P. 1
8.11 BAB2 Penerapan Dan an Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts

8.11 BAB2 Penerapan Dan an Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts

|Views: 786|Likes:
Published by Bayu Bint

More info:

Published by: Bayu Bint on Jan 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts

BAB II KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN PKn

A. Kompetensi Dasar Mendeskripsikan model dan strategi pembelajaran PKn yang sesuai dengan materi esensial dalam penerapan dan pengembangan.

B. Materi Pokok 1. Pengertian – pengertian 2. Karakteristik mata pelajaran PKn 3. Tujuan pembelajaran mata pelajaran PKn 4. Ruang lingkup mata pelajaran PKn 5. Klasifikasi materi esensial pelajaran PKn 6. Berbagai Model Pembelajaran 7. Berbagai Strategi Pembelajaran Berbasis PAKEM 8. Pemilihan model pembelajaran sebagai bentuk implementasi strategi pembelajaran 9. Penentuan model dan strategi pembelajaran yang sesuai untuk materi materi penerepan pengembangan pembelajaran materi esensial.

C. Uraian Materi 1. Pengertian Model dan strategi adalah istilah yang sering kita dengar. Dalam penggunaannya, orang sering menggunakan kata model dan strategi pada kata yang sama. Karena itu pada modul ini, penulis akan memabahas strategi pembelajaran berdasarkan pemahaman berikut ini: a. Model Pembelajaran merupakan tingkat terluas dari praktek

pendidikan dan berisikan orientasi filosofi pembelajaran. Model digunakan untuk menyeleksi dan menyusun strategi pengajaran,

Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag

6

Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts

metode, keterampilan, dan aktivitas siswa untuk memberikan tekanan pada salah satu bagian pembelajaran (topik konten) b. Strategi Pembelajaran adalah separangkat kebijaksanaan yang terpilih, yang telah dikaitkan dengan faktor yang menetukan warna atau strategi c. Pendekatan Pembelajaran adalahlan atau arah yang ditempuh oleh guru atau siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran dilihat bagaimana materi itu disajikan. Misalnya memahami suatu prinsip dengan pendekatan induktif atau deduktif. d. Metode Pembelajaran adalah cara mengajar secara umum yang dapat diterapkan pada semua mata pelajaran, misalnya mengajar dengan ceramah, ekspositori, tanya jawab, penemuan terbimbing dan sebagainya. e. Teknik Mengajar adalah penerapan secara khusus suatu metode pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan guru, ketersediaan media pembelajaran serta kesiapan siswa. Misalnya teknik mengajarkan perkalian dengan penjumlahan berulang. Dalam suatu proses pembelajaran, strategi yang diambil dengan satu pendekatan dapat dilakukan lebih dari satu metode dan dalam satu metode dapat digunakan lebih dari satu teknik. Secara sederhana dapat dirunut sebagai rangkaian: teknik metode pendekatan strategi Model

dengan demikian teknik, metode dan pendekatan adalah suatu alat untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam strategi pembelajaran dan masih dalam suatu desain model pembelajaran. Dari pengertian antara model, strategi, pendekatan dan metode serta teknik diharapkan guru mata pelajaran pada umumnya dan khususnya PKn mampu memahami, mengerti sehingga dapat memilih model pembelajaran dan mempunyai strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan di ajarkan. Strategi belajar-mengajar tidak hanya terbatas pada prosedur kegiatan, melainkan juga termasuk di dalamnya materi atau paket

Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag

7

Pembentukan warganegara yang mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas. maka jenis kegiatan yang harus dipraktekkan oleh siswa memerlukan persyaratan yang berbeda pula. Selain itu ada apresiasi yang tinggi terhadap materi sehingga punya keinginan yang kuat untuk melakukan atau menerapkan isinya. PKn menekankan penguasaan dan pemahaman terhadap materi yang diajarkan. Menurut Gropper sesuai dengan Ely bahwa perlu adanya kaitan antara strategi belajar mengajar dengan tujuan pengajaran agar diperoleh langkah-langkah kegiatan belajar-mengajar yang efektif dan efisien. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 8 . Karakteristik Mata Pelajaran PKn Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada hal-hal berikut: a. afektif. 2.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts pengajarannya. dan berkarakter sebagaimana yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945. c. Dengan kata lain pelajaran PKn menuntut terpadunya 3 ranah pendidikan secara seimbang yaitu kognitif. b. Strategi belajar-mengajar terdiri atas semua komponen materi pengajaran dan prosedur yang akan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pengajaran tertentu dengan kata lain strategi belajar-mengajar juga merupakan pemilihan jenis latihan tertentu yang cocok dengan tujuan yang akan dicapai Tiap tingkah laku yang harus dipelajari perlu dipraktekkan. dan psikomotorik. terampil. Ditinjau dari aspek kompetensi yang ingin dicapai. Karena setiap materi dan tujuan pengajaran berbeda satu sama lain. Pembentukan warganegara yang memahami kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia sebagaimana yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945.

Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya d. Tujuan Pembelajaran Mata Pelajaran PKn Tujuan mata pelajaran PKn pada tingkat MTs sesuai dengan standar isi agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: a. Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. dan kreatif dalam menanggapi isu Kewarganegaraan b. serta antikorupsi c. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts 3. Tata tertib di sekolah. Partisipasi dalam pembelaan negara. meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga. Norma yang berlaku di masyarakat. Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sistim hukum dan peradilan nasional. Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Berpikir secara kritis. Persatuan dan Kesatuan Bangasa meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan. Ruang Lingkup dan Klasifikasi PKn Ruang lingkup mata pelajaran PKn dalam Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada satuan pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) meliputi aspek-aspek sebagai berikut: a. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. berbangsa. Norma. Peraturanperaturan daerah. Cinta lingkungan. dan Peraturan. dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat. Hukum. rasional. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab. dan bernegara. 4. Keterbukaan dan jaminan keadilan b. Hukum dan peradilan internasional Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 9 . Sumpah Pemuda.

Mengevaluasi Dengan Peraturan Menteri no 22 Tahun 2006 tentang Standard Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Dalam modul ini hanya akan membahas strategi pada model pelajaran terkait pada materi penerapan dan pengembangan strategi pembelajaran. Budaya politik. Menghargai keputusan bersama. Hak Asasi Manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak. Materi yang terkait dengan hak dan kewajiban warga negara Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 10 . Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya. Demokrasi dan system politik. Harga diri sebagai warga masyarakat.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts c. Pemerintah pusat. Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. Instrumen nasional dan internasional HAM. Pemerintahan daerah dan otonomi. Pers dalam masyarakat demokrasi g. Hak dan kewajiban anggota masyarakat. Kekuasan dan Politik. Pengamalan nilainilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan. Budaya demokrasi menuju masyarakat madani. Klasifikasi Materi Esensial Pelajaran PKn Jika diperhatikan pelajaran PKn dapat diklasifikasikan pada beberapa hal yaitu: a. Pancasila sebagai ideology terbuka h. Politik luar negeri Indonesia di era dan globalisasi. internasional. dan Hubungan internasional globalisasi. Persamaan kedudukan warga negara e. Pemajuan. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat. Kebutuhan Warga negara meliputi: Hidup gotong royong. penghormatan dan perlindungan HAM d. Sistem pemerintahan. Kebebasan berorganisasi. organisasi Dampak globalisasi. Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideology negara. Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. 5. Hubungan dasar negara dengan konstitusi f. Prestasi diri.

dengan asumsi bahwa di dalam kondisi Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 11 . yang berkaitan dengan assimilasi kognitif dalam mencapai pengetahuan. Karakter CBSA sebenarnya keterlibatan individu para siswa baik pikir dan rasa dalam kegiatan belajar mengajar. pembentukan sikap. Belajar tuntas merupakan model pembelajaran yang dapat dilaksanakan di dalam kelas. Penunjukan sikap c. 6. Model Pembelajaran CBSA CBSA atau cara belajar siswa aktif adalah aktivitas pelajar sendiri dimana pola atau sistem pembinaan iklim kegiatan belajar peserta didik.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts b. Materi yang terkait dengan norma dan kehidupan sehari-hari seperti Pancasila dan Globalisasi Masing-masing materi tersebut membutuhkan model pembelajaran atau strategi yang bereda. Penampilan prilaku Ketiga standar kompetensi tersebut harus dapat diuraikan dalam model pembelajaran yang sesuai serta pilihan materi yang tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. dan keterampilan melalui kebiasaan dan latihan. Berbagai Model Pembelajaran Selama ini Saudara mungkin sudah mengenal banyak model pembelajaran beberapa diantaranya adalah sebagai berikut: a. Materi yang terkait dengan hukum dan perundang-undangan seperti HAM dan Peraturan Perundang-undangan. Selain itu dari sisi standar kompetensi padan pelajaran PKn ini umumnya terbagi 3 yaitu: a. Model Pembelajaran Tuntas. b. tinggi dan aktif serta berhasil dengan baik secara tuntas. Pemahaman konsep b. Materi yang terkait dengan Sistem pemerintahan seperti Demokrasi dan otonomi daerah d. c.

Belajar memang merupakan suatu proses aktif dari peserta didik dalam membangun pengetahuannya. Kreatif. Model pembelajaran tuntas akan terlaksana jika siswa menguasai semua bahan pelajaran yang disajikan secara penuh dan bahan pengajaran dibuat secara sistematis. Model pembelajaran tuntas dikembangkan oleh Bloom yang meliputi tiga bagian yaitu pertama mengidentifikasi prakondisi. yang mampu menghasilkan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan orang lain. Peran aktif dari siswa sangat penting dalam rangka pembentukan generasi yang kreatif. 2) peserta didik baru boleh melanjutkan pelajaran jika sudah menguasa pelajaran secara tuntas. maka pembelajaran tersebut bertentangan dengan hakikat belajar. kedua mengembangkan prosedur operasional dan ketiga hasil belajar. 3) Pelayanan bimbingan diberikan anak didik yang gagal menguasa materi c. mempertanyakan. Yang membedakan model ini dengan model non belajar tuntas adalah: 1) pelaksanaan tes secara teratur untuk mendapatkan umpan balik. PAKEM PAKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif. dan Menyenangkan. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 12 . Jika pembelajaran tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif. bukan proses pasif yang hanya menerima ceramah guru tentang pengetahuan. dan mengemukakan gagasan.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts yang tepat semua peserta didik akan mampu belajar dengan baik dan memperoleh hasil belajar secara maksimal tehadap seluruh bahan yang dipelajari. Efektif.

Dengan memanfaatkan kenyatan itu.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts 7. Contextual Teaching and Learning) Pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang dimulai dengan sajian atau tanya jawab lisan (ramah. membentuk kelompok heterogen. Koperatif (CL. terbuka. Pembelajaran koperatif sesuai dengan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang penuh ketergantungan dengan orang lain. strategi melalui pengalaman (experiential). gender. siswa dilatih dan dibiasakan untuk saling berbagi (sharing) pengetahuan. strategi interaktif (interactive). tiap anggota kelompok terdiri dari 4 – 5 orang. Saling membantu dan berlatih berinteraksi-komunikasi-sosialisasi karena koperatif adalah miniature dari hidup bermasyarakat. negosiasi) yang terkait dengan dunia nyata kehidupan siswa (daily life modeling). tanggung jawab. mempunyai tujuan dan tanggung jawab bersama. Melalui strategi tersebut dapat dilaksanakan dengan bermacammacam. dan rasa senasib. dan belajar menyadari kekurangan dan kelebihan masing-masing. pemberian tugas. Kontekstual (CTL. strategi tidak langsung (indirect). dan strategi mandiri (independent). b. Menurut teori dan pengalaman agar kelompok kohesif (kompak-partisipatif). Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 13 . Antara lain adalah: a. pengalaman. Jadi metode pembelajaran koperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkontruksi konsep. Cooperative Learning). belajar berkelompok secara koperatif. dan pelaporan. Sintaks pembelajaran koperatif adalah informasi. dan meminta tanggung jawab hasil kelompok berupa laporan atau presentasi. presentasi hasil kelompok. kerja kelompok. menyelesaikan persoalan. tugas. karekter). Macam-macam Strategi Pembelajaran yang Berbasis PAKEM Strategi dikelompokkan menjadi strategi langsung (direct). siswa heterogen (kemampuan. ada control dan fasilitasi. atau inkuiri.

rambu-rambu. mengerjakan). siswa melakukan dan mengalami. rangkuman. menemukan). motivasi belajar muncul. refleksi. inquiry (identifikasi. Model pembelajaran ini melatih dan mengembangkan kemampuan untuk Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 14 . learning community (seluruh siswa partisipatif dalam belajar kelompok atau individual.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts sehingga akan terasa manfaat dari materi yang akan disajikan. inkuiri. questioning (eksplorasi. c. latihan terbimbing. konjektur. penilaian seobjektifobjektifnya darei berbagai aspek dengan berbagai cara). sajian informasi dan prosedur. evaluasi.nyaman dan menyenangkan. menuntun. yaitu modeling (pemusatan perhatian. mengkonstruksi konsep-aturan. contoh). Pembelajaran Berbasis masalah (PBL. Problem Based Learning) Kehidupan adalah identik dengan menghadapi masalah. motivasi. pengarahanpetunjuk. mengarahkan. tindak lanjut). constructivism (membangun pemahaman sendiri. authentic assessment (penilaian selama proses dan sesudah pembelajaran. Adalah menyiapkan siswa. mengembangkan. Cara ini sering disebut dengan metode ceramah atau ekspositori (ceramah bervariasi). generalisasi). hipotesis. Model Pembelajaran Langsung (DL. mencoba. tidak hanya menonton dan mencatat. reflection (reviu. analisis-sintesis). penyampaian kompetensi-tujuan. membimbing. d. investigasi. dan suasana menjadi kondusif . Ada tujuh komponen pembelajarn kontekstual sehingga bisa dibedakan dengan metode lainnya. Direct Learning) Pengetahuan yang bersifat informasi dan prosedural yang menjurus pada ketrampilan dasar akan lebih efektif jika disampaikan dengan cara pembelajaran langsung. generalisasi. hands-on. dunia pikiran siswa menjadi konkret. latihan mandiri. minds-on. dan evaluasi. dan pengembangan kemampuan sosialisasi. penilaian portofolio. Pensip pembelajaran kontekstual adalah aktivitas siswa. penilaian terhadap setiap aktvitas-usaha siswa.

Kondisi yang tetap hatrus dipelihara adalah suasana kondusif. f. fluency). generalisasi. sintesis. Indikator pembelajaran ini adalah metakognitif. interpretasi. yaitu pemecahan masalah dengan melalui elaborasi.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts menyelesaikan masalah yang berorientasi pada masalah otentik dari kehidupan aktual siswa. menduga. siswa berkelompok atau individual mengidentifikasi pola atau atuiran yang disajikan. Sintaknya adalah: pemahaman. investigasi. yaitu merumuskan kembali masalah menjadi bagian-bagian yang lebih simple sehingga dipahami. menyusun soal-pertanyaan. induksi. elaborasi (analisis). untuk merangsang kemamuan berpikir tingkat tinggi. belum dikenal cara penyelesaiannya. Problem Solving Dalam hal ini masalah didefinisikan sebagai suatu persoalan yang tidak rutin. menimalisasi tulisan-hitungan. suasana nyaman dan menyenangkan agar siswa dapat berpikir optimal. kreativitas. dan inkuiri e. komunikasi-interaksi. kritis. konjektur. atau algoritma). aturan. Problem Posing Bentuk lain dari problem solving adalah problem posing. Problem Terbuka (OE. identifikasi kekeliruan. kognitif tinggi. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 15 . negosiasi. Open Ended) Pembelajaran dengan problem (masalah) terbuka artinya pembelajaran yang menyajikan permasalahan dengan pemecahan berbagai cara (flexibility) dan solusinya juga bisa beragam (multi jawab. mengeksplorasi. cari alternative. Pembelajaran ini melatih dan menumbuhkan orisinilitas ide. identifikasi. jalan keluar. Sintaknya adalah: sajikan permasalah yang memenuhi kriteria di atas. eksplorasi. siswa mengidentifkasi. dan akhirnya menemukan solusi. Justru problem solving adalah mencari atau menemukan cara penyelesaian (menemukan pola.menginvestigasi. demokratis. terbuka. g.

i. dan sosialisasi. Dengan demikian model pembelajaran ini lebih mementingkan proses dari pada produk yang akan membentuk pola pikir. Probing-prompting Teknik probing-prompting adalah pembelajaran dengan cara guru menyajikan serangkaian petanyaan yang sifatnya menuntun dan menggali sehingga terjadi proses berpikir yang mengaitkan pengetahuan siswa dan pengalamannya dengan pengetahuan baru yang sedang dipelajari. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 16 . keterbukaan. Selanjutnya siswa mengkonstruksi konsep-prinsipaturan menjadi pengetahuan baru. hipotesis.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts sharing. Sedangkan Resnik (1999) mengemukan bahwa belajar efektif dengan cara membaca bermakna. bertanya. representasi. h. dan aplikasi berarti menggunakan konsep dalam konteks yang berbeda. mengingat. merangkum. mulai dari eksplorasi (deskripsi). yaitu: informasi. atau pendekatan yang bervariasi dalam memperoleh jawaban. Untuk mewujudkan belajar efektif. Eksplorasi berarti menggali pengetahuan prasyarat. cara. dan ragam berpikir. keterbukaan. berpikir. dan diakhiri dengan aplikasi (aduktif). Reciprocal Learning Weinstein & Meyer (1998) mengemukakan bahwa dalam pembelajaran harus memperhatikan empat hal. kemudian eksplanasi (empirik). yaitu bagaimana siswa belajar. dengan demikian pengetahuan baru tidak diberitahukan. j. eksplanasi berarti mengenalkan konsep baru dan alternative pemecahan. Donna Meyer (1999) mengemukakan cara pembelajaran resiprokal. Selanjutnya siswa juga diminta untuk menjelaskan proses mencapai jawaban tersebut. Pembelajaran Bersiklus (cycle learning) Ramsey (1993) mengemukakan bahwa pembelajaran efektif secara bersiklus. dan memotivasi diri. Siswa dituntut untuk berimprovisasi mengembangkan metode.

Setelah selesai kerja kelompok sajikan hasil kelompok sehuingga terjadi diskusi kelas. Auditory yang bermakna bahwa belajar haruslah dengan melaluui mendengarkan. SAVI Pembelajaran SAVI adalah pembelajaran yang menekankan bahwa belajar haruslah memanfaatkan semua alat indra yang dimiliki siswa. membacamerangkum. menggunakan media dan alat peraga. ramah .Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts pengarahan. tugas tiap kelompok bisa sama bisa berbeda. aktivitas fisik) di mana belajar dengan mengalami dan melakukan. dan menerapkan. Auditory. l. VAK (Visualization. setiap kelompok bekerja sama dalam bentuk kerja individual dan diskusi. dan Intellectualy yang bermakna bahawa belajar haruslah menggunakan kemampuan berpikir (minds-on). menggambar. lembut. menyelidiki. mendemonstrasikan. mengkonstruksi. k. belajar haruslah dengan konsentrasi pikiran dan berlatih menggunakannya melalui bernalar. dan menaggapi. menggunakan Visualization indra mata yang bermakna belajar haruslah melalui mengamati. memecahkan masalah. suasana diskusi nyaman dan menyenangkan seperti dalam kondisi permainan (games) yaitu dengan cara guru bersikap terbuka. mengidentifikasi. TGT (Teams Games Tournament) Penerapan model ini dengan cara mengelompokkan siswa heterogen. Istilah SAVI sendiri adalah kependekan dari: Somatic yang bermakna gerakan tubuh (hands-on. argumentasi. mencipta. berkelompok mengerjakan LKSD-modul. menyimak. santun. Kinestetic) Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 17 . mengemukakan pendepat. membaca. berbicara. m. menemukan. Usahakan dinamika kelompok kohesif dan kompak serta tumbuh rasa kompetisi antar kelompok. Setelah memperoleh tugas. dan ada sajian bodoran. presentasi.

Istilah tersebut sama halnya dengan istilah pada SAVI. NHT (Numbered Head Together) NHT adalah salah satu tipe dari pembelajaran koperatif dengan sintaks: pengarahan. kuis individual dan buat skor perkembangan tiap siswa atau kelompok. presentasi kelompok dengan nomnor siswa yang sama sesuai tugas masing-masing sehingga terjadi diskusi kelas. p. q. dengan somatic ekuivalen dengan kinesthetic. buat kelompok heterogen (4-5 orang). dengan perkataan lain manfaatkanlah potensi siwa yang telah dimilikinya dengan melatih. Oleh karena itu siswa harus membangun pengetahuan tidak menerima bentuk jadi dari guru. TAI (Team Assisted Individualy) Terjemahan bebas dari istilah di atas adalah Bantuan Individual dalam Kelompok (Bidak) dengan karateristirk bahwa tanggung jawab belajar adalah pada siswa. STAD (Student Teams Achievement Division) STAD adalah salah sati model pembelajaran koperatif dengan sintaks: pengarahan. n.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts Pembelajaran ini menganggap bahwa pembelajaran akan efektif dengan memperhatikan ketiga hal tersebut di atas. umumkan rekor tim dan individual dan berikan reward. tiap siswa dengan nomor sama mendapat tugas yang sama) kemudian bekerja kelompok. sajian-presentasi kelompok sehingga terjadi diskusi kelas. berikan persoalan materi bahan ajar (untuk tiap kelompok sama tapi untuk tiap siswa tidak sama sesuai dengan nomor siswa. buat kelompok heterogen dan tiap siswa memiliki nomor tertentu. o. Pola komunikasi guru-siswa adalah negosiasi dan bukan imposisi-intruksi. Jigsaw Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 18 . umumkan hasil kuis dan beri reward. diskusikan bahan belajar-LKS-modul secara kolabratif. mengembangkannya. kuis individual dan buat skor perkembangan tiap siswa.

umumkan hasil kuis dan berikan reward.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts Pembeajaran ini termasuk pembelajaran koperatif dengan sintaks seperti berikut ini. dan menggali. Question. kembali ke kelompok asal. refleksi. penyimpulan dan evaluasi. yaitu dengan menugaskan siswa Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 19 . kuis individual. Recite. Extending) Sintaknya adalah (C) koneksi informasi lama-baru dan antar konsep. (R) memikirkan kembali. pelaksana tutorial pada kelompok asal oleh anggotan kelompok ahli. informasi bahan ajar. Review) Pembelajaran ini adalah strategi membaca yang dapat mengembangkan meta kognitif siswa. dan menemukan. kerja kelompok. tiap anggota kelompok bertugas membahasa bagian tertentu. (E) mengembangkan. TPS (Think Pairs Share) Model pembelajaran ini tergolong tipe koperatif dengan sintaks: Guru menyajikan materi klasikal. presentasi kelompok (share). berikan bahan ajar (LKS) yang terdiri dari beberapa bagian sesuai dengan banyak siswa dalam kelompok. u. buat skor perkembangan tiap siswa. SQ3R (Survey. dua siswa bertamu ke kelompok lain dan dua siswa lainnya tetap di kelompoknya untuk menerima dua orang dari kelompok lain. memperluas. Pengarahan. Read. menggunakan. Organizing. Sintaknya adalah kerja kelompok. r. (O) organisasi ide untuk memahami materi. kerja kelompok. kembali ke kelompok asal. s. CORE (Connecting. tiap kelompok bahan belajar sama. mendalami. laporan kelompok. buat kelompok ahli sesuai bagian bahan ajar yang sama sehingga terjadi kerja sama dan diskusi. TS-TS (Two Stay – Two Stray) Pembelajaran model ini adalah dengan cara siswa berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan kelompok lain. t. berikan persoalan kepada siswa dan siswa bekerja kelompok dengan cara berpasangan sebangku-sebangku (think-pairs). buat kelompok heterogen. Refleting.

Read dengan membaca teks dan cari jawabanya. solusi tentative. mengidentifikasui kausal. 3 untuk sure. Selanjutnya menyelesaikan masalah tersebut dengan cara menghilangkan gap yang menyebabkan munculnya masalah tersebut. menemukan pilihan solusi utama. w. 4 untuk almost certain. dn 5 untuk certain. and Composition) Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 20 . identifikasi kausal utama. Langkah penyelesdai maslah sebagai berikurt: menuliskan pernyataan masalah awal.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts untuk membaca bahan belajar secara seksama-cermat. deteksi kausal lain. deteksi kausal. Hutnal (2002) mengemukakan bahwa CRI menggunakan rubric dengan penskoran 0 untuk totally guested answer. dan implementasi solusi utama. pertimbangan solusi. mengelompokkan gejala. analisis kausal. x. CRI (Certainly of Response Index) CRI digunakan untuk mengobservasi proses pembelajaran yang berkenaan dengan tingkat keyakinan siswa tentang kemampuan yang dimilkinya untuk memilih dan menggunakan pengetahuan yang telah dimilikinya. Reading. dan rencana solusi yang terpilih. menuliskan pernyataan masalah yang telah direvisi. dengan sintaks: Survey dengan mencermati teks bacaan dan mencatat-menandai kata kunci. jadi berkenaan dengan jawaban untuk pertanyaan mengapa. Question dengan membuat pertanyaan (mengapa-bagaimana. Sintaknya adalah: identifkasi. Integrated. darimana) tentang bahan bacaan (materi bahan ajar). imoplementasi solusi. DLPS (Double Loop Problem Solving) DPLS adalah variasi dari pembelajaran dengan pemecahan masalah dengan penekanan pada pencarian kausal (penyebab) utama dari timbulnya masalah. 2 untuk not sure. 1 untuk amost guest. CIRC (Cooperative. dan Review dengan cara meninjau ulang menyeluruh v. Recite dengan pertimbangkan jawaban yang diberikan (cartat-bahas bersama).

memberikan tanggapan) terhadap wacana kemudian menuliskan hasil kolaboratifnya. pembentukan kelompok siswa. kelompok siswa membahas peran yang dilakukan oleh pelakon. efektif dan menyenangkan. Role Playing Sintak dari model pembelajaran ini adalah: guru menyiapkan scenario pembelajaran. Sintaksnya adalah: Separu dari sjumlah siswa membentuk lingkaran kecil menghadap keluar. menunjuk beberapa siswa untuk mempelajari scenario tersebut. menemukan kata kunci. siswa yang berhadapan berbagi informasi secara bersamaan. guru memberikan wacana bahan bacaan sesuai dengan materi bahan ajar. separuhnya lagi membentuk lingkaran besar menghadap ke dalam.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts Terjemahan bebas dari CIRC adalah komposisi terpadu membaca dan menulis secara koperatif. Sintaksnya adalah: membentuk kelompok heterogen 4 orang. menunjuk siswa untuk melakonkan scenario yang telah dipelajarinya. kreatif. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 21 . Masih banyak lagi metode-metode pembelajaran yang data digunakan. siswa bekerja sama (membaca bergantian. y. bimbingan penimpoulan dan refleksi. dan seterusnya z. 1993) di mana siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dengan ssingkat dan teratur. refleksi.. penyampaian kompetensi. presentasi hasil kelompok. IOC (Inside Outside Circle) IOC adalah mode pembelajaran dengan sistim lingkaran kecil dan lingkaran besar (Spencer Kagan. presentasi hasil kelompok. Kuncinya semua harus dilaksanakan secara aktif. siswa yang berada di lingkran luar berputar keudian berbagi informasi kepada teman (baru) di depannya.

Pemilihan Model Pembelajaran Sebagai Bentuk Implementasi Strategi Pembelajaran Berdasarkan paparan diatas. kebersamaan kepentingan Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 22 . Guru Sebagai Pengarah Dalam Pembelajaran Salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh guru di sekolah adalah memberikan pelayanan kepada para siswa agar mereka menjadi siswa atau anak didik yang selaras dengan tujuan sekolah. Komunikatif. maka model yang tepat dan saat ini dinilai dapat mempresentasikan strategi yang mampu mencapai mencapai tujuan pembelajaran adalah model PAKEM (Pembelajaran Aktif. dan kemampuan mengadministrasikan/melaksanakannya.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts 8. baik sosial. Pembelajaran menuntut peran guru sebarai berikut: a. Melalui bidang pendidikan. yang pertama adalah Pembelajaran Aktif. Efektif dan Menyenangkan). Termasuk alam hal ini kemampuan guru untuk menciptakan suasana bersahabat diantara para siswa sebab paling tidak dalam beberapa masa tertentu mereka akan belajar dan bergaul bersama sebagai suatu kelompok. guru mempengaruhi aspek kehidupan. Karena tugas guru yang penting mengenai hal ini adalah mengembangkan kelompok tersebut dengan semangat kelompok (Group Spirit). Dalam memilih strategi yang tepat untuk Penerapan model PAKEM ini harus memperhatikan komponen dalam PAKEM itu sendiri. Guru memegang berbagai peranan yang mau tidak mau harus dilaksanakannya sebagai guru. Dalam administrasi modern siswa merupakan salah satu komponen dalam pengambilan keputusan dimana tugas guru adalah mengambil inisiatif kegiatan dan mengatur mereka. budaya maupun ekonomi. Yang dimaksud sebagai peran adalah pola tingkah aku tertentu yang merupakan ciri khas semua petugas dari pekerjaan atau jabatan tertentu. Disadari bahwa guru senantiasa dihadapkan pada beberapa permasalahan yang memerlukan inisiatif sekolah mengarahkan.

guru memerlukan kompetensi yang tinggi untuk melaksanakan empat hal berikut : 1) Guru harus merencanakan tujuan dan mengidentifikasi kompetensi yang hendak dicapai. Guru Sebagai Pengatur Sirkulasi Dalam Jalannya Proses Pembelajaran Siswa adalah inti dari proses belajar mengajar. Agar supaya menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan siswa. karena guru harus memberikan kehidupan dan arti terhadap kegiatan belajar. 3) Guru harus memaknai kegiatan belajar. Guru juga banyak megambil andil dalam proses belajar mengajar.Pd dalam bukunya yang berjudul “Menjadi Guru Profesional. dan yang saling penting bahwa peserta didik melaksanakan kegiatan belajar itu tidak hanya secara jasmania. baik secara komunikatif maupun dalam tindakan nyata. 2) Guru harus melihat keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Selain siswa. Sebagai pengatur dalam proses pembelajaran. Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan “bahwa sebagai pembimbing. hal-hal yang harus dilakukan oleh guru untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif adalah sebagai berikut : Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 23 . E. 4) Guru harus melaksanakan penilaian. yaitu belajar ntuk kemajuan kebersamaan kepentingan dan perhatian. M. Hal ini mungkin merupakan tugas yang paling sukar tetapi penting.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts dan perhatian. Guru sangat berperan penting dalam menciptakan kelas yang komunikatif. yaitu belajar untuk kemajuan. tetapi mereka harus terlibat secara psikologis. guru harus adil dalam memberikan perlakuan kepada siswa. faktor penting dalam proses belajar mengajar adalah guru. c. Alokasi waktu untuk melakukan aktivitas dalam proses belajar mengajar juga menentukan teknik dan metode yang akan diterapkan oleh guru. b. Guru Sebagai Pembimbing Dalam Pembelajaran Menurut Dr. Mulyasa.

peristiwa yang teramati langsung maupun dari berbagai media cetak dan elektronik. Untuk memecahkan masalah memang dituntut kemampuan berpikir rasional. Observasi dapat dilakukan melalui pengamatan fenomena alam lingkungan. melalui berbagai kejadian sehari-hari. Oleh karena itu. berpikir sistem. siswa perlu belajar memecahkan masalah. Jika informasi telah diolah menjadi suatu simpulan. kecakapan berpikir tahap berikutnya adalah kecakapan mengolah informasi. berpikir alternatif. Guru Mengembangkan Kecakapan Berpikir Kecakapan berpikir pada dasarnya merupakan kecakapan menggunakan pikiran/rasio kita secara optimal. maka tahap berikutnya orang harus mengambil keputusan berdasarkan simpulansimpulan tersebut. berpikir lateral dan sebagainya. sesuai dengan tingkat berpikirnya. Fakta menunjukkan seringkali orang takut mengambil keputusan karena takut menghadapi risiko yang muncul. termasuk internet. Kecakapan sosial atau kecakapan antar-personal (inter-personal skill) mencakup antara lain kecakapan komunikasi dengan empati (communication skill) dan kecakapan bekerjasama (collaboration Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 24 .Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts a. Oleh karena itu sejak dini. Kecakapan melakukan observasi sangat penting dalam upaya menggali informasi. berpikir kreatif. Kecakapan berpikir mencakup antara lain kecakapan menggali dan menemukan informasi (information searching). Agar informasi yang terkumpul lebih bermakna harus diolah. kecakapan mengolah informasi dan mengambil keputusan secara cerdas (information processing and decision making skills). Hasil olahan itulah yang sebenarnya dibutuhkan oleh manusia. Mengolah informasi artinya memproses informasi tersebut menjadi simpulan. pada hal informasi untuk dasar pengambilan keputusan telah tersedia. serta kecakapan memecahkan masalah secara arif dan kreatif (creative problem solving skill).

melatih. materi pokok. menilai dan mengevaluasi peserta didik) membutuhkan peningkatan professional secara terus menerus. Sehingga tercipta suasana belajar-mengajar yang menyenangkan. siswa memusatkan perhatiannya secara penuh pada belajar sehingga waktu curah perhatiannya (“time on task”) tinggi.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts skill). Jika pembelajaran hanya aktif dan menyenangkan tetapi tidak efektif. tetapi isi pesannya sampai dan disertai dengan kesan baik yang dapat menumbuhkan hubungan harmonis. sikap penuh pengertian dan seni komunikasi dua arah perlu ditekankan karena yang dimaksud berkomunikasi di sini bukan sekedar menyampaikan pesan. Guru masa kini sebagai pendidik profesional (dengan tugas utama mendidik. yaitu dengan menguraikan delapan pengalaman yang diberikan Lesson Study kepada guru sebagai berikut. Lesson Study memungkinkan guru untuk: 1) memikirkan dengan cermat mengenai tujuan dari pembelajaran. yaitu tidak menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung. Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh seorang guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. b. antara lain : a. Lesson Study dapat memberikan sumbangan terhadap pengembangan keprofesionalan guru. membimbing. Guru Mampu Merancang Pembelajaran Dengan Baik. sebab pembelajaran memiliki sejumlah tujuan pembelajaran yang harus dicapai. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 25 . mengajar. tingginya waktu curah perhatian terbukti meningkatkan hasil belajar.Empati. Guru Melakukan Suatu Tindakan Dalam perkembangan dunia pendidikan masa kini. mengarahkan. Keadaan aktif dan menyenangkan tidaklah cukup jika proses pembelajaran tidak efektif. maka pembelajaran tersebut tak ubahnya seperti bermain biasa. Menurut hasil penelitian. dan bidang studi. kepandaian guru tidak hanya dalam menjelaskan pelajaran saja.

lingkup dan urutan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa . Jika pilihan tersebut tepat maka proses pembelajaran akan menyenangkan tapi jika tidak maka bisa berakibat tidak efektifnya kegiatan belajar mengajar. 3) memperdalam pengetahuan mengenai mengenai materi pokok yang diajarkan. 3) Atas dasar Pertimbangan Pengaturan Guru Berdasarkan paparan diatas secara umum beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melaksanakan PAKEM adalah: a. dan 8) melihat hasil pembelajaran sendiri. c. 6) mengkaji secara cermat cara dan proses belajar serta tingkah laku siswa. 2) Atas dasar pertimbangan pihak pengolah pesan. 5) merancang pembelajaran secara kolaboratif. yang meliputi sifat. Berbagai jenis strategi Belajar Mengajar dapat dikelompokkan berdasarkan berbagai pertimbangan yaitu antara lain : 1) Atas dasar pertimbangan proses pengolahan pesan. 4) memikirkan secara mendalam tujuan jangka panjang yang akan dicapai berkaitan dengan siswa. Guru Mampu Memilih Dan Mengembangkan Strategi Yang Dapat Melibatkan Peserta Didik Secara Optimal Strategi belajar-mengajar adalah cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam lingkungan pengajaran tertentu. Memahami sifat yang dimiliki anak Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 26 . Guru Mampu Memilih Materi Yang Tepat Yang dimaksud disini adalah penyesuaian materi dengan strategi yang akan digunakan. b. 7) mengembangkan pengetahuan pedagogis yang kuat/penuh daya.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts 2) mengkaji dan mengembangkan pembelajaran terbaik yang dapat dikembangkan.

9. Hal itu tergantung pada kemampuan guru. Dalam menerapkan model PAKEM pada tiap komptensi dipilih model yang disesuaikan dengan kebutuhan indikator pembelajaran. Pada dasarnya metode-metode tersebut bisa saja digunakan dalam model PAKEM. Penentuan Model dan Strategi Pembelajaran PKn Pengembangan materi esensial memuat beberapa Standard Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD). Kita mengenal bermacam-macam strategi pembelajaran.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts b. team teaching. tidak langsung. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis. diskusi. Penerapan model itu dilakukan dengan berbagai metode yang sesuai pula. dan interaktif. Memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar g. dan kemampuan memecahkan masalah e. kreatif. penugasan. Mengenal anak secara perorangan c. pemecahan masalah. kreatif. bermain peran (role player) dan lain-lain. Setiap kompteensi dasar memiliki beberapa indikator sendiri-sendiri. Diantaranya strategi ceramah. Memanfaatkan prilaku anak dalam mengorganisasikan kelas d. demonstrasi. efektif dan menyenangkan dengan metode-metode tersebut. Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik f. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 27 . pemetaannya dapat Saudara lihat pada tabel di bawah ini. Memberikan umpan balik yang baik untuk meningkatkan kegiatan belajar h. Apakah ia bisa menghadirkan kegiatan pembelajaran yang aktif. Membedakan antara aktif fisik dan aktif mental Adapun metode pembelajaran yang dapat digunakan dalam menerapkan model pembelajaran PAKEM bermacam-macam. Model pembelejaran yang dipakai adalah pembelajaran langsung. pemberian tugas.

2 Menunjukkan sikap Demokrasidalam kehidupan bermasyarakat. berbangsa dan bernegara positif terhadap pelaksanaan demokrasi dalam bnerbagai kehidupan • Menjelaskan dan memberikan contoh yang baik dalam budaya demokrasi • Menjelaskan bagaimana dapat menunjukkan sikap demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat Pembelajaran dengan strategi kontekstual 3 Partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di Memahami pelaksanaan otonomi daerah • Menjelaskan bagaimana cara penilaian secara positif dalam kedaulatan rakyat Pembelajaran model kontekstual Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 28 .1 Menunjukkan sikap positif terhadap pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indikator • Menyetujui Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara • Mendukung peraturan-peraturan yang berasaskan pancasila • Mempertahankan argumentasi Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Strategi/metode Pembelajaran metode strategi masalah 2 1.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts Pemetaan Strategi dan Metode Pembelajaran Materi Esensial Penerapan dan Pengembangannya No 1 Standar Kompetensi (SK) Menampilkan prilaku yang sesuai dengan nilainilai Pancasila Kompetensi Dasar (KD) 1.

1.2. Memberika pemahama tentang kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan di • Memberikan rumusan tentang pengertian Hak Asasi Manusia dan kedaulatan rakyat • Menjelaskan sistem pemerintahan Indonesia Berbasis masalah Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 29 .Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts daerah • Menjelaskan bagaimana cara memberikan nilai positif terhadap pemerintah 4 Memahami hidup yang berpegang teguh terhadap nilai-nilai pancasila 2. Menjelaskan pancasila sebagai dasar nnegara dan ideologi negara • Menjelaskan pentingnya ideologi dalam sebuah negara • Menjelaskan makna pancasila sebagai dasar negara • Menjelaskan pancasila sebagai ideologi negara • Menjelaskan latar belakang pancasila sebagai dasar negara secara kronologis • Menjelaskan latar belakang pancasila sebagai ideologi negara Pembelajaran dengan strategi ekspositori 5 Hak Asasi Manusia dan Kedaulatan Rakyat 2.

1.3. Menunjukkan sikap positif terhadap kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan Indonesia 3 Memahami pelaksanaan otohoni daerah 3.2. 3. • Menjelaskan prinsip-prinsip penyelenggaraan otonomi daerah. • Menjeklaskan sifat-sifat pokok kedaulatan Pembelajaran dengan Strategi Pembelajaran langsung • Menunjukkan sikap positif terhadap kedaulatan rakyat • Menunjukkan sikap positif terhadap pemerintahan Indonesia Pembelajaran Kontekstual Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 30 . • Menunjukkan dasar hukum penyelenggaraan otonomi daerah. Mendeskripsikan pengertian otonomi daerah • Menjelaskan pengertian otonomi daerah. • Mengidentifikasi hal yang menjadi urusan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menjelaskan pentingnya partisipasi masyarkat • Menguraikan partisipasi masyarakat dalam otonomi daerah. • Menjelaskan tujuan otonomi daerah • Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi otonomi daerah.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts Indonesia 2.

Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts dalam perumusan kebijakan publik di daerah 5 Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilaiilai Pancasila Menguraikan nilai-nilai • Menyebutkan macam-macam teori kedaulatan • Mendeskripsikan lembaga kedaulatan • Menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pada Pancasil • Menjelaskan kedudukan nilai Pancasila bagi masyarakat Indonesia sebagai satu kesatuan yang utuh • Menjelaskan kedudukan Pancasila terhadap Ideologi Asing secara langsung Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi Negara Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 31 .

pemecahan masalah dan Role Playing. efektif dan menyenangkan dengan strategi ekspositori.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts D. saudara harus bisa memilih model dan strategi yang tepat agar proses pembelajaran berjalan efektif sesuai harapan. menanamkan sikap kepada siswa agar “mencintai” materi yang Saudara ajarkan. melalaui pendekatan. terampil. kreatif. dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas. pemberian tugas dan resitasi. Berdasarkan karekteristik materi PKn tentang Pancasila maka model yang dipilih pada modul ini adalah model PAKEM atau pembelajaran aktif. PKn menekankan tiga ranah pendidikan yaitu kognitif. Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 32 . Rangkuman Strategi pembelajaran adalah suatu cara dalam melakukan kegiatan pembelajaran yang bertujuan agar kompetensi dasar dan indikator pembelajarannya dapat tercapai. Mengingat banyak sekali model pembelajaran yang ada. metode dan teknik dalam kerangka suatu model pembelajaran. Untuk merancang bangun sebuah strategi pembelajaran maka Saudara perlu mempersiapkan hal sebagai berikut: menguasai materi yang harus Saudara ajarkan. Ditinjau dari aspek kompetensi yang ingin dicapai. memberikan apa yang Saudara punyai kepada para siswa dengan sepenuh hati. afektif dan psikomotorik.

. langkah pembelajaran d.. strategi pembelajaran b..Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts E. pendekatan pembelajaran c. Agar diperoleh langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang efektif. tujuan pembelajaran b. Apa yang disebut dengan model pembelajaran langsung ? 5. teknik Pembelajaran 2. a. Tes Mandiri Pilihlah jawaban yang paling tepat dari pertanyaan-pertanyaan dibawah ini 1. strategi pembelajaran seharusnya dikaitkan dengan ….. metode pembelajaran d. rasional dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan adalah bagian dari . Jalan atau arah yang ditempuh oleh guru dalam mencapai tujuan pembelajaran disebut juga . Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 33 . pendekatan pembelajaran c. Sebutkan beberapa pengertian model pembelajaran ? 2. Sebutkan tujuan pembelajaran maetri PKN ! 4.. a. a. Pada pelajaran PKn pada MTs. langkah pembelajaran d. Berpikir kritis. Apa yang disebut dengan model pembelajaran secara Kontekstual ? F. Latihan/Tugas Pelajarilah dan jawablah pertanyaan di bawah ini 1. tehnik pembelajaran 3. Penerapan secara khusus suatu metode pembelajaran yang telah disesuaikan dengan kemampuan dan kebiasaan guru disebut …. tehnik pembelajaran 4. Apa yang disebut dengan strategi pembelajaran berbasis PAKEM ? 3. pendekatan Pembelajaran c.. strategi pembelajaran b.

.. model pembelajaran CBSA Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Kemenag 34 . Model pembelajaran yang bahannya ditentukan oleh guru dan anak didik disebut dengan . strategi pembelajaran c. tujuan pelajaran kewarganegaraan 5. pendekatan pembelajaran d. model pembelajaran modul c.. model pembelajaran unit b. a.Penerapan Dan Pengembangan Strategi Pembelajaran Materi Esensial Mata Pelajaran Pkn Mts a. model pembelajaran tuntas d. materi kewarganegaraan b.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->