PROPOSAL “DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN BAGI MAKHLUK HIDUP” OSIS SMA DHARMA PANCASILA

I. Latar Belakang Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berakal budi mampu merubah wajah dunia sari pola kehidupan sederhana sampai ke bentuk kehidupan modern seperti sekarang ini. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup. II. Tujuan 1. Melakukan observasi berbagai dampak kerusakan lingkungan. 2. Mencari solusi agar dampak tidak lebih buruk. 3. Menanggulangi kerusakan lingkungan hidup. III. Ruang Lingkup Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dan sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan. IV. Pelaksanaan  Waktu : Jumat, 6 November 2009  Tempat : SMA Dharma Pancasila  Peserta : a. Guru SMA Dharma Pancasila b. Siswa siswi SMA Dharma Pancasila

Komite Sekolah  Pembicara : 1. Tere Mendosa 3. Sasmitha 2.  Minggu III bulan November  Memeriksa kadar ph sungai di lingkungan sekolah. larangan menggunakan kendaraan bermotor selama 1 hari untuk mengurangi emisi karbon.  Minggu II bulan November  Mengadakan diskusi dan bincang-bincang mengenai kerusakan lingkungan yang dihadiri perwakilan siswa siswi SMA se-Sumatra Utara.  Minggu IV bulan November  Menerapkan “Hari Bebas Polusi”.c. .N V.  Mulai membersihkan lingkungan sekitar. Chiqu Sonya 4.  Mengadakan pensi SMA dengan tema “Bring Me To Green”.  Penanaman 1000 pohon. Dega . Karyawan SMA Dharma Pancasila d. Susuna Acara  Minggu I bulan November  Melakukan pengamatan di lingkungan sekitar sekolah.

120.K Rp. 1.N Sie Humas : 1.00 Rp.00 Rp.00  Sapu ijuk 15 @ Rp.00 Rp. Susunan Panitia Ketua panitia : Sasmitha Wakil ketua : Tere Mendosa Sekretaris : Chiqu Sonya Bendahara : Dega . Rencana Pemasukan o Dana Sekolah Rp.00 o Donatur Rp.000.00 Rp.000. 750.9000. Rencana Anggaran A.R 2.000.00  Cikrak 15 @ Rp.250. 2.175. Rencana Pengeluaran o Kesekretaritan o Perlengkapan  Sapu lidi 25 @ Rp. 300.00 .00 Rp.000. 3. Rahma .000.500. Nova . 135.00  Bibit pohon siap tanam o Dokumentasi Rp. 2. 45.000.VI.00 VII.00 B.000.000. 125.000.000.00 Rp. 3. 5.000.000.700.

S Pembantu umum : 1. Haris . Amin.Sie Promosi dan Dana : 1.W VIII.M 3.T 2. Aris . Tyo . Sari . Kami menyadari sepenuhnya bahwa kegiatan ini tidak akan terselenggara denga baik tanpa dukungan dari masyarakat. Kirun . Semoga amal perbuatan kita semua disatat sebagai amal baik di sisi Allah SWt.N 2. Karis .R Sie Dokumentasi : 1. Penutup Demikian proposal kegiatan ini.M 2. Medan. Herfi . untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dan pasrtisipasinya. 30 Oktober 2009 Ketua Sekretaris Sasmitha Chiqu Sonya .

Keberadaan pipa itu sendiri juga ikut berperan dalam meningkatkan suhu air danau.PROPOSAL INVESTIGASI KASUS LINGKUNGAN SUAKAMARGASATWA DANAU PULAU BESAR DAN DANAU BAWAH ZAMRUD SIAK I. Bahkan kebocoran ini bisa dilihat dengan mata telanjang seandainya kita menyusuri danau tersebut dengan sampan. Kerusakan tersebut baru pada tegakan pohon yang ada. Hal ini dapat dibuktikan kawasan linduk. Maraknya kegiatan penebangan liar yang dilakukan oleh masyarakat akibat krisis ekonomi yang melanda negeri ini semenjak 4 tahun belakangan ini. Adanya campur tangan manusia dalam Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar dan Danau Bawah memungkinkan untuk kehawatiran seperti tersebut diatas. dimana beberapa spesies ikan. termasuk arwana didalamnya. penebangan yang dilakukan oleh masyarakat didukung oleh pengusaha yang hanya mecari keuntung pribadi yang mengakibatkan kondisi Suaka Margasatwa ini berada pada tahap yang cukup menyedihkan. satu lagi kabar terbaru bahwa kawasan Lindung Mahato yang sudah akan dibagi bagi kapada koperasi dan pengrusakan hutan juga terjadi kawasan Lindung lain di Riau seperti HL Zamrut. Kegiatan pengrusakan terhadap hutan di derah Riau pada saat ini sudah mencapai pada tingkat yang sangat menghawatirkan baik itu dikawasan konserfasi apalagi dikawasan konsesi yang diperuntukan kepada HPH yang memang meraka pemegang hak adalah mereka yang semata-mata mencari keuntungan. Akan kah halini kita biarkan terus berlangsung sampai semua Hutan dinegeri ini habis sehingga anak cucu kita akan terbangun pagi hari di hamparan padang pasir Riau yang tandus ? . Ini belum lagi kalau kita menghitung kerugian yang ditimbulkan dari aktiovitas penebangan oleh beberapa perusahaan pulp dan kertas yang beroperasi di kawasan penyangga SM tersebut dibagian timur. yang tidak terbiasa hidup dalam suhu yang lumayan tinggi tersebut diperkirakan ikut musnah. Sedangkan pada danau yang dikelilingin oleh hutan lindung tersebut saat ini mengalami pencemaran akibat adanya kebocoran pipa Caltex yang berada di dasar danau dimaksud. Latar Belakang Riau akan kehilangan 2766 ha cadangan hutannya! Hal ini bukan muncul tanpa sebab. Diperkirakan ada lebih dari 100 ton kayu hasil penebangan liar yang keluar setiap harinya dari kawasan hutan tersebut. Suaka Margasatwa Danau besar dan Danau bawah memiliki kenekaragaman hayati yang perlu mendapat perhatian lebih serius terhadap kelestariannya didalam kawasan ini terdapat 14 spesies flora dan fauna yang dilindungi oleh undang-undang. Bukit Batabuh yang sudah gundul tanpa adanya keberdayaan pihak Kehutanan untuk berbuat dalam menyelamatkan kawasan ini sebagai lembaga yang memang betugas untuk hal ini.

membuktikan adanya pencemaran oleh kegiatan penambangan PT.untuk membuktikan adanya kegiatan penebangan secar a ilegal oleh masyarakat atau perusahaan . III. Indikator keberhasialan Adanya data berupa foto kegiatan yang ada di dalam areal konservasi Adanya data berupa rekaman wawancara dengan masyarakat Adanya dokumen tertulius tentang kawasan dan perusahaan yang ada didalam dan sekitar kawasa konservasi Adanya kordinat lokasi kegiatan pengrukan kawasan konservasi Terbentuknya tim advokasi khusus penyelamatan konservasi zamrut V. Maksud Untuk melihat dan mebuktikan kegiatan pengrusakan kawasan konservasi akibat adanya beberapa kegiatan didalam kawasan maka diperlukan pembuktian dilapangan secara langsung sehingga didapat data-data yang tidak terbantah dalam usaha penyelamtan kawasan konservasi Zamrut. 2.Adanya perburuan satwa yang dilindungi oleh masyarakat di dalam kawasan konserfasi. Tujuan . . Caltex . Dampak yang diharapkan Adanya bukti dan data-data tentang kerusakan kawasan konservasi Zamrut yang akan menjadi dasar gerakan dalam rangka penyelamatan kawasan konservasi Zamrut.Membuktikan adanya penambahan areal konseasi HTI kedalam kawasan konservasai . Keberlanjutan kegiatan Bukti dan data-data yang diperoleh dari hasil investigasi awal ini akan pengrusakan terhadap kawasan konservasi ini akan dilakukan kampanye agar pengrusakan kawasan ini dihentikan dan menuntut secara hukum pelaku pengrusakan. Maksud dan Tujan 1.II. IV.

Penutup Demikianlah proposal ini kami buat dan kami sampaikan.000 Transport 200. VIII.600. Pekanbaru.000 Logistik 63 hari 3.000 Batrey tape 10 Pasang 60. Budget kegiatan NO 1 2 3 4 5 Rincian Jumlah satuan (Rp) Film + batrey + cuci cetak 200. Terimak kasih atas perhatiannya dan tentu saja penghargaan setinggi tingginya untuk apa yang telah dan akan kita perbuat. Kegiatan KAR akan terus berlanjut dan kami akan terus menggalang dana dari masyarakat yang peduli kepada lingkungan. Pelaksana Kegiatan Kegiatan survey dan investigasi ini dilakukan oleh KELOMPOK ADVOKASI RIAU Adapun kelompok ini terdiri dari : · Mahasiswa Pencinta Alam di Riau · Yayasan hakiki · Yayasan elang · Kaliptra Alamat: Jl.000 TOTAL 4. Beringin No 53 c Gobah Pekanbaru Telp. Anggaran ini di susun hanya untuk investigasi lapangan. 13 Maret 2006 Koordinator Ahmad Fadillah .000 Batrey GPS 126.VI.636.000 Nb. 0761-26514 E-mail : [EMAIL PROTECTED] VII.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.