P. 1
Makalah Seni Pendidikan

Makalah Seni Pendidikan

|Views: 1,086|Likes:
Published by Fann Azza

More info:

Published by: Fann Azza on Jan 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/05/2013

pdf

text

original

BAB I Pendahuluan I.

Pendahuluan Dalam menghadapi era globalisasi industri dan perdagangan bebas yang akan datang, berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia berbenah diri mempersiapkan sumber daya manusianya. Ilmu pengetahuan, teknologi dan seni menjadi perhatian utama dalam upaya pengembangan dan penguasaannya di masa datang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan perubahan terhadap kurikulum pendidikan dasar dan menengah secara nasional serta memberikan keleluasaan kepada daerah-daerah untuk menerapkannya sesuai dengan kondisi daerah setempat, yaitu dengan memanfaatkan kurikulum muatan lokal. Indonesia adalah salah satu negara agraris di dunia. Kondisi geografisnya yang terdiri dari dataran tinggi (pegunungan) dan dataran rendah (pesisir) menghasilkan pemandangan yang sangat menakjubkan yang apabila diolah secara profesional dapat menjadi objek wisata yang indah. Data-data tersebut di atas memberikan panduan kepada kita dalam pembentukan kurikulum muatan lokal berikut arah dan sasaran pendidikan yang akan dicapai.

Secara nasional, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi prioritas utama dalam kurikulum, sehingga mata pelajaran Matematika dan IPA mendapat perhatian dan porsi yang khusus dalam kurikulum dengan meminggirkan beberapa mata pelajaran lain yang dianggap kurang bermanfaat bagi perkembangan zaman. Salah satu mata pelajaran yang terpinggirkan tersebut adalah pendidikan seni khususnya seni budaya daerah.

Di dalam pertemuan-pertemuan ilmiah dan makalah-makalah para pakar, selalu disebutkan secara berangkai kata-kata ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Tetapi mengapa yang menjadi prioritas pembangunan pendidikan hanya pada ilmu pengetahuan dan teknologi saja ? Dari mana unsur seni akan diterima oleh peserta didik ?

Sebenarnya peran pendidikan seni bagi seorang peserta didik adalah sangat penting. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi selalu diiringi dengan jiwa

1

yang memiliki nilai-nilai seni sehingga karya cipta yang dihasilkan memiliki nilainilai estetis. Bahkan beberapa ahli pernah mengemukakan bahwa tanpa seni, ilmu pengetahuan dan teknologi akan menjadi hampa. Tidak bisa diragukan lagi bahwasanya manusia tak akan terlepas dengan mengeksplorasi segala sumber daya yang dimilikinya. Dengan cara mencurahkan segala daya dan kemampuanya untuk selalu berinofasi menemukan sesuatu yang baru yang dapat membantu hidupnya menjadi lebih baik. Jika manusia tidak menggali segala kemampuanya maka ia akan tertinggal bahkan tergerus oleh zaman yang selalu berkembang. Dalam dunia pendidikan Inovasi adalah hal yang mutlak dilakukan karena tanpa inovasi akan terjadi kemandekan pada dunia pendidikan yang kemudian berimbas pada pada elemen-elemen kehidupan yang lain seperti politik, ekonomi, social dan lain-lain. II. Permasalahan Berdasarkan uraian pada pendahuluan di atas, permasalahan yang akan dibahas dalam makalah ini yaitu ³Bagaimanakah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan peranan Pendidikan Seni dalam rangka meningkatkan kompetensi siswa? III. Tujuan Dengan disusunya Makalah ini semoga para siswa lebih semangat lagi dalam mengapresiasikan seni di lingkungan sekolah.

2

untuk dapat lebih terarah dan mempersempit masalah. Dan diharapkan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan memberikan dukungan positif bukan memberikan respon tidak menentu sambil menunggu 3 . banyak peserta didik yang menambah dan menimba ilmu pengetahuan di bidang seni di luar sekolah. dalam kesempatan ini penulis memberikan saran kepada sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk dapat memberikan porsi yang lebih kepada mata pelajaran seni khususnya seni daerah masuk dalam bentuk mata pelajaran muatan lokal. Pembahasan Dengan diberlakukannya otonomi daerah. Oleh karena itu. disini penulis tertarik untuk membahas kurikulum muatan lokal yang meminggirkan dan menutup mata terhadap pendidikan seni dan budaya daerah.BAB II PEMBAHASAN IV. Hal ini sebenarnya sudah cukup bagi semua pihak untuk melihat sebuah fakta peserta didik telah menganggap bahwa pendidikan dan pengembangan nilai-nilai seni yang diperolehnya di sekolah sudah tidak memadai untuk pengembangan kemampuan dirinya di bidang seni dan menanamkan dan menumbuhkan nilainilai seni yang ada di dalam dirinya. sudah sepantasnyalah pendidikan seni mendapatkan porsi yang lebih dalam proses belajar-mengajar di sekolah. Oleh karena itu. maka sudah sepantasnyalah pendidikan dasar dan menengah dapat mempersiapkan manusia Indonesia yang kompetitif untuk menghadapi era globalisasi dan era perdagangan bebas dunia. seperti : sanggarsanggar tari. Oleh karena itu. rental band dan sebagainya. Berdasarkan pantauan penulis. seni dan budaya yang dikatakan mampu memberikan kontribusi kepada daerah dalam bentuk pendapatan asli daerah (PAD) haruslah ditunjang dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai dari putra-putra daerah ini. penempatan pendidikan seni budaya daerah sebagai mata pelajaran muatan lokal adalah terobosan yang amat baik guna menunjang program pembangunan dan pendidikan daerah. Pariwisata. Selain ada mata pelajaran Seni Budaya yang sifatnya umum. sanggar-sanggar musik. bina vokalia. karena sekolah memiliki wewenang untuk itu.

Maka dapat ditarik kesimpulan Ibahwa Inovasi pendidikan adalah penemuan yang dapat berupa sesuatu ide. Invention adalah penemuan sesuatu yang benar-benar baru artinya hasil karya manuasia. Pengertian Fungsi Seni dan Inovasi di Bidang Pendidikan Berbicara mengenai inovasi (pembaharuan) mengingatkan kita pada istilah invention dan discovery. Kendala kekurangan sumber daya manusia dalam hal ini guru (tenaga pengajar) sudah tidak dapat dijadikan alasan. maupun secara sosial dalam kehidupan sehari ± hari Fungsi sosial seni dalam bidang pendidikan Peranan seni dalam bidang pendidikan yaitu sebagai alat peraga untuk memperlancar proses belajar supaya anak didik lebih mudah dan mengerti menerimanya. kejadian. dan Kurikulum. Dengan demikian. Sekarang hanya tinggal kemauan dari pihak sekolah untuk menyelenggarakannya. karena saat ini sangat banyak lulusan Jurusan Pendidikan Sendratasik dan STSI yang tersebar hampir di seluruh Indonesia yang memiliki ilmu dan skill yang memadai untuk itu. A. metode yang diamati sebagai sesuatu hal yang baru bagi dunia pendidkan. meningkatkan kualitas pendidikan serta sebagai alat atau cara baru dalam 4 . Manusia sepanjang hidupnya tidak bisa dipisahkan dengan seni sebab seni adalah bagian dari kehidupan manusia yang sama pentingnya dengan kebutuhan primer lainnya. inovasi dapat diartikan usaha menemukan benda yang baru dengan jalan melakukan kegiatan (usaha) invention dan discovery. Suatu karya seni dapat berfungsi baik secara individual bagi penciptanya dan penikmatnya. barang. Teknologi. Contoh bidangnya adalah Managerial. kejadian. metode yang diamati sebagai sesuatu hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang (masyarakat).tanggapan atasan seperti yang sering terjadi selama ini. barang. Dalam kaitan ini Ibrahim (1989) mengatakan bahwa inovasi adalah penemuan yang dapat berupa sesuatu ide. Discovery adalah penemuan sesuatu (benda yang sebenarnya telah ada sebelumnya. Inovasi yang berbentuk metode dapat berdampak pada perbaikan. Misalnya suatu peristiwa dalam sejarah disampaikan dengan film.

Top Down Inovation Inovasi model Top Down ini sengaja diciptakan oleh atasan (pemerintah) sebagai usaha untuk meningkatkan mutu pendidikan atau pemerataan kesempatan untuk memperoleh pendidikan. Sementara itu inovasi dalam teknologi juga perlu diperhatikan mengingat banyak hasil-hasil teknologi yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. seperti penggunaannya untuk teknologi pembelajaran. menganjurkan dan bahkan memaksakan apa yang menurut pencipta itu baik untuk kepentingan bawahannya. Contoh adalah yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan Nasional selama ini. kebijakan desentralisasi pendidikan dan lain-lain. prosedur supervise serta pengelolaan informasi pendidikan yang dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan pendidikan. Biasanya dilakukan oleh para guru. Inovasi seperti ini dilakukan dan diterapkan kepada bawahan dengan cara mengajak. 3. 5 . bottom up Inovation Yaitu model ionovasi yang bersumber dan hasil ciptaan dari bawah dan dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan penyelenggaraan dan mutu pendidikan. Dengan demikian metode baru atau cara baru dalam melaksanakan metode yang ada seperti dalam proses pembelajaran dapat menjadi suatu upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran. ataupun sebagai usaha untuk meningkatkan efisiensi dan sebaginya. Dan bawahan tidak punya otoritas untuk menolak pelaksanaannya. Inovasi pendidikan dan model pembelajaran di Indonesia a.memecahkan masalah yang dihadapi dalam kegiatan pendidikan. Seperti penerapan kurikulum. b.

Jika kita merujuk pada undang-undang Undang-Undang No. sampai UU No. Konsep pertama berkaitan dengan desentralisasi penyelenggaraan pemerintahan dari pusat ke daerah sebagai bagian demokratisasi. mulai UU No. 6 . bukan menghancurkan bangsa dengan budaya-budaya korupsi kolusi dan nepotisme. moral dan kenegaraan) yang didapat dibangku sekolah dengan tidak semestinya. Desentralisasi dan Demokratisasi pendidikan.c. Desentralisasi lebih kepada kebijakan pendidikan dan aspek pendanaannya dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. dimana peran pendidikan (agama. 60 tahun 2000. juga kewenangan di sektor pendidikan yang digariskan bagi pusat maupun daerah. Perjalanan pendidikan nasional yang panjang mencapai suatu masa yang demokratis kalau tidak dapat disebut liberal-ketika pada saat ini otonomisasi pendidikan melalui berbagai instrument kebijakan. Kedua. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. desentralisasi kewenangan di sektor pendidikan. 2 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Konsep kedua lebih fokus mengenai pemberian kewenangan yang lebih besar kepada manajemen di tingkat sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. pembiayaan pendidikan.22 Tahun 1999 tentang otonomi pemerintahan daerah maka Desentralisasi pendidikan bisa diartikan sebagai pemberian kewenangan untuk mengatur pendidikan di daerah. Pertama. Dalam konteks ini pula. 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah yang mengatur konsep. Ada dua konsep desentralisasi pendidikan. desentralisasi pendidikan dengan fokus pada pemberian kewenangan yang lebih besar di tingkat sekolah. pendidikan berusaha dikembalikan untuk melahirkan insan-insan akademis dan intelektual yang diharapkan dapat membangun bangsa secara demokratis. privatisasi perguruan tinggi negeri-dengan status baru yaitu Badan Hukum Milik Negara (BHMN) melalui PP No. sistem dan pola pendidikan.

Hal ini diyakini oleh Ki Hadjar Dewantara (1994:153) sebagai berikut : ´Bahwa pelajaran seni suara dan seni musik mempunyai arti yang besar.B. dan dengan ´gendhing´ diartikan seni suara dan musik Jawa yang bermaksud menghaluskan budi kita. padahal banyak sekali manfaat yang seharusnya dapat dimanfaatkan dari Seni di dunia pendidikan. Penyerahan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada tiap sekolah dengan mengacu pada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan bertujuan agar 7 . dengan ´sastra´ kesusastraan atau pengetahuan pada umumnya. 20 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah No. KTSP KTSP yang dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan merupakan kurikulum yang bersifat operasional dan dilaksanakan dimasingmasing tingkat satuan pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan disusun oleh masing-masing sekolah dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan Standar Isi (SI) untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. ternyata sangatlah bermanfaat bagi perkembangan kepribadian siswa. 15 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Manfaat seni dalam dunia pendidikan terutama di sekolah. Alat untuk menghaluskan budi ini ialah halusnya pendengaran. Dengan demikian seni tidak diragukan potensinya yang dapat digunakan untuk menghaluskan pancaindera yang berarti juga menghaluskan budi manusia d. MANFAAT SENI DI BIDANG PENDIDIKAN Indonesia merupakan negara yang kaya akan Seni dan Budayanya. Landasan hukum kurikulum ini yaitu Undangundang Sikdiknas No. Pendidikan seni dipandang sangat perlu untuk membentuk kepribadian siswa dari sisi potensi estetik atu keindahannya yang diyakini dapat memperhalus budi manusia. tapi dalam realitanya pemanfaatan seni masih minim sekali dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah pada umumnya. Sebab halusnya panca indera kita berakibat halusnya manusia´. hal ini mulai menjadi sorotan dari berbagai pihak yang mulai peduli dengan dunia pendidikan.

Dengan begitu akan lahir kepribadian yang unggul pada diri para siswa. Standar isi merupakan pedoman untuk pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan. tarian dan lain sebagainya. C. dalam hal ini sekolah haruslah berusaha untuk membangkitkan kreatifitas para siswanya. pengetahuan dan keterampilan. terutama dalam hal Seni Budaya. yang dalam realitanya sudah jarang siswa yang peduli dengan Seni danBudaya Indonesia.kurikulum tersebut dapat disesuaikan dengan karakter dan tingkat kemampuan sekolah masing-masing. lagu. KEKURANGAN DAN KELEBIHAN SENI DI BIDANG PENDIDIKAN Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa Pemanfaatan seni dalam dunia pendidikan terutama di sekolah yang sebenarnya sangat dibutuhkan sangatlah kurang. baik sastra. para siswa dapat (1) mengekspresikan perasaannya melalui berbagai karyanya. lukisan. (2) disamping itu juga Seni Budaya dapat menjadi salah satu media hiburan untuk menyegarkan kembali pikiran para siswa setelah belajar keras. (3) tentunya juga agar para siswa bisa lebih mencintai Seni dan Budaya Indonesia. Standar isi merupakan ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam persyaratan kompetensi tamatan. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. 8 . kompetensi bahan kajian kompetensi mata pelajaran. Pedoman penilaian dan penentuan kelulusan peserta didik mengacu pada SKL yang meliputi kompetensi untuk kelompok mata pelajaran atau kompetensi untuk seluruh mata pelajaran yang dinilai berdasarkan kualifikasi kemampuan mencakup sikap. musik. Dengan Seni Budaya.

kecuali manusia pelakunya saja yang merasakan. CIRI SENI DALAM BIDANG PENDIDIKAN Seni Sebagai Pendidikan Kreativitas De Francesco (1958) menyatakan bahwa pendidikan seni mempunyai kontribusi terhadap pengembangan individu antara membantu pengembangan mental. petunjuk. Karya seni seperti contoh di atas adalah karya seni yang didahului oleh unsur kejiwaan/perasaan manusia. Mungkin ada yang seperti contoh di atas. kreativitas. Apalagi di masa pembangunan ini. Perilaku kejiwaan tersebut diatas sering muncul dalam bentuk ekspresi yang nyata. dan fisik. duka gembira. Quantum learning Quantum learning ialah kiat. Seorang membuat karya seni hanya sekedar meniru bentuk alam. ataupun bisa saja tidak tampak.D. mungkin juga tidak. Aspek kreativiitas mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. sakit. memotret alam dengan tidak melibatkan unsur perasaan. Manusia dihadapkan dengan perasaan suka. Namun. Perilaku lain ada kelompok pencipta karya seni yang mencoba memasukan kejiwaan sebagai latar belakang menciptakan karya seni e. sedih. serta membuat belajar sebagai suatu proses yang menyenangkan dan bermanfaat. Bobbi DePorter mengembangkan teknik-teknik yang sasaran akhirnya ditujukan untuk membantu para siswa menjadi responsif dan bergairah dalam menghadapi 9 . suka cita dan sebagainya. adalah contoh perilaku manusia yang sering tampak. emosional. sosial. strategi. senang. Seni atau karya seni dihubungkan dengan karakter kejiwaan manusia. dan seluruh proses belajar yang dapat mempertajam pemahaman dan daya ingat. Apakah karya seni selalu dilatarbelakangi unsur kejiwaan? Jawabanya dapat kita renungkan sambil mengamati berbagai cotoh karya seni. Beberapa teknik yang dikemukakan merupakan teknik meningkatkan kemampuan diri yang sudah populer dan umum digunakan. estetika. orang yang berdaya kreatif sangat dibutuhkan guna mengembangkan ide-ide yang konstruktif yang akan membantu pemerintah dan masyarakat dalam memajukan kehidupan dan berkebudayaan. ceria.

tarian tradisi yang kini tetapdilestarikan oleh masyarakat Bali dimasukkan menjadi nominasi dalam inskripsi UNESCO atau Badan PBB yang membawahi bidang Pendidikan. Untuk mendapatkan sugesti positif. Musik dipasang. Para murid di dalam kelas dibuat menjadi nyaman. dan setiap detil apa pun memberikan sugesti positif ataunegatif.tantangan dan perubahan realitas (yang terkait dengan sifat jurnalisme). Dengan mengutip rumus klasik E = mc2. partisipasi mereka didorong lebih jauh. Indonesia pantas berbangga dengan bertambahnya satu lagi pengakuan dunia terkait seni tari trasional Bali.´ Mereka mengasumsikan kekuatan energi sebagai bagian penting dari tiap interaksi manusia. CONTOH FUNGSI SENI DALAM DUNIA PENDIDIKAN Indonesia pantas berbangga dengan bertambahnya satu lagi pengakuan dunia terkait seni tari trasional Bali. pendidik berkebangsaan Bulgaria. Tarian yang kini masih dilestarikan masyarakat Bali dimasukkan menjadi nominasi dalam inskripsi UNESCO yaitu Badan PBB yang membawahi bidang Pendidikan. Ilmu Pengetahuan. Ilmu Pengetahuan. Guru-guru yang terampil dalam seni pengajaran sugestif bermunculan. Posterposter besar. Ia melakukan eksperimen yang disebutnya suggestology (suggestopedia). dan Kebudayaan. Prinsipnya adalah bahwa sugesti dapat dan pasti mempengaruhi hasil situasi belajar. "Untuk kepentingan itu ISI Denpasar bersama instansi lain tengah mengadakan penelitian dan perencanaan proyek pelestarian tari tradisi Bali. Selanjutnya Porter dkk mendefinisikan quantum learning sebagai ³interaksi-interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya. quantum learning menggabungkan sugestologi. mereka alihkan ihwal energi itu ke dalam analogi tubuh manusia yang ³secara fisik adalah materi´. Tarian yang kini masih dilestarikan masyarakat Bali dimasukkan menjadi nominasi dalam inskripsi UNESCO yaitu Badan PBB yang membawahi bidang Pendidikan. Quantum learning berakar dariupaya Georgi Lozanov. teknik pemercepatan belajar E. Pada kaitan inilah. Rektor ISI Denpasar. dan Kebudayaan." kata I Wayan Rai 10 . tujuan kita adalah meraih sebanyak mungkin cahaya: interaksi. ³Sebagai pelajar. dan Kebudayaan. hubungan. inspirasi agar menghasilkan energi cahaya´. Ilmu Pengetahuan. beberapa teknik digunakan. Bali I Wayan Rai S menyatakan. ditempel. yang menonjolkan informasi.

Dengan konsep itu. serta Dinas Kebudayaan Bali yang didukung masyarakat yang menggeluti tari tradisi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa). Strategi pembelajaran lebihdipentingkan daripada hasil. meningkatkan kesadaran bangsa dan negara tentang warisan budaya. sejak pertengahan Juni 2010. termasuk kesadaran untuk melestarikannya melalui transmisi kepada generasi muda f. tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuannya. untuk penelitian itu pihaknya digandeng Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata. hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Menurut I Wayan. Kamis (24/6). Proses pembelajaran berlansung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami. Hal ini juga akan memperkuat kesadaran tentang budaya lokal dan identitas budaya suku bangsa. bukan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa. guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Contextual Teaching and Learning /CTL Pendekatan kontektual (Contextual Teaching and Learning /CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Rektor ISI Denpasar Bali. Tim nominasi juga telah memetakan penyebaran jenis tari tradisi Bali. seperti dikutip depbudpar. 11 . jenis tari di Bali terbagi menjadi tiga yaitu tari Wali. Bebali.Maksudnya. Dengan diajukannya tari-tari tradisi Bali sebagai inskripsi UNESCO maka akan semakin menarik perhatian dunia budaya Bali. Disebutkan. Pemerintah Provinsi Bali.Kamis. dan Balih-balihan yang telah diwakili oleh beberapa tarian. Dalam kelas kontektual. Tari tradisi di Bali yang dimaksud yaitu tari Legong Keraton Lasem. Sesuatu yang baru datang dari menemukan sendiri bukan dari apa kata guru.Begitulah peran guru di kelas yang dikelola dengan pendekatan kontekstual.

Dalam menyelesaikan tugas kelompoknya. Dalam pembelajaran kooperatif. Yang termasuk di dalam struktur ini adalah lima unsur pokok (Johnson & Johnson. belajar dikatakan belum selesai jika salah satu teman dalam kelompok belum menguasai bahan pelajaran. Pembelajaran kooperatif merupakan strategi belajar dengan sejumlah siswa sebagai anggota kelompok kecil yang tingkat kemampuannya berbeda. f. dan proses kelompok. yaitu saling ketergantungan positif. setiap siswa anggota kelompok harus saling bekerja sama dan saling membantu untuk memahami materi pelajaran. Falsafah yang mendasari pembelajaran Cooperative Learning (pembelajaran gotong royong) dalam pendidikan adalah ³homo homini socius´ yang menekankan bahwa manusia adalah makhluk sosial. cooperative learning Model pembelajaran Cooperative Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang mendukung pembelajaran kontekstual. sehingga semua anak didik dapat mencapai hasil belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristik pribadi yang mereka miliki. keahlian bekerja sama. Active learning Pembelajaran aktif (active learning) dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan semua potensi yang dimiliki oleh anak didik. Sistem pengajaran Cooperative Learning dapat didefinisikan sebagai sistem kerja/ belajar kelompok yang terstruktur. Pembelajaran kooperatif adalah salah satu bentuk pembelajaran yang berdasarkanfaham konstruktivis. interaksi personal.g. 1993). tanggung jawab individual. Cooperative Learning adalah suatu strategi belajar mengajar yang menekankan pada sikap atau perilaku bersama dalam bekerja atau membantu di antara sesama dalam struktur kerjasama yang teratur dalam kelompok. yang terdiri dari dua orang atau lebih. Di samping itu pembelajaran aktif (active learning) 12 .

bukan proses pasif yang hanya menerima kucuran ceramah guru tentang pengetahuan. PAKEMadalah singkatan dari Pembelajaran Aktif. mempertanyakan. maka pembelajaran tersebut tak ubahnya seperti bermain biasa. sebab pembelajaran memiliki sejumlah tujuan pembelajaran yang harus dicapai. dan mengemukakan gagasan. Kendala-kendala Dalam Inovasi Pendidikan Kendala-kendala yang mempengaruhi keberhasilan usaha inovasi pendidikan a.mengajar yang menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara penuh pada belajar sehingga waktu curah perhatiannya tinggi. Sehingga. jika pembelajaran tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif. dan Menyenangkan. Jika pembelajaran hanya aktif dan menyenangkan tetapi tidak efektif. Belajar memang merupakan suatu proses aktif dari si pembelajar dalam membangun pengetahuannya. konflik dan motivasi yang kurang sehat b. Menurut hasil penelitian. Kreatif. Keadaan aktif dan menyenangkan tidaklah cukup jika proses pembelajaran tidak efektif. Aktif dimaksudkan bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya. Efektif. maka pembelajaran tersebut bertentangan dengan hakikat belajar.juga dimaksudkan untuk menjaga perhatian siswa/anak didik agar tetap tertuju pada proses pembelajaran. Menyenangkan adalah suasana belajar. g. yang mampu menghasilkan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan orang lain. tingginya waktu curah terbukti meningkatkan hasil belajar. Kreatif juga dimaksudkan agar guru menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan siswa. Peran aktif dari siswa sangat penting dalam rangka pembentukan generasi yang kreatif. yaitu tidak menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung. lemahnya berbagai faktor penunjang sehingga mengakibatkan tidak berkembangnya 13 . 4.

Hal ini juga diungkapkan oleh Munro (1987:36) yang mengatakan bahwa "mismatch between teacher's intention and practice is important barrier to the success of the innovatory program". Guru ingin mempertahankan sistem atau metode yang mereka lakukan saat sekarang. penolakan dari sekelompok tertentu atas hasil inovasi e. Dengan demikian pihak sekolah 14 . Disamping itu sistem yang mereka miliki dianggap oleh mereka memberikan rasa aman atau kepuasan serta sudah baik sesuai dengan pikiran mereka. atau sekolah bukan miliknya. karena tidak sesuai dengan keinginan atau kondisi sekolah mereka. karena sistem atau metode tersebut sudah mereka laksanakan bertahuntahun dan tidak ingin diubah. penciptaan dan bahkan pelaksanaan inovasi tersebut. keuangan (finacial) yang tidak terpenuhi d. dan merupakan kepunyaan orang lain yang tidak perlu dilaksanakan. 4. Penolakan (Resistance) Ada beberapa hal mengapa inovasi sering ditolak atau tidak dapat diterima olehpara pelaksanaan inovasi di lapangan atau di sekolah sebagai berikut: 1.inovasi yang dihasilkan c. 3. kurang adanya hubungan sosial dan publikasi (Subandiyah 1992:81). 5. Inovasi yang diperkenalkan dan dilaksanakan yang berasal dari pusat merupakan kecenderungan sebuah proyek dimana segala sesuatunya ditentukan oleh pencipta inovasi dari pusat. sehingga ide baru atau inovasi tersebut dianggap oleh guru. Inovasi yang baru yang dibuat oleh orang lain terutama dari pusat (khususnya Depdiknas) belum sepenuhnya melihat kebutuhan dan kondisi yang dialami oleh guru dan siswa. 2. Hal senada diungkapkan pula Day dkk (1987) dimana guru tetap mempertahankan sistem yang ada. Inovasi ini bisa terhenti kalau proyek itu selesai atau kalau finasial dan keuangannya sudah tidak ada lagi. Sekolah atau guru tidak dilibatkan dalam proses perencanaan.

yang belum tentu sesuai dengan kemauan mereka dan situasi sekolah mereka. Kepiawaian dan kewibawaan guru sangat menentukan kelangsungan proses belajar mengajar di kelas maupun efeknya di luar kelas. 1. Tanpa melibatkan mereka. hubungan antar individu. faktor-faktor utama yang perlu diperhatikan dalam inovasi pendidikan adalah guru. misalnya kepala sekolah dan tata guru usaha serta masyarakat sekitarnya. keterlibatan guru mulai dari perencanaan inovasi pendidikan sampai dengan pelaksanaan dan evaluasinya memainkan peran yang sangat besar bagi keberhasilan suatu inovasi pendidikan.atau guru hanya terpaksa melakukan perubahan sesuai dengan kehendak para inovator di pusat dan tidak punya wewenang untuk merubahnya. Ada beberapa hal yang dapat membentuk kewibawaan guru antara lain adalah penguasaan materi yang diajarkan. metode mengajar yang sesuai dengan situasi dan kondisi siswa. baik dengan siswa maupun antar sesama guru dan unsur lain yang terlibat dalam proses pendidikan seperti adminstrator. kurikulum dan fasilitas. Guru Guru sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pendidikan merupakan pihak yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. dan program/tujuan. Kekuatan dan kekuasaan pusat yang sangat besar sehingga dapat menekan sekolah atau guru melaksanakan keinginan pusat. maka dalam pembaharuan pendidikan. karena mereka menganggap inovasi yang 15 . 5. siswa. Dengan demikian. itu pengalaman dan keterampilan sendiri. Hal ini seperti diuraikan sebelumnya. maka sangat mungkin mereka akan menolak inovasi yang diperkenalkan kepada mereka. Guru harus pandai membawa siswanya kepada tujuan yang hendak dicapai. 5. Faktor-Faktor yang Perlu Diperhatikan Dalam Inovasi pendidikan Untuk menghindari penolakan seperti yang disebutkan di atas.

kurikulum memegang peranan 16 . tugas gurulah mereka. petunjuk. lebih sempit lagi kurikulum sekolah meliputi program pengajaran dan perangkatnya merupakan pedoman dalam pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di sekolah. dalam memperkenalkan inovasi pendidikan sampai dengan penerapannya. yang Oleh utama karena dan itu. siswa perlu diajak atau dilibatkan sehingga mereka tidak saja menerima dan melaksanakan inovasi tersebut. sehingga dalam pelaksanaan inovasi pendidikan. siswa memegang peran yang sangat dominan.tidak melibatkan mereka adalah bukan miliknya yang harus dilaksanakan. Peran siswa dalam inovasi pendidikan tidak kalah pentingnya dengan peran unsur-unsur lainnya. 3. (Wright 1987) 2. tetapi sebaliknya mereka menganggap akan mengganggu ketenangan dan kelancaran pendidikan. sebagai orang tua. Oleh karena itu. Siswa Sebagai obyek utama dalam pendidikan terutama dalam proses belajar mengajar. dan bahkan sebagai guru. dalam terlibat suatu karena inovasi guru pertama mempunyai peran yang luas sebagai pendidik. karena siswa bisa sebagai penerima pelajaran. siswa dapat menentukan keberhasilan belajar melalui penggunaan intelegensia. Hal ini bias terjadi apabila siswa juga dilibatkan dalam proses inovasi pendidikan. daya motorik. Kurikulum Kurikulum pendidikan. Oleh karena itu kurikulum sekolah dianggap sebagai bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam proses belajar mengajar di sekolah. kemauan danM komitmen yang timbul dalam diri mereka tanpa ada paksaan. sehingga apa yang mereka lakukan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan dengan konsekwen. sebagai teman. sebagi motivator dan lain sebagainya. pengalaman. tetapi juga mengurangi resistensi seperti yang diuraikan sebelumnya. walaupun hanya dengan mengenalkan kepada mereka tujuan dari pada perubahan itu mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan. Dalam proses belajar mengajar. sebagai dokter. pemberi materi pelajaran pada sesama temannya.

Dalam menerapakan inovasi pendidikan. 5. fasilitas perlu diperhatikan. apa yang ingin dilakukan dalam pendidikan sebenarnya mengubah masyarakat menjadi lebih baik terutama masyarakat di mana peserta didik itu berasal. dalam pembahruan pendidikan. maka inovasi pendidikan tidak akan berjalan sesuai dengan tujuan inovasi itu sendiri. Keterlibatan masyarakat dalam inovasi pendidikan sebaliknya akan membantu inovator dan pelaksana inovasi dalam melaksanakan inovasi pendidikan. 17 . Oleh karena itu. Oleh karena itu. ada hal yang tidak secara langsung terlibat dalam perubahan tersebut tapi bisa membawa dampak. meja dan sebagainya. dalam pelaklsanaan pembahruan pendidikan. Masyarakat secara tidak langsung atau tidak langsung. jika dalam menerapkan suatu inovasi pendidikan. Fasilitas. perubahan itu hendaknya sesuai dengan perubahan kurikulum atau perubahan kurikulum diikuti dengan pembaharuan pendidikan dan tidak mustahil perubahan dari kedua-duanya akan berjalan searah. Sebab. Dalam pembahruan pendidikan. baik positif maupun negatif. bahkan bisa merusak apabila mereka tidak diberitahu atau dilibatkan. terlibat dalam pendidikan. tidak bias diabaikan dalam dalam proses pendidikan khususnya dalam proses belajar mengajar. tentu saja fasilitas merupakan hal yang ikut mempengaruhi kelangsungan inovasi yang akan diterapkan. Tanpa adanya fasilitas. Tanpa adanya kurikulum dan tanpa mengikuti program-program yang ada di dalamya. Lingkup Sosial Masyarakat. bangku. terutama fasilitas belajar mengajar merupakan hal yang esensial dalam mengadakan perubahan dan pembahruan pendidikan.yang sama dengan unsur-unsur lain dalam pendidikan. Misalnya ketersediaan gedung sekolah. Tanpa melibatkan masyarakat sekitarnya. 4. inovasi pendidikan tentu akan terganggu. sengaja maupun tidak. Fasilitas Fasilitas. termasuk sarana dan prasarana pendidikan. maka pelaksanaan inovasi pendidikan akan bias dipastikan tidak akan berjalan dengan baik.

Oleh karena itu. seni dan budaya yang dikatakan mampu memberikan kontribusi kepada daerah dalam bentuk pendapatan asli daerah (PAD) haruslah ditunjang dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang memadai dari putraputra daerah ini. berbagai negara di dunia. yaitu dengan memanfaatkan kurikulum muatan lokal.BAB III PENUTUP Kesimpulan Dalam menghadapi era globalisasi industri dan perdagangan bebas yang akan datang. Ilmu pengetahuan. Penempatan pendidikan seni budaya daerah sebagai mata pelajaran muatan lokal adalah terobosan yang amat baik guna menunjang program pembangunan dan pendidikan daerah. Pariwisata. 18 . teknologi dan seni menjadi perhatian utama dalam upaya pengembangan dan penguasaannya di masa datang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan perubahan terhadap kurikulum pendidikan dasar dan menengah secara Nasional serta memberikan keleluasaan kepada daerah-daerah untuk menerapkannya sesuai dengan kondisi daerah setempat. termasuk Indonesia berbenah diri mempersiapkan sumber daya manusianya. sudah sepantasnyalah pendidikan seni mendapatkan porsi yang lebih dalam proses belajar-mengajar di sekolah.

htm. Tabrani Rusyam. Dalam situs http://WWW.id/berita/0503/26/opi 02.id/berita/0503/26/opi 02.Sinarharapan.M.htm. moryati BRA. Dalam situs http://WWW. Bandung: Remaja Rosdakarya.htm. Dikunjungi 23 Desember 2008.co. Desentralisasi dan Demokratisasi pendidikan di era otonomi daerah. 1991. Upaya pembaharuan dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Sebuah tinjauan teoritis tentang inovasi pendidikan di Indonesia. Noor. Dikunjungi 25Desember 2008.pdk.com// Inov.Sinarharapan. Cece Wijaya.co.go. Unggul. Idris H.Segena.DAFTAR PUSTAKA Inovation. Djaja jajuri.dikunjungi 23 Desember 2008. Soedibyo. Shafe.id/balitbang/publikasi/Jurnal/no_026/sebuah_Tinjauan_teorit is_ Idris.htm. Dalam situs http://WWW. Komitmen bagi desentralisasi pendidikan. A. 19 . Dalam situs http://WWW.Tripod.

LAMPIRAN ³ Gambar Fungsi Seni Dalam Dunia Pendidikan ³ 20 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->