1

|TAFSIR, TAWIL DAN TERJEMAH}
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah ³Studi Al-Qur¶an´ Dosen pembimbing : Bpk. Irfan Hasanudin, MA

Disusun oleh: Ahmad Habiburrohim Chaidir Nur Muhammad Vicky Maulana

Program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NAHDATUL ULAMA (STAINU) JAKARTA KAMPUS II KEMANG ± BOGOR

Jika dikatakan al-Qur¶an ³tidak ada keraguan didalamnya´ maka hal itu benar karena dengan mempelajari tafsir al-Qur¶an dapat meyakinkan hati bahwa benar-benar kalam Allah. 8 Januari 2012 Penyusun . Pada makalah ini kami hanya dapat mencantumkan materi dasar tentang tafsir. ta¶wil dan terjemah adalah merupakan sebagian dari Ulumul Qur¶an.. rahmat.2 KATA PENGANTAR Assalamu¶alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Alhamdulillahirobbil¶alamin. Makalah yang dapat kami susun ini berjudul ³ Tafsir. Kami percaya bahwa dalam makalah ini masih jauh dari sempurna. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan Syafaat dihari akhir nanti. Mudah-mudahan makalah ini dapat bermanfaat adanya. Wassalamu¶alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh Bogor. dan menyempurnakan makalah kami kedepan. Berbicara mengenai tafsir. atas berkat. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW sebagaimana beliau mencurahkan kasih sayangnya kepada umatnya hingga pada akhir hayatnya. Amin. ta¶wil. dan terjemah´. ta¶wil dan terjemah. sebagai manusia yang tak luput dari salah dan lupa kami mohon saran dan kritikannya yang bersifat membangun demi memperbaiki. Maka dari itu. puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Yang Maha Kuasa. Penting untuk diketahui sebelum beranjak kepada mata kuliah Tafsir Qur¶an pada semester dua. Amin. dan hidayahnya lah pemakalah dapat menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik. Al-quran memiliki keistimewaan tentang rahasia-rahasia didalamnya.

Pengertian tafsir.3 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. Kesimpulan DAFTAR PUSTAKA 10 11 2 5 6 1 1 . ta¶wil dan terjemah C. ta¶wil dan terjemah B. bi al-ma¶tsur dan bi al-ra¶yi BAB III PENUTUP A. Klasifikasi tafsir. Latar Belakang B. Rumusan masalah BAB II PEMBAHASAN A. Perbedaan tafsir.

ilmu hukum. ta¶wil. Memahami al-Qur¶an tidak hanya berdasarkan apa yang tertera pada terjemahan saja akan tetapi pemahaman yang lebih dalam lagi yaitu dikaji berdasarkan ilmu tafsir. Apa pengertian tafsir. padahal ayatnya sama dengan semua yang tersurat maka pada makalah ini akan kami terangkan tentang metode dalam memahami al-qur¶an. pengetahuan rahasia ± rahasianya. dan tejemah´ adalah pokok bahasan dalam makalah ini. ilmu kesehatan. Al-qur¶an adalah mu¶jizat yang sangat besar diturunkan kepada nabi Muhammad SAW tidak ada satu orang pun yang sanggup menandinginya. ilmu tentang hal-hal ghaib seperti akhirat dan pembalasan hari akhir dan masih banyak lagi yang terkandung dalam al-qur¶an karena setiap ayatnya adalah ilmu. Pada upaya penyingkapan tabir akan rahasia-rahasia ayat dan makna maka pentingnya diketahui ilmu tafsir ataupun ta¶wil. ³Tafsir. sampai saat ini masih ada usaha gigih dan terus menerus dalam mengkaji berbagai hal tentang ilmu tafsir. Terutama kebahagiaan mereka yang mempelajari alQur¶an bergantung pada pemahaman maknanya. Selain karena bahasa arab memiliki keistimewaan tersendiri juga bahasa dan redaksi yang digunakan dalam al-qur¶an bermakna luas dan penuh dengan ilmu. ta¶wil dan terjemah ? 3. Mulai dari ilmu tentang pemerintahan. dan terjemah ? 2. Rumusan masalah 1. Latar belakang Al-qur¶an merupakan sumber ilmu pengetahuan yang tidak habis untuk kita gali.4 BAB I PENDAHULUAN A. Ada yang dimotivasi karena keinginan utnuk membuktikan kebenaran al-qur¶an ada juga yang beranggapan tentang misteri yang menyelimuti al-Qur¶an. B. kisah-kisah. Bagaimana pengklasifikasian tafsir yaitu tafsir bi al-ma¶tsur dan tafsir bi al-ra¶yi ? . ta¶wil. Harus diakui. Bagaimana perbedaan tafsir. keimanan. Kemampuan setiap orang dalam memahami lafadz dan ungkapan qur¶an tidaklah sama.

hukum-hukumnya baik ketika berdiri sendiri melengkapinya. Pengertian tafsir. Studi ilmu-ilmu al-qur an (Jakarta. Kata tertutupi. yang berarti kembali keasal.Bayan ( Menerangkan ) Al-Kasif ( Mengungkapkan ).´ 4 maupun ketika tersusun dan lain yang makna-makna yang dimungkinkan baginya ketika tersusun serta hal-hal Sedangkan pengerian ta¶wil adalah sebagi berikut : 1. Ta¶wil secara bahasa berasal dari kata ³aul´. Secara etimologi tafsir bisa berarti: (penjelasan). at-Tafsir wa al-Mufassirun 1/13. 1 3. Pada dasarnya kata tafsir berdasarkan bahasa tidak terlepas dari kandungan makna Al-Qur¶an (Menjelaskan) Al. Litera Antar Nusa.xhtml diakses pada : 14/12/2011 3 2 http://rumahterjemah. Secara bahasa kata Tafsir ( ) berasal dari kata yang mengandung arti: (keterangan dan penjelasan). dan terjemah dari beberapa sumber : 1. menyingkap dan menampakkan atau menerangkan makna yang abstrak.com/pengertian-tafsir-tawil-dan-terjemah.com/klip/lainnya/antara-tafsirtawil-dan-terjemah/ diakses pada : 14/12/2011 Manna khalil Al-qattan. sebagaimana telah didefenisikan Abu Hayyan ialah : ³ilmu yang membahas tentang cara penggunaan lafadz-lafadz Qur¶an tentang petunjukpetunjuknya. Mabaahits fi Ulumi al-Qur an hal : 323 http://barabai. 2. Tafsir secara bahasa adalah mengikuti wazan ³ taf¶il´ berasal dari akar kata al-fasr (f. yakni menyingkap dan menampak-kan atau menerangkan makna yang abstrak.tafsiran yang berarti keterangan atau uraian. Tafsir secara Etimologis adalah penjelasan dan mengungkapkan kata tafsir diambil dari kata fassara ± yufassiru. 2 berarti menyingkapkan sesuatu yang 4.5 BAB II PEMBAHASAN A.mywapblog.r) yang berarti menjelaskan. 456 4 . takwil dan terjemah Berikut ini adalah pengertian tafsir. Manna al-Qattan. 2011) hlm.s.3 Sedangkan tafsir menurut istilah. (pengungkapan) dan (menjabarkan kata yang samar ). Al-Azhar ( Menampakkan ) dan Al-Ibanah ( Menjelaskan ). takwil. 1 Adz-Dzahabi.

Arti terjemah menurut bahasa adalah susunan dari suatu bahasa kebahasa lain atau mengganti.5 3. yang memerlukan renungan dan pemikiran dan merupakan prosesing membuka tabir atau makna yang terkandung didalamnya. Hakekat yang sebenarnya yang dikehendaki suatu ungkapan. Jadi takwil adalah pengertian-pengertian yang samar / yang tersirat yang diistinmbath-kan (diproses) dari ayat-ayat al-qur¶an. Pengertian takwil menurut istilah adalah suatu usaha untuk memahami lafazh-lafazh (ayat-ayat) Al-Qur¶an melalui pendekatan pemahaman arti yang dikandung oleh lafazh itu. Ayat yang mempunyai kemungkinan beberapa pengertian dinyatakan oleh mufassir mana yang lebih kuat dan pantas berdasarkan pandangan dan istidlal (lagkah pengambilan dalil).6 2. yakni ± yang berarti . Menurut Khalaf : ³Mengalihkan suatu lafazh dari maknanya yang rajih kepada makna yang marjuh karena ada indikasi untuk itu. memindahkan kalimat dari suatu bahasa kesuatu bahasa lain. 5 http://hanumsyafa. menyalin.wordpress. Al-Jurjaniy dalam kamusnya al-Ta`rifât.com/2010/11/tafsir_30.´ 2.com/2010/01/28/tafsir-takwil-dan-terjemah/ diakses pada : 14/12/2011 6 http://www. kata takwil berasal dari kata dasar pada asalnya bermakna (mengembalikan). Namun menurut Al-Jurzzani Memalingkan suatu lafazh dari makna d¶zamirnya terhadap makna yang dikandungnya apabila makna alternative yang dipandang sesuai dengan ketentuan Alkitab dan As-sunnah. Sedangkan al-Asfahaniy menambah yang berarti asalnya. baik dalam hal pengetahuan berupa konsep ataupun berupa aksi (perbuatan). dalam artian mengembalikan kepada keterangan bahwa kata takwil ini berasal dari kata mengembalikan sesuatu kepada tujuan yang dimaksud. 6 Sedangkan yang dikamaksud dengan ta¶wil secara istilah ialah : 1. Secara etimologi.surgamakalah.´ 3. yakni kembali.html diakses pada : 14/12/2011 . menyebutkan bahwa takwil (mengembalikan). Lalu yang dimaksud dengan terjemah ialah : 1. Menurut Ulama Salaf : ³Menafsirkan dan mejelaskan makna suatu ungkapan baik yang bersesuaian dengan makna ataupun bertentangan. menjelaskan. Arti takwil menurut lughat berarti menerangkan. Adapun arti bahasanya menurut Az-Zarqoni adalah sama dengan tafsir.

Studi ilmu-ilmu al-qur an (Jakarta. op cit. 2011) hlm. 8 Atas dasr pertimbangan diatas maka tidak seorangpun merasa ragu tentang haramnya menerjemahkan al-Qur¶an dengan terjemahan harfiah. lafadz-lafadz dalam terjemahan itu tidak akan sama maknanya dalam segala aspeknya.7 3. Mereka yang mempunyai pengetahuan tentang bahasa-bahasa tentu mengetahui bahasa terjemah harfiah dengan pengertian sebagai mana diatas tidak mungkin dicapai dengan baik jika konteks bahas asli dan cakupan semuanya maknanya tetap dipertahankan. Terjemah tafsiriah atau terjemah maknawiyah. Makna yang terkandung didalamnya tidak dapat dimengerti jika penerjemahan dengan terjemahan harfiah karena karakteristik susunan bahasa Indonesia berbeda dengan bahasa arab sehingga terjemahannya pun tidak bias dimengerti malah justru merusak maksud kalamullah. terlebih lagi dalam susunannya. Perbedaan tafsir. 2. Sebab.7 Kata terjemah dapat dipergunakan pada dua arti : 1. Bahasa arab dicelah-celahnya mengandung rahasia-rahasia bahasa yan tidak mungkin dapat digantikan oleh ungkapan lain dalam bahasa non arab. Ia mempunyai karakteristik susunan. Terjemah harfiah yang mengalihkan lafadz-lafadz dari satu bahasa kedalam bahasa lafadz-lafadz serupa dari bahasa lain sedemikian rupa sehinga susuna dan tertib bahasa kedua sesuai susunan dan tertib bahasa pertama. rahasia uslub. takwil dan terjemah 7 Manna khalil Al-qattan. 443 Manna khalil Al-qattan. yaitu menjelaskan tentang makna pembicaraan dengan bahasa lain tanpa terikat dengan tertib dengan kata-kata bahasa asal atau memperhatikan susunan kalimatnya.Sebab al-Qur¶an adalah wahyu mu¶jizat kepada rosulullah dan petunjuk bagi umat manusia... Litera Antar Nusa. Adapun yang dimaksud dengan terjemahan Al-Qur¶an adalah seperti dikemukakan oleh ³Ash-Shabuni´ yakni memindahkan Qur¶an kebahasa lain yang bukan bahasa arab dan mencetak terjemah ini kedalam beberapa naskah untuk dibaca orang yang tidak mengerti bahasa arab sehingga dia dapat mengerti. hlm 444 8 . pelik-pelik makna dan ayatayat kemukjizatan lainnya yang semua itu tidak dapat diberikan oleh bahasa lain. B.

maka makna ³tafsir dan ³takwil´ adalah dua kata yang berdekatan atau sama maknanya. Dikatakan tafsir adalah apa yang telah jelas didalamnya kitabullah atau tertentu pasti) dalam sunnah yang sohih karena maknanya telah jelas dan gamblang. 4. Penafsiran ayat di atas adalah bahwa Allah senantiasa mengintai (mengawasi) hambaNya. Takwil adalah menafsirkan perkataan dan menjelaskan maknanya. Atas dasar ini maka perbedaan antara keduanya cukup besar. maka takwil dari talab (tuntutan) adalah esensi perbuatan yang dituntut itu sendiri dan takwil dari khabar adalah esensi yang diberitakan. sedangkan takwilnya adalah bahwa Allah selalu mengingatkan hamba-Nya dari kemungkinan mengabaikan perintah-perintah-Nya serta melupakan atau melalaikan semua itu dari kemungkinan mempersiapkan hal-hal yang di anggap perlu. 2. Sedangkan ta¶wil ialah esensi dari suatu yang berada dalam realita (bukan dalam pikiran). Tafsir : 3. Dikatakan pula tafsir lebih banyak digunakan dalam menerangkan lafadz dan mufrodat (kosa kata). sebab tafsir merupakan syarah dan penjelasan bagi suatu perkataan. Takwil adalah esensi yang dimaksud dari suatu perkataan.wordpress.9 http://hanumsyafa. sedang ta¶wil lebih banyak dipakai dalam menjelaskan makna dan susunan kalimat.8 Perbedaan antara tafsir dan takwil para ulama berbeda pendapat. Ta¶wil memerlukan renungan dan pemikiran dalam membuka tabir/makna yang terkandung didalamnya. Jika dilihat dari pengertian tafsir dan takwil maka dapa dibedakan atas : Ta¶wil : 1. Dengan menggunakan istidlal dapat menyeleksi makna yang lebih kuat. sifatnya tidak pasti sebab kalau makna tersebut dipastikan maka berarti manusia telah menguasai al-qur¶an sedang ditegaskan dalam kitabullah : ( Misalnya: (14 : ) . ) Artinya :Sesunguhnya tuhanmu benar-benar mengawasi (QS al-fajr:89:14).com/2010/01/28/tafsir-takwil-dan-terjemah/ diakses pada : 14/12/2011 9 .

dan alma¶tsur. Bisa dibedakan tapi dalam praktek tidak bisa dipisahkan. Klasifikasi tafsir bil ma¶tsur dan tafsir bi ar-ra¶yi. Memiliki pesan dan rahasia-rahasia dibalik bahasanya. Berdasarkan sumbernya tafsir dibedakan atas dua macam. ³bi´ secara leksikal berarti dengan. Tafsir yang merupakan pengertianyan lahiriah dan ayat al-qur¶an yan pengertiannya secara tegas menyatakan maksud yang dikehendaki Allah Azza wa jalla. Tafsir secara leksikal mengungkapkan atau menyingkap. Mafhum al-nash. Dalam hal ini tafsir merupakan perpanjangan dari ilmu tafsir dan tafsir berfungsi menyiapkan perangkat-perangkat ta¶wil. mujmal dan muqayyad dan lainya. Terjemah tafsiriah adalah menjelaskan makna pembicaraan dengan bahasa lain tanpa terikat dengan tertib kata-kata bahassa asal atau dengan memperhatikan susunan kalimatnya. hlm 146 . Sedangakan ta¶wil merupakan kerja tarjih yang bersandar kepada ijtihad. ³Al-ma¶tsur´ berarti ungkapan yang dinukil oleh khalaf dari salaf. Tarjih akan sulit dilakukan atau bahkan mustahil tanpa ada penelusuran kosa kata arab. Atau Mawardi Abdullah. h 233.9 Tafsir dan ta¶wil keduanya memiliki kontribusi yang sama dalam memahami alQur¶an. 1. op cit. Tafsir merupakan penjelas dari apa yang dimaksudkan oleh Allah dan tidak akan diperoleh secara pasti kecuali dari para rosulullah atau dari para sahabat.. 2. keterkaitan ayat sebelumya dan sesudahnya. Adalah memindahkan / mengalihkan bahasa Al-Qur¶an yang berasal dari bahasa arab kedalam bahasa non arab. Dari kedua pengertian diatas maka dapat dipahamai bahwa terjemah merupakan pengalihan bahasa dari satu bahasa kedalam bahasa lain dengan tanpa menggunaka karakteristik bahasa asli. Tafsir bil ma¶tsur Istilah tafsir bil ma¶tsur merupakan gabungan dari tiga buah kata tafsir. khas dan µam.(Abu Zaid)10 Terjemah : 1. Sudah menjadi rahasia umum al-qur¶an adalah kitabullah yang memiliki keindahan bahasa. C.. Bila demikian maka terjemahan al-Qur¶an adalah mengalihkan bahasa al-Qur¶an kedalam bahasa lain denga menggunakan makna asli. Yaitu tafsir bil ma¶tsur dan tafsir bi ar-ra¶yii yang sebenarnya adalah dwitunggal. Dengan demikian tafsir bil ma¶tsur menyingkap isi kandungan al-qur¶an dengan penjelasan yang dinukil dari 10 Lih Abu Zaid. bi.

2011) hlm. persi. yahudi. atau pendapt sahabat atau tabi¶in. { } Masih ada lagi bagian yang ketiga dari pembagian tafsir ma¶tsur yaitu tafsir sahabat. Pustaka Pelajar. Hal itu banyak terdapat dalam kisah-kisah para rosul 11 Mawardi Abdullah. fitrah yang lurus lagipula berkedudkan tinggi dalam hal kefasihan dan kejelasan berbicara. ³bacaan apa yang dibaca ?´ Kemudian setelah itu ditafsirkan menggunakan surat al-maidah ayat 3 bahwa yang dimaksud dengan yaitu . Atau sampai pada sahabat. Pejelasan : pada surat al-maidah ayat 1 diatas menerangkan tentang diharamkannya memakan daging hewan yang disebelih kecuali ³yang akan dibacakan kepadamu´. Contoh tafsir matsur sebagai berikut. daging babi. bangkai. mereka menyaksikan turunya wahyu dan turunya Al-qur¶an. Dan mereka mengambil dari sumbernya asli. Sedangkan bentuk tafsir yang kedua (al-qur¶an dengan sunnah rosul).. dan ahli kitab yang masuk islam. Tafsir ma¶tsur bagian tafsir yang paling baik bila sanadnya benar-benar sampai kepada Nabi SAW. (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah´. karena rosul SAW sungguh telah dijelaskan tentang urgensi dan fungsinya oleh Al-qur¶an itu sendiri. sunnah atau katakata sahabat sebagai keterangan atau penjelasan maksud dari firman Allah. Mereka mempunyai tabiat jiwa yang murni.10 kahalaf dari salaf. Ibnu katsir berkata : ³sesungguhnya kebanyakan tafsir ma¶tsur telah banya terpengaruh oleh perowi-perowi zindiq.1 : 3: { { } } ³Dihalalkan bagimu binatang ternak kecuali yang akan dibacakan kepadamu´ ´Diharamkan bagimu (memakan) darah. 154 . dimana ditegaskan bahwa Rosulullah adalah berfungi sebagai penegas dan penjelas Al-qur¶an. Binatang ternak yang halal menjadi haram ketika menyembelih tidak dengan menyebutkan nama Allah.. karena sahabat adalah orang pernah berkumpul atau bertemu nabi SAW. yaitu penafsiran dari as-sunnah nabawiyah. Tafsir ini termasuk yang diterima. Secara terminologis adala penafsiran a-qur¶an dengan al-qur¶an.11 Tafsir bil ma¶tsur ialah rangkaian yang terdapat dalam al-qur¶an. 44 : . Dengan demikian maka tafsir ma¶tsur adalah tafsir al-qur¶an dengan al-qur¶an. penafsiran al-qur¶an dengan as-sunnah atau penafsiran Al-qur¶an menurut atsar yang timbul dikalangan sahabat. atau alhadist. ³yang akan dibacakan kepada mu´ ini belum memilki makna yang jelas. . Mereka mengetahui asbabu an-nuzul. Ulumul qur an (Yogyakarta.

1419 H.259 dan 331. h. Sebagaian ulama¶ mengatakan bagaimana mungin bisa mendapatkan pahala jika ijtihad itu tidak diperbolehkan. Menghukumi secara pasti yang dimaksudkan oleh Allah tanpa dasar dalil. b.14 Namun pada abad kelima karena kebutuhan dan tunutan zaman muncul opini tidak semua tafsir tercela. Imam suyuqhi bahwa tafsir bi al-ra¶yi yang tidak diperbolehkan ada lima. Dari sini maka tafsir bi al-ra¶yi diklasifikasikan menjadi dua yaitu : tafsir bi al-ra¶yi al-madzmum (yang tercela). Amman.. Tafsir bi al-ra¶yi Istilah tafsir bi ar-ra¶yi juga merupaka gabungan dari tiga buah kata yakni : tafsir.13 Pada awalnya tafsir bi al-ra¶yi tidak diperbolehkan karena ada adanya hadist yang melarang penafsiran al-qur¶an dengan ra¶yi. pengaturan dan akal. dan tafsir bi al-ra¶yi al-mahmud (yang terpuji). Penafsiran tidak disarkan dengan ilmu pengetahuan. Tafsir ayat mutasyabihat yang tafsirnya hanya diketahui oleh Allah. Rosulullah pernah mengatakan jika berijtihad lalu benar maka pahalanya dua. (alTurasts.. Lih. bi. hal-hal yang berkaitan dengan kitab-kitab mukjizat serta sejarah-sejarah lainnya seperti ashabul kahfi dan lain lain. hlm 155. namun berfikirlah untuk yang belum pernah dibicarakan. Ulama yang memperbolehkan menolak pendapat para ulama¶ lain yang tidak memperbolehkan tafsir bi al-ra¶yi dengan alasan yang rasionil. hlm 158 14 13 . op cit. 3. dan al-ra¶yi.. 5. 2.1.11 dengan kaumnya. tapi jika salah maka pahalanya satu. namun merupakan ucapan yang didasari ilmu pengetahuan yang dibolehkan syara¶. Tafsir yang didasarkan kepada madzhab yang rusak. Yaitu : 1. Betapa mulianya tahap berfikir 12 Mawardi Abdullah. op cit.. V. Tafsir yang hanya berdasarkan istihsan dan hawa tafsu. Ibn hajar al-Asqalani. CD maktabah alfiyah li al-Sunnah al-nabawiyah. 1999 M). Tafsir bi al-ra¶yi bukanlah tafsir yang tidak menggunakan ilmu pengetahuan sama sekali. a.12 2. Secara bahasa ra¶yi berarti keyakinan. Alra¶yi juga identik dengan ijtihad. 4. Karena itu perlu penyelidikan dari segi riwayatnya. Taqrib al-Tahdzib. Dari pengertian tadi maka para pakar ilmu tafsir menyatakan bahwa yang dimaksud dengan tafsir bi al-ra¶yi adalah menyingkap isi kandungan al-qur¶an dengan ijtihad yang dilakukan oleh akal. 15 c.. 15 Mawardi Abdullah. Ayat yang sudah pernah diterangkan oleh beliau tidak usah dibicarakan lagi.

. Demikian pula sebaliknya tafsir bi al-ra¶yi al-mahmud sejauh ia mendasarkan penafsiranya pada dalil-dalil yang berasal dari al-qur¶an dan riwayat maka ia identik dengan tafsir bi al-ma¶tsur. Ketika tafsir bi al-ma¶tsur mengemukakan tafsirnya dengan logika dan disertai ilmu balaghahnya maka identik dengan tafsir bi al-Ra¶yi Mahmud. Dengan adanya pertemuan ini maka tidak ada batas yang tegas antara kedua tafsir ini sampai tafsir al-ma¶tsur memiliki komitmen untuk mendasari kegiatan penafsiranya dengan dalil yang benar dan kuat yang berasal dari al-Qur¶an dan sunnah.12 sebagaimana disinggung dalam penutup ayat surat an-Nahl :44 mudahan mereka memikirkannya.´ ³Mudah- Meskipun terdapat perbedaan dalam cara pengambilan sumbernya tapi juga ada titik pertemuannya.

maka takwil dari talab (tuntutan) adalah esensi perbuatan yang dituntut itu sendiri dan takwil dari khabar adalah esensi yang diberitakan. Kesimpulan 1. Perbedaan yang amat jelas sekali dari kedua tafsir ini dibedakan atas sumbernya. hadist. Sedangkan tafsir bi al-ra¶yi menggunakan akal pada umum penafsiranya dan hanya sedikit pengambilan dalil dari qur¶an dan hadis tapi lebih menekan pada pemikiran dengan jalan berijtihad. Tafsir adalah ilmu al-Qur¶an yang berfungsi sebagai pembuka hijab dari ketidak jelasan. Dikatakan tafsir adalah apa yang telah jelas didalamnya kitabullah atau tertentu (pasti) dalam sunnah yang sohih karena maknanya telah jelas dan gamblang. yang memerlukan renungan dan pemikiran dan merupakan prosesing membuka tabir atau makna yang terkandung didalamnya. Rahasia-rahasia yang ada dibalik ayat-ayatnya ditemukan dengan menggunakan ilmu tafsir. 2. . Sedangkan terjemah adalah pengalihan bahasa dari satu bahasa kedalam bahasa lain tanpa harus menyamakan secara persis dengan karakteristik bahasa pertama.13 BAB III PENUTUP A. yang semula gelap akan menjadi terang dan yang telah terang menjadi lebih terang lagi. ataupun perkataan sahabat rosul. Ta¶wil adalah pengertian-pengertian yang samar / yang tersirat yang di-istinmbath-kan (diproses) dari ayat-ayat al-qur¶an. 3. Sedangkan terjemah hanya merupakan pengalihan bahasa dari bahasa arab yang digunakan al-qur¶an kedalam bahasa lain. Perbedaan antara ketiganya yaitu : Takwil adalah esensi yang dimaksud dari suatu perkataan. Tafsir bi al-ma¶sur adalah metode penafsiran al-qur¶an dengan menggunakan al-Qur¶an.

V. 2011   Lih. 1419 H. 2011) hlm.Jakarta: Litera Antar Nusa. Mabaahits fi Ulumi al-Qur¶an hal : 323  http://barabai.mywapblog.xhtml diakses pada : 14/12/2011  http://rumahterjemah.html diakses pada : 14/12/2011  Manna¶ khalil Al-qattan. (al-Turasts. 2011. Amman. 1999 M).  Mawardi Abdullah. Studi ilmu-ilmu al-qur¶an .com/klip/lainnya/antara-tafsirtawil-dan-terjemah/ diakses pada : 14/12/2011  Manna¶ khalil Al-qattan.com/2010/11/tafsir_30. 456  http://hanumsyafa.wordpress.Yogyakarta :Pustaka Pelajar. at-Tafsir wa al-Mufassirun 1/13. Jakarta: Litera Antar Nusa. Studi ilmu-ilmu al-qur¶an. Taqrib al-Tahdzib.14 Daftar Pustaka  Adz-Dzahabi.surgamakalah. Ibn hajar al-Asqalani.. Ulumul qur¶an . .com/pengertian-tafsir-tawil-dan-terjemah.1. CD maktabah alfiyah li al-Sunnah alnabawiyah.com/2010/01/28/tafsir-takwil-dan-terjemah/ diakses pada : 14/12/2011  http://www. Manna¶ al-Qattan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful