SEJARAH SENI RUPA INDONESIA

SUKU DAYAK

Disusun oleh: Marshela 1164012

karena di Indonesia ada suku-suku Dayak yang Muslim namun tetap termasuk kategori Dayak walaupun beberapa diantaranya disebut dengan Suku Banjar dan Suku Kutai. dan Kalimantan Selatan). Kalimantan Tengah. rumpun Murut. non-Melayu yang tinggal di pulau itu. rumpun Ot Danum-Ngaju dan rumpun Punan. lebih jauh menduga-duga bahwa Dayak mungkin juga berasal dari kata aja. yang berarti hulu sungai atau pedalaman. Terdapat beragam penjelasan tentang etimologi istilah ini. Budaya masyarakat Dayak adalah Budaya Maritim atau bahari. Dia juga yakin bahwa kata itu mungkin berasal dari sebuah istilah dari bahasa Jawa Tengah yang berarti perilaku yang tak sesuai atau yang tak pada tempatnya. King. serta Indonesia yang terdiri dari Kalimantan Barat. rumpun Apokayan yaitu Dayak Kayan. Suku bangsa Dayak terdiri atas enam Stanmenras atau rumpun yakni rumpun Klemantan alias Kalimantan. Malaysia yang terdiri dari Sabah dan Sarawak.Suku Dayak Dayak atau Daya adalah kumpulan subetnis Austronesia yang dianggap sebagai pendatang awal yang mendiami Pulau Kalimantan (Brunei. Etimologi Istilah "Dayak" paling umum digunakan untuk menyebut orang-orang asli nonMuslim. kata Dayak berasal dari kata daya dari bahasa Kenyah. terutama pada namanama rumpun dan nama keluarga. rumpun Iban. Menurut Lindblad. . sebuah kata dari bahasa Melayu yang berarti asli atau pribumi. Hampir semua nama orang Dayak mempunyai arti yang berhubungan dengan "perhuluan" atau sungai. Kenyah dan Bahau. Hal ini terutama berlaku di Malaysia. Kalimantan Timur.

dan Dayak. Lahajir et al. August Kaderland. sementara orang-orang Tunjung dan Benuaq mengartikannya sebagai hulu sungai. Dyak. Lahajir et al. Di Banjarmasin. Jadi semula istilah Daya ditujukan untuk penduduk asli Kalimantan Barat yakni rumpun Bidayuh yang selanjutnya dinamakan Dayak Darat yang dibedakan dengan Dayak Laut (rumpun Iban). aju= hulu). seorang ilmuwan Belanda. yaitu kuat. adalah orang yang pertama kali mempergunakan istilah Dayak dalam pengertian di atas pada tahun 1895. menulis bahwa menurut sebagian pengarang. Mereka juga menyatakan bahwa sebagian orang mengklaim bahwa istilah Dayak menunjuk pada karakteristik personal tertentu yang diakui oleh orang-orang Kalimantan. Commans (1987). berani dan ulet. Selanjutnya istilah “Dayak” dipakai meluas yang secara kolektif merujuk kepada suku-suku penduduk asli setempat yang berbeda-beda bahasanya. akan tetapi orang-orang di luar lingkup merekalah yang menyebut mereka sebagai ‘Dayak’. Dengan nama serupa. Sejak itu istilah Dayak juga ditujukan untuk rumpun Ngaju-Ot Danum atau rumpun Barito. mencatat bahwa setidaknya ada empat istilah untuk penuduk asli Kalimantan dalam literatur. melaporkan bahwa orang-orang Iban menggunakan istilah Dayak dengan arti manusia. ‘Dayak’ berarti manusia. Commans mengatakan bahwa arti yang paling tepat adalah orang yang tinggal di hulu sungai. yaitu Daya'. Arti dari kata ‘Dayak’ itu sendiri masih diperdebatkan. Daya. Pada akhir abad ke-19 (pasca Perdamaian Tumbang Anoi) istilah Dayak dipakai dalam konteks kependudukan penguasa kolonial yang mengambil alih kedaulatan suku-suku yang tinggal di daerah-daerah pedalaman Kalimantan. Menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bagian Proyek Pengkajian dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya Kalimantan Timur. . sedangkan di Banjarmasin disebut Biaju (bi= dari. istilah Dayak mulai digunakan dalam perjanjian Sultan Banjar dengan Hindia Belanda tahun 1826. Penduduk asli itu sendiri pada umumnya tidak mengenal istilah-istilah ini. gagah.Istilah untuk suku penduduk asli dekat Sambas dan Pontianak adalah Daya. sementara pengarang lainnya menyatakan bahwa kata itu berarti pedalaman. untuk menggantikan istilah Biaju Besar (daerah sungai Kahayan) dan Biaju Kecil (daerah sungai Kapuas Murung) yang masing-masing diganti menjadi Dayak Besar dan Dayak Kecil. Dr. khususnya non-Muslim atau non-Melayu.

Teori ini sekaligus menjelaskan mengapa orang Dayak memiliki begitu banyak varian baik dalam bahasa maupun karakteristik budaya.000 tahun lampau. Margasari. Kelompok ini terdiri dari ras Australoid (ras manusia pre-historis yang berasal dari Afrika). Mereka ini berasal dari daratan Asia dan tergolong dalam ras Mongoloid juga. Amuntai. tepatnya pada periode Interglasial-Pleistosen. bermukim di daerah Kayu Tangi. Sebagian lagi terus terdesak masuk rimba. Watang Amandit. Sedangkan orang Dayak yang menolak agama Islam kembali menyusuri sungai. Mereka juga sudah mengenal teknologi api. Kelompok ini sudah hidup menetap dalam satu komunitas rumah komunal (rumah panjang) dan mengenal teknik pertanian lahan kering (berladang). Orang Dayak pemeluk Islam kebanyakan berada di Kalimantan Selatan dan sebagian Kotawaringin. Gelombang migrasi itu masih terus berlanjut hingga abad 21 ini. hidup berburu dan mengumpulkan hasil hutan dari satu tempat ke tempat lain. salah seorang pimpinan Banjar Hindu yang terkenal adalah . masuk ke pedalaman. Pada zaman Pre-neolitikum. datang lagi kelompok suku semi nomaden (tergolong manusia modern. tapi menyebut dirinya sebagai atau orang Banjar dan Suku Kutai. Kelompok ketiga datang kurang lebih 5000 tahun silam. Homo sapiens ras Mongoloid).000-20. Labuan Amas dan Watang Balangan. Sebagian besar suku Dayak di wilayah selatan dan timur Kalimantan yang memeluk Islam tidak lagi mengakui dirinya sebagai orang Dayak. Penggalian arkeologis di Niah-Serawak. Madai dan Baturong-Sabah membuktikan bahwa kelompok ini sudah menggunakan alat-alat dari batu. kurang lebih 40. Gelombang pertama terjadi kirakira 1 juta tahun yang lalu.Sejarah Didasarkan pada teori migrasi penduduk ke Kalimantan diduga nenek moyang orang Dayak berasal dari beberapa gelombang migrasi.

Meskipun terbagi dalam ratusan sub-rumpun. orang Suku Tonyoy-Benuaq yang memeluk Agama Islam menyebut dirinya sebagai Suku Kutai. bangsa-bangsa lain juga berdatangan ke Kalimantan. Di Kalimantan Timur. Mereka tidak langsung berniaga dengan orang Dayak. Sejak awal abad V bangsa Tionghoa telah sampai di Kalimantan. Hikayat Banjar memberitakan kunjungan tetapi tidak menetap oleh pedagang bangsa Tionghoa dan Eropa (disebut Walanda) di Kalimantan Selatan telah terjadi di masa Kerajaan Banjar Hindu (abad XIV). setelah sebelumnya singgah ke Jawa. mangkok dan guci. Keenam rumpun itu terbagi lagi dalam kurang lebih 405 sub-rumpun. Sultan Mempawah menerima orang-orang Tionghoa (dari Brunei) yang sedang mencari emas. Tidak hanya dari Nusantara.Lambung Mangkurat menurut orang Dayak adalah seorang Dayak (Ma’anyan atau Ot Danum). belanga (guci) dan peralatan keramik. Kalimantan. Klemantan dan Punan. yakni: Kenyah-KayanBahau. Kedatangan bangsa Tionghoa di selatan Kalimantan tidak mengakibatkan perpindahan penduduk Dayak dan tidak memiliki pengaruh langsung karena mereka hanya berdagang. terutama dengan kerajaan Banjar di Banjarmasin. Dayak pada masa kini Dewasa ini suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar. Peninggalan bangsa Tionghoa masih disimpan oleh sebagian suku Dayak seperti piring malawen. kelompok suku Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas. Iban. sutera. Dari manuskrip berhuruf hanzi disebutkan bahwa kota yang pertama dikunjungi adalah Banjarmasin. Pedagang Tionghoa mulai menetap di kota Banjarmasin pada suatu tempat dekat pantai pada tahun 1736. cangkir. Ot Danum. Ciri-ciri tersebut . Kunjungan tersebut pada masa Sultan Hidayatullah I dan Sultan Mustain Billah. Murut. Malaka. Bangsa Tionghoa tercatat mulai datang ke Kalimantan pada masa Dinasti Ming tahun 1368-1643. dan kembali ke Tiongkok pada tahun 1407. Pada abad XV Raja Yung Lo mengirim sebuah angkatan perang besar ke selatan (termasuk Nusantara) di bawah pimpinan Cheng Ho. Orang-orang Tionghoa tersebut membawa juga barang dagangan diantaranya candu. Manila dan Solok. Pada tahun 1750. barang pecah belah seperti piring.

panjang 1. Ukuran panjang 1 – 2 meter dengan lebar 30 – 50 cm. . Senjata Suku Dayak 1. Ciri-ciri tersebut adalah rumah panjang.5 meter. Dibuat dari besi dan dipasang atau diikat dengan anyaman rotan dan bertangkai dari bambu atau kayu keras. sedangkan perkampungan kelompok suku-suku Melayu disebut: benua/banua. ditengah-tengahnya berlubang dengan diameter lubang ¼ . Terbuat dari kayu ringan. merupakan barang yang mempunyai nilai religius. Lonjo / Tombak. hasil budaya material seperti tembikar. Sebelah luar diberi ukiran atau lukisan dan mempunyai makna tertentu. mata pencaharian(sistem perladangan) dan seni tari.menjadi faktor penentu apakah suatu sub-suku di Kalimantan dapat dimasukkan ke dalam kelompok Dayak. Ujung atas ada tombak yang terbuat dari batu gunung yang diikat dengan rotan dan telah di anyam. Mandau . tetapi di daerah perkampungan sukusuku Melayu tidak ada sistem kepemimpinan adat kecuali raja-raja lokal. Batu Mujat atau batu Tengger. pandangan terhadap alam. Merupakan senjata utama suku dayak. Mandau dibuat dari batu gunung. Anak sumpit disebut damek. 3. 4. dan telep adalah tempat anak sumpitan. tetapi liat. Batu Montalat. 2. Bentuknya panjang dan selalu ada tanda ukiran baik dalam bentuk tatahan maupun hanya ukiran biasa. Sipet / Sumpitan.5 . Mandau. Batu-batuan yang sering dipakai sebagai bahan dasar pembuatan Mandau dimasa yang telah lalu yaitu: Batu Sanaman Mantikei. diukir dengan emas/perak/tembaga dan dihiasi dengan bulu burung atau rambut manusia. Disebelah dalam dijumpai tempat pegangan. Di Kalimantan yang merupakan wilayah adat Dayak dipimpin seorang Kepala Adat yang memimpin satu atau dua suku Dayak yang berbeda. beliong(kampak Dayak). Mandau mempunyai nama asli yang disebut “Mandau Ambang Birang Bitang Pono Ajun Kajau”. Telawang / Perisai.¾ cm yang digunakan untuk memasukan anak sumpitan (Damek). karena dirawat dengan baik oleh pemiliknya. sumpit. Perkampungan Dayak biasanya disebut: lewu/lebu. ditatah. Merupakan senjata utama dan merupakan senjata turun temurun yang dianggap keramat. Bentuknya bulat dan berdiameter 2-3 cm.2.

Dayak [Heteronoid] Macam-macam suku Dayak: • • • • • • • • • • • • • • • Suku Dayak Abal Suku Dayak Bakumpai Suku Dayak Bentian Suku Dayak Benuaq Suku Dayak Bidayuh Suku Dayak Bukit Suku Dayak Darat:Dayak Mali Suku Dayak Dusun Suku Dayak Dusun Deyah Suku Dayak Dusun Malang Suku Dayak Dusun Witu Suku Dayak Kadazan Suku Dayak Lawangan Suku Dayak Maanyan Suku Dayak Mali . Demang. manusia Dayak dapat dikelompokkan menjadi : . Basir. Dohong. Senjata ini hanya boleh dipakai oleh kepala-kepala suku. Senjata ini semacam keris tetapi lebih besar dan tajam sebelah menyebelah.Dayak [Melayu|Malayunoid] .5. Lambut.Dayak [Australoid|Autrolo-Melanosoid] .Dayak [Mongoloid] . Hulunya terbuat dari tanduk dan sarungnya dari kayu. Macam Suku Dayak Menurut Prof.

seni musik. . I. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya.Tari ini tidak hanya dikenal oleh suku Dayak Tunjung namun juga dikenal oleh suku Dayak Benuaq. Sebagian besar tari Dayak dalam kesenian suku Dayak adalah tari ritual upacara sesuai dengan agama Kaharingan. kesenian suku Dayak juga menampilkan produk-produk kreatif tersebut sebagai daya tarik utama atau identitas bagi kesenian suku Dayak tersebut. dan sebagainya. Tari Gantar Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Contohnya: 1. Tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acara lainnya. Tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari Gantar Rayatn. Seni Tari dari Kesenian Suku Dayak Banyaknya suku dan sub-suku Dayak menimbulkan beragamnya tari tradisional dalam kesenian suku Dayak. seni drama. Tidak berbeda jauh dengan kesenian yang terdapat di daerah lain. seni rupa. Gantar Busai dan Gantar Senak/Gantar Kusak.• • • • • • • • • Suku Dayak Mayau Suku Dayak Meratus Suku Dayak Mualang Suku Dayak Ngaju Suku Dayak Ot Danum Suku Dayak Samihim Suku Dayak Seberuang Suku Dayak Siang Murung Suku Dayak Tunjung Macam-macam Kesenian Suku Dayak Suku Dayak bermacam-macam tapi keseniannya khas dan membentuk estetika yang tercermin dalam budaya meliputi seni tari.

4. Tari Kancet Ledo / Tari Gong Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah. penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan si penari. 5. burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. Tari Kancet Lasan merupakan tarian tunggal wanita suku Dayak Kenyah yang sama gerak dan posisinya seperti Tari Kancet Ledo. sebaliknya Tari Kancet Ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin. Tari Leleng Tarian ini menceritakan seorang gadis bernama Utan Along yang akan dikawinkan secara paksa oleh orangtuanya dengan pemuda yang tak dicintainya. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung Enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon. Tari Kancet Lasan Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang. Tarian gadis suku Dayak Kenyah ini ditarikan dengan diiringi nyanyian lagu Leleng.2. Gerakan tarian ini sangat lincah. gesit. namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burung Enggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok atau duduk dengan lutut menyentuh lantai. Utan Along akhirnya melarikan diri kedalam hutan. Tari Kancet Papatai / Tari Perang Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. Tari Hudoq Tarian ini dilakukan dengan menggunakan topeng kayu yang menyerupai binatang buas serta menggunakan Tari Kancet Ledo Tari Hudoq . Tari Perang 3. 6.

Tari Belian Bawo Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit. gerakan tarinya dan iringan musiknya. Perbedaan yang mencolok anatara Tari Hudoq Kita' dan Tari Hudoq ada pada kostum. tari ini sering disajikan pada acara-acara penerima tamu dan acara kesenian Tari Belian Bawo lainnya. Tari Hudoq Kita Tarian dari suku Dayak Kenyah ini pada prinsipnya sama dengan Tari Hudoq dari suku Dayak Bahau dan Modang. Tarian ini erat hubungannya dengan upacara keagamaan dari kelompok suku Dayak Bahau dan Modang. 9. Tari Hudoq dimaksudkan untuk memperoleh kekuatan dalam mengatasi gangguan hama perusak tanaman dan mengharapkan diberikan kesuburan dengan hasil panen yang banyak. yakni untuk upacara menyambut tahun tanam maupun untuk menyampaikan rasa terima kasih pada dewa yang telah memberikan hasil panen yang baik. 8. Tari Serumpai Tarian suku Dayak Benuaq ini dilakukan untuk menolak wabah penyakit dan mengobati orang yang digigit anjing gila. Tarian ini merupakan tarian suku Dayak Benuaq. Kostum penari Hudoq Kita' menggunakan baju lengan panjang dari kain biasa dan memakai kain sarung. Ada dua jenis topeng dalam tari Hudoq Kita'. 10. 7. yakni yang terbuat dari kayu dan yang berupa cadar terbuat dari manik-manik dengan ornamen Dayak Kenyah. Disebut tarian Serumpai karena tarian diiringi alat musik Serumpai (sejenis seruling bambu). mengobati orang sakit. topeng. Setelah diubah menjadi tarian. membayar nazar dan lain sebagainya.daun pisang atau daun kelapa sebagai penutup tubuh penari. sedangkan topengnya berbentuk wajah manusia biasa yang banyak dihiasi dengan ukiran khas Dayak Kenyah. Tari Kuyang Sebuah tarian Belian dari suku Dayak Benuaq untuk mengusir hantu-hantu yang .

Musik itu merupakan alat berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada roh-roh. 1. seni musik dalam kesenian suku Dayak didominasi musik-musik ritual. Suliikng Alat musik tiup yang terbuat dari bambu. Klentangan Alat musik pukul yang terdiri dari enam buah gong kecil tersusun menurut nadanada tertentu pada sebuah tempat dudukan berbentuk semacam kotak persegi panjang (rancak). Prahi -. Bangsi / Serunai -. Gendang Ada beberapa jenis Gendang yang dikenal oleh suku Dayak Tunjung: -. dengan diameter 50-60 cm 4. II. Gong-gong kecil terbuat dari logam sedangkan tempat dudukannya terbuat dari kayu. Gimar -. Tuukng Tuat -. Ada beberapa jenis suliikng: -. 3. Tompong 5. Suliikng Dewa -. Kadire .menjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang menebang pohon tersebut. Beberapa contoh alat musik suku Dayak. Gong Sama seperti gong di Jawa. Bentuk alat musik ini mirip dengan bonang di Jawa. Kelaii -. Seni Musik dari Kesenian Suku Dayak Tidak jauh beda dengan seni tari. Pampong 2.

Ekspresi kalimat yang dilantunkan dengan irama lagu berbeda. Bila panglima telah membunyikan salentak tujuh kali. Contoh lagunya: 1. 4. Karungut Sejenis pantun yang dilagukan. . 3. misalnya pada acara penyambutan tamu yang dihormati.Alat musik tiup yang terbuat dari pelepah batang pisang dan memiliki 5 buah pipa bambu yang dibunyikan dengan mempermainkan udara pada rongga mulut untuk menghasilkan suara dengung. Mansana Kayau Pulang Kisah yang dinyanyikan pada waktu malam sebelum tidur oleh para orang tua kepada anak dan cucu dengan maksud membakar semangat anak turunannya untuk membalas dendam kepada Tambun Bupati yang telah membunuh nenek moyang mereka. baik perempuan ataupun laki-laki. itu berarti sebuah perintah untuk menyerang dan maju. Dalam berbagai acara karungut sering dilatunkan. Biasanya dinyanyikan bersaut-sautan dua sampai empat orang. Untuk mengamati cara tutur orang Dayak dalam mengekspresikan perasaan mereka. Pada umunya Suku Dayak gemar melantunkan ungkapan hati dan perasaan . 2. kisah-kisah kehidupan dan kepahlawanan sukunya dengan kalimat berirama. Mohing Asang Nyanyian perang. Terkadang ditemukan perulangan kata pada akhir kalimat namun terkadang juga tidak. Salah satu ekspresi kegembiraan dan rasa bahagia diungkapkan dalam bentuk karungut. maka terjemahan dalam Bahasa Indonesia dibuat dalam sebagaimana adanya kata per kata. kemudian terdengar nyanyian Mohing Asang. Mansana Kayau Kisah kepahlawanan yang dilagukan.

Seni Drama dari Kesenian Suku Dayak Pada kesenian suku Dayak. Tradisi ini biasa ditemukan pada Suku Dayak Siang atau Murung di Kecamatan Siang dan Murung. III. Salengot khusus dilakukan oleh laki-laki dalam menceritakan riwayat hingga berlangsungnya pernikahan kedua mempelai tersebut. Bandar hidup di zaman lewu uju dan diyakini bahwa tokoh Bandar bukan hanya sekedar mitos. Kandan Kandan ialah pantun yang dilagukan dan dilantunkan saut menyaut baik oleh lakilaki atau perempuan dalam suatu pesta perkawinan.5. masyarakatnya juga mengenal seni drama. Drama tradisional ditemukan pada masyarakat Kutai dalam bentuk kesenian Mamanda. Dedeo atau Ngaloak Dedeo atau Ngaloak sama dengan Kandan hanya istilahnya saja yang berbeda. Banyak sansana tercipta untuk memuji dan mengagungkan tokoh Bandar ini. Kalimantan Tengah. Kabupaten Barito Hulu. Hingga saat ini orang-orang tertentu yang bernazar kepada tokoh Bandar. 6. namun dalam upacara kematian Salengot terlarang oleh adat untuk dilaksanakan. 8. 7. Apabila pesta yang diadakan untuk menyambut tamu yang dihormati maka kalimat-kalimat yang dilantunkan lebih bersifat kalimat pujian. Mansana Bandar Mansana artinya cerita epik yang dilagukan. namun dengan versi yang berbedabeda. disamping memiliki sifat kepahlawanan dan kesaktian yang tiada duanya. . doa dan harapan mereka pada tamu yang dihormati tersebut. sanjungan. karena Dedeo atau Ngaloak adalah tradisi Suku Dayak Dusun Tengah didaerah Barito Tengah. Salengot Pantun berirama yang biasa diadakan pada pesta pernikahan. Keharuman namanya karena pada kepribadiannya yang sangat simpatik dan menarik. Bandar ialah nama seorang tokoh yang sangat dipuja dizamannya.

htm http://www.org/wiki/Suku_Dayak http://siskauche. Selain itu. anjat (tas anyaman).com/kesenian-suku-dayak.com/senibudaya/tari. seraong (topi). seni rupa Dayak terlihat pada seni kriya tradisional seperti kelembit (perisai). Seni Rupa dari Kesenian Suku Dayak Seni rupa Dayak yang juga termasuk dalam kesenian suku Dayak terlihat pada seni pahat dan patung yang didominasi motif-motif hias setempat yang banyak mengambil ciri alam dan roh dewa-dewa dan digunakan dalam upacara adat. Patung blontang. ulap doyo (kain adat).html .html http://www.com/2011/07/17/suku-dayak-pedalaman/ http://www. 3.Drama ini memainkan lakon kerajaan dan dimainkan dalam upacara adat seperti perkawinan atau khitanan. IV. semacam patung totem di masyarakat Indian. bening aban (kain gendongan). Patung azimat yang dianggap berkhasiat mengobati penyakit 2. di antaranya sebagai berikut: 1.kutaikartanegara.com/senibudaya/musik. Patung kelengkapan upacara.kutaikartanegara.wikipedia.anneahira.wordpress. Ada macam-macam patung dengan ragam fungsi. dan lain-lain. DAFTAR PUSTAKA http://id. Bentuk pementasannya menyerupai ludruk atau ketoprak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful