I. I.1.

LATAR BELAKANG

PENDAHULUAN

Pulau Sumatera memiliki satwa endemik harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dan beruang madu (Helarctos malayanus), Kalimantan ada macan dahan (Neofelis nebulosa), serta di Jawa ada macan tutul (Panthera pardus), maka di Sulawesi ada anoa (Bubalus sp). Anoa dikenal sebagai satwa penghuni hutan sejati. Satwa ini telah menjadi flagship/ maskot spesies konservasi di Sulawesi dan menjadi duta untuk pulau di kawasan bio-region walace. Anoa, sejenis sapi kerdil yang hidup di hutan tropis Sulawesi. Anoa memiliki nama yang berbeda sesuai dengan etnis yang ada. Di Minahasa dan sekitarnya anoa disebut Buulu Tutu, Bandogo Tutu dan di Gorontalo disebut Sapi Utan, Dangko atau Langkau. Di bagian tengah Sulawesi Suku Kaili menyebutnya Nuua dan di Dampelas disebut Baulu. Etnis Kulawi di dataran tinggi Sulawesi Tengah menamainya Lupu, di Buol Toli-Toli anoa dinamai Bukuya. Di bagian tenggara Sulawesi, dalam bahasa daerah Tolaki, anoa dikenal dengan nama Kadue. Di daerah Malili termasuk sekitar Danau Matano penduduk menyebut anoa dengan nama Anuang. Dalam bahasa Indonesia, satwa ini dikenal dengan nama anoa, namun ada juga yang menyebutnya sapi hutan atau sapi cebol (Mustari, 2003).

panjang ekor mencapai lutut. potongan melintang pangkal tanduk µtriangular atau bersegi tiga¶ dan terdapat µwrinkled¶ atau berupa spiral pada bagian dasar sampai pertengahan panjang tanduk. panjang tanduk 27. potongan melingkar pangkal ekor bulat. dan panjang tanduk 15-25 cm. rambut panjang. MORFOLOGI `Anoa adalah hewan berkuku genap. Klasifikasi Ilmiah Phylum : Chordata Subphylum : Vertebrata Klas : Mammalia Subklas : Theria Infraklas : Metatheria Ordo : Artiodactyla Subordo : Ruminantia Famili : Bovidae Genus : Bubalus Subgenus : Anoa Spesies : Bubalus depressicornis.619. sekitar 18 cm. PEMBAHASAN II. dan panjang tengkorak 24. rambut lebih jarang pada individu dewasa. yakni Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) dan Anoa gunung (Bubalus quarlesi). panjang tengkorak 29. tanduk mengarah ke belakang. lembut dan menyerupai wool.9 cm. ada dua jenis anoa (Bubalus spp. Saat ini. bagian dalam telinga berwarna coklat tua. Anoa dataran rendah memiliki warna putih di bagian metacarpal.4-29 cm. bentuk kepala menyerupai kepala sapi.2 cm pada jantan dan 290-300 mm pada betina.II. tidak mencapai lutut. Bubalus quarlesi . jarang mencapai lebih dari setengah panjang pangkal ekor ke lutut belakang. panjang tanduk berkisar 14.) yang kita kenal. Tinggi bahu 63 cm. Tinggi badan berkisar 69 cm sampai 106 cm.1-37. Anoa gunung memiliki warna tungkai sama dengan warna badan. ekor pendek.1. terdapat bercak putih kecil di bagian atas kuku. Anoa gunung memiliki rambut warna coklat cerah. ekor pendek.8-32.3 cm pada anoa jantan dan 183260 mm pada anoa betina. tidak ada µwrinkled¶ atau garis-garis cincin pada setengah panjang tanduk.

Di dataran tinggi. Kebiasaan anoa yang lain yaitu mengasah atau meruncingkan tanduknya pada pohon-pohon tertentu. PENYEBARAN DAN PERGERAKAN Anoa (Bubalus spp. kadangkadang dijumpai di rawa-rawa. PAKAN Di alam bebas Anoa liar memakan ³aquatic feed´ antara lain berupa pakis.3.000 hektar. Masa bunting dari 276 hari sampai 315 hari. bayi anoa yang dilahirkan hanya satu ekor.II. (2005) dan beberapa peneliti dilaporkan bahwa Anoa dataran rendah kadang-kadang juga minum air laut yang diduga untuk memenuhi kebutuhan mineral mereka. Sedangkan menurut Tikupadang dan Misto (1994). . HABITAT. tunas pohon. et al. Tambahan lagi makhluk ini termasuk satwa liar yang sangat peka. pergerakan ini dilakukan untuk mencari makan ataupun minum dan melakukan istirahat. mereka sering dijumpai berenag dipantai. 2005). Berdasarkan pengamatan Pujaningsih. Habitatnya di hutan tropika dataran. Satwa ini juga termasuk perenang dan pendaki gunung yang ulet. REPRODUKSI Kemampuan bereproduksi terjadi pada umur 2 tahun hingga 3 tahun.5 km atau lebih. Satwa tersebut aktif baik pada siang hari maupun pada malam hari. luas daerah jelajah Anoa yang diteliti di Cagar Alam Faruhumpenai Mangkutana seluas 5. Anoa memiliki kebiasaan berkubang atau berendam digenangan air di hutan pantai yang berbatasan langsung dengan hutan bakau pada siang hari yang terik. dalam catatan penelitian (progress report) STORMA..4. II. Menurut Amir (2008). pergerakan Anoa (Bubalus spp) berlangsung secara berkelompok maupun sendiri. savanna. 2004. II.2. Anoa menjilat garam alami dalam rangka pemenuhan kebutuhan mineralnya. dan jenis umbi-umbian. gangguan sedikit saja menyebabkan satwa ini menjauh. Pujaningsih. dan bergerak dari tempat yang rendah menuju tempat yang lebih tinggi dan begitupun sebaliknya.) merupakan penghuni hutan yang hidupnya berpindahpindah tempat dan apabila menjumpai musuhnya anoa akan mempertahankan diri dengan mencebur ke rawa-rawa dan apabila terpaksa akan melawan dengan menggunakan tanduknya.. rumput. (Malik et al. Pergerakan ini umumnya bergerak dengan radius sampai 3. menggaruk tanah di sekitar tempat pembuangan kotorannya disepanjang lintasannya di dalam hutan. buah-buahan yang jatuh.

STATUS PERLINDUNGAN Anoa merupakan salah satu satwa liar langka yang dilindungi oleh negara beradasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan PP Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Saat ini diperkirakan jumlah populasi dari seluruh Anoa Pegunungan sekitar 3000 hingga 5000 ekor. hal ini diakibatkan oleh berkurangnya habitat. perburuan dan penembakan illegal. Selain itu satwa anoa masuk ke dalam daftar CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna) yaitu appendix 1 merupakan satwa yang hampir punah. Diperkirakan kurang dari 2. daging dan tanduknya. Anoa pegunungan biasanya diburu untuk diambil kulit. karena subpopulasinya yang berada pada area hutan lindung seperti Taman Nasional Lore Lindu juga mengalami penurunan jumlah populasi yang diakibatkan oleh tingginya perburuan. Buol. 2010).6. bayi anoa bulunya berwarna cokelat keemasan atau kekuningan dan sangat tebal. II. Selain itu pembukaan hutan untuk dijadikan lahan pertanian dan pertambangan emas juga semakin mengancam habitat Anoa Pegunungan. II. yaitu di Gorontalo. Warnanya perlahan akan berubah menjadi lebih gelap seiring dengan perkembangannya (Wikipedia Ensiklopedia Bebas. dan kabupaten Tolitoli (Wikipedia Ensiklopedia Bebas. Ada tiga area dimana jumlah populasi anoa menurun drastis. serta ia tidak dapat menyesuaikan diri dengan keberadaan manusia.Anoa bisa bertahan hidup sekitar 20 tahun hingga 25 tahun. POPULASI Sedikit data yang bisa didapatkan mengenai jumlah populasi pasti dari Anoa Pegunungan.5. karena ia kehilangan habitatnya dan sumber makanannya. 2010). . Populasi dari anoa sudah sangat mengkhawatirkan. Saat dilahirkan.500 ekor individu dewasa. Populasinya menurun dari tahun 1900.

yakni Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) dan Anoa gunung (Bubalus quarlesi). tanduk mengarah ke belakang. dalam catatan penelitian (progress report) STORMA. Anoa adalah hewan berkuku genap. Anoa (Bubalus spp. ada dua jenis anoa (Bubalus spp.) yang kita kenal. buah-buahan yang jatuh.) merupakan penghuni hutan yang hidupnya berpindah-pindah tempat dan apabila menjumpai musuhnya anoa akan mempertahankan diri dengan mencebur ke rawa-rawa dan apabila terpaksa akan melawan dengan menggunakan tanduknya. Sedikit data yang bisa didapatkan mengenai jumlah populasi pasti dari Anoa Pegunungan. bayi anoa yang dilahirkan hanya satu ekor. . rumput. Selain itu satwa anoa masuk ke dalam daftar CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna) yaitu appendix 1 merupakan satwa yang hampir punah. pergerakan Anoa (Bubalus spp) berlangsung secara berkelompok maupun sendiri. Saat ini.III. hal ini diakibatkan oleh berkurangnya habitat. Kemampuan bereproduksi terjadi pada umur 2 tahun hingga 3 tahun. Tinggi badan berkisar 69 cm sampai 106 cm. Masa bunting dari 276 hari sampai 315 hari. bentuk kepala menyerupai kepala sapi. dan bergerak dari tempat yang rendah menuju tempat yang lebih tinggi dan begitupun sebaliknya. Anoa merupakan salah satu satwa liar langka yang dilindungi oleh negara beradasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan PP Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. sejenis sapi kerdil yang hidup di hutan tropis Sulawesi.1. Saat ini diperkirakan jumlah populasi dari seluruh Anoa Pegunungan sekitar 3000 hingga 5000 ekor. PENUTUP III. Menurut Amir (2008). perburuan dan penembakan illegal. tunas pohon. dan jenis umbi-umbian. Di alam bebas Anoa liar memakan ³aquatic feed´ antara lain berupa pakis. KESIMPULAN Anoa. Populasinya menurun dari tahun 1900.

Mustari Abdul Haris. http://www. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999..com/. Departemen Kehutanan RI.org/ . 23 april 2010. http://home. 9 Desember 2009. Anoa depressicornis (Anoa Dataran Rendah).wikipedia. http://id. Kharakteristik Habitat Anoa. Mustari Abdul Haris. Mustari Abdul Haris.id/. Mengenal Anoa. 11 Mei 2009.scribd. Sapi Cebol dari Sulawesi.sma-saraswati1. Ir. Ismail Deden. Jakarta. Anoa quarlesi (Anoa Pegunungan). 10 Agustus 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Departemen Kehutanan RI.DAFTAR PUSTAKA Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990. Jakarta.Si.sch. Fakultas Kehutanan IPB. 20 February 2009. Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan. 27 Januari 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Dr. M. Bogor.

SEKILAS MENGENAL ANOA .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful