P. 1
Ruang Lingkup

Ruang Lingkup

5.0

|Views: 1,545|Likes:
Published by Eggy Van Kite

More info:

Published by: Eggy Van Kite on Jan 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/27/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.1 Ruang Lingkup
  • 1.2 Rumusan Masalah
  • 1.3 Batasan Masalah
  • 1.4 Tujuan Penelitian
  • 1.5 Manfaat Penelitian
  • 1.6. Keaslian Penelitian
  • 2.1 Penelitian Terdahulu
  • 2.2.1 Pengertian Sistem
  • 2.2.2 Karakteristik Sistem
  • 2.2.3 Komponen Sistem
  • 2.3.1 Pengertian Informasi
  • 2.3.2 Siklus Informasi
  • 2.4 Sistem Informasi
  • 2.5 Pengambilan Keputusan
  • 2.6 Tahapan Proses Pengambilan Keputusan
  • 2.7.1 Tujuan Sistem Pendukung Keputusan
  • 2.7.2 Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan
  • 2.7.3 Komponen Sistem Pendukung Keputusan
  • 2.8 Analytical Hierarchy Process (AHP)
  • 2.9 Kredit
  • 2.10.1 Use Case
  • 2.10.2 Class Diagram
  • 2.10.3 Activity Diagram
  • 2.10.4 Collaboration Diagram
  • 2.10.5 Simbol UML
  • 2.11 Basis Data
  • 2.12.1 Borland Delphi 7.0
  • 2.12.2 MySQL
  • 3.1 Perangkat Keras (Hardware) Sistem
  • 3.2 Perangkat Lunak (Software) Sistem
  • 3.3 Metode Pengumpulan Data
  • 3.4 Metode Pengembangan Sistem
  • 3.5 Analisis Sistem Berjalan
  • 3.6.1 Prinsip Kerja AHP
  • 3.6.2 Prosedur AHP
  • 3.7 Perancangan
  • 3.9.2 Use Case Realization
  • 3.9.3 Definisi Use Case Realization
  • 3.9.4 Activity Diagram yang diusulkan
  • 3.9.5 Collaboration Diagram yang diusulkan
  • 3.9.6 Class Diagram yang diusulkan
  • 3.10.1.1 Prototype Form Password
  • 3.10.1.2 Prototype Form Menu Utama
  • 3.10.1.3 Prototype Form Pemohon
  • 3.10.1.4 Prototype Form Analisis
  • 3.10.1.5 Prototype Desain Layout
  • 3.11.1 Activity Diagram Proses Login
  • 3.11.2 Activity Diagram Proses Menu
  • 3.11.3 Activity Diagram Proses Input Data Pemohon
  • 3.11.4 Activity Diagram Proses Input Analisis

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Ruang Lingkup Saat ini kemajuan teknologi menuntut semua kalangan untuk terus

mengikuti perkembangannya. Salah satu dari teknologi tersebut adalah komputer. Penggunaan komputer pada saat ini sangat diperlukan diantaranya untuk media penyimpanan dan pengolahan data. Dengan komputer maka hasil yang didapat akan lebih akurat, prosesnya lebih cepat serta dapat menyimpan data penting dengan aman dibandingkan dengan penyimpanan manual. PT Federal International Finance yang berkedudukan di wilayah Lampung merupakan anak perusahaan Group Astra yang kegiatan usaha utamanya dalam bidang pembiayaan kredit khususnya untuk sepeda motor Honda. Dalam memberikan kredit FIF harus melakukan survey yang dilakukan oleh surveyor, hasil survey yang dilakukan diberikan kepada CA (Credit Analysis) untuk dilakukan analisa terhadap data pemohon yang mengajukan permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor dan dinyatakan layak atau tidak masih secara manual, cara ini kurang efektif karena dalam analisa dapat terjadi manipulasi data, sehingga dapat terjadi kredit macet. Melihat permasalahan tersebut, maka dibutuhkan sebuah solusi untuk mengatasinya, yaitu dengan membangun suatu sistem yang dapat mengolah data permohonan pembiayaan kredit secara cepat, tepat, dan akurat. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dilakukan dengan

memodelkan permasalahan kompleks dan tidak terstruktur ke dalam bentuk

2

permasalahan secara bertingkat/berjenjang, kemudian memberikan penilaian secara kualitatif subyektif terhadap elemen-elemen yang terkait, Dengan pola penilaian tersebut, maka kasus yang ditemukan di PT Federal International Finance sangat cocok apabila menggunakan metode ini, karena ketelitian hasilnya sangat ditentukan oleh relevansi dan tingkat pemahaman permasalahan dari pengambil keputusan. Biasanya di perusahaan tersebut pengambilan keputusan dilakukan oleh kelompok individu yang relevan agar hasil penilaian lebih berbobot. Atas dasar latar belakang diatas penulis mencoba memberikan suatu gagasan yang berguna dalam pengolahan data permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor menggunakan sitem pendukung keputusan dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) serta membuat program aplikasi menggunakan Borland Delphi 7.0 dengan Database MySQL. Aplikasi yang dibuat selain digunakan untuk mengolah data permohonan pembiayaan kredit digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam menentukan layak tidaknya pemohon untuk menerima kredit. Berdasarkan permasalahan yang ada di PT Federal International Finance, penulis tertarik untuk mengangkat judul ³Sistem Pendukung Keputusan Permohonan Pembiayaan Kredit Kendaraan Bermotor Menggunakan

Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Pada PT Federal International Finance (FIF)´

3

1.2

Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas maka

rumusan masalahnya adalah
1.

Bagaimana merancang sistem pendukung keputusan untuk mengetahui permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor layak atau tidak.

2.

Apakah sistem yang akan dibangun dapat memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi pihak FIF cabang Lampung sekaligus meningkatkan kinerja dan layanan terhadap masyarakat.

3.

Metode

yang

digunakan

dalam

proses

pengambilan

keputusan

mengunakanan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengetahui skala rasio penilaian.

1.3 1.

Batasan Masalah Membangun program aplikasi untuk mempermudah pekerjaan pada proses pengolahan data untuk permohonan kredit kendaraan bermotor dalam memberikan keputusan kelayakan permohonan.

2.

Perancangan program aplikasi sistem ini menggunakan Borland Delphi 7.0 dan MySql.

3.

Sistem Pendukung Keputusan

ini membahas perhitungan kelayakan

pemberian kredit kendaraan bermotor mengunakn metode AHP untuk mengetahui nilai dari kreteria.

4

1.4

Tujuan Penelitian Penelitian ini dimaksud untuk mencapai tujuan-tujuan sebagai berikut:

1.

Merancang dalam mengembangkan sebuah sistem rancang bangun aplikasi permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor pada PT Federal International Finance Cabang Lampung.

2.

Membuat sistem permohonan pembiayaan berbasis pemrograman yang dapat menyajikan informasi yang lebih efektif dan dapat diterapkan pada PT Federal International Finance Cabang Lampung.

3.

Menguji aplikasi sistem pendukung keputusan permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor.

4. 5.

Menerapkan ilmu yang telah didapatkan dalam bangku kuliah. Salah satu syarat akademik yang harus dilakukan untuk mendapat gelar sarjana.

1.5

Manfaat Penelitian Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut :

1.

Memberikan

kemudahan

bagian

CA

(Credit

Analysis)

dalam

pengamabilan keputusan layak atau tidak nya pemohon mengajukan kredit kendaraan bermotor. 2. Setelah menggunakan aplikasi hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang cepat, tepat dan akurat sesuai kebutuhan dalam membantu proses pengelolahan data permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor.

5

1.6. Keaslian Penelitian Penelitian tentang sistem pendukung keputusan permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor menggunakan metode AHP pada PT Federal International Finance sebagai suatu metode pembelajaran yang berbasis teknologi informasi. Melihat penelitian terdahulu hingga sekarang diperusahaan Federal International Finance belum ada penelitian yang mengambil judul sistem pendukung keputusan permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor menggunakan metode AHP pada PT Federal International Finance.

Very Supriadi (2010).6 2. Tujuan sistem ini adalah Membangun perangkat lunak yang berfungsi sebagai alat bantu pengambilan keputusan untuk pemberian kredit kepada pelanggan dan pembuatan sistem aplikasi menggunakan Borland Delphi 7. meneliti tentang Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dalam Aplikasi Kredit Kupedes PT Bank Rakyat Indonesia (Persero). meneliti tentang Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Pada PT Toyota Astra Motor Auto 2000 Setiabudi Devision Bandung Menggunakan Metode Analytica Hierarchy Process (AHP). Sari Dewi Umiati (2005). tujuan sistem ini agar mempunyai kemampuan untuk melakukan pengolahan terhadap seluruh data yang ada menjadi informasi yang dibutuhkan oleh bank melalui proses komputerisasi dalam analisis kredit.0 dan basis data SQL Server 2000. 3. Tujuan dari sitem ini perangkat lunak yang dibuat untuk keputusan sehingga proses .net dan basis data SQL Server 2000. Langkah-langkah dalam merancang sistem yang meliputi analisa sistem secara umum dan terperinci dengan menggunakan alat Bantu Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relational Diagram (ERD). I Made Anggayana (2008).1 Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu yang telah dilakukan antara lain: 1. meneliti tentang Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Kredit Modal Kerja Ukm Dengan Metode Scoring System. 2. sehingga mempersingkat dalam proses pengambilan keputusan pencairan kredit dan pembuatan sistem aplikasi menggunakan ASP.

Langkah-langkah dalam merancang sistem yang meliputi analisa sistem secara umum dan terperinci dengan menggunakan alat Bantu Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relational Diagram (ERD) dan pembuatan sistem aplikasi menggunakan Microsoft Visual Basic 6. Haryono (2009).0 dan basis data Microsoft Acces.0 dan basis data MySQL. meneliti tentang Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Mobil PT.1 Pengertian Sistem Istilah sistem berasal dari istilah Yunani ³systema´ yang mengandung arti keseluruhan (a whole) yang tersusun dari sekian banyak bagian. 2. meneliti tentang Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Kredit Mobil PT. Lautan Berlian Tbk Devision Pekanbaru.0 dan basis data Microsoft Acces. Definifi sistem adalah suatu kebulatan/keseluruhan yang kompleks atau terorganisir atau sistem adalah suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian .2 Konsep Dasar Sistem 2. pembuatan sistem ini menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.2. Astra International Tbk. 4. Tujuan dari sistem ini adalah membuat suatu perangkat lunak yang diharapkan mampu membantu manager dalam pengambilan keputusan menentukan layak tidaknya seorang pelanggan menerima kredit. Isuzu Division Makassar.7 pengambilan keputusan terjadi dalam waktu yang lebih cepat dan pembuatan sistem aplikasi menggunakan Borland Delphi 7. Elisa Mengkepe (2004). 5.

:1992 : 10). Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem merupakan suatu ruang kerja yang terdiri dari komponen . 2001: 4) suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat . Batasan Sistem (boundary) Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lain atau dengan lingkungan luar. Penghubung Sistem (interface) . 2. Komponen . Sedangkan menurut Mulyadi (2001:2) Sistem adalah : ´ sekelompok unsureunsur yang berhubungan antara satu dengan yang lainnya yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu´. 4. (Amirin. Tatang M.sifat yang tertentu yaitu : 1. batasan suatu sistem menunjukan ruang lingkup dari sistem tersebut.2.komponen (components) Yaitu sistem yang terdiri dari beberapa komponen yang salin berinteraksi membentuk satu kesatuan. 2. Lingkungan Luar Sistem (environments) Suatu sistem yang ada di luar batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem.8 bagian yang membentuk suatu kebulatan /keseluruhan yang kompleks atau utuh. 3.komponen yang saling berinteraksi atau berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan tertentu.2 Karakteristik Sistem Menurut (Jogiyanto.

Sasaran Sistem (objectives) Sistem tentu mempunyai tujuan atau sasaran. 5.9 Adalah media penghubung antara satu sub sistem dengan sub sistem yang lainnya. masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Masukan sistem (input) Adalah suatu energi yang berupa signal input yang merupakan energi yang di proses untuk menghasilkan output dan perawatan (manitenance) yaitu energi yang dimasukan dalam sistem agar sistem dapat beroperasi. 2. sasaran dari sistem sangat menentukan. agar dapat tercapainya cara kerja atau kinerja yang efektif dan efisien. 7. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dan berinteraksi dari subsistem ke subsistem lainnya. Pengolahan Sistem (process) Yaitu suatu sistem yang mempunyai suatu bagian yang akan berubah masukan (input) menjadi keluaran (output). Keluaran sistem (output) Suatu energi atau bahan yang di olah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna.3 Komponen Sistem . 6. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran dan tujuan.2. 8.

Data adalah bahan mentah yang diolah menjadi suatu informasi. 1. Blok Masukan (Input Block) Masukan adalah data yang dimasukan ke dalam sistem informasi beserta metode dan media yang digunakan untuk menangkap dan memasukan data tersebut ke dalam sistem. dan merupakan simbol ± simbol yang dimengerti dan disepakati sekelompok orang atau mesin untuk menyatakan kejadian. logika dan model matematika atau Logika-Matematical Mode yang akan memperluas dan mengolah data masukan dan data yang tersimpan di basis dengan cara tertentu untuk menghasilkan keluaran yang dikehendaki. 2. keadaan atau status sifat dari objek. yang artinya saling bekerja sama membentuk kesatuan. Komponen sistem atau elemen ± elemen sistem dapat berupa subsistem atau bagian dari sistem. . pemikiran dan manusia. Blok Keluaran (Output Block) Produk dari suatu sistem informasi adalah keluaran atau output yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen dan semua pemakai sistem informasi adalah data yang diolah dan digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi manajemen untuk mengambil suatu keputusan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut dengan supra sistem. 3.10 Menurut Jogiyanto Sistem terdiri dari sejumlah komponen sistem yang saling berinteraksi. Blok Model (Mode Block) Blok model terdiri kombinasi prosedur. konsep.

Sebagai suatu sistem keenam blok tersebut masing-masing saling berinteraksi untuk mencapai sasarannya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan dapat langsung diatasi. Blok Teknologi (Tecnology Block) Teknologi merupakan ´kotak alat´ (tool-box) dalam sistem informasi.1 Konsep Dasar Informasi Pengertian Informasi . Blok Basis Data (DatabaseBlock) Basis data merupakan tempat menyimpan data yang digunakan untuk melayani kebutuhan pemakai informasi. 5. 2. Blok Pengendalian (Control Block) Semua sistem informasi harus dilindungi dari bencana dan ancaman seperti bencana alam. Teknologi digunakan untuk menerima input. kecurangan. 6. tersimpan di perangkat keras dan digunakan perangkat dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. menjalankan model. menyimpan dan mengakses data. kebakaran.11 4. Basis data dapat diperlukan dari sudut pandang yaitu secara fisik dan logis. menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.3 2. Basis data secara fisik berupa nilai media penyimpanan data agar informasi yang dihasilkan berkualitas. kegagalan sistem. kesalahan dan lain sebagainya.3. Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhungan satu dengan yang lainya.

Menurut Adi Kurnadi (2001:58) . Data yang diolah dapat menjadi suatu model untuk menghasilkan suatu informasi.12 Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Data yang dioleh menjadi suatu informasi.3. yang berarti dapat menghasilkan tindakan lain. Data tersebut akan ditangkap sebagai input. diproses kembali oleh data model.1 Siklus Informasi 2. penerima informasi tersebut dan membuat keputusan serta melakukan tindakan. yang dapat membuat sejumlah data kembali. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data-item.2 Siklus Informasi Data merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah. Sumber dari informasi adalah data. Siklus tersebut adalah sebagai berikut: Gambar 2. 2. ³Data adalah nilai mentah yang tidak memiliki arti jika berdiri sendiri dan data merupakan nilai yang dibutuhkan dalam pembuatan aplikasi´. dan seterusnya membentuk suatu siklus.4 Sistem Informasi .

2. Dadan Uman Daihani (2001 : 34) 2. Pemilihan (Choice) . Keputusan adalah suatu pilihan tentang suatu bagian tindakan (Course Of Action)´.5 Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan adalah bagian terpenting dari proses pemecahan masalah.13 Menurut Al-Bahra bin ladjamudin (2005:13) yang dimaksud dengan sistem informasi adalah sebagai berikut : ´Sistem Informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen ± komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi´. 3. 2. di mana dalam membuat jenis-jenis keputusan akan berkaitan erat dengan masalah yang dihadapi sesuai dengan keadaan atau lingkungan yang ada. Tahap penelusuran (Intelligence) Tahap ini merupakan tahap pendefinisian masalah serta identifkasi informasi yang dibutuhkan yang berkaitan dengan persoalan yang dihadapi serta keputusan yang akan diambil. Dadan Uman Daihani (2001 : 34) ´Keputusan adalah aktivitas pemilihan tindakan dari sekumpulan alternatif untuk memecahkan suatu masalah´.alternatif pemecahan masalah. Berikut diuraikan beberapa definisi mengenai keadaan atau lingkungan yang ada. Perancangan (Design) Perancangan merupakan tahap analisa dalam kaitan mencari atau merumuskan alternatif .6 Tahapan Proses Pengambilan Keputusan Ada 4 tahapan yang harus dilalui dalam proses pengambilan keputusan yaitu : 1.

2. Pada tahap ini perlu di susun serangkaian tindakan yang terencana sehingga hasil keputusan dapat di pantau dan disesuaikan apabila diperlukan perbaikanperbaikan. ³Suatu kumpulan prosedur pemrosesan data dan informasi yang berorientasi pada penggunaan model untuk menghasilkan berbagai jawaban yang dapat membantu.14 Pemilihan alternatif ini akan mudah dilakukan kalau hasil yang diinginkan terukur atau memiliki nilai kuantitas tertentu. Menurut Dadan Umar Daihani (2001 : 54) yang dimaksud dengan sistem pendukung keputusanadalah sebagai berikut : ³Suatu sistem interaktif yang membantu pengambilan keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalahmasalah yang sfatnya semi terstruktur´. Sistem ini memilki fasilitas untuk menghasilkan berbagai alternatif yang secara interaktif dapat digunakan oleh pemakai penggunaan model ini berkaitan dengan sifat permasalahan yang harus dipecahkan pemakai yaitu tidak terstruktur. mudah dan adaptif. Implementasi (Implementation) Tahap ini merupakan tahap pelaksanaan dari keputusan yang telah di ambil. Sistem ini harus sederhana. Ciri lain dari sistem ini adalah memanfaatkan komputer.´ Dadan Umar Daihani (2001 : 54) . 4. Jadi semakin banyak diciptakannya juga akan semakin kaya.7 Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System) DSS adalah suatu sistem yang berbasis komputer yang ditunjukkan untuk membantu mengambil keputusan dalam memanfaatkan data dan model tertentu untuk memecahkan berbagai persoalan yang tidak terstruktur.

Tujuan Sistem Pendukung Keputusan Membantu manajer dalam membuat keputusan untuk masalah semi terstruktur.7.7. 2. Sistem ini memiliki fasilitas untuk menghasilkan berbagai alternatif yang secara interaktif dapat digunakan oleh pemakai. Mendukung keputusan manajer dan bukan mengubah atau mengganti keputusan tersebut. Meningkatkan efektifitas kerja manajer dalam pembuatan keputusan dan bukan meningkatkan efisiensinya.1 1.2 Karakteristik Sistem Pendukung Keputusan DSS mempunyai beberapa karakterstik yaitu : 1. Dalam proses pengolahannya. 2. 3. Sistem pendukung keputusan di rancang untuk membantu pengambilan keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur atau tidak terstruktur. 2. sistem pendukung keputusan mengkombinasikan penggunaan model-model atau teknik-teknik analisa dengan teknik pemasukan data konvensional serta fungsi-fungsi pencari informasi. .15 Dari berbagai definisi di atas dapat dikatakan bahasa sistem pendukung keputusan adalah suatu sistem informasi spesifik yang ditunjukan untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan persoalan yang bersifat semi terstruktur. 2.

7. 2. Subsistem Model Subsistem model merupakan kemampuan sistem pendukung keputusan dalam mengintegrasikan sistem terpasang dengan pengguna secara interaktif. 2. 4. Sistem pendukung keputusan di rancang dengan menekankan pada aspek fleksibilitas serta kemampuan adaptasi yang tinggi. Oleh karena itu pendekatan yang digunakan biasanya model interaktif. Fasilitas yang berfungsi sebagai pengelola berbagai model di sebut dengan pangkalan model (Model Base). Data di maksud di simpan dalam suatu pangkalan data (database) yang diorganisasikan oleh suatu sistem di sebut dengan sistem manajemen pangkalan data (Database Manajemen System/DBMS). Subsistem Dialog .16 3. sehingga mudah disesuaikan dengan berbagai perubahan lingkungan yang terjadi dan kebutuhan pemakai. Subsistem Data Subsisem data merupakan komponen sistem pendukung keputusan penyedia data bagi sistem.3 Komponen Sistem Pendukung Keputusan Sistem pendukung keputusan terdiri atas tiga komponen utama atau subsistem yaitu : 1. Sistem pendukung keputusan di rancang sedemikian rupa sehingga dapat digunakan atau dioperasikan dengan mudah oleh orang-orang yang tidak memiliki dasar kemampuan pengoperasian komputer yang tinggi. 3.

Basis Pengetahuan (Knowledge Base) Basis pengetahuan adalah bagian yang mutlak yang diketahui oleh pengguna sehingga sistem yang di rancang dapat berfungsi secara efektif. Fasilitas yang dimiliki oleh subsistem ini dapat di bagi atas tiga komponen: A. atau key Function lainnya. dan rasa dicoba untuk dioptimasikan dalam suatu proses yang sistematis.17 Subsistem dialog merupakan kemampuan sistem pendukung keputusan dalam mengintegrasikan sistem terpasang dengan pengguna secara interakif. emosi. Plooter dan lain-lain. 2. .8 Analytical Hierarchy Process (AHP) Metode AHP ini mulai dikembangkan oleh Thomas L. seorang ahli matematika Unversity Of Pittsburgh di Amerika Serikat. pengalaman. Contohnya : Keyboard. Bahasa Aksi (Action Language) Bahasa aksi adalah suatu perangkat lunak yang dapat digunakan pengguna untuk berkomunikasi dengan sistem. Grafik Monitor. B. pengetahuan. C. intuisi. Saaty metode AHP atau Proses Hirarki Analitik merupakan salah satu metode pengambilan keputusan dimana faktor-faktor logika. Bahasa Tampilan (Display atau Presentation Language) Bahasa tampilan adalah suatu perangkat yang berfungsi sebagai sarana untuk menampilkan sesuatu. Saaty. Joystick. Peralatan yang digunakan seperti: Printer. Menurut Thomas L. Fasilitas atau subsistem ini di kenal sebagai subsistem dialog. pada awal tahun 1980an.

Adakalanya timbul masalah keputusan yang dirasakan dan diamati perlu diambil secepatnya.18 AHP yang dikembangkan oleh saaty ini memecahkan yang kompleks dimana aspek atau kriteria yang diambil cukup banyak kompleksitas ini disebabkan oleh banyak hal diantaranya struktur masalah yang belum jelas. Homogeneity adalah preferensi seseorang harus dapat dinyatakan dalam sekala terbatas atau dengan kata lain elemen-elemenya dapat dibandingkan satu sama lainnya. tetapi variasinya rumit sehingga datanya tidak dapat dicatat secara numerik (kuantitatif). ketidakpastian persepsi pengambilan keputusan serta ketidakpastian tersedia dan statistik yang akurat atau bahkan tidak ada sama sekali. Jadi perbedaan yang mencolok model AHP dengan model lainnya terletak pada jenis inputnya. maka B lebih disukai daripada A dengan sekala 1/x. Terdapat empat aksiomaaksioma yang terkandung dalam model AHP yaitu: 1. Namun. Reciprocal Comparison adalah pengambilan keputusan harus dapat membuat perbandingan dan menyatakan preferensinya. Preferensi tersebut harus memenuhi syarat reciprokal yaitu apabila A lebih disukai daripada B dengan sekala x. tidak menutup kemungkinan. 2. Peralatan utama pada model ini adalah sebuah hirarki fungsional dengan input utamanya adalah persepsi manusia. khususnya dalam memahami para keputusan individual pada saat proses penerapan pendekatan ini. namaun secara kualitatif. yaitu berdasarkan persepsi pengalaman dan intuisi. Kalau aksioma ini tidak dipenuhi maka elemen-elemen yang . bahwa model-model lainya ikut dipertimbangkan pada saat proses pengambilan keputusan dengan pendekatan AHP.

uang atau yang diterima sekarang akan dikembalikan pada masa yang akan datang sedangkan dalam arti ekonom Kata kredit berasal dari bahasa Yunani yaitu Credere artiny kepercayaan. 2.10 UML . maksudnya perbandingan antara elemen-elemen dalam satu tingkat dipengaruhi atau tergantung oleh elemen-elemen pada tingkat diatasnya. Independence adalah preferensi dinyatakan dengan mengamsusikan bahwa kriteria tidak dipengaruhi oleh alternatife-alternatif yang ada melainkan oleh objektif keseluruhan. Ini menunjukkan bahwa pola ketergantungan dalam AHP adalah searah. karena dapat dikembalikan lagi oleh si penerima kredit (nasabah) sesuai dengan waktu. dengan demikian wirausahawan yang memperoleh kredit dari bank adalah berdasarkan pada kepercayaan dalam hal ini berarti prestasi yang diberikan benar-benar sudah diyakini. 3.9 Kredit Kredit adalah pemberian prestasi oleh suatu pihak lain yang akan dikembalikan lagi pada suatu masa tertentu disertai dengan kontra prestasi berupa bunga dengan kata lain.19 dibandingkan tersebut tidak homogen dan harus dibentuk cluster (kelompok elemen) yang baru. 2.

Metode Booch dan Grady Booch sangat terkenal dengan nama metode Desgin Objecf Oriented. mudah dimengerti serta dilengkapi dengan mekanisme yang efektif untuk berbagi (sharing) dan mengkomunikasikan rancangan mereka dengan yang lain. dan model pengujian (test model). UML merupakan kesatuan dari bahasa pemodelan yang dikembangkan oleh Booch. Metode ini menjadikan proses analisis dan design ke dalam empat tahapan iteratif. Object Modeling Technique (OMT) dan Object Oriented Software Engineering (OOSE).20 UML (Unified Modelling Language) adalah salah satu alat bantu yang sangat handal di dunia pengembangan sistem yang berorientasi objek. Pemodelan OMT yang dikembangkan oleh Rumbaugh didasarkan pada analisis terstruktur dan pemodelan entity-relationship. design sistem. OOSE memiliki tiga tahapan yaitu membuat model requirement dan analisis. design objek dan implementasi. Keunggulan metode ini adalah dalam penotasian yang mendukung semua konsep OO. design dan implementasi. perincian interface dan implementasi. Hal ini disebabkan karena UML menyediakan bahasa pemodelan visual yang memungkinkan bagi pengembang sistem untuk membuat cetak biru atas visi mereka dalam bentuk yang baku. Keunggulan metode ini adalah mudah dipelajari karena memiliki notasi . Metode OOSE dari Jacobson lebih memberi penekanan pada use case. Tahapan utama dalam metodologi ini adalah analisis. yaitu: identifikasi kelas-kelas dan objekobjek. Keunggulan metode Booch adalah pada detil dan kayanya dengan notasi dan elemen. identifikasi semantik dari hubungan objek dan kelas tersebut.

Setiap urutan diinisialisasi oleh orang.1 Use Case Use case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem dari perspektif pengguna. use case dan sistem / sub sistem boundary. Actor mewakili peran orang. Urutan langkah-langkah yang menerangkan antara pengguna dan sistem disebut scenario. 2. . Diagram use case menunjukkan 3 aspek dari sistem yaitu actor. Dengan demikian secara singkat bisa dikatakan Use case adalah serangkaian scenario yang digabungkan bersama-sama oleh tujuan umum pengguna. sistem yang lain atau alat ketika berkomunikasi dengause use case. OMT dan OOSE digabungkan dengan membuang elemen-elemen yang tidak praktis ditambah dengan elemen-elemen dari metode lain yang lebih efektif dan elemen-elemen baru yang belum ada pada metode terdahulu sehingga UML lebih ekspresif dan seragam daripada metode lainnya.1 mengilustrasikan actor. perangkat keras atau urutan waktu. Gambar 2. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikn tipical interaksi antar user (pengguna) sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai. metode Booch. Dengan UML. use case dan boundary.21 yang sederhana namun mencakup seluruh tahapan dalam rekayasa perangkat lunak. sistem yang lain.10. Setiap scenario mendeskripsikan urutan kejadian.

. <<extend>> digunakan untuk menunjukkan bahwa satu use case merupakan tambahan fungsional dari use case yang lain jika kondisi atau syarat tertentu yang dipenuhi. Disamping itu class diagram bisa memberikan pandangan global atas sebuah sistem. Biasanya <<include>> digunakan untuk menghindari pengcopian suatu use case karena sering dipakai. perilaku (operasi) dan relasi yang sama.10.2 Class Diagram Menurut (Fowler.22 Gambar 2.2 Use Case Model Stereotype adalah sebuah model khusus yang terbatas untuk kondisi tertentu. Sedangkan <<include>> digunakan untuk menggambarkan bahwa suatu use case seluruhnya merupakan fungsionalitas dari use case lainnya. Hal tesbut tercermin dari class-class yang ada dan relasinya satu dengan lainnya. Hal ini disebabkan karena class adalah deskripsi kelompok objek-objek dengan property. Itulah sebabnya class diagram menjadi diagram paling populer di UML. Untuk menunjukkan stereotype digunakan symbol ´<<´ diawalnya dan ditutup ´>>´ diakhirnya. 2. 2004) Class diagram sangat membantu dalam visualisasi struktur kelas dari suatu sistem.

23 Class. Activity Diagram mempunyai peran seperti halnya flowchart.3 Notasi Class di UML 2. dalam notasi UML digambarkan dengan kotak. . akan tetapi perbedaannya dengan flowchart adalah activity diagram bisa mendukung perilaku paralel sedangkan flowchart tidak bisa. yang terdiri dari 3 bagian yaitu nama class. atribut dan operation. Contoh dari class dapa dilihat seperti gambar dibawah ini: Gambar 2.3 Activity Diagram Activity Diagram adalah teknik untuk mendiskripsikan logika prosedural. proses bisnis dan aliran kerja dalam banyak kasus.10.

4 Collaboration Diagram Collaboration diagram dipakai untuk memodelkan interaksi antar object di dalam sistem. . hubungan dan message dari objek-objek tersebut. Collaboration diagram adalah diagram interaksi yang memperlihatkan urutan dari message yang merupakan implementasi dari operasi atau transaksi.10.24 Tabel 2.1 Simbol-simbol Activity Diagram 2. Collaboration diagram memperlihatkan objek-objek.

serta tipe data. Jenis lain dari pengkasifikasi mencakup didalamnya konsepkonsep perilaku.5 Simbol UML Beberapa jenis pengkasifikasi mencakup di dalamnya kelas. Pengkasifikasi ini mencakup use case.25 2. serta subsistem.10. simpul (). interface. komponen. actor. sesuatu dalam lingkungan saat aplikasi dijalankan (runtime enviroment) atau struktur-struktur yang berkaitan dengan tahapan impelemtasi.2 Simbol UML Pengklasifikasi Kegunaan Actor Menggambarkan semua Notasi objek luar sistem yang berinteraksi denga sistem yang dikembangkan Use Case Menggambarkan dimiliki sistem Kelas (Class) Menggambarkan pemodelan sistem Subsistem (Subsystem) Komponen (Component) Menggambarkan paket spesifikasi serta implementasi Menggambarkan sistem/perangkat dikembangkan Antarmuka (Interface) Simpul (Node) Menggambarkan antarmuka pengiriman pesan (message) antarpengklasifikasi Menggambarkan sumber daya bagian-bagian lunak fisik yang konsep dasar fungsionalitas yang komputasional yang digunakan oleh sistem . Tabel 2.

Masing-masing baris mewakili suatu objek. dan lain-lain. yaitu perangkat lunak untuk mencatat data yang telah terekam di dalam basis data.3 Simbol Relasi UML Fungsi Relasi Asosiasi (association) Extend Lintasan komunikasi antara actor dengan use case Penambahan perilaku ke suatu use case dasar Menggambarkan hubungan antara use Generalisasi use case case yang bersifat umum dengan use case ±use case yang bersifat lebih spesifik Penambahan perilaku ke suatu use Include case dasar yang secara eksplisit Notasi mendeskripsikan penambahan tersebut 2.26 Tabel 2. MySQL. . Basis data merupakan kumpulan beberapa tabel. Setiap tabel digunakan untuk menyimpan data yang sejenis. ³Basis data dapat diartikan sebagai kumpulan data tentang suatu benda atau kejadian yang saling berhubungan satu sama lain´.11 Basis Data Waljiyanto (2003:1) mengungkapkan tentang pengertian basis data. Ms. Access. Contoh dari DBMS adalah Oracle. Setiap tabel memiliki beberapa record atau baris. Pengelolaan basis data sendiri menggunakan DBMS (Database Management System).

0 Menurut Ir Inge martina. Form Designer dan Code Editor. Code Explorer.0 terdiri dari sejumlah IDE (Integrated Development Environment) atau lingkungan pengembangan sendiri. 4. 3. Delphi dapat mengakses objek-objek VBX secara langsung. Delphi dapat mengakses form file data yang ada karena di dalam Delphi terdapat Borland Database Engine (BDE). Component Palette.0 terdiri dari beberapa bagian utama. yaitu Main Window. Kelemahan yang terdapat dalam pemograman Delphi: 1. Object TreeView. Pemograman Delphi mempermudah pembuatan program bagi komponen-komponen Windows seperti label. Toolbar. Delphi telah didefinisikan template aplikasi dan template form yang dapat dipakai untuk membuat aplikasi dengan cepat.12 Alat Pengembangan Aplikasi 2. Semua bagian tersebut dapat diatur sendiri. Komponen yang dapat dipakai ulang dan dapat dikembangkan. Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa. Object Inspector. (2003:1) ³Borland Delphi merupakan tool yang membantu kita mengembangkan beragam aplikasi untuk beragam versi Windows.27 2. . 2. Komponen Microsoft Borland Delphi 7.1 Borland Delphi 7.12. kompatibilitas yang harus mengikutinya). Kelebihan yang terdapat pada pemograman Delphi adalah: 1. IDE Microsoft Borland Delphi 7. mulai dari Windows 9X sampai Windows 2000 dan Windows XP´. dan bahkan dialog. button.

namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat closed source atau komersial. Berikut ini beberapa keistimewaan yang dimiliki MySQL : . (Prasetyo. MySQL didistribusikan secara gratis di bawah lisensi GPL (General Public License). Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa Pascal. MySQL sebagai database server yang memiliki konsep database modern dan memiliki banyak sekali keistimewaaan. MySQL adalah suatu sistem relational database yang menyimpan data pada tabel berbeda dan tidak meletakkannya pada satu tabel saja. 2003). MySQL menggunakan standar (Structure Query Language). Hal ini meningkatkan kecepatan dan fleksibilitas. yaitu bahasa standar yang paling banyak digunakan untuk mengakses database.2 MySQL MySQL merupakan Relational Database Management System (RDMS) yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan pengembangan perangkat lunak dan konsultan database bernama MySQL AB yang bertempat di Swedia.28 2. Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa Pascal (contoh akses COM dan Win32). Terbatasnya kamampuan portabilitas antar platform OS (sebelum ada kylix) 3. Tabel-tabel tersebut dihubungkan dengan suatu relasi yang didefinisikan sehingga dapat mengkombinasikan data dari beberapa tabel pada suatu saat.12. dimana setiap orang bebas menggunakan MySQL. 4. 2.

year. date.29 a. double. d. b. f. Mac OS X Server. datetime. timestamp. Column Types MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks. c. e. Multi User MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalamai masalah atau konflik. Portability MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi diantaranya adalah Windows. Linux.float. . Performance Tunning MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana. blob. Solaris. dengan kata lain dapat memproses lebih banyak query per satuan waktu. HP-UX dan masih banyak lagi. seperti signed/unsigned integer. serta enum. Command dan Functions MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah SELECT dan WHERE dalam query. FreeBSD. set. text. char. Open Source MySQL didistribusikan secara open source dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis. Amiga. Hal ini memungkinkan MySQL dapat diakses client secara bersamaan. time.

j. nama host. batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya. Scability dan Limits MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar. . Client dan Tools MySQL melengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database. Struktur Tabel MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE dibandingkan DBMS lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle. i. atau Named Piped (NT). h. Security MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask.30 g. dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online. Connectivity MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protocol TCP/IP. Selain itu. dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Unix socket (Unix). dan izin akses user dengan sistem perizinan yang medetail serta password terenkripsi. k.

2 Perangkat Lunak (Software) Sistem Selain perangkat keras. R. 3.M 512 MB.1 Perangkat Keras (Hardware) Sistem Perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengimplementasikan rancangan sistem pendukung keputusan permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor antara lain sebagai berikut: 1. 3. Sistem Operasi Microsoft Windows XP Professional. Printer.31 PERENCANAAN 3. 2. 4. Database Mysql. .A.8 Ghz. 2. 6. Processor Pentium IV CPU 1. Adapun spesifikasi perangkat lunak yang digunakan antara lain: 1. 3. Mouse dan Keyboard. 5. Bahasa Pemrograman Borland Delphi 7. untuk dibutuhkan spesifikasi perangkat lunak yang digunakan sebagai pendukung sistem pendukung keputusan permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor. Monitor. Harddisk 40 GB.

Observasi Observasi dilakukan pada PT Federal International Finance cabang Lampung. guna untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. b. Studi pustaka Metode ini digunakan sebagai pendukung dan penunjang dari data yang telah ada serta sebagai analisis perbandingan.32 3.3 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a.0 dan MySQL dalam membangun aplikasi Sistem Pendukung Keputusan . c. Wawancara Penulis melakukan wawancara secara langsung dengan beberapa karyawan yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang diamati. Wawancara diperlukan dalam rangka mempelajari dan mengamati sistem yang sedang berjalan selama ini serta untuk mendapat gambaran langsung dari pemakai. penulis melakukan pendekatan yang berkaitan dengan objek penulisan dengan mempelajari bahan-bahan pustaka atau literatur yang mendukung penerapan Bahasa Pemrograman Borland Delphi 7.

Pengumpulan kebutuhan Pengguna dan pengembang bersama-sama mendefinisikan format seluruh perangkat lunak. 2.4 Metode Pengembangan Sistem Metode pengembangan ini menggunakan sistem prototyping. Membangun Prototyping Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pengguna (seperti membuat input dan format output).33 permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor menggunakan metode AHP. mengidentifikasikan semua kebutuhan. dan garis besar sistem yang akan dibuat. Browsing Internet Metode ini dilakukan dengan cara melakukan pengumpulan data atau informasi yang dibutuhkan melalui situs-situs di internet yang digunakan untuk kepentingan penelitian. Tahapan-tahapan dalam prototyping adalah sebagai berikut: 1. 3. d. Model ini merupakan suatu metode dala suatu sistem yang menggunakan pendekatan untuk membuat suatu program dengan cepat dan bertahap sehingga segera dievaluasi oleh pemakai. Evaluasi Protoptyping . 3.

Pengujian ini dilakukan dengan Black Box. Jika tidak prototyping direvisi dengan mengulang langkah 1.0 dengan database MySQL. Menguji sistem Setelah sistem sudah menjadi suatu perangkat lunak yang siap pakai. 6. apakah hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan atau tidak. jika tidak. 2 . 5. Mengkodekan sistem Dalam tahap ini prototyping yang sudah di sepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman Borland Delphi 7. ulangi langkah 4 dan 5. 7. dan 3. 4. Jika sudah sesuai maka langkah 4 akan diambil.34 Evaluasi ini dilakukan oleh pengguna apakah prototyping yang sudah dibangun sudah sesuai dengan keinginann pengguna. Menggunakan sistem Perangkat lunak yang telah diuji dan diterima pelanggan siap untuk digunakan . Proses pengujian ini dilakukan berulang-ulang sampai sistem yang diuji benar-benar bebas dari kesalahan dan telah sesuai dengan harapan. harus dilakukan pengujian dengan melakukan proses input kemudian melihat output. Jika ya. langkah 7 dilakukan. . Evaluasi Sistem Pengguna mengevaluasi apakah sistem yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan. Jika masih ada kesalahan atau tidak sesuai harapan maka pengembang melakukan perbaikan.

serta menata dalam suatu hierarki. lalu CA (Credit Analys) menganalisis data-data pemohon tersebut berdasarkan kapasitas. 3. Jika pemohon tersebut dianggap layak maka CA akan merekomendasikan PO untuk pemohon tersebut dan rekomendasi tersebut akan diserahkna ke bagian kredit untuk dilakukan pencetakan PO. Adapun analisis permohonan Kredit Kendaraan Bermotor kepada pemohon pada PT Federal International Finance dilakukan dengan cara surveyor memeriksa (mensurvey) keadaan pemohon tersebut sesuai dengan yang ada pada formulir permohonan pembiayaan (FPP). Setelah itu data customer yang telah disurvey (diisi pada form CLV) oleh surveyor diserahkan kepada CA (Credit Analys). Jika pemohon tersebut dianggap tidak layak maka data pemohon tersebut akan dibatalkan. karakter dan modal.1 Analisis Data Metode AHP Prinsip Kerja AHP Prinsip kerja AHP adalah penyederhanaan suatu persoalan kompleks yang tidak terstruktur dan dinamik menjadi bagian-bagiannya. Dari berbagai pertimbangan tersebut kemudian dilakukan sintesa .6 3.5 Analisis Sistem Berjalan Analisis data pemohon yang mengajukan permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor masih dilakukan secara manual.35 3.6. hal ini menyebabkan pemrosesan data kurang efektif. Kemudian tingkat kepentingan setiap variabel diberi nilai numerik secara subjektif tentang arti penting variabel tersebut secara relatif dibandingkan dengan variabel lain.

skala 1 sampai 9 adalah skala terbaik dalam mengekspresikan pendapat. Kriteria dan alternatif dinilai melalui perbandingan berpasangan. Penilaian Kriteria dan alternatif. yaitu kriteria dan alternatif. 2.1 Skala Penilaian Perbandingan Berpasangan Intensitas Kepentingan Keterangan Kedua elemen pentingnya Penjelasan sama Dua elemen mempunyai pengaruh yang sama besar terhadap tujuan 1 3 Elemen yang satu sedikit Pengalaman dan penilaian lebih penting dari pada sedikit menyokong satu elemen yang lain. Menurut Saaty (1988).36 untuk menetapkan variabel yang memiliki prioritas tinggi dan berperan untuk mempengaruhi hasil pada sistem tersebut.1 Tabel 3.2 Prosedur AHP Pada dasarnya langkah-langkah dalam metode AHP meliputi: 1. Menyusun hirarki dari permasalahan yang dihadapi. elemen dibandingkan elemen lainny Elemen yang satu sedikit Pengalaman dan penilaian lebih cukup dari pada elemen sangat kuat menyoong satu yang lainnya elemen dibandingkan atas elemen lainnya 5 . Persoalan yang akan diselesaikan. 3. diuraikan menjadi unsur-unsurnya. untuk berbagai persoalan.6. Nilai dan definisi pendapat kualitatif dari skala perbandingan Saaty dapat dilihat pada Tabel 3. kemudian disusun menjadi struktur hierarki.

2 dibawah ini : . FIF dalam menentukan pemberian kredit kendaraan bermotor menggunakan beberapa kriteria yaitu: Kapasitas. Dengan cara seperti yang terlihat pada tabel 3. 7 9 Satu elemen mutlak penting dari pada elemen lainnya Setelah melakukan wawancara dengan pihak PT.1 Skala Penilaian Perbandingan Berpasangan (Lanjut) Satu elemen jelas lebih penting dari pada elemen lainnya Satu elemen yang kuat disokong dan dominannya telah terlihat dalam praktek Bukti yang mendukung elemen yang satu terhadap elemen lain memiliki tingkat penegasan tertinggi yang mungkin menguatkan.Perbandingan dilakukan pendapat narasumber yang bergerak dibidang yang berhubungan bagian Pemberian kredit kendaraan bermotor dengan menilai tingkat kepentingan suatu kriteria dibandingkan kriteria lainnya. Karakter.2 yang menggambarkan kontribusi relative atau pengaruh setiap elemen terhadap masing-masing berdasarkan kriteria diskusi dengan dan kriteria dari lainnya. Modal. Langkah selanjutnya Membuat matriks perbandingan berpasangan yang bersumber pada tabel 3.37 Tabel 3.

8) Modal (1.3)/(3) Karakter (5)/(9) (3)/(9) (1)/(9) Tabel 3.8) (0.6)/(1.2 1.2)/(1.38 Tabel 3.7)/(3) (1)/(3) (0.7 1 0.5 Contoh Penjumlahan dan pembagian baris untuk mendapatkan Nilai dari kriteria ( _baris/n) .8) (0.3 3 Karakter 5 3 1 9 Tabel 3.2 Contoh Matriks Perbandingan Dari Kriteria Kriteria Kapasitas Modal Karakter Kapasitas 1 3/5 1/5 Modal 5/3 1 1/3 Karakter 5/1 3/1 1 Langkah selanjutnya menjumlahkan nilai perbandingan dengan jumlah kolom dapat dilihat pada tabel 3.8 Modal 1. Tabel 3.4 Pembagian nilai perbandingan dengan jumlah kolom (nilai kriteria/( _ kolom) Kriteria Kapasitas Modal Karakter Kapasitas (1)/(1.3 Nilai perbandingan dengan jumlah kolom( _kolom) Kriteria Kapasitas Modal Karakter ( _kolom) Kapasitas 1 0.6 0.3 berikut .

hasil dari pembagian nilai perbandingan dengan hasil jumlah kolom ( kolom) dan setelah itu dibagi dengan jumlah matriks maka akan mengasilkan nilai prioritas.3 0. Kaidah pembobotan menyatakan bahwa: 1.3 0. Jumlah total bobot semua kreteria bernilai 1.6 0. 2.6 Nilai Kriteria Kreteria Kapasitas Modal Karakter Bobot 0.6 0.9)/(3) (0.3 0.39 Kriteria Kapasitas Modal Karakter _baris/n Nilai prioritas Kapasitas Modal Karakter 0. Tidak ada bobot yang bernilai negatif (-).6 0.3 0.1 (1.1 0.6 Tabel 3. Nilai bobot dari kreteria berkisar antara 0 ± 1. 3.6 0.6 0.1 Berdasarkan tabel diatas maka diperoleh bobot dari masing ± masing kriteria dalam pendukung keputusan permohonan kredit kendaraan bermotor.1 Langkah selanjutnya menjumlahkan perbaris. . Nilai prioritas digunakan untuk mendapatkan bobot Kriteria seperti terlihat pada tabel 3.3 0.3)/(3) 0.1 0.8)/(3) (0.

class diagram dan component diagram.proses dan output dari sistem informasi ini. Kegiatan yang dilakukan dan hubungan antara para aktor dalam sistem yang sedang berjalan digambarkan menggunakan use case diagram yang terlebih dahulu digambarkan melalui use case sekenario dimana telah terwakili oleh gambaran umum sistem yang sedang berjalan. activity diagram. Dalam perancangan system ini mengunakan UML (unified modeling language) beberapa diagram UML yang digunakan ialah use case diagram.7 Perancangan Tahap perancangan bertujuan menerjemahkan persyaratan menjadi suatu bentuk representasi yang dapat dievaluasi kwalitasnya sebelum tahap coding dilakukan. Serta merancang sebuah design konseptual program aplikasi yang akan dikembangkan berupa beberapa form. 3. Jika nilai kurang dari 0.9 maka pemohon dinyatakan tidak layak untuk mendapatkan kredit kendaraan bermotor.form input .9.40 Untuk menentukan kelayakan Kredit kendaraan bermotor pemohon minimal harus memenuhi kreteria Kapasitas dan modal untuk mendapatkan nilai AHP 0.1 Use Case Permodelan ini dimaksudkan untuk menggambarkan kegiatan ±kegiatan dan hubungan yang terjadi antara para aktor dan use case didalam sistem yang sedang berjalan. .7. 3.

dari mulai permohonan.41 Gambar 3.surveyor .1 Skenario Use Case 1.credit analis. dan hasil analisis. 3. analisis permohonan.1.bagian kredit.7 Skenario permohonan pembiayaan Aktor Sistem .7.1 Usecase analisis yang sedang berjalan Pada gambar diatas menjelaskan tentang alur sistem yang berjalan di PT FIF Cabang Lampung. Tabel 3. Skenario permohonan pembiayaan Nama Use Case Aktor :permohonan :pemohon.

7.2 Activity Diagram . pemohon menyerahkan formulir permohonan pembiayaan ke bagian kredit. 5.42 1. Pemohon kredit 3. Pemohon melihat informasi 2. pemohon mengisi formulir melakukan konsultasi permohonan pembiayaan 4. bagian kredit memeriksa formulir permohonan selajut surveyor 6. Credit Analys member rekomendasi PO (purcashing Order)yang bagian kredit di serahkan ke 3. Hasil survey diserahkan ke bagian credit analisis untuk di analisis data pemohon 8. Surveyor memeriksa tempat pembiayaan ke yang bagian diserahkan pemohon untuk diketahui datanya 7. Credit Analys meberikan analisis untuk kelayakan pemohon 9.

maka didapat cara untuk mengatasi permasalahan sistem pendukung keputusan permohonan pembiayaan kredit kendaraan Adapun beberapa keunggulan diantaranya yaitu: 1. layak atau tidak pemohon mendapatkan kredit. Proses penyajian keputusan lebih cepat dan akurat. Mencegah terjadinya manipulasi data.9 Perancangan Prosedur yang diusulkan .43 Pada bagian ini akan digambarkan dokumentasi alur kerja pada sistem yang sedang berjalan yang bertujuan untuk melihat alur proses sistem yang sedang berjalan. Activity Diagram permohonan pembiayaan yang berjalan Gambar 3. 3.2 Activity Diagram permohonan pembiayaan yang berjalan Gambar diatas menggambarkan tentang alur permohonan pembiayaan. 3. pertama pemohon mengajukan permohonan dan dicek kelengkapanya. 2.8 Pengembangan Sistem Berdasarkan analisis masalah pada sistem yang berjalan. Mempermudah CA dalam mengambil keputusan. kemudian formulir permohonan tersebut dianalisis untuk memberikan keputusan yang hasil nya. 3.

9. dari mulai permohonan.surveyor .1 Skenario Use Case yang di Usulkan 1. pemohon melihat informasi 2.44 Gambar 3. dan hasil analisis kemudian data disimpan ke database.credit analys Tabel 3.bagian kredit.3 Use Case yang diusulkan Pada gambar diatas menjelaskan tentang alur sistem yang berjalan di PT FIF Cabang Lampung.8 Skenario permohonan pembiayaan Aktor 1. analisis permohonan. 3. Skenario permohonan pembiayaan Nama Use Case Aktor :permohonan :pemohon. pemohon kredit melakukan konsultasi Sistem .

hasil analisis disimpan ke dalam database 10. Credit Analys meberikan analisis untuk kelayakan pemohon 9. pemohon mengisi formulir permohonan pembiayaan 4 pemohon menyerahkan formulir permohonan bagian kredit 5 bagian kredit memeriksa formulir permohonan pembiayaan yang selajutnya diserahkan ke bagian surveyor 6. hasil survey diserahkan ke memeriksa untuk tempat diketahui pembiayaan ke bagian credit analisis untuk di analisis data pemohon 8.2 Use Case Realization . Credit Analys member rekomendasi PO (purcashing Order)yang bagian kredit di serahkan ke 3.9. Surveyor pemohon datanya 7.45 3.

.4 Use Case Realization Permohonan pembiayaan 2.7 Use Case Realization Credit Analys 3. Use Case Realization Permohonan pembiayaan Gambar 3. Use Case Realization bagian kredit 3.3 Definisi Use Case Realization Dalam table dibawah ini merupakan penjelasan singkat dari use case realization yang telah dibahas sebelumnya. Gambar 3. yakni menentukan bagaimana pekerjaan (dalam business use case) tersebut diatur dan dimainkan untuk mencapai hasil yang diinginkan 1.9. Use Case Realization Credit Analys Gambar 3.5 Use Case Realization bagian kredit Use Case Realization Surveyor Gambar 3.46 Use case realization memberikan sudut padang dari dalam (internal view) terhadap use case tersebut.6 Use Case Realization Surveyor 4.

9.4 Activity Diagram yang diusulkan 1. Menguntungkan untuk membuat activity diagram juga bermanfaat untuk menggambarkan parallel behaviour atau menggambarkan interaksi beberapa use case. Diagram ini mirip flowchart karena status. Activity Diagram Permohonan pembiayaan Activity diagram memodelkan workflow proses bisnis dan urutan aktifitas dalam sebuah proses. .9 Definisi Use Case Realization Aktor Pemohon Surveyor Use case Definisi Permohonan Pemohon mengisi data pribadi memeriksa Surveyor memeriksa data pemohon Credit Analys memberikan analisis dan Credit Analys analisis mengambil keputusan permohonan pembiayaan pemohon 3.47 Tabel 3.

layak atau tidak pemohon mendapatkan kredit untuk disimpan ke data base. kemudian formulir permohonan tersebut dianalisis untuk memberikan keputusan yang hasil nya. pertama pemohon mengajukan permohonan dan dicek kelengkapanya.9. menggambarkan skenario interaksi antara Credit Analys dengan sistem dalam proses pengambilan keputusan permohonan pembiayaan.8 Activity Diagram permohonan pembiayaan yang diusulkan Gambar diatas menggambarkan tentang alur permohonan pembiayaan. 3.5 Collaboration Diagram yang diusulkan. Berikut gambar interaksi pertukaran pesannya: .48 Gambar 3. Collaboration Diagram Permohonan Pembiayaan.

Package. Class Diagram menggambarkan struktur dan deskripsi Class. dan lain-lain. asosiasi. sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaam tersebut (metoda/fungsi). dan dan Object beserta hubungan satu sama lain seperti containment.9. Berikut adalah Class Diagram yang dibutuhkan dalam perancangan Sistem permohonan pembiayaan kredit kendaraan bermotor pada PT FIF.9 Collaboration Diagram Credit Analys . . pewarisan.6 Class Diagram yang diusulkan Class Diagram adalah sebuah spesifikasi yang jika di instansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class Diagram menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem. 3.49 Gambar 3.

1 Prototype User Intrface .10 Membangun Prototyping 3.10.10 Class Diagram yang diusulkan.50 Gambar 3. 3.

5. 4.10.51 Prototype User Intrface merupakan prototype perancangan desain form yang terdiri dari: 1.1. 3. 2.1.1 Prototype Form Password Gambar 3.2 Prototype Form Menu Utama . Prototype Form Password Prototype Form Menu Utama Prototype Form Permohonan Prototype Form Analisis Prototype Desain Layout 3.11 Form Password 3.10.

1.10.3 Prototype Form Pemohon .12 Form Menu Utama 3.52 Gambar 3.

1.10.13 Form pemohon 3.4 Prototype Form Analisis .53 Gambar 3.

54 Gambar 3.1.10. Laporan Data pemohon .5 Prototype Desain Layout 1.14 Form Analisis 3.

15 Laporan Data Pemohon 2.55 Gambar 3.11 Activity Diagram Program . Laporan Analisis Gambar 3.16 Laporan Analisis 3.

56 3.1 Activity Diagram Proses Login Gambar 3.11.17 Activity Diagram Proses Login 3.2 Activity Diagram Proses Menu .11.

57 Gambar 3.18 Activity Diagram Proses Menu Utama .

19 Activity Diagram Proses Input Data Pemohon .3 Activity Diagram Proses Input Data Pemohon Gambar 3.11.58 3.

59 3.4 Activity Diagram Proses Input Analisis Gambar 3.20 Activity Diagram Proses Input Analisis .11.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->