Karya Tulis Ini Di Susun Sebagai Salah Satu Syarat Dalam Evaluasi Belajar di Sekolah SMK BINA KARYA

1 KARANGANYAR – KEBUMEN Tahun Ajaran 2010 / 2011

DISUSUN OLEH : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Rojikin Sofyan Apriyanto Sugeng Riyadi Suhendra Tofik Hartanto Teguh Riyanto Wahyu Riyanto Wasis Sukmono

KELAS : X TP 3

YAYASAN BINA KARYA KEBUMEN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) BINA KARYA 1 KARANGANYAR Alamat : Jl. Kartini 6 Karanganyar Kebumen  (0287) 551160  54364

1

PENGESAHAN

Karya tulis ini telah diperiksa dan disetujui oleh guru pembimbing SMK Bina Karya 1 Karanganyar Kebumen

Pada :

Hari Tanggal Tahun pelajaran

: …………………. : …………………. : ………………….

Guru Pembimbing

( ………………. )

2

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT. guru pembimbing dan rekan – rekan. Dewan Guru 3. Kami telah menyelesaikan penyusunan karya tulis ini dengan baik.KATA PENGANTAR Asalamu’alaikum Wr. Rekan – Rekan yang telah ikut membantu tersusunnya karya tulis ini mudah mudahan karya tulis ini bermanfaat bagi pembaca. kami dapat mengatasinya. namun berkat kerja sama yang baik antara kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada 1. Guru Pembimbing 2. Penyusun 3 . Kami menyadari bahwa dalam penyusunan karya tulis ini banyak mengalami kendala. Wb.

............................................. KATA PENGANTAR DAFTAR ISI ............ Sejarah Pembangunan ................................ .............................. ...................... 3............ 20 20 DAFTAR PUSTAKA .................................................................. 2.... Macam – Macam Candi Di Prambanan .................................................................................. Latar Belakang 2................. Saran ............ Kesimpulan 2.......................................................................................... 1 2 3 4 HALAMAN PENGESAHAN ........................... Lokasi Candi Prambanan ...................................................................................... 4 ................................... Tujuan ................... BAB I PENDAHULUAN 1............................................................ 21 22 LAMPIRAN LAMPIRAN ......................................................... Manfaat / Kegunaan ......................................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .................................................. 5 7 7 3..................... 8 8 11 BAB III PENUTUP 1................................... BAB II PEMBAHASAN 1..................................................................... ....................................................

LATAR BELAKANG Candi Prambanan merupakan kelompok candi yang dibangun oleh rajaraja Dinasti Sanjaya pada abad IX.BAB I PENDAHULUAN I. yaitu: Bahasanya merupakan contoh tertua prasasti yang berangka tahun yang ditulis dalam puisi Jawa kuna. Ditemukannya tulisan nama Pikatan pada candi menimbulkan pendapat bahwa candi ini dibangun oleh Rakai Pikatan yang kemudian diselesaikan oleh Rakai Balitung berdasarkan prasasti berangka 856 M “Prasasti Siwargrarha” sebagai manifest politik untuk meneguhkan kedudukannya sebagai raja yang besar.G. Didalamnya terdapat uraian yang rinci tentang suatu “gugusan candi”. kini disimpan di Museum Nasional Jakarta. Prasasti ini mulai menarik perhatian setelah J. De Casparis berhasil menguraikan dan membahasnya. Gambaran tentang gugusan candi seperti yang disebut dalam prasasti Siwargrarha dapat dibandingkan dengan kompleks candi Prambanan. gugusan candi yang dibangun pusatnya dipagari tembok keliling dan dikelilingi oleh 5 . Peristiwa sejarah yang dimaksud adalah peperangan antara Balaputeradewa dari keluarga Sailendra melawan Rakai Pikatan dari keluarga Sanjaya. sesuatu yang unik dalam epigrafi Jawa kuna. Konsolidasi keluarga raja Rakai Pikatan itu kemudian menjadi permulaan dari masa baru yang perlu diresmikan dengan pembangunan suatu gugusan candi besar. Menurut Casparis ada 3 hal penting dalam prasati tersebut. Isinya memuat bahanbahan atau peristiwa-peristiwa sejarah yang sangat penting dari pertengahan abas ke IX M.Prasasti Siwargrarha tahun 856 M yang dikeluarkan oleh Rakai Pikatan tidak diketahui asalnya. Balaputeradewa kalah dan melarikan diri ke Sumatera.Dari uraian diatas yang menarik adalah peristiwa sejarah dan uraian tentang pembangunan gugusan candi.

Kegiatan pemugaran berikutnya dilakukan terhadap 3 buah candi yang berada di depan candi Siwa. Candi Prambanan dikenal kembali saat seorang Belanda bernama C.Keterangan mengenai gugusan candi yang terletak didekat sungai mengingatkan pada gugusan candi Prambanan dengan sungai Opak di sebelah baratnya dan jika dari jarak antara sungai Opak dan gugusan candi Prambanan dan adanya pembelokan aliran sungai kemungkinan pembelokan tersebut terjadi diantara desa Klurak dan Bogem. Ir. Haryati Soebandio tanggal 23 Maret 1987.Lons mengunjungi Jawa pada tahun 1733 dan melaporkan tentang adanya reruntuhan candi yang ditumbuhi semak belukar. kondisi ini semakin parah dengan terjadinya gempa bumi dan beberapa kali meletusnya Gunung Merapi yang menjadikan candi Prambanan runtuh dan meninggalkan puing-puing batu yang berserakan. masing-masing didekat pintu masuk utara dan selatan. Candi Siwa selesai dipugar dan secara resmi dinyatakan selasai oleh Presiden Dr. Dengan demikian. Wisnu dan Brahma besarta 4 candi kelir dan 4 candi disudut. 6 . tampaknya uraian yang terdapat dalam prasasti Siwargrarha tentang gugusan candi tersebut lebih cocok dengan keadaan candi Prambanan. Sukarno. Pemugaran candi di wilayah Prambanan terus dilaksanakan. diantaranya yaitu pemugaran candi Brahma dan candi Wisnu. Pemugaran candi Brahma dimulai pada tahun 1977 dan telah selesai dan diresmikan oleh Prof Dr. Hal lain yang menarik adalah 2 buah candi Apit. Terjadinya perpindahan pusat kerajaan Mataram ke Jawa Timur berakibat tidak terawatnya candi-candi di daerah Prambanan.A. Candi wisnu mulai dipugar pada tahun 1982 selesai dan diresmikan oleh Presiden Soeharto tanggal 27 April 1991.deretan candi perwara yang disusun bersap hanya terdapat pada candi Prambanan.Disebutkan pula candi Perwara sama dalam bentuk dan ukuran.

mengaplikasikan karangan ilmiah yang berkaitan dengan pelajaran bahasa indonesia III.MANFAAT / KEGUNAAN Manfaat atau kegunaan dari karya tulis ini kita bias mengetahui latar belakang candi prambanan.II. 7 . menyumbangkan pengetahuan kepada pembaca yang memerlukannya 3. sebagai salah satu tugas IPS 2. TUJUAN Karya tulis ini kami susun dengan tujuan : 1.

pemugaran terhadap Candi Prambanan 8 . LOKASI CANDI PRAMBANAN Candi Prambanan terletak di lingkungan Taman Wisata Prambanan. sehingga tidak sulit untuk menemukannya. Penggalian diselesaikan pada tahun 1885. Lons pada tahun 1733. yaitu Raja Balitung Maha Sambu. B. yaitu Candi Syiwa. Pada tahun 1918. Pengelompokan dan identifikasi batu-batu reruntuhan dilaksanakan secara lebih rinci.A. tepatnya di Desa Prambanan Kecamatan Bokoharjo. SEJARAH PEMBANGUNAN Candi Prambanan merupakan candi Hindu yang terbesar di Indonesia. Upaya penggalian dan pencatatan pertama dilaksanakan di bawah pengawasan Groneman. Pada tahun 1902. meliputi pembersihan semak belukar dan pengelompokan batu-batu reruntuhan candi. seakan tak pernah selesai. Sebagian dari kawasan wisata yang yang terletak pada ketinggian 154 m di atas permukaan laut ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Sleman. namun kuat dugaan bahwa Candi Prambanan dibangun sekitar pertengahan abad ke-9 oleh raja dari Wangsa Sanjaya. kurang lebih 17 km ke arah timur dari Yogyakarta. Penemuan kembali reruntuhan bangunan yang terbesar. Lokasinya hanya sekitar 100 m dari jalan raya Yogya-Solo. Prasasti berangka tahun 778 Saka (856 M) ini ditulis pada masa pemerintahan Rakai Pikatan. dilaporkan oleh C. sedangkan sebagian lagi masuk dalam wilayah Klaten. Sampai saat ini belum dapat dipastikan kapan candi ini dibangun dan atas perintah siapa.BAB II PEMBAHASAN A. Dugaan tersebut didasarkan pada isi Prasasti Siwagrha yang ditemukan di sekitar Prambanan dan saat ini tersimpan di Museum Nasional di Jakarta. upaya tersebut dilanjutkan kembali oleh van Erp. Pemugaran Candi Prambanan memakan waktu yang sangat panjang.

De Haan meninggal dan digantikan oleh V. pemugaran kedua Candi Apit berhasil dirampungkan. Di teras pertama. van Romondt. Denah asli Candi Prambanan berbentuk persegi panjang. Di tengah pelataran luar. Pelataran ini terdiri atas empat teras berundak. yaitu Jaba (pelataran luar). Tengahan (pelataran tengah) dan Njeron (pelataran dalam). Halaman luar merupakan areal terbuka yang mengelilingi pelataran luar. ketika Jepang mengambil alih pemerintahan di Indonesia. Sampai saat ini. yaitu teras yang terbawah. Pelataran tengah dahulu juga dikelilingi pagar batu yang saat ini juga sudah runtuh. yaitu luas denah dasar 6 m2 dan 9 .dilanjutkan kembali di bawah pengawasan Dinas Purbakala (Oudheidkundige Dienst) yang dipimpin oleh P. dimulai juga persiapan pembangunan Candi Apit. Seluruh candi di pelataran tengah ini mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. terdapat 68 candi kecil yang berderet berkeliling.J. selain pembangunan kembali Candi Syiwa semakin disempurnakan hasilnya. makin ke dalam makin tinggi. terdapat pelataran kedua. Di teras kedua terdapat 60 candi. Pelataran ini dahulu dikelilingi oleh pagar batu yang kini sudah tinggal reruntuhan. Pemugaran terpaksa dihentikan pada tahun 1942. terdapat 44 candi. pemugaran Candi Prambanan masih terus dilaksanakan secara bertahap. di teras ketiga terdapat 52 candi. atau teras teratas. Setelah melalui proses panjang dan tersendatsendat akibat perang dan peralihan pemerintahan. Pada tahun 1932. terbagi dalam empat baris oleh jalan penghubung antarpintu pelataran. Di bawah pengawasan panitia ini. Pada tahun 1926. Pelataran luar berbentuk bujur dengan luas 390 m2. Pada tahun 1931. sebagian dari reruntuhan Candi Syiwa dapat direkonstruksi kembali. pada tahun 1953 pemugaran Candi Syiwa dan dua Candi Apit dinyatakan selesai. yaitu pelataran tengah yang berbentuk persegi panjang seluas 222 m2. Pelataran luar saat ini hanya merupakan pelataran kosong. dibentuk sebuah panitia pemugaran di bawah pimpinan De Haan untuk melanjutkan upaya yang telah dilaksanakan Perquin. Perquin. terdiri atas halaman luar dan tiga pelataran. Melalui upaya ini.R. dan di teras keempat. Belum diketahui apakah semula terdapat bangunan atau hiasan lain di pelataran ini.

karena masing-masing candi diberi nama sesuai dengan binatang yang merupakan tunggangan dewa yang candinya terletak di hadapannya. yang disebut Candi Apit.tinggi 14 m. Di depan masing-masing gerbang pelataran teratas terdapat sepasang candi kecil. yang berhadapan dengan Candi Syiwa adalah Candi Nandi (lembu). keenam candi ini saling berhadapan membentuk lorong. Candi Wisnu. 5 m2 dengan tinggi 4 m. Hampir semua candi di pelataran tengah tersebut saat ini dalam keadaan hancur. di tengah adalah Candi Syiwa. Garuda dan Nandi mempunyai bentuk dan ukuran yang sama. 10 . Brahma. Di keempat sisinya terdapat gerbang berbentuk gapura paduraksa. Di pelataran dalam terdapat 2 barisan candi yang membujur arah utara selatan. dengan tinggi sekitar 1. Saat ini hanya gapura di sisi selatan yang masih utuh. Yang tersisa hanya reruntuhannya saja. berdenah dasar bujur sangkar seluas 1. Di barisan timur juga terdapat 3 buah candi yang menghadap ke barat. yaitu berdenah dasar bujur sangkar seluas 15 m2 dengan tinggi 25 m. Di ujung utara dan selatan lorong masing-masing terdapat sebuah candi kecil yang saling berhadapan. dan di selatan adalah Candi Brahma. Pelataran dalam. Ketiga candi ini disebut candi wahana (wahana = kendaraan). Candi yang berhadapan dengan Candi Wisnu adalah Candi Garuda. dan yang berhadapan dengan Candi Brahma adalah Candi Angsa. Pelataran ini berdenah persegi empat seluas 110 m2. Dengan demikian. Angsa. Pelataran ini dikelilingi oleh turap dan pagar batu. Di barisan barat terdapat 3 buah candi yang menghadap ke timur.5 m dari permukaan teras teratas pelataran tengah. Candi yang letaknya paling utara adalah Candi Wisnu. merupakan pelataran yang paling tinggi letaknya dan yang dianggap sebagai tempat yang paling suci.

kijang. MACAM – MACAM CANDI DI PRAMBANAN I. Candi Syiwa dikenal juga dengan nama Candi Rara Jonggrang. kelinci. Pemugarannya memakan waktu yang cukup lama. kelinci. Di atas setiap pohon bertengger dua ekor burung. Candi Syiwa Pada saat ditemukan. karena dalam salah satu ruangannya terdapat Arca Durga Mahisasuramardani. Sepanjang dinding kaki candi dihiasi dengan pahatan dua macam hiasan yang letaknya berselang-seling. Tubuh candi berdiri di atas batur setinggi sekitar 2. yaitu dimulai pada tahun 1918 dan baru selesai pada tahun 1953. hiasan singa di atas diapit dengan panil yang memuat pahatan sepasang binatang yang sedang berteduh di bawah sebatang pohon kalpataru yang tumbuh dalam jambangan. Dinamakan Candi Syiwa karena di dalam candi ini terdapat Arca Syiwa. dan anjing. Di atas setiap pohon bertengger dua ekor burung. yang terletak di tengah barisan barat. yang sering disebut sebagai Arca Rara Jonggrang.C. kambing. Berbagai binatang yang digambarkan di sini. Di puncak tangga terdapat gapura paduraksa menuju lorong di permukaan batur. kambing. Pada dinding kaki di sisi utara dan selatan Candi Syiwa. Candi Syiwa. merak. di antaranya: kera. Di atas ambang gapura terdapat pahatan Kalamakara 11 . merak. di antaranya: kera. hiasan singa di atas diapit dengan panil yang memuat pahatan sepasang binatang yang sedang berteduh di bawah sebatang pohon kalpataru yang tumbuh dalam jambangan. Yang pertama adalah gambar seekor singa yang berdiri di antara dua pohon kalpataru. Berbagai binatang yang digambarkan di sini. Hiasan ini terdapat di semua sisi kaki Candi Syiwa dan kelima candi besar lainnya Pada dinding kaki di sisi utara dan selatan Candi Syiwa.5 m. dan anjing. Candi Syiwa berada dalam kondisi rusak berat. kijang. Denah dasarnya berbentuk bujur sangkar seluas 34 m2 dengan tinggi 47 m. merupakan candi terbesar.

Jalan masuk ke ruangan utama adalah melalui ruang yang menghadap ke timur. pada sisi luar dinding langkan.yang indah. Lokapala adalah dewa-dewa penjaga arah mata angin. Baruna. Untuk mencapai teras atas. Di atas dinding langkan berderet hiasan ratna. Ruangan ini ruangan kosong tanpa arca atau hiasan apapun. Pintu masuk ke ruangan-ruangan dalam tubuh candi terdapat di teras yang lebih tinggi lagi. Selasar ini dilengkapi dengan pagar atau langkan. Lorong berlangkan ini berbelok-belok menyudut. Ruang utama ini disebut Ruang Syiwa karena di tengah ruangan terdapat Arca Syiwa Mahadewa. terdapat relung kecil dengan hiasan Kalamakara di atasnya. Di balik gapura terdapat sepasang candi kecil yang mempunyai relung di tubuhnya. Dalam tubuh candi terdapat empat ruangan yang mengelilingi ruangan utama yang terletak di tengah tubuh candi. Dalam relung terdapat 2 motif pahatan yang ditampilkan berselang-seling. seperti Bayu. Di bawah ratna. Sepanjang sisi dalam dinding langkan terpahat relief Ramayana. yaitu Syiwa dalam posisi berdiri di atas 12 . Indra. Agni dan Yama. membagi dinding candi menjadi 6 bagian. sehingga bentuknya mirip sebuah lorong tanpa atap. Cerita Ramayana ini dipahatkan searah jarum jam. Di permukaan batur terdapat selasar selebar sekitar 1 m yang mengelilingi tubuh candi. terdapat tangga di depan masing-masing pintu ruangan. dimulai dari adegan Wisnu yang diminta turun ke bumi oleh para raja guna mengatasi kekacuan yang diperbuat oleh Rahwana dan diakhiri dengan adegan selesainya pembangunan jembatan melintas samudera menuju Negara Alengka. yaitu gambar 3 orang yang berdiri sambil berpegangan tangan dan 3 orang yang sedang memainkan berbagai jenis alat musik. dewa-dewa penjaga pintu. Sepanjang dinding tubuh candi dihiasi deretan pahatan Arca Lokapala. Sambungan cerita Ramayana terdapat dinding dalam langkan Candi Brahma. Relung tersebut berisi Arca Mahakala dan Nandiswara. Pintu masuk ke ruang utama letaknya segaris dengan pintu masuk ke ruang timur.

Satu tangan kanannya dalam posisi bertelekan pada sebuah gada. Arca Durga ini oleh masyarakat sekitar disebut juga Arca Rara Jonggrang. barat. Rara Jonggrang adalah putri raja dalam legenda setempat. Konon Arca Syiwa ini menggambarkan Raja Balitung dari Mataram Hindu (898 . Dalam ruang barat terdapat Arca Ganesha dalam posisi bersila di atas padmasana (singgasana bunga teratai) dengan kedua telapak kaki saling bertemu. yaitu Durga sebagai dewi kematian. Dalam ruang utara terdapat Arca Durga Mahisasuramardini. Dalam ruang selatan terdapat Arca Agastya atau Syiwa Mahaguru. selempang di bahu menunjukkan bahwa ia juga seorang panglima perang. Kedua telapak tangan menumpang di lutut dalam posisi tengadah.teratai dengan satu tangan terangkat di depan dada dan tangan lain mendatar di depan perut. sedangkan ketiga tangan lainnya masing-masing memegang anak panah. Satu tangan kirinya memegang kepala Asura. Durga digambarkan sebagai dewi bertangan delapan dalam posisi berdiri di atas Lembu Nandi menghadap ke Candi Wisnu. berbentuk yoni dengan saluran pembuangan air di sepanjang tepi permukaannya.910 M) yang dipuja sebagai Syiwa. yang menggambarkan permaisuri Raja Balitung. Arca ini meliliki postur tubuh agak gemuk dan berjenggot. dan selatan memiliki pintu sendirisendiri yang terletak tepat di depan tangga naik ke teras atas. Arca Syiwa tersebut terletak di atas umpak (landasan) setinggi sekitar 60 cm. perisai dan bunga. Arca Ganesha ini menggambarkan putra mahkota Raja Balitung. Tidak terdapat pintu penghubung antara Ruang Syiwa dengan ketiga ruang di sisi lain. sementara belalainya tertumpang dilengan kiri. Syiwa Mahaguru digambarkan dalam posisi berdiri menghadap ke Candi Brahma di selatan dengan tangan kanan memegang tasbih sdan tangan kiri 13 . pedang dan cakram. yang dikutuk menjadi arca oleh Bandung Bandawasa. sedangkan ketiga tangan lainnya memegang busur. karena arca ini diyakini sebagai penjelmaan Rara Jonggrang. Ruang utara. raksasa kerdil yang berdiri di atas kepala mahisa (lembu).

Konon Arca Syiwa Mahaguru ini menggambarkan seorang pendeta penasihat kerajaan. Tangan kanan belakang memegang Cakra (senjata Wisnu) sedangkan tangan kiri memegang tiram. Di sepanjang dinding tubuh candi berderet panil dengan pahatan yang menggambarkan Lokapala. di sebelah kiri terdapat pengusir lalat dan di sebelah kanan terdapat trisula. II. III.memegang sebuah kendi. Tangga untuk naik ke permukaan batur terletak di sisi timur. Candi Wisnu Candi Wisnu terdapat di sebelah utara Candi Syiwa. pada sisi luar dinding langkan. 14 . terdapat relung kecil dengan hiasan Kalamakara di atasnya. Sepanjang dinding dalam langkan dihiasi seretan panil yang memuat relief Krisnayana. Tubuh candi berdiri di atas batur yang membentuk selasar berlangkan. Sepanjang dinding dalam langkan dihiasi seretan panil yang memuat kelanjutan cerita Ramayana di dinding dalam langkan Candi Syiwa. Tangan kanan depan memegang gada dan tangan kiri memegang setangkai bunga teratai. Dalam ruangan tersebut. Tubuh candi berdiri di atas batur yang membentuk selasar berlangkan. Candi Brahma Candi Brahma letaknya di sebelah selatan Candi Siwa. Di bawah ratna. Di sepanjang dinding tubuh candi berderet panil dengan pahatan yang menggambarkan Lokapala. terdapat Arca Wisnu dalam posisi berdiri di atas 'umpak' berbentuk yoni. Krisnayana adalah kisah kehidupan Krisna sejak ia dilahirkan sampai ia berhasil menduduki tahta Kerajaaan Dwaraka. Di belakangnya. Candi Wisnu hanya mempunyai 1 ruangan dengan satu pintu yang menghadap ke timur. Dalam relung terdapat pahatan yang menggambarkan Wisnu sebagai pendeta yang sedang duduk dengan berbagai posisi tangan. Di atas dinding langkan berderet hiasan ratna. Wisnu digambarkan sebagai dewa bertangan 4.

dan dua pasang tangan. Dalam ruangan tersebut. Pada dahi di wajah yang menghadap ke depan terdapat mata ketiga yang disebut 'urna'. Pada dinding di setiap sisi terdapat batu yang menonjol yang berfungsi sebagai tempat meletakkan lampu minyak. Dalam relung terdapat pahatan yang menggambarkan Brahma sebagai pendeta yang sedang duduk dengan berbagai posisi tangan. Dinding ruang Brahma polos tanpa hiasan. Candi Nandi. Candi ini mempunyai satu tangga masuk yang menghadap ke barat. Candi Brahma juga hanya mempunyai 1 ruangan dengan satu pintu yang menghadap ke timur. terdapat relung kecil dengan hiasan Kalamakara di atasnya. Sinta melahirkan putranya di hutan di bawah lindungan seorang pertapa. Brahma digambarkan sebagai dewa yang memiliki empat wajah. Laksmana. pada dinding kaki terdapat dua motif pahatan yang letaknya berselang-seling. Jika dibandingkan dengan Candi Garuda dan Candi Angsa yang berada di sebelah kanan dan kirinya. Nandi adalah lembu suci tunggangan Dewa Syiwa. Di atas dinding langkan berderet hiasan ratna. Yang pertama merupakan gambar singa yang berdiri di antara dua pohon kalpataru dan yang kedua merupakan gambar sepasang binatang yang berteduh di bawah pohon 15 . tetapi sekarang sudah rusak. hanya ukurannya sedikit lebih besar dan lebih tinggi. Tubuh candi berdiri di atas batur setinggi sekitar 2 m. Di bawah ratna. menghadap ke luar. Candi Wahana 1. Candi Nandi mempunyai bentuk yang sama. Patung Brahma itu sebetulnya sangat indah. masing-masing menghadap ke arah yang berbeda.Penggalan cerita Ramayana di Candi Brahma ini mengisahkan peperangan Rama dibantu adiknya. IV. yaitu ke Candi Syiwa. dan bala tentara kera melawan Rahwana sampai pada Sinta pergi mengembara ke hutan setelah diusir oleh Rama yang meragukan kesuciannya. terdapat Arca Brahma dalam posisi berdiri di atas umpak berbentuk yoni. Seperti yang terdapat di Candi Syiwa.

bentuk dan hiasan pada kaki dan tangga Candi Angsa serupa dengan yang terdapat di Candi Garuda. dalam posisi berbaring menghadap ke barat. Walaupun dinamakan candi Garuda. berhadapan dengan Candi Wisnu. Dalam ruangan terdapat Arca Lembu Nandi. Dinding ruangan juga tidak dihias. hanya terdapat batu yang menonjol pada dinding di setiap sisi ruangan yang berfungsi sebagai tempat meletakkan lampu minyak. yaitu Arca Surya (dewa matahari) yang sedang berdiri di atas kereta yang ditarik oleh tujuh ekor kuda dan Arca Candra (dewa bulan) yang sedang berdiri di atas kereta yang ditarik oleh sepuluh ekor kuda. V. Dinding ruangan tidak dihias dan terdapat sebuah batu yang menonjol pada tiap sisi dinding yang berfungsi sebagai tempat meletakkan lampu minyak. Garuda merupakan burung tunggangan Wisnu. Candi ini letaknya di utara Candi Nandi. Tangga dan pintu masuk ke ruangan terletak di sisi barat. Arca ini diketemukan tertanam di bawah candi. Ukuran. 2. Candi Garuda. Candi Nandi memiliki satu ruangan dalam tubuhnya. Dinding lorong di sekeliling tubuhcandi juga polos tanpa hiasan pahatan. Candi Apit 16 . Gambar-gambar semacam ini terdapat juga pada candi wahana lainnya. Di atas pohon bertengger dua ekor burung. Ruangan di dalam tubuh candi dalam keadaan kosong. Bentuk dan hiasan pada kaki dan tangga Candi Garuda serupa dengan yang terdapat di Candi Nandi. Di lantai ruangan terdapat Arca Syiwa dalam ukuran yang lebih kecil daripada yang terdapat di Candi Syiwa. Dalam ruangan tersebut terdapat juga dua arca. Angsa merupakan burung tunggangan Brahma. namun tidak terdapat arca garuda di ruangan dalam tubuh candi. kendaraan Syiwa.kalpataru. dan sesungguhnya tempatnya bukan di dalam ruangan tersebut.

25 m2. dibangun panggung pentas sendratari Ramayana dan Taman Wisata Prambanan yang dapat mempercantik wajah komplek Prambanan. Raja Pengging sudah lama merasa sedih karena rakyatnya sering mendapat gangguan dari bala tentara Kerajaan Prambanan. namun mereka terlalu 17 . Prabu Baka berwujud raksasa yang bertubuh besar dan mempunyai kesaktian luar biasa. yaitu Kerajaan Pengging. VI. Kedua candi ini berdenah bujur sangkar seluas 6 m2 dengan ketinggian 16 m. Di depan komplek candi. Empat di antaranya terletak di masing-masing sudut latar. Candi Penjaga Selain keenam candi besar dan dua candi apit yang telah diuraikan di atas. Tidak terdapat selasar di permukaan kaki candi. ialah ketika candi ini sudah selesai di bangun kembali. Wajah Prambanan sekarang telah terlihat cantik. Prabu Baka terkenal kejam karena. Ia ingin sekali menumpas para penguasa Kerajaan Prambanan. Masing-masing mempunyai satu tangga menuju satu-satunya ruangan dalam tubuhnya. tubuh candi berdiri di atas batur setinggi sekitar 2.5 m. ia secara rutin melaksanakan upacara persembahan dengan mengurbankan manusia. masing-masing. sedangkan empat lainnya ditempatkan di dekat gerbang masuk ke pelataran atas. kelihatan sangat indah. yang diperintah oleh Prabu Baka. yaitu dengan denah dasar sekitar 1.Candi Apit merupakan sepasang candi yang saling berhadapan. untuk mempertahankan kesaktiannya. Legenda Rara Jonggrang Dahulu kala di P. Jawa bagian tengah terdapat dua kerajaan yang saling bertetangga. di pelataran atas masih terdapat delapan candi berukuran sangat kecil. yang diperintah oleh Raja Pengging. Hanya ada hal yang istimewa tentang candi ini. Walaupun wujudnya menyeramkan dan hatinya kejam. bernama Rara Jonggrang. Prabu Baka mempunyai seorang putri yang sangat cantik. dan Kerajaan Prambanan. di ujung selatan dan ujung utara lorong di antara kedua barisan candi besar. Letaknya.

Raden Bandung berhasil membunuh Prabu Baka. bernama Bandawasa. Beramai-ramai mereka memukul-mukulkan alu (penumbuk padi) ke lesung. Ia bersemadi memanggil Bandawasa. yang selalu patuh pada perintahnya. Secepatnya ia berlari ke desa terdekat untuk membangunkan para gadis di desa itu. namun ia tidak berani menolak secara terang-terangan. Raden Bandung harus sanggup membuatkan 1000 buah candi dalam waktu semalam. ayam jantan di desa itu terbangun dan mulai berkokok bersahutan. untuk dapat memperistrinya. Raden Bandung. untuk bertapa dan memohon kekuatan dari para dewa. Untuk mencapai keinginannya. Rara Jonggrang mengendap-endap mendekati lapangan untuk melihat hasil kerja Raden bandung. Rara Jonggrang tidak ingin diperistri oleh pemuda pembunuh ayahnya. Mendengar suara orang menumbuk padi. Ketika memasuki istana. Berbekal kesaktiannya itu. Raden Bandung menyanggupi permintaan Rara Jonggrang. 18 . Lewat tengah. Sejak itu namanya diubah menjadi Raden Bandung Bandawasa. Setelah mengalami pertempuran yang sengit. Bandawasa kemudian mengerahkan teman-temannya. Raja Pengging kemudian memerintahkan putranya. untuk membantunya membangun candi yang diinginkan majikannya. Segera setelah matahari terbenam. Raden Bandung jatuh cinta kepada sang putri dan meminangnya. ia pergi ke sebuah tanah lapang yang tidak jauh dari Prambanan. ia bertemu dengan Rara Jonggrang. Betapa kagetnya sang putri melihat bahwa pekerjaan tersebut sudah hampir selesai. Secara halus ia mengajukan syarat bahwa. para jin. Raden Bandung bermaksud mendirikan pemerintahan yang baru di Prambanan. Raden Bandung berhasil mendapatkan kesaktian berupa jin. jin peliharaannya. seolah-olah sedang menumbuk padi. Tak pelak lagi. Dengan seizin ayahandanya. Raden Bandung berangkat ke Prambanan bersama bala tentara Pengging. dan memerintahkan jin itu untuk membangun 1000 candi seperti yang diminta oleh Rara Jonggrang.kuat baginya.

Setelah beberapa lama menunggu. Raden Bandung merasa heran karena fajar tak kunjung tiba. Raden Bandung juga mengutuk para gadis di Prambanan menjadi perawan tua karena tidak seorangpun yang mau memperistri mereka. Mendengar suara ayam berkokok. Sampai saat ini Arca Rara Jonggrang masih dapat ditemui di Candi Rara Jonggrang yang berada di kompleks Candi Prambanan. Ia lalu mengutuk gadis itu menjadi arca.Pada saat itu Bandawasa telah berhasil membuat 999 candi dan sedang menyelesaikan pembangunan candi yang terakhir. Bandawasa dan kawan-kawannya segera menghentikan pekerjaannya dan menghilang karena mereka mengira fajar telah tiba. 19 . Raden Bandung sangat marah setelah mengetahui kecurangan Rara Jonggrang. Ia lalu menyelidiki keanehan yang terjadi itu. Raden Bandung yang melihat Bandawasa dan kawan-awannya berlarian langsung bangkit dari semadinya dan bersiap-siap menyampaikan kegagalannya kepada rara Jonggrang.

Akhirnya penyusunan karya tulis inipun selesailah sudah namun kami menyadari bahwa karya tulis ini masih banyak kesalahan atau kekurangan. Macam Macam Macam Candi Prambanan II. Lokasi 3.BAB III PENUTUP I. AMIN. KESIMPULAN Dari uraian sejarah candi prambanan dan candi sekitarnya kami dapat menyimpulkan sebagai berikut : 1. 2. kami mengajukan saran demi meningkatkan kualitas tempat wisata tersebut tersebut sebagai berikut : 1. Untuk itu kami mengharap kritik dan saran dari pembaca demi lebih baiknya karya tulis ini. Latar Belakang Candi Prambanan Dan Sekitarnya 2. Pada tempat ibadah di sekitar candi seperti musholah sebaiknya di perbesar lagi agar lebih nyaman dalam beribadah. Sebenarnya penataan tempat permainan dan kebersihannya sudah bagus namun lebih baik hendaknya di tingkatkan lagi kualitasnya. Kami juga berdoa semoga allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita. SELESAI 20 . SARAN Berkenan dengan sejarah candi prambanan yang sekarang sudah dijadikan sebagai tempat wisata.

2009. Candi Prambanan. Taman Wisata Candi Sukwiati.Jakarta : Yudhistira Slamet.DAFTAR PUSTAKA Tim. Macam – Macam Candi Prambanan. Bandung : Erlangga 21 . Kompleks Percandian Prambanan Dan Candi Sekitarnya.2011. 2009. Yogyakarta : PT.

LAMPIRAN I DENAH LOKASI CANDI CANDI PENJAGA 22 .

LAMPIRAN II CANDI ANGSA CANDI AMPIT 23 .

LAMPIRAN III CANDI WAHANA CANDI BRAHMA 24 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful