P. 1
APEC

APEC

|Views: 479|Likes:
Published by Izzatunnisa Galih

More info:

Published by: Izzatunnisa Galih on Jan 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN 1.1.

Latar Belakang berdirinya APEC Asia Pasific Economic Cooperation-APEC merupakan forum yang terbentuk dan perkembangannya dipengaruhi antara lain oleh kondisi politik dan ekonomi dunia saat itu yang berubah secara cepat di Uni Soviet dan Eropa Timur, kekhawatiran gagalnya perundingan Putaran Uruguay yang akan menimbulkan proteksionisme dengan munculnya kelompok regional serta timbulnya kecenderungan saling ketergantungan diantara negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Forum yang dibentuk tahun 1989 di Canbera-Australia ini telah melaksanakan langkah besar dalam menggalang kerjasama ekonomi sehingga menjadi suatu forum konsultasi, dialog dan sebagai lembaga informal yang kerjasama ekonominya berpedoman melalui pendekatan liberalisasi bersama berdasarkan sukarela, melakukan inisiatif secara kolektif dan untuk mendukung keberhasilannya dilakukan konsultasi yang intensif terus menerus diantara 21 ekonomi anggota. 1.2. Sejarah Lahirnya APEC Pada awalnya terdapat 12 negara sebagai pendiri yaitu Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat. Sejak saat itu telah menjadi wahana utama di kawasan Asia Pasifik dalam meningkatkan keterbukaan dan praktek kerjasama ekonomi sehingga dapat menarik masukan beberapa negara yaitu Republik Rakyat China, Hongkong-Cina dan Chinese-Taipe untuk bergabung pada 1991 yang kemudian disusul masuknya Meksiko dan Papua New Guinea tahun 1993 seerta Chili pada 1994. Sedangkan tiga ekonomi anggota terakhir yaitu Federasi Rusia, Peru dan Vietnam bergabung dalam forum APEC tahun 1998. Dalam perkembangannya APEC memiliki peran cukup strategis dengan penduduk sekitar 2 milyar jiwa atau lebih dari 40% populasi dunia dan mewakili 45% nilai perdagangan dunia (1996), sebuah pasar potensial untuk perdagangan barang, jasa dan sumber daya manusia. Realisasi pertumbuhan GDP APEC tahun 2000 sebesar 4.1% berarti relatif sedikit lebih rendah dari pertumbuhan GDP dunia yang sebesar 4.7%, disamping itu APEC juga memiliki arti penting dalam rangka pembangunan nasional karena mewakili 69.1% pasar ekspor non-migas dan merupakan 63.3% sumber impor nonmigas Indonesia masing-masing tahun 2000. Serangkaian upaya penguatan infrastruktur forum kerjasama APEC terus diintensifkan kerjasamanya sehingga forum tersebut menjadi lebih kuat dan tangguh di kawasan. Forum ini sangat diharapkan tetap menjadi pelopor dalam pelaksanaan putaran uruguay untuk mencapai sistem perdagangan yang adil, terbuka dan transparan untuk mempertahankan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional dan global. Mengingat pentingnya peranan APEC dalam rangka memberikan dukungan terhadap sistem perdagangan dimaksud dalam menunjang pertumbuhan ekonomi regional dan global di kawasan, maka Para Pemimpin Ekkonomi APEC telah mengesahkan sejumlah Deklarasi yang memuat kesepakatan-kesepakatan yang signifikan terhadap perkembangannya antara lain mengenai VISI APEC, Bogor Goals, Osaka Actions Agenda (OAA) – yang memberikan arahan atau pedoman kerjasama APEC, dan taahun 1996 meluncurkan fase implementasi daripada OAA dalam bentuk MAPA (Manila Action Plans For APEC). Sedangkan tindakan konkrit lain yaitu berupa implementasi Rencana Aksi Kolektif (RAK) maupun Rencan Individu (RAI) oleh seluruh anggotanya sehingga penjabaran

Filipina. jasa. Rusia. Implementasi kerjasam ekonomi dan teknik yang terkait dengan bidang perdagangan dan investasi. Australia. Menciptakan sistem perdagangan dan investasi yang bebas. Thailand. mengintensifkan kerjasama ekonomi di Asia-Pasifik. modal secara bebas dan konsisten dengan GATT. Visi APEC dinyatakan “ Mewujudkan komunitas ekonomi Asia-Pasifik yang berdasarkan pada semangat keterbukaan dan kemitraan.secara keseluruhan terhadap langkah-langkah implementasi dalam melakukan liberalsme ekonominya merupakan cermin yang kuat dalam mewujudkan kearah sistem perdagangan dan investasi bebas dan terbuka tahun 2010/2020 untuk ekonomi maju dan berkembang APEC. Amerika Serikat. informal. 4. terbuka dan adil dikawasan tahun 2010/2020 untuk ekonomi maju dan ekonomi berkembang. Apakah yang dimaksud “Bogor Goals” ? “Bogor Goals” merupakan deklarasi APEC yang ditetapkan pada tahun 1994 untuk mewujudkan Visi kerjasama ekonomi.Singapura.Indonesia. Tujuan APEC: a. tidak mengikat dan tetap berada dalam koridor disiplin WTO dan berbagai perjanjian internasional. investasi dan mobilitasi para pelaku usaha dikawasan yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah. meningkatkan arus barang. pertumbuhan ekonomi yang luas serta standar kehidupan dan pendidikan yang lebih tinggi dan pertumbuhan yang berkesinambungan memperhatikan aspek-aspek lingkungan”. dibentuk di Canberra November 1989. Mempercepat proses leberalisasi melalui penurunan hambatan perdagangan dan investasi yang lebih jauh. 3. Apakah visi kerjasama ekonomi APEC ? Pada KTT.Peru.APEC di Seattle-USA tahun 1993. Apakah ekonomi APEC melakukan upaya yang serius untuk mewujudkan “Bogor Goals” ? Pendekatan Bogor Goals dilakukan dengan menyepakati arahan/pedoman (roadmap) kerjasama APEC yang dikenal dengan “Agenda Aksi Osaka (OAA)” yang memuat: tiga pilar kerjasama 1. meningkatkan liberalisasi perdagangan dan jasa. Memimpin dalam memperkuat sistem perdagangan multirateral yang terbuka. Keanggotaan APEC terdiri 21 ekonomi. Selandia Baru.Jepang. namun demikian dengan waktu yang singkat APEC berhasil mencatat berbagai kemajuan yang berarrti dalam rangka memperlancar arus barang.HongkongCina. Brunai Darussalam. b. Vietnam.Malaysia.Meksiko. sesungguhnya baru berlangsung dalam 6 tahun terakhir sejak disahkannya MAPA.Papua New Guinea. 2.Republik Korea. jasa. jasa dan investasi secara bebas.Cili. serta upaya kerjasama untuk menghadapi tantangan perubahan. c. Republik Rakyat Cina. pertukaran barang.Taiwan-Cina Taipe. dunia usaha dan para pihak yang terkait untuk mengetahhui perkembangan berbagai kesepakatan terakhir kerjasama ekonomi khususnya dalam mengantisipasi perdaganan bebas APEC. ASIA PASIFIC ECONOMIC COOPERATION (APEC) Apa yang dimaksud dengan kerjasama ekonomi APEC? Kerjasama Ekonomi APEC adalah forum kerjasama ekonomi yang terbuka. . Kanada.

Apa Prinsip Umum Kerjasama APEC ? (1) Menyeluruh (comprehensiveness): yaitu mencakup semua hambatan terhadap sistem perdaganan dan investasi yang bebas dan terbuka. 5. instrumen pokok kerjasama dan bidang-bidang kerjasama APEC. (9) Kerjasama (cooperation): yaitu kerjasama ekonomi dan tekhnik yang mendukung liberalisasi dan fasilitasi akan ditempuh secara aktif. (7) Simultaneous start. Meliputi bidang kerjasama spesifik apa saja yang dilaksanakan oleh APEC? Yaitu bidang-bidang Tarif. . (2) Konsisten WTO (WTO-consistency): yaitu langkah liberalisasi dan fasilitasi konsisten dengan WTO. (2) Fasilitasi perdagangan (3) Kerjasama Ekonomi dan Tekhnik (Ecotech). (8) Fleksibel (flexibility): yaitu fleksibilitas dimungkinkan untuk menghadapi isu yang muncul dari perbedaan tingkat pembangunan masing-masing anggota. 6. prosedur kepabeanan. dapat direview. ketentuan asal barang. prinsip umum kerjasama. yaitu: (1) Liberalisme. sukarela dan dibuat setiap tahun. mediasi sengketa. perdagangan jasa investasi. Continuous Process & Differentiated Timetable: yaitu proses liberalisasi dan fasilitasi dimulai segera. berkesinambungan dan tetap memperhatikan tingkat pembangunan masing-masing anggota. mobilitas pelaku bisnis. terus dikembangkan dan cakupkannya meliputi 15 bidang OAA. CAPs bersifat kolektif.ekonomi APEC. dilaksanakan. 7. (3) Kesebandingan (comparability): yaitu mewujudkan kesebandingan langkah liberalisasi dan fasilitasi yang ditempuh anggota. Apa saja Pilar Kerjasama Ekonomi APEC ? Terdapat 3 (tiga) pilar kerjasama APEC. pelaksanaan putaran uruguay. 8. (5) Transparan (transparency): yaitu menjamin transparansi peraturan agar terwujjud iklim usaha yang pasti. IAPs memuat rencana aksi spesifik dari 15 OAA yang bersifat unilateral. pengumpulan dan analisa informasi. kebijaksanaan non tarif. Apa instrumen pokok kerjasama APEC ? (1) Rencana Aksi Kolektif (Collective Action Plans/CAPs). (4) Tidak memihak (non-discrimination): yaitu hasil liberalisasi dan fasilitasi dinikmati oleh anggota maupun non-anggota AAPEC. Kebijaksanaan non-tarif : yaitu mengurangi hambatan kebijaksanaan non-tarif secara progresif dengan menjaga transparasi sistem non-tarif. 9 Apa langkah-langkah yang dilakukan untuk liberalisasi dan fasilitasi dalam OAA ? Tarif : yaitu melakukan penurunan tarif secara progresif dan menjaga transparasi sistem tarif ekonomi APEC. (2) Rencana Aksi Individu (Individual Action Plans/IAPs). hak kekayaan intelektual. (6) Standstill: yaitu menahan untuk tidak menerapkan kebijakan yang menambah tingkat proteksi. kebijaksanaan persaingan. pengadaan pemerintah. deregulasi. standard dan kesesuaian.

Perdagangan jasa : yaitu melakukan pengurangan atas pembatasan akes pasar bagi perdagangan jasa secara progresif. Meningkatkan transparasi peraturan dan perundanganundangan diantara anggota. Mobilitas Pelaku Bisnis : meningkatkan mobilitas para pengusaha dalam menjalankan bisnis dikawasan Asia Pasifik. c. menyesuaikan standard secara voluntary dan pemberlakuan terhadap standar internasional. b. mencapai transparasi dalam sistem pengaturan dan investasi. Bagaimana proses kebijaksanaan APEC dirumuskan ? Kebijakan APEC dirumuskan melalui : Pertama. pengadministrasian dan pelaksanaan. Pelaksanaan Putaran Uruguay : yaitu melaksanakan secara penuh hasil Uruguay Round dalam waktu yang telah disepakati. Standard dan kesesuaian (1) Menetapkan transparasi penilaian standard dan kesesuaian APEC. 10. Mendorong para anggota menyelesaikan persengketaan berdasarkan kerjasama sesegera mungkin. (2) Menuju saling pengakuan standard dan kesesuaian ekonomi APEC. Kebijaksanaan Persaingan : yaitu menghilangkan distorsi perdagangan dan penanaman modal yang ditimbulkan oleh pengaturan atau regulasi. Ketentuan Asal Barang : menyesuaikan dengan aturan internasional. menghindari konfrontasi berdasarkan hak dan kewajibannya sesuai dengan perjanjian WTO dan perjanjian internasional lainnya. pertemuan Para Pemimpin Ekonomi APEC yang diselenggarakan setiap tahun. peningkatan kerjasama dan pengembangan infrastruktur melalui kerjasama tekhnik. Prosedur kepabeanan : yaitu melakukan penyederhanaan dan hormonisasi prosedur kepabeanan. Pengumpulan dan Analisis Informasi : yaitu akan diciptakan suatu bentuk kerjasama dalam pengumpulan dan analisis informasi. Deregulasi : menghilangkan hambatan perdaganan dan investasi yang diakibatkan dari peraturan dan perundang-undangan domestik yang tidak hanya menghambat perdagaangan dan investasi yang bebas serta terbuka tetapi juga menimbulkan hambatan-hambatan dalam perdagangan dan investasi lebih banyak dari biasanya untuk memenuhi sasaran yang dikehendaki. . Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Melindungi secara efektif HKI melalui perundang-undangan. Memfasilitasi dan mendorong penggunaan prosedur resolusi secara effektif untuk menghindari peselisihan baik antara swasta maupun antara pemerinah dengan swasta. Investasi : yaitu mencapai penanaman modal bebas dan terbuka dengan cara liberalisasi regim penanaman modal dan kemudahan berinvestasi dengan bantuan dan kerjasama tekhnik. melaksanakan ketentuan asal barang secara impartial dan transparan. Mediasi Perselisihan a.

perdagangan dan perhubungan.3 Committee on Trade and Investment (CTI) : memberikan masukan terhadap masalah dibidang perdaganan dan investasi dan mengupayakan inisiatif liberalisasi dan fasilitasi dari kedua instrumen pokok kerjasama APEC yang dijabarkan dalam RAK dan RAI.sg dan website : http://www. fasilitasi perdagangan dan investasi. lingkungan dan usaha kecil & menengah. 11. energi. Bagaimana struktur kelembagaan APEC ? Kelembagaan APEC didukung sepenuhnya oleh enam unnit organisasi dan sub-kommite dibawah koordinasi SOM (Senior Officials Meeting). industri telekomunikasi dan informasi. (3) Sectoral Ministerial Meetings Pertemuan para Menteri lainnya dibidang Pendidikan. bertugas mengembangkan. membawahi kelompok infrastruktur ekonomi.4 Economic Committee/EC. (4) APEC Business Advisory Council (ABAC) Merupakan Badan permanen dari sektor bisnis dan swasta yang turut memberikan masukan dan usulan kepada para yang turut memberikan masukan dan usulan kepada Para Pemimpin APEC mengenai hal-hal terkait dengan agenda liberalisasi. 6. (5) (6) APEC Secretariat Mendukung kegiatan daripada komite dan working group serta berperan melaksanakan program APEC dan jasa pelayanan informasi lewat melalui e-mail : Info@mail. mengembangkan efisiensi yang trkait dengan pertumbuhan ekonomi di kawasan APEC. Pertemuan Para Menteri di bidang Perdagangan.apecsec. pengembangan sumber daya manusia. . 6. usaha kecil dan menengah. keuangan. mengadministrasikan dan memberikan masukan kepada SOM mengenai anggaran.1 Sub-Commite on ECOTECH (ESC).org.Kedua. kelompok gugus tugas wawasan ini mengkaji berbagai kondisi dan prospek ekonomi. keuangan.org. 6. (2) Ministerial Meeting (MM) Pertemuan dihadiri para Menteri Luar Negri dan Menteri Perdagangan Ekonomi untuk memutuskan suatu program kerjasama APEC. kerjasama ilmmu pengetahuan dan tekhnologi regional.sg Senior Officials’ Meeting (SOM) Untuk mempersiapkan pertemuan tingkat Meteri berdasarkan rekomendasi dari Menteri guna membahas implementasi kebijakan AELM dibidang : Liberalisasi perdagangan dan investasi (tarif dan non-tarif. energi.apecsec. barang dan jasa).2 Budgeet & Management Committee. (1) APEC Economic LeadersMeeting (AELM) Merupakan pertemuan tahunan yang menentukan arah kerjasam ekonomi APEC. Rencana kesepakatan subkommite : 6.

Apakah APEC menggunakan RAI secara elektronis ? RAI elektronis telah dimanfaatkan secara luas untuk mengkaji sendiri langkah-langkah unilateral yang telah dan akan ditempuh untuk setiap ekonomi APEC.6 SOM Task Force. seperti pengembangan New Economy. Kontribusi pada pendekatan pencari jejak (contribution to the pathfinder approach). merupakan instrumen tambahan bagi kerjasama APEC untuk mengidentifikasi sektor dimana liberalisasi dini secara sukarela akan pertumbuhan ekonmomi di masing-masing anggota APEC maupun di kawasan.apecsec. 15. 13. kelompok ini berfungsi untuk mengembangkan sektor atau bidang-bidang kerjasama. . c. 12.5 Workking group. Bidang apa yang harus diimplementasikan ekonom APEC dari Shanghai Accord ? a. dan membandingkan perkembangannya dari tahun ketahun diantara ekonomi APEC. 16. 17. Rencana Aksi Kolektif dan Kerjasama kegiatan-kegiatan dibidang ekonomi dan tekhnik. e. 6. Apa yang dimaksud dengan MAPA ? Adalah Manila Action Plans For APEC yang dibuat di Manila tahun 1996. Broadening and Updating of OAA Hal ini dimaksudkan APEC dapat memperluas dan memutakhirkan OAA untuk merefleksikan adanya perubahan mendasar ekonomi global sejak Osaka 1995. Apa yang dimaksud denga EVSL ? Yaitu Early Voluntary Sectoral Liberalisation.org.6. Fasilitas Perdagangan (trade fasilitation). 14. Penerapan prinsip-prinsip APEC secara terbuka implementation of APEC’s transparency principles). d. APEC diantaranya mengembangkan e-APEC Strategy-yaitu upaya mendorong APEC untuk mencapai masyarakat digital melalui penerapan manfaat pengembangan ICT dengan memperhatikan perbedaan penguasaan tekhnologi dan informasi (kesenjangan digital) diantara anggota APEC dan terdapat 3 pilar yang mendasari pengembangan e-APEC Strategy lebih lanjjut. Komponen apa saja yang tercakup dalam MAPA ? Yaitu Rencana Aksi Individu. merupakan Fase imlementasi OAA yang dibuat secara individu maupun kolektif dan dirangkum dalam “Manila Action For APEC atau MAPA”. Kebijakan perdaganan bagi ekonomi baru (trade policies for the new economy). b.sg Apakah yang dimaksud dengan Shanghai Accord ? Yaitu upaya penajaman dan pemutakhiran visi APEC secara konseptual dengan kerangka kerjanya serta memperkuat mekanisme pelaksanaan pencapaian Bogor Goals dalam menghadapi globalisasi dan ‘The New Economy’. Situs tersebut terdapat pada alamat : http://.

ketentuan asal barang. Dua institusi yang sering memberikan masukan dari swasta : (1) APEC Business Advisory Council (ABAC). aman dan efisien. (4) pasar modal yang stabil. Apa yang dimaksud dengan trade facilitation ? Trade Facilitation merupakan salah satu pilar kerjasama ekonomi APEC. 20. Apakah APEC sudah berjkembang sepenuhnya mencapai “Bogor Goals” ?. mediasi sengketa dan mobilitas pelaku bisnis. 22. Bidang prioritas kerjasama ekonomi & tekhnik (ecotech) APEC apa saja yang dapat dikembangkan ? (1) infrastruktur ekonomi. pembelian pemerintah. hak kekayaan intelektual. 21. (2) pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Penilaian apakah APEC telah sepenuhnya berkembang kearah pencapaian Bogor Goals tentunya tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pemerintah. 19. Apakah kalangan Dunia Usaha dan Akademisi dapat dilibatkan dalam APEC ? Dunia usaha dan akademisi dapat memberikan masukannya kepada APEC sebagai upaya memberikan dampak positip yang sebesarbesarnya bagi kerjasama APEC pada sektor bisnis. . (3) pengembangan SDM. dan (6) usaha kecil dan menengah. deregulasi.18. Apa yang dimaksud dengan Advance Passenger processing System (APP) ? Yaitu sistim pemeriksaan secara elektronik untuk memperlancar arus angkutan penumpang ke negara tujuan yang dilakukan sebelum keberangkatan dan sesudah kedatangan penumpang (prearrival passenger clearence system). Kredibilitas APEC ditentukan terutama oleh manfaat yang dirasakan dunia usaha pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. (2) Pasific Economic Cooperation Council (PECC). yang berdiri tahun 1980. Fasilitasi ini dimanfaatkan dalam rangka mempermudah bidangbidang kerjasama ekonomi APEC meliputi : standard dan kesesuaian. (5) tekhnologi masa depan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->