1.

Latar belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini semakin cepat berkembang untuk itu mahasiswa harus mampu berpikir dan bertindak efektif dan efisien. Seiring perkembangan dan teknologi yang semakin maju, maka seseorang bekerja sesuai dengan perkembangan teknologi yang baru untuk kesejahteraannya. Dizaman yang serba canggih seperti sekarang ini khususnya dibidang teknologi semakin cepat berkembang maka dari itu kita sebagai mahasiswa harus bisa memiliki pengalaman tentang teknologi. dari material yang akan digunakan dalam pembuatan suatu benda atau sebagai alat bantu untuk pengerjaan tertentu agar pengerjaan tersebut lebih mudah. Dalam membuat suatu material harus didasarkan perhitungan agar pada saat pengujian tidak terjadi permasalahan yang tidak diinginkan. Material ini bisa digunakan untuk membuat berbagai macam proses yang diproduksi secara banyak.
Penggunaan material logam dalam membuat suatu teknologi harus didasarkan perhitungan pada pengujian mekanik pada logam tersebut, guna mendapatkan hasil yang efisien. Untuk mendapatkan sifat mekanik dari suatu logam, harus dilakukan pengujian mekanik, baik itu pengujian merusak ( destructive test ) ataupun pengujian tidak merusak ( non destructive test ) dimana semua pengujian A tersebut hanya mengukur specimen atau contoh material yang dibentuk sesuai standart pengujian. Salah satunya pengujian tarik. Uji tarik adalah pengujian yang dilakukan untuk melihat pengaruh atau respon suatu material (spesimen uji) terhadap pembebanan. Pada pengujian tarik memiliki syarat-syarat penting , salah satunya pembuatan spesimen uji, dimana specimen uji harus memiliki suatu standart ukuran sehingga dapat dikonversikan ke standar yang lain kestantar yang lain. Specimen uji tarik dapat dibedakan berdasarkan bentuk penampang yaitu penampang silinder (material silinder) dan penampang segi empat (material plat). Pada specimen penampang silinder tidak mengalami kesulitan pada proses pembuatan hanya menggunakan mesin bubut, akan tetapi untuk penampang segi empat proses pembuatan nya lebih rumit dan harus memperhatikan tool yangdigunaka, biasanya operator hanya menggunakan klem yang ditumpuk sehingga proses pengerjaan memakan waktu yang lama. Maka dari itu, untuk

Menghindari kerugian yang disebabkan patahnya tool. c. Hasil yang kurang memuaskan. b. dibuatlah ³ JIG pembuatan specimen uji tarik penampang segi empat ³. Dapat digunakan dalam beberapa standar. Manfaat Adapun manfaat pembuatan ³JIG specimen uji tarik penampang segi empat´. penyetelan dan juga hasil akhir specimen. Bentuk yang universal. 2. d. Dapat mempermudah penyetelan. Pembuatan specimen mengalami kesulitan pada penyetelan datum. c. antara lain : a. Susah digunakan dalam produksi masal. Pembuatan specimen hanya mengunakan klem-klem biasa. f. Pembuatan specimen sebelumnya membutuhkan waktu yang lama. e. Identifikasi Masalah Adapun pembuatan ³JIG specimen uji tarik penampang segi empat´ dengan mempertimbangkan beberapa problem yang dialami operator. Dengan adanya alat ini maka estimasi waktu yang dibutuhkan operator dalam pembuatan specimen lebih singkat dan tool yang digunakan dalam pembuatan specimen tidak mendapat perhatian extra. Mempertimbangkan tol yang digunakan. e. Pembuatan specimen dalam jumlah banyak juga tidak mengalami kesulitan baik dalam hal waktu. antara lain : a. 4. .mempermudah pembuatan specimen uji terutama dalam jumlah banyak. Tujuan Adapun tujuan pembuatan ³JIG specimen uji tarik penampang segi empat´. 3. antara lain : a. d. Dapat memproduksi specimen secara missal. Dapat digunakan dalam produksi missal. b.

05 3 1/16 " mm 0.01 0.75 Inch 0. Prinsip kerja a. Komponen Adapun komponen-komponen dari ³JIG specimen uji tarik penampang plat´.1 " 12 ±0.250 1.5 2. antara lain : .0 ±0.12 5 6.1 " 8. International Organization for Standardization (ISO) Specimen standar NOMINAL Inch 0.250 "±0.75 ±0.b.oo5 o. Dapat mempersingkat waktu.25 " 2. Acuan Adapun acuan dari pembuatan ³JIG specimen uji tarik penampang segi empat antara lain : a.30 ±0. c. Japanese Industrial Standart (JIS) c.05 1/4 " " 3.01 3/8 " mm 12. Dapat membuat specimen dalam banyak standar.05 10 Inch 0.5 " 50.35 ±0. American Society Test of Material (ASTM) b. Deutsches Institut furNorming (DIN) d.4 ±0.005 0. 5.8 6 mm 0.5 ±0.1 6.5 D ( diameter ) R ( radius ) A ( length of radius section) 2 1/4 " 60 1 3/4 " 45 1/4 " 35 ±0.0 G (gage length ) ±o.350 1.25 ±0.0 ±0.

Letakkan specimen dan dijepit dengan klem. . - Klem Klem berfungsi untuk penahan bagian atas yang terletak pada bagian tengah dengan alas disesuaikan dengan bagian atas landasan. - Baut Baut berfungsi sebagai pengikat antara klem dan landasan yang terletak pada bagian atas. kemudian jepitlah dengan menggunakan baut. b.- Landasan Landasan berfungsi sebagai penahan bagian bawah serta pengikat bagian lubang yang terletak pada bagian pada bagian bawah dengan dengan bagian alas disesuaikan dengan parameter landasan mesin freis yang sudah ada. Prinsip kerja Adapun prinsip kerja yaitu dengan cara meletak kan kedua bagian ujung landasan pada landasan mesin dengan jarak disesuaikan dengan standar yang jadi acuan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful