P. 1
Lompat Tinggi Gaya Straddle

Lompat Tinggi Gaya Straddle

|Views: 245|Likes:
Published by angole

More info:

Published by: angole on Jan 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/14/2014

pdf

text

original

LOMPAT TINGGI GAYA STRADDLE

Lompat tinggi termasuk salah satu nomor dalam cabang olahraga atletik.Lompat tinggi itu sendiri adalah salah satu keterampilan untuk melewati mistar yang berada di kedua tiangnya.Tujuan dari lompat tinggi adalah mendapatkan lompatan yang setinggi mungkin.Ketinggian lompatan yang di capai oleh seorang pelompat terhantung dari kemampuan dan persiapan bertanding dari masing – masing atlit. Hingga saat ini,ada dua gaya yang di kenal dalam lompat tinggi,yakni gaya guling perut ( straddle ) dan gaya flop.Gaya Stradle adalah gaya dimana ketika badan melewati mistar dengan cepat diputar dan dibalikkan,sehingga sikap badan di atas mistar telungkup. a. Sarana dan Prasarana 1. Awalan a) Daerah awalan panjangnya tidak terbatas minimum 15 m b) Daerah tumpuan harus datar dan tingkat kemiringanya 1 : 100 2. Tiang Lompat Tiang lompat harus kuat dan kukuh,dapat terbuat dari apa saja asal kuat dan kukuh.jarak kedua tiang tersebut adalah 3,98 – 4,02 m. 3. Bilah Lompat Terbuat dari kayu,metal atau bahan lain yang sesuai dengan : a) Panjang mistar lompat 3,98 – 4,02 m dan berat maksimal mistar adalah 2,00 kg b) Garis tengah mistar antara 2,50 – 3,00 m, dengan penampang mistar terbentuk bulat dan permukaannya harus datar dengan ukuran 3cm x 15 cm x 20 cm c) Lebar penopang bilah 4 cm dan panjang 6 cm 4. Tempat Pendaratan Tempat pendaratan tidak boleh kurang dari 3 x 5 m yang terbuat dari busa dengan ketinggian 60 cm dan di atasnya ditutupi oleh matras yang tebalnya 10 – 20 cm. b. Macam – macam Gaya Lompat tinggi 1. Gaya Gunting ( scissors/scott) 2. Gaya Guling sisi ( western Roll ) 3. Gaya Guling Perut ( straddle ) 4. Gaya Memutar ( Flop ) c. Teknik Dasar lompat Tinggi Gaya Straddle 1. Awalan Awalan harus dilakukan dengan cepat dan menikung dengan langka sekitar 3,5,7,9 langkah. Tujuan dari awalan ini adalah sebagai berikut : a) Mempersiapkan diri untuk melakukan tolakan melalui irama awalan b) Mempersiapkan diri untuk memperoleh sudut lepas landas. c) Menciptakan arah gerak horizontal diubah ke dalam kecepatan vertical. 2. Tolakan Tolakan menggunakan salah satu kaki yang terkuat,apabila tolakannya menggunakan kaki kanan maka awalan dilakukan di sebelah sisi kiri mistar. Tujuan dari melakukan

maka yang mendarat lebih dahulu adalah kaki. 4) Menyentuh tanah atau daerah pendaratan tanpa melalui mistar lompat. 5) Meninggalkan atau memberi tanda pada daerah lompat. Sah dan tidaknya hasil lompatan 1) Menumpu dengan dua kaki.Usahakan dagu agak ditarik ke dekap dada. Peraturan Perlombaan Lompat Tinggi 1) Tolakan menggunakan satu kaki 2) Pelompat boleh melompat sesuai dengan ketinggian yang ia kehendaki 3) Urutan pelompat diatur dengan cara diundi. b) Memperoleh saat – saat untuk memutar yang di perlukan pada tahap melewati mistar c) Mengubah arah gerak horizontal menjadi arah vertical. 5) Peserta tidak boleh menggunakan tempat tolakan atau awalan untuk melakukan latihan e.serta punggung berada di atas mistar yang merupakan busur yang melenting.Ayun kaki kanan kemudian berguling ke depan . Tujuannya adalah sebagai berikut a) Membawa bagian tubuh melewati mistar dengan nyaman b) Membawa titik berat badan sedikit mungkin dengan mistar tanpa menyentuh atau menjatuhkan c) Menciptakan agar pendaratan dengan baik dan selamat 4. Mendarat Sikap mendarat adalah sikap jatuh setelah melewati busa. d. 4) Juri mistar mengumumkan tinggi mistar yang akan dilewati pertama kali.sedangkan cara yang baik dalam melakukan pendaratan adalah sebagai berikut a) Jika pendaratan terbuat dari matras.maka posisi jatuh adalah sisi bahu dan punggung terlebih dahulu b) Jika pendaratan dilakukan di atas pasir. 2) Menjatuhkan bilah lompat 3) Dipanggil lebih dari 3 kali atau lebih dari 2 menit tidak hadir. Sikap Badan di atas Mistar Sebaiknya sikap badan pada saat di atas mistar telentang dengan kedua kaki tergantung lemas. 3. .tolakan adalah sebagai berikut : a) Mengembangkan kecepatan menolak pada sudut lintasan berat badan yang optimal.bertumpu pada pundak bahu kanan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->