Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif

IDENTITAS BUKU

Judul : Kick Andy: Kumpulan Kisah Inspiratif Diresensi oleh Ifan Iqbal SINOPSIS Buku ini bukan merupakan biografi seorang Andy F. Noya tentang perjalanan karirnya sebagai seorang wartawan. Juga bukan rahasia dapur Kick Andy, salah satu acara talk show di Metro TV di mana Andy F. Noya bertindak sebagai host-nya. Kisah di balik layar Kick Andy hanya diceritakan sedikit saja di bagian awal buku ini. Buku ini memang merupakan beberapa kisah yang pernah tampil di acara Kick Andy. Kick Andy pada awalnya diciptakan karena pimpinan Metro TV, Surya Paloh, ingin memaksimalkan kemampuan Andy Noya, yang mampu menggali informasi yang ‘disembunyikan’ narasumber meskipun suara yang dimilikinya biasa-biasa saja. Format acara yang dipilih adalah dengan menggabungkan acara talk show Oprah Wimfrey dan Larry King. Kick Andy mampu merebut hati pemirsa televisi di tengah-tengah banyaknya acara sejenis yang lebih menghibur. Kick Andy mungkin bisa dibilang ‘garing’ jika dibanding sama Dorce Show, Ceriwis atau Lepas Malam. Akan tetapi, Kick Andy menawarkan sesuatu yang berbeda. Andy Flores Noya bisa juga membuat penontonnya tertawa dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana tapi mampu membangkitkan emosi tamu Kick Andy. Kick Andy menampilkan tamu-tamu yang berbeda dari talk show lain yang kebanyakan mengundang selebritis. Kick Andy tak hanya mengundang para seleb, tokoh politik, tapi juga orang-orang ‘biasa’ yang mungkin tak pernah kita kenal sebelumnya, seperti Ibu Rabiah sang Suster Apung, dan Kiyati yang mencari ibu kandungnya setelah terpisah selama 30 tahun. Kick Andy juga mengundang tamu-tamu yang kontroversial, seperti Hercules – preman Tanah Abang, Xanana Gusmao atau Mayor Alfredo. Kisah-kisah lain dalam buku ini antara lain adalah tentang Anggun C. Sasmi yang memilih menjadi warga negara Perancis, Sri Sultan Hamengkubuwono X yang menolak dicalonkan jadi gubernur, pasangan gay yang menikah, anak-anak yang berada dalam LP Anak Tangerang, dan masih banyak lagi. KELEBIHAN • • • • Buku ini dapat berguna sebagai dolumentasi kisah-kisah dalam acara Kick Andy. Buku ini kurang menarik untuk dibaca dibanding menonton acara Kick Andy di televisi. Terdapat cerita yang ditulis berulang kali. Bahasa yang digunakan biasa-biasa saja dan masih membutuhkan sentuhan sastra agar kisah yang diceritakan benar-benar dapat memberi inspiratif. Buku ini menyajikan kisah-kisah yang pernah ditayangkan dalam acara Kick Andy. Kisah-kisah tersebut diceritakan kembali di dalam buku ini karena dianggap dapat memberikan inspirasi bagi pembacanya. Selain itu, latar belakang diciptakannya acara Kick Andy juga dipaparkan pada bab pertama buku ini. KEKURANGAN

KEBERMANFAATAN

La Tahzan ~ Jangan Bersedih

IDENTITAS BUKU

Judul : La Tahzan ~ Jangan Bersedih Penulis : DR. Aidh al-Qarni Penerbit : Qisthi Press Tahun terbitan : 2003 Dimensi : 15 x 24 cm Tebal : 572 halaman + xxviii Diresensi oleh Ifan Iqbal SINOPSIS Buku La Tahzan merupakan salah satu buku self-help, buku petunjuk cara hidup, dan buku motivasi. Buku ini ditulis untuk siapa saja yang senantiasa merasa hidup dalam bayang-bayang kegelisahan, kesedihan dan kecemasan, atau orang yang selalu sulit tidur dikarenakan beban duka dan kegundahan yang semakin berat menerpa. Buku ini akan mengatakan kepada pembacanya, “Bergembiralah dan berbahagialah!” atau “Optimislah dan tenanglah!”. Bahkan, mungkin pula ia akan berkata, “Jalani hidup ini apa adanya dengan ketulusan dan keriangan!”. Buku ini berusaha meluruskan berbagai kesalahan yang terjadi akibat penyimpangan terhadap fitrah saat berinteraksi dengan sunah-sunah Allah, sesama manusia, benda, waktu dan tempat. Ada beberapa hal penting dari buku ini. Diantaranya adalah: Pertama, buku ini ditulis untuk mendatangkan kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, kelapangan hati, membuka pintu optimisme dan mengingkirkan segala kesulitan demi meraih masa depan yang lebih indah. Buku ini merupakan pengetuk hati agar selalu ingat akan rahmat dan ampunan Allah, bertawakkal dan berbaik sangka kepada-Nya, mengimani qadha dan qadar-Nya, menjalani hidup sesuai apa adanya, melepaskan kegundahan tentang masa depan, dan mengingat nikmat Allah. Kedua, buku ini mencoba memberikan resep-resep bagaimana mengusir rasa duka, cemas, sedih, tertekan, dan putus asa. Ketiga, buku ini bersifat umum, alias untuk siapa saja. Singkatnya, untuk kaum muslim maupun nonmuslim. Pasalnya, pembicaraan dalam buku ini secara umum adalah berkaitan watak dan sifat naluriah dan persoalan-[ersoalan umum kejiawaan manusia. Namun begitu, buku ini tetap menempatkan Manhaj Rabbani sebagai penyuluh. Keempat, dalam buku ini pembaca tidak akan hanya menjumpai kutipan-kutipan pernyataan dari orang-orang Timur, tetapi juga dari orang Barat. KELEBIHAN

Tulisan dikemas dengan gaya yang sangat variatif. Hal ini membuat buku La Tahzan lebih sedap dibaca dan tidak membosankan. Bacaan memiliki banyak manfaat. Banyak sekali tulisan dan tips yang diramu menjadi tulisan yang begitu terasa khasiatnya saat dibaca. Sumber-sumber bacaan sangat variatif. Buku disertai penanda halaman sehingga akan memudahkan bagi pembaca dalam meneruskan bacaan yang belum terselesaikan. Tidak disertakan daftar pustaka. Dimensi buku terlalu tebal sehingga kurang praktis untuk dibawa dalam perjalanan. Sungguh, buku La Tahzan ini sangat bermanfaat. Buku ini dapat mengajak kita untuk tidak bersedih dan terus menjalani hidup sekaligus membuat hati kita tersentuh dengan beberapa syair yang menghiasinya. Selain itu, tips-tips untuk menjadi orang paling bahagia tersedia dalam buku ini dan siap untuk dipraktekkan. Buku La Tahzan juga menyajikan petunjuk-petunjuk yang tidak hanya bersifat duniawi saja tetapi juga bersifat

• •

KEKURANGAN • • •

KEBERMANFAATAN

ukhrawi. Jadi, buku La Tahzan pantas dibaca bagi siapa saja yang ingin lepas dari kesedihan dunia dan akhirat.

Bahkan Azzam. Azzam juga sering mendapatkan undangan dari duta besar Indonesia yang ada di Mesir untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada acara-acara kebesaran.5 cm Tebal : 477 halaman Diresensi oleh Ifan Iqbal SINOPSIS Azzam adalah seorang pemuda sederhana yang memilih untuk menuntut ilmunya di Kampus Al Azhar. Azzam juga terkenal di kalangan para duta besar. dia juga bekerja keras sebagai pembuat tempe dan bakso untuk menghidupi ibu dan adik-adik perempuannya di Indonesia serta kehidupannya sendiri di Cairo. bahkan ada yang hampir menyelesaikan S2-nya tapi Azzam segera sadar kalau dia tidak sama dengan teman-temannya yang lain. akhirnya setelah 9 tahun terpisah dengan keluarganya tanpa pernah pulah. Putri duta besar. Azzam lebih dikenal sebagai tukang tempe di kalangan mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Al Azhar. Setelah dia lulus dari Al Azhar dengan nilai yang cukup memuaskan. prinsip-prinsi keislaman yang Azzam pegang teguh membuat Azzam mampu menepis perasaannya. cantik. Oleh karena itu. Jadi. Eliana adalah sosok yang sempurna secara fisik. Di kalangan teman-temannya pun Azzam menjadi panutan dan sosok yang bisa diandalkan. Sarat akan pengetahuan. sebagai anak tertua dalam keluarganya.Ketika Cinta Bertasbih 1 IDENTITAS BUKU Judul : Ketika Cinta Bertasbih 1 Penulis : Habiburrahman El Shirazy Penerbit : Republika-Basmalah Tahun terbitan : 2007 Dimensi : 20. Dialah perempuan yang memikat hatinya dan hendak ia lamar. Azzam dikenal sebagai sosok yang tegas dan dewasa. rela meninggalkankuliahnya untuk sementara dan lebih berfokus untuk mencari rezeki. Saat bekerja juga Azzam secara tidak sengaja bertemu dengan Anna Althafunnisa. selain terkenal di kalangan mahasiswa sebagai tukang tempe. KELEBIHAN • • • • Novel ini menghadirkan kisah percintaan bukan sekedar terhadap lawan jenis tapi jauh mengungkapkan kecintaan terhadap Allah. Yang lebih mencengangkan Azzam adalah Anna justru menerima lamaran dair Furqan. dia pun pulang dan kembali ke tengah-tengah keluarga tercintanya. status sosialnya membuat Azzam ditolak. KEKURANGAN . Merupakan salah satu novel pembangun jiwa yang penuh akan makna. Namun. Saat bekerja itulah Azzam mengenal sosok Eliana. Akan tetapi. Setelah bapaknya meninggal. Dia sangat memegang teguh prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-harinya. selain sebagai mahasiswa. Azzam akhirnya mampu melanjutkan kuliahnya setelah adiknya menyelesaikan pendidikan. sahabat Azzam sendiri yang memiliki status sosial lebih tinggi daripada Azzam. Gaya bahasa yang ringan dan alur cerita yang mudah dimengerti membuat pembaca seakan dapat melihat apa yang ingin diperlihatkan penulis novel. Cairo.5 cm x 13. Meski terkadang ada rasa iri melihat teman-teman satu angkatannya yang sudah terlebih dahulu lulus. dan salah seorang lulusan Universitas di Jerman. dialah yang menanggung kehidupan keluarganya di Solo.

novel ini dapat memberikan semangat pada jiwa untuk lebih bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT. KEBERMANFAATAN • . Sesuai dengan konsepnya.• Untuk novel dengan pengarang yang sama dan konsep yang sama pula. Novel percintaan yang satu ini pantas di baca oleh siapa saja. latar yang dipilih kurang variatif. selain itu. yaitu novel pembangun jiwa. novel ini penuh dengan ilmu pengetahuan yang akan memperluas wawasan kita terhadap dunia.

KELEBIHAN • • • • Alur cerita unik dan sulit untuk ditebak Konflik yang dipilih unik dan menarik. Nita justru menuduh kakaknya (atau ibu kandungnya) berusaha merebut Salman darinya. dia berniat membunuh Permadi. Namun. Hubungan mereka tentu saja membuat Ananta mengambil tindakan. Ananta. Lelaki itu adalah Permadi. Akan tetapi. Kepercayan diri Permadi luntur lantaran dibayangi oleh kesuksesan istrinya. Permasalahan mencapai puncaknya saat Salman kembali hadir dalam kehidupannya. Pada awalnya. Rahasia bahwa adik perempuan yang diakuinya saat ini. Gadis SMA yang menaruh perhatian pada Permadi itu harus mengandung anak Permadi di luar nikah. Hal ini membuat Permadi sering bertindak semena-mena di rumah. setelah dua bulan menikah. Prahara rumah tangga itu membuka kembali masa lalunya yang suram. adalah anaknya sendiri. Dia sengaja menjauhi semua lelaki yang mendekatinya. Nita. Sampai saat ini dia harus menyimpan erat rahasia dari masa lalunya itu. Dia meninggal sebelum Ananta sempat memberitahukan fakta sesungguhnya. Namun. Penerbit : PT Gramedia Jakarta Tahun terbitan : 1988 Dimensi : 11 x 18 cm Tebal : 235 halaman Diresensi oleh Ifan Iqbal SINOPSIS Ananta adalah perempuan yang anggun dan menawan. masalah-masalah kecil mulai bermunculan. Mata hati Nita telah tertutup dari cahaya kebenaran. tidak banyak yang tahu lebih jauh tentang siapa Ananta sebenarnya. Namun. ada seorang lelaki yang mampu memikat hati Ananta. Termasuk rekan kerjanya sendiri dia tolak mentah-mentah. dia memiliki pasien dan rekan kerja yang menyayanginya. KEKURANGAN . Dokter telah berusaha menyelamatkan nyawanya. Namun. kehidupan keluarga Ananta dan Permadi dijalani dengan penuh kebahagiaan. Dan saat dendam menyelimuti hatinya. Terdapat percakapan antara tokoh yang kurang jelas siapa pelakunya. Kehadirannya justru memikat Nita. Suaranya yang begitu khas dan sikapnya yang spesial menurutnya telah meluluhkan hati Ananta yang sempat membeku. Tuhan berkata lain. Masalah rumah tangga Ananta itu semakin parah. Sebagai dokter yang baru saja memulai prakteknya di salah satu daerah terpencil. Danila menjadi korban. Namun. Masa dimana Ananta harus tersuruk dalam lumpur cinta. tidak bagi Nita. Ananta meminta Salman untuk tidak mendekati Nita lagi dan Salman mengerti akan itu. Nita sekarat di rumah sakit. Sebagai pelampiasan hasratnya. Lelaki itulah yang membuat Ananta berani beranjak dari masa lalunya yang kelam. Terdapat beberapa istilah yang sulit dimengerti dan tidak dilengkapi dengan catatan kaki. anak hasil perbuatan dosanya dengan Salman. Permadi lah yang membuat semuanya menjadi lebih buruk. pisau yang dibawanya justru tertanam di perutnya sendiri. Dan cukup sudah alasan bagi Ananta untuk meninggalkan Permadi. Nita menghembuskan nafas terakhirnya di pelukan ibu kandungnya. Kehidupannya menjadi tidak keruan.Tersuruk Dalam Lumpur Cinta IDENTITAS BUKU Judul : Tersuruk Dalam Lumpur Cinta Penulis : Mira W.

Ada seseorang yang mengubah siswa-siswa menjadi batu. Keanehan-keanehan yang lain terjadi sampai pada akhirnya malapetaka itu datang. Harry yang sempat terluka karena gigitan beracun Bacilis dapat diselamatkan dengan tetesan air mata Burung Phoenix yang membawakan ped ang Gryfindor untuknya. Rowling Diresensi oleh Ifan Iqbal SINOPSIS Harry Potter sudah tidak sabar lagi kembali bersekolah di Hogwarts. Terlalu banyak tokoh yang dihadirkan sehingga terkadang membuat pembaca bingung. kecurigaan tentang siapa pelakunya juga mengarah ke Harry sendiri karena diketahui bahwa Harry adalah seorang parselmouth. Dia beralasan bahwa akan terjadi malapetaka yang dapat mengancam keselamatan Harry Potter di Hogwarts. Tom Malfolo Riddle. Harry menemukan monster ular bernama Bacilis berada di dalamnya. Dengan bantuan pedang Godric Gryfindor. tibatiba muncul makhluk aneh bernama Dobby. Bahasa yang digunakan mudah dimengerti dan terdapat istilah-istilah yang menarik. Namun himbauan Dobby. Harry dapat mengalahkan monster itu. terungkaplah bahwa sang pewaris keturunan Salazar Slytherin telah kembali ke Hogwarts. orang yang bisa berbicara dengan bahasa ular. novel ini sangat minim dengan nilai-nilai religi yang sangat dibutuhkan guna menyejukkan hati. Meskipun demikian. Harry menemukan letak Kamar Rahasia yang tak lain berada di toilet tempat Myrtle Merana sering berada.KEBERMANFAATAN • Novel ini memberi pelajaran bagi pembacanya tentang kisah percintaan yang tidak seharusnya terjadi. terjadi pertempuran antara Harry dengan Bacilis. pesan yang disampaikan cukup jelas dan akan bermanfaat bagi pembacanya. Setelah melakukan pencarian informasi. Dari kejadian pertama yang terjadi.K. Akan tetapi. Latar yang dipilih lain daripada karya yang sejenis. Harry pun tetap kembali ke Sekolah Sihir Hogwarts itu. Dia terpaksa pergi ke Hogwarts mengendarai mobil terbang bersama Ronald Weasley. hancur bersama holkruknya. Myrtle Merana. tidak dihiraukan oleh Harry. Dia sudah tidak tahan lagi melewati liburan musim panas bersama keluarga Dursley yang menyebalkan. Bagaimana tidak? Dia menganggap dirinya sendiri sebagai seorang yang paling pantas belajar sihir lantaran dia berdarah murni. dengan bantuan hantu toilet wanita. Namun. Dia telah kembali dan membuka pintu Kamar Rahasia yang keberadaannya tidak diketahui seorang pun. Gerbang peron ¾ tidak bisa dilewatinya. KELEBIHAN • • • Alur ceritanya menarik dan mendebar-debarkan hati pembacanya. Harry Potter dan Kamar Rahasia IDENTITAS BUKU Judul : Harry Potter dan Kamar Rahasia Penulis : J. • • • KEKURANGAN KEBERMANFAATAN . Harry juga bertemu dengan jelmaan Lord Voldemort yang hadir dengan holkruknya. Harry Potter selamat dan dapat kembali bersekolah tanpa dihantui rasa takut akan Kamar Rahasia itu. Tanpa diduga oleh Harry. Siapakah dia? Harry dan kawan-kawannya curiga bahwa pelaku perbuatan itu adalah Draco Malfoy. Kover yang dipilih kurang menarik. Meskipun tersirat. muncul beberapa keanehan-keanehan sebelum malapetaka itu benarbenar terjadi. Dobby adalah sejenis peri rumah yang menghamba pada suatu tuan rumah. Sedangkan jelmaan Lord Voldemort. Dobby melarang Harry Potter untuk kembali ke Hogwarts. Di tempat itu. Penuh dengan fantasi-fantasi yang sangat menghibur pada para pembaca.

terdapat berbagai pesan di dalamnya yang penuh dengan nilai-nilai persahabatan. dan perjuangan tanpa mengenal putus asa. . Kisah-kisah di dalamnya dapat melatih daya imajinasi kita dan mampu membawa kita ke dunia sihir khayalan yang penuh dengan keajaiban-keajaiban. keberanian. Selain itu.• Novel ini pantas dibaca oleh siapa saja.

tokoh antagonis dan protagonis digambarkan dengan baik dan jelas . Merekalah yang membantu Harry Potter dalam petualangannya. Ia juga selain berbakat sihir. Bagaimana mungkin rahasia yang mereka jaga selama 11 tahun terungkap begitu saja kalau Harry Potter adalah seorang penyihir. Hingga suatu hari. Ronald Weasley dan Hermione Granger. Air yang dihasilkan batu itu bisa membuat peminumnya berumur panjang. Itulah yang diincar Voldemort. Sontak saja paman dan bibinya kaget bukan main. Harry tinggal di rumah paman dan bibinya di Privet Drive no. batu bertuah. Selain itu Harry punya 2 orang sahabat. kejadian ajaib mendatanginya. Rowling Penerjemah : Listiani Srisani Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit : 2000 Tebal : 384 halaman Diresensi oleh Ruthadaning Inayati SINOPSIS “Anak yang Bertahan Hidup” Harry berhasil selamat dari pembunuhan yang akan dilakukan musuh orang tuanya. berhasil tahu bahwa ada seseorang yang ingin mencuri “SORCERER STONE”. Padahal umurnya baru 1 tahun. Mereka punya anak bernama Dudley-yang super duper besar-Dudley pun sama seperti kedua orang tuanya. Harry di akhir tahun ajaran pertamanya. Harry dibawa dan diperkenalkan dengan sebuah sekolah sihir bernama Hogwarts dan segala komunitas sihir yang selama ini bersembunyi. kepala sekolahnya. yang disembunyikan di Hogwarts. KELEBIHAN • • • Alur cerita menarik dan berurutan Bahasa yang digunakan sederhana dan lugas sehingga pembaca tidak akan merasa bosan Penokohan yang unik. 13 selama 11 tahun. Namun slama itu Harry belum pernah diperlakukan layak oleh paman dan bibinya. Harry nyaris saja kehilangan jiwanya ketika tiba-tiba bekas lukanya begitu sakit saat berhadapan dengan Voldemort yang merasuki tubuh Quirrel. Seorang manusia setengah raksasa tibatiba mendatanginya dan mengatakan bahwa Harry seorang penyihir. musuh yang telah membunuh kedua orang tua Harry.K. Dari sini petualangan Harry Potter “Anak yang Bertahan Hidup” dimulai Di tahun pertamanya di Hogwarts. Harry nyaris tak tertolong jika saja Dumbledore. Namun. Harry. juga bakat mengendarai sapu terbang sehingga ia dipilih menjadi seorang seeker di sebuah olahraga bernama Quidditch. Lord Voldemort. Harry telah banyak dikenal. Sedangkan Hermione memiliki kecerdasan yang luar biasa. Ron dan Hermione bisa menggagal rencananya. tidak datang disaat yang tepat. Ron seorang yg konyol dan lucu. Singkatnya.Resensi Novel Harry Potter dan Batu Bertuah (Harry Potter and The Sorcerer Stone) IDENTITAS BUKU Judul buku : Harry Potter dan Batu Bertuah (Harry Potter and The Sorcerer Stone) Pengarang : J.

Ronald Weasley dan Hermione Granger sehingga pembaca diharapkan mampu mencontoh sifat mereka. Terlalu banyak tokoh-tokoh sampingan yang muncul membuat pembaca sulit mengingat nama tokoh tersebut.• • • Klimaks dan antiklimaks yang bagus membuat pembaca merasa puas dengan akhir cerita. Diselingi dengan humor-humor dan kejadian-kejadian lucu membuat pembaca tidak mudah bosan dengan alur cerita. Menggambarkan tentang persahabatan manis yang terjalin antara Harry Potter. KEKURANGAN • • KEBERMANFAATAN • • • . Konflik-konflik cerita yang disajikan mampu membuat pembaca penasaran. Desain kover yang kurang menarik dan bahan kertas kurang bagus. Bacaan yang menarik bagi pembaca yang menyukai cerita misteri dan imajinasi. Memberi amanat agar tidak mudah berburuk sangka pada orang lain.

Kemudian terdapat pula tema kepahlawanan. BKPBM dan Adicita. Di Jawa. cerita rakyat Joko Tingkir memberi pesan kepada kita agar teguh dalam memegang janji. sebagaimana cerita “Mahligai Keloyang”. pelajaran moral.Kumpulan Cerita Rakyat Riau Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal : : : : : Kumpulan Cerita Rakyat Riau Daryatun dkk. serta berbakti kepada orang tua. hingga tema asal usul suatu daerah di Riau. Padahal. keteladanan. Ada juga tema yang berkisah tentang pentingnya tindakan memegang janji. Demikian halnya dengan cerita rakyat Melayu yang sengaja dikumpulkan dalam satu rangkaian buku ini. yang dikisahkan dalam cerita “Puteri Kaca Mayang” yang menceritakan asal usul Kota . Cerita rakyat Nusantara sarat dengan kisah-kisah keteladanan. mulai dari tema yang memuat pesan tentang keteladanan moral. maupun “Legenda Ikan Patin” dan sebagainya. tujuan penulisan dan penerbitan buku Kumpulan Cerita Rakyat Riau ialah untuk memperkenalkan beragam cerita rakyat yang ada di daerah Riau kepada pewaris kebudayaan Melayu. kesetiaan dan loyalitas. Di Padang misalnya. selaku pimpinan BKPBM yang juga salah satu penulis dalam buku ini mengungkapkan. ataupun hukum sebab akibat. diterbitkannya buku ini sekaligus juga untuk memperkaya khazanah budaya Nusantara yang pada gilirannya perlu terus menerus dilestarikan. baik dimensi kepahlawanan. Sayangnya. dapat ditemukan pesan-pesan yang tersembunyi. Selain itu. cerita-cerita rakyat tersebut menjadi acuan atau pedoman dalam aspek bertingkah laku. Tema-temanya beragam. peradaban modern telah meminggirkan warisan kebudayaan yang satu ini. Penerbitan buku Kumpulan Cerita Rakyat Riau yang dilakukan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Riau. budi pekerti. Oleh sebagian besar masyarakat. tidak sombong. seperti dalam kisah “Si Lancang”. Yogyakarta Pertama. Mahyudin Al Mudra. bekerjasama dengan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM). khususnya anak-anak dan juga masyarakat umum. salah satu di antaranya ialah memperkenalkan cerita rakyat sebagai warisan budaya serta mendidik moral anak bangsa melalui kisah-kisah keteladanan dan petuah-petuah kehidupan yang termuat di dalamnya. 2007 102 halaman Bumi Nusantara sangat kaya akan cerita rakyat baik yang terdokumentasi maupun yang diwariskan secara lisan dan turun temurun. “Dang Gedunai”. Cerita rakyat sesungguhnya dapat berfungsi sebagai wahana pendidikan akhlak. cerita rakyat Malin Kundang menjadi petuah yang penting agar seseorang dapat menjaga dirinya dengan baik. di balik setiap cerita rakyat. Cerita rakyat yang dihimpun di dalam buku ini seluruhnya berasal dari daerah Riau dan tersaji sebanyak 24 kisah. memiliki tujuan yang mulia. sebagaimana dikisahkan dalam “Hang Tuah Kesatria Melayu”. serta “Batu Batangkup”. “Pangeran Suta dan Raja Bayang”. “Legenda Batang Tuaka”.

Penerbit buku ini rupanya sadar untuk mengemas buku Kumpulan Cerita Rakyat Riau ini dengan sangat cantik. kejujuran. di antaranya agar seorang anak harus berbakti kepada kedua orang tuanya. terdapat kisah yang dipercayai oleh sebagian masyarakat Melayu sebagai fakta. keteladanan. hampir semua orang yang mengaku keturunan Ikan Patin di Brunei memiliki ciri yang sama. terselip pesan-pesan yang sengaja dihadirkan. sehingga diharapkan dapat mempengaruhi minat baca di kalangan anakanak. Akhir kata. Masing-masing daerah memiliki kisah dengan alur cerita yang sama. Salah satunya ialah kisah “Legenda Ikan Patin” yang hingga saat ini masih diyakini oleh sebagian besar rakyat Melayu sebagai sebuah kebenaran. Kisah “si Lancang” dan “Legenda Batang Tuaka” misalnya. kita dapat memahami bahwa cerita-cerita rakyat ini sebenarnya berasal dari satu kisah yang kemudian disebarluaskan oleh nenek moyang kita dahulu. membuat buku ini sangat mengesankan. dilengkapi dengan gambar di setiap halamannya. 11). dan cerita “Puteri Pandan Berduri” sebagai nenek moyang masyarakat di Teluk Bintan. Tema yang lain. Itulah sebabnya. sebagian masyarakat Melayu tidak memakan ikan patin yang mereka yakini sebagai nenek moyang mereka (hlm. tema asal usul keturunan atau nenek moyang juga diceritakan dalam kisah “Puteri Pinang Masak” yang merupakan nenek moyang suku Kubu dan Talang Mamak di Jambi. Kala dirinya telah menjadi orang kaya. meskipun ia harus meninggalkan emaknya yang sudah tua. yaitu “Legenda Batang Tuaka” yang mengguratkan pesan moral penting. Di balik semua itu. Tema kepahlawanan dan kesetiaan memberi pesan bahwa sebagai pribadi. sebagaimana sumpah tiga bersaudara dalam kisah “Penghulu Tiga Lorong”: Tiada boleh akal buruk. Tak ketinggalan. “Legenda Ikan Patin” di Riau pun ternyata juga serupa dengan cerita rakyat di Brunei. Dalam konteks inilah. Uniknya. Kisah serupa diceritakan dengan judul dan versi yang sedikit berbeda. Hal ini menyiratkan bahwa sesungguhnya cerita rakyat Melayu tidak jauh berbeda dengan cerita rakyat dari berbagai pelosok Nusantara dan juga dari negeri seberang yang memiliki rumpun kebudayaan yang sama. Di Brunei misalnya. 43). Tekstur lembarannya yang ekslusif dan berwarna. Oleh : Nanum Sofia (Mahasiswi S2 Psikologi UGM) . terdapat sekelompok masyarakat Melayu yang mengaku keturunan Ikan Patin. dan beragam kebaikan lainnya yang sangat khas dalam cerita-cerita rakyat yang sangat penting bagi perkembangan kepribadian anak. Membaca buku ini. Hadirnya buku ini merupakan upaya melestarikan khazanah cerita rakyat Melayu yang mulai luntur ditelan jaman. ia malu memiliki emak yang tua dan miskin sehingga rasa malu itu menguasai dirinya dan ia tak mau mengakui emak sebagai ibu kandungnya (hlm. sehingga diharapkan generasi pewaris kebudayaan Melayu dapat mengetahui paling tidak asal-usul daerahnya dan nenek moyang mereka dengan baik. budi merangkak Menggunting dalam lipatan Memakan darah di dalam Makan sumpah 1000 siang 1000 malam Ke atas dak bapucuk Ke bawah dak baurat Dikutuk kitab Al-Qur‘an 30 juz. Demikan juga cerita “Mahligai Keloyang” yang serupa dengan cerita Joko Tingkir dari Jawa. Cerita ini sebenarnya bertujuan memperkenalkan kepada masyarakat Melayu perihal pentingnya mengetahui asal-usul suatu daerah maupun asal usul nenek moyang mereka. Banyak pesan moral yang dilandaskan atas nilai-nilai yang islami. Singkatnya. mengisahkan tentang sosok si Lancang yang pergi merantau untuk mengubah hidupnya. orang baik akan mendapat hadiah dan orang berperilaku buruk akan mendapat balasan yang setimpal. Di antara beragam cerita rakyat tersebut. Setiap tema sebagaimana disebutkan tadi memiliki maksud dan tujuan tersendiri. kita harus menegakkan kebenaran dan menjaga marwah negeri. Cerita rakyat Nusantara pada hakekatnya saling berkorelasi dari satu kebudayaan dengan kebudayaan yang lain. yaitu cerita legenda. fungsi dari cerita-cerita rakyat Melayu ini bertujuan untuk mendidik akhlak generasi bangsa melalui media cerita rakyat. yaitu kebudayaan Melayu. Di dalamnya terdapat juga pesan moral bahwa setiap perilaku mengandung unsur sebab akibat. namun dengan versi dan tokoh yang terikat dengan kebudayaan mereka. nama si Lancang sengaja dipakai sebagai simbol untuk mengingatkan kita agar tidak berperilaku “lancang” (tidak sopan) terhadap orang tua yang sudah semestinya dihormati.Pekanbaru serta kisah “Puteri Tujuh” yang menceritakan asal usul Kota Dumai. kesetiakawanan. Tema-tema moral seperti yang terkandung dalam cerita “Si Lancang”. yaitu terdapat luka di bibir layaknya bekas kail pancing. terutama bagi anak-anak diharapkan dapat menikmati setiap jengkal kalimat yang rancak dan mudah dicerna. mengingatkan kita pada cerita Malin Kundang dari Padang. yaitu nilai-nilai luhur bangsa. Rupanya. seiring dengan tradisi merantau dan perdagangan lintas daerah di zaman mereka.

Cerita sehari-hari itu masih dianggap sebagai cerita biasa dan tidak alihgenerasikan. Bab II membincangkan tentang berbagai bentuk aktivitas kesastraan (h. Salah satu sastra lisan yang masih diingat hingga kini. Hal ini tentu saja menarik karena pembaca dapat melihat pendapat pelaku becerite dan bedande tentang apa saja yang mereka lakukan. dan petuah leluhur. 29-81). Secara komunikatif. 15-25). Kurang dikenalnya sastra Sambas itu tidak lepas dari kurangnya perhatian masyarakat Sambas sendiri terhadap budaya bercerita dari nenek moyang mereka. Buku berjudul “Becerite dan bedande: Tradisi Kesastraan Melayu Sambas” ini merupakan hasil kumpulan tulisan Chairil yang memang sejak menjadi mahasiswa di Fakultas Sastra dan Budaya UGM fokus meneliti tentang tradisi sastra lisan. Berkat ketekunan dan kerja keras Chairil Effendy. 1-13). tradisi sastra lisan Sambas tidak kalah dari tradisi daerah Melayu lainnya. belum banyak dikenal orang. adalah tradisi sastra lisan yang biasa disebut dengan istilah becerite dan bedande. mantra. khususnya pada masyarakat Melayu Sambas. Pada Bab I. misalnya Riau atau Aceh. 91). penulis mengkaji sastra lisan sebagai seni pertunjukan dan konsep kebudayaan (h.Becerite dan Bedande: Tradisi Kesastraan Melayu Sambas Judul Buku Penulis Editor Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : : : : : : : Becerite dan Bedande: Tradisi Kesastraan Melayu Sambas Chairil Effendy AR Muzammil STAIN Pontianak Press. Keduanya berisi tentang ajaran. Padahal. September 2006 xiv + 160 halaman 15 x 20. khususnya di kalangan orangorangtua di pedalaman Sambas. proses kemunculan. buku ini umumnya ditulis dari sisi pelaku becerite dan bedande sendiri. jenis. pengetahuan tentang kebudayaan Sambas dalam becerite dan bedande kini dapat dibaca lagi. Pontianak Pertama. Bab IV merupakan menyimpulkan tradisi becerite dan bedande (h.8 cm Tradisi kebudayaan orang Sambas di Kalimantan Barat. Buku ini dibagi dalam IV bab. Chairil tergerak untuk melestarikan tradisi becerite dan bedande dengan meneliti lalu menulisnya dalam sebuah buku. . doa. Sebagai putra asli Sambas. dan contoh teks becerite dan bedande yang lazim dilantunkan oleh orangMelayu Sambas (h. khususnya sastra lisan. Bab III mengulas tentang asal-usul.

Istilah bedande bisa jadi menurunkan kata “berdendang” dalam bahasa Melayu. budaya. termasuk Hindu dan Buddha. Seorang pedande oleh orang Sambas juga didudukkan dalam posisi sakral. buku ini menjadi bahan yang cukup menarik untuk diteliti. Becerite dan bedande dalam konsep orang Melayu Sambas mencerminkan pandangan tentang tradisi lisan yang serupa tapi tak sama. Dengan adanya benang merah ini. dan agama atau kepercayaan.Pada akhir buku. Pelantun becerita disebut pencerite. Kemiripan ini bisa jadi dapat dirunut dari isi dari teks bedande yang umumnya juga berupa mantra-mantra dan doa. cerita adalah sekaligus doa dan tidak sedikit dari apa yang diceritakan menjadi kenyataan. buku ini semakin menarik untuk dibaca. Kemiripan ini juga bisa disebabkan oleh heterogenitas orang Melayu Sambas yang berasal dari beragam suku. Mereka telah lama hidup dengan perbedaan dan mereka menikmati itu hingga kini. bisa dilakukan sendiri (bedande tunggal murni) dan bisa juga dilakukan dengan iringan musik atau tari (h. Bagi Anda pecinta kajian sastra Melayu. Saat zaman modern di mana kepentingan hidup manusia juga berkembang. sedangkan pendendang bedande disebut pedande. Sementara bedande adalah bercerita sambil didendangkan. keragaman budaya juga tercermin dalam tema-tema becerite dan bedande. (Yusuf Efendi/Res/78/08-2011) . atau Raja Alam (h. Teks-teks ini dilampirkan dengan tujuan agar pembaca dapat membaca dan menganalisisnya sendiri. Si Miskin dengan Anaknya. Bagi mereka. Istilah pedande ini mengingatkan pada pemimpin upacara umat Hindu yang juga disebut bedande.45-50). Dalam “pendendangan” (baca: dilagukan) ini. Kemiripan kata dan istilah ini menjadi bukti bahwa keberagaman telah ada di masyarakat Sambas sejak lama. penulis melampirkan beberapa teks sastra lisan Sambas seperti. Dua jenis tradisi lisan ini merupakan wujud kreativitas budaya orang Melayu Sambas pada gaya bercerita yang unik dan tidak menjenuhkan.101-121). Becerite artinya bercerita dengan apa adanya. Si Miskin dan Firman Tuhan.

atau SMU buah dari keprihatinan penulis. keduanya bersahabat di tengah konflik agama dan suku yang terjadi di masyarakat. Keduanya tidak terpengaruh dengan . Penulis sendiri memiliki karya yang cukup banyak. Sebagian orang menduga itu permainan penguasa di pusat. konflik antarsuku atau antarkelompok jamak terjadi. Yogyakarta : Juni. lalu meminta para siswa untuk menghormati perbedaan yang ada di antara mereka.1 cm Saat tali persaudaraan di masyarakat kian pupus. yang berasal dari keluarga yang berbeda suku dan agama. ada juga yang berpendapat bahwa hal itu terjadi karena ulah orang-orang tertentu yang bermain di air keruh. penting kiranya membaca buku ini. dan Anak Lembah Elang (1998). atau dapat pula dengan metode permainan kelompok untuk mempraktekkan langsung perbedaan. Pada kurun 1900-2005. pertengkaran. Buku kecil di hadapan Anda ini adalah sebuah naskah fiksi bacaan untuk anak-anak SD.3 x 20. merasa wajib mengajarkan kepada murid-muridnya akan pentingnya menghormati perbedaan dan menghargai keberagaman. Anda dapat secara langsung membacakannya di depan kelas. Bagi kaum pendidik. Negeri ini pernah mengalami itu semua. Penulis yang seorang pendidik. Pulau Sangia Penuh Misteri (1997). SMP. Lukas Atakasi. konflik tentunya akan berpengaruh pada siswa sebagai generasi penerus bangsa. Buku berjudul Anak-anak Kapal ini mengisahkan tentang persahabatan dua anak. Tekad Pak Wangge (1996). La Mada dan Alex. atas pudarnya tali persaudaraan. seperti buku Rintihan di Atas Batu Karang (1995). Hal itu benarbenar dirasakannya karena sering melihat berita di televisi dan surat kabar yang dipenuhi oleh konflik antarsuku dan kelompok masyarakat. maka pertikaian. 2001 : x + 117 halaman : 14. dan konflik antargolongan akan terjadi.Anak-anak Kapal Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : Anak-anak Kapal : Lukas Atakasi : Mitra Gama Widya. Bagi Anda para pendidik. Kualitas buku ini cukup teruji karena pernah memenangkan sayembara penulisan naskah bacaan tahun 2000/2001 yang diselenggarakan oleh Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Namun. Akan tetapi.

berpetualang hingga akhirnya kembali bertemu dengan orangtua dan masyarakat desanya. Apa yang dihadirkan dalam kisah La Mada dan Alex adalah sebuah gambaran bagaimana negeri ini rentan akan konflik sosial. Kisah kedua bocah ini ditulis dengan begitu dramatis namun tetap alami. sepertinya terus menguap seiring dengan perkembangan zaman. Namun. Pancasila sebagai dasar negara dengan slogannya Bhineka Tunggal Ika sebenarnya sudah mengingatkan akan masalah perbedaan ini. (Yusuf Efendi/Res/73/06-2011) . agama. marilah kita belajar dari kisah La Mada dan Alex ini. Selamat membaca. Saat keduanya tertimpa malapetaka. Dalam konteks masa kini. Anda akan membaca petulangan keduanya dalam menghadapi masalah yang ada. Keduanya tetap bertahan hidup bersama walau tantangan menghadang (h. baik suku. Menjaga Keanekaragaman Pesan pokok dalam buku ini adalah pentingnya menjaga keanekaragaman.konflik karena menurut mereka perbedaan tidak harus menjadi sebab perpecahan. Penulis sepertinya sudah begitu ahli dalam menjalin cerita agar tidak terkesan berlebihan. 39). Dalam buku ini. Sikap menjaga keanekaragaman ini akan terwujud masyarakat memahami bahwa perbedaan seharusnya bisa memunculkan sikap saling menghormati. karena terdiri dari beragam suku bangsa dan agama. lalu terpisah jauh dengan keluarga karena warga panik. budaya. adat istiadat di masyarakat. buku ini rasanya masih cukup relevan untuk dikaji karena semakin banyak generasi muda kita yang melupakan Pancasila. Untuk itu.

namun jalan ceritanya masih dapat dengan nyaman diikuti. Perlis (h. Dengan demikian. penting kiranya membaca buku ini. Sabah (h. Meskipun berbahasa Malaysia. publik seakan dibuat bingung. Ketigabelas negeri ini menarik untuk dibaca sejarahnya mengingat penduduk aslinya berkait erat dengan orang-orang Melayu di . Perak (h.Asal-usul Negeri-negeri di Malaysia Judul Buku Penulis Editor Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : Asal-usul Negeri-negeri di Malaysia : Zakiah Hanum : Norman Suratman : Times Books International. 27). 73). 66). Kedah (h. pembaca dari Indonesia akan lebih mudah memahami buku ini. Namun. 44). 50). tentu akan cenderung menyalahkan Malaysia yang dianggap suka mengklaim kebudayaan Indonesia. 62). 22).7 cm Ketika beberapa tahun terakhir ini banyak media massa di Indonesia yang memberitakan konflik antara Indonesia dengan Malaysia. Buku ini menghadirkan sebuah pembahasan yang penting berkait dengan temuan arkeologis dan historis tentang sejarah negeri-negeri di Malaysia yang memang berkait erat dengan leluhur orang Melayu yang ada di Indonesia. khususnya berkaitan dengan hasil kebudayaan. Mengapa sesama negara serumpun kok ribut? Bukankah antara Malaysia dan Indonesia memiliki akar kebudayaan yang tidak jauh berbeda? Bagi mereka yang memahami dan mengetahui latar belakang kebudayaan kedua negeri serumpun ini tentunya takkan ikut bingung.6 x 22. buku berjudul “Asal-usul negeri-negeri di Malaysia” ini penting kiranya dibaca. Negeri Sembilan (h. dan Terengganu (h. 58). 37). Kelantan (h. Melaka (h. Pulau Pinang (h. Pahang (h. 69). Minimal untuk menjawab dan mencerahkan kebingungan di atas. Buku ini menghadirkan 13 sejarah ringkas negeri-negeri di Malaysia. yaitu Negeri Johor (h. 8). Sarawak (h. bagi mereka yang tidak pernah membaca dan memahami sejarah kedua negara ini. Bagi Anda peminat sejarah dan arkeologi. Selangor (h. 14). 79). Singapura : 1989 : 96 halaman : 15.

buku ini semakin penting untuk dibaca. dan Arab yang singgah untuk berdagang di Semenanjung Melayu. Dari sini. Pada waktu itu. diperintah oleh Bendahara Melaka. Realitas ini membuktikan bahwa penduduk negeri-negeri di Malaysia sangat beragam. Dengan mencermati bukti-bukti sejarah ini. Bukti sejarah ini mengingatkan akan sistem pemerintahan masa lalu yang ada di Minangkabau. dan Cina. yakni berbentuk rumah panggung. Penduduk asli negeri-negeri ini berakulturasi dengan dengan bangsa Cina. yang mempunyai pembesar-pembesarnya sendiri pada suatu masa dahulu (h. Tun Ali. 37). Negeri Sembilan Satu sejarah penting yang ditampilkan dalam buku ini.Indonesia. kebanyakan penduduk Negeri Sembilan terdiri dari orang-orang asli suku Sakai (dari Daratan Riau) (h.39). Adapun mengapa menjadi saling klaim. juga Arab. hal itu tidak lepas dari faktor politis dan bisnis pariwisata global. (Yusuf Efendi/Res/75/07-2011) . Klang. menurut kaum cerdik pandai. sehubungan dengan keterkaitan leluhur Indonesia dan Malaysia. orang-orang Minangkabau memang pernah hidup di Negeri Sembilan. Sejurus dengan ingatan ini. Sejarah Negeri Sembilan juga menyebutkan bahwa pada masa Sultan Mansur Shah yang bertahta hingga tahun 1477 M. terdapat banyak kemiripan. Dari buktibukti historis ini. Realitas ini membuktikan bahwa orang Melayu telah berdiaspora dengan tujuan berdagang lalu akhirnya menetap dan menghasilkan kebudayaan baru yang terdapat kemiripan dengan budaya yang mereka miliki sebelumnya. adalah bukti arkeologis dan historis tentang Negeri Sembilan. dan tentunya memiliki atap yang lancip dan melengkung seperti tanduk kerbau. Negeri Sembilan adalah sebuah negeri yang berasaskan pada gabungan sembilan “negeri” atau “kawasan” yang luas. Keterkaitan orang Minangkabau dengan Negeri Sembilan juga dapat dibuktikan dari arsitektur rumah-rumah dan istana Negeri sembilan yang mirip dengan rumah adat Minangkabau. keempat negeri di Negeri Sembilan (Sungai Ujong. dan Johor). India. memiliki banyak pintu dan jendela. Jelebu. sikap saling memahami dan menghargai perbedaan sepertinya harus terlebih didahulukan jika antarsesama rumpun Melayu kembali terjadi masalah kebudayaan di kemudian hari. menjadi wajar jika antarkebudayaan Malaysia dan Indonesia. India. dalam sejarahnya.

13). Yogyakarta : : : Juni. Kedua hal ini memberi pesan akan pentingnya memahami atau mewaspadai perilaku Merapi sebagai gunung yang masih aktif. Dalam buku ini Anda akan mendapatkan pembahasan tentang berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas Gunung Merapi. diobati. Akan tetapi. salah satunya buku kecil ini.1 cm Selain penuh misteri. Yogyakarta. Secara umum. Kulonprogo. 35) dan duka-cita melanda desa (h. Buku berjudul Kepak Sayap Sang Garuda karya Sulis Setyawati. Gandung dan Kelik. Burung yang juga dikenal dikenal sebagai Garuda tersebut kemudian dibawa pulang.Kepak Sayap Sang Garuda Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : : Kepak Sayap Sang Garuda Sulis Setyawati : Mitra Gama Widya. di sisi lain juga berbahaya. gunung Merapi dirasakan oleh masyarakat sebagai berkah kesuburan. 45). 2003 vii + 111 halaman 14. perlu membaca buku ini. seorang guru di SLTP Negeri 1 Kalibawang.3 x 20. . Penemuan ini berlanjut pada petualangan keduanya mengungkap perburuan satwa yang dilindungi di hutan Merapi. Suatu ketika. karena dampak letusannya bisa mengakibatkan jatuhnya korban. ini penting untuk dibaca. dan mereka yang peduli dengan upaya pelestarian alam. pecinta lingkungan. dan dipelihara. buku ini mengisahkan tentang petualangan dua orang sahabat. Gunung Merapi yang terletak di utara Kota Yogyakarta banyak memberi inspirasi. keduanya secara tidak sengaja menemukan seekor elang Jawa (spizaetus bartelsi) yang tertembak oleh pemburu (h. Di satu sisi. seperti wedhus gembel beraksi (h. Bagi Anda para guru.

keangkeran alas tutupan justru dimanfaatkan oleh para pemburu untuk dijadikan markas mereka. sayangnya orang hanya mempercayai cerita tersebut tanpa berusaha membuktikannya. Hutan itu ditutup karena masyarakat percaya bahwa ada siluman harimau di dalamnya. bahwa di hutan Merapi terdapat sebuah area yang setiap orang tidak boleh memasukinya. Buku ini kian menarik karena petualangan Gandung dan Kelik semakin seru. dan sekaligus memahami ilmu Geografi dan IPA secara menyenangkan. buku ini juga berisi prinsip-prinsip dasar Geografi dan IPA yang terkadang dianggap sebagai pelajaran yang sulit dan membosankan. Di dalamnya terdapat beberapa jenis flora dan fauna yang dilindungi. Oleh karena itu. belajar menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. area itu disebut dengan alas tutupan. artinya hutan yang ditutup (h. dalam hal ini berhubungan dengan Gunung Merapi. Padahal. Dalam buku ini diceritakan. suatu ketika. 21). Namun. Para murid akan belajar menulis cerita. Namun. Gandung harus berjuang keras membebaskan Kelik yang disandera para pemburu di alas tutupan karena ternyata. bukan tempat siluman harimau seperti yang diceritakan. Melalui buku ini. Gandung dan Kelik justru mendapatkan keterangan dari penjaga hutan bahwa alas tutupan merupakan daerah suaka marga satwa. yaitu dengan merasionalkan cerita menakutkan yang berada di masyarakat. penulis mengajak untuk “melawan” mitos menakutkan itu. Mitos siluman harimau itu ternyata sengaja diciptakan dengan tujuan agar orang tidak sembarangan dan berburu satwa dan atau mengambil tanaman yang dilindungi di alas tutupan. “Melawan” Mitos Buku ini juga mengajarkan kepada kita untuk “melawan” mitos.Buku ini cocok dibaca oleh anak-anak sekolah dasar dan menengah karena ditampilkan dengan gaya bercerita sehingga tidak membosankan. . buku ini cukup tepat jika diajarkan dengan cara dibacakan di depan kelas.

400 kaki. seperti sejarah manusia Minangkabau dan peninggalannya (h. dkk. alam dan manusia Minangkabau (h. Buku berjudul Minangkabau ini tampaknya sengaja ditulis untuk memenuhi kebutuhan para pelancong. 15-37). seorang peneliti Barat dalam bukunya Islamic Revivalism in A Changing Peasant Economy Central Sumatera 1784-1847 menggambarkan Minangkabau dengan indah. Jakarta : : : Januari. Keduanya dipisahkan oleh kerucut puncak gunung Merapi. sebuah gunung berapi yang menjulang dengan ketinggian 9.000 kaki di atas permukaan laut. Jika Anda belum berkesempatan mengunjungi Minangkabau.” demikian tulis Dobin. ajaran budi pekerti Minangkabau (h. 51-62). Di Tenggara lembah Agam terletak lembah Tanah Datar. yang tingginya 9.500 kaki dan merupakan titik yang paling anggun dalam pemandangan Minangkabau. 63-84).5 x 34 cm Christin Dobin (1784-1847).Minangkabau Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : : Minangkabau Darman Moenir. terletak lembah Agam di kaki gunung Singgalang. baik dalam negeri maupun luar negeri. letaknya hampir di Kathulistiwa. Anda perlu membaca buku ini karena buku ini menghadirkan beragam informasi tentang ranah Minangkabau. sejarah pendidikan Minangkabau (h. “Pada ketinggian 3. buku di depan Anda ini bisa menjadi informasi penting untuk mengenal ranah Minang beserta pernak-perniknya. 39-43). Bagi Anda peminat kajian budaya Melayu. 90-122). . Apa yang digambarkan Dobin di atas menjadi sebuah imajinasi bagi Anda untuk mengenal Minangkabau lebih jauh. yang ingin mengenal ranah Minang lebih dekat. : Yayasan Gebu Minang. serta seni dan kebudayaan Minangkabau (h. 1993 240 halaman 24.

Ungkapan ini mengajarkan: “kemajuan dari sebuah negeri diharapkan dari pundak generasi mudanya”. Ditambah dengan ulasan yang singkat. Jauh sebelum Indonesia merdeka. elok tepian karena anak muda. berbagai lembaga pendidikan tradisional telah berdiri di Minangkabau. dan Ed Zoelverdi. yaitu kata mendaki kepada orangtua. atau kursus-kursus keterampilan kerajinan Minang sudah ada untuk mendidik generasi muda Minang. Mohammad Hatta (1902-1980). Ibrahim Datuk Tan Malaka (1897-1949). (Yusuf Efendi/Res/69/05-2011) Tamadun Melayu . Mohammad Natsir (1908-1993). Tersebutlah nama-nama seperti Sutan Sjahrir (1909-1966). binatang tahan pukul. padat. kata menurun kepada yang muda. namun cukup eksklusif karena dicetak dengan kertas yang tebal dan cover yang indah bergambar rumah adat Minangkabau. karena sebagian foto tampak foto klasik masa lalu hasil jepretan fotografer handal seperti Alain Compost. Ungkapan ini bermakna bahwa anak muda harus memiliki keluhuran budi terhadap empat kata (kato nan ampek). Dalam ungkapan adat Minangkabau disebutkan elok negeri karena penghulu. penting juga membaca buku ini sebagai referensi fotografi. Haji Agus Salim (1884-1954). Gino Franki Hadi. kata mendatar kepada teman sebaya. Pendidikan menjadi identitas orang Minang sejak dulu. buku ini enak dibaca karena dilengkapi dengan foto-foto yang indah dan penting untuk dicermati. Satu hal yang menjadi sedikit kelemahan dalam buku adalah tidak adanya daftar isi yang tentu saja hal ini menyulitkan pembaca jika ingin membaca langsung pada pembahasan tertentu. Jejak Pendidikan di Ranah Minang Ranah Minang telah menghasilkan banyak tokoh bangsa. perpaduan antara pendidikan dan ajaran budi pekerti menjadi kekuatan kebudayaan Minang. 84). surau tempat mengaji. dan masih banyak lagi. Sekolah Islam dalam bentuk pesantren. dan kata melereng kepada ipar atau besan (h. Bagi Anda pecinta foto. Buku ini menghadirkannya lengkap dengan foto-foto yang indah dan artistik sehingga semakin mudah dipahami. Mereka adalah kaum terdidik yang mengabdikan hidup dan pengetahuannya demi kemajuan dan kemerdekaan bangsa Indonesia. dan komunikatif. Tradisi pendidikan telah lama ada di ranah Minang. Orang Minang memasukkan ajaran budi pekerti dalam untaian ungkapan-ungkapan adat yang indah didengar dan tidak menggurui. Sebuah ungkapan Melayu menyebutkan: manusia tahan kias. Muhammad Yamin (1903-1962).Buku ini cukup istimewa karena meskipun terhitung buku lama. Dengan demikian.

masih menjadi tema menarik yang belum tuntas. tentang falsafah dan pemikiran Melayu (h. Melayu dan Islam sudah seperti dwitunggal yang menyatu dan tidak boleh diceraikan: Islam adalah Melayu dan Melayu haruslah Islam. Pertama. 1995 : xxx + 1974 halaman : 15 x 21 cm Melayu adalah sebuah bangsa yang besar. bangsa yang telah tersebar luas ke berbagai belahan bumi. dan masih banyak lagi suku bangsa yang terikat kuat dalam kebesaran rumpun Melayu. Antologi tulisan mengenai khazanah Melayu yang terhimpun dalam buku ini terdiri dari beberapa bagian. Sedangkan untuk Indonesia. Bangsa diaspora ini kemudian membentuk komunitas. khususnya yang berlaku di Indonesia dan Malaysia. orang Nias. dari sejarahnya. di Sabah (h. Anda perlu membaca buku pertama dan kedua jika ingin memahaminya secara lebih utuh. Demikian pula dengan tarik ulur argumen tentang Melayu dan Islam. maka klaim bahwa Melayu harus selalu identik dengan Islam mungkin bisa saja terbantahkan. Nama negara “Malaysia” berasal dari kata “Melayu”. Orang-orang Dayak di Borneo. Ketiga. suku bangsa yang kebanyakan menetap di sekitar Semenanjung Malaya. undang-undang. dari Asia hingga Afrika. Bagi pemerhati budaya. Para penulis tampaknya ingin mengupas tuntas tentang kebudayaan Melayu. orang Batak. Indonesia. orang Toraja. Denmark. membahas bahasa dan sastra Melayu (h. sejarah. : Dewan Bahasa dan Pustaka. seperti di Borneo (h. 1600-1953). dan budaya yang khas. Terakhir. ini ingin mempersembahkan sebuah kesimpulan besar: bangsa Melayu adalah sebuah bangsa yang besar dengan segenap kekayaan budaya yang dimilikinya. tentang undang-undang yang pernah berlaku di beberapa wilayah Melayu. 1532). tentang kerajaan dan politik (h. Bangsa Melayu di kedua negara ini cukup menarik untuk dikaji lebih dalam karena memiliki karakter kemelayuan yang unik dan khas. dan sastra Melayu. mengingat semangat identitas sebuah bangsa dianggap penting. Perdebatan politis tentang bangsa Melayu yang paling “murni”. misalnya. Dalam perjalanannya. termasuk para peneliti berkebangsaan Malaysia. Kedua. dan Prancis. pemerintahan dan politik. bahkan tidak jarang memantik konflik.Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : Tamadun Melayu : Ismail Hussein. namun mereka tidak semuanya muslim. Itu memang tidak salah. Namun. Bangsa Melayu dengan peradaban dan kebudayaannya sudah ada jauh sebelum Islam datang. Indonesia dan Malaysia memiliki keterikatan erat dengan Melayu. Jika sejarah Melayu sekali lagi dicermati dengan lebih bijak. bahkan sebelum Islam lahir sebagai salah satu ajaran agama.1387-1427). Selain itu. Kenyataan tersebut menjadi menarik untuk dikaji kembali dalam konteks kekinian. Buku jilid ketiga ini berguna sebagai rujukan untuk memahami kebudayaan Melayu mengingat cukup banyak tulisan yang terangkum di dalamnya. filsafat. 1577). buku ini penting untuk dibaca. Buku yang ada di hadapan Anda ini adalah bukti bahwa kajian tentang kebudayaan Melayu masih dan akan terus berlangsung. 1514). Falsafah pemikiran. Artikel-artikel yang ada di buku ini merupakan kajian perbandingan yang menarik untuk dicermati. 1449-1502). peradaban. sampai bahasa dan sastra Melayu menjadi bahan kajian bangsa-bangsa lain hingga kini. dan undang-undang laut di Malaysia (h. orang Manado. Buku berjudul Tamadun Melayu yang ditulis oleh para pengkaji kemelayuan dari lintas bangsa. bahasa nasional yang resmi digunakan di negara ini berakar kuat dari bahasa Melayu. bagian keempat. dkk. akan tetapi . Malaysia : Pertama.

Menjaga marwah Melayu dalam konteks sekarang ini adalah dengan terus mengedepankan kajiankajian tentang Melayu yang seimbang dan dilakukan melalui gerakan-gerakan yang lebih arif dan bijaksana. Bagaimanapun juga. Pesan penting yang ingin disampaikan melalui semua tulisan yang terhimpun dalam buku ini adalah marwah Melayu harus tetap dijaga oleh seluruh puak-puak Melayu yang tersebar di berbagai belahan bumi. yang tentunya bersama-sama dengan berbagai elemen lainnya yang tidak kalah penting. Dengan demikian diharapkan bangsa Melayu bisa kembali berjaya sebagai sebuah bangsa besar yang menghormati keberagaman. Islam menjadi salah satu unsur terpenting dalam peradaban Melayu. Selain itu. sikap kritis terhadap kebudayaan sendiri tetap harus dimunculkan. (Yusuf Efendi/Res/70/05-2011) . zaman terus berkembang dan gelombang globalisasi bisa saja menggerus eksistensi identitas kebudayaan Melayu.tidak pula sepenuhnya benar. Unsur-unsur ini seharusnya dapat saling melengkapi dan kemudian menyatu demi membentuk jatidiri bangsa Melayu yang sejati.

sejak zaman prasejarah hingga masa koloial Hindia Belanda (h. Anda akan menemukan banyak pembahasan tentang sistem organisasi sosial orang Banjar. 19-33). dan karsa yang hingga sekarang masih banyak yang dilestarikan. Kalimantan Selatan : Pertama. dan . kesenian. tata kelakuan pribadi dan masyarakat (h. Anda juga akan mendapatkan uraian tentang agama dan kepercayaan orang Banjar. sistem pengetahuan. Begitu juga bagi Anda peminat kajian agama dan filsafat. rasa. sejarah. Dalam buku ini. 149-190). sebutan untuk orang Banjar. Urang Banua. atau sastra. bahkan bahasa lokal masih lestari dalam keseharian mereka. Hal ini menunjukkan bahwa orang Banjar masih menjaga tradisi leluhur. dikaruniai banyak hasil cipta. penting untuk membaca buku ini. 81-92). 95-145). 35-49). Anda juga akan menemukan pembahasan tentang upacara daur hidup (h. Bagi Anda yang bergelut dalam bidang antropologi. dari zaman kepercayaan leluhur hingga era Kesultanan Banjar yang menerapkan hukum Islam (h. sistem mata pencaharian (h. Pada bagian lain buku ini.Orang Banjar dan Kebudayaannya Judul Buku Penulis Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : Orang Banjar dan Kebudayaannya : Suriansyah Ideham. bahasa Banjar (h. 191-228). 229-253). sistem pengetahuan (h. Buku karya Suriansyah Ideham dan kawan-kawan ini menghadirkan beragam data etnografi tentang kebudayaan orang Banjar. alat-alat bercocok tanam. Sebuah buku menarik dan cukup lengkap tentang kebudayaan urang Banua telah dihadir di hadapan Anda. teknologi tradisional (h. : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah. Sebutlah misalnya adat perkawinan. dkk. 2005 : xxi + 374 halaman : 15 x 21 cm Masyarakat Melayu Banjar di Kalimantan Selatan (Kalsel) memang kaya akan tradisi dan kebudayaan. 50-80).

Kekayaan ini sebenarnya adalah sebuah keniscayaan karena orang Banjar telah ada di bumi Kalimantan sejak ratusan tahun silam. namun identitas kebudayaan mereka tetap lestari. Tercatat. Sementara itu. atau Lombok. Arab. Perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan pada awal terciptanya ketiga busana tersebut. Dengan rentang waktu yang panjang itu wajar jika mereka menghasilkan banyak kreasi budaya. orang Banjar dikenal sebagai rumpun Melayu yang pandai dalam bergaul dan terbuka terhadap orang lain sehingga banyak orang-orang dari suku-suku lain yang nyaman tinggal di tanah Banjar. Dayak. tata cara pemakaian. maupun makna simbolnya. Berbeda dengan jenis yang pertama. Mereka terbuka dengan pengetahuan luar. Eropa. Pluralitas masyarakat dan hasil kebudayaan orang Banjar menjadi sebuah kekayaan sekaligus kekuatan orang Banjar dalam kehidupan mereka. suku Arab dan Tionghoa banyak bermukim di Banjar dan berbaur dengan masyarakat asli Banjar. terdapat empat jenis. ketika pulang ke kampung halaman. Dalam konsep masyarakat modern. dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu yang tercermin dari pengantin laki-laki yang hanya bertelanjang dada. 304). Seluruh pembahasan tema-tema ini semakin menarik karena penulisnya menghadirkannya dengan bahasa yang cukup sederhana. Dan ketika berakulturasi dengan budaya Banjar yang asli. Budaya baru ini pun juga sedikit banyak memberikan warna terhadap kebudayaan Banjar. dan buku ini menghadirkannya sebagai bahan referensi. Tionghoa. Orang Banjar juga dikenal sebagai kaum perantau yang melakukan diaspora ke tempat-tempat lain. Jawa. dan Lombok. 360). bercorak perpaduan antara kebudayaan Hindu dan Islam. Suku-suku ini tentu saja memiliki kebudayaan berbeda yang dibawa dari tanah leluhurnya. asesoris. Secara umum. Namun secara khusus. jadilah kebudayaan Banjar yang heterogen. busana adat pengantin jenis babajukun galung pacinan dipercaya dipengaruhi oleh budaya Arab dan Tiongkok. dan babajukun galung pacinan. Busana Banjar Salah satu bukti bahwa budaya Banjar terwujud dari beragam budaya lain dapat dilihat dari busana adat (h. (Yusuf Efendi/Res/68/04-2011) . Hal ini terlihat dari wujud busana dan nama pacinan. Busana adat pengantin jenis bagajah gamuling baular lulut misalnya. Pada abad tersebut. Oleh karena itu. yaitu bagajah gamuling baular lulut. warna. mereka membawa budaya baru yang diperoleh dari interaksi mereka dengan kebudayaan lain. Bali. busana adat pengantin jenis ba’amar galung pancaran matahari. busana adat pengantin Banjar terdiri dari tiga jenis. baik dari sisi wujud. Ketiga jenis busana adat pengantin ini memiliki asal-usul perbedaan yang jauh. Busana jenis yang sama juga dapat dilihat dari busana adat daerah Jawa.kesenian Banjar (h. pluralisme adalah sebuah modal utama. yaitu dengan tambahan babaju kubaya panjang. antara lain adalah Dayak. Selain itu. sejumlah suku bangsa lain hidup di Banjar. ba’amar galung pancaran matahari. Orang Banjar Kaya Budaya Banyaknya tema yang dibahas dalam buku ini menunjukkan bahwa orang Banjar kaya akan budaya.

dan Midodareni Judul Buku Penulis Penyunting : Paningset. Meskipun kecil. Ada yang digelar dengan lengkap dan ada pula yang tidak. . Upacara ini digelar pada malam hari menjelang pernikahan di kediaman pengantin perempuan. Penulis yang seorang praktisi adat pernikahan Jawa tampak memahami betul bagaimana mengenalkan adat Jawa yang sekarang mulai hilang ini. pengantin perempuan akan didandani lalu “disembunyikan” dalam kamar untuk dipersiapkan “menerima tamu”. buku ini cukup lengkap untuk dijadikan sebagai referensi sekaligus media praktek proses ketiga adat pernikahan Jawa tersebut. yaitu dewi atau widodari dari khayangan. Srah-srahan. Srah-srahan. Tahap sebelumnya adalah lamaran dari keluarga calon mempelai laki-laki kepada keluarga calon mempelai perempuan. meskipun caranya bervariasi. Sedangkan midodareni adalah tahap terakhir sebelum upacara pernikahan dilaksanakan. Jika Anda ingin mengenal lebih dalam tentang ketiga adat pernikahan Jawa tersebut. Anda dapat membaca buku karya Suwarna Pringgawidagda. Paningset dianggap sebagai proses yang sakral dalam sebuah perkawinan Jawa. Yogyakarta : 2003 : x + 52 halaman : 14 x 20 cm Paningset dan srah-srahan adalah bagian dalam tahapan prosesi upacara pernikahan adat Jawa. Midodareni ditujukan untuk merayakan malam terakhir calon pengantin perempuan berstatus lajang.Paningset. Dalam proses ini. dan Midodareni : Suwarna Pringgawidagda : Hermawan Hastho Nugroho Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : Adicita Karya Nusa.

Berbagai peralatan dan bahan yang diperlukan untuk paningset dan srah-srahan juga dapat Anda pelajari di bagian uborampe paningset dan srah-srahan (h. Pelaku dan proses pelaksanaan upacara ini dapat Anda baca di halaman 3-6 buku ini. namun di sisi lain dianggap ribet dan sebagian menganggap hanya mitos. Realitas tersebut tentunya sangat menyedihkan karena kebudayaan tradisional dikalahkan oleh anggapan modern yang terkadang tidak seimbang. maka imajinasi orang Jawa tentang seorang bidadari yang cantik jelita menjadi alasan kenapa tradisi ini diadakan. secara simbolis akan menikah dengan Nat dengan perantara wakilnya tersebut. doa restu dari orang-orang itulah yang dijadikan pijakan berfikir orang sekarang sehingga midodareni menjadi penting untuk dilakukan. Dengan demikian. keluarga. saat ini upacara midodareni jarang lagi dipraktekkan. Dari pembahasan-pembahasan ini. Ia cantik tiada tara. Seorang perempuan Burma yang ingin cantik seperti Nat. Sosok Nat dipercaya tinggal di dekat para dewa.Dengan bahasa yang sederhana namun tetap komunikatif. Prosesi midodareni dilakukan dengan harapan pengantin perempuan yang didandani diharapkan cantik bagaikan bidadari (h. 1-2). Sementara itu. sebenarnya ritual midodareni ini ditujukan untuk memohon doa restu dari para tetua. Seharusnya. sebenarnya kebudayaan manusia. Ritual yang Dilematis Upacara midodareni berada dalam posisi dilematis. Akibatnya. Widodari tinggal di kahyangan jonggring salaka atau syailendra bawana. Widodari adalah titah berjenis kelamin perempuan yang hidup di kerajaan para dewa. Sedangkan susunan acara upacara ini ada pada halaman 9.24). Padahal. Di buku kecil ini Anda akan menemukan pembahasan tentang pengertian paningset dan srah-srahan serta tujuannya (h. Sedangkan untuk rincian proses pelaksanaan midodareni. Anda dapat temukan pada halaman 25-30. Sebaliknya. Jika mencermati pengertian midodareni di atas. baik yang tradisional maupun modern tidak lepas dari mitos. Berharap Secantik Bidadari Midodareni berasal dari kata widodari atau bidadari. tiada kurang tiada cacat. Harapan secantik bidadari sebenarnya bukanlah hanya ada di kebudayaan Jawa. Upacara ritual pernikahan dengan Nat ini mereka sebut dengan Nat Kahdow. Orang modern pun sekarang menciptakan mitos kecantikan mereka sendiri. bukankah kecantikan itu relatif? (Yusuf Efendi/Res/67/04-2011) . midodareni adalah sebuah kebudayaan leluhur penuh makna yang mengikat orang Jawa. Di satu sisi disukai perempuan karena mengandung makna harapan secantik bidadari. buku ini menghadirkan berbagai hal tentang ketiga adat pernikahan Jawa tersebut. Kebudayaan suku bangsa Melayu di Burma (sekarang Myanmar) juga memiliki imajinasi tentang seorang perempuan cantik bernama Nat. tentang pengertian dan tujuan midodareni dapat Anda baca di halaman 23-24. contohnya dengan membuat peralatan kecantikan lengkap. yaitu orang-orang tertentu dari golongan hermafrodit. Namun Nat memiliki wakilnya di bumi. terlihat bagaimana adat pernikahan Jawa begitu rinci dan sakral. midodareni sebenarnya tidak hanya sekadar ritual upacara adat. Pendek kata ia sangat sempurna. Lebih dari itu. kerabat dan tetangga agar pelaksanaan upacara pernikahan bisa berjalan tanpa hambatan. 2). Padahal.

karena cukup lengkap untuk dijadikan sebagai bahan belajar sekaligus praktek proses siraman itu. dan siapa saja yang harus terlibat dalam upacara ini. Rachmawati Penerbit Cetakan Tebal Ukuran : Adicita Karya Nusa. Yogyakarta : : : 2003 x + 56 halaman 14 x 20 cm Siraman adalah tahap kedua dari tata cara pernikahan adat Jawa. Adat Jawa telah mengatur perlengkapan. Alunan kidung ini membuat upacara siraman serasa romantis. Anda tentunya perlu membaca buku ini. Bagi Anda peminat kajian adat Jawa. Jika Anda ingin mengenal lebih dalam tentang adat Jawa siraman. baik untuk mempelai . Dalam buku kecil ini Anda akan menemui pembahasan tentang pengertian siraman dan tujuannya. Siraman merupakan upacara simbolis yang melambangkan penyucian diri sebelum kedua calon mempelai memasuki babak baru dalam kehidupan mereka. tata cara. Tahap yang sebelumnya adalah lamaran dari keluarga calon mempelai laki-laki kepada keluarga calon mempelai perempuan. Dengan gaya menulis yang sederhana namun tetap komunikatif. buku ini menghadirkan berbagai hal tentang siraman. Beberapa bagian upacara siraman ini diiringi dengan tembang atau kidung Jawa bernada sendu. Siraman digelar satu hari menjelang pernikahan. sebelum upacara malam midodareni. Anda dapat membaca buku karya Suwarna Pringgawidagda ini.Siraman Judul Buku Penulis Penyunting : : : Siraman Suwarna Pringgawidagda Yulia S.

buku ini menemukan fungsinya yang tepat. . seseorang akan lebih mantap dan siap menghadapi tugas. wangi. yaitu mengingatkan dan menyadarkan kembali orang Jawa akan pentingnya upacara siraman. salah satunya adalah mendidik untuk menjaga kesucian diri baik secara lahir maupun batin. salah satunya ribet dan memerlukan banyak biaya. Saat ini siraman hanya ada di kraton atau untuk para keluarga ningrat Jawa. Terakhir. patut disayangkan. Bayangkan saja. namun bagi orang Jawa itu lebih mengena. jika Anda ingin mengetahui sekaligus menghafalkan kidung dandanggulo yang dibacakan dalam proses siraman. Anda dapat membaca bagian ini di halaman 15-44. dapat Anda baca di halaman 47. orang Jawa melihat bahwa siraman mengandung nilai pendidikan yang luhur bagi pengantin khususnya. Nilai yang terkandung dalam upacara siraman tidak lagi dilihat sebagai ruang pedidikan hati. Dalam konteks hilangnya budaya siraman ini. secara batin. Menjaga Kesucian Lahir Batin Jika dilihat sekilas. maka hendaknya ia memulai dengan bersuci lahir dan batin. Namun. yaitu berupa air. 4-13).laki-laki dan perempuan maupun untuk para tetua (h. karena pernikahan yang tanpa siraman pun membutuhkan biaya banyak. Ibarat seseorang yang akan melaksanakan tugas suci dan agung (dalam hal ini menikah). yaitu akad nikah (palakrama). siraman memang hanya menyucikan badan. Ia ikhlas dan tulus untuk mengarungi hidup yang berat dan kelak pastinya penuh cobaan. saat ini upacara siraman sudah mulai menghilang di kalangan orang Jawa. Dalam konteks ini. Kerumitan juga dapat disaksikan dari berbagai piranti yang harus disiapkan. Alasan itu sebenarnya hanyalah dibuat-buat jika melihat pernikahan Jawa saat ini juga membutuhkan banyak biaya dan juga ribet. orang Jawa meyakini bahwa calon mempelai perempuan juga merasa dirinya suci secara batin dan itu terindikasi dari kesiapan dirinya untuk menikah esok harinya. tidak di rumah. Nilai ini tercermin dari tujuan siraman itu sendiri. tampaknya alasan kenapa siraman mulai hilang dari kebudayaan orang Jawa umumnya lebih karena pola pikir orang Jawa yang sudah tidak mau repot. pernikahan orang Jawa modern sekarang banyak digelar di gedung-gedung atau hotel. Tubuh menjadi bersih. jika Anda ingin mengetahui bagaimana proses pelaksanaan siraman. Berbagai peralatan dan bahan yang diperlukan untuk siraman juga dapat Anda baca di bagian piranti siraman (h. 1-3). Dengan kesucian itu. Orang Jawa perlu kembali diingatkan bahwa jika siraman itu merepotkan dan menghabiskan biaya itu salah. Meskipun demikian. yakni untuk menyucikan secara jasmani dan rohani karena pada hari berikutnya calon mempelai akan melaksankan salah satu tugas suci dalam hidup di dunia. Dari berbagai masalah ini. Ritual yang Mulai Memudar Nilai kesucian lahir dan batin ini meskipun hanya sebuah simbol. buku ini penting untuk dipahami. Setidaknya dari berbagai proses yang harus dilakukan oleh kedua mempelai. gunting atau mok. Masyarakat Jawa di perdesaan sudah meninggalkannya dengan bermacam alasan. kendi atau kendil. orang Jawa dapat dikatakan sebagai oang Jawa yang telah hilang Jawanya. Para tamu udangan hanya diterima di gedung. klapa saghandeng. dan sehat. upacara siraman ini terlihat sangat rumit. Secara lahiriah. Melihat realitas ini. Namun. Selanjutnya. melainkan sebagai ritual yang merepotkan dan menghabiskan tenaga serta biaya. dan masyarakat umumnya. Dengan bersuci. seseorang juga akan merasa lebih optimis tugasnya akan selesai dengan baik. dan sebagainya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful