BUKU TANYA JAWAB SEPUTAR KREDIT USAHA RAKYAT (KUR

)

TIM PELAKSANA KOMITE KEBIJAKAN PENJAMINAN KREDIT/PEMBIAYAAN KEPADA USAHA MIKRO, KECIL, MENENGAH DAN KOPERASI

Buku ini juga sekaligus sebagai bahan informasi dan bentuk sosialisasi atas pelaksanaan program KUR secara lebih rinci dengan berbagai pertanyaan yang dialami oleh UMKMK dalam berhubungan dengan bank peleksana. Pertanyaan-pertanyaan dan jawaban-jawaban yang dibuat merupakan inventarisasi dari permasalahan yang dihadapi UMKM di lapangan khususnya dalam pelaksanaan KUR di beberapa daerah. lembaga penjamin dan instansiinstansi pemerintah sebagai pembina UMKM di masing-masing sektor. Kecil. Mudah-mudahan buku ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang tertarik dan memerlukan informasi sekitar KUR. Deputi Bidang Koordinator Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Selaku Ketua Komite Tim Komite Kebijakan Penjaminan Kredit/Pembiayaan Kepada Usaha Mikro. Buku tanya jawab ini disusun untuk memberikan gambaran secara umum kepada pembaca atas beberapa pertanyaan dan permalahan yang dihadapi UMKMK dalam memanfaatkan KUR sebagai alternatif sumber pembiayaan usaha. Di samping itu. Menengah dan Koperasi Erlangga Mantik 1 . buku ini juga dapat memberikan informasi yang lebih rinci bagaimana tata cara dan mekanisme mendapatkan KUR dan bagaimana kiat dapat memanfaatkan KUR untuk mencapai sukses. khususnya UMKMK yang ingin menjadi pengusaha baru dan sukses melalui program KUR. Melalui buku tanya jawab KUR ini diharapkan dapat membantu UMKM dalam mengatasi permasalahan sekitar pelaksanaan program KUR dan dapat menjadi motivasi meningkatkan daya dorong bagi tumbuhnya pengusaha-pengusaha baru yang dapat sukses melalui program KUR ini.PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas tersusunnya Buku Tanya Jawab sekitar Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Tim Pelaksana Komite Kebijakan KUR.

........................................................ 6........... 9 Berapakah besarnya dana pinjaman (plafon) yang dapat dinikmati oleh Debitur KUR? Berapakah besarnya suku bunga KUR? ...... 5 Apa manfaat KUR bagi pemerintah?........... 18................................................... 10 Apa saja peranan kementerian teknis terhadap penyaluran KUR?.................................................. 32............. 35..... 29...................................................... 10.............. 5 Apa yang dimaksud dengan Usaha Mikro............. 23.......... TANYA JAWAB TENTANG KUR 1................. 3................ 9 Berapakah jangka waktu yang dapat diberikan atas fasilitas KUR yang diterima oleh debitur? ............. 4 Perusahaan penjamin manakah yang melakukan penjaminan KUR?............................................. 6 Bagaimana prosedur penyaluran KUR yang dilakukan secara langsung ke UMKMK? Bagaimana prosedur penyaluran KUR yang dilakukan secara tidak langsung melalui lembaga linkage dengan pola Executing? .... 36.............................................................................. 7........... 4 Bank mana sajakah yang dapat menyalurkan KUR?... 10 Siapakah yang membayar imbal jasa penjaminan (IJP) KUR? .............. 27. 22........................... 28.................. 6 Apakah debitur yang sudah pernah mendapatkan KUR boleh mengajukan KUR kembali? ..................................... 10 Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan oleh Kementerian Teknis untuk mewujudkan peranannya terhadap penyaluran KUR? ....................................... 25........................... 34................................................ 16.................................. 10 Apakah KUR yang telah dijamin oleh perusahaan penjamin tidak perlu dilunasi Kreditnya oleh UMKMK? ................. 33................... 30............................ 5.. Apakah Kredit Usaha Rakyat itu? ..........................................................................................................................DAFTAR ISI PENGANTAR .............. 7 Lembaga apa saja yang termasuk sebagai Lembaga Linkage? ...................................................................................................................................... 9 Apakah untuk mengajukan KUR masih memerlukan Agunan?................. DAFTAR ISI ....... 4.............. 24...................... 19................ 10 Apa saja yang menjadi kewajiban debitur KUR? .............. 8 Apa ketentuan penyaluran KUR kepada lembaga linkage pola channeling?.... 20............... Menengah dan Koperasi?. 5 Bagaimanakah cara UMKMK mendapatkan KUR dari Bank Pelaksana? ........................ 10 2 1 2 ....................... 9 Apa peranan perusahaan penjamin dalam KUR? ....... 8.................. 31.... 37......................................... 5 Siapa yang dapat mengajukan KUR ? ........ 9 Apakah KUR yang sudah eksis dapat diperpanjang atau diberikan tambahan plafon Pinjaman ? Apa saja ketentuannya............ 6 Bagaimana mekanisme penyaluran KUR? ................................ 21................. 4 Apakah KUR itu merupakan hibah pemerintah kepada masyarakat?........................................................ 2.................................... 15................... usaha layak dan belum bankable? ............... 7 Bagaimana prosedur penyaluran KUR yang dilakukan secara tidak langsung melalui lembaga linkage dengan pola Executing? .............. 17......... 5 Apa saja yang menjadi persyaratan umum bagi UMKMK untuk menerima KUR ? 5 Dokumen legalitas dan perizinan atau dokumen lainnya apa saja yang harus ada saat mengajukan KUR? ...................................... 8 Apa ketentuan penyaluran KUR kepada lembaga linkage pola executing? . 10 Apa konsekuensi jika UMKMK tidak memenuhi kewajiban KUR? .............................. 4 Pihak-pihak manakah yang terkait dalam KUR? ...................................................................... 9......................................... 11............ 4 Apakah yang dimaksud dengan usaha produktif. 4 Apakah Bank Pembangunan Daerah dapat menyalurkan KUR? ................... 14........................................................................................................... 4 Apa manfaat KUR bagi UMKMK?..................... 26........ Kecil................................................................................................................................................ 6 Siapakah yang memberi putusan pemberian KUR? ...................................................................................... 12.......... 5 Sektor usaha apa yang diperbolehkan KUR? ............................................... 6 Berasal dari manakah sumber dana KUR? ......... 13.............

....................38........ Apakah UMKMK yang merupakan binaan atau rekomendasi dari kementerian teknis dapat langsung disetujui permohonan KUR-nya? ........... 11 11 3 .... Bagaimana pengawasan pelaksanaan KUR?........................................................ 39..

Bank Jateng 5. Perusahaan penjamin manakah yang melakukan penjaminan KUR?. Sesuai dengan pengertian KUR sebelumnya disebutkan bahwa KUR adalah kredit/pembiayaan kepada UMKMK. Bank Jabar Banten 4.1. PT. PT. BPD Kalsel 10. 6. PT. Usaha Layak adalah Usaha calon debitur yang menguntungkan/memberikan laba sehingga mampu membayar bunga/marjin dan mengembalikan seluruh hutang/ kewajiban pokok Kredit/Pembiayaan dalam jangka waktu yang disepakati antara Bank Pelaksana dengan Debitur KUR Belum Bankable adalah UMKMK yang belum dapat memenuhi persyaratan perkreditan/ pembiayaan dari Bank. PT. Bank Papua 7. Bank Pelaksana dan Perusahaan Penjamin. Bank Syariah Mandiri. serta UMKMK. Departemen Kelautan & Perikanan. Perusahaan penjamin yang dapat melakukan penjaminan KUR saat ini adalah PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT. Bank Kalbar 9. Bank DKI 2. PT. Bank Kalteng 11. Bank Bukopin Tbk. Bank Maluku 13. PT. Departemen Pertanian. PT. Bank Tabungan Negara (Persero). 4. 5. PT. Apakah KUR itu merupakan hibah pemerintah kepada masyarakat? KUR BUKAN merupakan hibah pemerintah kepada masyarakat. Apakah Kredit Usaha Rakyat itu? Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan atau investasi kepada UMKMK di bidang usaha yang produktif dan layak namun belum bankable yang sebagian dijamin oleh Perusahaan Penjamin. PT. Apakah yang dimaksud dengan usaha produktif. PT. (Persero) Asuransi Kredit Indonesia (PT. Bank NTB 8. Bank Nagari 3. Bank Sulut 12. Bank mana sajakah yang menyalurkan KUR? Bank yang dapat menyalurkan KUR adalah PT. Departemen Kehutanan. Pihak-pihak tersebut telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding). sehingga UMKMK wajib mengembalikan dana pinjaman KUR tersebut kepada Bank pemberi KUR. usaha layak dan belum bankable? Usaha Produktif adalah Usaha untuk menghasilkan barang atau jasa untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan bagi pelaku usaha. 2. dan Kementerian Negara Koperasi & UKM). Askrindo) dan Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) 4 . Bank Jatim 7. 3. PT. Apakah Bank Pembangunan Daerah dapat menyalurkan KUR? Terdapat 13 (tiga belas) Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai Bank Pelaksana KUR. PT. Departemen Perindustrian. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. yaitu sebagai berikut: 1. BPD DIY 6. Pihak-pihak manakah yang terkait dalam program KUR? Pihak-pihak yang terlibat dalam program KUR yaitu Departemen Teknis (Departemen Keuangan. PT.

000. Bagaimanakah cara UMKMK mendapatkan KUR dari Bank Pelaksana? UMKMK dapat mendapatkan KUR dari Bank Pelaksana dengan cara sebagai berikut : a. atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan yang memenuhi kriteria : memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp.(tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 300. UMKMK mengajukan surat permohonan KUR kepada Bank dengan melampiri dokumen seperti legalitas usaha.8.000.-. Kecil. Menengah dan Koperasi... Apakah manfaat KUR bagi Pemerintah? Manfaat KUR bagi Pemerintah adalah tercapainya percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKMK dalam rangka penanggulangan/ pengentasan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja serta pertumbuhan ekonomi..000.500.000.-.000.000. Menengah dan Koperasi? Yang dimaksud dengan: ”Usaha Mikro adalah Usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria : memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. Bank mengevaluasi/analisa kelayakan usaha UMKMK berdasarkan permohonan UMKMK tersebut.” ” Usaha Menengah adalah Usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri. 10. 500. 500. Siapa yang dapat mengajukan KUR ? Yang dapat mengajukan KUR adalah para pelaku usaha yang berada dalam skala Usaha Mikro.-s/d Rp. 9.s/d Rp.000. 10.500.000.(tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp.000. yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki. atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar yang memenuhi kriteria : memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp. dikuasai.000.000.000.000. 2. 50. 13. yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki.000.( tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha) atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp.000.s/d Rp. 2. 50. Sektor usaha apa yang diperbolehkan untuk memperoleh KUR? Sektor usaha yang diperbolehkan untuk memperoleh KUR adalah semua sektor usaha produktif. b.000.000. 300. dikuasai..” 12. catatan keuangan dan sebagainya.000.. 50.-. perizinan usaha. 11.000. Apakah manfaat KUR bagi UMKMK? Manfaat KUR bagi UMKMK adalah membantu pembiayaan yang dibutuhkan oleh UMKMK untuk mengembangkan kegiatan usahanya.s/d Rp.000. 5 .000. Kecil.000.” “Usaha Kecil adalah Usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri.” ”Koperasi adalah Badan Usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.. Apa yang dimaksud dengan Usaha Mikro.

Kredit Kendaraan Bermotor. Apa saja yang menjadi persyaratan umum bagi UMKMK untuk dapat menerima KUR ? a) tidak sedang menerima kredit/pembiayaan dari perbankan dan/atau yang tidak sedang menerima Kredit Program dari Pemerintah. SIM. 17. d. 15. SK Domisili. tabungan dan deposito. Bagaimana mekanisme penyaluran KUR? Mekanisme penyaluran KUR terdiri atas : 1. dll .Catatan pembukuan atau laporan keuangan . 18.c. tetapi yang sudah melunasi pinjaman. Bagaimana prosedur penyaluran KUR yang dilakukan secara langsung ke UMKMK? Berikut merupakan skema penyaluran KUR yang dilakukan secara langsung ke UMKMK: 6 . Langsung dari Bank Pelaksana ke UMKMK 2. seperti KTP. Berasal dari manakah sumber dana KUR? Sumber dana penyaluran KUR adalah 100% (seratus persen) bersumber dari dana Bank Pelaksana yang dihimpun dari dana masyarakat berupa giro.Perzinan usaha. b) dapat sedang menerima kredit konsumtif (Kredit Kepemilikan Rumah. Dokumen legalitas dan perizinan atau dokumen lainnya apa yang harus ada pada saat mengajukan KUR? Dokumen legalitas dan perizinan yang minimal ada pada saat debitur mengajukan KUR kepada Bank antara lain . 14. sesuai dengan hasil analisa kelayakan usaha calon debitur.Copy bukti agunan 16. Apabila menurut Bank usaha UMKMK layak maka Bank menyetujui permohonan KUR. Kartu Keluarga. maka diperlukan Surat Keterangan Lunas Bank sebelumnya. akta perubahan .Identitas diri nasabah. c) dalam hal UMKMK masih tercatat Sistem Informasi Debitur BI. UMKMK wajib membayar/mengangsur kewajiban pengembalian KUR kepada Bank sampai lunas. Apakah debitur yang sudah pernah mendapatkan dan melunasi KUR boleh mengajukan KUR kembali? Debitur KUR yang sudah mendapatkan dan melunasi KUR diperbolehkan untuk mengajukan KUR kembali sepanjang masih belum bankable. seperti SIU.Legalitas usaha. Keputusan pemberian KUR sepenuhnya merupakan kewenangan Bank. e. . Tidak langsung melalui lembaga linkage dengan Pola Channeling 20. Bank dan UMKMK menandatangani Perjanjian Kredit/Pembiayaan. tidak diwajibkan untuk dilakukan pengecekan Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia. Tidak langsung melalui lembaga linkage dengan Pola Executing 3. Kartu Kredit dan kredit konsumtif lainnya). TDP. seperti akta pendirian. Siapakah yang memberikan putusan pemberian KUR? Putusan pemberian KUR sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Pelaksana. dll. 19. d) untuk KUR Mikro.

Apabila dinilai layak dan disetujui oleh Bank Pelaksana. Bagaimana prosedur penyaluran KUR yang dilakukan secara tidak langsung melalui lembaga linkage dengan Pola Channeling? Berikut merupakan skema penyaluran KUR yang dilakukan secara secara Tidak langsung melalui lembaga linkage dengan Pola Channeling : 7 . c. Bank Pelaksana mengajukan permintaan penjaminan kredit/pembiayaan kepada Perusahaan Penjamin. maka Bank Pelaksana menandatangani Perjanjian Kredit/Pembiayaan dengan Lembaga Linkage. b. 21. maka Debitur KUR menandatangani Perjanjian Kredit . 22. Bank Pelaksana melakukan pengecekan Sistem Informasi Debitur dan analisa kelayakan. Lembaga Linkage mengajukan permohonan Kredit/Pembiayaan kepada Bank Pelaksana. Lembaga Linkage bertanggungjawab terhadap pelunasan KUR kepada Bank Pelaksana. d. Apabila dinyatakan layak dan disetujui. Bagaimana prosedur penyaluran KUR yang dilakukan secara Tidak langsung melalui lembaga linkage dengan Pola Executing ? Berikut merupakan skema penyaluran KUR yang dilakukan secara secara Tidak langsung melalui lembaga linkage dengan Pola Executing : Bank Pelaksana PK a b d c Perusahaan Penjamin Lembaga Linkage e UMKMK Keterangan : a. b. Debitur UMKMK melakukan pembayaran kewajiban kredit/pembiayaan kepada Lembaga Linkage.Bank Pelaksana b Perusahaan Penjamin a UMKMK Keterangan: a. f. Bank melakukan penilaian secara individu terhadap calon Debitur KUR. e. Bank mengajukan permohonan penjaminan kepada Perusahaan Penjamin. Lembaga Linkage menyalurkan kredit/pembiayaan yang diterima dari Bank Pelaksana kepada debitur UMKMK dari Lembaga Linkage.

8 .000. e. Apa ketentuan penyaluran KUR kepada lembaga linkage pola executing? Ketentuan penyaluran KUR kepada Lembaga Linkage dengan pola Executing : a) Lembaga Linkage tersebut diperbolehkan sedang memperoleh Kredit/ Pembiayaan dari perbankan. maka Lembaga Linkage menandatangani Perjanjian Kredit/Pembiayaan dengan UMKMK atau 2. Baitul Mal Wa Tanwil (BMT). b. d. 23. c) Plafon KUR yang dapat diberikan oleh Bank Pelaksana kepada Lembaga Linkage maksimal sebesar Rp. maka Lembaga Linkage menandatangani Perjanjian Kredit/Pembiayaan dengan Bank Pelaksana. 24. UMKMK memberikan kuasa kepada pengurus Lembaga Linkage untuk mengajukan kredit dan menjaminkan agunan kepada Bank Pelaksana.000. Bank Perkreditan Rakyat/Syariah (BPR/BPRS). b) Lembaga Linkage tersebut tidak sedang memperoleh Kredit Program Pemerintah. Debitur UMKMK melakukan pembayaran kewajiban kredit/pembiayaan kepada Bank Pelaksana melalui Lembaga Linkage. Bank Pelaksana melakukan pengecekan Sistem Informasi Debitur dan analisa kelayakan. Lembaga apa saja yang termasuk sebagai Lembaga Linkage? Lembaga Linkage yaitu Koperasi Sekunder. Berdasarkan kuasa dari Bank Pelaksana. Berdasarkan kuasa dari UMKMK.. Lembaga Linkage menerus pinjamkan kredit/pembiayaan yang diterima dari Bank Pelaksana kepada debitur UMKMK. Lembaga Keuangan Non Bank. 1. Unit Simpan Pinjam Koperasi). Koperasi Primer (Koperasi Simpan Pinjam. Bank mengajukan permohonan penjaminan kepada perusahaan penjamin. UMKMK bertanggung jawab melunasi KUR kepada Bank Pelaksana. Lembaga Linkage mewakili UMKMK mengajukan permohonan kredit kepada Bank Pelaksana. Lembaga Keuangan Mikro. Kelompok Usaha.000. Apabila layak dan disetujuimaka Bank Pelaksana : 1.dengan jangka waktu sesuai ketentuan KUR.Bank Pelaksana d Perusahaan Penjamin PK b c e UMKMK a Lembaga Linkage Keterangan: a. Untuk mendapatkan kredit/pembiayaan dari Bank Pelaksana. d) Suku bunga KUR dari Bank Pelaksana kepada Lembaga Linkage maksimal sebesar 14 % efektif pertahun. c. Badan Kredit Desa (BKD).

000. Agunan Pokok yaitu kelayakan usaha dan obyek yang dibiayai. BPKB mobil. Berapakah besarnya suku bunga KUR? Suku bunga KUR Mikro maksimal sebesar atau setara 22% efektif pertahun dan suku bunga KUR Ritel maksimal sebesar atau setara 14% efektif pertahun. Apa ketentuan penyaluran KUR kepada lembaga linkage pola channeling? Ketentuan penyaluran KUR kepada Lembaga Linkage dengan pola channeling : a) Lembaga Linkage diperbolehkan sedang memperoleh Kredit/Pembiayaan dari perbankan maupun Kredit Program Pemerintah. dan lain sebagainya. g) KUR yang dijamin oleh Perusahaan Penjamin adalah KUR yang diterima oleh Lembaga Linkage yang masih termasuk dalam kriteria terjamin sesuai dengan perjanjian kerjasama Bank Pelaksana dengan Perusahaan Penjamin. f) Lembaga Linkage bertanggung jawab atas pengembalian KUR yang diterima dari Bank Pelaksana.. 27..000.000. c) Plafon. dapat diberikan tambahan plafon tanpa menunggu pinjaman dilunasi. 5. Apakah KUR yang sudah eksis dapat diperpanjang atau diberikan tambahan plafon Pinjaman ? Apa saja ketentuannya? Ya.(lima juta rupiah).(lima juta rupiah) sampai dengan Rp. misalnya sertifikat tanah. f) Jumlah kredit yang dijamin oleh Perusahaan Penjamin adalah sesuai dengan yang diterima oleh Debitur KUR. 28. Apakah untuk memperoleh KUR masih diperlukan Agunan? UMKMK tetap menyerahkan agunan kepada Bank berupa : 1. 500. 2. 25. Agunan Tambahan sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana. suku bunga dan jangka waktu KUR melalui Lembaga Linkage kepada debitur mengikuti ketentuan KUR Retail dan KUR Mikro.(lima ratus juta rupiah).KUR Ritel : KUR yang diberikan dengan plafon diatas Rp. 26. dengan ketentuan: 9 . 29.KUR Mikro : KUR yang diberikan dengan plafon sampai dengan Rp.000.e) Suku bunga dan plafon kredit/pembiayaan dari Lembaga Linkage kepada UMKMK ditetapkan maksimal sebesar 22% efektif per tahun dan maksimal Rp 100 juta per debitur. 5. Berapakah jangka waktu yang dapat diberikan atas fasilitas KUR yang diterima oleh debitur? Kepada debitur KUR dapat diberikan jangka waktu fasilitas KUR maksimal selama 3 tahun untuk modal kerja dan maksimal 5 tahun untuk investasi.000.000. Lembaga Linkage berhak memperoleh fee dari Bank Pelaksana yang besarnya ditentukan berdasarkan kesepakatan dengan Bank Pelaksana. e) Debitur KUR bertanggung-jawab atas pengembalian KUR. d) Atas penyaluran KUR tersebut. Berapakah besarnya dana pinjaman (plafon) KUR yang dapat diperoleh UMKMK? Plafon KUR yang dapat diperoleh UMKMK yaitu: . b) Jumlah KUR yang disalurkan oleh Bank Pelaksana adalah sesuai dengan daftar nominatif calon debitur yang diajukan oleh Lembaga Linkage. . 30.

c) Ketentuan lainnya. 34.(untuk KUR Ritel atau tidak melebihi Rp. Apa peranan perusahaan penjamin dalam KUR? Peranan perusahaan penjamin dalam KUR adalah memberikan sebagian penjaminan terhadap Bank Pelaksana atas KUR yang diberikan kepada UMKMK.. 35. khususnya Pemerintah Daerah. Siapakah yang membayar imbal jasa penjaminan (IJP) KUR? Yang membayar Imbal Jasa Penjaminan adalah pemerintah. 37.Terdaftar sebagai debitur blacklist Bank Indonesia. 36. 33. 32. 10 . b) Total pinjaman setelah penambahan tidak melebihi Rp 5. melakukan pembinaan dan pendampingan UMKMK selama masa kredit/ pembiayaan atau ketika usulan kredit/ pembiayaan UMKMK ditolak oleh Bank Pelaksana. serta penyediaan fasilitasi dengan pihak lain.1.000. yang mendukung kelancaran UMKMK.untuk KUR Mikro atau tidak melebihi sebesar Rp 500. 2. . memfasilitasi hubungan antara UMKMK dengan pihak lainnya seperti perusahaan inti/offtaker yang memberikan kontribusi dan dukungan untuk kelancaran usaha.Bank Pelaksana akan melakukan penjualan agunan dan apabila nilai penjualan agunan masih tidak mencukupi maka debitur masih wajib melunasi KUR. kemitraan dan /atau cluster yang dapat dibiayai dengan KUR.a) Debitur yang bersangkutan masih belum dapat dikategorikan bankable. Apa konsekuensi jika UMKMK tidak memenuhi kewajiban KUR? Apabila debitur UMKMK tidak melunasi kewajiban KUR..000 untuk KUR yang diberikan kepada Lembaga Linkage dengan pola executing. maka : .000. pembinaan dan pendampingan selama masa kredit/pembiayaan. Apa saja peranan kementerian teknis terhadap penyaluran KUR? Kementerian Teknis mempunyai peranan terhadap penyaluran KUR sebagai berikut: 1. sesuai dengan ketentuan KUR Mikro atau KUR Ritel atau KUR melalui Lembaga Linkage. c) Membayar kewajiban (pokok pinjaman dan bunga) atas KUR yang diterima sesuai repayment yang disepakati dengan Bank sampai kredit lunas.000. kelompok. 4. b) Menyerahkan agunan kepada Bank. Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan oleh Kementerian Teknis untuk mewujudkan peranannya terhadap penyaluran KUR? Langkah-langkah yang harus dilakukan yaitu : a) menyiapkan rencana kerja pendukung pelaksanaan KUR (penyiapan calon debitur KUR. debitur UMKMK wajib melunasi KUR yang diterima dari Bank Pelaksana. mempersiapkan UMKMK yang melakukan usaha produktif yang bersifat individu. 3. menetapkan kebijakan dan prioritas bidang usaha yang akan menerima penjaminan KUR.000.000. Apa saja yang menjadi kewajiban debitur KUR? Debitur KUR memiliki kewajiban sebagai berikut: a) Memenuhi persyaratan KUR yang ada pada Bank Pelaksana. Apakah KUR yang telah dijamin oleh perusahaan penjamin tidak perlu dilunasi Kreditnya oleh UMKMK? Walaupun telah dberikan penjaminan oleh Perushaan Penjamin. 31.000.

---oOo--- 11 . c) pengaturan lebih lanjut mengenai kegiatan perencanaan terkait pelaksanaan KUR dapat dirumuskan dalam SOP tersendiri oleh Kementerian. maka kepada UMKMK tersebut dapat diberikan KUR. Apakah UMKMK yang merupakan binaan atau rekomendasi dari kementerian teknis dapat langsung disetujui permohonan KUR-nya? Apabila menurut Bank Pelaksana UMKMK tersebut dinyatakan layak dan memenuhi ketentuan dan persyaratan KUR. Bagaimana pengawasan pelaksanaan KUR? Pemerintah melalui BPKP akan melakukan pengawasan yang bersifat preventif dan melakukan verifikasi secara selektif dan Bank Indonesia akan mengawasi Bank Pelaksana dalam kapasitas sebagai pengawas bank. dan mengusulkan penganggarannya. 39.b) memasukkan rencana kerja pendukung pelaksanaan KUR sesuai tupoksinya dalam rancangan Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja K/L) masing-masing. 38.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful