Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil

Kinematika
1
BAB I. KINEMATIKA DENGAN ANALISIS VEKTOR
1.1. PERSAMAAN GERAK
Benda dikatakan bergerak jika posisi benda tersebut berubah terhadap suatu titik acuan.
Untuk mempermudah mempelajari konsep gerak suatu benda, maka gerakan benda
tersebut dinyatakan dalam suatu persamaan matematika yang disebut persamaan gerak.
Pembahasan akan ditekankan pada hubungan vector, turunan fungsi dan integral fungsi
dari suatu persamaan yang menyatakan posisi, kecepatan dan percepatan dari suatu
benda yang bergerak. Karena posisi benda berada pada suatu titik, maka benda yang
dimaksud dalam bab ini adalah benda titik.
1. Persamaan Posisi
Posisi dari benda titik dinyatakan dalam bentuk vektor. Berikut ini akan dijelaskan
mengenai vektor satuan dan vektor posisi.
a. Vektor Satuan
Vektor satuan adalah vector yang nilainya (besarnya) satu satuan . Dalam ruang ada
tiga vector satuan yaitu:
i dalam arah sumbu x
j dalam arah sumbu y
k dalam arah sumbu z

b. Vektor Posisi
Posisi suatu benda titik yang akan kita dibahas terletak dalam bidang XY, sehingga
vector satuan yang digunakan hanya dua yaitu i dan j.
Jika sebuah benda titik terletak di titik P dengan koordinat x,y maka posisi titik tersebut
dapat dinyatakan dalam vektor posisi:
j i r y x r + = =

Panjang vektor posisi r dapat dihitung dengan
persamaan:
2 2
y x r + = = r
Arahnya (sudut yang dibentuk vektor r terhadap sumbu
x positif) dapat dicari dengan persamaan:
|
.
|

\
|
= =
÷
x
y
tgn atau
x
y
tgn
1
 
j
i
k
y
x
z
Misalkan ada sebuah vektor:
a = 2i + 3j + 3k
Artinya panjang a dalam arah sumbu x
adalah 2 satuan, panjang dalam arah y
adalah 3 satuan dan panjang dalam arah z
adalah 3 satuan.
Y
X
r
u
y
x
P (x,y)
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
2
Contoh Soal 1:
Sebuah benda berada dalam bidang datar XOY pada koordinat (4,3). Tentukan:
a.Vektor posisi benda tersebut
b.Jarak benda dari sumbu koordinat (besar vektor)
c.Sudut yang dibentuk posisi benda terhadap sumbu X
Jawab:
a.Untuk koordinat (4,3) maka vektor posisinya adalah r = 4i + 3j
b.Panjang vektor : 5 25 9 16 3 4
2 2
= = + = + = r
c.Arahnya adalah : u = tgn
–1
(y/x)
u = tgn
–1
(3/4) = 36,86
0
c. Perpindahan
Sebuah benda titik yang berada dalam bidang XY bergerak dari titik A dengan koordinat
(x
1
,y
1
) menuju titik B dengan koordinat (x
2
, y
2
) dengan bentuk lintasan sembarang
seperti pada gambar berikut:
Vektor posisi dititik A adalah:
r
A
= x
1
i + y
1
j
Vektor posisi dititik B adalah:
r
B
= x
2
i + y
2
j
Sehingga perpindahan dari titik A ke B adalah:
Ar = r
B
- r
A
Ar = (x
2
i + y
2
j ) – (x
1
i + y
1
j)
Ar = (x
2
–x
1
) i + (y
2
– y
1
) j
atau Ar = Ax i + Ay j
Besar perpindahan dari titik A ke B adalah:
2 2
y x r A + A = A
Arah perpindahannya adalah:
|
.
|

\
|
A
A
=
A
A
=
÷
x
y
tgn
x
y
tgn
1



Contoh Soal 2:
Sebuah benda titik bergerak dalam bidang XOY dari titik P(2,4) menuju Q(6,3).
Tentukan:
a. persamaan vektor posisi di titik P
b. persamaan vektor posisi di titik Q
c. vektor perpindahan benda tersebut dari P ke Q
d. besar perpindahannya
e. arah perpindahan.
Diket: P (2,4)
Q (6,3)
r
A
A (x
1
,y
1
)
B (x
2
,y
2
)
r
B
Ar
y
1
y
2
x
1
x
2

Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
3
Dit: a. r
p
b. r
Q
c. Ar d. Ar e. u
Jawab:
a. P (2,4) maka r
P
= 2i + 4j
b. Q (6,3) maka r
Q
= 6i + 3j
c. Ar = (x
2
–x
1
) i + (y
2
– y
1
) j = (6-2)i+ (3-4)j
Ar = 4i – j
d.
2 2
y x r A + A = A =
2 2
) 1 ( 4 ÷ +
1 16+ =
123 , 4 17 = =
e. u = tgn
–1
(Ay/Ax)
u = tgn
–1
(-1/4)
u = tgn
–1
(- 0,25)
u = -14,036
0
Contoh Soal 3:
Vektor posisi suatu benda dinyatakan oleh persamaan r = 3t
2
i – (t
2
+ t) j , t dalam sekon
dan r dalam meter. Tentukan besar perpindahan benda dari t = 1 sekon sampai t = 2
sekon.
Jawab:
Tentukan terlebih dulu vector posisi benda pada t = 1 sekon dan t = 2 sekon dengan
memasukkan nilai t ke dalam persamaan r
Pada t = 1 sekon , maka r
1
= 3t
2
i – (t
2
+ t) j
r
1
= 3.1
2
i – (1
2
+ 1) j
r
1
= 3 i – 2j
Pada t = 2 sekon, maka r
2
= 3t
2
i – (t
2
+ t) j
r
2
= 3.2
2
i – (2
2
+ 2) j
r
2
= 12 i – 6j
Besar vektor perpindahannya adalah:
meter r
r
y r
97
16 81
4 9
2 2 2
= A
+ = A
+ = A + A = A
2
x
Vektor perpindahannya adalah:
Ar = r
2
- r
1
Ar = (12 i – 6j) – (3 i – 2j)
Ar = (12 i – 3i) + (-6 j + 2j)
Ar = 9i – 4j
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
4
LATIHAN 1.1.
1. Sebuah benda berada dalam bidang XOY dan terletak pada suatu titik dengan
koordinat (8,-11). Tentukan:
a.Vektor posisi benda tersebut
b. Jarak benda dari sumbu koordinat (besar vektor)
c. Sudut yang dibentuk posisi benda terhadap sumbu X.
2. Sebuah benda titik bergerak dalam bidang XOY dari titik P(3,2) menuju Q(7,5).
Tentukan:
a.persamaan vektor posisi di titik P
b.persamaan vektor posisi di titik Q
c.vektor perpindahan benda tersebut dari P ke Q
d.besar perpindahannya
e.arah perpindahan.
3. Sebuah partikel bergerak dengan persamaan vector posisi : r = (2t
2
-t)i + (t
3
+ t)j
dalam satuan SI. Tentukan besar perpindahan partikel dari t = 1 sekon sampai t = 2
sekon.
2. Kecepatan
Kecepatan merupakan besaran vektor yang menyatakan laju perubahan posisi
(perpindahan) terhadap waktu. Selama benda bergerak, mungkin saja kecepatannya
berubah baik besar maupun arahnya. Akan tetapi, kita dapat menyatakan kecepatan
benda dalam interval waktu tertentu sebagai kecepatan rata-rata dan kecepatan
benda pada suatu titik tertentu selama geraknya sebagai kecepatan sesaat.
a. Kecepatan Rata-rata
Pada saat benda bergerak dalam ruang, lintasannya
secara umum berbentuk kurva. Selama interval
waktu At benda bergerak dari titik A dengan vektor
posisi r
1
menuju titik B dengan vektor posisi r
2.
Perubahan posisi (perpindahan) selama interval
waktu tersebut adalah
Ar = r
2
– r
1
Kecepatan rata-rata adalah hasil bagi antara
perpindahan dengan interval waktu. Secara
matematis dituliskan dalam persamaan:
j i v
j i
j i
v
r r r
v
r ry
1 2
1 2
v
t
y

t
: maka satuan, vektor dalam dinyatakan Apabila
+ =
A
A
+
A
A
=
A
A + A
=
÷
÷
=
A
A
=
rx
r
r
v
t
x y x
t t t
Besar kecepatan rata-rata dapat dihitung dengan persamaan:
2 2
ry rx r r
v v v + = = v dan arah kecepatan rata-rata :
|
|
.
|

\
|
=
÷
rx
ry
v
v
1
tgn θ
r
1
A (x
1
,y
1
)
B (x
2
,y
2
)
r
2
Ar
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
5
dengan: v
r
=vektor kecepatan rata-rata
v
rx
= komponen kecepatan rata-rata pada sumbu x (m/s)
v
ry
= komponen kecepatan rata-rata pada sumbu y (m/s)
Contoh Soal 4:
Sebuah partikel berpindah dari titik (3,4) meter menuju titik (-5,10) dalam selang waktu
4 sekon. Tentukan (a) persamaan kecepatan rata-rata, (b) besar kecepatan rata-rata dan
(c) arah kecepatan rata-rata partikel.
Diket: Koordinat titik awal (3,4)
Koordinat titik akhir (-5,10)
Dit: (a) v
r
(b) v
r
(c) u
Jawab:
(a) Persamaan vektor kecepatan rata-ratanya adalah:
(b) Besar (nilai) kecepatan rata-rata: (c) Arahnya:
0
1 - 1 -
1
143,13 θ
) 75 , 0 ( tgn
2
5 , 1
tgn θ
tgn θ
=
÷ = |
.
|

\
|
÷
=
|
|
.
|

\
|
=
÷
rx
ry
v
v
Contoh Soal 5:
Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (t
2
-3t)i + (t
2
-2)j, r dalam meter dan t
dalam sekon.Jika partikel bergerak dari t = 1 sekon sampai dengan t = 2 sekon, tentukan
(a) persamaan kecepatan rata-rata, (b) besar kecepatan rata-rata dan (c) arah kecepatan
rata-rata partikel.
Diket: Persamaaan posisi r = (t
2
-3t)i + (t
2
-2)j
Dit: (a) v
r
(b) v
r
(c) u
Jawab:
(a) Untuk menetukan persamaan vektor kecepatan rata-rata, terlebih dahulu harus
ditentukan vektor perpindahannya (Ar)
Untuk t = 1 sekon, maka r
1
= (t
2
-3t)i + (t
2
-2)j
r
1
= (1
2
-3.1)i + (1
2
–2)j
r
1
= -2i – j
Untuk t = 2 sekon, maka r
2
= (t
2
-3t)i + (t
2
-2)j
r
2
= (2
2
-3.2)i + (2
2
-2)j
r
2
= -2i + 2j
j i v j i v
v
5 , 1 2
4
) 4 10 (
4
) 3 5 (
t
x
r
+ ÷ = ¬
÷
+
÷ ÷
=
A
A
+
A
A
=
r r
t
y
i
s m
v v
ry rx r
/ 5 , 2 25 , 6 v
25 , 2 4 v
5 , 1 ) 2 ( v
v
r
r
2 2
r
2 2
r
= =
+ =
+ ÷ =
+ = = v
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
6
Sehingga: Ar = r
2
- r
1
Ar = (-2 i +2j) – (-2 i - j)
Ar = (-2 i +2 i) + (2j + j)
Ar = 0i + 3j
Ar = 3j
Dengan demikian:
(b) Besar vektor kecepatan rata-ratanya adalah: (c) Arahnya:
b. Kecepatan Sesaat
Kecepatan sesaat dapat diartikan sebagai laju perubahan posisi sesaat yaitu limit
kecepatan rata-rata untuk selang waktu mendekati nol. Secara matematis dituliskan
dalam persamaan:
Jadi persamaan kecepatan sesaat adalah turunan pertama dari persamaan posisi
Untuk mencari besar dan arah kecepatan sesaat sama dengan pada kecepatan rata-rata.
Contoh Soal 6:
Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (t
2
-3t)i + (t
2
-2)j, r dalam meter dan t
dalam sekon.Tentukan kecepatan sesaat partikel pada t = 2 sekon.
Diket: persamaan posisi r = (t
2
-3t)i + (t
2
-2)j
Dit: v pada t = 2 sekon
Jawab:
Besar kecepatan sesaat pada t = 2 sekon:
s m v
v
v
v v v
y x
/ 41
16 25
4 5
2 2
2 2
=
+ =
+ =
+ =
j v
j r
v
3
1 2
3
t
r
r
=
÷
=
A
A
=
s m
v v
ry rx r
/ 3 9 v
9 0 v
3 0 v
v
r
r
2 2
r
2 2
r
= =
+ =
+ =
+ = = v
0
1 - 1 -
1
90 θ
) ( tgn
0
3
tgn θ
tgn θ
=
· = |
.
|

\
|
=
|
|
.
|

\
|
=
÷
rx
ry
v
v
j i v
v j i v
j i
r
v v
y x
t t t
v v
dt
dr
atau
dt
dy
dt
dx
t
y
t
x
t
+ =
= + =
|
.
|

\
|
A
A
+
A
A
=
A
A
= =
÷ A ÷ A ÷ A 0 0
r
0
lim lim lim
dengan:
v = vektor kecepatan sesaat (m/s)
v
x
= komponen kecepatan sesaat pd sumbu x (m/s)
v
y
= komponen kecepatan sesaat pd sumbu y (m/s)
( )
j i v
j i v
j i v
j i v
4 5
) 2 . 2 ( ) 3 2 . 4 (
: maka sekon 2 t Pada
) 2 ( ) 3 4 (
) 2 ( ) 3 (
2 2
+ =
+ ÷ =
=
+ ÷ =
÷ + ÷ = =
t t
t t t
dt
d
dt
dr
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
7
c. Menentukan persamaan posisi dari fungsi kecepatan
Apabila kecepatan benda setiap saat sebagai fungsi waktu v(t), posisi awal (r
0
) dan
waktu awal gerakan (t) diketahui, maka persamaan posisi sebagai fungsi t dapat
ditentukan dengan metode integral.
Atau:
}
= dt r v
Contoh Soal 7:
Sebuah benda bergerak sepanjang sumbu x dengan persamaan kecepatan v = -2t + 8 m/s.
Jika pada t = 0 posisi benda adalah x = -5 meter , tentukan persamaan posisi benda
sebagai fungsi t dan hitung posisi benda pada t = 4 sekon.
Jawab:
LATIHAN 1.2
1. Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (2t
2
– t) i + (t
3
+ t) j, r dalam
meter dan t dalam sekon. Tentukan:
a. Kecepatan rata-rata partikel dari t = 1 sekon sampai dengan t = 2 sekon.
b. Persamaan kecepatan sesaatnya.
c. Besar kecepatan sesaat pada t = 2 sekon.
2. Sebuah benda bergerak lurus sepanjang sumbu X dengan persamaan posisi x =
(2t
2
-t+10) m. Tentukan:
a. Kecepatan rata-rata partikel dari t = 2 sekon sampai dengan t = 4 sekon.
d. Persamaan kecepatan sesaatnya.
e. Besar kecepatan sesaat pada t = 4 sekon.
3. Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (8t
2
-3t+6) i + (2t
2
+4t-2)j, r
dalam meter dan t dalam sekon. Tentukan:
a. Persamaan kecepatan sesaatnya.
b. Besar kecepatan sesaat partikel pada t = 4 sekon.
4. Sebuah benda bergerak sepanjang sumbu x dengan persamaan kecepatan v = 2t + 8
m/s. Jika pada t = 0 sekon posisi benda x = 10 meter, tentukan persamaan posisi
benda sebagai fungsi t dan hitung posisi benda pada t = 4 sekon.
} }
=
= =
dt dr
t atau
v
v r
dt
dr
v d d
meter
C C
C t t x
dt dt t x
dt t dt v x
5 5 - 8.2 4 - x
: adalah benda posisi sekon, 4 Untuk t
5 - 8t t - x
: adalah benda posisi umum persamaan Maka
5 atau 0 . 8 0 - 5 - : sehingga
meter, 5 - x , sekon 0 t pada bahwa diketahui soal dalam C, nilai mentukan Untuk
8
8 2
) 8 2 (
2
2
2
2
÷ = + =
=
+ =
÷ = + + =
= =
+ + ÷ =
+ ÷ =
+ ÷ = =
} }
} }
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
8
3. Percepatan
Percepatan merupakan besaran vector yang menyatakan laju perubahan kecepatan
terhadap waktu. Seperti halnya kecepatan, kita mengenal adanya percepatan rata-rata
dan percepatan sesaat. Akan tetapi dalam banyak hal kita akan membatasi pembahasan
pada percepatan yang nilainya konstan sehingga percepatan rata-rata sama dengan
percepatan sesaat dan dengan singkat disebut percepatan. Gerak benda yang bergerak
dengan percepatan konstan disebut dengan gerak lurus beraturan, dan hal ini sudah
dipelajari di kelas X.
a. Percepatan rata-rata
Misalkan sebuah benda selama selang waktu t , benda tersebut bergerak dari titik P
1
dengan kecepatan v
1
menuju titik P
2
sehingga kecepatannya menjadi v
2.
Perubahan
kecepatan selama interval waktu tersebut adalah:
Av = v
2
– v
1
Percepatan rata-rata adalah hasil bagi antara perubahan kecepatan dengan interval
waktu. Secara matematis dituliskan:
1 2
1 1 2 2
1 2
1 2
r
) ( ) (
t t
v v v v
atau
t t t
y x y x
r
÷
+ ÷ +
=
÷
÷
=
A
A
=
j i j i
a
v v v
a
j i a
j i a
j i j i
a
ry rx
y
x
r
y x y y x x
r
a a
t
v
t
v
t
v v
t
v v v v
+ =
A
A
+
A
A
=
A
A + A
=
A
÷ + ÷
=
r
1 2 1 2
) ( ) (
Besar percepatan rata-ratanya adalah:
2 2
ry rx r r
a a a + = = a
Arahnya:
|
|
.
|

\
|
÷
=
rx
a
ry
a
tgn
1

b. Percepatan Sesaat
Percepatan sesaat didefinisikan sebagai laju perubahan kecepatan sesaat, yaitu limit
kecepatan rata-rata untuk selang waktu mendekati nol. Secara matematis dituliskan:
j i a
a j i a
j i
v
a
a a
y x
y
x
y
x
t t
r
t
a a
dt
dv
atau
dt
dv
dt
dv
t
v
t
v
t
atau
+ =
= + =
|
|
.
|

\
|
A
A
+
A
A
=
A
A
=
=
÷ A ÷ A
÷ A
0 0
0
lim lim
lim
Jadi persamaan percepatan sesaat adalah turunan pertama dari persamaan kecepatan
sesaat sebagai fungsi waktu (t).
a
r
= vector percepatan rata-rata (m/s
2
)
a
rx
= komponen percepatan rata-rata pada sumbu
x (m/s
2
)
a
ry
= komponen percepatan rata-rata pada sumbu
y (m/s
2
)
a = vector percepatan sesaat (m/s
2
)
a
x
= komponen percepatan sesaat pada
sumbu x (m/s
2
)
a
y
= komponen percepatan sesaat pada
sumbu y (m/s
2
)
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
9
Besar dan arah percepatan sesaat dapat dicari dengan persamaaan
|
|
.
|

\
|
= + = =
÷
x
y
y x
a
a
tgn dan a a a
1 2 2
 a
c. Menentukan persamaan kecepatan dari persamaan percepatan
Persamaan kecepatan sebagai fungsi t dapat ditentukan dari persamaan percepatan
dengan metode integral yaitu:
} } }
= =
= =
dt v atau dt dt d
dt d atau
dt
d
a a v
a v
v
a
Contoh Soal 8:
Sebuah benda bergerak dengan persamaan kecepatan v = 2t
2
i + 5t j m/s. Tentukan:
a. Persamaan percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon.
b. besar percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon.
c. Persamaan percepatan sesaat sebagai fungsi waktu (t).
d. Besar percepatan rata-rata pada t= 2 sekon.
Diket: v = 2t
2
i + 5t j m/s
Dit : a. a
r
dari t=1 s/d t =2 sekon b. a
r
dari t=1 s/d t =2 sekon c. persamaan a d. a pd
t = 2 s
Jawab:
a. Sebelum menentukan persamaan a
r
terlebih dahulu kita tentukan v
1
dan v
2
:
Pada t = 1 sekon, v
1
= 2t
2
i + 5t j = 2. 1
2
i + 5.1 j
v
1
= 2 i + 5 j
Pada t = 2 sekon, v
1
= 2t
2
i + 5t j = 2. 2
2
i + 5.2 j
v
1
= 8 i + 10 j
Sehingga persamaan percepatan rata-ratanya:
j i
j i
a
j i j i
v v
a
5 6
1
) 5 10 ( ) 2 8 (
1 2
) 5 2 ( - ) 10 8 (
1 2
1 2
+ =
÷ + ÷
=
÷
+ +
=
÷
÷
=
r
t t
r
b. Besar percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon adalah:
2
2 2 2 2
/ 61 25 36
5 6
s m a
a a a
r
ry rx r r
= + =
+ = + = = a
c. Persamaan percepatan sesaatnya adalah:
( )
j i a
j i a
5 4
5t 2t
2
+ =
+ = =
t
dt
d
dt
dv

d. Pada t = 2 sekon percepatan sesaatnya adalah:
j i a 5 4 + = t = 4. 2 i + 5.2 j = 8i + 10j
Besarnya adalah:
2 2 2
/ 164 100 64 10 8 s m a = + = + =
Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil
Kinematika
10
Contoh Soal 9:
Sebuah benda bergerak lurus dengan percepatan a = (2t + 4) m/s
2
. Pada saat t = 0 sekon
kecepatan partikel sama dengan 2 m/s. Tentukan:
a. Percepatan partikel pada t =4 sekon
b. Persamaan kecepatan partikel sebagai fungsi t
c. Kecepatan partikel pada t = 2 sekon.
Jawab:
a. Pada t = 4 sekon, percepatan partikel adalah: a = 2.4 + 4 = 12 m/s
2
b. Persamaan kecepatan partikel:
2 4
2
: tan
2 0 . 4
2
0 2
, / 2 , 0
4
2
) 4 2 (
+ + =
= ¬ + + =
= =
+ + =
} }
+ = =
t t v
dituliskan dapat t fungsi sebagai partikel kecepa persamaan Maka
C C
sehingga s m v t Pada
C t t v
dt t dt a v
c. Pada t = 2 sekon, kecepatan partikel adalah:
v = t
2
+ 4t +2 = 2
2
+ 4.2 +2 = 14 m/s
SOAL LATIHAN 1.3
1. Persamaan kecepatan sebuah partikel adalah v = 2t i + (3t
2
+ 1)j m/s. Tentukan:
a. Persamaan percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 3 sekon.
b. besar percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 3 sekon.
c. Persamaan percepatan sesaat sebagai fungsi waktu (t).
d. Besar percepatan rata-rata pada t = 3 sekon.
2. Persamaan percepatan sebuah partikel sebagai fungsi waktu dinyatakan oleh
persamaan a = 3t
2
i + 4t j. Jika partikel mula-mula diam, tentukan:
a. Besar percepatan partikel pada t =2 sekon
b. Persamaan kecepatan partikel sebagai fungsi t
c. Besar kecepatan partikel pada t = 3 sekon.

y2) dengan bentuk lintasan sembarang seperti pada gambar berikut: Vektor posisi dititik A adalah: rA = x1i + y1j Vektor posisi dititik B adalah: rB = x2i + y2j A (x1.Panjang vektor : r  4 2  3 2  16  9  25  5 c.y1) Sehingga perpindahan dari titik A ke B adalah: y1  r = rB . persamaan vektor posisi di titik P b.y1) menuju titik B dengan koordinat (x2.4) Q (6.Sudut yang dibentuk posisi benda terhadap sumbu X Jawab: a. Tentukan: a.4) menuju Q(6.Jarak benda dari sumbu koordinat (besar vektor) c.y2) r = (x2 –x1) i + (y2 – y1 ) j rB atau r = x i + y j x1 x2 Besar perpindahan dari titik A ke B adalah: r  x 2  y 2 Arah perpindahannya adalah: tgn   y x  y    tgn 1    x  Contoh Soal 2: Sebuah benda titik bergerak dalam bidang XOY dari titik P(2. arah perpindahan.Untuk koordinat (4.3) maka vektor posisinya adalah r = 4i + 3j b.3).860 c. vektor perpindahan benda tersebut dari P ke Q d. Tentukan: a. persamaan vektor posisi di titik Q c.Arahnya adalah :  = tgn –1 (y/x)  = tgn –1 (3/4) = 36.Vektor posisi benda tersebut b.Contoh Soal 1: Sebuah benda berada dalam bidang datar XOY pada koordinat (4.3). Diket: P (2.rA rA r r = (x2i + y2j ) – (x1i + y1j) y2 B (x2.3) Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 2 . besar perpindahannya e. Perpindahan Sebuah benda titik yang berada dalam bidang XY bergerak dari titik A dengan koordinat (x1.

r e.  = tgn –1 (y/x)  = tgn –1 (-1/4)  = tgn –1 (. maka r1 = 3t2i – (t2 + t) j r = r2 .0.25)  = -14. rp b.  Jawab: a.123 e.2 i – (2 + 2) j r2 = 12 i – 6j Besar vektor perpindahannya adalah: r  x 2  y 2  9 2  4 2 r  81  16 r  97 meter Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 3 . t dalam sekon dan r dalam meter. Q (6.Dit: a. r d. r  x 2  y 2 = 4 2  (1) 2  16  1  17  4.0360 Contoh Soal 3: Vektor posisi suatu benda dinyatakan oleh persamaan r = 3t2i – (t2 + t) j . Jawab: Tentukan terlebih dulu vector posisi benda pada t = 1 sekon dan t = 2 sekon dengan memasukkan nilai t ke dalam persamaan r Vektor perpindahannya adalah: Pada t = 1 sekon .r1 r1 = 3. P (2. Tentukan besar perpindahan benda dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon. maka r2 = 3t i – (t + t) j 2 2 r2 = 3.3) maka rQ = 6i + 3j c.4) maka rP = 2i + 4j b. rQ c.12 i – (12 + 1) j r = (12 i – 6j) – (3 i – 2j) r = (12 i – 3i) + (-6 j + 2j) r1 = 3 i – 2j 2 2 r = 9i – 4j Pada t = 2 sekon. r = (x2 –x1) i + (y2 – y1 ) j = (6-2)i+ (3-4)j r = 4i – j d.

arah perpindahan. 2. lintasannya secara umum berbentuk kurva. Secara matematis dituliskan dalam persamaan: r r2  r1  vr  t t 2  t1 r1 r r2 B (x2. Kecepatan Rata-rata A (x1.y2) Apabila dinyatakan dalam vektor satuan. 3.1. Perubahan posisi (perpindahan) selama interval waktu tersebut adalah r = r2 – r1 Kecepatan rata-rata adalah hasil bagi antara perpindahan dengan interval waktu.besar perpindahannya e.y1) Pada saat benda bergerak dalam ruang. Akan tetapi. Sebuah benda berada dalam bidang XOY dan terletak pada suatu titik dengan koordinat (8. Selama benda bergerak. Tentukan besar perpindahan partikel dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon. Kecepatan Kecepatan merupakan besaran vektor yang menyatakan laju perubahan posisi (perpindahan) terhadap waktu.LATIHAN 1. mungkin saja kecepatannya berubah baik besar maupun arahnya. Sebuah benda titik bergerak dalam bidang XOY dari titik P(3. Sudut yang dibentuk posisi benda terhadap sumbu X.2) menuju Q(7. kita dapat menyatakan kecepatan benda dalam interval waktu tertentu sebagai kecepatan rata-rata dan kecepatan benda pada suatu titik tertentu selama geraknya sebagai kecepatan sesaat. 1.persamaan vektor posisi di titik P b. maka : xi  yj x y vr   i j t t t v r  v rx i  v ry j Besar kecepatan rata-rata dapat dihitung dengan persamaan: v r  v r  v rx  v ry 2 2  v ry dan arah kecepatan rata-rata : θ  tgn 1  v  rx     4 Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika .vektor perpindahan benda tersebut dari P ke Q d.persamaan vektor posisi di titik Q c. 2. Jarak benda dari sumbu koordinat (besar vektor) c. Sebuah partikel bergerak dengan persamaan vector posisi : r = (2t2-t)i + (t3 + t)j dalam satuan SI. Selama interval waktu t benda bergerak dari titik A dengan vektor posisi r1 menuju titik B dengan vektor posisi r2.5). Tentukan: a.Vektor posisi benda tersebut b. a.-11). Tentukan: a.

tentukan (a) persamaan kecepatan rata-rata. r dalam meter dan t dalam sekon.dengan: vr = vektor kecepatan rata-rata vrx = komponen kecepatan rata-rata pada sumbu x (m/s) vry = komponen kecepatan rata-rata pada sumbu y (m/s) Contoh Soal 4: Sebuah partikel berpindah dari titik (3. maka r2 = (t2-3t)i + (t2-2)j r2 = (22-3.Jika partikel bergerak dari t = 1 sekon sampai dengan t = 2 sekon. Tentukan (a) persamaan kecepatan rata-rata.75) 2 θ  143.4) Koordinat titik akhir (-5.5 m / s 2 2 (c) Arahnya:  v ry  θ  tgn 1   v   rx   1. maka r1 = (t2-3t)i + (t2-2)j r1 = (12-3.5 2 v r  4  2. (b) besar kecepatan rata-rata dan (c) arah kecepatan rata-rata partikel.1)i + (12 –2)j r1 = -2i – j Untuk t = 2 sekon.4) meter menuju titik (-5.5  -1 θ  tgn -1    tgn (0.10) Dit: (a) vr (b) vr (c)  Jawab: (a) Persamaan vektor kecepatan rata-ratanya adalah: x y vr  i t t ( 5  3) (10  4) vr  i j  v r   2i  1.5 j 4 4 (b) Besar (nilai) kecepatan rata-rata: v r  v r  v rx  v ry v r  (2) 2  1. Diket: Persamaaan posisi r = (t2-3t)i + (t2-2)j Dit: (a) vr (b) vr (c)  Jawab: (a) Untuk menetukan persamaan vektor kecepatan rata-rata.2)i + (22-2)j r2 = -2i + 2j Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 5 . (b) besar kecepatan rata-rata dan (c) arah kecepatan rata-rata partikel. terlebih dahulu harus ditentukan vektor perpindahannya (r) Untuk t = 1 sekon. Diket: Koordinat titik awal (3.25  2.10) dalam selang waktu 4 sekon.25 v r  6.130 Contoh Soal 5: Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (t2-3t)i + (t2-2)j.

r1 r = (-2 i +2j) – (-2 i .2) j v  5i  4 j v  41 m / s Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 6 .2  3)i  ( 2. Diket: persamaan posisi r = (t2-3t)i + (t2-2)j Dit: v pada t = 2 sekon Jawab: Besar kecepatan sesaat pada t = 2 sekon: dr d v   (t 2  3t )i  (t 2  2) j 2 2 dt dt v  vx  v y v  ( 4t  3) i  ( 2t ) j v  52  42 Pada t  2 sekon maka : v  25  16 v  ( 4.Sehingga: r = r2 .j) r = (-2 i +2 i) + (2j + j) r = 0i + 3j r = 3j r 3 j Dengan demikian: v r  t  2  1 v r  3j (b) Besar vektor kecepatan rata-ratanya adalah: v r  v r  v rx  v ry v r  0 2  32 vr  0  9 vr  9 3m / s b. r dalam meter dan t dalam sekon. Contoh Soal 6: Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (t2-3t)i + (t2-2)j. Kecepatan Sesaat Kecepatan sesaat dapat diartikan sebagai laju perubahan posisi sesaat yaitu limit kecepatan rata-rata untuk selang waktu mendekati nol. Secara matematis dituliskan dalam persamaan: r y   x  lim  v  lim v r  lim i j t  0 t  0  t  t  0 t t   dx dy dr v i j atau v  dt dt dt v  vx i  v y j dengan: v = vektor kecepatan sesaat (m/s) vx = komponen kecepatan sesaat pd sumbu x (m/s) vy = komponen kecepatan sesaat pd sumbu y (m/s) 2 2 (c) Arahnya:  v ry  θ  tgn 1   v   rx  3 θ  tgn -1    tgn -1 ( ) 0 θ  90 0 Jadi persamaan kecepatan sesaat adalah turunan pertama dari persamaan posisi Untuk mencari besar dan arah kecepatan sesaat sama dengan pada kecepatan rata-rata.Tentukan kecepatan sesaat partikel pada t = 2 sekon.

Jika pada t = 0 sekon posisi benda x = 10 meter. Menentukan persamaan posisi dari fungsi kecepatan Apabila kecepatan benda setiap saat sebagai fungsi waktu v(t). Persamaan kecepatan sesaatnya. Sebuah benda bergerak sepanjang sumbu x dengan persamaan kecepatan v = 2t + 8 m/s. c. Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (8t2-3t+6) i + (2t2+4t-2)j. Tentukan: a. r dalam meter dan t dalam sekon. Kecepatan rata-rata partikel dari t = 2 sekon sampai dengan t = 4 sekon.0  C atau C   5 Maka persamaan umum posisi benda adalah : x  . 2. sehingga : .5  . 4. Sebuah benda bergerak lurus sepanjang sumbu X dengan persamaan posisi x = (2t2-t+10) m. tentukan persamaan posisi benda sebagai fungsi t dan hitung posisi benda pada t = 4 sekon. 3. Besar kecepatan sesaat pada t = 4 sekon. Tentukan: a. maka persamaan posisi sebagai fungsi t dapat ditentukan dengan metode integral. Jika pada t = 0 posisi benda adalah x = -5 meter . Tentukan: a. x  . posisi benda adalah : x  .t 2  8t . Persamaan kecepatan sesaatnya. Besar kecepatan sesaat partikel pada t = 4 sekon.4 2  8.2 1. e. tentukan persamaan posisi benda sebagai fungsi t dan hitung posisi benda pada t = 4 sekon. Kecepatan rata-rata partikel dari t = 1 sekon sampai dengan t = 2 sekon. posisi awal (r0) dan waktu awal gerakan (t) diketahui.c. r dalam meter dan t dalam sekon.0 2  8. d. b.5 meter. Besar kecepatan sesaat pada t = 2 sekon.5 Untuk t  4 sekon. v dr atau dr  v dt dt  dr   v dt Atau: r   v dt Contoh Soal 7: Sebuah benda bergerak sepanjang sumbu x dengan persamaan kecepatan v = -2t + 8 m/s. Sebuah partikel bergerak dengan vektor posisi r = (2t2 – t) i + (t3 + t) j. Persamaan kecepatan sesaatnya. b. dalam soal diketahui bahwa pada t  0 sekon . Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 7 .2 . Jawab: x   v dt   (2t  8) dt x    2t dt   8 dt x   t 2  8t  C Untuk mentukan nilai C.5   5 meter LATIHAN 1.

Secara matematis dituliskan: a  lim a r atau t  0 a = vector percepatan sesaat (m/s2) v y   v x v a  lim i j  lim  ax = komponen percepatan sesaat pada t  0 t t  0  t t    sumbu x (m/s2) dv y dv x dv ay = komponen percepatan sesaat pada a i j atau a  dt dt dt sumbu y (m/s2) a  ax i  a y j Jadi persamaan percepatan sesaat adalah turunan pertama dari persamaan kecepatan sesaat sebagai fungsi waktu (t). benda tersebut bergerak dari titik P1 dengan kecepatan v1 menuju titik P2 sehingga kecepatannya menjadi v2. Percepatan Percepatan merupakan besaran vector yang menyatakan laju perubahan kecepatan terhadap waktu. dan hal ini sudah dipelajari di kelas X. yaitu limit kecepatan rata-rata untuk selang waktu mendekati nol. kita mengenal adanya percepatan rata-rata dan percepatan sesaat. Gerak benda yang bergerak dengan percepatan konstan disebut dengan gerak lurus beraturan. Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 8 . Secara matematis dituliskan: (v x 2 i  v y 2 j )  (v x1i  v y1 j) v v 2  v 1 ar  atau a r   t 2  t1 t t 2  t1 (v x 2  v x1 ) i  (v y 2  v y1 ) j v x i  v y j  t t v y v x ar  i j t t a r  a rx i  a ry j ar  ar = vector percepatan rata-rata (m/s2) arx = komponen percepatan rata-rata pada sumbu x (m/s2) ary = komponen percepatan rata-rata pada sumbu y (m/s2) 2 2 Besar percepatan rata-ratanya adalah: a r  ar  arx  ary  a ry Arahnya:   tgn 1  a  rx b. Perubahan kecepatan selama interval waktu tersebut adalah: v = v2 – v1 Percepatan rata-rata adalah hasil bagi antara perubahan kecepatan dengan interval waktu. Akan tetapi dalam banyak hal kita akan membatasi pembahasan pada percepatan yang nilainya konstan sehingga percepatan rata-rata sama dengan percepatan sesaat dan dengan singkat disebut percepatan. Percepatan rata-rata Misalkan sebuah benda selama selang waktu t . a. Percepatan Sesaat     Percepatan sesaat didefinisikan sebagai laju perubahan kecepatan sesaat. Seperti halnya kecepatan.3.

ar dari t=1 s/d t =2 sekon c. v1 = 2t2i + 5t j = 2.( 2 i  5 j)  ar  2 2 1 t 2  t1 (8  2)i  (10  5) j ar   6i  5 j 1 b. 22 i + 5.1 j v1 = 2 i + 5 j Pada t = 2 sekon. Persamaan percepatan sesaat sebagai fungsi waktu (t). d. Menentukan persamaan kecepatan dari persamaan percepatan Persamaan kecepatan sebagai fungsi t dapat ditentukan dari persamaan percepatan dengan metode integral yaitu: dv a atau dv  a dt dt  dv dt   a dt atau v   a dt Contoh Soal 8: Sebuah benda bergerak dengan persamaan kecepatan v = 2t2i + 5t j m/s. Besar percepatan rata-rata pada t= 2 sekon. v1 = 2t2i + 5t j = 2.Besar dan arah percepatan sesaat dapat dicari dengan persamaaan  ay  2 2 dan   tgn 1   a  a  ax  a y a   x c. c. b. ar dari t=1 s/d t =2 sekon b. besar percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon. Tentukan: a. Persamaan percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon. Sebelum menentukan persamaan ar terlebih dahulu kita tentukan v1 dan v2 : Pada t = 1 sekon. Persamaan percepatan sesaatnya adalah: dv d a  2t 2 i  5t j  dt dt a  4t i  5 j d.2 j v1 = 8 i + 10 j Sehingga persamaan percepatan rata-ratanya: v  v1 (8 i  10 j) . persamaan a d. a pd t=2s Jawab: a. Besar percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 2 sekon adalah: a r  a r  a rx  a ry  6 2  5 2 a r  36  25  61 m / s 2 2 2 c.2 j = 8i + 10j Besarnya adalah: a  8 2  10 2  64  100  164 m / s 2 Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 9 . 2 i + 5. Pada t = 2 sekon percepatan sesaatnya adalah: a  4t i  5 j = 4. Diket: v = 2t2i + 5t j m/s Dit : a. 12 i + 5.

Jawab: a. Persamaan percepatan sesaat sebagai fungsi waktu (t). Persamaan kecepatan partikel sebagai fungsi t c. Persamaan percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 3 sekon. sehingga 2 2  0  4. Percepatan partikel pada t =4 sekon b. besar percepatan rata-rata dari t = 1 sekon sampai t = 3 sekon. Besar percepatan rata-rata pada t = 3 sekon.4 + 4 = 12 m/s2 b. Pada t = 4 sekon. Besar kecepatan partikel pada t = 3 sekon. 2. Fisika SMA Kelas XI Semester Ganjil Kinematika 10 .Contoh Soal 9: Sebuah benda bergerak lurus dengan percepatan a = (2t + 4) m/s2 . kecepatan partikel adalah: v = t2 + 4t +2 = 22 + 4.3 1. c. tentukan: a. Tentukan: a. v  2 m / s . Persamaan percepatan sebuah partikel sebagai fungsi waktu dinyatakan oleh persamaan a = 3t2 i + 4t j. Persamaan kecepatan partikel sebagai fungsi t c. Kecepatan partikel pada t = 2 sekon. d. percepatan partikel adalah: a = 2. Besar percepatan partikel pada t =2 sekon b. Pada t = 2 sekon. Tentukan: a. Persamaan kecepatan sebuah partikel adalah v = 2t i + (3t2 + 1)j m/s.0  C  C  2 Maka persamaan kecepa tan partikel sebagai fungsi t dapat dituliskan : 2 v  t  4t  2 c. b. Jika partikel mula-mula diam.2 +2 = 14 m/s SOAL LATIHAN 1. Persamaan kecepatan partikel: v   a dt   ( 2t  4) dt 2 v  t  4t  C Pada t  0 . Pada saat t = 0 sekon kecepatan partikel sama dengan 2 m/s.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful