Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang

PROPOSAL PENELITIAN ANALISIS DAMPAK KEPENDUDUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG

KERJASAMA SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN PALEMBANG DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN EMPAT LAWANG TAHUN 2007

1

Sebagai agen pembangunan kualitas penduduk harus menjadi perhatian utama. Pemberian kewenangan tersebut lebih ditekankan kepada tuntutan akuntabilitas publik yaitu tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat. setelah lahir. Latar Belakang Kebijakan Pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan yang senantiasa memperhatikan aspek-aspek kependudukan dan lingkungan hidup sering dikenal sebagai kebijakan pembangunan berwawasan kependudukan dan berkelanjutan. bermasyarakat serta dalam penyelenggaraan pembangunan oleh pemerintah. Dengan demikian pembangunan yang dilaksanakan tidak lagi dapat mengabaikan peranan penduduk sebagai obyek maupun subyek atau agen pembangunan. Hal ini merupakan konsekuensi logis yang dilakukan. kualitas penduduk memadai serta persebaran penduduk berkesesuaian terhadap daya dukung dan daya tampung lingkungan. Untuk itu perencanaan kependudukan perlu terus mengupayakan agar jumlah penduduk terkendali. 2 . PENDAHULUAN 1. maupun kehidupan dalam keluarga dan lingkungan perlu dicermati. Era reformasi menuntut adanya perubahan paradigma dalam penyelenggaraan tata kehidupan bernegara.1. yaitu sejak penduduk itu belum lahir (kondisi ibu hamil).Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang PROPOSAL PENELITIAN ANALISIS DAMPAK KEPENDUDUKAN KABUPATEN EMPAT LAWANG I. Diberlakukannya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah. Karena lebih dari tiga dasawarsa telah terjadi distorsi fungsi dan implementasi kebijakan dalam berbagai bidang. sehingga penduduk/ masyarakat yang merasakan akibat-akibat tersebut. merupakan suatu bentuk reformasi birokrasi pemerintah yang memberikan kewenangan secara luas kepada pemerintah daerah agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat/penduduk dan menjamin proses demokratisasi.

serta mencari alternatif kebijaksanaan untuk meningkatkan keserasian kependudukan dan lingkungan hidup. Dalam menyusun rencana pembangunan daerah sudah semestinya aspek kependudukan baik sebagai obyek maupun subyek pembangunan perlu diperhatikan. Sehingga setiap warga masyarakat dapat mengakses setiap elemen penunjang perekonomian yang ada atau sasarannya adalah masyarakat. keserasian tersebut ditujukan untuk menentukan tingkat dan distribusi keserasian di suatu wilayah atas dasar keadaan kependudukan dan lingkungan hidup dan mencari indikator dan variabel penentu keserasian. Tingkat keserasian sebagai hasil interaksi tersebut tidak selalu sama antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. Salah satu upaya dalam mengantisipasi dan mengendalikan dampak negatif sebagai akibat adanya perubahan sistem penduduk yang akan terjadi di kemudian hari. 3 . lingkungan dan potensi daerah masing-masing daerah yang bersifat spesifik. memprediksi perubahan yang akan terjadi dan mengevaluasinya. yang merupakan suatu keadaan yang terbentuk atas hasil interaksi dinamis (saling menunjang dan berke sinambungan) antara kependudukan (population). Dalam rangka melaksanakan pembangunan berwawasan kependudukan. Dalam konteks KABUPATEN EMPAT LAWANG. lingkungan hidup (environment) dan potensi daerah (resources). dilakukan melalui Analisis Dampak Kependudukan (ADK) KABUPATEN EMPAT LAWANG. sehingga upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kependu dukan dapat diantisipasi sejak dini. Perhatian tersebut diterapkan dengan mengidentifikasi isu-isu kependudukan.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang Pembangunan ekonomi yang cenderung berorientasi kepada penguatan korporasi (konglomerat) harus berubah menjadi keberpihakan pada struktur ekonomi kerakyatan. Perbedaan ini disebabkan oleh kondisi penduduk. maka perlu dijaga keserasian antara komponen kependudukan dan lingkungan fisik yang ada di wilayah bersangkutan.

ekonomi. Teridentifikasinya isu-isu kependudukan yang telah. Menelaah secara mendalam dampak perubahan sistem penduduk KABUPATEN EMPAT LAWANG di masa mendatang terhadap ekonomi. Tersusunnya prakiraan dampak terhadap aspek ekonomi. Manfaat Manfaat Analisis Dampak Kependudukan adalah : a.2. Tujuan dan Sasaran Tujuan penyusunan Analisis Dampak Kependudukan ini adalah untuk : 1. budaya. Tujuan a. 1. Sebagai bahan masukan strategis bagi para pengambil keputusan dan analisis kebijakan dibidang kependudukan dan perencanaan pembangun 4 .2.3. tengah dan akan timbul di KABUPATEN EMPAT LAWANG. b. c. berikut dengan analisis trend perubahan kondisi sosial. Tersusunnya analisis trend proyeksi penduduk yang telah dan tengah berlangsung di KABUPATEN EMPAT LAWANG.2. e. sosial budaya dan lingkungan hidup di KABUPATEN EMPAT LAWANG. b.2. d. Tersusunnya analisis trend proyeksi penduduk di KABUPATEN EMPAT LAWANG di kemudian hari. sosial budaya dan lingkungan hidup sebagai akibat berubahnya sistem penduduk KABUPATEN EMPAT LAWANG di masa mendatang. Merumuskan rekomendasi kebijakan-kebijakan strategis untuk pengenda lian kependudukan di KABUPATEN EMPAT LAWANG.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang 1. Sasaran Sasaran penyusunan Analisis Dampak Kependudukan ini adalah : a. Tersusunnya rekomendasi kebijakan-kebijakan strategis pengendalian kependudukan sebagai masukan bagi perencanaan pembangunan daerah 1. kesehatan dan lingkungan hidup.1.

Memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi instansi yang menangani kependudukan sebagai dasar melakukan bimbingan teknis masalah kependudukan di KABUPATEN EMPAT LAWANG.4. Untuk saat ini studi analisis dampak kependudukan dilakukan di wilayah KABUPATEN EMPAT LAWANG.2.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang an daerah untuk mengantisipasi dan mengendalikan dampak kependuduk an yang akan timbul di kemudian hari. b. Fungsi analisis dampak kependudukan adalah merupakan rencana strategis untuk mencegah dan mengendalikan dampak kependudukan. Pentahapan Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan penyusunan analisis dampak kependudukan dilakukan melalui pentahapan kegiatan sebagai berikut : a. 1. 1. 1.4. Ruang Lingkup Analisis dampak kependudukan adalah suatu kajian atau telaahan secara mendalam tentang pengaruh perubahan sistem penduduk terhadap sistem ekonomi. Persiapan Pada tahap ini dilakukan kegiatan administrasi pelaksanaan kegiatan dengan membentuk tim penyusun Analisis Dampak Kependudukan.1. yang oleh Pemerintah Propinsi/Kabupaten/Kota selanjutnya diintegrasikan ke dalam program-program pembangunan sektoral dan wilayah yang dilaksanakan secara terpadu. c. Sebagai bahan informasi yang penting untuk diketahui oleh masyarakat luas untuk secara aktif mencegah dan menanggulangi dampak negatif serta meningkatkan dampak positif yang timbul sebagai akibat dari berubahnya sistem kependudukan. sosial budaya dan lingkungan hidup yang akan timbul di kemudian hari di suatu wilayah tertentu. Batasan dan Cakupan Wilayah Studi 5 .4.

proyeksi penduduk dan prakiraan dampak kependudukan serta arahan penanganan atau rekomendasi kebijakan strategis yang diusulkan. maka disusun laporan pendahuluan (detail rencana kerja) sebagai acuan kerja di lapangan dalam menghimpun data dan informasi dari berbagai instansi terkait. Pelaksanaan 1) Identifikasi Isu-Isu Kependudukan Pada tahap ini kegiatan identifikasi isu-isu penting kependudukan dilakukan untuk mendapatkan suatu isu-isu penting kependudukan yang selanjutnya disepakati oleh anggota tim penyusun maupun instansi yang terkait dengan bidang kependudukan di daerah.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang b. 2) Penyusunan Laporan Pendahuluan Setelah kegiatan identifikasi isu-isu kependudukan. dengan fokus berdasarkan isu-isu penting kependudukan yang telah diidentifikasi sebelumnya. gambaran umum wilayah studi. 5) Diskusi dan Pembahasan Laporan Diskusi dan pembahasan draft laporan dilakukan di daerah maupun di pusat untuk menjaring masukan dan mendapatkan kesepakatan dalam rangka perbaikan laporan. 6 . dengan fokus berdasarkan isu-isu penting kependudukan sebagai hasil identifikasi sebelumnya maupun peraturan perundangan yang dapat mendukung kajian/studi. Hasil pengumpulan data selanjutnya diolah dan dianalisis untuk penyusunan laporan. 3) Pengumpulan dan Analisis Data Pengumpulan data dan informasi dari berbagai instansi terkait yang dilakukan oleh anggota tim penyusun sesuai bidangnya. dalam bentuk laporan draft. 4) Penyusunan Laporan Draft Laporan ini memuat : metodologi.

selanjutnya digandakan.1. II METODOLOGI STUDI 2. Kondisi Kependudukan Ekonomi Sosial Budaya Lingkungan Hidup PDRB Income /Capita Miskin Pendidi kan Keseha tan Pranata Sosial Sosial Penggu naan Lahan Sanitasi Pencemaran Perkiraan Dampak Aspek Ekonomi Aspek Budaya Aspek Lingkungan Hidup Kebijaksanaa Strategis Gambar 1. Diagram Analisis Dampak Kependudukan 7 .Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang 6) Penyusunan Laporan Akhir dan Penggandaan. Laporan ini disusun sebagai hasil perbaikan atas masukan dari para peserta diskusi dan pembahasan yang diselenggarakan di Kota Muara Dua. Pendekatan Studi Analisis Dampak Kependudukan di KABUPATEN EMPAT LAWANG di lakukan dengan menggunakan pendekatan sistem yang holistik sebagaimana diperlihatkan pada diagram gambar 1.

2. Rekomendasi kebijakan strategis. Adapun metode identifikasi isu-isu kependudukan dilakukan dengan telaahan pustaka. Pengumpulan dana analisis data. diperoleh isu-isu penting kependudukan di KABUPATEN EMPAT LAWANG sebagai berikut : 1. maka analisis dampak kependudukan KABUPATEN EMPAT LAWANG dilakukan dengan tahapan berikut : 1. dan diskusi dengan pemerintah daerah di KABUPATEN EMPAT LAWANG. 5. dan sistematis. Identifikasi Isu-Isu Kependudukan Identifikasi isu kependudukan adalah proses pelingkupan (scouping) permasalahan/dampak yang telah timbul maupun yang akan timbul akibat perubahan sistem kependudukan. Hasil analisis dampak kependudukan ini pada dasarnya merupakan kajian yang bersifat antisipatif. Berdasarkan hal tersebut di atas. Analisis trend dan proyeksi penduduk. Perkembangan kesehatan 8 . Identifikasi isu-isu kependudukan. Perkembangan income per kapita 3.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang Pada Gambar 1 dapat dijelaskan bahwa pendekatan analisis dampak kependudukan dipandang sebagai hasil interaksi antara sistem penduduk dan sistem yang lain yaitu sistem ekonomi. selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk memprakirakan dampak kependudukan yang akan timbul di kemudian hari. Perkembangan pendidikan. Prakiraan dampak kependudukan. 4. 5. Melalui metode tersebut. Pengangguran dan kemiskinan. 4. terfokus. 3. sehingga kajian studi analisis dampak kependudukan lebh terarah. Perkembangan PDRB 2. oleh karenanya fokus utama studi ini terletak pada analisis trend kependudukan yang telah terjadi. analisis data sekunder. sosial budaya dan lingkungan hidup. 2. 2.

Analisis trend yang dapat dipilih antara lain adalah : analisis perubahan kuantitas.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang 6. Pencemaran lingkungan. proporsi dan penyajian secara grafis. dapat dilakukan dengan menggunakan tabulasi silang analisis statistik. ratio. wawancara dan diskusi kelompok. 9. Sanitasi lingkungan. angka (rate). 2. 2.4. Perubahan penggunaan/fungsi lahan. Sedangkan data-data primer maupun sekunder yang telah terkumpul perlu di analisis. Analisis kualitatif. Pranata sosial masyarakat 7. Pengumpulan dan Analisis Data Jenis data yang dikumpulkan dalam penyusunan analisis dampak kependudukan berdasarkan isu-isu penting kependudukan yang telah diperoleh sebagian besar adalah data sekunder. distribusi frekuensi. yaitu : 1. Selain data sekunder perlu juga melakukan pengumpulan data primer untuk mendukung analisis permasalahan kependudukan yang diprakirakan akan timbul. Metode Analisis Trend Penduduk 9 . Komponen-komponen sistem penduduk yang dapat ditelaah trend perubahannya 2. dan grafis. Analisis kuantitatif.1.4. baik hasil pencatatan administrasi maupun hasil survey. mengklasifikasikan data berdasarkan tema atau topik tertentu dan selanjutnya diinterpretasikan. Data-data tersebut diperoleh dari publikasi yang diterbitkan oleh instansi yang menanganinya.3. Metode pengumpulan data primer yang digunakan antara lain : pengamatan lapangan. Metode Analisis Trend dan Proyeksi Penduduk Metode analisis trend penduduk dipilih untuk menelaah kecenderungan perubahan dalam sistem penduduk yang terjadi minimal dalam 5 tahun terakhir. 2. 8. adapun metode analisisnya ada 2 cara. dapat dilakukan secara deskriptif analisis dengan mereduksi.

Melakukan analisis perubahan/perkembangan isu-isu kependudukan yang telah terjadi secara kuantitatif maupun kualitatif sebagai akibat dari kondisi penduduk masa lalu. Telaahan dilakukan berdasarkan ketersediaan data. yaitu mengenai fertilitas. 2. Metode komponen.4. Metode Matematik seperti : Aritmatik : Pt = Po (1 + r. Dengan metode aritmatik. Untuk penerapan metode komponen diperlukan asumsi-asumsi yang lebih rinci. jumlah penduduk.e rt.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang antara lain adalah : fertilitas. dan Eksponential : Pt = Po. mortalitas dan migrasi pada masa depan. 2. mobilitas. Sedangkan dengan metode komponen selain akan diperoleh penduduk total juga akan diperoleh penduduk menurut susunan umur dan jenis kelamin maupun parameter demografi lainnya. geometrik dan eksponensial akan diperoleh penduduk total. Metode Prakiraan Dampak Kependudukan Prakiraan dampak kependudukan secara umum dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut : a.t). mortalitas.5. struktur penduduk dan distribusi penduduk. mortalitas dan migrasi yang merupakan komponen-komponen penentu perkembangan penduduk suatu wilayah. didasarkan pada asumsi perubahan-perubahan fertilitas. Geometrik : Pt Po (1 + r) t. perkem bangan penduduk. Selanjutnya berdasarkan data yang terkumpul = 10 . b. Metode yang dapat dipilih untuk digunakan antara lain : a.2. Asumsi-asumsi yang dibuat dapat didasarkan pada hasil trend perkembangan penduduk pada masa lampau dan kemungkinan-kemungkinan perubahan pada masa depan. Metode Proyeksi Penduduk Proyeksi penduduk merupakan perkiraan penduduk pada masa mendatang dengan menggunakan asumsi-asumsi tertentu mengenai angka perkembangan penduduk dan komponen-komponen penentu perkembangan penduduk.

Hasil analisa trend dan hasil proyeksi penduduk. Metode Proyeksi perubahan spasial dengan menggunakan sistem informasi geografis.6. Perumusan Kebijakan 11 . 1. kolerasi. 1. kemiskinan 2. Tabel 1. sosial budaya 2. Perubahan pendidikan. analisis deret waktu). untuk keperluan modeling dan simulasi. PerkembanganPDRB 1. b. Metode Prakiraan Dampak Untuk Setiap Isu Kependudukan Isu dan Dampak Kependudukan Sistem yang Terkena Isu Kependudukan Dampak Perubahan penggunaan lahan Lingkungan Hidup Metode Perkiraan Dampak Metode statistik Metode penilaian kasar Metode analisis kualitatif Metode penilaian kasar Metode analisis kualitatif Metode penilaian kasar Metode analisis kualitatif Metode penilaian kasar Metode analisis kualitatif Metode penilaian kasar Metode analisis kualitatif Metode penilaian kasar Ekonomi Sosial Budaya 1. dan income per kapita 2. Metode statistik (regresi. Sanitasi 2. selanjutnya digunakan sebagai dasar untuk memperkirakan perubahan yang akan timbul di masa mendatang untuk setiap isu penting yang telah dikemukakan. Pengangguran dan 1. Pencemaran 2. dan Metode analogis. Metode yang dapat digunakan untuk memprakirakan dampak kependudukan antara lain adalah : Metode matematik. Metode penilaian pakar (expert judgement). Secara detail metode yang digunakan untuk memprakirakan dampak kependudukan untuk masing-masing isu kependudukan disajikan pada Tabel 1.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang ditelaah secara kuantitatif maupun kualitatif trend masing-masing isu tersebut pada kurun waktu lalu. 1. kesehatan dan pranata 2. Metode analisis kualitatif. 2.

III. selanjutnya dilakukan sintesa terhadap hubungan sebab akibat antar isu-isu kependudukan berdasarkan Rekomendasi kebijakan prakiraan dampak. 5. Kegiatan Persiapan administrasi dan proposal Pengumpulan Data Sekunder Pengumpulan Data Primer Pengolahan dan Analisis Data Laporan dan Peta : a.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang Dari hasil prakiraan dampak tersebut. pelaksanaan dan evaluasi pembangunan sektor. Laporan Pendahuluan sebanyak 3 eksemplar dan (2). Tabel 2. merupakan kebijakan-kebijakan. Laporan Akhir 1 X X X Waktu (bulan) 2 3 X X X 4 X X X X X Pelaksanaan Pekerjaan Kegiatan penelitian dilaksanakan oleh satu tim ahli yang terdiri dari Berbagai disiplin ilmu seperti yang tersaji pada Tabel 2. sebagai upaya untuk merancang dan menetapkan langkahlangkah pencegahan dan pengendalian dampak. 2. Ahli Manajemen Lingkungan (Ketua Tim) 12 . Tabel 1. 3. KEGIATAN PENELITIAN DAN PELAPORAN Adapun jadwal kegiatan penelitian dan laporan yang diserahkan oleh pihak konsultan pelaksana pekerjaan adalah (1). program-program dan langkah strategis untuk pencegahan dan pengendalian dampak dengan berpijak pada hasil proyeksi dan prakiraan dampak.Jadwal Kegiatan Penelitian Tahun 2007 No 1. Laporan Akhir sebanyak 3 eksemplar. 4. Laporan Pendahuluan b. dengan jadwal kegiatan penelitian seperti Tabel 1. Draft Laporan Akhir c.Susunan ahli Peneliti No Bidang Keahlian Jumlah (Orang) 1 Curahan Kerja 4 Bulan 1. Arah kebijakan tersebut perlu diintegritaskan secara terpadu dalam perencanaan.

000 500.000 4.000 94. Akomodasi Total II ANALISIS DATA DAN PELAPORAN.000 2.500.400. Sewa mobil 2.Analisis data 2 Sewa computer 3.000.500.000.000 940.000 B. OB OB OB Hari Hari Hari 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 6 2.800. MELIPUTI : Tenaga Pelaksana 1.000 24.Surveyor (3 orang) 3.000.000 1.000 300.000.000 900.000 12.000 (Sembilan Puluh Empat Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dengan rincian sbb: No I.000.000 300. Draft laporan akhir 3.0000 400. Pengadaan Borang Kuesioner 4.000 B. A Paket Paket Paket 1 1 1 1 1 1 20.000 20.000 3.000 1.000 4.Sewa speat boat 3.550.Album peta Satuan Kuantitas Harga Satuan (Rp) Jumlah Biaya (Rp) Hari Hari Paket Paket 4 4 1 1 2 2 1 1 400. Uraian PENGUMPULAN DATA SEKUNDER.000.000 4. MELIPUTI : 1. Laporan pendahuluan 2.Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang 2.910.500.200. Ahli Manajemen Sumber Daya Manusia Anggaran Biaya 1 1 4 Bulan 4 Bulan Untuk pelaksanaan kegiatan ini dibutuhkan dana sebesar Rp.000 300. Akomodasi 3. Ahli Manajemen Pembangunan 3. Transportasi 2.Tenaga lokal (3 orang) Transportasi dan Akomodasi 1. 94.000 1.450.Tenaga ahli (3 orang) 2.000 7.000 2.000 58.000 4.000. III. Laporan akhir Total III Total I + II + III Paket Paket Paket 1 1 1 3 3 3 150.000 940.000 2.000 900.000.000 13 . A. Biaya Dokumentasi Total I SURVEI UTAMA DATA PRIMER. Analisis Data dan Pelaporan 1. MELIPUTI : Analisi data 1.000 300.000 500.000 7.000 28.500.550.000 6.000 II.000.910.000 150.500.200.

Proposal Penelitian Analisis Dampak Kependudukan Kabupaten Empat Lawang Sumber dana diharapkan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Perusahaan Swasta dan Masyarakat Empat Lawang yang terpanggil untuk membangun Kabupaten Empat Lawang. Pemerintah Kabupaten Empat Lawang. 14 .