GANGGUAN HAID/ MENSTRUASI

8 Feb Oleh: Ahmad Rofiq pada tanggal 8 februari 2008 diunggah tanggal 19 januari 2012 pukul 13:20
www.rofiqahmad.wordpress.com

Banyak perempuan yang mengalami nyeri sebelum menstruasi atau haid. Ada yang pusing, mual, pegal-pegal, sakit perut, bahkan ada yang sampai pingsan. Sakit perut yang dirasakan sebenarnya disebabkan oleh kontraksi rahim untuk mengeluarkan endometrium yang juga dipengaruhi oleh hormon prostaglandin. Kita juga merasa tidak enak karena hormon estrogen dan progesteron mengalami kekacauan keseimbangan menjelang menstruasi. Jika sakitnya masih bisa ditahan, itu masih bisa disebut normal. Namun jika sampai pingsan atau sakit yang luar biasa, hingga sampai mengganggu aktivitas kita, itu patut dicurigai dan harus segera periksa ke dokter. Prinsip pada gangguan haid adalah gangguan haid hanyalah suatu GEJALA, bukan penyakit sesungguhnya. Diagnosis TIDAK boleh berhenti hanya pada jenis kelainan haid nya. Penyakit/ kelainan yang menjadi dasar/ penyebabnya HARUS dicari, didiagnosis kemudian diterapi yang sesuai. Macam-macam gangguan haid/ menstruasi A. Nyeri Haid (dismenorrhoe) Pada saat menstruasi, perempuan kadang mengalami nyeri. Sifat dan tingkat rasa nyeri bervariasi, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Untuk yang berat, lazim disebut dismenorrhoe. Keadaan nyeri yang hebat itu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Nyeri haid ada dua macam : 1. Nyeri haid primer Yaitu nyeri yang timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu, tepatnya setelah stabilnya hormon tubuh atau perubahan posisi rahim setelah menikah dan melahirkan. Nyeri haid itu normal, namun dapat berlebihan jika dipengaruhi oleh faktor psikis dan fisik, dan seperti stres, shock, penyempitan pembuluh darah, penyakit yang menahun, kurang darah, dan kondisi tubuh yang menurun. Gejala tersebut tidak membahayakan kesehatan. 2. Nyeri haid sekunder Yaitu nyeri yang biasanya baru muncul kemudian, yaitu jika ada penyakit atau kelainan yang menetap seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan, kelainan kedudukan rahim yang mengganggu organ dan jaringan di sekitarnya.

B. Pre Menstruasi Syndrome (PMS) PMS atau gejala pre-menstruasi, dapat menyertai sebelum atau saat menstruasi, seperti: Perasaan malas bergerak, badan menjadi lemas, serta mudah merasa lelah. Nafsu makan meningkat dan suka makan makanan yang rasanya asam. Emosi menjadi labil. Biasanya perempuan mudah uring-uringan, sensitif, dan perasaan negatif lainnya. Mengalami kram perut (dismenorrhoe). Kepala nyeri. Pingsan. Berat badan bertambah karena tubuh menyimpan air dalam jumlah yang banyak. Pinggang terasa pegal. C. Amenorrhoe Yaitu tidak mendapatkan haid sama sekali. Hal yang dapat menjadi penyebabnya, yaitu: 1. Hymen imperforata, yaitu selaput dara tidak berlubang sehingga darah menstruasi terhambat untuk keluar. 2. Menstruasi Anovulatoire yaitu rangsangan hormon-hormon yang tidak mencukupi untuk membentuk lapisan dinding rahim hingga tidak terjadi haid atau hanya sedikit. Kurangnya rangsangan hormon ini menyebabkan endometrium tidak terbentuk dan keadaan ini menyebabkan perempuan tidak mengalami masa subur karena sel telur tidak terbentuk. 3. Amenorrhoea Sekunder Yaitu Amenorrhoe yang biasanya penderita sudah pernah mens sebelumnya. Hal tersebut diakibatkan oleh berbagai keadaan seperti hipotensi, anemia, infeksi, atau kelemahan kondisi tubuh secara umum. Selain itu, bisa juga disebabkan oleh stres psikologis. Apabila terjadi kondisi tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit perut sewaktu menstruasi, yaitu: 1. Kompres dengan botol panas (hangat) pada bagian yang terasa kram (bisa di perut atau pinggang bagian belakang). 2. Mandi air hangat, boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri. 3. Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi. 4. Mengosok-gosok perut atau pinggang yang sakit. 5. Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. Hal tersebut dapat membantu relaksasi. 6. Tarik nafas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi. 7. Obat-obatan yang digunakan harus berdasarkan pengawasan dokter. Boleh minum analgetik (penghilang rasa sakit) yang banyak dijual di toko obat, asalkan dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari. Download Satuan Acara Pengajaran Gangguan Haid

Senin, 14 November 2011 oleh Muoesny Andy diunduh tanggal 19 januari 2012 pukul 13:50
http://ilmu-pasti-pengungkap-kebenaran.blogspot.com/2011/11/artikel-kesehatan-gamgguam-danmasalah.html

ARTIKEL KESEHATAN GAMGGUAM DAN MASALAH HAID Gangguan & Masalah Haid

Permasalahan yang berhubungan dengan haid seringkali membuat kita, para wanita, cemas. Apakah haid kita normal, perlu pengobatan, atau bahkan merupakan masalah serius yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Untuk mengobati kecemasan ini, kita perlu sedikit mengenal seluk-beluk gangguan yang berhubungan dengan haid, atau tepatnya pendarahan pervaginam lainnya yang mungkin sedang kita alami. Gangguan haid terbagi menjadi dua macam, yaitu: 1. Gangguan ritme. Gangguan ini terbagi lagi menjadi beberapa macam, yaitu: gangguan yang sering terjadi (polimenorea), jarang terjadi (oligomenorea), terjadinya tidak teratur dan tidak terjadi haid sama sekali (amenorea).

Normal (selama 3-6 hari) 2. Gangguan ini terbagi menjadi beberapa macam juga. Dis¬menorea primer umumnya dijumpai pada wanita dengan siklus haid berovulasi. Timbulnya gangguan pendarahan menunjukkan adanya gangguan organik (anatomis) atau gangguan endokronologik (hormonal). Dismenorea primer adalah nyeri yang muncul segera setelah menars (sejak pertama mengalami haid). pendarahan yang terlalu lama (menoragia) dan pendarahan bercak (spotting). Haid tidak teratur/pendarahan interval 6. diduga faktor psikis dalam hal ini sangat berperan terhadap timbulnya nyeri. Hipermenorea/pendarahan banyak (>5 pembalut per hari) 3. Klasifikasi Gangguan Haid Gangguan haid dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis: A. Spotting (bercak) B. Pada fase sekresi dijumpai kadar prostaglandin yang tinggi dalam . sakit kepala. Polimenorea/terlalu sering (setiap < 25 hari sekali) 3. Nyeri yang terjadi seringnya bersamaan dengan rasa mual. Brakimenorea (selama < 3 hari) 4. Dikatakan nyeri haid (dismenorea) bila nyeri yang ditimbulkan sampai membuat wanita tidak dapat bekerja dan harus tidur. Spotting pertengahan siklus Dismenorea Dismenorea adalah nyeri haid yang timbul menjelang atau selama haid. Nyeri tersebut dirasakan oleh wanita pada bagian perut dan terasa sangat sakit (kolik). Gangguan pendarahan. Amenorea/tidak ada pendarahan 5. banyak pendarahan (hiperme¬norea). Ditinjau dari banyaknya darah yang keluar: 1. Dismenorea dibagi dalam dua macam. Penyebab: Penyebab pasti dari dismenorea primer belum bisa diketahui.2. Akan tetapi. Normal (2-5 pembalut per hari) 2. yaitu: sedikit pendarahan (hipomenorea). Hipomenorea/pendarahan sedikit (< 2 pembalut per hari) 4. Pascamenstrual spotting C. sedangkan dismenorea sekunder nyeri yang muncul setelah beberapa bulan mengalami masa haid. Premenstrual spotting 5. Oligomenorea/terlalu jarang (setiap > 31 hari sekali) 4. Eumenorea/normal (setiap 25-31 hari sekali) 2. Ditinjau dari lamanya pendarahan: 1. perasaan mau pingsan dan mudah marah. Ditinjau dari siklusnya: 1. Menoragia (selama > 6 hari) 3. yaitu: dismenorea primer dan dismenorea sekunder.

yang mana penyebabnya adalah karena endometriosis dan infeksi kronik. Keluhan-keluhan tersebut misalnya: mudah lelah. yang mana penyebabnya adalah karena kadar prostaglandin yang terlalu tinggi dan terjadi pada siklus haid yang berovulasi. rasa tidak enak di perut. Pengobatan: Ada beberapa pengobatan yang bisa dilakukan sesuai dengan kondisi wanita yang terkena dimenorea. dan di pusar. Kelainan ini sering dijumpai pada wanita yang keadaan psikisnya labil dan postur tubuhnya kurus. Setiap mengalami haid. . Jika wanita mengalami dismenorea primer. mata atau dari pusar. (b) Dengan pemeriksaan hormon prolaktin dan estrogen. Jika wanita tersebut mengalami kelainan organik maka cara pengobatannya adalah dengan menghilangkan kelainan organik tersebut terlebih dahulu. perasaan tertekan (depresi). Jika dimenorea terjadi pada wanita yang masih berusia muda maka pengobatan bisa dilakukan dengan obat-obatan spasmolitik atau anal¬gesik terlebih dahulu. kemudian dilakukan pengobatan sesuai dengan kelainan organik yang ada. masih berupa dugaan. tidak jarang ditemukan keluhan-¬keluhan sebelum haid. maka pengobatannya adalah dengan penyembuhan terhadap infeksi yang ada. di antaranya: 1. Pada kasus dugaan terhadap endometriosis atau infeksi kronik diperlukan laparoskopi diagnostik. sakit kepala (migren). nyeri pada payudara. kaki bengkak. yang mana biasanya selalu berhubungan dengan haid. mata. Sindrom Prahaid Pada wanita usia reproduksi. Penyebab: Penyebab dari kelainan ini belum diketahui secara pasti. Wanita yang mengalami endo¬metriosis biasanya sering merasakan nyeri ketika bersenggama dan buang air besar. Diagnosis dapat dibuat dari keluhan-keluhan yang ada. mudah marah (tersinggung). Kadang-kadang pada wanita ter¬tentu dijumpai endometriosis di paru. Diagnosis terhadap kelainan ini dapat dilakukan dengan 2 cara: (a) Dilihat dari keluhan yang timbul sejak 8-12 hari sebelum haid. mata berkunang-kunang. wanita tersebut akan mengeluarkan darah dari paru-paru. 4. bahkan biasanya juga sulit untuk mendapatkan anak (infertil).endometrium. Faktor yang paling sering menyebabkan terjadinya dismenorea sekunder adalah karena endome¬triosis (tumbuhnya jaringan endometrium di luar endometrium) dan infeksi kronik genitalia interna. Jika wanita mengalami dismenorea sekunder. 3. maka pengobatannya adalah dengan antiprostaglandin dan terapi hormon progesteron untuk mencegah ovulasi sesuai dengan petunjuk dokter kandungan. Diduga kelainan ini disebabkan oleh meningkatnya hor¬mon prolaktin atau karena pengaruh hormon estrogen yang berlebihan. 2.

kecuali jika pendarahan tersebut sampai menyebabkan anemia atau sampai terjadi amenorea. Pendarahan Uterus DisfungsionaI (PUD) PUD adalah pendarahan uterus abnormal (jumlah. baik lama maupun jumlah darahnya. Gangguan haid yang terjadi pada usia ini tidak memerlukan pengobatan khusus. PUD paling banyak dijumpai pada usia perimenars dan usia perimenopause. Pengobatan: Perlu diketahui bahwa pada usia perimenars jarang terjadi ovu¬lasi. Yang paling mungkin menjadi penyebabnya adalah gangguan faktor pembekuan darah dan gangguan psikis. Untuk mencegah efek estrogen yang berlebihan bisa diberikan progesteron sesuai petunjuk dokter. 4. pendarahan yang terjadi sampai membuat keadaan umum menjadi jelek. 2. Jadi. yang mana hampir dapat dipastikan bahwa tanpa diobati pun ovulasi akan terjadi secara spontan. jarang sekali dijumpai kelainan organik. yang semata-mata disebabkan oleh gangguan fungsional mekanisme kerja hipotalamus-hipofisis-ovarium-endometrium tanpa ada kelainan organik alat reproduksi. b. Diagnostik: Suhu basal badan atau pemeriksaan hormon FSH dan LH. Pengobatan: Pengobatan untuk kelainan ini bisa dilakukan dengan terapi hormonal sesuai petunjuk dokter dan perlu pengawasan sampai 6 bulan lebih.Pengobatan: a. siklus haidnya bersifat anovulatorik. frekuensi. dan lamanya) yang terjadi baik di dalam maupun di luar siklus haid. PUD pada usia perimenopause Perimenopause adalah usia antara masa pramenopause dan pascamenopause. Penyebab: Pada jenis kelainan ini. yang biasanya berlangsung selama 3 sampai 5 tahun setelah menars dan ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur. tidak dijumpai kelainan organik maupun kelainan darah. 3. dua tahun setelah menars belum juga dijumpai siklus haid yang berovulasi. PUD pada usia perimenars Usia perimenars adalah usia sejak terjadinya menars hingga memasuki usia reproduksi. yaitu sekitar menopause . gangguan yang terjadi sampai 6 bulan lamanya. Kapan pengobatan hormonal perlu dilakukan? Pengobatan hormonal perlu dilakukan jika: 1. Pada kadar prolaktin yang tinggi bisa diberikan bromokriptin atas petunjuk dokter.

Gangguan fungsional (ganguan endokrinologik/hormonal). melakukan pergantian pembalut sebanyak 1-2 kali per hari. Jika ada seseorang yang mengalami pendarahan atau gangguan haid pada usia peri¬menopause. Diagnosis: Pada setiap wanita yang berusia 35 tahun harus dilakukan kuretase diagnostik untuk menyingkirkan adanya keganasan. berlangsung selama 6 7 hari. Pengobatan pada umumnya berlangsung sampai 6 bulan. Bila hasil mikrokuret tidak menunjukkan adanya perubahan terhadap pengobatan dengan hormon. maka yang harus dicurigai adalah adanya keganasan uterus (rahim). dan berlangsung selama 1-2 hari saja. Pengobatan: Bila dijumpai kelainan organik. atau terdapat infeksi pada genitalia interna (organ reproduksi bagian dalam). pada kasus seperti ini harus dilakukan tindakan dilatasi dan kuretase terlebih dahulu. uterus hipoplasia. Penyebab: Penyebab kelainan ini adalah kekurangan hormon estrogen atau progesteron. Hipomenorea Hipomenorea adalah pendarahan dengan jumlah darah sedikit. Kelainan darah. LH dan PRL. dan lain-lain. Oleh karena itu. Bila hasil pemeriksaan patologi anatomik menunjukkan adanya suatu hiperplasia endometrium (kistik/adenometosa). Pada kelainan hormonal dapat diberikan be¬berapa jenis terapi hormon. Penyebab: Bisa berupa kelainan pada uterus (rahim). maka bisa dilakukan pengobatan hormonal terlebih dahulu sesuai anjuran dokter. maka lebih baik dianjurkan untuk melakukan histerektomi (pengangkatan rahim). Setiap 3 bulan sekali harus dilakukan mikrokuret. dan jika memungkinkan bisa dilakukan pemeriksaan hormon FSH. Metroragia Pendarahan yang terjadi pada seorang wanita yang tidak berhubungan dengan siklus haid. Penyebabnya: . dan melakukan pergantian pembalut sebanyak 5 6 kali per hari yang setiap pembalutnya basah seluruhnya. Hipermenorea Hipermenorea adalah pendarahan dengan jumlah darah banyak. Pengobatan: Bila siklus haid berovulasi maka tidak perlu dilakukan pengobatan apa pun.(usia 40 52 tahun). seperti mioma (tumor). tentu dengan sendirinya penye¬babnya dapat dihilangkan.

progesteron. atau erosi porsio. Referensi: ENDOKRINOLOGI GINEKOLOGI. Kelompok Studi Endokrinologi Reproduksi Indonesia. Pengobatan: Ada beberapa cara pengobatan hormonal. Sardjito Yogyakarta). Jakarta: 1993 . Dalam endometrium sering dijumpai adanya infiltrasi limfosit atau leukosit (sel-sel darah putih).Penyebab pendarahan ini adalah kelainan organik atau kelainan endokrinologik. dengan jumlah darah kadang-kadang cukup banyak. Menoragia Pendarahan siklik yang berlangsung lebih dari 7 hari (haid yang memanjang). Penyebab: Penyebabnya diduga karena penurunan kadar estrogen prahaid. Pada wanita usia di atas 35 tahun perlu dilakukan dilatasi dan kuretase bertingkat untuk menyingkirkan keganasan. Pengobatan: Untuk kelainan yang sifatnya moorganik. Penyebab: Terjadi keterlambatan dalam pelepasan endometrium. Pendarahan Pascahaid Pendarahan ini biasanya berlangsung sampai 7 hari. histologi endometrium atau pemeriksaan hor¬monal dengan cara RIA. Zain Alkaff (Sub Bagian Endokrinologi Reproduksi Bagian Obstetri Ginekologi RSUP dr. atau pil KB sesuai aturan dan pengawasan dokter. Pengobatan: Sama dengan prinsip pengobatan pada hipermenorea. Jika terdapat kelainan hormonal. Dr. Pendarahan Prahaid dan Pascahaid a. diberikan kombinasi estrogen dan progesteron dengan aturan sesuai petunjuk dokter. Untuk mengetahui berbagai jenis kelainan organik dan ciri-cirinya secara khusus. atau ter¬dapat gangguan reepitelisasi (pembentukan kembali lapisan permukaan) endometrium. berupa pendarahan bercak (spotting). Pendarahan Prahaid Pendarahan yang terjadi 3-4 hari sebelum haid. Med Ali Baziad (Sub Bagian Endokrinologi Reproduksi Bagian Obstetri Ginekologi FKUI) dan dr. pengobatannya sesuai dengan jenis penyebabnya. yaitu dengan pemberian estrogen. Diagnosis: Vaginal sitologi. b. Penyebab: Mirip dengan hipermenorea. insya Alloh akan kita bahas pada edisi berikutnya. Dan perlu juga dicurigai adanya polip serviks.

com/2011/11/artikel-kesehatangamgguam-dan-masalah. muntah. sakit kepala. di duga factor psikis sangat berperan terhadap timbulnya nyeri. nyeri sering bersamaan dengan rasa mual. dan nyeri kepala Dismenora skunnder . perasaan mau pingsan. Dismenora primer umumnya di jumpai pada wanita dengan siklus haid berovulasi. ETIOLOGI Penyebab pasti dismenora belum di ketahui. PATOFISIOLOGI Secara rnigkas konsep pathogenesis dismenorea primer dapat di gambarkan sebagai berikut: MANIFESTASI KLINIS Dismenore primer Usia lebih muda Timbul setelah terjadinya siklushaid yang teratur Sering pada nulipara Nyeri sering terasa sebagai kejang uterus dan spastic Nyeri timbul mendahului haid dan meningkat pada hari pertama atau kedua haid Tidak dijumpai keadaan patologi pelvic Hanya terjadi pada siklus haid yang ovulatorik Sering memberikan respons terhadap pengobatan medikamantosa Pemeriksaan pelvic normal Sering disertai nausea. sampai membuat wanita tersebut tidak dapat bekerja dan harus tidur.kelahan.diare.blogspot. lekas marah.html#ixzz1jspEssSz ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU DENGAN DISMENORE ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU DENGAN DISMENORE DEFINISI Dismenore adalah nyeri haid menjelang atau selama haid.Read more: http://ilmu-pasti-pengungkap-kebenaran. Penyebab sering dismenore skunder adalah endometriosis dan infeksi kronik genitalia internal.

medroksi progesterone asetat. didrogesteron) dari hari 225 siklus haid 5-10 mg (hari. Bila ada. selalu berhubungan dengan haid. progesterone cukup diberikan pada hari ke-16 sampai ke-25 siklus haid. yaitu: Untuk endometriosis Untuk infeksi berikan antibiotika yang sesuai TINJAUAN KHUSUS A. Pada dugaan adanya endometriosis maupun infeksi kronik perlu di lakukan laporaskopi diagnostic. setalah keluhan nyeri berkurang. Pada dismenorea primer. pengobatan berlangsung berbulan-bulan. obati sesuai kelainan yang ada pada wanita usia muda dicoba dulu dengan spasmolitik atau analgesic.Identitas .Usia lebih tua Cenderung timbul setelah 2 tahun siklus haid teratur Tidak berhubungan siklus dengan paritas Nyeri sering terasa terus-menerus dan tumpul Nyeri dimulai saat haid dan meningkat bersamaan dengan keluarnya darah Berhubungan dengan kelainan pelvic Tidak berhubungan dengan adanya ovulasi Sering kali memerlukan tindakan opertif Terdapat kelainan pelvic DIAGNOSIS Dibuat dari keluhan-keluhan yang timbul. Pada dismenore skunder tergantung pada penyebabnya. PENATALAKSANAAN Singkirkan terlebih dahulu kelainan organic. pengobatannya: Antiprostaglandin Pil KB atau progesteronsaja (nortestesteron.

-RPD Pasien mengatakan sudah menikah selama 10 tahun.dan Keluar keringat. muntah. dan keluar keringat . -Pemeriksaan Fisik -Keadaan umum :Lemah -kesadaran :compos Mentis -TTV :TD :110/80 mmHg :Nadi :45 x/m :RR :22 x/m -HT :04 Oktober 2010 -BB :48 Kg ¬ -wajah meringis -Therapy : .USG -Novanol 1x1 -Blisod 3x1 C.Riwayat Penyakit -Keluhan Utama Nyeri diperut dan pingang -RPS Pasien datang melalui poly OBGYN. DIAGNOSA NO DATA ETIOLOGI MASALAH 1 DS: Pasien mengatakan waktu menstruasi perut terasa sakit (nyeri) dan pinggang.S -Umur :25 thn -Alamat :Geuce Menara -Agama :Islam -Status perkawinan :Kawin -Suku :Aceh -Pekerjaan :IRT -Tanggal masuk RSU MERAXA :25/Oktober/2010 -tanggal Pemeriksaan :25/Oktober/2010 -Diagnosa :DISMENORA B.semua keluarga pasien mempunyai anak setelah menikah.tetapi belum mempunyai keturunan -RPK Pasien mengatakan dalam keluarga todak ada yang mengalami penyakit seperti ini. pasien datang dengan ditemani suami dan pasien mengatakan waktu menstruasi pasien sering mual. dan pasien sering mual.mantah.-Nama :Ny I.

com/2010/12/asuhan-keperawatan-pada-ibu-dengan. Desember 28.Jakarta Diposkan oleh Heri Saputra di Selasa.Rencana Asuhan Keperawatan Onkologi.html 5 April 2011 MAKALAH GANGGUAN MENSTRUASI HIPOMENORE ASUHAN KEBIDANAN PADA HIPOMENOREA SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN AISYIYAH YOGYAKARTA 2010 KATA PENGANTAR Assalamu alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh . 2010 diunduh tanggal 19 januari 2012 pukul 14:03 Label: ASKEP KEPERAWATAN MATERNITAS/KEBIDANAN http://hesa-andessa.Kapital Selekta Kedokteran.2000. DIAGNOSA PERAWATAN Gangguan rasa nyaman (nyeri) berhubungan dengan akibat peningkatan hormon FSH E.media Aesculapius -Galle.Jane.blogspot.Charette.Triyanti kuspuji .DO :K/U: Lemah TD : 180/80 N :48x/m RR :22x/m HT :04 Oktober 2010 BB :48kg -akibat penigkatan hormon FSH Gangguan rasa nyaman (nyeri) D.edisi 3.Danielle.2001.EGC.Tujuan Dan Kriteria hasil -nyeri berkurang atau hilang -klien tampak tenang -klien mendapatkan rasa nyaman DAFTAR PUSTAKA -Mansjoer arif .ddk.

polimenore. hidayah. Bagaimana pengobatan dari Hipomenorea ? C. Teman. Latar Belakang Menstruasi atau mens atau haid atau datang bulan adalah perdarahan yang terjadi secara berulang setiap bulannya (kecuali saat kehamilan) pada uterus seorang wanita dikarenakan adanya proses deskuamasi atau peluruhan dinding rahim (endometrium). taufik. Tidak lupa penyusun sampaikan rasa terima kasih kepada pihak pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini : 1.Syukur alhamdulilah penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT. B. Apakah penyebab dari Hipomenorea ? 3. adapun irregulaer dalam siklus menstruasi diantaranya : oligomenore. hipofisis dan ovarium. hipomenore. Siklus menstruasi normal durasi 21-35 hari. metroragi. . Wassalamu aaikum Warohmatullohi Wabarokatuh Yogyakarta . Tujuan 1. Ibu Hikmah selaku dosen mata kuliah askeb IV B 2. Apakah definisi dari Hipomenorea ? 2. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW sehingga penyusun diperkenankan untuk menyelesaikan makalah asuhan kebidanan IV B sebagai syarat untuk melengkapi tugas pada semester genap tahun pelajaran 2011 di STIKES Aisyiyah Yogyakarta. dan intermenstrual bleeding. yang telah melimpahkan rahmat. dalam proses menstruasi terjadi perdarahan pervaginam secara siklik yang tidak hanya menunjukan parubahan pada endometrium. namun juga pada hipotalamus. serta inayah-Nya. Penyusun mengharap adanya saran dan kritik yang bersifat membangun untuk perbaikan makalah ini. Menstruasi merupakan proses siklik. Tujuan umum: untuk mengetahui gambaran dan menambah wawasan tentang gangguan mestruasi salah satunya hipomenore. dengan jumlah darah 20-60 ml. hipermenore. menoragi. menometroragi. Rumusan Masalah 1.teman tersayang yang telah memberikan bantuan moral dan material sehingga memperlancar tersusunnya makalah ini. Maret 2011 Penulis BAB 1 PENDAHULUAN A. Ayah dan Ibu tercinta yang senantiasa memberikan semangat dan dorongan belajar yang tinggi 3.

2. Definisi Hipomenorea adalah perdarahan haid yang lebih pendek dan atau lebih kurang dari biasa. Tindakan Bidan: 1) Menenangkan penderita 2) Merujuk ke fasilitas yang lebih tinggi dan lengkap 3) diberi obat berupa: endometril BAB III KASUS Ny. Pengobatan Tidak perlu terapi jika siklus ovulatoar subsitusi hormon E&P bila perlu induksi ovulasi jika siklus anovulatoar & ingin anak.2. Tujuan khusus: a. Ny. apa ada hubungannya dengan operasi yang telah dijalaninnya. pada gangguan endoktrin. Ny. pada uterus (misal : sesudah operasi mioma). dan lain-lain. Hipomenorea tidak mengganggu fertilitas. . dan berlangsung selama 1-2 hari saja. penyakit menahun maupun gangguan hormonal. R khawatir dengan keadaan yang dialaminya saat ini. stenosis hymen. Penyebab Hipomenorea disebabkan oleh karena kesuburan endometrium kurang akibat dari kurang gizi. sinekia uteri (sindrom asherman). pada uterus (misalnya sesudah meomektomi). Hipomenorea adalah pendarahan dengan jumlah darah sedikit. Sering disebabkan karena gangguan endokrin. dan bagaiamana siklus menstruasi yang normal b. melakukan pergantian pembalut sebanyak 1-2 kali per hari. Dan operasi miomektomi sudah dilakukan 5 bulan yang lalu. 3. Perdarahan haid yg jumlahnya sdkt (<40ml>) siklus regular. R usia 24 tahun datang kepada bidan di desa Minggiran dengann keluhan sudah 4 bulan ini dia mendapatkan mestruasi lamanya lebih pendek atau singkat dari biasanya. stenosis serviks uteri. kecuali bila ditemukan sebab yang nyata. R mengatakan bahwa dia memiliki riwayat miomektomi. Sebab-sebabnya dapat terletak pada konstitusi penderita. sebab kelainan ini terletak pada konstitusi penderita. Agar bidan dapat memberikan KIE kepada para remaja dengan gangguan mestruasi hipomenore BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. terapi terdiri atas menenangkan penderita. Kekurangan estrogen maupun progesterone. Untuk mengetahui bagaimana proses menstruasi yang selama ini dialami oleh seorang wanita.

5 0C. yang pertama kali harus dilakukan oleh seorang bidan adalah melakukan anamnesa Ny. BB 55 kg. Umur : 24 tahun 28 tahun 3. Suku Bangsa : Jawa/ Indonesia Jawa/ Indonesia .15 WIB Oleh : Bidan Ema PENGKAJIAN DATA Biodata / Identitas istri suami 1. TB 159 cm. Register : 001000000 Tanggal pengkajian : 18 Maret 2011 Pukul : 10. Muntilan. R UMUR 24 TAHUN DENGAN HIPOMENOREA PATOLOGIS DI RSIA AISYIYAH MUNTILAN Jl. Menjelasakan pada pasien tentang hasil pemeriksaan bahwa pasien kemungkinan mengalami hipomenore patologis Pasien mengerti penjelasaan bidan 2. Memberitahu pada pasien untuk memastikan penyebabnya harus dilakukan pemeriksaan lebih lengkap sehingga pasien perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap Pasien mengerti dan akan sesegera mungkin melakukan pemeriksaan di rumah sakit 3. R Tn.R mengalami hipomenore patologis. Pemeriksaan Fisik Tekanan darah 100/60 mmHg. Dari data di atas dapat disimpulkan Ny. Magelang Jawa Tengah No. Nama : Ny. Memberikan dukungan moril pada pasien untuk mengurangi kecemasan Pasien berusaha tegar menerima keadaannya sekarang ASUHAN KEBIDANANPADA Ny. Sebagai bidan asuhan yang perlu diberikan adalah 1.R mengatakan bahwa sudah 4 bulan ini mengalami haid yang lebih pendek/ singkat dari siklus yang biasanya. R 2. Agama : Islam Islam 4. Gampingan Baru No. Pernafasan 20 kali permenit. R mengatakan bahwa dia pernah menjalani operasi miomektomi pada 5 bulan yang lalu. Nadi 85 kali permenit. 105.BAB IV PEMBAHASAN Sesuai dengan kasus di atas. Suhu 36. Ny.

jantung. Penyakit sistemik yang pernah/ sedang diderita Pasien mengatakan tidak pernah dan tidak sedang menderita penyakit berat seperti hipertensi. umur pernikahannya ± 3 tahun.5. Penyakit yang pernah/ sedang di derita keluarga Pasien mengatakan dari keluarga tidak ada yang pernah dan sedang menderita penyakit berat seperti hipertensi. keganasan. Riwayat kontrasepsi yang digunakan: pasien mengatakan bahwa dia menggunakann KB suntik 3 bulanan. RT 05/RW 01 Muntilan Magelang Jawa Tengah 8. Pendidikan : SMA Sarjana 6. DM. Gunung Pring No. lauk air putih. kadang-kadang disertai rasa sakit. ada riwayat gangguan riwayat kesehatan reproduksi yaitu: keputihan patologis 7. Pola Pemenuhan Kebutuhan Sehari-hari a. Pola aktivitas Kegiatan sehari-hari: sehari hari pasien mengerjakan pekerjaan administrasi di kantor tempat bekerja . No. Riwayat Kehamilan. Riwayat kesehatan a. 6. status pernikahan syah 3. Alamat : Jln. b. Pola eliminasi BAB BAK Frekuensi 1 kali sehari 5-6 kali sehari Warna kuning kuning jernih Bau khas khas Konsistensi lunak encer Keluhan tidak ada tidak ada c. jantung. susu Jumlah 1 porsi habis 1 gelas habis Keluhan tidak ada tidak ada b. 415. dan lamanya 56 hari. dan hampir 2 tahun penggunaannya. 2. sayur. Telp : 081234567xxx 081234566xxx DATA SUBYEKTIF 1. Riwayat Perkawinan Pasien mengatakan bahwa ia sudah menikah 1 kali. Riwayat menstruasi Ibu menarce umur 12 tahun. Kunjungan saat ini kunjungan pertama kunjungan ulang Keluhan utama Pasien mengatakan bahwa dia sudah 4 bulan ini mengalami haid yang lebih pendek atau singkat yaitu Cuma 2 hari dan perdarahanya sedikit. Pola nutrisi makan minum Frekuensi 3 kali sehari 6-8 kali sehari Macam nasi. persalinan dan nifas yang lalu: P1Ab0Ah1 5. the. HPHT: 10 Maret 2011 4. TBC. Pekerjaan : IRT PNS 7. TBC dan pasien pernah mengidap kista pada myoma. siklus menstuasi teratur.

Tanda vital Tekanan darah : 100/60 mmHg Nadi : 85 kali permenit Pernafasan : 20 kali permenit Suhu : 36. Keadaan pasien sekarang Pasien khawatir dengan keadaannya saat ini dan takut sesuatu terjadi padanya d. Pengetahuan pasien tentang kesehatan reproduksi Menurut pasien. Istirahat/ tidur: siang 1 jam. Kebiasaan mengganti pakaian dalam: setiap habis mandi Jenis pakaian dalam yang digunakan: katun 8. f. Ketaatan beribadah Pasien taat menjalankan sholat 5 waktu dan menutup aurat DATA OBJEKTIF 1. Abdomen : ada nyeri tekan pada perut bagian bawah . sclera putih. Personal hygiene Kebiasaan mandi 2 kali perhari Kebiasaan membersihkan alat kelamin: saat mandi. malam 7 jam Seksualitas: ibu berhubungan intim tidak tentu kadang-kadang 2 kali seminggu. Payudara : pembesaran payudara tidak normal f. Pengetahuan pasien tentang gangguan/ penyakit yang diderita saat ini Menurut pasien. Pemeriksaan fisik a. sehabis buang air kecil dan besar. biasanya lamanya mestruasi 5-7 hari c. Dukungan keluarga Keluarga menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan agar dapat diketahui penyebab pasien mengalami haid yang lamanya haid begitu singkat. Keadaan umum baik. kesadaran composmenthis b. Kepala dan leher Hiperpigmentasi : tidak ada hiperpigmentasi pada wajah dan leher Mata : simetris. tanpa keluhan. apa yang dialaminya tidak normal b.dan mengerjakan pekerjaan rumah.5 0C c. lembab Leher : tidak ada pembesaran kelenjar thyroid dan vena jugularis e. Keadaan psiko social spiritual a. Hubungan dengan keluarga Hubungan pasien dengan keluarganya sangat baik e. konjungtiva merah mudah Mulut : bibir merah muda. TB : 159 cm BB : 55 kg d.

Ekstermitas Edema : tidak ada Varices : tidak ada Reflek patella : + h. Diagnosis kebidanan Ny. Kolaborasi Kolaborasi dengan dokter Obsgyn untuk pemeriksaan laboratorium atau pemeriksaan lebih lanjut c. Memberitahu pada pasien untuk memastikan penyebabnya harus dilakukan pemeriksaan lebih lengkap sehingga pasien perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap Pasien mengerti dan akan sesegera mungkin melakukan pemeriksaan di rumah sakit 3. Kebutuhan tidakan segera berdasarkan kondisi klien a. Anus : tidak ada hemoroit 2. Pemeriksaan penunjang PP Test ( .30 WIB 1. Masalah Siklus panjang dan perdarahan sedikit 3. Diagnose potensial Kelainan congenital atau kelainan genetik 5.) ASSESSMENT 1. Memberikan dukungan moril pada pasien untuk mengurangi kecemasan Pasien berusaha tegar menerima keadaannya sekarang .R P1A0Ah1 usia 24 tahun. Merujuk PLANNING tanggal 18 Maret 2011 pukul 10. Masalah potensial Terdapat gangguan pada alat genetalianya 6. Mandiri KIE tentang kemungkinan penyebab perubahan siklus dan banyaknya perdarahan yang terjadi b. Menjelasakan pada pasien tentang hasil pemeriksaan bahwa pasien kemungkinan mengalami hipomenore Pasien mengerti penjelasaan bidan 2. Kebutuhan Memberikan KIE kemungkinan penyebab tejadinya gangguan siklus menstruasi yang menjadi panjang dan perdarahan sedikit 4.g. Pemeriksaan dalam/ ginekologis 3. Genetalia luar Tanda chadwich : tidak ada Varices : tidak ada Bekas luka : tidak ada Kelenjar bartholini: tidak ada pembengkakan kelenjar bartolini Pengeluaran : tidak ada lendir darah atau pun keputihan yang keluar i. dengan hipomenore patologi 2.

Dwi. Kesehatan Reproduksi . 2009. Yogyakarta: Nuha Medika Diposkan oleh Arifah Nur Khasanah di 7:31:00 PM tanggal 5 april 2012 diunduh tanggal 19 januari 2012 pukul 14:10 .TTD Bidan Ema DAFTAR PUSTAKA http://akd3b.wordpress.com/2010/06/18/hipominorea/ Maryanti.

yaitu keadaan tidak terjadinya haid pada wanita usia 16 tahun. Akan tetapi kondisinya belum tentu sama antara wanita satu dengan yang lainnya. Kelainan dalam banyaknya darah dan lamanya perdarahan pada haid: Hipermenorea atau menoragia dan Hipomenorea 3. Amenorea sendiri terbagi dua. yaitu: a. Klasifikasi Gangguan haid dan siklusnya dalam masa reproduksi dapat digolongkan dalam: 1. namun sebagian yang lain memiliki masalah-masalah seputar darah haid yang cukup mengganggu aktivitasnya. Polimenorea 2. kehamilan dan menyusui. b. Amenorea Definisi Amenorea adalah keadaaan tidak terjadinya haid pada seorang wanita. Beberapa dari mereka mengalami kondisi yang normal. Oligomenorea. Ada baiknya para pembaca (khususnya wanita) mengetahui apa saja masalahmasalah dan gangguan-gangguan seputar darah haid.Macam-macam Gangguan Haid Wanita yang telah mencapai usia baligh. Kelainan siklus : Amenorea. dan setelah menopause. Sehingga kita bisa memiiliki pengetahuan tentangnya dan berharap bisa mencari solusinya. Hal tersebut normal terjadi pada masa sebelum pubertas. secara normal akan mendapatkan haid tiap bulannya. Amenorea sekunder. Amenorea primer. Perdarahan di luar haid : Metroragia 1. yaitu tidak terjadinya haid selama 3 siklus (pada .

dan penggunaan metode kontrasepsi. maka penyebab lainnya adalah: y y y y y y Obat-obatan Stres dan depresi Nutrisi yang kurang.kasus oligomenorea/jumlah darah haid sedikit). perkembangan rambut pubis). olahraga berlebihan. Penyebab Oligomenorea biasanya terjadi akibat adanya gangguan keseimbangan hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. dengan atau tanpa perkembangan seksual sekunder (perkembangan payudara. setelah kehamilan. dapat dipikirkan apabila wanita memiliki rahim dan vagina normal Penyebab terbanyak dari amenorea sekunder adalah kehamilan. sedangkan jumlah perdarahan tetap sama. Penyebab Penyebab tersering dari amenorea primer adalah: y y y y y Pubertas terlambat Kegagalan dari fungsi indung telur Agenesis uterovaginal (tidak tumbuhnya organ rahim dan vagina) Gangguan pada susunan saraf pusat Himen imperforata yang menyebabkan sumbatan keluarnya darah haid. Oligomenorea sering terjadi pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama ataupun beberapa tahun menjelang . Jika sebab-sebab tersebut bisa disingkirkan. atau 6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus haid biasa. penurunan berat badan berlebihan. Gangguan hormon tersebut menyebabkan lamanya siklus haid normal menjadi memanjang. maka kondisi tersebut dikenal sebagai amenorea sekunder. 2. Gejala lainnya tergantung dari apa yang menyebabkan terjadinya amenorea. Namun. sehingga haid menjadi lebih jarang terjadi. atau kondisi dimana wanita tersebut tidak mendapatkan haid padahal sebelumnya sudah pernah mendapatkan haid. obesitas Gangguan hipotalamus dan hipofisis Gangguan indung telur Penyakit kronik Tanda dan Gejala Tanda amenorea adalah tidak didapatkannya haid pada usia 16 tahun. Wanita yang mengalami oligomenorea akan mengalami haid yang lebih jarang daripada biasanya. jika berhentinya siklus haid berlangsung lebih dari 3 bulan. Oligomenorea Definisi Oligomenorea merupakan suatu keadaan dimana siklus haid memanjang lebih dari 35 hari. menyusui.

terjadinya menopause. Polimenorea dapat terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sistem hormonal pada aksis hipotalamus-hipofisis-ovarium. hal ini dikenal dengan istilah polimenorea. namun pada beberapa kasus. misal atlit Adanya tumor yang melepaskan estrogen Adanya kelainan pada struktur rahim atau serviks yang menghambat pengeluaran darah haid Penggunaan obat-obatan tertentu Umumnya oligomenorea tidak menyebabkan masalah. Oligomenorea yang terjadi pada masa-masa itu merupakan variasi normal yang terjadi karena kurang baiknya koordinasi antara hipotalamus. Disamping itu. Metroragia merupakan suatu perdarahan iregular yang terjadi di antara dua waktu haid. dengan pola yang teratur dan jumlah perdarahan yang relatif sama atau lebih banyak dari biasanya. hipofisis dan ovarium pada awal terjadinya haid pertama dan menjelang terjadinya menopause. misal : Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS) Stres dan depresi Sakit kronik Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa. bulimia) Penurunan berat badan berlebihan Olahraga berlebihan. Polimenorea Definisi Ketika seorang wanita mengalami siklus haid yang lebih sering (siklus haid yang lebih singkat dari 21 hari). Pada metroragia. dapat menyebabkan gangguan kesuburan. haid terjadi dalam waktu yang lebih singkat dengan darah yang dikeluarkan lebih sedikit. Polimenorea harus dapat dibedakan dari metroragia. Penyebab Timbulnya haid yang lebih sering ini tentunya akan menimbulkan kekhawatiran pada wanita yang mengalaminya. Wanita dengan polimenorea akan mengalami haid hingga dua kali atau lebih dalam sebulan. sehingga timbul gangguan keseimbangan hormon dalam tubuh. Gangguan keseimbangan hormon dapat terjadi pada: y y y y 3-5 tahun pertama setelah haid pertama Beberapa tahun menjelang menopause Gangguan indung telur Stress dan depresi . Pemeriksaan ke dokter kandungan harus dilakukan ketika oligomenorea berlangsung lebih dari 3 bulan dan mulai menimbulkan gangguan kesuburan. Ketidak seimbangan hormon tersebut dapat mengakibatkan gangguan pada proses ovulasi (pelepasan sel telur) atau memendeknya waktu yang dibutuhkan untuk berlangsungnya suatu siklus haid normal sehingga didapatkan haid yang lebih sering. oligomenorea dapat juga terjadi pada: y y y y y y y y y Gangguan indung telur. 3.

Siklus haid yang normal berlangsung antara 21-35 hari. kurang konsentrasi. aspirin. seperti: y y infeksi saluran reporduksi kelainan koagulasi (pembekuan darah). seperti antikoagulan. diantaranya: 1. misal atlit Penggunaan obat-obatan tertentu. pucat. Polimenorea yang berlangsung terus menerus dapat menimbulkan gangguan hemodinamik tubuh akibat darah yang keluar terus menerus. Disamping itu. seperti napas lebih pendek. dll .y y y y y Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa. Penyebab Timbulnya perdarahan yang berlebihan saat terjadinya haid (menoragia) dapat terjadi akibat beberapa hal. bulimia) Penurunan berat badan berlebihan Obesitas Olahraga berlebihan. misal : akibat von willebrand disease. Menoragia atau Hipermenorea Definisi Menoragia atau hipermenorea adalah perdarahan haid yang lebih banyak dari normal (lebih dari 80ml/hari) atau lebih lama dari normal (lebih dari 8 hari). dll Pada umumnya. polimenorea bersifat sementara dan dapat sembuh dengan sendirinya. kekurangan protrombin. selama 2-8 hari dengan jumlah darah haid sekitar 25-80 ml/hari. Wanita dengan gangguan ovulasi seringkali mengalami kesulitan mendapatkan keturunan. Terdapat tanda-tanda anemia. 4. Gejala Penderita menoragia dapat mengalami beberapa gejala seperti: y y y y y Perlu mengganti pembalut hampir setiap jam selama beberapa hari berturut-turut Perlunya mengganti pembalut di malam hari atau pembalut ganda di malam hari haid berlangsung lebih dari 7 hari Darah haid dapat berupa gumpalan-gumpalan darah Haid yang berlangsung berkepanjangan dengan jumlah darah yang terlalu banyak untuk dikeluarkan setiap harinya dapat menyebabkan tubuh kehilangan terlalu banyak darah sehingga memicu terjadinya anemia. NSAID. idiopatik trombositopenia purpura (ITP). mudah lelah. dll. Penderita polimenorea harus segera dibawa ke dokter jika polimenorea berlangsung terus menerus. polimenorea dapat juga akan menimbulkan keluhan berupa gangguan kesuburan karena gangguan hormonal pada polimenorea mengakibatkan gangguan ovulasi (proses pelepasan sel telur). kadang disertai dengan bekuan darah sewaktu haid. Adanya kelainan organik.

namun keadaan ini sering dianggap oleh wanita sebagai haid walaupun hanya berupa bercak Klasifikasi 1. kegemukan. penyakit menahun maupun gangguan hormonal 6. Metroragia diluar kehamilan Penyebab . haid terjadi dalam waktu yang lebih singkat dengan darah yang dikeluarkan lebih sedikit. seperti abortus. 2. Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS). 5. Penyakit hati kronik dapat menyebabkan gangguan dalam menghasilkan faktor pembekuan darah dan menurunkan hormon estrogen. Penyebab Hipomenorea disebabkan oleh karena kesuburan endometrium kurang akibat dari kurang gizi. dll 3. tumor pituitari. Hipomenorea Definisi Hipomenorea adalah perdarahan haid yang lebih pendek dan atau lebih kurang dari biasa. Metroragia tidak ada hubungannya dengan haid. Metroragia merupakan suatu perdarahan iregular yang terjadi di antara dua waktu haid. Pada metroragia. obatobatan anti-inflamasi dan obat-obatan antikoagulan. 4. kehamilan ektopik. polip endometrium. Metroragia oleh karena adanya kehamilan. obat-obatan kemoterapi. Kelainan hormon endokrin misal akibat kelainan kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal. Iatrogenik : misal akibat pemakaian IUD. Kelainan anatomi rahim seperti adanya mioma uteri. Metroragia Definisi Metroragia adalah perdarahan yang tidak teratur dan tidak ada hubungannya dengan haid.y Disfungsi organ yang menyebabkan terjadinya menoragia seperti gagal hepar atau gagal ginjal. kanker dinding rahim dan lain sebagainya. 2. siklus anovulasi. hormon steroid. hiperplasia endometrium.

. Penulis: dr. Oligomenorea adalah keadaan merujuk kepada haid yang tidak tetap. carcinoma cervicitis. metabolik. endometritis haemorrhagia). disebabkan oleh psikis. Amenorea sekunder juga menandakan gangguan pada sakit atau akibat yang umum. ia berlaku di kalangan remaja perempuan sebelum dewasa atau semasa mengandung. Amenorea primer hanya berlaku kepada kira-kira 3 remaja dalam per 1000. Perdarahan fungsional: y y Perdarahan Anovulatoar. hypofiser. ovarial (tumor atau ovarium yang polikistik) dan kelainan gizi. ibu menyusukan bayi atau menopaus. penyakit akut maupun kronis. hormonal. atau remaja yang normal perkembangan fizikal dan seksualnya tetapi tidak datang haidnya pada umur 16 tahun. Artikel http://ummushofiyya. biasanya 3 atau 6 bulan sekali dan berpanjangan.assunnah.web. neurogen. Amenorea sekunder didenifisikan sebagai tidak datang haid berturut-turut selama 6 bulan bagi wanita yang kedatangan haidnya tetap setiap bulan. ini adalah normal dan dipanggil Amenorea secara fisiologikal. akibat korpus luteum persisten.com Amnorea . kelainan pelepasan endometrium. Avie Andriyani tanggal 6 MAret 2011 diunduh tanggal 19 januari 2012 pukul 14:17 http://situs.id/2011/04/24/macam-macam-gangguan-haid/ © 2011.wordpress. 2. hipertensi. Ia dikategorikan sebagai tidak normal. kelainan darah dan penyakit akut ataupun kronis. Amenorea primer ialah kegagalan menstabilkan kedatangan haid.Tiada Haid Amenorea (Tiada Haid) Amenorea bermaksud tidak datang haid ( menstruasi)) Ia juga dikenali sebagai ovari tidak mengeluarkan telur ( anovulation) Dalam kebanyakan kes. jika remaja perempuan tiada perkembangan fizikal secara seksual pada usia 14 tahun. carcinoma corpus uteri. Metroragia diluar kehamilan dapat disebabkan oleh luka yang tidak sembuh.1. peradangan dari haemorrhagis (seperti kolpitis haemorrhagia. Perdarahan Ovulatoar.

Bergantung kepada umur dan sejarah. . tomografi berkomputer (CT Scan) atau imbasan MRI akan menunjukkan sebarang keabnormalan alat kelamin. Mengambil sejarah yang penuh. Ujian ini termasuklah ujian darah untuk mengenal pasti paras pelbagai hormon. Penyakit yang lama dihidapi. Ultrasound. sejarah aktiviti seksual. seperti sejarah keluarga . Analisis koromosom perlu jika terdapat kesangsian jantina. Diagnosa Ia bergantung kepada keadaan dan sebab berlaku. Walau bagaimanapun. Tanda dan Gejala Banyak penyebab kemungkinan berlaku. atau aktiviti kelenjar tiroid yang kurang atau lebih Hormon yang mengawal ovulasi dan haid yang dikeluarkan oleh kelenjar hypothalamus pada paras luarbiasa (yang seterusnya mengawal kelenjar pituitary). Lebih 50% berlaku kepada peserta pelari jarak jauh dan lebih 44% penari balet . untuk menentukan hasil diagnosis pemeriksaan penuh sakit puan dan pelbagai ujian perlu dilakukan. perubahan berat badan dan sejarah perubatan lepas. selalunya ujian semasa hamil adalah langkah pertama yang perlu diambil sebelum meneruskan dengan penyiasatan yang lain. Ujian Fungsi tiroid mungkin diambil.atlet. gangguan emosi.Amenorrhoae sekunder berlaku kepada 3% remaja perempuan. Kurang berat badan yang teruk . Rawatan Rawatan akan bergantung kepada penyebab berlakunya Amenorea. Tekanan perasaan yang teruk dan gangguan pada emosi Gangguan kepada ovari untuk mengeluarkan telur Pengambilan pelbagai jenis ubatan Kesan sampingan apabila berhenti mengambil pil perancang keluarga Sindrom Polisistik ovari iaitu keadaan terdapatnya multilple cysts pada ovari.hasil pemakanan yang tidak sempurna (berat dalam KG dibahagi dengan ketinggian dalam M²) kurang daripada 19 (kadar normal adalah 20 hingga 25 kg/m². mandul. pekerjaan dan sejarah aktiviti. Termasuklah: y y y y y y y y y Senaman yang melampau biasanya di kalangan ahli sukan . Sebab lain amenorea termasuk: y y Tiada vagina atau rahim atau keduanya semasa lahir selaput dara yang menutup vagina keseluruhannya Terdapat kes yang jarang berlaku di mana jantina sebenar kanak-kanak masih tidak dapat ditentukan kerana organ genitalnya tidak terbentuk dengan baik semasa lahir. obesiti dan gangguan hormon.

mungkin pembedahan di perlukan Bagi kes sindrom Polisistik ovari tindakbalas boleh berlaku dengan penurunan berat badan dan sekarang insulin-sensitising agen seperti metformin digunakan. Gangguan hipofisis: sindrom Sheehan. psikosis. penutupan saluran servikis. Sumber artikel: laman web Bahagian Pendidikan Kesihatan. penyakit Addison 7. Gangguan organik pusat 2.radiasi.. Gangguan glandula tiroidea : Hipotiroidea. Gangguan glandula suprarenalis : Sindrom adrenogenital. penyakit Simmonds. Sindrom crushing. Amenorea yang berkaitan dengan berat badan perlu diuruskan untuk mendapatkan berat yang normal dan bantuan pskiatrik mungkin diperlukan bagi mengatasi masalah gangguan emosi. hipertiroidea. seperti pada himen yang nggak berlubang. radang dan sebagainya. Gangguan kejiwaan : syok emosional. sindrom SteinLeventhal. Diposting tanggal tanggal 19 januari pukul 14:55 http://www. KKM. kretinisme 8. Gangguan gonad : Kelainan kongenital. Sebab-sebab pada amenorea primer dan sekunder : 1. penghentian fungsi ovarium karena operasi.Penyakit-penyakit umum . Selaput dara yang menutup vagina keseluruhannya memerlukan pembedahan. tumor 5. Dibagi atas amenorea primer (usia 18 tahun ke atas tidak dapat haid) dan skunder penderita pernah mendapat haid dan kemudian tidak haid lagi). Gangguan poros hipotalamus-hipofisis: sindrom amenorea-galaktorea.y y y y Amenorea berkaitan dengan senaman akan bertindakbalas kepada pengubahsuaian program senaman itu sendiri dan dengan memberi perhatian kepada pengambilan diet dan penjagaan berat badan.net/amenoreatiadahaid. Kekurangan hormon tiriod boleh dirawat dengan menggunakan hormon (thyroxine). Dalam kes di mana organ genital tidak terbentuk dengan sempurna . 6.izieherb. amenorea hipotalamik 4. Menopause prematur. dan lain-lain. pseudosiesis (hamil palsu) 3. Istilah kriptomenorea merupakan keadaan dimana tidak tampak adanya haid karena darah tidak keluar berhubung ada yang menghalangi.htm diunduh Amenorea : keadaan dimana tidak adanya haid untuk sedikitnya 3 bulan berturut-turut. Gangguan uterus dan vagina 10. Gangguan pankreas 9.

atau sangat terganggu dengan tidak datangnya haid. Pemeriksaan metabolisme basal (T3 dan T4) Pemeriksaan yang memerlukan fasilitas khusus : 1. Pemeriksaan foto rontgen thorak untuk TB pulmonem. aplasia uteri. Apabila pemeriksaan klinis tidak memberikan gambaran yang jelas. .Rencana Pemeriksaan Anamnesis yang baik dan lengkap sangat penting. yang memerlukan terapi adalah wanita-wanita muda yang mengeluh tentang infertilitas. Tes toleransi glukosa 4. Lalu dilakukan pemeriksaan ginekologik untuk mengetahui adanya jenis ginatresi. bukan merupakan suatu haid yang didahului oleh ovulasi. FSH. Dihubungkan antara amenorea dan faktor-faktor yang dapat menimbulkan gangguan emosional. ovarium dan sebagainya. adanya tumor. disgenesis ovarium. kehidupan dalam lingkungan yang sehat dan tenang. apakah amenorea primer atau skunder. perbaikan gizi. Pemeriksaan kromatin seks untuk mengetahui apakah penderita secara genetik seorang wanita 3. Kerokan uterus 6. Pemeriksaan mata 5. Tindakan memperbaiki keadaan kesehatan. apakah ada kemungkinan kehamilan. apakah penderita menderita penyakit akut atau menahun. hirsutisme. seperti tinggi badan. dan lainnya Sesudah itu dilakukan pemeriksaan fisik. T4. prolaktin. Pemeriksaan sitologi vagina 3. Pemeriksaan kadar hormon (T3. ciri-ciri kelamin skunder. berat badan. Pembuatan kariogram dengan pembiakan sel-sel guna mempelajari kromosom 4. 2. Harus diketahui. ovarium polikistik 2. Laparaskopi. dan perdarahan ini bersifat withdrawal bleeding. aplasia uteri. tumor ovarium. dilakukan pemeriksaan berikut : 1. 17-ketosteroid) Tinjauan umum tentang Penanggulangan Amenorea y y y y y y y Tidak selalu memerlukan terapi. Pengurangan berat badan pada wanita obesitas Pemberian tiroid pada wanita dengan hipotiroid Pemberian kortikosteroid pada gangguan glandula suprarenalis (Penyakit Addison laten) Pemberian estrogen dan progesteron dapat menimbulkan perdarahan siklik. adanya aplasia vagina. estrogen. keadaan klitoris. LH. untuk mengetahui hipoplasia uteri. misalnya pada wanita berumur > 40 th dengan amenorea tanpa sebab yang mengkhawatirkan tidak memerlukan pengobatan Dalam kategori ini. apakah ada gejala-gejala metabolik. dari sella tursika untuk mengetahui adanya perubahan dari sella tursika tersebut.

amenorea. hipotiroidea. Pola kromosom kebanyakan 45XO. Insufisiensi hipofisis (Sindrom Sheehan dan Penyakit Simmonds). Terapi terdiri atas pemberian hormon sebagai subsitusi. rambut ketiak dan pubis sedikit atau tidak ada. antara lain kortison. Kelainan kongenital pada Hipofisis Gangguan Gonad y Disgenesis/ Agenesis ovarii (Sindrom Turner): Trias klsiknya : infantilisme. Gangguan Poros Hipotalamus-Hipofisis y y y Sindrom amenorea galaktorea: ditemukan amenorea. dan sebagainya. dada berbentuk perisai dengan puting susu jauh ke lateral. Dasarnya ialah gangguan endokrin berupa gangguan produksi releasing factor dengan akibat menurunnya kafar FSH dan LH dan gangguan produksi Prolacting Inhibiting Factor dengan akibat peningkatan pengeluaran prolaktin. Penderita ini memiliki genitalia eksterna wanita dengan klitoris agaj membesar pada beberapa kasus. webbed neck dan kubitus vagus. Jika berat badan bertambah. biasanya dijumpai tubuh yang pendek tidak lebih dari 150cm. ruas tulang tangan dan . koarktasi atau stenosis aorta. 2. Pseudosiesis:adalah suatu keadaan dimana terdapat kumpulan tanda-tanda kehamilan pada seorang wanita yang tidak hamil. 3. Dapat ditemukan setelah kehamilan.Gejalanya adalah amenorea. disini masa laktasi menjadi jauh lebih panjang dari biasanya (sindrom Chiari Frommel). batas rambut belakang yang rendah. Sindrom Stein-Leventhal : terdiri dari amenorea. payudara tidak berkembang. Psikosis: sering dijumpai bersama amenorea ialah penyakit yang disertai depresi. Selain trias. Amenorea hipotalamik Gangguan Hipofisis 1. dan pada mamma dapat dikeluarkan air susu. pada sebagian dalam bentuk 45-XO/46-XX.Dapat juga ditemukan pada tumor hipofisis yang memproduksi prolaktin (sindrom Forbes-Albright). Tumor Hipofisis 3. bubuk tiroid. sehingga mereka dibesarkan sebagai wanita.Penyakit Kelainan Kejiwaan yang dapat disertai amenorea 1. biasanya haid dapat kembali dalam 3 bulan. hilangnya laktasi. Anoreksia nervosa:Terutama ditemukan pada wanita muda yang menderita gangguan emosional yang cukup berat. Diagnosis dibuat dengan menemukan uterus yang sebesar biasa pada pemeriksaan ginekologik dan tes hamil yang negatif. 2. atrofi alat-alat genital dan sebagainya. Penanganan anoreksia nervosa harus dilakukan oleh ahli psikiatri. hirsutisme dan pembesaran polikistik ovarium. pada sebagian dalam kelahiran bayi wanita.

anomali ginjal dan sebagainya. Didi Kusmarjadi. Sindrom Adrenogenital: bersifat kongenital. Sindrom feminisasi Testikuler Menopause prematur Sindrom ovarium yang Tidak Peka (The insensitive ovary syndrome) Tumor-tumor ovarium Gangguan Glandula suprarenalis 1. terutama komponen kortikosteroid yang ada sangkut pautnya dengan metabolisme karbohidrat. protein dan elektrolit. osteoporosis. moon face. gangguan pendengaran. Endometritis tuberkulosa: umumnya skunder pada penderita salpingitis tuberkulosa.drdidispog. Pada wanita yang lebih dewasa terdapat amenorea. 3. 2. amenorea. Gejalanya ialah obesitas.y y y y kaki pendek. osteoporosis. 2.com/2008/08/amenorea. dengan pembesaran klitoris dengan kadang-kadang hipospadia. hirsutisme. gangguan penglihatan. biasanya pada abortus atau postpartum. Biasanya bayi dengan sindrom ini adalah bayi wanita.html#ixzz1jt9gXKHh Diposting oleh dr. Penyebabnya ialah hiperplasia adrenal. atrofi mamma dan membesarnya suara. striae terutama pada dinding perut. hipertensi. akan tetapi dapat tumbuh kemudian. Sindrom Crushing: pembuatan hormon glandula suprarenalis yang berlebihan. Penyakit Addison Gangguan Uterus dan vagina 1. Read more: http://www. SpOG pada tanggal 5 september 2008 diunduh tanggal 19 januari 2012 pukul 14:57 . Sindrom Asherman: terjadi karena destruksi endometrium serta tumbuhnya sinekia pada dinding kavum uteri sebagai akibat kerokan yang berlebihan. Terapi yang kausal terhadap tuberkulosis biasanya dapat menyebabkan timbulnya haid lagi. klitoris membesar.

ovarium dan endometrium Fisiologi haid normal Kaidah-2 haid normal : y y y y y y y y Berlangsung antara 25-35 hari atau 21-31 hari Estrogen dihasilkan oleh follikel & korpus luteum Peningkatan Estrogen pada midsiklus lonjakan LH ovulasi P dihasilkan hanya oleh korpus luteum Korpus luteum ada hanya jika terjadi ovulasi Umur korpus luteum ±10-14 hr Fase luteal/F. 2011 by admin diunduh tanggal 19 januari 2012 pukul Filed under: penyakit GANGGUAN HAID Ganggaun haid adalah masalah kesehatan yang sering dijumpai pada wanita Gangguan haid adalah perdarahan haid yang tidak normal dalam hal : panjang siklus haid.proliferasi variasi antara 7-21hr Klasifikasi gangguan haid Digolongkan dalam : y y y y y y y Kelainan panjang siklus (N=21-35hr): o Polimenore (sering) jika haid terjadi kurang 21 hari o Oligomenore (jarang) jika haid terjadi lebih dari 35 hari o Amenore (tidak haid) jika haid tidak terjadi selama 3 bln berturut turut Kelainan banyaknya haid (Normalnya darah haid = ±80ml): o Hipermenore (banyak) jika darah haid lebih 80ml o Hipomenore (sedikit) jika darah haid kurang dari 80ml Kelainan lama haid (Normalnya lama haid 3 7 hari): o Menoragi (memanjang) jika lama haid lebih 7 hari o Brakimenore (memendek) jika lama haid kurang dari 3 hari Metroragi (jika haid terjadi diluar siklus normal) Perdarahan bercak o Premenstrual spotting o Postmenstrual spotting Perdarahan uterus disfungsional Gangguan lain berhubungan dengan haid : o Metroragi (haid diluar siklus) o Dismenore (nyeri bila haid) .sekresi ±14 hr (hampir selalu tetap) Fase folikulogenesis/F. hipofisis. lama haid. dan jumlah darah haid.artikel gangguan haid August 14. Melibatkan hipotalamus.

Kausa : y y Fase folikuler memanjang Fase sekresi memanjang Penanganan : y y Tidak diberikan pengobatan jika tipe perdarahan teratur Indukasi ovulasi diberikan jika tipe perdarahan memanjang Amenore : Definisi amenore adalah tidak haid lebih dari 3 bln berturut-turut. endometriosis.Amenore fisiologik : ‡ Prapubertas / pasca menopause ‡ Hamil.o Premenstrual tension (ketegangan haid) Kelainan panjang siklus haid : Polimenore : Definisi polimenore adalah panjang siklus haid kurang dari 21 hari (normal 2135). dismenorea. asam urat . Keadaan polimenore bisanya terjadi pada siklus ovulatoar maupun pada siklus anovulatoar.Amenore patologik : ‡ Amenore primer ‡ Amenore sekunder Tulisan berhubungan dengan : gangguan haid. Keadaan oligomenore umumnya adalah siklus ovulator sehingga fertilitas tidak terganggu. Amenore dapat dibagi dalam dua bentuk : . kanker serviks. leukore. Kausa : y y y Anovulasi karena gangguan hormonal Insufisiensi korpus luteum (fase luteal memendek) Fase folikuler memendek Penanganan : y y y Pada kausa anovulasi diberikan induksi ovulasi Pada insufisiensi korpus luteum diberikan progesteron pada hr 16-25 Pada fase folikuler pendek diberikan estrogen pada hari 3-8 Oligomenore : Definisi oligomenore adalah panjang siklus haid lebih dari 35 hari (normal 21-35 hari) dan kurang dari 3 bulan. laktasi . infertilitas. fisiologi kehamilan.

Folikel atau kista nabothi yaitu kista retensi kelenjar endoserviks. Kista endometriosis yang letaknya suferfisial. Pengertian Tumor uterus adalah tumor alat genital yang bersifat neoflasma jinak yang terdapat pada ektoserviks maupun endoserviks-endometrium Atau suatu tumor jinak yang berbatas tegas. Papiloma dapat tunggal maupun multiple seperti kondiloma akuminata. Yang tangkainya dapat panjang keluar dari vulva. Kista ini jarang mendapat ukuran besar berwarna putih mengkilat bersih cairan mucus.Incoming search terms: y y y y y y y y y y gangguan haid Fisiologi haid polimenore oligomenore MAKALAH FISIOLOGI HAID pengertian amenore makalah gangguan haid askep gangguan menstruasi askep gangguan haid pengertian gangguan menstruasi nirwana Jumat. sebagai penampilan servisitis. biasanya terdapat pada wanita multipara. tidak berkapsul yang berasal dari otot polos dan jaringan ikat fibrous . Kebanyakan papiloma ini adalah sisa epitel yang terlebih pada trauma bedah maupun persalinan. 15 April 2011 ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN UTERUS A Konsep dasar 1. Hemangioma ini jarang terjadi biasanya terletak pada superficial yang dapat membesar pada waktu kehamilan yang dapat menyebabkan metroragi b) Endoserviks terdiri atas: Adalah suatu adenoma maupun adenofibroma yang berasal dari selaput lender endoserviks. Kalau kista ini membesar akan menyebabkan nyeri. Jenis jenis tumor uterus berdasarkan letaknya a) Ektoserviks terbagi atas : Kista jaringan embrional : berasal dari saluran mesonefridikus wolffi terdapat pada dinding samping ektoserviks. Epitel yang melapisi adalah epitel endoserviks yang dapat . 2.

sisanya adalah dari korpurs uterus. Adenoma ini biasanya merupakan penampilan hyperplasia endometrium.Pula mempunyai kecenderungan kambuh kembali.leiomioma.juga mengalami metaplasi menjadi lebih semakin kompleks. Setelah menopause hanya kira-kira 10% mioma yang masih tumbuh. b. Etiologi a. submukusum. mioma . Mioma submukosum:sarang mioma dapat tumbuh bertangkai dan keluar dari uterus menjadi mioma yang dilahirkan. adenofibroma. polip ini berkembang karena pengaruh radang maupun virus. faktor genetic e. Mioma subserosum dapat pula tumbuh menempel pada jaringan lain misalnya ke ligamentum atau omentum dan kemudian membebaskan diri Dario uterus. Mioma subserosum dapat tumbuh diantara kedua lapisan ligamentum latum menjadi mioma intraligameter. Jarang sekali ditemukan satu macam mioma saja dalam satu uterus. Mioma pada . Gangguan yang sering ditimbulkan adalah metroragi sampai menometroragi.mioma dapat kita dapati sebagai: Mioma submukosum : berada dibawah endemetrium dan menonjol kedalam rongga uterus. Polip berasal antara lain dari adnoma. sehingga disebut wandering / parasitic fibroid. diliputi oleh serosa.adenufibroma yang biasannya terdiri dari epitel endometrium dengan stroma yang sesuai dengan daur haid. plasenta. Tetapi ada korelasi antara pertumbuhan tumor dengan peningkatan reseptor estrogen-progesteron pada jaringan mioma uteri dan juga dipengaruhi oleh hormone pertumbuhan. Mioma intra mural : mioma terdapat diding uterus diantara serabut mioma meometrium.sehingga dalam kepustakaan dikenal juga istilah fibromioma. Bisa menonjol melalui serviks Adenoma. Menurut letaknya. c) Endoserviks terdiri atas: Polip endometrium sering didapati terutama dengan pemeriksaan histeroskopi. Polip plasenta menyebabkan uterus mengalami sub-involusi yang menimbulkan perdarahan. 3. Mioma submukosum dapat tumbuh bertangkai menjadi polip.Mioma uteri belum pernah terjadi sebelum menars. Kurang dari sepertiga memperllihatkan endometrium fungsional. dengan konsistensi lunak dan berwarna kemerah merahan . Berdasarkan otopsi novak menemukan 27% wanita berumur 25 tahun mempunyai sarang mioma. pada wanita yang berkulit hitam ditemukan lebih banyak. Wanita dengan nullypara ( wanita kurang subur ). Polip plasenta: berasal dari plasenta yang tertinggal setelah partus maupun abortus. kemudian dilahirkan melalui saluran serviks (myomgeburt). infertilitas. d)Miometrium Neoplasma jinak ini berasal dari otot uterus dan jaringan ikat yang menumpangnya . ataupun pibroid. d. Bisa memperlihatkan hyperplasia kistik. Tumor berkonsistensi kenyal berwarna putih.insiden tidak diketahui paling sering pada perempuan berumur 30-59 tahun. Etiologi secara pasti tidak diketahui c. Resiko tinggi wanita dengan umur diatas 35 tahun 4.bagian polip ini biasa menjadi nekrosis dan mengalami perdarahan .Mioma subserosum : apabila tumbuh keluar dinding uterus sehingga menonjol pada permukaan uterus. Patofisiologi Sarang mioma diuterus dapat berasal dari serviks uterus hanya 1-3%.

intramural. Apabila mioma dibelah maka tampak bahwa mioma terdiri atas berkas otot polos dan jaringan ikat yang tersusun seperti konde/ pusaran air ( whorl like pattern). e) Adanya rasa penuh atau berat pada perut bagian bawah dan teraba massa yang padat kenyal f) Gangguan haid atau perdarahan abnormal dari uterus yaitu hipermenore. e) Dilatasi dan kuretase merupakan alat diagnostik yang paling akurat.servik dapat menonjol kedalam saluran servik sehingga ostium uteri eksternum berbentuk bulan sabit.menoragia dan dapat juga terjadi metroragia. b) Rasa nyeri Yang timbul karena gangguan sirkulasi darah pada sarang mioma. besarnya tumor. d) Gangguan ini tergantung dari besar dan tempat mioma uteri.Pertumbuhan mioma diperkirakan memerlukan waktu 3 tahun agar dapat mencapai ukuran sebesar tinju. pada pembuluh darah dan pembuluh limfe dipanggul dapat menyebabkan edema tungkai. akan tetapi beberapa kasus ternyata tumbuh cepat. jarang sekali mioma ditemukan pada wanita subur berumur 20 thn. Komplikasi a) Degenerasi ganas Mioma uteri yang menjadi leimiosarkoma ditemukan hanya 0.submukus. Gejala tersebut dapat digolongkan sebagai berikut : a) Perdarahan abnormal Ganguan perdarahan yang terjadi umumnya adalah hipermenore. Manifestasi klinik Gejala yang dikeluhkan sangat tergantung pada tempat sarang mioma berada (serviks. 7. dengan pseudokapsule yang terdiri dari jaringan ikat longgar yang terdesak karena pertumbuhan sarang mioma ini. Setelah menopau sebanyak mioma menjadi lisut hanya 10% saja masih tumbuh lebih lanjut. paling banyak pada umur 35 45 tahun ( kurang lebih 25%).32 0. perubahan dan komplikasi yang terjadi.yang disertai nekrosis dan peradangan. c) Aspirat endoservikal menunjukan sel abnormal.Pemeriksaan diagnostic a) Pemerikasaan pelvis mendeteksi pembesaran uterus b) USG abdominal dan transvaginal dapat membantu menegakkan dugaan klinis. pada penekanan dapat menyebabkan obstipasi dan tenesmia. Dengan pertumbuhan mioma dapat mencapai berat lebih 5 kg. 5. metroragi. c) Gejala dan tanda penekanan. dismenorea g) Rasa nyeri akibat torsi atau mengalami degenerasi h) Infertilitas i) Abortus 6.subserus). pada ureter dapat menyebabkan hidroureter dan hidronefrosis.6 % dari seluruh mioma serta merupakan 50 70 % dari semua sarcoma uterus. Penekanan pada kandung akan menyebabkan poliuri. d) Biopsi endometrial. . f) Pemeriksaan tambahan meliputi pemeriksaan metastatik (sinar X dan sitoskopi).

nyeri tekan abdomen. penekanan pada jaringan sekitarnya Radioterapi. b. Eliminasi Gejala : Perubahan pola berkemih. Pengobatan operatif. Tanda : Abdomen keras (distensi abdomen). Tindakan ini bertujuan agar ovarium tidak berfungsi lagi sehingga penderita mengalami menopause. terutama apabila mioma itu masih kecil dan tidak menimbulkan gangguan atau keluhan. f. B Konsep dasar asuhan keperawatan 1. turgor jelek. . hal ini dapat dikerjakan pada mioma sub mukosum pada myom geburt dengan cara ektirvasi pada vagina. 55 % dari semua mioma uteri tidak membutuhkan pengobatan dalam bentuk apa pun. konstipasi.b) Torsi (putaran tangkai) Sarang mioma yang bertangkai dapat mengalami torsi. lemah. Penanganan secara umum Tidak semua mioma uteri memerlukan pengobatan bedah. Penanganan operatif ini dilakukan bila ukuran tumor lebih besar dari ukuran uterus . c) Mioma uteri dapat mempengaruhi kehamilan menyebabkan infertilitas: resiko terjadinya abortus bertambah karena distorsi rongga uterus khususnya pada mioma sub mukosum. Integritas ego Gejala : Stress. Aktifitas istirahat Gejala : Gangguan tidur/istirahat. 8. Sirkulasi Tanda : Hipotensi/hipertensi (termasuk hipertensi maligna). bila dapat menjadi penyulit pada kehamilan berikutnya. pertumbuhan tumor cepat. Tanda : Ansietas e. Neorosensori Gejala : Sakit kepala Tanda : Menurunnya kekuatan otot. Penanganan konservatif dilakukan bila mioma yang kecil pada pra dan post menopause tanpa gejala. Tindakan ini dilakukan jika tidak ada keganasan pada uterus. timbul gangguan sirkulasi akut hingga mengalami nekrosis. 25 35 % memerlukan histerektomi (per abdominal atau per vaginam) tindakan ini dilakukan dengan alasan mencegah akan timbulnya karsinoma servisis uteri. kemudian terjadilah sindrom abdomen akut. c. Tanda : Mulut kering. Pemberian GnRHa (buseriline acetate) selam 16 minggu pada mioma uteri menghasilkan degenerasi hialin di miometrium hingga uterus dalam keseluruhannya menjadi lebih kecil. Tanda : Takikardia dan takipneu pada keadaan istirahat atau dengan aktivitas. Makanan dan cairan Gejala : Penurunan berat badan. letak janin menghalangi kemajuan kehamilan karena letaknya pada serviks uteri menyebabkan inersia maupun autonia uteri. d. masalah financial yang berhubungan dengan kondisi. Pengkajian a. Miomektomi adalah pengambilan sarang mioma saja tanpa pengangkatan uterus.

stimulasi ujung saraf parasimpatis dan simpatis. Gangguan pola tidur b/d nyeri d. Interaksi social Gejala : Mempertanyakan kemampuan untuk mandiri. 2. perhatikan pengaruh budaya terhadap pengaruh nyeri Rasional : 1) Tindakan dan reaksi nyeri adalah individual dan berdasarkan pengalaman masa lalu. Kriteria hasil. b. Tanda : Wajah meringis h. Nyeri/kenyamanan Gejala : Abdomen yang tegang atau nyeri (sedang/berat). nafas pendek yang progresif. 5) Berikan informasi tentang ketersediaan realistic serta realistic efek samping 6) Memungkinkan klien membuat pilihan persetujuan tentang cara pengontrolan rasa nyeri . Resiko pola napas tidak efektif b/d pergeseran diagpragma karena pembesaran uterus. Nyeri b/d pembesaran uterus ( tekanan pada jaringan sekitar. Keamanan Gejala : Adanya perasaan cemas. serta memahami perubahan fisiologis dan latar belakang budaya 2) Bantu dalam penggunaan teknik pernapasan atau relaksasi yang tepat dan masase abdomen. Ansietas b/d ancaman yang dirasakan pada diri e. Gangguan dalam eliminasi BAB dan BAK b/d penekanan pada kandung kemih dan vecalis c. k.g. Tanda : Perubahan pada interaksi keluarga/orang terdekat. Kurangbpengetahuan b/d kurang imformasi dan mispersepsi tentang penyakitnya f. i. j. stimulasi ujung saraf parasimpatis dan simpatis. Seksualitas Gejala : Keinginan untuk kembali seperti fungsi normal. tidak mampu membuat rencana. Pernafasan Gejala : Sesak pada dada. Diagnosa keperawatan a. Tanda : Menstruasi tidak teratur. 3. Intervensi keperawatan a. pertikaran linen 4) Meningkatkan relaxsasi dan meningkatkan perasaan sejahtrah dan posisi miring kiri menurunkan tekanan uterus pada vena kava tetapi perubahan posisi secara realisti mencegah iskimia jaringan atau kekakuan otot dan meningkatkan kenyamanan. Tanda : Takipneu. 3) Dapat memblok imfuls nyeri dalam kortes serebri Bantu tindakan kenyamanan misalnya istirahat punggung perubahan posisi. Mengindentifikasi atau menggunakan tekhnik untuk mengontrol nyeri Kaji derajat ketidak nyamanan melalui isyasarat verbal dan nonverbal. Nyeri b/d pembesaran uterus ( tekanan pada jaringan sekitar.

Rasional : Air hangat yang dialirkan di atas tubuh atau relaksasi perineum dan uretra memudahkan berkemih.html . Rasional : Merangsang peristaltic. Rasional : Membantu menetukan kebutuhan-kebutuhan individu dan memilih intervensi yang tepat. 2011 diunduh tanggal 19 januari 2012 pukul 15:17 http://anha-nirwana. April 15. Anjurkan klien untuk rendam duduk (dalam air hangat) atau menggunakan mandi pancuran hangat bila ia sulit berkemih. 2) Diskusikan kebutuhan dan penggantian cairan normal. b. Gangguan dalam eliminasi BAB dan BAK b/d penekanan pada kandung kemih dan rectum Kriteria hasil : Dapat mengosongkan kandung kemih pada setiap berkemih serta pola defikasi yang optimal 1) Kaji fungsi urinarius. buah-buahan dan sayursayuran. Rasional : Setiap upaya harus di buat untuk menggunakan diet dan latihan untuk meningkatkan fungsi usus. perhatikan frekuensi dan jumlah berkemih per hari dan perasaan kandung kemih penuh R/ Berkemih harus dalam jumlah sedang untuk dapat dikatakan cukup. Tentukan metode-metode yang digunakan untuk memperbaiki konstipasi.blogspot. Rasional : Perdarahan atau nyeri hemoroid dapat meningkatkan kemungkinan bahwa klien akan menunda defekasi yang akan memperberat konstipasi dan feses kering dan cairan lebih banyak di absorbsi dari feses. anjurkan peningkatan masukan cairan.7) Berikan realistic seperti alfaprodin hidroklorida ( nisentil ) atau meperidin hidroklorida ( Demerol ) melalui IV atau IM 8) Pemberian dengan cara IV disukai karena menjamin pemberian analgesic lebih cepat dan absorsinya seimbang. menurunkan absorbsi air berlebihan dari bahan fecal. Tinjau ulang masukan diet dan cairan. Rasional : Faktor-faktor ini memperberat infeksi akibat perubahan pada pola eliminasi. 3) Perhatikan riwayat trauma kandung kemih. Catat adanya hemoroid/perdarahan. Diposkan oleh anha di Jumat.com/2011/04/asuhan-keperawatan-gangguan-uterus. Evaluasi sifat dan beratnya masalah yang berkenaan dengan defekasi. sehingga meningkatkan feses yang lebih lunak. R/ 6-8 gelas cairan per hari membantu mencegah statis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful