P. 1
Cara Teknik Budidaya Belut Dalam Drum Tong Tanpa Lumpur

Cara Teknik Budidaya Belut Dalam Drum Tong Tanpa Lumpur

|Views: 637|Likes:

More info:

Published by: Sasmito Pertama Anugerah on Jan 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2013

pdf

text

original

Cara Teknik Budidaya Belut Dalam Drum Tong Tanpa Lumpur

Budidaya – Cara dan Teknik Budidaya Belut Dalam Drum Tong Tanpa Lumpur. informasi mengenai teknik dan cara pengembangan budidaya belut yang bisa anda pelajari lewat PDF mungkin untuk dapat berbisnis dibidang belut yang sudah mencapai kesuksesan para exportir belut ke luar negeri, beberapa tips sederhana dapat anda pelajari untuk dapat mengembangkan budidaya belut secara besar maupun skala kecil, nah mari kita coba bahas sedikit Cara Teknik Budidaya Belut Dalam Drum Tong Tanpa Lumpur dibawah ini. Media Campuran Belut Menurut Ruslan, Cara Budidaya Belut akan cepat besar jika medianya cocok. Media yang digunakan ayah dari 3 anak itu terdiri dari lumpur kering, kompos, jerami padi, pupuk TSP, dan mikroorganisme stater. Peletakkannya diatur: bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm. Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater. Berikutnya kompos setinggi 5 cm. Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk TSP sebanyak 5 kg.

Karena belut tetap memerlukan air sebagai habitat hidupnya, kolam diberi air sampai ketinggian 15 cm dari media teratas. Jangan lupa tanami eceng gondok sebagai tempat bersembunyi belut. Eceng gondok harus menutupi ¾ besar kolam, ujar peraih gelar Master of Management dari Philipine University itu. Bibit belut tidak serta-merta dimasukkan. Media dalam kolam perlu didiamkan selama 2 minggu agar terjadi fermentasi. Media yang sudah terfermentasi akan menyediakan sumber pakan alami seperti jentik nyamuk, zooplankton, cacing, dan jasad-jasad renik. Setelah itu baru bibit dimasukkan. Pakan hidup Belut

dan Bekasi. ikan impun.00. cacing tanah. Pakan diberikan minimal sehari sekali di atas pukul 17. Selanjutnya 3 saluran selang dipasang di tepi kolam untuk menciptakan hujan buatan. pakan tersedia dalam jumlah cukup. Shading net dipasang di atas kolam agar intensitas cahaya matahari yang masuk berkurang. air rebusan dituang ke kolam pembesaran. Bila terpenuhi pertumbuhan belut dapat maksimal. belatung. . Air basa akan tampak merah kecokelatan. Untuk mengatasinya. Ketidakseimbangan suhu menyebabkan bibit cepat mati.400 bibit. Jika terjadi perubahan.Berdasarkan pengalaman Ruslan. Pakan yang diberikan harus segar dan hidup. Depok. bebek. Jika tidak bisa membuat hujan buatan. Kehadiran mereka sedikit-banyak turut mendongkrak naiknya pH karena kotoran yang dibuangnya. Belut yang hidup dalam kondisi itu akan cepat mati. Sifat kanibal muncul saat belut berumur 10 bulan. seperti ikan cetol. Peternak di daerah panas bersuhu 29-32oC. ujarnya. Sekitar 200 g temulawak ditumbuk lalu direbus dengan 1 liter air. dan bekicot. Perlakuan itu dapat menyeimbangkan suhu kolam sekaligus menambah ketersediaan oksigen terlarut. dan berang-berang perlu diwaspadai. Untuk menambah nafsu makan dapat diberi temulawak Curcuma xanthorhiza. pelet yang diberikan sekitar 2 kg. Bibit belut menyukai pH 5-7. Hujan buatan Selain pakan. Son Son menggunakan shading net dan hujan buatan untuk bisa mendapat suhu 26oC. Dalam 1 kolam berukuran 5 m x 5 m x 1 m. Selama pembesaran. seperti Jakarta. hanya dalam tempo 4 bulan sudah siap panen. Setelah dingin. Suhu air pun perlu dijaga agar tetap pada kisaran 26-28oC. yang perlu diperhatikan kualitas air. Pilih tempat yang biasanya belut bersembunyi. perubahan air menjadi basa sering terjadi di kolam. Asal. ujar Ruslan. katanya. Sebab itu tidak perlu khawatir memasukkan bibit dalam jumlah besar hingga ribuan ekor. ujar alumnus Institut Teknologi Indonesia itu. ucap Son Son. Pemberiannya ditaburkan ke seluruh area kolam. Hal senada diamini Ruslan. sifat kanibalisme yang dimiliki Monopterus albus itu tidak terjadi selama pembesaran. Dengan cara itu bibit belut tumbuh cepat. Hama bisa dihilangkan dengan membuat kondisi kolam rapi dan pengontrolan rutin sehari sekali. Tak sampai beberapa menit biasanya anakan belut segera menyantapnya. pH air perlu rutin diukur. ujar Son Son. Pelet diberikan maksimal 3 kali seminggu. Mereka biasanya spontan masuk jika kondisi kolam dibiarkan tak terawat. ujar Ruslan. dapat diganti dengan menanam eceng gondok di seluruh permukaan kolam. Dosisnya 5% dari bobot bibit yang ditebar. Penyebabnya antara lain tingginya kadar amonia seiring bertumpuknya sisa-sisa pakan dan dekomposisi hasil metabolisme. perlu hujan buatan untuk mendapatkan suhu yang ideal. bibit ikan mas. segera beri penetralisir. Kehadiran hama seperti burung belibis. Pelet ikan dapat diberikan sebagai pakan selingan untuk memacu pertumbuhan. Tangerang. Saat masih anakan belut tidak akan saling mengganggu. tutur Ruslan. Jika bibit yang ditebar 40 kg. saya dapat memasukkan hingga 9.

This entry is archived in Budidaya category. Posted at Jan 14th 2011 .nah mungkin selain budidaya belut diatas mungkin anda tertarik untuk mencoba memahami Cara Budidaya Tomat serta Cara Membuat Kerupuk dan semoga berfaedah untuk anda dalam mengembangkan Cara Teknik Budidaya Belut Dalam Drum Tong Tanpa Lumpur diatas.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->