TUGAS KEWIRAUSAHAAN “BUSINESS PLAN DAN BENTUK BADAN USAHA”

Disusun :

Disusun Oleh: Nama NIM Kelas : Rendi Novi Andriana : 08010072 : TP B

AKAMIGAS BALONGAN
Jl. Jendral Sudirman No.17 Telp. ( 0234 ) 272448 Fax. ( 0234 ) 275259 2011

Business Plan
Perencanaan : Cara untuk penetapan tujuan serta bagaimana cara untuk mencapai tujuan. Rencana operasional kegiatan yang titetapkan untuk waktu jangka pendek : operasional → harian Rencana stratejik yang titetapkan untuk waktu jangka panjang : stratejik → pengembangan usaha Target (produksi 500 ton gabah) → Cara : 1. Bahan baku 2. Alat 3. Tenaga kerja Perencanaan bisnis : Dokumen tertulis yang menerangkan tentang bisnis yang akan dijalankan, dan bagaimana rencana pemasaran, produksi, SDM, keuangan serta analisis resiko dan hasil. Pembuat perencanaan bisnis : 1. Wirausaha 2. Konsultan Pengguna : 1. Inverstor atau Bank → profittabilitas 2. Konsultan → pengembangan produk 3. Suplier 4. Konsumen → ekspektasi produk Faktor –faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat perencanaan bisnis : 1. Tujuan usaha → komitmen → kesungguhan 2. Komitmen dalam menjalankan usaha 3. Batasan waktu

konsumen potensial 3. Wirausaha dapat berfikir kritis dan objektif Informasi yang dibutuhkan dalam membuat perencanaan bisnis : 1. Keluarga → bisnis keluarga 4. Pemerintah → PP. kebijakan Metode memperoleh ide : 1. Problem inventory analysis → ide muncul berdasarkan kondisi permasalahan Tahapan perencanaan usaha dan pengembangan produk : 1. Keuangan → menentukan ide 7. Rekan kerja → teman yang kreatif atau punya keahlian 3. Dapat mendekati asumsi kebenaran 2. Pemasaran (permintaan dan ditribusi barang) 6. Guru atau penelitian 5. Kelompok diskusi (focus group) → ide masing-masing → analisa → tindak lanjut 2. teknologi dan SDM KWU = Ide + Kreativitas + Inovatif Sumber ide dalam membentuk usaha : 1. bagaimana saluran distribusi. Membandingkan hasil dengan rencana 3. Informasi produksi Bahan baku. Informasi pasar Melihat besarnya permintaan. Brainstorming → diskusi berdasrkan pengalaman sebelumnya 3. Budaya individu → life style 2. Informasi keuangan Modal usaha → sendiri dan pinjaman 2.Manfaat perencanaan bisnis : 1. Ide atau gagasan . Alat komunikasi untuk meyakinkan pihak lain 4.

Aspek hukum . Pengembangan produk 4. Strategi pengaruh negatif dalam memasuki pasar baru 2. Tidak obkjektif 2. dilakukan dengan memperhatikan : .2. Kurang memperhatikan kebutuhan financial 5. Sejarah usaha . Uji pemasaran → launching mengunakan alat promosi 5. Strategi bagi pencipta peluang 6. Konsep → perencanaan bisnis 3. Strategi memimpin pasar 5. Leverage buy out Strategi terhadap tantangan pengembangan usaha : 1. dilakukan dengan memperhatikan : . Kurang melakukan pendekatan dengan pasar 3. Tidak memahami masalah hukum Ruang lingkup usaha digambarkan dengan : 1.Sengketa pengambilalihan 2. Wirausaha ahli strategi Penyebab kegagalan dalam memilih peluang usaha baru : 1.Evaluasi perusahaan . Strategi persaingan para pengganti 3. Tidak memliliki differensiasi produk 6. Strategi kelangkaan sumberrdaya manusia 4. Tidak memahami kebutuhan teknis 4. Akuisisi.Sejarah usaha .Kemampuan manajemen .Aktivitas usaha baru . Komersialisasi → penjualan Proses pengembangan usaha dilakukan dengan : 1.Kerjasama yang dilakukan . Joint venture.Bentuk kerjasama 3.

Perencanaan produksi . Analisis industri III. Analisa resiko dan hasil 6. Rencana produksi 3. SDM dan peralatan yang dibutuhkan Unsur-unsur yang harus ada dalam perencanaan bisnis : 1. Rencana pemasaran 2. Batasan waktu Bagian proposal bisnis : I. Produk atau jasa yang dihasilkan 5. Rencana keuangan 4. Lokasi dan skala usaha 4. Diskripsi usaha IV. Latar belakang usaha 3. Pendahuluan II. Perencanaan pemasaran V. Rencana SDM dan organisasi 5.2.

baik yang ada di dalam maupun di luar perusahaan. maka harta pribadi ikut menjadi atas utang/kewajibannya. Ada beberapa faktor untuk memilih badan usaha yang akan dijalankan. pertimbangan utama pemilihan bentuk badan hukum perusahaan antara lain:  Keluwesan untuk beraktivitas Pertimbangan tentang luasnya bidang usaha yang akan dimasuki oleh pemilik. Dalam hal pengembanan wewenang dan tanggung jawab. Apabila perusahaan mengalami resiko kerugian.BENTUK BADAN USAHA Dalam beroperasi. mengingat badan hukum perusahaan memiliki ramburambu yang harus dipatuhi. perusahaan haruslah memiliki badan hukum tertentu agar perusahaan tersebut memiliki legalitas untuk menjalankan kegiatannya.  Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik Pertimbangan yang memperhatikan masalah tanggung jawab terhadap utang piutang perusahaan terhadap harta pribadi. atau batasan lainnya. Dalam praktiknya. Dengan memiliki badan hukum. pemilik biasanya memikirkan faktor resiko yang akan dihadapi. misalnya tanpa dibatasi oleh modal. Faktor Dalam Memilih Badan Usaha Pendirian suatu badan hukum perusahaan haruslah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Keberadaan badan hukum perusahaan akan melindungi perusahaan dari segala tuntutan akibat aktivitas yang dijalankannya. maka perusahaan akan memenuhi kewajiban dan hak terhadap berbagai pihak yang berkaitan dengan perusahaan. sehingga kekhawatiran atas pelanggaran hukum akan terhindar. Karena badan hukum perusahaan memberikan kepastian berusaha.  Kemudahan pendirian . wilayah.

Pertimbangan untuk pemilik yang ingin memulai usaha yang berskala kecil. Manajeman perusahaan dikelola pemilik yang berfungsi sebagai direktur atau manajer atau bahkan sekaligus pelaksana .  Kemudahan untuk memperbesar usaha Pertimbangan bagi mereka yang berpikir jauh ke depan dan optimis bahwa usaha yang dijalankan akan semakin besar. Tiaptiap badan hukum memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam praktiknya terdapat beberapa macam bentuk badan usaha yang dapat dipilih. yaitu: • • Perusahaan Perseorangan Firma (fa) Perseroan Komanditer (CV) Commanditaire Vennootschap Perseroan Terbatas Perusahaan Negara Perusahaan Daerah Koperasi dan Yayasan • • • • • A. Pemilik hanya perlu memenuhi syarat yang sederhana dan langsung dapat menjalankan usahannya. pemilihan badan usaha untuk jangka waktu yang panjang menjadi pertimbangan guna perkembangan usaha ke depannya.  Kelanjutan usaha Pemilik berharap usaha yang dijalankan memiliki umur yang panjang. Perusahaan perseorangan Perusahaan perseorangan merupakan bentuk badan usaha hukum yang hanya dimiliki oleh satu orang dan menanggung seluruh resiko secara pribadi. menjadi pertimbangan badan usaha yang akan dipilih. Para pemilik usaha dapat memilih badan hukum sesuai dengan tujuan dari masingmasing pemilik usaha terhadap apa yang ingin dicapainya. Oleh karena itu. Macam-Macam Bentuk Badan Usaha Terdapat banyak pilihan badan hukum perusahaan yang ada saat ini.

sehingga pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan. Tidak terlalu memerlukan akta formal (akta notaris). Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif kecil atau mereka yang memiliki modal dan bidang usaha yang terbatas. Artinya. Sementara a) Permodalan itu keterbatasan atau kerugian perusahaan perorangan antara lain dalam hal: . Memilki keleluasaan dalam hal mengambil keputusan baik menentukan arah perusahaan atau hal-hal yang berkaitan dengan keuangan perusahaan. sehingga pemilik bebas melakukan aktivitasnya. tidak terlalu banyak peraturan pemerintah yang mengatur perusahaan jenis ini. Pemilik merupakan aktor utama dalam mengambil setiap kebijakaan dan keputusan perusahaan. Pendirian perusahaan sangat mudah dan tidak berbelit-belit. Semua keuntungan menjadi dan dimiliki oleh pemilik dan dapat digunakan secara bebas oleh pemilik. 3. walaupun semua pendapatan harus bayar pajak perorangan. 7. 2. Kemudian juga dalam hal pengelolaan aktivitas perusahaan sehari-hari. termasuk melakukan hubungan dengan para pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan. Dalam hal pajak pemilik tidak perlu membayar pajak perseroan. Dalam hal peraturan. 5. Adapun keuntungan yang diperoleh jika memilih perusahaan perseorangan adalah sebagai berikut: 1. 4.harian di perusahaan tersebut. 6. Perusahaan perseorangan memiliki struktur yang sederahana dengan kepemilikan tunggal serta memiliki tanggung jawab tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan yang dimiliki perusahaan. apabila harta kekayaan perusahaan tidak mencukupi untuk membayar kewajibannya maka akan digunakan harta milik pribadi.

terutama untuk jumlah yang besar. Hal ini disebabkan sulitnya mencari pengganti pemilik perusahaan apabila pemilik meninggal dunia. b) Ikut tender Perusahaan perseorangan relatif sulit mengikuti tender karena c) Tanggung jawab Pemilik perusahaan perseorangan bertanggung jawab terhadap utang perusahaan secara penuh. f) Administrasi yang tidak terkelola secara baik Dalam menjalankan aktivitasnya perusahaan perseorangan tidak megelola administrasinya secara baik. e) Sulit berkembang Perusahaan akan sulit berkembang jika menggunakan badan hukum perseorangan. Sehingga jika ingin memperbesar perusahaan harus mengubah badan hukumnya terlebih dahulu. sehingga dokumentasi dari setiap transaksi sulit untuk dicari. Bahkan terkadang setiap transaksi tidak didukung dengan dokumen yang seharusnya dibutuhkan. Firma (fa) Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih dan menjalankan perusahaan atas nama perusahaan. B. . d) Kelangsungan hidup Biasanya kelangsungan hidup atau umur perusahaan relatif lebih singkat.Lebih sulit memperoleh modal yang artinya jika perusahaan ini ingin mendapatkan tambahan modal atau investasi dari perbankan relatif sulit. Dalam persekutuan firma umumnya seluruh sekutu memiliki kewajiban tidak kesulitan dalam memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen dan jumlah dana yang tersedia. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mengelola usaha yang hanya berada dalam satu tangan. sehingga terjadi kefakuman yang menyebabkan kelangsungan hidup perusahaan berakhir.

Untuk mendirikan firma terdiri dari dua cara. Apalagi jika firma tersebut didirikan dengan akta resmi dan juga tidak terlalu banyak peraturan permerintah yang mengatur. tidak memerlukan persyaratan yang berat. c. sedangkan dalam persekutuan terbatas satu atau lebih pemilik mungkin memiliki kewajiban terbatas. Lebih mudah memperoleh modal.terbatas terhadap utang perusahaan. seperti masalah utang piutang. Keuntungan dengan pendirian perusahaan dalam bentuk firma antara lain: a. Untuk mendirikan firma relatif mudah. b. sehingga lebih terbuka terhadap berbagai pendapat atau kritikan untuk kemajuan usaha. Namun jika memilih akta di bawah tangan proses tersebut tidak perlu. Mendirikan perusahaan bentuk firma lebih menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan perorangan. maka proses selanjutnya harus sampai di berita Negara. Lebih mudah berkembang karena dipegang lebih dari satu orang. karea dapat menggunakan akta dibawah tangan (tidak formal). Kepemimpinan firma berada sepenuhnya di tangan pemilik sekaligus bertanggung jawab terhadap segala resiko yang mungkin timbul. Pertama melalui akta resmi dan yang kedua akta dibawah tangan. cukup melalui kesepakatan pihak-pihak terlibat. Dalam pendirian firma tidak terlalu memerlukan akta formal. Jika melalui akta resmi. d. Namun jika dibandingkan dengan perusahaan perseorangan lebih sedikit berat kerena dalam firma perlu kesepakatan para pihak yang akan mendirikan firma. Adapun kerugian jika memilih perusahaan dalam bentuk badan hukum Firma adalah: . Modal firma diperoleh dari mereka yang terlibat dalam firma dan besarnya tergantung kesepakatan dari para pihak yang terlibat. karena pihak perbankan lebih mempercayainya.

namun tidak terlibat dalam pengelolaan perusahaan.1. Jadi. CV merupakan salah satu bentuk usaha yang dipilih oleh para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha dengan modal yang terbatas. Tanggung jawab setuku komanditer hanya terbatas pada sejumlah modal yang ditanamkan dalam perusahaan. Dalam perseroan komanditer terdapat beberapa sekutu yang secara penuh bertanggung jawab atas sekutu lainnya. Tanggung jawab ini juga sampai pada penggunaan harta pribadi. C. serta mengikuti tender dalam jumlah tertentu. Pemilik firma memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas utang yang dimilikinya. CV didirikan minimal 2 orang. Perusahaan perseroan Komanditer dijalankan oleh seorang sekutu aktif dan bertanggung jawab atas segala resiko atau kewajiban pihak ketiga. Kesulitan dalam peralihan kepemimpinan karena berbagai kepentingan para pihak yang terlibat dan juga sering terjadi konflik kepentingan sehingga dapat mengancam kemajuan usahanya. Karateristik badan usaha CV: 1. maka akan mengancam kelangsungan hidup perusahaan. Apabila salah satu pihak pemilik firma meninggal dunia atau mengundurkan diri. Kesulitan dalam menghimpun dana untuk jumlah besar. Kemudian ada satu atau lebih sekutu yang bertindak sebagai pemberi modal. Adapun sekutu pasif hanya menyetorkan sejumlah dana. sekutu yang terdapat dalam CV ada 2 yaitu sekutu komanditer (sekutu pasif) dan sekutu komplementer (sekutu aktif). 4. 3. Perseroan komanditer (CV) Komanditier atau Commanditaire Vennootshcap lebih sering disingkat dengan CV mrupakan persekutuan yang didirikan berdasarkan kepercayaan. dimana salah satu pihak bertindak sebagai Persero Komplementer (Persero Aktif) yaitu . CV merupakan badan usaha yang tidak berbadan hukum dan kekayaan para pendirinya tidak terpisahkan dari kekayaan CV. 2.

yaitu pada badan usaha saja. CV lebih mudah dalam memperoleh modal. Lebih mudah berkembang karena manajemen dipegang oleh orang yang ahli dan dipercaya oleh sekutu lainnya. sehingga memudahkan perusahaan ikut dalam berbagai kegiatan. Keuntungan dalam mendirikan perseroan Komanditer adalah: 1. Adapun untuk persero komanditer. 3. karena memerlukan syarat yang cukup banyak dibandingkan dengan firma. terutama masyarakat bisnis kecil dan menegah. karena pihak perbankan lebih mempercayainya. 2. . Untuk mendirikan CV untuk saat ini relative lebih sulit. Pembagian keuntungan atau laba yang diberikan kepada sekutu Komanditer tidak lagi dikenakan pajak penghasilan. Bentuk CV sudah dikenal masyarakat. Dengan demikian. karena dia hanya bisa bertindak selaku sleeping patner. 6. karena tanggung jawab terbatas hanya pada sekutu Komanditer sedangkan yang mengurus perusahaan dan mempunyai tanggung jawab tidak terbatas hanya sekutu komplementer. 3. 2. apabila terjadi kerugian maka persero aktif yang bertanggung jawab secara penuh dengan seluruh harta pribadinya untuk menggantikan kerugian. 4. 5. maka dia hanya bertanggung jawab sebesar modal yang disetorkannya ke dalam perseroan. Pengenaan pajak hanya satu kali. Seorang persero aktif akan bertindak melakukan segala tindakan pengurusan atas perseroan. sedangkan yang lainnya bertindak sebagai Persero Komanditer (Persero Pasif). CV lebih fleksibel.persero pengurus yang menjabat sebagai direktur. Pendirian CV harus melalui akta notaris dan didaftarkan di Departemen Kehakiman.

tempat kedudukan CV. maksud dan tujuan pendirian CV serta dokumen persyaratan yang lain. CV tersebut didaftarkan pada pengadilan negeri setempat serta membawa perlengkapan berupa: SKPD (Surat Keterangan Domisili Perusahaan) dan NPWP atas nama CV yang bersangkutan.Adapun kerugian jika memilih perusahaan dalam pentuk CV antara lain: 1. dengan bahasa menggunakan menggunakan 2. Adapun persyarata pendirian CV adalah sebagai berikut: 1. Sementara itu untuk mendirikan CV tidak diperlukan syarat yang berat. yang harus dipersiapkan sebelum datang ke notaris adalah adanya persiapan mengenai: nama CV yang akan digunakan. Berikut ciri utama dari perusahaan yang berbentuk badan hukum perseroan terbatas. kebebasan bergerak dalam berbagai bidang usaha serta tanggung jawab yang dimiliki terbatas hanya kepada modal yang disetorkan. Pendirian Indonesia. yaitu: . D. Kelebihannya antara lain luasnya badan usaha yang dimiliki. 2. Penyebabnya adalah karena badan hukum seperti ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan badan hukum lainnya. CV disyaratkan akta notaris oleh dan dua orang. Perseroan Terbatas (PT) Perseroan terbatas (PT) adalah badan hukum perusahaan yang paling banyak digunakan dan diminati oleh para pengusaha. Pada pendirian CV. guna memperkuat kedudukan CV. siapa saja yang bertindak sebagai persero aktif. Maka tanggung jawab akan menjadi tanggung jawab pribadi apabila sekutu komanditer menjadi sekutu aktif. 3. dan persero diam. Status hukum badan usaha CV jarang dipilih oleh pemilik modal atau beberapa proyek besar.

5. artinya jika perusahaan ingin memperoleh modal dalam jumlah yang besar. Dewan Komisaris. Rapat Umum Pemegang Saham. Usia PT tidak terbatas. 3. maka dengan mudah pihak kreditor untuk mempercayainya. 3.1. artinya jika seseorang memegang saham perusahaan tersebut kemudian ingin menjualnya dengan berbagai sebab. Perseroan Terbatas Biasa . Kemudian untuk menjalankan aktivitasnya setiap perseroan terbatas memiliki Organ Perseroan. artinya perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas memiliki usia yang tidak terbatas. maka kewajiban pemilik hanya terbatas kepada modal yang disetorkan. Dilihat dari segi kepemilikan a. Kebebasan untuk melakukan berbagai aktivitas bisnis. jika perusahaan menanggung utang. Direksi. Kemampuan untuk menghimpun dana dalam jumlah yang besar. Kemudahan alih kepemilikan. 2. Kewajiban terhadap pihak luar. 2. baik jenis atau bidang usaha maupun wilayah operasinya lebih luas dan beragam. yakni: 1.yaitu: 1. maka dengan mudah dapat dipindahtangankan atau dijual ke pihak lain. Artinya. terbatas hanya kepada modal yang disetorkannya. selama masih mampu untuk beroperasi walaupun pemilik atau manajemennya meninggal dunia dapat dilanjutkan oleh pemilik saham lainnya. Macam-macam perseroan terbatas yang dilihat dari berbagai sudut pandang. Oleh karena itu harta pribadi tidak ikut dijaminkan untuk membayar kewajiban tersebut. 4.

Perseroan Terbatas Terbuka Merupakan PT yang didirikan dalam rangka penanaman modal yang dimungkinkan warga negara asing atau badan hukum asing menjadi pendiri. b. . c. sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. yakni: 1. Perseroan Terbatas PERSERO Merupakan PT milik pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). dan pengurusnya. Contoh: PT Telkom (Persero). pemegang saham. Perseroan didirikan oleh dua orang atau lebih dengan akta notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia. Perseroan Terbuka Perseroan Terbuka maksudnya adalah perseroan yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang melakukan penawaran umum. Biasanya perusahaan jenis ini. Perseroan terbatas jenis ini sebagian besar pengaturannya tunduk pada ketentuan tentang Badan Usaha Milik Negara. pemegang saham dan pengurusnya adalah warga Negara Indonesia dan badan hukum Indonesia.Merupakan PT dimana para pendirinya. b. 2. Perseroan Tertutup Perseroan tertutup merupakan Perseroan Terbatas yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang tidak melakukan penawaran umum. Persyaratan mendirikan perseroan terbatas sesuai dengan undang-undang PT. Kata perseroan ditulis di belakang nama perseroan terbatas tersebut. Dilihat dari segi status perseroan terbatas terbagi dalam: a.

Ketentuan yang tertera pada ayat (1). Perseroan memperoleh badan hukum pada tanggal diterbitkannya keputusan menteri mengenai pengesahan badan hukum perseroan. 4. b. 6. 3. Dalam praktiknya modal perseroan terbatas terdiri dari: 1. dan atas permohonan pihak yang berkepentingan. pengadilan negeri dapat membubarkan perseroan tersebut. Apabila telah melampaui waktu enam bulan. Modal Dasar (Authorized Capital) Modal dasar terdiri dari atas seluruh nilai nominal saham dan merupakan modal pertama kali dan tertera dalam akta notaris pada saat perseroan terbatas tersebut didirikan. Setelah perseroan memperoleh status badan hukum dan pemegang saham kurang dari dua orang. dan lembaga lain sebagaimana diatur dalam UndangUndang tentang Pasar Modal. tidak berlaku ketentuan yang tertera pada ayat (2). 7. 5. Modal ditempatkan atau dikeluarkan (Issued Capital) .2. Setiap pendirian Perseroan wajib mengambil bagian saham pada saat perseroan didirikan. dalam jangka waktu paling lama enam bulan terhitung sejak keadaan tersebut pemegang saham yang bersangkutan wajib mengalihkan sebagian sahamnya kepada orang lain atau perseroan mengeluarkan saham baru kepada orang lain. Pada saat peleburan. pemegang saham tetap kurang dari dua orang. 2. lembaga kliring dan penjaminan. Perseroan yang mengelola bursa efek. maka pemegang saham bertanggung jawab secara pribadi atas segala perikatan dan kerugian perseroan. (5). Persero yang seluruh sahamnya dimiliki oleh negara. lembaga penyimpanan dan penyelesaian. dan (6) tidak berlaku bagi: a.

walaupun dalam praktiknya koperasi juga melayani kepentingan umum. Besarnya modal ditempatkan minimal 25% dari modal dasar. pada untuk potensi khususnya dan dan kemampuan masyarakat • ekonomi pada meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial. Fungsi dan peran koperasi di dalam masyarakat dan pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Koperasi. sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan. Menurut undang-undang nomor 25 tahun 1995. Tujuan koperasi adalah untuk memajukan kesejahteraan para anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. . dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. adil. Kemudian koperasi juga ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat. Modal ditempatkan dan disetorkan penuh dengan dibuktikan dengan penyetoran yang sah.Merupakan modal yang telah ditempatkan atau dikeluarkan oleh pemegang saham. 3. yaitu: • Membangun dan mengembangkan anggota umumnya. E. Modal Sektor (Paid-Up Capital) Merupakan modal yang harus disetor oleh pemegang saham yang jumlahnya paling sedikit 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetorkan penuh. Koperasi Koperasi merupakan badan usaha yang terdiri dari kumpulan orang-orang yang bertujuan mensejahterakan para anggotanya. koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi.

a. Pembentukan koperasi dilakukan dengan akta pendirian yang memuat anggaran dasar sekurang-kurangnya: a. Ketentuan Mengenai Keanggotaan e. Persyaratan untuk mendirikan koperasi yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta atas dasar asas kekeluargaan adalah sebagai berikut: 1. j. Nama dan Tempat Kedudukan c.• Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai saka guru. Ketentuan Mengenai Pengelolaan g. 2. Koperasi primer dibentuk sekurang-kurangnya 20 orang. Untuk memperoleh pengesahan. Koperasi sekunder dibentuk sekurang-kurangnya 3 koperasi. Maksud dan Tujuan serta Bidang Usaha d. Ketentuan Mengenai Jangka Waktu Berdirinya i. Ketentuan Mengenai Pembagian Sisa Hasil Usaha Ketentuan Mengenai Sanksi 4. . 3. Daftar Nama Pendiri b. Ketentuan Mengenai Rapat Anggota f. Pengesahan akta diberikan paling lama tiga bulan setelah diterimanya permintaan pengesahan c. Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendiriannya disahkan oleh pemerintah. Ketentuan Mengenai Permodalan h. • Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. Pengesahan akta pendirian diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia. para pendiri mengajukan permintaan tertulis disertai akta pendirian koperasi b.

2. Secara umum koperasi dibagi menjadi 2 yaitu: 1. Berikut ini lapangan usaha koperasi yang dapat dijalankan koperasi adalah: 1. 4. b. Anggota koperasi yang bersangkutan. Koperasi lain atau anggotanya. Koperasi dapat menghimpun dana dan menyalurkan melalui kegiatan usaha simpan pinjam dari dan untuk: a. Kegiatan usaha simpan pinjam dapat dilaksanakan sebagai salah satu atau satu-satunya kegiatan koperasi.Jenis koperasi berdasarkan pada kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi anggotanya. 5. simpanan wajib. Dalam menjalankan aktivitasnya. dana cadangan. atau melalui penerbitan obligasi serta surat utang lainnya. Modal sendiri berasal dari simpanan pokok. Tujuan koperasi adalah untuk membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dam masyarakat pada umunya. Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi. bank dan lembaga keuangan lainnya. . Usaha koperasi adalah usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan anggota. Kelebihan kemampuan pelayanan koperasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bukan anggota koperasi. koperasi memiliki bidang usaha yang cukup luas dan hampir semua bidang usaha dapat dijalankan koperasi. Modal pinjaman berasal dari anggota koperasi lainnya dan anggotanya. atau hibah. Koperasi menjalankan kegiatan usaha dan berperan utama disegala bidang kehidupan ekonomi rakyat. Koperasi primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman. 2. 3.

pengurus. wakaf. hibah. Berdasarkan undang-undang ini dilarang dialihkan atau dibagikan secara langsung atau tidak langsung kepada pembina. Yayasan didirikan oleh satu orang atau lebih dengan memisahkan sebagian harta kekayaan pendirinya sebagai kekayaan awal. maupun kekayaan lain yang diperoleh yayasan. pengawas. Modal berasal dari sumbangan. barang. 2. Dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari yayasan mempunyai organ yang terditri atas: 1. Tujuannya memberikan pelayanan seperti kesehatan atau pendidikan atau pemberdayaan masyarakat umum dan tidak mencari keuntungan. Yayasan Yayasan merupakan badan usaha yang dibentuk untuk kegiatan sosial atau pelayanan masyarakat. Kewenangan materi dalam memberikan pengesahan akta pendirian yayasan sebagai hukum dilaksanakan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia atas nama menteri. 5.6. yang wilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan yayasan. Yayasan dapat didirikan berdasarkkan surat wasiat. Pendirian yayasan dilakukan dengan akta notaris dan dibuat dalam bahasa Indonesia. syarat. 3. Pembina Pengurus Pengawas Ketentuan. 3. atau sumbangan lainnya. 2. Pelaksanaan kegiatan usaha simpan pinjam oleh koperasi diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. F. atau pihak lain yang mempunyai kepentingan terhadap yayasan. . 4. Kekayaan yayasan baik berupa uang. karyawan. dan pendirian yayasan antara lain: 1. Yayasan memperoleh status badan hukum setelah akta pendirian yayasan memperoleh pengesahan dari materi.

. Dalam memberikan pengesahan.6. Kepala Kantor Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dapat meminta pertimbangan instalasi terkait.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful