1. jelaskan perkembangan Tasawuf dari masa ke masa (bisa berbentuk narasi atau deskripsi)!

Jawanban : B. Asal-Usul Tasawuf Banyak pendapat yang mengatakan bahwa tasawuf berasal dari luar yang masuk ke dalam Islam. Sebagian penulis misalnya ada yang berpendapat bahwa tasawuf berasal dari kebiasaan rahibrahib Kristen yang menjauhi dunia dan kesenangan material. Ada pula yang mengatakan bahwa tasawuf timbul atas pengaruh ajaran Hindu dan disebutkan pula bahwa ajaran tasawuf berasal dari filsafat Phytagoras dengan ajaran-ajarannya yang meninggalkan kehidupan material dan memasuki kehidupan kontemplasi. Dikatakan pula bahwa tasawuf masuk ke dalam Islam karena pengaruh filsafat Plotinus. Disebutkan bahwa menurut filsafat emanasi Plotinus bahwa roh memancar dari zat Tuhan dan kemudian akan kembali kepada-Nya. Tetapi dengan masuknya roh ke alam materi, ia menjadi kotor, dan untuk dapat kembali ke tempat Yang Maha Suci, terlebih dahulu ia harus disucikan. Tuhan Maha Suci dan Yang Maha Suci tidak dapat didekati kecuali oleh yang suci, dan pensucian roh ini terjadi dengan meninggalkan hidup kematerian, dan dengan mendekatkan diri kepada Tuhan sedekat mungkin dan kalau bisa hendaknya bersatu dengan Tuhan semasih berada dalam hidup ini. Namun demikian, terlepas atau tidak adanya pengaruh dari luar itu, yang jelas bahwa dalam sumber ajaran Islam, Al-Qur¶an dan hadist terdapat ajaran yang dapat membawa kepada timbulnya tasawuf. Paham bahwa Tuhan dekat dengan manusia, yang merupakan ajaran dalam mistisisme ternyata ada di dalam Al-Qur¶an dan hadist. Ayat 186 Surat Al-Baqarah misalnya menyatakan :

Artinya : ³Jika hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang diri-Ku. Aku adalah dekat. Aku mengabulkan seruan orang memanggil jika ia panggil Aku´ (QS. Al-Baqarah : 186) Kata yang terdapat dalam ayat di atas oleh sufi diartikan bukan berdoa dalam arti yang lazim dipakai, melainkan dengan arti berseru atau memanggil. Tuhan mereka panggil dan Tuhan memperhatikan diri-Nya kepada mereka. Ayat 115 juga Surat Al-Baqarah juga menyatakan :

Artinya : ³Timur dan Barat kepunyaan Allah, maka kemana saja kamu berpaling di situ (kamu jumpai) wajah Tuhan´.

Bagi kaum sufi ayat ini mengandung arti bahwa di mana saja Tuhan ada dan dapat dijumpai. Selanjutnya dalam hadits dinyatakan :

Artinya : ³Siapa yang kenal pada dirinya, pasti kenal kepada Tuhan´ Hadits lain juga mempunyai pengaruh kepada timbulnya paham tasawuf adalah hadits qudsi yang artinya : ³Aku pada mulanya adalah harta yang tersembunyi, kemudian Aku ingin kenal, maka Kuciptakanlah makhluk dan mereka pun kenal pada-Ku melalui diri-Ku´ Menurut hadits ini, bahwa Tuhan dapat dikenal melalui makhluk-Nya, dan pengetahuan yang lebih tinggi ialah mengetahui Tuhan melalui diri-Nya. Tahanuts yang dilakukan Nabi Muhammad Saw di Gua Hira merupakan cahaya pertama dan utama bagi nur tasawuf, karena itulah benih pertama bagi kehidupan rohaniah. Di dalam mengingat Allah serta memuja-Nya di Gua Hira, putuslah ingatan dan tali rasa beliau dengan segala makhluk lainnya. Di situ pula berawalnya Nabi Muhammad mendapat hidayah, membersihkan diri dan mensucikan jiwa dari noda-noda penyakit yang menghinggapi sukma, bahkan sewaktu itu pulalah berpuncaknya kebesaran, kesempurnaan, dan kemuliaan jiwa Muhammad Saw. dan membedakan beliau dari kebiasaan hidup manusia biasa.
http://delsajoesafira.blogspot.com/2010/04/sejarah-perkembangan-tasawuf.html

PENTINGNYA TASAWWUF DI ERA MODERN SATU satu perkembangan modern dalam masyarakat kota saat ini adalah munculnya kecenderungan baru berupa kajian tentang tasawuf. Fenomena ini menarik sekaligus mengejutkan. Menarik karena kecenderungan kajian ilmu-ilmu sosial saat ini mengarah pada budaya rasionalitas empiris dan pengembangan teori-teori ilmu pengetahuan modern yang pada umumnya melupakan dimensi mistis atau spiritual. Mengejutkan karena dalam masyarakat yang bergerak kearah kehidupan materialistis, konsumtif dan perilaku hedonis, ada kalangan yang tertarik pada kajian-kajian tradisional yang telah lama ditingalkan. Sebenarnya ada apa ini? Masyarakat modern yang telah bergelimangan dengan berbagai fasilitas teknologi sebagai buah dari pengetahuan yang berkembang, kok malah tertarik dengan dimensi spiritual, dimensi mistis dan dimensi rohaniah. Padahal baru beberapa dasawarsa yang lalu dimensi ini telah ditinggalkan, dengan alasan irrasional dan akan membawa kemunduran peradaban umat manusia. Kembalinya sebagain masyarakat terhadap dimensi mistis ini tidak lain karena kebosanan, ketakutan, kekhawatiran dan stres akibat perkembangan peradaban dan kemajuan yang

diciptakan sendiri oleh manusia. Apa yang telah dicapai oleh manusia dengan berbagai teori pengetahuan yang dikembangkannya, teryata telah menjerumuskan dirinya sendiri pada ketakutan dan kekhawatiran. Hidup tidak tenang, gelisah, seolah-olah setiap saat berbagai kejayaan yang telah diperolehnya akan lenyap dan hilang. Manusia modern telah menjadi manusia yang mengalami alienasi (keterasingan) jiwa. Persaingan dalam berebut materi teryata melelahkan pikiran. Ketegangan-ketegangan dalam hidup sering dialami. Dalam kehidupan modern, manusia sering terperangkap oleh kebahagian-kebahagian semu, yaitu, kebahagiaan yang direkayasa, bukan kebahagiaan yang tumbuh dari dalam diri manusia itu sendiri. Kehidupan modern manusia diiming-iming dengan status, posisi, sertifikat, merek, dan berbagai macam simbol. Akhirnya pikiran manusia melekat pada topeng-topeng ini. Dan akhirnya mereka mempunyai tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap simbol-simbol tersebut. Ketergantungan ini bahkan sering menyebabkan mereka lupa diri. Akibatnya tatkala harapan dan keinginan yang mareka dambakan tersebut tidak terkabulkan, mereka menjadi frustasi, stres, depresi dan berbagai gejala psikologis lainnya. Nah, untuk menghadapi problema-problema psikologis ini masyarakat modern lari ke berbagai macam hiburan yang dianggap bisa menyelesaikan masalahnya. Pelarian dilakukan dan yang ringan, seperti hiburan-hiburan biasa, merokok, olahraga, hingga yang paling berat, seperti pelacuran, narkoba, dan sampai ada yang bunuh diri. Selain itu ada pula yang mencari solusi damai dengan mengikuti kegiatan-kegiatan agama. Dan kegiatan agama yang dirasakan bersentuhan langsung dengan kesejukan hati, kedamaian, kebahagiaan dan ketentraman jiwa adalah tasawuf. Maka tidak heran kalau sekarang ini tasawuf banyak diminati orang, baik oleh orang-orang Islam sendiri, maupun orang-orang non-muslim. Bahkan di Eropa maupun Amerika sekarang ini banyak orang non muslim yang menjadi anggota jamaah tasawuf. Namun tidak semua teori tasawuf sesuai dengan prilaku kehidupan masyarakat kita saat ini. Banyak doktrin tasawuf yang berkembang dalam priode awal, mesti "disesuaikan" dengan perkembangan masyarakat modern saat ini. Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat sebagai bagian dari sistim sosisal yang ada tidak terlepas atau terisolasi dari masyarakat secara umum. Dalam teori dasarnya, ulama tasawuf membagi tasawuf dalam dua aliran besar, yaitu tasawuf falsafi dan tasawuf akhlaki. Tasawuf falsafi menekankan pada teori-teori tentang penyatuan manusia dengan Tuhan (wahdatul wujud). Dalam tasawuf ini, manusia dianggap mempunyai kemampuan untuk menyatu dengan Tuhan, baik penyatuan dalam makna Tuhan menempatkan diri-Nya pada tubuh-tubuh manusia tertentu (hulul) atau manusia dan Tuhan telah menyatu (ittihad). Sedangkan tasawuf akhlaki lebih menekankan pada konsep-kosep kemulian akhlak manusia dalam membina hubungan dengan sesuatu diluarnya, seperti akhlak dalam bermasyarakat, dalam keluarga, dengan lingkungan dan akhlak dengan Tuhan. Dalam perkembangan selanjutnya, tasawuf falsafi sering juga disebut dengan tasawuf syi'ah karena kebanyakan tokoh yang mengembangkan pemikiran tasawuf berdasarkan prinsip-prinsip

Manusia boleh bagaimanapun cara yang diinginkannya. dan kewajiban manusia pula untuk menghormatinya. kita bisa menjadi sufi asal kita bias selalu berusaha memperbaiki akhlak. Sebab cara. metode sangat tergantung minat. Tokoh utama tasawuf sunni yang paling terkenal adalah Imarn Al Ghazali. Namun. Tasawuf ini membimbing manusia untuk selalu mengingat Tuhan. memakai jubah putih sederhana.prinsip syari'at yang berkembang dalam masyarakat Islam waktu itu.Rivay Siregar (2000:57) pada dasarnya semua tasawuf bertujuan untuk mendapatkan tempat yang sedekat. pengetahuan dan kecenderungan yang ada pada setiap orang.filsafat ini adalah kaum syi'ah. seperti neosufisme. Beliaulah yang menjadikan ajaran tasawuf diterima dalam masyarakat. komat-kamit membaca zikir setiap saat dan tidak peduli pada lingkungan sekitarnya. memakai pakaian wol yang sangat sederhana. instrumen. Mulla Shadra dan lainlain. Sementara tasawuf akhlaki disebut juga sebagai tasawuf sunni. lebih bermoral penampilan kita sehari-hari dalam bergaul. tasawuf positif dan lain sebagainya. Sebab seperti yang diungkapkan Harnka dalam bukunya Tasauf Modern.A. Namun seperi yang diunkapkan oleh H. seperti lbn Arabi. dengan binatang. Berusaha selalu untuk menjadi lebih baik akhlak kita. yaitu mengutamakan kepentingan akhlak dalam pergaulan dengan siapa saja. Tasawuf akhlaki menitik beratkan pada praktek akhlak keseharian dalam hidup manusia. Dalam perspektif umum masyarakat kita menjadi sufi seolah-olah menjadi seorang habib (ahli ibadah) yang selalu beri'tikaf di masjidmasjid seraya berzikir kepada allah. setiap waktu dan dimana saja. selalu memegang buah musabah dan lain sebagainya. Menurut Hamka. Menjadi sufi berarti memanjangkan jenggot. Suhrawardi al Maqtul. Tasawuf semacam ini berkembang dengan berbagai nama. Ini tentu perspektif yang salah. mengingat ciptaan-Nya dan mengingat apapun yang diciptakan oleh Tuhan merupakan kewajiban manusia untuk menjaganya. tasawuf modern.dekatnya disisi Allah. Disini tidak ada teori-teori rumit yang berbelit-belit dan sulit difahami. kebanyakan orang menafsirkan tasawuf sebagai kehidupan zuhud yang berlebihan. Maka hal ini mustahil untuk disamakan. Persoalan bagaimana usaha yang dilakukan manusia tersebut hanyalah instrumen. sebab dimensi ini memang menjadi perhatian . Saat ini. baik dengan sesama muslim. Sebab ia memang tergambar langsung dalam kepribadian sesorang tersebut. sebab dasar-dasar tasawuf yang dikembangkannya sama sekali tidak bertentangan dengan prinsip. Usaha-usaha tersebut bisa dilaksanakan kapan saja. bahwa menjadi sufi tidak mesti seperti itu. Pada dasarnya berintikan sama. Menjadi sufi tidak mesti beri'tikaf 24 jam dalam mesjid. Artinya menjai sufi (orang yang mengamalkan tasawuf) adalah orang yang sama sekali melupakan dunia dan seluruh kenikmatan didalamnya. yang paling banyak berkembang adalah tasawuf akhlaki. Tentu tidak hanya dalam dimensi akhlak saja. alam sekitar dan lain sebagainya.untuk memperoleh posisi tersebut. Di dalamnya hanya ada ajaran-ajaran yang seharusnya dilaksanakan oleh seseorang mausia dalam usahanya mendekatan diri kepada allah. Model-model seperti inilah yang sangat digemari oleh masyarakat modern sekarang ini. dengan orang di luar Islam.

Seorang pedagang tetap berdagang. PENDAHULUAN Tasawuf merupakan salah satu aspek (esoteris) Islam. politisi. dan bahkan menganggap sebagai penyebab kehancuran umat Islam. maka tasawuf seperti ini patut menjadi "pelarian". 250 H. seorang petani tetap bertani. mencapnya sesat. Tasawuf seperti ini juga tidak mengahruskan "pemeluknya" meninggalkan rutinitas dan pekerjaan sehari-harinya. disatu sisi mereka tetap melaksanakan aktifitas kesehariannya sebagaimana mestinya. Pada masa rasulullah belum dikenal istilah tasawuf. terlebih dahulu muncul aliran zuhud. sebagai perwujudan dari ihsan yang berarti kesadaran adanya komunikasi dan dialog langsung seorang hamba dengan tuhan-Nya. dengan beberapa "modifikasi" Dengan pemaduan tersebut lahirlah sebuah model/corak baru tasawuf. Sungguh sangat naif kalau kita meninggalkan tasawuf.) dengan meletakkan al-Sufi dibelakang namanya. Esensi tasawuf sebenarnya telah ada sejak masa kehidupan rasulullah saw. teori tajalli dan berbagai teori tasawuf falsafi lainnya. Saya mengistilahkannya dengan tasawuf gaul. http://ainulfalah. birokrat dan lain sebagainya. namun tasawuf sebagai ilmu keislaman adalah hasil kebudayaan islam sebagaimana ilmu ±ilmu keislaman lainnya seperti fiqih dan ilmu tauhid. Yaitu tasawuf yang di satu sisi mementingkan kontemplasi dalam rangkan "penyatuan" dengan Tuhan. Aliran zuhud timbul pada akhir abad I dan permulaan abad II Hijriyyah. yang dikenal pada waktu itu hanyalah sebutan sahabat nabi. Maka.blogspot. ZUHUD .semua agama. demikian juga nelayan.com/2011/05/pentingnya-tasawwuf-di-era-modern. saya kira dalam kondisi masyarakat kita yang sedikit demi sedikit terus mengarah pada pola hidup masyarakat modern. la tetap bisa melaksanakan kegiatan sehariannya sebagaimana biasa.html DARI ZUHUD KE TASAWUF A. Tulisan ini akan berusaha memberikan paparan tentang zuhud dilihat dari sisi sejarah mulai dari pertumbuhannya sampai dengan peralihannya ke tasawuf. la jauh dan berbagai kepelikan teori-teori penyatuan dengan Tuhan. B. Dalam sejarah islam sebelum timbulnya aliran tasawuf. sebagai penutup. Sebab model tasawuf seperti ini sungguh "membumi". namun masyarakat modern cenderung memadukannya dengan dimensi tasawuf falsafi seperti yang saya sebutkan di atas. Munculnya istilah tasawuf baru dimulai pada pertengahan abad III Hijriyyah oleh abu HasyimalKufi (w. padahal ia telah menjadi bagian solusi yang paling efektif dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat modern saat ini.

Sesudah menjadi zahid. Mukti Ali. tetapi sebaliknya tidak setiap zahid merupakan sufi1[1]. dan tidak merasa bersedih karena hilangnya kemewahan itu dari tangannya. Menurut Harun Nasution. Dunia dipandang sebagai sarana ibadah dan untuk meraih keridlaan Allah swt. maka zuhud merupakan suatu station (maqam) menuju tercapainya ³perjumpaan´ atau ma¶rifat kepada-Nya. Pertama. Berbicara tentang arti zuhud secara terminologis menurut Prof. Kedua. Zuhud disini berarti tidak merasa bangga atas kemewahan dunia yang telah ada ditangan. akan tetapi merupakan hikmah pemahaman yang membuat seseorang memiliki pandangan khusus terhadap kehidupan duniawi itu. zuhud berarti raghaba µansyai¶in wa tarakahu. Mereka tetap bekerja dan berusaha. Semuanya itu dimaksudkan demi meraih keuntungan akhirat dan tercapainya tujuan tasawuf. Zuhud disini berupaya menjauhkan diri dari kelezatan dunia dan mengingkari kelezatan itu meskipun halal. Dalam posisi ini menurut A. Secara etimologis. mengurangi makan dan memperbanyak dzikir´4[4]. berarti mengosongkan diri dari kesenangan dunia untuk ibadah2[2]. dan memerangi kesenangannya dengan semedi (khalwat). Berkaitan dengan ini al-Hakim Hasan menjelaskan bahwa zuhud adalah ³berpaling dari dunia dan menghadapkan diri untuk beribadah melatih dan mendidik jiwa. Keadaan seperti ini telah dicontohkan oleh Nabi dan para sahabatnya5[5]. barulah ia meningkat menjadi sufi. Dr. dan gerakan protes yaitu sikap hidup yang seharusnya dilakukan oleh seorang muslim dalam menatap dunia fana ini. Zahada fi al-dunya. yakni ridla. puasa. Amin Syukur. artinya tidak tertarik terhadap sesuatu dan meninggalkannya. berkelana. bertemu dan ma¶rifat Allah swt. Sebelum menjadi sufi. seorang calon harus terlebih dahulu menjadi zahid. zuhud berarti menghindar dari berkehendak terhadap hal ± hal yang bersifat duniawi atau ma siwa Allah.Zuhud menurut para ahli sejarah tasawuf adalah fase yang mendahului tasawuf. zuhud itu bukanlah kependetaan atau terputusnya kehidupan duniawi. Dengan demikian tiap sufi ialah zahid. Apabila tasawuf diartikan adanya kesadaran dan komunikasi langsung antara manusia dengan Tuhan sebagai perwujudan ihsan. tidak bisa dilepaskan dari dua hal. station yang terpenting bagi seorang calon sufi ialah zuhd yaitu keadaan meninggalkan dunia dan hidup kematerian. zuhud sebagai bagian yang tak terpisahkan dari tasawuf. Kedua. dengan jalan berpuasa yang kadang ± kadang pelaksanaannya melebihi apa yang ditentukan oleh agama. dan di sadari bahwa mencintai dunia akan membawa sifat ± sifat mazmumah (tercela). akan tetapi kehidupan duniawi itu . zuhud sebagai moral (akhlak) Islam dan gerakan protes3[3]. zuhud sebagai moral (akhlak) Islam.. bukan tujuan tujuan hidup. Bagi Abu Wafa alTaftazani.

tapi keduanya adalah para zahid dengan harta yang mereka miliki.al-shabr. al-mahabbah. al-faqr.tidak menguasai kecenderungan kalbunya dan tidak membuat mereka mengingkari Tuhannya6[6]. .dan untuk pindah dari maqam satu ke maqam yang lain menghendaki usaha yang berat dan waktu yang bukan singkat.meskipun dengan sistematika yang berbeda ± beda. al-faqr. Al-Ghazali menempatkan zuhud dalam sistematika : al-taubah. alma¶rifah dan al-ridla. al-sabr. Sedangkan al-Qusyairi menempatkan zuhud dalam urutan maqam : al-taubah. dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan kamu akan mati esok hari´9[9] C. Lebih lanjut at-Taftazani menjelaskan bahwa zuhud adalah tidak bersyaratkan kemiskinan. Bahkan terkadang seorang itu kaya. Jalan yang harus dilalui seorang sufi tidaklah licin dan dapat ditempuh dengan mudah. al-zuhud. FAKTOR ± FAKTOR ZUHUD Zuhud merupakan salah satu maqam yang sangat penting dalamtasawuf. Zuhud menurut Nabi serta para sahabatnya. Sementara dalam hadits disabdakan : ³Bekerjalah untuk duniamu seakan kamu akan hidup selamanya. Jalan itu sulit. tapi disaat yang sama diapun zahid.al-tawakkul. dan al-ma¶rifah10[10].alzuhd. tidak berarti berpaling secara penuh dari halhal duniawi. kadang ± kadang seorang calon sufi harus bertahun ± tahun tinggal dalam satu maqam. Hal ini dapat dilihat dari pendapat ulama tasawuf yang senantiasa mencantumkan zuhud dalam pembahasan tentang maqamat. Tetapi berarti sikap moderat atau jalan tengah dalam menghadapi segala sesuatu. Al-Tusi menempatkan zuhud dalamsistematika : al-taubah.al-zuhud.al-wara¶. sebagaimana diisyaratkan firman ± firman Allah yang berikut : ´Dan begitulah Kami jadikan kamu (umat Islam) umat yang adil serta pilihan´7[7].al-wara¶. al-tawakkul. al-tawakkul dan alridla11[11].al-ridla. Ustman bin Affan dan Abdurrahman ibn Auf adalah para hartawan. ³Dan carilah apa yang dianugerahkan Allah kepadamu dari (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi´8[8].

karena timbulnya gerakan keilmuan dalamIslam. pengaruh Budha dengan faham nirwananya bahwa untukmencapainya orang harus meninggalkan dunia dan memasuki hidup kontemplasi. pengaruh ajaran Hindu yang juga mendorong manusia meninggalkan dunia dan mendekatkandiri kepada Tuhan untuk mencapai persatuan Atman dengan Brahman13[13] Sementara itu Abu al¶ala Afifi mencatat empat pendapat parapeneliti tentang faktor atau asal ±usul zuhud. faktor ajaran Islam sebagaimana terkandung dalam kedua sumbernya.sehingga bisa menyatu dengan Tuhan harus meninggalkan dunia. zuhud bisa dikatakan bukan reaksi terhadap fiqih dan ilmu kalam. berasal dari atau dipengaruhi oleh askestisme Nasrani. dipengaruhi oleh cara hidup rahib-rahib Kristen. Kedua. Kedua. Ketiga.yaitu : Islam itu sendiri dan kependetaan Nasrani. dipengaruhi oleh Phytagoras yang megharuskan meninggalkan kehidupan materi dalamrangka membersihkan roh. Kedua. Ajaran meninggalkan dunia dan berkontemplasi inilah yang mempengaruhi timbulnya zuhud dan sufisme dalam Islam.seperti terbukanya kemungkinan diperolehnya kemakmuran di satu pihak dan terjadinya pertikaian politik interen umat Islam yang menyebabkan perang saudara antara Ali ibn Abi Thalib dengan Mu¶awiyah.yang bermula dari al-fitnah al-kubraI yang menimpa khalifahketiga. Pertama.mereka mengasingkan diri agar tidak terlibat dalam pertikaian tersebut. lebih akhir lagi . berasal atau dipengaruhi oleh berbagai sumber yang berbeda. Untukfaktor yang keempat tersebut Afifi memerinci lebih jauh menjadi tiga : Pertama. Keempat. taqwa dan zuhud. Kedua sumber ini mendorong untukhidup wara¶14[14]. Nicholson dan Ignaz Goldziher menganggap zuhud muncul dikarenakan dua faktor utama. UstmanibnAffan (35 H/655 M). sebab keduanya tidak bisa memuaskan dalam pengamalan agama Islam.yaitu ketika Islam telah tersebar keberbagai negara yangsudah barang tentu membawa konskuensi ± konskuensi tertentu. sekalipun keduanya berbeda pendapat tentang sejauhmana dampak faktor yang terakhir12[12]. dipengaruhi oleh ajaran Plotinus yang menyatakan bahwadalam rangka penyucian roh yangtelah kotor. Kelima. Dengan adanya fenomena sosial politik seperti itu ada sebagian masyarakat dan ulamanya tidak inginterlibat dalamkemewahan dunia dan mempunyai sikap tidak mau tahu terhadap pergolakan yang ada. pendapat Afifi yang terakhir ini perlu ditelitilebih jauh. Ketiga. Pembahasan ilmu kalam secara sistematis timbul setelah lahirnya mu¶tazilah kalamiyyah pada permulaan abad II Hijriyyah.Para peneliti baik dari kalangan orientalis maupun Islam sendiri saling berbeda pendapat tentang faktor yang mempengaruhi zuhud. Harun Nasution mencatat ada lima pendapat tentang asal ± usul zuhud. reaksi terhadap fiqih dan ilmukalam. Menurut at-Taftazani. berasal dari atau dipengaruhi oleh India dan Persia. Ketiga. seperti ilmu fiqih dan ilmukalam dan sebaginya muncul setelah praktek zuhud maupun gerakan zuhud. Pertama. al-Qur¶an dan alSunnah.beda kemudian menjelma menjadi satu ajaran. Keempat. berasal dari ajaran Islam. reaksi rohaniah kaum muslimin terhadap sistemsosial politik dan ekonomi di kalangan Islam sendiri.

ibadah dan pribadi Nabi Muhammad SAW. kehidupan politik berubah total. Setelah periode sahabat berlalu. Menurut hemat penulis. dan Murjiah. kezuhudan dan budi pekerti luhur. Dengan sistem pemerintahan monarki. zuhud tetap ada dalam Islam. Gerakan . Sebelum diangkat menjadi Rasul. D.(QS. terutama terhadap kelompok Syiah.Konflik politik tersebut ternyata mempunyai dampak terhadap kehidupan beragama. muncul pula periode tabiin (sekitar abad ke I dan ke II H). Konflik ± konflik sosial politik yang bermula dari masa Usman bin Affan berkepanjangan sampai masa ± masa sesudahnya. yakni kelompok lawan politiknya yang paling gencar menentangnya.(QS. Mereka menyebut kelompoknya itu dengan Tawwabun (kaum Tawabin). sementara zuhud dan gerakannya telah lama tersebar luas didunia Islam15[15].yakni setelah tampilnya imam-imam madzhab. Pengasingan diri Nabi di gua Hira ini merupakan acuan utama para sufi dalam melakukan khalwat. mereka mengisi kehidupan sepenuhnya dengan beribadah. PERALIHAN DARI ZUHUD KE TASAWUF Benih ± benih tasawuf sudah ada sejak dalam kehidupan Nabi SAW. Pada masa itu kondisi sosial-politik sudah mulai berubah darimasa sebelumnya. Banyak dijumpai ayat al-Qur¶an maupun hadits yang bernada merendahkan nilai dunia.Syiah. Kekejaman Bani Umayyah yang tak henti ± hentinya itu membuat sekelompok penduduk Kufah merasa menyesal karena mereka telah mengkhianati Husein dan memberikan dukungan kepada pihak yang melawan Husein. Oleh sebab itu setiap orang yang meneliti kehidupan kerohanian dalam Islam tidak dapat mengabaikan kehidupan kerohanian para sahabat yang menumbuhkan kehidupan sufi di abad ± abad sesudahnya. Untuk membersihkan diri dari apa yang telah dilakukan. Khawarij. khalifah ± khalifah BaniUmayyah secara bebas berbuat kezaliman ± kezaliman.zuhud itu meskipun ada kesamaan antara praktek zuhud dengan berbagai ajaran filsafat dan agama sebelum Islam. Hal ini dapat dilihat dalam perilaku dan peristiwa dalam hidup. Kasus pembunuhan itu ternyata mempunyai pengaruh yang besar dalam masyarakat Islam ketika itu. Disana Nabi banyak berdzikir bertafakur dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Pada masa kekuasaan Bani Umayyah.Adl-Dluha : 4). ketaqwaan.Puncak kekejaman mereka terlihat jelas pada peristiwa terbunuhnya Husein bin Alibin Abi Thalib di Karbala. Al-Nazi¶aat : 37 ± 40). sebaliknya banyak dijumpai nash agama yangmemberi motivasi beramal demi memperoleh pahala akhirat dan terselamatkan dari siksa api neraka (QS. Sumber lain yang diacu oleh para sufi adalahkehidupan para sahabat Nabi yang berkaitan dengan keteduhan iman.ilmu fiqih. namun ada atau tidaknya ajaran filsafat maupun agama itu. yakni munculnya kelompok kelompok Bani Umayyah. berhari ±hari ia berkhalwat di gua Hira terutama pada bulan Ramadhan.Al-hadid :19).

maka disebut abid (jamak : abidin atau ubbad) atau nasik (jamak : nussak)17[17] Zuhud yang tersebar luas pada abad ±abad pertama dan kedua Hijriyah terdiri atas berbagai aliran yaitu : 1. dikenalsebagai seorang pemabuk. dan mereka menetapkan Rasulullah sebagai panutan kezuhudannya. 33 H. 36 H. perubahan kondisi sosialpun terjadi. Yazid dikenal sebagai seorang pemabuk.halini mempunyai pengaruh yang besar dalampertumbuhan kehidupan beragama masyarakat Islam. Para pelaku zuhud itu disebut zahid (jamak : zuhhad) atau karena ketekunan mereka beribadah.Mu¶awiyah bin Abi Sufyan sebagai khalifah tampak semakin jauh dari tradisi kehidupan Nabi SAW serta sahabat utama dan semakin dekat dengan tradisi kehidupan raja ± raja Romawi. Hudzaifah ibn Yaman (w. Dari perubahan ±perubahan kondisi sosial tersebut sebagian masyarakat mulai melihat kembali pada kesederhanaan kehidupan Nabi SAW para sahabatnya.) dan Salim ibn Abdullah (w.Sejak saat itu kehidupan zuhud menyebar luas dikalangan masyarakat. zuhud aliran ini tetap bercorak murni Islam dan konsisten pada ajaran ±ajaran Islam. Dalam situasi demikian kaummuslimin yang saleh merasa berkewajiban menyerukan kepada masyarakat untuk hidup zuhud.18 H.dengan begitu.). dan prinsip ± prinsipnya tidak berubah walaupun mendapat tekanan dari Bani Umayyah. . Kemudian anaknya.di Madinah telah muncul para zahid. Aliran Madinah ini lebih cenderung pada pemikiran angkatan pertama kaum muslimin (salaf).). Mereka mulai merenggangkan diri dari kehidupan mewah. Aliran Madinah Sejak masa yang dini.Yazid (memerintah 61 H/680 M ± 64 H/683M). Pada masa Rasulullah SAW dan para sahabat. 106 H.dan tidak tenggelam dalam buaian hawa nafsu. Abu Dzar al-Ghiffari (w.).KetikaBaniUmayyah memegang tampuk kekuasaan.secara umum kaum muslimin hidup dalam keadaan sederhana. Diantara para penyeru tersebut ialah Abu Dzar al-Ghiffari.kaumTawabin itu dipimpin oleh Mukhtar bin Ubaid as-Saqafi yang terbunuh di Kufah pada tahun 68 H16[16]. Abdullah ibn Mas¶ud (w. saleh. 91 H.). Salman al-Farisi (w.hidup mewah mulai meracuni masyarakat. Dalam sejarah. Dia melancarkan kritik tajam kepada Bani Umayyah yang sedang tenggelam dalam kemewahan dan menyerukan agar diterapkan keadilan sosial dalam Islam. sederhana.dan berpegang teguh pada zuhud serta kerendah hatian Nabi. terutama terjadi di kalanganistana. Sementara itu dari kalangan tabi¶in diantaranya adalah Sa¶id ibn al-Musayyad (w. 22H. Diantara mereka dari kalangan sahabat adalah Abu Ubaidah al-jarrah (w. 32 H.).).Mereka kuat berpegang teguh kepada al-Qur¶an dan al-sunnah. Disamping gejolak politik yang berkepanjangan. Selain itu aliran ini tidak begitu terpengaruh perubahan ± perubahan sosial yang berlangsung pada masa dinasti Umayyah.

Thawus ibn Kisan (w. Merekapun terkenal menyukai hal. Para tokoh zahid Kufah pada abad pertama Hijriyah ialah ar-Rabi¶ ibn Khatsim (w. Abdullah ibn Amru ibn al-Ash yang terkenal kezuhudannya. Corak yang menonjol dari para zahid Bashrah ialah zuhud dan rasa takut yang berlebih ±lebihan.2.) 4. sebab aliran Syi¶ah pertama kali muncul di Kufah. 161 H.para sufi di Bashrah terkenal berlebih ± lebihan dalam hal zuhud. ibadah.).) pada masa pemerintahan Mu¶awiyah. salah seorang teman Hasan al-Bashri.Menurut Ibn Taimiyyah hal ini terjadi karena adanya kompetisi antara mereka dengan para zahid Kufah. sejak penaklukan Islam terhadap Mesir. Salah satunya di Bashrah dan yang lainnya di Kufah. Malik ibn Dinar. lebih dari apa yang terjadi di kota ± kota lain´19[19]. Aliran Kufah Aliran Kufah menurutLouis Massignon. 3. hal ± hal nyata dalam puisi dan kritis dalam hal hadits. sejumlah para sahabat telah memasuki kawasan itu.hal logis dalam nahwu. rasa takut mereka dan lain ±lainnya.Yang pertama mendirikan khanaqah para sufi ialah sebagian teman Abdul Wahid ibn Zaid. al-Zubair bin Awwam dan Miqdad ibn al-Aswad. dalam Ensiklopedie de Islam .dan harfiah dalam hal hadits. Shalih al-Murni atau Abdul Wahid ibn Zaid. hal-hal image dalam puisi.seorang pendiri kelompok asketis di Abadan18[18]. Menurut Massignon orang ± orang Arab yang tinggal di Bashrah berasal dari Banu tamim. 67 H. Mereka adalah penganut aliran ahlus sunnah.misalnya Amru ibn al-Ash.Dalam aqidah mereka cenderung pada aliran Syi¶ah dan Rajaiyyah.). 106 H. Sebagaimana diketahui.dan ini tidak aneh. menyukai hal. Mereka terkenal dengan sikapnya yang kritis dan tidak percaya kecuali pada hal ± hal yang riil.bahwa pada abad pertama dan kedua Hijriyah terdapat dua aliran zuhud yang menonjol. tapi cenderung padaaliran ± aliran mu¶tazilah dan qadariyah. Sufyan al-Tsauri (w. Aliran tersebut adalah aliran Mesir. Aliran Bashrah Louis Massignon mengemukakan dalam artikelnya. dan aliran ini tampaknya bercorak salafi seperti halnya aliran Madinah. Fadhl al-Raqqasyi.hal aneh dalam nahwu. Aliran Mesir Pada abad ± abad pertama dan kedua Hijriyah terdapat suatu aliran zuhud lain.Rabbah ibn µAmru al-qisyi. Sa¶id ibn Jubair (w. Tokoh mereka dalam zuhud adalah Hasan al-Bashri.Dalam halini Ibn Taimiyah berkata : ³Para sufi pertama ±tama muncul dari Bashrah. berasal dariYaman.Aliran ini bercorak idealistis. 95 H. . Tashawwuf. yang dilupakan para orientalis.

(QS. qari¶ dan nasik (bukan sufi). Keempat : Menjelang akhir abad II Hijriyyah. Dia pernah menjabat sebagai hakim diMesir.250 H. muncul motivasi cinta kepada Allah.) menjabat sebagai hakim agung Mesir tahun 69 H. sebagian zahid khususnya di Khurasan dan pada Rabi¶ah al-Adawiyyah ditandai kedalaman membuat analisa. yaitu rasa takut yang muncul dari landasan amal keagamaan secara sungguh ±sungguh.Istilah tasawuf baru muncul pada pertengahan abad III Hijriyyah oleh Abu Hasyim alKufy (w. 175 H. yang bebas dari rasa takut terhadap adzab-Nya. baik dari aliran Madinah. yang bisa dipandang sebagai fase pendahuluan tasawuf atau sebagai cikal bakal para sufi abad ketiga dan keempat Hijriyyah.Tokoh ± tokoh zahid Mesir pada abad pertama Hijriyah diantaranya adalah Salim ibn ¶Atar al-Tajibi. : Motivasi zuhud ini ialah rasa takut. Suatu kenyataan sejarah bahwa kelahiran tasawuf bermula dari gerakan zuhud dalam Islam.al-Dzariyyat. demi meraih pahala akhirat dan memelihara diri dari adzab neraka. dan para pendirinya tidak menaruh perhatian buat menyusun prinsip ± prinsip teoritis zuhud. Kedua Ketiga : Bercorak praktis. Terkadang Nicholson memberi atribut pada para zahid ini dengan gelar ³para sufi angkatan pertama´. Tokoh lainnya adalah Abdurrahman ibn Hujairah (w. al-wulan wa al-Qydhah meriwayatkan Salim ibn µAtar al-Tajibi sebagai orang yang terkenal tekun beribadah dan membaca al-Qur¶an serta shalat malam. Kufah. Mesir ataupun Khurasan. Pada masa ini para sufi telah . sebagaimana pribadi ± pribadi yang disebut dalam firmanAllah :´Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam´. Sementara pada akhir abad kedua Hijriyyah. Zuhud ini mengarah pada tujuan moral.dan meninggal di Dimyath tahun 75 H. Al-Taftazani lebih sependapat kalau mereka dinamakan zahid. Ide ini berakar dari ajaran ±ajaran al-Qur¶an dan al-Sunnah yang terkena dampak berbagai kondisi sosial politik yang berkembang dalam masyarakat Islam ketika itu. dll20[20] Dari uraian tentang zuhud dengan berbagai alirannya. Menurut ibn Khallikan.). Sementara tokoh zahid yang paling menonjol pada abad II Hijriyyah adalah al-Laits ibn Sa¶ad (w. Bashrah.Kezuhudan dan kehidupannya yang sederhana sangat terkenal. 51:17). 83 H. Al-Kindi dalam karyanya.) dengan meletakkan al-sufy di belakang namanya. Sedangkan Nicholson memandang bahwa zuhud ini adalah tasawuf yang paling dini. baik pada abad I dan II Hijriyyah dapat disimpulkan bahwa zuhud pada masa itu mempunyai karakteristik sebagai berikut : Pertama : Zuhud ini berdasarkan ide menjauhi hal ± hal duniawi. dia seorang zahid yang hartawan dan dermawan. ditangan Rabi¶ah al-Adawiyyah.

285 H.menurut Nicholson. Pada akhir abad ke II Hijriyyah peralihan dari zuhud ke tasawuf sudah mulai tampak. maka pada abad ketiga ini orang sudah ramai membicarakan tentang lenyap dalam kecintaan (fana fi mahbub). dan al-Junaidi (w. E. Orang melihat perbedaan besar antara hidup sederhana dari Rasul serta para sahabat. 243 H.Jika pada akhir abad II ajaran sufi berupa kezuhudan. bertemu dengan Tuhan (liqa¶) dan menjadi satu dengan Tuhan (µain al jama¶)21[21]. Pada masa ini juga muncul analisis ±analisis singkat tentang kesufian. al-Hakim al-Tirmidzi (w.). Sejak itulah muncul karya ±karya tentang tasawuf oleh para sufi pada masa itu seperti al-muhasibi (w.).). y .ramai membicarakan konsep tasawuf yang sebelumnya tidak dikenal. 297 H. Oleh karena itu abad II Hijriyyah dapat dikatakan sebagai abad mula tersusunnya ilmu tasawuf.untuk membedakan antara kezuhudan dan kesufian sulit dilakukan karena umumnya para tokoh kerohanian pada masa ini adalah orang ± orang zuhud.mereka lebih layak dinamai zahid daripadasebagai sufi. Mesir. KESIMPULAN y y Zuhud adalah fase yang mendahului tasawuf. bersatu dalam kecintaan (ittihad fi mahbub). Oleh sebab itu menurut at-taftazani. Munculnya aliran ±aliran zuhud pada abad I dan II H sebagai reaksi terhadap hidup mewah khalifah dan keluarga serta pembesar ± pembesar negara sebagai akibat dari kekayaan yang diperoleh setelah Islam meluas ke Syiria. Meskipun demikian. Mesopotamia dan Persia.

barulah ia meningkat menjadi sufi. SMTR VI A. Secara etimologis.htm Nama : Cucu Munawaroh NIM : 206 200 638 PENDIDIKAN MATEMATIKA A. Pada masa rasulullah belum dikenal istilah tasawuf. seorang calon harus terlebih dahulu menjadi zahid. PENDAHULUAN Tasawuf merupakan salah satu aspek (esoteris) Islam.http://nurulwatoni. Aliran zuhud timbul pada akhir abad I dan permulaan abad II Hijriyyah. Zahada fi al-dunya. zuhud berarti raghaba ansyai in wa tarakahu. namun tasawuf sebagai ilmu keislaman adalah hasil kebudayaan islam sebagaimana ilmu-ilmu keislaman lainnya seperti fiqih dan ilmu tauhid. terlebih dahulu muncul aliran zuhud.) dengan meletakkan al-Sufi dibelakang namanya. sebagai perwujudan dari ihsan yang berarti kesadaran adanya komunikasi dan dialog langsung seorang hamba dengan tuhan-Nya. 250 H. Dengan demikian tiap sufi ialah zahid. station yang terpenting bagi seorang calon sufi ialah zuhd yaitu keadaan meninggalkan dunia dan hidup kematerian. Sebelum menjadi sufi.com/SEJARAH_PEMIKIRAN_TASAWUF. artinya tidak tertarik terhadap sesuatu dan meninggalkannya. Sesudah menjadi zahid. Dalam sejarah islam sebelum timbulnya aliran tasawuf. yang dikenal pada waktu itu hanyalah sebutan sahabat nabi. Esensi tasawuf sebenarnya telah ada sejak masa kehidupan rasulullah saw. . Zuhud menurut para ahli sejarah tasawuf adalah fase yang mendahului tasawuf. Tulisan ini akan berusaha memberikan paparan tentang zuhud dilihat dari sisi sejarah mulai dari pertumbuhannya sampai dengan peralihannya ke tasawuf.tripod. tetapi sebaliknya tidak setiap zahid merupakan sufi. Munculnya istilah tasawuf baru dimulai pada pertengahan abad III Hijriyyah oleh abu HasyimalKufi (w. Menurut Harun Nasution. berarti mengosongkan diri dari kesenangan dunia untuk ibadah.

al-mahabbah. Al-Ghazali menempatkan zuhud dalam sistematika : al-taubah. Bahkan terkadang seorang itu kaya. tapi disaat yang sama diapun zahid.al-wara . al-faqr. Ustman bin Affan dan Abdurrahman ibn Auf adalah para hartawan. kadang maqam. al-tawakkul dan al-ridla. . al-zuhud.dan untuk pindah dari maqam satu ke maqam yang lain menghendaki usaha yang berat dan waktu yang bukan singkat.al-zuhd. al-sabr. al-faqr. Oleh sebab itu setiap orang yang meneliti kehidupan kerohanian dalam Islam tidak dapat mengabaikan kehidupan kerohanian para sahabat yang menumbuhkan kehidupan sufi di abad abad sesudahnya. ketaqwaan. al-ma rifah dan al-ridla. dan tidak merasa bersedih karena hilangnya kemewahan itu dari tangannya. Zuhud merupakan salah satu maqam yang sangat penting dalam tasawuf. zuhud itu bukanlah kependetaan atau terputusnya kehidupan duniawi. Sebelum diangkat menjadi Rasul.al-ridla. Jalan itu sulit. Mereka tetap bekerja dan berusaha. Sedangkan al-Qusyairi menempatkan zuhud dalam urutan maqam : altaubah.altawakkul. Disana Nabi banyak berdzikir bertafakur dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. akan tetapi merupakan hikmah pemahaman yang membuat seseorang memiliki pandangan khusus terhadap kehidupan duniawi itu.al-wara . kezuhudan dan budi pekerti luhur. AlTusi menempatkan zuhud dalamsistematika : al-taubah. akan tetapi kehidupan duniawi itu tidak menguasai kecenderungan kalbunya dan tidak membuat mereka mengingkari Tuhannya. al-tawakkul.Zuhud disini berarti tidak merasa bangga atas kemewahan dunia yang telah ada ditangan.meskipun dengan sistematika yang berbeda beda.al-shabr. tapi keduanya adalah para zahid dengan harta yang mereka miliki. berhari hari ia berkhalwat di gua Hira terutama pada bulan Ramadhan. Sumber lain yang diacu oleh para sufi adalahkehidupan para sahabat Nabi yang berkaitan dengan keteduhan iman. Hal ini dapat dilihat dalam kadang seorang calon sufi harus bertahun tahun tinggal dalam satu perilaku dan peristiwa dalam hidup. Hal ini dapat dilihat dari pendapat ulama tasawuf yang senantiasa mencantumkan zuhud dalam pembahasan tentang maqamat. Pengasingan diri Nabi di gua Hira ini merupakan acuan utama para sufi dalam melakukan khalwat. Lebih lanjut at-Taftazani menjelaskan bahwa zuhud adalah tidak bersyaratkan kemiskinan. Bagi Abu Wafa al-Taftazani.al-zuhud. Benih benih tasawuf sudah ada sejak dalam kehidupan Nabi SAW. dan al-ma rifah. Jalan yang harus dilalui seorang sufi tidaklah licin dan dapat ditempuh dengan mudah. ibadah dan pribadi Nabi Muhammad SAW.

) dengan meletakkan al-sufy di belakang namanya. Gerakan kaumTawabin itu dipimpin oleh Mukhtar bin Ubaid as-Saqafi yang terbunuh di Kufah pada tahun 68 H.). dan al-Junaidi (w. Sejak itulah muncul karya karya tentang tasawuf oleh para sufi pada masa itu seperti al-muhasibi (w. Khawarij. . yakni kelompok lawan politiknya yang paling gencar menentangnya.Istilah tasawuf baru muncul pada pertengahan abad III Hijriyyah oleh Abu Hasyim al-Kufy (w. bersatu dalam kecintaan (ittihad fi mahbub). Kekejaman Bani Umayyah yang tak henti hentinya itu membuat sekelompok penduduk Kufah merasa menyesal karena mereka telah mengkhianati Husein dan memberikan dukungan kepada pihak yang melawan Husein. terutama terhadap kelompok Syiah.250 H. Mereka menyebut kelompoknya itu dengan Tawwabun (kaum Tawabin). maka pada abad ketiga ini orang sudah ramai membicarakan tentang lenyap dalam kecintaan (fana fi mahbub).Syiah. Pada masa kekuasaan Bani Umayyah.Puncak kekejaman mereka terlihat jelas pada peristiwa terbunuhnya Husein bin Alibin Abi Thalib di Karbala. muncul pula periode tabiin (sekitar abad ke I dan ke II H). Suatu kenyataan sejarah bahwa kelahiran tasawuf bermula dari gerakan zuhud dalam Islam.Jika pada akhir abad II ajaran sufi berupa kezuhudan.Konflik politik tersebut ternyata mempunyai dampak terhadap kehidupan beragama. yakni munculnya kelompok kelompok Bani Umayyah. kehidupan politik berubah total. 243 H. Pada masa itu kondisi sosial-politik sudah mulai berubah darimasa sebelumnya. mereka mengisi kehidupan sepenuhnya dengan beribadah. Oleh karena itu abad II Hijriyyah dapat dikatakan sebagai abad mula tersusunnya ilmu tasawuf. Konflik konflik sosial politik yang bermula dari masa Usman bin Affan berkepanjangan sampai masa masa sesudahnya. al-Hakim al-Tirmidzi (w. 297 H.Setelah periode sahabat berlalu. 285 H. dan Murjiah.). khalifah khalifah BaniUmayyah secara bebas berbuat kezaliman kezaliman. Kasus pembunuhan itu ternyata mempunyai pengaruh yang besar dalam masyarakat Islam ketika itu. Untuk membersihkan diri dari apa yang telah dilakukan. Pada masa ini para sufi telah ramai membicarakan konsep tasawuf yang sebelumnya tidak dikenal. bertemu dengan Tuhan (liqa ) dan menjadi satu dengan Tuhan ( ain al jama ). Dengan sistem pemerintahan monarki.).

Sedangkan menurut Abdul Qosim Abdul Karim bin Hawazin bin Abdul Malik bin Talha bin Muhammad al Qusyairi (tokoh sufi dari Iran 376-465 H). yang terlihat adalah aliran Zuhud (penganutnya disebut zahid). Tetapi ajaran pokok yang selanjutnya merupakan inti tasawuf itu baru muncul secara lengkap pada abad ke 3 Hijriyah. 150). Pada abad ke 2 Hijriyah itu itu belum diketahui adanya orang-orang yang disebut sufi. istilah ´tasawuf´ telah dikenal sebelum tahun 200 H. Seperti diketahui dalam sejarah.SEJARAH PERKEMBANGAN TASAWUF Menurut sejarah. orang yang pertama kali memakai kata ³sufi´ adalah Abu Hasyim al Kufi (zahid Irak. para zahid besar dalam abad ke 2 H. . al Halaj. Fudail bin Iyad. abu Hasyim al Kufi. Junaid al Bagdadi. Sufyan as Sauri. Rabi¶ah al Adawiyah dan Makruf al Karkhi) dan lebihlebih lagi mereka yang hidup pada abad2-abad berikutnya (eperti al Bistaami. w. (seperti al Hasan al Basri.

kami akan mempertengahkan paham tasawuf dalam tinjauan yang lebih universal karena tentang asal usul atau ajaran tasawuf. Ibni Arabi. tidak lain dari terciptanya kehidupan yang diridhai oleh Tuhan didunia ini. dan 6) tuntutan untuk memastikan bahwa pesan integral dari wahyu. Pandangan ini kebanyakan diwakili oleh para orientalis dan orangorang yang banyak terpengaruh oleh kalangan orientalis ini. Jika diperhatikan keenam hal tersebut. 3) pernyataan-pernyataan kaum syi¶ah mengenai para imam. yang kita ketahui terjadi pada abad ke 3 H. Sebelum munculnya Ar Rabbi¶ah al Adawiyah (w. 2) semakin mantapnya aliran-aliran yurisprudensi eksetorik. Yunani. 1. sehingga di akhirat terlepas dari azab Tuhan (neraka) dan memperoleh surga-Nya. yang kesemuanya membuat tasawuf mengemuka : 1) kecenderungan mencampuradukan asketisme dengan jalan itu. al Gazali. kini semakin banyak orang menelitinya. Unsur Nasrani (Kristen) . dari segi sumber perkembangannya. 5) meningkatnya formalism ahli-ahli hokum. kami akan menguraikan asal usul tasawuf dalam konteks kebudayaan tersebut. sebagian lagi mengatakan dari unsur Hindu-Budha. Tasawuf yang sering kita temui dalam khazanah dunia islam. Kesimpulannya perbedaan paham itu disebabkan pada asal usul tasawuf tersebut.185 H) tujuan tasawuf yang diupayakan oleh para zahid menurut penilaian para ahli. Ibn Sab¶in. dan sebagainya. 4) munculnya filsafat Islam. ternyata muncullah pro dan kontra. Dengan tidak bermaksud untuk tidak melibatkan diri pada persoalan pro dan kontra itu. Sebagian beranggapan bahwa tasawuf berasal dari masehi (Kristen).al Harawi. Jalaluddin ar Rumi) telah mengolah atau mengembangkan sikap atau emosi agamadalam hati mereka dengan kesungguhan yang luar biasa. dalam tulisan ini. Hal ini dimaksudkan untuk melihat apakah tasawuf yang ada di dunia islam terpengaruhi dengan konteks kebudayaan tersebut atau tidak. Ada sejumlah peristiwa yang berlangsung pada masa itu. abu al Farid. Persia. Mereka yang kontra menganggap bahwa tasawuf islam merupakan sebuah faham yang bersumber dari agama-agama lain. kelihatan kaitan erat dengan kemunculan tasawuf. baik dikalangan muslim maupun dikalangan non muslim. kita harus meneliti apa yang sebenarnya terjadi dalam tradisi Islam yang mengakibatkan timbulnya tasawuf. sejak saat itu dikaitkan dengan tasawuf. Untuk itulah. Untuk tiba pada identifikasi akhir tasawuf denga thariqah. Arab.

karena ahli-ahli mistik orang-orang India selalu berpakaian dengan menutup separuh badannya. Demikian juga pada paham reinkarnasi. A. kemasyarakatan dan sastra. memang sudah ada ahli Mistik yang menghabiskan masa hidupnya dengan mendekatkan diri kepada Tuhan-Nya. Pertumbuhan Tasawuf Jauh sebelum lahirnya agama islam. adanya interaksi antara orang Arabdan kaum Nasrani pada masa jahiliyah maupun zaman islam. Orang-orang mistik tersebut dinamakan Gymnosophists oleh penulis barat dan disebut al-hukama ul uroh oleh penulis Arab. Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Tasawuf Dalam Islam 1. cara pelepasan dari dunia versi Hindu-Budha dengan persatuan diri dengan jalan mengingat Allah. 4. Pertama. Hal tersebut dimaksudkan. Darwis Al-Birawi mencatat adanya persamaan cara ibadah dan mujahadah pada tasawuf dan ajaran hindu. Unsur Yunani Kebudayaan Yunani seperti Filsafat.Bagi mereka yang berbbanggpan bahwa tasawuf berasal dari unsur Nasrani. serta dengan para rahib ketika sembahyang dan berpakaian. antara istilah hakikat Muhammad dan paham Hormuz dalam agama zarathustra. Kedua adanya segi-segi kesamaan antara kehidupan para asketis atau sufi dalam hal ajaran cara mereka melatih jiwa dan mengasingkan diri dengan kehidupan Al-masih dan ajaran-ajarannya. Unsur Persia dan Arab Sebenarnya Arab dan Persia memiliki hubungan sejak lama. Barangkali ada persamaan antara istilah zuhud di Arab dengan zuhud menurut agama manu dan mazdaq. Namun belum ditemukan argumentasi kuat yang menyatakan bahwa kehidupan kerohanian Arab masuk ke Persia hingga orang-orang Persia itu terkenal sebagai ahli-ahli tasawuf. pemikiran. mendasarkan argumennya pada dua hal. antara lain terdapat pada India Kuno yang beragam Hindu maupun Budha. seperti sikap fakir. telah masuk ke dunia islam pada akhir Daulah Amawiyah dan puncaknya pada masa Daulah Abbasiyah ketika berlangsung zaman penerjemahan filsafat Yunani. .Unsur Hindu Budha Tasawuf dan system kepercayaan agama Hindu memiliki persamaan. 3. Yang dapay diartikan sebagai orang-orang bijaksana yang berpakaian terbuka. 2. yaitu pada bidang politik.

H. yang sebenarnya merupakan amalan zuhud dalam ajaran Tasawuf. Beberapa sahabat yang tergolong sufi di abad pertama. Abu Dzarr AlGhifary.Bukhary yang bersumber dari Abi Sa id Al-Khudriyyi. dzikir yang sebanyak-banyaknya di waktu pagi dan petang . Sufyaan bin sa id Ats-Tsaury. Khulafaurrasyidin. b. Al-Hasan Al-Bashry. Nash-nash al-qur an. maka pembicaraan perkembangan tasawuf pada abad kedua dengan tokoh-tokohnya pula. Perkembangan Tasawuf a. Nash-nash hadits yang antara lain artinya berbunyi. Daud Ath-Thaaiy. dll. Salman Al-Farisiy. dan berfungsi sebagai maha guru bagi pendatang dari luar kota Madinah. b. hal ini ditandai dengan adanya segolongan ahli tasawuf yang mencoba menyelidiki inti ajaran tasawuf yang berkembang pada masa . 2. Perkembangan tasawuf pada masa sahabat Para sahabat juga mencontohi kehidupan rosulullah yang serba sederhana. 1. Pada abad pertama dan kedua Hijriyah 1. Kehidupan Rosulullah saw yang menggambarkan kehidupan sebagai sufi yang sangat sederhana. dengan mengemukakan tokoh-tokohnya dari kalangan shahabat. Al-Ahzab ayat 41-42 yang artinya: : Hai orang-orang yang beriman berdzikirlah dengan menyebut nama Allah. para sahabat-sahabat tersebut antara lain. Bersabda Rosulullah saw: takutilah firasat orang-orang mu min.R. Perkembangan tasawuf pada abad ketiga hijriyyah Pada abad ini perkembangan tasawuf pesat. dimana hidupnya hanya semata-mata diabdikan kepada tuhannya. 2.Selanjutnya dapat dikemukakan beberapa nash yang mengandung ajaran tasawuf yaitu: a. karena ia dapat memandang dengan nur (petunjuk Allah). antara lain QS. Kalau berbicara tasawuf dan perkembangannya pada abad pertama. Pada abad ketiga dan keempat hijriyyah. yang tertarik kepada kehidupan shufi. Perkembangan tasawuf pada masa tabi in Ulama-ulama sufi dari kalangan tabi in adalah murid dari ulama-ulama sufi dari kalangan shahabat. Tokoh-tokoh ulama sufi Tabi in antara lain. karena beliau menjauhkan dirinya dari kehidupan mewah.Rabi ah Al-Adawiyah. dll.

Abu Ali Muhammad bin Abdil Wahhab. 2. Kedua belas imam itu adalah: Ali bin Abi Thalib Hasan bin Ali Husein bin Ali Ali bin Husein Muhammad Al-Baakir bin Ali bin Husein Ja far shadiq bin Muhammad Al Baakir Musa Al-Kazhim bin Ja far Shadiq Ali Ridhaa bin Kazhim Muhammad Jawwad bin Ali Ridha Ali Al-Haadi bin Jawwaad Hasan Askary bin Al-Haadi . Perkembangan tasawuf pada abad ke empat hijriyyah Pada abad ini ditamdai dengan kemajuan ilmu tasawuf yang lebih pesat dibandingkan dengan kemajuannya di abad ketiga hijriyyah. yaitu suatu mahzab yang hendak mengembalikan kekuasaan pemerintahan kepada keturunan Ali bin Abi Thalib. Tokoh-tokoh sufi pada masa ini diantaranya. Abu Zaid Al-Adamy. Abul Faidh Dzuun Nun bin Ibrahim Al-Mishry. sehingga mereka membaginya ke dalam tiga macam. dll. karena dialah yang langsung menerima petunjuk dari Rosulullah saw. maka pada abad kelima ini. Menurut mereka ada 12 imam yang berhak mengatur dunia ini yang disebut sebagai imam mahdi. Abu Hamid bin Muhammad. keadaan semakin rawan ketika berkembangnya mahzab Syi ah ismaa iliyah. dll.itu. ilmu akhlaq dan Metafisika. karena usaha maksimal para ulama tasawuf untuk mengembangkan ajaran tasawufnya masing-masing. yang akan mmenjelma ke dunia dengan membawa keadilan dan memurnikan agama islam. Tasawuf yang berintikan ilmu jiwa. Ahmad bin Al-Hawaary Ad-Damasqiy. Pada abad kelima hijriyyah Disamping adanya pertentangan yang turun temurun antara Ulama sufi dengan ulama Fiqih. Abu Sulaiman Ad-Daaraany. Tokoh-tokoh sufinya antara lain Musa Al-Anshaary. c. yakni. Karena menganggapnya bahwa dunia ini harus diatur oleh imam.

artinya nasibnya lebih buruk lagi dari keadaannya pada abad keenam. dll. Ketika pedagang-pedagang muslim mengislamkan orang-orang Indonesia. betul-betul ajaran tasawuf sangat sunyi di dunia islam. ketujuh dan kedelapan Hijriyyah 1. Perkembangan tasawuf pada abad ketujuh Hijriyyah. kesepuluh Hijriyyah dan sesudahnya. Ibnu Sabi iin. tidak hanya menggunakan pendekatan bisnis. KESIMPULAN . 2. Jalaluddin ArRuumy. e. ada beberapa ahli tasawuf yang berpengaruh di abad ini diantaranya. Pada abad kesembilan. Dalam beberapa abad ini. Factor yang menyebabkan runtuhnya ajaran tasawuf ini antara lain.- Muhammad bin Hasan Al-Mahdi d. Perkembangan tasawuf pada abad keenam Hijriyyah. Perkembangan Tasawuf Di Indonesia Tersebarnya ajaran tasawuf di Indonesia tercatat sejka masuknya agama islam di Negara ini. tetapi juga mengguanakan pendekatan tasawuf. Pada abad keenam. AlGhaznawy. B. ahli tasawuf sudah kehilangan kepercayaan di kalangan masyarakat islam. para ulama yang sangat berpengaruh pada zaman ini adalah Syihabuddin Abul Futu As-Suhrawardy. ketujuh dan kedelapan Hijriyyah. Umar Abdul Faridh. Serta adanya penjajah bangsa eropa yang beragama Nasrani ynag menguasai seluruh negeri islam.

1979. Mesir. Pengantar Sejarah Sufi dan Tasawuf.1960. tahta.al-Anjalu al-Misriyyah. Hasan. sikap zuhud para sufi salafi merupakan awal kemunculan tasawuf. PT. Al-Taftazani. Ichtiar Baru Van Hoeve. Munculnya aliran aliran zuhud pada abad I dan II H sebagai reaksi terhadap hidup mewah khalifah dan keluarga serta pembesar pembesar negara sebagai akibat dari kekayaan yang diperoleh setelah Islam meluas ke Syiria.untuk membedakan antara kezuhudan dan kesufian sulit dilakukan karena umumnya para tokoh kerohanian pada masa ini adalah orang orang zuhud. pada fase zuhud ini terdapat para sufi salafi yang lebih cenderung beribadah kepada Allah untuk mensucikan dirinya dari segala dosa dan kesalahan masa lalu. Al-Tusi.1954. Pada masa ini juga muncul analisis analisis singkat tentang kesufian. Mereka mengamalkan konsep zuhud dalam kehidupan yaitu tidak terlalu mementingkan makanan enak.1984.mereka lebih layak dinamai zahid daripadasebagai sufi. Ramadhani. rumah megah. al-Ghanimi. Ensiklopedi Islam. Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam.Mesir. harta benda melimpah. pakaian mewah. DAFTAR PUSTAKA Aceh. Mesopotamia dan Persia. Orang melihat perbedaan besar antara hidup sederhana dari Rasul serta para sahabat. Madkhal ila al-Tasawwuf al-Islamy. al-Luma . pangkat. tetapi mereka lebih mementingkan beramal ibadah untuk kepentingan akhirat dengan rajin mendekatkankan diri .y y Zuhud adalah fase yang mendahului tasawuf. Sejarah Perkembangan Tasawuf Salafi 1. Abd-Hakim. Abu Bakar.menurut y Nicholson. Dar alTsaqafah . al-Tasawuf fi Syi r al-Arabi. Pada akhir abad ke II Hijriyyah peralihan dari zuhud ke tasawuf sudah mulai tampak. Meskipun demikian. Abad Kesatu Dan Kedua Hijriyah Pada abad kesatu dan kedua hijriyah disebut dengan fase zuhud (asketisme). Jakarta. Solo. 1993. jabatan dan wanita cantik. Qahirah.dar al-Kutub al-Hadisah. Abu al-Wafa. Mesir. Oleh sebab itu menurut at- taftazani.

yaitu ajaran tasawuf yang berisi suatu metode yang lengkap tentang pengobatan jiwa. Perhatian para sufi di masa itu lebih tertuju kepada realitas pengalaman keIslaman yang dipraktekkan dalam kehidupan serhari-hari yang disebut dengan akhlaqul karimah. Tasawuf pada jalur kesederhaan ini banyak ditampilkan oleh 'ulama sfi salafi di masa itu. ditandai dengan adanya segolongan sufi yang mendalami inti ajaran tasawuf. ilmu aqidah. 3. sehingga di tangan para sufi tasawuf pun berkembang menjadi ilmu akhlaq. Perkembangan faham dan akhlaq sufi ditandai dengan upaya menegakkan akhlaq di tengah terjadinya dekadensi moral yang sedang berkembang di masa itu. 2. yaitu: 1. ilmu qalam dan ilmu filsafat. Kondisi ini mulai berkembang di tengah kehidupan lahiriyah yang sangat formal dan cenderung kurang diterima oleh mereka yang mendambakan konsistensi pangamalan ajaran Isdlam sampai pada aspek terdalam. kedua sufi ini dijuluki sebagai zahid (orang yang sangat sederhana). Dari ajaran inilah munculnya ilmu tauhid.kepada Allah. Kesederhanaan para sufi dapat dilihat dari kesederhanaan alur pemikiran. Pada abad ketiga ini terlihat perkembangan tasawuf sangat pesat. sehingga didapati ada 3 inti ajaran tasawuf. Mereka menampilkan ajaran tasawuf lewat akhlaq terpuji dengan maksud memahami kandungan batiniah ajaran Islam yang mereka nilai mengandung banyak anjuran untuk beraklak mulia. Tasawuf yang berintikan ilmu akhlaq. Tasawuf yang berintikan metafisika. Ajaran ini lengkap dengan riwayat dari kasus-kasus yang pernah dialami oleh para sahabat Nabi. Ajaran akhlaq para sufi ini menjadikan tasawuf terlihat sebagai amalan yang sangat sederhana dan mudah dipraktekkan oleh semua orang. yaitu ajaran tasawuf yang berintikan hakikat Tuhan. para sufi mulai menaruh perhatiannya terhadap hal-hal yang berkenaan dengan jiwa dan tingkah laku. Inti ajaran tasawuf yang satu ini menjadi dasar teori para psikiater zaman sekarang ini dalam mengobati pasiennya. yaitu di dalamnya terkandung petunjuk tentang cara berbuat baik dan cara menghindari keburukan. 2. mereka menemkan kembali akhlaq mulia. Dari ajaran inilah munculnya ilmu akhlaq. 3. Tasawuf yang berintikan ilmu jiwa. Abad Keempat Hijriyah . Abad Ketiga Hijriyah Dengan datangnya abad ketiga Hijriyah ini. akhirnya dapat mendorong kemajuan perubahan pada pola tingkah masyarakat dari yang lebih cenderung mengejar keduniaan yang membuat masyarakat di masa itu lupa pada Allah berubah menjadi masyarakat berakhlaqul karimah. sehingga ketegangan kejiwaan akibat pengaruh keduniaan dapat teratasi dengan sebaik-baiknya. pada masa ini tasawuf lebih identik dengan akhlaq. diantara 'ulama sufi salafi yang terkenal di masa itu adalah Hasan Al-Bashri (wafat pada 110 H) dan Rabi'atul Adawiyah (wafat 185 ). Ajaran ini mengkonsentrasikan kejiwaan manusia kepada Allah. ketika para sufi menyaksikan ketidak beresan akhlaq di sekitarnya. Oleh karena itu. Pemberian contoh dalam kehidupan sehari-hari para sufi.

2. 3.. Iaitu mengEsakan Allah swt. 2. dengan doktrin-doktrin keagamaan.. Ada sejumlah pendekatan yang dilakukan untuk menganalisa lintasan sejarah Tasawuf atau Thariqat Tasawuf. Kisah-kisah Sufi. sehingga kota Baghdad yang hanya satu-satunya kota terkenal sebagai pusat kegiatan tasawuf terbesar sebelumnya tersaingi oleh kota-kota besar lainnya. 4. Ilmu Tariqat. karena upaya maksimal dari 'ulama tasawuf dalam pengembangan dakwahnya masing-masing.. Bersambung . wafat di Khurasan pada tahun 320 H. 4. 3.. sebagai lanjutan pengajaran ilmu tasawuf yang diajarkan oleh para sufi di abad sebelumnya. Ilmu Syari'at. Kajian falsafah dibalik ungkapan Sufistiknya. baik dalam keyakinan mahupun amaliyah . yaitu: 1. Kedua doktrin tersebut bermuara pada satu titik. Abu Zaid Al-Adamy: Mengajarkan ilmu tasawuf di Saudi Arabiyah dan wafat di sana pada tahun 314 H. pandangan.. http://tasawufislam.com/2009/05/sejarah-perkembangan-tasawuf-salafi. yaitu: 1. Ilmu Hakikat. Kajian terhadap teks-teks Al-Qur an dan Sunnah Nabi yang berkaitan dengan dimensi Sufistik. Ilmu Ma'rifat.Abad keempat hijriyah ditandai dengan kemajuan ilmu tasawuf yang lebih pesat dari sebelumnya.html Sejarah EPDF | Print | Sufi mail Banyak sekali kajian sejarah mengenai Tasawuf atau Sufi.blogspot. Di abad keempat ini pula para sufi membagi inti ilmu menjadi 4 tingkatan atau 4 tahapan. 5. Di abad ketiga ini pula dikenal sistem pendidikan dan pengajaran tasawuf yang terlembaga dan terkonsentrasi yaitu: "Suluk". tindakan dan karya-karyanya. 2. Kajian praktik Sufistik dan Thariqatnya dari masa ke masa. Abu Hamid Bin Muhammad Ar-Rubazy: Mengajarkan ilmu tasawuf di Mesir dan wafat di Mesir pada tahun 322 H.. Abu Ali Muhammad Bin Abdul Wahab As-Saqafy: Mengajarkannya di Naisabur dan kota Syaraz hingga ia wafat di tahun 328 H. Sebagaimana diketahui Islam lahir dibawa oleh Rasulullah Muhammad saw. 3. Kajian terhadap profil para tokoh Sufi dengan pemikiran. antara lain: 1. Upaya untuk mengembangkan ajaran tasawuf di luar kota Baghdad dipelopori oleh beberapa 'ulama tasawuf yang terkenal kesufiannya. Musa Al-Anshory: Mengajarkan ilmu tasawuf di Khurasan (Persia atau Iran). yang disebut dengan Titik Tauhid.bersifat lahiriyah mahupun batiniyah. 4.

tidak dimunculkan sebagai istilah tersendiri dalam praktik keagamaan. maka fungsi-fungsi sejarah hanya sebagai pelengkap belaka. Hakikat. Dalam riwayat Al-Bukhari. definisi seputar Tasawuf dari para pelaku serta tokoh-tokohnya sangat membantu alur sejarah itu hingga dewasa ini. dan Ali bin Abi Thalib semoga Allah memuliakan wajahnya . Hal demikian kerana ummat Islam terikat suatu kesepakatan terhadap kedua sumber utama praktik ibadah mereka. sekaligus menjadi hakim atas semua persoalan yang muncul. Apalagi ketika. fungsi-fungsi hadits Nabi antara lain menjelaskan praktik Al-Qur an. Sementara itu. berkait dengan sebab-sebab munculnya hadits Nabi saw. atau pun Thariqat. Oleh sebab itu. iaitu kepentingan-kepentingan zaman saat itu. boleh dilihat dari beberapa kitab tentang Asbabun Nuzul. secara akademis dalam sejarah masa Islam awal. Thariqat dan Hakikat. dan kerananya kedudukan Hadits juga setara dengan Wahyu lebih banyak memberikan petunjuk yang bersifat sejarah. dalam sabdanya: . Unsur-unsur Tauhid (teologi) dalam tradisi sejarah Islam. dan Asbabul Wurud. disebutkan oleh Rasulullah saw. Perbezaan pandangan ini memuncak ketika masa Khalifah Utsman bin Affan ra. kita mengenal istilah yang sangat komprehensif mengenai dunia esoteris. bahkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. iaitu kajian tentang sebab-sebab turunnya ayat Al-Qur an. istilah-istilah itu muncul dengan terminologi tersendiri. Kelak perbezaan ini turut mewarnai munculnya paksi-paksi dalam praktik Islam. terutama dalam soal pandangan yang bersifat publik. Hanya satu setengah abad kemudian. dan turut memberikan warna terhadap sejarah perkembangan Tasawuf itu sendiri. Seluruh ummat Islam pada masa Rasulullah saw. Bahkan di zaman Nabi kata Sufi. Lebih jauh tentang kajian sejarah berpendapat doktrin keagamaan antara masa Makkah dan Madinah ini. sepeninggal beliau. berada di Makkah.ummat manusia. baik dari segi pemahaman keagamaan mahupun ritual keagamaan. yang disebut dengan Al-Ihsan. walaupun. selebihnya justru elemen-elemen fundamental akan muncul sebagai landasan pandangannya. kelak akan muncul sejumlah istilah atau terminologi dalam ilmu-ilmu Islam sebagai pendekatan lain dari pemahaman amaliyah Islam itu sendiri. sumber-sumber tersebut dibuat telah seputar dunia esoteris. kata Syari at. Semata. lebih banyak pendapat ketika Rasulullah Muhammad saw. Istilah-istilah yang menjadi terminologi dalam Tasawuf. baru ketika hijrah ke Madinah sejumlah doktrin tentang amaliyah yang kelak disebut dengan doktrin Syari at diturunkan. apalagi muncul suatu kontradiksi . sama sekali tidak memunculkan potensi-potensi konflik. adalah sekaligus para pelaku Syari at. dalam kerangka memudahkan praktik ke-Islaman yang sebenarnya. dalam hariannya. yang beriringan dengan dinamika sejarah Teologi dan mazhab-mazhab fiqih. kerana para Sahabat dan Tabi in. Untuk melihat sejarah Tasawuf. iaitu mengenai Khilafah paska Rasulullah saw. menjadi rujukan utama setiap masalah. kedua sumber agama itu tetap bersifat universal dan sejarah. sementara Rasul Muhammad saw. juga tidak pernah terekam. baik ketika di Makkah mahupun di Madinah. Tetapi perbezaan mulai muncul. Pada zaman Nabi saw.

Namun Said Aqil cenderung berpihak pada Abu Abdillah (Abu Musa) Jabir bin Hayyan bin Abdillah al-Kufi al-Azdy (w. hanya kerana beralasan bahawa Tasawuf tidak ada dalam Al-Qur an. maka apabila engkau tidak melihatNya sesungguhnya Dia melihatmu. tradisi akademi Tasawuf nantinya melahirkan produk-produk penafsiran esoterik atau metafisik. semisal Ahmad. orang kedua). kelak disebut dengan Thariqat Mu tabarah menunjukkan bahawa tradisi Sufistik sudah berlangsung sejak zaman Rasulullah saw. Ketiga kata ganti tersebut boleh melekat pada satu orang. (H. Hanya saja tradisi tersebut tidak terpublikasi secara massif mengingat dunia esoteris adalah dunia spesifik. Seakan-akan melihat Allah dan Allah melihatnya. Jadi tidak ada alasan sama sekali untuk menolak Tasawuf. adalah puncak dari prestasi moral seorang hamba Allah disaat sang hamba berhubungan denganNya. jika ia tidak ada ditempat maka ia disebut dengan Dia. ketika itu dengan sahabat dan Allah swt. Huwa. Padahal seluruh kandungan Al-Qur an tersebut mengandung dua hal: zahir dan batin. Anta. maka Anda menyebutnya Anta. iaitu amaliyah batin yang kekal membangunkan suatu akademi esoteris yang luar biasa. kebanyakan rujukan menyebutkan muncul dari Ma rif al-Karkhy (w.Hendaknya engkau menyembah kepada Allah seaakan-akan engkau melihatNya. setelah Ahmad meninggal dunia? Jabir menyimpulkan bahawa semua dlomir yang yang disandang itu kembali kepada Yang berhak mempunyai Ana. iaitu Allah swt. Kesadaran Jabir bin Hayyan memasuki dunia Sufi bermula dari aksioma Dhomir (kata ganti): Ana (aku. orang pertama). Aljabar. Prof. Baru . memunculkan tradisi agung dalam Islam. sementara ketika ia ada di hadapan Anda. ternyata seluruh kandungan Al-Qu ran juga mengandung dimensi batin yang sangat unik. Jabir justru memasuki dunia Sufi dengan segala penemuannya. Ketika ia menyebut dirinya pasti menggunakan kata ganti Ana.r. Lalau kemana larinya Ana. Doktrin-doktrin Zikir dan pelaksanaannya yang dilakukan melalui Baiat pada Rasulullah saw. dalam praktiknya. 200). Proses-proses berhubungan itulah yang kemudian diatur dalam praktik Tasawuf. Kerana dalam setiap tradisi Thariqat Tasawuf yang memiliki sanad sampai kepada Rasulullah saw. Huwa (dia. Dr. terhadap khazanah Al-Qur an dan Sunnah Nabi. Anta dan Huwa. Selain Al-Qur an secara khusus punya penekanan terhadap soal-soal Tasawuf. Jabir bin Hayyan inilah yag pertama kali mendapat gelar sebagai Sufi. 161 H. Bukhari) Istilah Al-Ihsan tersebut. menggambarkan hubungan-hubungan saikologi antara Rasul saw. Di lain pihak. orang ketiga) dan Anta (kamu.) salah satu murid dari Ja far ash-Shadiq yang terkenal dengan temuannya. Said Aqiel Siradj mencatat bahawa istilah Tasawuf. kerana sebagai seorang ilmuwan matematik dan kimia. Baru pada abad ketiga hijriyah dinamika tasawuf baru pada taraf Tasawuf Sunni (akhlaqy). dimana tidak semua khalayak menerimanya. syari at dan hakikat.

Sary as-Saqathy. Tarikhus Shufiyah. 341 H) yang sering dibuat rujukan utama oleh Abu Nu aim dalam Hilyatul Auliya . Generasi Kedua : . Al-Harits al-Muhasiby. berjumlah 100 tokoh Sufi. bahkan dengan sejumlah landasan Al-Qur an dan as-Sunnah. Syaqiq al-Balkhy. beberapa kitab tentang sejarah dan biografi para Sufi. Bisyr Al-Hafy. Ahmad bin Ashim al-Anthaky. Generasi pertama sampai generasi kelima. disusul Muhammad bin Abu Bakr Ibrahim bin Abi Ya kub Ishak al-Aththar (w. 412 H) dalam kitabnya Thabaqatus Shufiyah. Sebelumnya Ulama dan Sufi besar ini menulis buku yang cukup bagus pula. yang populer dengan Abu Bakr an-Naysabury (W. masing-masing generasi terdiri 20 tokoh: Generasi pertama : Al-Fudhail bin Iyadh. Ahmad bin Hadhrawiyah. Antara lain: Thabaqatun Nusaak. Ma ruf Al-Karkhy. tulisan Muhammad bin Dawud bin Sulaiman. 342 H. berkembang Tasawuf Falsafi sebagaimana digaungkan oleh Abu Yazid alBistamy (w. dan masuk dalam katergori sabda Rasulullah saw: Sebaik-baik ummat manusia adalah generasi abadku. merinci sejumlah nama besar dari seluruh masa itu. Abu Hafsh anNaysabury. karya Ahmad bin Muhammad bin Zakaria an-Nasawy az-Zahid (W. walaupun tidak sekomprehensif As-Sulamy. Kitab Thabaqatus Shufiyah tersebut sangat berperan besar dalam menyatukan visi besar kaum Shui.).309) masing-masing dengan teori Al-fana dan Anal Haq. Abu Sulaiman ad-Darany. Abdullah bin Khubaiq al-Anthaky dan Abu Turab an-Nakhsyaby.kemudian menurut Said Aqil. dalam sabdanya: Ummatku senantiasa ada empat puluh orang. Dua abad berikutnya muncullah as-Suhrawardi al-Maqtul dengan pandangan Isyraqynya. Dzun Nuun al-Mishry. Yahya bin Mu adz ar-Razy. memperkenalkan teori AlIttihad. Manshur bin Ammar. Abu Yazid al-Bisthamy. Ibrahim bin Adham. Bukhari) Generasi inilah yang juga pernah diprediksi oleh Rasulullah saw. dengan lima generasi. lalu generasi abad berikutnya (H. manakala ada suatu perkara datang. membagi generasi Sufi menjadi lima masa hingga peridodenya.r. 621 H). yang meletakkan dasar-dasar utama Sufi. mereka diserahi. As-Sulamy dalam Thabaqat. Hampir boleh diskatakan bahawa puncak prestasi dari Tasawuf falsafy itu pada Ibnu Araby. berperilaku dengan budi pekeri Ibrahim Al-Khalil Alaihissalam. Hamdun al-Qashshar. karya Abu Sa id Ibnul A raby (W. Ahmad bin Abil Hawary. disusul Abu Mansur Al-Hallaj (w.261H. Sebelumnya para Ulama Shufi juga menulis. mengingat ucapan-ucapan para tokoh Shufi dikutip di sana. Abdurrahman as-Sulamy (W. kemudian generasi abad yang berikutnya. Akhbarush-Shufiyah waz-Zuhad. Generasi ini menurut As-Sulamy adalah generasi terbaik. Hatim al-Asham. 396 H).) Tarikhush-Shufiyah .

Abu Abdullah Muhammad bin Abdul Khaliq ad-Dinawary. Abul Husayn an-Nuury. Abu Abdullah arRudzbary. Samnun bin Hamzah al-Muhibb. Abu Ishaq Ibrahim al-Khawash. Abu Ali Ats-Tsaqafy. Abu Bakr Al-Wasithy. Abu Muhammad al-Murtaisy. Abul Abbas bin Masruq ath-Thusy. Abul Hasan Ali bin Ibrahim al-Hushry. dan Sultanul Auliya Syeikh Abul Hasan. Ruwaim bin Ahmad al-Baghdady. Amr bin Utsman al-Makky. Abu Abdullah Muhammad bin Khafif. Dari seluruh tokoh sufi di atas. Mudzaffar al-Qurmisainy. Ja far bin Muhammad al-Khuldy. Berikutnya Thariqat melibatkan komunitas sufistik yang tergabung dalam cara tersebut. Abu Ishaq Ibrahim ibnul Maulid. Khairun Nasaj. Abul Husayn bin Banan. Abul Khair al-Aqtha at-Tinaty. Abu Abdullah ibnul Jalla . Abu Bakr al-Warraq. Abul Hasan al-Muzayyin. Abul Abbas Ahmad bin Muhammad ad-Dainury. Abu Hamzah al-Khurasany. Sahl bin Abdullah at-Tustary. Abu Bakr Muhammad bin Ahmad asy-Syabahy. Muhammad bin Alyan an-Nasawy. Al-Husayn bin Mashur al-Hallaj. Abu Bakr bin Abi Sa dan. Ali bin Sahl alAsbahany. Mahfud bin Mahmud an-Naisabury. Abu Bakr bin Yazdaniyar. Thahir al-Muqaddasy. Muhammad bin Fadhl alBalkhy. Mumsyadz ad-Dinawary. Abu Bakr al-Kattany. Abu Ya qub anNahrajury. Abu Utsman Said bin Salam al-Maghriby. Abu Muhammad Abdullah bin Muhammad ar-Rasy. Abu Bakr bin Hamid At-Turmudzy. Syah al-Kirmany. Abul Abbas bin Atha al-Adamy. Bundar ibnul Husayn as-Syirazy. Abul Husayn bin as-Shaigh ad-Dainury. kemudian Syeikh Abdul Qadir al-Jilany. Abul Hasan Ali bin Ahmad Al-Busyanjy. Abu Abdullah al-Maghriby. Semula arti Thariqat itu sendiri adalah metode atau sistem. Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad al-Muqry dan Abul Qasim Ja far bin Ahmad al-Muqri . Abdullah bin Muhammad al-Kharraz ar-Razy. Abul Hasan Ali bin Bundar ash-Shairafy. Setelah masa As-Sulamy muncul beberapa Sufi seperti Abul Qasim al-Qusyairy. Abul Qasim Ibrahim bin Muhammad anNashruabadzy. Abu Ali ar-Rudzbary. Abu Abdullah As-Sijzy. Abu Sa id al-Kharraz. Abu Ja far bin Sinan.Asyadzily. Bunan bin Muhammad al-Jamal. Muhammad bin Ali at-Turmudzy. melahirkan banyak mazhab Tasawuf yang kelak muncul dalam cara-cara Thariqat. Abu Hamzah al-Baghdady al-Bazzaz. Abul Abbas al-Qasim asSayyary. keduanya putra Abul Ward. Abu Amr ad-Dimasyqy. Ibrahim al-Qashshar. Abu Abdullah bin Salim al-Bashry. sehingga menjadi semacam organisasi spiritual . Abu Bakr Muhammad bin Ahmad al-Farra . Abu Amr Ismail bin Nujaid. Abu Abdullah ash-Shubaihy. Abu Amr az-Zujajy. Abu Utsman al-Hiry an-Naysabury. Abu Bakr Muhammad bin Dawud ad-Duqqy. Ibul Araby. Abul Husayn al-Warraq an-Naisabury. Abu Muhammad Abdullah bin Muhammad asySya any. Abu Abdullah at-Targhundy. Generasi Kelima : Abu Sa id ibnul A raby.Abul Qasim al-Junaid. Abu Ali az-Juzajany. Abu Ali ibnul Katib. Abdullah bin Muhammad bin Manazil. Yusuf bin ibnul Husain ar-Razy. Abu Bakr ath-Thimistany. Abu Bakr bin Thohir alAbhury. Generasi Ketiga : Abu Muhammad al-Jurairy. disusul prestasi puncak pada Abu Hamid Al-Ghazali ( yang bergelar Hujjatul Islam). Muhammad dan Ahmad. Generasi Keempat : Abu Bakr asy-Syibly.

sebagian resah. menjauhkan diri dari kehidupan sosial. pecah dalam bermacam-macam golongan. para sahabat. Husein Bin Ali. berkhalwat. Mereka inilah yang kemudian disebut Zahid. * Karbala . sehingga banyak terjadi dekadensi moral. Share this post http://jalansufi. masing-masing golongan menganggap sesamanya sebagai kafir. tabiin mengalami ketakutan.Pembunuhan atas putranya Ali bin Abi Thalib. diantaranya memilih hidup zuhud. menjaduhkan diri dari pengaruh lingkungan yang telah tercemar dengan fitnah dan maksiat. Keadaan diatas menunjukkan kacaunya masa umat Islam pada era saat itu.com/sejarah-sufi Sejarah Tasawuf Berikut ini saya coba gambarkan dari dimensi waktunya sehingga kita memahami bagaimana rentang waktu antara satu kejadian lahirnya tasawuf dengan lahirnya tarekat cukup lama : Pertengahan Abad ke 1 H: Khalifah Usman Bin Affan gugur dibunuh oleh umat muslim sendiri. dengan cara mengajar dan melatih syariat Islam dan mencoba meresapkannya ke dalam lubuk sanubari melalui jalan ³tarekat´ yang selanjutnya tarekat menjadi semacam perkumpulan amal yang dipimpin oleh seorang mursyid atau guru atau Syaikh dalam sebuah ribath atau zawiyah (pondokan). berzikir dan berpuasa untuk memelihara kebersihan hati. saat Baghdad makmur. . Para ulama berusaha mengembalikan moral kepada moral Islami.com/jalan-sufi-Islam-Sufi-jalansufi.Islam. kapan timbulnya tarekat ? Latar belakang lahirnya tarekat (thariqah) pada abad 3 dan 4 H. pada saat itu kehidupan dunia lebih mencolok dari kehidupan ukhrowi. Sejarah Tarekat Lalu. Efeknya. * Perang Jamal .Peperangan Ali VS Aisyah * Perang Shiffin ± Peperangan Ali VS Muawiyah * Perang Nahrawan ± Peperangan Khalifah Ali VS Golongan Khawarij (Ali gugur ditikam Abdurahman di Masjid Kuffah (17 Ramadhan 40 H)).

yang berbeda hanya masalah praktek. berlaku zuhud. merupakan pendahuluan tasawuf falsafi dengan membuat kedalaman analisis. ini awal kaum muktazilah awal. pembahasannya : Fana fi Al Mahbub. Diantaranya : Saad bin Malik. Bibit tasawuf mulai muncul. sehingga perbedaan gaya dan metode yang dibuat oleh sang guru agar pendidikannya itu efektif. Tasawuf bercorak ke fanaan. Namun dalam kenyataannya mereka memiliki tujuan yang sama.Selanjutnya abad 6 dan 7 H (Masehi abad 12 dan 13) jaringan tarekat meluas keseluruh penjuru dunia Islam. Dari gambaran waktu sejarah itu ada jeda sekitar 150 tahunan. Ittihad bi Al Mahbub. Rabi'ah Al Dawiyah (wafat 185 H) terkenal dengan ajaran cintanya terhadap Tuhan. Ana Al Haq. dzikr dan hisib. yang berbeda adalah sarana prakteknya. hulul (Al Hallaj zaman ini juga). Mari kita coba urai kejadian apa saja selama 150 tahun itu : Sebenarnya ini juga sulit mengurainya. memiliki corak berbeda sekali dengan tasawuf sebelumnya. ini merupakan cikal bakal filosof abad ke 3 dan 4. Hasan Bashri (wafat 110 H) ajarannya khauf. . tasawuf amali) maka untuk kemudahan bicara kita asumsikan hanya satu tasawuf secara umum saja : Berikut adalah kejadian-kejadian penting yang perlu diketahui : y y Abad 1 H. wirid. seperti pakaian. Hidup dijaman ini Abu Yazid Al Bustami (261 H). walaupun penyebabnya berbeda Abad 3 dan 4 H. dibuat garis-garis besar tharikat. tasawuf suni. tasawuf falsafi. dari awal kelahiran tasawuf dibandingkan dengan awal tharekat berdiri. Mereka yang memisahkan diri enggan berperang dengan Sayidina Ali. memperbaharui kerohanian muslim. bertemu Tuhan (liqo). Abdullah bin Umar. musyahadah (melihat Tuhan). karena masing corak dan sejarahnya tasawuf itu berbeda antara satu dengan lainnya ( tasawuf akhlaqi. mempertebal takut kepada Tuhan. y y y y Abad 1 H. Sepintas mirip sekolah yang bertujuan sama dalam hal tujuan pendidikan rohani. Nama-namanya berbeda sesuai dengan pendirinya. mereka berkata ³Tidak sah memerangi Ali dan berperang bersamanya´. mencela dunia. Pembaiatan Hasan Bin Ali membaiat Muawiyah sebagai khalifah. jalan ibadah sudah mulai disusun. mereka adalah awal kaum muktazilah. para sahabat Sayidina Ali memisahkan diri . Abad 2. yang menjurus kepada persatuan hamba dengan Khaliq. tasawuf tidak jauh berbeda corak kezuhudannya. masa pembentukan. Usamah Ibn Zaid dll.

pada kenyataannya bahwa hampir semua tarekat mu'tabarah mencantumkan Imam Ali dalam silsilah nya? Tarekat Mu'tabarah adalah tarekat yang dianggap benar atau yang masih mendapat hitungan baik karena ajarannya bernara sumber pada Al Quran dan Sunah Rasul. disinilah awal muawal Sunni Syiah bersatu didalam silsilah Ali. manusia sempurna (Insan Kamil) dan latihan teratur (Riyadhah) Junaid Al Baghdadi mulai meletakkan dasar-dasar ajaran tasawuf dan Thariqah.y y Akhir abad ke 3. saya membahas abad pertengahan.com/search/label/Sejarah%20Perkembangan%20Tasawuf . Timbul pertanyaan terakhir. Disini letak perbincangan kita berada. Membuatnya tidaklah klop pembahasan dan tidak satu bahasa. dan Abu Bakar. memiliki sambungan sanad dengan ajaran Ali bin Abi Thalib. sehingga dia dinamakan Syaikh Ath Thaifah (ketua rombongan suci).blogspot. Wahdat al Syuhud (kesatuan saksi). murid. mulai pembahasan wahdat Al Wujud. http://tasawufislam. karena hanya ke dua sahabat itu sajalah yang mendapatkan ilmu secara khusus (talkin) langsung dari Nabi Muhammad yang mendapatkan ilmunya langsung dari Malaikat Jibril dan Allah SWT. Silsilah Imam Ali bisa anda lihat pada Pembaiatan Hasan Bin Ali membaiat Muawiyah sebagai khalifah. Mungkin itu kira-kira jawabnya. Wallahu A'lam Bissawab. anda membahas di sini (abad 3-4). Keindahan dan kesempurnaan Tuhan (Jamal wa Kamal). mursyid. cara belajar mengajar tasawuf (Ini era 3-4 H). berhubungan dengan Tuhan (ittishal).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful