USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA KEUNGGULAN SANITARY LANDFILL SEBAGAI METODE PENGOLAHAN SAMPAH DIBANDING OPEN DUMPING BILA

DITINJAU DARI EKONOMI LINGKUNGAN BIDANG KEGIATAN : PKM - GT Diusulkan oleh: Novia Irawati 0811015004 (2008, Ketua Kelompok) Muhammad Zainudin 0811015060 (2008, Anggota Kelompok) Riezfian Raditya S. 0811015010 (2008, Anggota Kelompok) Ismail Razak 1011015057 (2010, Anggota Kelompok)

UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA 2011

Kes) NIP. Sultan Sulaiman Gg.Ki Hajar Dewantara Gedung A4 Samarinda. NIM : 0811015004 c. M. SKM. Universitas : Universitas Mulawarman Samarinda e. 4.09 Samarinda/085753669142 f. SKM. Nama Lengkap : Novia Irawati b. No.Tel/HP : Jl. M. 3. 5.co. Kesehatan Masyarakat Ketua Pelaksana Kegiatan (Blego Sedionoto. Alamat Email : novia_c7ronaldo@yahoo.Kes) NIP. Alamat Rumah dan No. : Keunggulan Sanitary Landfill Sebagai Metode Pengolahan Sampah Dibanding Open Dumping Bila Ditinjau Dari Ekonomi Lingkungan Bidang Kegiatan : (-) PKM-AI (¥) PKM-GT Ketua Pelaksana a.19770502 200604 1 003 Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan (Novia Irawati) NIM.HP : 081325735832 Samarinda. Jurusan/Fakultas : Kesehatan Masyarakat d. Nama Lengkap dan Gelar : Riyan Ningsih.id Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 orang Dosen Pendamping a.Helminuddin.LEMBAR PENGESAHAN 1. M. Mulia Baru RT. Alamat Rumah/No.Dr.H.Kes b.Ir. 19580820 198403 1 004 (Riyan Ningsih. SKM. 19751105 201012 2 001 . Judul 2. MM) NIP. NIP : 19751105 201012 2 001 c. 14 Oktober 2011 Menyetujui: Pembantu Dekan III Fak. 0811015004 Dosen Pendamping (Prof.HP : Jl.

SKM. Karya tulis ini ditujukan untuk mengikuti Program Kreatifitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM-GT) 2011 yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI). Oleh karena itu. saran dan kritik dari para pembaca yang bersifat membangun sangat kami harapkan. Melalui karya tulis ini. Sehingga karya tulis ini ingin melihat keunggulan dari sistem sanitary landfill sebagai metode pengolahan sampah dibandingkan dengan teknik open dumping bila ditinjau dari ekonomi lingkungan.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa. Samarinda. Tidak lupa penulis ucapkan pula terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan pada kami. penulis ingin memberikan solusi permasalahan lingkungan yang disebabkan oleh penumpukan sampah khususnya di kota-kota besar. atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul ³Keunggulan Sanitary landfill sebagai Metode Pengolahan Sampah Dibanding Metode Open Dumping Bila Ditinjau dari Ekonomi Lingkungan´.Kes. Oktober 2011 Penulis . Besar harapan kami karya tulis ini dapat bermanfaat baik bagi kami sebagai penulis dan bagi pembaca pada umumnya. seperti Open dumping dan Sanitary landfill. M. sebagai dosen pembimbing yang telah banyak memberikan bimbingan dan arahan kepada kami dalam penyusunan karya tulis ini. Penulis ucapkan terima kasih kepada Riyan Ningsih. Terdapat beberapa cara pengolahan sampah yang saat ini sedang dimanfaatkan oleh beberapa daerah. Kami sadari masih terdapat kekurangan dalam pembuatan karya tulis ini.

...................................................... A...................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ............ HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................................................................................................................. RINGKASAN ....................................................... DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN i ii iii iv v 1 1 3 3 4 9 .................. Tujuan ................................ KATA PENGANTAR ........................................................................... DAFTAR ISI ................................................................................................. Manfaat ..................................................................... Latar Belakang ....................................................................................................................................... BAB II GAGASAN .............. C........................................................ BAB I PENDAHULUAN ................... BAB III KESIMPULAN .................. B.................................................................................................................

Pengelolaan sampah dimaksudkan adalah kegiatan yang sistematis. Seiring dengan pesatnya pertambahan penduduk dan perkembangan teknologi maka akan bertambah juga jumlah sampah yang dihasilkan. Jika terus dibiarkan bukan hanya akan berdampak bagi kesehatan tetapi juga bagi perekonomian dan lingkungna masyarakat sekitar. teknik ini menempatkan air lindi dan gas-gas dari sampah pada saluran tersendiri agar tidak mencemari lingkungan. Beberapa penyakit seperti ispa.RINGKASAN Sampah adalah permasalahan yang tak bisa lepas dari kehidupan manusia. Berdasarkan Undang-Undang No. dengan alasan biaya pembuatan yang terjangkau dan hanya memerlukan lahan yang luas. diare sering kita jumpai pada daerah pemukiman dekat dengan tempat pembuangan akhir. Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya. Setiap kegiatan yang dilakukan manusia pasti menghasilkan sampah baik sampah organik dan sampah anorganik. menyeluruh. Dewasa ini teknik open dumping masih banyak digunakan di Indonesia. Namun pelaksanaan sanitary landfill masih terhambat dengan biaya yang cukup besar dalam pembuatannya namun jika dilihat dari efisiensi dan efektifitas dalam jangka waktu ke depan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Untuk itu diperlukan adanya sebuah tempat pembuangan akhir dimana sampah dapat dikelola secara benar sehingga dapat meminimalisir dampak negatif dari pencemaran sampah. Namun teknik ini justru mempunyai resiko yang cukup besar untuk menyebabkan pencemaran lingkungan dikarenakan sampah hanya ditumpuk tanpa adanya pengelolaan lebih lanjut. oleh karena itu diharapkan dapat diaplikasikan di daerah perkotaan. Sampah tersebut jika tidak mendapat pengelolaan yang benar tentu akan menyebabkan kerugian bukan hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi masyarakat yang meliputi aspek ekonomi dan kesehatan. pengelolaan sampah dipandang baik jika sampah tersebut tidak menjadi media berkembang biaknya bibit penyakit serta sampah tersebut tidak menjadi media perantara menyebarluasnya suatu penyakit. Sanitary landfill adalah suatu teknik pembuangan akhir sampah dengan cara menempatkan sampah pada suatu lahan kemudian ditimbun dengan tanah. Dari sudut pandang kesehatan lingkungan. Penerapan sanitary landfill sangat cocok bagi wilayah yang tidak mempunyai lahan yang cukup besar. . 18 tahun 2008. dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat.

sangat beracun. Sampah yang menumpuk apabila tidak dikelola dengan tepat akan menimbulkan dampak di lingkungan sekitarnya berupa pencemaran baik itu pencemaran udara. tidak dapat dipisahkan dari setiap kegiatan kehidupan manusia itu sendiri. ekonomi. Pertumbuhan penduduk tentu sangat mempengaruhi kuantitas dan kualitas produksi sampah baik yang dihasilkan oleh suatu keluarga maupun oleh masingmasing individu. mudah terbakar dan memiliki karakteristik bau seperti telur busuk. Bila jumlah warga Samarinda yang tercatat di Disdukcapil Kota Samarinda hingga bulan Januari 2010 mencapai 770. Produksi sampah perorangan maupun rumah tangga setiap harinya. Sehingga tinggal dikalkulasikan saja produksi sampah setiap harinya di setiap daerah tergantung jumlah penduduknya (Anonim. dan besarnya keluarga. Gas ini merupakan gas yang bersifat iritan sehingga dapat meinimbulkan iritasi pada saluran pernapasan. maupun pencemaran air tanah. Sehingga hal ini akan menjadi permasalahan kompleks bila tidak segera ditindak lanjuti. Seriusnya masalah penumpukan sampah ini terlihat dari berbagai permasalahan yang merugikan masyarakat. Umumnya penanganan akhir sampah di suatu kota di Indonesia dilakukan dengan menempatkannya di tempat pembuangan akhir (TPA).310 ton perbulan. pencemaran tanah. Bila dilihat dari makin bertambahnya jumlah penduduk untuk setiap tahunnya. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Samarinda mencatat. terutama dari aspek kesehatan. Tetapi memasuki bulan Maret 2010 jumlahnya meningkat sebanyak 85 m3 menjadi 960 m3. 2011). Hydrogen sulfida merupakan suatu gas yang tidak berwarna. Jika seorang warga menghasilkan 1 kg sampah perhari dipastikan sekitar 771 ton dihasilkan dalam sehari dan sebulannya 23. Salah satu dampak dari pencemaran udara ini adalah gas yang dihasilkan dari penumpukan sampah. yaitu H2S. berkaitan juga dengan tingkat pendapatan.753 jiwa. serta kerugian immateril seperti jatuhnya korban jiwa. Khususnya produksi sampah rumah tangga.BAB I PENDAHULUAN A. dan estetika. awal 2010 produksi sampah yang dihasilkan warga Samarinda masih dalam kisaran 875 m3/hari. maka secara otomatis produksi sampah akan semakin meningkat. Bukan hanya itu sampah yang tidak dikelola dengan baik juga mengakibatkan banjir setiap tahunnya di kota-kota besar dengan kerugian ekonomi. tingkat pendidikan. Hal ini terbukti dengan makin meningkatnya volume sampah untuk setiap harinya di setiap daerah. terutama di kota-kota besar. Gas ini dapat menyebabkan dampak buruk . Latar Belakang Sampah merupakan salah satu permasalahan kesehatan lingkungan yang sampai saat ini belum menemui solusi tepat dalam penanganannya.

seperti timbulnya bau. yaitu teknologi open dumping dan sanitary landfill. kini telah banyak ditawarkan beberapa teknologi pengolahan sampah yang juga telah diterapkan dibeberapa daerah. tercemarnya air tanah.bagi kesehatan. dari segi dampak dan manfaat. 2005). timbulnya asap. permasalahan sampah juga mempengaruhi aspek ekonomi yang secara tidak langsung mempengaruhi penduduk sekitarnya. Sedangkan persoalan yang dihadapi di kota-kota adalah keterbatasan lahan. Teknologi landfilling membutuhkan lahan luas. Manusia terpapar terutama asam sulfida dari udara. Pada konsentrasi rendah gas ini dapat menyebabkan iritasi mata. tidak diperbolehkan lagi mengelola sampah dengan penumpukan sampah secara open dumping atau model tempat pembuangan akhir (TPA) seperti sekarang ini. maka kebutuhan luas lahan TPA dirasakan tiap waktu meningkat sebanding dengan peningkatan jumlah sampah. . Setelah UU No. Proses akhir dari rangkaian penanganan sampah yang biasa dijumpai di Indonesia adalah dilaksanakan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). TPA yang diperbolehkan hanyalah yang berbasis sanitary landfill atau semi sanitary landfill. Tidak hanya dari aspek kesehatan saja. karena memiliki kemampuan reduksi volume sampah secara terbatas. Oleh karena itu. Sehingga diperlukan suatu kajian yang mampu melihat tingkat efisiensi dan efektivitas pengolahan sampah dengan sistem open dumping dan sanitary landfill. Maka paling lambat pada 2013. Memang biaya operasional untuk pembuatan TPA dengan sistem sanitary landfill ini jauh lebih mahal ketimbang open dumping. Pada umumnya pemerosesan akhir sampah yang dilaksanakan di TPA adalah berupa proses landfilling (pengurugan). dan sebagainya. yang mengakibatkan permasalahan lingkungan. Oleh karena itu. sanitary landfill mampu menimalisir efek jangka panjang dari kontaminasi pencemaran lingkungan yang merugikan dari segi kesehatan dan ekonomi masyarakat. dengan hilangnya peluang kesehatan maka akan mempengaruhi produktivitas kerja serta mempengaruhi estimasi biaya kesehatan. Namun. pada kesempatan kali ini penulis berusaha mengangkat suatu permasalahan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat yaitu seputar sanitasi lingkungan dengan tajuk ³Keunggulan Sanitary landfill sebagai Metode Pengolahan Sampah Dibanding Metode Open Dumping Bila Ditinjau dari Ekonomi Lingkungan´. dan sebagian besar dilaksanakan dengan opendumping. 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah pada 7 Mei 2008 diundangkan/disahkan. Gas H2S dengan cepat diserap oleh paru-paru. hidung dan tenggorokan (ATSDR.

Tujuan Umum Penulisan ini dilakukan untuk mengetahui keunggulan sanitary landfill sebagai metode pengolahan sampah dibanding metode open dumping bila ditinjau dari ekonomi lingkungan. Sebagai alternatif cara dalam meminimalisir kontaminasi sampah terhadap lingkungan hidup.B. c. Untuk mengetahui efisiensi pengolahan sampah tersebut bila ditinjau dari ekonomi lingkungan. b. 2. c. . Tujuan Khusus a. Sebagai tambahan pengetahuan tentang sanitasi lingkungan khususnya dalam permasalahan pengolahan sampah. Manfaat Adapun manfaat yang diharapkan dalam pembuatan karya tulis kreativitas mahasiswa ini adalah sebagai berikut. Sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam penentuan kebijakan tentang pengolahan sampah yang efisien dan efektif. Untuk mengetahui seberapa besar tingkat efektivitas pengolahan sampah antara metode open dumping dan sanitary landfill. C. a. Untuk mengetahui keunggulan dan kekurangan masing-masing metode pengolahan sampah baik dengan sanitary landfill maupun open dumping. Tujuan 1. b.

persoalan sampah sudah dianggap selesai manakala sampah itu dibersihkan dan dimasukkan ke tong sampah. penumpukan sampah yang menimbulkan efek tak sedap dipandang mata. Barulah sampah diolah dengan berbagai macam teknologi. Surabaya. Tidak hanya dari segi estetika. pembakaran dengan incenerator. Di beberapa kota. Mungkin bagi sebagian orang selembar kertas atau setumpuk limbah rumah tangga tak menjadi masalah. persoalan akan timbul terutama di perkotaan yang lahannya sangat terbatas. pengelolaan sampah merupakan sebuah sistem sehingga penangannnya memerlukan sinergi semua pemangku kebijakan. Terbukti. Beberapa teknologi pemusnahan sampah telah dicoba untuk diterapkan di Indonesia. penanganan sampah dibebankan kepada pembantu rumah tangga. tidak hanya di daerah tapi di tingkat nasional. Pemilihan teknologi pengolahan yang tidak sesuai dengan beberapa faktor tersebut dapat menimbulkan permasalahan di Indonesia. Seriusnya permasalahan penumpukan sampah ini terlihat dari dampak dan akibat yang ditimbulkan.BAB II GAGASAN Setiap aktivitas makhluk hidup yang ada di dunia ini pasti menghasilkan barang sisa baik yang masih dapat digunakan kembali maupun yang tidak dapat dipergunakan lagi. Akibatnya. sampah menimbulkan persoalan yang sangat kompleks. tetangga mereka. Tapi begitu barang tersebut berasal dari setiap individu yang ada. termasuk Samarinda. Namun. Mengatasi persoalan sampah bukanlah hal yang mudah. Teknologi pengolahan sampah mana yang dipilih pada nantinya. risiko teknis. di lapangan proses tersebut tidak berjalan sesuai dengan perencanaan fasilitas kesehatan lingkungan yang telah dilakukan oleh pemerintah kota . sampah harus ditangani dengan cara ditampung pada tempat pembuangan sementara (TPS). Walhasil. akibat kekurangan lahan untuk dijadikan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA). Ini jelas pandangan yang perlu diluruskan. Dan faktanya menunjukkan bahwa potensi timbunan sampah akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah pertambahan penduduk. selain itu terlihat dari segi kesehatan dan kerugian ekonomi yang ditimbulkan. Sesuai aturannya. timbulan sampah yang dihasilkan tiap harinya. composting. Kini sampah menjadi masalah yang besar bagi kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta. anggaran dana. dan lain-lain. antara lain sanitary landfill. utamanya perkotaan. Banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut dan faktor-faktor itu saling terkait satu sama lain. hingga kini masalah persampahan di Indonesia tidak kunjung usai. tergantung pada tingkat permasalahan sampah di wialayah yang bersangkutan. masalah sampah kota melibatkan kota lain. Oleh karena itu. teknologi ATAD (Autogenous Thermophilic Aerobic Digestion) dan sebagainya. kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan disortir antara sampah kering dan sampah basah. Teknologi pengolahan sampah perkotaan merupakan faktor penting yang turut menentukkan keberhasilan pengelolaan. atau lazimnya disebut dengan sampah. Komposisi sampah. Di sebagian besar rumah tangga. Salah satu indikator dalam pemilihan teknologi pengolahan sampah adalah teknologi yang ramah lingkungan dan mempunyai keefktifan yang cukup .

karena pada teknologi ini sampah tidak mengalami treatment atau pengolahan lebih lanjut. Karena hanya bermodalkan lahan yang cukup luas untuk menampung tumpukan sampah tersebut. teknologi tersebut harus dapat mengatasi masalah yang timbul atau minimal dapat mengurangi bobot dari masalah yang telah timbul. Memang dalam pembuatan teknologi open dumping ini biaya operasional baik dalam pembuatan maupun pemeliharaannya bisa dibilang cukup murah. sehingga akan menyebabkan pencemaran lingkungan serta menimbulkan permasalahan baru. teknik open dumping sebaiknya tidak perlu dikembangkan. dan berbagai kutu lainnya. Tumpukan sampah yang menggunung akan menimbulkan bau. Open dumping. bahkan sering juga menimbulkan masalah pencemaran air. lalat. bila dilihat dari segi efisiensi dan efektivitas jangka panjang masih dapat dikatakan kurang optimal bahkan cenderung menimbulkan banyak kerugian. Dari fakta tersebut maka jelas bahwa pengolahan sampah dengan sistem open dumping dapat menimbulkan permasalahan kesehatan akibat polutan-polutan yang dihasilkan tanpa ada pengolahan lebih lanjut untuk menimalisir kontaminasinya baik terhadap lingkungan maupun makhluk hidup sekitar terutama manusia. Teknik open dumping adalah cara pembuangan sampah yang sederhana. yang berpotensi 21 kali lebih kuat dari gas CO2 dalam menyumbang efek rumah kaca. Namun. menimbulkan bahaya kebakaran. Namun. Selain itu. Ada dua teknik yang dikemukakan oleh Salvato (1982) yang termasuk dalam kategori TPA. yaitu teknik open dumping dan sanitary landfill. membutuhkan lahan yang luas dan menyebabkan sampah akan terus menumpuk. menjadi tempat bersarangnya tikus. Selain itu. Teknologi yang umum dan memang banyak digunakan di Indonesia adalah dengan sistem open dumping.tinggi. Pada metode ini. faktanya di Indonesia yang 70 % wilayahnya menggunakan sistem ini justru berada di sekitar pemukiman bahkan banyak pemulung yang ikut mengais rejeki di wilayah tersebut. Open dumping adalah teknologi pengolahan sampah dengan tingkatan yang paling rendah dan akan mungkin diterapkan pada kerja sama antara pemerintah kota dengan swasta. Namun. menimbulkan pemandangan tidak indah. Memang seharusnya pembuatan TPA tidak dibenarkan dekat dengan pemukiman. TPA dengan sistem open dumping dapat menghasilkan gas metan. menurunnya kualitas air tanah akibat air lindi hasil dekomposisi masuk ke dalam tanah dan air permukaan serta pencemaran udara serta merebaknya dioxin yang bersifat karsinogen. Teknologi open dumping terbukti menjadi salah satu penyumbang permasalahan lingkungan khusunya bila dilihat dari segi kesehatan dan ekonomi yang ada. Permasalahan yang paling kompleks bila polutan-polutan yang ditimbulkan kemudian menimbulkan permasalahan kesehatan bagi masyarakat sekitar. sampah dibuang pada daerah terbuka tanpa mengalami proses pemadatan dan tanpa ditutup oleh lapisan tanah. maka ditinggalkan. Oleh karena itu. yaitu sampah dihamparkan disuatu lokasi dan dibiarkan terbuka begitu saja. melainkan diganti dengan teknik sanitary landfill. Setelah lokasi penuh dengan sampah. Teknik ini sering menimbulkan masalah berupa munculnya bau busuk. permasalahan baru akan timbul dari penggunaan teknologi ini. . demikian seterusnya sampai lembah tersebut menjadi rata dengan daerah sekitarnya.

Pengolahan sampah dengan teknik open dumping ini akan capat terasa dampaknya dan jika terus dilakukan maka dalam jangka panjang akan menyebabkan dampak negatif yang lebih besar. maka individu tersebut harus mengeluarkan sejumlah dana untuk mengobatiya. Dengan berkurangnya resiko pencemaran lingkungan maka akan berkurangnya resiko penyakit yang akan timbul. Metode yang diterapkan pada sistem sanitary landfill lebih sulit dan kompleks dibandingkan dengan kedua sistem terdahulu karena memerlukan perlakuan khusus dan konstruksi tertentu. tetapi juga harus kehilangan produktivitas dan mengurangi pendapatan. Emisi gas metan yang . Namun. jika melihat manfaat yang dihasilkan dari teknik pengolahan sampah ini sangat besar. Namun. Pada sistem ini penutupan sampah dengan lapisan tanah dilakukan pada setiap akhir hari operasi. pengaruh timbunan sampah terhadap lingkungan akan sangat kecil Dalam pengaplikasian teknik ini pada awalnya memerlukan biaya yang cukup besar untuk konstruksinya. Bila seorang individu kemudian mengalami gangguan kesehatan. Teknik pengolahan sampah dengan sistem sanitay landfill merupakan metode penimbunan akhir sampah yang paling baik dari metode penimbunan akhir yang ada. teknik sanitary landfill lebih banyak manfaatnya. Dana yang dikeluakan pun tidak sedikit. kemudian ditimbun dengan lapisan tanah dan dipadatkan. Secara efektif. Dengan menggunakan teknik sanitary landfill ini dapat meminimalisir dampak negatif yang dihasilkan sampah terhadap lingkungan. Tidak hanya harus mengeluarkan uang untuk pengobatan. penggunaan teknik sanitary landfill dapat mengurangi pencemaran oleh air lindi dan gas-gas yang dihasilkan oleh sampah karena pada prosesnya mempunyai saluran khusus yang membuat air lindi dan gas-gas tersebut tidak langsung mencemari tanah. Meskipun dari segi biaya operasional pembuatannya jauh lebih mahal ketimbang teknik open dumping. Dan bila dilihat dari segi keunggulannya sendiri. Selain itu. jelas amat berbeda. bila kita berpikir secara jangka panjang maka teknik sanitary landfill akan memberi keuntungan dan sangat membantu menyelesaikan permasalahan sampah yang ada terutama di kota-kota besar. limbah yang dihasilkan dari pengolahan sampah dengan metode sanitary landfill ini bisa dijadikan sebagai alternatif sumber energi yang bernilai ekonomis tinggi. karena jika terus dibiarkan dalam jangka panjang resiko penyakit yang ditimbulkan akan semakin besar. Dengan cara ini. sehingga produktivitas dan perekonomian masyarakat tidak akan terganggu karena harus mengeluarkan biaya tambahan untuk berobat. Pada metode ini sampah dibuang ke dalam daerah cekungan atau daerah lereng.Sehingga secara otomatis potensi masyarakat untuk terkena penyakit dan gangguan kesehatan akan semakin besar. Dampak jangka panjang dapat menimbulkan pendegradasian fungsi tanah sehingga menyebabkan resiko tanah longsor disebabkan karena sampah yang ditimbun tidak mendapat sistem pengolahan yang benar sehingga proses dekomposisi tidak berjalan dengan semestinya. Selain itu permasalahan yang mungkin timbul adalah pencemaran air permukaan oleh air lindi yang dihasilkan oleh sampah. Bila dibandingkan antara pengolahan sampah dengan metode open dumping dengan sanitary landfill. Salah satu teknik pengolahan akhir sampah adalah sanitary landfill. sehingga setelah operasi berakhir tidak akan terlihat adanya timbunan sampah.

yaitu berupa kumpulan jurnal-jurnal penelitian ilmiah terdahulu yang telah dilakukan sebelumnya. sehingga menjadi tanggung jawab bersama. pengelolaan sampah sebenarnya terdiri atas pengumpulan sampah. Seperti diketahui. . maka bisa dibayangkan kota-kota besar di Indonesia termasuk Samarinda akan menjadi timbunan sampah. Pada tahap ini pula kita dapat menerapkan metode ³Zero Waste´ yaitu mengurangi sampah hingga tidak ada lagi yang dapat diolah dengan penimbunan. Sumber data dalam penulisan karya kreativitas mahasiswa gagasan teori ini diperoleh dari data sekunder dan studi kepustakaan. dan pengolahan. Pemerintah kota berhak meminta bantuan kepada pemerintah provinsi baik dalam hal dana. penggunaan langsung untuk menggantikan bentuk bahan bakar yang ada seperti gas alam. Dan yang tak kalah penting yaitu bekerja sama dengan pihak swasta dalam proses pengangkutan maupun pengolahan sampah. Pengumpulan bisa ditangani oleh masyarakat. pemerintah. Seharusnya masalah sampah ini cukup dari kedua belah pihak. Seperti yang telah dipaparkan bahwa peran serta masyarakat dapat diwujudkan dengan menimalisir sampah sampai tidak ada lagi yang perlu ditimbun. Gas metan ini bisa digunakan menjasi pembangkit listrik. Pola pikir masyarakat harus diubah dengan memandang bahwa sampah yang dihasilkan orang lain adalah sampah mereka juga. Studi litelatur tersebut berisi ulasan penelitian yang membahas tentang pengolahan sampah. bensin. Karena jika sampah itu semakin hari semakin tinggi produksinya. dan kerja sama dengan pihak swasta. atau bantuan lain-lain demi penyelenggaraan pelayanan publik yang sebaik-baiknya. Selanjutnya adalah kerjasama dengan pihak pemerintah terkait penyediaan lahan terbuka yang bisa dimanfaatkan sebagai TPA dengan sistem yang sesuai kebutuhan. yaitu dengan proses pemilahan secara mandiri.dihasilkan sebagai hasil dekomposisi sampah organik terbukti bisa menjadi salah satu sumber energi yang potensial. Dimulai dari pengumpulan sumber data yang bersifat akurat dan mampu digunakan sebagai referensi serta standar acuan dalam kegiatan tersebut. Penanganan sampah sangat membutuhkan peran serta masyarakat sebagai produsen utama atau penghasil sampah. cara terbaiknya adlah dengan pemilahan sampah sehingga dalam tahap selanjutnya pengolahan lebih mudah dan efisien. lahan. Sebab luas lahan kota dan anggaran yang terbatas memerlukan alternatif pengolahan. dan cogeneration yang merupakan kombinasi panas dan tenaga (combined heat and power/CHP) yang menghasilkan listrik dan energi panas (Percik. Selama ini masalah sampah hanya menjadi bagian lengkap dalam struktur masyarakat dan pemerintah. 2004). Dalam hal ini pihak-pihak yang sekiranya dapat membantu dalam implementasi penanganan sampah ini adalah masyarakat. Masalah-masalah yang timbul sebenarnya dapat direduksi dengan menerapkan sistem pengelolaan yang terpadu antara masyarakat dan pemerintah kota. Namun ini memerlukan pemahaman yang tinggi dari masyarakat dan pelaksana di lapangan. dalam hal ini yang dianjurkan adalah sanitary landfill. batu bara. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan dalam implementasi program ini adalah terdiri dari beberapa tahap. Sehingga dalam hal pengolahan sampah teknik sanitary landfill sangat direkomendasikan mengingat keuntungannya lebih banyak dibanding kerugiannya bila ditinjau dari ekonomi lingkungan. pengangkutan.

pengaruh metode terhadap ekonomi dan kesehatan dengan metode sistem open dumping maupun sistem sanitary landfill. . Sehingga penelitian ini tidak bersifat penelitian lapangan. dan tidak membutuhkan observasi langsung terhadap TPA (tempat pembuangan akhir) yang memanfaatkan kedua sistem pengolahan sampah tersebut. Penelitian ini pada nantinya akan dilakukan dengan sistem penelitian di belakang meja. pemanfaatan metode. dengan mengulas dan mengumpulkan fakta serta membandingkannya dengan teori yang mendukung permasalahan tersebut. Tahap selanjutnya adalah dengan mengumpulkan beberapa fakta di lapangan terkait pengolahan sampah dengan kedua metode tersebut.baik dari segi metode. Fakta tersebut berupa informasi terkait daerah-daerah yang telah memanfaatkan pengolahan sampah dengan sistem tersebut.

masyarakat. Konsep 3R akan makin efektif jika didukung peraturan perundang-undangan yang memberikan penghargaan dan hukuman (reward and punishment) kepada semua pemangku kepentingan yang terkait. Peningkatan kesadaran ini harus dilakukan secara terus menerus . Memang secara finansial modal awal dalam pembuatan TPA ini sangat besar namun akan sangat menguntungkan karena efek pencemaran lingkungan akibat sampah dapat diminimalisir. maka berdasarkan UU No. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi volume timbulan sampah dengan menggunakan konsep 3R (reduce. Sanitary landfill hanya digunakan untuk mengolah residu dari hasil pembakaran insinerator. pemanfaatan sampah sebagai sumber energi (waste to energy) layak untuk diperhatikan mengingat hingga kini belum ada pihak yang mempraktekkan langkah ini di Indonesia. mengingat banyak keunggulan yang ditawarkan oleh teknologi ini. Metode ini perlu disosialisasikan ke tengah-tengah masyarakat agar mereka mau menggunakan kembali dan mendaur ulang sampahnya. karena sanitary landfill dilengkapi dengan saluran khusus yang mampu menampung cairan lindi maupun gas yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah tersebut. Selain itu. Bila sampah telah termanfaatkan sejak dari hulu maka sistem sanitay landfill tidak memerlukan lahan yang luas dengan biaya besar.BAB III KESIMPULAN Mengacu pada uraian dalam studi ini. Pengelolaan sampah tak akan berhasil tanpa ada kesadaran masyarakat bahwa lingkungan sehat juga merupakan kebutuhan pokok mereka.apakah itu pemulung. reuse dan recycle). Penyelesaian persampahan mau tidak mau harus dilakukan secara sistemik dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah maka diperlukan pengelolaan sampah yang baik dan tepat untuk dikembangkan di suatu daerah khususnya di perkotaan. dan lainnya. Selain itu. Berdasarkan studi literatur dan penelitian-penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. polutan yang dihasilkan dari proses dekomposisi sampah bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit energi. Tentu langkah ini perlu dibarengi penyadaran akan pentingnya memilah sampah di rumah tangga sehingga memudahkan pengolahan pada tahap berikutnya. maka untuk menangani efek jangka panjang permasalahan sampah ini bisa dilakukan dengan menerapkan TPA (tempat pembuangan akhir) dengan teknologi sanitary landfill. Pemilihan teknologi dalam pengolahan sampah ini yang akan diterapkan tentu harus sesuai dengan karakteristik sampah yang dihasilkan dan diharapkan mampu menimalisir masalah yang telah timbul. untuk itu perlu adanya peran aktif dari masyarakat dan dunia usaha sebagai penghasil utama sampah untuk lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah dan adanya peran serta antarpemerintah untuk pengelolaan sampah dalam penentuan lokasi TPA. Misalnya. H2S yang bisa dimanfaatkan sebagai biogas dan bernilai ekonomis bagi masyarakat dan pemerintah. Untuk meningkatkan kemampuan pelayanan persampahan terutama optimalisasi pengolahan sampah perlu menggunakan teknologi baru sebagai alternatif pengelolaan sampah terutam di kota besar.

meningkatkan kepedulian semua pemangku kepentingan (stakeholder) di bidang persampahan tak bisa ditawartawar lagi. Program edukasi di bidang kesehatan perlu ditanamkan sejak dini kepada siswa sekolah. sumber daya bagus. Sistem ini sangat fleksibel dalam penanganan saat terjadi fluktuasi timbulan sampah. maka persoalan sampah akan tetap menjadi µsampah¶. Berdasarkan telaah studi tersebut. tapi tidak ada perhatian serius dari pemangku kepentingan. uang banyak. memberikan dampak positif bagi estetika kota. . Akhirnya. Seberapa canggih teknologi. mampu menerima segala jenis sampah sehingga mengurangi pekerjaan pemisahan awal sampah.kepada seluruh lapisan masyarakat. dan mengurangi efek pencemaran lingkungan. maka dengan memanfaatkan sanitary landfill sebagai teknologi pengolahan sampah akan banyak keuntungan yang diperoleh. Sehingga dengan adanya ulasan ini diharapkan pengolahan sampah dengan teknologi sanitary landfill bisa diterapkan khususnya di kota-kota besar.

atsdr. 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Sampah Masih Jadi Sampah.A. 2005. US Departement of Health and Human Services.kaltimpost. J. ATSDR.cdc. 2004.DAFTAR PUSTAKA Anonim.co. Jakarta : Majalah Percik.php?mib=berita. Enang.1982. . 2011. http://www. Enviromental Engineering and Sanitation.detail&id=54512. ATSDR Public Health Assesment Guidance Manual. Diakses pada tanggal 07 Oktober 2011. Undang-Undang No. S. 2009.id/index. A. Analisis Perhitungan Biaya Satuan dan Umur Layanan Pengelolaan Sampah di TPA Leuwigajah.gov/HAC/PHAManual/. Percik. New York: A Willey Interscience Publication . Available: http://www.Universitas Pendidikan Indonesia: Fakultas Pendiikan Teknologi dan Kejuruan. Salvato.

HP Asal Perguruan Tinggi Fakultas/ Jurusan Anggota 4 Nama Lengkap NIM Tempat/ Tanggal Lahir Alamat No. Manggis No.44 RT.Teluk Lerong Ilir Kec.Samarinda Ulu : 085250971790 : Universitas Mulawarman : Kesehatan Masyarakat/ Kesehatan Masyarakat : : : : : : : Ismail Razak 1011015057 Samarinda.06 Kel. Sultan Sulaiman Gg.09 Sambutan Samarinda : 085753669142 : Universitas Mulawarman : Kesehatan Masyarakat/Kesehatan Masyarakat Riezfian Raditya Susanto 0811015010 Samarinda. 28 Oktober 1991 Jl. Siti Aisyah No. 17 juli 1990 Perum Bengkuring Jl. 07 November 1990 Jl. Turi Putih 9 Blok E 154 RT 89 Samarinda : 085250050153 : Universitas Mulawarman : Kesehatan Masyarakat/ Kesehatan Masyarakat Muhammad Zainudin 0811015060 Samarinda / 17 Juni 1990 Jl. HP Asal Perguruan Tinggi Fakultas/ Jurusan Anggota 2 Nama Lengkap NIM Tempat/ Tanggal Lahir Alamat No. HP Asal Perguruan Tinggi Fakultas/ Jurusan Novia Irawati 0811015004 Samarinda.44 Samarinda 081347261991 Universitas Mulawarman Kesehatan Masyarakat/ Kesehatan Masyarakat : : : : : : : : : : : : . Mulia Baru RT.38 RT. Biodata Ketua dan Anggota Kelompok Ketua Kelompok Nama Lengkap NIM Tempat/ Tanggal Lahir Alamat No.LAMPIRAN 1. HP Asal Perguruan Tinggi Fakultas/ Jurusan Anggota 3 Nama Lengkap NIM Tempat/ Tanggal Lahir Alamat No.

HP : 081325735832 E-mail : riyan_ningsih@yahoo. 05 November 1975 Alamat Rumah : Jl. M. 0811015004 Anggota 2 (Riezfian Raditya S) NIM. 0811015010 Anggota 3 (Muhammad Zainudin) NIM. SKM. Biodata Dosen Pembimbing Nama Lengkap : Riyan Ningsih.Kes NIP : 19751105 201012 2 001 Tempat/ Tanggal Lahir : Rembang. 0811015060 Mengetahui.2. Dosen Pembimbing (Ismail Razak) NIM.com Golongan Pangkat : III B Jabatan Fungsional : Staff Pengajar FKM UNMUL Jabatan Struktural : Fakultas/ Program Studi : Kesehatan Masyarakat Perguruan Tinggi : Universitas Mulawarman Bidang Keahlian : Kesehatan Lingkungan Biodata di atas dibuat dengan sebagaimana mestinya sehingga dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Ki Hajar Dewantara Gedung A4 Samarinda No.Kes) NIP. 19751105 201012 2 001 . 1011015057 (Riyan Ningsih. Ketua Kelompok Anggota 1 (Novia Irawati) NIM. SKM M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful