1 Oktober adalah hari selamatnya bangsa Indonesia dari malapetaka Gerakan 30 September (G.30.S).

Selamatnya bangsa Indonesia berkat usaha dan upaya manusia serta pertolongan Allah Yang Maha Kuasa. Pada 30 September itu telah terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap jenderal-jenderal putra terbaik bangsa Indonesia. Mereka yang menjadi korban itu adalah : Letnan Jenderal A. Yani, Mayjen R. Suprapto, Mayjen Haryono, Mayjen S. parman, Brigjen D.I. Panjaitan, Brigjen Sutoyo, Letnan Satu Pire Andreas Tendean, dan Brigadir Polisi Karel Susult Tubun. Sementara Jenderal A.H. Nasution berhasil meloloskan diri dari kepungan G.30.S PKI, meski kakinya kena tembak dan putrinya Ade Irma Suryani menjadi korban dan beberapa hari kemudian meninggal dunia. Pada tanggal tersebut pemberontak berhasil menguasai dua sarana komunikasi yaitu RRI Pusat dan Pusat Telekomunikasi masing-masing di Jalan Merdeka Barat dan di Jalan Merdeka Selatan. Melalui RRI pagi jam 07.20 dan jam 08.15. pemberontak mengumumkan tentang terbentuknya ³Dewan Revolusi´ di pusat dan di daerah-daerah. Dewan Revolusi merupakan sumber segala kekuasaan dalam Negara Republik Indonesia. Juga diumum, gerakan tersebut ditujukan kepada ³Jenderal-Jenderal´ anggota Dewan Jenderal yang akan mengadakan coup terhadap pemerintah. Pada saat bersamaan diumumkan pendemisioniran Kabinet Dwikora. Jam 14.00 diumumkan lagi bahwa Dewan Revolusi diketuai oleh Letkol Untung dengan wakil-wakilnya Brigjen Supardjo, Letkol (Udara) Heru, (Laut) Sunardi dan Arjun Komisaris Besar Polisi Anwas.

Direbut dalam 20 menit
Berdasarkan fakta sejarah, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal Soeharto segera bertindak cepat. Setelah menerima laporan lengkap dari Pangdam Jaya Meyjen Umar Wirahadikusumah karena pimpinan Angkatan Darat lumpuh karena penculikan-penculikan dan pembunuhan maka untuk sementara pucuk pimpinan Angkatan Darat dipegang oleh Mayor Jenderal Soeharto. Operasi militer dimulai sore hari tanggal 1 Oktober 1965, pasukan RPKAD di bawah pimpinan Komandannya Kolonel Sarwo Edhie Wibowo menerima perintah untuk merebut RRI Pusat dan Pusat Telekomunikasi. Hanya dalam waktu 20 menit kedua sarana telekomunikasi telah direbut kembali dari tangan pemberontak G.30.S/ PKI. Melalui RRI Pimpinan Angkatan Darat mengumumkan adanya penculikan 6 orang perwira tinggi dan perebutan kekuasaan oleh G.30.S. Pasukan-pasukan Batalyon 454/Para Divisi Diponegoro dan Batalyon 530/Para Divisi/Brawijaya yang berada di lapangan Merdeka berdiri di pihak yang melakukan pemberontakan. Kedua pasukan ini didatangkan ke Jakarta dalam rangka Hari Ulang Tahun ABRI 5 Oktober 1965. Pasukan-pasukan ini diinsafkan dari keterlibatan dalam pemberontakan, sementara sisa batalyon 454 Diponegoro mundur ke Pangkalan Halim. Waktu itu presiden Soekarno berada di Halim Perdanakusumah, melalui kurir khusus disampaikan pesan agar Bung Karno meninggalkan Halim dan menuju Istana Bogor, selanjutnya diperintahkan agar kesatuan-kesatuan RPKAD, Batalyon 328/Kujang dan Kompi pasukan Kevelri merebut Halim Perdanakusuma.

dan kamu semua dibunuh.30. tetapi kami tahu kamu telah berjuang di atas jalan yang benar.S ketika mereka menguasai RRI Pusat tanggal 1 Oktober pagi. Kami semua difitnah. Menurut buku ³Fakta-fakta Persoalan Sekitar Gerakan 30 September´ yang dikeluarkan oleh Pusat Penerangan Angkatan Darat dapat diketahui. Dalam pembersihan di Kampung Lubang Buaya atas petunjuk anggota polisi yang ditawan oleh penculik dan berhasil meloloskan diri menunjukkan sumur tua tempat jenazah perwira-perwira tinggi Angkatan Darat diketemukan tanggal 3 Oktober 1965. Menko Hankam Kasab Jendral Nasution mengatakan. padahal untuk tempat menguburkan penduduk yang menantang Gerakan 30 September. kami tidak pernah ragu. Kami semua akan melanjutkan perjuangan kamu. Kecuali suatu perlawanan kecil oleh Batalyon 454//Para Diponegoro ketika pasukan-pasukan yang setia kepada pemerintah membersihkan kampong Lubang Buaya yang menjadi pusat latihan Pemuda Rakyat dan Gerwani. Difitnah dan dibunuh Ketika dilangsungkan upacara pemberangkatan 7 jenazah Pahlawan Revolusi korban kebiadaban aksi kontra Revolusi G.Menjelang sore tanggal 2 Oktober 1965 jam 15. tingkat kabupaten 15 orang tingkat kecamatan 10 orang. bahwa ³Dewan Revolusi´ untuk tingkat provinsi 25 orang. kamu telah memberi dharma bhaktimu untuk cita-cita yang tinggi. Hal ini berarti Dewan Revolusi daerah tersebut dapat melakukan apa saja terhadap rakyat di daerahnya termasuk pembunuhan terhadap mereka yang menantang G. Biarpun dicemarkan difitnah sebagai pengkhianat. Kalau fitnahan itu benar kami semua bersedia mengikuti jejakmu´. dan tingkat desa 7 orang. Demikian pesan Jenderal Nasution yang diucapkan dalam nada menangis dan penuh haru. Dikatakan selanjutnya dalam masa 20 tahun penuh.S tanpa reserve. penghianatan. bahwa di masa itu di samping rumah-rumah penduduk telah diperintahkan untuk menggali lubang perlindungan katanya untuk menghindari serangan dari imperialis.00 Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dapat dikuasai kembali tanpa kesulitan. jelas bahwa telah dibentuk Dewan Revolusi baik untuk tingkat pusat maupun untuk tingkat daerah. Dewan Revolusi merupakan sumber segala kakuasaan dalam Negara RI.30. Dewan Revolusi daerah ini merupakan kekuasaan tertinggi untuk daerahnya. penganiayaan. dan pembunuhan. Yang menjadi ³Dewan Revolusi´ mulai tingkat provinsi hingga tingkat desa adalah orang-orang sipil dan militer yang mendukung G.S/PKI ke tempat istirahatnya yang terakhir.30. .S. Hal ini ditandai. Sumber segala kekuasaan Kalau kita cermati pengumuman pemberontak G. ³Hari ini tanggal 5 Oktober Hari Angkatan Bersenjata tetapi kali ini dihina oleh fitnahan.30.

³Kalau kita telah bersatu Pancasila tidak diperlukan. Yani. Untuk mempersenjatai ³Angkatan ke 5´ itu PKI merencanakan menggunakan senjata sebanyak 100. Maksud PKI hendak menggantikan Pancasila ada faktanya yaitu ucapan CC PKI DN Aidit.S Moeljanto dalam bukunya ³Perlawanan Pers Indonesia (BPS) Terhadap Gerakan PKI´ (1983) menyebutkan sebagai berikut : DN.Pancasila sebagai falsafah persatuan. Aidit di depan peserta kursus Kader Revolusi di Jakarta 16 Oktober 1964 mengatakan.000 pucuk yang dujanjikan dan akan diberikan oleh PM RRC Chow En Lai. kenyataannya merekalah yang melakukan coup berdarah. Dalam rangka mempersiapkan dan mematangkan maksud melakukan coup berdarah. PKI mengusulkan kepada pemerintah agar 15 juta massa tani dan buruh dipersenjatai. Dengan demikian jelaslah mana surat kabar Pancasilais dan surat kabar yang mendukung PKI. karena Allah tahu maksud jahat mereka. ³Bintang Timur´. menyerang Aidit karena ucapannya itu. Sementara berita lain dari surat kabar pro PKI menyiarkan kebulatan tekad Pengurus Besar Front Nasional agar sokoguru-sokoguru revolusi dilatih. Lawan dari harian tersebut adalah Koran yang pro PKI seperti ³Harian Rakyat´. Karena kekejaman itu dan kekejaman-kekejaman sebelumnya menyebabkan rakyat marah bangkit melakukan aksi pengganyangan terhadap mereka. maka jauh sebelum itu. Mereka membentuk ³Dewan Revolusi´ merupakan sumber dari segala kekuasaan Negara RI baik untuk tingkat pusat maupun untuk daerah dan desa-desa. Menurut Tribuana Said dan D. sebab Pancasila alat pemersatu.Tapi berkat bantuan Allah maksud mereka semua gagal. masing-masing golongan telah punya paham sendiri-sendiri´ Serangan pertama terhadap gembong PKI ini dilancarkan oleh surat kabar ³Revolusioner´. Selanjutnya juga dituntut kepada pemerintah agar dibentuk satuan-satuan ³Angkatan ke 5´ di samping Angkatan Bersenjata yang telah ada. Padahal kenyataannya merekalah yang melakukan kekejaman yang tidak bisa dilupakan oleh sejarah. Usulan untuk membentuk Angkatan ke 5 ditantang oleh Menteri Pangad Letnan Jenderal A. ³Warta Bhakti´. Karena Jenderal Yani dan para jenderala lainnya menantang kainginan PKI. ³Sementara´. Hal ini ditandai pemberontak mendemesionirkan kabinet Dwikora. Gerakan 30 September itu menggunakan senjata fitnaf. dan ³Ekonomi Nasional´. dengan alasan yang dicari-cari bahwa ³Dewan-Dewan Jenderal´ katanya hendak melakukan coup. ³Warta Berita´. ³Karyawan´. yang hendak menguasai republik ini dan menggantikan Pancasila sebagai dasar negara dengan idiologi komunis. Apa yang terjadi tanggal 30 September itu identik dengan pemberontakan Madiun 18 Desember . Kemudian surat-surat kabar Pancasilais lainnya seperti ³Merdeka´. Penutup Gerakan 30 September yang didalangi oleh PKI adalah suatu pemberontakan terhadap pemerintah yang sah. memfitnah para Jenderal yang mereka culik itu akan melakukan coup. ³Suluh Indonesia´. Melalui fakta-fakta tersebut jelas siapa sebenarnya yang melakukan persiapan untuk perebutan kekuasaan. ³Berita Indonesia´ . maka mereka dibunuh secara keji.

Walaupun proses integrasi bangsa terus berjalan. rakyat terpanggil untuk membela dan merevitalisasi Pancasila yang sedang berada di ambang bahaya. penuh perdebatan yang berbobot.1948 yang dilakukan oleh PKI Muso/Front Demokrasi Rakyat.com/2010/09/kesaktian-pancasila. Revitalisasi Pancasila sebagai dasar negara mempunyai makna bahwa Pancasila harus kita letakkan dalam keutuhan dengan pembukaan. Kiranya perlu disadari pula bahwa kebinekaan maupun kesatuan-kesatuan Indonesia adalah suatu kenyataan dan suatu persoalan. PKI/ Muso mempoklamirkan ³Negara Sovyet Republik Indonesia´ menaikkan benderah merah dan mengangkat Letkol Jokosujono sebagai Gubernur Madiun. Hasrat politik untuk bersatu tidak diimposisi dari atas. maka suatu bangsa akan mustahil untuk mempertahankan survival-nya. rasa tanggung jawab yang besar terhadap nasib bangsa dan negara di kemudian hari. Sasaran yang ingin dicapai baik oleh pemberontakan PKI/Muso maupun pemberontakan G. Hal itu perlu kita sadari dalam rangka mengembalikan Pancasila sebagai dasar dan arah paradigmanya yang selama ini cenderung dilupakan. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada dasarnya adalah untuk memperkukuh Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bangsa. 1 Oktober 2008. tetapi juga penuh dengan rasa persaudaraan yang akrab.blogspot. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila perlu dijadikan media refleksi untuk merenungkan bagaimana bangsa Indonesia saat ini menggunakan Pancasila untuk hidup berbangsa dan bernegara. Penetapan Pancasila sebagai dasar falsafah bangsa dan negara bukanlah pekerjaan yang sederhana. dan dieksplorasikan sebagai paradigma dalam dimensi-dimensi yang melekat padanya.30 S PKI adalah menggantikan Pancasila dengan idiologi komunis. Dalam masa transisi ke arah demokrasi yang sebenarnya saat ini. Kenyataannya Allah masih melindungi bangsa Indonesia. di mana semua kelompok masyarakat bangsa yang majemuk ini ikut serta secara aktif.html Makna Hari Kesaktian Pancasila Oleh A Kardiyat Wiharyanto Selasa. Pemberontakan PKI/Muso. Walau umumnya rakyat Indonesia masih mengenang atau mengingatnya. tetapi merupakan pergerakan kemasyarakatan. Dari kancah perjuangan persatuan dan persatuan bangsa dan negara itulah ditemukan formulasi kearifan kenegarawanan dalam falsafah negara Pancasila. Hal itu sebagai konsekuensi kita mendasarkan . Mereka juga melakukan pembunuhan terhadap pejabat pemerintah dan tokoh-tokoh masyarakat yang anti PKI. ternyata telah terjadi krisis dan disintegrasi moral dan mental. bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. 30 September 2008 Selasa besok. Dalam konteks merevitalisasi Pancasila sebagai dasar negara menuju terwujudnya masyarakat yang demokratis. bahkan mungkin hendak ditinggalkan. Proses pengesahannya melalui jalan yang panjang. seluruh lapisan masyarakat harus menyadari bahwa tanpa suatu platform dalam format dasar negara atau ideologi. dapat ditumpas dalam waktu yang singkat. namun ada pro dan kontra tentang peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu. Jiwa dan semangat Pancasila lahir dari pertemuan hasrat dan kehendak politik pergerakan masyarakat dan dari kesadaran para pendiri negara ini. namun potensi-potensi yang disintegratif belum hilang. bahkan amat mungkin tidak pernah akan hilang. Dalam rangka mempertahankan kehidupan berbangsa dan bernegara. sumber : http://pubianartikel.

Juga tidak dikatakan bahwa pembatasan-pembatasan yang bersifat eksternal tidak diperlukan. antarkita dengan manifestasi ketulusan memberi dan menerima. Di pihak lain. Rakyat sudah jenuh dengan pengotak-ngotakan yang mencetuskan konflik-konflik horizontal. Dalam konstelasi masyarakat Indonesia. atau suku lewat jalan Pancasila. tidak melihat kebinekaan dan kesatuan-persatuan sebagai suatu perlawanan. kebinekaan dijadikan alat untuk memecah belah bangsa kita. Janganlah kepentingan rakyat dinomorduakan atau diadu domba untuk ambisi pribadi atau golongan. tetapi terus menjadi selalu terbuka untuk dikembangkan dalam dan melalui proses pengalaman bersama. yang mesti jelas adalah pembatasanpembatasan eksternal saja tidaklah cukup. Bangsa ini masih memerlukan momen-momen yang mampu menggugah kesadaran akan pentingnya Pancasila. tetapi sejak awal memang telah disadari bahwa memilih jalan Pancasila memang berarti memilih jalan yang tidak mudah. Jalan Pancasila tidak bisa dikatakan sebagai jalan yang mudah. golongan. Tetapi. Ketika diputuskan untuk membentuk negara kesatuan Republik Indonesia. Pancasila menerima serta menghargai kebinekaan. Adapun aturan main atau konsensus tersebut juga harus bersifat dinamis. jangan berfungsi sebaliknya. tapi tak pernah dapat diduga di mana atau bagaimana akan berakhir. Yogyakarta. Pancasila dengan karakter utamanya yang inklusif dan non-diskriminatif. sehingga akan saling menerkam. Kerangka dasar kehidupan nasional yang mendasarkan diri pada Pancasila akan melihat keragaman suku. Pada masa penjajahan. Sebaliknya. tetapi tanpa mematikan atau melenyapkan kebinekaan. Setelah melalui fase transisi. Rakyat mengharapkan para pemimpin negeri ini benar-benar mampu memperbaiki keadaan.*** Penulis adalah dosen Universitas Sanata Dharma. namun lebih ke dalam. memilih kebinekaan dengan mengabaikan kesatuanpersatuan ibarat melepas bermacam-macam binatang buas dalam satu kandang. semua kelompok dalam masyarakat terikat satu sama lain dalam satu kesatuan-persatuan secara politis. Kebinekaan dalam kesatuan-persatuan dan kesatuan-persatuan dalam kebinekaan. tapi kesatuan-persatuan berbangsa dan bernegara masih terkotakkotak. Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara harus kita jaga dan kita pertahankan dengan segala cara.diri pada Pancasila. tetapi tidak dapat menumbuhkan kesatuan dan persatuan. Namun. agama. barangkali faktor keselamatan seluruh rakyat itulah yang kiranya tetap merupakan perekat. negeri ini akan digerogoti oleh bangsanya sendiri. jiwa dan semangat Pancasila juga punya batas-batas yang menyangkut tetap tegaknya kesatuan-persatuan agar kebinekaan itu tetap berfungsi sebagai kekayaan dan modal bangsa. Pancasila amat menekankan kesatuan-persatuan. Di sinilah letak kesaktian Pancasila. ini pun belum menyelesaikan seluruh persoalan. Dalam konteks Indonesia merdeka. memilih kesatuan-persatuan dengan mematikan kebinekaan hanya akan menghasilkan konflik-konflik yang mungkin diketahui di mana awalnya. melainkan merangkul kedua-duanya. tetapi dalam batas tidak membahayakan atau menghancurkan kesatuan-persatuan. Bertolak dari persoalan tersebut. dapat dikatakan bahwa kesatuan-persatuan politis itu tetap mantap. Tanpa Pancasila. tidak sekali jadi. Itu mungkin dapat mencegah perpecahan. keadaan memang berubah cukup fundamental. ketulusan mendesak ke belakang kepentingan dan ambisi pribadi. Ada nasionalisme dan patriotisme. Namun. . ras sebagai aset atau kekayaan bangsa. Sebab.

kita mencoba untuk menggali kembali makna mendalam Pancasila sebagai ideologi bangsa. Orde baru pun digulingkan oleh gerakan moral (moral forces) mahasiswa tahun 1998 yang melahirkan Orde Reformasi di bawah kendali Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Sehingga. maka diharapkan tidak ada eksploitasi terhadap sumber daya alam. Kedua.Menggali Kembali Makna Kesaktian Pancasila NURHIDAYAT. dan pandangan hidup bangsa Indonesia untuk ditanamkan dalam diri anak didik kita. penumpukan kekayaan pada segolongan orang. dan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Sebab sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 33 bahwa kekayaan alam Indonesia digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia. kekeluargaan. Ketiga. sakti dalam berdaulat dan menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. sehingga revolusi berdarah ini mengalami kegagalan dan Pancasila masih tegak kuat menjadi dasar negara dan dasar sumber hukum bangsa Indonesia. Akhirnya. sekarang Indonesia sedang menghadapi persoalan perbatasan wilayah dengan Malaysia. 2011 dalam rubrik Metropolis . Indonesia telah kehilangan Provinsi Timor Timur. Melalui hari Kesaktian Pancasila sekarang ini. dan Pengamalan Pancasila (P4). Anak-anak Indonesia harus belajar ekonomi Pancasila yang didasarkan pada kemandirian. Penghayatan. Artinya pendidikan yang kita ajarkan sejak Sekolah Dasar haruslah berdasarkan kepada nilai-nilai Pancasila yang lahir dari khasanah budaya bangsa Indonesia. sakti dalam bidang ekonomi yaitu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Tujuan kudeta tersebut adalah merebut pemerintahan yang sah dan mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme-sosialisme. KAMIS. SSos. slogan keberhasilan pembangunan ekonomi ternyata justru hanya melahirkan kesenjangan sosial. (*) Mutsyuhito Solin Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Mulai Pudar Diterbitkan pada 4 October. semangat persatuan dalam pembangunan. Sudah 45 tahun revolusi berdarah tanggal 30 September 1965 yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). yang kemudian dilengserkan oleh MPRS pada tahun 1967. Peristiwa ini adalah puncak dari kerapuhan pemerintah Orde Lama di bawah kendali Presiden Soekarno. krisis ekonomi. Hari Kesaktian Pancasila bukan dalam arti mitologi. Guru Sejarah Kebudayaan Islam MTs Asih Putera Cimahi. Pertama adalah sakti dalam berbudaya dan berkepribadian. Sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia yang sedang berjuang keluar dari krisis multidimensi dan perkembangan globalisasi. Kudeta berdarah yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) ini menelan enam Jenderal TNI AD dan dua Perwira. krisis politik. dan sumber dari segala sumber hukum akan tetap tegak berdiri dan lestari. ideologi. Pada awal berdirinya pemerintahan Orde Baru. Dengan menggali kembali makna Kesaktian Pancasila melalui semangat dan jiwa Trisakti yang kita tanamkan dalam pendidikan kepada anak didik kita. cinta tanah air. secara bulat dan meyakinkan tertulis di dalam Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) akan melaksanakan nilai-nilai Pancasila secara murni dan konsukuen. Tetapi Tuhan berkehendak lain. Setelah 45 tahun. anak didik kita kelak menjadi generasi bangsa yang mempunyai wawasan kebangsaan dan nasionalisme supaya tidak terjebak pada tindakan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan seperti PKI. Kepribadian dan budaya Indonesia yang luhur akan melahirkan anak didik yang mempunyai kebanggaan nasional. maka bangsa Indonesia akan keluar dari krisis multidimensi. Pancasila sebagai dasar negara. Oleh karena itu seluruh rakyat Indonesia harus berjuang bersama-sama mempertahankan kedaulatan wilayahnya dari rongrongan negara lain. pulau Sipadan dan Ligitan. dan harga diri sebagai bangsa Indonesia. ternyata Pancasila justru menjadi "alat politik" pemerintahan Orde Baru untuk melanggengkan kekuasaan. Dasar negara Pancasila dijadikan sebagai landasan ideal dan hukum Rencana Program Pembangunan Lima Tahun (Repelita) dan panjang. kedaulatan wilayah Indonesia adalah sumber kekayaan alam sekaligus simbol harga diri sebagai bangsa yang besar. 30 SEPTEMBER 2010 | 22:05 WIB SETIAP tanggal 1 Oktober kita memperingatI hari Kesaktian Pancasila. dasar hukum.I. Dan. krisis kepercayaan. bahwa karena kesaktiannya Pancasila mampu menggagalkan rencana PKI untuk menggantikannya dengan ideologi komunis. Sehingga pemerintah Orde Baru memproklamirkan dan mensosialisasikan program Pedoman. dan kesenjangan sosial. Bangsa Indonesia harus keluar dari ketergantungan kepada negara lain dalam bidang ekonomi. Mari kita memaknai kembali hari Kesaktian Pancasila sebagai wahana pendidikan bagi anak didik kita untuk melaksanakan nilai-nilai Pancasila secara murni dan konsukuen dengan semangat belajar dan prestasi. Dengan menerapkan ekonomi Pancasila. maka memaknai hari Kesaktian Pancasila haruslah kontekstual. Sebab. Dan. Ada tiga prinsip yang harus ditanamkan pada anak didik kita sejak dini menurut Presiden Soekarno yang sering disebut dengan Trisakti. Setelah pemerintahan Orde Baru berlangsung selama 32 tahun. dan utang luar negeri yang membengkak. di bawah kendali Presiden Soeharto. saatnya kita menggali kembali makna hari Kesaktian Pancasila ini agar bangsa Indonesia bisa belajar dari sejarah kelam dan bisa bangkit dari krisis multidimensi.

maka lambat-laun peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga mulai ditiadakan. Ini didasari kurangnya kesadaran para pimpinan instansi dan pemerintahan untuk setidaknya mengenang jasa para pahlawan. Siapa pelaku sebenarnya yang telah membunuh para jenderal tersebut. Jadi kajian ini dimaksudkan untuk mencari kebenaran fakta terjadinya hal tersebut. Yakni karena telah terbukti Pancasila itu mampu menumpas komunis dari Indonesia. Namun Pancasila itu belakangan ini mulai tercabik-cabik dengan fenomena maraknya pertikaian antar kelompok. kenapa diberi nama Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini memberikan makna perjuangan melawan komunis. Apakah kita sudah lupa? Atau memang tak lagi menghargai perjuangan para pahlawan? Berikut wawancara wartawan koran ini Rahmat Sazaly Munthe dengan Ketua Dewan Pendidikan Medan Mutsyuhito Solin. Dan itu menyelamatkan Indonesia dari kehancuran pada percobaan kudeta PKI pada 1965 lalu. Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo dan Lettu Pierre Tendean yang dibunuh secara keji oleh PKI. Namun sangat disayangkan saat ini upacara memperingati hari bersejarah itu sudah mulai ditinggalkan. Apa sebenarnya makna yang terkandung dalam Hari Kesaktian Pancasila ini? Kita tahu. Ini disebabkan kurangnya ketauladanan. Meskipun sampai kini sejarawan masih melakukan kajian-kajian terhadap tudingan pelaku pembantaian kepada enam jenderal dan seorang letnan itu. Ini terlihat upacara bendera yang tak lagi dilaksanakan sebagaimana rutinitas tahunan. Padahal Hari Kesaktian Pancasila merupakan roh dan jiwa setiap warga Indonesia. Apa yang menyebabkan kurang perhatiannya lagi instansi dan pemerintah untuk mengenang perjuangan para jendral itu? Kita lihat sendiri. dalam peristiwa tersebut menewaskan 6 jenderal yakni Letjen TNI Ahmad Yani. Apakah makna Hari Kesaktian Pancasila ini sama sekali belum terintegrasi ke dalam kehidupan kita? Ya. Mayjen TNI MT Haryono. . Apa yang diharapkan dari kajian-kajian yang dilakukan sejarawan kita? Memang masih perlu dilakukan kajian dan data-data untuk mengungkapkan fakta pada peristiwa G 30 S/PKI. maka terjadi delegitimasi yang dasarnya timbul karena sesuatu yang dipaksakan. Brigjen TNI DI Panjaitan. Pancasila merupakan substansi dari keberagaman di Indonesia yang mengandung nilai-nilai kebenaran. Mayjen TNI R Suprapto. Pasalnya.Sejarah yang Mulai Pudar Peristiwa Gerakan 30 September 1965/Partai Komunis Indonesia (PKI) bagi bangsa Indonesia mungkin tidak akan dilupakan. peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini di sejumlah sekolah di Medan juga sudah luntur. Seiring dengan pergantian pemimpin di negara ini. Senin (3/10). bagi sebagian orang.Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober tiap tahunnya di peringati bangsa Indonesia. suku dan agama serta korupsi yang merajalela. (*) 1 Oktober-Hari Kesaktian Pancasila . Mayjen TNI Siswondo Parman. Sebab begitu kepemimpinannya berakhir. tak adanya lagi upacara peringatan peristiwa monumental itu merupakan konsekuensi dari manipulasi sejarah yang diciptakan penguasa pada masa lalu. Nah.

setiap menjelang peringatan hari Kesaktian Pancasila warga selalu disarankan untuk pasang bendera setengah tiang pada tanggal 30 September untuk mengenang para korban PKI." ujar Reni seraya menyebutkan tetap menginginkan Pancasila dipertahankan sebagai ideologi bangsa." ucap Erond. Menurut Aritya. "Harus juga dikaji bahwa pelajaran sejarah di sekolah perlu diluruskan. Karena itu dia mengaku prihatin dengan mulai ditiadakannya monumental peristiwa tersebut yang selama ini telah menjadi suatu tradisi setiap tahunnya. mengetahui pembunuhan massal para jenderal. Setiap tanggal 1 Oktober digelar upacara nasional mengenang peristiwa tersebut di halaman Monumen Pancasila Sakti. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Lubang Buaya. jika tidak salah. Sebab begitu kepemimpinannya berakhir. "Hal ini penting agar sejarah itu tidak memudar. Persatuan Indonesia. Meskipun materi pelajaran sejarah tentang peristiwa G 30 S/PKI masih tetap diberlakukan di sekolah-sekolah. "Pancasila . peringatan 1 Oktober ini satu hal yang penting untuk dikenang. peringatan seremonial ini sudah tidak dilaksanakan lagi. Meskipun sampai kini sejarawan masih melakukan kajian-kajian terhadap tudingan pelaku pembantaian ke enam jenderal dan seorang letnan. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. Demikian juga dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang hanya sempat sekali memperingatinya dan tidak lagi di tahun-tahun berikut kepemimpinannya. Bagi Azizah. Ini disebabkan kurangnya ketauladanan. Secara terpisah Nur Azizah Tambunan anggota DPRD Sumut 2009-2010 menilai makna dari Kesaktian Pancasila saat ini belum terintegrasi. Sebab pada tragedi 30 September itu masih misterius apakah benar pelakunya PKI. Seiring dengan pergantian pemimpin di negara ini. Termasuk di kantor-kantor instansi pemerintah maupun sekolah-sekolah. Aritya mengaku tidak tahu apa alasan peringatan upacara tersebut tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Setelah itu dilanjutkan esok harinya pada tanggal 1 Oktober dengan pemasangan bendera penuh. sampai saat ini sejarawan masih terus melaukkan kajian terhadap siapa pelaku yang sebenarnya yang telah membunuh para jenderal tersebut." ujar Ketua Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial Lembaga Penelitian (Pussis-Unimed) ini. kita perlu memaknai Hari Kesaktian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurut sejarawan Universitas Negeri Medan. Meskipun kita tidak tahu apakah Pancasila telah benarbenar diamalkan oleh seluruh komponen bangsa Indonesia. Dr Phil Ichwan Azhari MS. hari Kesaktian Pancasila ini merupakan roh dan jiwanya setiap warga negara Indonesia. Sementara itu Reni Siregar. Pancasila menurutnya merupakan substansi dari keberagaman beragama di Indonesia yang mengandung nilai nilai kebenaran. "Nggak ada. tidak pernah mengikuti upacara perigatan Hari Kesaktian Pancasila." ujarnya. Kita semua tahu dari pelajaran sekolah apa sebabnya diberi nama Hari Kesaktian Pancasila. agar kita tau menghargai para pejuang yang telah mempertahankan ideologi. Tidak ada upacara atau seremonial dalam rangka memperingati hari bersejarah itu." katanya. karena di sekolahnya memang tidak diadakan upacara nasional tersebut. Hal senada juga disampaikan Erond Damanik yang juga Peneliti di Pussis-Unimed. Sehingga tahu dan mengerti sejarah lahirnya pancasila. pada masa kepemimpinan Presiden Megawati Soekarno Putri. Baginya. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menurut Erond harus diperingati terutama para siswa sebagai generasi penerus. Tidak adanya lagi upacara peringatan peristiwa monumental itu dinilai Ichwan merupakan konsekuensi dari manipulasi sejarah yang diciptakan penguasa pada masa lalu. Ini terlihat upacara bendera yang tak lagi dilaksanakan sebagaimana rutinitas tahunan. Sebab Pancasila yang lahir dari akar sejarah budaya bangsa itu mengandung nilai-nilai luhur universal yang menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia yakni Ketuhanan yang Maha Esa. dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. yaitu telah terbukti bahwa Pancasila itu ampuh dan berhasil menghalau dan menumpas komunis dan PKI dari muka bumi Indonesia dan menyelamatkan bangsa Indonesia dari kehancuran pada percobaan kudeta PKI tahun 1965. Kita juga heran dan penasaran kenapa tidak ada lagi upacara seperti masih duduk di SMP dulu. "Ini penting. apalagi pasca 1 Oktober terjadi pembantaian sehingga menewaskan sedikitnya 500 warga. Mulai "luntur" Sementara itu peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini di sejumlah sekolah di Medan bukan saja kehilangan makna tapi juga sudah mulai "luntur". peristiwa itu memang harus diperingati setiap warga negara Indonesia sebagai bentuk mengingat sejarah yang telah menewaskan 6 jenderal dan 1 perwira pertama (Pama). "Perayaan hari Kesaktian Pancasila dirayakan untuk membangkitkan semangat persatuan setelah masyarakat mengalami masa ketakutan. "Namun di balik peristiwa tersebut. maka lambat-laun peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga mulai ditiadakan. Menurutnya. siswi kelas XII SMA Negeri 5 Medan mengaku.Terbongkarnya G 30/SPKI itu kemudian dijadikan cikal bakal peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Menurut remaja manis ini. Ketua Osis Sekolah Menengah Atas (SMA) 17 Medan. dalam peringatan kesaktian Pancasila kali ini sama seperti tahun sebelumnya. Bagi Ichwan. maka terjadi delegitimasi yang dasarnya timbul karena sesuatu yang dipaksakan." ujarnya.

com/index. berarti rakyat maupun bangsa ini akan aman dari gangguan eksternal maupun internal. peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu sangat perlu dilakukan khususnya terhada para siswa. 1 Oktober memiliki arti. dengan tujuan untuk menanamkan jiwa-jiwa nasionalisme dan menyampaikan tentang nilai-nilai luhur dari Pancasila itu." kata Azizah." katanya.merupakan pondasi yang mampu membatasi diri masyarakat. simbol yang dibacakan maupun diperlombakan dalam ajang cerdas cermat saja. "Apabila hal ini tidak dilakukan lagi. Jika ini kokoh." tukasnya. "Diharapkan. tidak hanya sekedar mata pelajaran. saya khawatir akan bisa menghilangkan tentang makna Hari Kesaktian Pancasila itu yang pada akhirnya bisa memudarkan sejarah tersebut. Menurut pemahaman Azizah. semangat baru untuk sebuah pondasi. Namun ini lebih dari sekedar simbol yang ada dalam sistem kenegaraan. akan menjadi awal mula dari semangat baru. dinilainya masih tetap penting dan diharapkan tidak hanya pada sebatas peringatan semata. jadi dasar pijakan. dari http://www. Bag Azizah.harian-global.php?option=com_content&view=article&id=19825:1-oktober-hari-kesaktian-pancasila-sejarahyang-mulai-pudar&catid=56:edukasi&Itemid=63 . Harusnya setelah hari itu. Peringatan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful