P. 1
Sejarah Terbentuknya Indonesia

Sejarah Terbentuknya Indonesia

|Views: 349|Likes:
Published by Michella Hartono

More info:

Published by: Michella Hartono on Jan 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/18/2014

pdf

text

original

Sejarah Terbentuknya Indonesia

Sejarah awal pembentukkan negara Indonesia adalah Proklamasi Kemerdekaan yang bertempat di rumah Presiden pertama Indonesia,Ir Soekarno. Proklamasi Kemerdekaan, yang kita peringati setiap tanggal 17 Agustus, adalah sebuah peristiwa bersejarah bagi bangsa Indonesia . Proklamasi, telah mengubah perjalanan sejarah, membangkitkan rakyat dalam semangat kebebasan. Merdeka dari segala bentuk penjajahan. Proklamasi didahului oleh perdebatan hebat antara golongan pemuda dengan golongan tua. Baik golongan tua maupun golongan muda, sesungguhnya sama-sama menginginkan secepatnya dilakukan Proklamasi Kemerdekaan dalam suasana kekosongan kekuasaan dari tangan pemerintah Jepang. Hanya saja, mengenai cara melaksanakan proklamasi itu terdapat perbedaan pendapat. Golongan tua, sesuai dengan perhitungan politiknya, berpendapat bahwa Indonesia dapat merdeka tanpa pertumpahan darah, jika tetap bekerjasama dengan Jepang. Karena itu, untuk memproklamasikan kemerdekaan, diperlukan suatu revolusi yang terorganisir. Soekarno dan Hatta, dua tokoh golongan tua, bermaksud membicarakan pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan dalam rapat Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Dengan cara itu, pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan tidak menyimpang dari ketentuan pemerintah Jepang. Sikap inilah yang tidak disetujui oleh golongan pemuda. Mereka menganggap, bahwa PPKI adalah badan buatan Jepang. Sebaliknya, golongan pemuda menghendaki terlaksananya Proklamasi Kemerdekaan itu, dengan kekuatan sendiri. Lepas dari campur tangan pemerintah Jepang. Perbedaan pendapat ini, mengakibatkan penekanan-penekanan golongan pemuda kepada golongan tua yang mendorong mereka melakukan ³aksi penculikan´ terhadap Soekarno-Hatta Tanggal 15 Agustus 1945, kira-kira pukul 22.00, di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta, tempat kediaman Bung Karno, berlangsung perdebatan serius antara sekelompok pemuda dengan Bung Karno mengenai Proklamasi Kemerdekaan. Para pemuda, tetap menuntut agar Soekarno-Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan. Namun, kedua tokoh itu pun, tetap pada pendiriannya semula. Setelah berulangkali didesak oleh para pemuda, Bung Karno menjawab bahwa ia tidak bisa memutuskannya sendiri, ia harus berunding dengan para tokoh lainnya. Utusan pemuda mempersilahkan Bung Karno untuk berunding. Para tokoh yang hadir pada waktu itu antara lain, Mohammad Hatta, Soebardjo, Iwa Kusumasomantri, Djojopranoto, dan Sudiro. Tidak lama kemudian, Hatta menyampaikan keputusan, bahwa usul para pemuda tidak dapat diterima dengan alasan kurang perhitungan serta kemungkinan timbulnya banyak korban jiwa dan harta. Mendengar penjelasan Hatta, para pemuda nampak tidak puas. Mereka mengambil kesimpulan yang menyimpang; menculik Bung Karno dan Bung Hatta dengan maksud menyingkirkan kedua tokoh itu dari pengaruh Jepang. Pukul 04.00 dinihari, tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta oleh sekelompok pemuda dibawa ke Rengasdengklok. Aksi penculikan itu bertujuan untuk menekan Soekarno Hatta agar mau segera mempercepat Proklamasi Kemerdekaan tanpa campur tangan Jepang.

dipilih sebagai tempat penyusunan teks Proklamasi karena sikap Maeda sendiri yang memberikan jaminan keselamatan pada Bung Karno dan tokoh-tokoh lainnya.00. Soekarno-Hatta sampai pada kesimpulan bahwa tidak ada gunanya lagi untuk membicara kan soal kemerdekaan Indonesia dengan Jepang. akhirnya Ir Soekarno bersedia memproklamasikan Kemerdekaan tanpa campur tangan Jepang. Mereka hanya berharap agar pihak Jepang tidak menghalang-halangi pelaksanaan proklamasi kemerdekaan oleh rakyat Indonesia sendiri. Rengasdengklok letaknya terpencil sekitar 15 km. Setelah didesak oleh para pemuda. deteksi dengan mudah dilakukan terhadap setiap gerakan tentara Jepang yang mendekati Rengasdengklok. Soekarno dan Hatta ditemani Laksamana Maeda menemui Somobuco (kepala pemerintahan umum). Perumusan Teks Proklamasi Rombongan Soekarno-Hatta tiba di Jakarta sekitar pukul 23. Sikap dari Maeda tentunya memberi kesan aneh bagi orang-orang Indonesia itu. Jusuf Kunto dari pihak pemuda. maka berlaku ketentuan bahwa tentara Jepang tidak diperbolehkan lagi mengubah status quo . Rumah Laksamada Maeda. Tentara Jepang diharuskan tunduk kepada perintah tentara Sekutu. untuk menjajagi sikapnya mengenai pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan. Perumusan teks Proklamasi yang akan dibacakan esok harinya disusun di rumah Laksamana Maeda. di Jakarta. Maka dihasilkanlah rumusan terakhir dari teks proklamasi itu. Soekarno menuliskan konsep proklamasi pada secarik kertas. baik yang datang dari arah Jakarta maupun dari arah Bandung atau Jawa Tengah. ke Rengasdengklok untuk menjemput Soekarno dan Hatta. Sementara itu. . hari itu juga mengantar Ahmad Soebardjo bersama sekretaris pribadinya. selambat-lambatnya pukul 12. komandan kompi PETA setempat bersedia melepaskan Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta. Dengan jaminan itu. Hatta dan Ahmad Soebardjo menyumbangkan pikirannya secara lisan. Nishimura melarang Soekarno-Hatta mengadakan rapat PPKI dalam rangka pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan. bersedia untuk menjamin keselamatan mereka selama berada di rumahnya. sedangkan kalimat terakhir merupakan sumbangan pikiran Mohammad Hatta. Ahmad Soebardjo dari golongan tua dengan Wikana dari golongan muda membicarakan kemerdekaan yang harus dilaksanakan di Jakarta .Rengasdengklok kota kecil dekat Karawang dipilih oleh para pemuda untuk mengamankan Soekarno-Hatta dengan perhitungan militer.00. Laksamana Tadashi Maeda. Malam itu. dari Kedunggede Karawang. Hatta menganggap kalimat pertama hanyalah merupakan pernyataan dari kemauan bangsa Indonesia untuk menentukan nasibnya sendiri.00. bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 1945. Nishimura mengatakan bahwa karena Jepang sudah menyatakan menyerah kepada Sekutu. Sudiro. antara anggota PETA (Pembela Tanah Air) Daidan Purwakarta dengan Daidan Jakarta telah terjalin hubungan erat sejak mereka mengadakan latihan bersama-sama. Dengan demikian.1. Berdasarkan kesepakatan itu. Melihat kenyataan ini. antara Mr. Rombongan penjemput tiba di Rengasdengklok sekitar pukul 17. Di samping itu. Mayor Jenderal Nishimura. dari rumah Laksamana Maeda. Mereka langsung menuju rumah Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Imam Bonjol No. Berdasarkan garis kebijakan itu. Ahmad Soebardjo memberikan jaminan. menurut pendapatnya perlu ditambahkan pernyataan mengenai pengalihan kekuasaan (transfer of sovereignty). Kalimat pertama dari teks Proklamasi merupakan saran Ahmad Soebardjo yang diambil dari rumusan Dokuritsu Junbi Cosakai . karena perwira Angkatan Laut ini selalu berhubungan dengan rakyat Indonesia.

dan juga ke seluruh pelosok dunia.´ Demikianlah keputusan terakhir dari pertemuan itu.Jam menunjukkan pukul 04.00 pagi tanggal 17 Agustus 1945. Sukarni kemudian memberitahukan bahwa rakyat Jakarta dan sekitarnya.00. Ir Soekarno meminta agar proklamasi diadakan rumahnya di Pegangsaan Timur 56 sekitar pukul 10. segera ditandatangani oleh Soekarno dan Mohammad Hatta. Bahkan telah beratus-ratus tahun. Soekarno menyarankan agar bersama-sama menandatangani naskah proklamasi selaku wakil-wakil bangsa Indonesia .00 pagi. pada pukul 10. Marwati Djoened Poesponegoro melukiskan upacara pembacaan teks Proklamasi itu.00 pagi . Detik-Detik Proklamasi Pada hari Jumat. Suatu bentrokan kekerasan antara rakyat dan penguasa militer yang akan membubarkan rapat umum tersebut. Usul itu ditentang oleh pihak pemuda yang tidak setuju kalau tokoh-tokoh golongan tua yang disebutnya ³budak-budak Jepang´ turut menandatangani naskah proklamasi. Akan tetapi Soekarno menolak saran Sukarni karena Lapangan IKADA adalah lapangan umum. segera memberi aba-aba kepada seluruh barisan pemuda untuk berdiri. Bung Hatta sempat berpesan kepada para pemuda yang bekerja pada pers dan kantor-kantor berita. Soekarno mulai membuka pertemuan Waktu menunjukkan pukul 04. Jalan Pegangsaan Timur No. dengan diliputi kebanggaan setelah merumuskan teks Proklamasi hingga dinihari. Rancangan teks telah siap dibacakan di hadapan saudara-saudara dan saya harapkan benar bahwa saudara-saudara sekalian dapat menyetujuinya sehingga kita dapat berjalan terus dan menyelesaikan pekerjaan kita sebelum fajar menyingsing´. ³Keadaan yang mendesak telah memaksa kita semua mempercepat pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan. mungkin akan menimbulkan salah faham. mungkin akan terjadi. Karena itu. untuk memperbanyak naskah proklamasi dan menyebarkannya ke seluruh dunia. Usul Sukarni itu diterima oleh hadirin. Upacara itu berlangsung sederhana saja. Saran itu diperkuat oleh Mohammad Hatta dengan mengambil contoh pada ³Declaration of Independence ´ Amerika Serikat. pada saat Soekarno membuka pertemuan dini hari itu dengan beberapa patah kata. yakni Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia . Di mana dan dengan cara bagaimana hal ini harus diselenggarakan. Para pemimpin bangsa dan para tokoh pemuda keluar dari rumah Laksamana Maeda. telah sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia hari itu di rumah Soekarno. untuk menyaksikan suatu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. tanpa diatur sebelumnya dengan penguasa-penguasa militer. Dengan suara mantap dan jelas. salah seorang anggota PETA. Suatu rapat umum. Tanpa protokol. Latief Hendraningrat.17 Agustus 1945. telah diserukan untuk datang berbondong-bondong ke lapangan IKADA pada tanggal 17 Agustus untuk mendengarkan Proklamasi Kemerdekaan. Naskah yang sudah diketik oleh Sajuti Melik. Gelombangnya . 56 Jakarta. Sukarni mengusulkan agar penandatangan naskah proklamasi itu cukup dua orang saja.. Kepada mereka yang hadir. Persoalan timbul mengenai bagaimana Proklamasi itu harus diumumkan kepada rakyat di seluruh Indonesia . Mereka. Soekarno mengucapkan pidato pendahuluan singkat sebelum membacakan teks proklamasi. Berpuluh-puluh tahun kita bangsa Indonesia telah berjuang untuk kemerdekaan tanah air kita. Isi Teks Proklamasi yang dibacakan Ir Soekarno : ³Saudara-saudara sekalian ! saya telah minta saudara hadir di sini.

Bendera dikerek disesuaikan dengan irama lagu Indonesia Raya. Tetapi pada hakekatnya. Insya Allah.Hatta berdirilah sebuah negara baru yang merdeka. permusyawaratan itu seia-sekata berpendapat. sekalipun telah disegel oleh pemerintah Jepang. Negara Republik Indonesia merdeka. tetap kita menyusun tenaga kita sendiri. Saudara-saudara! Dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad itu. Tetap kita percaya pada kekuatan sendiri. diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. bahwa sekaranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita. . Demikianlah saudara-saudara! Kita sekarang telah merdeka. Di dalam jaman Jepang ini tampaknya saja kita menyandarkan diri kepada mereka. mereka berusaha menyebarluaskan gema Proklamasi itu ke seluruh dunia. Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu. dilanjutkan dengan pidato sambutan dari Walikota Soewirjo dan dr. Para wartawan Indonesia yang bekerja pada kantor berita Jepang Domei . Jakarta .aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya ada turunnya. kekal. 17 Agustus 1945. Peristiwa besar bersejarah yang telah mengubah jalan sejarah bangsa Indonesia itu berlangsung hanya satu jam. Acara dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih yang dinaikkan perlahan-lahan oleh Latief Hendraningrat dan S Suhud . Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain. para hadirin dengan spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita! Mulai saat ini kita menyusun Negara kita! Negara Merdeka. Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia . Dengarkanlah Proklamasi kami: PROKLAMASI. akan dapat berdiri dengan kuatnya. Seusai pengibaran bendera. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri. usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti. Muwardi. Juga di dalam jaman Jepang. tadi malam telah mengadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluruh Indonesia . Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan nasib tanah air kita di dalam tangan kita sendiri. Itulah awal terbentuknya Negara Indonesia. Maka kami. Tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita. Atas nama bangsa Indonesia Soekarno/Hatta. dan abadi. Tanpa ada yang memimpin. Dengan pendirinya yaitu Ir Soekarno dan Moh.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->