SEJARAH SENI RUPA INDONESIA

SUKU DAYAK

Disusun oleh: Marshela 1164012

rumpun Iban. non-Melayu yang tinggal di pulau itu. rumpun Apokayan yaitu Dayak Kayan. Suku bangsa Dayak terdiri atas enam Stanmenras atau rumpun yakni rumpun Klemantan alias Kalimantan. Hal ini terutama berlaku di Malaysia. Etimologi Istilah "Dayak" paling umum digunakan untuk menyebut orang-orang asli nonMuslim. Dia juga yakin bahwa kata itu mungkin berasal dari sebuah istilah dari bahasa Jawa Tengah yang berarti perilaku yang tak sesuai atau yang tak pada tempatnya. Malaysia yang terdiri dari Sabah dan Sarawak. Kalimantan Tengah. King. lebih jauh menduga-duga bahwa Dayak mungkin juga berasal dari kata aja. Terdapat beragam penjelasan tentang etimologi istilah ini. rumpun Murut. serta Indonesia yang terdiri dari Kalimantan Barat.Suku Dayak Dayak atau Daya adalah kumpulan subetnis Austronesia yang dianggap sebagai pendatang awal yang mendiami Pulau Kalimantan (Brunei. rumpun Ot Danum-Ngaju dan rumpun Punan. Menurut Lindblad. Budaya masyarakat Dayak adalah Budaya Maritim atau bahari. sebuah kata dari bahasa Melayu yang berarti asli atau pribumi. terutama pada namanama rumpun dan nama keluarga. Hampir semua nama orang Dayak mempunyai arti yang berhubungan dengan "perhuluan" atau sungai. kata Dayak berasal dari kata daya dari bahasa Kenyah. yang berarti hulu sungai atau pedalaman. . karena di Indonesia ada suku-suku Dayak yang Muslim namun tetap termasuk kategori Dayak walaupun beberapa diantaranya disebut dengan Suku Banjar dan Suku Kutai. Kalimantan Timur. Kenyah dan Bahau. dan Kalimantan Selatan).

Lahajir et al. Arti dari kata ‘Dayak’ itu sendiri masih diperdebatkan. Commans mengatakan bahwa arti yang paling tepat adalah orang yang tinggal di hulu sungai. Penduduk asli itu sendiri pada umumnya tidak mengenal istilah-istilah ini. Mereka juga menyatakan bahwa sebagian orang mengklaim bahwa istilah Dayak menunjuk pada karakteristik personal tertentu yang diakui oleh orang-orang Kalimantan.Istilah untuk suku penduduk asli dekat Sambas dan Pontianak adalah Daya. Sejak itu istilah Dayak juga ditujukan untuk rumpun Ngaju-Ot Danum atau rumpun Barito. menulis bahwa menurut sebagian pengarang. Di Banjarmasin. Dengan nama serupa. aju= hulu). Jadi semula istilah Daya ditujukan untuk penduduk asli Kalimantan Barat yakni rumpun Bidayuh yang selanjutnya dinamakan Dayak Darat yang dibedakan dengan Dayak Laut (rumpun Iban). berani dan ulet. yaitu kuat. gagah. Dyak. sementara pengarang lainnya menyatakan bahwa kata itu berarti pedalaman. mencatat bahwa setidaknya ada empat istilah untuk penuduk asli Kalimantan dalam literatur. August Kaderland. sedangkan di Banjarmasin disebut Biaju (bi= dari. Selanjutnya istilah “Dayak” dipakai meluas yang secara kolektif merujuk kepada suku-suku penduduk asli setempat yang berbeda-beda bahasanya. seorang ilmuwan Belanda. Menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Kalimantan Timur. melaporkan bahwa orang-orang Iban menggunakan istilah Dayak dengan arti manusia. yaitu Daya'. dan Dayak. ‘Dayak’ berarti manusia. . Pada akhir abad ke-19 (pasca Perdamaian Tumbang Anoi) istilah Dayak dipakai dalam konteks kependudukan penguasa kolonial yang mengambil alih kedaulatan suku-suku yang tinggal di daerah-daerah pedalaman Kalimantan. akan tetapi orang-orang di luar lingkup merekalah yang menyebut mereka sebagai ‘Dayak’. Dr. khususnya non-Muslim atau non-Melayu. Daya. adalah orang yang pertama kali mempergunakan istilah Dayak dalam pengertian di atas pada tahun 1895. sementara orang-orang Tunjung dan Benuaq mengartikannya sebagai hulu sungai. untuk menggantikan istilah Biaju Besar (daerah sungai Kahayan) dan Biaju Kecil (daerah sungai Kapuas Murung) yang masing-masing diganti menjadi Dayak Besar dan Dayak Kecil. Lahajir et al. Commans (1987). istilah Dayak mulai digunakan dalam perjanjian Sultan Banjar dengan Hindia Belanda tahun 1826.

Kelompok ini sudah hidup menetap dalam satu komunitas rumah komunal (rumah panjang) dan mengenal teknik pertanian lahan kering (berladang). tepatnya pada periode Interglasial-Pleistosen.000-20. Labuan Amas dan Watang Balangan. Amuntai. Pada zaman Pre-neolitikum.Sejarah Didasarkan pada teori migrasi penduduk ke Kalimantan diduga nenek moyang orang Dayak berasal dari beberapa gelombang migrasi. hidup berburu dan mengumpulkan hasil hutan dari satu tempat ke tempat lain. Homo sapiens ras Mongoloid). masuk ke pedalaman. Kelompok ketiga datang kurang lebih 5000 tahun silam.000 tahun lampau. Mereka ini berasal dari daratan Asia dan tergolong dalam ras Mongoloid juga. Gelombang migrasi itu masih terus berlanjut hingga abad 21 ini. Madai dan Baturong-Sabah membuktikan bahwa kelompok ini sudah menggunakan alat-alat dari batu. Watang Amandit. kurang lebih 40. Margasari. Mereka juga sudah mengenal teknologi api. Sebagian besar suku Dayak di wilayah selatan dan timur Kalimantan yang memeluk Islam tidak lagi mengakui dirinya sebagai orang Dayak. Teori ini sekaligus menjelaskan mengapa orang Dayak memiliki begitu banyak varian baik dalam bahasa maupun karakteristik budaya. salah seorang pimpinan Banjar Hindu yang terkenal adalah . Sedangkan orang Dayak yang menolak agama Islam kembali menyusuri sungai. Gelombang pertama terjadi kirakira 1 juta tahun yang lalu. datang lagi kelompok suku semi nomaden (tergolong manusia modern. bermukim di daerah Kayu Tangi. Orang Dayak pemeluk Islam kebanyakan berada di Kalimantan Selatan dan sebagian Kotawaringin. tapi menyebut dirinya sebagai atau orang Banjar dan Suku Kutai. Penggalian arkeologis di Niah-Serawak. Sebagian lagi terus terdesak masuk rimba. Kelompok ini terdiri dari ras Australoid (ras manusia pre-historis yang berasal dari Afrika).

mangkok dan guci. Manila dan Solok.Lambung Mangkurat menurut orang Dayak adalah seorang Dayak (Ma’anyan atau Ot Danum). Orang-orang Tionghoa tersebut membawa juga barang dagangan diantaranya candu. Hikayat Banjar memberitakan kunjungan tetapi tidak menetap oleh pedagang bangsa Tionghoa dan Eropa (disebut Walanda) di Kalimantan Selatan telah terjadi di masa Kerajaan Banjar Hindu (abad XIV). bangsa-bangsa lain juga berdatangan ke Kalimantan. Sultan Mempawah menerima orang-orang Tionghoa (dari Brunei) yang sedang mencari emas. Bangsa Tionghoa tercatat mulai datang ke Kalimantan pada masa Dinasti Ming tahun 1368-1643. Pada abad XV Raja Yung Lo mengirim sebuah angkatan perang besar ke selatan (termasuk Nusantara) di bawah pimpinan Cheng Ho. Malaka. setelah sebelumnya singgah ke Jawa. Tidak hanya dari Nusantara. Meskipun terbagi dalam ratusan sub-rumpun. belanga (guci) dan peralatan keramik. Pada tahun 1750. Mereka tidak langsung berniaga dengan orang Dayak. yakni: Kenyah-KayanBahau. Di Kalimantan Timur. terutama dengan kerajaan Banjar di Banjarmasin. Kedatangan bangsa Tionghoa di selatan Kalimantan tidak mengakibatkan perpindahan penduduk Dayak dan tidak memiliki pengaruh langsung karena mereka hanya berdagang. Murut. barang pecah belah seperti piring. kelompok suku Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas. Klemantan dan Punan. Pedagang Tionghoa mulai menetap di kota Banjarmasin pada suatu tempat dekat pantai pada tahun 1736. sutera. cangkir. Sejak awal abad V bangsa Tionghoa telah sampai di Kalimantan. Ciri-ciri tersebut . Iban. Ot Danum. Kunjungan tersebut pada masa Sultan Hidayatullah I dan Sultan Mustain Billah. Keenam rumpun itu terbagi lagi dalam kurang lebih 405 sub-rumpun. Peninggalan bangsa Tionghoa masih disimpan oleh sebagian suku Dayak seperti piring malawen. Dayak pada masa kini Dewasa ini suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar. Kalimantan. Dari manuskrip berhuruf hanzi disebutkan bahwa kota yang pertama dikunjungi adalah Banjarmasin. dan kembali ke Tiongkok pada tahun 1407. orang Suku Tonyoy-Benuaq yang memeluk Agama Islam menyebut dirinya sebagai Suku Kutai.

5 meter. Sipet / Sumpitan.menjadi faktor penentu apakah suatu sub-suku di Kalimantan dapat dimasukkan ke dalam kelompok Dayak. Di Kalimantan yang merupakan wilayah adat Dayak dipimpin seorang Kepala Adat yang memimpin satu atau dua suku Dayak yang berbeda. Sebelah luar diberi ukiran atau lukisan dan mempunyai makna tertentu. ditengah-tengahnya berlubang dengan diameter lubang ¼ . 3. Lonjo / Tombak. mata pencaharian(sistem perladangan) dan seni tari. . Batu-batuan yang sering dipakai sebagai bahan dasar pembuatan Mandau dimasa yang telah lalu yaitu: Batu Sanaman Mantikei. sedangkan perkampungan kelompok suku-suku Melayu disebut: benua/banua.¾ cm yang digunakan untuk memasukan anak sumpitan (Damek). dan telep adalah tempat anak sumpitan. ditatah. Mandau mempunyai nama asli yang disebut “Mandau Ambang Birang Bitang Pono Ajun Kajau”. Ukuran panjang 1 – 2 meter dengan lebar 30 – 50 cm. Terbuat dari kayu ringan. Bentuknya panjang dan selalu ada tanda ukiran baik dalam bentuk tatahan maupun hanya ukiran biasa. 2.5 . Disebelah dalam dijumpai tempat pegangan. Dibuat dari besi dan dipasang atau diikat dengan anyaman rotan dan bertangkai dari bambu atau kayu keras. Merupakan senjata utama dan merupakan senjata turun temurun yang dianggap keramat. karena dirawat dengan baik oleh pemiliknya. Anak sumpit disebut damek. Batu Montalat. Mandau . Mandau.2. Batu Mujat atau batu Tengger. panjang 1. Bentuknya bulat dan berdiameter 2-3 cm. tetapi di daerah perkampungan sukusuku Melayu tidak ada sistem kepemimpinan adat kecuali raja-raja lokal. 4. sumpit. Senjata Suku Dayak 1. Merupakan senjata utama suku dayak. tetapi liat. Mandau dibuat dari batu gunung. diukir dengan emas/perak/tembaga dan dihiasi dengan bulu burung atau rambut manusia. Ciri-ciri tersebut adalah rumah panjang. Ujung atas ada tombak yang terbuat dari batu gunung yang diikat dengan rotan dan telah di anyam. pandangan terhadap alam. Telawang / Perisai. merupakan barang yang mempunyai nilai religius. Perkampungan Dayak biasanya disebut: lewu/lebu. hasil budaya material seperti tembikar. beliong(kampak Dayak).

Lambut.Dayak [Australoid|Autrolo-Melanosoid] . Macam Suku Dayak Menurut Prof. Hulunya terbuat dari tanduk dan sarungnya dari kayu.Dayak [Mongoloid] . manusia Dayak dapat dikelompokkan menjadi : .Dayak [Heteronoid] Macam-macam suku Dayak: • • • • • • • • • • • • • • • Suku Dayak Abal Suku Dayak Bakumpai Suku Dayak Bentian Suku Dayak Benuaq Suku Dayak Bidayuh Suku Dayak Bukit Suku Dayak Darat:Dayak Mali Suku Dayak Dusun Suku Dayak Dusun Deyah Suku Dayak Dusun Malang Suku Dayak Dusun Witu Suku Dayak Kadazan Suku Dayak Lawangan Suku Dayak Maanyan Suku Dayak Mali . Dohong. Senjata ini hanya boleh dipakai oleh kepala-kepala suku.5. Demang. Basir.Dayak [Melayu|Malayunoid] . Senjata ini semacam keris tetapi lebih besar dan tajam sebelah menyebelah.

Tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari Gantar Rayatn. dan sebagainya. Sebagian besar tari Dayak dalam kesenian suku Dayak adalah tari ritual upacara sesuai dengan agama Kaharingan. Tari Gantar Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Gantar Busai dan Gantar Senak/Gantar Kusak. seni drama. seni musik.Tari ini tidak hanya dikenal oleh suku Dayak Tunjung namun juga dikenal oleh suku Dayak Benuaq. Tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acara lainnya. Contohnya: 1.• • • • • • • • • Suku Dayak Mayau Suku Dayak Meratus Suku Dayak Mualang Suku Dayak Ngaju Suku Dayak Ot Danum Suku Dayak Samihim Suku Dayak Seberuang Suku Dayak Siang Murung Suku Dayak Tunjung Macam-macam Kesenian Suku Dayak Suku Dayak bermacam-macam tapi keseniannya khas dan membentuk estetika yang tercermin dalam budaya meliputi seni tari. kesenian suku Dayak juga menampilkan produk-produk kreatif tersebut sebagai daya tarik utama atau identitas bagi kesenian suku Dayak tersebut. . I. Tidak berbeda jauh dengan kesenian yang terdapat di daerah lain. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya. Seni Tari dari Kesenian Suku Dayak Banyaknya suku dan sub-suku Dayak menimbulkan beragamnya tari tradisional dalam kesenian suku Dayak. seni rupa.

Tari Kancet Papatai / Tari Perang Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan si penari. 6. 5. sebaliknya Tari Kancet Ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin. 4. Tari Kancet Ledo / Tari Gong Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah. Tari Kancet Lasan Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang. Utan Along akhirnya melarikan diri kedalam hutan. burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. gesit. Tari Kancet Lasan merupakan tarian tunggal wanita suku Dayak Kenyah yang sama gerak dan posisinya seperti Tari Kancet Ledo. Tari Leleng Tarian ini menceritakan seorang gadis bernama Utan Along yang akan dikawinkan secara paksa oleh orangtuanya dengan pemuda yang tak dicintainya. namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burung Enggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok atau duduk dengan lutut menyentuh lantai. Tari Hudoq Tarian ini dilakukan dengan menggunakan topeng kayu yang menyerupai binatang buas serta menggunakan Tari Kancet Ledo Tari Hudoq .2. Tarian gadis suku Dayak Kenyah ini ditarikan dengan diiringi nyanyian lagu Leleng. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung Enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon. Tari Perang 3. Gerakan tarian ini sangat lincah.

mengobati orang sakit. membayar nazar dan lain sebagainya. Ada dua jenis topeng dalam tari Hudoq Kita'. Tarian ini erat hubungannya dengan upacara keagamaan dari kelompok suku Dayak Bahau dan Modang. Tari Belian Bawo Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit. topeng. Kostum penari Hudoq Kita' menggunakan baju lengan panjang dari kain biasa dan memakai kain sarung. Tari Serumpai Tarian suku Dayak Benuaq ini dilakukan untuk menolak wabah penyakit dan mengobati orang yang digigit anjing gila. Tari Hudoq dimaksudkan untuk memperoleh kekuatan dalam mengatasi gangguan hama perusak tanaman dan mengharapkan diberikan kesuburan dengan hasil panen yang banyak. Tari Hudoq Kita Tarian dari suku Dayak Kenyah ini pada prinsipnya sama dengan Tari Hudoq dari suku Dayak Bahau dan Modang. tari ini sering disajikan pada acara-acara penerima tamu dan acara kesenian Tari Belian Bawo lainnya. Setelah diubah menjadi tarian. sedangkan topengnya berbentuk wajah manusia biasa yang banyak dihiasi dengan ukiran khas Dayak Kenyah. yakni yang terbuat dari kayu dan yang berupa cadar terbuat dari manik-manik dengan ornamen Dayak Kenyah. 9. 8. 7. Disebut tarian Serumpai karena tarian diiringi alat musik Serumpai (sejenis seruling bambu). yakni untuk upacara menyambut tahun tanam maupun untuk menyampaikan rasa terima kasih pada dewa yang telah memberikan hasil panen yang baik.daun pisang atau daun kelapa sebagai penutup tubuh penari. Tari Kuyang Sebuah tarian Belian dari suku Dayak Benuaq untuk mengusir hantu-hantu yang . gerakan tarinya dan iringan musiknya. Tarian ini merupakan tarian suku Dayak Benuaq. Perbedaan yang mencolok anatara Tari Hudoq Kita' dan Tari Hudoq ada pada kostum. 10.

Kadire . Ada beberapa jenis suliikng: -. seni musik dalam kesenian suku Dayak didominasi musik-musik ritual. 3. Beberapa contoh alat musik suku Dayak. Musik itu merupakan alat berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada roh-roh. Bangsi / Serunai -. dengan diameter 50-60 cm 4. Gong Sama seperti gong di Jawa.menjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang menebang pohon tersebut. Seni Musik dari Kesenian Suku Dayak Tidak jauh beda dengan seni tari. II. Gendang Ada beberapa jenis Gendang yang dikenal oleh suku Dayak Tunjung: -. Gimar -. Prahi -. Bentuk alat musik ini mirip dengan bonang di Jawa. Kelaii -. Suliikng Alat musik tiup yang terbuat dari bambu. Tompong 5. Klentangan Alat musik pukul yang terdiri dari enam buah gong kecil tersusun menurut nadanada tertentu pada sebuah tempat dudukan berbentuk semacam kotak persegi panjang (rancak). Suliikng Dewa -. Gong-gong kecil terbuat dari logam sedangkan tempat dudukannya terbuat dari kayu. Pampong 2. 1. Tuukng Tuat -.

Biasanya dinyanyikan bersaut-sautan dua sampai empat orang. Ekspresi kalimat yang dilantunkan dengan irama lagu berbeda. Mansana Kayau Pulang Kisah yang dinyanyikan pada waktu malam sebelum tidur oleh para orang tua kepada anak dan cucu dengan maksud membakar semangat anak turunannya untuk membalas dendam kepada Tambun Bupati yang telah membunuh nenek moyang mereka. 2. itu berarti sebuah perintah untuk menyerang dan maju. Bila panglima telah membunyikan salentak tujuh kali. kisah-kisah kehidupan dan kepahlawanan sukunya dengan kalimat berirama. Pada umunya Suku Dayak gemar melantunkan ungkapan hati dan perasaan . Contoh lagunya: 1. 3. Mansana Kayau Kisah kepahlawanan yang dilagukan. 4. maka terjemahan dalam Bahasa Indonesia dibuat dalam sebagaimana adanya kata per kata.Alat musik tiup yang terbuat dari pelepah batang pisang dan memiliki 5 buah pipa bambu yang dibunyikan dengan mempermainkan udara pada rongga mulut untuk menghasilkan suara dengung. Salah satu ekspresi kegembiraan dan rasa bahagia diungkapkan dalam bentuk karungut. Karungut Sejenis pantun yang dilagukan. Mohing Asang Nyanyian perang. Dalam berbagai acara karungut sering dilatunkan. Untuk mengamati cara tutur orang Dayak dalam mengekspresikan perasaan mereka. . Terkadang ditemukan perulangan kata pada akhir kalimat namun terkadang juga tidak. baik perempuan ataupun laki-laki. kemudian terdengar nyanyian Mohing Asang. misalnya pada acara penyambutan tamu yang dihormati.

Drama tradisional ditemukan pada masyarakat Kutai dalam bentuk kesenian Mamanda. namun dengan versi yang berbedabeda. Hingga saat ini orang-orang tertentu yang bernazar kepada tokoh Bandar. Banyak sansana tercipta untuk memuji dan mengagungkan tokoh Bandar ini. Kabupaten Barito Hulu. 7. Bandar hidup di zaman lewu uju dan diyakini bahwa tokoh Bandar bukan hanya sekedar mitos. Kandan Kandan ialah pantun yang dilagukan dan dilantunkan saut menyaut baik oleh lakilaki atau perempuan dalam suatu pesta perkawinan. sanjungan. masyarakatnya juga mengenal seni drama. karena Dedeo atau Ngaloak adalah tradisi Suku Dayak Dusun Tengah didaerah Barito Tengah. . Mansana Bandar Mansana artinya cerita epik yang dilagukan.5. III. Kalimantan Tengah. Apabila pesta yang diadakan untuk menyambut tamu yang dihormati maka kalimat-kalimat yang dilantunkan lebih bersifat kalimat pujian. 8. 6. doa dan harapan mereka pada tamu yang dihormati tersebut. disamping memiliki sifat kepahlawanan dan kesaktian yang tiada duanya. Tradisi ini biasa ditemukan pada Suku Dayak Siang atau Murung di Kecamatan Siang dan Murung. Bandar ialah nama seorang tokoh yang sangat dipuja dizamannya. Salengot Pantun berirama yang biasa diadakan pada pesta pernikahan. Seni Drama dari Kesenian Suku Dayak Pada kesenian suku Dayak. Dedeo atau Ngaloak Dedeo atau Ngaloak sama dengan Kandan hanya istilahnya saja yang berbeda. Keharuman namanya karena pada kepribadiannya yang sangat simpatik dan menarik. Salengot khusus dilakukan oleh laki-laki dalam menceritakan riwayat hingga berlangsungnya pernikahan kedua mempelai tersebut. namun dalam upacara kematian Salengot terlarang oleh adat untuk dilaksanakan.

anjat (tas anyaman). 3. DAFTAR PUSTAKA http://id. Patung azimat yang dianggap berkhasiat mengobati penyakit 2. Ada macam-macam patung dengan ragam fungsi.com/senibudaya/musik.com/kesenian-suku-dayak. ulap doyo (kain adat). bening aban (kain gendongan).com/2011/07/17/suku-dayak-pedalaman/ http://www. Patung blontang. seraong (topi). di antaranya sebagai berikut: 1.kutaikartanegara.kutaikartanegara. Bentuk pementasannya menyerupai ludruk atau ketoprak. Seni Rupa dari Kesenian Suku Dayak Seni rupa Dayak yang juga termasuk dalam kesenian suku Dayak terlihat pada seni pahat dan patung yang didominasi motif-motif hias setempat yang banyak mengambil ciri alam dan roh dewa-dewa dan digunakan dalam upacara adat.Drama ini memainkan lakon kerajaan dan dimainkan dalam upacara adat seperti perkawinan atau khitanan.com/senibudaya/tari.wordpress. dan lain-lain.anneahira.html http://www. IV. semacam patung totem di masyarakat Indian. seni rupa Dayak terlihat pada seni kriya tradisional seperti kelembit (perisai). Selain itu. Patung kelengkapan upacara.wikipedia.htm http://www.html .org/wiki/Suku_Dayak http://siskauche.