SEJARAH SENI RUPA INDONESIA

SUKU DAYAK

Disusun oleh: Marshela 1164012

rumpun Murut. Suku bangsa Dayak terdiri atas enam Stanmenras atau rumpun yakni rumpun Klemantan alias Kalimantan. Kenyah dan Bahau. . Hal ini terutama berlaku di Malaysia. King. lebih jauh menduga-duga bahwa Dayak mungkin juga berasal dari kata aja. yang berarti hulu sungai atau pedalaman. non-Melayu yang tinggal di pulau itu. dan Kalimantan Selatan). serta Indonesia yang terdiri dari Kalimantan Barat. Dia juga yakin bahwa kata itu mungkin berasal dari sebuah istilah dari bahasa Jawa Tengah yang berarti perilaku yang tak sesuai atau yang tak pada tempatnya. Kalimantan Tengah. Kalimantan Timur. Malaysia yang terdiri dari Sabah dan Sarawak. karena di Indonesia ada suku-suku Dayak yang Muslim namun tetap termasuk kategori Dayak walaupun beberapa diantaranya disebut dengan Suku Banjar dan Suku Kutai. Hampir semua nama orang Dayak mempunyai arti yang berhubungan dengan "perhuluan" atau sungai.Suku Dayak Dayak atau Daya adalah kumpulan subetnis Austronesia yang dianggap sebagai pendatang awal yang mendiami Pulau Kalimantan (Brunei. Terdapat beragam penjelasan tentang etimologi istilah ini. Etimologi Istilah "Dayak" paling umum digunakan untuk menyebut orang-orang asli nonMuslim. rumpun Apokayan yaitu Dayak Kayan. terutama pada namanama rumpun dan nama keluarga. kata Dayak berasal dari kata daya dari bahasa Kenyah. Menurut Lindblad. Budaya masyarakat Dayak adalah Budaya Maritim atau bahari. rumpun Iban. rumpun Ot Danum-Ngaju dan rumpun Punan. sebuah kata dari bahasa Melayu yang berarti asli atau pribumi.

istilah Dayak mulai digunakan dalam perjanjian Sultan Banjar dengan Hindia Belanda tahun 1826. yaitu kuat. Penduduk asli itu sendiri pada umumnya tidak mengenal istilah-istilah ini. menulis bahwa menurut sebagian pengarang. sedangkan di Banjarmasin disebut Biaju (bi= dari. khususnya non-Muslim atau non-Melayu. berani dan ulet. dan Dayak. adalah orang yang pertama kali mempergunakan istilah Dayak dalam pengertian di atas pada tahun 1895. sementara orang-orang Tunjung dan Benuaq mengartikannya sebagai hulu sungai. Di Banjarmasin. August Kaderland. Commans mengatakan bahwa arti yang paling tepat adalah orang yang tinggal di hulu sungai. Commans (1987). Dyak. Lahajir et al. melaporkan bahwa orang-orang Iban menggunakan istilah Dayak dengan arti manusia. mencatat bahwa setidaknya ada empat istilah untuk penuduk asli Kalimantan dalam literatur. aju= hulu). Daya. Jadi semula istilah Daya ditujukan untuk penduduk asli Kalimantan Barat yakni rumpun Bidayuh yang selanjutnya dinamakan Dayak Darat yang dibedakan dengan Dayak Laut (rumpun Iban). . untuk menggantikan istilah Biaju Besar (daerah sungai Kahayan) dan Biaju Kecil (daerah sungai Kapuas Murung) yang masing-masing diganti menjadi Dayak Besar dan Dayak Kecil. Sejak itu istilah Dayak juga ditujukan untuk rumpun Ngaju-Ot Danum atau rumpun Barito. Selanjutnya istilah “Dayak” dipakai meluas yang secara kolektif merujuk kepada suku-suku penduduk asli setempat yang berbeda-beda bahasanya. Mereka juga menyatakan bahwa sebagian orang mengklaim bahwa istilah Dayak menunjuk pada karakteristik personal tertentu yang diakui oleh orang-orang Kalimantan. ‘Dayak’ berarti manusia. yaitu Daya'. Lahajir et al. Dengan nama serupa. sementara pengarang lainnya menyatakan bahwa kata itu berarti pedalaman. gagah. Menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Kalimantan Timur. seorang ilmuwan Belanda.Istilah untuk suku penduduk asli dekat Sambas dan Pontianak adalah Daya. Dr. akan tetapi orang-orang di luar lingkup merekalah yang menyebut mereka sebagai ‘Dayak’. Pada akhir abad ke-19 (pasca Perdamaian Tumbang Anoi) istilah Dayak dipakai dalam konteks kependudukan penguasa kolonial yang mengambil alih kedaulatan suku-suku yang tinggal di daerah-daerah pedalaman Kalimantan. Arti dari kata ‘Dayak’ itu sendiri masih diperdebatkan.

Kelompok ini sudah hidup menetap dalam satu komunitas rumah komunal (rumah panjang) dan mengenal teknik pertanian lahan kering (berladang). hidup berburu dan mengumpulkan hasil hutan dari satu tempat ke tempat lain. tepatnya pada periode Interglasial-Pleistosen. Teori ini sekaligus menjelaskan mengapa orang Dayak memiliki begitu banyak varian baik dalam bahasa maupun karakteristik budaya. Labuan Amas dan Watang Balangan. Watang Amandit. Sebagian lagi terus terdesak masuk rimba. Kelompok ketiga datang kurang lebih 5000 tahun silam. Sedangkan orang Dayak yang menolak agama Islam kembali menyusuri sungai.Sejarah Didasarkan pada teori migrasi penduduk ke Kalimantan diduga nenek moyang orang Dayak berasal dari beberapa gelombang migrasi. Orang Dayak pemeluk Islam kebanyakan berada di Kalimantan Selatan dan sebagian Kotawaringin.000 tahun lampau.000-20. Margasari. Homo sapiens ras Mongoloid). Penggalian arkeologis di Niah-Serawak. Sebagian besar suku Dayak di wilayah selatan dan timur Kalimantan yang memeluk Islam tidak lagi mengakui dirinya sebagai orang Dayak. masuk ke pedalaman. tapi menyebut dirinya sebagai atau orang Banjar dan Suku Kutai. datang lagi kelompok suku semi nomaden (tergolong manusia modern. bermukim di daerah Kayu Tangi. Madai dan Baturong-Sabah membuktikan bahwa kelompok ini sudah menggunakan alat-alat dari batu. kurang lebih 40. Mereka juga sudah mengenal teknologi api. Kelompok ini terdiri dari ras Australoid (ras manusia pre-historis yang berasal dari Afrika). Pada zaman Pre-neolitikum. salah seorang pimpinan Banjar Hindu yang terkenal adalah . Amuntai. Gelombang migrasi itu masih terus berlanjut hingga abad 21 ini. Gelombang pertama terjadi kirakira 1 juta tahun yang lalu. Mereka ini berasal dari daratan Asia dan tergolong dalam ras Mongoloid juga.

Mereka tidak langsung berniaga dengan orang Dayak. Dari manuskrip berhuruf hanzi disebutkan bahwa kota yang pertama dikunjungi adalah Banjarmasin. terutama dengan kerajaan Banjar di Banjarmasin. Keenam rumpun itu terbagi lagi dalam kurang lebih 405 sub-rumpun. sutera. Pada abad XV Raja Yung Lo mengirim sebuah angkatan perang besar ke selatan (termasuk Nusantara) di bawah pimpinan Cheng Ho. Klemantan dan Punan. kelompok suku Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas. Meskipun terbagi dalam ratusan sub-rumpun. cangkir. Dayak pada masa kini Dewasa ini suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar. Tidak hanya dari Nusantara. Murut. Di Kalimantan Timur. Malaka. dan kembali ke Tiongkok pada tahun 1407. Kalimantan. Manila dan Solok. yakni: Kenyah-KayanBahau. Sultan Mempawah menerima orang-orang Tionghoa (dari Brunei) yang sedang mencari emas. Kedatangan bangsa Tionghoa di selatan Kalimantan tidak mengakibatkan perpindahan penduduk Dayak dan tidak memiliki pengaruh langsung karena mereka hanya berdagang. Pedagang Tionghoa mulai menetap di kota Banjarmasin pada suatu tempat dekat pantai pada tahun 1736. mangkok dan guci. Iban. bangsa-bangsa lain juga berdatangan ke Kalimantan. Ot Danum. Ciri-ciri tersebut . Bangsa Tionghoa tercatat mulai datang ke Kalimantan pada masa Dinasti Ming tahun 1368-1643. setelah sebelumnya singgah ke Jawa. belanga (guci) dan peralatan keramik. Kunjungan tersebut pada masa Sultan Hidayatullah I dan Sultan Mustain Billah. Hikayat Banjar memberitakan kunjungan tetapi tidak menetap oleh pedagang bangsa Tionghoa dan Eropa (disebut Walanda) di Kalimantan Selatan telah terjadi di masa Kerajaan Banjar Hindu (abad XIV). Sejak awal abad V bangsa Tionghoa telah sampai di Kalimantan. orang Suku Tonyoy-Benuaq yang memeluk Agama Islam menyebut dirinya sebagai Suku Kutai. Pada tahun 1750. Orang-orang Tionghoa tersebut membawa juga barang dagangan diantaranya candu.Lambung Mangkurat menurut orang Dayak adalah seorang Dayak (Ma’anyan atau Ot Danum). barang pecah belah seperti piring. Peninggalan bangsa Tionghoa masih disimpan oleh sebagian suku Dayak seperti piring malawen.

panjang 1. Merupakan senjata utama suku dayak. Mandau dibuat dari batu gunung. Dibuat dari besi dan dipasang atau diikat dengan anyaman rotan dan bertangkai dari bambu atau kayu keras. sedangkan perkampungan kelompok suku-suku Melayu disebut: benua/banua. Lonjo / Tombak. Ciri-ciri tersebut adalah rumah panjang. Telawang / Perisai. tetapi liat. Ukuran panjang 1 – 2 meter dengan lebar 30 – 50 cm. Senjata Suku Dayak 1.menjadi faktor penentu apakah suatu sub-suku di Kalimantan dapat dimasukkan ke dalam kelompok Dayak. Mandau mempunyai nama asli yang disebut “Mandau Ambang Birang Bitang Pono Ajun Kajau”. pandangan terhadap alam. Disebelah dalam dijumpai tempat pegangan. hasil budaya material seperti tembikar. mata pencaharian(sistem perladangan) dan seni tari. ditengah-tengahnya berlubang dengan diameter lubang ¼ .2. Perkampungan Dayak biasanya disebut: lewu/lebu. karena dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Mandau . .5 . 2. Merupakan senjata utama dan merupakan senjata turun temurun yang dianggap keramat. Batu Mujat atau batu Tengger. Batu-batuan yang sering dipakai sebagai bahan dasar pembuatan Mandau dimasa yang telah lalu yaitu: Batu Sanaman Mantikei. Bentuknya bulat dan berdiameter 2-3 cm. 4. Anak sumpit disebut damek. 3. Ujung atas ada tombak yang terbuat dari batu gunung yang diikat dengan rotan dan telah di anyam. tetapi di daerah perkampungan sukusuku Melayu tidak ada sistem kepemimpinan adat kecuali raja-raja lokal. ditatah.5 meter. Batu Montalat. Mandau. Sebelah luar diberi ukiran atau lukisan dan mempunyai makna tertentu. Sipet / Sumpitan. Terbuat dari kayu ringan. Di Kalimantan yang merupakan wilayah adat Dayak dipimpin seorang Kepala Adat yang memimpin satu atau dua suku Dayak yang berbeda. merupakan barang yang mempunyai nilai religius. beliong(kampak Dayak). diukir dengan emas/perak/tembaga dan dihiasi dengan bulu burung atau rambut manusia. dan telep adalah tempat anak sumpitan. Bentuknya panjang dan selalu ada tanda ukiran baik dalam bentuk tatahan maupun hanya ukiran biasa. sumpit.¾ cm yang digunakan untuk memasukan anak sumpitan (Damek).

Lambut. Macam Suku Dayak Menurut Prof.Dayak [Heteronoid] Macam-macam suku Dayak: • • • • • • • • • • • • • • • Suku Dayak Abal Suku Dayak Bakumpai Suku Dayak Bentian Suku Dayak Benuaq Suku Dayak Bidayuh Suku Dayak Bukit Suku Dayak Darat:Dayak Mali Suku Dayak Dusun Suku Dayak Dusun Deyah Suku Dayak Dusun Malang Suku Dayak Dusun Witu Suku Dayak Kadazan Suku Dayak Lawangan Suku Dayak Maanyan Suku Dayak Mali .Dayak [Australoid|Autrolo-Melanosoid] .Dayak [Melayu|Malayunoid] . manusia Dayak dapat dikelompokkan menjadi : . Senjata ini semacam keris tetapi lebih besar dan tajam sebelah menyebelah. Basir. Demang. Hulunya terbuat dari tanduk dan sarungnya dari kayu. Dohong.5. Senjata ini hanya boleh dipakai oleh kepala-kepala suku.Dayak [Mongoloid] .

Sebagian besar tari Dayak dalam kesenian suku Dayak adalah tari ritual upacara sesuai dengan agama Kaharingan. Seni Tari dari Kesenian Suku Dayak Banyaknya suku dan sub-suku Dayak menimbulkan beragamnya tari tradisional dalam kesenian suku Dayak. seni drama. dan sebagainya. Tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acara lainnya. Tari Gantar Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. . seni rupa. seni musik. Gantar Busai dan Gantar Senak/Gantar Kusak. Tidak berbeda jauh dengan kesenian yang terdapat di daerah lain. kesenian suku Dayak juga menampilkan produk-produk kreatif tersebut sebagai daya tarik utama atau identitas bagi kesenian suku Dayak tersebut. I. Contohnya: 1. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya.• • • • • • • • • Suku Dayak Mayau Suku Dayak Meratus Suku Dayak Mualang Suku Dayak Ngaju Suku Dayak Ot Danum Suku Dayak Samihim Suku Dayak Seberuang Suku Dayak Siang Murung Suku Dayak Tunjung Macam-macam Kesenian Suku Dayak Suku Dayak bermacam-macam tapi keseniannya khas dan membentuk estetika yang tercermin dalam budaya meliputi seni tari. Tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari Gantar Rayatn.Tari ini tidak hanya dikenal oleh suku Dayak Tunjung namun juga dikenal oleh suku Dayak Benuaq.

burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung Enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon. sebaliknya Tari Kancet Ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin. 5. Gerakan tarian ini sangat lincah. namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burung Enggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok atau duduk dengan lutut menyentuh lantai. Tari Leleng Tarian ini menceritakan seorang gadis bernama Utan Along yang akan dikawinkan secara paksa oleh orangtuanya dengan pemuda yang tak dicintainya. 4. Tari Hudoq Tarian ini dilakukan dengan menggunakan topeng kayu yang menyerupai binatang buas serta menggunakan Tari Kancet Ledo Tari Hudoq . Utan Along akhirnya melarikan diri kedalam hutan. Tarian gadis suku Dayak Kenyah ini ditarikan dengan diiringi nyanyian lagu Leleng. Tari Perang 3. gesit. 6. Tari Kancet Ledo / Tari Gong Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah. Tari Kancet Papatai / Tari Perang Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. Tari Kancet Lasan Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang. Tari Kancet Lasan merupakan tarian tunggal wanita suku Dayak Kenyah yang sama gerak dan posisinya seperti Tari Kancet Ledo. penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan si penari.2.

Tarian ini erat hubungannya dengan upacara keagamaan dari kelompok suku Dayak Bahau dan Modang. 10. Ada dua jenis topeng dalam tari Hudoq Kita'. yakni yang terbuat dari kayu dan yang berupa cadar terbuat dari manik-manik dengan ornamen Dayak Kenyah. membayar nazar dan lain sebagainya. 9. sedangkan topengnya berbentuk wajah manusia biasa yang banyak dihiasi dengan ukiran khas Dayak Kenyah. 8. tari ini sering disajikan pada acara-acara penerima tamu dan acara kesenian Tari Belian Bawo lainnya.daun pisang atau daun kelapa sebagai penutup tubuh penari. gerakan tarinya dan iringan musiknya. Tarian ini merupakan tarian suku Dayak Benuaq. Perbedaan yang mencolok anatara Tari Hudoq Kita' dan Tari Hudoq ada pada kostum. mengobati orang sakit. 7. Tari Serumpai Tarian suku Dayak Benuaq ini dilakukan untuk menolak wabah penyakit dan mengobati orang yang digigit anjing gila. Tari Hudoq dimaksudkan untuk memperoleh kekuatan dalam mengatasi gangguan hama perusak tanaman dan mengharapkan diberikan kesuburan dengan hasil panen yang banyak. Tari Kuyang Sebuah tarian Belian dari suku Dayak Benuaq untuk mengusir hantu-hantu yang . Setelah diubah menjadi tarian. Tari Belian Bawo Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit. Tari Hudoq Kita Tarian dari suku Dayak Kenyah ini pada prinsipnya sama dengan Tari Hudoq dari suku Dayak Bahau dan Modang. Disebut tarian Serumpai karena tarian diiringi alat musik Serumpai (sejenis seruling bambu). yakni untuk upacara menyambut tahun tanam maupun untuk menyampaikan rasa terima kasih pada dewa yang telah memberikan hasil panen yang baik. topeng. Kostum penari Hudoq Kita' menggunakan baju lengan panjang dari kain biasa dan memakai kain sarung.

Suliikng Dewa -. 1. Kelaii -. Musik itu merupakan alat berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada roh-roh. seni musik dalam kesenian suku Dayak didominasi musik-musik ritual. Suliikng Alat musik tiup yang terbuat dari bambu. Pampong 2. 3. Tompong 5. Bangsi / Serunai -. Klentangan Alat musik pukul yang terdiri dari enam buah gong kecil tersusun menurut nadanada tertentu pada sebuah tempat dudukan berbentuk semacam kotak persegi panjang (rancak). Seni Musik dari Kesenian Suku Dayak Tidak jauh beda dengan seni tari. dengan diameter 50-60 cm 4. Kadire . Ada beberapa jenis suliikng: -. Beberapa contoh alat musik suku Dayak. II. Gimar -.menjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang menebang pohon tersebut. Tuukng Tuat -. Bentuk alat musik ini mirip dengan bonang di Jawa. Prahi -. Gong-gong kecil terbuat dari logam sedangkan tempat dudukannya terbuat dari kayu. Gendang Ada beberapa jenis Gendang yang dikenal oleh suku Dayak Tunjung: -. Gong Sama seperti gong di Jawa.

Contoh lagunya: 1. baik perempuan ataupun laki-laki. Karungut Sejenis pantun yang dilagukan. Untuk mengamati cara tutur orang Dayak dalam mengekspresikan perasaan mereka. 4. Mansana Kayau Kisah kepahlawanan yang dilagukan. Dalam berbagai acara karungut sering dilatunkan.Alat musik tiup yang terbuat dari pelepah batang pisang dan memiliki 5 buah pipa bambu yang dibunyikan dengan mempermainkan udara pada rongga mulut untuk menghasilkan suara dengung. 3. Terkadang ditemukan perulangan kata pada akhir kalimat namun terkadang juga tidak. Pada umunya Suku Dayak gemar melantunkan ungkapan hati dan perasaan . Mohing Asang Nyanyian perang. misalnya pada acara penyambutan tamu yang dihormati. Mansana Kayau Pulang Kisah yang dinyanyikan pada waktu malam sebelum tidur oleh para orang tua kepada anak dan cucu dengan maksud membakar semangat anak turunannya untuk membalas dendam kepada Tambun Bupati yang telah membunuh nenek moyang mereka. Biasanya dinyanyikan bersaut-sautan dua sampai empat orang. kemudian terdengar nyanyian Mohing Asang. 2. maka terjemahan dalam Bahasa Indonesia dibuat dalam sebagaimana adanya kata per kata. Salah satu ekspresi kegembiraan dan rasa bahagia diungkapkan dalam bentuk karungut. itu berarti sebuah perintah untuk menyerang dan maju. Ekspresi kalimat yang dilantunkan dengan irama lagu berbeda. . kisah-kisah kehidupan dan kepahlawanan sukunya dengan kalimat berirama. Bila panglima telah membunyikan salentak tujuh kali.

Bandar hidup di zaman lewu uju dan diyakini bahwa tokoh Bandar bukan hanya sekedar mitos. Apabila pesta yang diadakan untuk menyambut tamu yang dihormati maka kalimat-kalimat yang dilantunkan lebih bersifat kalimat pujian. Seni Drama dari Kesenian Suku Dayak Pada kesenian suku Dayak. Tradisi ini biasa ditemukan pada Suku Dayak Siang atau Murung di Kecamatan Siang dan Murung. Bandar ialah nama seorang tokoh yang sangat dipuja dizamannya. masyarakatnya juga mengenal seni drama. Drama tradisional ditemukan pada masyarakat Kutai dalam bentuk kesenian Mamanda. doa dan harapan mereka pada tamu yang dihormati tersebut. 6.5. Hingga saat ini orang-orang tertentu yang bernazar kepada tokoh Bandar. 8. Salengot khusus dilakukan oleh laki-laki dalam menceritakan riwayat hingga berlangsungnya pernikahan kedua mempelai tersebut. Banyak sansana tercipta untuk memuji dan mengagungkan tokoh Bandar ini. Salengot Pantun berirama yang biasa diadakan pada pesta pernikahan. namun dalam upacara kematian Salengot terlarang oleh adat untuk dilaksanakan. 7. Kandan Kandan ialah pantun yang dilagukan dan dilantunkan saut menyaut baik oleh lakilaki atau perempuan dalam suatu pesta perkawinan. karena Dedeo atau Ngaloak adalah tradisi Suku Dayak Dusun Tengah didaerah Barito Tengah. Dedeo atau Ngaloak Dedeo atau Ngaloak sama dengan Kandan hanya istilahnya saja yang berbeda. . disamping memiliki sifat kepahlawanan dan kesaktian yang tiada duanya. Kabupaten Barito Hulu. Keharuman namanya karena pada kepribadiannya yang sangat simpatik dan menarik. namun dengan versi yang berbedabeda. sanjungan. III. Kalimantan Tengah. Mansana Bandar Mansana artinya cerita epik yang dilagukan.

seraong (topi).kutaikartanegara. dan lain-lain. di antaranya sebagai berikut: 1. Patung azimat yang dianggap berkhasiat mengobati penyakit 2. Selain itu. DAFTAR PUSTAKA http://id. bening aban (kain gendongan).htm http://www. anjat (tas anyaman). ulap doyo (kain adat).Drama ini memainkan lakon kerajaan dan dimainkan dalam upacara adat seperti perkawinan atau khitanan. seni rupa Dayak terlihat pada seni kriya tradisional seperti kelembit (perisai). Bentuk pementasannya menyerupai ludruk atau ketoprak.anneahira.org/wiki/Suku_Dayak http://siskauche.wikipedia.wordpress. Seni Rupa dari Kesenian Suku Dayak Seni rupa Dayak yang juga termasuk dalam kesenian suku Dayak terlihat pada seni pahat dan patung yang didominasi motif-motif hias setempat yang banyak mengambil ciri alam dan roh dewa-dewa dan digunakan dalam upacara adat.kutaikartanegara. semacam patung totem di masyarakat Indian. Patung blontang. Ada macam-macam patung dengan ragam fungsi. 3.com/kesenian-suku-dayak.com/2011/07/17/suku-dayak-pedalaman/ http://www.com/senibudaya/musik. Patung kelengkapan upacara.html .html http://www. IV.com/senibudaya/tari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful