P. 1
4. Modul Bahan Ajar PJJ (Aproksimasi Kesalahan PEMBELAJARAN

4. Modul Bahan Ajar PJJ (Aproksimasi Kesalahan PEMBELAJARAN

|Views: 190|Likes:
Published by ZaenuFitroni
Untuk mendownload silakan kunjungi alamat sbb: http://www.ziddu.com/download/18238837/odulBahanAjarPJJAproksimasiKesalahanPEMBELAJARAN.pdf.html atau versi lengkap di http://zaendownload.blogspot.com/2012/01/pelajaran-matematika.html
Untuk mendownload silakan kunjungi alamat sbb: http://www.ziddu.com/download/18238837/odulBahanAjarPJJAproksimasiKesalahanPEMBELAJARAN.pdf.html atau versi lengkap di http://zaendownload.blogspot.com/2012/01/pelajaran-matematika.html

More info:

Published by: ZaenuFitroni on Jan 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2015

A. 1.

No
1

PEMBELAJARAN 2 SILABUS
STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR
Menerapkan konsep kesalahan pengukuran

INDIKATOR
 Hasil membilang dan mengukur dibedakan berdasar pengertiannya  Hasil pengukuran ditentukan salah mutlak dan salah relatifnya  Persentase kesalahan dihitung berdasar hasil pengukurannya  Toleransi dihitung berdasar hasil pengukurannya  Jumlah dan selisih hasil peng-ukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya  Hasil kali pengukuran dihitung untuk menentukan hasil maksimum dan hasil minimumnya

MATERI
 Membilang dan mengukur  Salah mutlak dan salah relatif  Menentukan persentase kesalahan  Menentukan toleransi hasil pengukuran

TUGAS
 Penugasan  Tes tertulis

BUKTI BELAJAR KONTEN INDIKATOR

WAKTU

SUMBER BELAJAR
o Modul Aproksima si Kesalahan Referensi lain yang relevan

Memecahkan masalah berkaitan dengan konsep aproksimasi kesalahan

12

o

Menerapkan konsep operasi hasil pengukuran

 Jumlah dan selisih hasil pengukuran  Hasil kali pengukuran

 Penugasan  Tes tertulis

12

2. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 Setelah mempelajari kegiatan belajar 2 ini, diharapkan Anda dapat: 1. Menentukan jumlah salah mutlak dari dua buah pengukuran. 2. Menentukan selisih salah mutlak dari dua buah pengukuran. 3. Menentukan maksimum dan minimum dari jumlah dua buah pengukuran. 4. Menentukan maksimum dan minimum dari selisih dua buah pengukuran. 5. Menentukan maksimum dan minimum dari perkalian dua buah pengukuran. 3. URAIAN MATERI 2 a. Penjumlahan Hasil Pengukuran Salah mutlak dari jumlah dua pengukuran a dan b didefinisikan sebagai jumlah salah mutlak pengukuran a dengan salah mutlak pengukuran b. Atau Salah mutlak dari jumlah dua pengukuran a dan b = (salah mutlak pengukuran a) + (salah mutlak pengukuran b). Contoh 1 Hasil dua pengukuran panjang masing-masing adalah 32,5 km dan 28,7 km Tentukan salah mutlak dari jumlah hasil dua pengukuran tersebut. Penyelesaian: Salah mutlak dari hasil pengukuran 32,5 km adalah 0,05 km Salah mutlak dari hasil pengukuran 28,7 km adalah 0,05 km Salah mutlak dari jumlah dua pengukuran 32,5 km adalah 0,05 km = (salah mutlak pengukuran 32,5 km) + (salah mutlak pengukuran 28,7 km) = 0,05 mm + 0,05 km = 0,1 km Untuk mengetahui batas-batas jumlah dari dua pengukuran perhatikan contoh berikut ini : Contoh : Berapakah batas-batas jumlah dari hasil-hasil pengukuran 5,2 cm dan 3,6 cm, masing masing dibulatkan ke 0,1 cm terdekat ?

13

Jawab : Pengukuran 5,2 cm terletak dalam jangkauan ( 5,2 ± 0,05 ) cm, yaitu antara 5,15 cm dan 5,25 cm Pengukuran 3,6 cm terletak dalam jangkauan ( 3,6 ± 0,05 ) cm, yaitu antara 3,55 cm dan 3,65 cm Jumlah maksimum diperoleh dari jumlah batas atas pengukuran yang pertama dengan batas atas pengukuran yang kedua, sedangkan jumlah minimum diperoleh dari jumlah batas bawah pengukuran yang pertama dengan batas bawah pengukuran yang kedua Jadi jumlah maksimum adalah 5,25 cm + 3,65 cm = 8,90 cm dan jumlah minimum adalah 5,15 cm +3,55 cm = 8,70 cm Perhatikan bahwa ternyata jumlah pengukuran 8,8 cm mempunyai salah mutlak 0,10 cm, yang sama dengan jumlah dari salah mutlak dalam pengukuran-pengukuran asal. Jadi, pengukuran-pengukuran kalau dijumlahkan , maka salah mutlak dari jumlah pengukuran sama dengan jumlah salah mutlak dari tiap pengukuran asal. b. Pengurangan Hasil Pengukuran

Salah mutlak dari selisih dua buah pengukuran a dan b didefinisikan sebagai jumlah salah mutlak pengukuran a dengan salah mutlak pengukuran b. Atau: Salah mutlak dari selisih dua buah pengukuran a dan b = (salah mutlak pengukuran a) + (salah mutlak pengukuran b). Contoh 2 Hasil dua pengukuran panjang masing-masing adalah 32,5 km dan 28,7 km Tentukan salah mutlak dari selisih hasil dua pengukuran tersebut. Penyelesaian: Salah mutlak dari hsil pengukuran 32,5 km adalah 0,05 km Salah mutlak dari hasil pengukuran 28,7 km adalah 0,05 km Salah mutlak dari selisih dua pengukuran 32,5 km dan 28,7 km = (salah mutlak pengukuran 32,5 km) + (salah mutlak pengukuran 28,7 km) = 0,05 mm + 0,05 km = 0,1 km Untuk mengetahui batas-batas selisih dari dua pengukuran perhatikan contoh berikut ini : 14

Contoh : Berapakah batas-batas selisih antara hasil-hasil pengukuran 5 cm dan 3 cm, masing masing dibulatkan ke sentimeter terdekat ? Jawab : Pengukuran 5 cm terletak dalam jangkauan ( 5 ± 0,5 ) cm, yaitu antara 4,5 cm dan 5,5 cm Pengukuran 3 cm terletak dalam jangkauan ( 3 ± 0,5 ) cm, yaitu antara 2,5 cm dan 3,5 cm Selisih maksimum didapat dari jika nilai terbesar dari pengukuran yang pertama dikurangi dengan nilai terkecil dari pengukuran yang kedua.Jadi, jumlah maksimum = 5,5 cm - 2,5 cm = 3 cm Selisih minimum didapat dari jika nilai terkecil dari pengukuran yang pertama dikurangi dengan nilai terbesar dari pengukuran yang kedua Jadi, selisih minimum = 4,5 cm - 3,5 cm = 1 cm Perhatikan bahwa ternyata selisih pengukuran 2 cm mempunyai salah mutlak 1 cm, yang sama dengan jumlah dari salah mutlak dalam pengukuran-pengukuran asal. Jadi, jika hasil-hasil pengukuran dikurangkan, maka salah mutlak selisih pengukuran sama dengan jumlah salah mutlak dari tiap pengukuran asal. c. Perkalian Hasil-hasil Pengukuran Untuk mengetahui batas-batas maksimum dan minimum perkalian pengukuran perhatikan contoh berikut ini : Contoh : Berapakah batas-batas luas persegi panjang dengan panjang 4,5 m dan lebar 3,4 m, masing masing dibulatkan ke 0,1 m terdekat ? Jawab : Pengukuran 4,5 m terletak dalam jangkauan ( 4,5 ± 0,05 ) m, yaitu antara 4,45 m dan 4,55 m Pengukuran 3,4 m terletak dalam jangkauan ( 3,4 ± 0,05 ) m, yaitu antara 3,35 m dan 3,45 m Luas maksimum yang mungkin = ( 4,55 x 3,45 ) m 2 = 15,6975 m2 Luas minimum yang mungkin = ( 4,45 x 3,35 ) m2 = 14,9075 m2 dari dua

15

Jadi luas sebenarnya terletak antara 14,9075 m2 dan 15,6975 m 2 . Padahal luas yang dihitung atas dasar pengukuran panjang dan lebar adalah m2 Jadi dapat disimpulkan bahwa : Luas maksimum = batas atas I x batas atas II Luas minimum = batas bawah I x batas bawah 4. TUGAS KEGIATAN PEMBELAJARAN 2 pengukuran – pengukuran berikut ini : a. 7,6 gram dan 2,9 gram b. 3,16 mm dan 0,85 mm c. 1276 km dan 291 km d. 25,74 m dan 2,5 m ( 4,5 x 3,4 ) m 2 = 15,3

1. Carilah batas-batas atas dan bawah dari jumlah dan selisih yang sebenarnya dari

2. Berapakah panjang minimum kawat yang harus dibeli supaya cukup untuk membuat bingkai dari suatu segi lima beraturan dengan sisi 15 cm 3. Panjang dan lebar sampul diukur sampai sentimeter terdekat dan hasilnya masingmasing 12 cm dan 10 cm. Carilah jangkauan yang mungkin dari keliling sampul itu. 4. Panjang segulungan kawat ialah ( 250 ± 10 ) meter . Saya hendak memotong 10 potongan masing-masing sepanjang 15 meter dari gulungan itu , tetapi pengukuran setiap potong mempunyai salah mutlak sebesar 0,1 m. Dalam batas-batas mana sisa potongannya? 5. Dari 2,10 meter panjang kain , dipotong sebagian yang panjangnya 65,5 cm Berapakah batas-batas dari sisanya ? Jelaskan ! 6. Jelaskan batas-batas dari luas suatu pekarangan yang berbentuk segitiga siku-siku dengan sisi-sisi tegak 9 m dan 6 m

16

5. No 1 2 3 4 5 6

EVIDENCE OF LEARNING DAN INDIKATORNYA Evidence of Laerning Jawaban Soal No 1 Jawaban Soal No 2 Jawaban Soal No 3 Jawaban Soal No Jawaban Soal No 5 Jawaban Soal No 1 Adanya Jawaban Soal mengenai batas-batas atas dan bawah dari jumlah dan selisih hasil pengukuran Adanya Jawaban Soal mengenai penerapan batas-batas atas dan bawah dari jumlah dan selisih hasil pengukuran Adanya Jawaban Soal mengenai penerapan batas-batas atas dan bawah dari jumlah dan selisih hasil pengukuran Adanya Jawaban Soal mengenai penerapan batas-batas atas dan bawah dari jumlah dan selisih hasil pengukuran Adanya Jawaban Soal mengenai penerapan batas-batas atas dan bawah dari perkalian hasil pengukuran Adanya Jawaban Soal mengenai penerapan batas-batas atas dan bawah dari perkalian hasil pengukuran Indikator

17

DAFTAR PUSTAKA 1. Sartono Wirodikromo, 2000, Matematika SMU Kelas I, Erlangga, Jakarta. 2. Drs. MK. Alamsyah, 2004, Memahami Matematika SMK Tingkat 1, Armico, Bandung. 3. Drs. Wiyotom MT. 2004, Matematika Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi dan Industri Tingkat 1, Angkasa, Bandung 4. Dr. Manuharawati, MS. 2004 Bahan ajar modul manual untuk SMK Bidang Adaptif Matematika. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta 5. Prof. ET. Ruseffendi, S.Pd. M.Sc., Ph.D. 2005, Dasar-dasar Matematika Modern dan Komputer untuk Guru, Tarsito, Bandung

18

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->