UNSUR PERIODE KETIGA

Ahmad Zakki Komarudin Bhasten Oldman Sitanggang Devi Windaryanti Dini Nur Legita Youlan Septiani

Unsur Periode Ketiga
‡ Unsur-unsur periode ketiga memiliki jumlah kulit elektron yang sama, yaitu tiga kulit. Akan tetapi konfigurasi elektron dari masing-masing unsurberbeda, hal ini akan menyebabkan sifat-sifat kimia yang berbeda. Dari kiri ke kanan unsur periode ketiga berturut-turut adalah natrium (Na), magnesium (Mg), aluminium (Al), silikon (Si), fosfor (P), belerang (S), klor (Cl) dan argon (Ar). Na, Mg, dan Al merupakan unsur logam, Si semilogam, P, S dan Cl nonlogam, Ar gas mulia

Kelimpahan Unsur Periode Ketiga di Alam
Na, Mg, Al, Si, P, S, Cl, Ar

. kriolit.Natrium (Na) ‡ lapisan bumi = 23000 ppm ‡ Air laut = 10500 ppm ‡ Matahari = 1910000 relatif terhadap H=1exp12 ‡ Natrium banyak ditemukan diberbagai mineral logam misalnya sebagai NaCl. soda niter. dan zeolit. ‡ Natrium banyak terdapat di bintang yang ada diluar angkasa berdasarkan spektra garis D-nya dan bertanggung jawab terhadap cahaya hampir kebanyakan bintang. amphibole.

& epsomit (MgSO4. .Magnesium (Mg) ‡ Magnesium (Mg) adalah unsur kimia di dlm sistem periodik yg m punyai simbol Mg & nomor atom 12 & berat atom 24. ‡ Magnesium (Mg) banyak dijumpai di alam pd lapisanlapisan batuan dlm bentuk mineral seperti dolomit (CaCO3. magnesit (MgCO3).7H2O). ‡ Magnesium (Mg) mrupakan unsur yg kedelapan paling berlimpah & memenuhi 2% drpd kandungan kerak Bumi dr segi berat.MgCO3). & merupakan unsur ketiga t banyak yg terlarut dlm air laut.31.

Aluminium (Al) ‡ Aluminium (Al) adalah unsur logam yang biasa dijumpai dlm kerak bumi yang terdapat dalam batuan seperti felspar dan mika. furum. kalsium & magnesium. ‡ Umumnya juga dalam bentuk aluminium silikat dan campurannya dalam logam lain seperti natrium. kalium. .

Bentuk silikon dioksida dapat ditemukan pada pasir. kuarsa dan serbuk batuan. . serbuk silikon murni terdapat sebagai kepungan dalam emas dan letusan gunung berapi. lempung dan mika.Silikon (Si) ‡ Silikon merupakan unsur kedua paling berlimpah di bumi setelah oksigen yaitu mencakup 25. Silikon di kulit bumi terdapat dalam bentuk silikat dan silikon dioksida (silika). Bentuk silikat dapat ditemukan diantaranya pada granit.7 % dari kandungan kerak bumi. silikon juga merupakan bagian utama dalam aerolit (satu kelas dengan meteorit) dan tektid (bentuk kaca alami).

‡ Fosfat anorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Oleh karena itu. yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh decomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. fosfor terdapat dalam dua bentuk. .Fosfor (P) ‡ Di alam.

dalam bentuk aslinya. ‡ Penggunaan komersilnya terutamadalam fertilizer na mun juga dalam bubuk mesiu. Di alam.Sulfur/Belerang (S) ‡ Bentuknya adalah nonmetal yang tak berasa. Belerang. korek api. belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineralmineral sulfide dan sulfate. insektisida dan fungisida. . Ia adalah unsur penting untuk kehidupan dan ditemukan dalam dua asam amino. tak berbau dan multivalen. adalah sebuah zat padat kristalin kuning.

. dan sangat beracun. termasuk manusia. Dalam bentuk gas. ‡ Dalam bentuk cair atau padat. unsur ini adalah pembentuk garam dan senyawa lain yang tersedia di alam dalam jumlah yang sangat berlimpah dan diperlukan untuk pembentukan hampir semua bentuk kehidupan. pemutih. klor sering digunakan sebagai oksidan. klorin berwarna kuning kehijauan.Klor (Cl) ‡ Dalam bentuk ion klorida. atau desinfektan.

Argon (Ar) ‡ Merupakan gas yang tidak bewarna dan berasa ‡ Tidak reaktif seperti halnya gas mulia yang lain ‡ Dapat diperoleh dengan cara memaskan udarea dengan CaC2 ‡ Terdapat sekitar 1% argon di atmosfer ‡ Terbentuk di atmosfer sebagai akibat dari proses sinar kosmik .

wajan dll ‡ Silikon: Keramik. cat. korek api. obat-obatan dll . sendok. kaca. semen. pasta gigi dll ‡ Sulfur: Pupuk. garpu. penghalus minyak. panci. Silikon. kembang api. pestisida.Produk yang Mengandung Unsur Periode Ketiga ‡ Aluminium : Kepingan Cd. zeloit dll ‡ Fosfor: Pupuk. korek api.

Sifat Fisis Unsur Periode Ketiga .

.

. sedangkan klor dan argon berwujud gas pada suhu biasa. ‡ Silikon memiliki titik leleh dan titik didih tertinggi karena silikon memiliki struktur kovalen raksasa dimana setiap atom silikon terikat secara kovalen pada empat atom silikon lainnya. ‡ 2) Titik Leleh dan Titik Didih ‡ Titik leleh dan titik didih unsur periode ketiga dari natrium ke kananmeningkat dan mencapai puncaknya pada silikon. kemudian turun.Sifat Fisis ‡ 1) Wujud pada Suhu Biasa ‡ Dari titik leleh dan titik didih kita dapat menyimpulkan bahwa unsur-unsur dari natrium sampai belerang berwujud padat.

Akan tetapi energi ionisasi Al lebih rendah dari energi ionisasi Mg dan energi ionisasi S lebih rendah dari P. . ‡ Hal ini disebabkan oleh susunan elektron dalam orbital yang penuh atau setengah penuh memiliki kestabilan yang lebih besar.Sifat Fisis ‡ 3) Energi Ionisasi ‡ Secara umum energi ionisasi unsur periode ketiga dari kiri ke kanan meningkat.

Sifat Fisis ‡ 4) Sifat Logam ‡ Sifat logam unsur periode ketiga dari kiri ke kanan semakin berkurang. . belerang dan klor merupakan nonlogam yang tidak menghantarkan listrik. hal ini disebabkan pertambahanelektron valensi yang mengakibatkan ikatan logam semakin kuat. Dari Na sampai Al merupakan unsur logam dengan titik leleh. Silikon merupakan semilogam (metaloid) bersifat semikonduktor. sedangkan fosfor. titik didih.kerapatan dan kekerasan meningkat. Dengan demikian daya hantar listrik (sifat konduktor) juga semakin kuat.

Natrium merupakan reduktor kuat dan klor merupakan oksidator kuat. sehingga dari natrium sampai klor sifat reduktor berkurang dan sifat oksidator bertambah.Sifat Kimia Unsur Periode Ketiga ‡ 1) Sifat Reduktor dan Oksidator ‡ Sesuai dengan fakta bahwa dari kiri ke kanan unsur-unsur periode ketiga semakin sukar melepas elektron serta makin mudah menangkap elektron.66 volt ‡ S + 2e S2 E° = 0. ‡ Kekuatan sifat reduktor dan oksidator ‡ Na+ + e Na E° = 2. ‡ Kekuatan sifat reduktor dan oksidator dapat dilihat dari harga potensial elektroda.51 volt ‡ Cl2 + 2e 2Cl E° = +1.71 volt ‡ Mg2+ + 2e Mg E° = 2. Semakin besar (positif) harga potensial elektroda semakin mudah mengalami reduksi yang berarti sifat oksidator makin kuat.36 volt . dan sebaliknya makin kecil (negatif) harga potensial elektroda makin mudah dioksidasi yang berarti sifat reduktor makin kuat.38 volt ‡ Al3+ + 3e Al E° = 1.

Dengan demikian Si(OH)4. Bila energi ionisasi unsur periode ketiga tinggi ikatan antara unsur periode ketiga dengan OH merupakan ikatan kovalen. Mg(OH)2. S(OH)6 dan Cl(OH)7.Sifat Kimia ‡ ‡ 2) Sifat Asam Basa Hidroksida Unsur Periode Ketiga Hidroksida unsur periode ketiga terdiri dari NaOH. S(OH)6. Al(OH)3 bersifat sebagai basa dan sebaliknya dalam lingkungan basa. P(OH)5. Si(OH)4. Dalam lingungan asam. NaOH tergolong basa kuat dan mudah larut dalam air. Al(OH)3. ‡ ‡ ‡ . P(OH)5. sehingga tidak dapat melepaskan OH tetapi melepaskan ion H+ karena ikatan O H bersifat polar. Al(OH)3 bersifat sebagai asam. bila energi ionisasi unsur periode ketiga rendah ikatan antara unsur periode ketiga dengan OH adalah ion sehingga dalam air melepaskan ion OH (bersifat basa). Al(OH)3 bersifat amfoter. Sifat asam dari Si(OH)4 atau H2SiO3 sampai Cl(OH)7 atau HClO4 makin kuat karena bertambahnya muatan positif atom pusat. dan Cl(OH)7 bersifat asam. artinya dapat bersifat sebagai asam sekaligus basa tergantung lingkungannya. Jadi. Berdasar energi ionisasinya. sehingga gaya tolak terhadap H+ makin kuat akibatnya makin mudah melepaskan H+ berarti sifat asam makin kuat. sifat asam H2SiO3 <>3PO4 <>2SO4 <>4. sedangkan Mg(OH)2meskipun tergolong basa kuat tetapi tidak sekuat NaOH.

Sifat Kimia Reaksi Asam Basa Unsur Periode Ketiga ‡ Basa ‡ NaOH Na+ + OH ‡ Mg(OH)2 Mg2+ + OH ‡ Reaksi pada Al(OH)3 ‡ Al(OH)3(s) + H+(aq) Al3+(aq) + 3H2O(l) asam ‡ Asam ‡ Si(OH)4 ‡ P(OH)5 ‡ S(OH)6 ‡ Cl(OH)7 H2SiO3 + H2O asam silikat H3PO4 + H2O asam fosfat H2SO4 + 2H2O asam sulfat ‡ Al(OH)3(s) + OH (aq) Al(OH)4 (aq) Basa HClO4 + 3H2O asam perklorat .

Si.Pengolahan Logam Unsur Periode Ketiga Al. P dan S .

Campuran Al2O3 dengan kriolit dan AlF3 dipanaskan hingga mencair dan pada suhu 950 C kemudian dielektrolisis . 2Al2O3 +3C 4Al + 3CO2 . Untuk mendapat 1 Kg Aldihabiskan 0. Aluminium oksida akan larut membentuk NaCl(OH)4. Larutan disaring lalu filtrat yang mengandung NaAl(OH)4 diasamkan dengan mengalirkan gas CO2 Al mengendap sebagai Al(OH)3 c. Bijih bijih Aluminium yang utama antara lain: . Al(OH)3 disaring lalu dikeringkan dan dipanaskan sehingga diperoleh Al2O3 tak berair.Aluminium (Al) ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Aluminium dibuat menurut proses Hall-heroult yang ditemukan oleh Charles M. Al yang terbentuk berupa zat cair dan terkumpul di dasar wadah lalu dikeluarkan secara periodik ke dalam cetakan untuk mendapat aluminium batangan (ingot).mika .bauksit .tanah liat 2) Peleburan Alumina Peleburan ini menggunakan sel elektrolisis yang terdiri atas wadah dari besi berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode (-) sedang anode (+) adalah grafit. Anode grafit terus menerus dihabiskan karena bereaksi dengan O2 sehingga harus diganti dari waktu ke waktu.44 anode grafit. b. Ba direaksikan dengana NaOH(q) . Hall di Amerika Serikat dan Paul Heroult tahun 1886. Pengolahan aluminium dan bauksit meliputi 2 tahap : 1) Pemurnian bauksit a.

logam Al sebagai pereduktor.Silikon (Si) ‡ Logam Si dibuat melalui proses smelting. tanpa menggunakan lingkungan gas mulia atau ruang hampa. Pengerjaan proses smelting ini lebih sederhana jika dibandingkan dengan pembuatan logam Si melalui reduksi SiO2 yang menggunakan unsur karbon sebagai pereduktor. Ada tiga jenis bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan logam Si murni. . tetapi membuat SiO2 dan Al2O3 hasil reaksi menjadi fasa cair. dan CaO (lime) sebagai bahan yang harus ditambahkan. Selama proses smelting berlangsung. yaitu pasir silika (SiO2) sebagai bahan baku. Peralatan pemanas yang digunakan adalah tungku busur listrik yang dioperasikan diruang terbuka. CaO yang ditambahkan tidak ikut bereaksi. sehingga reaksi reduksi berlangsung kontinyu.9% adalah tinggi. yaitu reduksi silika (SiO2) dengan pereduktor logam Al pada suhu di atas 1500°C. Perolehan logam silikon murni dengan kandungan Si berkisar antara 94% sampai dengan 99. yaitu sekitar 40%-44% dari berat pasir silika yang dimuatkan.

Fosfor (P) ‡ Sumber fosfor terpenting yaitu batuan fosfat. suatu bahan kompleks yang mengandung fluorapatit (Ca3(PO4)2.CaF2). ‡ 2Ca3(PO4)2(s) + SiO2(s) + 10C(s) à 6CaSiO3(s) + 10CO(g) + P4(g) . Uap fosfor yang tebentuk ditampung dalam air. Senyawa Ca3(PO4)2 dipisahkan dari batuan fosfat kemudian dipanaskan dengan pasir (SiO2) dan kokas (C).

atau dengan proses timbal dengan menggunakan katalis NO dengan NO2 . ‡ .Sulfur (S) ‡ ‡ Cara sisilia (S ada pada permukaan tanah) : S dipanaskan disublimasi Cara Frasch (S dibawah permukaan tanah) : air panas disemprotkan melalui pipa bocor embusan uap air akan menekan S cair ke atas Pembuatan asam sulfat dengan proses kontak pada suhu tinggi dan tekanan normal 1 atm dengan bantuan katalis V2O5 .

Si.Kegunaan Unsur Periode Ketiga Al. S . P.

Aluminium (Al) Banyak dipakai dalam industri pesawat Untuk membuat konstruksi bangunan Dipakai pada berbagai macam aloi Untuk membuat magnet yang kuat Tawas sebagai penjernih air Untuk membuat logam hybrid yang dipakai pada pesawat luar angkasa ‡ Membuat berbagai alat masak (Al 90% Mg 10%) ‡ Menghasilkan permata bewarna-warni: Sapphire. dll ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ . Topaz.

Silikon (Si) ‡ Dipakai dalam pembuatan kaca (SiO2) ‡ Terutama dipakai dalam pembuatan semi konduktor ‡ Digunakan untuk membuat aloi bersama alumunium. dan tembaga ‡ Untuk membuat enamel ‡ Untuk membuat IC ‡ Tanah liat untuk membuat semen ‡ SiC untuk pemotong . magnesium.

‡ Fosforus merah untuk korek api. atau NPK di industri pupuk . ‡ Sebagai bahan dasar pada pembuatan pupuk fosfat dan superfosfat.Fosfor (P) ‡ Fosforus putih untuk pembuatan asam sulfat. amohpos.

Sulfur (S) ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Dipakai sebagai bahan dasar pembuatan asam sulfat Digunakan dalam baterai Dipakai pada fungisida dan pembuatan pupuk Digunakan pada korek dan kembang api Digunakan sebagai pelarut dalam berbagai proses Elektrolit accu Tawas Pupuk ZA (NH4)SO4 Gips MgSO4 Obat pencahar / garam inggris Bahan vulkanisasi karet Seng sulfida digunakan sebagai bahan pelapis pada layar televisi .

Thank you for joining our presentation .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful