MENGUNGKAP LEBIH JAUH FENOMENA PEMANASAN GLOBAL

Disusun Oleh: ANGGIH SETIAWAN (200944500067) Semester I A

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK, MATEMATIKA, DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

2009/2010 ABSTRAK
Atmosfer bumi terdiri dari bermacam-macam gas dengan fungsi yang berbeda-beda. Kelompok gas yang menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat dikenal dengan istilah “gas rumah kaca”. Disebut gas rumah kaca karena sistem kerja gas-gas tersebut di atmosfer bumi mirip dengan cara kerja rumah kaca yang berfungsi menahan panas matahari di dalamnya agar suhu di dalam rumah kaca tetap hangat, dengan begitu tanaman di dalamnya pun akan dapat tumbuh dengan baik karena memiliki panas matahari yang cukup. Planet kita pada dasarnya membutuhkan gas-gas tesebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya. Tanpa keberadaan gas rumah kaca, bumi akan menjadi terlalu dingin untuk ditinggali karena tidak adanya lapisan yang mengisolasi panas matahari. Sebagai perbandingan, planet mars yang memiliki lapisan atmosfer tipis dan tidak memiliki efek rumah kaca memiliki temperatur rata-rata -32o Celcius. Kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah Karbon Dioksida (CO2), metana (CH4) yang dihasilkan agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer. Setiap gas rumah kaca memiliki efek pemanasan global yang berbedabeda. Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari CO2. Sebagai contoh sebuah molekul metana menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2. Molekul NO bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. Gas-gas lain seperti chlorofluorocarbons (CFC) ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2. Tetapi untungnya pemakaian CFC telah dilarang di banyak negara karena CFC telah lama dituding sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon.

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan penulisan karya ilmiah yang berjudul ” MENGUNGKAP LEBIH JAUH FENOMENA PEMANASAN GLOBAL” telah selesai kami kerjakan dengan baik. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. 2. Bapak Andri Suryana,S.Si, M.Pd selaku pembimbing materi dan karya ilmiah. Rekan-rekan satu kelas yang telah memberikan dorongan spiritual. 3. Orang tua yang telah membiayai kami dalam menuntut ilmu. Pada karya ilmiah ini kami akan membahas tentang pemanasan global yang pada saat ini menjadi topik pembicaraan yang hangat oleh masyarakat dunia karena kita baru menyadari dampak pemanasan global. Sadarilah bahwa semua ini adalah tanda-tanda alam yang menunjukkan bahwa planet kita tercinta ini sedang mengalami proses kerusakan yang menuju pada kehancuran !. Dan kita sebagai generasi muda berkewajiban untuk mencegah pemanasan global yang lebih lanjut. Akhir kata, kami menyadari penyusunan karya ilmiah ini masih sangat jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan masukan baik berupa kritik maupun saran yang dapat kami jadikan pertimbangan dalam pembuatan karya ilmiah selanjutnya. Terima kasih.

Depok, 16 Oktober 2009

Penulis

DAFTAR ISI
ABSTRAK ………………………………………………………… KATA PENGANTAR ……………………………………………. DAFTAR ISI ……………………………………………………… DAFTAR GAMBAR……………………………………………… BAB I PENDAHULUAN ……………………………………....... 1.1. Latar Belakang Masalah ………………………………………. 1.2. Identifikasi Masalah …………………………………………… 1.3. Pembatasan Masalah …………………………………………... 1.4. Perumusan Masalah …………………………………………… 1.5. Tujuan Penelitian ……………………………………………… 1.6. Kegunaan Penelitian …………………………………………... BAB II LANDASAN TEORI ……………………………………. BAB III METODOLOGI PENELITIAN ………………………. 3.1. Jenis Penelitian ………………………………………………… 3.2. Langkah-langkah Penelitian …………………………………… 3.3. Sumber Data …………………………………………………… 3.4. Teknik Pengumpulan Data …………………………………….. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ………... BAB V KESIMPULAN DAN SARAN …………………………... DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………... RIWAYAT HIDUP ……………………………………………….. i ii iii iv 1 1 1 2 2 2 2 3 23 23 23 23 23 24 29 32 33

DAFTAR GAMBAR Gambar 1 Proses terjadinya pemanasan global .

Gambar 2 Ilustrasi reaksi penguraian CFC yang melepas atom Cl Gambar 3 Efek menipisnya lapisan ozon Gambar 4 Efek Rumah Kaca .

Dampak yang lainnya adalah tentang kesehatan manusia. lapisan ozon juga menipis di atas semua benua. kaleng semprot aerosol.2. Lantas dimanakah hubungannya?. tidak beracun. dan mengapa bisa?. demikian pula kasus kanker kulit. Yang selanjutnya adalah peningkatan permukaan air laut dan mengapa juga permukaan air laut bisa meningkat melalui proses pemanasan global?. Selain itu juga menyebabkan gangguan ekologis dan mengapa hal ini bisa terjadi?. CFC adalah impian para ahli kimia. mengapa kesehatan manusia bisa terganggu? Selain itu bidang pertanian juga mengalami dampak dari pemanasan global. Identifikasi Masalah Lapisan ozon berperan penting dalam mempertahankan kehidupan di Bumi : lapisan ini menyaring radiasi matahari yang mematikan. tidak mudah terbakar. Dari barang-barang itulah gas ini terbawa ke lapisan atas atmosfer. Efek yang ditimbulkan pun tidak bisa dianggap remeh. atom-atom khlor lepas dari molekul CFC dan khlor memecah molekul ozon.1. Intesitas ultra ungu di tanah meningkat. Mulai dari iklim tidak stabil dan kenapa iklim menjadi tidak stabil?. senyawa yang sangat stabil. bahkan di kalangan orang . datanglah CFC (Chlorofluorocarbon). Tapi. Tidak hanya itu. memungkinkan lebih banyak radiasi ultra ungu masuk ke bumi karena reaksi ini terutama terjadi di permukaan awan yang dingin. Sebutir atom khlor dapat menghancurkan lebih daripada 100. CFC pertama kali dibuat pada 1930-an dan segera digunakan di dalam kumparan kulkas. Di stratosfer. dan busa di stirofom. sementara dirinya sendiri tidak terpengaruh.000 molekul ozon.BAB I PENDAHULUAN 1. ‘lubang’ ozon pertama muncul di sepanjang Kutub Selatan. yakni ultra ungu (violet) kemudian. Dan yang menipisnya Lapisan Ozon dan mengapa lapisan ozon kian menipis ? 1. Suhu bumi juga cenderung meningkat akibat pemanasan global. kemudian menyerang lapisan ozon. Latar Belakang Masalah Perubahan iklim yang diakibatkan oleh pemanasan global belakangan ini tampaknya menjadi salah satu isu hangat yang menjadi perhatian dunia.

6. tetapi bagaimana dengan tumbuhan dan binatang lain seperti katak berkulit tipis yang sekarat di seluruh dunia ? Jika dilihat dari data-data hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan lapisan Ozon (O3) merupakan masalah bagi seluruh masyarakat dunia karena yang bermasalah disini adalah kondisi bumi. Sebagai tugas dari dosen 1.4. 2. Perumusan Masalah Pemanasan Global merupakan permasalahan yang rumit yang tentu membutuhakan peran semua masyarakat dunia. Yakni kami hanya akan membahas secara garis besarnya saja. Sebagai dasar untuk melakukan pencegahan resiko rusaknya lapisan ozon. Manusia dapat terus-menerus menggunakan krim pelindung radiasi dan kacamata gelap. Kegunaan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Pembatasan Masalah Dalam karya ilmiah ini kami ingin membatasi masalah yang ada karena dalam Pemanasan Global merupakan masalah yang kompleks. Mendapatkan ilmu pengetahuan mengenai alam 2. Tujuan Penelitian Tujuan kami melakukan penelitian ini adalah: 1. Sebagai tanggung jawab kami sebagai generasi penerus untuk peduli pada lingkungan dengan mencari solusinya.5. 1. Sebagai referensi dalam memecahkan permasalahan yang terkait.yang berkulit gelap. Supaya kita lebih peka terhadap perubahan kondisi alam 4. Sehingga diperlukan tindakan pencegahan agar kondisi tidak bertambah parah.3. . 1. 3. 1. Dan didalam karya tulis ini akan dibahas kulitnya saja karena diperlukan media yang tepat untuk mengupas semua tabir Pemanasan Global. pemilik pigmen yang dahulu melindungi mereka dari hampir segala jenis radiasi matahari.

4 °C (2.18 °C (1.74 ± 0. termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1. "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia" melalui efek rumah kaca. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahanperubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut. serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa.33 ± 0. . PENYEBAB DAN DAMPAK PEMANASAN GLOBAL Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.BAB II LANDASAN TEORI 1.0 hingga 11. pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.1 hingga 6. masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100. Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang. meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim. Akan tetapi. laut.32 °F) selama seratus tahun terakhir. dan daratan Bumi.

Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan. dan punahnya berbagai jenis hewan. Permukaan Bumi. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto. yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca. . jika ada. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa. Sebagian besar energi tersebut berbentuk radiasi gelombang pendek. Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana gas dalam rumah kaca. karbon dioksida. dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Penyebab pemanasan global 1.Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas ini di atmosfer. Ketika energi ini tiba permukaan Bumi. Sebagian dari panas ini berwujud radiasi infra merah gelombang panjang ke angkasa luar. akan menyerap sebagian panas dan memantulkan kembali sisanya. dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. semakin banyak panas yang terperangkap di bawahnya. A. Efek rumah kaca Segala sumber energi yang terdapat di Bumi berasal dari Matahari. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan Bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan Bumi. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air. ia berubah dari cahaya menjadi panas yang menghangatkan Bumi. tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. termasuk cahaya tampak. hilangnya gletser.

bumi sebenarnya telah lebih panas 33 °C (59 °F)dari temperaturnya semula. 2. Apakah efek netto-nya menghasilkan pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti tipe dan ketinggian awan tersebut. awan akan memantulkan kembali radiasi infra merah ke permukaan. pemanasan pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Akan tetapi sebaliknya. apabila gas-gas tersebut telah berlebihan di atmosfer. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri. jika tidak ada efek rumah kaca suhu bumi hanya -18 °C sehingga es akan menutupi seluruh permukaan Bumi. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim. antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model . akan mengakibatkan pemanasan global.Efek rumah kaca ini sangat dibutuhkan oleh segala makhluk hidup yang ada di bumi. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Efek umpan balik karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. Dengan temperatur rata-rata sebesar 15 °C (59 °F). pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Bila dilihat dari bawah. Sebaliknya bila dilihat dari atas. awan tersebut akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca. Umpan balik ini hanya berdampak secara perlahan-lahan karena CO2 memiliki usia yang panjang di atmosfer. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2. kelembaban relatif udara hampir konstan atau bahkan agak menurun karena udara menjadi menghangat). planet ini akan menjadi sangat dingin. karena tanpanya. sehingga meningkatkan efek pendinginan. Efek umpan balik Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. (Walaupun umpan balik ini meningkatkan kandungan air absolut di udara.

menjadi suatu siklus yang berkelanjutan. hal ini diakibatkan oleh menurunya tingkat nutrien pada zona mesopelagic sehingga membatasi pertumbuhan diatom daripada fitoplankton yang merupakan penyerap karbon yang rendah 3. umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat. daratan atau air dibawahnya akan terbuka. es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair. Walaupun demikian. Selain itu. dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan. Ketika temperatur global meningkat. Variasi Matahari Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwa variasi dari Matahari. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es. dapat memberi kontribusi dalam pemanasan saat ini. . Kemampuan lautan untuk menyerap karbon juga akan berkurang bila ia menghangat. Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya (albedo) oleh es. es yang meleleh juga akan melepas CH4 yang juga menimbulkan umpan balik positif. Pendinginan stratosfer bagian bawah paling tidak telah diamati sejak tahun 1960. dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari.iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat). Umpan balik positif akibat terlepasnya CO2 dan CH4 dari melunaknya tanah beku (permafrost) adalah mekanisme lainnya yang berkontribusi terhadap pemanasan. Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktivitas Matahari akan memanaskan stratosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan stratosfer. Bersamaan dengan melelehnya es tersebut.

(Penipisan lapisan ozon juga dapat memberikan efek pendinginan tersebut tetapi penipisan tersebut terjadi mulai akhir tahun 1970-an. Walaupun demikian. mereka juga mengemukakan bahwa efek pendinginan dari debu vulkanik dan aerosol sulfat juga telah dipandang remeh. dan sekitar 25-35% antara tahun 1980 dan 2000. Jerman dan Swiss menyatakan bahwa mereka tidak menemukan adanya peningkatan tingkat "keterangan" dari Matahari pada seribu tahun terakhir ini. Siklus Matahari hanya memberi peningkatan kecil sekitar 0. sebuah tim ilmuan dari Amerika Serikat. mereka menyimpulkan bahwa bahkan dengan meningkatkan sensitivitas iklim terhadap pengaruh Matahari sekalipun.) Fenomena variasi Matahari dikombinasikan dengan aktivitas gunung berapi mungkin telah memberikan efek pemanasan dari masa pra-industri hingga tahun 1950.yang tidak akan terjadi bila aktivitas Matahari menjadi kontributor utama pemanasan saat ini. Dua ilmuan dari Duke University mengestimasikan bahwa Matahari mungkin telah berkontribusi terhadap 45-50% peningkatan temperatur rata-rata global selama periode 19002000. Pada tahun 2006. Efek ini terlalu kecil untuk berkontribusi terhadap pemansan global. Ada beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa kontribusi Matahari mungkin telah diabaikan dalam pemanasan global.07% dalam tingkat "keterangannya" selama 30 tahun terakhir. baik melalui variasi dari output Matahari maupun variasi dalam sinar kosmis. . sebagian besar pemanasan yang terjadi pada dekade-dekade terakhir ini disebabkan oleh gas-gas rumah kaca. Stott dan rekannya mengemukakan bahwa model iklim yang dijadikan pedoman saat ini membuat estimasi berlebihan terhadap efek gas-gas rumah kaca dibandingkan dengan pengaruh Matahari. Sebuah penelitian oleh Lockwood dan Fröhlich menemukan bahwa tidak ada hubungan antara pemanasan global dengan variasi Matahari sejak tahun 1985. serta efek pendinginan sejak tahun 1950.

Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi dan berubahnya sistem iklim di bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia. telah secara drastis menaikkan suhu Bumi. . peningkatan konsentrasi CO2 di atmosfer Bumi itu tertinggi sejak 650.penemuan baru yang berhasil dikumpulkan. dan penggunaan bahan bakar fosil menyebabkan gas rumah kaca di atmosfer bertambah banyak dan menyumbang pada pemanasan global. kemudian membuat persetujuan untuk solusi dari masalah tersebut . Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global. yang dikeluarkan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Sebelum masa industri. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan Panel Antarpemerintah Tentang Perubahan Iklim atau disebut International Panel on Climate Change (IPCC). ribuan ahli dan peneliti-peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuanpenemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global. tingkat karbon dioksida beranjak naik mulai dari 280 ppm menjadi 379 ppm dalam 150 tahun terakhir. dan dinitrogen oksida. dan membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan. pembabatan hutan. Tidak main-main. terungkap bahwa 90% aktivitas manusia selama 250 tahun terakhir inilah yang membuat planet kita semakin panas.300 ilmuwan dari seluruh dunia. metana. industri peternakan. aktivitas manusia tidak banyak mengeluarkan gas rumah kaca. khususnya selama 50 tahun ini. Fourth Assessment Report. Sejak Revolusi Industri. seperti karbon dioksida.000 tahun terakhir! IPCC juga menyimpulkan bahwa 90% gas rumah kaca yang dihasilkan manusia. satu badan PBB yang terdiri dari 1. tetapi pertambahan penduduk. Setiap beberapa tahun sekali. Peternakan (konsumsi daging) Dalam laporan terbaru.4.

kira-kira 70 persen dari bekas hutan di Amazon telah dialih-fungsikan menjadi ladang ternak. dan 23 kali dalam jangka 100 tahun). Peternakan juga menimbulkan 64 persen amonia yang dihasilkan karena campur tangan manusia sehingga mengakibatkan hujan asam. serta pembabatan hutan. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan. " Hampir seperlima (20 persen) dari emisi karbon berasal dari peternakan. pembangkit tenaga listrik. Peternakan juga telah menjadi penyebab utama dari kerusakan tanah dan polusi air. dan bahkan lebih banyak lahan serta air yang digunakan untuk menanam makanan ternak. Saat ini peternakan menggunakan 30 persen dari permukaan tanah di Bumi.. dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. jumlah ini lebih banyak dari gabungan emisi gas rumah kaca seluruh transportasi di seluruh dunia (13%). Tetapi.. menurut Laporan Perserikatan Bangsa Bangsa tentang peternakan dan lingkungan yang diterbitkan pada tahun 2006 mengungkapkan bahwa. pengarang senior dari Organisasi Pangan dan Pertanian. pabrik-pabrik modern. "industri peternakan adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terbesar (18%). serta 65 persen dinitrogen oksida (mempunyai efek pemanasan 296 kali lebih lebih kuat dari CO2).. Dampak Buruk yang Lama dari Peternakan Isu dan Pilihan Lingkungan (Livestock's Long Shadow-Environmental Issues and Options). Menurut laporan Bapak Steinfeld. peternakan adalah "penggerak utama dari penebangan hutan . . Jumlah ini melampaui jumlah emisi gabungan yang berasal dari semua kendaraan di dunia! Sektor peternakan telah menyumbang 9 persen karbon dioksida. 37 persen gas metana (mempunyai efek pemanasan 72 kali lebih kuat dari CO2 dalam jangka 20 tahun. pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor.Salah satu hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami.

kita hanya memerlukan dua kalori bahan bakar fosil untuk menghasilkan kacang kedelai. polusi lingkungan. tidaklah mengherankan jika satu orang berdiet daging dapat memberi makan 15 orang berdiet tumbuh-tumbuhan atau lebih. Kira-kira 20 persen dari padang rumput turun mutunya karena pemeliharaan ternak yang berlebihan. Anda mungkin penasaran bagian mana dari sektor peternakan yang menyumbang emisi gas rumah kaca. akan tetapi memerlukan 54 kalori energi minyak tanah untuk protein daging sapi! Itu berarti kita telah memboroskan bahan bakar fosil 27 kali lebih banyak hanya untuk membuat sebuah hamburger daripada konsumsi yang diperlukan untuk membuat hamburger dari kacang kedelai! Dengan menggabungkan biaya energi. Peternakan juga bertanggung jawab atas konsumsi dan polusi air yang sangat banyak. telah menghasilkan emisi karbon dioksida sebanyak 36. Konsumsi air untuk menghasilkan satu kilo makanan dalam pertanian pakan ternak di Amerika Serikat. kerusakan ekosistem. konsumsi air. tidak sulit untuk menghitung bahwa industri ternak sama sekali tidak hemat energi. Berikut garis besarnya menurut FAO: . Industri ternak memerlukan energi yang berlimpah untuk mengubah ternak menjadi daging di atas meja makan orang.Selain itu. Marilah sekarang kita membahas apa saja yang menjadi sumber gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. ladang pakan ternak telah menurunkan mutu tanah. trilyunan galon air irigasi digunakan untuk menanam pakan ternak setiap tahunnya.4 kilo. dan erosi. tiga kalori untuk jagung dan gandum. Selain kerusakan terhadap lingkungan dan ekosistem. Sekitar 85 persen dari sumber air bersih di Amerika Serikat digunakan untuk itu. Ternak juga menimbulkan limbah biologi berlebihan bagi ekosistem. Sedangkan untuk memproduksi satu kalori protein. penggunaan lahan. Di Amerika Serikat sendiri. Untuk memproduksi satu kilogram daging. pemadatan.

lahan yang diubah untuk menanam kacang kedelai sebagai makanan ternak.7 e. atau kacang kedelai) dapat mencapai 28 juta CO2 per tahunnya. Emisi karbon dari pembuatan pakan ternak a. Metana yang terlepas dari pupuk kotoran hewan dapat mencapai 18 juta ton per tahunnya. Penggunaan bahan bakar fosil di peternakan menyumbang 90 juta ton CO2 per tahunnya (misal diesel atau LPG) c. Emisi karbon dari sistem pencernaan hewan a. gandum. Penggunaan bahan bakar fosil dalam pembuatan pupuk menyumbang 41 juta ton CO2 setiap tahunnya b. termasuk di sini lahan yang diubah untuk merumput ternak. Karbon yang terlepas dari pengolahan tanah pertanian untuk pakan ternak (misal jagung. setidaknya 80% panen kacang kedelai dan 50% panen jagung di dunia digunakan sebagai makanan ternak. . atau pembukaan hutan untuk lahan peternakan d. Metana yang dilepaskan dalam proses pencernaan hewan dapat mencapai 86 juta ton per tahunnya. Alih fungsi lahan yang digunakan untuk peternakan menyumbang 2. b. Perlu Anda ketahui.4 milyar ton CO2 per tahunnya.1. Karbon yang terlepas dari padang rumput karena terkikis menjadi gurun menyumbang 100 juta ton CO2 per tahunnya 2.

Ada bisa melihat besaran sumbangan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari tiap komponen sektor peternakan. Emisi karbon dari pengolahan dan pengangkutan daging hewan ternak ke konsumen a. Gidon Eshel dan Pamela Martin. sektor peternakan Australia menyumbang 3 juta ton metana setiap tahun (setara dengan 216 juta ton CO2). b. penyelidik dari Departemen Sains Geofisika (Department of Geophysical Sciences) Universitas Chicago. B. Mereka mengukur jumlah gas rumah kaca yang disebabkan oleh daging merah. Tahun lalu.3. juga menyingkap hubungan antara produksi makanan dan masalah lingkungan. Mereka menemukan bahwa jika diet standar Amerika beralih ke diet tumbuh-tumbuhan. beralih dari sebuah sedan standar seperti Toyota Camry ke sebuah Toyota Prius hibrida menghemat kurang lebih satu ton emisi CO2. sedangkan sektor pembangkit listrik tenaga batu bara menyumbang 180 juta ton CO2 per tahunnya. Emisi CO2 dari pengolahan daging dapat mencapai puluhan juta ton per tahun. Dalam kurun waktu 20 tahun. Dampak pemanasan global . unggas. emisi gas rumah kaca dari sektor peternakan lebih besar dari pembangkit listrik tenaga batu bara. ikan. Kontrasnya.8 juta ton per tahun. Emisi CO2 dari pengangkutan produk hewan ternak dapat mencapai lebih dari 0. Dari uraian di atas. Di Australia. susu. serta membandingkan jumlah tersebut dengan seorang yang berdiet vegan. dan telur. maka akan dapat mencegah satu setengah ton emisi gas rumah kaca ektra per orang per tahun.

Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Iklim Mulai Tidak Stabil Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global. pantai. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat. Akibatnya. Pada pegunungan di daerah subtropis. Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. secara rata-rata. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. pola presipitasi. Selain itu. Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. Badai akan menjadi lebih sering. dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. 1. uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak. (Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini). para ilmuan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan. Berdasarkan model tersebut. mungkin tidak akan mengalaminya lagi. bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Hal ini disebabkan karena uap air merupakan gas rumah kaca. Topan badai (hurricane) yang memperoleh .Para ilmuan menggunakan model komputer dari temperatur. sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek insulasi pada atmosfer. Akan tetapi. air akan lebih cepat menguap dari tanah. kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia. sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar. Para ilmuan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi. Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan. pertanian. daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. di mana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat siklus air). tinggi permukaan air laut. sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil.

Erosi dari tebing. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai. beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. 3.88 cm (4 .kekuatannya dari penguapan air. Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. pantai. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim.35 inchi) pada abad ke-21. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda. Suhu Global Cenderung Meningkat . dan bukit pasir akan meningkat. dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 .5 persen daerah Bangladesh. sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai. Bahkan sedikit kenaikan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi ekosistem pantai. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 . Peningkatan Permukaan Laut Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi. 2. 17. Kenaikan muka laut ini akan menutupi sebagian besar dari Florida Everglades.25 cm (4 . akan menjadi lebih besar. lapisan permukaan lautan juga akan menghangat. tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. dan banyak pulau-pulau.10 inchi) selama abad ke-20. banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. yang lebih memperbanyak volume air di laut. Rawa-rawa baru juga akan terbentuk. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub. Kenaikan 50 cm (20 inchi) akan menenggelamkan separuh dari rawa-rawa pantai di Amerika Serikat. sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. terutama sekitar Greenland. Ketika atmosfer menghangat.

pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. sebagai contoh. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir. Dalam pemanasan global. Gangguan Ekologis Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Dampak Sosial Dan Politik Perubahan cuaca dan lautan dapat mengakibatkan munculnya penyakitpenyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya. 5. akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan . Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin. tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat.Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya. yang berfungsi sebagai reservoir alami. Akan tetapi. badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Di lain pihak. Bagian Selatan Kanada. lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. 4.

dan lain-lain. malnutrisi. bakteri. plasmodium menjadi lebih resisten terhadap obat tertentu yang target nya adala organisme tersebut. seperti: diare. Dengan adamya perubahan iklim ini maka ada beberapa spesies vektor penyakit (eq Aedes Agipty). Seperti meningkatnya kejadian Demam Berdarah karena munculnya ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak.perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit. 2. penyakit kulit. coccidiodomycosis. hal ini juga akan berdampak perubahan iklim (Climat change)yang bis berdampak kepada peningkatan kasus penyakit tertentu seperti ISPA (kemarau panjang / kebakaran hutan. DBD Kaitan dengan musim hujan tidak menentu) Gradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. penyakit jantung dan paru kronis. trauma psikologis. alergi. Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). PENYEBAB DAN DAMPAK MENIPISNYA LAPISAN OZON . Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma. dan lain-lain. Virus. Selain itu bisa diprediksi kan bahwa ada beberapa spesies yang secara alamiah akan terseleksi ataupun punah dikarenakan perbuhan ekosistem yang ekstreem ini. defisiensi mikronutrien.

Sinar matahari merasuki permukaan bumi pada berbagai panjang gelombang.Lapisan ozon merupakan lapisan tipis gas O3 menyelimuti permukaan bumi. sedangkan sinar ultraviolet pada panjang gelombang di bawah 400 nm. Untung saja jumlah ozon di lapisan ini hanya sedikit karena 90% dari total ozon di bumi terletak di ketinggian sekitar 20 km (di lapisan stratosfer) dan menjadi tameng yang sering disebut stratospheric ozon. hanya saja ada beberapa bagian yang sudah sangat menipis sehingga disebut lubang ozon. Sinar tampak berada pada panjang gelombang 400-700 nm. Mirip dengan kaus kaki yang dipakai terus-menerus sehingga semakin menipis dan menjadi berlubang. UVB. Ozon yang ada di lapisan troposfer justru membawa dampak negatif karena bisa membentuk kabut asap yang beracun. UVB (270-320 nm) tidak bisa semudah itu melewati tameng ozon yang perkasa ini. membentuk kabut asap (smog) beracun. Sebagian sinar UVB (tidak semua) dihalangi oleh ozon sehingga tidak bisa masuk untuk merusak makhluk hidup termasuk manusia. Ada tiga macam sinar ultraviolet: UVA. dan ‘memakan’ tanaman. . dan UVC. Banyak industri yang menghasilkan gas ozon dan melepaskannya ke udara sehingga mencemari lingkungan. UVA berada pada panjang gelombang yang sangat dekat dengan sinar tampak (sekitar 320-400 nm) dan dapat menembus lapisan-lapisan selimut bumi ini dengan mudah. bisa-bisa tameng kita betul-betul jebol dan sinar UV yang jahat dan kelaparan langsung menerobos tanpa halangan untuk memangsa kulit kita yang menjadi santapan empuk (menyebabkan kanker kulit). UVC (150-300 nm) dapat diserap hampir seluruhnya (97-99%) sehingga tidak menjadi masalah bagi kehidupan bumi. Penyakit di lapisan ozon ini belum sampai membentuk lubang. bagaimana jadinya tanpa ozon! Tapi tunggu dulu. Kalau tidak cepat-cepat dirawat. sinar infra merah pada panjang gelombang di atas 700 nm. Coba saja bayangkan. merusak retina mata. sekarang kan ozon kita yang perkasa sedang terkena infeksi! Infeksi ini menyebabkan menipisnya lapisan-lapisan ozon di berbagai tempat pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya. Tameng kita bisa melindungi bumi dari UVC dan sebagian UVB.

(1) O2 + uv → O + O (2) O + O2 → O3 (3) O3 + uv → O2 + O (4) O + O3 → O2 + O2 Reaksi (2) merupakan reaksi yang menghasilkan O3 (ozon). Apalagi reaksi (4) berjalan sangat lambat. O dan O2 yang terbentuk dari reaksi langsung bergabung kembali (reaksi (2) terjadi lagi) sehingga tidak ada O3 yang hilang (ada kesetimbangan yang menunjukkan kecepatan reaksi pembentukan ozon sama dengan kecepatan reaksi penguraian ozon). Pembentukan Lubang Ozon Untuk mengetahui bagaimana ozon bisa terjangkit infeksi ini kita harus mengetahui dulu bagaimana ozon terbentuk. Ini berarti ada reaksi lain yang terjadi! Dan ada zat lain yang berperan dalam memecah molekul O3 dan merusak kesetimbangan reaksi Chapman. yang kemudian terurai lagi dalam reaksi (3) dan (4). seharusnya lapisan ozon tidak mungkin bisa menipis dong? Betul sekali! Jika hanya disebabkan keempat rangkaian reaksi Chapman maka tameng kita tidak mungkin bisa jebol karena selalu berada dalam kesetimbangan. Pembentukan ozon melibatkan empat reaksi yang dikenal sebagai reaksi Chapman.A. Reaksi-reaksi ini bisa terjadi dengan bantuan sinar ultraviolet (uv) dari matahari. Kalau begitu. Radikal Bebas . Tetapi sesudah reaksi (3) terjadi. B.

dan bromida (Br). tidak sopan ya. CFC yang sangat stabil ini menjadi tidak stabil lagi begitu mencapai lapisan stratosfer karena terkena sinar matahari yang jauh lebih panas pada ketinggian tersebut sehingga mampu melepas atom klornya yang langsung bereaksi dengan O3 : X + O3 → XO + O2 XO + O → X + O2 Total: O + O3 → 2 O2 X merupakan radikal bebas yang dapat memecah ozon menjadi O2 dan XO yang juga merupakan radikal bebas yang dapat menyebabkan terjadinya reaksi . Salah satu contoh senyawa ini adalah yang dikenal sebagai ChloroFluoroCarbon (CFC).Yang dikenal sebagai radikal bebas sebenarnya merupakan zat yang berada dalam bentuk yang tidak stabil sehingga sangat reaktif (sangat mudah bereaksi) dengan zat-zat lain yang berada di sekelilingnya dalam usaha mencapai bentuk paling stabil (membentuk molekul baru). Tapi kalau memang mereka sangat reaktif. Radikal bebas ini ada yang berhasil mencapai ketinggian tempat bersemayamnya lapisan ozon sehingga begitu merasakan keberadaan ozon. klorida (Cl). Wah. yaitu ion fluorida (F). radikal-radikal bebas ini belum sebebas itu! Mereka sebelumnya sudah berikatan dengan unsur-unsur lain dalam bentuk senyawa yang luar biasa stabil. bukankah seharusnya mereka sudah bereaksi dengan zat-zat lain yang berpapasan dengan mereka dalam perjalanan menuju ketinggian lapisan ozon di stratosfer itu? Ternyata sewaktu berangkat ke atmosfer bumi. nitrogen (NOx). langsung saja disambar sehingga molekul O3 pecah dan bergabung dengan radikal bebas itu membentuk molekul lain yang lebih stabil (tidak mudah terurai lagi). klorin (ClOx). Oksida hidrogen (HOx). dengan lancang merebut atom O (oksigen) yang sudah berpasangan dengan atom-atom O lainnya! Apa saja sih yang termasuk radikal bebas yang lancang ini? Radikal bebas yang dikenal sangat kuat adalah golongan halogen. dan bromin (BrOx) juga termasuk radikal bebas yang mampu menguraikan ozon.

tetapi penelitian yang ada sekarang menunjukkan bahwa peranan CFC paling besar. tapi ada resepnya! Pertama-tama harus ada aliran udara dingin yang membentuk vorteks polar yang bisa mengisolasi udara di dalam pusarannya.000 molekul ozon! Hilanglah sudah kesetimbangan reaksi Chapman karena dirasuki si penerobos lancang ini. di dalam pusaran udara odingin itu temperaturnya benar-benar rendah (sekitar -80 C atau 193 K). langsung deh penguraian ozon menjadi sekitar empat kali lipat! C.selanjutnya dengan atom oksigen sehingga menghasilkan X kembali yang nantinya akan melanjutkan reaksi penguraian ozon. Sewaktu penipisan ozon pertama kali dideteksi. Di sinilah letak bahayanya! Radikal bebas yang secara alami ada di lapisan atmosfer hanya sedikit berperan dalam penguraian ozon. Resep Penguraian O3 Supaya reaksi penguraian O3 berlangsung atom Cl harus dilepaskan dari senyawa seperti CFC. semua mengira alat pengukur yang digunakan sedang rusak. jadi diacuhkan saja. Setelah alat diganti baru deh ketahuan kalau datanya tidak salah. sampai puluhan tahun (sekitar 75 tahun). Lagipula proses penipisan ozon ini baru mulai terdeteksi gejalanya sesudah penemuan dan produksi CFC besarbesaran di bumi. Temperatur dingin ini tidak berubah karena . merusak semua yang disentuhnya. CFC bukan satu-satunya senyawa yang bisa melepas radikal bebas yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon. CFC sebenarnya butuh waktu sekitar lima tahun untuk mencapai ketinggian lapisan ozon. Proses ini berputar terus (reaksi berantai) sehingga 1 atom Cl saja mampu melahap 100. Proses ini tidak spontan. sinar ultraviolet matahari (UVB) jadi lebih bebas menerobos dan berpesta di bumi. tetapi begitu sampai di sana zat ini sangat betah karena butuh waktu yang jauh lebih lama untuk mengeluarkannya dari lapisan stratosfer. Nah. Karena lapisan ini makin tipis. Ini menyebabkan jumlah O3 di stratosfer makin lama makin berkurang sehingga lapisannya semakin menipis. Begitu selimut kita ini dirasuki atom klor yang dilepaskan dari senyawa CFC. Saking dinginnya sampai-sampai bisa menyebabkan terbentuknya Polar Stratospheric Cloud (PSC) atau sering disebut Mother of Pearl.

Suhu yang semakin dingin ini mempercepat terbentuknya Mother of Pearl tadi. jadi PSC juga tetap ada. Ada satu bumbu tambahan yang bisa mempercepat penipisan lapisan ozon: CO2 ! Kita selama ini sudah tahu kalau gas karbon dioksida bisa menyebabkan efek rumah kaca yang berakibat pada naiknya temperatur bumi (global warming). Sekarang kita mengerti kenapa penipisan lapisan ozon justru paling banyak ditemukan di daerah benua Antartika. Global warming bisa menyebabkan melelehnya lapisan es di kutub sehingga seluruh daratan bumi ini bisa tenggelam. Ternyata bahayanya bukan itu saja! Global warming terjadi karena lapisan gas CO2 menghalangi sinar infra merah untuk keluar dari bumi menembus lapisan atmosfer (infra merah terperangkap sehingga memanaskan bumi).selalu terisolasi dalam vorteks. hanya saja proses penipisan lapisan ozonnya relatif lebih lama. kita harus hati-hati dengan semua . Lain dengan benua Arktik yang mengalami musim dingin yang lebih hangat karena adanya gelombang planet yang kuat sehingga mengacaukan sirkulasi udara dinginnya. Tapi ini bukan berarti penipisan ozon hanya bisa terjadi di daerah Antartika saja! Benua-benua lain tetap menghadapi permasalahan yang sama. Senyawa CFC bisa sampai ke benua Antartika juga karena terbawa aliran udara. Tapi gas CO2 yang ada di lapisan atmosfer juga menghalangi sinar infra merah dari matahari untuk lewat sehingga suhu di stratosfer menjadi semakin dingin. PSC ini merupakan tempat terjadinya reaksi-reaksi heterogen yang mengubah klor (dan brom) yang tadinya tidak aktif menjadi atom-atom yang aktif (reaktif). Jadi. Ada bumbu terakhir yang paling penting: sinar matahari! Gelombang ultraviolet matahari yang berhasil menembus vorteks dingin tadi itulah yang menyebabkan terjadinya reaksi penguraian ozon. Nah ini sebabnya CFC tidak terurai sebelum mencapai lapisan stratosfer (karena reaksi penguraiannya hanya bisa terjadi PSC). Sinar matahari ini juga yang bertanggung jawab terhadap terjadinya reaksi penguraian CFC tadi. Reaksi ini terjadinya cepat sekali! Tapi atom-atom reaktif yang dihasilkannya tidak begitu saja menguraikan ozon. Di sana temperatur udara musim dingin (September-Oktober) di stratosfer sangat rendah sehingga banyak terbentuk PSC.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN .aktivitas kita di bumi karena secara tidak sadar (kalau tidak tahu fisika!) kita bisa merusak bumi.

Sumber Data Sumber data yang kami peroleh untuk membuat karya ilmiah ini sepenuhnya dari internet. 3. Melakukan pemilihan judul karya ilmiah.3.2.1. Melakukan Pengolahan Data. d. 3. Melakukan pencarian dari data lainnya sebagai pembanding. 3. Teknik Pengumpulan Data Dalam membuat karya tulis ini kami mengumpulkan data dari internet. Tetapi kami juga mendapatkan data berupa informasi dari berita di televisi. Melakukan Pengumpulan data.3. Jenis Penelitian Jenis Penelitian dalam pembuatan karya ilmiah ini adalah kuntitatif. Hal ini ditunjukkan dengan adanya data-data yang berupa angka.4. b. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . Tetapi secara tidak langsung kami juga melakukan survey lapangan dengan mengalami fenomena yang terjadi. Langkah-langkah Penelitian Adapun langkah-langkah penelitian yang kami lakukan adalah: a. c.

tidak dapat menembus ke luar kaca. gas. sehingga dapat menghangatkan seisi rumah kaca tersebut.CH4(Metan) dan N2O (Nitrous Oksida). merupakan daerah tropis yang konsentrasi energi suryanya surplus dari radiasi matahari yang diterima setiap tahunnya Secara alamiah sinar matahari yang masuk ke bumi. kelembaban. Efek Rumah Kaca adalah peristiwa alam yang menyebabkan bumi menjadi hangat dan layak ditempati manusia. Gas Rumah Kaca (GRK) seperti CO2 (Karbon dioksida). dimana panas yang masuk akan terperangkap di dalamnya. Untuk mengetahui kondisi iklim suatu tempat. dan pola curah hujan yang terjadi pada suatu tempat di muka bumi.1. Peristiwa ini dikenal dengan efek rumah kaca (ERK) karena peristiwanya sama dengan rumah kaca. PFCs (Perfluorocarbons) and SF6 (Sulphur hexafluoride) yang berada di atmosfer dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia terutama yang berhubungan dengan pembakaran bahan bakar fosil (minyak. sebagian akan dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa. Hal tersebut menyebabkan radiasi matahari yang diterima berubah tergantung lokasi dan posisi geografi suatu daerah. seperti suhu. Daerah yang berada di posisi sekitar 23. menurut ukuran internasional diperlukan nilai rata-rata parameternya selama kurang lebih 30 tahun. Sebagian sinar matahari yang dipantulkan itu akan diserap oleh gas-gas di atmosfer yang menyelimuti bumi –disebut gas rumah kaca. dan batubara) . PEMANASAN GLOBAL Secara umum iklim sebagai hasil interaksi proses-proses fisik dan kimiafisik parameternya. sehingga sinar tersebut terperangkap dalam bumi. karena jika tidak ada ERK maka suhu permukaan bumi akan 33 derajat Celcius lebih dingin.5 Lintang Selatan. HFCs (Hydrofluorocarbons). Iklim muncul akibat dari pemerataan energi bumi yang tidak tetap dengan adanya perputaran/revolusi bumi mengelilingi matahari selama kurang lebih 365 hari serta rotasi bumi selama 24 jam. angin.5 Lintang Utara – 23.

seperti pada pembangkitan tenaga listrik. karena lapisan gas-gas atmosfer sudah terganggu komposisinya. sebagian besar terperangkap di dalam bumi akibat terhambat oleh GRK tadi. yaitu meningkatnya konsentrasi GRK secara global akibat kegiatan manusia menyebabkan sinar matahari yang dipantulkan kembali oleh permukaan bumi ke angkasa. Akibatnya energi panas yang seharusnya lepas keangkasa (stratosfer) menjadi terpancar kembali ke permukaan bumi (troposfer) atau adanya energi panas tambahan kembali lagi ke bumi dalam kurun waktu yang cukup lama. Karena suhu adalah salah satu parameter dari iklim dengan begitu berpengaruh pada iklim bumi. komputer. Sinar matahari yang tidak terserap permukaan bumi akan dipantulkan kembali dari permukaan bumi ke angkasa. namun semakin tinggi intensitasnya. GRK yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. menyebabkan meningkatnya konsentrasi GRK di atmosfer. Namun sebagian dari energi panas tersebut tidak dapat menembus kembali atau lolos keluar ke angkasa. AC. yang kemudian dikenal dengan Pemanasan Global. kendaraan bermotor. dan anomaly-anomali iklim seperti El Nino – La Nina dan Indian Ocean Dipole (IOD). sehingga lebih dari dari kondisi normal. metana. Pemanasan global dan perubahan iklim menyebabkan terjadinya kenaikan suhu. bergesernya garis pantai. Berubahnya komposisi GRK di atmosfer. Setelah dipantulkan kembali berubah menjadi gelombang panjang yang berupa energi panas. musim kemarau yang berkepanjangan. periode musim hujan yang semakin singkat. Hal-hal ini kemudian akan . seperti karbondioksida. terjadilah perubahan iklim secara global. Meningkatnya jumlah emisi GRK di atmosfer pada akhirnya menyebabkan meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi. Selain itu GRK juga dihasilkan dari pembakaran dan penggundulan hutan serta aktivitas pertanian dan peternakan. inilah efek rumah kaca berlebihan karena komposisi lapisan gas rumah kaca di atmosfer terganggu. memasak. akibatnya memicu naiknya suhu rata-rata dipermukaan bumi maka terjadilah pemanasan global. mencairnya es di kutub. meningkatnya permukaan laut. dan nitroksida.

Bagian ini disebut dengan stratosfer. Lapisan ozon mulai dikenal oleh seorang ilmuwan dari Jerman. Banyaknya ozon di atmosfer tergantung pada keseimbangan dinamis di antara sejauh mana ia terbentuk dan bagaimana ia musnah. LAPISAN OZON Ozon adalah hasil reaksi antara oksigen dengan sinar ultraviolet dari matahari. Ozon adalah gas yang tidak berwarna dan ditemui di lapisan stratosfer yaitu lapisan awan yang terletak antara 15 hingga 35 kilometer dari permukaan bumi. dan lain-lainnya 2. Lubang tersebut merupakan hasil dari tenaga matahari yang mengeluarkan radiasi ultra yang tinggi. pemutih. banjir. pengungsian besar-besaran. gagal panen. Kira-kira 90% daripada ozon di atmosfera terbentuk dengan cara ini yaitu meliputi di antara 15 sehingga 55 kilometer di atas permukaan bumi. Walaupun begitu. wabah penyakit. Ozon di udara berfungsi menahan radiasi sinar ultraviolet dari matahari pada tingkat yang aman untuk kesehatan kita semua. ozon yang ada itu didapati terdapat dalam jumlah yang sedikit yaitu maksimum hanya di antara 20 hingga 25 kilometer. Istilah 'ozon' atau lebih tepat lagi 'lapisan ozon' mulai mendapat perhatian sekitar tahun 1980an ketika para ilmuwan menemukan adanya 'lubang' di lapisan ozon di Antartika. Christian Friedrich Schonbein pada tahun 1839. Radiasi itu berpecah menjadi molekul oksigen sekaligus melepaskan atom bebas di mana setengahnya diikat dengan molekul oksigen yang lain untuk membentuk ozon. A. Ia berwarna biru pucat yang terbentuk dari tiga atom oksigen (O3). Manfaat lapisan ozon .menyebabkan tenggelamnya beberapa pulau dan berkurangnya luas daratan. Ozon juga diproduksi manusia untuk dipergunakan sebagai bahan pemurni air. krisis pangan. dan salah satu unsur pembentuk plastik.

Efek utama pada manusia adalah peningkatan penyakit kanker kulit karena selain itu dapat merusak mata termasuk kataraks dan juga mungkin akan melemahkan sistem imunisasi badan. mengurangi hasil pertanian dan hutan. B. Tanaman diperkirakan akan mengalami kelambatan pertumbuhan. ekosistem. Radiasi penuh ini juga dapat mematikan anak-anak ikan. sehingga merusak hasil panen dan hutan-hutan yang ada. penerimaan sinar ultra violet pada tanaman dapat memusnahkan hasil tanaman utama dunia. pembuatan buih dan bahan pelarut terutamanya bagi kilang-kilang elektronik. Ozon stratospheric juga memberi efek pada suhu atmosfer yang menentukan suhu dunia. . bahan dorong dalam penyembur. memusnahkan kehidupan laut. bahkan akan cenderung kerdil. lapisan ozon yang menjadi pelindung bumi dari radiasi UV-B ini semakin menipis. Berdasar hasil penelitian ilmuwan. Gas CFC disebut juga sebagai gas yang menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon ini. Radiasi ultra ungu ini dapat membuat efek pada kesehatan manusia. lapisan ozon melindungi bumi dari efek radiasi yang merusak kehidupan. Hasil kajian menunjukkan hasil tanaman seperti 'barli' dan 'oat' menunjukkan penurunan karena penerimaan sinar radiasi yang semakin tinggi. Para ilmuwan sebenarnya sudah membuat teori dan ramalan mengenai penipisan lapisan ozon ini tahun 1970an. Radiasi dalam bentuk UV spektrum mempunyai jarak gelombang yang lebih pendek daripada cahaya. Efek menipisnya lapisan ozon Penipisan lapisan ozon akan menyebabkan lebih banyak sinar radiasi ultra ungu memasuki bumi. Pada bidang pertanian. Dengan menyerap radiasi UV-B sebelum ia sampai ke permukaan bumi. CFC digunakan oleh masyarakat modern seperti lemari es. Radiasi UV dengan jarak gelombang adalah di antara 280 hingga 315 nanometer yang dikenali UV-B dan ia merusak hampir semua kehidupan.Lapisan ozon sangat penting karena ia menyerap radiasi ultra violet (UV) dari matahari untuk melindungi radiasi yang tinggi sampai ke permukaan bumi.

Usaha-usaha untuk mencegah penipisan ozon menjadi mulai dilakukan bersama oleh semua negara di dunia.kepiting dan udang di lautan. serta mengurangi jumlah plankton yang menjadi salah satu sumber makanan kebanyakan hewan-hewan laut. BAB V . dibuat satu kesepakatan dunia mengenai pengurangan pengeluaran bahan yang menyebabkan lapisan ozon telah ditandatangani yaitu 'Protokol Montreal'. UNEP telah mengambil tindakan Perancangan Dunia terhadap lapisan ozon dan dalam tahun 1987. Usaha itu pun telah di galakkan secara serius melalui UNEP (United Nation Environment Programme) salah satu organisasi PBB yang bergerak dibidang program perlindungan lingkungan dan alam. Pada tahun 1977 lagi. kita semua harus memandang serius masalah ini dan berupaya untuk mencegah atau meminimalkan penipisan lapisan ozon di alam ini dengan cara meminimalkan penggunaan bahan-bahan yang dapat mempertipis ozon agar generasi yang akan datang dapat mewarisi alam sekitar yang masih baik. Oleh karena itu. Protokol ini di antaranya menghasilkan tindakan-tindakan dalam mengawal penghasilan dan pembebasan CFC ke dalam alam sekitar. Kerusakan lapisan ozon juga memiliki pengaruh langsung pada pemanasan bumi yang sering disebut sebagai "efek rumah kaca".

mengurangi hasil pertanian dan hutan. lapisan ozon melindungi bumi dari efek radiasi yang merusak kehidupan. Pada bidang pertanian. Radiasi penuh ini juga dapat mematikan anak-anak ikan. memusnahkan kehidupan laut.KESIMPULAN DAN SARAN Lapisan ozon sangat penting karena ia menyerap radiasi ultra violet (UV) dari matahari untuk melindungi radiasi yang tinggi sampai ke permukaan bumi. Dengan menyerap radiasi UV-B sebelum ia sampai ke permukaan bumi. Berdasar hasil penelitian ilmuwan. Penipisan lapisan ozon akan menyebabkan lebih banyak sinar radiasi ultra ungu memasuki bumi. Efek utama pada manusia adalah peningkatan penyakit kanker kulit karena selain itu dapat merusak mata termasuk kataraks dan juga mungkin akan melemahkan sistem imunisasi badan. ekosistem. pembuatan buih dan bahan pelarut terutamanya bagi kilang-kilang elektronik. Gas CFC disebut juga sebagai gas yang menyebabkan terjadinya penipisan lapisan ozon ini. penerimaan sinar ultra violet pada tanaman dapat memusnahkan hasil tanaman utama dunia. bahan dorong dalam penyembur. lapisan ozon yang menjadi pelindung bumi dari radiasi UV-B ini semakin menipis. bahkan akan cenderung kerdil. Radiasi UV dengan jarak gelombang adalah di antara 280 hingga 315 nanometer yang dikenali UV-B dan ia merusak hampir semua kehidupan. Hasil kajian menunjukkan hasil tanaman seperti 'barli' dan 'oat' menunjukkan penurunan karena penerimaan sinar radiasi yang semakin tinggi. Radiasi dalam bentuk UV spektrum mempunyai jarak gelombang yang lebih pendek daripada cahaya. Radiasi ultra ungu ini dapat membuat efek pada kesehatan manusia. Tanaman diperkirakan akan mengalami kelambatan pertumbuhan. sehingga merusak hasil panen dan hutan-hutan yang ada. serta mengurangi jumlah plankton yang menjadi . kepiting dan udang di lautan. Ozon stratospheric juga memberi efek pada suhu atmosfer yang menentukan suhu dunia. CFC digunakan oleh masyarakat modern seperti lemari es.

Cara yang paling mudah untuk menghilangkan karbondioksida di udara adalah dengan memelihara pepohonan dan menanam pohon lebih banyak lagi. Usaha itu pun telah di galakkan secara serius melalui UNEP (United Nation Environment Programme) salah satu organisasi PBB yang bergerak dibidang program perlindungan lingkungan dan alam. Cara ini disebut carbon sequestration (menghilangkan karbon). dibuat satu kesepakatan dunia mengenai pengurangan pengeluaran bahan yang menyebabkan lapisan ozon telah ditandatangani yaitu 'Protokol Montreal'. Oleh karena itu. kita semua harus memandang serius masalah ini dan berupaya untuk mencegah atau meminimalkan penipisan lapisan ozon di alam ini dengan cara meminimalkan penggunaan bahan-bahan yang dapat mempertipis ozon agar generasi yang akan datang dapat mewarisi alam sekitar yang masih baik. . UNEP telah mengambil tindakan Perancangan Dunia terhadap lapisan ozon dan dalam tahun 1987.salah satu sumber makanan kebanyakan hewan-hewan laut. Usaha-usaha untuk mencegah penipisan ozon menjadi mulai dilakukan bersama oleh semua negara di dunia. Berikut ini saran yang dapat penulis berikan untuk menahan laju pemanasan global : Pertama: Mencegah karbon dioksida dilepas ke atmosfer dengan menyimpan gas tersebut atau komponen karbon-nya di tempat lain. Kerusakan lapisan ozon juga memiliki pengaruh langsung pada pemanasan bumi yang sering disebut sebagai "efek rumah kaca". Pada tahun 1977 lagi. Protokol ini di antaranya menghasilkan tindakan-tindakan dalam mengawal penghasilan dan pembebasan CFC ke dalam alam sekitar.

Hal ini telah dilakukan di salah satu anjungan pengeboran lepas pantai Norowegia. energi gas mulai biasa digunakan di dunia sebagai sumber energi. Walaupun demikian. Perubahan tren penggunaan bahan bakar fosil ini sebenarnya secara tidak langsung telah mengurangi jumlah karbondioksida yang dilepas ke udara. Kedua: Mengurangi produksi gas rumah kaca. Salah satu sumber penyumbang karbondioksida adalah pembakaran bahan bakar fosil (BBM. karena gas melepaskan karbondioksida lebih sedikit bila dibandingkan dengan minyak apalagi bila dibandingkan dengan batubara. di mana karbondioksida yang terbawa ke permukaan bersama gas alam ditangkap dan diinjeksikan kembali ke aquifer sehingga tidak dapat kembali ke permukaan. Gas karbondioksida juga dapat dihilangkan secara langsung. seperti untuk lahan pertanian atau pembangunan rumah tinggal. memecahnya melalui fotosintesis. Caranya dengan menyuntikkan (menginjeksikan) gas tersebut ke sumur-sumur minyak untuk mendorong agar minyak bumi keluar ke permukaan . lapisan batubara atau aquifer. dan menyimpan karbon dalam kayunya . Di banyak area. batubara menjadi sumber energi dominan untuk kemudian digantikan oleh minyak bumi pada pertengahan abad ke-19. terutama yang muda dan cepat pertumbuhannya. penggunaan energi terbarui dan energi nuklir lebih . batubara). Di seluruh dunia.Pohon. tingkat perambahan hutan telah mencapai level yang mengkhawatirkan. Pada saat itu. Penggunaan bahan bakar fosil mulai meningkat pesat sejak revolusi industri pada abad ke-18. Langkah untuk mengatasi hal ini adalah dengan penghutanan kembali yang berperan dalam mengurangi semakin bertambahnya gas rumah kaca. menyerap karbondioksida yang sangat banyak. tanaman yang tumbuh kembali sedikit sekali karena tanah kehilangan kesuburannya ketika diubah untuk kegunaan yang lain. Pada abad ke-20. Injeksi juga bisa dilakukan untuk mengisolasi gas ini di bawah tanah seperti dalam sumur minyak.

Energi nuklir. DAFTAR PUSTAKA . walaupun kontroversial karena alasan keselamatan dan limbahnya yang berbahaya. bahkan tidak melepas karbondioksida sama sekali.mengurangi pelepasan karbondioksida ke udara.

google.wikipedia.www.com www.com RIWAYAT HIDUP .

Tipar Rt 08/06 No. 31 Oktober 1988 Alamat tempat tinggal: Kp.com Kontak: 085693964128 Visi: “Jalani Hidup Ini Penuh Optimisme” Misi: “Mengubah Dunia Dengan Cara Saya Sendiri” .Nama lengkap: Anggih Setiawan Nama panggilan: Anggih Tempat/tanggal lahir: Bogor. 13 Mekarsari Cimanggis Depok 16952 Jenis kelamin: Laki-laki Status perkawinan: Belum Menikah Pekerjaan: Mahasiswa Agama: Islam Golongan darah: O Kebangsaan: Indonesia Tinggi badan: 165 cm Berat badan: 50 kg Email: anggih_ars@yahoo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful