BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Front merupakan daerah bertemunya dua massa udara yang sifat fisik sertakekuatannya berbeda. Simbol-simbol pada peta sinoptik seperti cuaca, tekanan udara, kecepatan angin, suhu udara, suhu titik embun, dan jenis awan merupakan simbol-simbol yang menjadi indikator terjadinya front di suatu daerah. Frontdapat dibedakan atas lima jenis yaitu front panas (warm front), front dingin (cold front), front campuran (occluded front), front stasioner (stationary front) dan siklon frontal. Front ini diklasifikasikan berdasarkan pada temperatur udara dan dominasi udara yang terjadi. Setiap jenis front memiliki masing-masing keunikan dan karakteristik yang berbeda-beda. Karakteristik front dingin berbeda dengan front panas. Apabila terjadi front dingin, daerah tersebut akan mengalami hujan deras dan badai yang biasanya disertai dengan petir dan kilat, sedangkan pada front panas yang terjadi adalah gerimis yang berkepanjangan. Begitu pula dengan front campuran, stasioner dan siklon frontal, yang memiliki dampak atau pengaruh yang berbeda terhadap fenomena cuaca. Dalam penulisan kali ini saya akan membahas mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan front meliputi pengertian, jenisnya dan penyebab terbentuknya sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas mata kuliah Analisa Cuaca II di Akademi Meteorologi dan Geofisika. 1.2 TUJUAN Tujuan penulisan mengenai front ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mandiri dan tengah semester mata kuliah Analisa Cuaca II di Akademi Meteorologi dan Geofisika.

BAB II ISI 2. Suhu dan kelembapannya serba sama dalam arah mendatar. Karakteristik cuaca dalam massa udara bergantung pada dua sifat dasar.Beberapa sifat pokok wilayah yang menentukan sifat massa udara adalah suhu dan apakah wilayah tersebut berupa daratan atau lautan. . Massa udara dibagi menjadi enam kategori berdasarkan karakteristik iklim (temperatur dan kelembapan) dari tempat terbentuknya. Selain itu. angin lemah dan sifat permukaan yang seragam juga harus terdapat bersama-sama dalam pembentukan massa udara. Angin lemah mengakibatkan udara akan berada di atas wilayah sumber lebih lama. Sebaran suhu ke arah tegak menyatakan kemantapan massa udara. Karena kemantapan erat kaitannya dengan gerak vertikal di dalam massa udara. udara harus berdiam atau bergerak untuk waktu yang lama di atas daeah luas yang memiliki daerah seragam. semuanya ditentukan oleh sebaran suhu ke arah tegak. sehingga mendekati keseimbangan dengan wilayah itu.1 Massa Udara Massa Udara adalah bagian atmosfer yang tebalnya mencapai ribuan meter dari permukaan tanah dan meluas sampai ribuan kilometer persegi. bentuk kondensasi dan jumlah curah hujan. maka sebaran uap air ke arah atas. yaitu sebaran suhu ke arah tegak dan kadar airnya. Agar suatu massa udara dapat terbentuk.

Pada musim dingin udara maritim kutub relatif dingin dibandingkan kutub benua atau artika. tidak stabil. lembab. dingin yang berasal dari daratan.Selain suhu kelembapan juga . dan jarang terdapat awan karena kelembapannya sangat rendah. Udara ini bersifat panas. Misalnya daerah Afrika Utara. Maritim Kutub merupakan udara yang terbentuk pada lintang tinggi diatas lautan. Amerika Serikat. Ketika angin mendorong kumpulan udara keduanya berinteraksi dengan seksamanya sehingga dapat membantu menyebarkan panas dan kelembapan pada permukaan planet. Hal ini menyebabkan pembentukan awan dan prespitasi atau hujan. 2. mempunyai ketebalan yang berorde 100 km. Meksiko.- Maritim Tropik merupakan udara tropika yang terbentuk diatas lautan Daratan Tropik merupakan udara tropik daratan yang terbentuk pada lintang rendah. Ketika dua massa udara dengan temperatur dan kelembapan berbeda bertemu keduanya tidak bercampur. Pada musim panas udarnya sejuk. kering. Massa udara ini tidak terlalu dingin pada musim panas dengan kelembapan yang berubah-ubah dan kestabilan yang jauh lebih kecil atau labil. Daratan Kutub merupakan udara yang terbentuk pada lintang tinggi diatas daratan. tetapi akan bertumbukan sepanjang garis yang diberi nama Front. dan tidak stabil. Suhu merupakan sifat utama yang dipakai untuk mengidentifikasikan massa udara dan untuk menunjukan adanya front. Front merupakan daerah yang sempit dengan kecuraman perubahan sifat massa udara terhadap jarak yang besar. Udara ini memiliki sifat yang serupa dengan udara artika tetapi tidak sedingin udara artika. Maritim Artik merupakan massa udara yang terdapat dalam musim Daratan Artik merupakan massa udara yang terdapat dalam musim dingin yang berasal dari lautan. Udaranya bersifat hangat. diatas daerah subtropika. daerah front adalah tempat terjadinya transisi yang cepat antara massa udara yang satu dengan massa udara yang lain. densitas) berbeda. Udara maritim kutub bersifat lembab dan tidak stabil.2 Pengertian Front Front adalah batas antara pertemuan dua massa udara yang mempunyai sifat fisika (suhu. dan daerah Gurun di Afrika (terutama di musim panas).

arah dan kecepatan angin. pada tahap ini terjadi deformasi permukaan front (bidang discontinuitas) menjadi bentuk lidah atau sudut.dapat membantu dalam menganalisis peta cuaca danmenentukan lokasi front. perkembangan hingga penguatan front dikenal dengan istilah frontogenesis.Pemahaman yang mendalam mengenai analisis front juga akan membantu kitauntuk melakukan forecasting kondisi cuaca. front campuran (occluded front). Analisis front akan menjadi akurat jika kita mampu menganalisis proses terbentuknya front dari berbagai parameter unsur cuaca yang terjadi waktu lampau dan saat pengamatam. Biasanya. Kelembapan ini dinyatakan dengan suhu tititk embun. Secara umum front dapat dibedakan atas lima jenis yaitu front panas (warmfront). merupakan pertemuan antara udara kutub dari utara dengan udara ropis dari selatan. Tingkat kedua. 2) Tahap deformasi. front terjadi di daerah lintang tinggi sekitar 66. 2. Front merupakan suatu wilayah atau tempat pertemuan antara dua massa udara yang memiliki perbedaan fisik dan kekuatannya.5˚ lintang utara atau selatan. Pada awal pembentukannya. front stasioner (stationary front) dan siklon frontal.3 Tingkat Pembentukan Front Tingkat pembentukan front dapat dibagi menjadi 3 tahap meliputi : a. Sedangkan pada fase akhir pelenyapan atau penghancuran front dikenal dengan istilah frontolisis. Dengan mengetahui jenis front yang terjadi maka kita dapat melakukan tindakan mitigasi untuk mencegah terjadinya keruskan akibat fenomena cuaca yang terjadi. dan endapan. b. front dingin (cold front). perawanan. Tingkat pertama terdiri atas: 1) Tahap normal. terjadi suatu putaran udara yang arahnya berlawanan jarumjam jika terjadi di belahan bumi utara dan searah dengan jarum jam jika terjadi di belahan bumi selatan. Analisis front sangat bermanfaat terutama untuk mempelajari fenomena cuaca yang mungkin terjadi dalam suatu wilayah. Udara panas pada tingkat ini . gradien tekanan. Klasifikasi front ini didasarkan pada temperatur udara dan dominasi udara yang terjadi.

Gambar 2. Front dingin berpindah lebih cepat dari pada front hangat karena isobar dalam udara dingin lebih rapat. Tingkat ketiga. sehingga udara panas menjadi tidak stabil dan naik dengan cepat sehingga mengakibatkan robohnya awan. Oleh karena itu front dingin mendorong udara panas ke atas sehingga terjadi depresi. Penampang vertikal permukaan front. altostraturs.terletak diantara masa udara dingin. Sedangkan di sepanjang permukaan front dingin berhubungan udara panas. Disepanjang front panas terbentuk awan cirrus. kemudian udara panas didorong oleh angin yang menimbulkan gangguan. c. Front panas : udara panas mendorong udarayang lebih dingn. front dingin : udara dingin mendorong udara yang lebih panas. . dan altocumulus.

Front Panas merupakan Front yang terbentuk karena massa udara panas lebih berpengaruh dari pada massa udara dingin. membentuk cumulonimbus. Peristiwa ini akan menyebabkan presipitasi yang sedang. Udara dingin yang lebih padat akan bergerak dibawah udara panas dan udara panas akan naik. Udara panas akan naik karena lebih ringan kemudian mendingin. .2. Front Dingin merupakan massa udara yang terjadi jika massaudara dingin lebih dominan daripada massa udara panas. Dari kelembatan yang ada akan mengembun menjadi awan nimbostratus. 2.3 Pembagian Front Front dapat dibagi menjadi menjadi 5 jenis meliputi: 1.Peristiwa ini kadangkala menghasilkan hujan deras yangdisertai dengan badai.

sehingga udara menjadi tidak bergerak. 2007).3. 4. Suatu . Front quasi stationer dapat terjadi apabila ada dua massa udara yang bertemu. tetapi masing-masing dari massa udara tersebut tidak cukup kuat untuk mendesak satu dengan yang lainnya sehingga tidak jelas mana yang mendominasi. Kondisi ini dinamakan front stasioner atau front quasi stationer (Ahrens. Front Penumpukan merupan front yang terbentuk ketika front dingin lebih berpengaruh daripada front panas. Front Stasioner (Stationary Front) Ada kalanya suatu front tidak cukup kuat untuk mendorong front lainnya. baik dingin maupun panas.

Front ini disebut front quasi stasioner. Di beberapa tempat front ini bergerak ke arah utara sebagai front hangat dan bergerak kembali ke arah selatan sebagai suatu front dingin beberapa jam kemudian. Jadi tidak begitu jelas mana . maka kondisi akan berubah menjadi front dingin dan udara hangat tersebut akan tergeser Dalam beberapa keadaan suatu segmen front kutub yang panjang hampir menjadi stasioner. Jika udara yang lebih hangat mulai bergerak dan mendorong udara dingin. Begitu pula ketika udara yang lebih dingin mendapat daya dorong yang lebih kuat. Hal ini disebabkan karena kedua massa udara relatif kering dan tanpa presipitasi. Hal ini bersifat subjektif. Kondisinya akan berubah menjadi front panas.daerah dapat dikatakan mengalami front quasi stationer apabila tidak terjadi perubahan selama rentang beberapa lama. karena tergantung dari pengamat yang melakukan penelitian di lapangan. front tak lagi dalam kondisi stasioner. Kondisi cuaca di sepanjang front stasioner ini umumnya cerah atau sedikit berawan. Pergerakan dari front quasi stationer ini hanya berkisar pada 5 knot. dengan udara yang jauh lebih dingin disalah satu sisi. Di sepanjang bagian front ini terjadi osiliasi kecil sebagai gelombang-gelombang yang sanagt lemah yang bergerak sepanjang front. Tetapi front tersebut tak berlangsung lama.

Shearline digambarkan sebagai garis merah titik dan strip. Sikoln ekstratropis terbentuk di sepanjang front kutub yang merupakan suatu zona frontal yang memisahkan massa udara kutub yang dingin dari massa udara tropis yang hangat. earth.edu) 5. Ketika front stasioner berada pada skala kecil. Shearline untuk menggambarkan front stasioner (sumber: www. meskipun posisi frontal permukaan memperlihatkan gerakan yang kecil. membawa cuaca penuh badai yang sangat mudah berubah arah ke berbagai tempat sebelum akhirnya menghilang. Depresi frontal dalam tahapan paling berkembang dapat berupa badai besar yang lebarnya mencapai 1600 km (1000 mil) dan dapat bergerak sejauh ribuan kilometer (mil). Gambar 14. Front bergerak digambarkan di peta cuaca sebagai garis lengkung. tetapi yang paling menonjol adalah bahwa siklon ekstratropis mengandung sistem frontal sedangkan siklon tropis tidak sehingga siklon tropis dikenal sebagai siklon frontal. Siklon frontal sering juga disebut sebagai siklon ekstratropis karena siklon frontal ini terjadi di lintang-lintang menengah dan tinggi. Kadang-kadang front ini mengikuti karakteristik suatu front hangat dalam hal adanya gerakan ke arah atas. degenerating ke zona yang sempit di mana arah angin berubah cukup signifikan lebih dari jarak dekat. .usc.yang dominan. mereka dikenal sebagai shearlines. Front stasioner pada peta cuaca ditandai dengan alternating setengah lingkaran merah dan biru yang berlawanan arah. Siklon Frontal Siklon frontal adalah daerah front dimana terjadi pertemuan dua massa udara yang berbeda kekuatan dan karakter. Siklon tersebut berbeda dari siklon tropis dalam beberapa hal. Siklon frontal merupakan bentuk front yang terjadi dalam keadaan khusus. tidak menunjukkan pergerakan signifikan.

Disepanjang bidang Front dingin udara panas bersinggungan dengan udara dingin menyebabkan tidak stabil sehingga udara panas naik dengan cepat dan menumbuhkan awan – awan konvektif Cumulus. Tingkat normal Udara Kutub dari utara dan udara tropis dari selatan saling bertemu.Salah satu contohnya adalah Claudette Hurricane di tahun 2003. Tingkat Deformasi 3. 4. Cumulus Congestus dan Cumulonimbus. Dalam suatu Front atau konvergensi massa udara. 2. Altostratus dan Altocumulus. Adapun tahap – tahap deformasinya biasa dibagi ke dalam empat tingkat. Suatu putaran udara terjadi. Badai tropis yang digambarkan dengan garis yang solid jeruk di US Nasional Cuaca Layanan Unified Permukaan Analisis. kemudian udara panas naik ke udara atas yang lebih tinggi dalam bidang miring dimana disepanjang bidang Front panas akan terbentuk awan – awan Cirrus. yaitu : 1. arahnya berlawanan jarum jam di belahan bumi utara dan searah jarum jam di belahan bumi selatan. Tingkat deformasi frontal Bidang front (diskontinuitas) terdeformasi kuat sehingga massa udara terbelah dan udara panas terjepit diantara udara dingin. badai guruh dan hujan es. di mana asal gelombang angin dari 45 mph (72 km / h) sebelum berkembang menjadi sirkulasi. Front dingin inilah yang menyebabkan hujan lebat. udara mengalami deformasi kompresi. Udara dingin menghujam di bawah udara panas. .

dan angin. yang dapat membentuk daerah yang bertekanan rendah (3) didekat front panas dan dingin terbentuk. .4 Proses Terbentuknya Awan. Tahap-tahapannya berupa: a. sehingga terbentuk depresi yang berupa awan.2. Udara panas yang lebih ringan (1) naik di atas udara dingin (2). dimana pada titik tertentu temperatur mulai menurun. dan Angin Ketika massa udara dingin dari daerah kutub bertumbukan dengan massa udara panas dari daerah tropik akan menghsilkan front. Prepitasi. presipitasi.

Diisap oleh takenan rendah udara dingin bergerak berputar. menghasilkan presipitasi. Front dingin (4) mendekati front panas (5).b. Cuacanya tidak stabil dan berangin (9). udara panas (7) akan didorong kedaerah lebih tinggi. Pada daerah tinggi udara yang panas mengmbun dan membentuk awan (6). diatas titik penumpukan (8). c. Ketika front dingin lebih berpengruh daripada front panas. .

Penumpukan akan menghalangi aliran udara panas. massa udara artika dan massa udara kutub benua biasanya mendapat pemanasan dari bawah dan dengan demikian menjadi tidak mantap. 2. yang lebih sering.d.5 Perubahan Massa Udara Ketika bergerak ke arah khatulistiwa. terbentuklah awan gegolak di dalammassa udara itu. Sering kali. Hal ini memungkinkan awan menjadi cukup besar untuk terjadinya curah hujan. Akan tetapi. mungkin pula terjadi pemumpunan yang mendukung perkembangan ketidakmantapan sepanjang lapisan yang lebih dalam. penguapan dari permukaan air hangat atau dari tanah lembab serta nabatah meningkat kadar lengasnya. Depresi akan mulai menghilang: angin mulai mereda dan presipitasi berhenti. Jika tergabung dalam aliran mensiklon. aliran ke arah . Akibatnya.

Sebaliknya. aliran ke arah kutub dan aliran mensiklon bersifat memumpun. Pemberaian berhubungan dengan gerakan ke arah khatulistiwa dan aliran mengantisiklon. walaupun udara tetap mendapat pemanasan dari bawah. Aliran ini disertai oleh pemberaian yang menimbulkan lapisan mantap yang membatasi ketinggian terbentuknya awan. Struktur massa udara juga berubah akibat pemumpunan atau pemberaian yang berkaitan dengan pola aliran skala-besar. karena jumlah gerakan vertikal (perentangan vertikal akibat pemumpunan dan penyusutan akibat pemberaian) sebanding dengan ketebalan kolom udara tempat terjadinya pemumpunan dan pemberaian tersebut.selatan di Belahan Bumi Utara merupakan aliran antisiklon. Pengaruh gerakan ini terutama dirasakan pada ketinggian yang lebih besar. dan dengan demikian cenderung mengurangi kemantapan. yang oleh karena itu cenderung memantapkan udara dan menghasilkan sungsangan. .

Front dapat dibedakan atas lima jenis yaitu front panas (warm front). Siklon frontal sering juga disebut sebagai siklon ekstratropis karena siklon frontal ini terjadi di lintang-lintang menengah dan tinggi. Front dingin biasanya mempunyai kemiringan antara 1:80 dan 1:150 yang artinya zona transisisi tersebut terletak pada ketinggian 1 km di atas tanah. Biasanya. Cirocumulus. 6. Awan-awan yang terbentuk pada saat front panas ini adalah awan Cirrus.BAB III Kesimpulan 1. baik dingin maupun panas. pada jarak antara 80 sampai 150 dari front permukaan. 3. 2. terjadi hujan gerimis dalam waktu yang lama sekitar 2-3 hari. front dingin (cold front). dimana massa udara panas akan naik di atas massa udara yang lebih dingin. Front quasi stationer terjadi apabila ada dua massa udara yang bertemu. Front panas terjadi apabila massa udara panas menggilas massa udara dingin. dan Altostratus. Front campuran terjadi apabila dua massa udara dingin bertemu dengan massa udara panas sehingga massa udara dingin akan mengambil alih lokasi massa udara panas. tetapi masing-masing dari massa udara tersebut tidak cukup kuat untuk mendesak satu dengan yang lainnya sehingga tidak jelas mana yang mendominasi. front stasioner (stationary front) dan siklon frontal. dan kilat selama 2-3 jam. Front dingin terjadi apabila massa udara dingin menggilas massa udara panas. Awan-awan yang terbentuk pada saat front dingin adalah awan Cumulonimbus (Cb) dan Cumulus (Cu). 5. Selama front ini berlangsung terjadi hujan badai sangat besar. . front campuran (occluded front). 4. front terjadi di daerah lintang tinggi sekitar 66. Cirrostratus.5o lintang utara atau selatan. Front adalah suatu wilayah atau tempat pertemuan antara dua massa udara yang memiliki perbedaan fisik dan kekuatannya. Pada saat front panas berlangsung. Altocumulus. Guntur. Siklon frontal adalah daerah front dimana terjadi pertemuan dua massa udara yang berbeda kekuatan dan karakter. Klasifikasi front ini didasarkan pada temperatur udara dan dominasi udara yang terjadi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful