P. 1
sistem_mikroprosesor

sistem_mikroprosesor

|Views: 1,349|Likes:
Published by 291283

More info:

Published by: 291283 on Jan 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2015

pdf

text

original

Sections

  • KEGIATAN BELAJAR 1
  • Sistem Mikroprosesor
  • Sistem Bus
  • Perkembangan Mikroprosesor
  • Clock
  • Pengendalian Sistem Mikroprosesor
  • Lembar Latihan
  • KEGIATAN BELAJAR 2
  • Lembar Informasi
  • Arsitektur Mikroprosesor
  • Kemasan Mikroprosesor
  • Feature Kasus pada Zilog Z-80 CPU
  • KEGIATAN BELAJAR 3
  • Memori
  • Random Access Memory
  • Operasi Penulisan dan Pembacaan
  • KEGIATAN BELAJAR 4
  • I/O PARALEL
  • Z-80 PIO (Programmable Input Output)
  • 1. Kelompok Bus Data
  • 2. Kelompok Kontrol
  • 3. Kelompok Interrupt
  • 4. Kelompok Status Kontrol Port
  • PPI 8255
  • Penyusunan dan Pengiriman Control Word
  • I/O SERIAL
  • I/O Serial Perangkat Lunak
  • I/O Serial Perangkat Keras
  • Motorolla 6850 ACIA
  • Intel 8251 USART
  • METODE PENGENDALIAN I/O
  • Metode Polling
  • Metode Interupsi
  • Akses Memori Langsung
  • KEGIATAN BELAJAR 5
  • Perakitan Mikroprosesor
  • Arsitektur Sistem
  • Peta Memori
  • Pemilihan Chip / Komponen
  • Pembufferan Bus
  • Menghubungkan Memori dan I/O
  • Lembar Kerja
  • Alat dan Bahan
  • Kesehatan dan Keselamatan Kerja
  • Langkah Kerja
  • LEMBAR EVALUASI
  • A. Pertanyaan
  • B. Kriteria Kelulusan
  • (1-10) Bobot Nilai Keterangan
  • LEMBAR KUNCI JAWABAN
  • Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 1
  • Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 2
  • Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 3
  • Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 4
  • Lembar Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 5
  • Kunci Jawaban Lembar Evaluasi
  • DAFTAR PUSTAKA

KEGIATAN BELAJAR 1

DASAR SISTEM MIKROPROSESOR
Sistem Mikroprosesor Sistem Mikroprosesor dapat dipahami dari dua kata pembangunnya yaitu : • • Sistem adalah gabungan dari beberapa elemen atau komponen yang membangun suatu fungsi tertentu. Mikroprosesor adalah sebuah komponen rangkaian terintegrasi (IC) mikroelektronika dalam paduan skala yang sangat besar yang di disain bekerja sebagai pusat pengolah data digital yang lebih dikenal dengan sebutan Central Processing Unit (CPU). Jadi Sistem Mikroprosesor adalah gabungan dari beberapa komponen dalam hal ini Memory Unit, Input, Output Unit, dan CPU yang bekerja sebagai pengolah data elektronik digital. Sebuah mikroprosesor agar dapat berfungsi memerlukan sebuah sistem yang disebut sistem mikroprosesor.

Gambar 1. Sebuah IC dan Sistem Mikroprosesor Komponen utama sebuah sistem mikroprosesor tersusun dari lima unit pokok : unit mikroprosesor atau Microprocessor Unit ( MPU) atau

1

CPU, unit memori baca atau Read Only Memory (ROM), unit memori baca tulis atau Read Write Memory (RWM), unit masukan keluaran terprogram atau Programmable Input Output(PIO) dan unit detak/Clock.

Gambar 2. Blok Diagram Sistem Mikroprosesor MPU adalah sebuah CPU yang tersusun dari tiga bagian pokok yaitu : • • • Control Unit (CU) Arithmetic Logic Unit (ALU) Register Unit (RU)

Sebagai CPU, MPU bekerja dan melakukan fungsi dasar yaitu fungsi logika dan aritmetika. Fungsi logika antara lain fungsi AND, OR, XOR, CPL, dan NEG. Sedangkan fungsi Aritmetika antara lain : ADD, SUB, ADC, SBC, INC, dan DEC. Disamping fungsi pengolahan aritmetika dan logika MPU juga melakukan fungsi pengalihan data dengan menggunakan perintah MOV, atau LOAD, EXCHANGE, PUSH, dan POP. Untuk menyimpan program dan data yang digunakan pada sistem mikroprosesor harus dilengkapi dengan Memori. Jadi memori mutlak diperlukan dalam sistem mikroprosesor. Tanpa ada memori sistem mikroprosesor tidak dapat bekerja terutama memori program dalam ROM. I/O unit dipersiapkan untuk menghubungkan MPU dengan alat-alat input-output luar seperti keyboard. Monitor, Printer, Mouse, dan sebagainya. 2

Sistem Bus Mikroprosesor berkomunikasi dengan unit memori, unit I/O menggunakan saluran yang disebut dengan BUSS. Setiap mikroprosesor dilengkapi dengan tiga bus sebagai berikut: Tabel1. Sistem Bus Nama Buss Bus Data Bus Alamat Bus Kendali Sifat Dua arah Satu arah Satu arah Arah Data dari CPU Masuk dan Keluar Keluar Masuk dan Keluar Jumlah Saluran 8 bit 16 bit 10 – 12 bit

Alih data diantara MPU dengan komponen luar berlangsung pada Bus Data. Mikroprosesor standar memiliki saluran bus data 8 bit dua arah artinya alih data atau informasi berlangsung pada 8 saluran paralel dari MPU ke unit lain diluar MPU atau dari unit lain di luar ke MPU. Untuk menetapkan kemana data itu dikirim atau dari mana data itu diambil digunakan bus alamat. Bus alamat bertugas menetapkan dan memilih satu lokasi memori atau satu lokasi I/O yang hendak diakses. Bus Kendali adalah seperangkat bit pengendali yang berfungsi mengatur: (1) Penyerempakan memori, (2) Penyerempakan I/O, (3) Penjadualan MPU, Interupsi, DMA , (4) Pembentuk clock, dan reset.

Gambar 3. Blok Diagram Sistem Bus

3

Perkembangan Mikroprosesor Mikroprosesor sebagai komponen utama dalam sistem mikroprosesor dapat dikelompokkan menurut : (a) Teknologi yang digunakan ; (b) Jumlah Bit Data ; (c) Kemampuan atau Karakteristik Mikroprosesor. Tabel 2 menunjukkan pengelompokan perkembangan mikroprosesor. Tabel 2. Pengelompokan Mikroprosesor

4

Disamping teknologi PMOS (Metal-Oxide Semiconductor kanal P) dan teknologi NMOS (Metal-Oxide Semiconductor kanal N) yang paling banyak digunakan sebagai teknologi pembuatan mikroprosesor masih ada teknologi lain yaitu : • • • • • Teknologi CMOS (Complementary Metal-Oxide Semiconductor ) Teknologi CMOS-SOS (teknologi CMOS menggunakan subtrat Sphir- Silicon – On – Sapphire) Teknologi bipolar jenis ECL (Emitter – Coupled – Logic) Teknologi Bipolar jenis Schottky Teknologi Bipolar jenis I2L (Integrated – Injection – Logic)

Mengingat makin banyaknya macam dan jenis mikroprosesor yang ada sampai saat ini, maka sebagai pemakai kita perlu menentukan macam komponen yang paling sesuai dengan keperluan kita. Dalam memilih komponen mikroprosesor beberapa hal pertimbangan perlu dikaji misalnya: • • Pertimbangan Sistem meliputi karakteristik sistem, jumlah supplier, harga, dan ketersediaan. Pertimbangan hardware meliputi jumlah bit data, macam, kemampuan dan waktu instruksi dan macam bahasa.

Clock Merupakan bagian dari sistem mikroprosesor yang mengatur denyut kerja MPU. Sehingga frekuensi clock berkaitan dengan kecepatan kerja komputer. Beberapa jenis MPU ada yang menggunakan detak sistem tunggal dan ada juga sistem ganda (dua fase). Detak dapat dibangkitkan menggunakan sistem diskrit atau IC khusus. Intel memperkenalkan IC 8224 untuk penggerak detak..

Pengendalian Sistem Mikroprosesor MPU dalam suatu sistem mikroprosesor dalam fungsinya sebagai pengendali sistem bekerja sebagai : 5

Pada sistem sinkron tidak diperlukan adanya pembangkitan sinyal pengakuan. Dalam operasi “baca” suatu status sinyal “siap’ (ready) akan menunjukkan tersedianya data. Pembangkitan sinyal pengakuan ini menggunakan sistem tak serempak (Asinkron).• • • Pengendali sistem Pengendali bus/saluran Dikendalikan oleh alat luar. Jumlah saluran bus pengendali lebih banyak Memungkinkan penggunaan piranti berkecepatan berbeda dalam satu sistem yang sama. digambarkan ekivalensi sinyal-sinyal kendali beberapa jenis mikroprosesor. Digunakan prosedur jabat tangan. Pada Tabel 3. Pada sistem asinkron tercirikan adanya : 6 . Ciri dari sistem sinkron adalah : • • • • • Kecepatan yang lebih tinggi Jumlah saluran bus pengendali lebih sedikit Pembatasan kecepatan pada alat-alat I/O. Sinyal Kendali Mikroprosesor Penyerempakan memori dan penyerempakan I/O pada pokoknya analogis. Tabel 3. Pada beberapa alat I/O dibangkitkan suatu sinyal “pengakuan” (ackowledge) untuk memberitahukan penerimaan data. Kemudian data dialihkan ke bus data.

Sebutkan susunan dari CPU ! 7 . Tuliskan nama bagian-bagian dari diagram blok di bawah ini : 2.Lembar Latihan 1.

dan I/O sebagai komponen utama dan rangkaian Clock. ROM. Internal hardware design berkaitan dengan masalah-masalah Jenis. yang disebut juga dengan istilah Architecture.KEGIATAN BELAJAR 2 UNIT MIKROPROSESOR Lembar Informasi Arsitektur Mikroprosesor Gambaran atau features dari sebuah mikroprosesor dapat dipelajari dengan baik melalui pemahaman dan pengkajian Internal Hardware Design. dan Ukuran Register serta komponen lainnya . dan lain-lain sebagai komponen pendukung diperlukan pemahaman sistem bus yang dimiliki oleh setiap mikroprosesor. Ada tiga jenis arsitektur mikroprosesor : • • • Arsitektur I/O terisolasi Arsitektur I/O terpetakan dalam Memori Arsitektur Harvard 1. Tidak ada register lain selain akumulator 8 . Sedangkan untuk dapat menginstalasikan sebuah mikroprosesor dengan komponen lainnya seperti RAM. Jumlah. Metode I/O terisolasi menggunakan akumulator pada CPU untuk menerima informasi dari I/O atau mengeluarkan informasi ke bus I/O selama operasi input output. Buffer. Reset. Arsitektur I/O Terisolasi Mikroprosesor dengan arsitektur I/O terisolasi menggunakan disain pengalamatan atau pemetaan I/O terpisah atau terisolasi dengan pengalamatan atau pemetaan memori. Pengalamatan I/O menggunakan sebagian dari jumlah saluran alamat (address buss) sedangkan pengalamatan memori menggunakan semua saluran alamat (address buss).

I/O yang terpetakan dalam memori menunjukkan penggunaan instruksi tipe memori untuk mengaksesalat-alat I/O. Informasi/data yang ada pada akumulator harus dialihkan pada suatu lokasi penyimpanan sementara sebelum ada operasi I/O berikutnya. Konsep ini memiliki pengaruh penting pada program komputer yaitu : • • Instruksi yang digunakan hanya dua kode operasi yaitu IN dan OUT. Kerugian metode I/O terisolasi : Lebih banyak menggunakan penyemat pengendalian pada mikroprosesornya. Arsitektur I/O Terpetakan dalam Memori Mikroprosesor dengan arsitektur I/O terpetakan dalam memori menyatukan sel-sel I/O dalam pengalamatan yang bersama dengan sel-sel memori.yang terpakai untuk akses I/O. Metode I/O terisolasi disebut juga dengan I/O akumulator. Mikroprosesor buatan Intel dan mikroprosesor buatan Zilog menggunakan arsitektur I/O terisolasi.. Alamat atau lokasi memori untuk rangkaian memori bukan untuk operasi I/O. Keuntungan metode I/O terisolasi : • Komputer dapat mengalihkan informasi/data ke atau dari CPU tanpa menggunakan memori. I/O yang dipetakan dalam memori memungkinkan CPU menggunakan instruksi yang sama untuk alih memori seperti yang 9 . • Perlu ada tambahan instruksi pada program pengalihan data/informasi pada akumulator. 2. • Lokasi memori tidak terkurangi oleh sel-sel I/O Instruksi I/O lebih pendek sehingga dapat dengan mudah dibedakan dari instruksi memori. • Pengalamatan I/O menjadi lebih pendek dan perangkat keras untuk pengkodean alamat lebih sederhana.

Keuntungan sistem ini adalah instruksi yang dipakai untuk pembacaan dan penulisan memori dapat digunakan untuk memasukkan dan mengeluarkan data pada I/O. jumlah Harvard ditinjau menguntungkan. 3. Ketiga instruksi I/O yang dipetakan dalam memori lebih lama dari instruksi I/O terisolasi. Arsitektur Harvard Arsitektur Harvard menggunakan disain yang hampir sama dengan arsitektur I/O terisolasi. Kerugiannya pertama tiap satu pintu I/O mengurangi satu lokasi memori yang tersedia. Sebuah pintu I/O diperlakukan seperti sebuah lokasi memori. 10 . Kemasan Mikroprosesor Ada empat jenis bentuk kemasan mikroprosesor : • • • • PDIP : Pastic Dual Inline Package PLCC : Plastic J-Lieded Chip Carrier TQFP : Plastic Gull Wing Quad Flat Package SOIC : Plastic Gull-wing Small Outline. Perbedaannya pada arsitektur harvard antara memori program dan memori data dipisahkan atau diisolasi. Pemisahan menggunakan arsitektur antara perintah dari memori program dan memori memori data lebih akses memori kemampuan yang berbeda. Kedua alamat lokasi I/O memerlukan 16 bit saluran.digunakan untuk alih I/O.

2 buah register 8 bit fungsi khusus. buah register 8 bit sebagai register alternatif. • • • Frekuensi Clock 2.5 MHz . 148 instruksi. 8 buah register 8 bit sebagai regiter utama. 4 buah register 16 bit.Feature Kasus pada Zilog Z-80 CPU Gambar 4. Susunan dan Konfigurasi Pin Z-80 CPU Keterangan Gambar 4.4 Mhz Komsumsi Daya : Aktif 150 mA Kemasan PDIP 11 . Pengalamatan I/O 256 byte. adalah sebagai berikut : • • • • Mikroprosesor 8 bit dengan arsitektur I/O terisolasi 16 bit address bus dengan kemampuan : pengalamatan memori 64 Kbyte.

• • • • IORQ* (Input Output Request =pesan Input Output) Keluaran aktif rendah pada waktu saluran alamat A0 s/d A7 berisi alamat I/O.Kendali CPU menjalankan fungsi-fungsi sebagai berikut : • M1* (Machin Cycle One = satu siklus mesin) merupakan pin keluaran aktif rendah jika CPU sedang mengambil sandi operasi instruksi dari memori. RFSH* (Refresh = Penyegaran) Keluaran aktif rendah jika CPU mengeluarkan mekanik. • RESET* Masukan dibuat aktif rendah oleh alat luar untuk membuat CPU ada dalam keadaan awal. • MREQ* (Memori Request = pesan memori) merupakan pin Keluaran aktif rendah pada waktu saluran alamat berisi alamat memori. dan data bus mengarah masuk. Pada saat ini bus alamat berisi alamat memori seperti data yang ada pada register PC. alamat memori untuk menyegarkan memori 12 . RD* (Read = Baca) Keluaran aktif rendah pada waktu CPU melakukan operasi baca/memasukkan data. • • • • HALT* Keluaran aktif rendah pada saat CPU melaksanakan instruksi halt/berhenti. WAIT* Masukan dibuat aktif rendah oleh alat luar yang menyela kerja CPU. WR* (Write = Tulis) Keluaran aktif rendah pada waktu CPU melakukan operasi tulis/mengeluarkan data. INT* (Interrupt = interupsi) Masukan aktif rendah jika ada luar yang meminta layanan interupsi NMI* (Non Mascable Interrupt = interupsi yang tidak bisa dihalang) Masukan aktif rendah jika ada selaan yang yang tak dapat dihalangi.

PLCC. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kemasan PDIP. Z-80 CPU dalam menggendalikan sistem menggunakan enam pin kendali dan empat diantaranya digunakan untuk berkomunikasi dengan Memori dan I/O. SOIC ! 13 . Cara berkomunikasinya menggunakan status bit seperti tabel berikut : Tabel 4. Operasi Komunikasi Memori Lembar Latihan 1.• • BUSRQ* (Buss Request = pesan bus) Sinyal masukan yang dibuat aktif rendah jika ada alat luar yang meminjam bus sistem. BUSAK* (Bus Akcnowledge) Keluaran aktif rendah yang menandakana CPU mengijinkan peminjaman bus sistem. Sebutkan tiga jenis arsitektur mikroprosesor ! 2.TQFP.

Memori jenis ini menyediakan layanan akses secara seri. Read Only Memory (ROM) yaitu memori yang hanya bisa dibaca. Kemudian ditinjau dari jenisnya. Random Access Memory (RAM) Memori yang bisa diakses secara acak. Dalam hal ini memori adalah rangkaian elektronik yang dapat menyimpan dan memberikan/menyajikan kembali data atau informasi. memori elektronik ada : 1. Memoy jenis ini digunakan untuk menyimpan program atau data sehingga sering disebut dengan ROM BIOS yaitu jenis memori yang digunakan untuk menyimpan program basic input output. Ditinjau dari sistem akses ada dua jenis memori yaitu : 1. Memori yang tersipan pada ROM sifatnya 14 . Serial / Sequential Access Memory (SAM) Memori jenis ini ada yang memberi nama serial memori dan ada juga yang memberi sebutan sekuensial memori.KEGIATAN BELAJAR 3 UNIT MEMORI Lembar Informasi Memori Memori merupakan komponen utama yang harus ada pada setiap sistem mikroprosesor. 2. Artinya jika pada suatu waktu akses berada pada suatu lokasi alamat “n” ingin melanjutkan melakukan akses ke lokasi alamat “n+5” maka ia harus melalui akses alamat “n+ 1 sampai dengan alamat “n+4” baru masuk ke alamat “n+5”. Pita kaset audio adalah contoh memori kategori SAM. Dalam sistem digital memori adalah kumpulan dari beberapa sel yang dapat menyimpan informasi. Dalam hal ini RAM menyediakan layanan akses disembarang alamat tanpa syarat harus melewati alamat sebelumnya. Semua memori elektronik adalah RAM.

Pabrik dapat membuat ROM yang masih kosong dan dapat diprogram oleh user. 3. EEPROM tidak memilki celah jendela kaca. Erasable Programmable Read Only Memory (EPROM) Memori jenis menyempurnakan kelemahan dari PROM. Biasanya EPROM Programmer sudah berbasis komputer PC. Kelemahannya jika user ingin memperbaharui program atau data sudah tidak bisa lagi. EEPROM tidak memerlukan alat khusus untuk menghapus atau memprogram. adalah jenis memori yang menyempurnakan kekurangan EPROM yang membutuhkan alat khusus untuk memprogram dan menghapus isi memorinya. Kelemahannya ROM tidak pleksibel untuk digunakan dalam berbagai keperluan.permanen atau dalam istilah Non Volatile artinya isi memori tetap kendati sumber arus listrik tidak ada lagi. 5. 15 . 2. Ciri fisik dari EPROM ada celah jendela kaca pada bagian punggung IC. Sedangkan alat yang digunakan untuk memperogram EPROM dinamakan EPROM Programmer. 4. Programmable Read Only Memory (PROM) Memori jenis ini memperbaiki kelemahan yang ada pada ROM. ROM hanya dapat diisi atau diprogram oleh pabrik. pembuatnya. Electrical Erasable Programmable Read Only Memory (EEPROM). Alat yang digunakan untuk menghapus data pada EPROM disebut UV Eraser. Read Write Memory (RWM) jenis memori yang sifatnya volatile dimana informasinya akan hilang jika sumber arus listrik yang diberikan padam. EEPROM menggunakan pulsa listrik untuk menghapus dan memprogram. program yang sudah diisikan dapat dihapus menggunakan sinar ultra violet dan dapat diisi atau diprogram kembali.

Komunikasi diantara memori dengan alat luar menggunakan : Sejumlah n saluran data input digunakan sebagai saluran layanan penyimpanan dan pengeluaran informasi. Setiap word di dalam memori ditemukenali oleh sejumlah saluran yang disebut Address. Word adalah entitas bit yang bergerak ke dalam atau k eluar unit memori. • • • • • • Bit : Binary Digit = angka biner Byte : Susunan dari 8 angka biner (bit) Nibble : Susunan dari 4 angka biner (bit) Saluran/bus. dimana k=jumlah saluran address buss. Sejumlah saluran kmenentukan sel-sel alamat yang diakses. Alamat sebuah memori berada diantara 0 s/d 2 k – 1. Saluran alamat memilih salah satu word. Kebanyakan komputer menggunakan Word dalam kelipatan 8 bit yang disebut dengan Byte. Setiap kelompok bit disebut Word. yaitu data input output dua arah Saluran/bus alamat terpilih Saluran kendali khusus yang menentukan arah aliran /transfer data.Random Access Memory Informasi biner dalam sebuah memori disimpan dalam sejumlah kelompok bit. Satu unit memori secara khusus menyatakan jumlah word yang dapat disimpan dan jumlah bit dari tiap-tiap wordnya. Gambar 5. Komunikasi Memori dengan Alat Luar 16 .

Berikan alamat biner dari sel-sel word yang diambil pada saluran address buss. Mengapa semua jenis memori elektornika tergolong memori RAM ? Jelaskan ! 2. Aktifkan input Write Dua langkah yang harus dilakukan pada saat operasi pembacaan : 1.Operasi Penulisan dan Pembacaan RAM dapat membentuk dua operasi yaitu : • • Operasi Penulisan (Write) yaitu operasi pengalihan atau transfer data baru ke dalam sel-sel memori Operasi Pembacaan (Read) adalah operasi pengalihan atau transfer data dari sel-sel memori ke luar. 2. yang berkapasitas : • • • • • • 1 K Bit 1 K byte 2 Kbit 2 K byte 4 K byte 8 K byte. Berikan alamat biner dari sel-sel word yang dituju pada saluran address buss. 17 . Cari dan temukan jumlah address buss dan data buss dari memori 4. Tiga langkah yang harus dilakukan pada saat operasi penulisan : 1. Aktifkan input Read. 2. Berikan bit-bit data yang akan disimpan pada saluran data buss 3. Sebutkan jenis memori berdasarkan : • • Cara Akses Data Cara Simpan Data 3. Lembar Latihan 1.

Z-80 PIO memiliki kelengkapan : • • • Dua periperal port antar muka paralel 8 bit independent dengan kendali jabat tangan. Empat mode operasi o Mode 0 : Byte Output dengan jabat tangan o Mode 1 : Byte Input dengan jabat tangan o Mode 2 : Byte Bidirectional dengan jabat tangan (hanya untuk Port A) o Mode 3 : untuk Bit Control • • Logika interupsi dengan prioritas daisy chain. Semua input dan output kompatibel dengan TTL. Perkembangan mendukung perkembangan unprogrammable ke programmable sistem. Beberapa komponen I/O terprogram yang sangat populer dalam dunia sistem mikroprosesor adalah Z-80 PIO dan PPI 8255 .KEGIATAN BELAJAR 4 INPUT OUTPUT UNIT Lembar Informasi Input Output (I/O) merupakan komponen pokok dari sistem mikroprosesor. Z-80 PIO adalah salah satu chip yang diproduksi untuk pasilitas antar muka dengan Z-80 CPU. 18 . Informasi di luar CPU harus dikumpulkan dan diproses. Begitu diproses informasi berbagai telah harus alat disajikan Input dan dikirim I/O untuk dari mengendalikan mikroelektronika Output. Penggerak I/O terinterupsi. I/O PARALEL Z-80 PIO (Programmable Input Output) IC Z-80 PIO adalah IC I/O paralel terprogram yang prilakunya dapat disetel menggunakan program.

Susunan Pin IC Z-80 PIO 19 .• Susunan pin IC Z-80 PIO dilukiskan seperti Gambar 6. Gambar 6. Diagram Mode Kerja Z-80 PIO Gambar 7.

Jika C/D* = 0 register yang aktif adalah register data dan C/D* = 1 register yang aktif adalah register perintah. d. e. Dan jika M1* aktif tanpa IORQ* atau RD*. 20 . CPU melakukan pengenalan interupsi. Kelompok Kontrol a. A0 . c. IORQ* adalah sinyal Input Output Request aktif rendah bekerja pada saat CPU mentransfer perintah atau data ke Z-80 CPU. M1* adalah sinyal aktif rendah bekerja mensinkronkan kerja interrupt logic. Sebaliknya pada saat M1* dan IORQ* aktif. 2. b. Pada kondisi rendah (0) yang aktif adalah Port A. Dengan 40 pin dalam dua lajur fungsi masing-masing pin dapat dikelompokkan dalam empat kelompok : 1. B0 – B7 merupakan saluran dua arah untuk transfer data atau status dan sinyal kontrol antara I/O dan Port B. Z-80 CPU melakukan fetching sebuah instruksi ke memori. dan Port B aktif jika pin ini berkondisi tinggi (1). B/A* sel adalah pin saluran sinyal pemilih port. c. D0 – D7 adalah bus data 8 bit dua arah digunakan sebagai saluran data dan kata perintah. Z-80 PIO ada dalam keadaan reset. CE* adalah sinyal aktif rendah yang berfungsi sebagai pin pengaktif chip Z-80 PIO. f. b. Kelompok Bus Data a.A7 adalah saluran dua arah untuk transfer data atau status dan sinyal kontrol antara peralatan I/O dan Port A. READ* adalah sinyal aktif rendah yang menunjukkan CPU membaca data dari I/O.Z-80 PIO terdiri dari dua port yaitu Port A dan Port B. Masingmasing port dilengkapi dengan pena-pena jabat tangan. C/D* sel adalah pin saluran sinyal pemilih register kontrol atau register data. Pada saat M1* dan RD* aktif.

A RDY adalah sinyal ready aktif tinggi untuk Port A bekerja tergantung mode operasi sebagai berikut : • • • • Mode 0 : menunjukkan register Port A berisi data byte dan telah disiapkan pada saluran bus data untuk ditransfer ke peralatan I/O. Mode 1 : menunjukkan keadaan data telah dikirim ke register Port A oleh peralatan I/O. Mode 2 : menunjukkan keadaan data dari register Port A telah diletakkan pada bus data dan kemudian data telah diterima oleh peralatan I/O. IEI adalah sinyal Interrupt Enable Input aktif tinggi yang menunjukkan PIO siap menerima layanan interupsi. Kelompok Status Kontrol Port a. b. Mode 2 : menunjukkan keadaan register data Port A telah siap untuk diambil oleh peralatan I/O. b. • Mode 3 : tidak dimanfaatkan 21 . Kelompok Interrupt a. c.3. Data akan dikeluarkan jika ada sinyal STB*. 4. ASTB* adalah sinyal strobe Port A. Mode 1 : menunjukkan keadaan register data Port A kosong dan siap menerima data word berikutnya. IEO adalah sinyal Interrupt Enable Output aktif tinggi yang menunjukkan PIO telah melayani interupsi. INT* adalah sinyal interrupt aktif rendah yang digunakan oleh PIO untuk memintan layanan interupsi. • Mode 3 : pulsa ini secara internal ditahan oleh PIO (tidak dimanfaatkan). aktif rendah yang operasinya tergantung pada mode operasi yang dipilih. • • • Mode 0 : menunjukkan keadaan peralatan I/O telah menerima data yang dikirim oleh PIO.

menunjukkan diagram blok bagian dalam dari PPI 8255. berfungsi untuk antar muka paralel dengan perilaku dapat diatur dengan program. dan Port C. B STB* adalah sinyal masukan strobe untuk Port B aktif rendah dimana operasinya sama dengan sinyal A STB*. Data Pemilihan Register pada Z-80 PIO PPI 8255 8255 adalah chip Programmable Peripheral Interface. B RDY adalah sinyak keluaran ready aktif tinggi untuk Port B dengan operasi kerja sama dengan A RDY. 22 . Selengkapnya register pada Z-80 PIO terdapat empat buah register yaitu: • • • • Register Data A Register Data B Register Perintah A Register Perintah B Register data digunakan untuk memegang data dan register perintah digunakan untuk mengatur mode kerja dan perilaku masing-masing port. Pemilihan register-register pada Z-80 CPU dikerjakan melalui pena port B/A dan pena Control/Data seperti Tabel 5.Modul Sistem Mikroprosesor – Putu Sudira -. yaitu register data dan register perintah.c.. Masing-masing port dapat dibuat menjadi port masukan maupun port keluaran. Gambar 8.halaman 32 d. Port B. PPI 8255 terdiri dari tiga port I/O 8 bit yaitu : Port A. berikut : Tabel 5.0 Masing-masing Port dilengkapi dengan dua register.

Gambar 8. Diagram blok PPI 8255 PPI 8255 memiliki buffer bus data dua arah. Secara mudah dapat diuraikan dengan tabel berikut : Tabel 6. Arah aliran data dapat dijelaskan menggunakan pengaturan logika Read/Write. yang berarti dapat berfungsi baik sebagai port input maupun port output. Format Pembacaan dan Penulisan PPI 8255 23 .

PC1. Port B. PC6 dan PC7 dapat digunakan untuk saluran I/O. 24 . yaitu : 1. Diagram Operasi PPI 8255 Mode 0 2. dan PC5 sebagai sinyal jabat tangan. Gambar 9. Diagram operasi 8255 pada mode 1 digambarkan pada Gambar 10. PC4.PPI 8255 bekerja dalam tiga mode. Port A dan Port B bekerja sebagai port 8 bit sedangkan Port C dapat dibuat bekerja dalam 8 bit atau berdiri sendiri dalam 4 bit lower dan 4 bit upper secara terpisah. Pada mode ini CPU sama sekali tidak memperhatikan status 8255. Saluran PC0. Port B bekerja sebagai port I/O dengan jabat tangan menggunakan sebagian dari pena Port C. Pemakaian mode 0 pada PPI 8255 secara diagram dapat digambarkan pada Gambar 9. dan Port C bekerja sebagai port I/O sederhana tanpa jabat tangan. CPU mentransfer data tanpa mempersoalkan apa yang terjadi pada 8255. Mode 1 : Port A. Mode 0 : Port A. dan PC2 berfungsi sebagai saluran jabat tangan untuk Port B sedangkan Port A menggunakan saluran PC3.

Gambar 10. Gambar 11. Bentuk operasi 8255 sebagai mode 2 digambarkan pada diagram Gambar 11. Mode ini mengembangkan sistem saluran (bus) ke mikroprosesor atau mentransfer byte data ke dan dari floppy disk controller. Modus 2 : Hanya Port A dapat dibuat sebagai port I/O dua arah dengan jabat tangan. Pada mode 2 saluran PC3 sampai PC7 digunakan sebagai saluran jabat tangan untuk Port A. Diagram Operasi PPI 8255 Mode 1 3. Port A dapat digunakan sebagai port untuk transfer data dua arah dengan jabat tangan. Ini artinya data dapat masuk atau keluar dari saluran yang sama. Diagram Operasi PPI 8255 Mode 2 25 .

Format Control Word Port C Bit Set / Reset 26 .Penyusunan dan Pengiriman Control Word Format control word PPI 8255 ditunjukkan pada Gambar 12 berikut : Gambar 12 (a) Format Control Word Mode Set Gambar 12b.

Pada keluaran program mengirim suatu urutan bit demi bit. Sedangkan gambar 25b digunakan untuk menformat control word untuk Port C pada operasi set/reset bit. diimplemen suatu tunda dan bit selanjutnya dikeluarkan sampai semua bit data paralel dikeluarkan. Akumulator kemudian digeser ke kanan satu bit. 27 . Ada dua teknik konversi yang ditawarkan yaitu : • • Teknik perangkat lunak Teknik perangkat keras. Diagram Alir Program I/O Serial Prinsip utama serialisasi adalah merakit data 8 bit (atau lebih) di akumulator dan menggeser keluar bit demi bit pada frekuensi tertentu. Gambar 13.Gambar 12a digunakan untuk menformat control word berdasar pada mode kerja. I/O SERIAL I/O serial adalah unit masukan keluaran yang bekerja atas dasar prinsip urut/seri. Dalam hal ini diperlukan proses konversi dari data paralel ke bentuk serial. Pada masukan program menunggu sampai menerima suatu bit start. kemudian membaca bit data. Cara yang sederhana adalah mengeluarkan isi akumulator ke salah satu saluran dari port I/O (Port 0). I/O Serial Perangkat Lunak Serialisasi dan deserialisasi suatu data diselenggarakan oleh suatu perangkat program. Diagram alir program I/O serial ditunjukkan pada gambar 13.

Akumulator di geser kekiri satu posisi dengan tunda tertentu. Prinsip pengubahan serial ke paralel dilukiskan pada gambar 14 berikut: Gambar 14. I/O Serial Perangkat Keras Salah satu komponen LSI standar adalah Universal Asynchronous Receiver-Transmitter (UART). Kemudian bit 0 dibaca lagi dan dilakukan proses pencatatan dan penggeseran akumulator sampai data byte terselesaikan. UART bekerja mengubah data serial ke paralel dan data paralel ke serial. Pengubahan Serial ke Paralel Dua fungsi pokok UART adalah : • • Mengambil data paralel dan mengubah menjadi arus bit serial dengan diawali bit start. dan karakter penghenti. UART paling sering digunakan untuk ope rasi kecepatan rendah ke sedang. bit paritas. bit data. Mengambil arus bit serial dan mengubahnya menjadi bit paralel. Fungsi UART adalah pada pengubahan serial – paralel. Sedangkan untuk transmisi kecepatan tinggi digunakan jenis Universal Synchronous Receiver Transmitter (USRT). Keuntungan I/O terprogram terletak pada ketersederhanaannya dan tidak perlu harus menyiapkan perangkan keras. Kelemahannya terletak pada masalah waktu yaitu lambatnya proses. 28 .Sebaliknya deserialisasi dilakukan dengan membaca bit 0 dan merekamnya ke akumulator.

Sebuah UART standar mempunyai tiga seksi yaitu : sebuah penerima. Gambar 15. Diagram blok ACIA digambarkan seperti Gambar 16. sebuah pengirim. Diagram UART UART memerlukan baik port masukan maupun port keluaran untuk perantaraan dengan sistem mikroprosesor. and Asynchronous Receiver Motorolla 6850 ACIA 6850 tersusun dari sejumlah register serial paralel masukan keluaran dan rangkaian pengendali standar EIA RS 232. 8251 Universal Synchronous Transmitter (USART) dari Intel. Diagram blok 6850 ACIA 29 . Dua diantara piranti UART adalah : • • MC 8650 Asynchronous Comunication Interface Adaptor (ACIA) dari Motorolla. Gambar 16. dan sebuah seksi pengendali.

Penghantaran 6850 pada Saluran / Bus Intel 8251 USART 8251 dirancang oleh Intel yang memiliki pasilitas sebagai UART dan juga USRT. Dengan kata lain 8251 dapat dipakai baik sebagai alat tak serempak maupun alat serempak. 8251 menyediakan pasilitas pengiriman dan penerimaan data sinkron dan tak sinkron. 30 .Penghantaran 6850 pada saluran/bus dari sistem dapat digambarkan seperti Gambar 17. Organisasi logika 8251 ditunjukkan pada Gambar 18. Data serial yang masuk dan keluar adalah sinyal kompatibel TTL dan harus di bufer untuk memberikan tingkatan yang diperlukan untuk menggerakkan alat-alat serial. Gambar 17. Sehingga 8251 diberi nama USART.

Pengalihan data dapat dilaksanakan baik melalui mekanisme jabat tangan maupun tanpa jabat tangan. Program terus 31 . Pada pengendalian alat I/O dikenal adanya tiga metode yaitu : Metode Polling Metode Interupsi Metode Akses Memori Langsung (AML) Metode Polling Metode polling merupakan metode pengendalian I/O melalui program. Diagram Logika 8251 METODE PENGENDALIAN I/O Pengaturan alih data dari alat luar dengan sistem komputer/sistem mikroprosesor • • • menerapkan suatu strategi penjadwalan. Prosesor mengirim dan meminta data sepenuhnya dibawah kendali program. Semua pengalihan data dari dan ke alat I/O diselengarakan oleh program. Dalam mekanisme jabat tangan isyarat diperiksa secara terus menerus.Gambar 18.

Metode ini tidak memerlukan perangkat keras khusus dan semua pengalihan I/O dikendalikan oleh program. Ini merupakan kelemahan dalam sistem I/O dengan metode polling mempunyai dua 32 . Gambar 19. Gambar 19. Diagram Alir Pengendalian I/O Sistem Polling Metode Interupsi Pengendalian kelemahan : • • Pemborosan waktu prosesor karena status semua periferal diperiksa terus menerus secara berurutan. Karena harus memeriksa status semua alat I/O maka waktu kerjanya menjadi lambat.menerus berputar lewat sejumlah pengetesan untuk menentukan apakah masukan atau keluaran dapat diselenggarakan pelayanannya atau tidak. Bila ditemukan alat yang memerlukan pelayanan. Pengalihan semacam ini disebut pengalihan serempak dengan program. Metode polling adalah metode pengendalian I/O yang paling sederhana dan paling umum digunakan. rutin pelayanan diaktifkan dan pemilihan saluran diproses. menunjukkan diagram alir pengendalian I/O dengan metode polling.

waktu nyata (Real Time). Gambar 20. Mikroprosesor akan memberikan layanan pada alat I/O jika ada interupsi dan jika tidak ada interupsi mikroprosesor melakukan instruksi selanjutnya. Logika pengendalian I/O dengan metode interupsi ditunjukkan pada diagram alir Gambar 20. Tiap alat I/O atau pengendalinya dihubungkan ke sebuah sebuah saluran permintaan interupsi. 33 . Ada dua masalah yang muncul pada saat melakukan layanan interupsi : • Bagaimana status program yang dilaksanakan pada mikroprosesor pada saat interupsi harus diperilahara dalam stack. interupsi Saluran ke interupsi menggerbangkan mikroprosesor. alat I/O harus dilayani. dimana satu periferal mengharap layanan dalam satu waktu tertentu. Bilamana sebuah alat I/O memerlukan layanan . Untuk melayani alat I/O. alat akan membangkitkan pulsa interupsi atau status suatu tingkatan saluran untuk menarik perhatian mikroprosesor. Kelemahan ini diatasi dengan menggunakan layanan waktu tak sinkron menggunakan interupsi. Diagram Alir Logika Pengendalian I/O Metode Interupsi Begitu permintaan interupsi diterima dan disetujui oleh mikroprosesor. maka mikroprosesor melaksanakan suatu routin pelayanan khusus.

Adalah menjadi tanggung jawab pengendali alat I/O untuk memberikan baik interupsi maupun pengenal alat yang menyebabkan interupsi atau lebih baik lagi alamat pencabangan bagi rutin penanganan interupsi. adalah tugas perangkat lunak mencari tabel alamat pencabangan bagi tiap alat. Metode ini menggunakan rantai beranting (daisy chain) untuk mengenal alat yang mencetuskan interupsi. Ini sederhana bagi perangkat keras tapi tak mencapai performansi tertinggi. Rutin perangkat lunak menetapkan identitas alat yang meminta layanan interupsi. Bila pengendali hanya memberikan pengenal alat. Prioritas dapat diset baik pada perangkat keras maupun perangkat lunak. Pencabangan ke alamat alat I/O disebut Pemvektoran Interupsi. Setiap alat diberikan suatu prioritas. Rutin identifikasi interupsi akan memilih saluran setiap alat yang dihubungkan dengan sistem. Metode tercepat adalah interupsi yang divektorkan.• Bagaimana mikroprosesor dapat mengenali secara tepat alat I/O mana yang membangkitkan perangkat interupsi. tertinggi. prioritas 1 yang kedua demikian seterusnya. Setelah dikenal alat mana yang mencetuskan interupsi maka ia kemudian bercabang ke alamat rutin penanganan interupsi yang sesuai. Metode ke dua yang digerakkan oleh perangkat lunak. Mikroprosesor melayani setiap alat sesuai prioritasnya. tetapi dengan pertolongan beberapa perangkat keras tambahan. menurut konvensi memiliki prioritas. Dalam dunia komputer prioritas 0. Identifikasi perangkat ini dapat atau dilakukan dengan lunak. kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak. keras. Pengaturan prioritas dengan perangkat keras dikerjakan oleh suatu piranti yang disebut 34 . • Prioritas Beberapa interupsi dapat dibangkitkan serentak. Mikroprosesor diberi tugas untuk memutuskan bagaimana urutan pelayanannya.

Akan tetapi pelayanan pada alat masih diselenggarakan oleh perangkat lunak.Programmable Interrupt Controller (PIC). Ini mungkin masih tidak cukup cepat bagi pengolahan yang melibatkan alih memori cepat. Kembali disini menggantikan perangkat lunak dengan perangkat keras. Rutin perangkat lunak yang menyelenggarakan alih data antara memori dengan alat I/O digantikan oleh prosesor perangkat keras khusus yang disebut dengan Direct Memory Access Controller (DMAC). Gambar 21. Struktur Dasar Logika PIC Akses Memori Langsung Interupsi menjamin tanggapan yang paling cepat dari proses pengendalian data pada I/O. Struktur dasar logika PIC dapat digambarkan seperti Gambar 21. Kecepatan transfer paralel sebuah mikroprosesor dibatasi oleh overhead perangkat lunak yang terlibat dalam pengiriman kata-kata berurutan. Sebuah DMAC adalah 35 .

Jika disk controller telah menemukan byte pertama dari blok data. menunjukkan diagram blok kerja DMAC. memerintahkan untuk mencari dan membaca blok data yang dari disk. DMAC memegang • pengendalian bus dan membiarkan alat I/O berhubungan langsung dengan memori. DMAC adalah prosesor khusus yang memutuskan hubungan atau mengisolasi MPU dari bus-bus dan mengatur pengiriman yang diperlukan antara memori dan alat I/O. DMAC mencuri satu siklus memori dari mikroprosesor. Diagram Blok Kerja DMAC Pada saat sistem bekerja. Gambar 22. memberinya kepada pengiriman data antara memori dan alat I/O. Gambar 22.prosesor khusus yang dirancang untuk menyelenggarakan alih data berkecepatan tinggi antara memori dengan alat luar. disk controller mengirim sinyal DMA request (DREQ) ke DMAC. Jika DMAC tidak dalam terhalang maka DMAC mengirim sinyal hold request (HRQ) ke 36 . Untuk membaca file ke disk diperlukan sejumlah perintah ke disk controller. saklar pada posisi atas sehingga saluran terhubung dari mikroprosesor ke sistem memori dan peripheral. Dalam akses memori langsung digunakan dua teknik untuk berhubungan dengan memori : • Prosesor dihentikan atau ditangguhkan oleh DMAC.

Jika DMAC menerima sinyal HLDA. Selanjutnya DMAC mengirim sinyal DMA acknowledge (DACK) ke disk controller untuk memberitahukan kesiapan mengeluarkan byte. MODE 0 Port A input. Pada saat DMAC mengontrol saluran.mikroprosesor melalui pin HOLD. Jika digunakan untuk mengendalikan lampu/display mode berapa dari Z-80 PIO yang tepat digunakan. Nyatakan control word dari PPI 8255 dalam a. 4. MODE 0 semua port sebagai output b. Port C output 37 . Mikroprosesor menanggapi masukan ini dengan mengambangkan saluran/bus dan mengirim sinyal hold acknowledge (HLDA) ke DMAC. akan mengirim sinyal untuk menghubungkan bus/saluran ke posisi DMAC. Lembar Latihan 1. Uraikan empat jenis mode kerja dari Z-80 PIO 3. Akhirnya DMAC mengaktifkan saluran MEMW* dan IOR* pada saluran kontrol. ia mengirim alamat memori dimana byte pertama dari disk controller di tulis. Sebutkan dua jenis Input Out Put Paralel terprogram yang biasa digunakan pada sistem mikroprosesor 2. Port B input.

Masing-masing komponen dari sistem dihubungkan satu sama lain melalui tiga saluran bus. Arsitektur Sistem Mikroprosesor sebagai suatu sistem arsitekturnya dapat digambarkan seperti gambar 23. Sebagai suatu sistem perangkat keras dan perangkat lunak sama-sama pentingnya. Arsitektur Sistem Mikroprosesor Peta Memori Mikroprosesor sebagai pusat unit pemroses yang kemudian dikenal dengan sebutan Central Processing Unit (CPU) hanya dapat 38 . Dalam perencanaan dan pengembangan sistem kedua perangkat ini harus dirancang dan dikembangkan secara bersama-sama. Gambar 23.KEGIATAN BELAJAR 5 PERAKITAN SISTEM MIKROPROSESOR Lembar Informasi Perakitan Mikroprosesor Sebelum sampai pada perakitan sistem mikroprosesor kembali harus memperhatikan adanya dua perangkat pembentuk sistem mikroprosesor yaitu perangkat keras dan perangkat lunak.

terlihat di sebelah kiri peta ada angka-angka yang menunjukkan alamat memori. Sedangkan RAM 6116 berada pada alamat 1800h – 1FFFh dan EPROM 2732 berada pada alamat 2000h – 2FFFh. Peta memori menunjukkan : • • • • • • Bagian dari memori yang dapat digunakan untuk program Bagian memori read only Program pengendalian sistem Tempat dimana memori diinstalasi Daftar alamat piranti memori Daerah memori yang masih kosong (jika ada). EPROM 2532 berada pada alamat 0000h – 0FFFh. Gambar 24.berkomunikasi dengan unit memori (RWM atau ROM) dan unit I/O apabila unit-unit ini memiliki alamat tertentu. Peta Memori Pada Gambar 24. Peta memori adalah suatu peta yang menunjukkan lokasi alamat suatu unit memori. Peta ini sangat penting artinya bagi CPU dalam mengenali lokasi-lokasi suatu unit memori. Untuk keperluan ini maka dikembangkan suatu peta yang disebut Peta Memori. 39 .

Kemudian dihitung jumlah bit (n) yang menunjukkan angka biner 1. alamat 2000h – 2FFFh digunakan untuk pengembangan memori. Alamat 1000h – 17FFh tidak digunakan. Kapasitas memori suatu memori sama dengan dua pangkat n. Untuk menentukan kode pengalamatan masing-masing komponen digunakan suatu tabel sebagai berikut : Tabel 7. CS (tanpa tanda sles) artinya sebuah chip akan aktif jika pin itu berlogika 40 . sehingga CPU memiliki kemampuan 2 16 = 64 Kb. Dari hasil pengurangan di atas diperoleh 11 bit angka 1 sehingga diperoleh 2 11 = 2 K . EPROM 2532 berada pada alamat 0000h – 0FFFh memiliki kapasitas 4 Kbyte.Luasan daerah alamat suatu memori menentukan kapasitas memorinya. Pada sistem memori ini bus alamat memiliki jumlah saluran 16 bit. Pin ini biasanya disebut chip select (CS) atau juga dikenal dengan chip enable (CE). Pemetaan Memori Pemilihan Chip / Komponen Masing-masing komponen pada sistem mikroprosesor biasanya dilengkapi minimal dengan satu pin untuk pemilihan chip. Kapasitas ini dicari dengan mengurungkan bit alamat akhir terhadap bit alamat awal.

Sedangkan CS menunjukkan sebuah chip akan berkeadaan aktif apabila pada pin CS diberi keadaan logika rendah (0). Pemilihan linier menghubungkan saluran alamat sendiri-sendiri kemasukan pemilih chip. Tabel 8. Pemetaan Memori Linier Dari tabel di atas dapat dibuat sistem pengalamatan memori seperti gambar 25 berikut : 41 . Keuntungan dasar pemilihan linier adalah kesederhanaannya. Pemilihan Linier Metode ini baik digunakan untuk sistem dengan kepadatan rendah (Sistem minimum).tinggi (1). Tak diperlukan gerbang logika khusus untuk memilih chip. Misalnya bila bit MSB (b15) dihubungkan ke chip select (CS) maka chip tersebut dipilih bila bit MSB berkeadaan 1. Sebagai ilustrasi dapat dilihat pada contoh di bawah ini. Dalam pemilihan chip dikenal tiga metode yaitu : • • • Pemilihan Linier Pemilihan Parsial Pemilihan Penuh 1.

A14.Gambar 25. Metode pemilihan dapat dilihat pada contoh berikut : Tabel 9. Dari gambar 25 di atas terlihat kesederhanaan sistem pemilihan chip linier dimana tidak memerlukan gerbang logika. Pemilihan Parsial Pemilihan parsial adalah pemilihan chip yang hanya menggunakan sebagian dari pin bus alamat. Pemilihan Chip Linier Pada gambar diatas terlihat hubungan sistem pemilihan chip linier dimana A0 hingga A9 dihubungkan langsung pada masing chip sedangkan A10 dihubungkan ke CS ROM. dan A15 tidak digunakan. A11 dihubungkan ke CS RAM1 dan A12 dihububgkan ke CS RAM2. Untuk keperluan pemilihan chip diperlukan gerbang logika. Bit addres A13. Pemetaan Memori Pemilihan Parsial 42 . 2.

Pemetaan Memori Pemilihan Dikodekan Sepenuhnya 43 . Pemilihan Chip Dikodekan Sepenuhnya Yang disebut dengan pemilihan chip yang dikodekan sepenuhnya adalah metode pemilihan chip dimana semua bit alamat pada addres bus digunakan. Dengan demikian sisitim ini sangat baik untuk sistem besar. Oleh karena dikodekan secara penuh maka semua alamat digunakan secara penuh.Gambar 26. Tabel 10. 3. Rangkaian Pemilihan Parsial Sistem pemilihan parsial menyediakan kemungkinan pemakaian gerbang logika yang tidak terlalu banyak.

Semua mikroprosesor MOS kurang kemampuan penggerakkan keluarannya yang diperlukan dalam sistem besar.Gambar 27. Gambar 28 di bawah ini menunjukkan pembufferan saluran alamat dan saluran pengendali. Setiap komponen harus diperiksa karakteristik penggerakan serta pembebanan masukan keluarannya. Sebagian besar komponen menggerakkan mulai dari satu sampai dua puluh komponen lainnya. Bus mikroprosesor harus berhubungan dengan setiap chip masukan keluaran pheriferal dan memori sistem. Karena itu dipakai buffer atau penggerak untuk menaikkan daya penggerakan bus. Rangkaian Address Decoder Pemilihan Dikodekan Penuh Pembufferan Bus Tiap masukan sebuah alat merupakan beban pada keluaran yang menggerakkannya. 44 . Ada pengirim bus untuk menggerakkan bus dan ada penerima bus untuk menerima bus dan menggerakkan mikroprosesor.

Pembufferan saluran alamat dan pengendali Dalam gambar 28 melukiskan penggunaan pengirim untuk pembufferan bus pengendali dan bus alamat. Saluran-saluran pada bus pengendali bersifat satu arah. jadi dipakai baik sebagai pengirim maupun sebagai penerima. Z-80-CPU adalah mikroprosesor 8 bit produksi Zilog. Perakitan memori dan I/O mengacu pada rancangan sistem berupa pengembangan peta memori dan peta I/O. Gambar 29 Pembufferan Bus Data Menghubungkan Memori dan I/O Sebagai bagian dari suatu sistem mikroprosesor memori dan I/O merupakan komponen pokok. Data harus lewat pada dua arah.Gambar 28. Pada gambar 29 ditunjukkan cara pembufferan bus data. 45 . Sebagai suatu kasus berikut diuraikan cara-cara perakitan Z80CPU dengan memori dan I/O.

......................... 46 .......... 3.................... 2.......... secukupnya 1 buah 1 unit Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1.......... 3... Alat tulis ............... Jangan menghubungkan MPF-1 dengan sumber listrik..... Rangkaian Hubungan CPU dengan Memori dan I/O Lembar Kerja Alat dan Bahan 1.... saluran alamat. Modul Kerja.................. Ikutilah petunjuk yang ada dalam modul kerja........................ perhatikan semua petunjuk yang diberikan oleh instruktur................. dan saluran data serta rancangan sistemnya maka perakitan sistem mikroprosesor dapat dikerjakan seperti Gambar 30..... Gambar 30..... 2......................Dengan memperhatikan sinyal-sinyal pengendali yang ada pada CPU...... MPF-1 ( Z-80) .

Kembalikan alat dan bahan pada tempat semula. Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan. Amatilah adanya konstruksi dari MPF–1 dan catatlah hasil pengamatan yang dilakukan . Lembar Latihan 1. Gambarkan tata letak konstruksi yang ada di dalam MPF-1 edan jelaskan fungsi dari masing-masing perangkat yang ada di dalamnya. 5. 2. Lengkapi arsitektur sistem mikroprosesor berikut : 2. 6. 3. Laporkan pada instruktur jika pengamatan sudah selesai.Langkah Kerja 1. Buatlah laporan lengkap dengan kesimpulannya. 4. Jelaskan fungsi dari peta memori ! 47 .

Jelaskan apa yang dimaksud dengan BUSS ! 3. Tuliskan lima contoh alat I/O ! 2. Jelaskan perbedaan antara I/O Terisolasi dengan I/O Terpetakan ! 4.LEMBAR EVALUASI A. Jelaskan apakah setiap sistem mikroprosesor mengharuskan adanya memori ! (Jika ia memori jenis apa yang harus ada dan memori jenis apa yang boleh ada dan boleh tidak ada). Sebutkan tiga jenis metode pengendalian I/O. Mengapa dalam sistem mikroprosesor perlu ada pemilihan chip ? B. Kriteria Kelulusan Kriteria Kognitif soal nomor 1 Kognitif soal nomor 2 Kognitif soal nomor 3 Kognitif soal nomor 4 Kognitif soal nomor 5 Kognitif soal nomor 6 Kognitif soal nomor 7 Skor (1-10) 1 2 2 2 1 1 1 Bobot Nilai Keterangan WL (Wajib Lulus) > 70 Nilai Akhir 48 . Pertanyaan 1. 7. Model transfer data ada dua jenis sebutkan 6. 5.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan kemasan 49 . Tuliskan nama bagian-bagian dari diagram blok di bawah ini 2. CPU tersusun dari tiga bagian : • • • Aritmetic Logic Unit (ALU) Control Unit (CU) Register Unit (RU) Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 2 1. Ada tiga jenis arsitektur mikroprosesor sebutkan : • • • • • • • Arsitektur I/O terisolasi Arsitektur I/O terpetakan dalam memori Arsitektur Harvard PDIP : Kemasan IC bahan dari plastik kaki/pin dalam dua jalur PLCC : Kemasan IC bahan dari plastik kaki/pin dalam 4 sisi mengarah masuk TQFP : Kemasan IC bahan plastik dengan pin bentuk sayap di 4 sisi SOIC : Kemasan IC bahan plastik dengan pin bentuk sayap di 2 sisi 2.LEMBAR KUNCI JAWABAN Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 1 1.

Mode 0 dimana Port A dan Port B bekerja sebagai saluran output dengan jabat tangan b. Empat jenis mode kerja Z-80 PIO : a. Port C output control word =92h 50 .Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 3 1. Mode 0 dengan semua Port sebagai output control word = 80h b. Mode yang tepat digunakan Mode 0 atau Mode 3 4. RAM b. SAM Jenis memori berdasarkan cara simpannya : a. RWM dengan sifat volatile 2. Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 4 1. a. Jenis Memori berdasarkan cara akses data : a. Port B input. Mode 2 dimana Port A bekerja sebagai saluran input output dua arang dengan jabat tangan d. MODE 0 Port A input. Z-80 PIO produk dari zilog dan PPI 8255 produk dari Intel 2. ROM dengan sifat non volatile b. Mode 1 dimana Port A dan Port B bekerja sebagai saluran input dengan jabat tangan c. Mode 3 adalah mode pengaturan saluran bit demi bit 3.

Jika terjadi dua chip yang terkoneksi dalam satu siklus kerja mesin akan terjadi kekacauan data.Lembar Kunci Jawaban Kegiatan Belajar 5 1. 51 . Arsitektur Sistem Mikroprosesor 2. Dalam sistem mikroprosesor perlu selalu harus ada sistem pemilihan chip karena dalam satu siklus kerja mikroprosesor hanya boleh ada satu chip yang terkoneksi untuk berkomunikasi. Fungsi penting peta memori : • • • • • Sebagai penunjuk bagian dari memori yang dapat digunakan untuk pengembangan atau menggelar program Sebagai penunjuk bagian dari memori program BIOS dalam ROM Sebagai tempat daerah alamat dimana sebuah memori diinstalasi Sebagai daftar alamat piranti memori Sebagai penunjuk daerah memori yang masih kosong 3.

Pengalamatan I/O menggunakan sebagian dari jumlah saluran alamat (address buss) sedangkan pengalamatan memori menggunakan semua saluran alamat (address buss).Kunci Jawaban Lembar Evaluasi 1. Sebuah pintu I/O diperlakukan seperti sebuah lokasi memori. Sedangkan Mikroprosesor dengan arsitektur I/O terpetakan dalam memori menyatukan sel-sel I/O dalam pengalamatan yang bersama dengan sel-sel memori. Perbedaan I/O Terisolasi dengan I/O Terpetakan adalah : Mikroprosesor dengan arsitektur I/O terisolasi menggunakan disain pengalamatan atau pemetaan I/O terpisah atau terisolasi dengan pengalamatan atau pemetaan memori. 3. I/O yang terpetakan dalam memori menunjukkan penggunaan instruksi tipe memori untuk mengaksesalatalat I/O. 52 . Keuntungan sistem ini adalah instruksi yang dipakai untuk pembacaan dan penulisan memori dapat digunakan untuk memasukkan dan mengeluarkan data pada I/O. Metode I/O terisolasi menggunakan akumulator pada CPU untuk menerima informasi dari I/O atau mengeluarkan informasi ke bus I/O selama operasi input output. I/O yang dipetakan dalam memori memungkinkan CPU menggunakan instruksi yang sama untuk alih memori seperti yang digunakan untuk alih I/O. Lima contoh alat I/O adalah : • • • • • Keyboard (input) Mouse (input) Printer (output) Plotter (output) Scanner (input) 2. Tidak ada register lain selain akumulator yang terpakai untuk akses I/O. BUSS adalah saluran komunikasi dan kendali yang digunakan oleh mikroprosesor untuk berhubungan dengan unit memori dan unit I/O dalam sebuah sistem mikroprosesor.

Memori data dalam RWM dapat ada atau tidak ada sesuai kebutuhan. 6. Tanpa memori program sistem mikroprosesor tidak akan dapat bekerja karena tidak ada program yang dapat dieksekusi pada saat sistem diaktifkan. Setiap sistem mikroprosesor mengharuskan adanya memori khususnya memori program yang sering disebut dengan BIOS atau program monitor. 53 . Semua memori elektronik tergolong jenis RAM karena setiap sel atau elemen memorinya dapat diakses secara random dari mana saja mulainnya.4. Tiga jenis metode pengendalian I/O 7. Model transfer data ada dua jenis : • • • • • Transfer Data paralel Transfer data serial Metode Polling Metode Interupsi Metode Akses Memori Langsung. 5.

Putu Sudira. Jakarta 1986 Uffenbeck J. Programming and 54 . Bandung 1982. Interfacing. Dasar Pemrograman Mikroprosesor Zilog Z-80 di Mikrokomputer Micro-professor MPF-1. Microprocessor and Interfacing Programming and Hardware. The 8080. and Troubleshooting. ITB. PHI 1987. 8085. 1992 Hartono Partoharsodjo.. Erlangga.DAFTAR PUSTAKA David Lalond. 2001 S. MCGraw-Hill. Software Programming. Family Design. Diktat Teknik Antar Muka Mikroprosesor.. FMIPA. 1988 Douglas VH. Dari Chip ke Sistem : Pengantar Mikroprosesor. Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. PHI. and Z80 Hardware.H. Nasution. The 8086/8088 Interfacing.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->