet)  3.  Akuntabilitas Keuangan  Untuk  aspek  keuangan.

  penganggaran.  pencatatan  dan  pelaporan  yang  tertib  dan  terpercaya.  juga  dapat  membuka  ruang  terjadinya  kesalahan  yang  semestinya  tidak  terjadi.Namun.  yang  pada  gilirannya juga dapat memungkinkan terjadinya kesalahan atas laporan yang dihasilkan.   Pembaharuan  dan  pengembangan  manajemen  keuangan  dan  sistem  akuntansi  UB  dilaksanakan  berdasarkan  pada  kelemahan  yang  telah  diuraikan  di  atas.   Ketiga.  agar  sistem  keuangan  dapat  dijalankan dengan baik.  Lembaga  audit  diperlukan  untuk  melaksanakan  monitoring  dan  evaluasi  atas  sistem  keuangan  Universitas  agar  pemanfaatan  sumberdaya  keuangan  Universitas  dapat  dilakukan  secara  optimal  dan  terhindar  dari  misalokasi  maupun  penyalahgunaan  serta  praktek‐praktek  lain  yang  tidak  etis.  dilihat  dari  aspek  proses.  baik  untuk  kepentingan internal maupun untuk stakeholders Universitas.  Proses  manual  semacam  ini  selain  menyita  banyak  waktu  dan  memerlukan  upaya  klerikal  yang  intensif.   Secara ringkas prioritas utama pembaharuan yang akan dilaksanakan.  pembuatan  laporan  keuangan  yang  komprehensif dan publikasinya secara periodik akan menjadi suatu keniscayaan.  Disamping  itu. melalui suatu mekanisme penyusunan program.  Aspek  mendasar  lain  dalam  kaitan  dengan  pembaruan  manajemen  keuangan  dan  sistem  akuntansi  adalah  pada  upaya  peningkatan  kemampuan  SDM  yang  inheren  dalam  proses  dan  dilaksanakan  secara  berkelanjutan.  Meskipun  UB  telah  mampu  menyusun budget dan  Laporan  Akuntabilitas  Kinerja  Instansi  Pemerintah  (LAKIP). Tujuan mendasar dari pembaharuan manajemen  keuangan  dan  sistem  akuntansi  adalah  untuk  mewujudkan  pengelolaan  keuangan  Universitas yang transparan dan akuntabel.  sebagai  perguruan  tinggi  yang  otonom.   Kedua.  Utilisasi  teknologi  informasi  yang  tepat  dapat  mendukung  upaya  untuk  membangun  manajemen  keuangan  dan  sistem  akuntansi  yang  terintegrasi  dan  dapat  menghasilkan  informasi  yang  cepat  dan  andal. masing‐masing  adalah melalui mekanisme dan rancangan sebagai berikut:  1.  dapat  dinyatakan  bahwa  manajemen  keuangan  dan  sistem  akuntansi  yang ada saat ini perlu untuk diperbaharui.  sistem  yang  ada  saat  ini  masih  belum  dapat  menunjukkan  hubungan  yang  transparan  antara  budget  dan  realisasi.  dengan  struktur  organisasi  seperti  tersebut  dalam  bab  1.  Pembaharuan ini diawali dengan pembaharuan dalam struktur organisasi. Organisasi  pengelola  keuangan  di  tata  ulang  untuk  menyesuaikan  dengan  konstruksi  organisasi  PT  yang  berstatus  BLU.  Penataan  ulang  ini  merupakan  keniscayaan.  sistem  yang  ada  belum  ditunjang  oleh  lembaga  audit.  Sehingga.  teknologi  informasi  akan  dimanfaatkan  secara  optimal  dalam  pembaharuan  sistem  dimaksud.  Selain  itu.     58 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  masih  ditemukan  banyak  kekurangan  dalam  laporan  tersebut  karena  LAKIP  belum  di  “link”  secara  langsung  dengan  budget.  baik  budget  maupun  LAKIP  dibuat  secara  manual  dan  terpisah.  “kinerja”  yang  dicapai–sebagaimana  yang  disajikan  dalam  LAKIP—belum  dapat  menggambarkan  secara  utuh  kinerja  ”riil”  Universitas.   Secara  umum.

2.

Perangkat lunak (software) untuk penyusunan program dan anggaran diperlukan untuk  meningkatkan  kualitas  perencanaan  dan  mempercepat  proses  penyusunannya.  Perangkat  lunak  ini  juga  akan  difungsikan  untuk  mempercepat  proses  pelaporan  terutama LAKIP dan laporan realisasi anggaran.   Sistem  ini  diperlukan  untuk  pengelolaan  data  akuntansi  dan  keuangan  untuk  dapat  dimanfaatkan  dalam  menghasilkan  laporan  keuangan  standar,  maupun  laporan‐ laporan  keuangan  internal  yang  diperlukan  oleh  manajemen  menengah  dan  manajemen puncak.   Pengembangan  SPI  diperlukan  untuk  menjamin  terlaksananya  sistem  pengelolaan  keuangan  yang  baik  dan  dilaksanakannya  praktik‐praktik  akuntansi  yang  sehat.  SPI  berfungsi untuk melaksanakan audit internal, dan memberikan rekomendasi perbaikan  sistem. Jika SPI dapat menjalankan perannya secara baik, maka good governance pada  aspek keuangan dapat dilaksanakan. Pada tahap awal SPI difungsikan untuk menyusun  rencana atau mekanisme pengelolaan keuangan UB yang komprehensif.  Peningkatan  kualitas  SDM  bidang  akuntansi  dan  keuangan  diperlukan  secara  berkelanjutan  melalui  pelatihan  yang  inheren  dalam  program  pengembangan  staf.  Disamping  itu  diperlukan  pula  peningkatan  kuantitas  tenaga  profesional  bidang  akuntansi  dan  keuangan  untuk  memperkuat  direktorat  keuangan  dan  atau  akuntansi  yang direncanakan akan dibangun selama masa transisi.   Pengembangan  sistem  setidaknya  mencakup  pengembangan  perangkat  lunak,  perangkat keras  (hardware)  dan  pengembangan  SDM.  Seiring  dengan pengembangan  perangkat  lunak  dan  SDM  yang  diuraikan  sebelumnya,  maka  penambahan  perangkat  keras  yang  memadai  diperlukan,  agar  pengembangan  sistem  pengelolaan  keuangan  mencapai hasil seperti dicita‐citakan.  

3.

4.

5.

6.

Bentuk  pertanggungjawaban  keuangan  yang  dilaporkan  dalam  laporan  keuangan  UB  terdiri  dari  Laporan  realisasi  Anggaran,  Neraca  dan  Catatan  atas  Laporan  Keuangan  yang  disusun secara tersentral memuat:  1.   Jenis dan periode pelaporan  2.   Tata cara penyusunan laporan keuangan 

  59

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

Aspek‐aspek  tersebut  akan  dikembangkan  secara  simultan  oleh  karena  terkait  satu  sama  lain.  Terwujudnya  pengembangan  dan  atau  pembangunan  aspek‐aspek  di  atas  diharapkan akan dapat mendukung pengelolaan keuangan Universitas yang transparan dan  akuntabel,  mulai  dari  proses  perumusan  program  yang  di  “link”  dengan  alokasi  anggaran  yang  berkeadilan,  tracking  transaksi  keuangan  yang  dilaksanakan  secara  sistemik,  sampai  dengan  berfungsinya  mekanisme  pengendalian  (control)  atas  keuangan  Universitas.  Berjalannya  manajemen  keuangan  dan  sistem  akuntansi  tersebut  didukung pula oleh  SDM  yang memadai dari segi kualitas dan kuantitas, yang dalam implementasinya berpijak pada  the  right  person  in  the  right  place.  Selain  akuntabilitas  dan  transparansi  akan  dapat  terwujud, pada gilirannya trust atau kepercayaan dari stakeholders juga akan dapat dicapai. 

3.   4.   5.   6.   7.   8.   9.  

Verifikasi dan rekonsiliasi  Waktu penyampaian laporan keuangan  Lain‐lain pendukung laporan keuangan  Isi catatan atas laporan keuangan  Pos‐pos laporan keuangan  Sistematika isi laporan keuangan  Rincian laporan keuangan dan penyusunan laporan barang 

Sistem  Akuntansi  Instansi  (SAI)  terdiri  dari  sistem  akuntansi  keuangan  dan  sistem  akuntansi  milik  negara  yang  disusun  secara  bulanan,  triwulan,  semester  dan  akhir  tahun.  Basis  akuntansi  yang  digunakan dalam laporan keuangan  pemerintah yaitu  basis  kas  (cash  basis)  untuk  pengakuan  pendapatan  belanja  dan  basis  akrual  (accrual  basis)  untuk  pengakuan  aset,  kewajiban  dan  ekuitas  dana.  Khusus  pengeluaran  melalui  bendahara  pengeluaran,  pengakuan  belanja  terjadi  pada  saat  pertanggung  jawaban  atas  pengeluaran  tersebut disahkan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).  Mekanisme  manajemen  dalam  melaksanakan  akuntabilitas  keuangan  adalah  sebagai  berikut:  1.   Perencanaan (planning)  Perencanaan  keuangan  dilakukan  secara  bottom‐up.  Berdasarkan  kebijakan  umum  anggaran (KUA) yang ditetapkan oleh Rapat Senat Universitas, unit‐unit atau lembaga‐ lembaga di lingkungan UB mengajukan anggaran berdasarkan rencana yang dituangkan  dalam RKA. Pembahasan anggaran dilakukan secara berjenjang dari unit terkecil seperti  Jurusan  dan  selanjutnya  di  tingkat  Fakultas  dan  Universitas.  Pembahasan  anggaran  berjenjang ini ditujukan agar anggaran benar‐benar ditujukan untuk mencapai visi dan  misi Universitas.  Selain itu melalui pembahasan berjenjang ini prioritas anggaran dapat  ditentukan  sesuai  dengan  program  kerja  dan  rencana  strategis  yang  dibuat  oleh  UB.  Setiap anggaran yang disusun oleh unit juga harus mencantumkan indikator kinerja baik  indikator  input,  proses,  dan  output,  sehingga  setiap  rupiah  yang  nantinya  akan  dibelanjakan dapat dipertangungjawabkan dengan baik.  Anggaran  yang  tercantum  dalam  RKA  ini  kemudian  oleh  Rektor  akan  dimintakan  persetujuan  ke  Departemen  Pendidikan  Nasional.  Setelah  persetujuan  Diknas  didapatkan  pembahasan  di  Departemen  Keuangan  dilakukan  untuk  menentukan  pagu  anggaran yang tertuang dalam DIPA.       2.   Pelaksanaan (actuating)  Sebagai lembaga BLU, UB akan memiliki dua sumber pendanaan yaitu APBN dan PNBP.  Mekanisme pencairan dana APBN rupiah murni (RM) melalui prosedur pengajuan SPP,  SPM,  sampai dengan  SP2D.    Sedangkan  dana dari  PNBP,  menggunakan  prosedur  SPM  Pengesahan  dan  SP2D  Pengesahan  kepada  KPPN  untuk  pertanggungjawaban  atas  pendapatan dan belanja yang terjadi.  
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

  60

Untuk  prosedur  keuangan  internal  UB,  diawali  dengan  pengajuan  proposal  kegiatan  oleh  Pelaksanan  Kegiatan  (PPTK)  yang  dilengkapi  dengan  rincian  anggaran  kegiatan  kepada  pimpinan  unit.  Setelah  pimpinan  unit  memberikan  persetujuan  pelaksanaan  kegiatan  beserta  anggarannya,  biro  keuangan  dapat  mencairkan  anggaran.  Terdapat  dua  sistem  pencairan  anggaran  yaitu  1)  pemberian  uang  muka  kerja  (sistem  tidak  langsung)  dan  2)  pembayaran  langsung  berdasarkan  faktur.  Untuk  kegiatan  tertentu  seperti  pelatihan  maka  uang  muka  kerja  diperlukan  untuk  membiayai  kegiatan  yang  nantinya harus dipertangungjawabkan. Pembayaran langsung didasarkan kepada faktur  atau  tagihan  pihak  ketiga.  Semua  tagihan  (faktur)  harus  melalui  bagian  keuangan.  Faktur  harus  disetujui/diotorisasi  oleh  pimpinan  unit  dan  pelaksana  kegiatan  untuk  memastikan  bahwa  pengeluaran  memang  benar‐benar  dilakukan.  Bila  pengeluaran  anggaran dilakukan untuk pembelian barang maka dokumen penerimaan barang harus  dilampirkan  dalam  faktur.  Setelah  faktur  disetujui  oleh  pimpinan  unit  dan  pelaksana  kegiatan, bagian keuangan harus memverifikasi apakah belanja melebihi anggaran yang  telah  ditentukan  atau  tidak.  Selain  itu  bagian  keuangan  harus  memastikan  bahwa  semua  pajak  telah  ditunaikan  dengan  baik  dan  semua  dokumen  telah  dilampirkan  sesuai SOP. UB juga akan menerapkan sistem otorisasi pembayaran berdasarkan jumlah  atau nilai pembayaran.   3.   Pengukuran (measurement)  Ukuran  keberhasilan  pelaksanaan  pengelolaan  keuangan  dapat  dilihat  dari  beberapa  indikator  antara  lain  Total  Penerimaan,  Proporsi  Dana  Mahasiswa  dari  Total  Penerimaan,  Proporsi  Dana  APBN  dari  Total  Penerimaan,  dan  Indeks  Produktivitas.  Selain itu indicator akuntabilitas pengelolaan keuangan dapat juga diukur dengan opini  audit yang dikeluarkan oleh Auditor Independen.    4.   Pelaporan (reporting)  Setelah penetapan BLU, UB akan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan atau PSAK  Nomor  45  untuk  menjadi  acuan  dalam  penerapan  praktek  bisnis  yang  sehat  dalam  rangka  peningkatan  produktivitas  organisasi.  Laporan  keuangan  eksternal  UB  terdiri  dari:  1)  Neraca,  2)  Laporan  Aktivitas,  3)  Laporan  Arus  Kas,  4)  Catatan  atas  Laporan  Keuangan.  Laporan  keuangan  tersebut  dibuat  setiap  bulan,  triwulan,  semester,  dan  tahunan.  Laporan  akan  disampaikan  kepada  DitJen  Dikti  Departemen  Pendidikan  Nasional  dan  DitJen  Perbendaharaan  Departemen  Keuangan.  Sebelum  disampaikan  kepada  pihak‐pihak  tersebut,  laporan  terlebih  dahulu  akan  direview  oleh  Tim  SPI  UB.  Laporan  keuangan  tahunan  juga  harus  diaudit  oleh  Kantor  Akuntan  Publik  (KAP)  yang  independen.  Dalam  rangka  konsolidasi  pelaporan  keuangan  UB  dengan  laporan  keuangan  Kementerian  Pendidikan  Nasional,  UB  tetap  akan  menggunakan  aplikasi  SAI  (Sistem  Akuntansi  Instansi).  Dasar  penyusunan  laporan  keuangan  adalah  SAI  dan  Peraturan  Pemerintah  Nomor  24  Tahun  2005  tentang  Standar  Akuntansi  Pemerintahan.  Bentuk 

  61

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

  Laporan  ini  dikirimkan  ke  Biro  Keuangan  universitas  untuk  diteliti  dan  dievaluasi.  Selain itu secara periodik dan berdasarkan resiko (risk‐based).    SPI  juga  akan  berfungsi  sebagai  liason  (penghubung)  antara  UB  dengan  eskternal  auditor.  Sesuai  dengan  yang  dituangkan  dalam  RSB.   5. Sebelum disampaikan ke Diknas dan Depkeu. triwulanan.  semua  laporan  tersebut  harus  ditembuskan ke SPI untuk dilakukan fungsi pemantauan.   Pemantauan (controlling)  Pemantauan  keuangan  dilakukan  pada  unit  masing‐masing  melalui  Surat  Pertanggung  Jawaban (Laporan SPJ) yang dibuat. laporan  keuangan  SAI  akan  dicocokkan/  direkonsiliasi  dengan  KPPN.  2)Neraca  dan  3)Catatan atas Laporan Keuangan. SPI akan melakukan audit  dan  review  internal  atas  pelaksanaan  pengelolaan  keuangan  UB  termasuk  laporan  keuangan  UB.  Selain  itu.  semua  data  dan laporan disajikan secara handal dan tepat waktu. semesteran.  kelengkapan  dokumen  pembayaran  sebagaimana  diatur  dalam  SOP. serta asset yang dimiliki oleh UB  terjaga  dengan  baik.laporan  keuangan  yang  dilaporkan  adalah  1)Laporan  Realisasi  Anggaran.          62 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  UB  berencana  membangun  sistem  akuntansi  dan  penatausahaan  keuangan  terkomputerisasi  yang  nantinya  akan  dapat  menghasilkan  laporan  keuangan  berdasarkan  SAK  dan  SAI.  Pembuatan  dan  rekonsiliasi  laporan  keuangan  ini  akan  dilakukan  oleh  biro  keuangan  melalui  konsolidasi  laporan  keuangan  yang  dibuat  oleh  bagian‐bagian  keuangan  di  fakultas/unit.   Oleh karena UB menggunakan PSAK sebagai dasar penyusunan laporan keuangan maka  diperlukan  konversi  dan  rekonsiliasi  laporan  keuangan  berdasarkan  PSAK  dengan  laporan  keuangan  berdasarkan  SAI.  Laporan  keuangan  SAI  ini  akan dibuat dan disampaikan secara bulanan.  Biro  keuangan  harus  memastikan  bahwa  setiap  belanja  telah  didasarkan  pada  anggaran  yang  telah  dibuat  sebelumnya. SPJ berisi pelaporan pengeluaran uang yang disertai  dengan  bukti‐bukti  pengeluaran  yang  mendukung.  SPI  akan  membuat  laporan  audit  yang  ditujukan  kepada  Rektor. dan tahunan.  kewajiban  pajak  dan  kewajiban lainnya telah dipenuhi.  otorisasi  pembayaran  telah  dilakukan  sebagaimana  diatur  dalam  SOP.  Audit dan  review internal ini  akan digunakan untuk  memastikan bahwa  semua  peraturan  UB  telah  ditaati  terutama  dalam  pengelolaan keuangan.

  Prosedur pelayanan  Persyaratan teknis dan administratif pelayanan  Rincian biaya pelayanan  Waktu penyelesaian pelayanan  Pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab  Lokasi pelayanan  Janji pelayanan  Standar pelayanan publik  Informasi pelayanan    63 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .BAB IV.  Transparansi penyelenggaraan kegiatan Universitas merupakan pelaksanaan tugas dan  kegiatan  yang  bersifat  terbuka  bagi  semua  pihak  baik  anggota  organisasi  maupun  masyarakat luas pengguna jasa layanan UB (Stake holder).  kemampuan  dan  kecakapan  para  tenaga  teknis  dan  administratif  perlu  ditingkatkan  sebagaimana  mestinya  untuk  mempertahankan  kelanjutan  pengembangan  TIK  sejalan  dengan  kebutuhan  Universitas.  akademik.  keuangan.  perencanaan.  asset  dan  aspek‐ aspek  lain  sebagai  bagian  informasi  manajemen  dikembangkan  atas  dasar  masing‐masing  isu  strategis.  Hal‐hal  yang  dimaksud meliputi seluruh kegiatan layanan seperti tersebut di bawah.   Pengembangan  SIM  sumberdaya  manusia. TRANSPARANSI    UB  telah  berupaya  menerapkan  prinsip‐prinsip  transparansi  dalam  penyelenggaraan  kegiatan  Universitas  dengan  menerapkan  asas  keterbukaan  yang  dibangun  atas  dasar  kebebasan  arus  informasi  agar  informasi  yang  terkait  dengan  penyelenggaraan  kegiatan  Universitas  dapat  diakses  secara  cepat  dan  jelas  bagi  pihak‐pihak  yang  membutuhkan.  Data‐data  transaksional  yang  selalu  dinamis  dan  data‐data  untuk  dukungan  sistem  pengambilan  keputusan  yang  bersifat  historis  akan  dikembangkan  bersamaan dalam berbagai aspek manajemen Universitas.  Untuk  ini  UB  akan  menerapkan  sistem  Teknologi  Informasi  dan  Komunikasi  (TIK)  untuk  mendukung penerapan aspek‐aspek transparansi penyelenggaraan organisasi.   SIM  dikembangkan  untuk  memenuhi  kebutuhan  operasional  sampai  dengan  pengambilan  keputusan.  pelaksanaan  maupun  pengawasan  dan  pengendaliannya. Hal ini meliputi proses kebijakan.  Dalam  kaitan  ini  maka  pengembangan  sumber  daya  manusia  untuk  mendukung pengembangan dan impelementasi sistem yang direncanakan dimasing‐masing  bagian  manajemen  dilakukan  secara  khusus.  Sehubungan  dengan  ini.

 Aspek‐aspek MIS  secara  detail  akan  dijelaskan  di  bagian  lain  rencana  pengembangan  yang  diusulkan  yang  berhubungan dengan masalah‐masalah manajemen Universitas.     64 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  Dasar  yuridis  pendirian  UPT  Pusat  Komputer  dan  UPPTI  adalah  Keputusan  Rektor  UB  Nomor:  009/SK/2001  tentang  pendirian  Pusat  Komputer  dan  UPPTI  sebagai  Unit  Pelaksana  Teknis  (UPT) di bidang komputer dan sistem informasi  Pusat  Komputer  dan  UPPTI  mempunyai  tugas  melaksanakan  pengelolaan  sistem  komputer  dan  pelayanan informasi.  Di  dalam  kegiatannya.  Dengan  sistem  informasi  akademik  terpusat  yang  memanfaatkan  teknologi  komputer  ini  pula.  Keduanya  berada  di  bawah  koordinasi  Direktur  TIK.  Dengan  sistem  informasi  terpusat  ini  data  administrasi  dan  akademik  akan  terintegrasi  secara  menyeluruh  dengan  memanfaatkan  jaringan  komputer  (Wide  Area  Network)  yang  memudahkan  pelayanan  akses  bagi  seluruh  sivitas  akademika  UB  baik  di  dalam  lingkungan  kampus  maupun  di  luar  kampus. Penyelenggaraan Sistem manajemen berbasis TIK untuk  peningkatan Transparansi  Penyelenggaraan  sistem  manajemen  berbasis  TIK  didukung  oleh  dua  Unit  Pelaksana  Teknis (UPT) yaitu Pusat Komputer (PUSKOM) dan Unit Pengkajian dan Penerapan Teknologi  Informasi  (UPPTI).  Pusat  Komputer  dan  UPPTI  UB  Malang  diharapkan  mampu  menghasilkan  informasi  dalam  waktu  yang  singkat.  Sistem  database  yang  penyebarannya  tersentralisasi  akan  dibuat  untuk  memenuhi  kebutuhan  yang  beragam  antar  fakultas  di  lingkungan Universitas. Fasilitas komputer di UPT Pusat Komputer dan UPPTI selain  digunakan  untuk  mengembangkan  Sistem  Informasi  Manajemen  Perguruan  Tinggi. serta pelayanan informasi.  juga  dipergunakan oleh UB untuk melaksanakan sasaran utama program pembinaan Tri Dharma  Perguruan Tinggi.  Dalam  melaksanakan  tugas  tersebut.A.  Interface  software  (perangkat  lunak)  yang  berguna  untuk  menghubungkan  keberagaman  data  disusun  untuk  menjembatani  struktur  data  yang  sekarang  ada  dengan  struktur  data  yang  baru  jika  terdapat  perbedaan  diantara  keduanya.  Pengembangan  database  untuk  mendukung Sistem Informasi Manajemen (SIM) terintegrasi secara keseluruhan diharapkan  mampu  memberikan  dukungan  dalam  kegiatan  operasional  staf  maupun  manajerial  pimpinan.  Rancangan  pengembangan  sistem  database  yang  bersifat  menyeluruh  dan  dinamis untuk tujuan mengatasi keberagaman data dan sistem.  mempermudah pekerjaan rutin.  fungsi  UPT  Pusat  Komputer  dan  UPPTI  dimaksudkan  untuk  mendukung kegiatan administrasi dan akademik dengan mengembangkan sistem informasi  terpusat.  TIK  dirancang  untuk  peningkatan  kualitas  layanan  oprasional  manajemen  khususnya  untuk  aspek  perencanaan  dan  pengambilan  keputusan. Rancangan sistem dan implementasi yang sesuai meliputi lalu lintas  jaringan dan keamanan data akan dihitung selama proses pengembangan. pengembangan sistem dan program komputer.   Interface  pengguna  sebagai  bagian  dari  SIM  (Sistem  Informasi  manajemen)  dikembangkan  paralel  dengan  pengembangan  database.  Pusat  Komputer  dan Sistem Informasi menyelenggarakan fungsi pelaksanaan dan pelayanan operasionalisasi  sistem informasi.

  Tahun  2006.   Pada Juli 2006.B.  Prasetya  Pertama kali diterbitkan tahun 1990. koran ini sempat jadi tuan rumah Lokakarya nasional Pers  Kampus  se  Indonesia  yang  diikuti  45  Universitas  se  Indonesia. website Universitas Brawijaya menduduki peringkat 41 besar tingkat Asia  Tenggara atau peringkat 4 di Indonesia pada tahun 2007. Pada tahun 1977. 3.  feature.  misalnya  buku pedoman. berita. 4.  Prasetya  online  meraih  juara  tiga  dalam  ajang  Anugrah  Media  Humas  yang  diselenggarakan  Badan  koordinasi  Kehumasan  2.  Universitas  Brawijaya  membuka  pelayanan  akses  ke  jaringan  komputer  global  (internet)  bagi  warganya  dalam  bentuk  pengiriman  dan  penerimaan  electonic  mail  (e‐mail)  dengan  rintisan  website  melalui  provider  Mega.brawijaya.ac.  aturan‐aturan  yang  berkaitan dengan proses akademik. Penyebarluasan Informasi melalui Website dan Media  Cetak   1.ac. naskah akademik dan informasi lainnya yang dapat diunduh  sewaktu‐waktu. maupun  berisi “forum diskusi” yang berisi bahasan tentang berbagai macam hal terkini yang ada  di  Universitas  Brawijaya.   Mimbar.  PRASETYA  Online  dapat  diakses  melalui  situs  http://prasetya.  Berdasarkan  peringkat  di  tingkat  Internasional  yaitu  versi  Webometrics.  inverstigative  news.  Sampai  dengan  bulan  Maret  2008  telah  mencapai  edisi  ke‐353.net.   Prasetya Online  Sejak  tahun  1996.  selain  dalam  bentuk  cetak.  merupakan  satu‐ satunya koran yang terbit di kota Malang waktu itu dan koran kampus di Indonesia yang  tidak  pernah  berhenti  terbit  selama  hampir  4  dasa  warsa  ini. buletin yang terbit mingguan ini. lowongan kerja.brawijaya. Website Resmi Universitas Brawijaya  September  1996.reportase.    Saat  ini  website  resmi  UB  yang  beralamatkan  www.  dengan  tujuan  komunikasi  informasi  internal.  sebelumnya  bernama  Buletin  Universitas  Brawijaya  yang  terbit  mulai  Oktober  1970. laporan kemajuan.net  dan  Wasantara.  buletin  Prasetya  juga  dikemas  dalam  bentuk  Online.  Isi  dari  website  tersebut    mulai dari informasi  tentang  UB.  baik  versi  bahasa  Indonesia  maupun  bahasa  Inggris.  berisikan berita  (spot  news)  kegiatan  sivitas  akademika. Koran Kampus  Berbentuk  tabloid. Sampai  saat ini telah terbit sebanyak 491 nomor.  juga  memuat  aritkel‐artikel  ilmiah  populer.  Lokakarya  ini  merumuskan  Pola  Pers  Kampus  yang  sampai  saat  ini  dipakai  oleh  Pers  kampus  se‐ Indonesia.  Mimbar  selain  berisi  kegiatan  kampus.  dan  sebaginya.id.id  telah  menampilkan  berbagai  informasi.  Mimbar.   65 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .   Di  Website  Universitas  Brawijaya  juga  tersedia  dokumen‐dokumen  resmi  kampus.  terbit  setiap  bulan  sejak  tahun  1971. Prasetya memperoleh ISSN dengan Nomor register 1970‐6428.

  Dibuat  secara  periodik  setahun  sekai  sejak  tahun  1998  sampai  pada  akhir  tahun  2007.        66 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 10. yang disampaikan  dalam rapat senat tebuka dalam rangka dies natalis.  Buku Profil Guru Besar dan Doktor  Merupakan buku yang berisi profil Guru Besar dan Doktor.  untuk  mendokumentasikan  dan  mempublikasikan  pemikiran‐pemikiran  para  guru  besar  Universitas  Brawijaya. pengabdian kepada masyarakat.  wawasan  dan  pengetahuan  mahasiswa  baru  tentang  bidang  kemahasiswaan Universitas Brawijaya.  12. 8.  6.Pemerinta  (Bakohumas).  Buku Prospectus  Buku  yang  diterbitkan  secara  berkala  pada  setiap  pergantian  pimpinan  di  tingkat  universitas  Brawijaya.  berisi  profil  singkat  tentang  Universitas  Brawijaya  dan  dibuat  dalam bahasa inggris. 7.   .  dibagikan  kepada  mahasiswa  baru  untuk  memberikan  bekal. Prospectus merupakan pengembangan dari leaflet “Brawijaya in  Brief”.ac.brawijaya. Buku Pedoman Pendidikan  Diterbitkan  setiap  tahun  ajaran  baru  dan  dibagikan  kepada  mahasiswa  baru  guna  mempercepat  penyebarluasan  informasi  berkaitan  dengan  penyelenggaraan  Proses  Belajar Mengajar di Universitas Brawijaya. bidang keahlian yang diasuh  maupun penelitian‐penelitian penting yang dilakukan lima thuan terakhir.  anggaran. ketenagaan. kerumahtanggaan. Selain dalam  bentuk cetak juga dapat diakses melaui website Universitas Brawijaya.  bunga  rampai  ini  juga  dipublikasikan  secara  online  melalui  website www. mulai dikemas  dalam edisi bahasa Inggris.  Prasetya  Online  yang  selama  ini  berbahasa  Indonesia. 11.  Buku Bunga Rampai  Buku  Bunga  Rampai  ini  disusun  dari  ringkasan  pidato  pengukuhan  Guru  Besar. Buku tahunan diterbitkan pertama kalinya tahun 1973. Buku Tahunan  Diterbitkan secara berkala setiap akhir tahun berisi laporan perkembangan dan kegiatan  yang terjadi selama satu tahun. Brawijaya Dalam Angka  Buku  yang  diterbitkan  secara  berkala  setiap  tahun  berisi  perkembangan  Universitas  Brawijaya  dalam  lima  tahun  terakhir  yang  dilaporkan  dalam  bentuk  tabel‐tabel  baik  yang berkaitan dengan bidang pendidikan.  Tahun  2007.id. Buku Panduan Probinmaba  Diterbitkan  setiap  tahun  ajaran  baru. 9. dan laporan keuangan terbatas.    5.  Buku Pidato Ilmiah  Buku yang berisi orasi ilmiah dari doktor baru Universitas Brawijaya. penelitian.

  diterbitkan  untuk  mempublikasikan  hasil‐ hasil penelitian mahasiswa yang meraih pretasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).  merupakan  laporan  pertanggungjawaban  kinerja  Universitas  Brawijaya  kepada  Pemerintah.  D.   Berita  yang  berkaitan dengan  hasil‐hasil  penelitian.  Rapat  Sosialisasi  ke  Fakultas‐ Fakultas  oleh  Pimpinan  Universitas  serta  Rapat  lainnya  yang  secara  pereodik  dilakukan.  di  tingkat  wilayah  maupun  tingkat  nasiona  (PIMNAS). Fakultas. Jurusan.  terbit  sejak  1996.  15. Media Karya Imiah  Media  Karya  Imiah  (MKI). pengumuman tentang fasilitas. Informasi demikian juga tersedia di website resmi Universitas  Brawijaya.  Rapat  Senat.  uang SPP dan uang pendaftaran.  C. Brosur. Buku Laporan setiap 5 tahunan  Diterbitkan  setiap  5    tahun  sekali  berupa  buku  yang  berisikan  berbagai  aktivitas.  disebarluaskan  baik  di  kalangan  sendiri  maupun  kepada publik. Selebaran dan Media Massa  Sosialisasi  kemajuan  yang  dicapai  Universitas  Brawijaya  dan  informasi  lainnya  juga  dilakukan  melalui  Rapat  Kerja. Audit Internal  Kegiatan  ini  diawali  dengan  pembentukan  Pusat  Jaminan  Mutu  (PJM)  tahun  2005  di  tingkat Universitas. Penyebarluasan Informasi melalui Sosialisasi.  Lomba  Karya  Inovatif  Produktif  (LKIP).   informasi‐informasi yang berbau promosi yang ada di tingkat Universitas.  pemantauan  dan umpan balik untuk tahun berikutnya.13. informasi tentang layanan.  teknologi  tepat  guna  serta  berita  tentang kemajuan Universitas Brawijaya juga diliput oleh pers baik lokal maupun nasional.  termasuk  yang  ada  di  unit  bisnis  akademik dan non akademik.  14.  Rapat  Pimpinan. LAKIP  Laporan  Akuntabilitas  Kinerja  Instansi  Pemerintah ini  dibuat  secara  berkala  pada  akhir  tahun. Rapat  Periodik.  kemajuan  dan  pendapat  publik  .  Rapat  Sosialisasi  membahas  hasil  yang  telah  dicapai  berdasar  Program  Kerja  Rektor  yang  telah dibukukan.   Brosur  dan  Selebaran  dilakukan  terutama  untuk  masalah  pendaftaran  mahasiswa. Gugus Jaminan Mutu (GJM) di tingkat Fakultas dan Unit Jaminan Mutu  (UJM)  di  tingkat  Jurusan  serta  pembentukan    Satuan  Pengendali  Internal  (SPI)  tahun  2007  dimaksudkan  untuk    mendukung  terciptanya  sistem  pengendalian  internal  yang  efektif  di    67 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  juga  menjadi  dokumen  penting  dalam  siklus  perencanaan.  laboratorium  maupun  di  unit‐unit  layanan  lainnya.

  dalam  rangka  mewujudkan  transparansi dalam pengelolan keuangan universitas. bekerja sama dengan unit kerja terkait.  Keberadaan  PJM  dan    SPI  mendukung  perwujudan  penerapan  prinsip‐prinsip  transparansi  dalam  penyelenggaraan  kegiatan  universitas  dengan  melaksanakan  fungsi  (a)  membantu  Rektor  dalam  melakukan  pengawasan  internal  universitas.  (c)  membantu  efektivitas  penerapan  pola  tata  kelola  di  universitas.  efisien.  (b)    memberikan  rekomendasi  perbaikan  untuk  mencapai  sasaran  universitas  secara  ekonomis.    68 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . aset.  dan  nepotisme) yang menimbulkan kerugian universitas.  dan  (d)  menangani  permasalahan  yang  berkaitan  dengan  indikasi  terjadinya  KKN  (kolusi. yakni  meliputi:  • Neraca  • Laporan Aktivitas  • Laporan Arus Kas  • Catatan atas Laporan Keuangan  Khusus  Laporan  keuangan  tahunan  berdasarkan  SAK.lingkungan universitas. maupun keuangan.  korupsi. Universitas Brawijaya secara periodik    telah menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK).  akan  dapat  diakses  melalui  website Universitas Brawijaya.  dan  efektif. baik yang menyangkut masalah akademik.  Di  samping  hal‐hal  yang  telah  diuraikan  di  atas.

  2.  2. dan otonomi keilmuan diarahkan  untuk perwujudan pemantapan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta  seni yang bernafaskan Islam.  Sivitas akademika wajib menjaga integritas akademik. dengan tidak melakukan hal‐hal  seperti  memperoleh  ijazah  dari  lembaga  pendidikan  yang  tidak  kredibel.BAB V. kebebasan mimbar akademik.  melakukan  plagiasi karya ilmiah.   Universitas  menjunjung  tinggi  kebebasan  dan  etika  akademik  serta  toleransi  dalam  perbedaan pendapat.  3. dan otonomi  keilmuan. dan pembangunan kemanusiaan. setiap anggota sivitas akademika bertanggung jawab secara pribadi dan tidak  merugikan Universitas.   Segenap  unsur  pimpinan  Universitas  wajib  menunjukkan  komitmen pribadi  yang  kuat  dan  memberikan  contoh  keteladanan  kepada  seluruh  warga  Universitas  tentang  bagaimana harus bersikap dan berperilaku sesuai dengan Kode Etik Akademik.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 C. menggunakan ijazah atau gelar akademik untuk berbagai tindakan  lain yang menyimpang dari prinsip dasar integritas akademik.  B.  Pengertian Integritas Akademik  1.    69 .  3. mimbar akademik.   Dalam melaksanakan kebebasan akademik.   Menjaga Komitmen Etika Akademik  1.   Universitas memiliki Kode Etik Akademik yang wajib dihayati dan dijadikan acuan dalam  berperilaku bagi sivitas akademika dan/atau warga Universitas.  Pengertian Kebebasan Akademik dan Otonomi  Keilmuan  1. ETIKA DAN  INTEGRITAS  A.  2.   Universitas  dapat  membentuk  Dewan  Kehormatan  Etika  Akademik  yang  kepengurusannya ditentukan oleh Senat Universitas.   Pelaksanaan kebebasan akademik.   Integritas  akademik  merupakan prinsip dasar yang  harus  dijadikan  acuan  bagi  seluruh  kegiatan akademik di Universitas.

  dan  kewenangan di Universitas.  syukuran.  ulang  tahun.  3. lokakarya.  fasilitas  antar  jemput  sebagai  peserta.   Hadiah  yang  didasarkan  pada  hubungan  keluarga/kekerabatan  yang  jelas.   Kebebasan  dan  etika  akademik  ditanamkan  oleh  UB  kepada  mahasiswa  sejak  masa  awal perkuliahan dan dalam berbagai kegiatan akademik lainnya.   Perwujudan  kebebasan  akademik.  2.  Setiap  warga  Universitas  wajib  menjunjung  tinggi  etika  akademik  dan  menghargai  pendapat dan penemuan akademisi lainnya.  tiket  perjalanan.   Honorarium  atau  imbalan atas  hasil  karya  tulis  yang  dimuat  di  media  massa  ataupun  dipublikasikan  dalam  bentuk  buku  sebagai  sarana  peningkatan  kapasitas  atau  pengembangan profesi.  3.   Pimpinan dan pegawai Universitas yang melakukan kegiatan rangkap di luar Universitas  wajib memperoleh izin dari Rektor.  yang  diberikan  atau  diterima  dengan  maksud‐maksud  yang  tidak  ada  kaitannya  dengan  kepentingan  perusahaan.  dari  pihak  ketiga  yang  diyakini  atau  diinterpretasikan  oleh  pihak  lain  memiliki  keterkaitan  fungsi.  6.  Pengertian Loyalitas kepada Universitas  1.  misalnya  dalam  acara  resepsi  perkawinan. dan sejenisnya). ataupun diskusi yang tidak  bertentangan dengan peraturan perundang‐undangan serta mendapatkan persetujuan  tertulis dari pejabat yang berwenang.  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Honorarium.    70 .  D.  otonomi  keilmuan.  5.  2.  E.  Kegiatan  sivitas  akademika  Universitas  atas  nama  pribadi  atau  kelompok  menjadi  tanggung jawab pribadi atau kelompok yang bersangkutan.  4.  Pengertian Gratifikasi  Pimpinan dan pegawai Universitas beserta keluarganya tidak diperbolehkan menerima  gratifikasi.  baik  langsung  maupun  tidak  langsung.4.  narasumber/pembicara dalam kegiatan seminar. sakit. duka cita.  tanggung  jawab.  kebebasan  mimbar  akademik.  Kegiatan  sivitas  akademika  Universitas  di  luar  kampus  yang  mengatasnamakan  Universitas harus mendapatkan izin dari Rektor. kecuali:  1.  dan kode etik Universitas dirumuskan dan diatur oleh Rektor dengan persetujuan Senat  Universitas.   Pimpinan  dan  pegawai  Universitas  wajib  melaksanakan  tugas  dan  kewajiban  sebagaimana ditentukan dalam surat pengangkatannya.

  pencurian/perampokan.  pensil/alat tulis.  telepon.  listrik.  kebakaran.  sebagai  berikut:  1.   Informasi Universitas yang bersifat rahasia (misalnya strategi bisnis. proyeksi keuangan. kalender.  F. kaos.  2.  2.  dan  alat  tulis/perlengkapan  kantor.  H.   Kewajiban Menghindari Suap  Pimpinan dan pegawai Universitas beserta keluarganya wajib menghindarkan diri dari  tindakan suap dengan tidak menerima atau memberi dalam bentuk apapun yang bertujuan  untuk  mengarahkan  suatu  tindakan  keberpihakan  secara  tidak  wajar  kepada  pihak‐pihak  tertentu.   Kesadaran terhadap Efisisensi Biaya  Setiap  warga  Universitas  wajib  melakukan  upaya‐upaya  efisiensi  biaya.  G.  kecuali  untuk  kepentingan  Universitas dan negara. dan barang sejenis lainnya yang berlogo/beratribut tertentu yang  secara intrinsik bernilai rendah.    71 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .  serta  dilaksanakan  dengan  penuh  tanggung jawab dan memenuhi prinsip kewajaran. mess.  perlakuan  istimewa. atau penyalahgunaan untuk keuntungan pribadi.  perusakan.  atau hasil penelitian dan pengabdian masyarakat) tidak diperbolehkan untuk diberikan  atau  diberitahukan  kepada  pihak  yang  tidak  berkepentingan  terhadap  informasi  tersebut  tanpa  sepengetahuan  pejabat  yang  berwenang.   Tidak  mengajukan  usulan  kegiatan  yang  tidak  memiliki  keterkaitan  dengan  kegiatan  Universitas.   Melindungi  aset  Universitas  dari  pengambilalihan.   Menggunakan  sumberdaya  Universitas  secara  hemat  sesuai  dengan  kebutuhan.   Peminjaman aset/fasilitas Universitas seperti kendaraan dinas.  3. dan rumah dinas  untuk  keperluan  pribadi  dan  anggota  keluarganya  dapat  dibenarkan  dengan  persetujuan  tertulis  dari  pejabat  yang  berwenang.   Barang‐barang untuk tujuan promosi seperti buku agenda.  termasuk  penghematan  pemakaian  air.   Perlindungan Aset dan Informasi  Warga Universitas berkewajiban:  1.  ataupun  pengambilan  keputusan yang  bertentangan  dengan  peraturan perundang‐undangan dan nilai‐nilai etika. gantungan kunci.4.

3.   Meminta  penggantian/pembebanan  biaya  dengan  dilandasi  kejujuran  dan  tanggung  jawab  serta  didukung  dengan  dokumen  yang  lengkap  sesuai  dengan  aturan  dan  kebijakan Universitas. 

I.   Membangun Integritas Pelaporan 
Setiap pimpinan dan pegawai Universitas wajib menjaga integritas pelaporan dengan:  1.   Melakukan  dan  mencatat  transaksi  keuangan  dan  non‐keuangan  dengan  benar  dan  tidak menyesatkan berdasarkan otorisasi dari pejabat yang berwenang.  2.   Menyusun  laporan  sesuai  dengan  standar  pelaporan  yang  berlaku  serta  bertanggung  jawab sepenuhnya atas isi laporan tersebut sesuai dengan tanggung jawab dan tingkat  kewenangannya.  3.   Tidak  memberikan  keterangan  palsu  yang  merugikan  Universitas  misalnya  mengubah  data  akademik  atau  memalsu  tanda  tangan  dan  identitas  diri  beserta  anggota  keluarganya. 

J.   Larangan Aktivitas Politik 
1.   Pimpinan  dan  pegawai  Universitas  tidak  diperkenankan  menjadi  pengurus  partai  politik,  calon  legislatif,  dan  eksekutif.  Pimpinan  dan  pegawai  Universitas  yang  aktif  dalam  aktivitas  politik  wajib  mengundurkan  diri  dari  Universitas  sesuai  dengan  ketentuan peraturan perundang‐undangan yang berlaku.  2.   Universitas  tidak  memperbolehkan  dana  atau  aset  universiats  digunakan  secara  langsung ataupun tidak langsung untuk kontribusi kepada partai politik, calon anggota  legislatif,  dan  eksekutif,  baik  di  tingkat  pusat  maupun  daerah  misalnya  pemberian  sumbangan  dana  secara  langsung,  kegiatan  kampanye, dan  penggalangan  dana  untuk  aktivitas politik. 

K.   Pemeliharaan Nama Baik Universitas 
Dalam  rangka  menjaga  dan  memelihara  citra/nama  baik  Universitas,  setiap  warga  Universitas tidak diperbolehkan:  1.   Melakukan  perbuatan/tindakan  yang  menyebabkan  tercemarnya  nama  baik  Universitas.  2.   Memberikan  keterangan  yang  bukan  wewenangnya  kepada  pihak  lain  yang  dapat  menimbulkan keresahan di lingkungan Universitas. 

  72

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

L.   Pengenaan Sanksi 
1.   Sivitas akademika Universitas dan/atau warga Universitas yang melakukan pelanggaran  terhadap  kode  etik  Universitas  dikenakan  sanksi  sesuai dengan  peraturan  perundang‐ undangan.  2.   Pengenaan  sanksi  terhadap  terhadap  sivitas  akademika  Universitas  dan/atau  warga  Universitas  yang  melakukan  pelanggaran  terhadap  kode  etik  Universitas  merupakan  kewenangan Rektor dengan memperhatikan pertimbangan dari Senat Universitas.  3.   Pengenaan  sanksi  dilakukan  sesuai  dengan  bobot  atau  tingkat  pelanggaran  yang  dilakukan, berupa:  a. Teguran lisan  b. Peringatan tertulis I, II, dan III  c. Skorsing  d. Pencabutan gelar akademik/sebutan lulusan  e. Tuntutan ganti rugi  f. Penundaan kenaikan pangkat/golongan  g. Penurunan pangkat/golongan  h. Pembebasan dari jabatan  i. Pemecatan (bagi mahasiswa)  j. Pemberhentian  atau  pemutusan  hubungan  kerja  (bagi  pimpinan  dan  pegawai  Universitas)  k. Diserahkan  kepada  yang  berwajib  untuk  proses  penyelidikan  lebih  lanjut  untuk  pelanggaran  yang  mengakibatkan  kerugian  Universitas  dengan  jumlah  yang  material/besar dan dikategorikan sebagai tindakan pidana.  4.   Warga  Universitas  yang  akan  dikenakan  sanksi  wajib  diberikan  kesempatan  atau  hak  secara  adil  untuk  membela  diri  maupun  menyatakan  pendapatnya  atas  dugaan  pelanggaran  yang  dilakukan  pada  forum  Senat  Universitas  pada  forum  Senat  Universitas.  5.   Pencabutan  gelar  akademik  dan/atau  sebutan lulusan  yang  diperoleh  dari  Universitas  karena pelanggaran kode etik Universitas hanya dapat dilakukan oleh Rektor atas dasar  pertimbangan  hasil  Tim  yang  ditunjuk  untuk  itu  dan  berdasarkan  persetujuan  Senat  Universitas.  6.   Pemecatan  mahasiswa  dengan  alasan  non‐akademik  hanya  dapat  dilakukan  oleh  Rektor atas persetujuan Senat Fakultas atau Senat Universitas. 
Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

  73

BAB VI. DAFTAR REFERENSI  RUJUKAN 
1. Keputusan Presiden RI Nomor 50 Tahun 2004 tentang Perubahan Institut Agama Islam  Negeri  Sunan  Kalijaga  Yogyakarta  menjadi  Universitas  Islam  Negeri  Sunan  Kalijaga  Yogyakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malang Menjadi UB.  Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi.  Undang‐Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.  Keputusan  Menteri  Pendidikan  Nasional  Nomor  389  Tahun  2004  tentang  Organisasi  dan Tata Kerja UB.  Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 5 Tahun 2005 tentang Statuta UB.  Peraturan  Pemerintah  Nomor  23  Tahun  2005  tentang  Pengelolaan  Keuangan  Badan  Layanan Umum.  Peraturan  Pemerintah Nomor  8 Tahun  2006  tentang  Pelaporan  Keuangan  dan  Kinerja  Instansi Pemerintah.  Peraturan  Menteri  Keuangan  Nomor  08/PMK.02/2006  tentang  Kewenangan  Pengadaan Barang/Jasa pada Badan Layanan Umum.  Peraturan  Menteri  Keuangan  Nomor  09/PMK.02/2006  tentang  Pembentukan  Dewan  Pengawas pada Badan Layanan Umum.  2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

10. Peraturan  Menteri  Keuangan  Nomor  10/PMK.02/2006  tentang  Pedoman  Penetapan  Remunerasi  bagi  Pejabat  Pengelola,  Dewan  Pengawas,  dan  Pegawai  Badan  Layanan  Umum.  11. Peraturan  Menteri  Keuangan  Nomor  119/PMK.05/2007  tentang  Persyaratan  Administratif  dalam  Rangka  Pengusulan  dan  Penetapan  Satuan  Kerja  Instansi  Pemerintah untuk Menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.  12. Pedoman Pendidikan UB Tahun Akademik 2007/2008.  13. Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) UB Tahun 2006.  14. Pola Tata Kelola Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Tahun 2007.  15. Keputusan  Menteri  Badan  Usaha  Milik  Negara  (BUMN)  No.  KEP‐117/MMBU/2002  tentang  Penerapan  Praktik‐Praktik  Good  Corporate  Governance  (GCG)  di  Lingkungan  BUMN.  16. Praktik‐praktik  terbaik  (best  practices)  Pola  Tata  Kelola  dari  beberapa  Universitas  ternama di Indonesia (UGM, UI, IPB) dengan status sebagai Badan Hukum Milik Negara  (BHMN) serta praktik‐praktik terbaik penerapan etika bisnis dalam dunia usaha. 

  74

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

  mengingat  tuntutan  peningkatan  kualitas  yang  semakin  tinggi.  UB  bertekad  meningkatkan  kinerjanya  secara  signifikan.  sehingga  tercipta  kehidupan  kampus  yang  bernuansa  akademik  yang  pada  akhirnya  akan  membawa  Universitas  Brawijaya  menuju  entrepreneurial  university.  kewajaran.  setiap  pihak  dalam  organisasi  UB  harus  dapat  secara  mudah  didorong  agar  memiliki  kesadaran  atas  adanya  tanggung  jawab  sosial  Universitas  terhadap stakeholder.    Penyusunan  Pola  Tata  Kelola  UB‐BLU  bertujuan untuk  menjamin terselenggaranya praktek‐praktek baik (good Practices) berdasar   asas  transparansi.  Dalam  hal  Implementasi  sistem  Tata  Kelola.  Untuk  memberikan  pelayanan  yang  prima  kepada  stakeholder  dan  mahasiswa  diperlukan  organisasi  yang  efektif  dan  efisien. baik dalam bidang layanan.  sarana  dan  prasarana.    Tujuan  demikian  bisa  tercapai  apabila  terdapat  pola  tata  kelola  yang  sesuai  dengan  kebutuhan  perkembangan  organisasi  sesuai dengan visi dan misinya.  responsibilitas.  Diharapkan.        75 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . dan pengabdian kepada masyarakat.  akuntabilitas.  menjadi  universitas  unggul  yang  berkelas  dunia  dan  mampu  berperan  aktif  dalam  pembangunan  bangsa  melalui proses  pendidikan.  penelitian.  Selama  lima  tahun  terakhir  UB  memang telah menunjukkan peningkatan kinerja.    Indikator  peningkatan  kinerja  dapat  dilihat  dari  perubahan  organisasi  tata  laksana  yang  berkembang  secara  dinamis  sesuai  dengan  perkembangan jumlah dan kualitas sumberdaya manusia (SDM) baik dosen maupun tenaga  kependidikan.  adanya  perubahan  dalam  tata  kelola  di  Universitas  Brawijaya  akan  meningkatkan  kinerja  layanan.  Perubahan  dalam  pola  tata  kelola  perlu  dilakukan  sejalan  akan  adanya  perubahan  status Universitas Brawijaya menjadi PK‐BLU yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan  kepada  masyarakat  dalam  rangka  memajukan  kesejahteraan  umum  dan  mencerdaskan  kehidupan  bangsa.  dan  kemandirian.   Namun  demikian.  akuntabilitas  dan  transparansi.  serta  keuangan. PENUTUP    Universitas  Brawijaya  (UB)  senantiasa  terus  membenahi  dirinya  untuk  meningkatkan  layanan  melalui  pembenahan  dibidang  Pola  Tata  Kelola.BAB VII. organisasi dan  SDM.

  Statuta UB     STATUTA UNIVERSITAS BRAWIJAYA Ditetapkan Di Jakarta Pada Tanggal 17 Mei 2002 Oleh Menteri Pendidikan Nasional Departemen Pendidikan Nasional   76 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .    Lampiran 1.

terampil. Untuk itu disusunlah Statuta UB sebagai berikut: BAB-I Pasal 1  KETENTUAN UMUM Dalam statuta ini. yakni manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. berkepribadian yang mantap dan mandiri. Bahwa untuk menyelenggarakan tugas di atas. serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. serta penyelenggaraan kegiatan fungsiona! sesuai dengan tujuan universitas. pelaksanaan. Statuta adalah pedoman dasar penyelenggaraan. Senat Universitas adalah senat UB Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan tinggi. serta wajib berperan dalam penerapan. Bahwa UB dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi bertugas menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional (vokasional).SALINAN Lampiran: KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR: 080/O/2002 TANGGAL 17 MEI 2002. pengembangan program. dan penyelenggaraan kegiatan fungsional. 4. Universitas adalah UB. sehat jasmani dan rohani. Pendidikan profesional (vokasional) adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada kesiapan penerapan keahlian tertentu. sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945. yang dimaksud dengan : 1. diperlukan pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan yang menjadi acuan bagi p.   77 . serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan mempe'rkaya kebudayaan nasional. 3. pengembangan dan penciptaan ilmu pengetahuan. berwawasan pengetahuan yang luas. Pendidikan profesi adalah pendidikan tinggi setelah pendidikan sarjana yang diselenggarakan bekerjasama dengan organisasi profesi. Pendidikan akademik adalah pendidikan tinggi yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangannya.erencanaan. 7. dan pengembangan program. sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. 5. teknologi dan kesenian. 8. 2. berbudi pekerti luhur. STATUTA UB MUKADIMAH Bahwa sesungguhnya upaya mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia. Bahwa pembangunan nasional dalam bidang pendidikan merupakan bagian dari satu upaya mencerdaskan kehidupan bangsa untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia seutuhnya. 6. kegiatan yang dipakai sebagai acuan dalam perencanaan. Pendidikan tinggi adalah pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi dari pada jenjang pendidikan menengah di jalur pendidikan sekolah.

14. Dosen adalah tenaga pendidik dengan tugas utama mengajar. serta mampu memecahkan berbagai masalah kemasyarakatan. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. mengembangkan ilmu melalui penelitian. keluaran serta manfaat pendidikan. dan seni. teknologi. Pasal 3  a. mampu membelajarkan diri. Senat fakultas adalah senat fakultas di lingkungan UB 10. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Misi universitas adalah : b. 20. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tri dharma perguruan tinggi adalah bentuk-bentuk kegiatan pokok yang terdiri dari penyelenggaraan pendidikan tinggi. serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional. penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. ilmu pengetahuan. Tenaga kependidikan adalah dosen dan tenaga penunjang akademik. Menyelenggarakan proses pendidikan untuk membantu peserta didik menjadi manusia yang berkualitas. berkemampuan akademik dan/atau profesional sehingga mampu berperan secara bermakna di segala aspek kehidupan masyarakat. 17. dan cara-penyampaian serta penilaiannya yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar di Universitas. 19. memiliki disiplin dan etos kerja. Baku mutu adalah seperangkat tolok ukur kinerja sistem pendidikan yang mencakup masukan. MISI DAN TUJUAN Visi universitas adalah menjadi universitas yang terkemuka di bidang pendidikan. hasil. BAB-II Pasal 2  VISI. pelajaran. memiliki wawasan yang luas. proses. Pasal 4  Tujuan universitas adalah: a. Menteri adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendidikan nasional.   78 . 13. Sivitas akademika adalah dosen dan mahasiswa.9. Dewan Penyantun adalah kelompok tckoh masyarakat yang berfungsi ikut mengasuh dan membantu memecahkan permasalahan Universitas. Kurikulum pendidikan tinggi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan kajian. berperan aktif dalam peningkatan peradaban. Tenaga penunjang akademik adalah tenaga yang bertugas membantu dan memperlancar proses belajar mengajar. 11. 15. penelitian. 12. Menjadi penghasil sumberdaya manusia yang berkualitas. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar. 16. dan pengabdian kepada masyarakat. Departemen adalah Departemen Pendidikan Nasional. 18. dan pengabdian kepada masyarakat. bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

tidak mudah terkena gelombang perubahan zaman. Menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Pasal 7  (1) Bendera universitas berwarna dasar hitam dan di tengahnya ada lambang yang bertuliskan UB. dan pendidikan profesi.sehingga menjadi tenaga profesional yang tangguh dan mampu bersaing melewati batas wilayah nasional. (2) Universitas menyelenggarakan program pendidikan akademik. disingkat Unibraw. dan berkedudukan di Malang. (5) Dasar hitam bermakna abadi.Kuning emas bermakna kebebasan. c. Pasal 6  Lagu universitas adalah Hymne dan Mars UB sebagai jelmaan dari rasa cinta terhadap almamater. (4) Lambang universitas adalah segi lima berwarna kuning emas dengan dasar hitam dan di dalamnya gambar area Raden Wijaya berwarna kuning emas. dan Raden Wijaya melambangkan sifat kebesaran universitas. Mempunyai kemampuan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan konsep pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah. (3) Warna bendera fakultas di lingkungan universitas ditetapkan berdasarkan peraturan atau ketentuan yang belaku. (2) Setiap fakultas di lingkungan universitas mempunyai warna bendera tersendiri yang di tengahnya ada lambang yang bertuliskan UB. pendidikan profesi. BAB-IV Pasal 8  PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI (1) Universitas menyelenggarakan pendidikan tinggi dan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. (3) Pendidikan tinggi merupakan upaya pembelajaran yang mengembangkan kemampuan belajar mandiri untuk menghantarkan peserta didik mencapai kualifikasi tertentu sesuai dengan tujuan pendidikan universitas   79 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 . dan pendidikan profesional (vokasional) dalam sejumlah disiplin ilmu pengetahuan teknologi dan/atau kesenian tertentu. b. Segilima bermakna Pancasila. teknologi. BAB-III Pasal 5  IDENTITAS (1) Nama perguruan tinggi ini adalah UB. (2) Universitas berazaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 (3) Universitas menyelenggarakan fungsi pendidikan akademik. kemuliaan atau kehormatan. pendidikan profesional (vokasional). dan seni guna mendorong pengembangan budaya.

mengembangkan. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   80 .diselenggarakan melalui proses pembelajaran dengan mengembangkan kemampuan belajar mandiri. (2) Tahun akademik dibagi menjadi minimum 2 (dua) semester dan masing-masing semester terdiri dari minimum 16 minggu. (5) Pengabdian kepada Masyarakat merupakan kegiatan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam upaya pemberdayaan masyarakat. seminar.istrasi akademik pendidikan tinggi diselenggarakan dengan menerapkan sistem kredit semester (SKS). simposium. praktikum dan kegiatan ilmiah lain. (5) Penyelenggaraan pendidikan tinggi dapat dilakukan dalam bentuk kuliah. Pasal 12  (1) Universitas mengatur dan menyelenggarakan seleksi penerimaan mahasiswa baru. (3) Admin. yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk mehguasai. dan/atau menciptakan bidang ilmu pengetahuan. dan/atau kesenian. (5) Pendidikan profesional (vokasional) adalah pendidikan yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk menguasai dan menerapkari keahlian tertentu (6) Pendidikan profesi adalah program pendidikan yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan layanan profesi kepada masyarakat atas dasar etika profesi Pasal 10  (1) Bahasa pengantar yang digunakan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di universitas adalah bahasa Indonesia. (4) Pendidikan tinggi . Program Magister dan Program Doktor (2) Universitas juga menyelenggarakan pendidikan profesional (vokasional) yang terdiri atas sejumlah Program Diploma. teknologi dan seni. (3) Warga negara asing dapat menjadi mahasiswa universitas. teknologi. (2) Bahasa asing dapat digunakan sebagai bahasa pengantar sejauh diperlukan dalam penyampaian pengetahuan dan/atau pelatihan dan/atau keterampilan. Pasal 9  (1) Universitas menyelenggarakan pendidikan akademik yang terdiri atas Program Sarjana. Pasal 11  (1) Tahun akademik penyelenggaraan pendidikan tinggi dimulai bulan September. lokakarya. (3) Program profesi dapat diselenggarakan atas dasar kerjasama dengan ikatan profesi dan instansi lain yang terkait (4) Pendidikan akademik adalah pendidikan. diskusi panel. menerapkan. (2) Penerimaan mahasiswa baru diselenggarakan dengan memperhatikan kekhususan universitas.(4) Penelitian merupakan kegiatan telaah taat kaidah dalam upaya menemukan kebenaran dan/atau menyelesaikan masalah dalam ilmu pengetahuan.

(4) Untuk mendorong pencapaian prestasi akademik yang lebih tinggi dapat dikembangkan sistem penghargaan bagi mahasiswa dan lulusan yang memperoleh prestasi tinggi. ujian akhir program studi. (3) Bentuk ujian akhir untuk program profesi ditentukan atas dasar kesepakatan dari organisasi profesi terkait Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   81 . pelaksanaan tugas.(4) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur oleh rektor. Pasal 15  (1) Ujian akhir program profesional (vokasional) hanya diselenggarakan pada jenjang diploma III dan IV berupa ujian komprehensif atau ujian karya. dan/atau ujian disertasi. (2) Ujian dapat diselenggarakan melalui ujian tengah semester. misi dan tujuan universitas (4) Kurikulum yang diberlakukan pada setiap program studi ditetapkan oleh senat fakultas dan/atau senat universitas setelah menerima pertimbangan dari ketua jurusan dan/atau ketua program studi (5) Kurikulum yang diberlakukan untuk program profesi ditetapkan atas dasar kesepaqkatan dengan organisasi profesi terkait (6) Evaluasi. terdiri dari ujian komprehensif. ujian karya tulis. (2) Ujian akhir program sarjana (strata 1). atau ujian skripsi untuk memperoleh gelar sarjana. (3) Penilaian terhadap hasil belajar mahasiswa dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan dengan cara yang sesuai dengan karakteristik program pendidikan yang bersangkutan. (3) Kurikulum institusional adalah kurikulum yang ditetapkan oleh senat fakultas dan atau senat universitas atas dasar hasil identifikasi kebutuhan belajar mahasiswa yang disesuaikan dengan visi. ujian skripsi. (5) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berpedoman pada peraturan atau ketentuan yang berlaku. ujian thesis. BAB-V Pasal 13  KURIKULUM (1) Kurikulum universitas terdiri atas kurikulum inti dan kurikulum institusional. ujian akhir semester. (3). (2). penyesuaian dan/atau pembaharuan kurikulum dilakukan secara berkala oleh senat fakultas dan/atau senat universitas.tulis. (5) Pelaksanaan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1). BAB-VI Pasal 14  PENILAIAN HASIL BELAJAR (1) Terhadap kegiatan dan kemajuan belajar mahasiswa dilakukan penilaian secara berkaia yang dapat diselenggarakan dalam bentuk ujian. dan/atau pengamatan oleh dosen. dan (4) diatur oleh universitas dengan keputusan rektor. (2) Kurikulum inti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berpedoman pada kurikulum yang berlaku secara nasional.

sangat memuaskan. dan seni. dan cumlauds. secara bertanggung jawab dan mandiri. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   82 . (2) Pimpinan universitas/fakultas mengupayakan dan menjaniin agar setiap anggota sivitas akademika dapat melaksanakan kebebasan akademik dalam rangka tugas dan fungsinya secara mandiri sesuai dengan aspirasi pribadi dan dilandasi oleh norma dan kaidah keilmuan. (2) Universitas menetapkan jumlah SKS yang harus ditempuh sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dengan berpedoman pada kisaran beban studi bagi masing-masing program studi. termasuk kebebasan mimbar akademik dan otonomi keilmuan. teknologi. ilmu pengetahuan. Pasal 16  (1) Syarat kelulusan. Pasal 19  (1) Kebebasan mimbar akademik merupakan bagian dari kebebasan akademik yang memungkinkan sivitas akademika menyampaikan pikiran dan pendapat secara bebas di universitas/fakultas sesuai dengan norma dan kaidah keilmuan.(4) Dalam bidang-bidang tertentu penilaian hasil belajar untuk program sarjana dapat dilaksanakan tanpa ujian karya tulis atau ujian skripsi. yang dinyatakan pada transkrip akademik. (2) Penetapan predikat kelulusan dan tata caranya ditetapkan oleh Rektor setelah mendapat persetujuan senat universitas BAB-VII Pasal 18  KEBEBASAN MIMBAR AKADEMIK DAN OTONOMI KEILMUAN (1) Kebebasan akademik. (2) Universitas/fakultas dapat mengundang tenaga ahli dari luar untuk menyampaikan pikiran dan pendapat sesuai dengan norma dan kaidah keilmuan dalam rangka pelaksanaan kebebasan akademik dan diarahkan untuk memantapkan terwujudnya pengembangan diri sivitas akademika. Pasal 20  Dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan. dan seni. dan seni universitas dan sivitas akademik berpedoman pada otonomi keilmuan yang perwujudannya diatur oleh senat universitas. merupakan kebebasan yang dimiliki oleh anggota sivitas akademika dalam rangka melaksanakan kegiatan yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. (6) Ujian akhir program doktor (strata 3) untuk memperoleh gelar doktor dilakukan dalam bentuk ujian disertasi. teknologi. Pasal 17  (1) Predikat kelulusan terdiri atas 3 tingkat yaitu: memuaskan. teknologi. (5) Ujian akhir program pasca sarjana (strata 2) untuk memperoleh gelar magisterdilakukan dalam bentuk ujian tesis. dan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum ditetapkan oleh universitas setelah mendapat persetujuan senat universitas. jumlah satuan kredit semester (SKS) yang harus ditempuh.

(5) Gelar doktor kehormatan. (4) Pengukuhan gelar doktor kehormatan setagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilaksanakan sesuai dengan tata cara yang diatur melalui keputusan senat universitas. (3) Lulusan pendidikan profesional (vokasional) berhak untuk menggunakan gelar profesional (vokasional). bentuk. tcknologi. kebudayaan. gelar profesional (vokasional). (3) Prosedur pengusulan. (H. kemasyarakatan atau kemanusiaan. isi. warna ijazah serta lambang/logo yang terdapat dalam ijazah diatur dengan peraturan atau ketentuan universitas. (6) Universitas berhak mencabut gelar akademik. (4) Jenis gelar akademik. (5) Syarat pemberian gelar akademik. pemberian. (2) Kriteria dan bentuk penghargaan diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (2) Pemberian gelar doktor kehormatan diusulkan oleh senat fakultas dan disetujui serta dikukuhkan oleh senat universitas. BAB-IX Pasal 25  SUSUNAN ORGANISASI UB Organisasi universitas terdiri dari:   83 . gelar profesi. disingkat Dr. gelar profesi.BAB-VIII GELAR LULUSAN DAN PENGHARGAAN Pasal 21  (1) Lulusan pendidikan akademik diberikan hak untuk menggunakan gelar akademik (2) Lulusan pendidikan profesi diberikan hak untuk menggunakan gelar profesi. diatur oleh senat universitas dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 23  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 (1) Universitas dapat memberikan penghargaan kepada seseorang atau lembaga yang dipandang mempunyai prestasi yang sangat menonjol di bidang non akademik. ditempatkan di depan nama penerima hak atas gelar tersebut. singkatan dan penggunaannya diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pasal 24  Ukuran. maupun gelar profesional (vokasional) yang dicapai secara tidak sah setelah melalui pertimbangan senat universitas Pasal 22  (1) Gelar doktor kehormatan dapat diberikan kepada seseorang yang telah berjasa luar biasa bagi ilmu pengetahuan. dan gelar profesional (vokasional). dan gelar profesi. dan penggunaan gelar doktor kehormatan diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.C).

Pasal 28  (1) Senat universitas merupakan badan normatif dan perwakilan tertinggi dosen di universitas. dan tenaga penunjang akademik. instansi pemerintah dan badan swasta dengan universitas. pengabdian kepada masyarakat. Menampung aspirasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan universitas. Dewan Penyantun Unsur pimpinan: rektor dan pembantu rektor Senat universitas Unsur pelaksana akademik: fakultas dan lembaga Unsur pelaksana khusus: program pasca sarjana Unsur pelaksana administrasi: biro Unsur penunjang: unit pelaksana teknis (UPT) Pasal 26  (1) Dewan Penyantun adalah dewan yang beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat (2) Anggota dewan penyantun diangkat dan diberhentikan oleh rektor atas persetujuan senat universitas. Membantu memecahkan permasalahan universitas. Membina dan meningkatkan hubungan baik antara masyarakat. tenaga kependidikan. c. berpedoman pada peraturan atau ketentuan yang berlaku (4) Rektor diangkat dan diberhentikan oleh presiden berdasarkan pertimbangan senat universitas. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   84 . pimpinan universitas. (2) Keanggotaan senat universitas terdiri dari dosen tetap bergelar guru besar. e. d. c. (7) Rincian tugas rektor dan pembantu rektor diatur dalam organisasi dan tata kerja universitas. (3) Dewan penyantun dipimpin oleh seorang ketua dan dibantu oleh seorarig sekretaris yang dipilih dari para anggotanya (4) Masa jabatan 'dewan penyantun adalah 4 tahun dan dapat diangkat kembali untuk masa jabatan 4 tahun berikutnya (5) Dewan penyantun mempunai tugas pokok: a. b. Pasal 27  (1) Rektor adalah pemimpin dan penanggung jawab utama universitas (2) Rektor mempunyai tugas mengatur penyelenggaraan pendidikan. g. penelitian. (5) Dalam melaksanakan tugasnya. b. (8) Masa jabatan rektor dan pembantu rektor adalah 4 tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut-turut. dan melakukan pembinaan terhadap dosen. f. (3) Rektor dalam melaksanakan tugasnya. rektor dibantu oleh beberapa pembantu rektor (6) Pembantu Rektor diangkat dan diberhentikan oleh rektor atas pertimbangan senat universitas.a. mahasiswa. dekan fakultas dan dua orang dosen tetap perwakilan dari masing-rnasing fakultas.

b. Mengukuhkan pemberian gelar doktor kehormatan dan guru besar bagi seseorang yang memenuhi persyaratan. (6) Senat universitas dapat membentuk komisi-komisi senat. Memberikan pertimbangan untuk dosen yang diusuikan menjadi pernbantu rektor dan menjadi guru besar. kecakapan. dan melakukan pembinaan kepada mahasiswa. dan bentuk penunjang lainnya yang diperlukan fakultas. Senat fakultas d. (7) Tata cara pengambilan keputusan dalam rapat senat diatur dalam tata tertib senat.(3) Keanggotaan senat universitas diangkat dan diberhentikan oleh rektor sebagai ketua senat sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. ternak. Pasal 30  (1) Dekan adalah pemimpin dan penanggung jawab uiarna fakultas. etika dan tolok ukur penyelenggaraan universitas. e. Merumuskan peraturan pelaksana&n kebebasan akademik. bengkel. memilih dan memberikan pertimbangan atas dosen yang diusulkan mendapat tugas tambahan sebagai rector h. kebijakan akademik dan pengembangan universitas. dekan dibantu oleh beberapa pernbantu dekan. Memberikan pertimbangan dan persetujuan rencana anggaran pendapatan dan belanja universitas yang diajukan oleh rektor. penelitian. fasiiitas kesehatan lain. Unsur penunjang: ruang baca. d. f. laboratorium. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik. Unsur pelaksana akademik: jurusan. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 c. tambak. (4) Rektor adalah ketua senat dan didampingi oleh seorang sekretaris yang dipilih dari antara para anggota senat. Merumuskan norrna. e. (3) Dekan. Unsur pelaksana adminlstrasi: bagian tata usaha. Unsur pimpinan: dekan dan pernbantu dekan b. Merumuskan baku mutu pendidikan. dalam melaksanakan tugasnya berpedoman pada peraturan atau ketentuan yang berlaku (4) Dalam melaksanakan tugasnya. pengabdian kepada masyarakat. (5) Senat universitas mempunyai tuas pokok: a. Pasal 29  Organisasi fakultas terdiri dari: a. kelompok dosen   85 . (2) Dekan mempunyai tugas mengatur penyelenggaraan pendidikan. j. studio. i. Menilai pertanggungjawaban dan pelaksan'aan kebijakan yang telah dijalankan oleh rektor. c. kebun percobaan. g. dosen dan tenaga kependidikan fakultas.dan kepribadian sivilas akademika. Menegakkan norma-norma yang berlaku bagi sivitas akademika. rumah sakit. taman.

i. d.   86 . (6) Masa jabatan dekan dan pembantu dekan adalah 4 tahun. Merumuskan baku mutu pendidikan. etika dan tolok ukur penyelenggaraan fakultes. (2) Keanggotaan senat fakultas terdiri atas dosen tetap dengan jabatan guru besar. Mengusulkan pemberian gelar doktor kehormatan bagi seseorang yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku. (6) Dalam melaksanakan tugasnya. pimpinan fakultas. j. Memberikan pertimbangan untuk dosen yang diangkat sebagai pembantu dekan. Memiiih dan memberikan pertimbangan atas dosen yang diusulkan mendapat tugas tambahan sebagai dekan. (2) Jurusan atau bagian dipimpin oleh seorang ketua dan didampingi seorang sekretaris yang diangkat dan diberhentikan oleh rektor atas usul dekan. Merumuskan norma. e. Memberikan pertimbangan dan persetujuan rencana anggaran pendapatan dan belanja fakultas yang diajukan oleh dekan h. dan pendidikan profesional (vokasional). Tatacara pertimbangan senat fakultas dalam hal pengangkatan dan pemberhentian Dekan. f.seorang sekretaris yang dipilih dari para anggota senat. (7) Tatacara pengambilan keputusan dalam rapat senat' diatur dalam tatatertib rapat senat. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik. Memberikan pertimbangan atas dosen yang dicalonkan memangku jabatan fungsional akademik lebih tinggi. g. (3) Keanggotaan senat fakultas diangkat dan diberhentikan oleh rektor atas usulan dekan selaku ketua senat (4) Senat fakultas mempunyai tugas pokok: a. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 (5) Ketua senat fakultas adalah dekan dan didampingi oleh. Pasal 32  (1) Jurusan atau bagian merupakan unit peiaksana akademik yang melaksanakan pendidikan akademik pada program sarjana dan program pascasarjana pendidikan profesi.ketua jurusan/bagian dan sekretaris jurusan/bagian. ketua dan sekretaris jurusan/bagian serta pengusulan kenaikkan jabatan fungsional akademik diatur dalam keputusan senat universitas. senat fakultas dapat membentuk komisi-komisi yang beranggotakan anggota senat. b. pembantu dekan. Pasal 31  (1) Senat fakultas merupakan badan normatif tertinggi di fakultas. kebijakan akademik dan pengembangan fakultas. serta bertanggung jawab langsung kepada dekan. Menilai pertanggungjawaban dan pelaksanaan kebijakan yang telah diditetapkan oleh dekan. c. kecakapan dan kepribadian sivitas akademika. dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari dua kali masa jabatan berturut-turut.(5) Dekan dan pembantu dekan diangkat dan diberhentikan oleh rektor melalui pertimbangan senat fakultas. ketua jurusan dan sepuluh orang wakil dosen.

(2) Kelompok dosen dipimpin oleh seorang kttua keiompok yang bertugas melakukan koordinasi dan memimpin aktifitas pendidikan. laboran. (4) Jurusan atau bagian dalam melaksanakan tugasnya membentuk bengkel. (4) Laboratorium beranggotakan kelompok dosen. (3) Tugas seorang ketua laboratorium atau studio adalah melakukan pengelolan laboratorium atau studio. dan menilai pelaksanaan kegiatan tri dharma perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pusat-pusat pengkajian. Pasal 33  (1) Program studi merupakan penyelenggaraan program-program pendidikan tinggi yang diselenggarakan atas dasar suatu kurikulum. penelitian dan/atau pusat pelayanan. serta bentuk lain yang dianggap perlu untuk menyelenggarakan pendidikan oleh fakultas. (2) Laboratorium atau studio dipimpin oleh seorang ketua laboratorium/studio yang ditunjuk atas dasar kompetensi bidang ilmunya serta kemampuannya melakukan pengembangan ilmu. program studi reguler dan ekstensi. (6) Laboratorium didukung oleh tenaga penunjang akademik yang terdiri dari peneliti. dan pengabdian kepada masyarakat. program studi akademik.(3) Ketua jurusan/bagian mengkoordinasikan semua program siudi terkait untuk menjamin baku mutu pendidikan. penelitian. serta bentuk-bentuk lain yang dianggap perlu seperti dimaksud pada ayat (4) diatur melalui keputusan rektor. melakukan koordinasi serta memimpin pengembangan ilmu pada bidang kajian tertentu melalui kegiatan penelitian. laboratorium/studio. Pasal 36  (1) Lembaga merupakan unsur pelaksana akademik di universitas yang melakukan koordinasi. memantau. laboratorium/studio. (3) Program studi pascasarjana yang bersifat lintas jurusan dapat bernsung di bawah fakultas yang memiliki/menggunakan sumber daya terbanyak dan/atau berada di bawah tanggung jawab program pascasarjana selaku unit peiaksana khusus. serta ikut serta mengusahakan dan mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan. Pasal 35  (1) KelompoK dosen adalah sekelompok dosen yang mempunyai kompetensi pada bidang ilmu/kajian tertentu di dalam satu laboratorium/studio/jurusan/fakultas. (5) Dalam satu laboratorium dapat dibentuk lebih dari satu keiompok dosen. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   87 . dapat diselenggarakan di fakultas/jurusan yang memenuhi syarat. (5) Tatacara pembentukan bengkel. (2) Program-program pendidikan tinggi berupa: program studi diploma. teknisi. . Pasal 34  (1) Laboratorium atau studio adalah wadah bagi sivitas akademika melakukan pengembangan ilmu melalui penelitian dan melakukan praktek belajar. dan tenaga adrninistrasi. profesi dan profesional (vokasional). sarjana dan pascasarjana serta profesi.

dan c. (3) Pimpinan organisasi di universitas dan fakultas melaksanakan tugas pokoknya sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku.   88 . (4) Rincian tugas biro diatur dalam organisasi dan tatakerja universitas. perencanaan dan sistem informasi. umum. (3) Direktur program pascasarjana diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk sebanyak-banyaknya dua kali masa jabatan. Pasal 39  Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 (1) Pimpinan organisasi di universitas dan fakultas dalam menyelenggarakan fungsi dan tugas pokoknya menggunakan prinsip menjunjung tinggi kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik serta otonomi keilmuan. (2) Direktur program pascasarjana bertanggung jawab kepada rektor. Tenaga ahli. keraahasiswaan. (2) Pengangkatan pimpinan organisasi di tingkat universitas/fakultas dilakukan sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku. Pasal 40  (1) Hubungan kerja internal di universitas secara umum bersifat koordinatif. konsultatif dan informatif. (2) Biro dipimpin seorang kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh rektor serta bertanggung jawab kepada rektor. (4) Pimpinan lembaga bertanggung jawab kepada rektor. setelah mendapat pertimbangan dari senat universitas/fakultas. keuangan.(2) Lembaga terdiri atas : a. (5) Pimpinan lembaga diangkat untuk masa 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali untuk sebanyak-banyaknya dua kali masa jabatan. (3) Di dalam biro dibentuk bagian-bagian sesuai dengan perkembangan administrasi. (2) Hubungan kerja antara pimpinan universitas dengan dewan penyantun dan senat bersifat konsultatif dan informatif. Pimpinan yang terdiri dari ketua dan sekretaris b. Tenaga kependidikan (3) Di dalam lembaga dibentuk pusat-pusat secara fungsional sesuai dengan kebutuhan. (4) Direktur program pascasarjana melakukan koordinasi terhadap semua program studi pascasarjana untuk menjamin baku mutu pendidikan: Pasal 38  (1) Biro adalah unsur pelaksana administrasi universitas yang bertugas menyelenggarakan pelayanan teknis administrasi yang terdiri dari administrasi akademik. Pasal 37  (1) Direktur program pascasarjana diangkat dan diberhentikan oleh rektor setelah mendapat pertimbangan senat universitas.

(3) Jabatan fungsional doscn terdiri dari dosen pada program pendidikan akademik. dosen luar biasa. (6) Hubungan kerja eksternal antara instansi luar yang sederajatxJengan atau lebih tinggi daripada universitas secara umum dilakukan oleh rektor. koordinatif. dan informatif.(3) Hubungan kerja antara pimpinan universitas dengan pimpinan unsur pelaksana (administrasi dan akademik) bersifat instruktif. Pasal 43  (1) Syarat untuk menjadi dosen adalah: a. dan dosen tamu. c. Berwawasan Pancasila dan UUD 1945. (5) Hubungan kerja antara pimpinan unsur pelaksana dengan unit pelaksana di bawahnya bersifat instruktif.   89 . Pasal 42  (1) Jenjang jabatan fungsional dosen pada dasarnya terdiri dari asisten ahli. konsultatif. dan informatif. (4) Jenjang jabatan dosen sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi diatur sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku. lektor. dapat dilakukan oleh pimpinan unsur pelaksana. (4) Hubungan kerja antara pimpinan yang sederajat dalam unsur pelaksana dapat bersifat koordinatif. (7) Hubungan kerja eksternal yang bersifat teknis-administratif antara instansi luar dengan universitas. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. (2) Dosen terdiri dari dosen biasa. b. Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 (2) Wewenang dan tatacara pengangkatan dan pemberhentian jabatan fungsional diatur sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (6) Dosen luar biasa seperti yang dimaksud dalam ayat (4) diangkat oleh rektor setelah menerima pertimbangan dari ketua jurusan atau dekan terkaic. (7) Dosen tamu adalah seorang yang diundang untuk mengajar pada universitas selama jangka waktu tertentu. Memiliki kualifikasi sebagai tenaga pengajar. lektor kepala dan guru besar. koordinatif. BAB-X Pasal 41  TENAGA KEPENDIDIKAN (1) Tenaga kependidikan di universitas terdiri dari dosen dan tenaga penunjang akademik. dan pada program pendidikan profesi. konsultatif. dan informatif. (3) Dosen biasa adalah dosen yang diangkat dan ditetapkan sebagai tenaga tetap pada universitas (4) Dosen luar biasa adalah dosen yang bukan tenaga tetap pada universitas (5) Dosen biasa seperti yang dimaksud dalam ayat (3) diangkat melalui keputusan menteri atas usul rektor setelah menerima pertimbangan ketua jurusan atau dekan terkait. konsultatif. pada program pendidikan profesional (vokasional).

(2) Persyaratan. mengembangkan ilmu pengetahuan/teknologi/seni. pengembang di bidang pendidikan. Memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan negara. hak. Mempunyai moral dan integritas yang tinggi. dan teknisi. (2) Dosen berkedudukan sebagai pejabat fungsional dengan tugas utama mengajar. serta melakukan pengabdian kepada masyarakat. tanggung jawab dan etika dosen diatur dengan surat keputusan Rektor dengan memperhatikan hasil rumusan senat universitas (2) Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.d. Memiliki gelar akademik doktor atau spesialis II yang telah diakreditasi oleh Dirjen Pendidikan Tinggi. pranata komputer. (9) Hak dan kewajiban guru besar emeritus diatur melalui surat keputusan rektor.   90 . b. dan sanksi. dan wewenang tenaga penunjang akademik diatur oleh universitas dengan berpedoman pada peraturan atau ketentuan yang berlaku Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 BAB-XI Pasal 46  MAHASISWA DAN ALUMNI (1) Untuk melaksanakan peningkatan kepemimpinan. minat. bagi dosen yang berstatus sebagai dosen biasa dan luar biasa diatur sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku. (5) Guru besar diangkat oleh menteri atas usul pimpinan universitas setelah mendapat persetujuan dari senat universitas. kegemaran. laboran. (7) Guru besar yang telah mengakhiri masa jabatannya dapat diangkat kembali menjadi guru besar di universitas sebagai penghargaan istimewa dengan sebutan guru besar emeritus. dosen perlu memperhatikan etika yang berlaku (3) Hak. (3) Syarat untuk menjadi guru besar selain sebagaimana tercantum pada ayat (1) adalah memiliki kemampuan akademik membimbing calon doktoryang ditunjukkan dengan kualifikasi sebagai berikut: a. (4) Untuk dapat diangkat menjadi guru besar. pustakawan. Memiliki berbagai karya ilmiah serta karya-karya lain yang bermutu sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku. kewajiban. dan kesejahteraan mahasiswa dalam kehidupan kemahasiswaan pada universitas dibentuk organisasi kemahasiswaan. (6) Sebutan guru besar/profesor hanya dapat digunakan selama bersangkutan melaksanakan tugas sebagai dosen di perguruan tinggi. e. kenalaran. tatacara pengangkatan. (8) Syarat pengangkatan dan tanggung jawab guru besar emeritus diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. wewenang. Pasal 44  (1) Tugas pokok. harus diperoleh persetujuan dari senat universitas melalui usulan dari jurusan/fakultas yang bersangkutan. Pasal 45  (1) Tenaga penunjang akademik terdiri dari peneliti.

(2) Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur menurut ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. perlu digali sumber-sumber dana dari masyarakat. bantuan beasiswa. oleh. Pasal 47  Hak dan kewajiban mahasiswa diatur dalam Keputusan tersendiri Pasal 48  Sanksi administrasi dan/atau sanksi akademik dikenakan kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran ketentuan administrasi dan/atau pelanggaran ketentuan akademik. anggaran yang berasal dari dana masyarakat atau penerimaan negara bukan pajak (PNBP). jasa. dan mengembangkan lmunya untuk kepentingan alumni. dalam bentuk sumbangan dan hibah. dan. (2) Alumni dapat membentuk organisasi alumni yang bertujuan memajukan. dana bantuan luar negeri. (3) Hubungan organisasi alumni dengan universitas dan/atau fakultas diatur atas dasar kesepakatan bersama antara pimpinan universitas dan/atau fakultas dengan organisasi alumni. (4) Pimpinan universitas dan fakultas mempunyai tanggung jawab moral untuk memajukan dan mengembangkan organisasi alumni guna mencapai tujuan organisasi alumni BAB-XII Pasal 50  PRASARANA DAN SARANA Ruang kuliah adalah ruang untuk kegiatan kuliah/seminar/diskusi dalam proses pembelajaran. Pasal 55  (1) Untuk menunjang pengembangan universitas. dan dana yang diperoleh dari usaha legal universitas.(2) Organisasi dan tatakerja kemahasiswaan diselenggarakan dari. penjualan produk dan lain-lain. untuk mahasiswa diatur sesuai dengan peraturan atau ketentuan yang berlaku. (2) Universitas dapat mendirikan unit usaha dalam berbagai bentuk usaha sampingan dan usaha komersial Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008   91 . dan almamater dalam kerangka pembangunan nasional dan kemanusiaan. termasuk ikatan orang tua mahasiswa (IOM). BAB XIII PEMBIAYAAN Pasal 54  (1) Pembiayaan universitas berasal dari anggaran psmerintah. diatur dalam ketentuan atau peraturan universitas Pasal 49  (1) Alumni adalah seseorang yang menamatkan pendidikannya di universitas.

MALIK FADJAR Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 Salinan sesuai dengan aslinya. dari dalam maupun luar negeri. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan. MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TTD. BAB-XV Pasal 57  KERJASAMA DENGAN PIHAK LUAR (1) Untuk meningkatkan mutu akademik. universitas dapat mengadakan kerjasama dengan berbagai lembaga. BAB-XVI KETENTUAN PENUTUP Pasal58  Perubahan dan/atau penyempurnaan statuta ini dilaksanakan atas persetujuan dan usul dari anggota senat. (2) Bentuk kerjasama tersebut dapat berupa pehelitian. sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah anggota senat Pasal 59  Statuta ini bersifat mengikat bagi seluruh warga universitas dan hanya dapat diubah atas persetujuan senat universitas. misi dan tujuan yang diemban. (3) Bentuk kerjasama dengan universitas atau lembaga pendidikan maupun non pendidikan luar negeri dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (2) Senat sebagai badan normatif ikut berkewajiban melakukan pengawasan dan evaluasi secara periodik terhadap mutu dan efisiensi pelaksanaan universitas. pertukaran staf/mahasiswa dan bantuan staf. pertukaran informasi ilmiah.BAB-XIV PENGAWASAN DAN EVALUASI Pasal 56  (1) Evaluasi mutu dan efisiensi pelaksanaan universitas menjadi tanggung jawab rektor sesuai dengan visi.   92 . baik perguruan tinggi" maupun nonperguruan tinggi. A. Departemen Pendidikan Nasional. dan lain-lain yang dianggap menguntungkan bagi pengembangan universitas.

Lampiran 2. Organisasi dan  Tata Kerja UB    93 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  94 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  95 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  96 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  97

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

  98

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

  99

Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008

  100 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  101 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  102 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  103 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  104 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  105 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  106 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  107 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  108 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  109 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  110 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  111 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  112 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  113 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  114 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  115 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  116 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  117 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  118 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  119 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  120 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

  121 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

    122 Pola Tata Kelola Universitas Brawijaya 2008 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->