P. 1
ALAT PEMBATAS listrik

ALAT PEMBATAS listrik

|Views: 1,321|Likes:
Published by Agus Surachmat

More info:

Published by: Agus Surachmat on Jan 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/05/2012

pdf

text

original

ALAT PEMBATAS DAN PENGUKUR

3-1 Pembatas
Satuan arus ialah Ampere, sedangkan satuan daya ialah VA. Karena itu pembatas arus listrik menggunakan satuan Ampere. Penggunaan pembatas disebut sebagai penentuan demand (kebutuhan) pengguna. Besar arus trip pelebur atau pemutus yang digunakan sebagai pembatas maksimum ditetapkan sebesar 10% di atas arus nominal trafo yang dilindungi. Penggunaan pembatas sebagai salah satu interface antara PLN dengan pelanggan, bila pelanggan memakai lebih pembatas akan bekerja, dan terjadi pemadaman. Dari sudut pandang pelanggan kejadian ini berarti berkurangnya keandalan suplai tenaga listrik. Jenisjenis alat pembatas yang paling banyak digunakan adalah jenis termis dan elektromagnet. Beberapa jenis pembatas tersebut terdiri dari pembatas satu kutub, dua kutub dan tiga kutub. Jenis Pembatas dan Penggunaannya''''''' ''''''''''

3-2 Pemasangan, pengoperasian dan pemeliharaan
Cara pemasangan pembatas type MCB ini sangatlah mudah, karena konstruksi pada bagian bawah MCB sudah dilengkapi dengan ril, sehingga begitu ril dipasang MCB tinggal memasukkan dari arah samping dan didorong sesuai dengan posisi yang

Dalam prinsipnya suatu transformator alat pengukur adalah identik dengan transformator daya. Untuk kepentingan yang sama maka dalam keadaan pemakaian pada arus bolak balik. yang sama dengan inti primer sebuah transformator arus seperti tampak pada Gambar 3-3. Suatu keadaan yang menguntungkan dalam penggunaan transformator alat-alat pengukuran adalah. gaya maksimum akan terjadi jika sudut fasanya 90O. jika hal ini terkait dengan PLN maka setting/peneraan/mengganti baru menjadi tanggung jawab PLN. Batang besi untuk piringan putar dilekatkan pada penghitung putaran melalui sistem gigi yang tepat yang dikalibrasikan untuk mengukur kilowatt hours (kWh) yang merupakan satuan energi listrik. diantaranya peka. Demikian pula dalam pengoperasian. akan tetapi kesalahankesalahannya. Penggunaan transformator-transformator tersebut pada umumnya dilakukan pada frekuensi-frekuensi komersiil akan tetapi kadang-kadang pula dipergunakan pada frekuensi audio. Dalam pemeliharaan. suatu transformer khusus yang dikenal sebagai transformator alat-alat pengukuran dipergunakan. tinggal mendorong ke atas untuk posisi ON. Hal ini berkaitan dengan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh pengaman. dan transformator untuk tegangan dikenal sebagai transformator tegangan (TP). Dalam . 3-3-2 Tang Ampere Alat ukur tang ampere atau dikenal juga dengan sebutan Ampere meter jepit bekerja dengan prinsip. transformator arus dipergunakan dengan dihubungkannya dalam seri kumparan primernya dengan beban. Jumlah putaran dalam waktu tertentu akan memberikan peng ukuran dari energi yang digunakan karena energi = daya x waktu. dan arus sekunder I2. 3-3-4-2 Transformator-transformator Arus Seperti diperlihatkan dalam Gambar 3-6. kumparan-kumparan arus dan tegangan merupakan suatu belitan pada dua buah magnet. Fluks magnetik akan membangkitkan arus Eddy pada piringan yang akan menghasilkan gaya yang melawan arah putaran piringan. akan tetapi dalam transformator alatalat pengukuran yang dipentingkan bukanlah kerugian-kerugian daya. andal. rasio dari lilitan-lilitan adalah n = N1/N2. dan lilitan sekunder sebanyak N2. Transformator untuk arus dikenal sebagai transformator arus (TA). yang sama dengan kecepatan putaran piringan. yang dihubungkan dengan beban Z pada lilitan-lilitan sekundemya. dan harganya tidak terlalu mahal. Misal tegangan primer arus V1. cepat reaksi. kumparan sekundernya dihubungkan dengan sirkit arus dari alat pengukur amper atau alat pengukur watt. dan tegangan sekunder V2. Dengan lilitan primernya dihubungkan dengan sumber daya arus bolak balik seperti diperlihatkan pada Gambar 3-5(a). 3-3-4 Transformator untuk Alat-alat Pengukuran Dalam keadaan arus searah. maka untuk memperbesar daerah pengukuran suatu tahanan shunt atau seri dipergunakan. Gaya yang dihasilkan berbanding lurus terhadap sudut fasa antara fluks-fluks kumparan tegangan dan kumparan arus. 3-3 Alat Ukur Energi Arus Bolak-balik 3-3-1 Prinsip-prinsip Kerja Dalam alat ukur energi.diinginkan. dan menekan ke bawah untuk posisi OFF. sedang pada industri umumnya diganti baru. Gaya ini sebanding dengan daya aktif V I cos . Transformator untuk alat-alat pengukuran dapat berupa transformator untuk arus dan tegangan. arus primer I1. Perputaran dari piringan aluminium terjadi karena interaksi dari kedua medan magnet ini. Dengan alat ukur tang ampere ini pengukuran arus dapat dilakukan tanpa memutuskan suplai listrik terlebih dahulu. 3-3-4-1 Prinsip-prinsip Kerja Dalam Gambar 3-5 diperlihatkan transformator yang mempunyai lilitan primer N1. bahwa alat pengukur akan mungkin diisolasikan dari pada jaringanjaringan utama.

Cara-cara menempatkan isolasi adalah sebagai berikut. maka penggunaan dari alat ukur ampere jaringan. dan kumparan sekundernya dihubungkan dengan sirkit tegangan dari pengukur Volt atau pengukur Watt. 3-3-4-5 Pengukuran arus pada jaringan Bila arus yang melalui suatu jaringan akan diukur sedangkan tidak memungkinkan memotong jaringan tersebut untuk menghubungkan alat pengukur ampere. maka jumlah lilitan pada tegangan primer sedikit dikurangi dari pada rasio nominal dari lilitan-lilitannya. maka jumlah lilitan dari kumparan sekunder dalam banyak hal dikurangi dengan I % bila dibandingkan dengan harga yang ditentukan oleh transformator nominalnya. atau melalui suatu transformator arus. Untuk membuat kesalahan ini kecil maka inti besi dibuat dari material yang mempunyai permeabilitas yang tinggi dan jumlah lilitan diperbanyak. masih terdapat apa yang dikenal sebagai tipe jendela dimana lilitan primernya tidak diberikan akan tetapi pemakai dapat membentuknya sendiri pada saat penggunaannya dengan memberikan sejumlah lilitan yang diperlukan pada sisi primemya. Dengan cara demikian. Pada transformator tegangan. Dalam type lilitan maka kedua kumparan primer dan sekunder dililitkan melalui satu inti besi sedangkan dalam type tusukan. Pada umumnya terdapat tiga isolasi. maka sebagai kumparan primer dipergunakan satu konduktor tunggal yang ditusukkan melalui jendela yang dibentuk dari inti-inti besinya. Sedangkan tipe-tipe lainnya dipergunakan pada arus-arus primer yang mempunyai harga nominal lebih tinggi. Isolasi minyak dimana kumparan-kumparan dimasukkan di dalam suatu bejana yang berisi minyak khusus untuk isolasi. Untuk pengukuran pada tegangan yang lebih tinggi. Seperti diperlihatkan dalam Gambar 3-11(a). yaitu isolasi kering. yang disebabkan oleh adanya kerugian tegangan pada kumparan-kumparan sekundernya dan arus magnitisasinya. Disamping tipe lilitan dan tusukan tersebut.transformator arus. Seleksi dari pada cara-cara isolasi tersebut tergantung kepada penggunaan dari pada transformator. Disamping ini. alat ukur ampere . suatu kesalahan negatif sering terjadi. Tipe lilitan dipergunakan pada umumnya bila harga nominal dari arus primer adalah di bawah 1. untuk keperluan pengukuran dengan aman. isolasi kering padat dimana lilitan-lilitan dimasukkan ke dalam zat yang pada mulanya adalah cair. Cara-cara untuk membuat lilitan dari transformator arus adalah sebagai berikut. 3-3-4-3 Transformator Tegangan Seperti diperlihatkan pada Gambar 3-8 transformator tegangan dipergunakan dengan menghubungkan kumparan-kumparan primernya secara paralel dengan beban.000 A. Terdapat pada dasarnya dua cara pokok yaitu yang menghasilkan transformator arus dari type lilitan dan dari type tusukan. Dalam kebanyakan penggunaan maka tegangan primer adalah di bawah 300 kV. kesalahan terjadi terutama disebabkan oleh adanya magnitisasi. Untuk mengkompensasikan kesalahan ini. 3-3-4-4 Pembagi Tegangan Kapasitip Penggunaan dari transformator tegangan yang dijelaskan pada paragraf yang lalu terbatas dalam penggunaannya kira-kira pada 300 kV. pembagi tegangan kapasitip seperti diperlihatkan pada Gambar 3-10 lebih menguntungkan terutama karena masalah-masalah isolasinya lebih mudah dipecahkan. maka kumparan primer dan sekunder diisolasikan secara cukup dari satu dan lainnya. yang biasanya mempergunakan pengantarpengantar khusus diperuntukkan lilitan-lilitan transformator. akan tetapi dalam keadaan akhimya membeku dan dengan demikian maka seluruh lilitan-lilitan tersebut terdapat di dalam suatu rumah yang dibentuk oleh material isolasi yang telah membeku tersebut. Arus magnitisasi tersebut yang akan membangkitkan fluksi di dalam inti magnitnya. sehingga tegangan tinggi bisa ditransformasikan ketegangan rendah. arus tersebut dipergunakan. arus atau tegangan. yang hanya mempergunakan isolasi udara. pula dari pada jala-jala dimana transformator. di samping isolasi-isolasi yang terdapat pada pengantar masing-masing. yang didapat dari sebagian arus primer. akan merupakan pemecahan yang sangat baik.

Hal ini disebabkan dalam pengawatan dan pemasangannya lebih mudah untuk dikerjakan. sedangkan garis-garis magnit tersebut menutup pada saat pengukuran dijalankan. maka kWh meter ini mempunyai 3 kumparan arus. yaitu: 3-4-1 kWh meter 1 phasa kWh meter jenis ini sering kita jumpai dan lebih dikenal karena kWh ini banyak terpasang di rumah-rumah. Perbedaan kWh meter 3 phasa 3 kawat dengan kWh meter 3 phasa 4 kawat adalah. dan satu pengantar sebagai kumparan primer dari satu lilitan. kWh meter ini dilengkapi 2 register (angka pencatat energi). Di bawah adalah gambar pengawatan kWh meter I phasa 2 kawat. arus sekunder yang berbanding lurus dengan arus yang akan diukur didapat pada penunjukan dari alat pengukur ampere. yaitu yang satu untuk beban maksimum (WBP) sedangkan yang lain untuk beban normal (LWBP). 3 kumparan tegangan. sehingga dalam. 2 kumparan arus. 7 terminal beban. Bila pengantar ditempatkan di antara inti besi seperti diperlihatkan dalam gambar. Ketiga jenis kWh meter di atas merupakan alat ukur yang cara bekerjanya secara analog.jaringan dibuat dengan kumparan besi dalam bentuk seperti garpu yang mempunyai banyak lilitan.00 . khususnya untuk pelanggan-pelanggan besar atau industri yang daya terpasangnya di atas 200 kVA. Untuk mengurangi kesalahan-kesalahan tersebut maka alat ukur ampere yang digantungkan seperti diperlihatkan dalam Gambar 3-12(b) lebih baik dipergunakan.22. Hal ini dikarenakan konstruksinya dan pengawatannya sederhana. Pada kWh meter ini tidak terdapat kawat nol (netral). Tetapi dewasa ini telah diciptakan kWh meter elektromik (digital) dan sampai saat ini banyak yang sudah menggunakannya. 50 Hz dan digunakan untuk daya sampai 4400 VA. beban puncak biasanya diberlakukan mulai pukul 18. 3-4 Jenis-jenis kWH Meter Berdasarkan kebutuhan pelayanan kWh meter dapat dibedakan menjadi 2 Jenis. pemasangannya lebih efisien dan ekonomis (untuk beban seimbang tanpa netral (A). . dan 3 kumparan pengatur cos . 3-4-3 Meter Standar Suatu kWh meter yang akan dipasang pada pelanggan sebelumnya harus sudah dilakukan peneraan terhadap kesalahan. ditambah pula kesalahan bentuk gelombang dan frekuensi adalah besar.00. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 3-15. KWh meter ini juga dilengkapi 10 terminal untuk penyambungan ke beban dan 2 terminal untuk penyambungan ke timer (sebagal pemindah register). yaitu: 3-4-2-1 kWh meter 3 phasa 4 kawat kWh meter 3 phasa 4 kawat adalah yang paling umum digunakan atau terpasang di industriindustri. 5(20) A. Akan tetapi dengan cara pengukuran ini dimana jalan magnitis tidak menutup. maka kesalahan-kesalahan yang tergantung dari posisi pemasukan dari pengantar ke dalam inti. Sama halnya dengan kWh meter 3 phasa 4 kawat.kesalahan (error) kWh meter sesuai dengan batas dan kelasnya. yang terdiri dari pengantar dimana arus yang akan diukur mengalir. Gambar rangkaian dari kWH meter 3 phasa 4 kawat dapat dilihat pada gambar 3-14. 3-4-2 kWh meter 3 phasa kWh meter ini banyak digunakan di industri-industri ataupun rumah mewah. 2 pengatur cos serta. Untuk diketahui. di bawah ini. Dalam alat ukur ini jalan garisgaris magnit hanya terbuka pada saat memasukan pengantar ke dalam inti besi. kWh meter 3 phasa dapat dibedakan lagi menjadi 2 macam menurut diagram pengawatannya (jumlah kawat). 3-4-2-2 kWh meter 3 phasa 3 kawat Sekarang ini kWh meter 3 phasa 3 kawat sedang direkomen dasikan pemakaian/ pemasangan nya pada industri-industri. dan membentuk kumparan sekunder. Oleh karena tegangannya 3 phasa. kWh meter 3 phasa 3 kawat ini hanya mempunyai 2 kumparan tegangan. kWh meter 1 phasa mempunyai kemampuan tegangan 127/220 V dan 220/380 V. kWh meter 3 phasa 3 kawat ini uga dilengkapi dengan 2 register dan 2 terminal timer.

Segel kWh meter . Kunci elektronik ini mempunyai nomor seri atau alamat sehingga dalam memasukkan data tidak terjadi kesalahan. Jadi dalam pelaksanaan pengujian. Penggunaan pembatas disebut sebagai penentuan demand (kebutuhan) pengguna. ini tidak hanya pada material namun juga energi listrik yang secara langsung pada kerugian finansial. Karena fungsinya sebagai pembanding. kunci elektronik terdiri dari 2 bagian yaitu kunci dan gembok. Beberapa jenis pembatas tersebut terdiri dari pembatas satu kutub.Segel pintu APP . PLN sebagai perusahaan listrik negara dalam hal ini sudah mengantisipasi tindakan-tindakan pencurian tersebut dengan memberikan segel-segel di bagian alat ukur.Segel terminal .Segel terminal kWh . Gambar 3-17 memperlihatkan bentuk meter standar. Fungsi validitor adalah sebagai alat penghubung dari kunci elektronik ke komputer yang digunakan untuk memasukkan (download) data.5 % dan spesifikasinya. antara lain: .Segel clock (jam) . maka.Segel jendela APP . Suatu pengujian kWh meter dapat dilakukan sampai 3-20 buah kWh meter secara bersamaan. Pemasangan kunci elektronik ialah khusus untuk pelanggan yang dayanya di atas 200 kVA (industri-industri) dan dipasang pada pintu APP (Alat Pembatas dan Pengukur) dari suatu gardu listrik.Segel terminal kVArh . Penggunaan pembatas sebagai salah satu interface antara PLN dengan pelanggan.Segel kVARh meter . adalah 127 V. validator dan didalamnya menggunakan software.Peneraan ini menggunakan suatu alat yang disebut meter standar. Meter standar ini dihubungkan ke alat penghubung yang dinamakan meja tera. Dari sudut pandang pelanggan kejadian ini berarti berkurangnya keandalan suplai tenaga listrik. Banyak cara yang dilakukan pelanggan dalam melakukan pelanggaran energi listrik. Kerugian-kerugian PLN sering disebabkan adanya pelanggaran-pelanggaran energi listrik yang dilakukan para pelanggan. Seperti pada umumnya. dan terjadi pemadaman. dua kutub dan tiga kutub. meter standar ini memiliki akurasi kesalahan sampai dengan 0. sedangkan satuan daya ialah VA. 5 A dan 500 rev/kWh. Karena itu pembatas arus listrik menggunakan satuan Ampere. Jenisjenis alat pembatas yang paling banyak digunakan adalah jenis termis dan elektromagnet. Sistem pengamanan ini berupa kunci elektronik (cyber key).Segel kVA max Seiring dengan kemajuan jaman yang serba canggih ini. Jenis Pembatas dan Penggunaannya''''''' . ALAT PEMBATAS DAN PENGUKUR 3-1 Pembatas Satuan arus ialah Ampere. meter standar tidak langsung dihubungkan ke kWh meter yang diuji melainkan melalui meja tera lebih dahulu. Meter standar ini digunakan sebagai alat pembanding kesalahan-kesalahan (error) pada kWh meter. Dinamakan kunci elektronik karena kunci ini dilengkapi bateri 9 volt. Besar arus trip pelebur atau pemutus yang digunakan sebagai pembatas maksimum ditetapkan sebesar 10% di atas arus nominal trafo yang dilindungi. 3-4-4 Sistem Pengamanan kWh Meter Seperti yang telah diketahui bahwa PLN sering mengalami kerugian-kerugian. Salah satunya adalah dengan membuka/merusak segel kWh meter. PLN juga memanfaatkannya untuk keperluan sistem pengamanan kWh meter. Meter standar adalah suatu alat ukur energi yang dibuat khusus dengan ketelitian tertentu. bila pelanggan memakai lebih pembatas akan bekerja.

Gaya yang dihasilkan berbanding lurus terhadap sudut fasa antara fluks-fluks kumparan tegangan dan kumparan arus. dan harganya tidak terlalu mahal. Hal ini berkaitan dengan sifat-sifat yang harus dimiliki oleh pengaman. Demikian pula dalam pengoperasian. kumparan-kumparan arus dan tegangan merupakan suatu belitan pada dua buah magnet. sehingga begitu ril dipasang MCB tinggal memasukkan dari arah samping dan didorong sesuai dengan posisi yang diinginkan. karena konstruksi pada bagian bawah MCB sudah dilengkapi dengan ril. Gaya ini sebanding dengan daya . dan menekan ke bawah untuk posisi OFF. gaya maksimum akan terjadi jika sudut fasanya 90O.'''''''''' 3-2 Pemasangan. Perputaran dari piringan aluminium terjadi karena interaksi dari kedua medan magnet ini. cepat reaksi. jika hal ini terkait dengan PLN maka setting/peneraan/mengganti baru menjadi tanggung jawab PLN. 3-3 Alat Ukur Energi Arus Bolak-balik 3-3-1 Prinsip-prinsip Kerja Dalam alat ukur energi. diantaranya peka. Fluks magnetik akan membangkitkan arus Eddy pada piringan yang akan menghasilkan gaya yang melawan arah putaran piringan. tinggal mendorong ke atas untuk posisi ON. Dalam pemeliharaan. sedang pada industri umumnya diganti baru. andal. pengoperasian dan pemeliharaan Cara pemasangan pembatas type MCB ini sangatlah mudah.

dan arus sekunder I2. Dengan alat ukur tang ampere ini pengukuran arus dapat dilakukan tanpa memutuskan suplai listrik terlebih dahulu. dan lilitan sekunder sebanyak N2. yang didapat dari sebagian arus primer. Terdapat pada dasarnya dua cara pokok yaitu yang menghasilkan transformator arus dari type lilitan dan dari type tusukan. Untuk kepentingan yang sama maka dalam keadaan pemakaian pada arus bolak balik. yang sama dengan inti primer sebuah transformator arus seperti tampak pada Gambar 3-3. Penggunaan transformator-transformator tersebut pada umumnya dilakukan pada frekuensi-frekuensi komersiil akan tetapi kadang-kadang pula dipergunakan pada frekuensi audio. Untuk membuat kesalahan ini kecil maka inti besi dibuat dari material yang mempunyai permeabilitas yang tinggi dan jumlah lilitan diperbanyak. masih terdapat apa yang dikenal sebagai tipe jendela dimana lilitan primernya tidak diberikan akan tetapi pemakai dapat membentuknya sendiri pada saat penggunaannya dengan memberikan sejumlah lilitan yang diperlukan pada sisi . akan tetapi dalam transformator alatalat pengukuran yang dipentingkan bukanlah kerugian-kerugian daya. suatu transformer khusus yang dikenal sebagai transformator alat-alat pengukuran dipergunakan. 3-3-4-2 Transformator-transformator Arus Seperti diperlihatkan dalam Gambar 3-6. Batang besi untuk piringan putar dilekatkan pada penghitung putaran melalui sistem gigi yang tepat yang dikalibrasikan untuk mengukur kilowatt hours (kWh) yang merupakan satuan energi listrik. Suatu keadaan yang menguntungkan dalam penggunaan transformator alat-alat pengukuran adalah. arus primer I1. transformator arus dipergunakan dengan dihubungkannya dalam seri kumparan primernya dengan beban. dan tegangan sekunder V2. Disamping tipe lilitan dan tusukan tersebut. 3-3-4-1 Prinsip-prinsip Kerja Dalam Gambar 3-5 diperlihatkan transformator yang mempunyai lilitan primer N1. Dalam transformator arus.aktif V I cos . yang sama dengan kecepatan putaran piringan. Dalam prinsipnya suatu transformator alat pengukur adalah identik dengan transformator daya. maka jumlah lilitan dari kumparan sekunder dalam banyak hal dikurangi dengan I % bila dibandingkan dengan harga yang ditentukan oleh transformator nominalnya. rasio dari lilitan-lilitan adalah n = N1/N2. Dalam type lilitan maka kedua kumparan primer dan sekunder dililitkan melalui satu inti besi sedangkan dalam type tusukan. Transformator untuk alat-alat pengukuran dapat berupa transformator untuk arus dan tegangan. kumparan sekundernya dihubungkan dengan sirkit arus dari alat pengukur amper atau alat pengukur watt. yang dihubungkan dengan beban Z pada lilitan-lilitan sekundemya. Dengan lilitan primernya dihubungkan dengan sumber daya arus bolak balik seperti diperlihatkan pada Gambar 3-5(a). Misal tegangan primer arus V1. 3-3-2 Tang Ampere Alat ukur tang ampere atau dikenal juga dengan sebutan Ampere meter jepit bekerja dengan prinsip. Disamping ini. Cara-cara untuk membuat lilitan dari transformator arus adalah sebagai berikut. kesalahan terjadi terutama disebabkan oleh adanya magnitisasi. akan tetapi kesalahankesalahannya. Transformator untuk arus dikenal sebagai transformator arus (TA). maka sebagai kumparan primer dipergunakan satu konduktor tunggal yang ditusukkan melalui jendela yang dibentuk dari inti-inti besinya. dan transformator untuk tegangan dikenal sebagai transformator tegangan (TP). Arus magnitisasi tersebut yang akan membangkitkan fluksi di dalam inti magnitnya. 3-3-4 Transformator untuk Alat-alat Pengukuran Dalam keadaan arus searah. Jumlah putaran dalam waktu tertentu akan memberikan peng ukuran dari energi yang digunakan karena energi = daya x waktu. bahwa alat pengukur akan mungkin diisolasikan dari pada jaringanjaringan utama. maka untuk memperbesar daerah pengukuran suatu tahanan shunt atau seri dipergunakan.

Untuk mengkompensasikan kesalahan ini. Untuk pengukuran pada tegangan yang lebih tinggi. arus atau tegangan. suatu kesalahan negatif sering terjadi. Bila pengantar ditempatkan di antara inti besi seperti diperlihatkan dalam gambar. Seleksi dari pada cara-cara isolasi tersebut tergantung kepada penggunaan dari pada transformator. yang terdiri dari pengantar dimana arus yang akan diukur mengalir. yang hanya mempergunakan isolasi udara. maka penggunaan dari alat ukur ampere jaringan. ditambah pula kesalahan bentuk gelombang dan frekuensi adalah besar. Cara-cara menempatkan isolasi adalah sebagai berikut. 3-3-4-4 Pembagi Tegangan Kapasitip Penggunaan dari transformator tegangan yang dijelaskan pada paragraf yang lalu terbatas dalam penggunaannya kira-kira pada 300 kV. Akan tetapi dengan cara pengukuran ini dimana jalan magnitis tidak menutup. Dalam kebanyakan penggunaan maka tegangan primer adalah di bawah 300 kV. dan satu pengantar sebagai kumparan primer dari satu lilitan. atau melalui suatu transformator arus. akan merupakan pemecahan yang sangat baik. 3-3-4-5 Pengukuran arus pada jaringan Bila arus yang melalui suatu jaringan akan diukur sedangkan tidak memungkinkan memotong jaringan tersebut untuk menghubungkan alat pengukur ampere. pula dari pada jala-jala dimana transformator. alat ukur ampere jaringan dibuat dengan kumparan besi dalam bentuk seperti garpu yang mempunyai banyak lilitan. Pada transformator tegangan. maka kesalahan-kesalahan yang tergantung dari posisi pemasukan dari pengantar ke dalam inti. maka kumparan primer dan sekunder diisolasikan secara cukup dari satu dan lainnya. isolasi kering padat dimana lilitan-lilitan dimasukkan ke dalam zat yang pada mulanya adalah cair. sehingga tegangan tinggi bisa ditransformasikan ketegangan rendah.primemya. pembagi tegangan kapasitip seperti diperlihatkan pada Gambar 3-10 lebih menguntungkan terutama karena masalah-masalah isolasinya lebih mudah dipecahkan. untuk keperluan pengukuran dengan aman. dan kumparan sekundernya dihubungkan dengan sirkit tegangan dari pengukur Volt atau pengukur Watt. yaitu: 3-4-1 kWh meter 1 phasa . akan tetapi dalam keadaan akhimya membeku dan dengan demikian maka seluruh lilitan-lilitan tersebut terdapat di dalam suatu rumah yang dibentuk oleh material isolasi yang telah membeku tersebut. arus tersebut dipergunakan. Tipe lilitan dipergunakan pada umumnya bila harga nominal dari arus primer adalah di bawah 1. Untuk mengurangi kesalahan-kesalahan tersebut maka alat ukur ampere yang digantungkan seperti diperlihatkan dalam Gambar 3-12(b) lebih baik dipergunakan. 3-3-4-3 Transformator Tegangan Seperti diperlihatkan pada Gambar 3-8 transformator tegangan dipergunakan dengan menghubungkan kumparan-kumparan primernya secara paralel dengan beban. Sedangkan tipe-tipe lainnya dipergunakan pada arus-arus primer yang mempunyai harga nominal lebih tinggi.000 A. yaitu isolasi kering. Dengan cara demikian. Pada umumnya terdapat tiga isolasi. 3-4 Jenis-jenis kWH Meter Berdasarkan kebutuhan pelayanan kWh meter dapat dibedakan menjadi 2 Jenis. yang disebabkan oleh adanya kerugian tegangan pada kumparan-kumparan sekundernya dan arus magnitisasinya. maka jumlah lilitan pada tegangan primer sedikit dikurangi dari pada rasio nominal dari lilitan-lilitannya. Isolasi minyak dimana kumparan-kumparan dimasukkan di dalam suatu bejana yang berisi minyak khusus untuk isolasi. di samping isolasi-isolasi yang terdapat pada pengantar masing-masing. Seperti diperlihatkan dalam Gambar 3-11(a). arus sekunder yang berbanding lurus dengan arus yang akan diukur didapat pada penunjukan dari alat pengukur ampere. yang biasanya mempergunakan pengantarpengantar khusus diperuntukkan lilitan-lilitan transformator. sedangkan garis-garis magnit tersebut menutup pada saat pengukuran dijalankan. dan membentuk kumparan sekunder. Dalam alat ukur ini jalan garisgaris magnit hanya terbuka pada saat memasukan pengantar ke dalam inti besi.

Meter standar ini dihubungkan ke alat penghubung yang dinamakan meja tera. Jadi dalam pelaksanaan pengujian. Banyak cara yang dilakukan pelanggan dalam . maka kWh meter ini mempunyai 3 kumparan arus. Gambar 3-17 memperlihatkan bentuk meter standar. 3 kumparan tegangan. Gambar rangkaian dari kWH meter 3 phasa 4 kawat dapat dilihat pada gambar 3-14. Oleh karena tegangannya 3 phasa. 3-4-2 kWh meter 3 phasa kWh meter ini banyak digunakan di industri-industri ataupun rumah mewah. Peneraan ini menggunakan suatu alat yang disebut meter standar. kWh meter 3 phasa dapat dibedakan lagi menjadi 2 macam menurut diagram pengawatannya (jumlah kawat). Karena fungsinya sebagai pembanding. dan 3 kumparan pengatur cos . beban puncak biasanya diberlakukan mulai pukul 18.kWh meter jenis ini sering kita jumpai dan lebih dikenal karena kWh ini banyak terpasang di rumah-rumah. 5(20) A. kWh meter 3 phasa 3 kawat ini hanya mempunyai 2 kumparan tegangan. Ketiga jenis kWh meter di atas merupakan alat ukur yang cara bekerjanya secara analog.5 % dan spesifikasinya. 7 terminal beban. Kerugian-kerugian PLN sering disebabkan adanya pelanggaran-pelanggaran energi listrik yang dilakukan para pelanggan. 2 pengatur cos serta. sehingga dalam.kesalahan (error) kWh meter sesuai dengan batas dan kelasnya. Perbedaan kWh meter 3 phasa 3 kawat dengan kWh meter 3 phasa 4 kawat adalah. kWh meter ini dilengkapi 2 register (angka pencatat energi). 3-4-2-2 kWh meter 3 phasa 3 kawat Sekarang ini kWh meter 3 phasa 3 kawat sedang direkomen dasikan pemakaian/ pemasangan nya pada industri-industri. Tetapi dewasa ini telah diciptakan kWh meter elektromik (digital) dan sampai saat ini banyak yang sudah menggunakannya. kWh meter 1 phasa mempunyai kemampuan tegangan 127/220 V dan 220/380 V. khususnya untuk pelanggan-pelanggan besar atau industri yang daya terpasangnya di atas 200 kVA. adalah 127 V. meter standar tidak langsung dihubungkan ke kWh meter yang diuji melainkan melalui meja tera lebih dahulu. Pada kWh meter ini tidak terdapat kawat nol (netral). Suatu pengujian kWh meter dapat dilakukan sampai 3-20 buah kWh meter secara bersamaan. 2 kumparan arus. meter standar ini memiliki akurasi kesalahan sampai dengan 0. pemasangannya lebih efisien dan ekonomis (untuk beban seimbang tanpa netral (A). 3-4-3 Meter Standar Suatu kWh meter yang akan dipasang pada pelanggan sebelumnya harus sudah dilakukan peneraan terhadap kesalahan. Hal ini dikarenakan konstruksinya dan pengawatannya sederhana. untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 3-15.00. Di bawah adalah gambar pengawatan kWh meter I phasa 2 kawat. ini tidak hanya pada material namun juga energi listrik yang secara langsung pada kerugian finansial. Sama halnya dengan kWh meter 3 phasa 4 kawat. di bawah ini. yaitu: 3-4-2-1 kWh meter 3 phasa 4 kawat kWh meter 3 phasa 4 kawat adalah yang paling umum digunakan atau terpasang di industriindustri. Hal ini disebabkan dalam pengawatan dan pemasangannya lebih mudah untuk dikerjakan. maka. Untuk diketahui. kWh meter 3 phasa 3 kawat ini uga dilengkapi dengan 2 register dan 2 terminal timer. 5 A dan 500 rev/kWh. 3-4-4 Sistem Pengamanan kWh Meter Seperti yang telah diketahui bahwa PLN sering mengalami kerugian-kerugian. yaitu yang satu untuk beban maksimum (WBP) sedangkan yang lain untuk beban normal (LWBP). KWh meter ini juga dilengkapi 10 terminal untuk penyambungan ke beban dan 2 terminal untuk penyambungan ke timer (sebagal pemindah register). 50 Hz dan digunakan untuk daya sampai 4400 VA.00 .22. Meter standar ini digunakan sebagai alat pembanding kesalahan-kesalahan (error) pada kWh meter. Meter standar adalah suatu alat ukur energi yang dibuat khusus dengan ketelitian tertentu.

Segel kWh meter .Segel kVARh meter . Setelah beberapa artikel di instalasilistrikrumah.Segel pintu APP . antara lain: . apalagi dengan pertanyaan teknis seperti itu. kunci elektronik terdiri dari 2 bagian yaitu kunci dan gembok.melakukan pelanggaran energi listrik. Dan juga setidaknya bila kenal mudah-mudahan akan lebih mudah kalau suatu saat terjadi masalah di rumah. PLN sebagai perusahaan listrik negara dalam hal ini sudah mengantisipasi tindakan-tindakan pencurian tersebut dengan memberikan segel-segel di bagian alat ukur.Segel kVA max Seiring dengan kemajuan jaman yang serba canggih ini. Sistem pengamanan ini berupa kunci elektronik (cyber key). 1. Dari hal-hal dasar inilah tentunya akan lebih mudah untuk membahas lebih detail aspek-aspek lain dari peralatan-peralatan itu.Segel terminal kVArh . Dinamakan kunci elektronik karena kunci ini dilengkapi bateri 9 volt. PLN juga memanfaatkannya untuk keperluan sistem pengamanan kWh meter. Bargainser (³Meteran Listrik´) .Segel clock (jam) . Andaikata ada masalah listrik di rumah yang kita laporkan ke bagian pelayanan gangguan PLN dan petugas tersebut mencoba menanyakan apakah ada bagian peralatan yang ³trip´ atau ³turun´.Segel terminal . Nah. Fungsi validitor adalah sebagai alat penghubung dari kunci elektronik ke komputer yang digunakan untuk memasukkan (download) data. Semoga anda tidak sering-sering mengalami yah« Baiklah. Kunci elektronik ini mempunyai nomor seri atau alamat sehingga dalam memasukkan data tidak terjadi kesalahan. Seperti pada umumnya. Tapi perlu juga dimaklumi bila ada petugas PLN sedikit menanyakan hal teknis. kita sebagai pelanggan listrik bisa menginformasikan masalahnya dengan jelas baik ke pihak PLN atau instalatir listrik sehingga proses penyelesaiannya dapat lebih cepat. Memang sih ini seperti kembali ke awal. Memang sih bila pelanggan yang nggak mengerti sama sekali tentu sangat dimaklumi (namanya juga customer yang tinggal pakai dan bayar. paragraf diatas hanya sekedar gambaran situasi. validator dan didalamnya menggunakan software. tetapi kami tentunya tetap berpegang pada komitmen ³memudahkan masyarakat yang awam mengenai listrik untuk lebih familiar dengan peralatan listrik yang ditemui sehari-hari´. sekarang kita coba bahas satu persatu peralatan instalasi listrik yang utama dan umum terpasang di perumahan. Salah satunya adalah dengan membuka/merusak segel kWh meter. karena sangat memudahkan untuk memperkirakan kira-kira dimana akar masalahnya dan waktunya tentu lebih cepat. (Untuk petugas yang sudah berpengalaman mungkin nggak perlu tanya lagi karena biasanya mereka sudah bisa memperkirakan asal muasal penyebabnya). untuk selanjutnya kami coba mengetengahkan tema artikel yang membahas mengenai jenis-jenis perlengkapan yang dipasang dalam instalasi listrik rumah.Segel terminal kWh .Segel jendela APP .com yang dirilis sebelumnya sudah membahas mengenai pengertian dasar dan faktor keselamatan dari alat-alat listrik yang sering kita pakai di rumah. Pemasangan kunci elektronik ialah khusus untuk pelanggan yang dayanya di atas 200 kVA (industri-industri) dan dipasang pada pintu APP (Alat Pembatas dan Pengukur) dari suatu gardu listrik. pastilah jawaban ³tidak tahu´ atau ³enggak ngerti´ akan bisa dihindari. wajar dong«).

Hanya Fungsi-fungsi dari bargainser adalah : y y y Pembatas daya yang digunakan oleh pelanggan (sesuai dengan kontrak pemasangan) Mencatat daya yang dipakai oleh konsumen. Semakin besar daya yang dipakai maka perputaran akan semakin cepat. y Meter Listrik (kWh Meter) Sebagai penunjuk besarnya daya listrik yang telah digunakan pelanggan. Dalam bargainser ini terdapat komponen utama yaitu circuit breaker (MCB : Miniature Circuit Breaker). adanya gangguan hubung singkat dalam instalasi listrik rumah pelanggan atau sengaja dimatikan untuk keperluan perbaikan instalasi listrik rumah. . Bagian ini adalah batas antara PLN dan pelanggan. Jadi alat ini milik PLN dan disegel oleh PLN. MCB inilah komponen yang bertugas memutus aliran listrik bila terjadi pemakaian daya yang berlebihan oleh konsumen atau bila terjadi gangguan hubung singkat dari suatu peralatan listrik di rumah. Karena itu ada yang menyebutnya ³kWh Meter´ atau ³Meteran Listrik´ (kWh : kilowatt hour) Saklar utama pemutus aliran listrik bila terjadi kelebihan pemakaian daya oleh pelanggan. komponen ini sebaiknya dimatikan. Petugas pencatat PLN yang rutin berkunjung tiap bulan selalu mencatat angka-angka ini. Indikatornya terlihat dari angka-angka yang tercatat. Satuannya dalam kWh (kilowatt hour). y Circuit Breaker (MCB) Seperti yang dijelaskan sebelumnya. Lepas dari ini adalah tanggung jawab pelanggan. y Spin Control Merupakan sebuah komponen yang bekerja dengan berputar bila terjadi pemakaian daya listrik. Pun saat melakukan perbaikan instalasi listrik rumah.Bargainser yang dipasang di Instalasi Listrik Rumah Alat ini terpasang di tiap rumah yang berlangganan listrik PLN. Bargainser adalah masih tanggung jawab PLN. spin control dan meter listrik. Besarnya daya pemakaian akan dicatat oleh ³meter listrik´ dan bila kelebihan akan dibatasi oleh MCB.

Persis seperti membeli pulsa pra-bayar. Untuk system ini. Pengaman Listrik (³Sekering´ atau ³Panel Hubung Bagi´) . Mengenai pentanahan akan dibahas dalam bagian terakhir. sedangkan model digital biasanya lebih digunakan untuk pelanggan PLN pra-bayar (dikenal dengan system pulsa). Model analog masih sangat umum dipakai di perumahan. 2. Termasuk dalam alat ini adalah sambungan kabel pentanahan (³Arde´ atau ³Grounding´).Bargainser tipe digital yang dipasang di instalasi listrik rumah Saat ini ada 2 macam bargainser. yaitu analog dan digital. pelanggan hanya perlu membayar terlebih dahulu sejumlah uang kepada PLN (bisa melalui ATM dengan memasukkan kode pelanggan yang diperlukan) dan kemudian mendapatkan kode semacam voucher untuk dimasukkan dalam bargainser tersebut.

Dalam bagian pengaman listrik ini. Antara sayap kiri atau sayap kanan rumah. misalnya : y y Antara bagian depan dan bagian belakang rumah. maka tidak keseluruhan aliran listrik ke rumah akan terputus. y Meter Listrik (kWh Meter) Sebagai penunjuk besarnya daya listrik yang telah digunakan pelanggan. adanya gangguan hubung singkat dalam instalasi listrik rumah pelanggan atau sengaja dimatikan untuk keperluan perbaikan instalasi listrik rumah. Karena itu ada yang menyebutnya ³kWh Meter´ atau ³Meteran Listrik´ (kWh : kilowatt hour) Saklar utama pemutus aliran listrik bila terjadi kelebihan pemakaian daya oleh pelanggan. y Spin Control Merupakan sebuah komponen yang bekerja dengan berputar bila terjadi pemakaian daya listrik. Dalam bahasa Inggris biasa disebut ³Fuse´. instalasi listrik rumah dibagi dalam kelompok atau grup (kadang disebut juga dengan istilah Panel Hubung Bagi). Pembagian grup dalam suatu instalasi listrik rumah. Tujuan paling utama adalahtentu saja faktor keamanan. Asalnya dari bahasa Belanda ³Zekering´. Satuannya dalam kWh (kilowatt hour).Bagian ini lebih dikenal orang dengan nama ³Sekering´. biasanya per area. komponen ini sebaiknya dimatikan. Petugas pencatat PLN yang rutin berkunjung tiap bulan selalu mencatat angka-angka ini. dalam hal ini adalah yang paling umum. Semakin besar daya yang dipakai maka perputaran akan semakin cepat. Indikatornya terlihat dari angka-angka yang tercatat. spin control dan meter listrik. . y Circuit Breaker (MCB) Seperti yang dijelaskan sebelumnya. Syaratnya tentu saja pemilik rumah harus tahu pembagian grup ini. Fungsi-fungsi dari bargainser adalah : y y y Pembatas daya yang digunakan oleh pelanggan (sesuai dengan kontrak pemasangan) Mencatat daya yang dipakai oleh konsumen. MCB inilah komponen yang bertugas memutus aliran listrik bila terjadi pemakaian daya yang berlebihan oleh konsumen atau bila terjadi gangguan hubung singkat dari suatu peralatan listrik di rumah. misal hubung singkat. Pun saat melakukan perbaikan instalasi listrik rumah. Besarnya daya pemakaian akan dicatat oleh ³meter listrik´ dan bila kelebihan akan dibatasi oleh MCB. Dan akan lebih mudah mencari bagian dari instalasi listrik tersebut yang bermasalah. Fungsi utamanya adalah mengamankan instalasi bila terjadi masalah seperti hubung singkat di peralatan listrik dengan cara memutus arus listriknya. Dalam bargainser ini terdapat komponen utama yaitu circuit breaker (MCB : Miniature Circuit Breaker). Apabila ada masalah pada suatu peralatan listrik.

. Termasuk dalam alat ini adalah sambungan kabel pentanahan (³Arde´ atau ³Grounding´). yaitu analog dan digital. Model analog masih sangat umum dipakai di perumahan. Persis seperti membeli pulsa pra-bayar. sedangkan model digital biasanya lebih digunakan untuk pelanggan PLN pra-bayar (dikenal dengan system pulsa). Mengenai pentanahan akan dibahas dalam bagian terakhir. pelanggan hanya perlu membayar terlebih dahulu sejumlah uang kepada PLN (bisa melalui ATM dengan memasukkan kode pelanggan yang diperlukan) dan kemudian mendapatkan kode semacam voucher untuk dimasukkan dalam bargainser tersebut.Bargainser tipe digital yang dipasang di instalasi listrik rumah Saat ini ada 2 macam bargainser. Untuk system ini.

biasanya per area. Asalnya dari bahasa Belanda ³Zekering´.2. Syaratnya tentu saja pemilik rumah harus tahu pembagian grup ini. . Dalam bahasa Inggris biasa disebut ³Fuse´. Dalam bagian pengaman listrik ini. maka tidak keseluruhan aliran listrik ke rumah akan terputus. Fungsi utamanya adalah mengamankan instalasi bila terjadi masalah seperti hubung singkat di peralatan listrik dengan cara memutus arus listriknya. Antara sayap kiri atau sayap kanan rumah. instalasi listrik rumah dibagi dalam kelompok atau grup (kadang disebut juga dengan istilah Panel Hubung Bagi). Pengaman Listrik (³Sekering´ atau ³Panel Hubung Bagi´) Bagian ini lebih dikenal orang dengan nama ³Sekering´. Tujuan paling utama adalahtentu saja faktor keamanan. Apabila ada masalah pada suatu peralatan listrik. Dan akan lebih mudah mencari bagian dari instalasi listrik tersebut yang bermasalah. misalnya : y y Antara bagian depan dan bagian belakang rumah. misal hubung singkat. Pembagian grup dalam suatu instalasi listrik rumah. dalam hal ini adalah yang paling umum.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->