P. 1
makalah sunah sholat(1)

makalah sunah sholat(1)

|Views: 239|Likes:
Published by Resta THaw

More info:

Published by: Resta THaw on Jan 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2015

pdf

text

original

Sunnah-sunnah dalam Shalat

disusun untuk memenuhi tugas Fikih

Disusun Oleh : Dian Ayu Widiarti Dian Nur¶aeni

Program Pesantren Mahasiswa Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung 2011

dan apabila kita lupa melakukannya maka kita dapat menggantinya dengan melakukan sujud sahwi. Sunnah Ab'ad. maupun setelah sholat. baik yang dilakukan sebelum. Sunnah Hai'at ialah sunnah yang apabila kita lupa mengerjakannya. Yang termasuk dalam sunnah ab'ad ialah tasyahud awal dan qunut pada saat sholat subuh dan witir (antara rokaat ke-2 dan ke-3) 2. namun demikian. maka kita tidak perlu menggantinya. membaca bismillah sebelum membaca surat-surat dalam Al Qur'an (kecuali surat Al Fatihah).Sunah-Sunah Shalat Terdapat sejumlah sunnah terkait sholat. 1. Yang termasuk dalam sunat ini antara lain mengangkat tangan ketika takbirotul ikhrom. ruku'. Mengumandangkan iqomah baik untuk jamaah laki-laki maupun untuk jamaah perempuan (bila dalam jamaah itu hanya ada perempuan atau anak-anak) 3. Bersiwak atau gosok gigi y Sunnah di dalam sholat : 1. y Hal-hal yang termasuk sunnah sebelum sholat antara lain : jamaah laki-laki) 1. yakni sunnah yang hampir mendekati rukun sholat tapi sebenarnya bukan rukun. mengeraskan dan memelankan suara. sebaiknya kita lakukan sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk syukur dan pendekatan diri kita pada Allah SWT. pada saat. mengamini. 1 . Selain itu juga meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri. serta membaca surat setelah Al Fatihah. Sunah-sunah tersebut di antaranya adalah sebagai berikut. Shalat mempunyai beberapa sunah yang dianjurkan untuk kita kerjakan sehingga menambah banyak pahala kita. ketika berdiri setelah rakaat kedua ke rakaat ketiga. dan bangun dari ruku'. Mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahu atau sejajar dengan kuping pada keadaan sebagai berikut: y y y y ketika bertakbiratul ihram ketika rukuk ketika bangkit dari rukuk. Sunnah-sunnah ini memang jika tidak dilakukan tidak apa-apa. Mengumandangkan adzan di dalam jamaah ketika hendak sholat (khusus untuk 2.

kemudian beliau meletakkan tangan kanannya di atas tangan kiri di atas dadanya. Melihat tempat sujud. (HR Bukhari secara mauquf. Melihat ke tempat sujud adalah mengarahkan pandangannya ketika sholat ke arah tempat sujud. al Hafiz Ibnu Hajar berkata.") Dan berdasarkan hadis Wail bin Hijr ra. dia mengangkat kedua tangannya. Begitu juga ketika ia bangkit dari rukuk. Adapun ketika berdiri untuk rakaat ketiga. kemudian membaca takbir. beliau pun mengangkat kedua tangannya seperti itu. "Saya pernah salat bersama Nabi saw. Hal ini berdasarkan perkataan Sahl bin Sa'd ra." Ibnu Umar menisbatkan hal tersebut kepada Nabi saw). "Dan riwayat ini dihukumi marfu. Apabila beliau ingin rukuk. Hadis Malik bin Huwaris. 4. hal ini berdasarkan apa yang dilakukan Ibnu Umar. Setelah selesai dia menceritakan bahwa itulah cara yang dilakukan oleh Rasulullah. ''Riwayat ini dihukumi marfu. beliau mengangkat kedua tangannya sampai sejajar dengan kedua bahu beliau. al Hafiz Ibnu Hajar berkata." (HR Bukhari secara mauquf. di antaranya: Dalam membaca ayat-ayat atau doa-doa untuk amalan ibadah. 2. dia mengangkat kedua tanggannya. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada atau di bawah dada dan di atas pusar. beliau memulainya dengan bertakbir serta mengangkat kedua tangannya. Hal ini bermaksud agar tidak 2 . Membaca doa iftitah. sebaiknya mencari tahu langsung kepada seorang guru yang dapat menunjukkan aturan-aturan cara membunyikan bahasa atau istilah Alquran dan Hadis. diriwayatkan dari Abu Qilabah : Ia berkata Dia pernah melihat Malik bin Huwaris shalat. yaitu tempat atau lantai dimana dahi kita menyentuh lantai saat sujud. "Bahwasanya Nabi saw apabila beliau melaksanakan salat. Ada beberapa contoh doa iftitah. dan begitu pula kalau beliau bangkit dari rukuk. karena beliau apabila berdiri dari rakaat kedua beliau mengangkat kedua tangannya. Apabila Dia ingin rukuk." (Muttafaq 'alaih). sahih) 3. "Orang-orang (di masa Nabi saw) disuruh untuk meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri dalam salat." (HR Ibnu Huzaimah.Hal ini berdasarkan hadis Ibnu Umar ra.

" Artinya : "Saya hadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi. Abu Daud." (HR Muslim secara maukuf--terhenti sanadnya kepada Umar bin Khattab dan diriwayatkan oleh Abu Daud. tiada sekutu bagi-Nya. Ya Allah. Alloohumma naqnii min khothooyaa yakamaa yunaqqotstsaubul abyadhu minaddanasi. Tuhan sekalian alam. jauhkanlah jarak antara aku dan dosa-dosaku. Ya Allah bersihkanlah aku dari segala dosa-dosaku." (Muttafaq 'alaih) "Subhaanakalloohumma wabihamdika watabaarokasmuka wata'alaa jadduka walaa ilaa ha ghoiruka. es dan embun. Muslim. Maha Suci nama-Mu dan Maha Tinggi kebesaran-Mu." Artinya : "Maha Suci Engkau ya Allah. dengan itulah kami diperintah dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri. Tirmidzi. dan tiada Ilah selain Engkau. dll) 3 . Tirmizi." (HR. hidup dan matiku itu bagi Allah. Yang lebih penting lagi karena kita dituntut untuk mengikuti petunjuk yang ada)." Artinya : "Ya Allah. "Alloohumma baa 'id bainii wa baina khothooyaa yakamaa baa 'ad ta bainal masyriqi wal maghribi. sebagaimana Engkau jauhkan jarak antara timur dan barat. Ahmad. Inna sholaatii wanusukii wamahyaaya wamamaatii lillahi robbal 'aalamiina. dengan tunduk sebagai orang muslim dan tidaklah aku termasuk gologan orang musyrik.terjadi salah pengucapan (makhraj) dan salah pengertian terhadap suatu doa atau ayat Alquran. sebagaimana pakaian yang putih dibersihkan dari noda. sahih) "Wajjahtu wajhiya lilladzii fathorossamawaati walardho hanifammuslimaawwamaa anaa minal musyrikiina. basuhlah dosa-dosaku dengan air. Alloohummagh silnii min khothooyaa yabillatstsalji wal maa'i wal barodi. dan Hakim secara marfu--bersambung sanadnya hingga kepada Nabi saw. Laasyariikalahu wabidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina. dan dengan memuji-Mu. sesungguhnya salat dan ibadahku.

dinilai baik oleh Tirmizi) ." (HR Bukhari dan Muslim) Dari sahabat Wa'il bin Hijr. baik sebagai imam maupun makmum atau salat sendirian. Magrib dan Isya. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah saw. Adapun pada salat sunah." (An-Nahl: 98) 6. lalu beliau ucapkan "aamiin" dengan suara panjang. Mengeraskan bacaan Al-Fatihah dan surat pada waktu salat jahriah (yang dikeraskan bacaannya) dan merendahkan suara pada salat yang dipelankan bacaannya (sirriah). Hal ini disunahkan kepada setiap orang yang salat. adsad 8. baik secara perkataan maupun perbuatan. Maka sesungguhnya barangsiapa yang bacaan aminnya berbarengan dengan aminnya malaikat. Dan merendahkan suara pada yang lainnya. Membaca isti¶azah (A'udzubillaahiminasy syaithoonirojiim) pada rakaat pertama dan membaca basmalah dengan suara pelan pada tiap-tiap rakaat. Yaitu mengeraskan suara pada dua rakaat yang pertama pada shalat Magrib dan Isya dan pada kedua rakaat shalat Subuh. 4 . maka akan diampuni segala dosadosanya yang terdahulu. Hal ini berdasarkan hadis Rasulullah saw. "Apabila imam membaca amin. maka disunahkan baginya untuk merendahkan suara ketika itu. 7. maka ucapkanlah pula olehmu. Membaca ayat setelah membaca surat Al-Fatihah. Membaca amin (aamiin) setelah membaca surat Al-Fatihah.5. Asar. dan beliau membaca Ummul Kitab saja pada dua rakaat berikutnya dan terkadang beliau perdengarkan ayat (yang dibacanya) kepada para sahabat. "Rasulullah saw ketika salat Duhur membaca Ummul Kitab (Al-Fatihah) dan dua surat pada dua rakaat pertama. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT. dan ini dicontohkan (tsabit) dan populer dari Rasulullah saw. maka dianjurkan untuk merendahkan suara apabila dilaksanakan pada siang hari dan disunahkan mengeraskan suara jika salat sunah itu dilaksanakan pada waktu malam hari. Ini semuanya dalam pelaksanaan shalat fardu. "Maka apabila kamu membaca Alquran. terkecuali apabila takut mengganggu orang lain dengan bacaannya itu. "Saya mendengar Rasulullah membaca Ghairil maghdubi 'alaihim waladdoolliin. Dalam hal ini cukup dengan satu surat atau beberapa ayat Alquran pada dua rakaat salat Subuh dan dua rakaat pertama pada salat Duhur. maka hendaklah kamu memohon perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk." (Muttafaq 'alaih). (HR Ahmad dan Abu Daud.

dari Abu Hurairah ra. yang pada saat itu membaca. berdiri ataupun duduk. kamu hendaklah membaca. 5 . sedang pada dua rakaat pertama shalat Isya ia membaca surat mufasal yang sedang. sahih) Diriwayatkan dari Abu Barzah. Ashar dan Isya. katanya : Rasulullah SAWmembaca ayat-ayat Al-qur¶an sewaktu shalat subuh sebanyak enam puluh hingga seratus ayat. beliau berkata. µallahumma robbanaa lakalhamdu¶ karena sesungguhnya barang siapa membaca do¶a tersebut berbarengan dengan malaikat. µSamiallâhu liman hamidah¶." (HR Ahmad dan Nasai. 11. membaca dengan bacaan yang sedang pada shalat Duhur. kecuali bangkit dari ruku¶.´. Hal ini berdasarkan hadis berikut. 'Kemudian aku salat di belakang orang tersebut. Diriwayatkan dari Abu Hurairah. Mempercepat bacaan surat dalam salat Asar. dan disunahkan memendekkan bacaan pada salat Magrib. Dan pada dua rakaat pertama salat Magrib ia membaca surat yang pendek. niscaya Allah SWT mengampuni dosanya yang telah lalu. disunnahkan takbir setiap kali bangkit. selanjutnya pada shalat Subuh ia membaca surat-surat yang panjang'. Sebagaimana hadis yang berasal dari Uqbah bin Amir. Takbiratul Intiqâl ( Takbir selain Takbiratul Ihram ) Bagi orang yang melaksanakan shalat. "Dari Sulaiman bin Yasar. ³Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Maha Besar. meregangkan jari jemari dan pangkal betis serta meratakan punggung. (HR. katanya : Rasulullah bersabda : ³Apabila imam mengucapkan Samiallâhu liman hamidah. Bacaan ketika Ruku¶. ketika turun ayat. Melakukan Ruku¶ Yang wajib dilakukan pada saat ruku¶ adalah membungkukkan badan hingga kedua tangan mencapai lutut. turun. Dan disunnahkan agar kepala lurus dengan tulang ekor. meletakkan kedua tangan pada kedua lutut. dia memperpanjang bacaan pada dua rakaat pertama salat Duhur dan mempercepat pada dua rakaat berikutnya.' Sulaiman berkata. Ia berkata.9. Memanjangkan bacaan pada salat Subuh. 'Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih mirip salatnya dengan salat Rasulullah daripada si Fulan --seorang imam di Madinah. Bukhari dan Muslim) 10.

Rasulullah saw berkata kepada kami . dahi. Keempat. ketika turun ayat. ketika Rasulullah saw membaca. Rasulullah saw berkata kepada kami . Diriwayatkan dari Ibnu Abbas. ³Allâhumma Rabbanâ walakal hamdu. Diriwayatkan dari Anas. ³Jadikanlah ucapan tasbih pada saat kalian ruku¶. Ia berkata. Abu Daud dan yang lain dengan sanad jayyid (baik).´ maka bacalah. Abu Daud dan yang lain dengan sanad jayyid (baik). dengan di larang menempelkan dahi dengan ramburnya dan pakaianya. ³Saya melihat Rasulullah SAW ketika beliau sujud. Dan pada saat bangun. Berdo¶a pada waktu sujud. meletakkan hidung. Ketiga. Ia berkata. Bacaan ketika Ruku¶ : Sebagaimana hadis yang berasal dari Uqbah bin Amir. dan kedua tangan dengan merenggang ke bumi.´ HR Ahmad. ³Sami¶allâhu liman hamidah. menghadapkan ujungujung jarinya ke arah kiblat. Bacaan ketika i¶tidal : Imam Bukhari meriwayatkan dari Anas ra. katanya : Luruskanlah badan ketika bersujud dan janganlah salah seorang dari kamu melatakan kedua lengannya ke lantai dengan merapatkan siku ke lantai seperti anjing melatakan kakinya. Beliau meletakkan kedua lututnya sebelum kedua tangannya. Sebagaimana yang diriwayatkan dari Syarik dari Ashim bin Kalib dari ayahnya dari Wail bin Hajar ia berkata. katanya : Nabi SAW telah diperintahkan agar melakukan sujud dengan menggunakan tujuh anggota badan. meluruskan dan merapatkan jari-jari.´ Cara sujud Pertama. Adapun yang dilakukan pada waktu sujud maka hendaklah kamu membesarkan Rabbmu dan pada waktu sujud maka hendaklah kamu bersungguh-sungguh berdoa niscaya dikabulkan doamu. ³Jadikanlah ucapan tasbih pada saat kalian ruku¶. beliau mengangkat kedua tangannya sebelum kedua lututnya.´ 12. Cara menurunkan badan dan bangkit dari sujud Mayoritas ulama menganjurkan agar meletakkan kedua lutut terlebih dulu sebelum meletakkan kedua tangan. Kedua.´ 6 .´ HR Ahmad. ³Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Maha Besar. meletakkan telapak tangan sejajar dengan kedua telinga atau kedua bahu.´. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw ³Ketahuilah! Sesungguhnya aku dilarang membaca Al-quran ketika rukuk dan sujud.

Termasuk sunah fi¶liyah adalah duduk sejenak dengan sempurna pada akhir rakaat ganjil sebelum bangkit menuju rakaat genap. dan apabila beliau duduk pada rakaat akhir. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis : ³Dari Wail bin Hajr ra. Ketika ia menerangkan salat Rasulullah saw. Apabila ada dua tasyahud dalam salat itu.: Kemudian beliau duduk dengan melipat kaki kiri dan mendudukinya (iftirasy) dan menaruh telapak tangan kiri diatas paha kiri. yang menceritakan tentang sifat sholat Nabi saw. Dan menaruh tangan kanan di atas paha. Tawaruk (tawarruk): Yaitu meletakkan telapak kaki kiri di bawah betis kanan. Cara duduk yang diriwayatkan (tsabit) dari Rasulullah saw dalam salat adalah duduk bertumpu pada paha kiri (iftirasy) pada semua posisi duduk dan semua tasyahud selain tasyahud akhir.´ (Bukhari) 15. di antaranya menyebutkan. Meletakkan dua tangan diatas dua paha. beliau majukan kaki kiri sambil menegakkan telapak kaki yang satunya. demikian pula sikut kiri. dan beliau duduk di lantai. Dan beliau tidak melebihkan pandangannya dari telunjuk itu. maka dia harus duduk tawaruk pada tasyahud akhir. beliau meletakkan tangan kirinya di atas paha kiri dan tangan kanannya di atas paha kanan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw: 7 . (HR Abu Daud. ³ (Ahmad) Keterangan: Rasulullah saw. kemudian mendudukkan pantat di alas/lantai dan menegakkan telapak kaki kanan.13. "Maka apabila beliau duduk setelah dua rakaat. 14. Berdoa pada waktu sujud. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis sebagai berikut: ³ Dari Malik bin al Huwairits ra. maka beliau tidak bangkit untuk melakukan rakaat genap sehingga beliau duduk sejenak dengan sempuran. Hal ini berdasarkan perkataan Abu Hamid as Sa'idi di hadapan para sahabat. sahih) Duduk sejenak sebelum bangkit. apabila duduk tasyahud. Bahwa ia melihat Nabi saw ketika melakukan rakaat ganjil." (HR Bukhari) Iftirasy: Yaitu duduk di atas kaki kiri sambil menegakkan telapak kaki kanan. kemudian beliau menelunjukkan dengan jari telunjuk (HR Muslim). beliau duduk di atas kaki kiri sambil menegakkan telapak kaki kanan.

Rasulullah bersabda. "Jika salah seorang di antaramu telah selesai membaca tasyahud akhir. kamaa sallaita 'alaa aali Ibraahiima. Tetapi." Artinya : "Ya Allah. sedangkan yang sunah adalah selawat untuk keluarga nabi." Artinya : "Ya Allah. serta dari kejahatan bencana Dajjal si penipu."Ketahuilah! Sesungguhnya aku dilarang membaca Alquran ketika rukuk dan sujud. 'Katakanlah: "Alloohumma salli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad. dari bencana kehidupan dan kematian. wa min 'azaabil qabri. sebagaimana telah Engkau berkati keluarga Ibrahim. niscaya dikabulkan doamu. Di antara doa tersebut adalah: Dari Abu Hurairah. Dari Ka'b bin 'Ujrah. Alloohumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad. berikanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana telah Engkau berikan kepada keluarga Ibrahim. wa min syarri fitnatil masiihid dajjaal. berkatilah Muhammad dan keluarganya. Berdoa setelah selesai dari membaca tasyahud dan membaca salawat untuk Nabi dengan doa yang dicontohkan Rasulullah saw. Sekarang bagaimana pula cara memberi selawat bagi Anda?' Ia menjawab. Membaca shalawat untuk Nabi saw pada waktu tasyahud akhir. dari siksa kubur." (Hadis Jamaah) 17. wa min fitnatil mahyaaa wal mamaati. kami telah tahu bagaimana cara mengucapkan salam kepada Anda. sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahamulia. dengan membaca: "Alloohumma inni a'uuzu bika min 'azaabi jahannam. innaka hamiidun majiid. Ya Allah. hendaklah ia memohon perlindungan kepada Allah dari empat hal. ia berkata. Adapun yang dilakukan pada waktu sujud maka hendaklah kamu membesarkan Rabbmu dan pada waktu sujud maka hendaklah kamu bersungguh-sungguh berdoa." (HR Muslim) 16. sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahamulia. menurut ulama mazab Hanbali dan Syafi'i. kamaa baarokta 'alaa aali Ibroohiima. 'Ya Rasulullah. innaka hamiidun majiid. membaca selawat ini fardu. aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam. "Kami bertanya." (HR Muslim) 8 .

"Bahwasanya Rasulullah saw melakukan salam ke kanan dan ke kiri sehingga terlihat putihnya pipi beliau. ma maa a'lantu. wa ma asroftu. Engkaulah yang memajukan dan Engkau pula yang mengakhirkan. ampunilah dosa-dosaku yang terdahulu maupun yang kemudian. wa antal mu'akhkhiru.Dari Ali. wa maa asrortu." (HR Muslim) 18. kemudian bersabda. laa ilaaha illaa anta. "Bila Rasulullah mengerjakan salat. maka ucapan terakhir yang dibacanya di antara tasyahud dan salam ialah: "Alloohummaghfir lii maa qoddamtu. wa maa anta a'lamu bihii minnii. janganlah kamu tinggalkan setelah selesai salat membaca doa: "Allohumma a'inni 'ala dzikrika wasyukrika wahusni 'ibaadatika. dari Mulah kesejahteraan. Namun ulama Hanbali berpendapat. ia berkata." Artinya : 9 ." (HR Muslim) Dari Mu'adz bin Jabal . Tiada tuhan melainkan Engkau. Beberapa dzikir dan do'a setelah salam. yang kusembunyikan dan yang kutampakkan. sesungguhnya aku mencintai kamu. bahwasanya Nabi saw pada suatu hari memegang tangannya. antal muqoddimu. Rasulullah saw apabila selesai salat." Artinya: "Ya Allah. ia berkata. mengucapkan salam dua kali: ke sebelah kanan dan kiri adalah fardu. Maha Suci Engkau wahai Rabb Yang Maha Agung dan Maha Mulia. aku berpesan kepadamu wahai Mu'adz. Telah diriwayatkan beberapa dzikir dan do'a setelah salam dari Rasulullah Shallallaahu alaihi wasallam yang disunnahkan untuk dibaca. wa maa akhkhortu. di antaranya: Dari Tsauban ra. "Wahai Mu'adz. Menoleh sewaktu mengucapkan salam ke sebelah kanan dan kiri hingga dapat terlihat pipinya dari belakang. Di sini akan kami pilihkan beberapa dzikir dan do'a." Artinya : "Ya Allah. apa-apa yang aku berlebihan dan segala apa yang Engkau sendiri lebih mengetahuinya daripadaku. beliau membaca istigfar tiga kali dan membaca: "Alloohumma antas salaam waminkas salaam tabarokta yaa dzaljalaali wal Ikroom. Engkaulah Yang Maha Sejahtera. Mengucapkan salam ke sebelah kiri." (HR Muslim).

Allohumma laa maani'a lima a'thoita walaa mu'thia limaa mana'ta walaa yanfa'u dzaljaddi minkal Jaddu. hadits shahih) Dari Mughirah bin Syu'bah . bahwa Nabi saw bersabda. tiada sekutu bagi-Nya." (HR Muslim) "Dari Abu Umamah ."Ya Allah. Ibnu Hibban. bahwa Nabi saw bersabda. sahih) Dari Sa'd bin Abi Waqqas. Milik-Nyalah kerajaan dan pujian. maka tidak ada lagi yang menghalanginya untuk masuk surga hanya saja dia akan meninggal dunia. sedang Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu). "Siapa yang membaca tasbih (Subhaanallooh) 33 kali dan tahmid (Alhamdulillaah) 33 kali serta takbir (Alloohuakbar) 33 kali (jumlahnya menjadi 99). bahwasanya dia mengajari anak-anaknya beberapa bacaan sebagaimana halnya ketika seorang guru mengajari anak-anak menulis. "Sesungguhnya Rasulullah saw memohon perlindungan kepada Allah dengan membaca bacaan-bacaan tersebut pada tiap-tiap selesai salat." (HR Nasai. bahwasanya Rasulullah saw membaca pada tiap selesai salat fardu: "Laailaaha illallohu wahdahu laa syarikalahu lahulmulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qodiir. ath Thabrani. Milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Ya Allah tidak ada yang mampu mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang mampu memberi apa yang Engkau cegah. Dan tidaklah berguna kekuasaan seseorang dari ancaman siksa-Mu." "Tiada sesembahan yang hak melainkan Allah Yang Maha Esa. "Barangsiapa membaca ayat Kursi pada tiap-tiap selesai salat. bersyukur dan beribadah dengan baik kepadamu. tolonglah aku di dalam berzikir. maka ia akan diampuni kesalahan-kesalahannya sekalipun sebanyak buih di lautan. Abu Daud dan Al-Hakim. yaitu: 10 ." (HR. kemudian menggenapkan hitungan keseratus dengan bacaan: "Laailaaha illallohu wahdahu laa syarikalahu lahulmulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qodiir." (HR Imam Ahmad. dan dia berkata." "Tiada sesembahan yang haq melainkan Allah Yang Maha Esa. sedang Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Al-Bukhari dan Muslim) Dari Abu Hurairah. tidak ada sekutu bagi-Nya.

Aku berlindung kepada-Mu agar aku tidak dijadikan pikun. Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin."Allohumma inni a'udzu bika minal bukhli wal jubni wa a'udzu bika min fitnatil mahyaa wamin 'adzabil qobri. 2007." (HR Bukhari) Referensi: Al Bayan. Shalat Empat Mazhab. Bandung : JABAL Diadaptasi dari Tuntunan Salat Menurut Alquran & As-Sunah. aku berlindung kepada-Mu dari sifat kikir dan pengecut. Dan aku berlindung kepadaMu dari fitnah (cobaan) dunia dan dari siksa kubur. Shahih Bukhari dan Muslim." "Ya Allah. 'Abdul Qadir Ar-Rahbawi 11 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->