PENDIDIKAN SPIRITUALITAS DALAM MEMBANGUN KUALITAS HIDUP MAHASISWA Oleh: Ujang Saefuddin Rosyid, S.

Ag STAI LA TANSA MASHIRO Abstrak - Spiritualisasi pendidikan Islam sebenarnya lebih diarahkan pada kepentingan yang lebih luas, dimana pribadi-pribadi dipandang sebagai bagian terpenting dari ketahanan suatu bangsa dan Negara. Arah spiritualisasi dalam pendidikan Islam bukan pada memperbanyak materi-materi pelajaran dan jam pelajaran tentang akhlak dan tasawuf, akan tetapi memandang kegiatan pendidikan sebagai satu kesatuan yang integral yang melibatkan seluruh aspek kehidupan manusia yang tujuan akhirnya adalah perwujudan penyerahan mutlak kepada Allah. Sebenarnya pandangan ini berangkat dari pandangan universal tentang pembangunan manusia dan kemanusiaan seutuhnya, khususnya menghadapi fenomena peradaban baru yang dipicu percepatan perkembangan IPTEK, terutama teknologi informasi dan komunikasi. Dalam keadaan yang demikian ini munculah kesadaran spiritualitas baru, dimana tradisi-tradisi ritual keagamaan konvensional sudah dianggap tidak mampu menjawab tantangan itu semua, meskipun tidak mendorong dan memaksa untuk membuat agama baru Kata Kunci : Spiritualitas, Kualitas Hidup A. Pengantar Banyak sekali di antara kita yang menganggap bahwa spiritualitas adalah agama. Padahal sesungguhnya kedua hal tersebut sangat berbeda. Ketika kita sadar siapa diri kita sebenarnya, di mana tempat kita berada di alam semesta dan kemanakah tujuan hidup kita, berarti kita telah memasuki wilayah spiritualitas. Kecerdasan spiritual memiliki kekuatan untuk mentransformasi kehidupan kita dan bahkan dapat mengubah realitas kehidupan fisik di sekitar kita. Ada sebuah kisah menarik tentang hakikat kecerdasan spiritual sebagai berikut : Pada suatu sore menjelang malam, ada tiga orang tua yang sedang berdiri di depan pintu sebuah rumah. Ketiganya kelihatan seperti sedang dalam perjalanan jauh. Namun meskipun demikian tidak tampak tanda kelelahan atau kegetiran dari raut muka mereka. Beberapa saat kemudian keluarlah seorang wanita dari dalam rumah tersebut. Melihat ketiga orang tua tersebut, wanita ini menjadi iba dan mempersilahkan mereka untuk masuk ke rumah dan makan malam bersama dengan keluarga di rumah tersebut. Salah satu dari ketiga orang tua tersebut menjawab, Perkenalkan nama saya adalah WEALTH (yang berarti kekayaan), dia bernama SUCCESS (yang berarti kesuksesan), dan teman saya yang satu lagi bernama LOVE (yang artinya kasih). Kami tidak dapat masuk bersama-sama ke dalam rumah. Anda harus memilih sia 52

ras. Menjadi cerdas spiritual berarti kita lebih memahami diri kita sebagai makhluk spiritual yang murni. termasuk pikiran. status sosial ekonomi. kesuksesan dengan cinta kasih. Akhirnya mereka sepakat untuk mengundang LOVE. yaitu Tuhan yang Mahakuasa. tidaklah menjadi yang utama. Kecerdasan spiritual berarti kemampuan kita untuk dapat mengenal dan memahami diri kita sepenuhnya sebagai makhluk spiritual maupun sebagai bagian dari alam semesta. Roh bisa diartikan sebagai energi kehidupan. dan karakter kita. Jika kalian mengundang saya. Kemana pun LOVE pergi kami akan mengikutinya. pada awal penciptaan manusia. Diri kita yang sebenarnya adalah roh kita itu. Spiritual berarti pula segala sesuatu di luar tubuh fisik kita. karena mengetahui manakah yang lebih penting antara kekayaan. Tetapi sang istri lebih memilih SUCCESS untuk dapat menikmati kehidupan di dunia ini. Jelas bagi kita bahwa sang anak lebih cerdas secara spiritual. Sudah jelas bagi kita untuk mengundang WEALTH ke dalam rumah. there is also wealth and success. Tiba-tiba anak mereka yang berumur sebelas tahun menimpali. perasaan. spiritus. suci.pa di antara kami yang Anda undang untuk masuk ke dalam ? Kemudian si wanita masuk kembali ke dalam rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya. Karena dengan kekayaan kita dapat memiliki segalanya di dunia ini. Sehingga spiritual dapat diartikan sebagai sesuatu yang murni. Wherever there is love. kebangsaan dan tingkat pendidikan kita. Selain itu kata spiritus dapat mengandung arti sebuah bentuk alkohol yang dimurnikan. Jadi apa pun agama kita. Mengapa kita tidak memilih LOVE. Bertanyalah wanita itu. Tetapi karena Anda mengundang LOVE. Kata ini berasal dari bahasa Latin. mengapa kalian berdua juga mau masuk ke dalam rumah kami? Bukankah kalian berkata bahwa kalian tidak dapat masuk bersama-sama ke dalam rumah? Salah satu dari orang tua itu menjawab. suku. Tuhan meniupkan roh atau napas kehidupan kepada manusia. WEALTH atau teman saya. Jadi Roh kita bersumber pada sumber yang sama. Termasuk memiliki kemampuan sebagai pencipta realitas kehidupan yang berkualitas dan berkelimpahan (menjadi co-creator) 53 . Ketika sang isteri menyampaikan hal tersebut kepada ketiga orang tua tadi. yang berarti napas. Menjadi cerdas spiritual berarti mampu melalui batasan atau sekat-sekat tersebut dan menemukan siapa diri kita yang sebenarnya serta tujuan kehidupan kita. maka kami berdua harus ikut ke dalam. Kisah ini menunjukkan bahwa seorang anak kecil dapat memperlihatkan kecerdasan spiritual yang tinggi. bernapas dan bergerak. Kita nantinya juga akan kembali menyatu dengan Sang Pemberi Kehidupan. Jika merujuk pada agama. kata sang suami. Tetapi kemudian kedua orang tua yang lain juga mengikutinya masuk ke dalam rumah. dan memiliki semua sifat-sifat ilahi. Kami hanya mengundang LOVE. sehingga kita bisa saling mengasihi dan menciptakan kedamaian dalam kehidupan kita. penuh kasih. SUCCESS. golongan. dua orang dari kami akan tetap tinggal di luar. Apakah Kecerdasan Spiritual itu? Kata spiritual memiliki akar kata spirit yang berarti roh. Dengan memiliki kecerdasan spiritual berarti kita memahami sepenuhnya makna dan hakikat kehidupan yang kita jalani dan ke manakah kita akan pergi. Berarti roh kita adalah sesuatu yang membuat kita hidup. yang membuat kita dapat hidup. maka masuklah LOVE ke dalam rumah.

keamanan dari kejadian atau lingkungan yang mengancam. tempat tinggal maupun kebutuhan biologis. dan misi untuk membantu orang lain mencapai tahap kecerdasan spiritual ini. dan jika kita lakukan kita akan menerima pahala dan surga. Tingkatan ketiga adalah motivasi karena memahami bahwa kitalah yang membutuhkan untuk menjalankan 54 . Bahkan Maslow menyatakan bahwa pengalaman spiritual telah melewati hierarki kebutuhan manusia. Kita melakukan ibadah sebagai sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Kebutuhan keamanan dan keselamatan (Safety). Hanya jika seluruh kebutuhan fisiologis dan kejiwaan seseorang tercapai. Terlihat bahwa kebutuhan manusia berdasarkan pada urutan prioritas. Pengalaman spiritual adalah puncak tertinggi yang dapat dicapai oleh manusia serta merupakan peneguhan dari keberadaannya sebagai makhluk spiritual. tanpa memandang suku atau asal-usul seseorang. status. dimulai dari kebutuhan dasar. meliputi kebutuhan akan pangan. meliputi kebutuhan untuk memenuhi keberadaan diri (self fulfillment) melalui memaksimumkan penggunaan kemampuan dan potensi diri. dilanjutkan dengan kebutuhan yang lebih tinggi. Seringkali kita justru menganggap ritual atau ibadah sebagai tujuan bukan sebagai cara. di mana seseorang berlimpah dengan kreativitas. Kebutuhan aktualisasi diri (self-actualization). Kebutuhan akan penghargaan (Esteem). berkeluarga. Maslow mendefinisikan aktualisasi diri sebagai sebuah tahapan spiritualitas seseorang. and the like. kedamaian. berkelompok. serta memiliki tujuan hidup yang jelas. karena jika tidak kita takut akan menerima hukuman dari Tuhan (azab dan neraka). going beyond humanness. Menjalankan ibadah agama dengan motivasi karena ketakutan (fear motivation) menunjukkan kecerdasan spiritual yang paling bawah. self-actualization. kerendahhatian. toleransi. dilanjutkan dengan motivasi karena hadiah (reward motivation) sebagai kecerdasan spiritual yang lebih baik. yang banyak berkaitan dengan unsur kejiwaan. pakaian. keceriaan. yang banyak berkaitan dengan unsur biologis. pengalaman spiritual adalah peak experience. meliputi kebutuhan akan keamanan kerja. aktualisasi diri. dia dapat mencapai tahap perkembangan tertinggi yaitu. kemerdekaan dari rasa takut ataupun tekanan. respek dan penghargaan dari pihak lain. interaksi dan kasih sayang. plateau ± the farthest reaches of human nature. dalam Makalah nya Hierarchy of Needs menggunakan istilah aktualisasi diri (self-actualization) sebagai kebutuhan dan pencapaian tertinggi seorang manusia. dan yang paling tinggi yaitu aktualisasi diri tersebutlah yang dimaksud dengan kebutuhan spiritual. Menurut Maslow. prestise. B. Pengalaman spiritual merupakan kebutuhan tertinggi manusia. Kebutuhan tersebut meliputi: Kebutuhan fisiologis (Physiological). meliputi kebutuhan akan harga diri. Kebutuhan rasa memiliki. Maslow menemukan bahwa. sukacita. identity. kasih. Spiritualitas dan Agama Setiap agama di dunia ini mengajarkan prinsip-prinsip dan teknik-teknik untuk mencapai kecerdasan spiritual atau aktualisasi diri. meliputi kebutuhan akan persahabatan. sosial dan kasih sayang (Social). setiap manusia mengalami tahap-tahap peningkatan kebutuhan atau pencapaian dalam kehidupannya. intuisi. Ahli jiwa termashur Abraham Maslow.Spiritualitas Adalah Kebutuhan Tertinggi Kita.

Dalam Kristen juga dikenal istilah lahir kembali. Sedangkan dalam Kristen Protestan adalah Pengakuan Iman Rasuli (dalam bahasa Jawa disebut sebagai Sahadat Kalih Welas. kreativitas. Oleh karena itu dalam Islam dikenal sebagai lailatul qadar. dan tingkatan kecerdasan spiritual tertinggi adalah ketika kita menjalankan ibadah agama karena kita mengetahui keberadaan diri kita sebagai makhluk spiritual dan kebutuhan kita untuk menyatu dengan Sang Pencipta berdasarkan kasih (love motivation). Beramal atau berbuat baik pada sesama merupakan ciri kecerdasan spiritual seseorang atau 55 . untuk mencapai kecerdasan yang lebih tinggi. dalam Islam dikenal sebagai zakat. dia tidak layak memperoleh Kerajaan Surga. bahwa barangsiapa tidak memperhatikan salah seorang dari sesamanya yang paling hina. yaitu suatu upaya ritual untuk menurunkan frekuensi gelombang otak kita sehingga mencapai alpha (relaks) sampai tahap meditatif pada keheningan yang dalam. iman atau keyakinan. intuisi dan tuntunan Ilahi. beramal dan mengucap syukur (Charity and Gratitude). Potensi dan peluang yang tidak terbatas inilah yang harus kita eksplorasi dan kembangkan dalam rangka mewujudkan impian-impian kita serta misi hidup kita bagi sesama dan dunia pada umumnya. selain bahwa puasa membantu kita untuk mencapai ketenangan (frekuensi gelombang otak yang rendah) sehingga kita dapat mencapai kesadaran tertinggi (superconsciousness). Beramal dan mengucap syukur adalah sebuah pernapasan rohani. Beramal bukan untuk kebutuhan orang lain semata. Dalam Islam hal ini adalah Syahadat. Ketiga. Paling tidak ada lima hal yang diajarkan oleh agama untuk membantu kita meningkatkan kecerdasan spiritual kita. berupa detoksifikasi yaitu pembuangan racun-racun. Sedangkan Yesus menyatakan hal ini secara tegas. Ketika tahap pembersihan diri tercapai. serta memberi waktu bagi tubuh kita untuk beristirahat. maka umat Islam merayakannya sebagai Idul Fitri atau kembali ke fitrah (sebagai makhluk spiritual yang suci dan murni) Keempat. Semua agama mengenal puasa. Pada frekuensi rendah juga terjadi peremajaan sel-sel tubuh (rejuvenation) sehingga kita menjadi lebih sehat dan awet muda. Dalam Islam adalah Shalat.dua belas keyakinan).ibadah agama kita (internal motivation). Jadi terlihat jelas bahwa berpuasa adalah kebutuhan mutlak seseorang untuk memelihara kesehatannya. Karena puasa merupakan sebuah proses bagi kita untuk membersihkan tubuh dari segala racun-racun dan sisa pembuangan metabolismo tubuh. yang sebenarnya merupakan tahap di mana otak kita membutuhkan istirahat untuk mencapai kejernihan dan ketenangan. Justru kita butuh untuk melakukan amal karena terbukti dalam penelitian bahwa rasa iba dan kasih sayang menstimulasi pembentukan hormon yang meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan kita. Semua agama mengajarkan cara untuk bersembahyang dan meditasi. yang jika tidak kita lakukan maka kita akan mati secara spiritual dalam arti kita semakin tidak dapat mencapai tahapan aktualisasi diri atau pemenuhan diri yang sempurna. Sembahyang lima waktu merupakan kebutuhan kita untuk memasuki frekuensi gelombang otak yang rendah. Suatu tahapan meditatif ketika seseorang mencapai supra-sadar. Kedua. Artinya seseorang telah melalui tahap pemurnian dan menemukan keberadaan spiritualitasnya. yaitu: Pertama. Kita harus menyadari dan meyakini bahwa kita adalah ciptaan Tuhan dan memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi dan memiliki apa pun yang kita harapkan. pembersihan diri. ketenangan dan keheningan.

sehingga kita semua dapat bersama-sama bertumbuh menjadi makhluk spiritual yang kemudian dapat mempengaruhi keluarga kita. berarti dia sudah menyerahkan hidupnya sepenuhnya kepada Sang Pencipta. yang berisi renunganrenungan tentang makna dan hakikat berbagai hal yang bersifat spiritual. karena sebagai makhluk spiritual. hal kelima dikenal dengan ibadah Haji. yaitu ketika dia sudah tidak punya rasa kuatir akan apa yang akan terjadi. 229 3 Jalaludin Rahmat. ruhaniah. 93 5 Ibid. tidak cemas. C. beramal dan mengucap syukur. bahwa Makalah ini bukan dimaksudkan untuk menunjukkan tingkat kecerdasan spiritualitas kami. Ketiga Spiritual Behaviors. pasrah. Manusia selalu berada dalam kondisi bertumbuh secara rohani dan dalam proses pertumbuhan spiritualitas tersebut. D. relaxing at alpha state. rendah hati. detoxifying. penyerahan diri secara total. yang berisi tentang kebiasaan harian yang perla kita lakukan untuk sedikit demi sedikit meningkatkan kecerdasan spiritual kita. 228 2 Ibid. Sekali lagi. mengapa orang naik Haji diberangkatkan dengan doa seperti orang mendoakan mereka yang meninggal. siapa tahu kita bisa membantu orang-orang yang kita cintai untuk juga berubah menjadi lebih baik. (Yogyakarta : Tiara Wacana. Aku berserah hidupku seluruhnya. Karena jika kita menjadi lebih cerdas secara spiritual. dia telah mencapai penyatuan dengan sang Pencipta. hal tersebut bermakna bahwa ketika seseorang berangkat haji. deep breathing.2 1 Dawam Rahardjo. di mana kita memiliki misi untuk menolong sesama kita.aktualisasi diri menurut istilah Maslow. dan siapa tahu dapat mengubah bangsa kita yang sedang terpuruk dalam krisis multidimensi saat ini. dan jasmani-rohani dapat dirasakan perbedaannya. Tujuan dari berbagai latihan (exercises) yang diuraikan dalam bab-bab di bagian kedua ini adalah untuk mencapai tahap meditatif melalui serangkaian latihan seperti: strecthing. Nalar Spiritual Pendidikan Solusi Problem Filosofis Pendidikan. cerdas secara spirituaitas ada tiga bagian. dan kesadaran yang dimiliki manusia untuk hidup dan menjalani kehidupan. yaitu Spiritual Thoughts. Ensiklopedi al-Qur an Tafsir al-Qur an berdasarkan Konsep-konsep Kunci. Sebagaimana keyakinan kita bahwa untuk mengubah dunia dimulai dengan mengubah satu orang saja. kata spiritual sering diterjemahkan dengan rohaniah. rela memaafkan. sekaligus kualitas batin bisa diciptakan dari benda-benda. semangat. dan meditasi. Dalam Rukun selain keempat hal di atas. Saya dulu selalu bertanya. Ini adalah tahapan tertinggi dalam perjalanan spiritualitas seseorang. Sedangkan kehidupan spiritual bersangkutan dengan rasa batin yang tidak bisa diukur dengan kuantitas dan kualitas benda-benda. 2002). 117 .1 Jika dalam hal ini kata spiritual lebih dekat dengan kata ruh . h. 213 4 Abdul Munir Mulkhan. berkenaan dengan produksi dan konsumsi atau penggunaan dan penikmatan 56 benda-benda fisik. Makhluk Spiritual dan Okultisme. h. dan pada gilirannya kita semua akhirnya dapat mengubah bangsa ini dan menjadi pemimpin dalam tataran bangsa-bangsa lain di dunia. Orang Kristen mengenal lagu yang syairnya sebagai berikut «« I surrender all. Bisa disimpulkan pula bahwa spiritual. Dia memiliki rasa pasrah secara total kepada Tuhan. h. 1996). yang berisi mengenai perilaku spiritual yang perlu kita kembangkan dalam kehidupan kita seperti: pengendalian diri. Bagaimana Menjadi Cerdas secara Spiritual? Setidaknya. maka maknanya lebih dekat dengan jiwa dan semangat yang menyebabkan seseorang i tu hidup. menjalin hubungan baik dan mencintai pekerjaan kita. yaitu diri kita sendiri. Tetapi dalam penggunaan istilah materiil-spiritual. Kehidupan materiil adalah kehidupan yang bersifat kebendaan. h. (Jakarta : Paramadina. Kelima. (Jakarta : Paramadina. to thee my great savior I surrender all. adalah jiwa. 1996). Spiritualisasi dalam Proses Pembelajaran pada Proses Pendidikan Dalam khazanah Islam. Kedua adalah Spiritual Workouts. Selain mungkin bahwa ada risiko meninggal dalam menjalankan ibadah haji. yang biasanya dilawankan dengan kata jasmaniah/materiil. h.

Keempat. Spiritualisasi pendidikan Islam lebih terfokus pada strategi pendidikan yang bertujuan membentuk pribadi-pribadi siswa yang terintegrasi. Kekuatan ini didapat melalui latihan-latihan.4 Untuk lebih memahami masalah di atas. Kelima. Abdul Munir Mulkhan memilih pemahaman dari makna spiritualitas dan spiritualisasi sebagai Ketahanan suatu ide dan pandangan atau paham di dalam diri orang atau kelompok sosial yang dtentukan oleh posisi dan seberapa ia berakar di dalam dunia batinnya . Integrasi kepribadian adalah pribadi setiap individu yang mampu bersikap terbuka dan peka terhadap setiap pertumbuhan dan perkembangan dirinya seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalamannya selama mengikuti proses pendidikan. dan pembiasaan-pembiasaan yang disertai gerak batin menuju kualitas ketenangan jiwa yang sulit digambarkan secara rasional. Kedua.3 Kaitannya dengan pendidikan. kemampuan berbuat baik dan menolak kejahatan lebih mungkin 57 . jumlah pengetahuan siswa tentang ajaran tauhid dan akhlak belum menunjukkan kemampuan siswa untuk menolak perbuatan buruk dan memilih perbuatan baik. kecenderungan pembelajaran pada ranah kognisi bisa dikenali dari susunan kalimat buku ajar bidang studi. olah pikir dan batin.Dalam pandangan para Sufi. Ketiga Buku ajar yang disusun dengan pendekatan normatif dan narasi verbal yang terfokus pada kognisi siswa kurang memberi peluang bagi pengayaan pengalaman dan penumbuhan kesadaran. pada diri tiap manusia dapat timbul kekutan luar biasa dengan bersandar pada kekuatan kemauan. seluruh bidang studi pendidikan Islam merupakan kesatuan sistematis yang menempatkan bidang studi tauhid sebagai dasar pembelajaran semua bidang studi. Keenam. mereka mudah mengulang perbuatan tersebut. Ketujuh. dan tidak cukup hanya dengan pendekatan normatif dan narasi verbal yang masuk ke dalam kepala peserta didik. Dr. proses belajar mengajar suatu bidang studi ditentukan oleh tujuan dan pola pemikiran dari bahan ajar yang tersedia. jika siswa hanya mempunyai sejumlah pengalaman menolak kejahatan dan memilih kebaikan.5 Dalam hal ini perlu sejumlah konsep yang bisa dijadikan dasar pemikiran : Pertama. spiritualisasi dimaksudkan agar nilai-nilai pengetahuan dan ajaran yang ada pada seperangkat pembelajaran dan proses pendidikan mampu menjiwai dan membentuk kesadaran pada diri peserta didik.

30 .). h. (Jakarta : Bulan Bintang. 02/V Zulhijjah 1413 H/Juni 1993 M. 7 Yusuf h. h. 70-71 al-Qordhowi. no. 48 8 Tim Redaksi Ummi. Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan al-Bana (terj.6 6 Ibid.dikembangkan melalui studi sejarah tentang akibat logis dari kedua perbuatan tersebut. 1980).

157 Dr.7 Dalam kerangka pemikiran ini. yaitu lemahnya penjiwaan terhadap kebenaran hukum-hukum Allah. cit. Sesungguhnya pembentukan umat. Jika demikian bukan agama baru yang akan lahir. h. terutama teknologi informasi dan komunikasi. bukan terletak di dalam format nilai. Arah spiritualisasi dalam pendidikan Islam bukan pada memperbanyak materimateri pelajaran dan jam pelajaran tentang akhlak dan tasawuf. . diharapkan terdidiknya dan terbinanya bangsa yang sadar. pen. mewujudkan cita-cita dan memperjuangkan prinsip-prinsip menurut umat supaya mempunyai kekuatan jiwa yang besar yang tampak dalam beberapa hal : kemauan kuat yang tak tergoyahkan. dimana tradisi-tradisi ritual keagamaan konvensional sudah dianggap tidak mampu menjawab tantangan itu semua.9 Abdul Munir Mulkhan. dalam mengulas pemikiran Hasan al-Bana tentang pentingnya spiritualisasi dalam pendidikan Islam. Nalar Spiritual Pendidikan Solusi Problem Filosofis Pendidikan. akan tetapi memandang kegiatan pendidikan sebagai satu kesatuan yang integral yang melibatkan seluruh aspek kehidupan manusia yang tujuan akhirnya adalah perwujudan penyerahan mutlak kepada Allah. spiritualisasi pendidikan Islam lebih diarahkan pada kepentingan yang lebih luas.9 DAFTAR PUSTAKA Abdul Munir Mulkhan. op. (Yogyakarta : Tiara Wacana. sistem dan struktur tradisional atau pun rasionalitas moderenisme dan pasca modernisme« Namun agenda mendesak bersama itu ialah pengembangan praktek keagamaan yang benar-benar fungsional bagi pemecahan berbagai permasalahan kemanusiaan. pendidikan bangsa. terbentuklah umat yang tegar dan kehidupanpun mempunyai wajah baru di kalangan orang-orang yang sudah lama membenci kehidupan. mengajukan satu apresiasi bahwa : Krisis suatu negeri bahkan dunia ini adalah disebabkan krisis jiwa dan hati. Yusuf al-Qordhowi.. 2002). mengetahui prinsip.) dalam wajah baru yaitu dengan tafsir ajaran-Nya yang lebih objektif bagi kemanusiaan. menjauhkan diri dari kesalahan. kesetiaan yang tangguh tidak berubah dan tidak khianat. meyakininya dan menghormatinya.8 Sebenarnya pandangan ini berangkat dari pandangan universal tentang pembangunan manusia dan kemanusiaan seutuhnya. dimana pribadi-pribadi dipandang sebagai bagian terpenting dari ketahanan suatu bangsa dan Negara. tetapi kehadiran Tuhan (Agama. meskipun tidak mendorong dan memaksa untuk membuat agama baru. Dalam keadaan yang demikian ini munculah kesadaran spiritualitas baru. Spiritualisasi peradaban global dan iptek. Dengan prinsip-prinsip kekuatan jiwa tadi. penyimpangan dan tertipu dengan yang lainnya. pengorbanan yang tak dapat dihalangi oleh nafsu tamak dan bakhil. khususnya menghadapi fenomena peradaban baru yang dipicu percepatan perkembangan IPTEK. 155.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful