P. 1
Pengertian ISPA

Pengertian ISPA

|Views: 3,715|Likes:
Published by Nadia Trihandayani

More info:

Published by: Nadia Trihandayani on Jan 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/11/2013

pdf

text

original

1. Pengertian ISPA ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Pernafasan Saluran Akut.

ISPA mulai dikenalkan pada tahun 1984 setelah dibahas dalam lokakarya nasional ISPA di Cipanas. ISPA merupakan padanan dari ³Acute Respiratory Infections´ yang disingkat ARI. ISPA mengandung tiga unsur yaitu infeksi, saluran pernafasan dan akut. y Yang dimaksud dengan infeksi adalah masuknya kuman atau mikro organisme ke dalam tubuh manusia dan berkembang biak sehingga menimbulkan gejala penyakit y Yang dimaksud dengan saluran pernafasan adalah organ tubuh manusia yang dimulai dari hidung hingga alveoli beserta organ aneksananya seperti sinus-sinus, rongga telinga dan pluera. Dengan demikian secara anatomis mencakup saluran pernafasan bagian atas, saluran pernafasan bagian bawah (termasuk juga jaringan paru) dan organ aneksa saluran pernafasan. Dengan batasan ini maka jaringan paru termasuk dalam saluran pernafasan (respiratory tract) y Yang dimaksud dengan infeksi akut adalah infeksi yang berlangusng sampai dengan 14 hari. Batas 14 hari ini diambil untuk menunjukkan proses akut meskipun untuk beberapa penyakit yang dapat digolongkan dalam ISPA proses infeksinya dapat berlangsung lebih dari 14 hari. Jadi ISPA adalah suatu penyakit yang menyerang saluran pernafasan bagian atas yang berlangsung selama 14 hari atau lebih. ISPA biasanya menyerang pada anak balita usia kurang dari 2 tahun.

2. Penyebab ISPA ISPA disebabkan oleh beberapa hal, antara lain : y Bakteri seperti jenis Stafilokokus, Streptokokus, Pneumokokus dan lain-lain y Virus seperti pada golongan Mikrovirus, Adenovirus dan lain-lain. y Lingkungan yang tidak sehat y Kurang gizi yang baik

3. Tanda dan gejala ISPA a. ISPA ringan y Batuk y Serak : anak bersuara parau saat berbicara atau menangis y Pilek : mengeluarkan ingus atau lendir dari hidung y Demam : suhu badan >37ÛC atau jika dahi anak diraba dengan punggung tangan terasa panas b. ISPA sedang y Suhu >39ÛC y Timbul bercak-bercak pada kulit menyerupai bercak campak y Telinga sakit atau mengeluarkan nanah dari lubang telinga y Pernafasan berbunyi seperti mengorok/mendengkur, menciut-ciut

karena memerlukan perawatan dengan peralatan khusus. ISPA ringan Bila demam : lakukan kompres dengan cara : y Ambil secarik kain bersih y Basahi atau rendam kain tersebut dalam air dingin yang bersih kemudian diperas y Letakkan kain diatas dahi/kepala jangan menutupi muka dan pada lipatan tubuh : ketiak y Jika kain sudah tidak dingin lagi. Hal-hal yang perlu diperhatikan : y y Suruhlah anak berbaring/istirahat di tempat tidur Memberikan cukup minum tetapi jangan memberikan air es atau minuman yang mengandung es. . ISPA berat Anak yang menderita ISPA berat harus dirawat di Puskesmas atau RS.c. air buah atau pada bayi dapat diberikan ASI Berikan makanan yang cukup dan bergizi Anak jangan dibiarkan terkena hawa dingin/panas. c. Pengobatan ISPA a. ISPA sedang Anak yang menderita ISPA sedang harus mendapat pertolongan dari petugas kesehatan : perawat. bidan. pakaian yang ringan hendaknya dikenakan pada anak Hindarkan orang yang merokok dekat anak yang sakit dan hindarkan asap dapur atau asap lainnya mengenai anak yang sakit y y y b. dapat diberikan teh manis. jangan sampai melukai hidung. ISPA berat y Bibir atau kulit biru y Lubang hidung kembang kempis saat bernafas y Anak tidak sadar/pingsan y Anak tampak gelisah 4. basahi kembali dengan air kemudian diperas lalu diletakkan kembali pada dahi dan ketiak y Demikian seterusnya sampai demam berkurang Bila pilek : Jika anak tersumbat hidungnya oleh ingus maka usahakanlah membersihkan hidung yang tersumbat tersebut agar anak dapat bernafas dengan lancar.

Pengobatan segera jika anak sakit pilek. Pencegahan ISPA a. Mencegah anak berhubungan dengan penderita ISPA yang lain atau penyakit pernafasan lainnya e. y Berikan ASI sampai umur 2 tahun y Berikan makanan sesuai dengan umurnya y Lakukan penimbangan balita secara teratur untuk memantau status gizi anak. Mengusahakan agar anak mendapat gizi yang baik. Menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan d.5. . c. Mengusahakan kekebalan anak melalui immunisasi. b.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->