PENDIDIKAN SPIRITUALITAS DALAM MEMBANGUN KUALITAS HIDUP MAHASISWA Oleh: Ujang Saefuddin Rosyid, S.

Ag STAI LA TANSA MASHIRO Abstrak - Spiritualisasi pendidikan Islam sebenarnya lebih diarahkan pada kepentingan yang lebih luas, dimana pribadi-pribadi dipandang sebagai bagian terpenting dari ketahanan suatu bangsa dan Negara. Arah spiritualisasi dalam pendidikan Islam bukan pada memperbanyak materi-materi pelajaran dan jam pelajaran tentang akhlak dan tasawuf, akan tetapi memandang kegiatan pendidikan sebagai satu kesatuan yang integral yang melibatkan seluruh aspek kehidupan manusia yang tujuan akhirnya adalah perwujudan penyerahan mutlak kepada Allah. Sebenarnya pandangan ini berangkat dari pandangan universal tentang pembangunan manusia dan kemanusiaan seutuhnya, khususnya menghadapi fenomena peradaban baru yang dipicu percepatan perkembangan IPTEK, terutama teknologi informasi dan komunikasi. Dalam keadaan yang demikian ini munculah kesadaran spiritualitas baru, dimana tradisi-tradisi ritual keagamaan konvensional sudah dianggap tidak mampu menjawab tantangan itu semua, meskipun tidak mendorong dan memaksa untuk membuat agama baru Kata Kunci : Spiritualitas, Kualitas Hidup A. Pengantar Banyak sekali di antara kita yang menganggap bahwa spiritualitas adalah agama. Padahal sesungguhnya kedua hal tersebut sangat berbeda. Ketika kita sadar siapa diri kita sebenarnya, di mana tempat kita berada di alam semesta dan kemanakah tujuan hidup kita, berarti kita telah memasuki wilayah spiritualitas. Kecerdasan spiritual memiliki kekuatan untuk mentransformasi kehidupan kita dan bahkan dapat mengubah realitas kehidupan fisik di sekitar kita. Ada sebuah kisah menarik tentang hakikat kecerdasan spiritual sebagai berikut : Pada suatu sore menjelang malam, ada tiga orang tua yang sedang berdiri di depan pintu sebuah rumah. Ketiganya kelihatan seperti sedang dalam perjalanan jauh. Namun meskipun demikian tidak tampak tanda kelelahan atau kegetiran dari raut muka mereka. Beberapa saat kemudian keluarlah seorang wanita dari dalam rumah tersebut. Melihat ketiga orang tua tersebut, wanita ini menjadi iba dan mempersilahkan mereka untuk masuk ke rumah dan makan malam bersama dengan keluarga di rumah tersebut. Salah satu dari ketiga orang tua tersebut menjawab, Perkenalkan nama saya adalah WEALTH (yang berarti kekayaan), dia bernama SUCCESS (yang berarti kesuksesan), dan teman saya yang satu lagi bernama LOVE (yang artinya kasih). Kami tidak dapat masuk bersama-sama ke dalam rumah. Anda harus memilih sia 52

Kami hanya mengundang LOVE. kata sang suami. kesuksesan dengan cinta kasih. maka kami berdua harus ikut ke dalam. Kecerdasan spiritual berarti kemampuan kita untuk dapat mengenal dan memahami diri kita sepenuhnya sebagai makhluk spiritual maupun sebagai bagian dari alam semesta. karena mengetahui manakah yang lebih penting antara kekayaan. Ketika sang isteri menyampaikan hal tersebut kepada ketiga orang tua tadi. Dengan memiliki kecerdasan spiritual berarti kita memahami sepenuhnya makna dan hakikat kehidupan yang kita jalani dan ke manakah kita akan pergi. status sosial ekonomi. Kita nantinya juga akan kembali menyatu dengan Sang Pemberi Kehidupan. Berarti roh kita adalah sesuatu yang membuat kita hidup. Tetapi karena Anda mengundang LOVE. Tetapi sang istri lebih memilih SUCCESS untuk dapat menikmati kehidupan di dunia ini. penuh kasih. Tuhan meniupkan roh atau napas kehidupan kepada manusia. Menjadi cerdas spiritual berarti mampu melalui batasan atau sekat-sekat tersebut dan menemukan siapa diri kita yang sebenarnya serta tujuan kehidupan kita. Apakah Kecerdasan Spiritual itu? Kata spiritual memiliki akar kata spirit yang berarti roh. spiritus. suci. yang berarti napas. dan memiliki semua sifat-sifat ilahi. mengapa kalian berdua juga mau masuk ke dalam rumah kami? Bukankah kalian berkata bahwa kalian tidak dapat masuk bersama-sama ke dalam rumah? Salah satu dari orang tua itu menjawab. Jika merujuk pada agama. Kemana pun LOVE pergi kami akan mengikutinya. maka masuklah LOVE ke dalam rumah. ras. bernapas dan bergerak. dan karakter kita. suku. perasaan. Termasuk memiliki kemampuan sebagai pencipta realitas kehidupan yang berkualitas dan berkelimpahan (menjadi co-creator) 53 . pada awal penciptaan manusia. yaitu Tuhan yang Mahakuasa. tidaklah menjadi yang utama. Diri kita yang sebenarnya adalah roh kita itu. Jelas bagi kita bahwa sang anak lebih cerdas secara spiritual. Akhirnya mereka sepakat untuk mengundang LOVE. Sudah jelas bagi kita untuk mengundang WEALTH ke dalam rumah. Kata ini berasal dari bahasa Latin. Selain itu kata spiritus dapat mengandung arti sebuah bentuk alkohol yang dimurnikan. Spiritual berarti pula segala sesuatu di luar tubuh fisik kita. sehingga kita bisa saling mengasihi dan menciptakan kedamaian dalam kehidupan kita. Tetapi kemudian kedua orang tua yang lain juga mengikutinya masuk ke dalam rumah. Wherever there is love. Mengapa kita tidak memilih LOVE. golongan.pa di antara kami yang Anda undang untuk masuk ke dalam ? Kemudian si wanita masuk kembali ke dalam rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya. SUCCESS. yang membuat kita dapat hidup. dua orang dari kami akan tetap tinggal di luar. termasuk pikiran. WEALTH atau teman saya. Jadi apa pun agama kita. Sehingga spiritual dapat diartikan sebagai sesuatu yang murni. Karena dengan kekayaan kita dapat memiliki segalanya di dunia ini. Jika kalian mengundang saya. Jadi Roh kita bersumber pada sumber yang sama. there is also wealth and success. Menjadi cerdas spiritual berarti kita lebih memahami diri kita sebagai makhluk spiritual yang murni. Roh bisa diartikan sebagai energi kehidupan. Tiba-tiba anak mereka yang berumur sebelas tahun menimpali. Bertanyalah wanita itu. kebangsaan dan tingkat pendidikan kita. Kisah ini menunjukkan bahwa seorang anak kecil dapat memperlihatkan kecerdasan spiritual yang tinggi.

Spiritualitas Adalah Kebutuhan Tertinggi Kita. tempat tinggal maupun kebutuhan biologis. kemerdekaan dari rasa takut ataupun tekanan. Menurut Maslow. dan misi untuk membantu orang lain mencapai tahap kecerdasan spiritual ini. meliputi kebutuhan akan persahabatan. dimulai dari kebutuhan dasar. sosial dan kasih sayang (Social). meliputi kebutuhan akan pangan. Ahli jiwa termashur Abraham Maslow. going beyond humanness. Hanya jika seluruh kebutuhan fisiologis dan kejiwaan seseorang tercapai. aktualisasi diri. meliputi kebutuhan akan keamanan kerja. interaksi dan kasih sayang. kedamaian. dan yang paling tinggi yaitu aktualisasi diri tersebutlah yang dimaksud dengan kebutuhan spiritual. keamanan dari kejadian atau lingkungan yang mengancam. Kebutuhan keamanan dan keselamatan (Safety). karena jika tidak kita takut akan menerima hukuman dari Tuhan (azab dan neraka). plateau ± the farthest reaches of human nature. Maslow mendefinisikan aktualisasi diri sebagai sebuah tahapan spiritualitas seseorang. dilanjutkan dengan motivasi karena hadiah (reward motivation) sebagai kecerdasan spiritual yang lebih baik. dilanjutkan dengan kebutuhan yang lebih tinggi. Menjalankan ibadah agama dengan motivasi karena ketakutan (fear motivation) menunjukkan kecerdasan spiritual yang paling bawah. di mana seseorang berlimpah dengan kreativitas. Terlihat bahwa kebutuhan manusia berdasarkan pada urutan prioritas. Pengalaman spiritual adalah puncak tertinggi yang dapat dicapai oleh manusia serta merupakan peneguhan dari keberadaannya sebagai makhluk spiritual. dalam Makalah nya Hierarchy of Needs menggunakan istilah aktualisasi diri (self-actualization) sebagai kebutuhan dan pencapaian tertinggi seorang manusia. serta memiliki tujuan hidup yang jelas. and the like. prestise. meliputi kebutuhan akan harga diri. tanpa memandang suku atau asal-usul seseorang. status. identity. intuisi. dan jika kita lakukan kita akan menerima pahala dan surga. pengalaman spiritual adalah peak experience. pakaian. meliputi kebutuhan untuk memenuhi keberadaan diri (self fulfillment) melalui memaksimumkan penggunaan kemampuan dan potensi diri. Pengalaman spiritual merupakan kebutuhan tertinggi manusia. toleransi. setiap manusia mengalami tahap-tahap peningkatan kebutuhan atau pencapaian dalam kehidupannya. Seringkali kita justru menganggap ritual atau ibadah sebagai tujuan bukan sebagai cara. respek dan penghargaan dari pihak lain. self-actualization. berkeluarga. Spiritualitas dan Agama Setiap agama di dunia ini mengajarkan prinsip-prinsip dan teknik-teknik untuk mencapai kecerdasan spiritual atau aktualisasi diri. kasih. Tingkatan ketiga adalah motivasi karena memahami bahwa kitalah yang membutuhkan untuk menjalankan 54 . Kebutuhan aktualisasi diri (self-actualization). Kebutuhan akan penghargaan (Esteem). sukacita. B. keceriaan. kerendahhatian. Maslow menemukan bahwa. Kebutuhan rasa memiliki. Kita melakukan ibadah sebagai sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Kebutuhan tersebut meliputi: Kebutuhan fisiologis (Physiological). berkelompok. yang banyak berkaitan dengan unsur kejiwaan. dia dapat mencapai tahap perkembangan tertinggi yaitu. Bahkan Maslow menyatakan bahwa pengalaman spiritual telah melewati hierarki kebutuhan manusia. yang banyak berkaitan dengan unsur biologis.

bahwa barangsiapa tidak memperhatikan salah seorang dari sesamanya yang paling hina. Suatu tahapan meditatif ketika seseorang mencapai supra-sadar. Semua agama mengajarkan cara untuk bersembahyang dan meditasi. dan tingkatan kecerdasan spiritual tertinggi adalah ketika kita menjalankan ibadah agama karena kita mengetahui keberadaan diri kita sebagai makhluk spiritual dan kebutuhan kita untuk menyatu dengan Sang Pencipta berdasarkan kasih (love motivation). ketenangan dan keheningan. Dalam Kristen juga dikenal istilah lahir kembali.ibadah agama kita (internal motivation). Sembahyang lima waktu merupakan kebutuhan kita untuk memasuki frekuensi gelombang otak yang rendah. Pada frekuensi rendah juga terjadi peremajaan sel-sel tubuh (rejuvenation) sehingga kita menjadi lebih sehat dan awet muda. Sedangkan Yesus menyatakan hal ini secara tegas. maka umat Islam merayakannya sebagai Idul Fitri atau kembali ke fitrah (sebagai makhluk spiritual yang suci dan murni) Keempat. yang jika tidak kita lakukan maka kita akan mati secara spiritual dalam arti kita semakin tidak dapat mencapai tahapan aktualisasi diri atau pemenuhan diri yang sempurna. Sedangkan dalam Kristen Protestan adalah Pengakuan Iman Rasuli (dalam bahasa Jawa disebut sebagai Sahadat Kalih Welas. berupa detoksifikasi yaitu pembuangan racun-racun. beramal dan mengucap syukur (Charity and Gratitude). serta memberi waktu bagi tubuh kita untuk beristirahat. Ketiga. Ketika tahap pembersihan diri tercapai. intuisi dan tuntunan Ilahi. Paling tidak ada lima hal yang diajarkan oleh agama untuk membantu kita meningkatkan kecerdasan spiritual kita. Jadi terlihat jelas bahwa berpuasa adalah kebutuhan mutlak seseorang untuk memelihara kesehatannya. yaitu suatu upaya ritual untuk menurunkan frekuensi gelombang otak kita sehingga mencapai alpha (relaks) sampai tahap meditatif pada keheningan yang dalam. Beramal bukan untuk kebutuhan orang lain semata. dalam Islam dikenal sebagai zakat. Justru kita butuh untuk melakukan amal karena terbukti dalam penelitian bahwa rasa iba dan kasih sayang menstimulasi pembentukan hormon yang meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan kita. yaitu: Pertama. Kedua. Karena puasa merupakan sebuah proses bagi kita untuk membersihkan tubuh dari segala racun-racun dan sisa pembuangan metabolismo tubuh. dia tidak layak memperoleh Kerajaan Surga. Beramal atau berbuat baik pada sesama merupakan ciri kecerdasan spiritual seseorang atau 55 . Kita harus menyadari dan meyakini bahwa kita adalah ciptaan Tuhan dan memiliki potensi yang luar biasa untuk menjadi dan memiliki apa pun yang kita harapkan. iman atau keyakinan. kreativitas. Dalam Islam hal ini adalah Syahadat.dua belas keyakinan). Dalam Islam adalah Shalat. yang sebenarnya merupakan tahap di mana otak kita membutuhkan istirahat untuk mencapai kejernihan dan ketenangan. Beramal dan mengucap syukur adalah sebuah pernapasan rohani. pembersihan diri. Artinya seseorang telah melalui tahap pemurnian dan menemukan keberadaan spiritualitasnya. Oleh karena itu dalam Islam dikenal sebagai lailatul qadar. Potensi dan peluang yang tidak terbatas inilah yang harus kita eksplorasi dan kembangkan dalam rangka mewujudkan impian-impian kita serta misi hidup kita bagi sesama dan dunia pada umumnya. selain bahwa puasa membantu kita untuk mencapai ketenangan (frekuensi gelombang otak yang rendah) sehingga kita dapat mencapai kesadaran tertinggi (superconsciousness). Semua agama mengenal puasa. untuk mencapai kecerdasan yang lebih tinggi.

Bagaimana Menjadi Cerdas secara Spiritual? Setidaknya. kata spiritual sering diterjemahkan dengan rohaniah. dia telah mencapai penyatuan dengan sang Pencipta.1 Jika dalam hal ini kata spiritual lebih dekat dengan kata ruh . berarti dia sudah menyerahkan hidupnya sepenuhnya kepada Sang Pencipta. 93 5 Ibid. h. sekaligus kualitas batin bisa diciptakan dari benda-benda. Aku berserah hidupku seluruhnya. Tetapi dalam penggunaan istilah materiil-spiritual. karena sebagai makhluk spiritual.2 1 Dawam Rahardjo. Dalam Rukun selain keempat hal di atas. semangat. Kelima. rela memaafkan. h. 1996). siapa tahu kita bisa membantu orang-orang yang kita cintai untuk juga berubah menjadi lebih baik. Ini adalah tahapan tertinggi dalam perjalanan spiritualitas seseorang. yaitu diri kita sendiri. sehingga kita semua dapat bersama-sama bertumbuh menjadi makhluk spiritual yang kemudian dapat mempengaruhi keluarga kita. 2002). Selain mungkin bahwa ada risiko meninggal dalam menjalankan ibadah haji. 1996). yang berisi mengenai perilaku spiritual yang perlu kita kembangkan dalam kehidupan kita seperti: pengendalian diri. dan siapa tahu dapat mengubah bangsa kita yang sedang terpuruk dalam krisis multidimensi saat ini. D.aktualisasi diri menurut istilah Maslow. yang biasanya dilawankan dengan kata jasmaniah/materiil. Karena jika kita menjadi lebih cerdas secara spiritual. yaitu ketika dia sudah tidak punya rasa kuatir akan apa yang akan terjadi. Saya dulu selalu bertanya. dan jasmani-rohani dapat dirasakan perbedaannya. pasrah. 117 . 213 4 Abdul Munir Mulkhan. to thee my great savior I surrender all. 229 3 Jalaludin Rahmat. Tujuan dari berbagai latihan (exercises) yang diuraikan dalam bab-bab di bagian kedua ini adalah untuk mencapai tahap meditatif melalui serangkaian latihan seperti: strecthing. Makhluk Spiritual dan Okultisme. C. yaitu Spiritual Thoughts. berkenaan dengan produksi dan konsumsi atau penggunaan dan penikmatan 56 benda-benda fisik. hal tersebut bermakna bahwa ketika seseorang berangkat haji. Kehidupan materiil adalah kehidupan yang bersifat kebendaan. yang berisi tentang kebiasaan harian yang perla kita lakukan untuk sedikit demi sedikit meningkatkan kecerdasan spiritual kita. Sedangkan kehidupan spiritual bersangkutan dengan rasa batin yang tidak bisa diukur dengan kuantitas dan kualitas benda-benda. Manusia selalu berada dalam kondisi bertumbuh secara rohani dan dalam proses pertumbuhan spiritualitas tersebut. cerdas secara spirituaitas ada tiga bagian. dan kesadaran yang dimiliki manusia untuk hidup dan menjalani kehidupan. adalah jiwa. Sebagaimana keyakinan kita bahwa untuk mengubah dunia dimulai dengan mengubah satu orang saja. bahwa Makalah ini bukan dimaksudkan untuk menunjukkan tingkat kecerdasan spiritualitas kami. Kedua adalah Spiritual Workouts. rendah hati. Orang Kristen mengenal lagu yang syairnya sebagai berikut «« I surrender all. Nalar Spiritual Pendidikan Solusi Problem Filosofis Pendidikan. Bisa disimpulkan pula bahwa spiritual. relaxing at alpha state. h. (Jakarta : Paramadina. dan meditasi. (Yogyakarta : Tiara Wacana. menjalin hubungan baik dan mencintai pekerjaan kita. penyerahan diri secara total. detoxifying. 228 2 Ibid. Spiritualisasi dalam Proses Pembelajaran pada Proses Pendidikan Dalam khazanah Islam. deep breathing. h. di mana kita memiliki misi untuk menolong sesama kita. maka maknanya lebih dekat dengan jiwa dan semangat yang menyebabkan seseorang i tu hidup. Ketiga Spiritual Behaviors. beramal dan mengucap syukur. h. ruhaniah. Sekali lagi. Dia memiliki rasa pasrah secara total kepada Tuhan. Ensiklopedi al-Qur an Tafsir al-Qur an berdasarkan Konsep-konsep Kunci. dan pada gilirannya kita semua akhirnya dapat mengubah bangsa ini dan menjadi pemimpin dalam tataran bangsa-bangsa lain di dunia. mengapa orang naik Haji diberangkatkan dengan doa seperti orang mendoakan mereka yang meninggal. tidak cemas. hal kelima dikenal dengan ibadah Haji. (Jakarta : Paramadina. yang berisi renunganrenungan tentang makna dan hakikat berbagai hal yang bersifat spiritual.

proses belajar mengajar suatu bidang studi ditentukan oleh tujuan dan pola pemikiran dari bahan ajar yang tersedia. seluruh bidang studi pendidikan Islam merupakan kesatuan sistematis yang menempatkan bidang studi tauhid sebagai dasar pembelajaran semua bidang studi. Abdul Munir Mulkhan memilih pemahaman dari makna spiritualitas dan spiritualisasi sebagai Ketahanan suatu ide dan pandangan atau paham di dalam diri orang atau kelompok sosial yang dtentukan oleh posisi dan seberapa ia berakar di dalam dunia batinnya . kecenderungan pembelajaran pada ranah kognisi bisa dikenali dari susunan kalimat buku ajar bidang studi. Spiritualisasi pendidikan Islam lebih terfokus pada strategi pendidikan yang bertujuan membentuk pribadi-pribadi siswa yang terintegrasi.4 Untuk lebih memahami masalah di atas. kemampuan berbuat baik dan menolak kejahatan lebih mungkin 57 .3 Kaitannya dengan pendidikan. Kekuatan ini didapat melalui latihan-latihan. Kelima. pada diri tiap manusia dapat timbul kekutan luar biasa dengan bersandar pada kekuatan kemauan. Ketujuh. Dr.5 Dalam hal ini perlu sejumlah konsep yang bisa dijadikan dasar pemikiran : Pertama. dan tidak cukup hanya dengan pendekatan normatif dan narasi verbal yang masuk ke dalam kepala peserta didik. olah pikir dan batin. Kedua. dan pembiasaan-pembiasaan yang disertai gerak batin menuju kualitas ketenangan jiwa yang sulit digambarkan secara rasional. Keenam. jumlah pengetahuan siswa tentang ajaran tauhid dan akhlak belum menunjukkan kemampuan siswa untuk menolak perbuatan buruk dan memilih perbuatan baik. spiritualisasi dimaksudkan agar nilai-nilai pengetahuan dan ajaran yang ada pada seperangkat pembelajaran dan proses pendidikan mampu menjiwai dan membentuk kesadaran pada diri peserta didik.Dalam pandangan para Sufi. Ketiga Buku ajar yang disusun dengan pendekatan normatif dan narasi verbal yang terfokus pada kognisi siswa kurang memberi peluang bagi pengayaan pengalaman dan penumbuhan kesadaran. Integrasi kepribadian adalah pribadi setiap individu yang mampu bersikap terbuka dan peka terhadap setiap pertumbuhan dan perkembangan dirinya seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalamannya selama mengikuti proses pendidikan. mereka mudah mengulang perbuatan tersebut. jika siswa hanya mempunyai sejumlah pengalaman menolak kejahatan dan memilih kebaikan. Keempat.

). 1980). h. 70-71 al-Qordhowi. 02/V Zulhijjah 1413 H/Juni 1993 M.6 6 Ibid. 48 8 Tim Redaksi Ummi.dikembangkan melalui studi sejarah tentang akibat logis dari kedua perbuatan tersebut. 30 . h. (Jakarta : Bulan Bintang. 7 Yusuf h. Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan al-Bana (terj. no.

mengetahui prinsip. Arah spiritualisasi dalam pendidikan Islam bukan pada memperbanyak materimateri pelajaran dan jam pelajaran tentang akhlak dan tasawuf. sistem dan struktur tradisional atau pun rasionalitas moderenisme dan pasca modernisme« Namun agenda mendesak bersama itu ialah pengembangan praktek keagamaan yang benar-benar fungsional bagi pemecahan berbagai permasalahan kemanusiaan. dalam mengulas pemikiran Hasan al-Bana tentang pentingnya spiritualisasi dalam pendidikan Islam. Nalar Spiritual Pendidikan Solusi Problem Filosofis Pendidikan. terutama teknologi informasi dan komunikasi. Yusuf al-Qordhowi. pen. Jika demikian bukan agama baru yang akan lahir. 2002). pendidikan bangsa. . meyakininya dan menghormatinya.8 Sebenarnya pandangan ini berangkat dari pandangan universal tentang pembangunan manusia dan kemanusiaan seutuhnya. cit. pengorbanan yang tak dapat dihalangi oleh nafsu tamak dan bakhil. Dalam keadaan yang demikian ini munculah kesadaran spiritualitas baru. mewujudkan cita-cita dan memperjuangkan prinsip-prinsip menurut umat supaya mempunyai kekuatan jiwa yang besar yang tampak dalam beberapa hal : kemauan kuat yang tak tergoyahkan. yaitu lemahnya penjiwaan terhadap kebenaran hukum-hukum Allah. bukan terletak di dalam format nilai. meskipun tidak mendorong dan memaksa untuk membuat agama baru. menjauhkan diri dari kesalahan. h. Spiritualisasi peradaban global dan iptek. 157 Dr. dimana tradisi-tradisi ritual keagamaan konvensional sudah dianggap tidak mampu menjawab tantangan itu semua. khususnya menghadapi fenomena peradaban baru yang dipicu percepatan perkembangan IPTEK. 155. akan tetapi memandang kegiatan pendidikan sebagai satu kesatuan yang integral yang melibatkan seluruh aspek kehidupan manusia yang tujuan akhirnya adalah perwujudan penyerahan mutlak kepada Allah.) dalam wajah baru yaitu dengan tafsir ajaran-Nya yang lebih objektif bagi kemanusiaan. terbentuklah umat yang tegar dan kehidupanpun mempunyai wajah baru di kalangan orang-orang yang sudah lama membenci kehidupan. Sesungguhnya pembentukan umat. diharapkan terdidiknya dan terbinanya bangsa yang sadar.9 Abdul Munir Mulkhan. op.7 Dalam kerangka pemikiran ini. penyimpangan dan tertipu dengan yang lainnya. tetapi kehadiran Tuhan (Agama. mengajukan satu apresiasi bahwa : Krisis suatu negeri bahkan dunia ini adalah disebabkan krisis jiwa dan hati. kesetiaan yang tangguh tidak berubah dan tidak khianat. (Yogyakarta : Tiara Wacana. dimana pribadi-pribadi dipandang sebagai bagian terpenting dari ketahanan suatu bangsa dan Negara. spiritualisasi pendidikan Islam lebih diarahkan pada kepentingan yang lebih luas.9 DAFTAR PUSTAKA Abdul Munir Mulkhan. Dengan prinsip-prinsip kekuatan jiwa tadi..