Pendidikan Agama

KONSEPSI AQIDAH ISLAM
Hakikat Iman dan Aqidah Islam.
Kata Iman adalah bentuk mandas dari kata kerja amana-yu minu yang berarti percaya, setia, aman, melindungi, dan menempatkan sesuatu pada tempat yang aman. Iman sebagaimana diuraikan dalam sabda Nabi Muhammad SWA adalah Iman adalah engkau percaya kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari kebangkitan, dan qadha (peraturan) dan Qadar atau kuasa-Nya . Orang yang beriman disebut mukmin, sedangkan lawannya (orang yang mengingkari iman) disebut kafir. Iman merupakan kunci keislaman seseorang yang dalam perwujudannya disimbolkan dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Para Mutakallimin secara umum merumuskan unsur-unsur iman terdiri dari al-tasdiq bi al-qalb; al-iqrar bi al-lisan; dan al- amal bi al-jawarih. Ada yang berpendapat unsur ketiga dengan istilah yang lain: al- amal bi al-arkan yang membawa maksud melaksanakan rukun-rukun rukunIslam. Pendapat Ahli al-Sunnah wa al-Jama ah golongan Asy ariyyah yang agak lebih lengkap tentang iman seperti yang diberikan oleh al-Baghdadi yang dikutip oleh Harun Nasution, ia menerang kan bahawa ada tiga bahagian, yaitu :

sifatkeyakinan lain yang diakui dalam syari at. Oleh karena itu. Iman harus berdiri di atas keyakinan yang kuat. Iman sebagai perbuatan hati dibangun atas dasar pengetahuan yang telah diperoleh seseorang yang tidak lagi dimasuki keraguan. Ini menunjukkan bahwa iman merupakan kunci pokok dalam membentuk keislaman seseorang. Iman yang mewajibkan adanya keadilan dan melenyapkan nama fasiq dari seseorang serta yang melepaskan dari neraka. yaitu mengerjakan segala yang wajib serta yang sunat dan menjauhi perhitungan. . mu min dan mu minun. Iman yang menjadikan seseorang itu memperoleh prioriti untuk langsung masuk ke syurga tanpa perhitungan. sifat-sifat Tuhan dan segala Tuhan. Kebenaran itu dipatrikan di dalam hati. Dimana secara bahasa aqidah berasal dari kata aqada yang berarti buhul dan mahkota. iaitu mengerjakan segala yang wajib dan menjauhi segala neraka.a. qadar baik dan jahat. Antara iman dan Islam merupakan satu kesatuan yang saling mengisi. amanu. kitab. iaitu: Mengakui Tuhan. segala dosa. Berbicara soal iman tak mungkin bisa melepaskan diri dari masalah keyakinan (aqidah). c. dosa besar. Rasul. besar. at. Keyakinan itu tidak menyesatkan angan-angan. Iman yang membuat orang keluar dari golongan kafir dan tidak kekal dalam neraka. iaitu: neraka. Iman merupakan aqidah. iman menjadi keadaan yang menentramkan hati. jahat. Secara istilah aqidah adalah : "Sejumlah kebenaran yang dapat diterima secara umum oleh manusia berdasarkan fitrah. Al-Quran menggunakan kata iman dalam berbagai bentuk kata jadian. Iman tidak ada artinya tanpa amal saleh dan amal saleh akan sia-sia jika tidak dilandasi dengan iman. dosa. kitab. dan wahyu. seperti yu minu. yu minun. akal. diyakini kesahihannya dan ditolak kebenaran selainnya". tidak ada keraguan dalam segala tindakan. bahkan ia merupakan nur (cahaya) yang dijadikan Allah SWT dalam hati hamba-Nya. para Rasul. b. Dalam konteks ini aqidah berarti sesuatu yang terbuhul didalam hati dan dihormati seperti mahkota.

Tetapi untuk tugas itupun kemampuan akal sangat terbatas. H. KitabKitab Suci. atau untuk membuktikan kebenarannya. Ruang Lingkup Pembahasan Aqidah : a Ilahiyat : Segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan. dalam buku Aqidah Akhlak menjelaskan aqidah menurut istilah adalah suatu pokok atau dasar keyakinan yang harus dipegang oleh orang yang mempercayainya. Mu'jizat. Berdasarkan pengertian-pengertian di atas dapat dirumuskan bahwa aqidah adalah dasardasar pokok kepercayaan atau keyakinan hati seorang muslim yang bersumber dari ajaran Islam yang wajib dipegangi oleh setiap muslim sebagai sumber keyakinan yang mengikat. c. jin. dkk. taqdir. akhirat. yang membuat jiwa tenang tentram kepadanya dan yang menjadi kepercayaan yang bersih dari kebimbangan dan keraguan. d. dan roh. 2. Nubuwat : Segala sesuatu yang berhubungan dengan Nabi-Nabi dan Rasul-Rasul. . 3.Disamping pengertian aqidah di atas. b. Aqidah menurut istilah adalah urusan-urusan yang harus dibenarkan oleh hati dan diterima dengan rasa puas serta terhujam kuat dalam lubuk jiwa yang tidak dapat digoncangkan oleh badai subhat (keragu-raguan). Akal hanyalah berfungsi untuk memahami kedua sumber tersebut. Sam'iyat : Segala sesuatu yang hanya diketahui dari sam'i (dalil naqli) seperti bannkh. Artinya apa saja yang disampaikan oleh Allah dalam Al-Qur'an dan oleh Rasul dalam Sunnahnya wajib diimani (diyakini dan amalkan). Aqidah adalah sesuatu yang mengharapkan hati membenarkannya. dan lain sebagainya. Keramat dan lain sebagainya. Ruhaniyat : Segala sesuatu yang berhubungan dengan alam metafisik seperti Malaikat. azab kubur. ada berepapa pengertian yang lain seperti : 1. Hasan Alfat. Sumber Aqidah Islam adalah Al-Qur'an dan Sunnah.

Secara sederhana Tauhid dapat dibagi dalam tiga tahapan: a. 45.Iman kepada Kitab-Kitab-Nya d. Tauhid Mulkiyah : Mengimani Allah sebagai satu-satunya Raja Yang Berdaulat bagi seluruh alam. 23:84-85). yang mencakup pengertian Khaliq (Maha Mencipta). yang mencakup pengertian Wali (Pemimpin 18:44. 12:40. b. a.Sendi-sendi Aqidah Islam : a. 5:55). 6:62. dan Malik (Maha Memiliki) (2:21-22-. asma' shifat. Tauhid Ilahiyah : Mengimani Allah sebagai satu-satunya Al-Ma'bud (Yang Disembah 20 14).35:3. Hafizh (Maha Memelihara). Hakim (Penguasa yang menentukan hukum dan semua peraturan kehidupan 6:57. dan Ghayah (Yang menjadi tujuan segala sesuatu 94:8. Tauhid Rububiyah : Mengimani Allah sebagai satu-satunya Rab. Dalilut Talazum (Teori Kemestian) maksudnya konsekwensi logis dari Tauhid Rububiyah adalah Tauhid Mulkiyah dan Tauhid Ilahiyah. Raziq (Maha Memberi Rezki).Iman kepada Allah b Iman kepada Para Malaikat-Nya c. Iman kepada Hari Akhir f. zat. Tema utama aqidah Islam adalah iman kepada Allah SWT. 47). perbuatanadalah Tauhid yaitu mengesakan-Nya. Seseorang yang mengimani Allah sebagai Rab semestinya harus mengimani Allah sebagai Malik dan seterusnya mengimani Allah sebagai Ilah. 2:257. baik dalam zat. asma' wa shifat. maupun perbuatanperbuatannya (af'al). 6:162. Esensi iman kepada Allah SWT mengesakan-Nya. 1:5). Antara ketiga tahapan Tauhid diatas berlaku dua teori (dalil). af'al). .11-13. Mudabbir (Maha Mengelola). 5:44. Ibadah dalam arti tunduk patuh kepada Allah SWT dalam selumh aspek kehidupannya. c. Iman kepada Takdir-Nya. Iman kepada Para Rasul-Nya e.

Seseorang yang mengimani Allah sebagai Ilah.b. yang sudah mencakup pengertian : La Khaliqa Illallah La Waliya Illallah La Hakima Illallah La Raziqa Illallah La Hafizha Illallah La Ghayata Illallah La Ma'buda Illallah La Mudabbira Illallah La Malika Illallah . berarti telah mengimani Allah sebagai Malik dan Rab. Karena pengertian ilah bersifat konprehensif dan universal maka pernyataan Tauhid dirumuskan dalam kalimat La Ilaha Illallah. Dalilut Tadhamun (Teori Pencakupan) maksudnya iman dengan Tauhid Ilahiyah sudah mencakup iman dengan Tauhid Mulkiyah dan Rububiyah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful