P. 1
proses terjadinya badai

proses terjadinya badai

|Views: 656|Likes:
Published by Tri Wulandari

More info:

Published by: Tri Wulandari on Jan 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2013

pdf

text

original

Mr Bas

6 Juni 2009
Proses Terjadainya Badai
Filed under: Sains ² ......Mr Bas @ 12:43 AM Tags: Proses Terjadinya Badai Proses Pembentukan

Sumber utama energi raksasa penggerak badai tropis berasal dari proses kondensasi yakni yakni mengembunnya kandungan uap air pada udara lembab yang bergerak naik ke ketinggian atmosfer yang dingin. Pada proses kondensasi, uap air akan melepas energi panas kandungannya. Energi panas yang dilepaskan oleh uap air akan terkumpul menjadi energi penggerak dari badai tropis. Selain udara lembab juga diperlukan unsur-unsur lain seperti lautan hangat, adanya gangguan cuaca, dan angin yang bergerak naik membawa udara lembab. Bila unsur-unsur tersebut berlangsung cukup lama, maka terjadilah angin kencang, gelombang laut tinggi , hujan deras dan banjir yang mengikuti fenomena badai tropis. Proses terjadinya siklon tropis masih menjadi kajian para ahli., namun faktor ±faktor yang diperlukan untuk mendorong terjadinya badai tropis dapat disebutkan sebagai berikut. 1. Suhu air laut hingga kedalaman 50 meter lebih dari 26,5o Celsius. Perairan hangat merupakan sumber energi dari siklon tropis, sehingga ketika siklon tropis bergerak ke daratan atau perairan dingin maka kekuatan siklon tropis akan melemah secara drastis 2. Suhu pada atmosfer turun drastis dengan meningkatnya ketinggian. Penurunan suhu atmosfer secara drastis tidak memungkinkan perpindahan kelembaban udara secara konveksi. Aktifitas badai petir (thunderstorm) yang mendorong uap air melepaskan kandungan panasnya. 3. Kelembaban udara yang tinggi pada atmosfer. 4. Jarak minimum 500 km dari katulistiwa 5. Angin bergerak naik vertikal secara perlahan ( kurang dari 10 m/s) sehingga tidak

Ciri-ciri Struktur Sebuah siklon tropis kuat mempunyai struktur sebagai berikut . Siklon tropis berputar di sekitar daerah bertekanan udara permukaan rendah. ‡ CDO (Central Dense Overcast) CDO merupakan daerah menyerupai pita melingkar di sekitar inti yang padat akan awan. sedangkan pada bagian bawah angin berputar kuat. ‡ Dinding mata Dinding mata menyerupai pita melingkar di sekitar mata yang memiliki intensitas angin dan konveksi panas paling tinggi. ‡ . ‡ Inti hangat. ‡ Sebuah siklon tropis kuat mempunyai struktur sebagai berikut . CDO menutupi pusat sirkulasi sehingga mata tidak terlihat. Cuaca pada mata umumnya tenang dan tidak berawan. kondisi pada dinding matalah yang paling berbahaya. ‡ Aliran keluar (outflow) Pada bagian atas siklon tropis. hujan dan badai petir. ‡ Tekanan Udara Permukaan Rendah. Pada siklon tropis lemah. Siklon tropis berputar di sekitar daerah bertekanan udara permukaan rendah. melemah seiring dengan pergerakan naik dan akhirnya berbalik arah. ‡ Mata Siklon tropis kuat seperti Hurricane memiliki mata yang berbentuk lubang melingkar di pusat sirkulasinya. Uap air yang naik ke atmosfir yang dingin akan mengembun dan melepaskan panas. Dari seluruh tekanan udara pada ketinggian permukaaan air laut yang terukur maka tekanan udara di daerah siklon tropis merupakan yang terendah. angin bergerak keluar dari pusat badai tropis dengan arah putaran berlawanan dengan siklon. Panas buangan tersebut didistribusikan secara vertikal pada bagian inti siklon tropis yang menyebabkannya terasa hangat.merusak proses pembentukan formasi siklon tropis. Diameter wilayah mata berkisar dari 8 hingga 200 Km. Pada siklon tropis. Tekanan Udara Permukaan Rendah. Dari seluruh tekanan udara pada ketinggian permukaaan air laut yang terukur maka tekanan udara di daerah siklon tropis merupakan yang terendah.

Panas buangan tersebut didistribusikan secara vertikal pada bagian inti siklon tropis yang menyebabkannya terasa hangat. hujan dan badai petir. Pada siklon tropis. sedangkan pada bagian bawah angin berputar kuat. kondisi pada dinding matalah yang paling berbahaya. Pada siklon tropis lemah. Cuaca pada mata umumnya tenang dan tidak berawan. Uap air yang naik ke atmosfir yang dingin akan mengembun dan melepaskan panas. ‡ Dinding mata Dinding mata menyerupai pita melingkar di sekitar mata yang memiliki intensitas angin dan konveksi panas paling tinggi. CDO menutupi pusat sirkulasi sehingga mata tidak terlihat. melemah seiring dengan pergerakan naik dan akhirnya berbalik arah.Inti hangat. Diameter wilayah mata berkisar dari 8 hingga 200 Km. ‡ Aliran keluar (outflow) Pada bagian atas siklon tropis. ‡ Mata Siklon tropis kuat seperti Hurricane memiliki mata yang berbentuk lubang melingkar di pusat sirkulasinya. angin bergerak keluar dari pusat badai tropis dengan arah putaran berlawanan dengan siklon. ‡ CDO (Central Dense Overcast) CDO merupakan daerah menyerupai pita melingkar di sekitar inti yang padat akan awan. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->