TUGAS MAKALAH

SISTEM PENGAPIAN SEPEDA MOTOR

Di Susun oleh :

Ucup s Saepudin Suwandi Wawan H Wawan S Wahyu G Waliyul Yayan S

Kelas : 2 ( Dua )

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAN KABUPATEN SMK KARNAS SINDANGWANGI KABUPATEN MAJALENGKA 2011-2012

SISTEM PENGAPIAN PADA SEPEDA MOTOR SISTEM PENGAAPIAN sepeda motor a. Sistem pengapian pada sepeda motor . ‡ Penggunaan pada motor otto / bensin. Persyaratan Dasar (contoh motor bensin) Persyaratan dasar agar motor dapat menyala adalah: ‡ Bahan bakar yang dikabutkan / diuapkan. ‡ Penyalaan pada saat yang tepat. Penyalaan sendiri ‡ Akibat pemampatan dengan tekanan tinggi. b. ‡ Temperatur campuran bahan bakar & udara yang cukup tinggi. campuran bahaan bakar & udara dibakar dengan loncatan bunga api lisrtik. Pendahuluan 1. Macam-macam sistem pengapian Cara penyalaan bahan bakar pada motor bakar digolongkan menjadi dua jenis: a. ‡ Bahan bakar yang dimasukan terbakar dengan sendirinya. 3. 2. temperatur udara mencapai 700ºC sampai 900ºC. Penyalaan dengan sistem pengapian bunga api listrik ‡ Pada saat akhir langkah kompresi. ‡ Penggunaan pada motor disel.

Sistem pengapian baterai b. 1. Dasar transformasi tegangan (prinsip induksi magnetis) a. Sifat-sifat: ‡ Daya pengapian baik pada putaran rendah. ‡ Sering digunakan pada motor kecil seperti sepeda motor. ‡ Timbul tegangan lisrtik (tegangan induksi). Sistem pengapian baterai Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan baterai sebagaai sumber arus. ‡ Saat pengapian dapat diatur secara mekanis menggunakan kontak pemutus atau secara elektronis. Sistem pengapian magnet Uraian a. 2. ‡ Terjadi perubahan medan magnet. b. . ‡ Daya pengapian baik pada putaran tinggi. Sistem pengapian magnet Sistem pengapian baterai adalah pengapian yang menggunakan generator sebagaai sumber arus. sehingga motor dapat hidup tanpa baterai. Sifat-sifat ‡ Sumber tegangan dari generator. b. maka: ‡ Terjadi perubahan medan magnet. ‡ Terjadi tegangan induksi. Prinsip kerja dasar Pengapian magnet merupakan gabungan dari generator dan sistem pengapian. ‡ Saat pengapian ditentukan oleh putaran mesin dan beban mesin. Prinsip kerja dasar Tegangan baterai 12V ditransformasikan menjadi tegangan tinggi 5kV ± 25kV. kemudian dialirkan ke busi secara bergiliran yang diatur oleh rotor sesuai urutan pengapian (firing order) 2. Transformator Jika pada sambungan primer transformator dihubungkan dengan arus bolak-balik maka: ‡ Ada perubahan arus listrik. Medan magnet Jika medan magnet digerak-gerakkan di dekat kumparan. ‡ Putaran start harus lebih besar dari 200rpm. 1. 4.Sistem pengapian pada sepeda motor ada dua macam: a.

Macam-macam sistem pengapian . b. 6. ‡ Busi untuk meloncatkan bunga api listrik di antara kedua elektroda busi di dalam ruang bakar. Transformasi dengan arus searah Transformator tidak dapat berfungsi dengan arus searah karena: ‡ Arus tetap. Perbandingan tegangan Perbandingan tegangan sebanding dengan perbandingan jumlaah lilitan.c. 2. ‡ Tidak ada induksi. ‡ Generator pembangkit sebagai penghasil / sumber tegangan AC. ‡ Kontak pemutus untuk menghubungkan dan memutuskan arus primer agar terjadi induksi tegangan tinggi pada sirkuit sekunder sistem pengapian. mempercepat pemutusan arus primer sehingga tegangan induksi yang timbul pada sirkuit sekunder tinggi. ‡ Terjadi induksi. ‡ Kondensator kegunaan: 1. pada sistem pengapian tegangannya §300 ± 400V.000V). harus diberi saklar pada sambungan primer. Sifat-sifat induksi diri ‡ Tegangan bisa melebihi tegangan sumber arus. 5. Jika saklar dibuka/tutup (on/off).000 ± 25. ‡ Induksi diri adalah penyebab timbulnya bunga api pada kontak pemutus. Bagian-bagian sistem pengapian ‡ Baterai sebagai sumber arus listrik. ‡ Tidak terjadi perubahan medan magnet. maka tegangan induksi kecil. maka: ‡ Arus primer terputus-putus. ‡ Ada perubahan medan magnet. d. sehingga pembakaran dapat dimulai. Untuk mengatasinya. ‡ Arah tegangan induksi diri selalu menghambat arus primer. ‡ Kunci kontak untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari baterai ke sirkuit. ‡ Jika jumlah lilitan banyak. ‡ Jika jumlah lilitan sedikit. Mencegah loncatan bunga api di antara celah kontak pemutus pada saat kontak pemutus mulai membuka. ‡ Koil untuk mentransformasikan tegangan baterai 12V menjadi tegangan tinggi (5. maka tegangan induksi besar.

000Volt sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi. sehingga tidak timbul spark pada platina 2. ‡ Sewaktu kumparan pulser membangkitkan tegangan yang mengalir ke transistor lewat diode akan membuka transistor. kumparan sekunder. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark. maka pada saat jangkar bersama-sama kumparan primer berputar atau magnet berputar.000 25. Pengapian baterai Prinsip terbentuknya bunga api listrik (spark) alat penyala batere: 1. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga 5. termasuk di platina. Sistem pengapian magnet Prinsip terbentuknya bunga api listrik alat penyala magnet: 1. untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi. untuk itu dipasang kondensor guna menyerap arus induksi. sehingga tidak timbul spark pada platina. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina (breaker points) tertutup. Pengapian CDI (Magneto Capasitet Discharge Ignition) Prinsip kerja CDI ‡ Tegangan yang dibangkitkan oleh kumparan pembangkit tenaga primer diserahkan oleh diode penyearah dan disimpan dalam kapasitor. maka dengan cepat arus mengalir dari kapasitor ke kumparan primer. ‡ Dengan cepat pula medan magnet dibangkitkan dan tegangan tinggi dibangkitkan pada kumparan sekunder. 2.000 25.000V sehingga menimbulkan loncatan bunga api listrik (spark) pada busi 3. Keuntungan Efisiensi pengapian / daya pengapian lebih besar di bandingkan dengan menggunakan kontak pemutus . termasuk di platina. 3. maka arus listrik akan mengalir dari batere menuju ke koil yang di dalamnya terdapat kumparan primer. 3. Ketika terjadi spark maka pada setiap gap juga akan terjadi spark. akan terjadi medan magnet pada koil. Ketika arus primer diputus karena bagian platina terbuka oleh gerakan berputar dari nok (cam) maka medan magnet akan hilang dan timbul arus induksi pada kumparan sekunder yang mampu menghasilkan tegangan hingga 5. ‡ Transistor membuka. Ketika stop contact pada posisi on dan pemutus arus atau platina (breaker points) tertutup.1. dan inti besi lunak. sehingga terjadi medan magnet 2.

ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil. ‡ Kemudian pulser membangkitkan tegangan dan masuk ke trigger yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR. ‡ Ketika pick-up melewati pulser. ‡ Arus dari kapasitor juga mengalir ke primer koil kemudian ke massa sehingga timbul medan magnet pada inti koil. ‡ Tegangan tinggi dari transformer di searahkan oleh diode. ‡ Arus AC dirubah menjadi arus DC oleh diode kemudian di simpan dalam kapasitor lalu ke primer koil. ‡ Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi. ‡ Arus DC dari diode juga masuk ke SCR. . Pengapian CDI ± AC Cara kerja ‡ magnet berputar sehingga exciter coil (spoil) mengeluarkan arus AC 100-400 V. sehingga SCR menjadi aktif. b. ‡ Gate SCR terbuka sehingga kapasitor membuang muatannya ke massa. a. Pengapian CDI ± DC Cara kerja ‡ Arus dari baterai masuk ke trasformer kemudian diputus-putus oleh swich circuit untuk memperbesar tegangan dari baterai. kemudian masuk ke SCR sehingga SCR menjadi aktif (on).Kerugian Hanya cocok untuk motor bervolume silinder kecil karena sifat dari kapasitor membuang muatan dengan cepat. ‡ Kemudian gate SCR membuka sehingga membuang muatan ke massa. ‡ Terjadi perubahan medan magnet pada koil sehingga menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan sekunder yang menghasilkan loncatan bunga api listrik pada busi. pulser mengeluarkan tegangan dan masuk ke Ignition Timing Control Circuit yang menentukan saat pengapian dengan mengirim pulsa (arus) ke SCR. dan juga disimpan dalam kapasitor.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful