P. 1
Pancasila Sebagai Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia

Pancasila Sebagai Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia

|Views: 2,214|Likes:
Published by Nany Wijaya

More info:

Published by: Nany Wijaya on Jan 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2013

pdf

text

original

PANCASILA SEBAGAI JIWA DAN KEPRIBADIAN BANGSA INDONESIA PANCASILA SEBAGAI JIWA DAN KEPRIBADIAN BANGSA INDONESIA

A. Pendahuluan

Era globalisasi yang sedang melanda masyarakat dunia, cenderung melebur semua identitas menjadi satu, yaitu tatanan dunia baru. Masyarakat Indonesia ditantang untuk makin memperkokoh jatidirinya. Bangsa Indonesia pun dihadapkan pada problem krisis identitas, atau upaya pengaburan (eliminasi) identitas. Hal ini didukung dengan fakta sering dijumpai masyarakat Indonesia yang dari segi perilaku sama sekali tidak menampakkan identitas mereka sebagai masyarakat Indonesia. Padahal bangsa ini mempunyai identitas yang jelas, yang berbeda dengan kapitalis dan komunis, yaitu Pancasila. Bangsa Indonesia menetapkan Pancasila sebagai azas. Maka, seluruh perilaku, sikap, dan kepribadian adalah pelaksanaan dari nilai-nilai Pancasila. Perilaku, sikap, dan kepribadian yang tidak sesuai dengan Pancasila berarti bukan perilaku, sikap, dan kepribadian masyarakat Indonesia. Penetapan Pancasila sebagai azas selayaknya didukung oleh masyarakat Indonesia dengan menampilkan jati dirinya yang khas, yaitu identitas bangsa. Manakala masyarakat tidak menampilkan identitas ini sesungguhnya berarti Pancasila tidak dilaksanakan dalam berkehidupan di masyarakat. Sebenarnya Pancasila akan mengangkat bangsa ini sebagai salah satu warna dari berbagai identitas yang ada di masyarakat dunia, baik dalam bermasyarakat maupun bernegara. Tetapi mengapa yang ada sekarang ketidakpercayaan dari bangsa ini akan identitas bangsanya yang telah mana the founding fathers susah-susah merumuskannya, seolah tidak ada apresiasi yang dilandaskan jiwa nasionalis oleh bangsa ini, sungguh ironis. Bangsa ini malah bangga mempunyai identitas ³baru´ yang bila diperhatikan merupakan perwujudan antara identitas kapitalis dan komunis. Di bidang perekonomian, misalnya, banyak pergeseran ke arah kapitalis dimana swastanisasi dari sektor usaha yang melayani hajat hidup masyarakat kini sudah banyak. Atau, pengalihan sektor informasi ke swasta, yang merupakan pergeseran identitas Pancasila ke Kapitalis/Liberalis. Akankah Indonesia mengalami apa yang disebut dengan krisis identitas?dimana nampak kini kepribadian ³ikut-ikutan´, yang mungkin nanti membuat hancur bangsa ini secara perlahan.

B. Pengertian Pancasila Pancasila berasal dari bahasa sansekerta India (kasta brahmana). hal ini dibuktikan dengan sejarah majapahit (1293). alas. Sura merayu masjja pamada tikana veramani. artinya ³jangan mencabut nyawa makhlum hidup´ atau dilarang membunuh. artinya walaupun berbeda namun satu jua adanya. Kata kata tersebut kemudian dalam bahasa indonesia terutama bahasa jawa diartikan ³susila´ yang memiliki hubungan dengan moralitas. artinya jangan berbuat zina. sedangkan menurut Muh Yamin. artinya jangan berkata bohong atau dilarang berdusta. artinya ³jangan mengambil barang yang tidak diberikan. syila : vokal i pendek. sebab ada tidak agama yang memiliki Tuhan yang berbeda. ajaran pancasila menurut Budha adalah merupakan lima aturan (larangan) atau five moral principles. Syiila vokal i panjang artinya peraturan tingkah laku yang baik atau penting. Empu prapanca menulis ³negara kertagama´ (1365). dan di dalam kehidupan masyarakat indonesia nilai pancasila secara praktis merupakan filsafat hidup (pandangan hidup).´ maksudnya dilarang mencuri. dalam kitab tersebut telah terdapat istilah ³pancasila´ empu tantular yang mengarang buku ³sutasoma´ yang di dalamnya memuat seloka yang berbunyi : ³Bhineka Tunggal ika tan Hana Dharma Mangrua´. atau dasar. Dinna dana veramani shikapadam samadiyani. Hal ini menunjukkan adanya realitas kehidupan agama pada saat itu. memiliki dua macam arti secara leksikal yaitu : panca : yang artinya lima. Musawada veramani shikapadam samadiyani. adapun isi lengkap larangan itu adalah : Panatipada veramani sikhapadam samadiyani. ajaran budha bersumber pada kitab suci Tri Pitaka dan Vinaya pitaka. Nilai nilai pancasila secara intrinsik bersifat filosofis. adapun istilah ³pancasyiila´ dengan huruf Dewanagari i bermakna ³lima aturan tingkah laku yang penting´ Perkataan pancasila mula-mula terdapat dalam perpustakaan Budha India. nilai dan fungsi filsafat pancasila telah ada jauh sebelum indonesia merdeka. dalam bahasa sansekerta . Kameshu micchacara veramani shikapadam samadiyani. bahkan salah satu kerajaan yang menjadi . yang kesemuanya itu merupakan ajaran moral untuk mencapai surga. yaitu agama Hindu dan Budha. oleh karena itu secara etimologi kata ³pancasila´ yang dimaksud adalah istilah ³pancasyila´ dengan vokal i yang memiliki makna leksikal ³berbatu sendi lima´ atau secara harfiah ³dasar yang memiliki lima unsur´. yang artinya batu sendi. yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh para penganutnya. pada waktu itu hindu dan budha hidup berdampingan dengan damai dalam satu kerajaan. artinya janganlah minum-minuman yang memabukkan.

Kebenaran dan keadilan 5. yang berisi cita-cita mempersatukan seluruh nusantara raya sebagai berikut : ³Saya baru akan berhenti berpuasa makan palapa. Dalam perkembangan selanjutnya pancasila tetap tercantum dalam pembukaan UndangUndang Dasar 1945 yang susunan sila-silanya sebagai berikut : 1. tanjungpura. Tuhan Yang Maha Esa 2. maka disarikan pokok-pokok ajaran filsafat pancasila menurut Lapasila IKIP Malang (yang saat ini menjadi Universitas Malang) sebagai berikut : 1. seram. pancasila mencerminkan nilai dan pandangan mendasar dan hakiki rakyat indonesia dalam hubungannya dengan sumber kesemestaan. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia . Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5. Sumpah palapa yang diucapkan Mahapatih Gadjah mada dalam sidang ratu dan para menteri di pasebahan keprabuan Majapahit pada tahun 1331. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. demikian pula asas kemanusiaan yang adil dan beradab. persatuan indonesia dan seterusnya dimana nilai nilai tersebut secara bulat dan utuh mencerminkan asa kekeluargaan. karenanya nilai ini diyakini sebagai jiwa dan kepribadian bangsa. Kebenaran 4.kekuasaannya yaitu pasai jutru telah memeluk agama islam. (Yamin . Bali. Budinurani manusia 3. tumasik telah dikalahkan´. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kebenaran dan keadilan bagi bangsa Indonesia. berdasarkan asa-asa fundamental ini. Sebagai ajaran filsafat. pahang. nilai pancasila dianggap sebagai nilai dasar dan puncak (sari-sari) budaya bangsa. Dempo. yakni Tuhan Yang Maha Esa sebagai asas fundamental dalam kesemestaan yang kemudian juga dijadikan fundamental kenegaraan yaitu negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Haru. Sunda. Persatuan Indonesia 4. 1960:60) Dalam kehidupan bangsa indonesia diakui bahwa nilai pancasila adalah pandangan hidup (filsafat hidup) yang berkembang dalam sosio-budaya Indonesia. jikalau gurun. palembang. jikalau seluruh nusantara bertakhluk di bawah kekuasaan negara. cinta sesama dan cinta keadilan.

Mungkin di sana-sini. Demikianlah. yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lainnya. Pancasila Sebagai Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia Menurut Dewan Perancang Nasional. b. Jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Republik Indonesia. namun pada dasarnya bangsa Indonesia tetap hidup dalam kepribadiannya sendiri. yang merupakan sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di negara kita. Bangsa Indonesia secara jelas dapat dibedakan dari bangsa-bangsa lain. Spanyol. berdaulat. Tiongkok. yang dimaksudkan dengan kepribadian Indonesia ialah : Keseluruhan ciri-ciri khas bangsa Indonesia. misalnya di daerah-daerah tertentu atau masyarakat kota kepribadian itu dapat dipengaruhi oleh unsurunsur asing. Belanda dan lain-lain) namun kepribadian bangsa Indonesia tetap hidup dan berkembang. akan tetapi kelima sila yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan itulah yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. karena Pancasila memberikan corak yang khas kepada bangsa Indonesia dan tak dapat dipisahkan dari bangsa Indonesia. c. tertib dan dinamis serta dalam . bersatu dan berkedaulatan rakyat dalam suasana perikehidupan bangsa yang aman. lingkungan dan suasana waktu sepanjang masa. Garis pertumbuhan dan perkembangan bangsa Indonesia yang ditentukan oleh kehidupan budi bangsa Indonesia dan dipengaruhi oleh tempat. Tujuan yang akan dicapai oleh bangsa Indonesia. yakni suatu masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan Pancasila di dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang merdeka. serta merupakan ciri khas yang dapat membedakan bangsa Indonesia dari bangsa yang lain. Keseluruhan ciri-ciri khas bangsa Indonesia adalah pencerminan dari garis pertumbuhan dan perkembangan bangsa Indonesia sepanjang masa. Dasar negara kita. Terdapat kemungkinan bahwa tiap-tiap sila secara terlepas dari yang lain bersifat universal. d. maka akan tampak dengan jelas bahwa tiap sila Pancasila itu adalah pencerminan dari bangsa kita.C. yang juga dimiliki oleh bangsa-bangsa lain di dunia ini. maka Pancasila yang kita gali dari bumi Indonsia sendiri merupakan : a. Portugis. tenteram. Pandangan hidup bangsa Indonesia yang dapat mempersatukan kita serta memberi petunjuk dalam masyarakat kita yang beraneka ragam sifatnya. Walaupun bangsa Indonesia sejak dahulu kala bergaul dengan berbagai peradaban kebudayaan bangsa lain (Hindu. Apabila kita memperhatikan tiap sila dari Pancasila.

bukan sekedar karena ia ditemukan kembali dari kandungan kepribadian dan cita-cita bangsa Indonesia yang terpendam sejak berabad-abad yang lalu. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. yang merupakan perumusan yang beku dan mati. Perjanjian luhur rakyat Indonesia yang disetujui oleh wakil-wakil rakyat Indonesia menjelang dan sesudah Proklamasi Kemerdekaan yang kita junjung tinggi. bahwa apabila dibicarakan mengenai Pancasila. 4. tertib dan damai. sebab rumusan yang demikian itulah yang ditetapkan oleh wakil-wakil bangsa Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945 dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Tanpa ini maka Pancasila hanya akan merupakan rangkaian kata-kata indah yang tertulis dalam Pembukaan UUD 1945. e. Persatuan Indonesia. Ketuhanan Yang Maha Esa. menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam segala segi kehidupan. Oleh karena itu yang penting adalah bagaimana kita memahami. Seperti yang telah ditunjukkan oleh Ketetapan MPR No. serta tidak mempunyai arti bagi kehidupan bangsa kita. Dikatakan sebagai kesatuan yang bulat dan utuh. Akhirnya perlu juga ditegaskan. maka yang kita maksud adalah Pancasila yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945. tidak kita rasakan wujudnya dalam kehidupan sehari-hari. maka lambat laun kehidupannya akan kabur dan kesetiaan kita kepada Pancasila akan luntur. Rumusan Pancasila yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 itulah yang kita gunakan. 2. XI/MPR/1978. yaitu : 1. pada generasi yang telah begitu banyak berkorban untuk menegakkan dan membela Pancasila. melainkan karena Pancasila itu telah mampu membuktikan kebenarannya setelah diuji oleh sejarah perjuangan bangsa. bersahabat. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawratan / perwakilan.lingkungan pergaulan dunia yang merdeka. Mungkin Pancasila akan hanya tertinggal dalam buku-buku sejarah Indonesia. Pancasila itu merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh dari kelima silanya. 5. Apabila Pancasila tidak menyentuh kehidupan nyata. terpisah dari keseluruhan sila-sila lainnya. . karena masing-masing sila dari Pancasila itu tidak dapat dipahami dan diberi arti secara sendiri-sendiri. Apabila ini terjadi maka segala dosa dan noda akan melekat pada kita yang hidup di masa kini. 3. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

.Memahami atau memberi arti setiap sila-sila secara terpisah dari sila-sila lainnya akan mendatangkan pengertian yang keliru tentang Pancasila.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->