Jadilah Sahabat Bumi!

Apakah kita pernah tersadar dimanakah kita sekarang ini? Kita sebagai manusia hidup di Bumi mulai dari lahir, kecil, beranjak dewasa, sampai kita meninggal. Kita sangat berhutang budi pada Bumi, planet tempat tinggal kita yang tercinta ini. Tetapi, berapa banyak kita telah mengotori Bumi, merusak Bumi, dan membuat Bumi ini menjadi tidak indah lagi? Kadang-kadang kita tidak sadar bahwa perbuatan kita sangat merusak Bumi dan terkesan tidak berterima kasih pada Bumi yang telah berjasa banyak pada Bumi. Oleh karena itu, kita harus mulai mengubah hidup kita agar perbuatan kita ini tidak lagi merusak Bumi. Tentunya kita adalah manusia yang tidak dapat melakukan semua hal. Jadi, kita cukup melakukan perbuatan yang dapat kita lakukan dan tidak perlu memaksakan diri. Jika kita hanya dapat berbuat hal-hal yang sederhana, ya kita lakukan hal sederhana tersebut. Jangan hanya karena hal sederhana yang bis kita lakukan, kita malu untuk melakukannya sehingga kita tidak melakukan apa-apa. Tetapi juga kita harus mengembangkan diri supaya bisa melakukan hal yang lebih besar lagi. Yang terpenting adalah niat dan keikhlasan. Hal-hal kecil yang dapat kita lakukan misalnya adalah membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghematan listrik, menghemat Bahan Bakar Minyak dan masih banyak lagi.Mungkin kita sudah bosan dengan kata-kata "Buanglah Sampah Pada Tempatnya". Kita mendengar kata-kata itu sejak kita kecil sampai dewasa. Tetapi apakah kita sudah melakukan hal yang kita anggap sederhana tersebut? Mungkin ya, mungkin tidak. Kadang-kadang untuk sampah yang besar kita ingat, tetapi jika sampahnya kecil seperti sobekan kertas, plastik, atau bungkus snack, kita membuangnya begirtu saja. Jika kita ada di kelas, maka kita taruh sampah tersebut dikolong meja. jika ada diangkot maka ditaruh dibawah tempat duduk.

Jika hal kecil itu dilakukan oleh banyak orang. Jika semua orang berfikir itu. Jangan menunggu orang lain untuik berbuat hal kebaikan. Bumi ini kembali indah. menghemat BBM. maka hal kecil itu akan menjadi hal yang besar. Oleh karena itu. Semoga jika kita telah melakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan. segar dan udaranya nyaman sehingga ita semakin senang hidup di Bumi ini. Begitu juga dengan penggunaan listrik dan air. Itu adalah pemikiran yang salah. Yang paling berpengaruh adalah kesadaran. tetap saja tidak akan berguna. Itu menandakan bahwa yang terpenting adalah kesadaran diri. atau membuang sampah pada tempatnya. Lakukan mulai dari diri sendiri lalu tularkanlah pada orang-orang disekitar anda. Itu yang paling penting. Jika seribu orang membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan. menghemat air. Jadilha sahabat Bumi dan cintailah Bumi ini. maka tidak akan ada yang berhemat bukan? Kita harus menanamkan pikiran segala sesuatu hal yang baik itu harus dimulai dari diri kita sendiri. Jadi. lakukanlah suatu hal yang kecil karena sesuatu yang besar itu tidak ada sebelum ada hal yang kecil. tetapi juga oleh orang dewasa. janganlah pernah meremehkan hal-hal kecil seperti menghemat listrik. maka daerah tersebut akan menjadi bersih. maka untuk menjaga lingkungan kita ini. Kita selalu menganggap bahwa lebih banyak orang yang menngunakan air lebih banyak dari diri kita sendiri sehingga kita berpikir kalaupun kita menghemat. Usia tidak berpengaruh pada sikap seseorang. lingkungan Bumi kita yang tercinta ini. maka tentunya daerah itu akan sangat kotor sekali. sejuk. Tetapi jika seribu orang membuang sampah sembarangan. JADILAH SAHABAT BUMI! Tips Mengurangi Global Warming .Hal itu tidak hanya dilakukan oleh anak-anak.

Daur ulang aluminium. tetapi periksa juga asalnya. untuk menghasilkan 1 kg daging. 3. 6. dan kertas. plastik. Kurangi konsumsi daging. sumber daya yang dihabiskan setara dengan 15 kg gandum. pesawat. 5. bervegetarian adalah yang terbaik! Berdasarkan penelitian. Dan yang pasti banyak manfaat kesehatan dan spiritual dari bervegetarian. Selain itu konsumsi fast food juga buruk untuk kesehatan Anda. Tips-tips untuk mengurangi global warming ini sudah dibagi menjadi beberapa kategori yang dapat memudahkan anda mengingat dalam melaksanakannya. . Yang pada akhirnya akan menghemat uang Anda juga. juga menghemat sumber daya untuk kemasan. kemungkinan emisi karbon yang dihasilkan akan lebih besar daripada manfaatnya. Makanan organik lebih ramah lingkungan. Hindari fast food. Ubahlah beberapa rutinitas yang dapat menurunkan "jejak karbon" Anda. Energi untuk membuat satu kaleng alumunium setara dengan energi untuk menyalakan TV selama 3 jam. Jika terlalu banyak. Bidang Makanan dan Minuman 1. Bayangkan bagaimana kita bisa menyelamatkan bumi dari kekurangan pangan jika kita bervegetarian. maka panas tersebut tidak akan hilang. Belum ditambah lagi dengan bahaya gas-gas rumah kaca tambahan yang dihasilkan oleh aktiitas peternakan lainnya seperti metana yang notabene 3 kali lebih berbahaya dari CO2 dan gas NO yang 300 kali lebih berbahaya dari CO2. Jika diimpor dari daerah lain. Matikan oven Anda beberapa menit sebelum waktunya. Beli dalam kemasan besar. ajaklah teman atau saudara Anda untuk berbagi saat membelinya. Jika tetap dibiarkan tertutup. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menggunakannya berulang-ulang. hasil pertanian lokal sangat murah dan juga sangat menghemat energi. Fast food merupakan penghasil sampah terbesar di dunia. Peternakan juga penyumbang 18% "jejak karbon" dunia. Tetapi yang terpenting adalah kita memberikan anak cucu kita tempat yang lebih baik untuk ditinggali. Akan jauh lebih murah. Anda akan menjadi lebih sehat dan pengasih. dll). Berikut ini adalah tips-tips yang sederhana tetapi sangat bermanfaat jika kita melakukannya secara rutin.Sebenarnya kita tidak memerlukan perubahan yang radikal untuk membantu Bumi ini menjadi lebih bersahabat. Menghindari makanan yang sudah diolah atau dikemas akan menurunkan energi yang terbuang akibat proses dan transportasi yang berulang-ulang. Makanan segar juga lebih sehat bagi tubuh kita. motor. Makan dan masaklah dari bahan yang masih segar. 7. terutama jika kita menghitung energi dan biaya transportasinya. 4. Beli produk lokal. 2. yang mana lebih besar dari sektor transportasi (mobil.

Dan cegah kebocoran dari ruangan ber-AC Anda. Jika pengisian ulang baterai Anda sudah penuh. 3.Tanam pohon setiap ada kesempatan. Gunakan lampu hemat energi. 11. (Bahkan saat ini sudah ada penerang jalan dengan tenaga surya). Misalnya jam kantor Anda adalah pukul 8. 7. Meskipun lebih mahal. dan lain-lain. Baik di lingkungan ataupun dengan berpartisipasi dalam program penanaman pohon. Gunakan timer untuk menghindari lupa mematikan AC. atau plastik food grade yang bisa kita cuci dan dipakai ulang. Bisa dengan menyumbang bibit. dalam jangka panjang hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda. keramik. 10. Meskipun lebih mahal. Bawalah sendiri tas belanja Anda. sikat gigi elektrik. dengan demikian Anda mengurangi jumlah tas plastik/kresek yang diperlukan.Berbelanjalah di lingkungan sekitar Anda. Akan sangat menghemat biaya transportasi dan BBM Anda. dana. segera cabut! Telepon genggam. Gunakan AC pada tingkatan sampai kita merasa cukup nyaman saja. pencukur elektrik. Gunakan pemanas air tenaga surya. Maksimalkan pencahayaan dari alam. kamera. Gunakan gelas yang bisa dicuci. 8. Belakangan ini beberapa pusat perbelanjaan besar di Indonesia sudah mulai mengedukasi pelanggannya untuk menggunakan sistem seperti ini. Beralihlah ke cara lama kita. 9. Jangan biarkan ada celah yang terbuka jika Anda sedang menggunakan AC Anda karena hal tersebut akan membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan Anda. Pada akhirnya hal ini akan menghemat tagihan listrik Anda. Atau cabut kabel dari sumber listriknya. maksimalkan pencahayaan melalui jendela. Gunakan warna terang di tembok.00 sampai 17. Gunakan colokan lampu yang ada tombol on-off-nya. Jika Anda terbiasa dengan cara modern yang selalu menyajikan minum bagi tamu dengan air atau kopi dalam kemasan. 5.8. Gunakanlah timer sesuai dengan kebiasaan Anda. ini akan menghemat banyak tagihan Anda. 2. Set timer AC Anda sesuai dengan jam kantor tersebut. Selain menghemat energi dan air bersih. Tergantung kesempatan dan kemampuan Anda masing-masing. Bawa tas yang bisa dipakai ulang. dan lain-lain. Hindari posisi stand by pada elektronik Anda! Jika semua peralatan rumah tangga kita matikan (bukan dalam posisi stan by) maka kita akan mengurangi emisi CO2 yang luar biasa dari penghematan energi listrik. Di Rumah 1. 6. Dengan menggunakan gelas kaca. 4.00. Matikan lampu tidak terpakai dan jangan tinggalkan air menetes. Hindari penggunaan suhu maksimal. Turunkan suhu AC Anda. rata-rata mereka lebih kuat 8 kali dan lebih hemat hingga 80 % dari lampu pijar biasa. Jika sudah penuh segera cabut. Dengan begitu tidak ada lagi insiden lupa mematikan AC hingga keesokan harinya. . gunakan genteng kaca di plafon. Jadi sambutlah itikad baik mereka untuk menyelamatkan lingkungan.

mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen Anda. Jika daerah Anda bukan penghasil bunga hias. Jika Anda memiliki keluarga kecil. 10. hal ini akan menghemat air. Cara Mencegah Pemcemaran Oleh Racun Hama . 12. lakukanlah demi masa depan anak cucu kita. 15. tidaklah perlu setiap hari mencuci.9. berikan kepada orang lain.Gunakan air dingin untuk mencuci dan cucilah dalam jumlah banyak. Untuk setiap menit Anda membuka pintu lemari es. Ukuran potongan yang lebih kecil akan menggunakan energi lebih sedikit untuk memasaknya. Tetapi bila Anda mampu. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin cuci Anda terpenuhi. Akan diperlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan. jangan menggunakan aerosol.Gunakan ulang perabotan rumah Anda. Kurangi waktu dalam membuka lemari es Anda.Potong makanan dalam ukuran yang lebih kecil. Jika Anda sudah bosan dengan perabotan Anda. 13. Aerosol juga penyumbang besar dalam pencemaran udara kita. 11. Pilihan spray dengan kemasan botol kaca akan lebih baik. Atau bawa ke pengerajin untuk dimodifikasi sesuai keinginan Anda.Gunakan deterjen dan pembersih ramah lingkungan.Jika menggunakan deodorant atau produk-produk semprot lainnya.Donasikan mainan yang sudah tidak pantas untuk umur anak Anda. maka bisa dipastikan bunga itu dikirim dari tempat lain. Anda bisa melakukan obral di garasi rumah. Hal ini akan mengurangi produksi mainan-mainan yang hanya akan terus menghabiskan sumber daya bumi kita. Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal. 14. 16.Jangan membeli bunga potong. Hal ini akan menghasilkan "jejak karbon" yang besar.

tempatbekas racun harus dibakar jangan menimpan racun di botol atau tempat-tempat yang bisa dipakai untuk tempat makanan 2. maka pencegahan merupakan hal yang peting untuk menghidarkan terjadinya pencemaran oleh racun ini.Racun hama boleh dikatakan tidak ada antidotumnya. kacamata. Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan racun ini adalah: 1. memakai pakaian pelindung lainnya seperti sarung tangan. selama bekerja dengan racun 3. Penyimpanan racun • • • • Racun hendaknya disimpan dalam wadah-wadah yang diberi tanda dan tertutup serta dalam lemari yang terkunci jagnan meletakkan racun dekta makanan. Cara pencegahan lainnya • • • • • menyemprot searah dengan arah angin waktu kerja jangan lebih dari 4-5 jam mandi. bersihkan diri setelah menyemprot hama alat penyemprot harus memenuhi syart untuk keselamatan kerja pemeriksaan kesehatan secara berkala oleh para petugas kesehatan Hubungan Lingkungan dengan Pembangunan . Pemakaian alat pelindung • • memakai masker waktu menyemprot.

Dalam penggunaan sumebr alam tadi. pencemaran kimiawi. Juga sekedar menggambarkan masalah lingkungan yang konkret yang harus dijawab. sedapat mungkin tidak memberatkan kepentingan umum masyarakat sebagai konsumen hasil pembangunan tersebut. Setelah ditemukan jawaban yang pasti atas pertanyaan-pertanyaan tadi. Itulah sebabnya dala setiap usaha pembangunan. gangguan fisik dan gangguan sosial budaya. Dalam pembangunan. Sebab pada umumnya. antara lain adalah kualitas dan kuantitas sumber kekayaan alam yang diketahui dan diperlukan.Peningkatan usaha pembangungn. maka akan terjadi pula peningkatan penggunaan sumber daya untk menyokong pembangunan dan timbulnya permasalahan-permasalahan dalam lingkungan hidup manusia. dengan keuntungan yang diperkirakan akan diperoleh dari suatu proyek pembangunan. maka disusun pedoman-pedoman kerja . ongkos-ongkos sosial untuk menjaga kelestarian lingkungan perlu diperhitungkan. baik akibat langsung maupun akibat sampingan seperti pengurangan sumber kekayaan alam secara kuantitatif & kualitatif. Hal – hal tersebut di atas hanya merupakan sebagian dari daftar persoalan. Harus dicari jalan keluar yang saling menguntungkan dalam hubungan timbal balik antara proses pembangunan. hendaknya keseimbangan ekosistem proyek pembangunan. pencemaran biologis. Bagaiaman cara pengelolaannya apakah secara traditional atau memakai teknologi modern. yang kadang-kadang bisa membahayakan kehidupan umat. proses pembangunan mempunyai akibatakibat yang lebih luas terhadap lingkungan hidup manusia. Kerugian-kerugian dan perubahan-perbahan terhadap lingkungan perlu diperhitungkan. dan masala pengotoran atau perusakan lingkunga hidup manusia. keseimbangan ini bisa terganggu. beberapa hal yang dapat dipertimbangkan dalam mengambil keputusan-keputusan demikian. termasuk pembiayaannya dan pengaruh proyek pada lingkungan terhadap memburuknya lingkungan serta kemungkinan menghentikan perusakan lingkungan dan menghitung biaya-biaya serta alternatif lainnya. atau pertanyaan yang harus dipertimbangkan bertalian dengan setiap proyek pembangunan. akibat-akibat dari pengambilan sumber kekayaan alam termasuk kekayaan hayati dan habisnya deposito kekayaan alam tersebut. sumber alam merupakan kompnen yan gpenting karena sumber alam ini memberikan kebutuhan asasi bagi kehidupan. penggalian sumber daya.

yang jelas bagi pelbagai kegiatan pebangunan.setyawati@eudoramail. KOMPOSIT SERBUK KAYU PLASTIK DAUR ULANG : TEKNOLOGI ALTERNATIF PEMANFAATAN LIMBAH KAYU DAN PLASTIK Oleh: Dina Setyawati Email: d.com . baik berupa industri atau bidang lain yan gmemperhatikan faktor perlindungan lingkungan hidup manusia.

PENDAHULUAN Karena sifat dan karakteristiknya yang unik. disamping meningkatkan penggunaan bahan berlignoselulosa non kayu. Keadaan ini diperparah oleh adanya komversi hutan alam menjadi lahan pertanian. POTENSI DAN PEMANFAATAN LIMBAH SERBUK KAYU Kebutuhan manusia akan kayu sebagai bahan bangunan baik untuk keperluan konstruksi. dan limbah plastik sebagai produk komposit serbuk kayu-plastik daur ulang. Kebutuhan kayu yang terus meningkat dan potensi hutan yang terus berkurang menuntut penggunaan kayu secara efisien dan bijaksana. antara lain melalui konsep the whole tree utilization. maupun furniture terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Teknologi ini berkembang pada awal 1990-an di Jepang dan Amerika Serikat. khususnya serbuk kayu. kayu merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk keperluan konstruksi. praktek pemanenan yang tidak efisen dan pengembangan infrastruktur yang diikuti oleh perambahan hutan. telah menghasilkan produk komposit yang merupakan gabungan antara serbuk kayu dengan plastik daur ulang. dengan demikian terjadi defisit sebesar 45 juta m3 (Priyono. dan pengembangan produk-produk inovatif sebagai bahan bangunan pengganti kayu. Purwanto dkk. Di lain pihak. padahal bahan baku limbah potensinya sangat besar. kebakaran hutan. Dengan teknologi ini dimungkinkan pemanfaatan serbuk kayu dan plastik daur ulang secara maksimal. seiring dengan perkembangan teknologi. peningkatan limbah plastikpun tidak terelakkan. antara lain dengan memanfaatkan limbah berupa serbuk kayu menjadi produk yang bermanfaat.2 % per tahun sedangkan produksi kayu bulat diperkirakan hanya sebesar 25 juta m3 per tahun. (1994) menyatakan komposisi limbah pada kegiatan pemanenan dan industri . Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya daya dukung hutan sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan kayu. Limbah plastik merupakan bahan yang tidak dapat terdekomposisi oleh mikroorganisme pengurai (non biodegradable). khususnya di bidang papan komposit. Perkembangan teknologi. perladangan berpindah. Tulisan ini akan memaparkan secara singkat mengenai potensi dan pemanfaatan limbah kayu. sehingga penumpukkannya di alam dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lingkungan. dekorasi. sampai saat ini kegiatan pemanenan dan pengolahan kayu di Indonesia masih menghasilkan limbah dalam jumlah besar. dengan demikian akan menekan jumlah limbah yang dihasilkan. Di Indonesia penelitian tentang produk ini sangat terbatas. Kebutuhan kayu untuk industri perkayuan di Indonesia diperkirakan sebesar 70 juta m3 per tahun dengan kenaikan rata-rata sebesar 14. kebutuhan akan plastik terus meningkat Sebagai konsekuensinya.2001). Patut disayangkan. Kondisi ini menuntut penggunaan kayu secara efisien dan bijaksana.

8% dari jumlah bahan baku yang digubakan 3. sedangkan jenis thermoset bila telah mengeras tidak dapat dilunakkan kembali. mencapai 66. Plastik yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah dalam bentuk thermoplastic.06 juta m3. 2000).6%. dan kimia.3%. limbah ini belum dimanfaatkan secara optimal.6&. limbah umumnya berbentuk kayu bulat. Pada industri penggergajian limbah kayu meliputi serbuk gergaji 10. 2002). DARI LIMBAH PLASTIK KE PLASTIK DAUR ULANG Nama plastik mewakili ribuan bahan yang berbeda sifat fisis. serbuk gergaji 0.0% dari jumlah bahan baku yang digunakan. sampah vinir kering 12. atau dibakar begitu saja tanpa penggunaan yang berarti. Limbah pada industri kayu lapis meliputi limbah potongan 5. Limbah kayu berupa potongan log maupun sebetan telah dimanfaatkan sebagai inti papan blok dan bahan baku papan partikel. Thermoplastic dapat dibentuk kembali dengan mudah dan diproses menjadi bentuk lain. mekanis. Secara garis besar plastik dapat digolongkan menjadi dua golongan besar. Namun untuk industri penggergajian kayu skala industri kecil yang jumlahnya mencapai ribuan unit dan tersebar di pedesaan. limbah kayu gergajian yang dihasilkan dibuang ke tepi sungai tersebut sehingga terjadi proses pendangkalan dan pengecilan ruas sungai (Pari.6% sisa kupasan 11. Untuk industri besar dan terpadu. Dengan asumsi limbah yang dihasilkan mencapai 61% maka diperkirakan limbah kayu yang dihasilkan mencapai lebih dari 5 juta m3 (BPS. Dalam rangka efisiensi penggunaan kayu perlu diupayakan pemanfaatan serbuk kayu menjadi produk yang lebih bermanfaat.1999). Sebagai contoh adalah pada industri penggergajian di Jambi yang berjumlah 150 buah yang kesemuanya terletak ditepi sungai Batanghari.61 juta m3 sedangkan kayu gergajian mencapai 2. sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan (Febrianto.pengolahan kayu adalah sebagai berikut : 1.7%. Pada pemanenan kayu. Adapun limbah berupa serbuk kergaji pemanfaatannya masih belum optimal.16% 2.0% dan potongan tepi kayu lapis 6. Data Departemen Kehutanan dan Perkebunan tahun 1999/2000 menunjukkan bahwa produksi kayu lapis Indonesia mencapai 4. yakni plastik yang bersifat thermoplastic dan yang bersifat thermoset. Total limbah kayu lapis ini sebesar 61. Sebetan 25. dengan total limbah sebesar 50.8%.3%. limbah serbuk kayu gergajian sudah dimanfaatkan menjadi bentuk briket arang dan arang aktif yang dijual secara komersial. sampah vinir basah 24. .9% dan potongan 14. Pada industri pengolahan kayu sebagian limbah serbuk kayu biasanya digunakan sebagai bahan bakar tungku.

serta diupayakan tidak teroksidasi. dan penghilangan zat-zat seperti besi dan sebagainya (Sasse et al.122. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Jumlah tersebut akan terus bertambah. antara lain tidak dapat membusuk. pemotongan.1995). disebabkan sifat-sifat yang dimiliki plastik. serbuk. pecahan). 2001). peningkatan limbah plastikpun tidak terelakkan. antara lain limbah harus dalam bentuk tertentu sesuai kebutuhan (biji. Menurut Hartono (1998) komposisi sampah atau limbah plastik yang dibuang oleh setiap rumah tangga adalah 9. sehingga dalam kurun waktu tersebut terjadi peningkatan sebesar 34. 1986). 2001). terutama dalam bentuk kemasan adalah sering digunakan untuk pemalsuan produk seperti yang seringkali terjadi di kota-kota besar (Syafitrie. sebelum digunakan limbah plastik diproses melalui tahapan sederhana. Pemanfaatan plastik daur ulang dalam pembuatan kembali barang-barang plastik telah berkembang pesat. Di Jabotabek rata-rata setiap pabrik menghasilkan satu ton limbah plastik setiap minggunya. Sebagai konsekuensinya. Terdapat hal yang menguntungkan dalam pemanfaatan limbah plastik di Indonesia dibandingkan negara maju. Hal ini dimungkinkan karena pemisahan secara manual yang dianggap tidak mungkin dilakukan di negara maju.Seiring dengan perkembangan teknologi. Pemanfaatan limbah plastik dengan cara daur ulang umumnya dilakukan oleh industri. dan pada akhirnya akhirnya menjadi masalah bagi lingkungan..523. maupun tidak dapat berkarat. Sisi jelek pemakaian kembali. kebutuhan akan plastik terus meningkat.3% dari total sampah rumah tangga. Kondisi ini memungkinkan berkembangnya industri daur ulang plastik di Indonesia (Syafitrie. Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor.15%. Hampir seluruh jenis limbah plastik (80%) dapat diproses kembali menjadi barang semula walaupun harus dilakukan . tidak terurai secara alami. pencucian. yaitu pemisahan.6 ton. Secara umum terdapat empat persyaratan agar suatu limbah plastik dapat diproses oleh suatu industri. Data BPS tahun 1999 menunjukkan bahwa volume perdagangan plastik impor Indonesia. tidak terkontaminasi. Untuk mengatasi masalah tersebut. Di Indonesia. dapat dilakukan di Indonesia yang mempunyai tenaga kerja melimpah sehingga pemisahan tidak perlu dilakukan dengan peralatan canggih yang memerlukan biaya tinggi. pellet. tidak dapat menyerap air.7 ton sedangkan pada tahun 1999 sebesar 182. pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya. (YBP. terutama polipropilena (PP) pada tahun 1995 sebesar 136. limbah harus homogen. misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember.

kereta api. sehingga memperpendek umur pemakaian. seperti kayu sebagai filler dalam industri plastik mulai mendapat perhatian. juga dapat mengurangi pembebanan lingkungan terhadap limbah plastik disamping menghasilkan produk inovatif sebagai bahan bangunan pengganti kayu. tetapi berat produk yang dihasilkan juga meningkat sehingga biaya pengangkutan menjadi lebih tinggi. kalsium karbonat dan talc bersifat abrasif terhadap peralatan yang digunakan. Penambahan filler ke dalam matriks bertujuan mengurangi densitas. Penambahan fiberglass dapat meningkatkan kekuatan produk tetapi harganya sangat mahal. dan mengurangi biaya per unit volume. Penambahan kalsium karbonat. 1999). lebih bersifat biodegradable (dibanding plastik). dapat diaplikasikan untuk berbagai keperluan. Selain itu. 2001). dengan adanya matrik polimer didalamnya maka kekuatan dan sifat fisiknya juga akan meningkat (Febrianto. maupun komponen bangunan (jendela. Beberapa contoh penggunaan produk ini antara lain sebagai komponen interior kendaraan (mobil. 1999: Youngquist. pintu. High Density Polyethylene (HDPE). mika. fleksibel dalam proses pembuatannya. selain dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan kayu. serta bersifat dapat didaur ulang (recycleable). lantai dan jembatan) (Febrianto. pesawat terbang). dinding. Dari segi kayu. mika dan talc dapat meningkatkan kekuatan plastik. komposit serbuk kayu plastik adalah komposit yang terbuat dari plastik sebagai matriks dan serbuk kayu sebagai pengisi (filler). Bahan-bahan inorganik seperti kalsium karbonat. bahan bakunya melimpah. Serbuk kayu sebagai Filler Filler ditambahkan ke dalam matriks dengan tujuan meningkatkan sifat-sifat mekanis plastik melalui penyebaran tekanan yang efektif di antara serat dan matriks (Han. memiliki sifat-sifat yang lebih baik dibandingkan bahan baku asalnya. 1995).pencampuran dengan bahan baku baru dan additive untuk meningkatkan kualitas (Syafitrie. yang mempunyai sifat gabungan keduanya. dan asoi. Menurut Hartono (1998) empat jenis limbah plastik yang populer dan laku di pasaran yaitu polietilena (PE). 1990). perabot rumah tangga. kerapatannya rendah. dan fiberglass merupakan bahan yang paling banyak digunakan sebagai filler dalam industri plastik. talc. Pembuatan komposit dengan menggunakan matriks dari plastik yang telah didaur ulang. Mengacu pada pengertian di atas. polipropilena (PP). PEMANFAATAN LIMBAH KAYU DAN PLASTIK SEBAGAI KOMPOSIT SERBUK KAYU PLASTIK DAUR ULANG Komposit kayu merupakan istilah untuk menggambarkan setiap produk yang terbuat dari lembaran atau potongan–potongan kecil kayu yang direkat bersamasama (Maloney. Di Indonesia . meningkatkan kekakuan. Keunggulan produk ini antara lain : biaya produksi lebih murah. Karena itu penggunaan bahan organik.1996). Selain itu penambahan filler akan mengurangi biaya disamping memperbaiki beberapa sifat produknya.

dan sejumlah kecil bahan-bahan anorganik dan ekstraktif. 1986). kaku.potensi kayu sebagai filler sangat besar. Sifat-sifat tersebut menyebabkan kayu kurang sesuai bila digabungkan dengan plastik. Pemanfaatan plastik daur ulang sebagai bahan konstruksi masih sangat jarang ditemui. berat jenisnya jauh lebih rendah. Plastik Daur Ulang Sebagai Matriks Di Indonesia. serta dapat terdegradasi secara biologis. Penelitian mengenai pemanfaatan plastik polipropilena daur ulang sebagai substitusi perekat termoset dalam pembuatan papan partikel telah dilakukan oleh Febrianto dkk (2001). tetapi dibatasi oleh rendahnya temperatur permulaan dan pemanasan dekomposisi kayu (lebih kurang 200°C). Di Swedia plastik daur ulang dimanfaatkan sebagai bata plastik untuk pembuatan bangunan bertingkat. Penelitian plastik daur ulang sebagai matriks komposit kayu plastik dilakukan Setyawati (2003) dan Sulaeman (2003) dengan menggunakan plastik polipropilena daur ulang. Dalam pembuatan komposit kayu plastik daur ulang. Pemanfaatan plastik daur ulang dalam bidang komposit kayu di Indonesia masih terbatas pada tahap penelitian. Karenanya kayu bersifat hidrofilik. terutama limbah serbuk kayu yang pemanfaatannya masih belum optimal. plastik daur ulang sebagian besar dimanfaatkan kembali sebagai produk semula dengan kualitas yang lebih rendah. kedua kayu dijadikan bahan pengisi/filler dan plastik sebagai matriksnya. serta berasal dari sumber yang dapat diperbaharui Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan serbuk kayu sebagai filler dalam pembuatan komposit kayu plastik adalah jenis kayu. beberapa polimer termoplastik dapat digunakan sebagai matriks. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sifat dasar dari serbuk kayu itu sendiri. karena itu dalam pembuatan komposit kayu-plastik diperlukan bantuan coupling agent (Febrianto. di Inggris dan Italia plastik daur ulang telah digunakan untuk membuat tiang telepon sebagai pengganti tiang-tiang kayu atau besi.1999). hemiselulosa (2030%). serbuk kayu memiliki kelebihan sebagai filler bila dibandingkan dengan filler mineral seperti mika. kalsium karbonat. Pada tahun 1980 an. pertama plastik dijadikan sebagai binder sedangkan kayu sebagai komponen utama. dan talk yaitu: temperatur proses lebih rendah (kurang dari 400ºF) dengan demikian mengurangi biaya energi. Produk papan partikel yang dihasilkan memiliki stabilitas dimensi dan kekuatan mekanis yang tinggi dibandingkan dengan papan partikel konvensional. gaya geseknya rendah sehingga tidak merusak peralatan pada proses pembuatan. . ukuran serbuk serta nisbah antara serbuk kayu dan plastik. Kayu merupakan bahan yang sebagian besar terdiri dari selulosa (40-50%). dapat terdegradasi secara alami. sehingga biaya per volume lebih murah. Ada dua strategi dalam pembuatan komposit kayu dengan memanfaatkan plastik. Menurut Strak dan Berger (1997). karena ringan serta lebih kuat dibandingkan bata yang umum dipakai (YBP. lignin (20-30%).

laju rotasi. Kombinasi dari tahap-tahap ini dikenal dengan proses kontinyu. Makin halus serbuk semakin besar kontak permukaan antara filler dengan matriknya. Umumnya proses dua tahap menghasilkan produk yang lebih baik dari proses satu tahap. selanjutnya dipanaskan sampai titik lelehnya. Akan tetapi. Komposit ini dapat dibuat melalui proses satu tahap. semua bahan baku dicampur terlebih dahulu secara manual kemudian dimasukkan ke dalam alat pengadon (kneader) dan diproses sampai menghasilkan produk komposit. satu tahap. Blending (Pengadonan) Tahap-tahap dalam pengadonan ini disesuaikan dengan proses yang digunakan. dua tahap. dan sebagainya). komposit dengan ukuran serbuk yang lebih besar akan menghasilkan penampakkan yang lebih baik karena sebaran serbuk kayunya memberikan nilai tersendiri. Pada proses dua tahap. Menurut Han (1990) kondisi pengadonan yang paling berpengaruh dalam pembuatan komposit adalah suhu. Penyiapan Plastik Daur Ulang Limbah plastik dikelompokkan sesuai dengan jenis plastiknya (polipropilena (PP). Pada proses satu tahap. namun proses satu tahap memerlukan waktu yang lebih singkat. limbah tersebut dicacah untuk memperkecil ukuran. maupun proses kontinyu. kemudian diproses hingga berbentuk pellet. Pada proses dua tahap bahan baku plastik dimodifikasi terlebih dahulu. . 1990). Setelah dibersihkan. Pada proses ini bahan baku dimasukkan secara bertahap dan berurutan di dalam kneader kemudian diproses sampai menjadi produk komposit (Han dan Shiraishi. Sebelum digunakan sebagai matriks komposit dilakukan analis termal diferensial (DTA).Proses Pembuatan Pada dasarnya pembuatan komposit serbuk kayu plastik daur ulang tidak berbeda dengan komposit dengan matriks plastik murni. sehingga produk menjadi lebih homogen. proses dua tahap. atau kontinyu. kemudian bahan pengisi dicampur secara bersamaan di dalam kneader dan dibentuk menjadi komposit. Diagram proses dasar pembuatan produk disajikan pada gambar 1. bila ditinjau dari segi dekoratif. Penyiapan filler Pada prinsipnya penyiapan filler ditujukan untuk mendapatkan serbuk kayu atau tepung kayu dengan ukuran dan kadar air yang seragam.polietilena (PE). pellet tersebut diblending terlebih dahulu dengan coupling agent sehingga berfungsi sebagai compatibilizer dalam pembuatan komposit.

Jenis pengujian disesuaikan dengan kebutuhan. Penelitian dengan menggunakan matriks daur ulang. dan Oksman & Clemons (1997). lembaran kemudian didinginkan pada suhu kamar. Pengempaan dilakukan selama 2. umumnya meliputi pengujian fterhadap sifat fisis. Hasil. Setelah dilakukan pengempaan dingin pada tekanan yang sama selama 30 detik. Hasil-hasil Penelitian Penelitian-penelitian yang telah dan sedang dilakukan bertujuan untuk menghasilkan komposit kayu plastik dengan sifat-sifat yang terbaik. Komposit yang berkualitas tinggi hanya dapat dicapai bila serbuk kayu terdistribusi dengan baik di dalam matriks.faktor yang berperan penting dalam pembuatan komposit serbuk kayu plastik.hasil penelitian dirangkum sebagai berikut : Setyawati (2003) meneliti pengaruh ukuran nisbah serbuk kayu dengan matriks. kadar air serta jenis kayu berpengaruh nyata terhadap sifat-sifat komposit yang dihasilkan. Penelitian mengenai komposit kayu plastik sebagian besar masih menggunakan plastik murni sebagai matriks. nisbah serbuk kayu dan plastik. mekanis. jenis dan kadar compatibilizer. nisbah filler dengan matriks. serta thermal komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai batas tertentu terjadi peningkatan kekuatan komposit dengan makin kecil ukuran serbuk yang digunakan. yaitu tipe dan bentuk bahan baku. yaitu sifat–sifat komposit meningkat dengan makin halusnya ukuran partikel. Han (1990). serta kadar compatibilizer terhadap sifat fisis dan mekanis komposit kayu polipropilena daur ulang.dan waktu pengadonan. sampel langsung dikeluarkan untuk dibentuk menjadi lembaran dengan kempa panas. 1990).5% sebagai compatibilizer disertai dengan penambahan inisiator menghasilkan kekuatan komposit yang . demikian juga tipe.3 menit dengan tekanan sebesar 100 kgf/cm2 selama 30 detik pada suhu 170ºC . dilakukan oleh Setyawati (2003). Dalam kenyataannya. Pembentukan komposit Setelah proses pencampuran selesai. afinitas antara serbuk kayu dengan plastik sangat rendah karena kayu bersifat hidrofilik sedangkan plastik bersifat hidrofobik. meneliti faktor. Sulaeman (2003) dengan menggunakan polipropilena daur ulang. Stark & Berger (1997). Hasil penelitian menunjukkan pola yang sama dengan komposit yang menggunakan polipropilena murni. Pengujian Komposit Pengujian komposit dilakukan untuk mengetahui apakah produk yang dihasilkan telah memenuhi persyaratan yang ditentukan untuk suatu penggunaan tertentu. Nisbah serbuk kayu dengan matriks sebesar 50:50 dengan penambahan MAH 2.190ºC. jenis kayu. Penambahan compatibilizer sampai batas tertentu berpengaruh baik terhadap kekuatan komposit. Akibatnya komposit yang terbentuk memiliki sifat-sifat pengaliran dan moldability yang rendah dan pada gilirannya dapat menurunkan kekuatan bahan (Han. serta kondisi pada saat pengadonan.5 .

Karina.Division of Forestry and Bio-material Science. tetapi juga memperbaiki kualitas lingkungan hidup. Kyoto: Kyoto University. Statistik Kehutanan Indonesia. bukan hanya terbatas pada pengembangan industri dan penghematan devisa. DAFTAR PUSTAKA [BPS] Badan Pusat Statistik. 1999.optimal. Hasil penelitian menunjukkan komposit kayu plastik daur ulang dapat terdegradasi oleh cuaca. Tidak dipublikasikan Febrianto F. Direktorat Jendral PHP. Teknologi produksi recycle komposit . Jakarta Febrianto F. penentuan variabel-variabel proses. Sulaeman (2003). akan tetapi tahan terhadap serangan rayap. Pengembangan produk ini di masa datang diharapkan akan memberikan dampak positif. Hadi.S. Penelitian Yang Sedang/ Akan Dilakukan Penelitian dan pengujian komposit kayu plastik sampai sejauh ini masih dalam bentuk lembaran tipis. maupun pemanfaatan bahanbahan berlignoselulosa selain kayu (rencana penelitian). Penelitian selanjutnya akan mengarah pada penentuan proses pembuatan papan komposit kayu plastik yang terbaik serta peningkatan mutu papan komposit melalui perlakuan pendahuluan pada filler. Y. 2001. 2000. disamping sifat-sifat fisis yang memadai. Preparation And Properties Enhancement Of Moldable Wood – Biodegradable Polymer Composites. dalam rangka meningkatkan efisiensi pemanfaatan kayu. 1999. mengurangi pembebanan lingkungan terhadap limbah plastik serta menghasilkan produk-produk inovatif sebagai bahan bangunan pengganti kayu. sehingga pengujiannya masih mengacu pada pengujian plastik. Saat ini Sutrisno (komunikasi pribadi) sedang melakukan penelitian mengenai sifat-sifat komposit kayu plastik daur ulang dalam bentuk small clear specimen sehingga pengujian diarahkan kepada kemungkinan penggunaan komposit sebagai pengganti kayu. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia : Impor. Doctoral Dissertation. inisiator. meneliti deteriorasi komposit kayu plastik polipropilena daur ulang oleh cuaca dan rayap. PENUTUP Pembuatan produk komposit serbuk kayu dan plastik daur ulang merupakan salah satu alternatif pemanfaatan limbah kayu dan plastik. pemilihan modifier/compatibilizer. dan M. Faculty of Agriculture. [Disertasi]. Jakarta [DepHutBun] Departemen Kehutanan dan Perkebunan.

direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Daur Ulang Limbah Plastik dalam Pancaroba : Diplomasi Ekonomi dan Pendidikan. Chapman & Hall. Di dalam: Ohama Y. hlm 75-85. 1993. Modern Particleboard and Dry-Process Fiberboard Manufacturing. Di dalam: Fourth International Conference on Woodfiber-Plastic Composites.K. Kyoto: Kyoto University. Han GS. 1996. Laporan Akhir Hibah Bersaing IX/1. Clemons C. Bogor. Han GS. San Fransisco: Miller Freeman. Komitmen Berbagai Pihak dalam Menanggulangi Illegal Logging. [Thesis]. hlm 144-155. 12 –14 Mei 1997.D. Pari G. Wisconsin: Forest Product Sociaty. Departemen Pendidikan Nasional. 1990. Composites of wood and polypropylen IV. Elastomer and Composites. Disposal and Recycling of Organic and Polymeric Construction Materials. Shiraishi N. Sifat Fisis dan Mekanis Komposit Serbuk Kayu Plastik Polipropilena Daur Ulang. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. 2003. Departemen Perindustrian. Hartono ACK. Jakarta Maloney TM. Ed ke-3. Pemanfaatan Limbah Industri Kayu lapis untuk Papan Partikel Buatan secara Laminasi. Proceeding of the International RILEM Workshop. Tokyo: 26-28 Maret 1995. Samet. Program Pascasarjana IPB. 1990. dan Sakiman. 1994. Madison. Falsafah Sains. Setyawati. Departement Of Wood Science and Technology. 1997. Priyono SKS. Makalah M. Jakarta Purwanto D. Polymer granulates for masonry mortars and outdoor plaster. Wood Research Sociaty at Tsubuka 36(11): 976-982. 2001. Inc. Preparation and Physical Properties Of Moldable Wood Plastic Composites. Kwasny-Echterhagen R. 1998. Mahfuz. Oksman K.bemutu tinggi dari limbah kayu dan plastik : Sifat-sifat papan partikel pada berbagai nisbah campuran serbuk dan plastik polipropilene daur ulang dan ukuran serbuk. Effect of elastomers and coupling agent on impact performance of wood flour-filled polypropilene. editor. 2002. Bogor (tidak dipublikasikan) . Konggres Kehutanan Indonesia III. DIP Proyek Penelitian dan Pengembangan Industri. Banjar Baru Sasse HR. New York: McGraw-Hill Co. Dana Mitra Lingkungan. Lehmkamper O. Di dalam: Handbook of Plastic. [Disertasi]. 1995. Fundamentals of plastics and elastomer. Meier JF. Faculty of Agriculture. Badan Penelitian dan Pengembangan Industri. Teknologi Alternatif Pemanfaatan Limbah Industri Pengolahan Kayu.

[Thesis] Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. hlm 134-143. Deteriorasi Komposit Serbuk Kayu Plastik Polipropilena Daur Ulang Oleh Cuaca Dan Rayap. 2001. R. Jakarta Youngquist JA. .Strak NM. Wisconsin: Forest Product Sociaty. 1997. Madison. Analisis Aspek Sosial Ekonomi Pemanfaatan Limbah Plastik. Forest Product Journal 45(10): 25-30. 2003. 1986. Effect of particle size on properties of wood-flour reinforced polypropylene composites. 1995. 12 –14 Mei 1997. Bogor (tidak dipublikasikan) Syahfitrie. [Thesis] Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (tidak dipublikasikan) [YBP] Yayasan Bina Pembangunan. Unlikely partners? the marriage of wood and non wood materials. Berger MJ. Sulaeman. C. Di dalam: Fourth International Conference on Woodfiber-Plastic Composites. Barometer Bisnis Plastik Indonesia.