P. 1
Gerak Melingkar Berubah Beraturan

Gerak Melingkar Berubah Beraturan

|Views: 615|Likes:
Published by Adif Muh Iqbal

More info:

Published by: Adif Muh Iqbal on Jan 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/03/2013

pdf

text

original

GERAK MELINGKAR BERUBAH BERATURAN

Disusun Oleh: Adif Muhammad Iqbal Kelas X4

Frekuensi dalam gerak melingkar adalah waktu yang diperlukan benda untuk menempuh satu lingkaran penuh. Periode dan Frekuensi Periode dalam gerak melingkar adalah waktu yang diperlukan benda untuk menempuh lintasan satu lingkaran penuh. penuh.Pada gerak melingkar memiliki tiga komponen besaran utama yaitu periode frekuensi. dan percepatan sudut 1. kecepatan sudut. Hubungan antara periode dan Frekuensi dinyatakan sebagai : 1 T! 2 . penuh. posisi sudut. percepatan sentripetal.

Rumus Percepatan Sentripetal V2 aS ! ! r 2 c Dengan : as = besar kecepatan sentripetal (m/s2) V = kelajuan linear (m/s) r = jari-jari lingkaran (m) jari- .Percepatan Sentripetal  Percepatan Sentripetal adalah kecepatan menuju pusat lingkaran tegak lurus dengan komponen percepatan.

ada cara lain yang lebih mudah untuk menyatakan posisi titik A.y). besar x dan y dalam koordinat cartesius selalu berubah. Besaran disebut posisi sudut yang diukur terhadap sumbu x berputar berlawanan arah dengan gerak jarum jam. Sekarang tinjau sebuah benda tegar berotasi pada bidang xy terhadap sumbu tetap melewati titik pusat dan tegak lurus bidang gambar. yaitu dengan kalimat polar (r. Selama berotasi. ) sebagai berikut : x : r cos y : r sin r = Tan x2  y2 y r = . maka kita dapat menyatakan setiap saat pada koordinat cartesius (x. Sedangkan dalam koordinat polar hanya yang berubah. Berdasarkan rumus trigonometri dan pythagoras dapat dinyatakan hubungan antara koordinat kartesius (x.Posisi Sudut Posisi sebuah tenda dapat dinyatakan dengan dalam koordinat (x. ). Apabila kita hanya meninjau sebuah partikel benda tegar di titik A yang berjarak tetap r dari titik O.y) dan koordinat polar (r.y). Akan tetapi.

berarti lintasan s sama dengan keliling lingkaran. sehingga diperoleh : s = = r 2T r r = 2 T rad .Posisi sudut dari suatu partikel yang bergerak sepanjang busur lingkaran sebesar s yang berjarak r dari sumbu putarnya memenuhi hubungan : s = r : radian (rad) s r : panjang busur : jari-jari lingkaran Apabila partikel menempuh satu putaran penuh.

28 Jadi. Kecepatan Sudut Kecepatan sudut rata-rata suatu partikel didefinisikan sebagai laju perubahan posisi sudut U terhadap interval waktu Ut ( r = (t = r  2 t 2  t1 1 = Kecepatan sudut (rad/s) = posisi sudut (rad) t = waktu (s) .Putaran penuh 2 T rad 1 rad = 3600 = 3600 360 0 360 ! ! 57.30 = 2 6. dapat disimpulkan bahwa 1 rad adalah besar sudut dihadapan suatu busur yang penjangnya sama dengan radius lingkaran.

. secara Matematis kita tulis : r = ( (t p Ut sangat kecil Kecepatan sudut sesaat di definisikan berdasarkan tafsiran geometris sebagai gradien garis singgung kurva posisi sudut terhadap waktu t. maka kecepatan sudut sesaat dapat dinyatakan sebagai : = tan Percepatan Sudut Percepatan sudut rata-rat ar didefinisikan sebagai laju perubahan kecepatan sudut sesaat U terhadap interval waktu : ar = (  1 ! 2 (t t 2  t1 Satu Percepatan sudut adalah radian per sekon kuadrat atau disingkat rad/s2.Bagaimana dengan kecepatan sudut sesaat ? Kecepatan sudut sesaat kita peroleh dengan membandingkan perubahan waktu yang sangat singkat.

Percepatan sudut sesaat E didefinisikan berdasarkan tafsiran geometris sebagai gradien garis singgung kurva kecepatan sudut terhadap waktu.22 = 6+8 = 14 rad . Tentukan posisi sudut titik tersebut untuk : a) t = 2 sekon b) t = 5 sekon Penyelesaian : a) Untuk t = 2 sekon = 3t + 2t2 = 3. a = tan F Contoh soal : 1. Sebuah roda berputar pada suatu poros yang tetap sehingga suatu titik pada roda memenuhi persamaan (t) = 3t + 2t2 dengan dalam radian dan t dalam sekon. Jika F adalah sudut kemiringan garis singgung terhadap sumbu waktu t maka percepatan sudut dapat dinyatakan sebagai.2 + 2.

52 = 15 + 50 = 65 rad = (4 + 2t2) rad dengan t 2. a) Posisi sudut titik tersebut pada t = 25 b) Kecepatan sudut rata-rata dalam selang waktu t = 0 hingga t = 25 c) Kecepatan sudut pada saat t = 25 .5 + 2.b) Untuk t = 5 sekon = 3t + 2t2 = 3. Posisi sudut titik pada roda dinyatakan oleh dalam sekon.

Penyelesaian : a) = 4 + 2t2 = 4 + 2(2)2 = 4+8 = 12 rad b) ( 2  1 = = (t t 2  t1 12  4 = 20 = 4 rad/s ( 2  1 = = (t t 2  t1 c) 12  4 = 2 = 4 rad/s .

Hubungan antara besaran rotasi dan Translasi ‡ Perpindahan Linear dan Perpindahan Sudut Hubungan antara perpindahan linear artikel dititik A sepanjang lintasan lingkaran (s) dan pepindahan sudut ( ) dapat ditulis sebagai ‡ s = r. Sehingga diperoleh : v= ( (t Karena s = r. Kecepatan linear dan kecepatan sudut Setiap partikel dari benda yang berotasi memiliki kecepatan linear v partikel bergerak melingkar dengan vektor kecepatan linearnya selalu tegak lurus terhadap jari-jari lingkaran. kecepatan linear disebut juga kecepatan tangensial. Oleh karena itu. ( (t . diperoleh v = = r r. dan untuk nilai r tetap.

maka dapat dirumuskan : s 2 .f = T .Persamaan diatas menyatakan semakin besar jarak suatu titik terhadap sumbu rotasi maka semakin besar pula kecepatan linearnya. Kelajuan linear adalah hasil bagi panjang lintasan yang ditempuh dengan waktu tempuhnya. maka dapat dirumuskan : 2 ! 2 .r v! ! ! 2 .rf t T Satuan SI untuk kelajuan linear (v) adalah m/s Kecepatan sudut adalah hasil bagi sudut pusat dengan selang waktu tempuhnya. karena untuk menempuh sudut pusat 3600 diperlukan waktu tempuh 1 periode (T). Karena untuk menempuh sudut pusat 3600 diperlukan waktu tempuh 1 periode (T).

setiap partikel mengalami 2 komponen percepatan. Percepatan tangensial arahnya selalu tegak lurus dengan jari-jari lingkaran. sedangkan percepatan sentripetal arahnya selalu menuju pusat lingkaran.‡ Percepatan linear dan Percepatan sudut Pada benda yang bergerak melingkar.E Percepatan Sentripetal memenuhi persamaan V2 as = r = 2 c . Berdasarkan definisi percepatan linear pada pembahasan tentang gerak lurus. maka : (v at = (t Dengan memasukkan v = r . yaitu percepatan tangensial at dan percepatan sentripetal as. maka diperoleh at r( = (t = r.

Contoh Soal Pembahasan 1) Sebuah bola diikatkan dengan tali yang panjangnya 2 m dan kemudian diputar horizontal hingga bergerak melingkar beraturan dalam 20 selama 50 putaran. Tentukan : . sedangkan percepatan sentripetal menyebabkan perubahan arah kecepatan.Oleh karena itu percepatan linear total partikel adalah penjumlahan vektor kedua komponen percepatan a = at + as 4 a ! a t 2  a s2 ! r 2 a 2   r2 4 ! 2r 2  a 2  ! r a2  4 Percepatan tangensial menyebabkan perubahan besar kecepatan.

4 s = 50 b) h n = t 20 = 5 = 2.5 Hz .a) Periode b) Frekuensi c) Kelajuan Linear d) Kecepatan Sudut Penyelesaian : a) T = t n 20 ! 0.

r = T 2.4 .4 6.14.3.2 = 0.c) v 2 .14 0.4 = 31.4 m/s d) 2 = T = = 2.28 ! 15.7 rad/s 0.3.

14 ! 94.2 rad/s = 3 45 .2) Seorang tentara mengamati sebuah baling-baling helikopter yang berputar 900 putaran per menit.3. tentukan : a) Kecepatan sudut baling-baling b) Kelajuan linear sebuah titik di ujung baling-baling jika radius baling-baling 3 m Penyelesaian : a) = 2 T T 3 t ! = n 45 2.

3.14.6 m/s .b) v 2 .r = T 2.3 = 3 45 = = 18.84 x 15 282.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->