Perbedaan Fisika Modern dan Fisika Klasik

Oleh :

Zenit Arimbhawa XII IA2 24

Galileo memformulasikan dan berhasil mengetes beberapa hasil dari dinamika mekanik. biasanya termasuk teori relativitas khusus dan teori relativitas umum. Menurut sejarah perkembangan dan penemuannya ada dua bagian dalam ilmu fisika yaitu fisika klasik dan fisika modern. Pada fisika klasik pendekatan terhadap pemecahan persoalan pada umumnya lebih didasarkan pada dalil-dalil mekanika gerak (hukum Newton). Selain itu. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. karena setiap ilmu alam lainnya (biologi. yang menjelaskan gaya dasar gravitasi Budaya penelitian fisika berbeda dengan ilmu lainnya karena adanya pemisahan teori dan eksperimen. terutama Hukum Inert. Fisika merupakan salah satu cabang dari ilmu pengetahuan alam eksakta (Natural Sciences). yang merupakan sumber dari mekanika klasik. Fisika klasik adalah fisika yang didasari prinsip-prinsip yang dikembangkan sebelum bangkitnya teori kuantum. Cabang-cabang yang termasuk fisika klasik antara lain adalah: o Mekanika klasik . Galileo membuka penggunaan eksperimen untuk memastikan kebenaran teori fisika.Lagrangian dan mekanika Hamiltonian Elektrodinamika klasik (persamaan Maxwell) Termodinamika klasik Teori relativitas khusus dan teori relativitas umum Teori chaos klasik o o o o Dalam fisika klasik. Disamping itu dalam penanganan solusi secara tegas dilakukan perbedaan antara benda partikel dan fenomena gelombang dan begitu juga mengenai tanggapan: tidak ada pembatasan-pembatasan dalam besarnya energi (energi dapat bertambah atau berkurang dengan besaran nilai yang tidak dibatasi dengan satuan tertentu). Pada 1687. kecepatan pertikel yang diteliti dianggap sangat kecil dibanting kecepatan cahaya. Sejak abad kedua puluh. dan Hukum Gravitasi Newton. dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum fisika. memberikan penjelasan yang jelas dan teori fisika yang sukses: Hukum gerak Newton.Fisika (Bahasa Yunani : (physikos). kebanyakan fisikawan perseorangan mengkhususkan diri . Fisika sering disebut sebagai "ilmu paling mendasar". Isaac Newton menerbitkan Filosofi Natural Prinsip Matematika. "Alam") adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. dan (physis).Hukum gerak Newton . serta besaran aksi dan energinya sangat besar dibanding bilangan kuantum Planck. geologi. Pada awal abad 17. yang merupakan kunci dari metode sains. "alamiah". fenonema alam dilukiskan secara konkrit melalui logika "naif" dan "rasio akal sehat". kimia. Adalah Aristoteles (384-322 sebelum Masehi) yang diduga pertama kali memperkenalkan istilah ini melalui karyanya Physika (Ilmu Alam).

fisika inti dan fisika partikel elementer serta optika elektron. Meskipun teori dan eksperimen dikembangkan secara terpisah. Dibandingkan dengan fisika klasik. Sehingga berlaku bahwa fisika klasik adalah kasus khusus dari fisika modern. Teoris berusaha mengembangkan teori yang dapat menjelaskan hasil eksperimen yang telah dicoba dan dapat memperkirakan hasil eksperimen yang akan datang. fisika atom. Tanpa eksperimen. sehingga mengharuskan dirumuskannya teoriteori baru. mereka saling bergantung. Prinsip relatifitas klasik adalah kasus khusus untuk kecepatan yang nilainya sangat kecil dibandingkan kecepatan cahaya. misalnya karena dalam wilayah fisika klasik terdapat masalah yang hanya dapat diselesaikan dengan metode fisika modern. Di lain pihak beberapa gejala dalam fisika modern dapat dimengerti secara klasik. sedikit saja yang berhasil dalam kedua bidang tersebut. yang dapat merujuk hanya pada fisika kuantum atau secara umum pada fisika abad ke-20 dan ke-21 dan karenanya selalu mengikutsertakan teori kuantum dan juga dapat termasuk relativitas. penelitian teoretis sering berjalan ke arah yang salah. Salah satu contohnya adalah prinsip relatifitas Einstein yang modern melingkupi mekanika klasik. eksperimentalis menyusun dan melaksanakan eksperimen untuk menguji perkiraan teoretis. Wilayah kajian fisika modern meliputi mekanika kuantum. Kemajuan dalam fisika biasanya muncul ketika eksperimentalis membuat penemuan yang tak dapat dijelaska teori yang ada. hampir semua teoris dalam biologi dan kimia juga merupakan eksperimentalis yang sukses. Batas pemisah kedua bagian fisika ini tidak cukup tajam. Sebaliknya. teori relatifitas.meneliti dalam fisika teoritis atau fisika eksperimental saja. . fisika modern adalah istilah yang lebih longgar. Sementara itu. dan pada abad kedua puluh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful